Category Archives: Domestik

Mengenal Pulau Moor, Primadona Baru dari Halmahera Tengah



Patani

Nun jauh di Halmahera Tengah, ada sebuah pulau cantik yang mungkin traveler belum pernah tahu sebelumnya. Namanya pulau Moor. Mari berkenalan dengan si cantik itu.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Senin (26/8/2024), pulau Moor adalah sebuah pulau kecil yang berada tidak jauh dari Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Pulau Moor memiliki danau dan pantai yang luar biasa cantik sehingga bisa memanjakan mata bagi para pengunjungnya. Pulau Moor memiliki luas hanya sekitar 3 kilometer persegi.


Meski begitu, pulau ini memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat halus. Dijamin, pantai ini akan memanjakan kaki dan mata wisatawan yang datang liburan ke sana.

Pulau Moor dihuni oleh petani kelapa aktif yang melakukan aktifitas di sana. Jumlahnya kurang lebih 20 orang saja.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor di Halmahera Tengah Foto: (dok. Istimewa)

Selain memiliki pantai yang indah, pulau Moor memiliki laguna atau danau air laut yang cantik sekali. Laguna ini memiiki air berwarna tosca yang hanya berjarak sepuluh meter dari bibir pantai.

Bagi traveler yang hobi snorkeling dan diving, kalian dapat mengeksplorasi potensi bawah laut pulau Moor yang luar biasa cantik dan terawat dengan baik.

Cara Menuju ke Pulau Moor

Agar bisa menikmati keindahan pulau Moor, pengunjung bisa mengaksesnya melalui 2 jalur. Melalui jalan darat, lalu menyebrang dengan speedboat menuju ke pulau indah tersebut.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor di Halmahera Tengah Foto: (dok. Istimewa)

Perjalanan menuju pulau Moor memakan waktu yang lumayan lama. Perjalanan dimulai dari Sofifi menuju ke desa Patani, Halmahera Tengah melalui jalur darat, yang bisa memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam perjalanan.

Setelah menempuh jalur darat, perjalanan akan disambung dengan naik speedboat ataupun kapal body menggunakan mesin selama kurang lebih 1 jam.

Meski perjalanan yang ditempuh cukup jauh, para wisatawan akan disuguhi dengan pengalaman yang menyenangkan di jalan saat menuju Patani.

Patani tak hanya memiliki Pulau Moor yang indah untuk dikunjungi, namun banyak juga destinasi wisata lainnya yang harus para pecinta wisata sampai dan jajaki.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

12 Wisata Surabaya Terkenal 2024 yang Ramah di Kantong


Surabaya adalah salah satu kota terbesar di Indonesia, yang memiliki berbagai destinasi wisata terkenal dan menarik untuk dikunjungi.

Mulai dari kekayaan budaya, situs bersejarah, hingga keindahan alam pun ada di sini. Menjadikannya tujuan liburan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Wisata Surabaya Terkenal

Berikut adalah rekomendasi objek wisata Surabaya yang wajib dikunjungi:


1. Taman Hiburan Pantai Kenjeran

Taman Hiburan Pantai (THP) KenjeranTaman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. (Aprilia Devi)

Dilansir Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya,Taman Hiburan Pantai Kenjeran adalah destinasi wisata Surabaya, yang menyuguhkan pengalaman pesisir pantai di utara Kota Surabaya.

Keindahan pantai dengan pemandangan Jembatan Suramadu, merupakan salah satu daya tarik di tempat ini.

Selain menikmati pemandangan, traveler juga bisa bersantai sambil kulineran di foodcourt yang ada di sana. Tersedia juga playground, gazebo, anjungan, hingga tempat yang menjual souvenir produk UMKM.

  • Alamat: Jalan Pantai Lama Kenjeran No. 1, Kecamatan Bulak, Surabaya.
  • Jam buka: 07:00-16:30 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000 untuk weekdays, dan Rp 15.000 per orang di weekend.

2. Kota Lama Surabaya

Wisata Surabaya Kora LamaWisata Surabaya Kota Lama. (Deny Prastyo)

Kota Lama Surabaya adalah kawasan di sekitar Jalan Rajawali yang bangunannya didominasi oleh berarsitektur kolonial.

Dikutip dari situs Surabaya Tourism, ini adalah salah satu dari tiga “kampung lama” atau dikenal juga dengan “pertigaan”.

Daya tarik objek wisata Surabaya ini di antaranya gedung Cerutu, Taman Sejarah, Hotel Arcadia, De Javasche Bank, Bank BNI, Kantor Pos Besar Kebonrojo, Jembatan Merah, Pabrik Siropen, Misoa, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya menjadi tujuan wisata Surabaya bagi wisatawan lokal, kawasan Jalan Rajawali juga banyak dikunjungi wisatawan asing.

  • Alamat: Jalan Rajawali, Krembangan, Surabaya.
  • Jam buka: 15:00-21:00 Tersedia sesi sore dan malam.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

3. Monumen Tugu Pahlawan

Monumen Tugu PahlawanMonumen Tugu Pahlawan. (Deny Prastyo Utomo)

Monumen Tugu Pahlawan adalah salah satu landmark atau ikon kota Surabaya. Bentuk monumen ini mirip seperti “paku terbalik”, yang tingginya sekitar 40,50 meter.

Monumen ini dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan pahlawan dalam peristiwa pertempuran 10 November 1945.

  • Alamat: Jalan Pahlawan Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
  • Jam buka: Selasa-Minggu 07:00-15:00 WIB. Senin dan hari libur nasional tutup.
  • Harga tiket masuk: Rp 2.000 per orang.

4. Museum Sepuluh Nopember

Museum Sepuluh Nopember adalah salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi di Surabaya. Meski demikianMuseum Sepuluh Nopember adalah salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi di Surabaya. (Nabila Meidy Sugita)

Museum 10 Nopember adalah tempat bagi ratusan koleksi foto, senjata rampasan, dan artefak dari peninggalan pertempuran di Surabaya. Asyiknya, di sini ada fasilitas pendukung lain yakni diorama elektronik dan diorama statis.

Museum ini dibangun untuk melengkapi Monumen Tugu Pahlawan, yang dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan Pahlawan Kemerdekaan RI.

  • Alamat: Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
  • Jam buka: 08:00- 15:00 WIB (Senin tutup)
  • Harga tiket masuk: Rp 8.000 per orang. Untuk pelajar biaya masuknya gratis.

5. Ekowisata Mangrove Wonorejo

Hutan Mangrove Wonorejo SurabayaHutan Mangrove Wonorejo Surabaya. (Dhianna Puspitasari/d’Traveler)

Ekowisata Mangrove Wonorejo adalah konservasi Hutan Bakau seluas 200 hektar. Di sini, pengunjung bisa menikmati keberadaan hutan mangrove, yang juga menjadi rumah bagi ratusan spesies burung migrasi.

Lokasinya ada di Surabaya Timur. Fungsi kawasan ini berguna untuk mencegah ancaman intrusi air laut.

  • Alamat: Jalan Raya Wonorejo No.1, Kecamatan Rungkut, Surabaya.
  • Jam buka: buka setiap hari mulai dari 08:00 – 16:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: gratis.

6. Alun-alun Surabaya

Basement Alun-alun Surabaya dibuka untuk umum mulai hari ini. Area itu pun bisa jadi destinasi wisata alternatif bagi warga dan wisatawan yang kunjungi SurabayaAlun-alun Surabaya. (Deny Prastyo Utomo/detikcom)

Dulunya, Alun-alun Surabaya dikenal juga sebagai Gedung Balai Pemuda Surabaya. Sekarang, Balai Pemuda digunakan pusat kegiatan seni dan budaya.

Di kawasan ini, ada area basement dan area outdoor yang terbuka untuk publik.

Di basement, pengunjung bisa melihat area pameran dan arena skateboarding yang dibuka untuk umum. Kamu juga bisa mengisi perut di fasilitas food court di sekitar alun-alun.

  • Alamat: Jalan Gubernur Suryo No.15, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya,
  • Jam buka: Selasa-Minggu mulai dari jam 07.00 – 22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Gratis.

7. Rumah Kelahiran Bung Karno

Rumah Kelahiran Bung Karno di SurabayaRumah Kelahiran Bung Karno di Surabaya. (Zainal Effendi)

Rumah ini adalah rumah dari orang tua Bung Karno, yakni Bapak Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ibu Nyoman Rai Srimben.

Rumah Kelahiran Bung Karno menjadi objek wisata sejarah yang menyimpan koleksi perjalanan keluarga Bapak R. Soekami dan Ibu Nyoman Rai Srimben sekaligus Sukarno. Koleksi tersebut bisa dinikmati dalam bentuk video mapping dan teknologi Augmented Reality.

  • Alamat: Jalan Pandean IV No.40, Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya.
  • Jam buka: Selasa-Minggu dari jam 08:00-15:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

Bagi kamu pecinta seni, kamu bisa mengunjungi Visma Art & Design Gallery. Lokasinya strategis, karena ada di pusat kota Surabaya.

Visma Arts adalah galeri ikonik seni rupa dan desain di Indonesia yang banyak memamerkan kreasi para desainer Indonesia.Selain pameran, di sini juga ada workshop seni (berbayar), coworking space, hingga coffee shop.

  • Alamat: Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
  • Jam buka: Senin – Sabtu mulai dari jam 08:00 – 20:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

9. Museum W.R. Soepratman

Museum Museum W.R. Soepratman di Surabaya Wajib DikunjungiMuseum Museum W.R. Soepratman. (Dok situs tiketwisata.surabaya.go.id)

Museum ini menyimpan koleksi barang-barang yang berkaitan dengan W.R Soepratman, Sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia “Indonesia Raya.

Tempat ini menjadi dokumentasi sejarah berkaitan dengan perjuangannya, dalam dunia musik dan pergerakan kemerdekaan. Di sana juga ada replika biola milik Sang Maestro.

Bangunan museum ini dulunya adalah rumah milik kakak pertama W.R. Soepratman. Ia penang tinggal di rumah tersebut pada tahun 1937.

  • Alamat: Jalan Mangga No. 21 Tambaksari, Gedang Sewu, Surabaya.
  • Jam buka: Selasa – Minggu : 08.00 – 15.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

10. Romokalisari Adventure Land

Objek wisata ini baru diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) pada September 2022 lalu. Lokasinya, berada di pesisir pantai utara Surabaya.

Romokalisari Adventure Land adalah destinasi wisata menawarkan sejumlah wahana sekaligus pemandangan yang berhadapan langsung dengan laut.

Di sini, traveler bisa menikmati wahana yang terdiri dari ATV, playground, Mini Zoo, Arena Berkuda, hingga Kano dan Sekoci di mangrove dan Jetski.

  • Alamat: Jalan Romokalisari I, Kecamatan Benowo, Surabaya.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 08:00 – 17:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: gratis.

11. Taman Hutan Raya (Tahura) Lempung

Objek wisata alam Surabaya lainnya adalah Taman Hutan Raya (Tahura). Hutan kota ini cocok dijadikan destinasi untuk mengisi waktu weekend.

Di lahan seluas 1,9 heltak ini, kamu bisa melihat aneka jenis pepohonan dan juga dilengkapi dengan tambak-tambak tempat budidaya ikan.

Dari catatan detikJatim, ada beberapa pilihan Tahura di Surabaya mulai dari Tahura Balas Klumprik, Tahura Pakal I & II, Tahura Lempung, dan Sentra Pertanian Terpadu Jeruk.

  • Alamat: Jalan Lempung Perdana IV, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.
  • Jam buka: Sabtu-Minggu dari jam 8.00- 14.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: gratis.

12. Taman Suroboyo

Taman Suroboyo ramai dikunjungi sejumlah keluarga saat akhir pekan.Taman Suroboyo ramai dikunjungi sejumlah keluarga saat akhir pekan. (Aprilia Devi/detikJatim)

Taman Suroboyo adalah objek wisata terkenal yang berada di depan Sentra Ikan Bulak (SIB). Kawasan ini menempati lahan seluas 11.000 meter persegi.

Salah satu yang membuat Taman Suroboyo terkenal adalah karena di sini ada ikon Surabaya yaitu Patung Suro Boyo setinggi 25 m.

Selain itu, di area tengah tamam juga ada ruang terbuka yang bisa dipakai untuk tempat olahraga, playground, bermain sepatu roda, ataupun nongkrong menikmati suasana.

  • Alamat: Jalan Pantai Kenjeran, Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 06:00 – 21:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

(khq/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka


Sigandul View menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Temanggung. Lokasinya ada di jalur perbatasan antara Wonosobo dan Temanggung.

Sigandul View Temanggung terkenal dengan pesona alamnya yang menawan. Destinasi ini menjadi magnet bagi pengunjung, terutama yang ingin menikmati keindahan alam sambil bersantai.

Daya Tarik dan Aktivitas Seru di Sigandul View Temanggung

1. Makan dengan Pemandangan Alam yang Indah

Dilansir laman Visit Jawa Tengah, Sigandul View menawarkan konsep coffee and resto dengan panorama indah dari gunung Sumbing dan Sindoro.

Di sana, kita bisa menyegarkan mata melihat pemandangan hijau dengan udara yang sejuk.


Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pegunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022). (Eko Susanto/detikcom)

Untuk harga menu makanan dan minuman yang ditawarkannya pun cukup beragam. Mulai dari aneka coffee, teh, milk based, menu makanan Indonesia, olahan ikan, hingga snack.

Dilihat dari akun Instagram @sigandul_view, untuk menu minuman harganya mulai dari Rp 15 ribu – 25 ribu. Sementara, menu makanannya dibanderol mulai dari 25 ribuan – Rp 45 ribuan.

2. Mencoba Jembatan Kaca

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022). Jembatan Kaca di Sigandul View Temanggung. (Eko Susanto/detikcom)

Sigandul View Temanggung juga memiliki jembatan Kaca yang ada di ketinggian. Pengunjung bisa mencoba spot menarik ini. Selain sebagai spot foto, jembatan ini juga sekaligus untuk menguji nyali pengunjung, bukan?

3. Cocok untuk Liburan bersama Anak-anak

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Sigandul View Temanggung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka (Eko Susanto/detikcom)

Tak hanya cocok untuk nongkrong dan bersantai, Sigandul View juga menjadi objek wisata yang cocok untuk keluarga dan anak. Pasalnya, di sana anak-anak bisa memberi makan ikan koi di kolam dan bermain dengan kelinci.

4. Menginap di Villa

Bagi pengunjung yang ingin bermalam dan menikmati sunrise keesokan paginya, mereka bisa menginap di villa yang tersedia di sana.

Aktivitas seru lainnya yang bisa kita lakukan adalah menyewa Jeep, untuk menjelajah area sekitar Temanggung.

Alamat Sigandul View

Sigandul View berlokasi di Jalan Raya Parakan – Wonosobo, No.Km. 8, Area Sawah, Kwadungan Jurang, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Harga Tiket Masuk Sigandul View 2024

Tiket outdoor Sigandul View dihargai Rp 15.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk harga untuk menikmati jembatan kaca, taman kelinci, dan kolam Ikan.

Jam Buka Sigandul View 2024

Sigandul View buka setiap hari dari jam 07.00 – 21.00 WIB untuk weekdays. Sementara untuk weekend buka dari jam 05.00-22.00 WIB.

Fasilitas di Sigandul View Temanggung

  • Kafe & resto
  • Tempat parkir
  • Musala
  • Toilet
  • Penginapan
  • Gardu pandang.

(khq/fem)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Lebah Jakarta Timur



Jakarta

Taman Wisata Lebah di Jakarta Timur menawarkan pengalaman edukasi tentang budidaya lebah dan madu. Nikmati suasana asri dan berbagai jenis madu yang unik.

Taman Wisata Lebah memiliki area cukup luas, mencapai sekitar lima hektar. Di tempat ini suasananya begitu asri dengan area hijau terbuka dengan banyaknya pepohonan.

Sesuai dengan nama tempatnya, Taman Wisata Lebah merupakan area wisata edukasi terkait budidaya lebah, madu, dan olahan lainnya.


Untuk dapat masuk ke area ini dikenakan tarif per orangnya sekitar Rp 40.000 untuk di hari biasa dan jika datang pada weekend dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

detikTravel pun mencoba pengalaman baru wisata edukasi tentang lebah itu pada Kamis (22/8/2024). Bersama pemandu bernama Rudi detikTravel pun diajak berkeliling taman dan melihat dua jenis lebah budidaya yang ada di taman ini yakni lebah Trigona dan Apis Mellifera.

Menurut Rudi kedua jenis lebih terus memiliki beberapa perbedaan seperti secara ukuran lebah trigona lebih kecil daripada lebah mellifera. Selain itu lebih trigona juga tidak memiliki sengat, sementara lebih mellifera menyengat.

Dan madu paling banyak di jual di taman ini berasal dari mellifera yang memiliki beragam jenis madu. Ragam jenis madu dan rasa sesuai dari nektar bunga mana yang lebah itu hisap, ada dari pohon kelengkeng, rambutan, hingga kapuk.

“Misalkan ternak di perkebunan mahoni nah itu madunya terpengaruh agak sedikit ada rasa-rasa pahitnya, terpengaruh sama nektar bunganya. Misalkan kita ternak lebah di kebun kelengkeng pun dia (madu) manisnya itu lebih manis dibanding nektar bunga lain,” ujar Rudi sambil berkeliling.

Taman Wisata Lebah ini merupakan taman edukasi dari produk Madu Pramuka, taman yang berdiri sejak 2013 ini memang fokus untuk memberikan informasi tentang lebah budidaya. Dan Rudi juga mengatakan banyak pembeli Madu Pramuka itu penasaran bagaimana proses dari madu yang mereka beli.

“Kan orang suka banyak yang penasaran ‘pengen tahu dong lebah yang dipakai Madu Pramuka tuh lebah apa’ nah itu pakai lebah mellifera,” ujarnya.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lebih lengkap, Kepala Taman Wisata Lebah, Indra Gunawan, menerangkan sistem mengangon lebah yang pihaknya lakukan untuk produksi Madu Pramuka. Di mana lebah-lebah nantinya akan di bawa ke kebun buah yang sedang berbunga.

“Jadi kita sebenarnya bekerja sama dengan si pemilik kebun, mereka mendapat manfaat bunganya dipolinasi oleh si lebah sehingga hasil buahnya makin banyak. Sementara kita mendapatkan madunya, selain itu juga mereka mendapatkan biaya sewa juga proses pembuatan madunya juga jadi tahu,” kata Indra.

Taman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta timur ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Terdapat beberapa area di Taman Wisata Lebah ini, mulai dari area budidaya lebah madu, area wahana permainan anak, taman bunga pakan lebah hingga ruang edukasi.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Taman Wisata Lebah Cibubur Punya 2 Jenis Lebah Budidaya dan Terapi Sengat Lebah



Jakarta

Taman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta Timur menyajikan edukasi lebah dan madu. Di sini ada dua jenis lebah budidaya dan bisa tau manfaat madu yang dihasilkan.

Taman Wisata Lebah itu berada di Jalan Buperta No. 1 Komplek Wiladatika. Taman wisata ini memiliki memiliki toko produk yang tersohor, yakni Madu Pramuka.

Saat detikTravel berkunjung ke taman ini, Kamis (22/8/2024) Kepala Taman Wisata Lebah, Indra Gunawan, menerangkan banyak hal terkait taman edukasi yang berdiri sejak 2013 ini.


“Awalnya ingin memberikan informasi tentang apa manfaat lebah terus produk-produk lebah, terutama madu ya. Karena masyarakat banyak yang nggak tahu kalau madu itu sifat-sifatnya seperti apa, mereka kadang bertanya ‘madu asli tuh gimana’,” ujar Indra kepada detikTravel.

“Terus kita juga pengenalan tentang lebah madu itu seperti apa dan jenis lebah yang bisa dibudidaya seperti apajadi mereka tahu. Kadang-kadang nggak bisa membedakan antara lebah tawon,” dia menambahkan.

Taman Wisata Lebah, CibuburTaman Wisata Lebah, Cibubur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Di Taman Wisata Lebah ini memiliki dua jenis lebah yang disuguhkan kepada masyarakat sebagai media edukasinya, yakni Trigona dan Apis mellifera. Kedua jenis lebah itu memang diperuntukkan sebagai lebah budidaya penghasil madu.

Madu yang dijual dengan merk Madu Pramuka itu memiliki banyak jenis seperti madu kelengkeng, madu kapuk, madu rambutan, madu kaliandra hingga madu mahoni. Semua madu terus merupakan produk dari lebah mellifera setelah menghisap nektar bunga pohon tertentu.

“Jadi kalau ada madu rambutan, madu kelengkeng itu bukan berarti madunya ditambah kelengkeng yang diperas atau apa. Ini kan lebah budidaya ya jadi kita ada istilah mengangon, jadi ketika musim kelengkeng kita bawa lebahnya ke kebun kelengkeng yang sedang berbunga,” kata dia.

Lanjut Indra, madu asli memiliki banyak khasiat yang baik untuk tubuh kita terutama terkait daya tahan tubuh. Jika mengkonsumsinya secara rutin dua kali sehari, pada pagi hari saat keadaan perut masih kosong satu sendok makan dan malam hari sebelum tidur satu sendok makan.

Bagi anak-anak, Indra menganjurkan untuk satu sendok teh atau setengah sendok makan.

“Mau dicampur air boleh, air hangat ya nggak boleh panas atau air dingin yang penting cepet larut, atau langsung juga boleh.

Terapi Sengat Lebah

Kemudian, di Taman Wisata Lebah ini juga terdapat praktek sengat lebah, praktek pengobatan alternatif ini mampu mengobati berbagai penyakit. Terapis sengat lebah, Harjiyanto, menjelaskan bahwa lebah yang digunakan dalam sengat lebah ini adalah lebah mallifera.

Taman Wisata Lebah di Jakarta TimurTaman Wisata Lebah di Cibubur, Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Terapi sengat lebah ini kita menggunakan media lebah untuk menyengatkan atau memasukkan semacam serum ke dalam tubuh. Gunanya untuk memperlancar peredaran darah, kemudian untuk memperkuat syaraf, dan memulihkan syaraf-syaraf yang sudah rusak,” kata Harjiyanto.

Selain penghasil madu yang ulung, lebah mallifera juga mampu memberikan khasiat dari sengat yang dimilikinya. Menurut Harjiyanto, sengat lebah mallifera paling aman untuk dimasukkan ke dalam tubuh manusia.

“Kebanyakan orang untuk terapi itu menggunakan Apis mallifera atau jenis unggul. Kenapa? Karena (mellifera) sedang atau tidak banyak tidak terlalu banyak racunnya atau tidak sedikit. Jadi dia sedang saja, bagus untuk tubuh manusia jadi terasanya tidak terlalu sakit,” ujarnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok Buat Anak dan Keluarga


Jakarta

Candi Prambanan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta. Meski secara administrasi berada di Sleman, Yogyakarta, lokasi Prambanan berada juga berbatasan dengan Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Klaten.

Candi ini tak kalah terkenal dari Candi Borobudur. Legenda tentang Candi Prambanan juga sudah dikenal sebagai cerita rakyat Nusantara, yakni dongeng Roro Jonggrang dan seribu candi.

Selain jalan-jalan di Candi Prambanan, ada banyak tempat wisata menarik yang lokasinya tak begitu jauh. Simak artikel ini untuk mengenal daya tarik Candi Prambanan dan 10 wisata sekitar Candi Prambanan yang cocok buat anak dan keluarga.


Sejarah Wisata Candi Prambanan

Dikutip dari situs Pemkab Sleman, Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Dibangun pada abad ke-9 Masehi, Prambanan awalnya digunakan sebagai tempat persembahan tiga dewa Hindu (Trimurti) yaitu Brahma, Wishnu, dan Siwa.

Candi dibangun pertama kali oleh Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya. Hal ini dilakukan untuk menandingi Candi Borobudur dan Candi Sewu yang merupakan candi Buddha.

Sekitar tahun 930-an, candi ini ditinggalkan karena pusat pemerintahan berpindah ke Jawa Timur. Candi menjadi rusak karena tak terawat, dan runtuh diduga karena faktor alam seperti erupsi Gunung Merapi hingga gempa bumi hebat pada abad ke-16.

Penduduk sekitar meskipun tahu keberadaan candi ini, tetapi tidak mengetahui latar belakang sejarahnya. Maka muncul cerita rakyat tentang Roro Jonggrang, bahwa pembuatan candi tersebut dilakukan oleh makhluk halus.

Di masa penjajahan, sekitar 1700-an, candi ini ditemukan dan mulai dilakukan penelitian. Namun justru marak penyalahgunaan batu-batu ini yang dipakai hiasan rumah orang Belanda atau menjadi fondasi rumah warga lokal.

Pemugaran baru dimulai pada 1918 dan dirampungkan pada era Sukarno tahun 1953. Sejak 1991, Prambanan termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Di dalam kompleks prambanan terdapat berbagai candi, antara lain Candi Siwa, Candi Brahma, Candi Wishnu, Candi Nandi, Candi Garuda (Candi A), Candi Angsa (Candi B), Cand Apit, Candi Kelir, dan Candi Sudut.

Lokasi dan Harga Tiket

Lokasi Candi Prambanan berada di Dusun Karangasem, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika traveler melewati Jalan Jogja-Solo pasti akan melihat kemegahan Candi Prambanan dari kejauhan.

Dikutip dari akun Instagram Taman Wisata Candi Prambanan, harga tiketnya adalah sebagai berikut:

  • Tiket WNI atau warga dengan KITAS
    Dewasa (usia 10 tahun ke atas): Rp 50 ribu per orang
    Anak-anak (3-10 tahun): Rp 25 ribu per anak
  • Tiket WNA
    Dewasa (usia 10 tahun ke atas): Rp 400 ribu per orang
    Anak-anak (3-10 tahun): Rp 240 ribu per anak

Wisata Sekitar Candi Prambanan

Traveler mungkin tak cuma ingin berwisata di satu lokasi. Dari Candi Prambanan, kalian bisa berkunjung ke 10 tempat wisata lainnya, mulai dari tempat wisata pertunjukan, pemandangan asyik, hingga wisata dengan wahana seru.

Berikut ini 10 tempat wisata sekitar Candi Prambanan yang cocok buat anak dan keluarga:

1. Sendratari Ramayana

Pertunjukan Sendratari Ramayana BalletPertunjukan Sendratari Ramayana Ballet (Niken Pratiwi)

Lokasi: Jalan Taman Prambanan Kulon, Klurak, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY (sisi selatan kompleks Candi Prambanan).
Jam buka: 19.30 WIB
Harga tiket masuk: Rp 100 ribu hingga Rp 450 ribu

Kalau sudah sampai di Candi Prambanan, tampaknya kurang lengkap jika nggak nonton Sendratari Ramayana atau Sendratari Roro Jonggrang. Traveler tinggal pilih mau nonton cerita Rama dan Sinta (Ramayana) atau dongeng 1.000 candi (Roro Jonggrang).

Sendratari Ramayana digelar setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara Sendratari Roro Jonggrang digelar setiap Jumat. Keduanya dapat disaksikan pukul 19.30 WIB dengan durasi sekitar 1 jam.

2. Candi Ratu Boko

Ratu BokoRatu Boko (Putu Intan/detikcom)

Lokasi: Jalan Raya Piyungan-Prambanan No 2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam buka: 07.00 – 17.00 WIB.
Harga tiket masuk:

  • Tiket dewasa (10 tahun ke atas): Rp 40 ribu.
  • Tiket anak (3-10 tahun): Rp 20 ribu.
  • Tiket terusan Ratu Boko-Prambanan dewasa: Rp 85 ribu.
  • Tiket terusan Ratu Boko-Prambanan anak: Rp 40 ribu.

Dilansir dari situs borobudurpark.com, Candi Ratu Boko tidak berwujud seperti Prambanan atau Borobudur. Ratu Boko adalah reruntuhan sebuah kerajaan, maka juga sering disebut sebagai Kraton Ratu Boko.

Situs Ratu Boko diperkirakan dibangun oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha pada abad ke-8, namun diambil alih kerajaan Mataram Hindu, sehingga situs ini dipengaruhi Hindu-Buddha.

Dari sini, detikers bisa melihat pemandangan beberapa tempat sekaligus. Menghadap ke selatan, kamu bisa melihat pemandangan Yogyakarta, jika ke arah barat maka akan terlihat Gunung Merapi dan Candi Prambanan.

3. Candi Sewu

Candi SewuCandi Sewu (Rudi Chandra/d’Traveler)

Lokasi: Jalan Candi Sewu, Bener, Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Jam buka: 06.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk: sudah termasuk dalam tiket Candi Prambanan

Satu lagi wisata sejarah di sekitar Candi Prambanan yang bisa detikers kunjungi, yaitu Candi Sewu yang berada di utara Prambanan. Dilansir dari situs Pemprov DIY, candi Buddha ini lebih tua dari Candi Prambanan karena dibangun sejak abad ke-8. Ada 249 candi di kompleks Candi Sewu ini.

4. Tebing Breksi

Sandiaga awalnya meninjau lokasi di Tebing Breksi yang memajang beberapa produk UMKM dari BUMDes Sambi Mulyo.Tebing Breksi. (Kemenparekraf)

Lokasi: Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.
Jam buka: 08.00-21.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp 10.000

Tebing Breksi dahulunya adalah perbukitan dari batuan breksi yang ditutup dari aktivitas tambang. Namun daripada tidak dimanfaatkan, masyarakat menyulapnya menjadi tempat wisata.

Selain menyaksikan pemandangan menarik dari ketinggian, detikers juga bisa merasakan sensasi naik jip untuk menjelajahi bukit breksi.

5. Kids Fun Park

Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman No 99-101, Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, DIY.
Jam buka: 10.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk: mulai dari Rp 100.000

Jika mengajak anak-anak, Kids Fun menjadi salah satu pilihan agar mereka tidak bosan. Di sini, anak-anak bisa bermain seharian hingga puas dengan menjajal aneka permainan, seperti komidi putar, mobil-mobilan, kereta mini, berkeliling di taman dinosaurus, naik pesawat mainan, perahu mainan, hingga menyaksikan pertunjukan seru di kastil.

6. Waterboom Jogja

Keseruan para pengunjung yang sedang berenang di Waterboom Jogjga.Waterboom Jogja. (Instagram @waterboomjogja)

Lokasi: Jalan Utara Stadion Maguwoharjo, Jenengan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam operasional: 09.00-16.00 WIB
Harga tiket masuk: mulai Rp 45 ribu

Masih di Kabupaten Sleman, traveler juga bisa seru-seruan bermain di Waterboom Jogja. Ada berbagai wahana air seru yang bisa dimainkan, misalnya brando boomeranggo, volcano coaster, donte wild river, dan kolam ombak.

7. Obelix Hills

Obelix HillsObelix Hills (dok. Obelix Hills)

Lokasi: Dusun Klumprit I, II, Kelurahan Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.
Jam buka: 07.00-21.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp 30 ribu.

Obelix Hills menawarkan banyak spot foto instagramable. Beberapa spot foto menarik ayunan langit, Eagle Nest, dan Sky Deck. Salah satu yang wajib dicoba adalah Pottery Cave, yang berkonsep warna-warni estetik dan cantik.

Dari ketinggian, detikers juga bisa menikmati pemandangan Kota Yogyakarta sambil menikmati makanan.

8. HeHa Skyview

Objek wisata di Gunungkidul.HeHa Skyview Foto: (Instagram)

Lokasi: Jalan Dlingo-Patuk No 2, Bukit, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam buka: 08.00-21.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp 35 ribu.

HeHa Sky View adalah objek wisata di perbukitan yang menawarkan pemandangan Kota Yogyakarta. Pemandangan ini lebih indah ketika malam hari. Kamu juga bisa menyaksikan eloknya matahari terbenam dari sini.

Ada juga sejumlah spot menarik seperti Sky Glass, Sky Balloon, serta tempat panjat tebing yang aman untuk anak-anak.

9. Bukit Bintang

Lokasi: Jalan Jogja-Wonosari, Kecamatan Piyungan, Bantul.
Jam buka: 24 jam
Harga tiket masuk: gratis

Bukit Bintang menjadi salah satu tempat favorit untuk nongkrong di malam hari. Dari ketinggian, traveler bisa menyaksikan pemandangan lampu kota wilayah Yogyakarta yang berkelap-kelip seperti bintang.

Traveler juga bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu, serta aktivitas pesawat di Bandara Internasional Yogyakarta.

10. Gembira Loka Zoo

Gembira Loka ZooGembira Loka Zoo Foto: dok Humas GL Zoo

Lokasi: Jalan Kebun Raya No 2, Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam buka: 08.00-16.00 WIB
Harga tiket masuk: mulai Rp 60 ribu.

Gembira Loka Zoo adalah kebun binatang di Yogyakarta yang menarik untuk dikunjungi. Tempat ini cocok untuk mengedukasi anak tentang jenis-jenis hewan.

Tempatnya sangat luas, tetapi ada kereta yang berkeliling sehingga detikers tidak perlu capek-capek. Pada waktu tertentu, ada pertunjukan satwa seperti beruang madu, burung merak dan orang utan.

Nah, itulah tadi informasi mengenai Candi Prambanan, lengkap dengan 10 wisata sekitar Candi Prambanan yang bisa detikers kunjungi.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Waduk Cacaban di Tegal, Tempat Wisata Indah Berlatar Perbukitan Hijau


Jakarta

Waduk Cacaban di Tegal, Jawa Tengah, bisa jadi pilihan detikers yang ingin healing dan refreshing. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah dengan latar perbukitan hijau.

Tak heran jika udara sejuk dan panorama yang menyenangkan langsung ‘menyergap’ pengunjung di Waduk Cacaban, Tegal. Eloknya pemandangan makin lengkap dengan view air tenang dan pulau kecil di tengah waduk.

Waduk Cacaban awalnya adalah sarana penunjang pertanian bagi warga setempat. Namun pemandangan alam yang memukau, telah menarik perhatian masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk berwisata.


Ngapain Aja di Waduk Cacaban?

Sejumlah perahu nelayan bersandar di pinggir Waduk Cacaban yang airnya mulai menyusut di Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Volume air Waduk Cacaban untuk mengairi sekitar 7.000 hektar persawahan itu sejak lima bulan terakhir menyusut drastis dari normal 50 juta meter kubik menjadi 7,3 juta meter kubik sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya pasokan air untuk mengairi areal persawahan di wilayah Pantura. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/tom.Waduk Cacaban. (Oky Lukmansyah/Antara)

Selain pemandangan yang indah, Waduk Cacaban menyediakan berbagai fasilitas bagi para pengunjung. Aneka layanan ini bikin liburan terasa makin komplit.

Berikut beberapa aktivitas dan pelayanan yang tersedia di Waduk Cacaban, Tegal, seperti dijelaskan laman Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal:

1. Naik Perahu

Di area Cacaban, ada Pulau Gendu yang tepat berada di tengah waduk. Wisatawan bisa naik perahu menuju pulau yang bikin pemandangan Waduk Cacaban terlihat unik tersebut.

Berkendara dengan perahu memungkinkan pengunjung merasakan langsung segarnya udara di Waduk Cacaban. Sensasi inilah yang bikin Waduk Cacaban menjadi pilihan untuk refreshing.

2. Mancing dan Kulineran

Ingin makan mie rebus atau hidangan favorit lain sambil menikmati Waduk Cacaban? Tenang, wisatawan bisa mewujudkan agenda liburan ini lewat berbagai jenis kuliner yang tersedia di area waduk.

Berbagai pilihan menu dan olahan udang, ikan mujair, ikan gabus, dan sebagainya bisa dinikmati pengunjung. Wisatawan bahkan bisa memancing sendiri ikan yang akan dikonsumsi.

3. Joging atau Naik Kuda

Bagi wisatawan yang ingin melihat dari dekat hijaunya perbukitan Waduk Cacaban, kegiatan joging dan naik kuda bisa jadi pilihan. Area ini disebut mirip Bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau, naik turun, dan lebih dari satu bukit. Selain itu, tersedia sepeda listrik untuk menikmati dari dekat indahnya Waduk Cacaban.

4. Arena Permainan Anak

Tempat ini juga dilengkapi dengan area permainan anak atau playground gratis dengan beberapa permainan. Biar nggak bosan, anak-anak bisa diajak kemari untuk bermain.

5. Fasilitas

  • Area parkir luas
  • Gardu panjang atas
  • Mushola
  • Warung makan
  • Playground
  • Dermaga apung
  • Jogging track
  • Wisata hutan
  • Perahu wisata.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Bukit Teletubbies Waduk CacabanBukit Teletubbies Waduk Cacaban (detikTravel)

Lokasi Waduk Cacaban berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan jarak sekitar 11 km dari pusat kota Kabupaten Tegal, lokasi Waduk Cacaban tidak terlalu jauh atau dekat.

Jarak inilah yang memungkinkan Waduk Cacaban menjaga kondisi alam, sekaligus jadi pilihan wisata bagi warga Tegal dan sekitarnya. Waduk Cacaban bisa ditempuh dalam waktu 25 menit dari pusat kota.

Bagi yang ingin piknik di Waduk Cacaban wajib datang pukul 06.00-20.00, sesuai aturan jam operasional tempat wisata. Jangan lupa membayar tiket masuk sebesar:

  • Dewasa: Rp 9.000 (weekday) dan Rp 10.000 (weekend & hari libur)
  • Anak-anak: Rp 8.000.

Happy tamasya di Waduk Cacaban detikers, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di tempat umum saat datang hingga kembali pulang.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi Wisata di Punclut, Area Paling Hip dan Ikonik di Bandung


Jakarta

Wilayah Bandung terkenal dengan berbagai spot wisata yang hip, trendi, dan berhawa sejuk. Salah satunya adalah Puncak Ciumbuleuit (Punclut) yang berada di ketinggian lebih dari seribu meter di atas permukaan laut (mdpl).

Memasuki Punclut yang berada di bagian utara Kota Bandung, mata langsung dimanjakan dengan pemandangan yang indah dan hijau. Selanjutnya kamu bisa memilih piknik di area outdoor, mencicipi hidangan, atau sekadar healing mengamati keindahan Punclut.

Rekomendasi Wisata di Punclut

Mau ngapain aja di Punclut? Detikers bisa mempertimbangkan beberapa aktivitas dan tempat wisata berikut untuk dinikmati sendiri atau bersama keluarga. Kamu juga bisa mengunjunginya dengan teman-teman terdekat.


1. Foto-foto di WOW Sarae Hills

WOW Sarae Hills di Punclut.WOW Sarae Hills di Punclut. (Instagram @wow.saraehills)

Kawasan wisata Sarae Hills menyediakan area World of Wonder (WOW) buat yang ingin foto-foto. WOW Sarae Hills menyediakan berbagai tempat yang ikonik dari banyak negara. Misal suasana kastil khas Inggris, gerbang kemenangan Arc de Tromphe di Paris, dan Colosseum di Roma

Nggak heran detikers akan merasa keliling dunia di WOW Sarae Hills. Buat kamu yang ingin ke sini, wajib mengikuti jadwal operasional yang disebut di Instagram @wow.saraehills.

Jam buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu, Minggu, libur nasional: 08.00-17.00

Harga tiket masuk:

  • Reguler: Rp 50 ribu/orang
  • Terusan: Rp 65 ribu/orang
  • All package: Rp 80 ribu/orang.

Harga tiket bisa berubah saat libur nasional atau sesuai kebijakan pengelola. Pengunjung perlu bayar lagi untuk menikmati wahana yang tersedia di WOW Sarae Hills.

2. Main di Area Outdoor D’DieuLand

D'Dieuland di Punclut.D’Dieuland di Punclut. (Instagram @d.dieuland)

Tempat wisata ini sekarang sedang dalam perbaikan sehingga tidak menyediakan layanan. Buat detikers yang ingin berkunjung wajib pantau terus Instagramnya di @d.dieuland.

Sambil menunggu D’Dieuland kembali buka, tak ada salahnya mengulas sedikit tempat wisata keluarga ini. D’Dieuland menyediakan area outdoor untuk anak-anak, sebagai playground bersama orang tua. Tiket masuk arena permainan di luar ruangan ini adalah Rp 50 ribu per orang. Bagi yang ingin menikmati spot wisata ini, berikut jadwalnya

Jam buka: Setiap hari 09.00-22.00

Harga tiket masuk:

  • Weekday: Rp 10 ribu
  • Weekend: Rp 20 ribu

Tiket masuk belum termasuk karcis per wahana sesuai ketentuan pengelola. Selain jadwal buka, harga tiket masuk bisa berubah setiap saat sesuai kebijakan pengelola. Detikers wajib update medsos sebelum berkunjung ya.

3. Sudut Cerita

Sudut Cerita, wisata seni di BandungSudut Cerita, wisata seni di Bandung (Whisnu Pradana/detikcom)

Spot Sudut Cerita adalah bagian dari spot wisata Sudut Pandang yang menyediakan ruang wahana multimedia interaktif. Sudut Cerita bisa menjadi alternatif wisata bagi seluruh wisatawan di Punclut.

Pengunjung bisa melihat instalasi seni hasil karya seniman lokal Bandung. Di sini, pengunjung diperlihatkan hubungan manusia dengan alam yang seharusnya seimbang dan lestari. Wahana yang buka sejak Agustus 2020 ini telah menarik perhatian dari pengunjung dengan berbagai usia.

Jam buka: Setiap hari 11.00-20.00

Harga tiket masuk: Rp 50 ribu

Tiket masuk, jam buka, dan jadwal operasional lain Sudut Cerita di Pluncut bisa berubah tiap saat bergantung kebijakan pengelola. Detikers wajib pantau Instagram @sudutpandang.bdg untuk info terbaru.

4. Lihat Sunrise dan Sunset

bukitKawasan Punclut. (Ela Herdiani/d’Traveler)

Lokasi Punclut di dataran tinggi menjadikan tempat ini spot yang tepat untuk melihat sunrise dan sunset. Detikers bisa menyaksikan matahari terbit dan tenggelam di sepanjang ruas jalan Punclut.

Pengunjung bisa menikmati pemandangan alam ini tanpa perlu membayar tiket masuk. Sebelum melihat indahnya sunrise dan sunset, pastikan detiers telah memarkir kendaraan di tempat yang tepat untuk menghindari kemacetan.

5. Pemancar RRI Bandung

Menara RRI adalah spot legendaris di kawasan Punclut, Bandung. Pemancar ini bisa dikatakan menjadi saksi pembangunan dan seluruh momentum di kawasan wisata andalan Bandung. Hingga saat ini, pemancar RRI masih menjadi lokasi pilihan untuk menikmati keindahan Punclut.

6. Pasar Minggu Punclut

Sesuai namanya, pasar ini hanya membuka layanan pada hari Minggu pukul 05.00-12.00. Google Review menulis spot ini banyak menyediakan sayur, snack, pakaian, dan kebutuhan lainnya.

Tempat ini sebetulnya tidak untuk lalu lalang dan parkir motor. Namun banyak pengunjung yang menggunakan kendaraan motor, sehingga wisatawan wajib berhati-hati. Dengan berbagai pilihan spot wisata di Punclut, kamu bisa memilih yang tepat sesuai keinginan detikers.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mau Liburan ke Gunung Mas Puncak? Ini Rutenya dari Jakarta


Jakarta

Agrowisata Gunung Mas merupakan salah satu tempat wisata favorit yang ada di sekitar Kawasan Puncak, Bogor. Kebanyakan pengunjung yang datang pun berasal dari Jakarta.

Salah satu alasan kenapa banyak warga Jakarta yang datang ke Agrowisata Gunung Mas karena ingin liburan sambil healing. Lokasinya juga tidak begitu jauh dari Jakarta, sehingga objek wisata ini dipadati pengunjung terutama saat weekend dan musim liburan.

Bagi travelers yang tinggal di Jakarta dan ingin liburan bareng teman, keluarga, atau pasangan ke Agrowisata Gunung Mas, bisa banget kok! Cara paling mudah untuk bisa sampai ke tempat wisata ini adalah dengan mengendarai kendaraan pribadi.


Ingin tahu rute perjalanan dari Jakarta menuju Agrowisata Gunung Mas Puncak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Rute Jakarta – Agrowisata Gunung Mas Puncak

Agrowisata Gunung Mas Puncak berlokasi di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ada sejumlah rute yang bisa ditempuh jika travelers ingin healing ke tempat wisata ini.

Misalnya kamu berangkat dari kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Jika mengendarai mobil, detikers bisa melalui Jalan Tol Dalam Kota, kemudian masuk ke Jalan Tol Jagorawi.

Setelah itu keluar di pintu tol menuju Taman Safari/Puncak/Bandung, kemudian lanjut melalui Jalan Raya Puncak – Cianjur hingga sampai di Agrowisata Gunung Mas Puncak. Waktu perjalanannya sekitar 1,5 jam.

Lain halnya jika mengendarai sepeda motor, ada dua opsi rute perjalanan yang bisa kamu pilih. Simak selengkapnya di bawah ini:

1. Via Jalan Raya Bogor

Dari Mampang Prapatan, detikers mengambil arah ke Jalan Raya Pasar Minggu, lalu masuk ke Jalan Margonda Raya, kemudian dilanjutkan ke Jalan Raya Jakarta – Bogor.

Setelah itu, travelers diarahkan menuju Jalan Sukaraja hingga sampai di Jalan Raya Pasir Angin. Sekitar 300 meter, detikers mengambil jalan menuju Jalan Raya Puncak – Cianjur dan terus saja hingga tiba di Agrowisata Gunung Mas Puncak. Waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan.

2. Via Jalan Raya Parung

Rute ini terbilang lebih jauh karena detikers melalui Parung dan Kota Bogor. Jadi, dari Mampang Prapatan ambil arah ke Jalan Pangeran Antasari, lalu Jalan TB Simatupang, kemudian belok ke Jalan R.A Kartini.

Setelah itu, ambil arah ke Jalan Raya Parung dan terus sampai memasuki Jalan Jakarta – Bogor. Setibanya di Kota Bogor, detikers ikuti jalan menuju Jalan Raya Pajajaran hingga Jalan Raya Bogor – Sukabumi.

Di ujung jalan travelers akan menemukan pertigaan, ambil ke arah kanan menuju Jalan Raya Puncak – Cianjur. Kemudian lurus terus mengikuti jalan hingga sampai di Agrowisata Gunung Mas. Waktu tempuhnya sekitar 3 jam.

Harga Tiket Masuk Agrowisata Gunung Mas Puncak

Pengunjung yang datang ke Agrowisata Gunung Mas Puncak dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.500/orang saat weekday. Sementara saat akhir pekan tiket masuknya dibanderol Rp 20.000/orang.

Harga tiket tersebut belum termasuk tarif bermain di sejumlah wahana yang ada di Agrowisata Gunung Mas Puncak. Simak rincian harga tiket wahananya berikut ini:

  • Berkeliling kebun teh: Rp 10.000/orang.
  • Menaiki kuda: Rp 60.000/1 kilometer.
  • Rainbow slide: Rp 25.000/orang.
  • Flying fox: Rp 60.000/orang.
  • Berenang: Rp 10.000/orang.
  • ATV: Rp 160.000 (weekday) dan Rp 210.000 (weekend).

Untuk jam operasionalnya sendiri, Agrowisata Gunung Mas Puncak buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Disarankan datang sejak pagi hari agar bisa merasakan udara segar khas pegunungan sekaligus mencoba banyak wahana permainan karena belum ramai pengunjung.

Demikian penjelasan mengenai rute perjalanan dari Jakarta menuju Agrowisata Gunung Mas Puncak. Semoga dapat membantu travelers.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata di Solo yang Ramah Anak, Ada Taman-Museum


Jakarta

Solo atau dikenal dengan Surakarta memiliki sejumlah destinasi wisata menarik yang dapat dikunjungi. Sebagian tempatnya bahkan ramah anak sehingga traveler bisa mengajak Si Kecil bermain.

Sejumlah wisata ramah anak di Solo meliputi kawasan taman, alun-alun, maupun wisata edukasi seperti museum dan spot bersejarah seperti benteng. Lantas, di mana saja objek wisata tersebut? Simak di bawah ini.

10 Rekomendasi Wisata Ramah Anak di Solo

Berikut sederet wisata ramah anak di Solo yang dapat traveler kunjungi bersama Si Kecil:


1. Taman Balekambang Solo

Suasana baru Taman Balekambang Solo usai direvitalisasi, Selasa (23/7/2024).Taman Balekambang Solo. (Tara Wahyu NV/detikcom)

  • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (07.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Usai revitalisasi, Taman Balekambang Solo semakin cantik. Kini Gedung Pertunjukan, Gedung GIC & Gastronomi, dan Kolam Partini memiliki wajah baru. Banyak tempat duduk yang tersebar di taman dan di bawah pohon rindang bisa jadi spot bersantai juga. Anak-anak akan senang di sini karena terdapat sekumpulan rusa, monyet, dan angsa yang bisa dijumpai.

2. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka di Solo.Museum Radya Pustaka di Solo. (Nila Handayani)
  • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Selasa-Minggu (08.30-16.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 5.000-10.000

Museum Radya Pustaka disebut-sebut sebagai museum tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 18 Oktober 1890.

Di sini menyimpan banyak koleksi barang bersejarah seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit dan arca dari masa kerajaan Hindu-Budha. Buah hati dapat traveler ajak ke sini untuk berwisata edukasi lho.

3. Taman Sriwedari

taman sriwedari soloTaman Sriwedari Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Di Taman Sriwedari, kamu dapat mengajak Si Kecil untuk menyaksikan pentas budaya seperti pertunjukan wayang. Dengan begitu, ia akan belajar mengenal budaya di Indonesia.

Anak-anak juga pasti akan senang dibawa ke sini karena terdapat rusa, angsa, kalkun kecil, dan burung merpati yang dibebaskan. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut

4. Solo Safari

Solo SafariSolo Safari (Femi Diah/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Ir. Sutami No. 19, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Senin-Jumat (08.30-16.30 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-16.30 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 45.000-110.000

Ini adalah kebun binatang yang berada di Solo nih. Terdapat banyak koleksi satwa yang bisa dilihat di sini, mulai dari harimau, gajah, orangutan, unta, hingga kangguru. Di sini pengunjung juga dapat berinteraksi lebih dengan memberi makan hewan maupun menunggangi kuda atau unta.

5. Alun-alun Kidul Surakarta

  • Lokasi: Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: –

Alun-alun Kidul Surakarta dikenal juga dengan sebutan Alkid. Di sini pengunjung anak-anak senang sekali menyaksikan kawanan kerbau albino yang konon merupakan kerbau keramat milik Klangenan Raja.

Alun-alun juga kerap dijadikan tempat pasar malam. Berbagai wahana permainan yang bisa dinaiki seperti komidi putar dan bianglala.

6. Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres

Sejumlah tempat wisata di Kota Solo mulai dibuka saat PPKM Level 2. Taman Cerdas Jebres, Solo, Jawa Tengah, pun mulai ramai pengunjung, Minggu (14/11).Taman Cerdas Jebres di Solo. (Agung Mardika)
  • Lokasi: Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (09.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Anak pasti senang dibawa ke taman satu ini. Pasalnya, terdapat replika dinosaurus dan sejumlah patung robot besar yang dapat dijadikan spot foto di sini. Traveler juga bisa mengajak Si Kecil untuk bermain wahana permainan di area playground yang tersedia.

7. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: Rp 2.000-3.000

Si Kecil juga perlu sesekali diajak ke tempat bersejarah, contohnya Benteng Vastenburg untuk berwisata edukasi. Bangunan bekas masa kolonial Belanda telah ada sejak 1745. Kala itu, benteng ini berfungsi untuk mengawasi Keraton Surakarta yang berkuasa.

8. Taman Bendungan Tirtonadi

Taman Tirtonadi Solo.Taman Tirtonadi Solo. (Hana Gemeli Rahmawati/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: –

Sesuai namanya, taman ini berada di pinggir Bendungan Tirtonadi. Traveler dapat mengajak Si Kecil kemari untuk duduk-duduk santai di tepi bendungan, jajan, atau beli angkringan. Sebaiknya datang pada sore hari karena cuaca sudah tidak terlalu terik.

9. Ngarsopuro Night Market

Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro, Solo. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi, Laweyan, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Jumat-Sabtu (17.00-23.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Kalau ingin berwisata kuliner, traveler bisa datang ke Ngarsopuro Night Market bersama buah hati. Banyak sekali pedagang pernak-pernik, pakaian, hingga makanan dan jajanan yang dapat ditemukan di pasar malam akhir pekan ini. Terdapat live music juga yang bakal menghiburmu selama di sana.

10. Taman Sunan Jogo Kali

Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres.Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (06.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Ada lagi Taman Sunan Jogo Kali di Solo. Di sana anak-anak bisa bermain wahana playground seperti ayunan dan papan seluncur. Terdapat sejumlah spot bagus yang bisa dijadikan latar berfoto.

Kian malam taman ini semakin “hidup”. Akan ada banyak penjual kuliner dan penampilan live musik yang menghibur.

Nah, itu tadi sederet tempat wisata ramah anak di Solo yang bisa traveler datangi bersama buah hati. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke tempat mana nih?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com