Category Archives: Tokocrypto

DEX Yang Berasal Dari Meme Coin Shiba Inu

Siapa yang tidak tahu dengan Shiba Inu, sebuah meme coin yang terkenal dengan gambar anjing kecil Shiba yang sangat menggemaskan. Nah, pada pertengahan tahun 2021 yang lalu, Shiba Inu mulai menerapkan decentralized exchange (DEX) miliknya sendiri kepada jaringan Ethereum yang dinamakan ShibaSwap.

Dengan menyediakan likuiditas, Anda dapat menukar token yang berbeda sambil mendapatkan governance token BONE dan lain sebagainya. Yuk, cari tahu lebih jauh lagi mengenai apa itu ShibaSwap, cara kerja, serta fitur yang ada dalam platform ini.

Apa Itu ShibaSwap?

ShibaSwap adalah sebuah bursa pertukaran atau decentralized exchange (DEX) original buatan dari proyek Shiba Inu Coin (SHIB), meme yang populer serta pesaing dari Dogecoin.

Sejak diluncurkan pertama kali pada pertengahan tahun 2021 atau lebih tepatnya di bulan Juli 2021, decentralized exchange satu ini sudah banyak memberikan fitur yang sama dengan bursa pertukaran lainnya.

Meski baru hadir beberapa waktu yang lalu, namun ShibaSwap terus mencetak angka pengguna baru hal ini dikarenakan adanya komunitas dari Shiba Inu yang solid. 

Para anggota komunitas, yang pastinya juga merupakan pemegang koin SHIB, lebih memilih untuk menahan token mereka dalam jangka waktu yang panjang dari pada menjualnya untuk keuntungan yang cepat.

Baca Juga: Pahami Pengertian Ilustrasi Digital dan Perkembangannya dalam NFT

Perkembangan ShibaSwap

Salah satu perkembangan yang paling mentereng adalah dengan adanya beberapa token yang berjalan di dalam platform decentralized exchange ini yaitu:

1. Fueling ShibaSwap

Fueling ShibaSwab adalah token utama dari project decentralized exchange satu ini.

2. Bone ShibaSwap (BONE) 

Bone ShibaSwap (BONE) adalah governance token di ekosistem yang dibuat menggunakan blueprint dari ERC-20 Ethereum.. Token ini memungkinkan pemegangnya untuk mengusulkan dan memilih perubahan pada protokol melalui “Doggy DAO”.

3. Doge Killer (LEASH)

Doge Killer (LEASH) adalah token yang berjalan di ekosistem milik Shiba Inu (SHIB) yang juga dibuat menggunakan blueprint dari ERC-20 Ethereum

Awalnya LEASH diluncurkan sebagai token rebase (juga dikenal sebagai elastic token). Rebase sendiri adalah sejenis token yang mirip dengan stablecoin algoritmik di mana pasokannya secara otomatis meningkat dan menurun melalui algoritma komputer untuk menjaga harganya tetap ditautkan ke aset lain. 

Dalam hal ini, pasokan LEASH disesuaikan pada harga DOGE pada tingkat 1/1.000. Jadi misalnya, harga Dogecoin adalah 0,05 dolar AS, maka persediaan LEASH akan berubah (dengan cara mencetak token baru atau melakukan burning), untuk menyesuaikan harga LEASH menjadi 50 dolar AS. 

Saat ini, LEASH tidak lagi mengikuti harga DOGE dan menjadi penyimpan nilai koin utama bagi investor proyek.

Cara Kerja ShibaSwap

fitur shibaswap

Sumber: Shibaswap.com 

Sama seperti bursa pertukaran pada umumnya, ShibaSwap dapat digunakan untuk membeli maupun menukar atau ‘swap’ dari satu koin ke koin yang lainnya dan kompatibilitasnya dengan berbagai crypto wallet seperti MetaMask, WalletConnect, dan Coinbase Wallet. 

Langkah yang dapat dilakukan untuk menggunakan decentralized exchange satu ini adalah :

  1. Buka dompet kripto yang anda miliki, lakukan deposit Ethereum sesuai kebutuhan
  2. Selanjutnya lakukan pemindahan atau swap dari ETH ke Shiba, Bone, atau Leash.
  3. Kemudiam buka situs ShibaSwap dan hubungkan dompet kripto anda lalu pilih Connect.
  4. Lalu Anda dapat memilih fitur-fitur dan layanan ShibaSwap yang anda inginkan.

Baca Juga: Inilah Serba-Serbi Serta Keunikan dari Blockchain VeChain

Fitur Dalam ShibaSwap

fitur shibaswap

Sumber: Shibaswap.com 

ShibaSwap diketahui menawarkan enam fungsi utama, yang mana menggabungkan tiga koin asli platform, yaitu SHIB, LEASH dan BONE.

Dig

Fitur Dig atau Digging memiliki fungsi sebagai liquidity pool pada platform ShibaSwap. Dengan adanya fitur Dig, pengguna dapat menyetor aset kripto secara berpasangan ke liquidity pool yang ada di platform atau membuatnya sendiri.

Woof

Woof atau Woofing adalah fitur yang berfungsi untuk menukarkan hadiah BONE. Dengan fitur ini, pengguna dapat menguangkan token SSLP.

Burry

Pada fungsi ini, pengguna dapat staking SHIB, LEASH, dan BONE mereka untuk menghasilkan yield dengan bunga tinggi yang dibayarkan dalam token BONE. Setelah di-staking, pengguna akan menerima token yang mewakili jumlah token yang mereka staking dalam bentuk xSHIB, xLEASH, atau xBONE.

Sebanyak 33 persen reward BONE dari staking langsung tersedia, sementara 66 persen sisanya dikunci selama 6 bulan.

Swap

Swap adalah fitur pertukaran pada platform ShibaSwap, di mana melalui fitur ini pengguna dapat menukar antara satu aset dengan beberapa aset lainnya.

Doggy Dao

Doggy DAO adalah organisasi otonom terdesentralisasi untuk komunitas Shiba Inu, yang bertujuan untuk meningkatkan pengembangan token SHIB.

Melalui fungsi ini, anggota komunitas dapat mengajukan vote dan trading pair dari liquidity pool Woof.

NFT

Melalui fitur ini, pengguna dapat memperjualbelikan 10 ribu NFT unik yang disebut “Shiboshis”. Shiboshis adalah kartun anjing Shiba Inu yang mirip dengan Cryptopunk, beberapa di antaranya memiliki sifat dan tingkat kelangkaan yang berbeda-beda.

Itulah penjelasan singkat mengenai salah satu bursa pertukaran yakni ShibaSwap yang memiliki berbagai fitur-fitur menarik. Ikuti informasi seputar aset kripto lainnya di Tokonews. Gabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto dan mulai investasi serta trading kripto di Tokocrypto sekarang!



Sumber : news.tokocrypto.com

Game Shiba Eternity Bikin Harga SHIB Naik, Bakal Rilis di Indonesia

Gamers Indonesia kemungkinan besar akan mendapatkan pengalaman permainan video game baru dalam waktu dekat. Pasalnya, Shytoshi Kusama, pengembang utama token kripto, Shiba Inu, telah mengungkapkan bahwa game mereka yang telah lama ditunggu-tunggu Shiba Eternity, bakal sambangi Indonesia.

Dikutip The Crypto Basic, game Shiba Eternity sudah mulai tersedia untuk pengujian awal di Vietnam. Pengembang game tersebut mengungkapkan bahwa pengguna iOS yang tinggal di Vietnam dapat mengunduh game di iPhone mereka.

Menurut tweet yang dibagikan oleh Kusama, Vietnam hanya akan diperlihatkan fitur terbatas dari game, dengan rencana untuk segera meluncurkan lebih banyak fitur di masa depan dalam waktu dekat.

“Vietnam! Game Shiba Eternity sekarang tersedia untuk pengujian di negara Anda di iOS. Cari Shiba Eternity. Ini adalah pengujian awal dan lebih banyak fitur akan dirilis di versi selanjutnya. Selamat bereksperimen,” kata Kusama.

Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Shiba Eternity Mungkin Segera Diluncurkan di Indonesia

Kusama tidak menyatakan kapan orang Vietnam yang menggunakan Android akan memiliki akses untuk menguji Shiba Eternity.

Pengumuman pengujian itu terjadi kurang dari sebulan setelah Kusama menggoda warga Vietnam tentang suguhan khusus yang akan datang untuk para pendukung SHIB yang berbasis di negara itu.

Sementara itu, Kusama juga mengisyaratkan bahwa Indonesia mungkin menjadi negara berikutnya di mana Shiba Eternity akan diluncurkan.

Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.
Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Apa Itu Game Shiba Eternity?

Shiba Eternity adalah Shiba Inu collectible card game (SHIB CCG). Game ini telah dikembangkan selama beberapa bulan. Pengembang game populer Australia PlaySide Studios akan membangun game tersebut.

Shiba Eternity tampaknya merupakan game pertempuran berbasis kartu online, mirip dengan game blockchain seperti Axie Infinity, tetapi akan dirilis di ponsel sebelum akhirnya ada di blockchain, menurut Kusama.

Bulan lalu, Kusama mengungkapkan dalam obrolan Discord yang bocor bahwa game tersebut akan sangat strategis. Selanjutnya, Gossip Shib membagikan video yang menunjukkan seperti apa game itu nantinya.

Menariknya, kabar pengujian game Shiba Eternity membuat harga token Shiba Inu, yang diperdagangkan sebagai SHIB, naik sampai 25% dalam 24 jam terakhir, membantunya menyalip Avalanche untuk menjadi kripto paling berharga ke-12 di dunia dengan kapitalisasi pasar US$ 9 miliar.





Sumber : news.tokocrypto.com

Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Shiba Inu (SHIB) menjadi salah satu aset kripto paling menarik di seluruh dunia. Menurut analisis CoinMarketCap tentang pasar kripto untuk bulan Agustus, Shiba Inu telah menjadi salah satu kripto paling menarik bagi pengguna di semua benua di dunia, kecuali Antartika.

Dikutip U Today, ketertarikan pada SHIB ditunjukkan oleh jumlah tampilan halaman Shiba Inu di CoinMarketCap. Dengan demikian, di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia dan Afrika, SHIB adalah aset kripto ketiga yang paling banyak dilihat dan posisinya hanya di bawah, Bitcoin dan Ethereum.

Sementara, wilayah Oseania dan Eropa, Shiba Inu berhasil disalip Terra Luna Classic juga, yang mungkin disebabkan oleh banyaknya yang ingin melihat gerak harga LUNC di minggu-minggu terakhir bulan Agustus lalu. Sebagaimana dicatat dalam penelitian tersebut, dua wilayah yang paling tertarik dengan memecoin, yang gelarnya masih dipegang oleh SHIB, adalah Amerika Latin dan Afrika.

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Berdasarkan data CoinMarketCap, kita dapat melihat bahwa Shiba Inu tetap menjadi salah satu koin yang paling banyak dilihat terlepas dari kondisi pasar kripto pada bulan Juli dan Agustus.

Token Shiba Inu bisa menjadi diversifikasi minat investor dibandingkan dengan pesaing utamanya, Dogecoin. SHIB dianggap lebih menjanjikan karena terus melakukan perkembangan ekosistem.

Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Misalnya, tim yang bertanggung jawab atas SHIB: The Metaverse secara teratur melaporkan perekrutan tim dan pakar dari dunia film besar dan konten hiburan ke jajarannya. Shiba Eternity, game mobile dari Shiba Inu, baru saja diluncurkan dan sudah menjadi hit di Asia.

Kemudian, desas-desus tentang kemungkinan rilis Shibarium yang akan segera terjadi, yang akan membuat sektornya juga dicatat oleh CoinMarketCap sebagai salah satu yang paling menarik, terus-menerus memicu minat pada SHIB di antara pengguna.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. TokoNews tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Shiba Inu Naik 16% saat Peluncuran Shibarium Semakin Dekat

Aset kripto Shiba Inu menembus batasan dengan mendapatkan keuntungan baru, naik hingga 16% dalam 48 jam terakhir. Apa yang menyebabkan kenaikan harga ini?

Metrik Shiba Inu pada data CoinMarketCap menunjukkan harga teknis SHIB mengisyaratkan kemungkinan reli mencapai 40% mengalahkan Dogecoin (DOGE). Dogecoin telah meraup keuntungan di atas 20% dalam 7 hari terakhir. Shiba Inu mencapai US$ 0,00001438 pada saat artikel ditulis.

Pelarian Shiba Inu yang tak tertandingi telah menimbulkan tanggapan dari David Gokhshtein yang mencatat bahwa SHIB melihat kenaikan harga yang meroket. Kinerja Shiba Inu pada tahun 2023 cukup terkenal di kalangan trader dan investor.

Padahal, Shiba Inu seperti banyak altcoin lainnya di pasar, tidak luput dari penurunan tahun lalu. Shiba Inu ditutup pada Desember 2022 dengan harga US$ 0,000008087.

Shibarium

Grafik harga harian SHIB/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian SHIB/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Shiba Inu Kolaborasi dengan Bugatti Group & CoinGate, Nilai SHIB Naik?

Sejak 2023, perolehan SHIB terus meningkat, dan koin meme tersebut kini hampir menggeser Polkadot (DOT). Dengan kapitalisasi pasar US$ 7,83 miliar, Shiba Inu dapat mengambil posisi Polkadot. DOT saat ini adalah kripto paling bernilai ke-12, dengan kapitalisasi pasar US$ 8,03 miliar. Dengan volume perdagangan Shiba Inu yang membayangi DOT, SHIB dapat dengan mudah mengklaim posisi itu dalam beberapa minggu ke depan.

Faktor utama di balik kenaikan setinggi langit Shiba Inu sama sekali bukan misteri. Melihat dari dekat ke pasar menunjukkan bahwa komunitas berbicara tanpa henti tentang peluncuran Shibarium. Ini tidak diragukan lagi mendorong harga Shiba Inu.

Shibarium, protokol Layer 2 yang telah menjadi topik pembicaraan di kalangan penggemar Shiba Inu, merupakan kekuatan pendorong utama dalam reli harga Shiba Inu. Ketertarikan pada memecoin setelah peluncuran Shibarium dapat melonjak sebagai hasilnya. Lebih banyak investor mungkin juga memasuki pasar Shiba Inu, dan membuat harga lebih tinggi.

Tanggal Peluncuran

Ilustrasi Shiba Inu.
Ilustrasi Shiba Inu.

Baca juga: Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Seperti yang dilaporkan Cointelegraph, rebound harga SHIB mendapatkan momentum di tengah laporan bahwa Shibarium akan ditayangkan pada 14 Februari. Ketertarikan whale pada Shiba Inu telah meningkat dari waktu ke waktu. Tampaknya pemegang ETH teratas sedang bekerja keras untuk mendapatkan keuntungan juga, menjelang peluncuran Shibarium.

Sebagai perbandingan, fundamental Dogecoin tampak pucat, dengan Elon Musk menangguhkan bot tip DOGE karena melanggar peraturan Twitter. Meskipun demikian, kedua memecoin tersebut memiliki awal yang baik hingga tahun 2023. SHIB/USD naik hampir 85%, sementara DOGE/USD naik 36% tahun ini.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin & Shiba Inu Naik Saat Elon Musk Umumkan ‘CEO’ Twitter Baru

Aset kripto Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) melihat kenaikan harga yang mengesankan efek dari tweet CEO Twitter dan Tesla, Elon Musk. Pria miliader itu memposting tweet satir yang memperkenalkan seekor anjing sebagai CEO baru Twitter.

Tweet Elon Musk pun langsung viral dan membuat harga Shiba Inu, Dogecoin dan Floki Inu (FLOKI) melonjak. Pada saat cuitan itu muncul, ketiga koin meme melihat apresiasi harga yang signifikan, dengan DOGE naik 6,1%, Shiba Inu naik 4,3%, dan FLOKI naik 39%.

“CEO baru Twitter luar biasa,” tulis Musk, berbagi foto seekor anjing Shiba Inu duduk di belakang meja mengenakan sweter hitam dengan tulisan CEO di atasnya. Di atas meja ada kontrak dari Twitter, di mana posisi “Chief Executive Officer”, nama “Floki” dan tanda tangan berupa cetakan kaki dapat dilihat.

Efek Elon Musk

Baca juga: Elon Musk Ungkap Fitur Pembayaran Kripto di Twitter, Harga DOGE Naik?

Mengomentari tweet tersebut, pendiri Dogecoin, Shibetoshi Kusama men-tweet, mengatakan anjing itu adalah satu-satunya yang cukup gila untuk menerima pekerjaan itu. Musk bahkan memberikan validasi lucu bahwa CEO baru itu sempurna untuk pekerjaan tersebut.

Elon Musk menindaklanjuti tweet ini dengan dua tweet lainnya. Yang pertama menunjukkan anjing Shiba Inu dengan neraca yang jelas. Musk berkomentar: “Dia hebat dengan angka!” Yang kedua menunjukkan CEO Twitter dalam pakaian seperti Steve Jobs, dengan Musk menambahkan bahwa dia memiliki gaya.

Beberapa bulan setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, dia mengumumkan rencananya untuk melepaskan peran CEO-nya selama dia menemukan pengganti yang cocok. Dengan gambar yang diposting, Elon Musk mengatakan CEO baru itu jauh lebih baik daripada orang lain, mengacu pada Parag Agrawal. Mengungkap anjingnya sebagai ‘CEO’ Twiiter telah ditandai oleh para komunitas kripto sebagai langkah yang baik.

Harga Meme Kripto Naik

Pertunjukan khas Musk ini, membuat harga Dogecoin melambung tinggi setelah tweet tersebut. Koin meme pertama industri keipto diperdagangkan dengan harga US$ 0,08594, naik 7,68% pada saat tweet itu muncul, menurut data dari CoinMarketCap.

Harga DOGE dalam grafik EMA 200 hari. Sumber: TradingView.
Harga DOGE dalam grafik EMA 200 hari. Sumber: TradingView.

Baca juga: Rihanna Rilis NFT Lagu Terpopulernya, Kolektor Bisa Dapat Royalti

Tweet Elon Musk menjadi dasar reli yang banyak dicari untuk semua koin meme yang memiliki hubungan dengan ras anjing Shiba Inu. Akibatnya, Shiba Inu (SHIB) melonjak 4,82% sebagai tanggapan atas tweet tersebut dan berpindah tangan pada US$ 0,00001296 pada saat penulisan.

Floki Inu (FLOKI), nama anjing Elon, bahkan merupakan penerima manfaat terbesar dari tweet tersebut, karena melonjak sebesar 33,2% menjadi harga US$ 0,00002838. Bukan hal yang aneh melihat harga koin meme ini melonjak atas dorongan Elon Musk. Apa yang tersisa di luar kendali CEO miliarder itu adalah kelangsungan reli yang bergerak maju.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto DOGE dan SHIB di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pahami Perbedaan investasi Antara Saham dan Bitcoin

Perbedaan investasi saham dan Bitcoin dapat kita lihat dengan jelas dari tingkat kesulitan, jangka waktu, pergerakan harga, pihak yang mengeluarkan instrumen dan satuannya. Untuk lebih mudah memahami perbedaan investasi saham dan Bitcoin, mari kita lihat terlebih dahulu apa itu investasi  dan bagaimana investasi di Indonesia.

Secara umum investasi diartikan sebagai kegiatan menanam modal baik berupa uang atau aset berharga kepada suatu pihak atau benda dengan harapan investor mendapat keuntungan dalam kurun waktu tertentu. Terdapat beragam pilihan instrumen untuk melakukan investasi, seperti reksa dana, logam mulia, saham, dan bitcoin.

Jumlah Investor yang Meningkat di Indonesia

Per Januari 2023 terdapat peningkatan investor pasar modal yang tercatat di PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang telah menembus angka 10,48 juta investor. Angka ini menunjukan peningkatan sejumlah 33,28% dari bulan Januari 2022 dan meliputi investor saham, reksa dana, serta obligasi.  

Instrumen Investasi yang Bisa Menjadi Pilihan di Indonesia

Berikut instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan tujuan dan keadaan Anda:

1. Reksa Dana

Reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang mudah dilakukan, karena bisa dimulai dengan modal yang kecil. 

Mengacu pada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 Pasal 1 Ayat (27), reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi atau pihak yang dipercaya untuk mengelola dana terkumpul.

2. Logam Mulia 

Instrumen yang satu ini sangat populer di kalangan masyarakat, karena harga logam mulia relatif meningkat dan tidak terpengaruh dari inflasi. Selain itu emas mudah dijual kapan saja apabila seseorang membutuhkan dana.

3. Saham

chart saham

Saham merupakan bukti yang menunjukan seseorang memiliki bagian modal atas suatu perusahaan. 

Sekarang banyak orang bermain saham, terlebih saham cocok digunakan sebagai investasi jangka panjang. Untuk mendapatkan keuntungan, pemegang saham akan mendapatkannya dari capital gain (kenaikan harga) dan dividen (pembagian keuntungan perusahaan).

4. Bitcoin

koin bitcoin

Seiring perkembangan dunia digital, aset kripto yang satu ini menjadi instrumen investasi yang digemari oleh generasi milenial. Berdasarkan survei yang diadakan  Harris Poll pada 2019, 30% milenial lebih memilih investasi melalui bitcoin dari pada obligasi.

Perbedaan Saham dengan Bitcoin

Belakangan ini saham dan bitcoin menjadi instrumen investasi yang populer. Untuk melihat perbedaan saham dan bitcoin, mari kita bahas satu persatu:

1. Tingkat Kesulitan untuk Memulainya

Tingkat kesulitan untuk memulai investasi pada saham terbilang cukup rumit. Anda harus mendaftarkan diri kepada perusahaan sekuritas, menyiapkan dokumen pendukung untuk membuka rekening, dan Anda baru bisa memasukan modal ke dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) serta mengunduh aplikasi untuk bisa memulai transaksi saham.

Jika berbicara pada bitcoin, tingkat kesulitan untuk memulai investasinya terbilang mudah. Anda hanya perlu mendaftarkan diri pada platform exchange aset kripto yang saat ini sedang mengadakan free deposit serta free maker dan transfer fee dan Anda langsung bisa melakukan aktivitas investasi atau jual beli bitcoin.

2. Jangka Waktu yang Berbeda

Perlu diingat bahwa transaksi saham tidak bisa dilakukan sepanjang waktu. Bursa Efek Indonesia memberlakukan beberapa sesi untuk melakukan transaksi, seperti untuk perdagangan pasar reguler, Anda bisa melakukan transaksi pada hari Senin-Jumat pukul 09.00-11.30 (Sesi I) dan 13.30-14.49 (Sesi 2). 

Hal ini tidak berlaku pada bitcoin. Anda bisa melakukan investasi bitcoin sepanjang waktu, yaitu 24 jam seminggu. Jadi, Anda tetap bisa berinvestasi bitcoin pada malam hari sekalipun selepas pulang kerja.

3. Pergerakan Harga

Meskipun pergerakan harga saham dan bitcoin dipengaruhi oleh beberapa faktor yang sama, seperti isu yang berkembang atau kinerja perusahaan itu sendiri, tetapi saham dan bitcoin memiliki perbedaan kecepatan. Pergerakan harga saham dinilai lebih lambat dibandingkan bitcoin yang pergerakan harganya cenderung fluktuatif.

4. Pihak yang Mengeluarkan

Saham dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Sedangkan bitcoin diciptakan oleh suatu sistem yang disebut blockchain, atas dasar kesepakatan supply (penawaran) dan demand (permintaan).

5. Satuan yang Digunakan

Dalam saham, satuan pembelian yang digunakan adalah lot. 1 lot sama dengan 100 lembar saham. Lain halnya bitcoin yang menggunakan satuan BTC dan Satoshi untuk satuan terkecilnya.

Setelah mengetahui perbedaan saham dan bitcoin, Anda tetap harus mengedukasi diri dengan pengetahuan seputar instrumen yang akan dipilih, seperti cara kerja, resiko, dan keuntungannya.

Selain itu, Anda juga harus memilih instrumen yang cocok dengan tujuan awal Anda, baik untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. 

Untuk memulai investasi bitcoin, Anda bisa memulainya di Tokocrypto karena telah terdaftar secara resmi di Indonesia! Segera kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kripto ANKR Melonjak 60% Efek Kemitraan dengan Microsoft dan Tencent

Protokol Decentralized Finance (DeFi) Ankr baru-baru ini mengumumkan serangkaian kemitraan dengan perusahaan teknologi, Microsoft dan Tencent yang membuat token kripto ANKR melonjak. Dua kesepakatan ini sangat disambut hangat oleh komunitas sehingga dapat menjadi sentimen positif.

Ankr telah bergandengan tangan dengan raksasa teknologi Microsoft untuk menyediakan solusi infrastruktur yang menghubungkan pengembang, aplikasi, dan pengguna dengan web3. Kemitraan ini akan melihat peluncuran node blockchain tingkat corporate dengan spesifikasi khusus tergantung pada kasus penggunaan yang unik. Layanan ini akan segera tersedia melalui Microsoft Azure.

“Banyak pengembang dan organisasi mengeksplorasi bagaimana web3 dapat membantu memecahkan tantangan bisnis dunia nyata, dan kemitraan kami dengan Ankr akan memungkinkan mereka mengakses data blockchain dengan cara yang andal, dapat diskalakan, dan aman. Bersama dengan Ankr, kami sedang membangun lapisan infrastruktur Web3 yang kuat baik Anda seorang pengembang yang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApp) besar berikutnya atau perusahaan mapan yang menjelajahi web3,” kata Rashmi Misra, icrosoft General Manager AI & Emerging Technologies.

Kemitraan Tencent

Protokol Decentralized Finance (DeFi) Ankr bermitra dengan Tencent. SUmber: Ankr.
Protokol Decentralized Finance (DeFi) Ankr bermitra dengan Tencent. SUmber: Ankr.

Baca juga: Harga SOL dan HNT Naik Efek Helium akan Migrasi ke Blockchain Solana

Berita kemitraan dengan Microsoft diikuti oleh pengumuman oleh raksasa teknologi China, Tencent yang mengungkap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ankr. Kemitraan ini akan melibatkan pengembangan rangkaian layanan API blockchain, yang akan diterapkan pada infrastruktur Tencent Cloud untuk menyediakan koneksi yang efisien antara blockchain populer dengan game dan aplikasi web3.

Tencent Cloud, anak perusahaan dari perusahaan teknologi Tencent, mengumumkan untuk secara aktif mendukung pengembangan Web3 dan berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan komunitas web3 global. Perusahaan layanan cloud telah bermitra dengan platform kripto termasuk Ankr, Avalanche, Scroll, dan Sui untuk peningkatan ekosistem web3.

“Kami melihat masa depan dengan web3, iterasi baru internet yang mengantarkan konsep ‘Immersive Convergence’ di mana ekonomi fisik dan digital bertemu dan berintegrasi,” jelas Poshu Yeung, Senior Vice President Tencent Cloud.

Tencent akan menggunakan pengalaman teknisnya dalam permainan, audio, dan ruang video untuk memberikan dukungan teknis untuk web3. Ini juga akan bekerja dengan mitra industri untuk secara keseluruhan menciptakan ekosistem web3 yang lebih baik.

Harga ANKR Naik

Grafik harian ANKR/USDT. Sumber: Trading View.
Grafik harian ANKR/USDT. Sumber: Trading View.

Baca juga: Google Cloud dan Tezos Bermitra Kembangkan Teknologi Web3

ANKR adalah token asli dari protokol keuangan terdesentralisasi dengan nama yang sama, yang memiliki total value locked (TVL) sekitar US$ 163 juta, menurut DeFiLlama. Menurut data dari CoinMarketCap, pengumuman baru-baru ini menyebabkan kenaikan harga ANKR sebesar lebih dari 60%. Token liquid staking saat ini diperdagangkan pada US$ 0,052.

Volume perdagangan harian token telah meroket lebih dari 1200% hingga mencapai US$ 936 juta, naik dari hanya US$ 71 juta sebelum pengumuman kemitraan. Volume perdagangan memuncak pada US$ 1,57 miliar, sebelum kembali ke level saat ini.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Ekosistem Blockchain & Aset Kripto Tumbuh Subur di Indonesia

Melihat perkembangan ekosistem blockchain, web3 dan aset kripto di Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Dua sektor industri yang saling berkaitan itu memiliki perkembangan yang masif dan punya potensi besar di masa depan.

Dalam rangkaian Bulan Literasi Kripto 2023 ini, tidak ada salahnya kita melihat perkembangan dan potensi dari ekosistem blockchain dan juga aset kripto. Dalam sektor kripto yang dipandang sebagai instrumen investasi dan perdagangan, tentu setiap tahunnya mengalami perkembang terus menerus.

Pertanyaannya adalah, apakah ekosistem yang mendukung investasi aset kripto, seperti blockchain dan web3 juga mengalami hal yang sama?

Potensi Ekonomi Blockchain

Industri blockchain di Indonesia terus tumbuh dalam dua tahun terakhir. Proyeksi potensi ekonomi yang dihasilkan oleh teknologi ini tidak main-main.

Indonesia diyakini bisa menjadi pusat perkembangan blockchain di Asia Tenggara. Teknologi blockchain bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan naik pesat 8 kali lipat pada tahun 2030.

Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

Baca juga: Menakar Bisakah Indonesia Jadi Crypto Hub Dunia?

Kementerian Perdagangan RI mencatat teknologi blockchain bersama dengan 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, dan cloud computing bisa mendorong ekonomi digital Indonesia menjadi Rp 4.531 triliun pada 2030. Angka itu bisa mencapai 18 persen dari total PDB Nasional.

Riset PwC bahkan mengungkap teknologi blockchain dapat meningkatkan ekonomi global US$ 1,76 triliun pada tahun 2030. Sektor administrasi publik, pendidikan dan kesehatan akan paling banyak diuntungkan.

Blockchain dan Web3 Jadi Primadona

Di tengah bear market kripto yang menghantam di sepanjang tahun 2022, ada hal yang perlu dicatat terkait kemajuan ekosistem blockchain di Indonesia. Dari sisi pelaku usaha yang mulai memasuki bisnis di sektor blockchain, ada pertumbuhan yang signifikan.

Laporan Indonesia Crypto Outlook 2022 mencatat data terakhir yang dihimpun dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), terdapat 569 perusahaan atau startup terdaftar di sistem Online Single Submission (OSS) yang masuk dalam kategori “Aktivitas Pengembangan Teknologi Blockchain” dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Industri (KBLI) 62014.

Jumlah kategori dalam landscape pertumbuhan industri blockchain di Indonesia semakin bertambah. Jumlahnya pun naik dua kali lipat dari hanya 6 kategori pada tahun 2021 menjadi 12 di tahun 2022, artinya ada bukti bahwa ekosistem blockchain di Indonesia alami peningkatan.

Indonesia Web3 Landscape 2022. Sumber: Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) dan Indonesia Crypto Network (ICN).
Indonesia Web3 Landscape 2022. Sumber: Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) dan Indonesia Crypto Network (ICN).

Baca juga: Industri Kripto dan Blockchain Tetap Jadi Incaran Venture Capital

Ada enam kategori baru yang muncul dalam laporan tersebut adalah infrastructure, digital asset/DAPPS, community & ecosystem, active protocols, token, funds, NFT & Metaverse, dan Web3 gaming. Bertambahnya kategori ini tidak lepas dari munculnya berbagai inovasi dan tren baru di industri blockchain yang memiliki potensi.

Hadirnya Rupiah Digital

Salah satu momen yang paling membanggakan dari adopsi blockchain di Indonesia adalah keputusan Bank Indonesia (BI) yang akan menerbitkan Central Bank Digital Currency (CBDC) menggunakan Distributed Ledger Technology (DLT).

Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, yakni Digital Rupiah wholesale (w-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbatas dan hanya didistribusikan menggunakan blockchain untuk melayani transaksi wholesale, dan Digital Rupiah ritel (r-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbuka untuk publik dan didistribusikan untuk transaksi ritel.

Rupiah Digital merupakan alat pembayaran yang sah seperti halnya mata uang fiat dalam bentuk kertas maupun logam. Salah satu keunggulannya adalah nantinya bisa digunakan untuk membayar belanja hingga membeli rumah di dunia virtual atau metaverse.

“Rupiah digital bisa untuk beli sepatu, bisa untuk beli rumah, mobil, dan untuk beli barang di metaverse. Bedanya dengan uang kertas, saat ini itu tidak bisa digunakan untuk membeli di metaverse,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pada Senin, 5 Desember 2022.

Potensi NFT Indonesia

Ilustrasi NFT.
Ilustrasi NFT.

Baca juga: CBDC dan Aset Kripto Bisa Tingkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

Saat market kripto alami koreksi pada awal tahun 2022, ada secercah harapan datang dari perkembangan Non-Fungible Token (NFT). Pasar NFT Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan.

Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dalam peta industri NFT global. Sebuah perusahaan riset Research and Markets mengeluarkan prediksi nilai pasar NFT Indonesia bisa capai lebih dari Rp 200 triliun di tahun 2028.

Firma Research and Markets memprediksi industri NFT di Tanah Air diperkirakan akan tumbuh sebesar 50,8% secara tahunan hingga mencapai US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 lalu. Kemudian dalam jangka panjang, diproyeksikan akan tumbuh dengan stabil dan mencatat compounded annual growth rate (CAGR) sebesar 35,8% selama 2022-2028. Nilai Pembelanjaan NFT di Indonesia akan meningkat dari US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 menjadi US$ 13.394 miliar atau sekitar Rp 200 triliun pada tahun 2028.

Ekonomi digital Indonesia menurut Research and Markets tengah mengarah ke Web3, Metaverse, dan Decentralized Autonomous Organizations (DAO). Akibatnya, konten kreator dari semua lapisan masyarakat menggunakan momentum yang berkembang untuk memasuki ruang kreatif industri digital yang baru tumbuh ini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Google Cloud dan Tezos Bermitra Kembangkan Teknologi Web3

Google Cloud telah bermitra dengan Tezos Foundation untuk mengembangkan aplikasi web3 dan menyediakan layanan baru bagi pelanggannya. Pengumuman kerja sama ini juga mendorong harga aset kripto Tezos (XTZ) melonjak.

Dalam pengumuman kolaborasi terbaru, disebutkan Google Cloud akan menjadi validator di jaringan blockchain Tezos. Kemudian, Tezos akan membantu pelanggan korporat Google Cloud menerapkan node Tezos untuk mendukung inovasi web3 di blockchain-nya.

Program baru Tezos ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pelanggan Google Cloud yang ingin membangun aplikasi Web3 dengan penerapan node dan pengindeks yang mudah di jaringan blockchain mereka, serta memudahkan perusahaan dan pengembang untuk menghosting dan menerapkan node.

“Tezos sebagai sebuah ekosistem telah membangun reputasi dalam orientasi institusional dan B2B,” kata Mason Edwards, Chief Commercial Officer Tezos Foundation dikutip TechCrunch. “Ini akan memungkinkan kami untuk bergabung dengan institusi dan bahkan lebih masif ke dalam ruang ini. Ini akan menjadi bahan bakar semangat mendukung inovasi web3.”

Kemitraan Strategis

Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.
Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.

Baca juga: Risalah The Fed Bikin Market Kripto Tertahan, Kinerja Bitcoin Tak Optimal

Tezos juga melihat kemitraan ini sebagai “sinyal yang sangat kuat” bagi komunitas pengembang untuk memiliki platform infrastruktur besar seperti Google Cloud, tambah Edwards.

“Pengembang dan perusahaan Web3 mencari alat dan infrastruktur pengembang yang disempurnakan yang dapat membantu mempercepat jadwal produk mereka,” kata James Tromans, direktur teknik untuk web3 Google Cloud. “Pengembang mengetahui nilai teknologi hebat, dan kami melihat peluang untuk memberikan penawaran berbeda yang dibangun di atas fondasi yang juga mendukung banyak produk dan layanan yang ingin dibangun oleh pengembang blockchain.”

Salah satu contoh bagaimana Google Cloud mencoba mengatasinya adalah melalui Blockchain Node Engine di Ethereum, layanan node khusus yang memanfaatkan Google Cloud untuk pengembangan aplikasi berbasis blockchain, ungkap Tromans.

“Lebih banyak perusahaan, baik besar maupun kecil, juga ingin berpartisipasi secara on-chain,” kata Tromans. “Mereka menginginkan kemampuan membaca dan menulis on-chain untuk menerapkan aplikasi berbasis blockchain.”

Perkembangan Tezos

logo tezos
Ilustrasi aset kripto Tezos. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Fresh Graduate Harus Tahu Skill Paling Dibutuhkan di Industri Blockchain

Tezos adalah blockchain proof-of-stake open source yang memiliki lebih dari 2,3 juta akun yang didanai di 158,6 juta total transaksi, menurut situs webnya. Itu juga bermitra dan membangun dengan merek dan perusahaan besar seperti Manchester United, McLaren dan Société Générale, antara lain.

Bulan lalu, Tezos bermitra dengan California DMV untuk membantu agensi mendigitalkan judul mobil dan menempatkan transfer judul pada blockchain pribadi yang dibangun Tezos untuk merampingkan operasi.

“Lembaga memperhatikan dan menyadari ini akan menjadi ruang untuk disrupsi; apakah Anda seorang pengecer yang peduli dengan program loyalitas atau keterlibatan konsumen atau institusi besar, blockchain akan mengganggu sebagian industri Anda, ”kata Edwards.

Menyusul pengumuman kemitraan dengan Google Cloud, XTZ, token asli Tezos, melonjak 14% dari US$ 1,19 menjadi US$ 1,36 dalam hitungan jam. Pada saat penulisan, XTZ diperdagangkan pada US$ 1,43 dengan kapitalisasi pasar US$ 1,1 miliar.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tips Investasi Aset Kripto yang Aman Bagi Pemula

Investasi aset kripto telah booming di Indonesia. Tercatat dari data Bappebti hingga akhir tahun 2022, jumlah investor aset kripto di dalam negeri mencapai 16,7 juta, naik dibandingkan tahun 2021 yang hanya 11,2 juta.

Peningkatan jumlah investor ini juga membuat masyarakat Indonesia yang belum melirik aset kripto sebagai salah satu portofolio investasinya menjadi tertarik. Namun di sisi lain, investasi atau trading kripto perlu strategi yang cermat untuk bisa mendapat keuntungan. Ingat konsep “high risk, high return.”

Untuk menjadi investor atau trading yang cermat perlu memperbanyak informasi dan riset agar tidak mudah terkena FOMO (fear of missing out) sehingga membuat keputusan yang salah. Inilah fungsi dari edukasi dan literasi yang digalakan dalam program Bulan Literasi Kripto yang diinisiasi oleh Kemendag, Bappebti, dan ASPAKRINDO.

Salah satu konten edukasi yang menarik adalah tips investasi atau trading yang baik untuk para pemula. Untuk itu diartikel ini akan membahas beberapa kiat khusus bagi kamu yang ingin memulai investasi atau trading kripto.

1. Perbanyak Riset atau DYOR

Sebelum memulai investasi atau trading, ada baiknya kamu memperkaya ilmu dengan informasi yang akurat mengenai aset kripto. Riset adalah langkah awal yang baik untuk memasuki pasar dalam kondisi apa pun.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market

Terlebih kondisi market yang sedang bearish ini, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan riset. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

Pastikan kamu lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Dan tidak lupa untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai aset kripto, jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja.

2. Rencanakan Trading atau Investasi dengan Matang

Setelah melakukan riset, kamu bisa membuat perencanaan yang matang terkait tujuan dan stratgei investasi atau trading kripto. Tentukan tujuan investasi, seperti untuk dana pendidikan atau pensiun.

Kamu bisa mengambil keputusan jual atau beli setelah memiliki rencana yang baik. Jika kamu benar-benar percaya pada perencanaan dan strategi yang dibuat dan telah melakukan riset, tidak perlu khawatir dengan kondisi market.

Kesalahan umum yang dilakukan pemula adalah panik menjual hanya untuk membeli kembali dengan harga lebih tinggi. Hal tersebut terjadi karena belum memiliki rencana yang baik.

3. Jangan Gunakan Dana dari Tabungan Utama

Pastikan kamu memakai dana untuk investasi atau trading tidak menggunakan uang tabungan atau kebutuhan utama. Hal ini akan meningkatkan risiko, apabila terjadi kerugian dan berdampak pada cash flow keuangan kamu.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

Mungkin bagi sebagian orang investasi aset kripto punya tujuan yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai melakukan kesalahan yang sama seperti orang lain dengan faktor risiko yang berbeda tingkatannya.

Jadi, tetapkan batas berapa banyak kamu berinvestasi dalam aset kripto tertentu dan jangan tergoda untuk berinvestasi dengan lebih banyak uang daripada yang bisa ditanggung, jika mengalami kerugian. Pastikan pengelolaan finasial berjalan baik.

4. Pilih Koin/token yang Terdaftar di Bappebti

Bagi investor pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren market yang turun atau bearish.

Investasi atau trading kripto yang aman tentu memilih aset yang terdaftar resmi di Bappebti. Ada 383 jenis aset kripto yang legal. Kemungkinan daftar akan terus bertambah seiring waktu.

Ini merupakan bentuk peningkatan keamanan investor kripto di Indonesia. Bappbeti terus berinovasi mengikuti perkembangan perdagangan pasar kripto yang terus tumbuh dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada investor.

5. Beli dan Jual Aset Kripto Disaat yang Tepat

Untuk investor yang memiliki pemahaman dasar atau lebih tinggi tentang analisis teknis, yaitu praktik memprediksi pergerakan harga aset berdasarkan tren, indikator dan pola grafik dimungkinkan untuk menggunakan indikator tertentu untuk mengukur kapan aset telah mencapai titik terendah atau bottom.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

Tentu saja, tidak ada indikator yang benar secara mutlak, tetapi sering kali dapat memberi sinyal yang kuat saat harus membeli di saat harga kripto mengalami penurunan. Salah satu, metode yang populer adalah dengan menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI), yang bisa menandakan di mana titik oversold dan overbought kripto untuk sinyal bullish dan bearish.

Apabila kamu kurang memiliki ilmu mengenai analisis teknikal, bisa menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu.

6. Pilih Exchange Terpercaya dan Aman

Satu hal yang paling penting adalah kamu harus memiliki platform investasi atau trading aset kripto yang terpercaya, seperti Tokocrypto. Alasannya, Tokocrypto sudah teregulasi oleh Bappebti dan selalu patuh serta mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Di samping itu, Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider). Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

Tokocrypto juga sudah menerapkan sistem keamanan 2FA (Two-Factor Authentication) untuk bertransaksi. Penggunaan fitur 2FA dari Google Authenticator untuk mengamankan akun merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pengguna agar keamanan akun dan aset kripto bisa lebih terjaga.



Sumber : news.tokocrypto.com