Tag Archives: altcoin

XRP, Ethereum, dan Cardano: Volatilitas Tinggi Guncang Pasar Kripto

Pasar kripto kembali menunjukkan gejolak yang signifikan, dengan XRP mengalami penurunan mengejutkan sebesar 24%.

Dilaporkan U Today, Ethereum (ETH) juga terlihat lebih buruk dari sebelumnya, sementara Cardano (ADA) mencatat lonjakan volatilitas terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Mari kita telusuri lebih dalam pergerakan harga aset kripto utama ini.

XRP Anjlok 24%: Apa yang Terjadi?

XRP gagal mempertahankan reli sebelumnya dan kini mengalami retracement signifikan. Setelah sempat menyentuh level $3,10, harga XRP turun drastis hingga berada di $2,37, mendekati level support penting di $2,30.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika level ini tidak bertahan, XRP bisa jatuh lebih dalam hingga ke $2,00, di mana rata-rata pergerakan 200 hari dapat berfungsi sebagai jaring pengaman. Namun, jika XRP berhasil menembus kembali $2,50, peluang untuk menguji level resistensi di $2,75 terbuka lebar.

Penurunan XRP ini juga bertepatan dengan koreksi besar di pasar kripto secara keseluruhan, di mana Bitcoin dan Ethereum juga mengalami tekanan jual yang signifikan. Salah satu faktor yang memicu volatilitas ini adalah perubahan sentimen pasar setelah pengumuman cadangan kripto strategis AS. Lonjakan nilai yang sempat terjadi sebelum penurunan tajam ini menunjukkan betapa rapuhnya momentum bullish saat ini.

Ethereum (ETH) Semakin Terpuruk

Ethereum menghadapi tekanan lebih besar dibandingkan XRP. Harga ETH kini telah jatuh di bawah $2.200 dan bahkan menyentuh $2.104, mengalami penurunan signifikan dari level tertingginya baru-baru ini. Upaya pemulihan singkat gagal mengembalikan kepercayaan pasar, dan ETH kini berisiko turun lebih dalam jika tidak mampu bertahan di atas $2.000.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika Ethereum gagal mempertahankan level ini, support berikutnya berada di $1.850, dengan potensi penurunan lebih lanjut hingga $1.700 jika tekanan jual terus berlanjut. Untuk membalikkan tren bearish, ETH harus mampu menembus kembali $2.300, yang saat ini menjadi level kunci bagi para investor.

Cardano (ADA): Lonjakan Volatilitas yang Ekstrem

Cardano mencatat lonjakan volatilitas yang luar biasa, dengan fluktuasi harga intraday melebihi 600%. Kenaikan ini terjadi setelah pengumuman pemerintah AS tentang cadangan kripto strategis, yang awalnya mendorong harga ADA naik hingga $1,15 sebelum akhirnya anjlok ke $0,81.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan ADA melonjak drastis, mencerminkan aktivitas spekulatif yang tinggi. Saat ini, level support kritis ADA berada di $0,75, sementara resistensi utama berada di kisaran $0,90 hingga $1,00. Jika volatilitas tetap tinggi, harga ADA bisa mengalami perubahan signifikan, baik menuju pemulihan atau justru koreksi lebih dalam.

Secara keseluruhan, XRP, ETH, dan ADA menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan yang tinggi. XRP harus mempertahankan level $2,30 agar tidak jatuh lebih dalam, sementara ETH perlu kembali ke $2.300 untuk menghindari tren bearish yang lebih parah. Di sisi lain, volatilitas ekstrem ADA bisa menjadi peluang sekaligus risiko bagi para investor.

Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian ini, investor disarankan untuk tetap waspada dan memantau level-level kunci sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB Tetap Kuat di Tengah Kemerosotan Pasar Kripto – Apa Rahasianya?

Pasar kripto mengalami gejolak besar dalam seminggu terakhir, dengan aset utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mencatat penurunan tajam, tapi BNB tidak.

Dilaporkan AMBcrypto, Binance Coin (BNB) justru menunjukkan ketahanan yang lebih kuat dibandingkan aset lain. Apa yang membuat BNB lebih stabil di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan ini? Mari kita bahas lebih lanjut.

BNB Bertahan di Tengah Penurunan Pasar

Ketika BTC dan ETH mengalami penurunan harga lebih dari 20%, BNB justru hanya mengalami koreksi sekitar 8,5%.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, saat ini BNB diperdagangkan di kisaran $610,47, dengan harga tertinggi intraday di $611,23 dan harga terendah $590,99. Angka ini menunjukkan bahwa BNB mampu mempertahankan kisaran harga yang lebih stabil dibandingkan dengan aset kripto utama lainnya.

Stabilitas BNB ini mencerminkan kepercayaan investor yang lebih tinggi terhadap kinerja dan potensi jangka panjangnya. Banyak yang melihat BNB sebagai aset yang lebih aman saat volatilitas pasar meningkat.

Indikator Teknis Menunjukkan Potensi Pemulihan

Dari segi analisis teknikal, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) BNB menunjukkan kenaikan yang signifikan, meskipun masih mendekati wilayah jenuh jual. Ini menandakan adanya tekanan beli yang meningkat dan kemungkinan pemulihan harga dalam waktu dekat.

Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Selasa, 4 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Selasa, 4 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Binance Menguasai 70% Stablecoin di Bursa Kripto

Salah satu faktor utama yang mendukung ketahanan BNB adalah dominasi Binance dalam kepemilikan stablecoin di pasar.

Saat ini, Binance mengendalikan sekitar 70% dari semua stablecoin yang tersimpan di berbagai bursa. Stablecoin memainkan peran krusial dalam menjaga likuiditas dan stabilitas perdagangan di pasar kripto.

Dengan cadangan stablecoin yang besar, Binance tidak hanya mengukuhkan dirinya sebagai bursa kripto terbesar tetapi juga memperkuat pengaruhnya terhadap dinamika pasar. Hal ini membuat Binance semakin menjadi pilihan utama bagi para trader dan investor yang mencari platform yang stabil dan dapat diandalkan.

Apa Implikasi bagi Pasar Kripto?

Ketahanan BNB dalam menghadapi penurunan pasar menunjukkan bahwa aset ini memiliki daya tarik sebagai investasi yang lebih stabil dalam kondisi volatil. Investor yang ingin mengurangi risiko dalam portofolionya dapat mempertimbangkan untuk menambah kepemilikan BNB sebagai strategi diversifikasi.

Selain itu, dominasi Binance dalam kepemilikan stablecoin semakin memperkuat statusnya sebagai pemimpin dalam industri kripto. Dengan kendali atas likuiditas yang tinggi, Binance memberikan kepercayaan lebih bagi para penggunanya dalam melakukan aktivitas perdagangan dan manajemen aset.

Apakah tren ini akan terus berlanjut? Kita akan melihat bagaimana pasar berkembang, tetapi satu hal yang jelas: BNB tetap menjadi pemain kuat dalam ekosistem kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Harga Pi Coin Hari Ini: Akan Terjadi Setelah Penurunan 22%?

Pi Network terus menjadi topik hangat di dunia kripto, meski dalam beberapa waktu terakhir para investor tengah menghadapi kekhawatiran ekstrem.

Dalam kondisi kekhawatiran tersebut, banyak investor bertanya-tanya apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli Pi Coin.

Meskipun sempat mengalami lonjakan harga, Pi Coin kini mengalami penurunan drastis. Saat ini, harga Pi Coin berada di $1.79, turun 40% dari puncaknya di $2.90 dan anjlok lebih dari 22% dalam 24 jam terakhir.

Meskipun mengalami penurunan tajam, banyak spekulasi mengenai masa depan Pi Coin, terutama dengan peluncuran mainnet yang akan datang, pembukaan KYC, dan kemungkinan listing di bursa besar seperti Binance atau Coinbase.

Jika Pi Coin berhasil kembali ke level $2.20, ada potensi kenaikan ke $2.80 atau lebih. Sebaliknya, jika harga turun di bawah $1.50, penurunan lebih lanjut bisa terjadi.

Akumulasi Whale: Indikator Kenaikan Harga

Coinpedia menyebutkan pada Senin (3/3) bahwa salah satu faktor yang mendukung potensi kenaikan harga Pi Coin adalah akumulasi oleh whale atau investor besar.

Data on-chain menunjukkan bahwa para whale mulai mengumpulkan Pi Coin dalam jumlah besar. Hal ini menandakan kepercayaan mereka terhadap potensi kenaikan harga di masa depan.

Secara historis, akumulasi oleh whale sering kali mendahului lonjakan harga yang signifikan.

Selain itu, aktivitas whale dapat meningkatkan sentimen pasar dan memicu FOMO (fear of missing out) di kalangan investor ritel, yang pada akhirnya mendorong harga lebih tinggi.

Pengaruh Bitcoin terhadap Pasar Kripto

Harga Bitcoin sering kali menentukan arah pasar kripto secara keseluruhan. Jika Bitcoin menunjukkan tren positif, altcoin seperti Pi Coin cenderung mengikuti.

Saat ini, Bitcoin menunjukkan momentum yang kuat, sehingga bisa menjadi faktor pendukung bagi kenaikan harga Pi Coin.

Kombinasi antara kekuatan Bitcoin dan ekosistem Pi Network yang terus berkembang bisa saja menciptakan peluang bagi lonjakan harga.

Meskipun Pi Coin mengalami penurunan signifikan, faktor-faktor seperti akumulasi oleh whale, spekulasi listing di bursa besar, dan pengaruh Bitcoin dapat mendorong harga kembali naik.

Investor perlu memantau level harga kunci, seperti $2.20 dan $1.50, untuk menentukan potensi arah pergerakan selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Cardano Terus Naik, Sinyal Breakout?

Cardano (ADA) saat ini menunjukkan pola segitiga naik, yang sering kali menandakan potensi breakout signifikan.

Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, mengidentifikasi bahwa level harga $0,74 (Rp 12 ribu) dan $0,83 (Rp 13,5 ribu) adalah titik penting yang harus diperhatikan oleh para investor dan trader.

Thecoinrepublic menyebutkan bahwa pola segitiga naik ini ditandai dengan terbentuknya harga terendah yang semakin tinggi serta resistensi di sekitar level $0,83 (Rp 13,5 ribu).

Jika Cardano berhasil menembus level ini, maka ada kemungkinan harga Cardano akan mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

Menurut analisis Martinez, jika harga Cardano mampu melewati resistensi $0,83 (Rp 13,5 ribu), maka aset ini berpotensi mengalami kenaikan hingga 24%.

Kenaikan tersebut bisa saja membawa harga ADA mendekati atau bahkan melampaui angka psikologis $1 (Rp 16 ribu).

Namun sebaliknya, jika harga turun di bawah $0,74 (Rp 12 ribu), maka Cardano berisiko mengalami penurunan lebih lanjut hingga ke level $0,56 (Rp 9,1 ribu).

Oleh karena itu, level-level rentan ini menjadi acuan utama bagi para pelaku pasar dalam menentukan langkah investasi mereka di masa depan.

Apakah Harga Cardano Akan Menembus $1?

Dalam beberapa pekan terakhir, Cardano telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami penurunan tajam dari level tertinggi Desember 2024 di $1,3278 (Rp 216 ribu).

Salah satu faktor pendorong optimisme ini adalah harapan akan persetujuan ETF spot dari Grayscale, yang dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset kripto ini.

Jika harga berhasil menembus $0,83 (Rp 13,5 ribu), maka ada peluang besar bahwa ADA akan mencapai $1. Namun, pergerakan harga tetap bergantung pada faktor eksternal, termasuk sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Sementara itu, indikator teknikal juga menunjukkan potensi kenaikan harga ADA dalam jangka pendek:

Pertama, MACD (Moving Average Convergence Divergence). Garis MACD telah melintasi garis sinyal ke atas, menandakan momentum bullish.

Kedua, Bollinger Bands. Harga Cardano saat ini berada di dekat batas bawah Bollinger Bands, yang menunjukkan kondisi oversold. Jika harga bertahan di atas $0,74 $0,74 (Rp 12 ribu), maka ada peluang untuk rebound.

Ketiga, volatilitas. Bollinger Bands semakin menyempit, yang bisa menjadi indikasi bahwa volatilitas berkurang dan breakout akan segera terjadi.

Pada saat artikel ini ditulis, harga Cardano berada di sekitar $0,7643 (Rp 12,3 ribu), turun 4,85% dalam 24 jam terakhir.

Para investor diharapkan tetap waspada terhadap pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Memecoin: Dari Tren Komunitas ke Ancaman Investor Ritel

Memecoin, yang awalnya dianggap sebagai aset digital berbasis komunitas, kini semakin sering disalahgunakan untuk mengeksploitasi investor ritel.

Maraknya penipuan dan kegagalan token yang didukung selebriti telah memicu kekhawatiran di kalangan regulator.

Salah satu contoh terbaru adalah anjloknya token Libra (LIBRA) yang didukung oleh Presiden Argentina, Javier Milei. Token ini awalnya bernilai $4 miliar, namun dalam hitungan jam, harganya turun 94% setelah delapan dompet orang dalam mencairkan aset senilai $107 juta. Insiden ini menambah daftar panjang skandal di dunia memecoin yang merugikan investor.

Tantangan Regulasi dalam Dunia Memecoin

Menurut Anastasija Plotnikova, CEO Fideum, lonjakan penipuan memecoin menghadirkan tantangan besar bagi regulator. “Memecoin telah berevolusi dari eksperimen sosial berbasis komunitas menjadi lanskap kacau yang didominasi oleh eksploitasi investor ritel,” ujarnya kepada Cointelegraph.

Ia menyoroti bahwa jaringan orang dalam, skema pump-and-dump, dan kelompok penembak jitu kini menggantikan nilai asli memecoin sebagai aset koleksi. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang tidak sehat dan memperburuk kepercayaan investor terhadap aset digital tersebut.

Solana memecoin.
Solana memecoin.

Lebih lanjut, Plotnikova menegaskan pentingnya membedakan antara memecoin yang berfungsi sebagai barang koleksi dan proyek yang hanya bertujuan untuk menipu investor.

“Tarik-tarikan karpet tidak hanya tidak etis, tetapi juga jelas ilegal dan seharusnya berada dalam yurisdiksi lembaga penegak hukum,” tambahnya.

Skandal Libra dan Dampaknya terhadap Regulasi

Setelah kejatuhan Libra, muncul pengungkapan mengejutkan bahwa token ini sebenarnya telah menjadi “rahasia umum” di kalangan orang dalam memecoin. Bahkan, beberapa anggota bursa terdesentralisasi Jupiter diketahui telah mendapat informasi mengenai peluncuran token tersebut dua minggu sebelum perilisan.

Namun, menurut Dmitrij Radin, pendiri Zekret dan kepala teknologi Fideum, meskipun skandal ini memukul kepercayaan investor, hal ini tidak serta-merta akan mempengaruhi kebijakan regulasi kripto dalam jangka panjang.

“Undang-undang kripto disusun dengan perspektif jangka panjang, bukan hanya berdasarkan peristiwa terkini,” ujarnya.

Sebagai contoh, penarikan token Libra berbeda dengan peluncuran token Resmi Trump (TRUMP) dan Meme Resmi Melania (MELANIA).

Dua token terakhir dianggap lebih sebagai barang koleksi dan kemungkinan besar tidak akan memicu respons regulasi di Amerika Serikat.

David Sacks, kepala kripto AS, bahkan menyatakan bahwa memecoin tidak seharusnya diatur sebagai sekuritas. Oleh karena itu, meskipun Libra mengalami skandal besar, dampaknya terhadap regulasi industri kripto secara keseluruhan kemungkinan tidak signifikan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hedera (HBAR) Melonjak 30%: Akankah Mencapai $1?

Hedera (HBAR) tengah mencuri perhatian setelah mengalami lonjakan harga lebih dari 30% dalam 48 jam terakhir. Kenaikan ini memicu optimisme di kalangan pelaku pasar, menandakan potensi dimulainya tren bullish yang lebih besar.

Jika momentum ini terus berlanjut, Hedera berpeluang untuk menembus level tertinggi tahunannya dan masuk ke dalam daftar 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

HBAR Menjadi Kripto Terbesar ke-11 di Pasar

Sejak awal, Hedera telah dikenal sebagai proyek blockchain yang menjanjikan. Dengan lonjakan harga terbarunya, HBAR berhasil melampaui beberapa kripto besar seperti Chainlink, Stellar, dan Litecoin, menjadikannya aset kripto terbesar ke-11 di pasar.

Kekuatan fundamental serta meningkatnya sentimen bullish di kalangan investor dapat menjadi katalis untuk reli lebih lanjut, dengan target ambisius mencapai $1.

Apa yang Mendorong Kenaikan Harga HBAR?

Salah satu faktor utama di balik lonjakan harga HBAR adalah kemitraan strategisnya. Dalam pembaruan terbaru, Swift, jaringan pembayaran global yang banyak digunakan bank untuk transfer internasional, mengumumkan kemitraannya dengan Hedera.

Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Integrasi blockchain Hedera ke dalam sistem Swift di Amerika Utara, Eropa, dan Asia diperkirakan akan meningkatkan adopsi institusional secara signifikan.

Dengan ekspansi ini, Hedera berpotensi menjadi pemimpin dalam solusi pembayaran lintas batas. Kepercayaan dari institusi besar seperti Swift dapat meningkatkan permintaan untuk HBAR, yang pada akhirnya mendorong harga lebih tinggi.

Potensi HBAR Mencapai $1

Secara teknikal, harga HBAR telah menembus tren menurun 5 minggu terakhir, menunjukkan bahwa investor kembali mengambil alih kendali. Beberapa indikator utama juga mendukung potensi tren naik ini:

  • Golden Cross Mingguan: Grafik mingguan menunjukkan bahwa HBAR akan mengalami Golden Cross pertama, sebuah sinyal bullish yang menandakan momentum kenaikan kuat.
  • RSI Bullish Divergence: Relative Strength Index (RSI) mingguan menunjukkan divergensi bullish sebelum mencapai level rata-rata, menandakan adanya potensi reli besar.
  • Level Fibonacci 0,5 di $0,289: Jika bulls dapat mengamankan level ini, maka harga Hedera kemungkinan besar akan terus naik menuju level lebih tinggi dan mempertahankan tren bullishnya.

Kesimpulan

Lonjakan harga HBAR baru-baru ini tidak hanya didukung oleh faktor teknikal tetapi juga oleh perkembangan fundamental yang kuat, terutama kemitraannya dengan Swift.

Menurut laporan Coinpedia, dengan meningkatnya adopsi institusional dan sentimen bullish yang menguat, HBAR memiliki peluang besar untuk terus naik dan mencapai target $1 dalam waktu dekat.

Namun, seperti biasa dalam investasi kripto, volatilitas tetap menjadi faktor utama. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tron (TRX): Raja Transaksi Altcoin yang Makin Tak Terbendung

Tron (TRX) semakin membuktikan dominasinya dalam ekosistem altcoin dengan menjadi jaringan blockchain paling sibuk dalam hal transaksi.

Saat ini, Tron menguasai 42% dari semua transaksi altcoin, menjadikannya sebagai pemain utama dalam dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) serta pengelolaan stablecoin, khususnya Tether (USDT).

Dilaporkan Newsbtc, dengan biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi, Tron semakin menjadi pilihan utama bagi para trader dan investor.

Tron dan Perannya dalam Pasar Altcoin

Sebagai fondasi utama transfer stablecoin, Tron memproses jutaan transaksi setiap harinya. Kemampuannya dalam menangani transaksi USDT dalam jumlah besar menjadikannya lebih unggul dibanding pesaing seperti Ethereum dan Binance Smart Chain.

Data terbaru dari CryptoQuant mengungkap bahwa Tron mengendalikan sekitar 70% dari semua transfer USDT, dengan pangsa pasokan USDT di jaringan Tron mencapai 43%—nyaris mendekati rekor tertinggi.

Berdasarkan laporan terbaru, Tron menguasai 41,6% dari seluruh transaksi altcoin. Angka ini menunjukkan bahwa jaringan ini tidak hanya menjadi favorit dalam transaksi kecil, tetapi juga dalam skala besar.

Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Statistik yang Mengokohkan Posisi Tron

Fakta dan data menunjukkan bagaimana Tron semakin kokoh sebagai pemimpin dalam transaksi altcoin:

  • 14 juta transaksi USDT per minggu diproses oleh jaringan Tron.
  • Pangsa pasar transfer USDT mencapai 70%.
  • Harga TRX saat ini $0,23, naik 7,7% dalam 24 jam terakhir.

Dampak terhadap Harga TRX

Dengan dominasi yang semakin kuat, apakah harga TRX akan melonjak dalam waktu dekat? Beberapa analis optimis bahwa penggunaan jaringan yang semakin luas bisa mendorong harga TRX naik ke $1,11—meningkat hingga 444% dari harga saat ini.

Namun, kenaikan harga tidak hanya bergantung pada volume transaksi, tetapi juga faktor lain seperti sentimen pasar dan kondisi ekonomi global.

Meskipun belum bisa dipastikan apakah TRX akan mencapai target tersebut, pertumbuhan yang stabil dan pangsa pasar yang besar membuatnya tetap menjadi aset kripto yang patut diperhitungkan. Dengan inovasi yang terus berkembang, Tron berpotensi tetap menjadi raja dalam transaksi altcoin di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Volume Trading: Maksud dan Kegunaannya

Volume mencerminkan jumlah aset kripto yang diperdagangkan dalam periode waktu tertentu—indikator volume ini dapat kamu gunakan sebagai indikator pelengkap saat melakukan trading.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan volume trading dan apa fungsinya bagi trader khususnya di pasar kripto? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Volume Trading?

Volume trading merupakan jumlah total aset yang diperdagangkan dalam periode waktu tertentu—aset ini bisa berupa saham, kripto, atau forex.

Volume transaksi ini biasanya dinyatakan dalam bentuk total aset yang diperdagangkan atau dalam bentuk fiat seperti dolar AS.

Misalnya, dalam satu hari, terjadi transaksi antara tiga trader: A, B, dan C. Trader A membeli 3 BTC dari Trader B dengan harga $100,000 per BTC. Trader B menjual 3 BTC ke Trader A dan membeli 1 BTC dari Trader C dengan harga $90,000 per BTC.

Total volume trading yang tercatat adalah 4 BTC. Yang mana 3 BTC tersebut berasal dari transaksi antara A dan B, serta 1 BTC dari transaksi antara B dan C—dengan nilai total volume transaksi sebesar $390,000 ($300,000 dari 3 BTC + $90,000 dari 1 BTC).

Selain untuk mengetahui jumlah aset yang diperdagangkan dalam suatu periode waktu tertentu, volume trading juga bisa menjadi salah satu tolak ukur untuk mengetahui seberapa diminati suatu aset, dan seberapa aktif aset tersebut diperdagangkan. 

Biasanya, ketika semakin besar volume trading yang dimiliki oleh suatu aset, maka semakin tinggi pula tingkat likuiditas aset tersebut.

Kenapa Trading Volume Bisa jadi Pertanda Tingginya Likuiditas Suatu Aset?

Likuiditas sendiri mengacu pada seberapa mudah suatu aset dapat dibeli atau dijual tanpa menyebabkan perubahan harga yang signifikan.

Semakin besar volume trading suatu aset, semakin tinggi likuiditas karena adanya lebih banyak pembeli dan penjual yang aktif di pasar. Prinsipnya seperti ini:

  • Lebih banyak transaksi → Saat volume tinggi, ada banyak order jual dan beli yang masuk, sehingga aset bisa diperdagangkan dengan cepat tanpa kesulitan menemukan lawan transaksi.
  • Spread yang lebih kecil → Spread adalah selisih antara harga bid (pembelian) dan ask (penjualan). Jika volume tinggi, spread biasanya lebih kecil karena banyaknya trader yang mengisi order di berbagai level harga.
  • Harga lebih stabil → Dengan lebih banyak transaksi terjadi secara konsisten, harga cenderung lebih stabil karena karena adanya layer order yang harus ditembus terlebih dahulu.
  • Kemudahan masuk dan keluar pasar → Trader dan investor merasa lebih aman karena bisa membeli atau menjual aset dalam jumlah besar tanpa mempengaruhi harga secara drastis.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Trading Crypto bagi Pemula

Manfaat Volume Trading untuk Trader Kripto

Volume dalam trading dapat memberikan berbagai insight penting bagi para trader, seperti:

  • Menentukan Likuiditas Pasar: Seperti pada penjelasan poin sebelumnya, volume tinggi dapat menunjukkan bahwa aset mudah dibeli dan dijual tanpa menyebabkan perubahan harga yang signifikan. Indikator ini akan sangat berguna ketika kamu melakukan trading meme coin di DEX (Decentralized Exchange) atau kripto dengan market cap kecil.
  • Menilai Kekuatan Tren Pergerakan: Tinggi atau rendahnya volume bisa menjadi salah satu cara untuk konfirmasi tren harga, misal: volume yang meningkat saat harga naik bisa menjadi tanda tren bullish, sedangkan volume tinggi saat harga turun bisa mengindikasikan tren bearish.
  • Mengetahui Fase Konsolidasi dan Akumulasi: Saat fase konsolidasi, volume biasanya datar atau bahkan menurun yang menunjukkan kurangnya minat pasar. Namun, jika volume bertambah dalam rentang sempit, itu bisa menjadi tanda smart money sedang mengakumulasi sebelum harga bergerak signifikan.

Volume sangat berguna ketika digunakan bersama dengan analisis teknikal lainnya, seperti support-resistance, candlestick pattern, atau indikator seperti RSI dan MACD.

Baca juga: 4 Indikator Swing Trading Terbaik dan Mudah Digunakan Pemula

Perbedaan Volume dalam Forex vs Kripto

Berbeda dengan forex yang volume trading-nya sulit diukur secara riil karena yang bersifat over-the-counter (OTC) dan tidak ada satu sumber data terpusat yang mencatat semua transaksi pasar forex—di pasar kripto, volume bisa dilihat secara langsung melalui bursa, seperti yang bisa kamu lakukan dengan mudah di Tokocrypto.

Cara untuk menampilkan indikator volume trading di aplikasi Tokocrypto: 

Masuk ke menu pasar → pilih aset kripto → klik tulisan VOL yang ada di bagian bawah grafik harga.

Kenapa Harus Memperhatikan Volume Trading?

Aset dengan volume tinggi dan konsisten biasanya menunjukkan adanya partisipasi aktif dari para trader dan investor, yang berarti harga terbentuk secara organik melalui mekanisme supply dan demand. Ini menjadi penting sebab semakin tinggi volume, makan akan semakin mudah bagi kamu untuk melakukan transaksi beli atau jual tanpa mengalami slippage besar—yaitu perbedaan harga antara yang diinginkan dan yang dieksekusi.

Sebaliknya, aset dengan volume rendah cenderung lebih berisiko karena pasar yang sepi lebih rentan dimanipulasi oleh whale dan kurang likuid.

Memperhatikan volume juga membantu kamu menyaring aset sebelum mengambil keputusan trading. Ketika volume mendadak meningkat drastis, itu bisa menjadi sinyal adanya pergerakan besar—baik karena berita penting, akumulasi oleh institusi, atau sebagai potensi konfirmasi dari analisis teknikal.

Penutup

Pergerakan volume trading biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti zona waktu, sentimen, berita, analisis teknikal, hingga partisipasi institusi dan whale. Faktor-faktor ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari dinamika pasar yang terus berubah. 

Maka dari itu, trader perlu untuk selalu update dengan berita dan pergerakan pasar terbaru. Salah satu cara untuk tetap terhubung dengan informasi adalah dengan bergabung bersama komunitas trader Tokocrypto di Telegram untuk mendapatkan berita, analisis sinyal harian, edukasi untuk pemula, dan desas-desus terbaru seputar pasar kripto.

Kamu akses dan gabung komunitas trader Tokocrypto melalui link berikut: https://t.me/TokocryptoOfficial


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Terancam Jatuh di Bawah $0,60, Ini Penyebabnya

Pi Network (PI) tengah menghadapi tekanan jual yang cukup kuat di pasar kripto. Harga token ini saat ini diperdagangkan di kisaran $0,63 dan berisiko menembus ke bawah level support penting di $0,61. Jika tekanan jual terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga PI akan turun hingga ke $0,57.

Sentimen Negatif Investor Jadi Pemicu

Salah satu indikator teknikal utama yang menunjukkan lemahnya momentum PI adalah Relative Strength Index (RSI), yang kini berada di zona bearish. Sejak akhir Mei, RSI Pi Network terus menurun di bawah level netral, mengindikasikan dominasi tekanan jual atas minat beli.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa banyak investor saat ini lebih memilih untuk menjual kepemilikannya daripada membeli. Ketakutan akan kerugian lebih lanjut membuat sentimen pasar terhadap PI cenderung negatif.

RSI Jaringan Pi. Sumber:  TradingView.
RSI Jaringan Pi. Sumber: TradingView.

Baca juga: Pi Network: Dari Aplikasi Mobile ke Ekosistem Blockchain Global

Kepercayaan Investor Terus Menurun

Selain RSI, data dari Santiment menunjukkan bahwa sentimen tertimbang investor terhadap Pi Network masih berfluktuasi dan cenderung menurun. Ketidakpastian yang tinggi membuat investor semakin enggan untuk menahan token ini dalam jangka panjang, memperbesar kemungkinan aksi jual lebih lanjut.

Aktivitas penjualan yang meningkat akibat rasa takut kehilangan modal justru memperparah tekanan pada harga PI. Hal ini bisa menciptakan lingkaran negatif, di mana penurunan harga mendorong penjualan lebih lanjut, dan seterusnya.

Harga di Persimpangan: Turun atau Bangkit?

Analisis Harga Jaringan Pi. Sumber:  TradingView.
Analisis Harga Jaringan Pi. Sumber: TradingView.

Saat ini, $0,61 menjadi batas krusial bagi Pi Network. Jika level ini berhasil dipertahankan dan terjadi peningkatan minat beli, maka ada peluang harga PI bisa pulih menuju $0,71. Pemulihan ini akan menandai pembalikan arah dari tren bearish dan membuka jalan bagi potensi reli jangka pendek.

Namun, jika harga gagal bertahan di atas $0,61, kemungkinan besar PI akan turun ke kisaran $0,57. Penurunan ini akan memperpanjang kerugian bagi investor dan memperkuat tren penurunan yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi teknikal dan sentimen pasar saat ini menunjukkan bahwa Pi Network sedang berada dalam fase krusial. Investor disarankan untuk berhati-hati dan memantau pergerakan harga di level support $0,61. Keberhasilan atau kegagalan bertahan di atas level ini akan menentukan arah harga PI dalam waktu dekat.

Baca juga: Hadapi Tren Penurunan, Apakah Harga Pi Network Melanjutkan Kenaikan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

VICE dan Snorter Bersaing Jadi Memecoin Terbaik Juni 2025

Pasar memecoin kembali bergolak. Di bulan Juni ini, dua nama mencuri perhatian investor ritel: VICE dan Snorter ($SNORT). Keduanya mengusung pendekatan berbeda—VICE dengan konsep platform reward berbasis kompetisi, dan Snorter dengan kecepatan eksekusi lewat bot Telegram. Namun, di balik hype dan potensi keuntungan cepat, para analis mengingatkan akan risiko tinggi yang menyertainya.

VICE: Token Hadiah atau Sekadar Gimmick?

Dilaporkan 99Bitcoins, VICE Crypto mengklaim dirinya sebagai “lebih dari sekadar token.” Proyek ini menyebut dirinya sebagai pintu masuk ke platform hadiah berbasis kompetisi, di mana pengguna bisa mendapatkan penghasilan saat berpartisipasi. Dengan janji peluncuran platform, kartu plug-and-play, dan berbagai kompetisi, VICE ingin tampil sebagai memecoin dengan utilitas nyata.

Namun, realita saat ini cukup kontras. Meskipun sempat trending di CoinGecko, situs web proyek belum aktif sepenuhnya, memunculkan tanda tanya besar soal kredibilitasnya.

Analisis Teknis: Pola Bearish Masih Mendominasi

Analisis pergerakan Vice (VICE) pada Senin, 9 Juni 2025.
Analisis pergerakan Vice (VICE) pada Senin, 9 Juni 2025.

Baca juga: GoPlus Security (GPS): Harga Naik, Perkuat Perlindungan Web3

Secara teknikal, performa VICE menunjukkan sinyal yang kurang meyakinkan:

  • Harga: Terkunci dalam descending channel dengan titik tertinggi dan terendah yang makin rendah.
  • Support: $0,0340 – sudah beberapa kali diuji.
  • Resistance: $0,0355 – sejalan dengan SMA 200 hari.
  • Death Cross: SMA 20 hari telah memotong ke bawah SMA 200 hari.
  • RSI: Bertahan di level 38, menunjukkan kondisi bearish mendekati jenuh jual.

Tanpa katalis positif kuat, tren ini berpotensi berlanjut. Jika support $0,0340 jebol, tekanan jual kemungkinan akan meningkat tajam.

Snorter ($SNORT): Bot Telegram, Mesin Cepat, dan Memecoin dengan Gaya Baru

Berbeda dari VICE, Snorter langsung menyasar pengguna aktif Telegram—tempat komunitas kripto banyak berinteraksi. Bot Solana ini memungkinkan pengguna mengeksekusi perdagangan lintas rantai hanya dengan satu klik, tanpa perlu bursa, dasbor, atau antarmuka rumit.

Dalam waktu kurang dari seminggu, Snorter mengumpulkan lebih dari $350.000 dari komunitas. Dengan biaya hanya 0,85% per perdagangan—paling rendah di antara bot sejenis di ekosistem Solana—Snorter mengincar para trader berpengalaman yang haus kecepatan dan efisiensi.

Fitur Unggulan:

  • Sniping token baru saat peluncuran
  • Pencerminan dompet (wallet mirroring)
  • Limit order langsung dari Telegram
  • Sistem pelacak portofolio bawaan
  • Pemindai kontrak berisiko berbasis relay anti-MEV

Analis dari 99Bitcoins menyebut Snorter sebagai salah satu pionir dari gelombang baru bot kripto yang dibangun di atas ekosistem Telegram dan jaringan TON, yang kini berkembang pesat.

Mana yang Layak Dibeli?

VICE dan Snorter membawa pendekatan berbeda ke dunia memecoin. VICE mengandalkan janji ekosistem dan iming-iming hadiah, namun masih berjuang membuktikan eksistensinya secara teknis dan fundamental. Di sisi lain, Snorter menawarkan produk yang langsung bisa digunakan, menyasar kebutuhan praktis komunitas trader.

Namun, penting diingat: memecoin tetaplah aset berisiko tinggi. Harga bisa melonjak 70% dalam sehari, tapi juga bisa jatuh tanpa peringatan. Investor disarankan untuk berhati-hati, melakukan riset menyeluruh, dan hanya menggunakan dana yang sanggup untuk hilang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com