Tag Archives: altcoin

Pi Network (PI) Potensi Turun di Bawah $1 pada Maret, Apa yang Terjadi?

Pi Network (PI) mengalami tekanan jual yang signifikan, turun lebih dari 19% dalam sepekan terakhir.

Sejak awal Maret, harga PI terus melemah dan saat ini diperdagangkan di bawah $2. Sejumlah indikator teknikal menunjukkan bahwa PI bisa mengalami penurunan lebih lanjut jika level support utama tidak mampu bertahan.

Tekanan Jual Masih Mendominasi

Indeks Pergerakan Arah (DMI) mengungkapkan bahwa tren bearish semakin menguat. Indeks Arah Rata-rata (ADX) PI melonjak ke 34,29 dari 8,97 hanya dalam dua hari, mengindikasikan bahwa tren saat ini semakin kuat.

Namun, meskipun tekanan jual masih dominan, data menunjukkan bahwa momentum bearish mungkin mulai melemah. +DI PI (indikator arah positif) berada di angka 11,37, sedikit naik dari 7,14 sehari sebelumnya. Sementara itu, -DI (indikator arah negatif) turun ke 30,57 dari 46,6, mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai sedikit berkurang.

Analisis harga Pi Network (PI). Sumber: TradingView.
Analisis harga Pi Network (PI). Sumber: TradingView.

Arus Modal Keluar, CMF Mencapai Titik Terendah

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang mengukur aliran modal menunjukkan bahwa tekanan jual masih tinggi. Saat ini, CMF PI berada di -0,19, turun drastis dari 0,03 sehari sebelumnya. Bahkan, beberapa jam lalu, indikator ini sempat menyentuh -0,21, menandakan keluarnya modal besar-besaran dari PI.

Dengan tekanan jual yang masih kuat dan arus keluar modal yang tinggi, harga PI bisa tetap dalam tren turun kecuali ada dorongan beli yang cukup besar untuk mengubah situasi.

Apakah PI Akan Turun di Bawah $1?

Saat ini, PI diperdagangkan di antara level resistensi $1,51 dan support $1,23. Jika tekanan jual terus berlanjut dan PI gagal mempertahankan level support $1,23, harga bisa turun lebih dalam ke $0,95. Selain itu, munculnya pola death cross pada grafik EMA juga memperkuat potensi penurunan lebih lanjut.

Namun, jika terjadi pergeseran momentum dan tekanan beli meningkat, PI memiliki peluang untuk pulih dan menguji resistensi di $1,51. Jika mampu menembus level ini, harga bisa kembali ke $2 dan bahkan berpotensi mencapai level tertinggi baru di atas $3.

Meskipun prospek bearish masih mendominasi, pasar tetap dinamis. Perubahan sentimen atau katalis positif dapat mengubah arah harga kapan saja. Oleh karena itu, investor perlu memantau pergerakan PI secara cermat sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pendapatan Solana Anjlok 90% dari Puncak Januari

Pendapatan jaringan Solana mengalami penurunan drastis hingga 90% dari puncaknya pada Januari, kembali ke level yang tidak terlihat sejak September seperti dilaporkan oleh Thedefiant pada Selasa (11/3)

Hal ini terjadi akibat meredanya siklus memecoin yang sebelumnya mendorong aktivitas transaksi di jaringan ini.

Dampak Anjloknya Pasar Memecoin

Selama dua minggu terakhir, pendapatan jaringan Solana rata-rata hanya mencapai $4 juta per minggu. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode 13 hingga 27 Januari.

Kala itu, Solana menghasilkan $38,5 juta per minggu akibat lonjakan popularitas memecoin seperti TRUMP.

Penurunan ini berkaitan langsung dengan berkurangnya biaya transaksi yang dikumpulkan oleh jaringan.

Dalam dua minggu terakhir, total biaya transaksi hanya mencapai $8 juta, menjadi periode terendah sejak September.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penyebab Utama Penurunan Pendapatan

Meredanya pasar memecoin disebabkan oleh kejatuhan beberapa proyek besar yang sebelumnya mendominasi, seperti TRUMP, serta beberapa skema penipuan seperti LIBRA, MELANIA, dan ENRON.

Awalnya, memecoin menarik banyak likuiditas dan mendorong aktivitas perdagangan, tetapi setelah runtuhnya proyek-proyek tersebut, kepercayaan terhadap pasar memecoin menghilang sepenuhnya.

Selain itu, volatilitas pasar kripto secara umum turut berkontribusi terhadap penurunan ini.

Harga Bitcoin (BTC) saat ini turun menjadi $78.000, atau hampir 30% lebih rendah dari rekor tertingginya di $109.000.

Solana Masih Lebih Baik Dibandingkan Musim Panas 2024

Meskipun terjadi penurunan drastis, pendapatan Solana saat ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan akhir musim panas 2024.

Pada periode 19 Agustus hingga 16 September, jaringan ini hanya menghasilkan kurang dari $2 juta per minggu.

Harga SOL Juga Turun

Tidak hanya pendapatan, harga token SOL juga mengalami penurunan signifikan. Dari puncaknya di $295 pada 19 Januari, harga SOL kini turun 60% menjadi $117.

Faktor utama yang mendorong penurunan ini adalah aksi jual besar-besaran di pasar kripto serta pembukaan token investor yang dimulai pada 1 Maret.

Sementara itu, memecoin di jaringan Solana mengalami penurunan yang lebih parah. Beberapa memecoin yang sempat mendominasi pasar seperti FARTCOIN, GOAT, dan ARC kini telah anjlok antara 85% hingga 95% dari puncaknya di kuartal keempat 2024.

Seorang kontributor MegaEth dengan nama 0xBreadGuy mengomentari situasi ini di media sosial X.

Menurutnya, euforia keuntungan besar dari memecoin membuat banyak investor mengabaikan risiko pasar.

Namun, dengan hancurnya proyek seperti MELANIA dan LIBRA, selera risiko di pasar memecoin juga ikut menghilang.

Penurunan tajam ini menunjukkan bagaimana siklus spekulatif dapat mempengaruhi pendapatan jaringan blockchain.

Kini, komunitas Solana harus mencari narasi baru untuk menghidupkan kembali ekosistemnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Radworks (RAD) Meroket 30%: Apa yang Perlu Diketahui Trader?

Harga Radworks (RAD) mengalami lonjakan signifikan lebih dari 30% dalam 24 jam terakhir, mencapai $0,929 atau sekitar Rp15.248,46. Data internal Tokocrypto mengidentifikasi pergerakan bullish yang kuat dalam pasangan perdagangan RAD/USDT.

Meskipun volatilitas tetap ada, harga berhasil bertahan di atas level support utama, membuka peluang untuk pertumbuhan lebih lanjut. Kini, para trader bertanya-tanya, apakah momentum ini akan terus berlanjut?

Mengenal Radworks (RAD)

Radworks adalah jaringan yang berfokus pada tata kelola komunitas serta pengembangan teknologi sumber terbuka yang mendukung kebebasan internet. Dua proyek utama yang dikelolanya adalah:

  • Radicle: Jaringan peer-to-peer untuk kolaborasi kode menggunakan Git.
  • Drips: Platform berbasis Ethereum yang memungkinkan pembagian dan distribusi dana secara otomatis.

Dengan sistem yang sepenuhnya terdesentralisasi, Radworks dikelola oleh komunitasnya melalui token tata kelola RAD.

Pergerakan harga Radworks (RAD/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Radworks (RAD/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bagaimana Cara Kerja Radworks?

Radworks beroperasi menggunakan token RAD sebagai mekanisme tata kelola. Beberapa fitur utama dari ekosistem ini meliputi:

  • Sistem tata kelola terdesentralisasi, di mana keputusan diambil melalui voting oleh pemegang token RAD.
  • Integrasi dengan Ethereum, yang memastikan keamanan proyek melalui smart contract.
  • Pendanaan komunitas, yang mendukung pengembangan software sumber terbuka.
  • Transparansi penuh, memungkinkan siapa saja untuk berkontribusi dan memengaruhi arah proyek.

Keunikan Radworks

Radworks menonjol sebagai organisasi yang berkomitmen pada kebebasan, privasi, dan desentralisasi dalam industri teknologi. Fokus utamanya adalah mendanai dan mendukung teknologi yang tahan sensor serta memungkinkan kolaborasi yang aman dan terbuka. Komitmen Radworks terhadap ekosistem yang berkelanjutan menjadikannya pilihan menarik bagi komunitas developer dan penggemar teknologi sumber terbuka.

Token RAD: Fungsi dan Perannya

Token RAD memiliki peran penting dalam ekosistem Radworks, di antaranya:

  • Tata kelola komunitas: Pemegang token dapat memengaruhi keputusan terkait proyek Radworks.
  • Pendanaan proyek: Dana dari perbendaharaan digunakan untuk mendukung pengembangan Radicle dan Drips.
  • Integrasi smart contract: RAD mengatur berbagai kontrak pintar dalam ekosistem Radworks, termasuk dalam sistem tata kelola Compound Governor Alpha.

Performa Harga RAD

  • Harga saat ini: Rp15.071,28
  • Tertinggi sepanjang masa: Rp448.658,59
  • Titik terendah sepanjang masa: Rp11.252,38
  • Kapitalisasi pasar: Rp777,32 miliar
  • Kapitalisasi pasar terdilusi penuh: Rp1,51 triliun

Tokenomik RAD

  • Total pasokan: 99.999.620 RAD
  • Pasokan beredar: 51.575.980 RAD
  • Alokasi Token:
    • Perbendaharaan komunitas: 50%
    • Pendukung awal: 20%
    • Tim: 19%
    • Dasar: 5%
    • Likuiditas: 4%
    • Program pembibitan: 2%

Radworks (RAD) menawarkan solusi inovatif untuk pengembangan software sumber terbuka dengan sistem yang benar-benar terdesentralisasi. Lonjakan harga terbaru RAD menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap proyek ini.

Dengan fondasi yang kuat dalam tata kelola komunitas dan integrasi blockchain, RAD berpotensi menjadi aset menarik dalam ekosistem kripto. Namun, seperti semua investasi, penting untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan trading.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Dogecoin dan Cardano Turun Lebih dari 10%, Ada Apa?

Bitcoin kembali mengalami penurunan harga pada hari Minggu, turun di bawah $83.000 (Rp 1,3 miliar) seperti dilaporkan oleh Theblock pada Senin (10/3).

Kondisi ini memicu penurunan harga di seluruh pasar kripto, termasuk Dogecoin (DOGE) dan Cardano (ADA) yang anjlok lebih dari 10%.

Dogecoin Tertekan, Sempat Rebound Tipis

Harga Dogecoin sempat menyentuh titik terendah harian sebelum sedikit pulih di sore hari.

Namun, harga DOGE masih mengalami penurunan signifikan sekitar 12%, bertahan di kisaran $0.17 (Rp 2,7 ribu) pada pukul 16:24 ET.

Tren ini menunjukkan tekanan kuat yang terus menekan aset kripto berbasis meme tersebut.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Cardano Ikut Melemah

Seperti Dogecoin, harga Cardano (ADA) juga mengalami tekanan besar. Harga ADA turun hingga 10%, meskipun sempat mengalami pemulihan tipis pada Minggu sore.

Pada pukul 16:24 ET, ADA diperdagangkan di level $0.74. Walaupun mengalami penurunan, Cardano masih menunjukkan ketahanan lebih baik dibandingkan altcoin lain seperti Solana dan XRP.

Faktor yang Mempengaruhi Pasar Kripto

Penurunan harga Bitcoin dan volatilitas yang meningkat terjadi bersamaan dengan aksi jual besar-besaran di pasar ekuitas.

Hal ini dipicu oleh kebijakan tarif baru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menekan sentimen investor.

Sementara itu, harga emas melonjak sebagai aset safe haven, menambah tekanan terhadap pasar kripto.

Strategic Crypto Reserve Tidak Cukup Mendukung Bitcoin

Meskipun Presiden Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk “Strategic Crypto Reserve” guna menimbun Bitcoin, langkah ini belum cukup untuk membendung penurunan harga.

Bitcoin terus melemah dalam beberapa pekan terakhir, menunjukkan ketidakpastian yang masih tinggi di pasar kripto.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Cardano Diuntungkan Spekulasi ETF

Meskipun mengalami penurunan, Cardano mendapat sedikit dukungan dari spekulasi terkait potensi persetujuan Exchange-Traded Funds (ETF) yang melacak harga ADA.

Jika ETF tersebut benar-benar disetujui, ada kemungkinan harga Cardano dapat pulih lebih cepat jika dibandingkan dengan altcoin lainnya.

Penurunan harga Bitcoin di bawah $83,000 (Rp 1,3 miliar) memberikan dampak negatif pada pasar kripto, termasuk Dogecoin dan Cardano yang masing-masing turun lebih dari 10%.

Meskipun sempat pulih, kedua altcoin ini masih berada dalam tekanan. Di sisi lain, spekulasi ETF memberikan secercah harapan bagi Cardano untuk bangkit di tengah kondisi pasar yang bergejolak.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

DigiByte (DGB) Naik 7,30%, Momentum Bullish Terbentuk

DigiByte (DGB), salah satu proyek blockchain yang berfokus pada keamanan dan skalabilitas, mengalami kenaikan harga sebesar 7,30%.

Meskipun data kapitalisasi pasar dan volume perdagangan tidak tersedia, lonjakan harga ini menarik perhatian investor.

Kenaikan harga DGB diyakini didorong oleh sentimen positif pasar kripto serta pendekatan pengembangan berbasis komunitas yang kuat. DigiByte dikenal dengan kecepatan transaksi tinggi dan fitur keamanan canggih, menjadikannya aset yang menarik di pasar kripto.

Secara teknikal, DGB baru saja menembus pola downward wedge, yang menandakan potensi kelanjutan reli bullish. Jika mampu melewati dua level resistance berikutnya, harga DGB diperkirakan dapat naik hingga 2 kali lipat setelah breakout sukses.

Selain DGB, beberapa altcoin lain juga mengalami kenaikan harga karena faktor seperti meningkatnya adopsi teknologi blockchain, sentimen pasar yang positif, dan pengembangan ekosistem yang terus berlanjut.

Dengan momentum yang semakin kuat, DigiByte berpotensi terus mengalami pertumbuhan, tergantung pada peningkatan adopsi dan perkembangan ekosistemnya di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Lampaui Ethereum Meski Volume DEX Koin Meme Turun

Solana kembali menunjukkan ketangguhannya dalam ekosistem kripto. Menurut laporan terbaru dari VanEck, volume bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Solana berhasil melampaui Ethereum, meskipun terjadi penurunan signifikan dalam perdagangan koin meme hingga 80%.

Solana Tetap Perkasa di Tengah Pasang Surut Pasar

Sepanjang tahun 2024, harga Solana (SOL) mengalami lonjakan drastis hingga 191%, sementara pendapatan on-chain meningkat 700%.

Menurut laporan Cointelegraph, salah satu faktor utama yang membuat Solana tetap kompetitif adalah biaya transaksi yang sangat rendah, rata-rata hanya $0,05, jauh lebih murah dibandingkan dengan Ethereum yang mencapai $1,27. Efisiensi ini membuat jaringan Solana tetap mampu menangani volume perdagangan yang tinggi.

Koin meme, yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama Solana, sebelumnya menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan jaringan.

Salah satu platform yang berkontribusi besar adalah Pump.fun, pembuat koin meme berbasis Solana, yang berhasil mengumpulkan lebih dari $577 juta dalam bentuk biaya dalam satu tahun terakhir.

Namun, industri ini tidak terlepas dari tantangan. Salah satu insiden yang mengguncang pasar adalah kontroversi koin LIBRA yang diluncurkan pada Februari.

Dugaan praktik perdagangan orang dalam dan manipulasi pasar menyebabkan harga koin tersebut anjlok tajam, membuat investor mengalami kerugian besar.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Imbas dari insiden ini, pasar koin meme mengalami kemerosotan yang signifikan. Pada Februari, transfer stablecoin di jaringan Solana menurun 80% dari level Januari. Selain itu, volume DEX turun 55%, pendapatan dari biaya transaksi anjlok 63%, dan aktivitas MEV (Miner Extractable Value) menurun 63%.

Meski demikian, Solana tetap mempertahankan volume perdagangan yang bersaing dengan seluruh ekosistem Ethereum. Bahkan, sejumlah pembaruan protokol yang akan datang diharapkan semakin meningkatkan performa jaringan ini.

Ethereum Menghadapi Tantangan dan Solusi yang Ditawarkan

Di sisi lain, Ethereum juga mengalami penurunan dari segi pendapatan dan aktivitas jaringan. Dalam satu tahun terakhir, harga gas Ethereum anjlok 88%, menyebabkan pendapatan turun 93%. Pangsa pasar Ethereum dalam total pendapatan blockchain pun menyusut dari 55% pada Februari 2024 menjadi hanya 24% pada Februari 2025.

Strategi Ethereum untuk mendorong pengguna beralih ke solusi Layer 2 (L2) ternyata turut mengurangi aktivitas di Mainnet. Akibatnya, proyek-proyek besar seperti Uniswap dan Ondo mulai mencari alternatif di luar ekosistem Ethereum.

Dari segi performa, Ethereum juga tertinggal dibandingkan dengan Solana. Saat ini, throughput transaksi Ethereum hanya mampu mencapai 63 transaksi per detik (TPS), jauh di bawah Solana yang mampu menangani hingga 4.000 TPS.

Untuk mengatasi masalah ini, Ethereum telah melakukan beberapa langkah perbaikan. Salah satunya adalah peningkatan batas gas sebesar 20% pada Februari lalu, yang meningkatkan kapasitas transaksi dari 30 juta menjadi 36 juta unit gas.

Selain itu, upgrade Pectra yang dijadwalkan bulan ini akan membawa perubahan pada kapasitas blob L2, batas stake validator, dan proses staking. Tak hanya itu, Ethereum Foundation juga memperkenalkan fitur “Intents,” sebuah pembaruan perangkat lunak yang bertujuan meningkatkan efisiensi transaksi di seluruh jaringan Layer 2.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Anjlok, Apa yang Harus Dilakukan?

Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitasnya setelah pengumuman dari mantan Presiden AS, Donald Trump, terkait rencana cadangan strategis kripto yang mencakup Ethereum, Solana, ADA, Ripple’s XRP, dan Bitcoin.

Menurut laporan dari Newsbtc pada Sabtu (8/3), reaksi pasar langsung terasa, dengan Ethereum mengalami lonjakan dan penurunan harga dalam hitungan hari.

Pada 2 Maret, harga Ethereum tercatat di $2.191, kemudian naik hingga $2.542 pada 3 Maret sebelum akhirnya turun ke level $2.050 keesokan harinya.

Strategi Pemegang Ethereum Saat Pasar Bergejolak

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa pemegang ETH aktif mengelola portofolio mereka selama periode volatilitas ini.

Pemegang aset yang membeli ETH pada harga $3.500 mulai menyesuaikan portofolio mereka sejak Februari.

Pada periode ini, investor yang memiliki 1,75 juta ETH dengan harga akuisisi rata-rata $3.200 mengalami penurunan nilai sebesar 10%.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aksi Beli dan Jual ETH yang Signifikan

Pada 1 Maret, investor membeli sekitar 500 ribu ETH dengan harga rata-rata $2.200. Namun, ketika harga ETH mencapai $2.500, banyak di antara mereka yang langsung mendistribusikan kembali kepemilikannya.

Glassnode juga mencatat bahwa area resistensi utama baru terbentuk di level $2.800, di mana trader mengakumulasi 800 ribu token ETH.

Level ini kini menjadi perhatian utama para investor dalam menentukan potensi rebound harga ETH.

Akumulasi oleh Pemegang Besar (Whale) ETH

Sejumlah analis mencatat meningkatnya aktivitas akumulasi oleh dompet besar atau whale di pasar Ethereum.

Seorang investor besar diketahui membeli 17.855 ETH senilai sekitar $36 juta dengan harga rata-rata $2.054.

Dengan total kepemilikan mencapai $2,5 miliar, transaksi ini semakin mengonfirmasi tren akumulasi yang sedang berlangsung, menunjukkan bahwa harga ETH saat ini dianggap sebagai peluang beli.

Apakah Saatnya Membeli Ethereum?

Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.100 hingga $2.300, yang masih jauh di bawah harga puncaknya sebesar $3.500 pada awal pekan.

Menurut analis dari CryptoQuant, Ethereum berada dalam kondisi yang menguntungkan setelah mengalami koreksi harga.

Indikator MVRV menunjukkan bahwa ETH kini berada di bawah level 1, menandakan aset ini dalam kondisi undervalued dan berpotensi mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat.

Faktor Eksternal yang Bisa Mempengaruhi Harga ETH

Meskipun tren akumulasi ETH meningkat, analis tetap waspada terhadap faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi harga kripto.

Kebijakan moneter, tarif perdagangan, serta ketidakpastian ekonomi global dapat memberikan dampak signifikan pada pergerakan harga Ethereum dan altcoin lainnya.

Kesimpulannya, meskipun harga ETH saat ini sedang mengalami fluktuasi, banyak pemegang besar yang melihat ini sebagai peluang akumulasi.

Dengan level resistensi di $2.800 dan peningkatan jumlah dompet yang terus membeli ETH, prospek kenaikan harga masih terbuka.

Namun, investor tetap perlu mencermati faktor makro yang bisa menghambat pertumbuhan harga di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tether Bekukan 27 Juta USDT di Bursa Kripto Rusia Garantex

Tether, operator stablecoin USDT, telah membekukan dana sebesar 27 juta USDT di bursa kripto Rusia, Garantex.

Sekadar informasi, Tether atau yang sering disebut dengan simbol USDT adalah mata uang kripto dengan token yang resmi dikeluarkan oleh Tether Limited berbasis di Hong Kong dan sekaligus dikendalikan oleh pemilik Bitfinex.

Pembekuan dana tersebut mendorong Tether untuk menghentikan operasionalnya sementara waktu.

Alasan Pembekuan USDT

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Ihodl, Garantex mengungkapkan, “Tether telah memasuki perang melawan pasar kripto Rusia dan memblokir dompet kami senilai lebih dari 2,5 miliar rubel ($27 juta/439 miliar).”

Akibatnya, bursa tersebut telah menangguhkan seluruh layanannya, termasuk penarikan dana, sambil melakukan pemeliharaan pada situs webnya.

Pembekuan dana ini terjadi setelah Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap Garantex pada 26 Februari lalu. Sanksi ini merupakan bagian dari paket ke-16 yang berkaitan dengan “perang agresi Rusia terhadap Ukraina.”

Keputusan ini menambah tekanan terhadap bursa kripto yang beroperasi di Rusia, terutama yang telah masuk dalam daftar sanksi internasional.

Tanggapan Tether

Tether belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah ini. Namun, tindakan tersebut menunjukkan peningkatan pengawasan terhadap penggunaan stablecoin di bursa yang terkena sanksi.

Sementara itu, komunitas kripto Rusia menanggapi keputusan ini dengan berbagai reaksi, termasuk kekhawatiran atas dampaknya terhadap likuiditas dan akses terhadap aset digital.

Dengan situasi yang terus berkembang, masih belum jelas bagaimana Garantex akan menangani pembekuan dana tersebut serta dampak jangka panjangnya terhadap pasar kripto di Rusia.

Pihak terkait di industri keuangan digital kini menunggu respons lebih lanjut dari Tether dan regulator terkait mengenai langkah selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Grayscale Ajukan Proposal ETF untuk Hedera (HBAR) di Nasdaq

Grayscale Investments, salah satu manajer aset kripto terbesar di dunia, mengajukan proposal baru untuk meluncurkan exchange-traded fund (ETF) bagi token asli Hedera Network, HBAR.

Dailyhodl menyebutkan bahwa langkah ini terlihat dalam pengajuan dokumen 19b-4 oleh Nasdaq kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk mencatatkan dan memperdagangkan Grayscale Hedera Trust.

Apa Itu ETF Kripto?

ETF adalah instrumen investasi yang memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap aset seperti logam mulia dan kripto tanpa harus membelinya secara langsung.

SEC telah menyetujui ETF berbasis Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pada tahun 2024, sekaligus membuka jalan bagi aset kripto lainnya untuk memasuki pasar ETF.

Hedera (HBAR) Masuk dalam Daftar ETF Altcoin

Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sebagai pesaing Ethereum, Hedera menjadi salah satu aset kripto yang sedang diupayakan untuk masuk dalam ETF oleh Grayscale.

Harga HBAR saat ini diperdagangkan di kisaran $0,24, mengalami kenaikan 7,4% dalam 24 jam terakhir.

Ekspansi Grayscale ke Aset Kripto Lainnya

Selain Hedera, Grayscale juga telah mengajukan ETF untuk Cardano (ADA), yang jika disetujui akan menjadi ETF pertama untuk pesaing Ethereum tersebut.

Perusahaan ini juga sedang mengupayakan ETF untuk Solana (SOL) dan konversi Grayscale XRP Trust menjadi ETF berbasis spot.

Dukungan Regulasi dari Pemerintah AS

Aktivitas pengajuan ETF oleh Grayscale semakin meningkat seiring dengan janji Presiden AS Donald Trump untuk menciptakan lingkungan regulasi yang lebih ramah terhadap aset digital.

Paul Atkins, yang dikenal sebagai pendukung industri kripto, telah ditunjuk untuk memimpin SEC menggantikan Gary Gensler yang sebelumnya dianggap anti-kripto.

Dengan tren positif ini, pasar ETF kripto berpotensi semakin berkembang, memberikan investor lebih banyak pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital tanpa harus memilikinya secara langsung.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aave Perkenalkan Pembaruan Aavenomics, Apa yang Baru?

Pendiri Chan Initiative, Marc Zeller, baru saja mengajukan proposal Aave Request for Comment (ARFC) yang bertujuan untuk memperbarui Aavenomics, sistem ekonomi token AAVE.

Dilaporkan The Block, proposal ini menyoroti beberapa perubahan penting, termasuk peningkatan tokenomics AAVE, redistribusi pendapatan berlebih protokol, manajemen likuiditas sekunder, dan penghentian resmi token LEND.

Pembaruan Aavenomics: Langkah Besar bagi Aave

Dalam unggahannya di platform X, Zeller menyebutkan bahwa proposal ini merupakan salah satu yang paling penting dalam sejarah Aave.

“Setelah setengah dekade kerja keras, bersama ACI, kami bangga mempersembahkan proposal Aavenomics terbaru kepada Aave DAO. Kami menganggapnya sebagai proposal terpenting dalam sejarah kami, silakan baca dan berikan masukan,” tulisnya.

ACI sendiri adalah delegasi dan penyedia layanan dalam Aave DAO yang bertanggung jawab atas tata kelola, pembuatan proposal, dan pengembangan strategi protokol.

Pembaruan ini merupakan kelanjutan dari tinjauan awal Aavenomics yang telah disetujui pada Agustus 2024. Salah satu dampak dari perubahan ini adalah potensi peralihan biaya yang memungkinkan sebagian dari pendapatan bersih platform dikembalikan kepada pengguna utama Aave.

Dengan dominasi pasar yang terus meningkat dan cadangan kas yang bertumbuh 115% menjadi $115 juta, Aave kini berada dalam posisi strategis untuk meluncurkan pembaruan ini sambil tetap menjaga daya saingnya.

Program Pembelian Kembali AAVE Senilai $1 Juta per Minggu

Salah satu komponen utama dalam proposal ini adalah pembentukan Komite Keuangan Aave (AFC) yang bertugas mengelola kepemilikan treasury dan strategi likuiditas protokol.

AFC akan mengawasi program pembelian kembali AAVE senilai $1 juta per minggu selama enam bulan, dengan kemungkinan peningkatan skala berdasarkan kondisi keuangan protokol melalui proposal lanjutan.

Selain itu, optimalisasi insentif likuiditas sekunder juga menjadi fokus. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi biaya likuiditas tahunan sebesar $27 juta dengan menggunakan sistem yang lebih efisien.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah transisi bertahap dari sistem insentif berbasis hadiah menjadi pembelian kembali token AAVE dari pasar.

Peningkatan Keamanan melalui Modul Umbrella dan Anti-GHO

Aave juga memperkenalkan modul keamanan baru bernama Umbrella, yang dirancang untuk melindungi pengguna dari risiko utang buruk dengan kapasitas perlindungan hingga miliaran dolar.

Di sisi lain, sistem Anti-GHO diperkenalkan sebagai mekanisme pengalihan biaya baru. Sistem ini akan mendistribusikan sebagian pendapatan stablecoin GHO kepada pemegang saham AAVE, menggantikan model diskon GHO yang saat ini digunakan.

Penghentian Token LEND dan Pengambilan Kembali 320.000 AAVE

Pergerakan harga AAVE (AAVE/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga AAVE (AAVE/USDT) pada Rabu, 5 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proposal ini juga mencakup penghentian kontrak migrasi LEND ke AAVE. Dengan demikian, sebanyak 320.000 token AAVE yang tidak diklaim senilai sekitar $65 juta akan dikembalikan ke cadangan ekosistem Aave. Sebagai informasi, LEND merupakan token tata kelola Aave sebelum akhirnya digantikan oleh AAVE pada tahun 2020.

Langkah Selanjutnya: Konsensus dan Pemungutan Suara

Proses selanjutnya adalah mengumpulkan umpan balik dari komunitas untuk mencapai konsensus sebelum proposal ini masuk ke tahap pemungutan suara di luar rantai melalui Snapshot. Jika mendapat persetujuan, langkah berikutnya adalah pengajuan proposal tata kelola resmi di dalam rantai (AIP) untuk kemudian dieksekusi secara final.

Meskipun optimis, Zeller mengakui bahwa hasil pemungutan suara tidak bisa dipastikan sepenuhnya. Namun, ia yakin bahwa proses peninjauan yang melibatkan semua delegasi Aave DAO akan memperbesar peluang keberhasilan proposal ini.

Setelah pengumuman proposal ini, harga token AAVE mengalami lonjakan 7,8% dari $174,10 menjadi $187,71, menunjukkan respons positif dari pasar terhadap perubahan yang diusulkan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com