All posts by 27

Golden Cross Dorong Dogecoin, Target $0,40 di Depan Mata

Dogecoin (DOGE) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah muncul pola golden cross pada grafik hariannya, sebuah sinyal teknikal bullish yang kerap dianggap sebagai awal reli besar. Saat artikel ini ditulis, DOGE diperdagangkan di kisaran $0,247, naik lebih dari 9% dalam 24 jam terakhir, memicu spekulasi apakah harga bisa menembus $0,40 dalam waktu dekat.

Dilaporkan 99Bitcoins, kondisi pasar kripto saat ini memang memanas. Ethereum (ETH) sedang menuju rekor tertinggi baru, Solana (SOL) konsisten di atas $200, dan Bitcoin (BTC) melayang tepat di bawah ATH. Momentum ini membuat koin-koin meme, termasuk DOGE, mendapat suntikan sentimen positif.

Analisis Harga DOGE: Support Kuat, Target Bullish Mengarah ke $0,40

Berdasarkan grafik harga, zona support utama DOGE berada di $0,2274. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka lebar. Target pertama bagi para bull adalah menembus resisten di $0,3343. Jika breakout berhasil, potensi reli berikutnya mengarah ke $0,4404, yang berada sedikit di atas level psikologis $0,40.

Banyak anggota komunitas DOGE sudah membicarakan target tersebut, menganggapnya realistis di tengah tren koin meme yang sedang bullish. Namun, jika pasar berbalik melemah, support berikutnya berada di $0,1496. Meski begitu, sentimen pasar saat ini masih positif, dengan dukungan komunitas yang terus menguat.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Incar Reli 50% Saat Penembusan Segitiga Bullish Mendekat

Pendatang Baru: Maxi Doge (MAXI) Siap Tantang Dominasi DOGE

Di tengah sorotan untuk DOGE, Maxi Doge (MAXI) muncul sebagai pendatang baru yang agresif di pasar koin meme. Dalam tahap pra-penjualan, MAXI telah mengumpulkan lebih dari $800.000, mendekati target $850.000.

MAXI memposisikan diri sebagai “sepupu bertenaga tinggi” Dogecoin, mengusung konsep PoW² — Proof of Workout, Proof of Winning, yang memadukan identitas koin meme dengan gaya hidup aktif. Dilahirkan pada masa bull run 2017, MAXI kini kembali dengan misi sederhana namun ambisius: mengalahkan semua koin meme di pasar.

Para pembeli awal mendapat insentif APY dinamis hingga 385% melalui staking selama pra-penjualan. Token ini bisa dibeli dengan ETH, BNB, USDT, USDC, atau kartu bank, dan terhubung melalui dompet MetaMask atau Best Wallet. Audit keamanan dari Coinsult dan SOLIDProof memastikan kontrak pintar MAXI bebas dari masalah kritis.

Kesimpulan: Dua Kekuatan di Puncak Tren Meme Coin

Saat ini, pasar koin meme seperti sedang punya dua motor penggerak: DOGE yang memimpin tren dengan sinyal teknikal bullish, dan MAXI yang mencoba merebut panggung dengan kampanye pra-penjualan yang eksplosif.

Bagi trader, ini seperti memilih antara ikut dalam reli koin meme legendaris menuju target $0,40, atau menjadi bagian dari perjalanan awal pendatang baru yang berpotensi memberikan keuntungan besar. Satu hal yang pasti: musim koin meme belum berakhir, dan perlombaan baru saja dimulai.

Baca juga: Prediksi Dogecoin: Whale Beli 1 Miliar DOGE, Harga Potensi ke $0,28


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Trader Incar $250, tapi Sinyal Solana Masih Beragam

Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah menembus level $200 berkat pertumbuhan aktivitas on-chain yang signifikan. Namun, sinyal dari data derivatif dan pangsa pasar bursa terdesentralisasi (DEX) menunjukkan bahwa perjalanan menuju target ambisius $250 masih penuh tanda tanya.

Reli Cepat, Ekspektasi Tinggi

Dilaporkan Cointelegraph, pada Selasa (13/8), harga SOL sempat menyentuh $205 setelah melonjak 18% hanya dalam waktu kurang dari dua hari. Meski sempat kehilangan pijakan di atas level psikologis $200, performa SOL tetap lebih unggul dibandingkan pasar kripto secara umum. Kapitalisasi pasarnya kini mencapai $107 miliar, masih di bawah BNB yang memimpin di $117 miliar.

Untuk menjawab apakah SOL berpeluang melampaui BNB dalam skenario “flippening”, investor menyoroti dua faktor utama: fundamental jaringan dan sentimen pasar derivatif.

Baca juga: BONK.Fun: Pesaing Baru yang Mengguncang Dunia Memecoin Solana!

Pertumbuhan On-chain: Kabar Baik untuk SOL

Dalam 30 hari terakhir, jumlah transaksi di jaringan Solana melonjak 48%, berdasarkan data Nansen. Sebaliknya, transaksi di BNB Chain anjlok 41% pada periode yang sama. Biaya jaringan Solana juga naik 43%, menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi on-chain yang nyata dan berpotensi menguntungkan pemegang SOL.

Namun, kabar positif ini dibayangi tren penurunan di pangsa pasar DEX. Volume perdagangan DEX mingguan Solana merosot tiga minggu berturut-turut hingga mencapai $20,6 miliar. Selama sebulan terakhir, total volume DEX Solana mencapai $113,7 miliar, masih kalah tipis dari Ethereum yang berada di $116,2 miliar—belum termasuk ekosistem layer-2 Ethereum yang menambah $91,7 miliar lagi.

Sentimen Derivatif: Netral ke Bullish

Dari sisi derivatif, tingkat pendanaan kontrak berjangka perpetual SOL berada di kisaran 12% per tahun—batas antara sentimen netral dan bullish. Angka ini menunjukkan para trader belum sepenuhnya percaya diri terhadap reli lanjutan, apalagi mengingat pada 22 Juli lalu SOL hanya mampu bertahan di atas $200 kurang dari 24 jam.

Peringkat blockchain berdasarkan transaksi 30 hari. Sumber: Nansen.
Peringkat blockchain berdasarkan transaksi 30 hari. Sumber: Nansen.

ETF Solana: Potensi Dorongan Baru

Sejak diluncurkan pada Juli, ETF staking REX-Osprey Solana telah mengumpulkan aset kelolaan (AUM) senilai $161 juta. Angka ini masih jauh dibandingkan ETF Ethereum yang berhasil menarik dana bersih $2,33 miliar hanya sejak 5 Agustus, meskipun produk Ethereum tersebut belum mendapatkan izin staking dari SEC.

Kesimpulan: Jalan ke $250 Butuh Pemicu Baru

Tidak ada faktor teknis atau fundamental yang secara tegas menutup peluang SOL menuju $250. Namun, data saat ini menunjukkan belum ada pemicu yang cukup kuat untuk mendorong reli secepat itu. Sisi positifnya, minimnya leverage berlebihan dapat membuat reli berikutnya lebih sehat dan berkelanjutan—dengan catatan, partisipasi trader ritel dan arus masuk institusional perlu meningkat, yang kemungkinan akan bergantung pada persetujuan ETF Solana reguler oleh SEC.

Baca juga: Blue Origin Kini Terima SOL, Apakah Harga Solana Melonjak?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Payment ID vs Transaksi Kripto: Sama-Sama Digital, Beda Fungsi

Di era digital yang serba cepat, istilah seperti payment ID dan transaksi kripto semakin sering terdengar.

Keduanya memang berhubungan dengan pembayaran digital, namun memiliki fungsi, peran, dan mekanisme yang berbeda.

Banyak pengguna baru di dunia kripto yang mengira keduanya sama, padahal perbedaannya cukup signifikan.

Nah, artikel ini akan mengupas secara tuntas apa itu payment ID, bagaimana kaitannya dengan transaksi kripto, serta kapan Anda memerlukannya.

Baca Juga: Rekor Baru! Transaksi Kripto di Indonesia Capai Rp 301,75 Triliun

Apa Itu Payment ID?

Payment ID adalah identitas unik dalam bentuk rangkaian angka atau huruf yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu pembayaran.

Dalam sistem pembayaran digital, terutama di platform tertentu seperti e-wallet atau dompet kripto, payment ID berfungsi layaknya “nomor referensi” yang membantu penerima menghubungkan dana yang masuk dengan tujuan transaksi yang benar.

Contoh sederhananya: jika Anda mentransfer uang ke rekening bank perusahaan, biasanya Anda akan diminta memasukkan kode unik atau nomor invoice.

Nah, dalam dunia aset digital seperti Monero (XMR) atau beberapa exchange kripto, payment ID digunakan untuk tujuan serupa agar memastikan dana masuk ke akun yang tepat.

Transaksi Kripto: Lebih dari Sekadar Payment ID

Transaksi kripto adalah proses pengiriman aset digital dari satu alamat dompet ke alamat dompet lain menggunakan teknologi blockchain.

Setiap transaksi kripto memiliki alamat pengirim, alamat penerima, jumlah koin/tokens, serta hash transaksi yang tercatat di blockchain.

Berbeda dengan mekanisme payment ID, transaksi kripto tidak selalu memerlukan kode tambahan.

Sebagian besar koin seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) cukup menggunakan alamat wallet untuk mengirim dan menerima dana.

Namun, beberapa koin privasi atau platform exchange mengharuskan penggunaan payment ID sebagai pelengkap.

Kapan Payment ID Digunakan di Dunia Kripto?

Tidak semua transaksi kripto memerlukan payment ID. Berikut beberapa situasi di mana payment ID dibutuhkan:

  1. Deposit ke Exchange
    Beberapa bursa kripto (terutama yang menggunakan dompet bersama untuk banyak pengguna) akan memberikan alamat wallet umum. Agar sistem bisa memisahkan dana setiap pengguna, payment ID digunakan sebagai tanda khusus.
  2. Transaksi Koin Privasi
    Koin seperti Monero sering menggunakan payment ID untuk mengidentifikasi transaksi tanpa mengungkapkan data pengguna secara publik di blockchain.
  3. Pembayaran Massal
    Dalam bisnis yang menerima pembayaran kripto dari banyak pelanggan di satu alamat wallet, payment ID membantu memilah pembayaran secara otomatis.

Perbedaan Utama Payment ID vs Transaksi Kripto

Aspek Payment ID Transaksi Kripto
Fungsi Mengidentifikasi pembayaran spesifik Mengirimkan aset digital antar dompet di blockchain
Ketersediaan Tidak selalu ada di setiap transaksi Selalu ada saat transfer aset di blockchain
Pencatatan Tersimpan di sistem platform atau exchange Tercatat secara permanen di blockchain
Kebutuhan Teknis Hanya digunakan jika platform memintanya Wajib untuk semua pengiriman kripto

Risiko Jika Salah Menggunakan Payment ID

Kesalahan dalam mencantumkan payment ID saat melakukan deposit ke exchange bisa fatal. Dana bisa:

  • Masuk ke alamat umum tanpa identifikasi, sehingga sulit dikreditkan ke akun Anda
  • Memerlukan proses klaim manual yang memakan waktu lama
  • Berisiko hilang permanen jika platform tidak mendukung recovery

Itulah sebabnya, setiap kali Anda diminta untuk mengirim kripto dengan payment ID, pastikan menyalin dengan benar dan memeriksa ulang sebelum menekan tombol “kirim”.

Tips Aman Bertransaksi

  1. Selalu Cek Instruksi Platform
    Jika exchange meminta payment ID, pastikan Anda menggunakannya persis seperti yang tertera.
  2. Gunakan Salin-Tempel
    Hindari mengetik manual kode panjang yang rawan salah.
  3. Simpan Bukti Transaksi
    Catat hash transaksi dan payment ID untuk keperluan konfirmasi jika terjadi kendala.
  4. Uji Coba dengan Jumlah Kecil
    Untuk transaksi pertama kali ke alamat tertentu, kirim jumlah kecil dulu sebagai tes.

Baca Juga: Mastercard Luncurkan Layanan Transaksi Kripto untuk Pengguna

Secara keseluruhan, Payment ID dan transaksi kripto sama-sama ada di ranah pembayaran digital, namun perannya berbeda.

Payment ID adalah identifikasi tambahan untuk mengarahkan dana ke akun atau tujuan yang tepat, sementara transaksi kripto adalah proses pengiriman aset digital yang tercatat di blockchain.

Bagi pengguna kripto, memahami kapan payment ID diperlukan sangat penting untuk menghindari kesalahan fatal yang bisa membuat dana tertahan atau hilang.

Jadi, meskipun keduanya sama-sama berlabel “digital”, jangan samakan fungsi keduanya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pantauan Harga XRP: Sinyal Akumulasi Muncul Kembali

XRP diperdagangkan di level $3,24 pada 13 Agustus 2025, naik 1,8% secara intraday. Sepanjang hari, harga bergerak dalam kisaran $3,20–$3,32 dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $9,64 miliar dan kapitalisasi pasar menyentuh $193,41 miliar.

Gambaran Teknis Jangka Pendek

Pada grafik 1 jam, XRP sempat mencapai puncak $3,32 sebelum mengalami retracement ringan. Munculnya sumbu atas panjang pada candle per jam di level ini, disertai lonjakan volume merah, menandakan adanya tekanan jual. Area $3,22 menjadi support terdekat, sementara penurunan di bawah $3,18 berpotensi membuka ruang pelemahan lanjutan.
Kelanjutan tren bullish jangka pendek baru akan terkonfirmasi jika resistance $3,32 berhasil ditembus dengan volume kuat.

Pola Segitiga Naik di Grafik 4 Jam

Data grafik 4 jam menunjukkan XRP tengah pulih dari tren turun, dimulai dari pantulan harga di area $3,01. Saat ini, terbentuk pola ascending triangle dengan batas bawah di $3,15 dan batas atas di $3,30. Upaya tembus $3,30 sebelumnya gagal, menjadikannya zona resistensi kunci.
Jika berhasil breakout di atas $3,30–$3,32, XRP berpotensi melanjutkan penguatan. Sebaliknya, penurunan di bawah $3,15 dapat menguji support psikologis di $3,00.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Apakah XRP Bisa Tembus $30 di Siklus Bullish Kali Ini?

Tren Harian: Akumulasi Bertahap

Pada grafik harian, XRP menunjukkan tren netral hingga sedikit bullish. Setelah reli ke $3,66, harga terkoreksi namun memperlihatkan pola higher low yang menandakan kekuatan fundamental. Meski demikian, volume yang memudar menjadi peringatan terhadap potensi pelemahan jika tidak ada katalis baru.
Resistensi utama berada di $3,30–$3,40, sementara penurunan di bawah $2,90 akan mengubah bias menjadi bearish.

Indikator Teknis: Netral tapi Ada Potensi

Pembacaan indikator pada 13 Agustus 2025 menunjukkan sinyal campuran:

  • RSI: 57,67 → Netral
  • Stokastik: 74,80 → Cenderung netral-bullish
  • CCI: 92,70 → Netral
  • ADX: 30,62 → Tren menguat, arah belum jelas
    Namun, osilator momentum (-0,30622) dan MACD (0,08283) memberi sinyal bearish.

Di sisi lain, semua rata-rata bergerak (EMA & SMA) mulai dari periode 10 hingga 200 berada di bawah harga saat ini — termasuk EMA (10) $3,18002, SMA (10) $3,16980, dan EMA (200) $2,41450 — yang mengonfirmasi dukungan tren naik jangka panjang.

Outlook Pasar

  • Skenario Bullish: Breakout di atas $3,32 dengan volume besar dapat membawa XRP menuju $3,40–$3,45, bahkan berpotensi rally lebih jauh mengingat dukungan dari moving average.
  • Skenario Bearish: Penurunan di bawah $3,15 atau tembus stop-loss $3,10 bisa membatalkan pola higher-low dan memicu koreksi ke $3,00 atau lebih rendah.

XRP saat ini berada di fase konsolidasi-akumulasi dengan bias teknis cenderung bullish, asalkan resistensi $3,32 berhasil ditembus. Investor disarankan memantau volume perdagangan sebagai konfirmasi arah tren selanjutnya.

Baca juga: Harga XRP Melonjak ke $3,29, Potensi Bullish Menembus $3,50


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Google Batalkan Rencana Larangan Dompet Kripto Non-Kustodian

Dunia kripto digemparkan oleh kebijakan Play Store Google yang sempat dianggap mengancam keberadaan dompet kripto non-kustodian. Meski akhirnya dibatalkan, insiden ini membuka diskusi serius soal risiko “regulasi” yang datang bukan dari pemerintah, melainkan dari perusahaan teknologi raksasa.

Awal Mula Kebijakan yang Mengundang Protes

Google sebelumnya mengumumkan pembaruan kebijakan yang mewajibkan semua aplikasi dompet kripto memiliki lisensi resmi—seperti FinCEN Money Service Business (MSB) di AS atau lisensi MiCA di Uni Eropa—tanpa membedakan antara dompet kustodian dan non-kustodian.

Dilaporkan Cryptorank, masalahnya, dompet non-kustodian adalah perangkat lunak yang memberi pengguna kendali penuh atas kunci pribadi mereka dan tidak pernah menyimpan aset pengguna. Dengan aturan ini, banyak pengembang kecil berpotensi tersingkir dari Play Store karena persyaratan lisensi yang tidak relevan secara hukum.

Setelah menuai gelombang kritik, Google mengklarifikasi bahwa dompet non-kustodian tidak termasuk dalam cakupan kebijakan dan berjanji merevisi aturan tersebut.

Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Bloomberg.
Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Bloomberg.

Baca juga: Altcoin yang Sering Dicari di Google: Layak Dibeli atau Tidak?

Dampak di AS: Aturan Melebihi Hukum

Di Amerika Serikat, kebijakan awal Google sejatinya akan memaksa pengembang dompet digital untuk mendaftar sebagai MSB dan pengirim uang tingkat negara bagian, atau beroperasi sebagai bank resmi. Padahal, panduan FinCEN tahun 2019 sudah tegas menyatakan bahwa dompet non-kustodian tidak termasuk kategori tersebut.

Jika diberlakukan, aturan ini akan membebankan kewajiban Anti Pencucian Uang (AML) dan Kenali Nasabah Anda (KYC) pada proyek open source yang secara hukum tidak wajib mematuhinya.

Dampak di Uni Eropa: Potensi Larangan De Facto

Di Eropa, kebijakan Google awalnya selaras dengan regulasi MiCA untuk Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP). Namun, CASP didefinisikan sebagai entitas yang menyimpan atau menukar aset digital—yang jelas tidak relevan dengan dompet non-kustodian.

Karena lisensi MiCA tidak akan diberikan untuk perangkat lunak non-penitipan, kebijakan ini akan menciptakan larangan de facto, kecuali dompet tersebut dirilis oleh CASP berlisensi. Implikasinya, pasar akan terkonsolidasi pada pemain besar yang teregulasi.

Faktor FATF dan “Regulasi melalui Penegakan Komersial”

Kebijakan Google ini juga mencerminkan panduan FATF (Financial Action Task Force) 2021, yang mendorong interpretasi luas terhadap siapa saja yang dapat dianggap sebagai penyedia layanan aset virtual. Walau tidak mengikat secara hukum, panduan FATF punya pengaruh besar karena negara anggota berisiko terkena sanksi jika mengabaikannya.

Dengan menerapkan interpretasi ini, Google dinilai melakukan “regulasi melalui penegakan komersial”—menggunakan kekuatan pasar untuk menegakkan standar yang bahkan belum diwajibkan undang-undang.

Kenapa Penting untuk Open Source dan Privasi

Dompet non-kustodian adalah pilar kedaulatan finansial dalam dunia kripto. Ia memungkinkan pengguna bertransaksi tanpa pihak ketiga dan tanpa membocorkan data pribadi. Memaksakan lisensi kustodian pada model ini berpotensi membunuh inovasi, mengurangi pilihan pengguna, dan memusatkan kekuasaan pada segelintir entitas besar.

Kesimpulan: Kemenangan Sementara

Meski Google telah membatalkan rencana larangan ini, kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap ekosistem kripto tidak hanya datang dari regulasi pemerintah, tetapi juga dari kebijakan internal perusahaan teknologi. Ke depan, keseimbangan antara perlindungan pengguna, kepatuhan, dan kebebasan teknologi non-kustodian akan menjadi medan tarik ulur yang perlu diawasi ketat.

Baca juga: Google Permudah Akses Bitcoin dengan Sekali Klik


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Atas $124 Ribu: Sinyal Bullish Menguat

Pasar kripto kembali memanas setelah Bitcoin (BTC) menembus rekor harga tertinggi sepanjang sejarah di $124.457,12.

Kenaikan ini mengukuhkan posisi Bitcoin sebagai aset digital paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai $2,45 triliun USD, menguasai dominasi pasar kripto global.

Lonjakan Harian yang Signifikan

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin tercatat naik +3,37%, atau setara dengan $3.996,65 per koin.

Harga pembukaan harian berada di kisaran $118.939,63 sebelum melesat hingga menyentuh level tertinggi barunya.

Pergerakan ini juga mendorong minat beli di kalangan investor institusional maupun ritel, mengingat tren bullish yang semakin jelas terlihat.

Volume perdagangan Bitcoin dalam sehari terakhir mencapai $96,59 miliar USD, menandakan likuiditas pasar yang sangat sehat dan tingginya aktivitas jual-beli di berbagai bursa global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 14 Agustus 2025: Bitcoin Mencetak Rekor Baru!!!

Kinerja Bitcoin dalam 3 Bulan Terakhir

Data menunjukkan performa Bitcoin terus menanjak dalam beberapa bulan terakhir:

  • 30 hari terakhir: Naik +5,52% atau $6.457,22
  • 60 hari terakhir: Naik +16,97% atau $17.919,79
  • 90 hari terakhir: Naik +18,66% atau $19.425,78

Kenaikan beruntun ini memperkuat keyakinan investor bahwa Bitcoin masih memiliki potensi melanjutkan reli, terutama menjelang potensi sentimen positif dari kebijakan moneter global dan adopsi korporasi besar.

Pasokan Bitcoin Makin Langka

Dengan total sirkulasi saat ini mencapai 19,91 juta BTC dari maksimal 21 juta BTC, Bitcoin semakin mendekati titik kelangkaannya.

Angka ini berarti 94,79% dari total suplai telah beredar, dan hanya sekitar 1,09 juta BTC yang tersisa untuk ditambang.

Faktor kelangkaan ini sering menjadi pendorong harga karena permintaan yang tinggi bertemu dengan pasokan terbatas.

Faktor Pendorong Reli Harga

Beberapa faktor yang diyakini menjadi motor penggerak kenaikan harga Bitcoin antara lain:

  1. Adopsi Institusional yang Meningkat – Banyak perusahaan besar, termasuk manajer aset global, mulai menambah alokasi BTC di portofolio mereka.
  2. Ekspektasi Kebijakan Suku Bunga The Fed – Prospek pelonggaran kebijakan moneter memberi angin segar bagi aset berisiko seperti kripto.
  3. Kelangkaan Pasokan – Halving Bitcoin terakhir semakin memperketat suplai, yang secara historis selalu memicu tren naik.
  4. Kondisi Makroekonomi Global – Ketidakpastian geopolitik dan inflasi mendorong investor mencari aset lindung nilai alternatif.

Rekor Baru, Target Berikutnya?

Dengan rekor terbaru di $124.457, banyak analis memproyeksikan potensi kenaikan menuju level psikologis $130.000 dalam beberapa minggu mendatang, terutama jika sentimen positif tetap terjaga.

Namun, pasar kripto yang volatil tetap menyimpan risiko, sehingga manajemen risiko menjadi kunci bagi para investor.

Baca Juga: Kembali ke Trek, Bitcoin Menuju Rekor Harga Tertinggi

Bitcoin kembali membuktikan dirinya sebagai “emas digital” dengan performa luar biasa di tengah gejolak pasar global.

Rekor harga terbaru di atas $124 ribu menjadi sinyal bahwa tren bullish masih sangat kuat, didukung oleh volume perdagangan tinggi, kelangkaan pasokan, dan meningkatnya kepercayaan investor.

Bagi trader dan investor, momen ini bisa menjadi peluang emas untuk memanfaatkan momentum, meskipun tetap bijak dalam mengelola risiko.

Sejarah telah membuktikan bahwa setiap kali Bitcoin mencapai rekor baru, pasar kripto secara keseluruhan ikut terdorong naik, dan kali ini tampaknya tidak akan menjadi pengecualian.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Menanti Ethereum Menembus $5.000 – Tokocrypto News

Ethereum (ETH) tengah menjadi sorotan tajam pasar setelah reli 200% dari level terendah di awal tahun.

Harga ETH kini menghuni zona $4.680–$4.715, atau hanya sekitar 2% dari rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada 2021.

Apakah ini tanda akan adanya lompatan ke level psikologis $5.000? Indikator teknikal dan tren institusional memberikan sinyal kuat bahwa para bulls belum menyerah.

Baca Juga: Soal Kinerja Tahunan, Ethereum (ETH) Ungguli Bitcoin (BTC)

Sentimen Bullish Didukung SMA30

Analisis terbaru menunjukkan peran krusial Simple Moving Average 30-hari (SMA30) yang masih berada di area negatif sebagai penanda bahwa momentum naik ETH masih terjaga.

Selama SMA30 tidak berpindah ke wilayah positif, sentimen bull berpotensi mempertahankan laju kenaikannya.

Inilah yang membuat beberapa analis mempertimbangkan peluang ETH menembus level $5.013 atau lebih selama akhir pekan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam struktur gelombang Elliott, ETH saat ini berada di tahap ke-5 dari pola bullish yang tengah bergerak, membawa antisipasi melambungkan harga lebih tinggi.

Katalisator: ETF dan Akumulasi Institusional

Modal penggerak rally ini tidak hanya sekadar teknikal. Arus masuk dari ETF berbasis Ethereum sangat besar dalam beberapa waktu terakhir:

  • BlackRock membeli senilai $640 juta ETH
  • Fidelity menambah $270 juta
  • Grayscale menyuntikkan $80 juta USD

Sementara itu, treasury companies juga aktif menambah simpanan besar: sekitar 2,4 juta ETH (setara nilai miliaran USD) kini berada dalam posisi off-exchange. Ini menunjukkan tekanan beli institusional yang nyata dan serius.

On-Chain dan Indikator Lain yang Mendukung Rupanya Belum Overbought

Data on-chain menunjukkan bahwa meskipun sejumlah investor sudah meraup keuntungan, pasar belum berada dalam zona euforia ekstrem:

  • MVRV belum mencapai level yang biasa menandai fase puncak pasar
  • NUPL masih menunjukkan bahwa banyak hodler tetap dalam posisi net profit tanpa sinyal distribusi berlebihan

Target Berikutnya: $5.000 dan Lebih?

Teknik dari Elliott Wave mengindikasikan potensi lompatan ke $5.013, dengan halangan terdekat berada di rentang $4.492–$4.410 sebagai wilayah support yang penting.

Jika momentum tetap kuat, penembusan besar ke level $5.000 bukanlah ilusi semata.

Namun, perlu dicatat bahwa RSI mendekati level 76 menandakan kondisi overbought yang dapat memicu koreksi teknikal singkat.

Jika pasar melemah, ETH bisa turun menuju area support sebelum mencoba reli lanjutan.

Faktor Tinjauan Sentimen
Teknikal (SMA30) Masih negatif → momentum bullish masih hidup
Institusional ETF bertambah, treasury companies off-exchange → tekanan beli kuat
On-Chain MVRV dan NUPL belum ekstrim → masih ruang untuk kenaikan
Target Potensial Elliott Wave mendukung lompatan ke $5.013 jika support kuat dipertahankan
Risiko RSI tinggi → potensi koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan rally

Baca Juga: Terkuak! Ini Faktor Utama Dibalik Breakout Ethereum ke $4.300

Akhir pekan ini bisa menjadi titik refleksi penting: apakah Ethereum benar-benar akan menembus $5.000, atau justru menahan napas sejenak di tengah tekanan teknikal?

Pantau terus pasar dan tetap bijak dalam mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

OG Fan Token Melejit 270% Sebulan, Kripto Niche Jadi Primadona Pasar

Pasar aset digital kembali dihebohkan oleh performa luar biasa OG Fan Token (OG) yang mencatat kenaikan harga mengesankan selama sebulan terakhir.

Token yang mewakili klub esports OG ini kini diperdagangkan di level $16,64 per OG, dengan kapitalisasi pasar mencapai $71,13 juta USD dan volume perdagangan harian $78,22 juta USD.

Dalam 24 jam terakhir saja, OG mencatat kenaikan +18,58% atau setara $2,592174, memperkuat tren bullish yang telah terbentuk sejak awal bulan.

Pergerakan harga OG Fan Token (OG/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga OG Fan Token (OG/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: OG Fan Token Meroket 74% dalam Sebulan: Apa yang Dilirik Investor?

Lonjakan Harga yang Mencengangkan

Data historis menunjukkan OG Fan Token telah mengalami pertumbuhan luar biasa dalam beberapa bulan terakhir:

  • 30 hari terakhir: naik +270,38%
  • 60 hari terakhir: naik +295,35%
  • 90 hari terakhir: naik +236,72%

Kinerja ini menjadikan OG salah satu aset dengan pertumbuhan tercepat di pasar, bahkan mengungguli banyak altcoin papan atas. Dalam tujuh hari terakhir saja, kenaikannya telah mencapai +151,62%.

Misteri Rentang Harga Harian

Menariknya, data resmi menunjukkan harga terendah dan tertinggi 24 jam berada di $0, yang kemungkinan disebabkan oleh kekeliruan atau keterbatasan pelaporan di platform.

Meski begitu, tren harga yang jelas menunjukkan adanya aktivitas pasar yang sangat aktif dan tekanan beli yang kuat.

Apa Itu OG Fan Token?

OG Fan Token adalah aset digital yang dikeluarkan untuk komunitas penggemar klub esports OG, salah satu tim paling sukses di kancah Dota 2.

Token ini memberi pemiliknya akses ke berbagai fasilitas eksklusif seperti voting dalam keputusan klub, merchandise khusus, pengalaman VIP, hingga event tatap muka dengan para pemain.

Token ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol dukungan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem fan engagement yang terus berkembang di dunia olahraga dan esports.

Semakin besar basis penggemar OG, semakin tinggi pula permintaan terhadap token ini.

Faktor Pendorong Lonjakan Harga

Beberapa analis dan pengamat pasar kripto menduga lonjakan harga OG Fan Token dipengaruhi oleh:

  1. Prestasi OG di turnamen esports terbaru, yang memicu antusiasme penggemar.
  2. Kampanye fan engagement baru yang diluncurkan oleh klub, termasuk voting dan hadiah eksklusif.
  3. Tren memanasnya fan token di pasar kripto, di mana komunitas olahraga dan hiburan mulai memanfaatkan tokenisasi untuk monetisasi.
  4. Spekulasi investor yang melihat OG sebagai aset berpotensi tinggi di niche esports.

Potensi dan Tantangan

Meski OG Fan Token menunjukkan performa luar biasa, harga saat ini masih berpotensi sangat volatil mengingat pasokannya yang relatif kecil (4,30 juta OG) dan kapitalisasi pasar yang belum masuk jajaran top 100 global.

Bagi investor, OG bisa menjadi peluang emas jika tren ini berlanjut, terutama jika tim OG meraih kemenangan besar atau memperluas kemitraan komersialnya.

Namun, risiko fluktuasi harga tetap tinggi, sehingga manajemen risiko menjadi hal penting.

Baca Juga: Kenal Kripto Aion (AION) dan OG Fan Token (OG)

OG Fan Token membuktikan bahwa aset kripto niche seperti fan token dapat memberikan imbal hasil yang luar biasa ketika komunitasnya solid dan momentum pasar berpihak.

Dengan lonjakan harga hingga +270% dalam 30 hari, OG saat ini bukan hanya sekadar token bagi penggemar, tetapi juga menjadi magnet bagi investor yang mencari peluang di sektor esports dan hiburan digital.

Jika tren positif ini bertahan, OG bisa saja melesat lebih tinggi dan menjadi salah satu fan token paling berpengaruh di pasar global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Altcoin Terbaik untuk Pemula: Murah, Legal, dan Mudah Dipahami

Memilih altcoin bukan hanya soal mencari yang harganya terlihat murah. Tapi di samping itu memastikan altcoin tersebut legal, aman, dan punya prospek jangka panjang—juga merupakan hal yang penting. 

Di Indonesia, aset kripto yang boleh diperdagangkan diatur oleh Bappebti. Dengan mempertimbangkan aspek legalitas tersebut, kamu bisa meminimalkan risiko terjebak proyek ilegal atau penipuan.

Artikel ini akan membahas 5 contoh altcoin terbaik untuk pemula yang murah, legal, dan mudah dimengerti.

Tapi sebelum membahas 5 altcoin tersebut, mari kita bahas terlebih dahulu apa yang dimaksud murah dan legal dalam dunia investasi kripto dengan penjelasan di bawah ini yuk!

Apa Maksud “Murah” dalam Investasi Kripto?

Banyak pemula berpikir altcoin murah berarti harga per koinnya rendah—misalnya di bawah Rp100 perak, dan menganggapnya punya peluang lebih tinggi untuk naik berkali lipat dibanding dengan altcoin dengan harga yang mencapai ribuan dolar, seperti Ethereum.

Padahal, harga per koin tidak menentukan potensi kenaikan. Sebab yang lebih penting untuk mengukur murah atau tidaknya altcoin tersebut sebenarnya adalah market cap (kapitalisasi pasar), yaitu:

Market Cap = Harga Koin × Jumlah Koin Beredar

Altcoin bisa saja punya harga Rp100 perak per koin, tapi jika market cap-nya sudah sangat besar, tentu membuat ruang pertumbuhannya terbatas. Jika dibandingkan, dengan altcoin yang memiliki harga ratusan ribu namun dengan market cap yang masih rendah.

Secara sederhana: Murah dalam konteks investasi kripto berarti market cap-nya rendah, bukan sekadar harga per koin yang terlihat kecil.

Apa yang Dimaksud Altcoin Legal?

Di Indonesia, altcoin disebut legal jika terdaftar dalam Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan Secara Legal oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).
Yang berarti:

  • Altcoin tersebut boleh diperdagangkan di exchange resmi Indonesia, seperti Tokocrypto.
  • Proyek sudah lolos proses evaluasi terkait keamanan, transparansi, dan likuiditas.
  • Investor mendapat perlindungan hukum jika menggunakan bursa kripto yang teregulasi.

Saat ini ada lebih dari 1000 aset kripto yang masuk daftar legal Bappebti (per April 2025). Jika altcoin tidak ada dalam daftar, maka perdagangan di Indonesia tidak diakui secara hukum dan berisiko tinggi bagi investor. Lihat daftar aset lengkapnya melalui rilis resmi CFX di sini.

Baca juga: Daftar Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

Berikut beberapa contoh altcoin terbaik untuk pemula yang murah, legal dan mudah dipahami kegunaannya!

Hedera (HBAR)

Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025.
  • Market Cap: ± $11 miliar
  • Legalitas: Terdaftar di Bappebti
  • Use Case: Platform distributed ledger berbasis teknologi Hashgraph untuk transaksi cepat, aman, dan hemat energi. Digunakan untuk berbagai keperluan seperti pembayaran cepat dan murah, tokenisasi aset digital (seperti properti dan stablecoin), serta mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan kontrak pintar. 
  • Alasan: Didukung oleh Hedera Governing Council yang beranggotakan perusahaan besar seperti Google, IBM, dan Boeing, memberi kepercayaan tinggi pada keberlangsungan proyek.

Algorand (ALGO)

Pergerakan harga Algorand (ALGO/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025.
  • Market Cap: ± $2,3 miliar
  • Legalitas: Terdaftar di Bappebti
  • Use Case: Algorand adalah platform blockchain berbasis Pure Proof-of-Stake (PPoS) yang dirancang untuk efisiensi tinggi, finalitas instan, dan biaya transaksi rendah–dengan kapasitas hingga 10.000 transaksi per detik. Algorand memungkinkan berbagai aplikasi dunia nyata seperti tokenisasi properti secara fraksional (contohnya Lofty), layanan keuangan terdesentralisasi tanpa perantara (seperti Folks Finance), serta solusi identitas digital dan supply chain.
  • Alasan: Teknologi ramah lingkungan, biaya transaksi rendah, dan proyek sering bermitra dengan institusi; contohnya FIFA pada 2022.
Pergerakan harga Injective Protocol (INJ/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025.
  • Market Cap: ± $1,5 miliar
  • Legalitas: Terdaftar di Bappebti
  • Use Case: Injective (INJ) adalah blockchain layer-1 yang dirancang khusus untuk aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan teknologi interoperable dan kecepatan tinggi (10.000+ TPS), Injective memungkinkan pengembangan DEX, derivatif on-chain, oracle, dan smart contract lintas jaringan seperti Ethereum, Solana, dan Cosmos. Token INJ digunakan untuk staking, governance, dan insentif ekosistem, serta memiliki mekanisme deflasi melalui pembakaran token yang terintegrasi dengan aktivitas jaringan.
  • Kelebihan: Mendukung perdagangan derivatif terdesentralisasi dan integrasi lintas blockchain. Serta didukung oleh mitra besar seperti Google Cloud yang memperkuat ekosistemnya.

Baca juga: Injective Ungkap Roadmap 2025 dan Inovasi AI dalam AMA Terbaru

Chainlink (LINK)

Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025.
  • Market Cap: ± $2,4 miliar
  • Legalitas: Terdaftar di Bappebti
  • Use Case: Oracle network yang menghubungkan data dunia nyata dengan smart contract. Chainlink memungkinkan aplikasi DeFi, NFT, dan asuransi berbasis blockchain untuk berfungsi secara akurat dan aman. Koin sendiri LINK digunakan untuk membayar node yang menyediakan data, serta mendukung fitur seperti verifikasi cadangan aset (Proof of Reserve), angka acak terverifikasi (VRF), dan otomatisasi kontrak pintar.
  • Kelebihan: Menjadi standar industri untuk layanan data DeFi, digunakan di banyak blockchain besar. Serta didukung oleh institusi besar seperti integrasi dari Mastercard, JP Morgan, SWIFT dan Google Cloud membuka peluang besar di dunia DeFi dan tokenisasi aset.

Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20 

Ethena (ENA)

Pergerakan harga Ethena (ENA/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025.
  • Market Cap: ± $5 miliar
  • Legalitas: Terdaftar di Bappebti
  • Use Case: Ethena adalah protokol DeFi yang menghadirkan USDe, sebuah “synthetic dollar” yang stabil tanpa bergantung pada bank atau aset fiat. Token ENA digunakan untuk tata kelola protokol dan mendukung ekosistem Ethena Finance, termasuk fitur seperti Internet Bond dan integrasi lintas platform DeFi.
  • Kelebihan: Memberikan solusi likuiditas dengan fokus kestabilan harga dan efisiensi modal. Serta dapat menjadi pilihan Ethereum beta karena sangat berkorelasi dengan pergerakan harga Ethereum—bahkan bisa lebih tinggi secara persentase.

Baca juga: Ethena (ENA): Protokol DeFi Baru dengan Stablecoin Sintetis USDe atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.

Di Mana Bisa Membeli Altcoin Terbaik?

Semua altcoin yang disebutkan di atas dapat kamu beli di Tokocrypto dengan aman dan mudah mulai dari deposit Rp50.000.

Bagi investor pemula maupun berpengalaman, Tokocrypto menawarkan fitur DCA (Dollar-Cost Averaging) yang memungkinkan kamu membeli aset kripto secara rutin dengan nominal yang sama di waktu tertentu, tanpa perlu khawatir soal fluktuasi harga harian.

Berikut  langkah-langkah untuk melakukan pembelian dengan DCA di Tokocrypto:

  1. Masuk ke menu “DCA”
  2. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
  3. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
  4. Atur pembelian berkala harian, Mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
  5. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gitcoin (GTC) Melonjak 34%, Proyek Pendanaan Web3 Jadi Sorotan

Pasar altcoin tengah dikejutkan oleh lonjakan harga Gitcoin (GTC) yang mencatat kenaikan spektakuler +34,18% hanya dalam 24 jam terakhir.

Aset kripto yang berfokus pada pendanaan proyek open-source ini kini diperdagangkan di level $0,424477, menjadikannya salah satu koin dengan performa harian terbaik di pasar kripto.

Lonjakan Performa yang Mencolok

Dalam sehari, GTC mengalami kenaikan sebesar $0,107842, dengan harga terendah berada di $0,307841 dan tertinggi menyentuh $0,537523.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $150,45 juta USD, menunjukkan lonjakan aktivitas yang signifikan dari para pelaku pasar.

Kenaikan ini tidak hanya terjadi dalam jangka pendek. Data historis menunjukkan tren positif yang cukup kuat dalam beberapa bulan terakhir:

  • 30 hari terakhir: naik +52,97%
  • 60 hari terakhir: naik +73,95%
  • 90 hari terakhir: naik +32,70%

Kinerja ini menjadikan GTC sebagai salah satu altcoin dengan tren bullish yang konsisten di tengah fluktuasi pasar kripto.

Pergerakan harga Gitcoin (GTC/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Gitcoin (GTC/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Gitcoin (GTC) Melonjak 34%, Proyek Pendanaan Web3 Kembali Jadi Sorotan

Kapitalisasi Pasar dan Posisi di Peringkat Kripto

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $40,80 juta USD, Gitcoin saat ini berada di peringkat #677 aset kripto terpopuler.

Jumlah koin yang beredar mencapai 96,38 juta GTC, sementara total pasokan maksimum belum diumumkan. Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya berada di kisaran $42,33 juta USD.

Walau posisinya masih jauh dari 100 besar kripto global, kenaikan harga yang signifikan ini berpotensi menarik minat investor baru yang mencari peluang di sektor altcoin.

Tentang Gitcoin dan Perannya di Dunia Web3

Gitcoin adalah platform yang dirancang untuk mendanai proyek-proyek open-source melalui hibah berbasis blockchain.

Dengan memanfaatkan teknologi kripto, Gitcoin memungkinkan komunitas global untuk berkontribusi dalam pengembangan perangkat lunak, penelitian, dan berbagai inisiatif Web3.

Keunikan Gitcoin terletak pada model “quadratic funding” yang mendorong pendanaan berbasis partisipasi komunitas, bukan hanya dari investor besar.

Hal ini menjadikannya bagian penting dari ekosistem desentralisasi.

Faktor Pendorong Lonjakan Harga

Beberapa analis menilai kenaikan GTC baru-baru ini dapat dipengaruhi oleh:

  1. Kampanye pendanaan baru yang diumumkan di platform Gitcoin.
  2. Meningkatnya minat investor pada altcoin yang memiliki use case nyata.
  3. Spekulasi pasar terhadap potensi kemitraan baru Gitcoin di sektor Web3.
  4. Momentum bullish altcoin yang mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir.

Potensi ke Depan

Meski harga saat ini masih jauh dari rekor tertinggi $29,03 yang dicapai pada puncak bull run sebelumnya, tren kenaikan yang stabil dalam 2 bulan terakhir memberi sinyal bahwa GTC berpotensi melanjutkan pergerakan positif.

Namun, volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai.

Baca Juga: 5 Altcoin Terbaik untuk Pemula: Murah, Legal, dan Mudah Dipahami

Gitcoin telah membuktikan diri sebagai salah satu proyek Web3 yang memiliki misi jelas dan berdampak nyata pada ekosistem open-source.

Lonjakan harga 34% dalam sehari menjadi bukti bahwa pasar mulai kembali melirik proyek-proyek dengan nilai utilitas tinggi.

Bagi investor, GTC mungkin menjadi salah satu altcoin yang patut dimasukkan dalam radar, terutama jika tren bullish ini bertahan dan Gitcoin terus mengumumkan inovasi maupun kolaborasi baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com