Category Archives: Tokocrypto

Bulan Literasi Kripto Ditutup, Bappebti Ingatkan Paham Sifat Aset Kripto

Bulan Literasi Kripto telah resmi ditutup pada 28 Februari 2023. Selama pelaksanaan Bulan Literasi Kripto (BLK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) bersama Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) menilai program kegiatan tersebut telah berjalan sukses.

Program BLK 2023 berhasil membuka wawasan masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial dan generasi Z terhadap perkembangan industri aset kripto.

Sejak dibuka Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pada 2 Februari 2023 lalu, BLK 2023 sukses menggelar berbagai kegiatan seperti temu wicara, diskusi panel, workshop, seminar web, podcast, exchange goes to campus, community share, trading bareng, turnamen, hingga metaverse gathering yang diadakan di tujuh provinsi yaitu DKI Jakarta, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Baik secara daring maupun luring dengan total peserta 83.662 orang.

“Bappebti beserta Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia, dan seluruh pelaku usaha di bidang perdagangan pasar fisik aset kripto pada bulan Februari ini telah menjalankan salah satu tugas untuk memberikan edukasi dalam membangun pemahaman yang benar dan tepat untuk masyarakat,” kata Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, saat menutup Bulan Literasi Kripto di Jakarta, Selasa (28/2).

Pahami Kripto

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: SingularityNET (AGIX) Melonjak Setelah Rumor AI Terkait Elon Musk

Didid meminta masyarakat memahami sifat dan karakteristik aset kripto agar bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal dan mencegah terjadinya kerugian. Dengan penggunaan teknologi blockchain, Didid meminta masyarakat lebih cepat beradaptasi mengikuti perkembangan perdagangan aset kripto.

“Sesuai sifatnya, nilai aset kripto sangat volatile, bisa saja nilainya mengalami peningkatan maupun penurunan yang sangat drastis dalam kurun waktu pendek. Memang perdagangan atau sering disebut investasi aset kripto mengandung risiko tinggi,” tegas Didid.

“Kita harus berusaha cepat beradaptasi dalam mengikuti perkembangan perdagangan aset kripto, seperti penyesuaian berbagai regulasi dalam mengatur ekosistem penyelenggaraan aset kripto yang wajar dan adil. Selain itu juga mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat sebagai pelanggan.”

Kepala Bappebti juga menyampaikan pendirian perihal ekosistem aset kripto yang terdiri atas bursa kripto, kliring, dan kustodian. Proses panjang yang dilakukan Bappebti dalam pendirian bursa kripto bertujuan untuk menciptakan bursa yang mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat dan dapat meliterasi masyarakat dengan lebih baik.

“Bappebti tidak mungkin berjalan sendiri. Bappebti membutuhkan masukan dari kementerian/lembaga pemerintahan serta masyarakat terkait mengenai tata kelola perdagangan aset kripto sehingga ke depan dapat terus dilakukan perbaikan dan dapat dinamis sesuai kebutuhan masyarakat. Masukan juga diperlukan terkait transisi perpindahan pengawasan aset kripto dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Didid.

Membuka Wawasan

Baca juga: Bappebti Optimis Pasar Kripto Indonesia Bangkit di Tahun 2023

Ketua Bulan Literasi Kripto 2023, Robby mengatakan “Program Bulan Literasi Kripto berupaya mengarusutamakan berbagai isu di sektor industri aset kripto secara keseluruhan, agar masyarakat semakin familiar dengan ragam jenis, regulasi, manfaat, serta risikonya. Dari antusiasme masyarakat, kami melihat BLK ini bisa menjadi katalisator dalam penguatan industri ke arah yang lebih baik.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda menyampaikan keterlibatan ASPAKRINDO dalam BLK ini menjadi wujud nyata komitmen asosiasi dalam menghadirkan edukasi, literasi, dan sosialisasi yang relevan melalui kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha.

“Edukasi dan literasi menjadi kunci dan pondasi dari pertumbuhan Industri aset kripto. Industri ini telah tumbuh dan jauh lebih legitimate dengan adanya perkembangan dari regulasi. Bahkan aset kripto berkontribusi bagi perekonomian nasional yang dapat dilihat dari pendapata pajak transaksi kripto per Desember 2022 telah terkumpul sebesar Rp 246,5 Miliar. Ini menjadi bukti kontribusi positif industri aset kripto,” jelas Manda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Spotify Rambah Dunia Web3, Bikin Playlist Lagu Berbasis Token?

Platform streaming musik, Spotify akhirnya memperluas jangkauan bisnis ke dunia web3. Kabarnya Spotify sedang menguji daftar putar atau playlist yang mendukung token kripto di beberapa pasar utama.

Dikutip Cointelegraph, Overlord, ekosistem game web3, telah mengumumkan kemitraan dengan Spotify pada 22 Februari. Playlist yang dikuratori oleh komunitas bakal didukung token dari Overlord sekarang dapat diakses melalui wallet web3 dari mereka yang memegang Creepz non-fungible token (NFT) di Spotify.

Saat ini, hanya pengguna Spotify untuk perangkat Android di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, dan Selandia Baru yang dapat membuka fitur playlist baru tersebut.

Uji Coba

Spotify jajaki bisnis di dunia Web3. Sumber: Shutterstock.
Spotify jajaki bisnis di dunia Web3. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Ada Kripto, Potensi Ekonomi Digital Indonesia Bisa Capai US$ 146 Miliar

Peserta lain dalam uji coba tiga bulan ini adalah komunitas Fluf, Moonbirds, dan Kingship metaverse. Sementara Fluf dan Moonbirds tidak membagikan detail apa pun tentang kemitraan mereka dengan layanan streaming Spotify secara publik, Kingship mengonfirmasi partisipasinya dalam uji coba di Twitter.

Untuk membuka kunci daftar lagu atau playlist, termasuk hits Queen, Missy Eliott, Snoop Dogg, dan Led Zeppelin, pengguna harus memiliki Kingship Key Card NFT.

Pengumuman tersebut memicu lonjakan token musik Web3. Misalnya, token asli Viberate (VIB) naik 33%. Token lainnya, seperti Audius (AUDIO) dan Rhythm (RHYTHM), masing-masing naik 4% dan 2,5%.

Pasar Musik Web3

Ilustrasi pasar musik web3. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi pasar musik web3. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Market Watch: Bitcoin Sempat Anjlok, Kini Berusaha Bangkit Lagi

Pada Mei 2022, Spotify mulai menguji galeri NFT di profil musisi. Meskipun tanpa opsi pembelian langsung, pengguna dapat melihat pratinjau NFT artis dan dialihkan ke halaman OpenSea tempat mereka dapat membeli item.

Spotify mulai menguji integrasi web3 tahun lalu, dengan perwakilan perusahaan mengonfirmasi publikasi Music Ally pada bulan Mei tahun lalu, bahwa beberapa musisi sedang menguji fitur untuk mempromosikan NFT di profil artis mereka. Perusahaan sebelumnya telah memposting daftar pekerjaan yang merujuk pada web3 pada awal tahun 2022.

Pasar musik tetap menjadi salah satu area adopsi Kripto yang berkembang pesat. Pada akhir Januari, platform podcasting, Fountain mengumumkan kemitraan dengan Zebedee untuk mengaktifkan Bitcoin (BTC) pembayaran mikro untuk pendengar podcast. Pada bulan Februari, hak royalti dari lagu hit 2015 Rhianna, “Bitch Better Have My Money,” ditawarkan sebagai bagian dari koleksi 300 NFT.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indonesia Lebih Dekat Jadi Anggota FATF, Kuatkan Perdagangan Kripto

Indonesia mendapatkan hasil penilaian yang memuaskan untuk menjadi anggota Financial Action Task Force on Money Laundering and Terrorism Financing (FATF). Upaya Indonesia dalam tindakan nti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APUPPT PPSPM) dalam beberapa tahun terakhir mendapatkan apresiasi dari negara-negara FATF.

Dalam siaran pers Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), penilaian memuaskan dan apresiasi dari negara anggota FATF didapatkan dalam rangkaian pertemuan Plenary FATF pada tanggal 20–24 Februari 2023 di Paris, Perancis. Dalam kesempatan tersebut berbagai negara FATF memahami urgensi keanggotaan Indonesia.

FATF adalah organisasi internasional yang fokus kepada upaya global pemberantasan pencucian uang, pendanaan terrorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah masal.

Untuk itu diwujudkanlah komitmen bersama melalui contact group memenuhi rencana aksi prioritas menuju keanggotaan Indonesia pada FATF dalam waktu dekat ini. Untuk itu, Plenary kali ini telah menyepakati Indonesia untuk mendapatkan jalur fast track melalui penyusunan Action Plan dengan timeline yang singkat dan terukur.

Komitmen Tinggi

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto dan bendera Indonesia.

Baca juga: Tokocrypto Raih Penghargaan dari PPATK

Contact Group yang terdiri dari wakil delapan negara termasuk sejumlah negara G7 yang berfungsi untuk mendampingi Indonesia agar berhasil dalam pemenuhan Action Plan tersebut. Dalam pelaksanaan Action Plan ini, Indonesia akan melakukan konsolidasi tingkat nasional baik di level tertinggi maupun di level operasional dan teknis dalam rangka meningkatkan kepatuhan Indonesia terhadap Rekomendasi FATF.

Sebagaimana diketahui, Indonesia tercatat hanya membutuhkan setidaknya satu Immediate Outcome (IO) lagi dengan rating Substantial untuk dapat diterima menjadi anggota penuh FATF. Hasil itu diperoleh dari Indonesia yang sampai saat ini telah berhasil melaksanakan tahap On-Site Visit, First Draft, Second Draft, Face to Face Meeting, hingga Final Draft MER.

Indonesia sendiri telah berkomitmen penuh untuk melaksanakan Action Plan agar dapat memperoleh hasil penilaian Mutual Evaluation Review (MER) FATF dengan hasil memuaskan (Satisfactory) sehingga dapat diterima menjadi negara anggota FATF (full membership) pada putaran sidang FATF bulan Juni 2023.

Dampak Positif

Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Bappebti Optimis Pasar Kripto Indonesia Bangkit di Tahun 2023

Pentingnya keanggotaan Indonesia di dalam FATF akan membawa dampak positif bagi kredibilitas perekonomian negara yaitu meningkatnya persepsi positif terhadap sistem keuangan Indonesia yang akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi melalui investasi baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu, dengan bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh FATF diharapkan akan dapat memberikan kontribusi luas pada penentuan kebijakan strategis global terkait APUPPT sehingga semakin mempertegas Indonesia sebagai negara yang berintegritas dan mampu berkontribusi aktif di kancah internasional.

Dampak positif lainnya adalah dapat menguatkan perkembangan industri perdagangan aset kripto di Indonesia. Masuknya Indonesia sebagai anggota akan menambah legitimasi dan menciptakan perdagangan aset kripto yang bersih dan jauh dari tindakan APUPPT.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sempat Anjlok, Kini Berusaha Bangkit Lagi

Akhir pekan lalu sejumlah investor kripto terutama Bitcoin (BTC) harus menelan pil pahit dengan harga yang sempat anjlok kembali ke kisaran harga US$ 22.800 atau turun 3% dalam 7 hari terakhir. Perlahan tapi pasti BTC kini kembali berusaha bangkit untuk mencapai titik resistensinya di level US$ 24.000.

Tim Riset Tokocrypto menjelaskan pergerakan market kripto, terutama Bitcoin yang kembali anjlok pada saat akhir pekan lalu disebabkan oleh beberapa faktor. Pemicu utamanya adalah Biro Analisis Ekonomi (BEA) merilis laporan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Januari pada Jumat (24/2) yang menunjukkan inflasi naik 5,4%. Dua bulan sebelumnya PCE turun berturut-turut di angka 5,6% menjadi 5,3%.

“Data PCE tersebut membuat investor panik. Kekhawatiran bahwa The Fed bakal kembali menaikan suku bunga 50 bps pada pertemuan bulan Maret mendatang terus meninggi. Laporan PCE adalah alat favorit The Fed untuk mengukur inflasi,” jelas analisis Tim Riset Tokocrypto.

Saham Anjlok, DXY Kuat

Ilustrasi pergerakan indeks saham AS. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi pergerakan indeks saham AS. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Alasan Kripto ‘Koin China’ Filecoin hingga VeChain Hasilkan Untung Besar

Tidak hanya kripto, indeks saham AS pun ikut runtuh. Saham di Amerika Serikat turun tajam pada hari Jumat (24/2), mengakhiri minggu terburuk mereka di tahun 2023, setelah pengukur inflasi pilihan The Fed menunjukkan kenaikan harga yang lebih kuat dari perkiraan bulan lalu. Korelasi antara pasar saham dan kripto masih berkaitan erat sehingga memiliki efek serius jika terjadi penurunan atau kenaikkan performa.

“Naiknya Indeks Dolar AS (DXY) yang mengindikasikan dollar AS mendapatkan momentum terbaiknya kali ini, yang membuat harga BTC kembali keok. DXY baru saja berhasil menembus level resistensinya di posisi 105,” ungkap Tim Riset Tokocrypto.

Selain sentimen makroekonomi yang masih menjadi katalis pergerakan harga pada pasar kripto, kabar terkait regulasi pun juga turut mempengaruhi. Sentimen negatif datang dari International Monetary Fund (IMF) yang menyatakan bahwa kripto tidak boleh diterima sebagai alat pembayaran yang sah secara hukum (legal tender). Ini juga menimbulkan pengaruh negatif untuk pasar kripto pada akhir pekan lalu.

Analisis Teknikal

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Tingkat Stres Investor Kripto Indonesia dan Pentingnya Edukasi Investasi

Sentimen pasar konsisten turun dalam sepakan. Ini terlihat dari Bitcoin Fear and Greed Index yang pada awal pekan lalu, Senin (20/2) dibuka pada level 58 dan kini di awal pekan dimulai pada level 50 dengan kategori Neutral.

Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin kembali mengalami penurunan setelah gagal breakout 200-week exponential moving average (EMA). Posisi harga US$ 23.000 adalah level kunci yang harus dipertahankan untuk bulls. Jika tertembus ke bawah, maka kemungkinan besar akan turun lebih dalam ke US$ 21.483 sebagai support baru.

Kini harga Bitcoin telah menembus support di titik US$ 23.400, jika bisa bertahan akan memantul kembali menguji untuk mencapai level US$ 24.000 dalam beberapa hari ke depan. Investor juga harus waspada dengan data makroekonomi yang akan dirilis pada pekan ini, seperti data Initial Jobless Claims pada Kamis (2/3) yang hasilnya bisa memproyeksi situasi inflasi AS dan berpengaruh pada tingkat kenaikan suku bunga.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Tunjukkan 2023 Mungkin Waktu Terbaik untuk Akumulasi Bitcoin

Laporan analisis dari penyedia data kripto, CryptoQuant telah menunjukkan bahwa tahun 2023 adalah waktu terbaik untuk mengakumulasi Bitcoin. Aset kripto paling populer di dunia itu mengalami tahun 2022 yang buruk, tetapi telah pulih dengan beberapa keuntungan di awal 2023 ini.

Analisis tersebut dilaporkan oleh Tekedia, yang mencatat laporan harga Bitcoin penulis CryptoQuant, Dan Lim. Di dalamnya, Lim mendukung penilaiannya dengan mencatat rasio nilai Pasar BTC terhadap Market value to realized value (MVRV).

Meskipun November lalu Bitcoin berada di sekitar harga mendekati US$ 16.000, itu telah menandai titik terendah di akhir tahun 2022 yang sangat rendah bagi industri secara keseluruhan. Hampir 300 hari crypto winter telah berdampak buruk pada industri.

2023 Adalah Waktu Terbaik untuk BTC?

Rasio Bitcoin MVRV. Sumber: Dan Lim/CryptoQuant.
Rasio Bitcoin MVRV. Sumber: Dan Lim/CryptoQuant.

Baca juga: BLK 2023: Ekosistem Blockchain & Aset Kripto Tumbuh Subur di Indonesia

Selanjutnya, tahun 2023 dimulai dengan banyak optimisme untuk industri dan BTC. Meskipun telah naik level sekitar US$ 22.000, satu analisis menyatakan bahwa tahun 2023 masih merupakan waktu terbaik untuk mengakumulasi Bitcoin berdasarkan pengamatan penyedia data crypto, CryptoQuant.

Analisis dipusatkan di sekitar rasio MVRV, yang digambarkan sebagai “indikator menonjol yang membantu trades dalam menentukan apakah suatu aset dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah pada posisinya saat ini.” Selain itu, indikator tersebut digunakan untuk mengidentifikasi tekanan jual pada investor.

Laporan tersebut menyatakan rasio MRV naik di atas angka 1,0 pada tanggal 19 Januari. Saat ini, indikatornya berada di 1.112, masih melayang di atas tanda undervalued sesuai dengan “tren historis.” Selanjutnya, analisis menyatakan BTC tidak pernah jatuh di bawah angka 1,0 tanpa segera kembali ke atas.

Tetap Cermat

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Gerak Bitcoin Bentuk Pola Golden Cross, Pertanda Harga BTC Naik?

Namun, laporan tersebut mencatat faktor makroekonomi dan koneksi BTC ke keuangan tradisional “mendorong investor untuk menggunakan teknik beli terpisah jangka panjang untuk melakukan lindung nilai terhadap peristiwa yang tidak terduga.” Secara meyakinkan, laporan tersebut menyatakan bahwa jika bull market muncul, investor akan secara retrospektif mengamati tahun 2022 dan 2023 sebagai “zona pembelian Bitcoin yang paling menarik”.

Penting juga untuk dicatat bahwa beberapa analis telah memperkirakan bahwa peristiwa Bitcoin halving berikutnya, yang dijadwalkan pada tahun 2024, akan secara dramatis ‘mendorong’ harga Bitcoin, termasuk pakar komoditas senior Bloomberg, Mike McGlone, yang percaya bahwa BTC dapat mencapai US$ 100.000 di kisaran itu. waktu.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto Bitcoin (BTC) di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bappebti Optimis Pasar Kripto Indonesia Bangkit di Tahun 2023

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetap optimis pasar kripto di Indonesia akan bangkit di tahun 2023. Meski begitu, Bappebti masih mencatat adanya penurunan transaksi perdagangan aset kripto.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK Bappebti, Tirta Karma Senjaya, menjelaskan terjadi penurunan sebesar 64,3 persen atas transaksi kripto pada Januari 2023 dibandingkan dengan periode yang sama pada awal tahun 2022 lalu. Tirta mengungkapkan bahwa total transaksi kripto pada Januari 2023 hanya Rp 12 triliun, turun dibandingkan rata-rata transaksi bulanan pada 2022 yang mencapai Rp 25 triliun.

“Kita bandingkan 2022 yang terakhir-terakhir pun pergerakannya tidak beda jauh, 2022 paling tinggi di awal-awal. 2022 itu rata-rata transaksi bulanan Rp25 triliun, tapi dipengaruhi transaksi kuartal awal 2022 yang masih besar,” ujar Tirta usai menghadiri acara Indonesia Crypto Consumer Summit di Jakarta, Selasa (21/2) dikutip Antara.

Pasar Kripto Optimis Bangkit

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Tirta Karma Senjaya. Sumber: Bappebti.
Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Tirta Karma Senjaya. Sumber: Bappebti.

Baca juga: ICCA Sukses Gelar Indonesia Crypto Consumer Summit 2023

Tirta optimis pertumbuhan pasar kripto masih positif ditahun-tahun mendatang seiring meningkatnya jumlah investor. Ia pun berharap transaksi kripto bisa kembali meningkat pada Februari 2023, meski tidak setinggi capaian periode 2021.

“Beberapa minggu ini beberapa mothers coin seperti Bitcoin, Solana mulai hijau. Harapannya kalau sudah mulai menarik seperti ini, investor mulai masuk. Kita wait and see apakah transaksi Februari ini bisa naik lagi,” kata Tirta.

“Kita tidak berharap transaksi ini harus kembali ke 2021, itu adalah posisi di mana semua investasi naik. Targetnya bisa di atas 2022,” lanjutnya.

Menurut Tirta, turunnya transaksi kripto terjadi karena beberapa faktor seperti pasar yang mulai jenuh, melemahnya aset kripto hingga kejatuhan Luna atau token kripto dalam jaringan Terra dan pasar kripto terbesar, FTX. Hal ini berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi pada aset kripto.

Regulasi Kripto

Ilustrasi regulasi aset kripto.
Ilustrasi regulasi aset kripto.

Baca juga: Tingkat Stres Investor Kripto Indonesia dan Pentingnya Edukasi Investasi

Guna mencegah terjadinya kejatuhan crypto exchange atau pedagang aset kripto seperti di Amerika Serikat, Bappebti telah memiliki regulasi untuk melindungi konsumen. Pemerintah bersama DPR telah mengesahkan Undang-Undang Pengembangan Peraturan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Melalui regulasi yang baru tersebut, nantinya akan ada sedikit pergeseran kewenangan, bahwa perdagangan Fisik Aset Kripto yang semula ada di dalam pengawasan Bappebti atau Kementerian Perdagangan akan bergeser di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengalihan ini diharapkan dapat memberikan ruang peraturan dan manajemen risiko yang lebih baik, terutama terkait dengan sektor fiskal yang nantinya dapat berpengaruh pada kestabilan sistem keuangan di Indonesia.

“Indonesia mulai bisa berhati-hati walaupun kita sudah menyampaikan bahwa kita meregulasi ini untuk mencegah hal-hal yang terjadi ini tidak seperti di Amerika, semoga tidak ada kejadian di Indonesia,” kata Tirta.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Kripto ‘Koin China’ Filecoin hingga VeChain Hasilkan Untung Besar

Aset kripto yang dilabeli sebagai ‘koin China,’ seperti Filecoin (FIL), NEO, Conflux (CFX), VeChain (VET), dan Qtum (QTUM) tengah mendapatkan keuntungan yang besar dalam beberapa hari terakhir. Narasi kenaikan harga sejumlah aset kripto tersebut mendapatkan momentum setelah pengumuman Hong Kong yang melegalkan perdagangan kripto efektif 1 Juni 2023.

Koin China yang langsung mendapat keuntungan dua digit selama seminggu terakhir antara lain Filecoin, NEO, Conflux, VeChain, Qtum. Analis kripto optimis akan adanya reli harga besar-besaran dalam sejumlah aset kripto tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, semakin banyak ahli kripto di Twitter memperkirakan “Pompa Koin China” akan masuk. Sebagian besar, ini disebabkan oleh kemudahan regulasi di Hong Kong dan prospek pelonggaran di Negeri Tirai Bambu.

Sentimen Positif

Ilustrasi aset kripto.
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Prediksi Harga Polygon (MATIC) Jelang Rilis Beta Mainnet zkEVM

Pengumuman Hong Kong baru-baru ini yang melegalkan perdagangan kripto untuk penduduknya memicu sentimen bullish dalam komunitas kripto yang memunculkan narasi “China.” Narasi tersebut semakin meningkat selama beberapa minggu terakhir ketika para analis dan influencer kripto men-tweet tentangnya dan membagikan daftar pantauan koin China untuk para traders.

Menurut laporan, Hong Kong bakal mengatur secara resmi membuat pembelian, penjualan, dan perdagangan kripto sepenuhnya legal untuk semua penduduknya mulai 1 Juni 2023. Pengumuman tersebut telah memicu reli dalam “narasi China” telah meningkat dalam seminggu terakhir.

Selain rencana Hong Kong, para ahli kripto di Twitter telah memperhatikan bahwa suntikan likuiditas besar-besaran oleh People’s Bank of China (PBoC) bertepatan dengan peningkatan kapitalisasi pasar kripto. Seorang analis berpendapat bahwa narasi pelonggaran China itu nyata dan bank sentral meningkatkan suntikan likuiditasnya pada Februari 2023.

Karena langkah PBoC ini biasanya diikuti oleh lonjakan harga aset kripto, para ahli bullish pada koin China dan kelanjutan dari tren naik mereka dalam jangka pendek.

Daftar Koin China

Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Miles Duetscher.
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Miles Duetscher.

Baca juga: Fresh Graduate Harus Tahu Skill Paling Dibutuhkan di Industri Blockchain

Miles Duetscher, seorang analis dan traders kripto membagikan daftar koin China di atas. Pakar percaya bahwa narasi China akan tetap ada dan pemegang token dapat mengharapkan keuntungan lebih lanjut hingga Juni 2023.

Seperti yang terlihat pada daftar di atas, koin China di 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, Filecoin (FIL), VeChain (VET), Neo (NEO) dan Conflux (CFX) telah menghasilkan 76,45%, 26,54%, 29,50% dan 310,15% keuntungan bagi pemegangnya masing-masing.

Narasi China adalah faktor kunci yang mendorong reli harga besar-besaran di token ini, selain alfa dari pembuat konten China dan pengembangan di masing-masing proyek kripto.

Pelaku pasar sangat menyukai narasi pada tahun 2023, setelah narasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang terinspirasi oleh ChatGPT, dan narasi Metaverse yang terinspirasi oleh laporan pendapatan Meta dan dedikasinya untuk membangun metaverse kripto, narasi China menjadi semakin populer di kalangan traders.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Rockstar Games Bakal Luncurkan Game GTA 6 Metaverse dengan Kripto?

Desas-desus beredar bahwa Rockstar Games dapat mengintegrasikan aset kripto dalam game di Grand Theft Auto (GTA) 6. Laporan terbaru dari SeekingAlpha mengeklaim bahwa perusahaan induk Rockstar Games, Take-Two Interactive, dapat mempertimbangkan untuk memperkenalkan GTA 6 Metaverse.

Rockstar Games dan Take-Two Interactive tetap bungkam tentang detail pengembangan dan produksi GTA 6. Pengembangan game GTA terbaru tersebut sedang berlangsung, karena bocoran pada tahun 2022 menegaskan bahwa gameplay telah berkembang pesat.

Sebuah artikel dari SeekingAlpha menyebutkan bahwa Take-Two Interactive dapat menentukan pasar dekade game berikutnya dengan GTA 6. Diproyeksikan pengemngan game ini juga dapat mencakup integrasi Metaverse dan aset kripto.

Metaverse dan Kripto

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

“Take-Two bahkan dapat mengadopsi blockchain dan kripto di GTA 6, yang akan memajukan konsep GTA Metaverse. Mengingat semua yang telah dibocorkan sejauh ini, GTA 6 kemungkinan akan jauh lebih dari sekedar permainan tradisional dan lebih dari sebuah platform,” tulis artikel tersebut.

GTA Online telah mengintegrasikan banyak aspek Metaverse. Mungkin hanya masalah waktu sebelum mereka memasuki bidang teknologi baru.

Selain itu, Take-Two Interactive menganggap serius GTA 6 karena harga sahamnya sekarang bergantung pada game tersebut. GTA yang sukses dapat membuat saham TTWO mencapai puncaknya dan menghasilkan pertumbuhan modal.

Juga di tahun 2013, Rockstar Games membutuhkan waktu tiga hari untuk menghasilkan US$ 1 miliar dari penjualan GTA 5 di seluruh dunia. Sekarang Rockstar ingin memecahkan rekor dengan membuat GTA 6 lebih kuat dan menghasilkan US$ 1 miliar dalam satu atau dua hari.

Game GTA

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: Survei: Banyak Generasi Milenial Memandang Bitcoin sebagai Safe Haven

Dikutip Watcher Guru, Seri Grand Theft Auto selalu jauh di depan pada masanya. GTA San Andreas , dirilis pada tahun 2004, masih dianggap inovatif dan futuristik bahkan setelah dua dekade. Game ini menampilkan jetpack terbang dan berbagai elemen lain yang berteknologi maju bahkan hingga saat ini.

Rockstar Games memperkenalkan pasar saham di Grand Theft Auto 4 pada tahun 2008, bernama The Liberty City Stock Exchange (LCSE). LCSE terletak di area ‘The Exchange, Algonquin’, tetapi bangunan tersebut tidak dapat diakses oleh pemain. Bangunan LCSE tidak memiliki peran dalam alur cerita, tetapi hanya ada di peta dengan pergerakan harga ticker.

Namun, banyak hal berubah setelah GTA 5 dirilis pada 2013, karena Rockstar Games memungkinkan pemain memasuki dunia pasar saham. Pemain dapat mengakses BAWSAQ dan LCN Exchange melalui koneksi internet di smartphone mereka, dan pengguna dapat membeli dan menjual saham sesuai keinginan mereka dan memiliki gameplay yang melibatkan pasar saham.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Shiba Inu yang Harganya Meroket Belakangan Ini!

Mata uang kripto atau aset kripto menjadi investasi yang semakin digemari oleh banyak orang akhir-akhir ini. Mengikuti fenomena ini, semakin banyak pula jenis mata uang kripto baru yang bermunculan di pasar kripto, salah satunya adalah Shiba Inu token atau SHIB.

Kemunculan SHIB ini menarik perhatian banyak orang. Bahkan, SHIB diperkirakan akan menggantikan Dogecoin (DOGE), sebuah altcoin yang punya kemiripan dengan SHIB. Hal ini dapat dilihat dari lonjakan harga jual SHIB pada Oktober 2021 lalu. Yuk, simak informasi selengkapnya!

Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

Apa itu Shiba Inu (SHIB)? 

SHIB dibuat pada Agustus 2020 dan bergerak di atas blockchain Ethereum. Pendirinya sendiri dikenal dengan nama samaran Ryoshi. Alasan Ryoshi memilih Ethereum sebagai platform-nya adalah karena adanya kesamaan tujuan antara Ethereum dan SHIB, di mana Ethereum memiliki tujuan yang jelas dan tidak berlebihan.

SHIB hadir sebagai aset kripto dengan memiliki sejumlah tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi salah satu bursa terdesentralisasi atau DEX dengan nama SHIBASWAP. DEX berguna dalam memperdagangkan kripto secara peer-to-peer, sehingga tidak perlu melibatkan perantara atau pihak ketiga. 

Selain itu, SHIB akan memfokuskan terhadap pertukaran NFT dengan mengutamakan para seniman yang karya seninya terkait dengan ras anjing Shiba Inu. Seiring perkembangannya, SHIB juga bertujuan untuk mendonasikan keuntungan yang diperoleh kepada yayasan penyelamat anjing ras Shiba Inu di dunia.

Mengapa SHIB Menarik? 

Pada akhir Oktober lalu, SHIB mencetak new all time high pada angka US$0,00005486. Dengan mencetak all time high terbaru itu, SHIB resmi menjadi aset kripto terbesar ke-11 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$21,5 miliar.

Jumlah tersebut merupakan rekor ketiga SHIB dalam empat hari. Token ini pertama kali mencetak all time high pada nilai US$0,00004442 setelah melonjak 60%. Saat itu, SHIB merupakan aset kripto terbesar ke-13. Dua hari kemudian, SHIB kembali memecahkan rekor dan menetapkan all time high terbaru pada nilai US$0,00004853.

3 Penyebab Kenaikan Harga dan Kapitalisasi Pasar SHIB 

Kenaikan harga dan kapitalisasi pasar SHIB bukanlah tanpa alasan. Melihat kenaikan yang begitu tinggi dalam waktu relatif singkat, setidaknya ada tiga alasan yang mendasari lonjakan tersebut, yaitu:

1. Cuitan Elon Musk

Kenaikan harga yang tinggi ini tidak lepas dari Elon Musk. Nampaknya, CEO Tesla ini masih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap naik-turunnya harga aset kripto.

Awal Oktober lalu, Elon Musk mengunggah cuitan di Twitter. Dalam cuitan tersebut, ia mengunggah foto anak anjing ras Shiba Inu yang sedang berada di mobil Tesla. Memang, Elon Musk tidak secara langsung membahas soal token SHIB. 

Shiba Inu token

Namun, token tersebut memiliki nama dan logo yang sama dengan anak anjing milik Elon Musk yang membuat banyak orang berasumsi bahwa Elon Musk mendukung token SHIB. Akibatnya, para pegiat aset kripto langsung ramai memborong SHIB dan membuat volumenya meningkat sampai 770% dalam satu hari. 

Sebelumnya, pada Mei 2021, hal serupa juga terjadi. Elon Musk membalas sebuah cuitan yang mengunggah foto anjing ras Shiba Inu dengan berkata “I’m looking for a shiba pup!”. Cuitan itu menyebabkan lonjakan harga SHIB hingga 1.050%.

2. Peluncuran DEX ShibaSwap

Shiba inu - shibaswapPada bulan Juni lalu, SHIB berhasil meluncurkan sebuah bursa terdesentralisasi atau DEX, yakni ShibaSwap. ShibaSwap rencananya akan dimiliki oleh komunitas SHIB dengan biaya yang terjangkau. Selain itu, keunikan lain dari ShibaSwap adalah terminologi yang digunakan tidak terlalu serius, seperti “staking” yang diganti dengan “bury”.

3. Diborong secara Besar-besaran Oleh Whale

Shiba tokenKenaikan harga SHIB juga sangat dipengaruhi oleh Whale. Pada awal November 2021 kemarin, SHIB diborong secara besar-besaran oleh Whale. Whale adalah julukan untuk investor yang mengalirkan dana ke kripto. Dikabarkan bahwa Whale membeli 20 triliun SHIB senilai lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp14 miliar dalam satu kali transaksi.

Itu dia ulasan mengenai token Shiba Inu. Umurnya masih sangat baru, sehingga masih diperlukan pemantauan lebih lanjut mengenai kestabilannya. 

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi aset kripto, lakukan di exchange yang aman dan terpercaya seperti Tokocrypto. Jual beli Bitcoin dan aset kripto lainnya di Tokocrypto lebih mudah, cepat, dan aman. Anda juga bisa mengetahui berbagai informasi terbaru soal dunia kripto di Tokonews, Instagram, dan Twitter. Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Yuk, investasi sekarang juga!





Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari

Harga aset kripto Shiba Inu (SHIB) telah melonjak lebih dari 35% menjadi $ 0,00003 pada Selasa (12/4). Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir. Lalu, apa penyebabnya?

Dilaporkan Cointelegraph, meroketnya harga SHIB pada 12 April imbas dari debut listing-nya di Robinhood, platform layanan trading dan investasi bebas komisi yang berbasis di AS. Meski begitu, SHIB masih berada di jalur untuk mencatat kinerja harian terbaiknya sejak 6 Februari ketika reli hampir 27%.

David Gokhstein, pendiri Gokhshtein Media, mengatakan penambahan SHIB ke Robinhood adalah hal yang hebat untuk ruang crypto, mencatat bahwa aset kripto dapat membantu mengarahkan lebih banyak pengguna ke koin top lainnya seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Pendiri PayPal Beberkan Alasan Bitcoin Gagal Tembus $ 100.000

Robinhood Untung dari Transaksi Aset Kripto

Platform Robinhood muncul sebagai jalan masuk bagi masyarakat AS memulai investasi sejak pandemi dimulai pada Maret 2020. Tahun lalu, Robinhood mendapatkan 10 juta akun yang melakukan investasi saham, dengan lebih dari setengah pendaftaran baru berasal dari investor pemula.

Perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar $ 423 juta dalam pendapatan kuartal keempat tahun 2021, mencatat bahwa sumber pendapatan utamanya menghasilkan $ 263 juta dibandingkan dengan $ 267 juta pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan dari perdagangan aset kripto melonjak lebih dari 300% pada periode yang sama, menempatkan Robinhood di jalur untuk memperkenalkan lebih banyak layanan terkait crypto pada tahun 2022, termasuk wallet dan penambahan lebih banyak altcoin dan meme coin ke platformnya.

analisis teknikal
Ilustrasi analisis teknikal.

Baca juga: Dogecoin Bakal Jadi Metode Pembayaran di Twitter dan Tesla, Harganya Naik?

Apakah Shiba Inu Terus Bullish?

Peristiwa pergerakan reli Shiba Inu juga dipengaruhi periode akumulasi yang kuat. Menurut data IntoTheBlock, mencatat whales yang memegang SHIB selama lebih dari setahun meningkatkan saldo mereka dalam 30 hari terakhir. Akibatnya, mereka sekarang memiliki kendali atas 2,82% dari pasokan bersih SHIB yang beredar.

Dari perspektif teknis, bagaimanapun, Shiba Inu terus menghadapi ancaman dari pola kelanjutan bearish. Khususnya, SHIB telah berkonsolidasi di dalam apa yang disebut pola symmetrical triangle sejak akhir Desember 2021. Ini membentuk pola setelah turun hampir 70% dari tertinggi Oktober 2021 di $ 0,00008894.

Dalam aturan perdagangan teknis umum, SHIB sekarang harus menembus di bawah pola symmetrical triangle untuk melanjutkan tren bearish-nya. Jika SHIB jatuh di bawah garis tren bawah pola tersebut, target penurunan berikutnya akan menjadi sama panjangnya dengan jarak maksimum antara garis tren atas dan bawah pola, bila diukur dari titik penembusan.

Skenario bearish ini menempatkan target untuk Shiba Inu di bawah $ 0,00001200, turun lebih dari 50% dari harga 12 April.

Baca juga: Volume Perdagangan Kripto di India Runtuh Setelah Pajak Baru Berlaku



Sumber : news.tokocrypto.com