Tag Archives: kripto

Dogecoin Tembus US$0,12, Melejit Usai Elon Musk Puji CEO Nvidia

Pasar kripto mengawali tahun baru dengan penguatan signifikan. Koin berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Dogecoin (DOGE) memimpin pemulihan pasar setelah Elon Musk memuji CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam sebuah interaksi di media sosial X.

Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasar kripto global naik hampir 2% menjadi sekitar US$3,1 triliun. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya sentimen positif investor terhadap sektor AI dan aset kripto yang kerap dikaitkan dengan Elon Musk.

Pujian Elon Musk ke CEO Nvidia

Baca juga: Sinyal Bahaya di Awal 2026: Dogecoin Terancam Anjlok ke Level Terendah

Pujian Musk terhadap Jensen Huang bermula dari unggahan akun DogeDesigner yang mengutip pernyataan CEO Nvidia tentang Musk dan robot humanoid Tesla Optimus. Musk menanggapi unggahan tersebut dengan singkat, “Jensen hebat!”, yang langsung memicu spekulasi dan antusiasme di komunitas kripto, khususnya AI coin dan Dogecoin.

Dilaporkan Coingape, dalam wawancara terpisah, Jensen Huang menyebut Elon Musk sebagai “insinyur luar biasa” dan menegaskan komitmen Nvidia untuk terus bekerja sama dengannya. Huang juga menyoroti potensi produksi massal robot humanoid Optimus dalam waktu dekat, yang dinilainya bisa menjadi fondasi industri bernilai triliunan dolar di masa depan.

“Sangat mungkin bahwa robot humanoid akan menjadi robot yang dapat kita sebarkan ke dunia dengan relatif mudah. Ini adalah robot pertama yang benar-benar memiliki peluang mencapai volume dan skala teknologi tinggi yang dibutuhkan,” ujar Huang.

Pada Oktober lalu, Huang juga mengatakan ingin terlibat dalam hampir semua proyek yang melibatkan Elon Musk. Ia mengungkapkan Nvidia telah berinvestasi sekitar US$2 miliar di xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, sebagai bagian dari putaran pendanaan senilai US$20 miliar.

Secara historis, interaksi positif antara Elon Musk dan Jensen Huang kerap memicu reli jangka pendek pada Dogecoin dan koin AI, seiring meningkatnya optimisme terhadap konvergensi teknologi AI dan blockchain.

Harga DOGE dan AI koin Melejit

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi harga, sejumlah koin AI mencatatkan rebound tajam. Chainlink (LINK), Bittensor (TAO), Near Protocol (NEAR), Story (IP), dan Render (RNDR) menguat signifikan. Story (IP) menjadi salah satu yang mencuri perhatian dengan lonjakan lebih dari 32% ke level US$2,22 dalam 24 jam terakhir, memperpanjang reli mingguan hingga melampaui 52%.

Selain itu, Filecoin, IP, RENDER, INJ, dan TURBO juga membukukan kenaikan dua digit harian. Analis menilai penguatan ini didorong oleh meningkatnya minat institusional terhadap jaringan komputasi terdesentralisasi dan agen AI berbasis blockchain.

Bittensor (TAO) naik lebih dari 8% dan diperdagangkan di kisaran US$235. Volume perdagangannya meningkat sekitar 7% dalam 24 jam terakhir, seiring pembicaraan pasar terkait pengajuan ETF Grayscale Bittensor ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Sementara itu, Dogecoin melonjak lebih dari 8% dalam periode yang sama dan diperdagangkan di level US$0,1275. Volume perdagangan DOGE meroket lebih dari 35% dalam 24 jam terakhir, menegaskan kembali kuatnya pengaruh sentimen Elon Musk terhadap aset kripto berbasis meme tersebut.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,38% ke $88.683

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali mencatatkan penguatan setelah beberapa hari bergerak terbatas.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.683,73 per BTC, naik 1,38% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini memberikan sinyal awal pemulihan, meskipun tekanan koreksi jangka menengah masih membayangi pergerakan harga aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Dengan penguatan ini, kapitalisasi pasar Bitcoin naik menjadi sekitar $1.771 miliar, memperkuat posisinya sebagai aset kripto nomor satu secara global.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $20,62 miliar, mencerminkan aktivitas transaksi yang masih cukup aktif meski belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $87.546, Pasar Cari Arah

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam

Dalam perdagangan harian, Bitcoin sempat bergerak di kisaran $87.399 sebagai level terendah dan menyentuh $89.008 sebagai level tertinggi dalam 24 jam terakhir.

Rentang pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang relatif moderat, seiring pasar mencoba mencari arah setelah tekanan jual yang cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.

Kenaikan harga harian sebesar $1.206 menandakan adanya respons positif dari pelaku pasar, terutama dari trader jangka pendek yang memanfaatkan area support kuat di bawah $88.000.

Namun demikian, pergerakan harga satu jam terakhir menunjukkan koreksi tipis -0,11%, mengindikasikan aksi ambil untung mulai muncul di area resistance terdekat.

Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski menguat hari ini, performa Bitcoin dalam jangka menengah masih berada dalam tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, BTC tercatat turun 4,66%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 17,78% dan 27,57%.

Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini belum cukup untuk mengubah tren menurun secara keseluruhan.

Dari sudut pandang teknikal, kondisi ini mencerminkan fase relief rally, di mana harga memantul sementara setelah tekanan jual yang cukup panjang.

Untuk membalikkan tren menjadi bullish secara lebih meyakinkan, Bitcoin masih membutuhkan dorongan volume yang lebih besar serta penembusan level resistance psikologis di atas $90.000.

Volume dan Likuiditas Pasar

Volume perdagangan Bitcoin sebesar $20,62 miliar tergolong stabil, namun relatif lebih rendah dibandingkan fase volatilitas tinggi sebelumnya.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa minat pasar masih selektif dan cenderung berhati-hati.

Kondisi ini mencerminkan sikap investor yang belum sepenuhnya agresif masuk ke pasar, seiring ketidakpastian makroekonomi global dan fluktuasi sentimen terhadap aset berisiko.

Meski demikian, stabilnya volume di tengah kenaikan harga dapat menjadi indikasi awal akumulasi bertahap.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap berada dalam posisi yang sangat kuat. Pasokan beredar saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,10% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kelangkaan ini menjadi salah satu faktor utama yang menopang nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin berada di kisaran $1.862 miliar, yang relatif tidak jauh dari market cap saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa risiko inflasi suplai Bitcoin sangat terbatas dibandingkan banyak aset kripto lainnya.

Prospek Harga BTC Selanjutnya

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan konsolidasi di kisaran $87.000–$89.000.

Jika mampu menembus dan bertahan di atas $90.000 dengan dukungan volume yang meningkat, peluang pemulihan lanjutan akan terbuka.

Namun, jika tekanan jual kembali menguat, area $87.000 berpotensi kembali diuji sebagai support utama.

Baca Juga: Borong Bitcoin! Metaplanet Tambah 4.279 BTC, Nilai Kepemilikan Rp48 T

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan sinyal pemulihan awal dengan kenaikan 1,38% ke level $88.683. Meski sentimen jangka pendek membaik, tren menengah masih perlu diwaspadai.

Investor dan trader disarankan tetap mencermati pergerakan volume, level resistance kunci, serta sentimen pasar global sebelum mengambil keputusan lanjutan terkait Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Naik 1,4%, Harga Ethereum Kembali Rebut Area $3.000

Harga ETH hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah Ethereum berhasil mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Ethereum (ETH) berada di level $3.011,23 per ETH, naik sekitar 1,4% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini memberi sinyal awal pemulihan di tengah tekanan koreksi yang masih terasa dalam jangka menengah.

Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar Ethereum kini mencapai sekitar $363,44 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $11,37 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi yang relatif stabil meskipun belum mencerminkan lonjakan minat beli yang agresif.

Baca Juga: Harga ETH Stabil di $2.975, Ethereum Sideways di Awal Tahun 2026

Pergerakan Harga Ethereum dalam 24 Jam

Dalam perdagangan harian, ETH bergerak dalam rentang $2.970,25 hingga $3.028,74. Area ini menjadi zona penting karena mencerminkan pertarungan antara tekanan jual dan minat beli jangka pendek.

Kenaikan harian sebesar $41,70 mengindikasikan adanya respons positif dari pasar setelah Ethereum sempat tertekan di bawah level psikologis $3.000.

Namun, dari sisi intraday, data menunjukkan perubahan harga 1 jam terakhir turun 0,45%, yang menandakan aksi ambil untung mulai muncul setelah kenaikan cepat.

Meski demikian, Ethereum masih mampu bertahan di atas level $3.000, yang kini berperan sebagai support psikologis penting.

Kinerja Jangka Pendek vs Jangka Menengah

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dalam jangka pendek, performa Ethereum cukup konstruktif.

Dalam 7 hari terakhir, ETH mencatatkan kenaikan 1,4%, sejalan dengan penguatan hariannya. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda, setidaknya dalam waktu dekat.

Namun, gambaran berbeda terlihat dalam jangka menengah hingga panjang. Dalam 30 hari terakhir, Ethereum masih terkoreksi 1,5%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, penurunan masing-masing mencapai 19,58% dan 33,01%.

Data ini menegaskan bahwa kenaikan hari ini lebih bersifat pemulihan teknikal, belum sepenuhnya mengubah tren bearish yang terbentuk sejak beberapa bulan terakhir.

Volume Perdagangan dan Likuiditas

Volume perdagangan ETH sebesar $11,37 miliar mencerminkan likuiditas yang cukup sehat, namun relatif lebih rendah dibandingkan periode volatilitas tinggi sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung berhati-hati, menunggu konfirmasi lanjutan sebelum meningkatkan eksposur terhadap Ethereum.

Stabilnya volume di tengah kenaikan harga dapat diartikan sebagai fase akumulasi ringan, di mana investor jangka menengah mulai masuk secara bertahap tanpa mendorong lonjakan harga yang ekstrem.

Fundamental Ethereum Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Ethereum masih berada dalam posisi yang solid.

Jumlah pasokan beredar saat ini mencapai 120,69 juta ETH, dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang sejalan dengan market cap di angka $363,44 miliar.

Tidak adanya batas maksimum pasokan memang menjadi karakteristik Ethereum, namun mekanisme burn melalui EIP-1559 tetap membantu menekan laju inflasi ETH.

Selain itu, peran Ethereum sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3 tetap menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang.

Prospek Harga ETH Selanjutnya

Dalam jangka pendek, Ethereum berpotensi melanjutkan konsolidasi di kisaran $2.950–$3.050.

Jika mampu menembus dan bertahan di atas $3.030, peluang kenaikan lanjutan menuju area resistance berikutnya akan terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat, area $2.970 berpotensi diuji sebagai support terdekat.

Baca Juga: Harga Ethereum Menguat ke $2.978, Momentum Pemulihan Terbentuk?

Harga ETH hari ini yang naik 1,4% ke level $3.011 memberikan sinyal pemulihan awal setelah tekanan koreksi yang cukup dalam.

Meski demikian, tren jangka menengah Ethereum masih membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Investor dan trader disarankan untuk tetap mencermati pergerakan volume, level support–resistance kunci, serta sentimen pasar kripto global sebelum mengambil keputusan lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Menguat Tipis 0,69%, Rebound di Tengah Tekanan

Harga Pi Network (PI) mencatat penguatan terbatas dalam 24 jam terakhir.

Token kripto berbasis komunitas ini naik sekitar 0,69%, menjadi sinyal rebound minor setelah mengalami penurunan lebih dari 13% secara bulanan.

Meski demikian, pergerakan harga PI masih menunjukkan kehati-hatian pasar di tengah minimnya likuiditas dan risiko suplai tambahan ke depan.

Kenaikan tipis ini tidak datang tanpa alasan. Sejumlah faktor teknikal dan on-chain menjadi pemicu utama, meskipun secara fundamental pasar masih menilai prospek PI dengan pendekatan konservatif.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Stabil di $0,2036, Likuiditas Rendah Jadi Tantangan

Penarikan Token dari Bursa Redam Tekanan Jual

Salah satu faktor utama di balik penguatan harga Pi hari ini adalah arus keluar token dari bursa kripto (exchange outflows).

Data menunjukkan sekitar 2,7 juta PI atau setara $553 ribu ditarik dari bursa dalam 24 jam terakhir. Langkah ini secara langsung mengurangi suplai token yang siap diperdagangkan di pasar terbuka.

Dalam konteks pasar kripto, penarikan token dari bursa sering diartikan sebagai berkurangnya tekanan jual jangka pendek.

Investor yang memindahkan aset ke dompet pribadi umumnya tidak berniat menjual dalam waktu dekat.

Secara historis, Pi Network beberapa kali mencatat kenaikan harga 2–5% setelah terjadi penarikan token dalam jumlah signifikan, meskipun efeknya cenderung bersifat sementara.

Namun, pelaku pasar tetap mencermati faktor risiko ke depan. Jadwal unlock token sebesar 134 juta PI pada Januari 2026 berpotensi menambah tekanan jual baru, terutama jika tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan riil.

Sinyal Teknikal Mulai Mengarah ke Rebound

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, PI menunjukkan sinyal pemulihan awal.

Harga berhasil mempertahankan level psikologis $0,20, yang berperan sebagai area support penting dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu, indikator MACD mencatatkan bullish crossover, di mana garis EMA jangka pendek melintasi EMA jangka panjang.

Meski demikian, momentum penguatan masih tergolong lemah.

RSI di level 42,69 mengindikasikan kondisi netral, belum memasuki fase overbought maupun oversold. Volume perdagangan harian yang hanya sekitar $7,68 juta juga menunjukkan minimnya partisipasi pasar.

Dalam skenario optimistis, penutupan harga di atas $0,21 berpotensi membuka jalan menuju area $0,23, yang sebelumnya menjadi puncak harga pada November 2025.

Namun jika volume tetap rendah, peluang koreksi lanjutan masih terbuka.

Sentimen Ekosistem Masih Campuran

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap Pi Network masih bercampur.

Di satu sisi, tim pengembang terus melanjutkan pengembangan ekosistem, termasuk pembaruan DEX dan AMM di testnet yang menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap infrastruktur DeFi.

Di sisi lain, isu keamanan masih menjadi perhatian. Sejak pertengahan 2025, berbagai kasus penipuan dilaporkan menyebabkan hilangnya sekitar 4,4 juta PI.

Bahkan, Pi Network sempat menghentikan sementara permintaan pembayaran wallet guna membatasi aktivitas mencurigakan.

Meski langkah ini positif dari sisi keamanan, kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih.

Kenaikan harga sekitar 1% hari ini menunjukkan bahwa sebagian risiko tersebut telah “priced in” oleh pasar, namun belum cukup kuat untuk mendorong reli yang berkelanjutan.

Baca Juga: Pi Network Bertahan di Support $0,199, Harga PI Naik Tipis

Penguatan harga Pi Network dalam 24 jam terakhir lebih mencerminkan pengetatan suplai jangka pendek dan respons teknikal, bukan perubahan fundamental yang signifikan.

Dengan likuiditas rendah dan agenda unlock token besar di awal 2026, volatilitas PI diperkirakan masih tinggi.

Level $0,20 akan menjadi area krusial yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika mampu bertahan, peluang rebound lanjutan terbuka. Namun jika gagal, tekanan jual bisa kembali mendominasi pasar.

Investor dan trader disarankan untuk terus memantau saldo PI di bursa, perkembangan ekosistem, serta dinamika pasar kripto secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga PEPE Melonjak Tajam 27%, Meme Coin Kembali Dilirik Investor

Harga Pepe (PEPE) kembali mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga PEPE naik sekitar 27,58% dan kini diperdagangkan di level $0.000005 per PEPE.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya volume transaksi dan minat spekulatif terhadap aset kripto bertema meme.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,19 miliar, PEPE kini menempati jajaran 50 besar kripto dunia, menegaskan posisinya sebagai salah satu meme coin paling likuid dan aktif diperdagangkan saat ini.

Baca Juga: Tren Bearish Menguat: PEPE Tersungkur 0,80% dan Jauh dari MA-50

Lonjakan Harga Didukung Volume Perdagangan Tinggi

Salah satu faktor utama di balik reli harga PEPE adalah lonjakan volume perdagangan harian yang mencapai $837,17 juta.

Angka ini mencerminkan aktivitas pasar yang sangat tinggi, dengan rasio volume terhadap kapitalisasi pasar berada di level agresif, indikasi kuat adanya minat beli jangka pendek dari trader.

Dalam 24 jam terakhir, harga PEPE bergerak di kisaran $0.000004 hingga $0.000005, sebelum akhirnya bertahan di area tertingginya.

Kenaikan ini juga diperkuat oleh performa mingguan, di mana PEPE telah mencatatkan kenaikan 29,16% dalam tujuh hari terakhir.

Namun, jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, pergerakan PEPE masih menunjukkan volatilitas ekstrem.

Dalam 60 hari terakhir, harga PEPE masih terkoreksi 15,98%, sementara dalam 90 hari, penurunannya bahkan mencapai 48,64% dari level sebelumnya.

Sentimen Meme Coin Kembali Menguat

Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kebangkitan harga PEPE tidak bisa dilepaskan dari membaiknya sentimen terhadap meme coin secara keseluruhan.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah aset bertema meme mencatatkan reli signifikan, seiring meningkatnya selera risiko (risk appetite) investor ritel.

Meme coin dikenal sangat sensitif terhadap sentimen media sosial, tren komunitas, serta pergerakan Bitcoin dan Ethereum.

Ketika pasar kripto memasuki fase rebound jangka pendek, aset seperti PEPE sering kali menjadi target spekulasi karena volatilitasnya yang tinggi dan potensi keuntungan cepat.

Kondisi ini juga tercermin dari perubahan harga PEPE dalam satu jam terakhir yang naik 1,25%, menandakan tekanan beli masih cukup aktif dalam jangka sangat pendek.

Struktur Pasokan: Tidak Ada Dilusi Tambahan

Dari sisi tokenomik, PEPE memiliki struktur pasokan yang relatif sederhana.

Total dan maksimum suplai PEPE berada di angka 420,689,90 miliar token, dan seluruhnya sudah beredar di pasar.

Artinya, tidak ada risiko inflasi atau unlock token di masa depan, yang kerap menjadi sentimen negatif bagi banyak altcoin lainnya.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) juga berada di angka yang sama dengan market cap, yakni $2,19 miliar, memperkuat persepsi stabilitas suplai.

Namun, investor perlu mencatat bahwa PEPE pernah mencetak rekor harga tertinggi (ATH) di $0.000028, yang berarti harga saat ini masih berada jauh di bawah puncaknya.

Hal ini membuka dua kemungkinan: ruang pemulihan yang besar, atau resistensi kuat dari investor lama yang ingin keluar saat harga naik.

Risiko Tetap Tinggi di Tengah Reli

Meski reli PEPE terlihat impresif, risiko koreksi tetap perlu diperhitungkan.

Meme coin cenderung bergerak tanpa dukungan fundamental yang kuat, sehingga pergerakan harga sering kali dipicu oleh euforia jangka pendek.

Jika volume mulai menurun atau sentimen pasar berubah, PEPE berpotensi mengalami profit taking agresif, mengingat kenaikan lebih dari 25% dalam waktu singkat.

Baca Juga: Dogecoin Kembali ke $0,20! SHIB dan Pepe Tunjukkan Tanda Bullish Baru

Lonjakan harga PEPE hari ini menegaskan kembali karakter meme coin sebagai aset berisiko tinggi namun berpotensi memberikan imbal hasil cepat.

Dengan volume besar, suplai tetap, dan sentimen pasar yang membaik, PEPE masih berpeluang melanjutkan reli dalam jangka pendek.

Namun, volatilitas ekstrem tetap menjadi faktor utama yang harus diwaspadai.

Bagi investor, manajemen risiko dan pemantauan volume menjadi kunci utama sebelum mengambil keputusan di tengah euforia pasar meme coin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Arena-Z (A2Z) Melonjak 31%, Volume Trade Tembus $94 Juta

Harga Arena-Z (A2Z) mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru, A2Z diperdagangkan di level $0.001838 per token, naik sekitar 31,49% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan tajam ini membuat A2Z kembali menjadi sorotan trader, terutama karena lonjakan harga tersebut dibarengi dengan volume transaksi yang sangat besar.

Saat ini, kapitalisasi pasar A2Z tercatat sekitar $14,11 juta, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $94,75 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi ini mengindikasikan aktivitas spekulatif yang intens serta meningkatnya minat pasar dalam jangka pendek.

Baca Juga: Arena-Z (A2Z) Meledak 43% dalam Sehari, Tembus Rekor Tertinggi Baru

Lonjakan Harga Didorong Aktivitas Trading Agresif

Salah satu sinyal paling mencolok dari reli A2Z hari ini adalah tingginya volume transaksi.

Dengan volume harian yang hampir 7 kali lipat dari kapitalisasi pasarnya, Arena-Z masuk dalam kategori aset dengan pergerakan harga cepat dan volatilitas tinggi.

Dalam 24 jam terakhir, harga A2Z bergerak di rentang $0.001397 hingga $0.003924, menunjukkan fluktuasi yang sangat lebar.

Pergerakan ini mencerminkan tarik-menarik yang kuat antara pembeli dan penjual, di mana tekanan beli akhirnya mendominasi dan mendorong harga naik lebih dari 30%.

Secara mingguan, performa A2Z juga cukup impresif. Token ini telah mencatatkan kenaikan 34,43% dalam tujuh hari terakhir, menandakan adanya momentum jangka pendek yang cukup kuat.

Koreksi Jangka Menengah Masih Membayangi

Pergerakan harga Arena-Z (A2Z/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Arena-Z (A2Z/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski reli harian terlihat agresif, data historis menunjukkan bahwa A2Z masih berada dalam fase pemulihan.

Dalam 30 hari terakhir, harga A2Z masih terkoreksi sekitar 10,04%, sementara dalam 60 hari, penurunan mencapai 51,43%. Bahkan dalam rentang 90 hari, A2Z telah kehilangan lebih dari 68% dari nilainya.

Hal ini menandakan bahwa kenaikan hari ini lebih bersifat rebound teknikal atau relief rally, bukan pembalikan tren jangka panjang yang terkonfirmasi.

Investor perlu mencermati apakah volume dan minat beli ini mampu bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Jarak Jauh dari Rekor Tertinggi

Arena-Z memiliki rekor harga tertinggi (ATH) di level $0.011334, yang berarti harga saat ini masih berada lebih dari 80% di bawah puncaknya.

Kondisi ini membuka peluang dua arah: potensi pemulihan jika sentimen membaik, atau tekanan jual dari holder lama yang memanfaatkan kenaikan harga untuk keluar dari posisi.

Dari sisi pasokan, A2Z memiliki total pasokan maksimum 10 miliar token, dengan 7,68 miliar token sudah beredar di pasar atau sekitar 76,77% dari total suplai.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) berada di kisaran $18,38 juta, relatif dekat dengan market cap saat ini, sehingga risiko dilusi tambahan tergolong moderat.

Volatilitas Tinggi, Risiko Tetap Perlu Diwaspadai

Kenaikan harga A2Z dalam satu jam terakhir justru menunjukkan koreksi kecil sekitar -0,51%, yang menandakan mulai munculnya aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan cepat.

Ini adalah pola umum pada aset berkapitalisasi kecil dengan volume besar.

Trader jangka pendek biasanya memanfaatkan momentum seperti ini, namun volatilitas ekstrem membuat risiko pembalikan harga tetap tinggi.

Tanpa katalis fundamental lanjutan, reli berbasis volume bisa berumur pendek.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 2 Januari 2026: Peluang Rebound Masih Terbuka

Lonjakan harga Arena-Z (A2Z) sebesar lebih dari 31% hari ini didorong oleh aktivitas perdagangan agresif dan lonjakan volume yang signifikan.

Meski performa jangka pendek terlihat kuat, tren jangka menengah masih menunjukkan tekanan turun yang cukup dalam.

Bagi investor dan trader, A2Z saat ini lebih cocok diposisikan sebagai aset spekulatif berisiko tinggi.

Memantau konsistensi volume, pergerakan harga di atas area support, serta sentimen pasar secara keseluruhan menjadi kunci sebelum mengambil keputusan lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Arena-Z (A2Z) Meledak 43% dalam Sehari, Tembus Rekor Tertinggi Baru

Pasar kripto kembali dikejutkan oleh lonjakan spektakuler dari Arena-Z (A2Z), yang mencatat kenaikan harga harian lebih dari 43% dan berhasil menyentuh rekor tertinggi baru.

Dalam 24 jam terakhir, harga A2Z melesat ke $0.007445, naik signifikan dari titik terendah harian di $0.005111 hingga mencapai puncaknya di $0.011334, yang sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah token ini.

Lonjakan Drastis yang Mengubah Peta Pasar

Data terkini menunjukkan kapitalisasi pasar A2Z kini berada di angka $43.75 juta USD, dengan volume perdagangan yang mengejutkan, yakni $214.78 juta USD dalam 24 jam terakhir.

Tokocrypto mencatat, lonjakan ini membuat A2Z berada di peringkat #621 aset kripto terpopuler berdasarkan kapitalisasi pasar.

Menariknya, meskipun harga sudah melonjak tajam, volume perdagangan yang sangat tinggi mengindikasikan bahwa minat investor terhadap token ini tengah berada pada puncaknya.

Ini bisa menjadi tanda masuknya pemain besar atau meningkatnya ekspektasi komunitas terhadap perkembangan ekosistem Arena-Z.

 Pergerakan harga Arena-Z (A2Z/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Arena-Z (A2Z/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: LOKA Melonjak 18% Seiring League of Kingdoms Jadi Arena-Z

Performa yang Stabil dalam Jangka Panjang

Jika melihat data 30, 60, hingga 90 hari terakhir, A2Z mengalami kenaikan konsisten sebesar 7.63%, yang berarti tren bullish ini tidak sepenuhnya mendadak, melainkan hasil dari akumulasi kenaikan bertahap yang kemudian dipercepat oleh lonjakan besar hari ini.

Dalam sepekan terakhir saja, A2Z sudah mencatat kenaikan 48.38%, sebuah angka yang menunjukkan potensi breakout dan masuknya token ini dalam radar para trader spekulatif maupun investor jangka panjang.

Potensi dan Tantangan

Dengan jumlah sirkulasi 5.88 miliar A2Z dari total maksimum 10 miliar token, suplai yang masih tersedia untuk peredaran membuka peluang bagi dinamika harga yang lebih agresif.

Kapitalisasi pasar yang masih relatif kecil dibandingkan proyek besar lainnya juga memberikan ruang pertumbuhan yang luas jika ekosistem Arena-Z mampu membangun adopsi nyata.

Namun, investor tetap harus mewaspadai volatilitas tinggi yang terlihat dari pergerakan harga dalam satu jam terakhir, yang turun 23.66% meski secara harian tetap positif.

Fluktuasi cepat ini umum terjadi pada altcoin dengan volume perdagangan yang tiba-tiba melonjak.

Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

Belum ada konfirmasi resmi dari tim pengembang terkait pemicu utama kenaikan harga, namun beberapa spekulasi di komunitas kripto mengaitkannya dengan:

  • Rumor kemitraan strategis yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
  • Peningkatan volume pembelian dari investor besar (whale).
  • Aktivitas spekulasi di bursa, mengingat tingginya volume perdagangan harian yang tidak sebanding dengan rata-rata sebelumnya.

Baca Juga: SXT Meroket 42%: Jadi Kekuatan Baru di Web3?

Arena-Z kini menjadi salah satu token yang paling diperhatikan di pasar altcoin berkapitalisasi kecil-menengah.

Lonjakan 43.21% dalam sehari bukan hanya mengangkat harganya ke level tertinggi baru, tetapi juga memicu perdebatan tentang apakah ini awal dari tren bullish yang panjang atau sekadar lonjakan sementara akibat euforia pasar.

Bagi investor, langkah terbaik adalah mengamati perkembangan berita resmi dari pihak Arena-Z dan menganalisis tren harga dalam beberapa hari ke depan sebelum mengambil keputusan.

Potensi keuntungan memang besar, tetapi volatilitas yang tinggi juga membuat risiko kerugian tak kalah signifikan.

Jika tren positif ini berlanjut, A2Z bisa saja keluar dari bayang-bayang altcoin berkapitalisasi kecil dan mulai bersaing di papan tengah pasar kripto global. Namun untuk saat ini, kehati-hatian tetap menjadi kunci.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 2 Januari 2026: Peluang Rebound Masih Terbuka

Memasuki awal 2026, pasar kripto hari ini, Jumat (2/1) dibuka positif dengan altcoin mencatatkan penguatan signifikan, dipimpin A2Z yang melonjak 31%, disusul NEIRO naik 20% dan QUICK menguat 10%. Di sisi makro,

Sementara itu, Bitcoin diproyeksikan berpotensi menembus $170.000 sepanjang 2026 apabila pelonggaran moneter dipercepat, dengan arus masuk ETF yang tetap stabil meski menurut CryptoQuant tren bullish belum sepenuhnya terkonfirmasi. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Deretan Altcoin Teratas di Pembukaan 2026

  • A2Z melonjak 31% ke harga $0,001849.
  • NEIRO naik 20%, kini di level $0,000124.
  • QUICK menguat 10% menjadi $0,01113.

Bitcoin Berpotensi Tembus $170.000 pada 2026

  • Bitcoin capai $170.000 jika pelonggaran moneter dipercepat.
  • Arus masuk ETF yang stabil turut mendorong proyeksi kenaikan ini.
  • CryptoQuant: BTC belum sepenuhnya memasuki tren bullish.

Liburan Seru Main Lucky Holiday Blast! Hadiah Rp60 JUTA!*

Aktivitas Jual-Beli Whale Kripto di Tahun Baru 2026

  • Whale borong LINK $4,46 juta, targetkan kenaikan +26,4% di Januari.
  • ENA senilai $20 juta dijual akibat TVL anjlok 56% ke harga $0,15.
  • Investor besar akumulasi PENDLE $1,42 juta meski ada risiko bear flag.

Arthur Hayes Investasi $3,4 Juta ke 4 Token DeFi di 2026

  • Hayes alihkan modal dari Ethereum ke empat aset DeFi.
  • Rincian investasi: $1,97jt ENA, $735rb ETHFI, $515rb PENDLE, dan $260rb LDO.
  • Faktor ETF, pendapatan protokol, dan staking perkuat optimisme DeFi Hayes.

Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

Belakangan ini, isu penarikan dana nasabah dari exchange kripto lokal ramai dibicarakan di media sosial dan ruang publik, memicu kekhawatiran akan terulangnya kasus kolaps FTX di Amerika Serikat akibat penyalahgunaan dana nasabah. 

Namun, CEO Tokocrypto Calvin Kizana menegaskan bahwa industri aset kripto di Indonesia kini jauh lebih aman, berkat perubahan struktur total sejak adanya Bursa, Kliring, dan Kustodian, di mana exchange seperti Tokocrypto tidak lagi memegang dana nasabah secara langsung melainkan hanya memfasilitasi perdagangan.

Status Legal Aset Kripto di Indonesia

Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.

Ya, kripto legal di Indonesia sebagai aset yang bisa diperdagangkan, tapi bukan sebagai alat pembayaran sah. 

Sejak 2018, kripto diakui secara hukum sebagai komiditas melalui regulasi Bappebti, dan kini diawasi OJK sejak Januari 2025 sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 27 Tahun 2024. Ini berarti kamu bisa beli-jual kripto di platform berizin dengan kepastian hukum, asal melalui exchange resmi seperti Tokocrypto.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

Siapa Regulator yang Mengawasi Perdagangan Kripto?

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.

Sejak Januari 2025, OJK menjadi regulator utama pengawasan aset kripto, menggantikan peran Bappebti berdasarkan UU P2SK. Bappebti sebelumnya mengatur kripto sebagai komoditas sejak 2018 melalui aturan seperti Permendag No. 99/2018, termasuk pendaftaran exchange dan pencegahan TPPU. Peralihan ini dilakukan untuk integrasi dengan sektor keuangan lebih luas, dengan OJK menerbitkan POJK 27/2024 dan POJK 23/2025 untuk memperkuat pengawasan.

Hubungan antara regulator, bursa, dan nasabah sekarang lebih terintegrasi, di mana dengan OJK yang bisa mengawasi langsung exchange seperti Tokocrypto, terbukti dengan diterbitkannya daftar Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Berizin/Terdaftar melalui siaran pers OJK, Desember 2025.

Baca juga: Apa Saja Opsi Bank dan E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto?

Bagaimana Regulasi OJK Melindungi Dana Nasabah Crypto?

Melalui Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital di Indonesia yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran (awareness) dari pemangku kepentingan (stakeholders), OJK memberikan gambaran teknis untuk perlindungan dana nasabah kripto melalui kombinasi regulasi, standar teknis, dan tata kelola yang ketat. Beberapa poin pentingnya:

  • Prinsip Zero Trust: Pedoman menekankan bahwa tidak boleh ada kepercayaan implisit dalam jaringan. Setiap akses harus diverifikasi berlapis, termasuk autentikasi pengguna, pengelolaan perangkat, dan kebijakan akses yang dinamis. Tujuannya adalah meminimalisir risiko intrusi dengan prinsip “never trust, always verify”.
  • Manajemen Risiko Siber: Penyelenggara diwajibkan mengadopsi kerangka kerja nasional maupun internasional seperti ISO 27001, NIST Cybersecurity Framework, CSMA BSSN, dan CREST. Regulasi ini memastikan tingkat kematangan keamanan dapat diukur secara objektif, sehingga kelemahan sistem bisa segera diidentifikasi dan diperbaiki.
  • Pelindungan Data dan Wallet: Untuk memastikan pelindungan aset konsumen maka OJK mengharuskan hanya boleh 30% aset konsumen yang dikelola oleh Pedagang, dan 70% aset konsumen harus disimpan di cold wallet (offline) untuk mengurangi risiko peretasan. Selain itu, semua data dan transaksi wajib dienkripsi end-to-end dengan algoritma kriptografi sesuai standar industri. Hal ini melindungi baik aset maupun informasi pribadi nasabah.
  • Rencana Tanggap Insiden (Incident Response Plan): Mengatur agar setiap penyelenggara memiliki rencana tanggap insiden yang jelas, melalui koordinasi lintas tim, pemulihan cepat, dan pelaporan insiden ke OJK serta pemangku kepentingan terkait. Ada batas waktu pelaporan insiden siber yang ketat untuk menjaga transparansi.
  • Peningkatan Kompetensi Teknis: Penyelenggara harus memastikan tim teknisnya terus meningkatkan kemampuan melalui pelatihan intensif, sertifikasi profesional (CISA, CISSP, CISM), dan simulasi insiden. Tujuannya agar kesiapan operasional tetap tinggi menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana?

Berlandaskan POJK No. 23 Tahun 2025, tata kelola ekosistem aset kripto di Indonesia kini dijalankan melalui lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang mencakup Bursa, Kliring, dan Kustodian. 

Melalui kerangka ini, dana serta aset kripto milik nasabah wajib dipisahkan dari aset operasional exchange, sehingga tidak bisa dipakai untuk kepentingan internal perusahaan.

Adapun struktur ekosistem kripto nasionalnya diatur sebagai berikut:

  • Bursa: PT Central Finansial X (CFX), bertugas menyelenggarakan dan menyediakan sistem perdagangan aset kripto.
  • Kliring: Kliring Komoditi Indonesia, berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana Rupiah atau fiat milik nasabah.
  • Kustodian: PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), berperan sebagai penyimpanan aset kripto nasabah.
  • Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD): Saat ini terdapat 29 PAKD berizin OJK, termasuk Tokocrypto, yang menyediakan layanan jual-beli aset kripto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa mekanisme perlindungan dana nasabah kini semakin kuat karena terdapat kewajiban rekonsiliasi aset harian untuk memastikan total aset nasabah selalu utuh. Apabila terjadi kekurangan, exchange wajib melakukan penambahan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

Pernyataan ini mempertegas komitmen industri kripto nasional untuk memperkuat perlindungan konsumen dan meminimalkan risiko penyalahgunaan dana nasabah.

Baca tanggapan lengkap dari CEO Tokocrypto: Menanggapi Seruan Penarikan Dana Massal

Apakah Dana dan Aset Nasabah Crypto Aman?

Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi Bitcoin dan cold wallet. Sumber: Shutterstock.

Regulasi OJK membuat dana nasabah terpantau dan aman jika kamu menggunakan exchange yang masuk ke daftar whitelist seperti Tokocrypto, sebab Tokocrypto juga memiliki berbagai sertifikasi seperti ISO 27001 dan ISO 27017 yang merupakan standar internasional untuk keamanan informasi, dan fitur Proof of Reserve yang memungkinkan nasabah memantau secara langsung aset yang disimpan dengan rasio 1:1. 

Memiliki prinsip Not your key, not your coins? Tenang…

Bagi nasabah yang ingin menyimpan menyimpan sendiri aset kripto-nya atau self custody baik melalui cold wallet atau hot wallet, Tokocrypto mendukung penuh self custody sehingga dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Caranya kamu cukup mengikuti tutorial berikut: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alarm Bahaya! Crypto Winter Disebut Bisa Kembali Hantam Pasar di 2026

Pasar kripto kembali dibayangi kekhawatiran. Setelah Bitcoin menutup 2025 dengan kinerja negatif untuk pertama kalinya sejak 2022, analis memperingatkan bahwa Crypto Winter berpotensi kembali terjadi pada 2026.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Sean Williams, analis dari Motley Fool, yang melihat pola penurunan pasar kripto berulang setiap empat tahun, seperti yang terjadi pada 2018 dan 2022. Menurutnya, tekanan terhadap aset kripto belum sepenuhnya berakhir.

Dilaporkan BeInCrypto, Bitcoin tercatat turun lebih dari 6% sepanjang 2025, menutup tahun di level US$87.474. Padahal, aset kripto terbesar dunia ini sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di atas US$126.000 pada awal Oktober 2025, terdorong oleh kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS.

Rekap Tahun 2025: Tekanan Makro

Namun, reli tersebut runtuh pada 10 Oktober 2025 setelah Presiden Trump mengumumkan tarif baru terhadap impor China serta ancaman pembatasan ekspor perangkat lunak strategis. Kebijakan itu memicu likuidasi lebih dari US$19 miliar, menjadi yang terbesar dalam sejarah kripto.

Williams menilai, sejumlah katalis utama yang sebelumnya menopang pasar kini telah habis. Halving Bitcoin, kemenangan Trump, hingga pengesahan Genius Act disebut sudah “sepenuhnya tercermin dalam harga”.

Bitcoin saat ini sudah lebih dari 30% di bawah level tertinggi 52 minggunya. Masalah terbesar kripto adalah tidak adanya katalis besar untuk tahun baru,” tulis Williams.

Ia juga mengkritik tren strategi treasury Bitcoin yang dipopulerkan oleh Michael Saylor melalui Strategy (sebelumnya MicroStrategy). Menurut Williams, banyak perusahaan kecil yang meniru strategi tersebut tidak terbukti menguntungkan, merugi, dan memiliki daya beli terbatas, sehingga sulit menopang permintaan Bitcoin.

Selain itu, saham perusahaan pemegang Bitcoin dinilai diperdagangkan dengan premi tinggi terhadap nilai aset bersih (NAV), sesuatu yang dianggap tidak masuk akal di tengah kemudahan investasi melalui ETF Bitcoin spot.

Turunkan Harga XRP Hingga $1

Tak hanya Bitcoin, XRP juga mendapat proyeksi suram. Williams memperkirakan harga XRP bisa kembali jatuh ke US$1, dengan alasan sentimen positif seperti kemenangan Trump, penyelesaian kasus Ripple-SEC, dan persetujuan ETF spot sudah sepenuhnya diantisipasi pasar. Ia juga menyoroti adopsi XRP yang masih terbatas, dengan hanya sekitar 300 institusi keuangan, jauh dibandingkan lebih dari 11.000 institusi yang menggunakan SWIFT.

Meski demikian, Williams melihat satu potensi positif di 2026, yakni kemungkinan banjir persetujuan ETF kripto spot. Tercatat sekitar 125 ETF kripto masih menunggu persetujuan regulator hingga pertengahan Desember 2025, termasuk untuk Avalanche, Cardano, dan Polkadot, yang berpeluang mendorong kinerja altcoin tertentu.

Di sisi lain, sejumlah analis tetap optimistis. Mereka meyakini bull run dan alt season justru akan terjadi pada 2026, didukung pemerintahan AS yang pro-kripto, adopsi institusional yang berlanjut, pertumbuhan stablecoin, serta potensi penurunan suku bunga. Blockchain juga diprediksi akan semakin luas diterapkan di berbagai sektor sepanjang tahun ini.

Meski pandangan pasar masih terbelah, satu hal jelas: 2026 berpotensi menjadi tahun penentuan bagi arah pasar kripto global.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com