Category Archives: Domestik

15 Tempat Wisata Kota Tua Jakarta dengan Sejarahnya Lengkap


Jakarta

Kota Tua adalah salah satu tempat wisata favorit di Jakarta. Kota Tua menyimpan banyak jejak sejarah peninggalan Belanda yang masih berdiri hingga sekarang.

Simak artikel ini untuk mengenal sejarah Kota Tua. Simak juga 15 tempat wisata unggulan yang wajib dikunjungi di Kota Tua, lengkap dengan daya tarik, harga tiket masuk, lokasi dan jam buka.

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Kota Tua

Karena sejarahnya yang kental, Kota Tua kini memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan. Jika mau datang ke sini, simak dulu rekomendasi 15 tempat wisata Kota Tua Jakarta yang wajib dikunjungi.


1. Stasiun KA Jakarta Kota

Kawasan depan Stasiun Jakarta Kota kerap dipenuhi driver ojol yang menunggu penumpang. Mereka biasanya mangkal di trotoar depan stasiun.Stasiun Jakarta Kota. (Pradita Utama)

Lokasi: Jalan Lada, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta

Jika kalian naik commuter line untuk menuju Kota Tua, maka akan turun di Stasiun Jakarta Kota. Stasiun ini dulu dikenal dengan sebutan Stasiun Beos. Stasiun ini berdiri sejak 1870.

Dikutip dari situs KAI, Beos sendiri diambil dari nama maskapai kereta api Belanda bernama Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij (Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur). Di masa Belanda, stasiun ini pernah dipakai sebagai untuk menghubungkan Batavia-Buitenzorg (Jakarta-Bogor).

Bangunan Stasiun Jakarta Kota merupakan hasil desain dari arsitek Belanda kelahiran Tulungagung, 8 September 1882, Frans Johan Louwrens Ghijsels. Kini stasiun ini masih aktif digunakan untuk jalur commuter line Jabodetabek mulai pukul 03.00-24.00 WIB.

2. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa. (Brigitta/detikcom)Pelabuhan Sunda Kelapa. (Brigitta/detikcom)

Lokasi: Jl. Maritim No 8 Sunda Kelapa, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara

Jam buka: 24 jam.

Di sisi utara terdapat Pelabuhan Sunda Kelapa yang sangat bersejarah, bahkan sejak masa kerajaan. Pelabuhan ini sejak dulu sudah menjadi persinggahan utama kapal-kapal dari berbagai negara.

Kini Pelabuhan Sunda Kelapa difungsikan untuk kapal-kapal berukuran lebih kecil dan melayani lalu lintas perdagangan antarpulau dalam negeri. Wisatawan bisa menjumpai kapal-kapal kayu dan kapal phinisi yang cantik digunakan sebagai latar belakang foto.

3. Museum Fatahillah

Museum Sejarah Jakarta dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah. Museum Sejarah Jakarta terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.Museum Fatahillah. (Tiara Rosana/detikcom)

Lokasi: Jl. Taman Fatahillah No 1 Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Jam buka: 09.00-15.00 WIB (Senin tutup)

Harga tiket masuk:

  • Dewasa: Rp 5.000 per orang
  • Mahasiswa: Rp 3.000 per orang
  • Anak-anak/Pelajar: Rp 2.000 per orang.

Fatahillah adalah sosok yang bersejarah bagi Jakarta. Namanya kemudian digunakan sebagai nama Museum Sejarah Jakarta yang juga disebut Museum Fatahillah. Di dalam museum ini terdapat berbagai koleksi bersejarah dari masa lalu.

Koleksi tersebut antara berwujud perabot rumah tangga, mebel, senjata, keramik, peta, dan buku-buku. Koleksinya kini diperbanyak untuk menambah wawasan para pengunjung.

4. Taman Fatahillah

Taman FatahillahTaman Fatahillah. (Shutterstock)

Lokasi: Jl. Taman Fatahillah No 1 Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Jam buka: 06.00-22.00 WIB

Harga tiket masuk: gratis

Museum Fatahillah mungkin tutup sampai sore, tetapi Taman Fatahillah bisa dinikmati sampai malam. Dari taman ini, traveler bisa berfoto dengan latar belakang gedung bergaya neo klasik tersebut.

Taman ini disusun dari bahan konblok. Terdapat sebuah kolam berdesain kubah yang unik di halaman depan. Detikers bisa melihat ke bagian atap utama Museum Fatahillah yang terdapat penunjuk arah mata angin yang ikonik.

Di malam hari, area ini masih ramai pengunjung. Bahkan sering kali ada hiburan musik.

5. Toko Merah

Toko Merah: Menikmati Kopi dan Pisang Goreng di Bangunan 293 TahunToko Merah di kawasan Kota Tua. (Tim detikfood)

Lokasi: Jalan Kali Besar Barat No 11, Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Kota Jakarta Barat.

Jam buka: 08.00-22.00 WIB

Toko Merah mungkin tampak paling mencolok daripada bangunan di sekitarnya. Bangunan bergaya klasik Eropa ini memiliki ornamen khas China. Pada dindingnya tercantum informasi bahwa Toko Merah dibangun Gubernur VOC Gustaaf Willem Baron Van Imhoff pada 1730.

Dilansir e-jurnal milik binus.ac.id, terdapat perbedaan pendapat mengenai pemberian nama ‘Toko Merah’. Sebagian berpendapat gedung ini dulunya adalah toko yang dimiliki warga Tionghoa, Oey Liauw Kong pada pertengahan abad ke-19.

Pendapat lain mengatakan nama ‘Toko Merah’ diambil setelah peristiwa Geger Pacinan. Banyak warga Tionghoa yang mati dibunuh dan hanyut di Kali Besar saat itu. Warna air sungai pun sampai berubah menjadi merah karena darah.

Dahulu, wisatawan tidak diperbolehkan masuk ke Toko Merah, sehingga hanya bisa berfoto-foto dari luar. Sejak 1 November 2023, Toko Merah digunakan sebagai kafe RODE Winkel yang bisa menjadi tempat nongkrong sambil ngopi.

6. Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia merupakan objek wisata di kawasan Kota Tua. Tak hanya menyimpan kisah perjalanan Bank Indonesia, museum ini juga mengoleksi uang kuno.Museum Bank Indonesia. (Ni Made Nami Krisnayanti)

Lokasi: Jalan Pintu Besar Utara No 3, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Jam buka: 08.00-15.00 WIB (Senin tutup)

Harga tiket masuk:

  • Umum: Rp 5 ribu
  • Pelajar/mahasiswa: gratis

Ada juga Museum Bank Indonesia (BI) yang menyimpan sejarah perbankan Indonesia. Di sini, traveler bisa melihat mata uang dari zaman Nusantara sampai sekarang. Museum ini sering dijadikan tempat wisata edukatif oleh para pelajar.

7. Museum Bank Mandiri

museum bank mandiri kota tuamuseum bank mandiri kota tua. (Tommy Bernadus/d’Traveler)

Lokasi: Jalan Lapangan Stasiun No 1, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Jam buka: 09.00-15.00 WIB (Senin tutup)

Harga tiket masuk:

  • Dewasa: Rp 5.000 per orang
  • Pelajar/Anak-anak: Rp 3.000 per orang
  • Pelajar (Wisatawan Asing): Rp 10.000 per orang
  • Dewasa (Wisatawan Asing): Rp 15.000 per orang

Selain Museum Bank Indonesia, ada juga Museum Mandiri. Di sini, traveler bisa mengenal sejarah perbankan masa lalu melalui perangkat jadul, diorama, papan informasi.

Dilansir dari situs Museum Mandiri, gedung ini awalnya adalah kantor Nederlandsch Handel-Maatschappij (NHM) atau Netherlands Trading Corporation alias Maskapai Dagang Belanda.

Usai Indonesia merdeka, gedung ini beralih menjadi Bank Exim (Bank Export Import). Baru pada 2 Oktober 1998, gedung NHM resmi difungsikan sebagai Museum Mandiri.

8. Museum Seni Rupa dan Keramik

museum keramik kota tuamuseum keramik kota tua. (Nfadils/d’Traveler)

Lokasi: Jalan Pos Kota No 2, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Jam buka: 09.00-15.00 WIB (Senin tutup)

Harga tiket masuk:

  • Dewasa: Rp 5.000 per orang
  • Mahasiswa: Rp 3.000 per orang
  • Anak-anak/Pelajar: Rp 2.000 per orang

Di sebelah Museum Fatahillah, terdapat bangunan cagar budaya yang juga menarik, yaitu Museum Seni Rupa dan Keramik. Traveler bisa melihat berbagai koleksi keramik dan seni rupa dari Indonesia maupun mancanegara di dalam museum ini.

Detikers juga bisa mengikuti workshop membuat gerabah atau keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik. Biaya mengikuti workshop ini adalah sebesar Rp 50.000 per orang.

9. Museum Bahari

Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta UtaraMuseum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lokasi: Jalan Pasar Ikan No 1, Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Jam buka: 08.00-15.00 WIB (Senin tutup)

Harga tiket masuk:

  • Dewasa: Rp 10.000 per orang (weekend Rp 15.000 per orang)
  • Mahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orang
  • Wisatawan mancanegara: Rp 50.000.

Jakarta juga terkenal dengan lautnya. Wisatawan bisa mengenal lautan di Museum Bahari. Di museum ini, detikers bisa melihat berbagai benda-benda kelautan dari masa kolonial.

Dikutip dari situs Dinas Kebudayaan Jakarta, bangunan ini awalnya berfungsi sebagai gudang penyimpanan rempah-rempah. Setelah Jepang masuk, gedung ini berfungsi untuk menyimpan logistik oleh tentara Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, gedung ini dipakai untuk menyimpan alat navigasi hingga replika perahu tradisional dari berbagai daerah. Pemerintah menetapkan bangunan tersebut menjadi Museum Bahari pada 7 Juli 1977.

10. Magic Art 3D Museum Jakarta

Magic Art 3D MuseumMagic Art 3D Museum. Foto: Tiara Rosana/detikcom

Lokasi: Jalan Kali Besar Timur, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Jam buka: 10.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • Dewasa: Rp 60.000 (weekend Rp 80.000)
  • Anak usia 3-17 tahun: Rp 40.000 (weekend Rp 50.000)

Ada wisata museum lain yang menarik perhatian, yaitu Magic Art 3D Museum. Dilansir dari situs resminya, museum ini menyuguhkan berbagai lukisan dan seni tiga dimensi.

Di dalamnya terdapat 17 zona dan 104 spot foto. Zona di museum ini antara lain zona lukisan, satwa, laut, rutinitas, dinosaurus, horor, dan petualangan. Selain itu, terdapat wahana menarik di dalamnya, yakni seperti labirin rumah kaca, ruang laser, ruang ames, ruang miring, kursi ilusi, ruang penjara, dan ruang ajaib.

11. Museum Wayang

Museum WayangMuseum Wayang. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lokasi: Jalan Pintu Besar Utara No 27 Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat

Jam buka: 09.00-15.00 WIB (Senin tutup)

Harga tiket masuk:

  • Dewasa: Rp 5.000 per orang
  • Mahasiswa: Rp 3.000 per orang
  • Anak-anak/Pelajar: Rp 2.000 per orang

Satu lagi tempat wisata museum di Kota Tua, yaitu Museum Wayang. Di dalamnya terdapat aneka koleksi wayang, seperti wayang kulit, wayang golek, dan wayang beber. Selain wayang, ada koleksi berupa topeng, lukisan, patung kayu, dan gamelan.

Museum Wayang menggunakan bangunan kuno yang didirikan VOC pada 1640 dengan nama ‘de oude Hollandsche Kerk’. Dulu gedung ini sempat hancur karena gempa bumi, tetapi dibangun kembali dan diserahkan kepada Stichting Oud Batavia untuk dijadikan museum dengan nama ‘de Oude Bataviasche Museum’ atau Museum Batavia Lama.

Dikutip dari situs Asosiasi Museum Indonesia (AMI), pada masa Indonesia merdeka, pemerintah menyerahkan gedung ini kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia dan namanya diubah menjadi Museum Jakarta.

Pada 1968, bangunin ini diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta dan diubah fungsinya menjadi Museum Wayang pada 13 Agustus 1975.

12. Kawasan Kali Besar

Kawasan Kali Besar Kota Tua sudah hampir selesai direvitalisasi. Proyek revitalisasi yang dikerjakan selama hampir dua tahun itu mulai tampak bentuknya.Kawasan Kali Besar Kota Tua. (Agung Pambudhy/detikcom)

Jika traveler sudah melihat Toko Merah dan Museum Wayang, maka kalian pasti melihat Kali Besar. Kawasan sungai ini telah ditata rapi dan modern.

Banyak orang menyebut kawasan Kali Besar mirip dengan Sungai Cheonggyecheon yang ada di Seoul, Korea Selatan. Saat sore menjelang malam, suasana di sini semakin terlihat gemerlap oleh lampu Kota Tua.

13. Jembatan Kota Intan

Pekerja menyelesaikan proyek rehabilitasi Jembatan Kota Intan di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/11/2023). Jembatan Kota Intan merupakan jembatan gantung kayu tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1628 pada era pemerintah VOC Belanda.Jembatan Kota Intan. (Ari Saputra/detikcom)

Lokasi: ujung utara Jalan Kali Besar, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Di sepanjang Kali Besar terdapat beberapa penghubung antara Jalan Kali Besar Barat dan Jalan Kali Besar Timur, salah satunya adalah Jembatan Kota Intan. Jembatan ini unik karena bergaya kolonial.

Jembatan dibangun pada 1628 dan merupakan salah satu jembatan tertua di Indonesia. Sebelumnya, nama jembatan Engelse Burg (Jembatan Inggris), Hoenderpasarburg (Jembatan Pasar Ayam), dan Het Middelpunt Burg (Jembatan Pusat).

Dikutip dari situs Kemdikbud, Jembatan Kota Intan memiliki struktur unik karena dapat diangkat untuk lalu lintas perahu dan untuk mencegah banjir.

14. Pasar Petak Sembilan Glodok

Warga berjalan melintasi lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta, Selasa (5/4/2022). Sebanyak 160 PKL di kawasan Petak Sembilan rencananya akan direlokasi ke Pasar Glodok agar jalan tersebut bisa dilalui kendaraan mobil dan motor, sejalan dengan penataan kawasan Kota dalam menyambut Stasiun MRT Taman Sari. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.Pasar Petak Sembilan. (Hafidz Mubarak A/Antara)

Lokasi: Jalan Kemenangan Raya No 40, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat

Jam buka: 06.00-15.30 WIB

Harga tiket masuk: gratis

Dari Kota Tua, detikers bisa mampir ke selatan, yakni di kawasan Glodok. Glodok merupakan kawasan pecinan terbesar sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Hingga kini, mayoritas warga Glodok merupakan keturunan Tionghoa.

Di Glodok terdapat beberapa pasar, salah satunya Pasar Petak Sembilan. Di pasar ini dijual aneka barang, seperti baju, lampion, alat peribadatan untuk umat Buddha dan Konghucu, hingga berbagai perlengkapan rumah tangga.

Selain itu, banyak penjual makanan khas seperti mipan, kue keranjang, siomay, dan aneka chinese food.

15. Vihara Jin De Yuan

Lokasi: Petak Sembilan, Jalan Kemenangan III No 19 Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Jam buka: 06.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk: gratis

Masih di Glodok, terdapat Vihara Jin De Yuan atau Vihara Dharma Bhakti berdiri sejak sekitar 400 tahun silam dan merupakan vihara terbesar di Jakarta. Tempat ibadah ini menjadi bukti kompleksitas kehidupan masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia.

Pemandu dari Jakarta Good Guide, Huans Sholehan, menjelaskan kelompok Tionghoa pernah menjadi korban pembantaian pada 1740, yang membuat vihara ini ikut terbakar.

Kebakaran pernah terjadi di vihara ini pada 2015. Lalu, pada 2019 tempat ini pun ditata ulang agar menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi umat Konghucu maupun Buddha.

Sejarah Kota Tua Jakarta

Dikutip dari situs Pemprov DKI Jakarta, Kota Tua Jakarta dulunya disebut Oud Batavia atau yang berarti Batavia Lama. Oleh Belanda, kawasan ini digunakan sebagai pusat pemerintahan Hindia-Belanda yang memiliki luas 1,3 km persegi.

Peristiwa penting banyak terjadi di tempat ini. Pada 1528, Fatahillah dikirim Kesultanan Demak untuk menyerang Pelabuhan Sunda Kalapa pada zaman Kerajaan Hindu, Pajajaran.

Fatahillah yang berhasil merebut Pelabuhan Sunda Kalapa, mengganti namanya menjadi Jayakarta yang dalam bahasa Sanskerta berarti ‘kemenangan penuh’ atau ‘kemenangan mutlak’.

Kemudian pada 1819, Belanda (VOC) di bawah Komando Gubernur Jenderal Jaan Pieterszoon Coen (JP Coen) merebut wilayah Jayakarta dari Fatahillah. Nama Jayakarta lalu diubah menjadi Batavia untuk menghormati leluhur mereka bernama Batavieren. Dari kata Batavia inilah masyarakat di sini disebut sebagai Betawi.

VOC mendirikan pusat pemerintah Hindia Belanda di Kali Besar (Groote River). Pada 1635, VOC memperluas Batavia hingga ke tepi barat Sungai Ciliwung di reruntuhan pusat pemerintahan Jayakarta.

Pada 1942, Belanda pergi dari Indonesia dan berganti dengan kependudukan Jepang. Nama Batavia kemudian diubah menjadi Jakarta. Setelah Indonesia merdeka pada 1945, nama Jakarta masih terus dipakai.

Pada 1972, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ali Sadikin menjadikan Kota Tua sebagai situs cagar budaya melalui dekrit. Terdapat 12 gedung tua yang terancam ambruk, sehingga dilakukan revitalisasi dan hingga kini masih beroperasi dan digunakan untuk berbagai kegiatan.

Demikian tadi informasi lengkap mengenai Kota Tua Jakarta, mulai dari sejarah dan 15 tempat wisata di Kota Tua yang menarik dikunjungi. Sebelum berkunjung, jangan lupa pastikan destinasi wisata pilihan kamu dapat dikunjungi publik.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tempat Instagramable buat Cicipi Pizza Italia di Kota Hujan



Bogor

Akhir pekan, saatnya berburu tempat kuliner yang Instagramable. Di Bogor, ada spot kulineran baru yang menyajikan pizza asli Italia.

Bogor jadi salah satu kota tujuan wisatawan untuk menghabiskan akhir pekan. Kota Hujan ini menjadi pilihan bagi para pecinta kuliner. Banyak tempat menarik yang bisa dicoba.

Salah satunya adalah Altro Social Coffehouse and Kitchen. detikTravel berkunjung ke restoran ini beberapa waktu yang lalu. Altro berdiri di bangunan dua lantai yang cukup luas.


Di lantai pertama, terdapat bar dan area duduk yang nyaman dengan dekorasi pohon-pohon buatan yang terkesan hangat. Sementara di lantai dua, Altro menyediakan ruang meeting, area duduk untuk perokok dan juga area duduk untuk non-perokok.

Nama Altro sendiri diambil dari bahasa Italia yang berarti ‘berbeda’ alias different dalam bahasa Inggris.

“Filosofinya adalah kami berusaha menampilkan konsep kafe yang berbeda. Yang tidak hanya memiliki outlet yang nyaman dan estetik, tetapi memiliki makanan dan minuman yang enak dan affordable,” jelas Nur Nabila, pemilik Altro kepada detikTravel, Senin (29/7).

Altro BogorPizza yang rasanya lezat Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Salah satu menu andalan di sini adalah pizza. Ada beberapa pilihan menu pizza yang menjadi unggulan seperti quatro formaggi pizza, truffle carbonara pizza, carnivora pizza, dan pepperoni pizza.

Menu andalannya adalah pizza formaggi dengan kombinasi white cream, mushroom paste, mozzarella, gorgonzola, parmesan cheese, egg dan truffle oil yang makin memberikan cita rasa meleleh di lidah.

Selain makanan ala western, Altro juga menyajikan menu-menu nusantara, yaitu soto Betawi, rawon iga Surabaya, nasi goreng udang kecombrang, aneka ricebowl dan juga sop iga.

Untuk minumannya ada produk kopi dan non kopi, seperti Rose Sparkling hingga Pistachio Chocolate, sampai makanan penutup (dessert) seperti Cheese Cake hingga Tiramisu yang mampu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik lagi.

Altro BogorTempat Instagramable buat cicipi pizza di Bogor Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Selain rasa makanannya yang juara, Altro bisa jadi tempat nongkrong yang estetik dan Instagramable. Suasana klasik modern dengan sentuhan berkelas, bisa jadi tempat berkumpul bersama keluarga, pasangan atau teman di akhir pekan.

Salah satu pengunjung dari Jakarta bernama Hendra yang datang membawa istrinya mengaku sengaja ke sini untuk menyicipi pizza yang katanya resepnya autentik dari Italia.

“Mau cobain pizzanya. Katanya selain formaggi pizza, carnivora pizza juga jadi salah satu makanan yang direkomendasikan,” ujar Hendra.

Alamat, Jam Buka dan Harga

Altro berada di Jalan Binamarga II Nomor 2, Baranangsiang, Bogor. Lokasinya mudah dijangkau dan tidak terlalu jauh dari pintu tol Bogor.

Tempat makan pizza ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Pada akhir pekan, ada penampilan live music yang hadir dari sore hingga malam hari.

Untuk harganya, minuman kopi rata-rata Rp 30 ribuan dan paling mahal Rp 50 ribuan. Makanan pembuka (appetizer) sekitar Rp 40 ribuan, ricebowl Rp 40 ribuan, pizza dan pasta Rp 80 ribuan. Sedangkan untuk dessert, berkisar Rp 40 ribuan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ngopi di Lebak Bulus Bisa Sambil Main Futsal-Lihat Hewan di Mini Zoo



Jakarta

Melipir dari hiruk pikuk kota yang semrawut, traveler bisa ke Lebak Bulus. Ada kafe dengan kopi enak, sambil main futsal, bahkan kasih makan hewan di Mini Zoo.

Terletak di Jalan Taman Sari 1 Nomor 77, Jakarta Selatan, kafe Bandarkopi ini cukup asri dan tenang, sehingga membuat pengunjung yang datang betah untuk berlama-lama.

detikTravel berkunjung ke kafe yang posisinya sedikit masuk ke wilayah pemukiman ini pada Rabu (31/7) siang hari. Walaupun panas menyengat ubun-ubun, ketika sampai di Bandarkopi suasana langsung berubah 180 derajat.


Teduh pepohonan yang ada di sana membuat kesejukan menemani siang ini. Biasanya coffee shop akan ramai saat sore hari. Namun di Bandarkopi, sekitar pukul 11.00 WIB, pengunjung sudah mulai ramai.

Banyak spot yang bisa dijajal pengunjung untuk berfoto di sini, baik di area dalam kafe maupun area luarnya.

Bandarkopi Lebak BulusBandarkopi Lebak Bulus Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

detikTravel memilih untuk berdiam di area luar, duduk di bawah pohon-pohon jati membuat kesan seperti tengah berada di kebun dengan ditemani segelas Green Apple Yakult yang segar dengan harga Rp 35.000.

“Di sini lumayan menampilkan sesuatu yang berbeda dari yang biasa ada di Jakarta, jadi intinya lumayan menghibur karena di Jakarta penuh sesak sama tempat yang lebih konsumtif gitu ta minim ruang terbuka,” kata Sindia dari Bandarkopi kepada detikTravel.

“Kalau di sini karena emang banyak aktivitasnya, jadi mau AC-AC tetap ada kalau panas, tapi jam-jam yang udah menuju ke sore gini kan nggak terlalu panas jadi bisa di sini (area piknik),” tambah Sindia.

Berikut Beberapa spot yang bisa dinikmati di Bandarkopi:

1. Mini Zoo

Di tempat ini juga memiliki mini zoo yang bisa didatangi oleh pengunjung, terdapat beberapa jenis unggas hingga rusa-rusa yang lucu. Untuk bisa memberi makan rusa, pengunjung akan dikenakan biaya minimum di Bandarkopi seharga Rp. 150.000.

Bandarkopi Lebak BulusLihat rusa di Mini Zoo Bandarkopi Lebak Bulus Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

2. Galeri

Semesta Gallery merupakan satu di antara yang lain fasilitas di kawasan Bandarkopi. Galeri ini juga memamerkan berbagai karya yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

3. Memanah

Untuk bisa mencoba memanah di Bandarkopi ini pengunjung hanya bisa menjajalnya di hari Jumat hingga Minggu, dengan harga yang dibanderol sebesar Rp 35.000.

Bandarkopi Lebak BulusBisa piknik di Bandarkopi Lebak Bulus Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

4. Area Piknik

Bagi pengunjung yang datang ke Bandarkopi bersama keluarga dan teman-teman, ingin merasakan situasi yang berbeda. Bisa menikmati suasana sejuk dengan piknik di area hijau nan sejuk ini.

“Iya ini ada minimum spent-nya tadi juga baru tahu sih Rp 200.000 minimum spent-nya terus dapat free set up (untuk piknik),” jelas Sindia.

5. Lapangan Futsal

Ada pula lapangan futsal di kawasan ini yang bisa dinikmati oleh pengunjung, tak hanya digunakan untuk bermain bola. Lapangan ini juga bisa dinikmati oleh si kecil untuk bereksplorasi atau sekadar bermain.

Bandarkopi tak hanya menyuguhkan kesegaran dari minuman-minumannya, terdapat beberapa camilan hingga makanan berat yang bisa dicoba oleh pengunjung.

Jam Buka dan Harga

Bandarkopi buka dari hari Senin-Kamis mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Sedangkan untuk hari Jumat-Minggu, kafe ini buka dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

Rata-rata harga makanan dan minuman di Bandarkopi dibanderol mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 65.000. Traveler bisa mampir ke sini untuk menghabiskan akhir pekan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

12 Wisata Populer di Kuningan, Cocok untuk Healing dan Liburan


Jakarta

Kuningan, Jawa Barat memiliki banyak objek wisata yang cocok untuk didatangi traveler. Mulai dari telaga, curug, kolam renang, hingga gua untuk wisata rohani. Sejumlah tempat ini menawarkan panorama indah, air jernih, serta wahana seru.

Kalau kamu sedang di Kuningan dan bingung mau main ke mana, tenang karena detikTravel bakal kasih tahu deretan spot wisata menarik. Temukan rekomendasinya di bawah ini.

Rekomendasi Wisata di Kuningan

Berikut sederet tempat wisata di Kuningan yang patut untuk dikunjungi:


1. Telaga Biru Cicerem

Patung perempuan di tengah keindahan Telaga Biru Cicerem KuninganTelaga Biru Cicerem. Foto: Bima Bagaskara
  • Lokasi: Jl. Kaduela, Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 07.00-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000 per orang

Telaga Biru Cicerem termasuk destinasi wisata hits di Kuningan. Di sini, traveler bisa menyaksikan air telaga hijau kebiruan yang bening. Di dalamnya terdapat ratusan ikan besar yang berwarna nyentrik.

Aktivitas paling banyak dipilih di sini yaitu menaiki ayunan di atas telaga. Nantinya pengunjung dapat sekalian berfoto di atas ayunan dengan view telaga dan sekumpulan ikan di bawahnya. Selain itu, kamu dapat menaiki perahu untuk mengelilingi telaga dan bersantai di batuan pinggir telaga sambil memberi makan ikan.

2. Kebun Raya Kuningan

Kebun Raya KuninganKebun Raya Kuningan Foto: (Bima Bagaskara/detikcom)
  • Lokasi: Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000 (dewasa), Rp 5.000 (anak), Rp 2.500 (sepeda), Rp 5.000 (motor), Rp 10.000 (mobil), Rp 15.000 (bus/truk)

Kebun Raya Kuningan bisa dipilih kalau kamu ingin berpiknik, menjajal outbound, hingga menginap di vila berada di tengah-tengah alam hijau yang asri nan menenangkan. Di sini terdapat pula Situ Padabeunghar yang menjadi spot wahana air.

Sebagai tempat konservasi, kebun raya ini memiliki koleksi tanaman dari berbagai jenis. Di Rumah Anggrek, kamu dapat melihat 94 jenis bunga berwarna-warni. Di samping bunga dan tanaman, traveler bisa melihat bebatuan vulkanik hasil erupsi Gunung Ciremai pada masa lalu di Taman Kuning.

Cobalah naik ke menara pandang untuk menikmati keseluruhan view Kebun Raya Kuningan. Karena areanya luas, kamu dapat menunggangi kuda jika lelah berjalan kaki mengelilingi kebun raya ini.

3. Objek Wisata Cibulan

Objek Wisata Cibulan Kuningan.Objek Wisata Cibulan Kuningan. Foto: Erick Disy Darmawan
  • Lokasi: Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 07.30-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000-22.000 per orang

Objek Wisata Cibulan merupakan tempat wisata populer yang telah ada sejak 1939. Di sana terdapat dua kolam besar berkedalaman 1-2 meter berisi “ikan dewa” yang konon dikeramatkan oleh warga setempat. Di kolam ini, traveler dapat berenang bersama ikan berukuran sebetis orang dewasa itu.

Ada pula sejumlah wahana permainan, air mancur, hingga terapi ikan. Kalau lapar, terdapat resto dan food court yang menyediakan aneka makanan dan minuman.

Di sisi lain, terdapat juga petilasan dan tujuh sumur bekas peninggalan Prabu Siliwangi di sini. Ketujuh sumur yaitu sumur kejayaan, sumur keselamatan, sumur pengabulan, sumur kemuliaan, sumur cisadane (cita-cita), sumur cirencana, dan sumur kemudahan.

4. Curug Bangkong

Curug Bangkong di Kuningan, Jabar saat libur Idul Adha ramai wisatawan.Curug Bangkong di Kuningan. Foto: Bima Bagaskara/detikTravel
  • Lokasi: Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000 per orang

Curug Bangkong dapat didatangi kalau ingin menikmati segarnya air terjun alami di Kuningan, Jawa Barat. Lingkungannya asri dan suasananya juga sejuk. Arus airnya cenderung deras dan mengalir langsung ke kolam serta aliran sungai. Pengunjung tidak diperbolehkan berenang dan hanya bisa bermain air di pinggir saja. Tersedia kolam kecil untuk anak-anak.

Untuk sampai di lokasi curug, traveler perlu trekking terlebih dahulu. Jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi parkir tetapi medan jalannya cukup naik turun dan kecil. Meski begitu, lelahnya tidak akan terasa karena sepanjang rute melewati persawahan dan hamparan pepohonan hijau.

5. Woodland

Objek wisata Woodland Kuningan jadi tempat favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan.Objek wisata Woodland Kuningan. Foto: Fathnur Rohman
  • Lokasi: Jl. Ragasakti No. 130, Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan
  • Jam buka: Senin-Jumat (08.00-17.00), Sabtu-Minggu (07.30-17.00)
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000 (Senin-Jumat), Rp 20.000 (Sabtu-Minggu)

Ingin ke tempat wisata yang komplet di Kuningan? Bisa ke Woodland. Di sana pengunjung dapat menjajal sejumlah wahana dan outbond seru, berenang di kolam renang, hingga menyantap menu lezat di restonya.

Terdapat wahana flying fox, sepeda gantung, rainbow slide, kereta, perahu, panahan, berkuda, serta jeep adventure. Menariknya, kolam renang di sini berada di tengah hutan pinus dan airnya berasal dari sumber mata air langsung lho. Untuk menu hidangan di restonya banyak dan enak-enak, mulai dari nasi liwet, spaghetti bolognese, sampai barbeque dan steambot.

6. Taman Wisata Alam Linggarjati

  • Lokasi: Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 07.00-17.30
  • Harga tiket masuk: Rp 12.500-15.000

Bisa ke Taman Wisata Alam Linggarjati kalau ingin bermain wahana air seperti sepeda air, angsa boat, dan angry boat. Di sana, traveler dapat pula piknik bersama keluarga atau teman yang datang di bawah pepohonan rindang menyejukkan.

Kalau ingin berenang bisa pula mendatangi area kolam renangnya. Tapi dikenakan tiket tambahan seharga kisaran Rp 10.000 per orang. Terdapat beberapa tipe kolam dan papan seluncur.

7. Pondok Cai Pinus

Vila Pondok Cai Pinus di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, JabarVila Pondok Cai Pinus di kaki Gunung Ciremai, Kuningan. Foto: Bima Bagaskara/detikTravel
  • Lokasi: Jl. Pejambon-Sagara Hiang, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-20.00
  • Harga tiket masuk: Rp 25.000

Di Kuningan terdapat spot istana bak negeri dongeng lho, yaitu Pondok Cai Pinus. Suasananya pun kini bak di Bali dengan ornamen patung khas. Terdapat pula perahu besar yang bisa dijadikan spot foto Instagramable.

Selain itu, di Pondok Cai Pinus terdapat resto dan kafe yang menyediakan berbagai menu. Ada juga vila dengan view Gunung Ciremai dari ketinggian yang harga sewanya cukup terjangkau.

8. Telaga Nilem

Telaga Nilem Kuningan, Telaga NilemTelaga Nilem Kuningan, Telaga Nilem Foto: Melati Raya Sihotang/d’Travelers
  • Lokasi: Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.00
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

Telaga Nilem memiliki air jernih hijau kebiruan yang berasal langsung dari sumber mata air pegunungan. Traveler bisa berenang serta menaiki perahu ban karet di area telaganya ini. Lingkungannya yang asri dan suasana sejuk sangat cocok jadi tempat wisata keluarga. Di sini juga tersedia fasilitas seperti gazebo, mini resto, dan penginapan jika tertarik bermalam.

9. Wisata Cipaniis

Wisata alam CipaniisWisata alam Cipaniis Foto: Bima Bagaskara/detikcom
  • Lokasi: Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000

Lagi-lagi objek wisata air di Kuningan, yaitu Wisata Cipaniis. Di sini kamu dapat berenang di aliran sungainya yang berair bening menyegarkan dan berarus tenang. Namun, traveler harus ekstra hati-hati berenang di sana ya karena sungainya dipenuhi bebatuan besar. Tersedia penyewaan ban karet untuk bantu berenang.

10. Taman Batu Hanjuang

  • Lokasi: Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-17.00
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000 (dewasa), Rp 15.000 (anak)

Kalau mau berenang di kolam renang yang dikelilingi view bukit bebatuan, kamu bisa datang ke Taman Batu Hanjuang. Terdapat beberapa kolam renang dengan kedalaman berbeda di sini. Traveler bisa naik papan seluncur yang meliuk-liuk atau seluncuran lurus dengan ember tumpah di atasnya.

Di objek wisata ini juga ada terapi ikan yang cocok untuk mengisi waktu selagi menunggu anak berenang. Terdapat pula area playground untuk anak dengan wahana putar dan ayunan.

11. Waduk Darma

Waduk Darma KuninganWaduk Darma Kuningan Foto: Bima Bagaskara/detikcom
  • Lokasi: Kecamatan Darma, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 08.00-16.30
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000

Di Kuningan terdapat Waduk Darma yang pembangunannya selesai pada 1962. Selain untuk menampung air dan dimanfaatkan untuk keperluan pertanian serta budidaya ikan, danau buatan ini dijadikan spot wisata menarik.

Traveler dapat berkeliling waduk dengan perahu, menaiki wahana banana boat, piknik di area sekitar, hingga memancing. Bisa juga bermain mobil anak, menyewa sepeda listrik, serta kulineran di sepanjang pinggir waduk.

12. Gua Maria Fatima Sawer Rahmat

Suasana dan aktivitas peziarah di Gua Maria, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan.Peziarah di Gua Maria, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan. Foto: Fathnur Rohman/detikJabar
  • Lokasi: Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
  • Jam buka: Setiap hari 24 jam
  • Harga tiket masuk: Gratis

Gua Maria Fatima Sawer Rahmat merupakan tempat ziarah rohani bagi umat Katolik. Untuk sampai di lokasi, traveler perlu menaiki banyak anak tangga terlebih dahulu. Karena itu, kamu harus memiliki tenaga dan kondisi fisik yang prima.

Di atas dapat ditemukan patung Bunda Maria yang berada di gua kecil berhiaskan aneka tanaman dan bunga cantik. Di depannya terdapat barisan bangku untuk berdoa. Ada juga Kapel Perutusan, krusifiks, dan ornamen keagamaan lain. Lokasinya nyaman, tenang, dan hening sehingga cocok untuk berdoa.

Nah, itu tadi sederet wisata Kuningan yang patut dikunjungi saat berlibur di sana. Sebelum berkunjung, jangan lupa update informasi terkait lokasi wisata pilihan ya detikers.

Info paling baru terkait harga tiket, ketersediaan layanan, dan fasilitas memungkinkan detikers bisa piknik dengan nyaman. Apakah ada tempat wisata di Kuningan yang ingin dikunjungi detikers?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Kampung Mati yang Terkubur Erupsi Dahsyat Gunung Merapi



Sleman

Di Sleman, ada satu kampung mati yang ditinggalkan penghuninya akibat dihajar erupsi dahsyat gunung Merapi. Ini kisah dusun Bakalan yang perlu kamu tahu.

Dusun Bakalan di Argomulyo, Cangkringan, Sleman menyimpan cerita dahsyatnya erupsi gunung Merapi. Erupsi tersebut mengubur dusun yang kini sebagian wilayahnya akan menjadi Museum Terbuka Bakalan itu.

Di kawasan museum itu, hanya tersisa tembok rumah yang jadi saksi erupsi yang terjadi 14 tahun silam. Tiga bangunan masih berdiri. Dua di antaranya hanya tersisa tembok, sementara satu bangunan lagi masih utuh.


Sedangkan satu bangunan rumah lainnya sudah setengah terkubur material vulkanik dan hanya tampak bagian atas rumah.

Di luar kawasan museum, juga masih ada rumah. Setidaknya ada tiga rumah yang masih berdiri. Namun, semuanya kosong dan ditinggalkan sehingga ditumbuhi alang-alang.

“Total rumah yang ada tujuh. Dulu ada 88 KK di Dusun Bakalan ini,” kata Partono, salah satu pengelola museum sekaligus warga asli Bakalan, Selasa (30/7).

Dia mengutarakan tak ada lagi warga yang tinggal di wilayah itu. Semua terpaksa pindah karena material vulkanik mengubur seluruh kampung.

“Ya sekarang pindah ke namanya huntap Kuwang. 4,5 kilometer dari sini,” ujarnya.

Partono bercerita 5 November 2010 menjadi sejarah kelam untuk kampung itu. Partono bilang, tak semua warga selamat.

“Ada yang meninggal, tiga orang kena dampak langsung,” ucapnya.

Ketiga orang itu sebenarnya sudah diajak turun untuk mengungsi. Hanya saja, di malam nahas itu dua orang yang sudah di barak pengungsian justru memutuskan kembali.

“Mereka jam 9 malam izin pulang mengunci rumah. Tapi kami cari tidak ada. Paginya kami kembali ke sini (Bakalan) dan ketemu itu,” katanya.

Kala itu, material Merapi meluap dari Kali Gendol yang hanya berjarak kurang dari 50 meter dari kampung. Partono menceritakan, material panas setebal hampir puluhan meter yang mengubur habis kampung.

“Itu di aliran piroklastik ada tiga rumah, satu rumah terkubur dari bawah sampai atas. Satu masih kelihatan, satunya tinggal itu pintu,” ujarnya.

Kawasan aliran piroklastik Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman, yang diusulkan menjadi geopark tingkat nasional, Jumat (26/7/2024).Dusun Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

Pascaerupsi Merapi, mereka harus mengungsi selama dua bulan. Lepas itu mereka dibangunkan hunian sementara. Hanya seluas 6×6 meter per KK.

“Itu rumahnya temboknya dari bambu. Dua tahun kami menempati,” ujarnya.

Mereka kemudian kembali mengungsi karena lokasi hunian sementara dibersihkan untuk dibangun hunian tetap yang ditempati hingga saat ini.

“Baru 2012 kami bisa tinggal di huntap,” ucapnya.

Dusun Bakalan Bakal Jadi Museum Terbuka

Dusun Bakalan yang sudah terkubur material memaksa warga pindah. Endapan material Merapi oleh pemerintah kemudian dikeruk. Normalisasi sungai, sebutannya.

Akan tetapi, dari sekian banyak material yang diambil, oleh warga kemudian ada yang diselamatkan dan dijadikan tempat wisata. Kini di lokasi Museum Terbuka Bakalan, terdapat sisa aliran piroklastik yang oleh pemerintah kabupaten Sleman akan diajukan jadi situs warisan geologi.

“Ini ada beberapa timbunan erupsi termuda material erupsi Merapi 2010 ini ada dua rumah yang terpendam di sini (menunjuk sisa aliran piroklastik), yang satu kelihatan atasnya sedikit, yang satu terpendam tidak kelihatan,” ucap Partono.

Kawasan aliran piroklastik Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman, yang diusulkan menjadi geopark tingkat nasional, Jumat (26/7/2024).Dusun Bakalan di Kalurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

Dia menjelaskan bangunan museum ini sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah. Warga, lanjutnya, yang kemudian mengelola menjadi wisata.

“Tiga bulan ini banyak dari mahasiswa terutama di Jogja sering ke sini untuk kunjungan situs geologi. Dari Australia juga pernah beberapa kali ke sini,” katanya.

Selain situs geologi, di museum itu juga terdapat satu rumah yang benar-benar masih utuh. Hanya sebagian kecil saja yang terbakar.

Di dalam rumah berbentuk joglo itu, sisa abu Merapi masih menempel di dinding maupun tiang rumah. Ada juga dua tiang utama di dalam rumah yang gosong terbakar. Sisanya, seperti tak terjadi apa-apa.

“Ada satu rumah di tahun 2010 itu masih utuh, yang lain kanan kiri depan belakang hancur namun itu masih utuh terus di dalamnya ada beberapa benda peninggalan untuk sisa erupsi 2010,” ucapnya.

Partono melanjutkan, meski masih ada beberapa sisa rumah yang berdiri, tak ada satupun warga yang kembali ke dusun itu.

“Tinggal sisa rumah, yang di sini tinggal tidak ada karena warga kami kebetulan menurut, karena sini KRB jadi tidak boleh untuk tempat tinggal. Kalau usaha silakan,” pungkasnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Malang Smart Arena, Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Operasional


Jakarta

Malang Smart Arena merupakan playground indoor terbesar di Malang. Tak hanya untuk anak-anak, playground ini juga bisa dinikmati oleh orang dewasa.

Ada berbagai permainan yang diperuntukkan untuk anak-anak hingga segala usia. Sehingga, Malang Smart Arena bisa jadi tujuan untuk berlibur bersama keluarga atau teman.

Daya Tarik Malang Smart Arena

Ada banyak wahana menarik yang menjadi daya tarik Malang Smat Arena. Mengutip laman Malang Smart Arena dan Instagram resminya, berikut beberapa di antara daya tariknya:


1. Baby Playzone

Baby Playzone merupakan zona bermain untuk balita. Di area ini terdapat permainan yang atraktif dan interaktif, sehingga mampu merangsang kemampuan motorik dan sensorik anak.

2. Safari Park

Safari Park adalah area wahana yang dapat melatih ketangkasan anak. Di Safari Park, anak akan diajak untuk bergerak secara aktif bersama orang tua. Semua permainannya dirancang dengan fitur keamanan yang memastikan buah hati bisa bergerak aktif.

3. Air Coaster

Air coaster ditujukan untuk semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Wahana ini berupa seluncuran di udara yang dilengkapi denga peralatan yang aman.

4. Wild Experience

Pada area Wild Experience, wisatawan dapat merasakan sensasi berpetualang di hutan. Kawasan ini dilengkapi dengan aneka robot satwa yang bisa bergerak dan mengeluarkan suara.

5. World of Warrior

World of Warrior merupakan area halang rintang. Dengan perlengkapan keamanan, wisatawan akan melewati perjalanan yang menantang adrenalin.

6. Escape Arena

Escape arena mengajak wisatawan untuk memecahkan sebuah misi. Ada lebih dari 6 ruangan yang penuh dengan teka-teki. Wisatawan harus memecahkan kode di setiap stagenya lalu kabur dari kejaran penjahat. Jika berhasil menyelesaikan misi dalam waktu cepat maka bisa dapat popcorn gratis.

Fasilitas Malang Smart Arena

Malang Smart Arena sudah dilengkapi fasilitas yang cukup lengkap. Ada foodcourt yang menyediakan berbagai hidangan makanan hingga ruang laktasi untuk ibu menyusui.

  • Foodcourt
  • Mushola
  • Loker dan penitipan
  • Ruang laktasi.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk Malang Smart Arena berbeda saat weekday dan weekend. Ada beberapa wahana yang sudah termasuk tiket, ada juga yang memerlukan biaya tambahan.

1. Weekday

  • Reguler (Termasuk wahana gratis): Rp 70.000
  • All in (Termasuk tiket reguler+Escape arena): Rp 95.000.

2. Weekend/ Tanggal Merah

  • Reguler (Termasuk wahana gratis): Rp 90.000
  • All in (Termasuk tiket reguler+Escape arena): Rp 115.000.

Daftar wahana reguler:

  • World of warrior
  • Air coaster
  • Space balls
  • Netscape
  • Trampoline
  • Safari Park
  • Slide
  • Slam dunk
  • Baby Space
  • Mainan profesi
  • Wall climbing
  • Basket balls.

Daftar wahana berbayar tambahan:

  • Koin Games: Rp 10.000
  • Go Kart: Rp 20.000
  • Human Claw: Rp 30.000
  • Escape arena: Rp 30.000.

Lokasi dan Jam Operasional

Malang Smart Arena berlokasi di Jl. Graha Kencana Raya No. 55, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kota Malang, Jawa Timur. Adapun jam operasionalnya mulai pukul 09.00-17.00 WIB.

Itulah informasi mengenai Malang Smart Arena mulai dari daya tarik, harga tiket, lokasi, serta jam operasionalnya. Tertarik untuk liburan bersama keluarga di destinasi ini?

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Merasakan Udara Sejuk Sembari Kulineran di Danau Setu Babakan



Jakarta

Sejuk, asri, damai, dan banyak pilihan makannya. Danau Setu Babakan mempunyai semua poin itu sehingga pas banget buat berwisata keluarga.

Jika kamu warga Jakarta dan tidak mempunyai waktu banyak untuk berlibur, melipir ke ujung selatan Jakarta untuk menuju ke kawasan Setu Babakan. Selain jadi tempat wisata edukasi, Setu Babakan juga punya danau yang asyik buat dinikmati.

Weekend adalah waktu yang pas untuk bersama keluarga, Sabtu (27/7/2024), detikTravel berkunjung destinasi ini. Terlihat deretan pedagang berjualan di dekat danau, banyak pedagang yang menjual makanan khas Betawi juga makanan lainnya.


Ada toge goreng, ketoprak, laksa, soto mie hingga jajanan lainnya. Menikmati kuliner di pinggir danau dengan angin sepoy-sepoy membuat hari yang cukup panas ini, jadi tak terasa panas.

Pepohonan besar di pinggiran danau seperti atap untuk pengunjung yang duduk-duduk di dekat danau. Menjelang tengah hari, kawasan Danau Setu Babakan mulai ditinggalkan oleh para pengunjung.

Biasanya memang ramai saat pagi hari untuk sarapan dan sore hari menjelang matahari terbenam. Menurut Aep, salah satu pedagang Soto Daging Betawi, mengatakan jika pengunjung beberapa minggu ini sedang sepi.

“Iya berubah jadi sepi aja gitu, biasanya rame hari Sabtu tuh udah beberapa minggu kaya begini aja,” katanya.

Aep juga menyebut lima tahun lalu masih banyak pengunjung yang menghabiskan waktu di Danau Setu Babakan ini. Biasanya Aep sudah berjualan di area ini sedari pagi hingga sore hari pukul 18.00 WIB.

“Ya namanya tempat begini jadi nggak tentu (pengunjungnya), ya tapi ada aja yang datang mah. Saya biasa jualan dari pagi, tadi aja jam lima subuh udah di sini, jualannya ya sampai jam 5 atau jam 6 lah. Kalau sepi mah jam 5 juga udah tutup,” kata Aep.

Dari pantauan di lokasi, sekitar pukul 13.00 WIB ternyata pengunjung mulai berdatangan kembali. Banyak dari pengunjung yang membawa anak-anaknya bersantai di Danau Setu Babakan.

Ahmad mengajak istri dan anaknya untuk makan siang tepi danau ini. Dia mengatakan suasana yang adem dan pilihan makanan yang beragam jadi penentu kedatangannya.

“Ini nganter anak ke sini pengen lihat ondel-ondel terus di sini wisata budayanya juga bagus. Iya ke (danau) sekalian cari makan aja, di sini enak dan nyaman untuk nyantai-nyantai, anginnya juga sejuk,” kata warga Depok itu.

Menurut pengunjung lainnya, Tia juga mengatakan liburan ke sini karena udaranya yang sejuk. Selain itu karena tak terlalu jauh dari kediamannya juga harga yang ditawarkan oleh pedagang di sini terbilang murah.

“Sengaja datang ke sini karena udaranya sejuk, lihat danau ya terus pengen ngerasain kuliner Betawi kan banyak di sini. (Ke sini) nyari yang deket-deket aja gitu loh terus murah meriah juga,” ujar Tia.

Untuk mengganjal perut di siang hari, detikTravel pun mencoba toge goreng khas Betawi yang nikmatnya meningkat saat dipadupadankan dengan bumbu oncom. Harga seporsi toge goreng ini hanya dibanderol Rp 15.000 saja.

Kudapan lainnya juga banyak di area ini, ada cakue, kue rangi, rujak, es potong, otak-otak hingga bakso bisa jadi pilihan untuk nongkrong di pinggir danau.

Bagi yang ingin berkunjung ke Danau Setu Babakan bisa melalui jalur pintu masuk Setu Babakan atau jika ingin langsung bisa tanya warga setempat untuk jalan langsung menuju ke area danau. Udara sejuk dengan suasana yang tenang, juga beragam kulinernya bisa jadi pilihan libur dekat juga murah yang ada di Jakarta.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Jam Buka, dan Aktivitas Seru


Jakarta

Di Jombang, Jawa Timur, kamu bisa nongkrong sekaligus makan di tengah sungai yang berada di bawah pepohonan rindang lho. Tepatnya di kawasan Wisata Sumber Biru.

Kafe sungai menjadi ikon dari Wisata Sumber Biru. Pengunjung ramai datang ke sana karena ingin merasakan sensasi unik makan di sungai itu. Lokasinya yang terletak di tengah hutan rimbun pun menawarkan panorama alam asri dan suasana tenang yang pas untuk healing tipis-tipis.

Makin penasaran dengan tempat makan berkonsep alam ini? Temukan info selengkapnya mengenai Wisata Sumber Biru Jombang di bawah.


Aktivitas Seru di Sumber Biru Wonosalam

Sejumlah kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Sumber Biru Jombang, yaitu:

1. Nongkrong di Tengah Sungai

Di kawasan wisata ini terdapat banyak warung yang dikelola oleh penduduk lokal. Sejumlah kedai ini menawarkan menu yang beragam, mulai dari nasi goreng, penyetan, bakso, tahu tek, pop mie, teh tarik, hingga kopi khas wilayah setempat. Harga menunya termasuk terjangkau ya.

Setelah memesan hidangan, kamu dapat mencari spot untuk makan. Tempat duduk di tengah sungai merupakan yang paling banyak dicari karena pengunjung tentunya ingin merasakan pengalaman makan yang unik tersebut.

Traveler dapat melepas alas kaki dan duduk di atas bangku yang tersedia di tengah sungai dengan kaki terendam di air. Airnya bersih jernih serta arusnya tidak terlalu deras. Kamu perlu ekstra hati-hati karena dasar sungai dipenuhi bebatuan kecil.

2. Piknik di Bawah Pohon

Tempat duduk di aliran sungai selalu diburu para pengunjung. Karena itu, sebagian pengunjung lain tidak kebagian tempat di sana. Tapi tenang, sebenarnya kamu bisa kok menyantap makanan sembari nongkrong di spot mana saja. Traveler dapat menggelar tikar untuk duduk seperti sedang piknik di pinggir sungai atau bawah pohon teduh.

3. Makan Durian

Wonosalam dikenal sebagai wilayah penghasil durian di Jombang, Jawa Timur. Di tempat wisata ini, kamu dapat menikmati lezatnya buah durian lokal yang tiada banding. Soal harga tentunya traveler tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

4. Berenang di Kolam

Di objek wisata ini juga terdapat kolam renang. Kolamnya hanya satu dan tidak berukuran besar. Tapi kolam ini cocok banget kalau mau merasakan sensasi berenang di tengah hutan dengan suasana yang sejuk nan menyegarkan.

5. Berfoto di Alam Terbuka

Berada di alam terbuka dengan pemandangan asri tentu saja tidak boleh lupa untuk berfoto. Viewnya yang alami terawat ini bisa banget dijadikan background foto yang menawan. Kamu dapat berfoto atau berselfie ria di tengah aliran sungai saat makan, di tepi sungai ketika bermain air, atau di banyak spot bagus yang tersebar di Wisata Sumber Biru Jombang ini.

Wisata Sumber Biru beralamatkan di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Letaknya berada di kaki Gunung Anjasmoro, karena itu objek wisata ini sangat kental dengan hawa sejuk pegunungan.

Dari Alun-Alun Jombang, lokasi tempat wisata ini berjarak sekitar 33 km. Traveler dapat menjangkaunya dengan mobil atau motor melalui Jalan Anjasmoro lanjut ke Jalan Raya Mojowarno. Kalau masih bingung, bisa cek rutenya di online maps ya.

Mendekati lokasi, akses jalan cukup berliku-liku dan curam tapi medannya telah diperbagus oleh pemerintah setempat. Lebar jalan juga terbilang kecil yang muat satu kendaraan. Jadi, pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.

Waktu Operasional Sumber Biru Wonosalam

Wisata Sumber Biru Jombang buka setiap hari dari jam 08.00-17.00. Traveler dapat berkunjung ke sini pada pagi hari. Selain karena udara paginya masih sangat sejuk, kamu bisa mendapatkan tempat duduk di tengah sungai.

Hal ini lantaran pengunjung semakin banyak berdatangan menjelang siang. Sehingga nantinya mungkin kamu tidak dapat duduk di spot ikoniknya itu.

Harga Tiket Masuk Sumber Biru Wonosalam

Untuk masuk ke kawasan Wisata Sumber Biru dikenakan tiket. Harga tiket masuknya sebesar Rp 5.000-10.000. Pengunjung yang menggunakan kendaraan dikenakan biaya parkir sekitar Rp 3.000 (motor) dan Rp 10.000 (mobil).

Nah, itu tadi info lokasi, jam buka, hingga harga tiket masuk Wisata Sumber Biru Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Jadi, apakah traveler tertarik berkunjung ke sini?

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Santai Bisa, Olahraga Boleh di Tengah Kawasan Bisnis Jaksel



Jakarta

Ada spot asyik untuk nongkrong sekaligus olahraga ada di tengah kawasan bisnis di bilangan Jakarta. Dengan view gedung-gedung pencakar langit membuat tempat ini bak berada di luar negeri.

River Walk Epicentrum, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan ini begitu ikonik dan kerap dijadikan tempat untuk bersantai di tengah kota. detikTravel pun mendatangi area yang dibangun oleh mantan orang nomor satu di Jawa Barat kala itu, Ridwan Kamil.

Di tahun 2005 sebelum menjadi Gubernur Jabar, RK bersama tim yang lain bekerja sama membangun tempat yang indah ini. Didapuk sebagai arsitek dengan tangan dinginnya ia menyulap area kosong jadi tempat yang kini banyak didatangi orang-orang.


Menurut petugas keamanan wilayah Epicentrum, Purnama, mengatakan River Walk Epicentrum ini banyak dijadikan arena olahraga dan juga bersantai-santai.

“Beres (adzan) ashar tuh jam-jam empatan mulai banyak yang lari satu, dua, tiga orang, nanti jam lima udah mulai rame. Kalau pagi orang-orang biasa lari di sini jam setengah enam,” kata Purnama kepada detikTravel, Selasa (30/7/2024).

Menurut Purnama yang menikmati tempat ini bukan hanya warga apartemen di sekitaran River Walk Epicentrum saja, tapi juga warga-warga lainnya di sekitar wilayah ini juga kerap menikmati hari ini di sini. Terlebih, saat akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu.

“Kalau Sabtu-Minggu apalagi wah… orang-orang kampung pada ke sini, ada yang bawa anak, rame lah. Sabtu pagi atau Minggu pagi tuh rame,” ujarnya.

Ia juga mengingat masa sebelum pandemi Covid-19 dan sekarang ini berbeda. Kala itu Purnama menuturkan lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung ke River Walk Epicentrum ini.

Memang kawasan River Walk Epicentrum ini menyuguhkan tempat yang sejuk walaupun terletak di tengah jalan dan berada di samping Kali Cideng. Yang menariknya kebersihan kali di River Walk Epicentrum yang panjangnya sekitar 500 meter dengan lebar 8 meter ini terbilang cukup bersih dan tidak tercium bau apapun.

“Efek sebelum pandemi sama setelah pandemi beda jauh, dulu sebelum pandemi buset widih dari mana-mana datang ke sini. Orang-orang dari luar (kawasan Epicentrum) parkir motor, mobilnya di mana gitu terus ke sini, sekarang udah jarang nggak kaya dulu lagi,” kata dia.

Lelaki yang telah bertugas kawasan ini dari tahun 2016 itu, melanjutkan kalau banyak masyarakat yang menikmati River Walk Epicentrum ini hingga malam hari. Kawasan ini memang tak ada jam operasional, akan selalu hidup 24 jam.

“Nggak ada, ini kan 24 jam kawasan ini tuh. Selalu open 24 jam nggak ada penutupan, pembatasan nggak ada,” ujar dia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

7 Destinasi Wisata di Kabupaten Wonogiri


Wonogiri

Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari Waduk Gajah Mungkur hingga air terjun Girimanik, dan Soko Langit.

Bukan cuma bentangan pegunungan yang disuguhkan oleh Kabupaten Wonogiri, pantai-pantai indahnya pun dimiliki. Untuk itu jika memiliki kesempatan berkunjung ke Kabupaten Wonogiri, berikut rekomendasi wisata yang patut untuk dicoba.

Berikut tujuh objek wisata di Kabupaten Wonogiri:

1. Waduk Gajah Mungkur

Upacara HUT RI di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Kamis (17/8/2023).Waduk Gajah Mungkur Wonogiri (dok Istimewa)

Waduk yang beroperasi sebagai pembangkit listrik ini juga sebagai tempat rekreasi favorit masyarakat sekitar. Letaknya berada di Desa Sendang, terdapat beberapa aktivitas yang bisa dicoba, seperti mengelilingi waduk menggunakan perahu atau memancing.


Di Waduk Gajah Mungkur ini juga terdapat taman bunga, salah satu bunga indah yang ditanam di sana adalah bunga celosia. Di kawasan ini juga terdapat water boom, taman satwa, dan wisata gantole.

Untuk bisa menjajal Waduk Gajah Mungkur ini pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 10.000.

2. Gua Putri Kencono

Gua Putri Kencono ditemukan pada 1991. Kini, goa itu dijadikan objek wisata.

Gua Putri Kencono berada di Kecamatan Pracimantoro yang memiliki panjang 121 meter dan lebar serta lebar sekitar empat meter.

Di dalam gua tersebut dikatakan terdapat tujuh ruangan yang digunakan oleh putri dari Kerajaan Majapahit, Putri Kencana Wungu kala mengembara ke berbagai daerah. Fungsi dari beberapa ruangan itu sebagai ruang tamu, ruang kebudayaan hingga ruang keluarga.

Pengunjung yang ingin memasuki gua ini dikenakan biaya Rp 5.000 per orang.

3. Soko Langit

Padepokan Soko LangitPadepokan Soko Langit(Donypurnomo/d’traveler)

Berada di lereng Pegunungan Sewu di Kecamatan Bulukerto terdapat destinasi wisata bernama Soko Langit. Destinasi itu menjadi tempat hits wilayah itu karena memiliki kolam renang dengan latar belakang pegunungan yang indah.

Harga tiket masuk untuk bisa ke dalam destinasi ini sebesar Rp 10.000. Jika ingin berenang di kolam renang ini, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan Rp 10.000.

4. Pantai Sembukan

Pantai Sembukan Wonogiri. Foto diambil Jumat (4/11/2022).Pantai Sembukan Wonogiri (Muhammad Aris Munandar/detikcom)

Keindahan pasir putih dan tebing di sekelilingnya jadi magnet pengunjung untuk berdatangan ke Pantai Sembukan ini. lokasinya berada di Desa Sembukan, Kecamatan Paranggupito. Jarak dari pusat kota Wonogiri sekitar 1,5 jam perjalanan.

Pantai Sembukan ini juga kerap digunakan masyarakat untuk menggelar kegiatan ritual, dari cerita yang berkemabang pantai ini juga disebut sebagai petilasan raja-raja.

Untuk biaya masuk pantai, pengunjung harus membayar sekitar Rp 5.000.

5. Pantai Klotok

Pantai Klotok, Wonogiri.Pantai Klotok, Wonogiri (Sabrina Ariani/detikcom)

Pantai yang berada di Dusun Kranding, Kecamatan Paranggupito ini menyuguhkan lanskap lautan biru yang indah dan ditambah di samping kiri-kanan terdapat perbukitan. Cocok untuk pengunjung yang senang berfoto-foto dengan pemandangan alam.

Harga tiket masuk juga masih terbilang murah dengan harga Rp 5.000 saja. Dari pusat kota pengunjung harus menempuh jarak sekitar 1,5 jam untuk bisa sampai di sini, jarak yang harus dihabiskan pengunjung akan terbayar ketika sampai Pantai Klotok ini dengan keindahan alamnya.

6. Air Terjun Girimanik

Air terjun Setren Girimanik Kecamatan Slogohimo Wonogiri.Air terjun Setren Girimanik Kecamatan Slogohimo Wonogiri (Istimewa)

Jika ingin destinasi yang berbeda di Kabupaten Wonogiri, pengunjung bisa datang ke Air Terjun Girimanik yang berada di Kecamatan Slogohimo. Kawasan ini cocok sebagai tempat healing dengan suasana tenang yang ditambah gemericik air terjun.

Air Terjun Girimanik ini selain tentunya memiliki air terjun, juga pesona indahnya ditambah dengan pepohonan pinus dan pegunungan di sekelilingnya. Harga tiket masuk ke area ini juga cukup dengan kocek Rp 5.000.

7. Puncak Joglo

Di Puncak Joglo ini pengunjung bisa menikmati indahnya alam dari ketinggian, daya tarik utama di tempat ini adalah area yang pas untuk menikmati sunset dan sunrise. Letaknya tak jauh dari Waduk Gajah Mungkur di Desa Sendang.

Kawasan ini juga menyediakan aktivitas lain yang bisa dicoba oleh pengunjung yakni paralayang. Pengunjung bisa merasakan pengalaman lain dalam menikmati alam Wonogiri yang indah, untuk bisa mencoba paralayang itu pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp 400.000 dan biaya masuk area Puncak Joglo hanya Rp 5.000 per orang.

Itu adalah beberapa rekomendasi wisata di Kabupaten Wonogiri, masih banyak lagi destinasi-destinasi hits dan keren yang bisa dicoba oleh pengunjung jika melancong ke Kabupaten Wonogiri. Tunggu apa lagi yuk siapkan tabungan dan atur jadwal untuk berwisata ke Kabupaten Wonogiri.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com