Category Archives: Tokocrypto

Risalah The Fed Bikin Market Kripto Tertahan, Kinerja Bitcoin Tak Optimal

Volatilitas pasar kripto kembali meningkat disebabkan oleh The Fed yang baru saja merilis risalah rapat yang kurang menggembirakan. Investor pun masih mencari petunjuk tentang langkah selanjutnya untuk menghadapi kondisi makroekonomi yang belum stabil. Bersamaan dengan kripto, pasar saham AS pun terjadi penurunan kinerja yang tipis.

Tim Riset Tokocrypto menjelaskan laju kenaikan market kripto kembali tertahan setelah investor merespons risalah rapat dari pertemuan terakhir The Fed awal bulan Februari lalu yang dirilis pada Kamis (23/2) dini hari.

“Hasil risalah The Fed tidak memberikan banyak harapan untuk kenaikan Bitcoin (BTC), yang terpantau masih melayang pada kisaran US$ 24.500. Padahal, banyak investor yang berharap kebijakan moneter The Fed bakal lebih dovish dalam pertemuan tersebut. Namun mereka harus dihadapkan pada fakta inflasi serta propek resesi masih tetap ada,” jelas analisisnya.

The Fed Belum Melunak

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

Baca juga: Bappebti Optimis Pasar Kripto Indonesia Bangkit di Tahun 2023

Secara garis besar, risalah The Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebagian besar investor. Kenaikan suku bunga tersebut sebagai bentuk upaya meredam tingkat inflasi AS.

Hal ini juga diperkuat oleh consumer price ondex (CPI) Januari menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dan data producer price index (PPI) AS Januari melonjak tak terduga sebesar 0,7% (MoM).

Pasar kripto masih sangat berkorelasi dengan indeks saham AS. Setelah CPI bulan Januari menunjukkan inflasi lebih tinggi dari yang diharapkan dengan kenaikan 0,5%, maka risalah The Fed mengonfirmasi akan terus menaikkan suku bunga selama diperlukan untuk menurunkan inflasi sampai batas stabil.

Di samping itu, kondisi penurunan utama hari ini juga berasal dari kekhawatiran investor atas tindakan penegakan hukum terhadap industri kripto, khusus di Amerika Serikat. Investor masih melihat akan ada kelanjutan peningkatan penegakan peraturan dari US Securities and Exchange Commission (SEC) di masa depan.

Sentimen Negatif

Bitcoin zona merah
Ilustrasi market Bitcoin masuk zona merah. Foto: Getty Images.

Baca juga: Gerak Bitcoin Bentuk Pola Golden Cross, Pertanda Harga BTC Naik?

Faktor penurunan lainnya adalah investor terus membukukan keuntungan saat kinerja harga sejumlah kripto, seperti Bitcoin mengalami kenaikan. Selera investor masih menurun untuk menunggu tanda-tanda bahwa inflasi AS telah sampai puncak, atau agar The Fed memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga berukuran lebih kecil akan segera terjadi.

Selanjutnya, Indeks Dolar (DXY) juga kembali menguat sebesar 0,38%, ditutup pada level 104,496 pada penutupan kandil harian Kamis (23/2) pagi. Penurunan harga pagi ini sedikit berpengaruh pada sentimen pasar kripto. Bitcoin Fear and Greed Index turun tiga poin, ditutup pada level 56 dengan kategori Greed.

“Dari sisi analisis teknikal, volatilitas Bitcoin meningkat akibat tarik ulur dari aksi beli dan jual. Volume perdagangan BTC sedang dalam posisi tekanan jual yang tinggi, namun tak lama setelah risalah Th Fed rilis aksi beli kembali naik. Proyeksinya akan ada peningkatan harga, tapi tidak besar dalam jangka pendek,” jelas Tim Riset Tokocrypto.

Sejauh ini aksi beli masih mampu mendorong kenaikan harga dan mencegah penurunan harga lebih dalam. Sejauh ini, pergerakan harga Bitcoin masih sideways pada area supply US$ 23.988-US$ 25.198. Bitcoin sedang berjuang untuk breakout di area supply tersebut supaya berhasil bounce dan bisa melihat level baru di atas US$ 25.000.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bappebti Kemendag dan ASPAKRINDO Gelar Bulan Literasi Kripto 2023

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Asosiasi Pedagangan Aset Kripto Indoesia (ASPAKRINDO) menggelar program “Bulan Literasi Kripto.” Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi perdagangan aset kripto dengan memberikan pemahaman yang benar dan tepat di tengah masyarakat.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengatakan perdagangan ataupun investasi aset kripto memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga pelaksanaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengapresiasi kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 yang memiliki program meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan
aset kripto.

“Berinvestasi dalam aset kripto mengandung risiko yang cukup tinggi. Sesuai sifatnya, nilai aset kripto sangat volatile, bisa saja mengalami peningkatan maupun penurunan nilai yang sangat drastis dalam kurun waktu yang pendek. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang baik bagi masyarakat termasuk manfaat, potensi, dan risiko dari perdagangan aset kripto. Bulan Literasi Aset Kripto Tahun 2023 ini tentunya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan aset kripto,” jelas Zulkifli dalam sambutannya saat membuka Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2).

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

Pasar Kripto Meningkat

Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan, pasar aset kripto di Indonesia semakin meningkat.
Berdasarkan data Bappebti, pada akhir 2021 tercatat jumlah pelanggan atau pengguna aset kripto sebanyak 11,2 juta pelanggan. Angka ini meningkat 48,7 persen dibandingkan di akhir November 2022 yang tercatat sebanyak 16,55 juta pelanggan.

Jumlah investor kripto di Indonesia didominasi kaum milenial berusia antara 18—30 tahun. Berdasarkan data dari Coinfolks, terdapat enam provinsi dengan minat kripto tertinggi di Indonesia yaitu, Bali, DKI Jakarta, Banten, Yogyakarta, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat.

“Kondisi ini semua menunjukkan bahwa potensi pasar aset kripto di Indonesia masih sangat besar dan bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi salah satu pemimpin pasar aset kripto di dunia,” jelas Mendag.

Sementara itu, Perdagangan pasar fisik aset kripto di Indonesia pada 2022 mencatat nilai transaksi yang sebesar Rp 296,66 triliun. Nilai ini turun dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 859,4 triliun. Sedangkan pada 2020, nilai transaksinya sebesar Rp 64,9 triliun.

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: Bappebti: Bursa Kripto Indonesia Hadir Paling Lambat Juni 2023

Literasi Aset Kripto

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menjelaskan melalui Bulan Literasi Kripto (BLK), selain membangun pemahaman yang benar terhadap literasi aset kripto, diharapkan masyarakat dapat semakin berhati-hati dan selalu memastikan platform dan token terdaftar di Bappebti untuk mengindari tindakan penipuan yang dapat merugikan pengguna.

“Bulan Literasi Kripto diharapkan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat tentang risiko,
manfaat, dan potensi dari perdagangan aset kripto. Selain itu, dapat menciptakan awareness terkait aset kripto dan menjadi sarana untuk menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan,” tutur Didid.

Ketua ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda, menambahkan program BLK 2023 menggandeng seluruh anggota ASPAKRINDO yang berjumlah 25 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang terdaftar resmi di Bappebti. Menurutnya edukasi merupakan fokus utama dari perkembangan industri aset kripto.

“Bulan Literasi Kripto menjadi momen yang tepat untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pelanggan, calon pelanggan, dan masyarakat umum mengenai penyelenggaraan, mekanisme, dan kelembagaan dalam perdagangan pasar fisik aset kripto di Indonesia. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjangkau semakin banyak masyarakat untuk melek aset kripto adalah salah satu alternatif perdagangan komoditas,” jelas pria yang akrab disapa Manda.

Bulan Aset Kripto akan berlangsung selama satu bulan selama Februari 2023 yang diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya seminar web maupun roadshow ke kampus-kampus serta masyarakat luas, fun sport, dan turnamen eSport dan lainnya. Rangkaian acara tersebut akan digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar, baik secara luring, daring, atau hibrida.





Sumber : news.tokocrypto.com

ICCA Sukses Gelar Indonesia Crypto Consumer Summit 2023

Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) atau Asosiasi Konsumen Aset Kripto Indonesia sukses menyelenggarakan acara Indonesia Crypto Consumer Summit 2023 pada Selasa (21/2). Acara yang berkolaborasi dengan platform edukasi kripto Wagmi digelar dengan tujuan untuk memperkuat ekosistem aset kripto di Tanah Air.

Ketua ICCA, Rob Rafael Kardinal, menjelaskan acara ini merupakan event web 3 terdepan dan paling prestisius di Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan literasi bagi masyarakat, sekaligus menjadi platform bagi para pelaku industri aset kripto dan turunannya untuk mengadvokasikan perkembangan industri aset kripto dan blockchain.

“Indonesia Crypto Consumer Summit 2023 bisa menjadi platform diskusi bagi para pelaku dan konsumen kripto bersama dengan pengambil kebijakan dan pelaku industri finansial lainnya. Ini agar kita bisa menciptakan ekosistem aset kritpo yang kuat di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/2).

Bahas Isu Penting

Baca juga: Harga SOL dan HNT Naik Efek Helium akan Migrasi ke Blockchain Solana

Rob menambahkan salah satu isu penting saat ini adalah perihal Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Ia melihat, UU P2SK ini bisa semakin menjamin perlindungan investor, konsumen, dan stakeholder industri keuangan, termasuk di pasar kripto.

“ICCA sangat mengapresiasi respons pemerintah ini. Kami optimistis, dengan adanya regulasi ini mampu membawa industri aset kripto di Indonesia ke arah yang lebih sehat dan kuat,” ujarnya.

Di samping itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Bambang Soesatyo, mengungkap Indonesia Crypto Consumer Summit dapat menjawab isu-isu aktual di masyarakat perihal perdagangan kripto.

“Di antaranya adalah isu mengenai perlindungan konsumen di tengah landscape perubahan regulasi, blockchain dan berbagai peluang yang ditawarkan, hingga strategi bisnis dalam pengembangan kripto,” jelas pria yang akrab disapa Bamsoet.

Ekosistem Kripto Indonesia

Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.
Peresmian Indonesia Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI). Foto: Instagram/@bambang.soesatyo.

Baca juga: Xendit x Tokocrypto: Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Bambang menjelaskan besarnya pasar kripto di Indonesia, di satu sisi dapat dimaknai sebagai sebuah potensi ekonomi, baik sebagai peluang investasi, sebagai alternatif sumber pemasukan negara, maupun sebagai stimulus untuk memajukan perekonomian nasional.

“Itu, tentunya juga dapat dioptimalkan untuk meningkatkan peran Indonesia dalam perekonomian regional, misalnya dengan mendorong Indonesia sebagai hub kripto di wilayah Asia Tenggara. Memanfaatkan potensi pasar kripto secara optimal, perlu didorong penataan regulasi yang tidak saja penting untuk memberikan kepastian hukum kepada pelaku usaha dan perlindungan hukum bagi konsumen, namun juga untuk menjamin agar aktivitas ekonomi digital memberikan kontribusi nyata pada pendapatan negara, misalnya dari sektor perpajakan.” ujarnya.

“Kehadiran ICCA harus dapat menjadi ujung tombak dan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewadahi dan membentuk ekosistem kripto yang sehat,” pungkas Bamsoet.

Sebelumnya, ICCA juga telah mengadakan kegiatan serupa bertema “ICCA Blockchain Fest 2022” dengan tujuan untuk meningkatkan literasi publik terhadap industri blockchain dan aset kripto beserta turunan. Rob berharap, Indonesia Crypto Consumer Summit 2023 dan aktivitas serupa bisa menjadi titik sentuh bagi masyarakat dan industri aset kripto.

“Kami juga berharap melalui acara ini, masyarakat bisa secara langsung berinteraksi dengan ICCA sebagai asosiasi yang konsisten menaungi dan memperjuangkan perlindungan konsumen aset kripto,” paparnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nilai Pasar NFT Indonesia Bisa Capai Rp 200 T pada Tahun 2028

Pasar NFT Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan. Sebuah perusahaan riset Research and Markets baru-baru ini mengeluarkan prediksi nilai pasar NFT Indonesia bisa capai lebih dari Rp 200 triliun di tahun 2028.

Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dalam peta industri NFT global. Firma Research and Markets memprediksi industri NFT di Tanah Air diperkirakan akan tumbuh sebesar 50,8% secara tahunan hingga mencapai US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 lalu.

Kemudian dalam jangka panjang, diproyeksikan akan tumbuh dengan stabil dan mencatat compounded annual growth rate (CAGR) sebesar 35,8% selama 2022-2028. Nilai Pembelanjaan NFT di Indonesia akan meningkat dari US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 menjadi US$ 13.394 miliar atau sekitar Rp 200 triliun pada tahun 2028.

Ekonomi Digital

Ekonomi digital Indonesia menurut Research and Markets tengah mengarah ke Web3, Metaverse, dan Decentralized Autonomous Organizations (DAO). Akibatnya, konten kreator dari semua lapisan masyarakat menggunakan momentum yang berkembang untuk memasuki ruang kreatif industri digital yang baru tumbuh ini.

contoh ekonomi kreatif
Ilustrasi ekonomi digital.

Baca juga: Harga Ethereum Ditargetkan Capai US$ 2.000 Setelah Shanghai Upgrade

Selama 12 bulan terakhir, NFT memungkinkan konten kreator untuk memiliki kendali penuh atas konten mereka dan mendorong interaksi secara signifikan dengan komunitas mereka.

Di Indonesia, banyak seniman yang memasuki ruang NFT karena mereka terus mencari cara baru untuk mengembangkan dan memanfaatkan bakat mereka. Khususnya, Art Moments Jakarta, salah satu pengadopsi awal di ruang aset digital telah mendukung penuh ekonomi digital Indonesia dengan mengambil pendekatan hybrid live-online pada pameran di tahun 2021.

Dengan NFT mendapatkan momentum dan popularitas yang konstan di Indonesia, pemerintah juga menunjukkan minat untuk melirik keberadaan teknologi blockchain. Pengembang mengharapkan seperangkat pedoman peraturan yang lebih kuat untuk sektor aset digital di Indonesia dari perspektif jangka pendek hingga menengah.

Layanan Berbasis Blockchain dan NFT

Adopsi aset kripto, NFT, dan blockchain diperkirakan akan semakin meluas selama dua hingga tiga tahun ke depan di Indonesia. Sementara literasi digital juga akan meningkat dengan tingginya minat investasi kripto dan penggunaan NFT.

Sangat penting untuk membiasakan masyarakat umum dengan layanan berbasis blockchain dan NFT, mengingat dua sektor itu relatif baru dalam hal pengaplikasian teknologi.

TokoCare gandeng BeKind dan WeCare.id, hadirkan kolaborasi "Kado Lebaran" di bulan Ramadan. Foto: Tokocrypto.
TokoCare gandeng BeKind dan WeCare.id, hadirkan kolaborasi “Kado Lebaran” di bulan Ramadan. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Reli Bitcoin Untungkan Investor Kripto yang Baru Masuk

Secara global, brand dan bisnis telah menemukan beberapa kasus penggunaan NFT yang inovatif. Dari menggunakan NFT sebagai alat promosi untuk menciptakan awareness hingga menggunakan aset digital untuk mengumpulkan dana dengan tujuan mulia.

Di Indonesia, tren serupa terlihat di mana banyak individu dan organisasi yang mengorganisir kampanye penggalangan dana NFT untuk melawan pandemi global.

Tokocrypto, salah satu bursa kripto terkemuka di Indonesia, bermitra dengan Aldi Haryopratomo, Evan Tan, dan William Tan, dan Chef Arnold Poernomo untuk mengatur NFT kampanye penggalangan dana di Indonesia.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga SOL dan HNT Naik Efek Helium akan Migrasi ke Blockchain Solana

Solana telah mengonfirmasi bahwa Helium akan bermigrasi ke blockchain Solana. Migrasi ini akan memungkinkan Helium untuk lebih fokus dalam membangun jaringan nirkabelnya.

Pengumuman ini juga membuat harga Solana (SOL) dan Helium (HNT) meningkat terutama dalam menanggapi sentimen yang menguntungkan mengikuti perkembangan terakhir. Diperkirakan migrasi Helium juga akan meningkatkan volume penjualan NFT yang memicu retrace penting untuk Solana (SOL).

SOL telah memperoleh lebih dari 11% dalam semalam dan merupakan pemenang terbesar di antara 50 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menurut data dari Coingecko. Pada saat berita ini dimuat, SOL diperdagangkan di sekitar US$ 26,09, mundur dari level tertinggi baru 90 hari di US$ 26,96.

Sementara, token HNT Helium naik 5% dalam 24 jam terakhir dan kenaikan sebesar 27,55% dalam tujuh hari terakhir karena pedagang bereaksi positif terhadap proposal migrasi.

Efek Migrasi

Baca juga: HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

Sebelumnya pada 20 Februari 2023, akun Twitter resmi Solana mengonfirmasi bahwa jaringan Helium akan bermigrasi dari jaringan Layer-1 saat ini ke blockchain Solana.

Jaringan Helium telah mengungkapkan bahwa migrasi resmi akan terjadi pada tanggal 27 Maret dan mengacu pada peristiwa tersebut sebagai “peningkatan paling signifikan untuk skalabilitas dan keandalan Jaringan Helium” yang dikombinasikan dengan penerapan Oracles.

Migrasi ke blockchain Solana akan memungkinkan Helium mengalihkan fokusnya dari mempertahankan blockchainnya menjadi memperluas jaringan hotspot dan membangun protokol nirkabel, menurut postingan blog oleh Helium Foundation.

Solana dan Helium

Helium, jaringan perangkat IoT terdesentralisasi yang disebut “hotspot,” telah menghadapi kritik terkait skalabilitas dan ekonomi. Migrasi Solana dapat mengatasi tantangan ini, karena platform dapat menangani banyak transaksi per detik.

Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

Baca juga: Market Watch: Bitcoin Ditolak pada US$ 25 Ribu, Filecoin (FIL) Naik 30%

Ekosistem pengembang, aplikasi, dan integrasi Solana akan memberi Helium kecepatan dan skalabilitas yang diperlukan untuk menjadi “jaringan dari jaringan,” berpotensi membuka kemungkinan baru dan kasus penggunaan untuk industri Internet of Things (IoT).

Migrasi juga akan menguntungkan pemegang token karena HNT akan menjadi kompatibel dengan platform lain dalam ekosistem Solana, menambahkan utilitas untuk pemegang token HNT, MOBILE, dan IOT. Selain itu, migrasi diatur untuk menghadirkan hampir satu juta hotspot di seluruh jaringan LoRa dan 5G.

Migrasi yang berhasil dari jaringan Helium ke blockchain Solana akan mewakili penyatuan utilitas Web 3.0. Migrasi dapat mendorong kemajuan kedua jaringan dan berpotensi mengadopsi teknologi Web 3.0 di arus utama.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

Tampaknya penantian telah berakhir, smartphone blockchain pertama Solana Saga kabarnya akan segera diluncurkan pada awal Maret mendatang. Perangkat ini dimaksudkan akan menjadi ponsel yang ramah dengan kripto dan berdiri sebagai penyedia aplikasi mobile seperti Apple atau Google.

Hampir setahun yang lalu, anak perusahaan pengembang software open source Solana Labs, Solana Mobile, mengumumkan perilisan smartphone Android untuk tahun 2023. Menurut situs web-nya, pelanggan dapat menantikan pengiriman perangkat seluler Saga yang dilengkapi dengan fungsi Web3. Solana Mobile menawarkan impresi visual pertama dari ponsel blockchain melalui Twitter.

Komunitas kripto pun telah menunggu untuk menggunakan Solana mobile Saga yang diperkenalkan tahun lalu. Solana Labs sudah membuka pembelian secara pre-order di website resmi mereka.

Smartphone Canggih

Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Market Watch: Bitcoin Ditolak pada US$ 25 Ribu, Filecoin (FIL) Naik 30%

Solana Mobile menyebut Saga sebagai smartphone canggih bagi orang-orang untuk bertransaksi dengan mudah dan aman di web3, perdagangan token, NFT mint, game on-chain, akses dApps, dan lain-lain.

“Pengalaman seluler premium yang memungkinkan Anda untuk berdagang token sambil mengantri untuk minum kopi, membuat NFT di perjalanan pagi Anda, dan memiliki akses instan ke dApps yang paling Anda sukai, di mana saja, kapan saja – semuanya didukung oleh Android,” dalam pengumuman resminya.

Solana Mobile Saga memiliki dApp Store, wallet Seed Vault, toolkit pembuatan dApps Solana Mobile Stack dan Android build environment, Saga Pass, dan fitur lainnya. OSOM, perusahaan pengembangan Android terkemuka, memastikan ponsel Saga memiliki kamera, penyimpanan, prosesor, dan pengalaman perangkat keras premium lainnya yang terbaik.

Saat ini, tim Solana menyediakan Solana Pass, tiket eksklusif ke Solana Mobile Stack Ecosystem, yang menawarkan koleksi NFT rilis terbatas kepada 10.000 orang. Hanya 10.000 orang pertama yang melakukan pre-prder Saga yang akan mendapatkan NFT. Selain itu, pemegang Solana Pass akan mendapatkan ponsel mereka terlebih dahulu dan akses awal ke hadiah Saga.

Harga Solana (SOL) Naik Jelang Peluncuran

Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

Baca juga: Google Jadi Validator Jaringan Blockchain Solana

Harga Solana (SOL) terus menguat minggu ini karena para trader di tengah meningkatnya spekulasi peluncuran Solana Mobile Saga bulan ini. Harga SOL saat ini diperdagangkan pada US$ 23,60, naik 2% dalam 24 jam terakhir dan 10% dalam seminggu. Rendah dan tinggi 24 jam masing-masing adalah US$ 22,97 dan US$ 23,93.

Kinerja Solana di sisi harga tampak menguntungkan investor karena mencatat kenaikan mingguan lebih dari 12%. Menurut CoinMarketCap, pada saat penulisan, SOL memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$ 8,9 miliar.

Hal yang sama berlaku untuk metrik on-chain SOL, yang terlihat bullish. Misalnya, permintaan SOL di pasar derivatif meningkat, seperti yang ditunjukkan oleh tingkat pendanaan Binance dan DyDx.

Sentimen positif seputar SOL juga melonjak, mencerminkan kepercayaan investor terhadap SOL. Meskipun demikian, aktivitas pembangunan SOL memprihatinkan karena menurun minggu lalu, yang secara umum merupakan sinyal negatif.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto SOL di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Ditolak pada US$ 25 Ribu, Filecoin (FIL) Naik 30%

Aset kripto Bitcoin (BTC) dan Filecoin (FIL) berhasil mencuri perhatian pelaku pasar pada sepekan terakhir. Misalnya saja, Filecoin telah berhasil mendapatkan lonjakan harga dua digit.

Sementara itu, setelah meroket hampir US$ 4.000 dalam dua hari, Bitcoin akhirnya menemui beberapa perlawanan serius di US$ 25.000. Level resisten US$ 25.000 merupakan posisi yang mesti dilewati BTC agar dapat naik lebih jauh. Tak hanya itu, harga di atas US$ 25.000 terakhir kali terlihat pada pertengahan Agustus 2022 lalu.

Tim riset Tokocrypto menjelaskan salah satu faktor besar kegagalan bertahan di level resistennya itu dikarenakan investor dan trader telah membukukan keuntungan saat BTC tembus level US$ 25.000 minggu lalu, karena menghasilkan pengembalian yang mengesankan setelah berminggu-minggu konsolidasi.

“Pergerakan market kripto pada akhir pekan lalu terpantau sedan melalui fase volatil yang tinggi. Bitcoin (BTC) kembali mencoba untuk bertahan di level resisten pada harga US$ 25.000 untuk ketiga kalinya pada Minggu (19/2) malam menjelang penutupan candle weekly yang sangat menentukan, tapi tak berlangsung lama harga terkoreksi,” dalam penjelasannya.

Token Filecoin (FIL)

Ilustrasi aset kripto Filecoin (FIL).
Ilustrasi aset kripto Filecoin (FIL).

Baca juga: Survei: Banyak Generasi Milenial Memandang Bitcoin sebagai Safe Haven

Sebagian besar altcoin juga telah menelusuri kembali mengikuti kenaikan harga terbaru, dengan beberapa pengecualian. FIL berdiri sebagai pemenang paling signifikan saat ini.

Token Filecoin (FIL) naik tajam pada hari Jumat (17/2), menurut data dari CoinMarketCap. Lompatan tersebut memicu kegembiraan media sosial tentang peluncuran Filecoin Virtual Machine (FVM) blockchain pada 1 Maret mendatang, sebuah platform software yang akan memperkenalkan smart contract dan memungkinkan pengembang merancang aplikasi terdesentralisasi di jaringan Filecoin.

Penambahan FVM ke Filecoin akan membuat jaringan menjadi blockchain layer 1 yang lengkap. Filecoin menjanjikan platform software tersebut akan mendukung serangkaian aplikasi yang dapat diprogram pengguna seperti penyimpanan abadi, replikasi penyimpanan, dan otomatisasi perbaikan, serta mempertaruhkan cairan melalui hadiah blok.

Platform ini juga memiliki kemampuan untuk mendukung pembuatan organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang berpusat pada data, yang akan memfasilitasi transaksi pay-per-view dan pembuatan game Web3, di antara aplikasi lainnya.

FVM akan dapat dioperasikan dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan Filecoin untuk membentuk jembatan lintas rantai yang memungkinkan crypto fund berpindah dari satu jaringan blockchain ke jaringan lainnya. Kompatibilitasnya dengan EVM dan blockchain lapisan 2 juga akan menurunkan gas fee pengguna dan meningkatkan kecepatan transaksi, yang diharapkan Filecoin akan meningkatkan pengadopsiannya oleh komunitas keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Harga FIL melonjak dari US$ 5,38 ke level tertinggi US$ 7,82. FIL diperdagangkan pada US$ 8,61 pada saat artikel terpublikasi, naik 132,84%.

Sentimen Market

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: BLK 2023: Tips Investasi Aset Kripto yang Aman Bagi Pemula

Dari sisi sentimen makroekonomi, pekan ini belum bisa disebut sebagai minggu tenang. Pasalnya ada dua agenda penting, yaitu risalah FOMC The Fed dan inflasi PCE. Data inflasi AS yang diawasi ketat The Fed serta risalah kebijakan terbaru The Fed akan menjadi sorotan pada pekan ini. Risalah The Fed akan rilis pada Rabu (22/2) dan Data PCE akan keluar pada Jumat (24/2).

Jadi sebelum agenda penting yang bisa menggambarkan situasi markoekonomi di AS itu rilis, investor dan trader diharapkan bisa fokus akumulasi dan masuk ke pasar. Dari sisi timeline, awal pekan ini adalah momen yang tepat untuk mengakumulasi kripto.

“Pelaku pasar juga harus mewaspadai tindakan dan komentar dari drama U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) yang ingin melakukan pengetatan regulasi kripto di AS. Oleh karena itu, bisa saja market bergerak sideways atau datar imbas investor yang masih khawatir dengan masa depan market kripto di AS,” jelas tim riset Tokocrypto.

Sentimen bearish pun masih kuat. Ini terlihat dari posisi indeks dolar AS (DXY) yang masih menguat di level 104.06 (+0.19%) pada Senin (20/2). Sementara, Bitcoin Fear and Greed Index juga turun dari level 60 ke 58, walaupun masih di kategori Greed pada Senin pagi ini. Pelaku pasar kripto masih menunggu pergerakan impulsif dari para whale untuk mengakumulasi Bitcoin dan altcoin.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Fresh Graduate Harus Tahu Skill Paling Dibutuhkan di Industri Blockchain

Teknologi Blockchain telah mencipatakan lapangan kerja baru di era digital saat ini. Hal yang menjadi banyak pertanyaan adalah skill apa yang dibutuhkan untuk masuk ke industri blockchain yang masih tergolong baru, terutama bagi fresh graduate.

Berbicara tentang blockchain yang menjadi tren terbaru, bisa melihat banyak perusahaan di seluruh dunia sudah menginvestasikan jutaan untuk teknologi ini. Jika ingin memposisikan diri menjadi yang terdepan di masa depan, harus memahami blockchain dan mendapatkan talenta terbaik.

Seperti halnya teknologi atau pasar baru, menemukan pengembang blockchain yang sempurna dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat dapat menjadi tantangan bagi pemberi kerja. Padahal peluang ekonomi sangat besar bahkan menurut riset, industri blockchain dapat mencapai total kapitalisasi pasar sekitar US$ 163,8 miliar pada tahun 2029.

Butuh Talenta

Event ZOOMINAR "Blockchain 101" bersama Binance Academy, Digitalogi & Coinfolks pada Kamis (16/2). Sumber: Tokocrypto.
Event ZOOMINAR “Blockchain 101” bersama Binance Academy, Digitalogi & Coinfolks pada Kamis (16/2). Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

Pencarian online untuk pertanyaan seperti “Apa itu teknologi blockchain?” dan “peluang karir blockchain” telah meningkat secara konsisten dalam data pencarian Google. Pengeluaran di seluruh dunia untuk solusi blockchain mencapai US$ 11,7 miliar pada tahun 2022 dan dapat meningkat menjadi US$ 19 miliar pada tahun 2024. Teknologi Blockchain dapat membantu lembaga keuangan dalam menghemat hampir US$ 12 miliar per tahun.

Praktisi Blockchain, Ali Akbar, mengatakan secara umum saat ini marak seseorang yang masuk dunia blockchain melalui trading kripto. Berangkat dari itu, akan timbul rasa penasaran akan manfaat dan adopsi teknologi blockchain yang luas.

“Biasanya orang yang masuk ke blockchain itu untuk trading. Tapi sekarang siapa pun bisa belajar. Orang (lulusan) dari marketing bisa belajar blockchain. Developer bisa coding boleh masuk blockchain. Hal penting adalah selalu belajar dan pahami apa yang dipelajari. Akses belajar tentang blockchain sangat terbuka saat ini,” Kata Ali dalam acara Zoombinar “Blockchain 101” yang digelar Kamis (16/2).

Passion di Industri Blockchain

Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

Baca juga: Xendit x Tokocrypto: Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Aspek terpenting dalam memilih tempat belajar teknologi blockchain akan fokus pada hasil pembelajaran mereka. Akankah kursus blockchain membantu seseorang mencapai manfaat apa pun untuk karier di blockchain?

Kursus yang pilih untuk mempelajari dasar-dasar blockchain hanya dapat menawarkan manfaat untuk memulai perjalanan. Setelah dasar-dasarnya, diperlukan juga untuk mendalami konsep teknis dan berbagai komponen penting dalam ekosistem blockchain.

Semua konten edukasi terkait blockchain yang lengkap tersedia di Binance Academy. Adam Smurthwaite, Growth Manager Binance Academy, menjelaskan pada dasar skill atau keterampilan yang dibutuhkan oleh industri blockchain sama dengan industri lainnya di era web 2.0.

“Hampir semua pekerjaan yang ada sekarang di zaman web 2.0 akan ada juga di era web 3.0. Secara keseluruhan kita akan melakukan hal yang sama dan membutuhkan skill yang sama seperti sekarang. Terlebih kamu yang gemar coding dan menjadi developer akan memiliki jalan yang mudah untuk mengerti blockchain,” jelas Adam di acara yang sama.

Untuk memulai mempelajari tentang blockchain dan aset kripto bisa menggunakan platform Binance Academy. Platform edukasi tersebut memiliki misi untuk memberikan edukasi mengenai potensi transformatif dari aset kripto dan teknologi blockchain.

Binance Academy menawarkan lebih dari 280 artikel dan sejumlah video yang mencakup segala hal mulai dari keamanan komputer hingga ekonomi, yang tersedia dalam 21 bahasa. Panduan tersebut dibuat untuk memperkenalkan kepada semua orang secara ringan beberapa konsep utama yang dibutuhkan untuk memulai perjalanan di dunia teknologi blockchain.



Sumber : news.tokocrypto.com

Banyak Generasi Milenial Memandang Bitcoin sebagai Safe Haven

Aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) sudah terlihat sebagai investasi yang menjanjikan di masa depan. Sebuah survei terbaru bahkan menyebutkan banyak generasi milenial yang memandang Bitcoin sebagai safe haven dari investasi mereka.

Sebuah studi oleh BanklessTimes mengungkapkan bahwa 67% responden berusia 27-42 menganggap Bitcoin sebagai instrumen yang aman untuk investasi.

Jajak pendapat sebelumnya menunjukkan bahwa kaum milenial adalah salah satu kelompok demografis paling aktif di ruang kripto dan memiliki pandangan yang lebih ramah daripada generasi yang lebih tua.

Investasi Aman

Dikutip Crypto Potato, sebanyak 67% dari generasi milenial yang disurvei menganggap BTC sebagai tempat yang aman karena sifatnya yang terdesentralisasi dan batas pasokan tetap.

Menurut Jonathan Merry, CEO BanklessTimes, aset kripto utamanya adalah instrumen investasi vital bagi kaum milenial karena menawarkan kebebasan finansial dan memungkinkan mereka melakukan diversifikasi di saat ketidakpastian ekonomi.

Mereka yang lahir antara tahun 1981-1996 lebih terbuka terhadap inovasi digital dan lebih cenderung berurusan dengan BTC daripada Generasi X dan Baby Boomers. Individu yang lebih tua tetap dominan konservatif dengan tetap berpegang pada mata uang fiat dan mengekspresikan skeptisisme terhadap sektor kripto.

Ilustrasi generasi milenial semakin tertarik investasi aset kripto.
Ilustrasi generasi milenial semakin tertarik investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Bitcoin Menuju Level Harga Tertinggi 6 Bulan, Akankah Terus Naik?

Sebagian besar milenium yang berpartisipasi dalam survei percaya bahwa Bitcoin akan menjadi arus utama di tahun-tahun berikutnya. Mereka juga melihatnya sebagai alat moneter yang lebih baik daripada Dolar AS, Euro, atau mata uang nasional lainnya.

Bitcoin Menarik Minat

Sifat aset Bitcoin yang terdesentralisasi dan batas persediaan yang terbatas tampaknya menjadi manfaat paling penting bagi kelompok demografis untuk mengklasifikasikannya sebagai instrumen investasi yang aman atau safe haven.

Berada di luar jangkauan bank sentral berarti Bitcoin bukan subjek dari kebijakan moneter yang meragukan yang diperkenalkan oleh pemerintah. Pasokan maksimum 21 juta koin yang pernah ada membuat banyak orang percaya bahwa itu bisa berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Kelangkaan juga dapat meningkatkan valuasi USD aset di masa mendatang jika permintaan tetap sama atau meningkat.

Di sisi lain, banyak bank sentral mencetak uang dalam jumlah besar selama krisis COVID-19 untuk mendukung rumah tangga dan bisnis tertutup. Langkah tersebut, antara lain, mendorong rekor inflasi di banyak negara. Tingkat di AS mencapai 9,1% pada Juni tahun lalu, tertinggi empat dekade.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Xendit x Tokocrypto: Kolaborasi Bangun Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Milenial dan Kecintaan Kripto

Studi lain yang dilakukan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa hampir 50% miliader milenial telah menginvestasikan setidaknya seperempat dari kekayaan mereka dalam aset kripto.

36% generasi milenial dan 51% Generasi Z bersedia menerima sebagian dari gaji mereka dalam Bitcoin pada November 2021. Saat itu, aset kripto utama diperdagangkan sekitar US$ 65.000 (cukup dekat dengan harga tertinggi sepanjang masa hampir US$ 70 ribu).

Terlepas dari bear market pada tahun 2022, kelompok demografis tidak kehilangan minat pada kelas aset. Survei Alto dari musim panas lalu mengungkap bahwa 40% dari generasi milenial AS adalah HODLers. Mereka juga memandang kripto sebagai alat investasi yang lebih menarik daripada reksa dana.

Selain itu, 45% generasi milenial dan 46% Gen Z mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam aset digital sebagai bagian dari rencana pensiun mereka.



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah 5 Manfaat Fitur Order Book Tokocrypto!

Sebagai trader pemula, tentulah Anda sering mengalami kesalahan dalam menentukan harga jual atau beli saat trading aset kripto. Tidak jarang juga jika Anda pernah mengalami kerugian karena harga pasar yang secara tiba-tiba mengalami kenaikan atau penurunan. Kini Anda tidak lagi perlu khawatir, karena Anda hanya perlu memanfaatkan fitur order book yang telah disediakan oleh Tokocrypto!

Kenali Fitur Order Book Tokocrypto

Selain fitur private trading dan listing 5 stable coin, Tokocrypto memiliki fitur lainnya yang memberikan kemudahan untuk Anda sebagai trader pemula yaitu, fitur order book.

Fitur order book pada Tokocrypto adalah fitur untuk untuk melakukan penawaran harga jual atau beli aset kripto pada harga tertentu sesuai dengan yang Anda inginkan. Melalui fitur order book ini, transaksinya hanya akan terjadi ketika menyentuh pada angka yang telah kita tentukan tersebut, sehingga Anda tidak harus selalu memantau kondisi harga terus-menerus.

Dalam order book di Tokocrypto, terdapat istilah taker dan maker. Taker adalah sebutan untuk trader yang melakukan jual atau beli aset kripto dengan harga yang telah tersedia. Sedangkan maker adalah sebutan untuk trader yang melakukan transaksi jual atau beli dengan menggunakan harga yang diinginkan. 

Setelah mengetahui cara bekerja fitur order book di atas, mari berkenalan dengan manfaat yang akan Anda rasakan ketika menggunakan fitur tersebut!

Manfaat Order Book di Tokocrypto

1. Mempermudah dalam Penyusunan Trading Plan

Dengan fitur ini, Anda akan mengalami kemudahan dalam menyusun strategi trading setelah menganalisa pergerakan arah pasar.

Tak hanya itu, fitur order book ini mempermudah para trader pemula. Jadi, jika Anda adalah trader pemula, Anda juga bisa sambil mempelajari penyusunan strategi yang tepat untuk melakukan trading.

2. Mendapatkan Harga Terbaik

Setelah Anda menganalisa pergerakan arah pasar, Anda dapat langsung mempraktikan strategi yang Anda susun dengan menentukan harga sesuai dengan keinginan Anda.

Dengan fitur order book dan strategi trading yang tepat, Anda akan mendapatkan harga yang terbaik. Anda juga dapat meminimalisir risiko, jika secara tiba-tiba harga tersebut mengalami perubahan yang tidak diinginkan. Hal yang Anda perlu lakukan hanya meletakkan pesan order aset kripto.

3. Trading dengan Nyaman Tanpa Rasa Khawatir

Anda dapat langsung meletakkan order jual di bawah harga beli ataupun meletakkan order jual di atas harga beli sebagai target tanpa harus khawatir jika terjadi penurunan dan kenaikan pada harga pasar.

Selain itu, jika Anda adalah trader pemula, fitur ini membantu Anda meminimalisir kerugian yang sering dialami oleh trader pemula.

4. Menghemat Waktu

Jika Anda melakukan day trading, fitur ini mempermudah Anda untuk melakukan aktivitas lainnya. Bahkan Anda dapat melakukannya sambil bekerja sehari-hari tanpa perlu selalu berada di depan layar saat trading selama 24 jam.

5. Trading Terasa Menyenangkan

Keempat manfaat yang Anda rasakan di fitur inilah yang menjadikan pengalaman trading Anda akan terasa menyenangkan. Selain itu, dengan kemudahan yang ditawarkan oleh fitur order book dari Tokocrypto, Anda tidak perlu takut untuk memulai trading jika belum memiliki portofolio.

Anda juga dapat bebas memilih ingin menjadi taker atau maker sesuai kebutuhan. Anda juga mendapatkan kebebasan untuk membeli atau menjual aset kripto sesuai dengan harga yang Anda inginkan.

Nah, itulah manfaat order book yang ada di Tokocrypto. Segera rasakan manfaat fitur order book yang tersedia Tokocrypto dan jangan lupa untuk download aplikasinya di playstore atau appstore! Salam to the moon!



Sumber : news.tokocrypto.com