All posts by 24

Dogecoin Bersiap Menembus $0,29, Apakah Saatnya Reli Dimulai?

Dogecoin (DOGE), salah satu aset kripto bertema anjing paling populer, kini menunjukkan potensi untuk melesat ke $0,29 setelah periode stagnasi.

Dilaporkan Coingape, meskipun tren jangka panjangnya masih cenderung bearish, analis percaya DOGE memiliki peluang untuk mengalami reli dalam waktu dekat.

DOGE Bersiap untuk Lonjakan Harga

Setelah mengalami koreksi yang menghapus sebagian keuntungannya, harga Dogecoin perlahan mendekati angka $0,29. Meskipun dalam 24 jam terakhir DOGE sempat turun 3%, optimisme di kalangan analis tetap tinggi.

Analis Igor Bondarenko mengungkapkan dalam sebuah postingan di platform X bahwa Dogecoin memiliki peluang mencapai $0,29 dalam jangka pendek. Ia berpendapat bahwa DOGE saat ini sedang mendekati rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari, yang bisa menjadi level dukungan kuat bagi investor yang ingin masuk ke pasar.

Namun, Bondarenko juga memberikan peringatan bahwa jika DOGE gagal menembus EMA tersebut, harga Dogecoin bisa mengalami penurunan lebih lanjut hingga ke $0,10. “Penembusan dapat mendorong DOGE ke $0,23 dan $0,29, tetapi jika gagal, harga bisa jatuh di bawah $0,14 dan berpotensi mencapai $0,10,” jelasnya.

Sinyal On-Chain: Optimisme atau Sekadar Euforia?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di luar analisis teknikal, indikator on-chain menunjukkan tren yang menjanjikan. Aktivitas alamat DOGE melonjak drastis, dengan jumlah pengguna unik mencapai lebih dari 1 juta. Selain itu, alamat aktif juga meningkat hingga 400%, menandakan adanya lonjakan minat dari komunitas.

Faktor lain yang bisa menjadi katalis utama adalah pengajuan aplikasi Dogecoin ETF oleh BlackRock. Jika ETF ini disetujui, DOGE berpotensi mendapatkan arus masuk modal dari investor institusional, yang bisa mendorong harganya naik lebih tinggi.

Prediksi Jangka Panjang: DOGE ke $20 atau Lebih?

Sementara prediksi jangka pendek mengarah ke $0,29, beberapa analis kripto melihat prospek yang lebih besar untuk DOGE. Seorang analis anonim, DOGECAPITAL, memproyeksikan bahwa Dogecoin bisa mencapai $80 jika pola siklus dari tahun 2021 kembali terulang. “Jika tren historis berulang, Dogecoin kemungkinan akan memasuki fase kedua dari kenaikan parabolanya,” ungkapnya.

Namun, prediksi yang lebih realistis menempatkan DOGE di kisaran $20 dalam beberapa bulan mendatang, dengan syarat kondisi pasar kripto secara keseluruhan tetap bullish.

Saat ini, Dogecoin diperdagangkan di sekitar $0,16 setelah mengalami kenaikan lebih dari 6% dalam tujuh hari terakhir. Jika DOGE berhasil menembus level $0,29, maka reli yang lebih besar mungkin terjadi. Namun, kegagalan menembus level EMA 20 hari bisa menjadi sinyal peringatan bagi para investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB Ungguli SOL dan ETH, Apakah Market Cap $100 Miliar Berikutnya?

Binance Coin (BNB) kembali mencuri perhatian! Dengan lonjakan aktivitas on-chain dan peningkatan signifikan dalam volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX), altcoin ini berhasil melampaui Solana (SOL) dan Ethereum (ETH) dalam beberapa aspek penting. Pertanyaannya, apakah BNB siap mencapai kapitalisasi pasar $100 miliar?

Lonjakan Volume DEX dan Aktivitas Perdagangan

Dilaporkan AMBcrypto, selama seminggu terakhir, volume perdagangan BNB di DEX meningkat sebesar 13%. Kenaikan ini berdampak positif pada harga BNB, yang kini berhasil menembus tiga level resistensi utama dan mendekati harga tertinggi awal Februari di $640.

Selain itu, volume perdagangan BNB meningkat sebesar 50%, menunjukkan arus masuk modal yang kuat. Bahkan, pasangan BNB/BTC mencapai titik tertinggi tahunan, mengindikasikan bahwa BNB semakin kuat dibandingkan dengan Bitcoin.

Namun, investor perlu berhati-hati. Indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa BNB mendekati zona jenuh beli, yang bisa menjadi tanda potensi koreksi harga dalam waktu dekat.

BNB vs. Solana & Ethereum: Siapa yang Lebih Unggul?

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menariknya, BNB tidak hanya unggul dalam volume perdagangan tetapi juga dalam aktivitas jaringan. Saat Binance Smart Chain (BSC) mencatat volume DEX sebesar $2,544 miliar (naik 13%), Solana dan Ethereum justru mengalami penurunan masing-masing sebesar 20%, dengan volume turun ke $1,183 miliar dan $1,348 miliar.

Penurunan ini juga tercermin dalam Total Value Locked (TVL) di ekosistem masing-masing. TVL Solana turun ke $8,66 miliar akibat penghapusan staking, sementara ekosistem DeFi Binance mengalami pertumbuhan stabil dengan TVL meningkat menjadi $6,53 miliar.

Dengan dominasi BNB yang semakin kuat, wajar jika banyak pihak bertanya: apakah kapitalisasi pasar $100 miliar sudah dalam jangkauan?

Perjalanan Menuju Kapitalisasi Pasar $100 Miliar

Jika BNB mampu menembus level $700, ada peluang besar bagi altcoin ini untuk kembali mencapai kapitalisasi pasar $100 miliar. Saat ini, tren bullish dan arus modal yang kuat mengindikasikan potensi kenaikan harga ke $670 dalam jangka pendek, asalkan kondisi pasar tetap stabil.

Namun, investor perlu memperhatikan RSI yang mendekati level jenuh beli. Jika tekanan jual meningkat, harga BNB bisa terkoreksi ke $620 atau bahkan $600 sebelum mencoba menembus resistensi berikutnya.

BNB saat ini berada di posisi yang menguntungkan dibandingkan dengan SOL dan ETH, berkat lonjakan volume perdagangan dan aktivitas jaringan yang meningkat. Dengan tren bullish yang masih berlanjut, pencapaian kapitalisasi pasar $100 miliar bukanlah hal yang mustahil. Namun, investor tetap perlu berhati-hati terhadap potensi koreksi harga dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terpuruk, Namun Potensi Menuju $70 Masih Terbuka

Meskipun saat ini mengalami tekanan dan penurunan volume perdagangan, para analis tetap optimis terhadap potensi lonjakan harga XRP.

Dilaporkan Newsbtc, beberapa di antaranya bahkan memperkirakan bahwa kripto ini dapat mencapai harga antara $33 hingga $70 dalam beberapa bulan ke depan.

XRP dalam Tekanan, Tapi Masih Punya Harapan

Saat ini, XRP tengah menghadapi tantangan dalam memperoleh kembali momentum kenaikan. Volume perdagangannya mengalami penurunan hingga 20%, sementara harga masih mengalami fluktuasi.

Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di angka $2,33, mengalami sedikit koreksi sebesar 0,1% dalam 24 jam terakhir. Namun, jika dibandingkan dengan harga sebelumnya pada 16 Maret yang berada di $2,29, ada sedikit peningkatan yang menunjukkan ketahanan XRP di tengah tekanan pasar.

Di sisi lain, dalam sepekan terakhir, XRP sempat mengalami kenaikan sebesar 9%. Hal ini menandakan bahwa meskipun menghadapi tekanan jangka pendek, aset digital ini masih memiliki peluang untuk pulih dan mengalami kenaikan lebih lanjut.

Prediksi Analis: XRP Bisa Capai $70?

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu analis kripto yang optimis terhadap XRP adalah Egrag Crypto. Menurutnya, XRP saat ini berada dalam siklus yang berpotensi mendorong lonjakan harga XRP ke level yang lebih tinggi.

“Saya telah menganalisis berbagai grafik kripto dan menemukan pola menarik pada XRP yang dapat menandakan puncak siklus yang signifikan,” ujar Egrag dalam sebuah postingan di media sosial.

Berdasarkan analisisnya, terdapat dua target utama yang ia prediksi untuk XRP, yaitu Stick 2 ($33) dan Stick 3 ($70). Dengan menggunakan rumus persentase dan pola historis pergerakan harga, Egrag meyakini bahwa XRP memiliki potensi besar untuk mencapai level tersebut meskipun volatilitas pasar masih tinggi.

Apa yang Bisa Mendorong XRP Naik?

Beberapa faktor yang bisa mendorong XRP menuju level $33 hingga $70 antara lain:

  1. Siklus Pasar yang Menguntungkan – Sejarah pergerakan harga XRP menunjukkan pola kenaikan signifikan setelah fase akumulasi.
  2. Dukungan dari Komunitas dan Investor – XRP tetap menjadi salah satu aset favorit bagi investor dan trader kripto.
  3. Fundamental yang Kuat – Jika proyek di balik XRP terus berkembang dan mendapatkan lebih banyak adopsi, permintaan terhadap aset ini bisa meningkat.

Seorang pengguna Twitter, @terryki04112392, turut mengomentari prediksi Egrag dengan menambahkan bahwa perhitungan analisisnya masuk akal, terutama dalam melihat pergerakan dari $0,50 ke $3,84 dan potensi kenaikan hingga 668%.

Meskipun XRP saat ini mengalami tekanan, banyak analis tetap optimis terhadap potensi lonjakan harga ke depan. Dengan pola historis dan analisis teknikal yang mendukung, target harga $33 hingga $70 masih berada dalam jangkauan. Namun, investor tetap harus berhati-hati dalam menghadapi volatilitas pasar dan melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Raydium Basisi Solana Siapkan Saingan Pump.fun Ramaikan Memecoin

Bursa terdesentralisasi berbasis Solana, Raydium, tengah menyiapkan langkah besar untuk bersaing dengan Pump.fun, platform yang tengah naik daun di dunia memecoin.

Dilaporkan The Block, langkah ini datang setelah Pump.fun diketahui sedang mengembangkan pembuat pasar otomatis (AMM) sendiri, yang berpotensi menggantikan peran Raydium dalam ekosistemnya.

Persaingan Baru di Dunia Memecoin

Raydium berencana meluncurkan platform baru bernama “LaunchLab,” yang pada dasarnya adalah versi kompetitif dari Pump.fun dengan beberapa fitur tambahan.

Seperti Pump.fun, LaunchLab akan menggunakan kurva ikatan logaritmik, tetapi dengan keunggulan tambahan, yaitu memungkinkan UI pihak ketiga untuk menetapkan biaya dan memberikan akses langsung ke kumpulan likuiditas Raydium. Proyek ini dikabarkan telah dikembangkan selama beberapa bulan.

Keputusan Raydium untuk menciptakan pesaing ini cukup strategis, mengingat lebih dari 35% pendapatannya berasal dari transaksi yang dilakukan melalui Pump.fun.

Sejak awal 2024, Pump.fun telah menjadi platform favorit bagi para trader dan kreator token karena memungkinkan siapa saja untuk membuat memecoin dengan mudah. Popularitas ini membuat Pump.fun mampu menarik kapitalisasi pasar yang signifikan bagi token-token yang dibuat di sana.

Raydium Tetap Unggul di DeFi

Sebagai salah satu bursa terdesentralisasi terbesar di ekosistem Solana, Raydium mencatat pendapatan luar biasa dari layanan swap-nya.

Pada tahun 2024 saja, Raydium berhasil menghasilkan sekitar $154 juta dari transaksi swap dan kini memiliki pendapatan harian mendekati $1 juta. Keberhasilan ini membuat Raydium menjadi salah satu platform kunci dalam dunia DeFi.

Namun, dengan semakin berkembangnya Pump.fun dan rencananya untuk meluncurkan token asli, Raydium tampaknya ingin memastikan posisinya tetap dominan dengan menghadirkan LaunchLab sebagai alternatif yang lebih menarik bagi komunitas memecoin.

Dampak terhadap Ekosistem Solana

Dengan persaingan yang semakin ketat antara Raydium dan Pump.fun, ekosistem Solana kemungkinan akan semakin dinamis. Jika LaunchLab berhasil menarik minat pengguna, Raydium dapat mempertahankan dominasinya dalam perdagangan token berbasis Solana. Di sisi lain, jika Pump.fun tetap unggul dengan inovasinya, maka pengguna akan memiliki lebih banyak pilihan dalam menciptakan dan memperdagangkan token di jaringan Solana.

Sementara itu, token asli Raydium (RAY) mengalami kenaikan lebih dari 5% dan kini diperdagangkan di sekitar $1,67. Ini menunjukkan bahwa pasar merespons positif strategi baru yang diambil Raydium dalam menghadapi persaingan dengan Pump.fun.

Dengan perkembangan ini, para penggemar crypto dan DeFi akan terus memantau bagaimana persaingan ini berkembang dan bagaimana inovasi dari kedua platform akan membentuk masa depan perdagangan memecoin di blockchain Solana.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Dominasi Stablecoin: Volume $850 Miliar!

Ethereum terus mengukuhkan posisinya sebagai blockchain utama untuk aktivitas stablecoin, dengan USDC senilai $35 miliar dan USDT sebesar $67 miliar yang beredar di ekosistemnya.

Theblock menyebutkan bahwa keunggulan ini menunjukkan bahwa meskipun banyak blockchain baru bermunculan, Ethereum tetap menjadi lapisan penyelesaian utama untuk transaksi digital berbasis dolar.

Lonjakan Volume Transaksi Stablecoin

Selama empat bulan terakhir, volume transaksi stablecoin di Ethereum tetap stabil dengan rata-rata $800 miliar per bulan.

Pada Februari 2025, total transaksi stablecoin mencapai $850 miliar, dengan USDC dan USDT menyumbang $740 miliar dari angka tersebut.

Selain itu, jumlah alamat yang mentransfer stablecoin juga terus meningkat, mencapai 600.000 dalam satu minggu terakhir.

Keunggulan Stablecoin dalam Ekosistem Kripto

Stablecoin telah menjadi salah satu solusi finansial paling stabil dalam industri kripto. Beberapa keunggulan utamanya meliputi:

  • Penyelesaian transaksi 24/7 tanpa batasan jam operasional bank.
  • Biaya lebih rendah untuk transaksi lintas negara dibandingkan sistem keuangan tradisional.
  • Dapat diprogram melalui smart contract untuk otomatisasi keuangan.
  • Meningkatkan akses keuangan bagi populasi yang belum terjangkau layanan perbankan.

Regulasi Semakin Jelas, Masa Depan Stablecoin Cerah

Pemerintah AS tengah mengajukan undang-undang stablecoin yang bertujuan untuk memberikan kerangka kerja regulasi bagi penerbit stablecoin seperti Circle (USDC), Paxos (USDP), dan PayPal (PYUSD). Regulasi yang lebih jelas ini dapat semakin memperkuat posisi stablecoin dalam sistem keuangan global.

Ethereum dan Stablecoin: Fondasi Masa Depan Keuangan Digital

Dengan volume transaksi yang tetap tinggi di tengah volatilitas pasar kripto, stablecoin di Ethereum menunjukkan bahwa sektor ini semakin matang.

Keunggulan dalam efisiensi, biaya rendah, dan fleksibilitas menjadikan stablecoin sebagai pilar utama adopsi keuangan digital di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok ke Rp 661 Juta, Kapan Terjadi?

Bitcoin kembali menghadapi ancaman penurunan harga yang signifikan seperti dilaporkan oleh Newsbtc pada Rabu (19/3).

Seorang analis kripto mengungkap indikator pasar bearish yang menunjukkan potensi kejatuhan harga Bitcoin hingga $40.000 (Rp 661 juta).

Jika prediksi ini benar, maka para investor harus bersiap menghadapi tahun yang penuh tantangan.

Siklus Halving dan Pola Bear Market Bitcoin

Analis kripto di TradingView, Xanrox, mengungkap bahwa Bitcoin selalu mengikuti siklus pasar yang terkait dengan peristiwa halving setiap empat tahun.

Siklus ini terdiri dari pasar bullish, di mana harga melonjak, dan pasar bearish, di mana terjadi koreksi tajam.

Secara historis, bull market berlangsung antara 742 hingga 1.065 hari, sedangkan bear market sekitar 364 hingga 413 hari.

Prediksi Bitcoin Turun 65% ke $40.000

Dalam setiap siklus, harga Bitcoin selalu mengalami penurunan besar setelah bull market. Secara historis, penurunan ini berkisar antara 77% hingga 86%.

Namun, Xanrox memperkirakan kali ini koreksi hanya mencapai 65%, mengingat kapitalisasi pasar Bitcoin yang lebih besar dan meningkatnya adopsi institusional.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bukti Historis dan Analisis Grafik

Xanrox membagikan grafik harga yang menampilkan pola halving dan dampaknya terhadap pergerakan harga Bitcoin sejak awal kemunculannya.

Berdasarkan analisis statistik, prediksi harga Bitcoin dengan metode ini telah terbukti akurat di masa lalu.

Oleh karena itu, kejatuhan Bitcoin ke $40.000 dipandang sebagai sesuatu yang tidak akan terelakkan.

Kapitalisasi Pasar dan Prediksi Harga Jangka Panjang

Dengan kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai $1,63 triliun, analis menilai tidak realistis bagi BTC untuk mencapai harga ekstrem seperti $300.000 atau $1 juta dalam waktu dekat.

Sebaliknya, prediksi menunjukkan bahwa tahun 2025 kemungkinan akan menjadi tahun bearish. Sementara bull run baru diperkirakan dimulai pada 2026.

CEO CryptoQuant: Bull Cycle Bitcoin Telah Berakhir

Pendapat bearish ini juga didukung oleh CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, yang menyatakan bahwa siklus bull Bitcoin telah berakhir.

Ia memperkirakan pasar akan mengalami pergerakan harga yang tidak menentu selama 6-12 bulan ke depan. Hal ini mengonfirmasi bahwa fase bear market telah dimulai.

Indikator On-Chain Menunjukkan Tren Bearish

Selain itu, berbagai metrik on-chain Bitcoin menunjukkan tanda-tanda pasar bearish, seperti berkurangnya likuiditas baru dan aksi jual besar-besaran oleh whale.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $82.549, turun lebih dari 20% dari harga tertinggi sepanjang masa yang melebihi $109.000.

Dengan berbagai indikator pasar yang mengarah ke tren bearish, investor disarankan untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Meskipun Bitcoin masih memiliki potensi besar di masa depan, periode bearish bisa menjadi tantangan bagi investor yang tidak siap menghadapi volatilitas pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Anjlok Hingga Rp36 Juta, Bagaimana Caranya Bangkit?

Harga Ethereum (ETH) kembali anjlok dengan penurunan yang cukup signifikan setelah jatuh di bawah $2.200 (Rp 36 juta) pada 9 Maret.

Berdasarkan pantauan dari Cointelegraph pada Rabu (19/3), Altcoin ini turun 14% sepanjang bulan, jauh lebih buruk dibandingkan dengan penurunan pasar kripto yang hanya 4%.

Salah satu faktor utama di balik pelemahan ini adalah penurunan volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) berbasis Ethereum.

Penurunan Aktivitas DEX Ethereum

Dalam tujuh hari terakhir, volume perdagangan DEX di jaringan Ethereum turun sebesar 34%.

Penurunan ini juga berdampak pada solusi layer-2 Ethereum seperti Base, Arbitrum, dan Polygon.

Meskipun beberapa blockchain lain seperti Solana dan SUI juga mengalami penurunan, jaringan BNB Chain justru mengalami lonjakan volume sebesar 27%, sementara Canto melonjak 445%.

Ethereum mengalami penurunan signifikan dalam beberapa platform, termasuk Maverick Protocol yang turun 85% dan DODO yang turun 46%.

Selain itu, PancakeSwap di jaringan BNB Chain mencatatkan pendapatan lebih tinggi dibandingkan Uniswap, yang merupakan DEX utama di ekosistem Ethereum.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Total Value Locked (TVL) Masih Dominan, Tapi Mulai Menyusut

Ethereum masih memimpin dalam total nilai terkunci (TVL) dengan $47,2 miliar. Namun, TVL Ethereum mengalami penurunan sebesar 9% dalam satu minggu.

Sementara BNB Chain justru mengalami peningkatan 6%. Beberapa proyek besar di Ethereum juga mengalami penurunan signifikan, seperti Stargate Finance yang turun 11%, Maker yang turun 9%, dan Spark yang turun 6%.

Minat Institusional Menurun

Selain penurunan aktivitas di DEX dan TVL, Ethereum juga menghadapi penurunan minat dari investor institusional.

Premi tahunan untuk kontrak berjangka Ethereum turun di bawah 5%, menandakan lemahnya permintaan dari trader bullish.

Selain itu, sejak 5 Maret, ETF Ethereum mengalami arus keluar bersih sebesar $293 juta, yang semakin memperlihatkan menurunnya kepercayaan investor besar.

Persaingan Ketat dari Solana, Tron, dan Hyperliquid

Ethereum kini menghadapi persaingan ketat dari jaringan lain seperti Solana dan Tron. Kedua jaringan ini telah mengumpulkan stablecoin senilai $75 miliar berkat biaya transaksi yang lebih rendah.

Selain itu, Solana semakin menguat di sektor memecoin setelah peluncuran token TRUMP. Di sisi lain, Hyperliquid memperkenalkan blockchain mereka sendiri untuk pasar perpetual futures, semakin menekan dominasi Ethereum.

Pentingnya Upgrade ‘Pectra’ bagi Ethereum

Untuk kembali menarik minat investor dan trader, Ethereum harus membuktikan keunggulannya dibandingkan kompetitor.

Salah satu langkah yang dapat membantu adalah upgrade ‘Pectra’ yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan adopsi pengguna.

Jika tidak ada keunggulan kompetitif yang jelas, Ethereum mungkin akan terus kehilangan pangsa pasar terhadap rival-rivalnya yang semakin agresif.

Ethereum saat ini menghadapi tantangan besar dengan penurunan harga ETH, volume DEX, dan minat institusional.

Meskipun masih mendominasi dalam hal total value locked, persaingan ketat dari Solana, Tron, dan Hyperliquid membuat masa depan Ethereum tidak pasti.

Upgrade ‘Pectra’ bisa menjadi peluang untuk mengembalikan daya saing Ethereum, tetapi tanpa adopsi yang kuat, Ethereum berisiko tertinggal di pasar kripto yang semakin dinamis.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga EOS Melonjak 30%: Pendorong Rebranding Jadi Vaulta

Belakangan ini, pandangan para investor pasar kripto tertuju pada dua ‘primadona’ yang cukup menarik perhatian, yaitu EOS.

Untuk diketahui, EOS adalah platform blockchain yang dirancang untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi (DApps).

Dengan menawarkan skalabilitas tinggi dan biaya transaksi rendah, EOS menjadi pilihan menarik bagi pengembang yang ingin membangun DApps skala komersial.

Platform ini menyediakan berbagai layanan inti, seperti basis data, akun pengguna dengan izin yang dapat disesuaikan, serta komunikasi asinkron.

Perdagangan EOS/USDT di Tokocrypto

Kabar baiknya, Tokocrypto menyediakan pasangan perdagangan EOS/USDT bagi pengguna yang ingin memperdagangkan EOS terhadap stablecoin ini.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto, harga EOS terhadap USDT berada di angka $0.6265, dengan kenaikan sekitar 30% dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, volume perdagangan mencapai 10,78 juta EOS, dengan harga tertinggi 0,6304 dan harga terendah 0,4724.

Pergerakan harga Eos (EOS/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Eos (EOS/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Transformasi EOS Menjadi Vaulta

EOS baru-baru ini mengumumkan rebranding menjadi Vaulta, dengan tujuan menghubungkan keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Vaulta akan memperkenalkan token baru yang dapat ditukar dengan rasio 1:1 oleh pemegang EOS saat ini.

Peluncuran token ini dijadwalkan pada Mei 2025 mendatang, dengan integrasi Bitcoin dan aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA).

Tantangan Regulasi Vaulta

Sebagai bagian dari perbankan Web3, Vaulta menghadapi tantangan regulasi dalam menggabungkan TradFi dengan kerangka kerja terdesentralisasi.

Namun, proyek ini didukung oleh dewan penasihat yang terdiri dari individu dari Systemic Trust, ATB Financial, dan Tetra Trust, yang diharapkan dapat membantu Vaulta menavigasi tantangan ini.

Potensi Keuntungan Vaulta

Vaulta menawarkan imbal hasil tahunan (APY) variabel sebesar 17% bagi pengguna yang melakukan staking token baru. Aliansi strategis dengan perusahaan seperti Ceffu dan Spirit Blockchain diharapkan dapat memperkuat ekosistemnya.

Pemegang EOS akan dapat menukar token mereka melalui portal khusus mulai Mei 2025, dengan periode konversi berlangsung selama empat bulan.

Dengan adanya rebranding menjadi Vaulta, EOS menandai langkah besar dalam dunia keuangan terdesentralisasi.

Sementara itu, USDT tetap menjadi stablecoin pilihan bagi banyak investor yang ingin menghindari volatilitas pasar kripto.

Bagi pengguna yang ingin memperdagangkan EOS dan USDT, Tokocrypto menyediakan platform yang mudah digunakan dengan fitur tambahan seperti Wallet Connect Transfer untuk kemudahan transaksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Merosot ke Rp1,35 Miliar, Dampak Kekhawatiran The Fed?

Pasar kripto mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir, dengan Bitcoin (BTC) mengalami koreksi setelah sempat menikmati reli.

Berdasarkan data Coinmarketcap per 19 Maret 2025, harga Bitcoin turun 2,35% menjadi US$ 82.210 per koin atau sekitar Rp 1,35 miliar.

Koreksi ini terjadi seiring dengan ketidakpastian pasar menjelang keputusan kebijakan moneter dari The Federal Reserve (The Fed).

Ethereum dan Binance Coin Ikut Berfluktuasi

Tak hanya Bitcoin, Ethereum (ETH) juga melemah 1,38% menjadi US$ 1.911 per koin. Sementara itu, Binance Coin (BNB) justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,33% menjadi US$ 630 per koin.

Pergerakan ini mencerminkan reaksi pasar yang beragam terhadap sentimen global dan ketidakpastian kebijakan moneter.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak Kebijakan The Fed terhadap Kripto

Penurunan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya terjadi sehari sebelum hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) diumumkan.

Investor cemas terhadap keputusan suku bunga, meskipun banyak analis memperkirakan The Fed tidak akan mengubah kebijakan suku bunga dalam pertemuan kali ini.

Pasar Saham AS Turut Melemah

Tak hanya kripto, pasar saham AS juga mencatat pelemahan. Indeks Dow Jones turun 0,62%, S&P 500 terkoreksi 1,07%, dan Nasdaq Composite anjlok 1,71%.

Penurunan ini menunjukkan bahwa sentimen kehati-hatian tidak hanya terjadi di sektor aset digital, tetapi juga di pasar keuangan secara keseluruhan.

Investor Pantau Sinyal Kebijakan The Fed

Meskipun inflasi mengalami perlambatan pada Februari lalu, The Fed belum memberikan sinyal kuat untuk memangkas suku bunga.

Menurut data CME FedWatch, peluang pemangkasan suku bunga pada Maret sangat kecil, tetapi meningkat menjadi 66% untuk pertemuan bulan Juni.

Investor kini menunggu pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk mencari petunjuk lebih lanjut.

Apa Dampak Jangka Panjang bagi Kripto?

Keputusan The Fed akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah pasar kripto ke depan.

Jika The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, Bitcoin dan aset kripto lainnya bisa mengalami tekanan lebih lanjut.

Sebaliknya, jika ada indikasi kebijakan yang lebih dovish, harga kripto berpotensi kembali menguat.

Waspadai Volatilitas Pasar

Pasar kripto masih berada dalam fase ketidakpastian, dengan Bitcoin dan altcoin lainnya mengalami fluktuasi menjelang keputusan The Fed.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan strategi investasi yang lebih defensif dalam menghadapi volatilitas yang kemungkinan masih akan berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian: Peluang Pergerakan Kripto 19 Maret 2025

Selamat datang di Market Sinyal Harian edisi spesial Ramadan. Hari ini Rabu, 19 Maret 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

Rangkuman Berita dan Sentimen Pasar Kripto dalam 24 Jam Terakhir

Berita Kripto Terbaru:

  • Bitcoin (BTC) mengalami akumulasi besar oleh pemegang jangka panjang, dengan tambahan lebih dari 167.000 BTC dalam sebulan terakhir (senilai hampir $14 miliar), menurut Glassnode.
  • Raydium mengumumkan peluncuran versi mereka dari “LaunchLab,” yang mirip dengan Pumpdotfun.
  • Direktur Eksekutif Aset Digital Trump, Bo Hines, menyatakan bahwa AS fokus pada “akuisisi lebih banyak Bitcoin dengan cara yang netral terhadap anggaran.”
  • Microsoft menemukan trojan baru bernama StilachiRAT, yang menargetkan dompet kripto di peramban Google Chrome.
  • Justin Sun mempertaruhkan $100 juta dalam ETH, yang menghasilkan pendapatan pasif tahunan sebesar $3 juta.
  • Senator Justin Miller dari Minnesota mengusulkan Undang-Undang Bitcoin Minnesota (SF2661).
  • Kelompok peretas Korea Utara, termasuk Lazarus Group, melakukan pencucian uang kripto dengan berpura-pura sebagai trader pemula dan secara sengaja kehilangan dana.
  • Solana mengumumkan Web3 Mobile Device, Seeker, yang akan dikirim pada musim panas 2025.
  • Administrasi Trump mempertimbangkan rencana penyederhanaan tarif timbal balik.
  • 21Shares mengajukan peluncuran ETF Polkadot (DOT) di NASDAQ.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

GLMR/USDT (🔼 6.18%)

  • Entry: $0.0942
  • Stop Loss: $0.0919
  • Take Profit: $0.1001

GLMR menunjukkan momentum bullish dengan breakout dari resistance di sekitar $0.0942, didukung oleh peningkatan volume. Target harga terdekat berada di $0.1001, dengan potensi kenaikan sekitar 6.18%. RSI saat ini berada di 72.98, menunjukkan kondisi overbought yang mungkin mengindikasikan adanya koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan tren naik.

Moonbeam mendapat eksposur positif melalui integrasi dengan EigenLayer dan DataHaven, yang berfokus pada AI dan penyimpanan terverifikasi. Event yang akan datang dapat meningkatkan adopsi dan sentimen positif terhadap ekosistem Moonbeam, memberikan dampak bullish pada harga GLMR.

APT/USDT (🔼 3.85%)

  • Entry: $5.382
  • Stop Loss: $5.301
  • Take Profit: $5.589

Pada grafik 1 jam APT/USDT, harga sedang mencoba menembus area resistance di sekitar $5.44. Jika breakout terjadi dengan volume tinggi, potensi kenaikan bisa mencapai target sekitar $5.59 (+3.85%). Support kuat berada di sekitar $5.30, yang bisa menjadi titik pantau jika harga mengalami pullback. RSI di 58.91 menunjukkan momentum bullish yang masih sehat, tetapi mendekati kondisi overbought.

Aptos baru saja mengumumkan program LFM (Launch & Fundraising Mechanism) yang bertujuan untuk membantu proyek-proyek baru di ekosistem Aptos dalam hal fundraising, strategi token, dan akses jaringan eksklusif. Ini bisa meningkatkan daya tarik Aptos sebagai platform blockchain bagi developer dan investor, yang dalam jangka panjang dapat mendukung permintaan token APT.

MOVE/USDT (🔼 4.96%)

  • Entry: $0.4407
  • Stop Loss: $0.4324
  • Take Profit: $0.4628

Pada grafik MOVEUSDT 1 jam, harga saat ini berada di area support di sekitar $0.4407 dan menunjukkan kemungkinan rebound ke area resistance di $0.4628. Jika breakout terjadi, target kenaikan berikutnya dapat lebih tinggi. RSI berada di level 55.11, menunjukkan momentum yang cukup kuat namun belum mencapai overbought, yang berarti masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut.

Pengumuman terbaru dari Movement Labs tentang penunjukan Young Yang Liauw sebagai VP of Engineering menambah kepercayaan investor terhadap proyek ini. Young sebelumnya bekerja di Libra/Diem, yang menunjukkan keahliannya dalam pengembangan ekosistem Move. Hal ini dapat meningkatkan adopsi dan daya tarik ekosistem MOVE, yang berpotensi mendukung pergerakan harga ke arah positif.

VIC/USDT (🔼 11.6%)

  • Entry: $0.2688
  • Stop Loss: $0.2576
  • Take Profit: $0.2999

Pada chart 1 jam VICUSDT, harga terlihat mengalami pemantulan dari support kuat di kisaran $0.2576 – $0.2688 dengan peningkatan volume yang cukup signifikan. Saat ini, harga mencoba menembus area resistensi terdekat di $0.2733, dengan potensi kenaikan hingga target $0.2999, sekitar +11.60% dari level saat ini. Indikator RSI menunjukkan pemulihan dari kondisi oversold, kini berada di 58.73, yang mengindikasikan momentum bullish masih dapat berlanjut.

Secara fundamental, ekosistem Viction terus berkembang dengan berbagai integrasi, seperti kemitraan dengan Nansen AI, AEON Community, Bitkub Official, dan RabbitSwap, yang memperluas adopsi VIC di berbagai sektor, termasuk DeFi, perdagangan bebas gas fee, dan analitik on-chain.

DOT/USDT (🔼 5.62%)

  • Entry: $4.439
  • Stop Loss: $4.361
  • Take Profit: $4.689

DOT/USDT saat ini menunjukkan momentum bullish dengan harga mendekati resistance di $4.689. Harga telah bergerak naik dari support di $4.361 dan $4.439, yang menunjukkan breakout potensial jika volume tetap tinggi. RSI berada di sekitar 65.35, mendekati area overbought, menandakan kemungkinan koreksi sebelum melanjutkan kenaikan lebih lanjut.

Polkadot baru saja mengumumkan alokasi 795K DOT (~$3.475 juta) untuk meningkatkan DeFi dalam ekosistemnya, yang dapat meningkatkan likuiditas dan akses layanan. Inisiatif ini dapat menarik lebih banyak pengguna dan pengembang ke jaringan, memberikan sentimen bullish pada DOT dalam jangka menengah.

Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 Maret 2025: Bocoran FOMC by Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com