All posts by 27

UU GENIUS Picu Lonjakan Stablecoin: Pasar Kripto Menuju $300 Miliar?

Disahkannya Undang-Undang GENIUS pada Juli lalu telah mengubah lanskap stablecoin secara drastis. Regulasi baru yang melarang penerbit menawarkan imbal hasil secara langsung justru memicu lonjakan permintaan terhadap stablecoin berbasis staking, yakni stablecoin yang menawarkan imbal hasil secara tidak langsung melalui protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi).

USDe dan USDS Catat Pertumbuhan Pesat

Dilaporkan Tradersunion, salah satu dampak paling mencolok terlihat dari performa stablecoin berbasis Ethereum, USDe, yang melonjak hingga 70% menjadi $9,49 miliar dalam kapitalisasi pasar. Ini menjadikannya stablecoin terbesar ketiga di dunia. Sementara itu, USDS milik Sky juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 23%, dengan total suplai mencapai $4,81 miliar, naik ke posisi keempat dalam peringkat stablecoin global.

Lonjakan ini tidak hanya menggarisbawahi daya tarik imbal hasil staking, tapi juga memicu reli pada token tata kelola protokol terkait seperti ENA, yang mencatatkan kenaikan harga hampir 60% sejak pertengahan Juli.

Baca juga: Aturan Stablecoin GENIUS: Maju, Penerbit Asing Buram

Investor Beralih ke Imbal Hasil dari Protokol Staking

Dengan larangan atas penawaran hasil langsung, investor kini mencari alternatif melalui protokol DeFi yang memungkinkan staking stablecoin untuk mendapatkan return. Dua aset yang kini paling menonjol adalah sUSDe dan sUSDS, yang masing-masing menawarkan APY sebesar 10,86% dan 4,75%. Setelah disesuaikan dengan inflasi AS, tingkat pengembalian riilnya mencapai 8,16% dan 2,05%.

Julio Moreno dari CryptoQuant menjelaskan bahwa pendekatan ini menghindari pelanggaran hukum karena imbal hasil diberikan langsung dari dalam protokol, bukan oleh penerbit stablecoin. Perusahaan analitik Artemis bahkan menyebut stablecoin staking ini sebagai “pemenang mengejutkan” dari era pasca-UU GENIUS.

Stablecoin Bisa Capai $300 Miliar di Akhir 2025

Menurut data DefiLlama, total kapitalisasi pasar stablecoin telah naik dari $205 miliar di awal tahun menjadi $268 miliar saat ini—kenaikan 23,5%. Dengan tren ini, proyeksi pasar bisa menembus angka $300 miliar sebelum akhir 2025.

Namun, tidak tanpa tantangan. Sektor keuangan tradisional juga mulai bergerak cepat, dengan tokenisasi dana pasar uang yang kini mulai menyaingi stablecoin dalam hal utilitas—dengan kejelasan regulasi yang lebih tinggi.

Meski begitu, permintaan terhadap produk imbal hasil terdesentralisasi tetap tinggi, terutama karena hasil yang ditawarkan jauh mengungguli laju inflasi. Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa lingkungan regulasi yang dinamis justru memperkuat adopsi aplikasi DeFi, khususnya di jaringan Ethereum.

Asia Bergerak Cepat: Korea Selatan Jadi Contoh

Menanggapi dinamika global, lembaga keuangan terkemuka di Korea Selatan disebut telah bergerak agresif untuk memanfaatkan peluang di sektor stablecoin dan kripto. Mereka bersiap menghadapi potensi reformasi legislatif yang lebih ramah terhadap aset digital—sebuah langkah strategis untuk tetap kompetitif di tengah inovasi teknologi finansial global.

Baca juga: Larangan Imbal Hasil Stablecoin: UU GENIUS, Alternatif Tokenisasi TradFi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Masa Depan BNB Tertekan Meski Ada Dana Jumbo $500 Juta

Binance Coin (BNB) tengah menghadapi tekanan harga jangka pendek meski baru-baru ini mendapat sentimen positif dari adopsi institusional besar. Pada Rabu (6/8/2025), harga BNB tercatat diperdagangkan di atas $750, setelah mengalami penurunan 1,2% dalam 24 jam terakhir.

Meski begitu, pondasi fundamental dan teknikal BNB menunjukkan ketahanan yang menjanjikan untuk prospek jangka panjang.

Strategi Treasury CEA Industries Jadi Katalis Utama

Dilaporkan Fxleaders, salah satu kabar paling signifikan minggu ini datang dari CEA Industries yang berhasil menyelesaikan penempatan privat senilai $500 juta untuk menjadikan BNB sebagai aset cadangan kas utamanya. Langkah ini dipimpin oleh YZi Labs—kantor keluarga milik pendiri Binance, Changpeng “CZ” Zhao—dan diikuti oleh lebih dari 140 investor institusional seperti Pantera Capital, GSR, Borderless Capital, hingga Blockchain.com.

CEA Industries bahkan akan berganti nama menjadi BNB Network Company (BNC), dan berpotensi menambah hingga $750 juta lagi melalui pelaksanaan waran. Strategi ini menempatkan BNB setara dengan Bitcoin dan Ethereum dalam hal penggunaan sebagai cadangan korporasi, dan membuka pintu lebih lebar bagi adopsi institusional ke depannya.

Analisis Teknis: Tangguh tapi Waspadai Sinyal Bearish

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: 8 Proyek Teratas Ekosistem BNB Chain Juli 2025

Secara teknikal, BNB menunjukkan performa solid. Harga sempat mendekati $827—mendekati all-time high di $861—dan hanya turun sekitar 6% dari puncaknya. Bandingkan dengan altcoin besar lain seperti Ethereum, Dogecoin, atau Cardano yang masih tertinggal 18–38% dari level tertinggi mereka.

Namun, sinyal jangka pendek mengindikasikan perlambatan momentum. Indikator MACD menunjukkan kecenderungan bearish dengan garis MACD di 16,35 masih di bawah garis sinyal di 24,66. Histogram negatif -8,31 memperkuat tekanan penurunan. Sementara itu, indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang berada di angka netral 0,00 mengindikasikan belum ada dominasi dari sisi pembeli maupun penjual.

Level Kunci: Antara $760 dan $770

Secara teknikal, level $760 menjadi support penting dalam pergerakan harga BNB. Jika harga bertahan di atas zona ini dan menembus resistance di $770, potensi kenaikan ke kisaran $790–$800 terbuka lebar. Namun jika gagal, risiko koreksi ke area $740 atau bahkan $700 tetap harus diwaspadai.

Volume perdagangan yang mencapai $1,02 miliar dalam sehari menandakan partisipasi pasar yang tinggi, terutama dari kalangan institusi. Namun pola pengambilan keuntungan di dekat resistance teknikal menunjukkan bahwa pelaku pasar jangka pendek masih berhati-hati.

Prospek BNB Tetap Cerah di Tengah Volatilitas

Meskipun tekanan jangka pendek masih ada, fundamental BNB tetap kuat. Strategi treasury korporasi yang agresif, dukungan institusional, dan performa harga yang lebih stabil dibandingkan altcoin lain menjadikan BNB tetap menarik bagi investor jangka panjang.

Dalam waktu dekat, trader disarankan memantau level resistance $770 dan level support $760 sebagai acuan arah selanjutnya. Namun secara keseluruhan, pergerakan harga BNB tetap akan sangat bergantung pada dinamika pasar kripto global dan kondisi ekonomi makro yang lebih luas.

Baca juga: BNB Melesat Saat Altcoin Lain Tersendat: Apa yang Bisa Dipelajari?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ssst, SharpLink Diam-Diam Borong 300 Juta USD Ethereum

SharpLink, perusahaan yang tercatat di Nasdaq, secara senyap telah membeli lebih dari 83.500 ETH senilai sekitar $304 juta sepanjang akhir Juli hingga awal Agustus.

Transaksi tersebut menjadikan SharpLink sebagai salah satu pemegang Ethereum institusional terbesar, dengan total kepemilikan melebihi 521.000 ETH, senilai hampir $1,9 miliar saat ini.

Strategi investasi besar-besaran ini dilaksanakan melalui aksi penggalangan dana, di mana SharpLink menerbitkan 13,6 juta saham baru dan mengumpulkan hampir $265 juta dari investor institusional.

Ini merupakan langkah lanjutan setelah dana serupa dikumpulkan hanya seminggu sebelumnya, menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat cadangan ETH mereka.

Baca Juga: Ethereum Mendekati $3.700! Pertanda Menuju Rekor Tertinggi Baru?

Revolusi Kepemilikan Institusi

Dengan kepemilikan lebih dari 521.000 ETH, SharpLink kini menempati posisi pemegang Ethereum institusional terbesar kedua, hanya kalah dari BitMine yang mengelola lebih dari 833.000 ETH.

Dalam hitungan kecepatan transaksi on-chain dan aktivitas akumulasi, SharpLink bergerak cepat sebelum para whale kripto lainnya menyorot portofolionya.

Tindakan ini mencerminkan tren meningkatnya kepercayaan institusi terhadap Ethereum sebagai komponen penting dalam strategi alokasi aset digital jangka panjang.

Apa Arti Besarnya Beli ETH Bagi Pasar?

1. Validasi Aset Strategis Dalam Kantong Institusi

ETH tidak lagi sekadar aset spekulatif. Dengan menempatkannya di neraca perusahaan, banyak institusi seperti SharpLink percaya bahwa Ethereum bisa menjadi instrumen lindung nilai dan pertumbuhan di era DeFi dan Web3.

2. Likuiditas Terjaga, Sentimen Membaik

Transaksi senilai $300 juta dalam bentuk ETH menunjukkan bahwa pasar masih memiliki likuiditas yang mumpuni dan investor institusi tidak takut melakukan akumulasi besar dalam kondisi pasar tertentu.

3. Katalis Potensial Bagi Harga Ethereum

Kebijakan akumulasi dari lembaga seperti SharpLink bisa menjadi sinyal positif bagi pasar jangka pendek hingga menengah, meningkatkan kepercayaan investor retail dan institusi lain untuk ikut masuk.

4. Skalabilitas Dana Instansi Blockchain

Munculnya SharpLink sebagai pemain aktor utama menunjukkan bahwa aliran dana institusi menuju siklus Ethereum sudah bergerak cepat dan masif.

Proses Akuisisi: Tertutup Tapi Efisien

SharpLink berhasil melakukan pembelian token Ethereum secara relatif tertutup, tanpa banyak diketahui oleh publik dan pasar.

Analisis on-chain belum sempat mencatat seluruh akumulasi karena kecepatan eksekusi mereka. Ini menunjukkan bahwa inkorporasi dana besar secara stealth di era blockchain masih memungkinkan, terutama bagi perusahaan dengan akses modal besar dan strategi agresif.

Risiko & Tantangan di Depan

Meskipun akumulasi besar ETH oleh SharpLink menunjukkan kepercayaan institusi, risiko tetap ada:

  • Volatilitas Pasar: Harga Ethereum bisa sangat fluktuatif. Harapan investor institusi terhadap return jangka panjang bisa sulit tercapai jika terjadi koreksi besar.
  • Tingkat Kepercayaan Publik: Investor harus memperhatikan transparansi dan penggunaan dana; terlalu cepat menilai risiko bisa memicu spekulasi berlebih.
  • Regulasi dan Kepatuhan: Pandangan regulasi terhadap aset digital seperti Ethereum masih berkembang; institusi besar rentan terhadap perubahan regulasi mendadak.

Baca Juga: Token Ekosistem Ethereum Unggulan 2025: Dawgz AI dan Chainlink

Pembelian besar-besaran Ethereum oleh SharpLink senilai $300 juta menegaskan bahwa lembaga keuangan global semakin serius memperlakukan ETH sebagai aset utama dalam portofolio digital mereka.

Dengan total pegangan mencapai lebih dari 521.000 ETH, SharpLink kini berada di barisan elite investor institusional, sebuah tanda bahwa Ethereum sudah melampaui spekulasi dan memasuki fase “aset strategis”.

Langkah ini tak hanya mempengaruhi persepsi publik, tetapi juga bisa menjadi katalis bagi gelombang masuknya dana institusional lainnya ke Ethereum dan DeFi secara umum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ICO: Jalan Cepat Proyek Kripto dan Yang Perlu Diperhatikan Investor

Initial Coin Offering (ICO) adalah metode pengumpulan dana yang digunakan oleh proyek-proyek blockchain untuk mendapatkan pendanaan awal. Dalam ICO, perusahaan atau pengembang menawarkan token digital kepada investor sebagai imbalan atas cryptocurrency, seperti Bitcoin atau Ethereum.

ICO sering disebut sebagai “IPO versi crypto” karena mirip dengan Initial Public Offering (IPO) di dunia saham, namun dengan aset digital. Investor membeli token dengan harapan bahwa nilai proyek akan meningkat seiring waktu, memberikan potensi keuntungan.

Mengapa ICO Dilakukan?

ICO memberikan solusi pembiayaan alternatif yang efisien, khususnya untuk startup blockchain yang ingin membangun produk atau layanan tanpa bergantung pada modal ventura tradisional atau pinjaman dari lembaga keuangan.

Manfaat ICO:

  • Akses cepat ke modal global.
  • Peluang bagi investor awal untuk mendapatkan keuntungan signifikan jika proyek berhasil.
  • Distribusi token yang luas untuk membangun komunitas dan meningkatkan adopsi.

Risiko ICO:

  • Potensi penipuan: Banyak proyek palsu atau tidak jelas yang menghilang setelah penggalangan dana.
  • Kurangnya regulasi: Memberi risiko tinggi bagi investor karena minimnya perlindungan hukum.
  • Volatilitas tinggi: Nilai token sangat fluktuatif dan bisa anjlok sewaktu-waktu.

Insight: ICO membuka peluang besar, tetapi harus disertai dengan riset dan kehati-hatian dari investor.

Sejarah ICO: Dari Mastercoin hingga Regulasi Ketat

  • 2013: ICO pertama oleh Mastercoin (sekarang Omni), mengumpulkan lebih dari 5.000 BTC.
  • 2014: Peluncuran Ethereum memperkenalkan smart contract yang mempermudah distribusi token.
  • 2017: Tahun keemasan ICO – proyek seperti Filecoin dan Tezos berhasil mengumpulkan miliaran dolar.
  • 2018: Penurunan drastis akibat meningkatnya penipuan dan tekanan regulasi global.

Bagaimana Proses ICO Berjalan?

🔧 Untuk Proyek/Perusahaan:

  1. Memahami dasar-dasar ICO dan regulasinya.
  2. Menentukan audiens dan tujuan yang jelas.
  3. Menyusun roadmap dan strategi ICO.
  4. Membangun tim kuat dan kemitraan strategis.
  5. Menyusun whitepaper yang transparan dan meyakinkan.
  6. Melakukan kampanye pemasaran yang terarah.
  7. Memastikan kepatuhan hukum dan keamanan platform.
  8. Mengelola dana dan pertumbuhan pasca-ICO.

👥 Untuk Investor/User:

  1. Mengevaluasi tim dan rekam jejak proyek.
  2. Menilai teknologi dan inovasi yang ditawarkan.
  3. Membaca whitepaper secara menyeluruh.
  4. Meninjau roadmap dan kelayakannya.
  5. Memastikan ada komunitas aktif yang mendukung proyek.
  6. Memeriksa kemitraan yang telah terbentuk.
  7. Memahami ekonomi token dan penggunaannya.
  8. Memastikan proyek patuh terhadap hukum dan regulasi yang berlaku.

Regulasi ICO di Berbagai Negara

Lanskap regulasi ICO sangat beragam secara global:

  • Thailand: Melembagakan regulasi ICO dengan penyesuaian wajib setiap dua tahun, menjadi pemimpin di Asia Tenggara.
  • Swiss dan Malta: Mendukung pengembangan ICO dan startup blockchain dengan regulasi ramah inovasi.
  • China dan Korea Selatan: Melarang ICO karena kekhawatiran terhadap penipuan dan risiko terhadap investor.

Bagaimana Regulasi ICO di Indonesia?

Status ICO di Indonesia masih berada di area abu-abu:

  • Saat ini belum ada regulasi khusus yang mengatur ICO secara menyeluruh.
  • Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menyusun kerangka regulasi yang diharapkan dapat segera diterbitkan.
  • Tujuannya adalah menciptakan ekosistem ICO yang legal, transparan, dan aman — baik bagi investor maupun penerbit token.

Kesimpulan

ICO merupakan salah satu inovasi penting dalam dunia crypto yang memungkinkan pendanaan proyek dilakukan secara global, cepat, dan langsung dari komunitas.

Namun, potensi besar ini juga disertai dengan risiko tinggi, terutama dari sisi regulasi dan keamanan. Regulasi yang jelas seperti yang sudah diterapkan di Thailand dan Swiss, serta yang sedang disiapkan di Indonesia, akan menjadi kunci untuk menciptakan pasar ICO yang sehat dan berkelanjutan.

Seiring perkembangan teknologi dan regulasi, ICO tetap menjadi instrumen penting yang perlu terus dipantau, dipahami, dan dijalankan secara hati-hati.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC Buka Jalan untuk DeFi Liquid Staking Tokens

American Securities and Exchange Commission (SEC) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan penting yang bisa menjadi game changer bagi sektor keuangan desentralisasi (DeFi).

SEC menegaskan bahwa beberapa aktivitas liquid staking dan token staking receipt (LSTs) seperti stETH dan JitoSOL tidak masuk dalam kategori sekuritas asalkan memenuhi syarat tertentu.

Kejelasan ini memberikan sinyal positif bagi adopsi institusional di pasar aset digital.

Baca Juga: Selamat! SEC Setujui ETF Kripto Multi‑Aset Untuk XRP, SOL, ADA

Apa Itu Liquid Staking?

Liquid staking memungkinkan pengguna untuk mengunci (stake) aset kripto seperti Ethereum atau Solana melalui layanan pihak ketiga dan menerima token pengganti (disebut staking receipt token) yang dapat diperdagangkan atau digunakan dalam aplikasi DeFi tanpa menunggu periode unstaking.

Token ini tetap dianggap milik asli aset yang di-stake dan masih menghasilkan reward staking.

SEC: Bukan Sekuritas Jika Hanya Fungsi Administratif

Menurut pernyataan SEC pada 5 Agustus 2025, aktivitas liquid staking tidak dianggap sebagai penawaran sekuritas jika token hanya berfungsi sebagai tanda bukti kepemilikan aset staking, dan penyedia layanan hanya melakukan tugas administratif dan bukan memimpin usaha.

Dengan demikian, token tersebut tidak tergolong “investment contract” berdasarkan Howey Test.

Namun, SEC menegaskan bahwa pernyataan ini bukan aturan hukum yang mengikat secara formal, melainkan pandangan staf divisi keuangan SEC.

Artinya, penerapan masih bisa berbeda bila fakta sistem staking berbeda dari yang dijelaskan dalam pernyataan tersebut.

Apa Dampaknya bagi Industri DeFi dan Institusi?

Pandangan ini disambut positif oleh berbagai pihak di industri. Mara Schmiedt, CEO Alluvial, menyebut bahwa lembaga keuangan kini bisa mengintegrasikan LSTs ke produk mereka dengan lebih yakin, membuka peluang ekspansi pasar, penciptaan likuiditas, dan peningkatan inovasi produk staking.

Di Ethereum, protokol seperti Lido (stETH) kini telah memiliki lebih dari $31 miliar staking deposits. Sementara di jaringan Solana, JitoSOL menguasai 39% pangsa pasar liquid staking, dan berhasil menghasilkan Maximal Extractable Value (MEV) senilai lebih dari $550 juta hanya dalam satu bulan.

Kesempatan Baru bagi Produk Keuangan TradFi–DeFi

Dengan risiko regulasi menurun, protokol staking bisa memperluas layanan tokenisasi aset ke institusi. Inovasi seperti ETF staking, tokenized funds, atau produk derivatif berbasis LST kini menjadi lebih feasible secara hukum.

Sementara itu, regulator internal SEC seperti Komisaris Caroline Crenshaw mengkritik pernyataannya dengan memperingatkan bahwa banyak asumsi di balik pandangan staf tersebut belum didukung bukti praktik industri nyata, sehingga tidak bisa berlaku otomatis untuk semua kasus liquid staking.

Catatan Teknis: Batasan yang Harus Dipahami

  • Hanya berlaku untuk model staking yang sepenuhnya teknis/otomatis, tanpa investasi pihak ketiga yang menjanjikan keuntungan.
  • Jika penyedia staking melakukan aktivitas manajerial atau mengatur strategi untuk deposan, maka token staking bisa kembali dianggap sekuritas.
  • Jika aset yang di-stake berasal dari kontrak investasi tertentu, pandangan SEC ini mungkin tidak berlaku.

Baca Juga: Harga XRP Menguat 3% Pasca Ripple Akhiri Sengketa dengan SEC

Penutup: Era Baru bagi Liquid Staking dan DeFi

Dengan klarifikasi ini, SEC memberikan sinyal kuat bahwa industri DeFi bisa berkembang lebih pesat, terutama aspek staking derivative.

Investor institusional sekarang punya dasar kuat untuk masuk ke produk staking tanpa ketakutan terhadap tuntutan hukum.

Namun, penerapan teknis dan kepatuhan terhadap regulasi tetap harus dijaga agar manfaat ini tidak berubah menjadi risiko hukum.

Liquid staking kembali menarik sorotan. Hanya saja kali ini bukan sebagai hype, melainkan sebagai peluang nyata untuk membentuk masa depan keuangan digital yang lebih inklusif, efisien, dan terpercaya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

OG Fan Token Meroket 74% dalam Sebulan: Apa yang Dilirik Investor?

Di tengah lesunya pergerakan sejumlah aset kripto besar, OG Fan Token justru mencuri perhatian dengan performa gemilang.

Dalam 30 hari terakhir, token ini berhasil melonjak hampir 75%, menandai kembalinya minat investor terhadap kategori “fan token” yang sebelumnya sempat redup.

Per hari ini, Rabu (6/8), Tokocrypto mencatat harga OG Fan Token berada di angka $6.76, atau naik +19,08% hanya dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasarnya pun meningkat pesat menjadi $29,08 juta USD, dengan volume perdagangan harian yang menyentuh $78,71 juta USD, angka yang mencerminkan antusiasme pasar terhadap token ini.

Pergerakan harga OG Fan Token (OG/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga OG Fan Token (OG/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Kenal Kripto Aion (AION) dan OG Fan Token (OG)

Apa Itu OG Fan Token?

OG Fan Token merupakan aset kripto yang dibuat melalui kerja sama dengan Chiliz dan platform Socios.com, yang memungkinkan para penggemar tim esports OG untuk berinteraksi secara eksklusif dengan komunitas, mendapatkan hak voting, dan memperoleh hadiah atau merchandise khusus.

Tim OG sendiri adalah organisasi esports papan atas yang dikenal luas berkat kesuksesan mereka dalam turnamen Dota 2 internasional, termasuk dua kali menjuarai The International (TI8 dan TI9).

Popularitas tim OG yang kuat serta basis penggemar global menjadikan token ini sebagai salah satu fan token paling menonjol di ekosistem Chiliz.

Lonjakan Harga: Spekulasi atau Fundamentalisme?

Kenaikan harga OG Fan Token yang signifikan tak terjadi begitu saja. Berikut beberapa faktor yang diyakini menjadi pendorong utama:

  1. Kebangkitan Esports & Fan Engagement
    Industri esports global tengah memasuki masa kebangkitan kembali, terutama pasca pandemi. Turnamen besar, kolaborasi sponsor, dan aktivitas komunitas membuat nilai token penggemar kembali naik. OG Fan Token memanfaatkan momentum ini dengan meluncurkan berbagai event interaktif di Socios.
  2. Volume Perdagangan Tinggi
    Volume harian yang melampaui $78 juta mengindikasikan adanya likuiditas tinggi dan potensi masuknya pelaku pasar besar. Lonjakan volume biasanya berkorelasi dengan pergerakan harga, dan dalam kasus ini, tampaknya sentimen pasar terhadap OG Fan Token sangat positif.
  3. Komunitas Loyal dan Basis Penggemar Global
    Tidak seperti banyak fan token lain yang hanya mengandalkan momen atau hype sesaat, OG memiliki komunitas setia yang benar-benar aktif. Basis penggemar mereka tersebar luas di seluruh dunia, dan banyak di antara mereka yang melihat OG Fan Token sebagai cara untuk lebih terhubung dengan tim idola mereka.

Riwayat Harga yang Menggembirakan

Dalam 30 hari terakhir, harga OG Fan Token naik +74,67%, dari sekitar $3,87 menjadi $6,76. Dalam rentang 60 hari, kenaikannya mencapai +48,72%, dan dalam 90 hari terakhir, token ini tumbuh sebesar +58,32%. Ini bukan hanya tren jangka pendek, tetapi indikasi pertumbuhan berkelanjutan.

Sementara itu, meskipun data “terendah dan tertinggi 24 jam” maupun “rekor tertinggi” belum diperbarui, lonjakan harga saat ini menunjukkan OG Fan Token mungkin sedang mendekati level tertingginya dalam sejarah. Informasi seperti ini penting untuk dipantau ke depan.

Bagaimana Prospek Ke Depan?

Meskipun kenaikan tajam ini menggembirakan, investor tetap disarankan berhati-hati. Fan token sangat terpengaruh oleh tren komunitas dan aktivitas tim atau atlet yang mereka wakili.

Ketiadaan roadmap yang jelas atau kurangnya utilitas tambahan bisa membuat harganya kembali tertekan sewaktu-waktu.

Namun demikian, OG Fan Token tampaknya memiliki fondasi yang lebih kuat dibanding banyak fan token lainnya, berkat tim OG yang aktif membangun interaksi dengan penggemar dan ekosistem Chiliz/Socios yang terus berkembang.

Baca Juga: Illuvium Bangkit: Token ILV Melejit 100% dalam Sebulan

OG Fan Token saat ini menjadi contoh menarik bagaimana aset kripto dengan basis komunitas yang kuat bisa menunjukkan performa impresif di tengah ketidakpastian pasar.

Dengan kenaikan 74% dalam sebulan dan volume perdagangan tinggi, OG Fan Token bukan sekadar token musiman, melainkan aset yang mencerminkan kekuatan komunitas esports modern.

Apakah token ini akan terus naik atau mengalami koreksi dalam waktu dekat? Itu sangat bergantung pada strategi interaksi tim OG dan dukungan ekosistem Socios.

Yang jelas, OG Fan Token saat ini telah menarik perhatian pasar, dan layak dipantau lebih lanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bangkit dari Tidur Panjang, Illuvium (ILV) Naik 97%

Dalam dunia kripto yang penuh volatilitas, tidak banyak aset digital yang mampu bangkit secara signifikan setelah periode panjang stagnasi.

Namun, Illuvium (ILV) justru muncul sebagai kejutan baru di pasar. Dalam 30 hari terakhir, token game berbasis blockchain ini sukses mencatat lonjakan harga hampir +98%, menunjukkan bahwa minat investor terhadap proyek GameFi kembali bergeliat.

Per hari ini, harga ILV berada di kisaran $20,69, dengan volume perdagangan harian yang menyentuh $383,32 juta USD, menunjukkan tingkat likuiditas yang sangat aktif.

Kapitalisasi pasarnya berada di $130,7 juta USD, menempatkan ILV di peringkat #293 dalam daftar kripto terpopuler.

Pergerakan harga Illuvium (ILV/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Illuvium (ILV/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Illuvium Bangkit: Token ILV Melejit 100% dalam Sebulan

Sekilas Tentang Illuvium

Illuvium adalah proyek blockchain gaming yang menggabungkan elemen RPG dan strategi berbasis NFT.

Pemain dapat menjelajahi dunia terbuka, menangkap makhluk digital (Illuvials), dan bertarung dalam mode PvE atau PvP.

Proyek ini dibangun di atas jaringan Ethereum dengan lapisan integrasi Immutable X, yang memungkinkan transaksi bebas gas fee dan kecepatan tinggi.

Dengan desain grafis AAA dan mekanisme permainan yang menarik, Illuvium telah lama digadang-gadang sebagai salah satu game blockchain paling ambisius.

Meskipun hype-nya sempat meredup, data terbaru menunjukkan proyek ini tengah memasuki fase pemulihan dan pertumbuhan kembali.

Lonjakan Harga: Dari $10 ke $20, Apa Penyebabnya?

Dalam waktu 30 hari, harga ILV melonjak dari sekitar $10,56 ke $20,69, atau naik +97,70%.

Ini adalah pertumbuhan yang mengesankan, terutama mengingat kondisi pasar kripto yang cenderung sideways dalam beberapa minggu terakhir. Faktor-faktor utama yang mendorong kenaikan harga ILV antara lain:

  1. Peningkatan Aktivitas Pengguna dan Peluncuran Konten Baru
    Tim Illuvium telah meluncurkan berbagai pembaruan konten dan peningkatan fitur gameplay, termasuk fase beta dari beberapa mode permainan. Ini menarik kembali minat pemain lama sekaligus menjaring pemain baru.
  2. Sentimen Positif di Sektor GameFi
    Industri GameFi kembali mendapat perhatian investor, terutama setelah sejumlah proyek seperti Pixels, BigTime, dan Guild of Guardians mulai menunjukkan hasil nyata. ILV sebagai salah satu pionir di sektor ini kembali diburu sebagai aset undervalued.
  3. Likuiditas Tinggi dan Volume Perdagangan yang Meningkat
    Volume perdagangan ILV dalam 24 jam terakhir mencapai lebih dari $380 juta USD, menunjukkan pergerakan dana yang besar dan partisipasi aktif dari trader maupun investor institusional.
  4. Pemulihan dari Level Terendah
    Meski saat ini berada di kisaran $20, ILV pernah menyentuh harga tertinggi sepanjang masa (ATH) sebesar $2.868,95. Artinya, saat ini ILV masih diperdagangkan dengan diskon lebih dari 99% dari puncaknya. Ini menciptakan daya tarik tersendiri bagi investor jangka panjang yang melihat potensi rebound besar.

Statistik Harga yang Mencerminkan Tren Positif

  • Perubahan harga dalam 24 jam terakhir: -4.61% (sedikit koreksi setelah lonjakan)
  • Perubahan dalam 7 hari: +43.69%
  • Perubahan dalam 60 hari: +69.03%
  • Perubahan dalam 90 hari: +42.34%

Dengan sirkulasi pasokan saat ini sekitar 6,32 juta ILV, dan kapitalisasi pasar terdilusi penuh sebesar $185,53 juta USD, masih banyak ruang untuk pertumbuhan — khususnya jika adopsi game Illuvium meningkat secara global.

Risiko dan Pertimbangan

Meski tren saat ini positif, investor tetap perlu berhati-hati. ILV masih tergolong aset dengan volatilitas tinggi. Harga dapat berubah drastis tergantung dari respons komunitas terhadap update game, persaingan proyek GameFi lainnya, serta kondisi makro pasar kripto secara keseluruhan.

Di sisi lain, komunitas Illuvium dikenal cukup loyal, dan tim pengembang aktif dalam memberikan roadmap serta laporan kemajuan secara transparan.

Baca Juga: Bank Kripto Silvergate Capital Dilikuidasi, Harga Bitcoin Turun

Illuvium (ILV) saat ini sedang dalam momentum kebangkitan yang solid. Dengan lonjakan hampir 100% dalam sebulan dan pertumbuhan komunitas game blockchain yang terus meningkat, ILV kembali menjadi salah satu aset GameFi yang patut diperhatikan.

Meski masih jauh dari harga tertingginya, potensi jangka panjangnya tetap terbuka, terutama jika tim mampu merealisasikan visi ambisius mereka untuk menjadikan Illuvium sebagai “AAA Game” pertama di dunia blockchain.

Apakah ini saat yang tepat untuk masuk ke ILV? Bagi sebagian investor, sinyalnya sudah cukup kuat — namun seperti biasa, DYOR (Do Your Own Research) tetap menjadi prinsip utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Masih Dalam Tekanan Bearish Meski Ada Kenaikan Jangka Pendek

XRP kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan beberapa pergerakan harga jangka pendek yang cukup kuat. Namun, di balik kenaikan sementara ini, seorang analis kripto memperingatkan bahwa tren bearish masih mendominasi arah jangka menengah hingga panjang.

Divergensi Bearish Kembali Muncul

Pada grafik mingguan, XRP kini membentuk pola bearish divergence, di mana harga mencetak higher highs sementara indikator RSI (Relative Strength Index) justru menunjukkan lower highs. Fenomena ini biasanya diartikan sebagai tanda melemahnya momentum beli dan berpotensi menjadi sinyal awal pembalikan arah.

Pola serupa terakhir kali muncul di XRP pada akhir 2020 hingga awal 2021. Saat itu, harga XRP mengalami koreksi signifikan selama hampir tiga bulan dan merosot lebih dari 60%. Dengan pola teknikal serupa yang muncul saat ini, ada kekhawatiran bahwa skenario penurunan tajam bisa terulang kembali.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tekanan Bearish Menguat, Akankah XRP Bertahan di Atas $3?

Kenaikan Sementara dalam Tren Turun

Menurut Coinpedia, analis tersebut juga mencatat bahwa meskipun ada peluang kenaikan harga dalam jangka pendek, hal itu kemungkinan hanya merupakan pantulan (relief rally) di tengah tren turun yang lebih besar. Ia menekankan bahwa struktur harga pada grafik mingguan dan harian masih menunjukkan dominasi seller.

Menariknya, pola harga XRP saat ini disebut-sebut mirip dengan yang terjadi pada awal Januari 2025 lalu, sesaat sebelum pasar kembali melemah. Jika tidak ada katalis positif yang kuat, XRP mungkin kembali mengikuti pola penurunan yang sama seperti sebelumnya.

Level Harga Kunci XRP

Dari sisi teknikal, saat ini XRP sedang menguji zona support penting di kisaran $2,90–$3,00. Jika tekanan jual berlanjut, support berikutnya berada di level $2,75, dan kemudian antara $2,55 hingga $2,62—zona yang sebelumnya merupakan area resistance kuat.

Sementara itu, untuk sisi resistensi, XRP akan menghadapi tantangan di kisaran $3,10–$3,20. Jika harga berhasil menembus level ini, target resistensi selanjutnya ada di sekitar $3,40.

Secara keseluruhan, meskipun XRP mungkin masih mengalami reli singkat dalam beberapa hari ke depan, tren jangka menengah hingga panjang masih menunjukkan arah bearish. Para investor diimbau untuk berhati-hati terhadap sinyal teknikal dan tidak terburu-buru mengambil posisi beli sebelum terjadi konfirmasi pembalikan arah yang kuat.

Baca juga: Tentara XRP Waspada: Apakah Ripple Sudah Mencapai Puncaknya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Tipis, Harga Bitcoin Tertahan di $113 Ribu

Meski mengalami koreksi ringan dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) tetap berada di atas level psikologis penting $113.000.

Di tengah volatilitas pasar kripto global, stabilitas relatif ini menunjukkan bahwa BTC masih memiliki daya tarik kuat sebagai aset digital utama dunia.

Harga Bitcoin saat ini berada di angka $113.494, turun 0,69% dalam 24 jam terakhir. Namun, jika dilihat dalam rentang waktu yang lebih luas, BTC justru menunjukkan tren naik yang konsisten, dengan lonjakan +3,53% dalam 30 hari terakhir dan +14,83% dalam 90 hari terakhir.

Angka ini menjadi indikator kuat bahwa investor jangka menengah hingga panjang tetap percaya pada prospek cerah Bitcoin.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 6 Agustus 2025: Bitcoin Bakal Koreksi, Sebelum Naik

Kapitalisasi Pasar Tembus $2,25 Triliun

Bitcoin terus mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto nomor satu, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,25 triliun.

Ini menunjukkan betapa besarnya kepercayaan pasar terhadap BTC sebagai penyimpan nilai digital. Dengan jumlah sirkulasi saat ini sekitar 19,90 juta BTC dari total maksimum 21 juta, pasokan Bitcoin semakin langka, memperkuat statusnya sebagai “emas digital.”

Aktivitas Perdagangan Tetap Ramai

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar $60,16 miliar.

Meskipun harga bergerak melemah, tingginya volume perdagangan menunjukkan bahwa pasar tetap aktif, baik dari sisi investor ritel maupun institusional.

Ini menjadi pertanda bahwa Bitcoin masih memiliki likuiditas tinggi dan dipandang sebagai aset yang layak untuk diperdagangkan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam 24 jam terakhir, harga terendah BTC tercatat di $112.701,11, sementara level tertingginya berada di $115.093,61.

Meskipun ada fluktuasi dalam kisaran harga yang cukup sempit, investor tetap waspada terhadap potensi breakout atau breakdown dalam waktu dekat.

Rekor Tertinggi Semakin Dekat

Meskipun belum berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang masa yang berada di kisaran $123.091,61, harga saat ini relatif mendekati level tersebut.

Jika tren positif ini terus berlanjut dan sentimen pasar kembali pulih pasca volatilitas, bukan tidak mungkin Bitcoin akan mencetak rekor baru sebelum akhir tahun.

Beberapa analis percaya bahwa halving Bitcoin yang terjadi beberapa waktu lalu masih belum sepenuhnya tercermin dalam harga pasar.

Dengan pasokan baru yang berkurang dan permintaan yang terus tumbuh, terutama dari ETF Bitcoin spot dan adopsi institusional, tekanan naik terhadap harga menjadi sangat mungkin.

Apa yang Menahan Kenaikan Saat Ini?

Meskipun fundamental Bitcoin kuat, ada beberapa faktor yang menahan lajunya untuk menembus rekor baru:

  1. Ketidakpastian Regulasi Global – Regulasi kripto di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Eropa, masih menjadi sorotan utama. Kebijakan yang tidak konsisten dapat membuat investor menahan diri.
  2. Koreksi Teknis – Setelah kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, wajar jika pasar melakukan koreksi untuk mencari level support baru sebelum melanjutkan tren naik.
  3. Sentimen Makroekonomi – Faktor seperti inflasi global, suku bunga bank sentral, dan ketegangan geopolitik turut memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 5 Agustus 2025: Bitcoin Targetkan $116k, Tercapai?

Secara keseluruhan, meskipun harga Bitcoin mengalami sedikit penurunan harian, performanya dalam jangka menengah tetap impresif.

Dengan kapitalisasi pasar yang kokoh, volume perdagangan tinggi, dan pasokan yang semakin langka, Bitcoin masih menjadi primadona dalam dunia aset digital.

Investor jangka panjang yang memegang Bitcoin sejak awal tahun telah melihat pertumbuhan nilai yang luar biasa.

Untuk ke depannya, dukungan institusi, perkembangan ETF, dan narasi Bitcoin sebagai pelindung nilai akan menjadi kunci utama dalam menentukan arah harga BTC.

Apakah kita akan melihat Bitcoin menembus $120.000 dalam waktu dekat? Dengan dinamika pasar yang semakin mendukung, tampaknya hanya masalah waktu sebelum BTC mencetak rekor baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analis Prediksi Harga Solana Naik ke $255, Pasokan Menyusut di Bursa

Solana (SOL) mengawali Agustus 2025 dengan performa mengesankan, mengisyaratkan potensi reli besar yang menanti. Aset kripto ini diperdagangkan di atas zona support utama $158–$166, sementara analis memperkirakan lonjakan harga menuju $255,93.

Dilaporkan Coingape, di sisi lain, perkembangan fundamental seperti akuisisi Solsniper oleh Phantom dan pergerakan dana besar ke protokol DeFi turut memperkuat prospek bullish SOL.

Sinyal Teknikal Menuju $255: Golden Cross dan Zona Support Kuat

Analis teknikal Mary Emerald menyoroti pola kelanjutan bullish yang terbentuk pada grafik harian Solana. Ia mengidentifikasi terbentuknya Golden Cross, yakni ketika rata-rata pergerakan jangka pendek menembus ke atas rata-rata jangka panjang, yang sering kali dianggap sebagai sinyal awal reli besar.

Selain itu, Mary juga mencatat adanya retracement menuju Fibonacci Level 0,5 di sekitar $166,38—tepat di atas zona support kuat antara $161–$166. Selama harga bertahan di atas level ini dan mampu menembus resistance di $189,49 dan $206,13, maka target akhir $255,93 dinilai realistis dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski begitu, indikator MACD masih menunjukkan histogram negatif, yang berarti tekanan jual belum sepenuhnya mereda. Namun, selama support utama tetap terjaga, struktur teknikal Solana tetap berada dalam tren naik.

Phantom Akuisisi Solsniper: Ekspansi Ekosistem DeFi Solana

Dari sisi fundamental, akuisisi platform analitik dan trading memecoin Solsniper oleh Phantom turut memperkuat ekosistem Solana. Langkah strategis ini mengindikasikan ambisi Phantom untuk bertransformasi dari sekadar dompet kripto menjadi platform layanan keuangan ritel terintegrasi yang mencakup pelacakan aset, analitik token, dan eksekusi trading langsung.

Integrasi ini memperluas akses pengguna terhadap berbagai layanan DeFi, meningkatkan keterlibatan di jaringan Solana, dan mendorong adopsi lebih luas dari kalangan ritel.

Dana Whale Keluar dari Binance: Sinyal Akumulasi?

Grafik SOL/USDT 1 Hari (Sumber: TradingView).
Grafik SOL/USDT 1 Hari (Sumber: TradingView).

Di tengah sentimen positif tersebut, aktivitas on-chain juga menunjukkan tanda-tanda akumulasi besar-besaran. Data dari Lookonchain mengungkapkan bahwa seorang whale menarik 71.000 SOL (senilai sekitar $12 juta) dari Binance dan memindahkannya ke Kamino, sebuah platform DeFi berbasis Solana yang menawarkan imbal hasil.

Hal ini diperkuat oleh laporan dari Coinglass yang mencatat arus keluar bersih dari bursa sebesar $21,05 juta pada 5 Agustus. Fenomena ini menandakan turunnya tekanan jual di pasar dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap strategi kustodi mandiri serta ekosistem DeFi Solana.

Kesimpulan: Kekuatan Teknikal dan Fundamental Menyatu

Perpaduan antara kekuatan teknikal dan fundamental menciptakan peluang besar bagi Solana untuk melanjutkan reli. Selama zona support $158–$166 bertahan dan harga berhasil menembus di atas $189, potensi menuju $206 dan bahkan target ambisius $255,93 semakin terbuka lebar.

Dengan dukungan dari ekspansi ekosistem, kepercayaan investor besar, dan struktur teknikal yang kokoh, Solana menjadi salah satu aset kripto yang patut diperhatikan pada Agustus ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com