Tag Archives: aset kripto

Harga Mulai Membaik, Mampukah Bitcoin Bertahan?

Bitcoin (BTC) mengalami pemulihan moderat dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan 1,55% seperti dikabarkan oleh Ambcrypto pada Senin (3/3).

Namun, pasar masih didominasi oleh penjual, sebagaimana terlihat dari Cumulative Volume Delta (CVD) yang mencapai level negatif tertinggi.

Namun, apakah BTC dapat mempertahankan pemulihan ini, atau justru akan kembali tertekan?

Apakah Harga Bitcoin Sentuh Level Terendah?

Selama Februari, harga Bitcoin mengalami penurunan 17%, mencatatkan salah satu performa terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Penurunan ini membuat BTC menyentuh level terendah dalam empat bulan terakhir sebelum akhirnya kembali ke $86.259.

Meski mengalami pemulihan, tekanan jual masih tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh CVD yang semakin menurun.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih lebih banyak mengeksekusi order jual dibandingkan beli, menandakan dominasi bearish yang kuat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Apakah BTC Mengalami Short Squeeze?

Ketika CVD berada di level negatif ekstrem, biasanya ini menjadi indikasi tekanan jual yang sangat kuat.

Namun, lonjakan permintaan terhadap posisi short tampaknya telah memicu efek sebaliknya, yaitu short squeeze. Hal ini menyebabkan harga BTC mengalami pemulihan singkat.

Dalam kondisi ini, meskipun volume jual lebih besar, pasar mengalami peningkatan permintaan jangka pendek yang memicu kenaikan harga BTC dalam sehari terakhir.

Pasar Futures Dorong Pemulihan Bitcoin

Salah satu faktor yang mendukung pemulihan BTC adalah peningkatan aktivitas di pasar Futures.

Tingginya jumlah order beli di pasar ini menunjukkan bahwa trader mulai mengambil posisi jangka pendek untuk memanfaatkan volatilitas harga.

Hal ini juga terlihat dari rasio Taker Buy-Sell (TBS), yang berubah menjadi sinyal positif untuk pertama kalinya dalam seminggu terakhir.

Selain itu, premi pasar Bitcoin Fund juga menunjukkan sentimen bullish yang lebih tinggi di pasar Futures dibandingkan pasar spot.

Prediksi Pergerakan BTC Selanjutnya

Dengan meningkatnya permintaan di pasar Futures, harga Bitcoin berpotensi mengalami pemulihan jangka pendek hingga mencapai $89.300.

Namun, jika tekanan jual kembali mendominasi setelah efek short squeeze mereda, BTC bisa kembali turun ke kisaran $83.400.

Investor perlu mencermati dinamika pasar, terutama apakah dorongan beli dari pasar Futures dapat bertahan lebih lama atau hanya menjadi lonjakan sesaat sebelum tekanan jual kembali mengambil alih.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aktivitas Whale Shiba Inu Melambat: Pasar Menanti Arah Selanjutnya

Shiba Inu (SHIB) memasuki fase ketidakpastian pada Juni 2025, dengan aktivitas whale yang menurun tajam dan harga yang berfluktuasi.

Data dari platform analitik blockchain, IntoTheBlock, menunjukkan bahwa aliran SHIB ke dompet pemegang besar hampir tidak berubah dalam seminggu terakhir, dengan penurunan hanya 0,10%.

Namun, pada 5 Juni, inflow whale anjlok lebih dari 90%, dari lebih dari 3 triliun SHIB menjadi kurang dari 300 miliar dalam satu hari.

Penurunan ini bertepatan dengan penurunan harga SHIB dari $0,00001345 menjadi $0,0000119.

Baca Juga: Turun 9,4%, Shiba Inu Berada di Titik Penentuan

Penurunan Aktivitas Whale

Penurunan aktivitas whale ini menandakan bahwa investor besar mungkin sedang menunggu sinyal pasar yang lebih jelas sebelum membuat keputusan investasi.

Meskipun demikian, outflow dari dompet whale juga menurun sebesar 55% selama periode yang sama, menunjukkan bahwa mereka tidak sepenuhnya keluar dari posisi mereka.

Netflow, selisih antara inflow dan outflow, meningkat 67%, mengindikasikan potensi akumulasi meskipun volume keseluruhan tetap rendah.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknikal

SHIB berhasil bertahan di level support utama di $0,0000119 dan mengalami kenaikan kecil pada akhir pekan.

Namun, harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana 50-hari dan 200-hari, yang menunjukkan bahwa tren bullish belum sepenuhnya terbentuk.

Resistance terdekat berada di $0,00001389 dan $0,00001745.

Sentimen Pasar

Pasar kripto secara keseluruhan juga menunjukkan volatilitas tinggi, dengan banyak investor yang berhati-hati.

Ketidakpastian ekonomi global dan peraturan yang belum jelas mengenai kripto dapat mempengaruhi keputusan investasi.

Dalam situasi seperti ini, peran whale sangat penting karena mereka dapat mempengaruhi arah pasar.

Baca Juga: Shiba Inu (SHIB) Tingkatkan Laju Pembakaran Token hingga 2.408%

Aktivitas whale yang melambat menunjukkan bahwa pasar SHIB sedang memasuki fase konsolidasi.

Investor perlu memantau perkembangan selanjutnya, termasuk potensi akumulasi oleh whale dan sinyal teknikal lainnya, untuk menentukan arah pergerakan harga SHIB ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dari Aplikasi Mobile ke Ekosistem Blockchain Global

Pi Network telah menarik perhatian dunia kripto sejak diluncurkan pada tahun 2019 lalu.

Berbeda dari mayoritas cryptocurrency lainnya, Pi memungkinkan penggunanya untuk menambang koin langsung melalui aplikasi mobile tanpa memerlukan perangkat keras khusus.

Setelah melalui fase uji coba tertutup, pada 20 Februari 2025, Pi Network resmi meluncurkan open mainnet, memungkinkan transaksi eksternal dan listing di bursa kripto utama.

Baca Juga: Token Unlock 276 Juta Pi Network Berpotensi Tekan Harga

Lonjakan Harga Pasca Mainnet

Setelah peluncuran mainnet, harga Pi Coin (PI) mengalami lonjakan signifikan.

Pada awalnya, harga mencapai $2,10, namun kemudian mengalami volatilitas tinggi dan turun lebih dari 50% dalam waktu singkat, stabil di sekitar $0,63 pada saat ini.

Meskipun demikian, kapitalisasi pasar Pi tetap mengesankan, menembus $12 miliar dan menempatkannya di peringkat ke-11 di CoinMarketCap

PErgerakan harga Pi Network pada Minggu, 8 Juni 2025.
PErgerakan harga Pi Network pada Minggu, 8 Juni 2025.

Ekosistem dan Adopsi Global

Pi Network telah membangun ekosistem yang memungkinkan transaksi dunia nyata dan aplikasi terdesentralisasi.

Melalui Pi Browser dan Pi Wallet, pengguna dapat berinteraksi dengan aplikasi yang dibangun oleh tim inti dan komunitas.

Acara seperti PiFest 2024 menunjukkan adopsi Pi yang semakin berkembang, dengan lebih dari 27.000 penjual aktif dan 28.000 pedagang uji coba di lebih dari 160 negara.

Tim Pengembang dan Visi

Pi Network didirikan oleh Dr. Nicolas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan, keduanya memiliki gelar PhD dari Universitas Stanford.

Dr. Kokkalis berfokus pada sistem terdistribusi dan interaksi manusia-komputer, sementara Dr. Fan menggunakan komputasi sosial untuk membuka potensi manusia dalam skala global.

Visi mereka adalah membawa mata uang kripto kepada masyarakat umum dan menciptakan ekosistem inklusif untuk warga global.

Verifikasi Identitas dan Kepatuhan

Pi Network menerapkan kebijakan satu akun per orang melalui solusi Know Your Customer (KYC).

Sistem ini menggabungkan otomasi mesin dan verifikasi manusia untuk mengautentikasi identitas pengguna sambil menjaga privasi.

Proses KYC menekankan pada individu nyata, memerangi aktivitas penipuan, dan memungkinkan partisipasi yang adil dalam proses penambangan jaringan.

Baca Juga: Harga Pi Network Tembus $0,65: Kripto Masa Depan atau Janji Kosong?

Tantangan dan Prospek Masa Depan

Meskipun Pi Network telah mencapai tonggak penting, proyek ini menghadapi tantangan, termasuk ketidakpastian regulasi dan kebutuhan untuk membuktikan utilitas nyata dari token PI.

Namun, dengan adopsi yang terus berkembang dan dukungan komunitas yang kuat, Pi Network berpotensi menjadi pemain signifikan dalam ekosistem blockchain global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga BTC Tembus $100.000, Bitcoin Jadi Aset Langka?

Harga Bitcoin (BTC) telah melampaui angka $100.000 pada Desember 2024, menandai tonggak sejarah penting dalam dunia kripto.

Namun, pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan; sebaliknya, ini adalah awal dari babak baru yang lebih menarik.

Desain Kelangkaan Bitcoin

Salah satu keunggulan utama Bitcoin dibandingkan mata uang tradisional adalah kelangkaannya yang terprogram.

Dengan total pasokan yang dibatasi hanya 21 juta BTC, Bitcoin dirancang untuk menjadi aset yang semakin langka seiring berjalannya waktu.

Proses ini diperkuat oleh mekanisme “halving” yang terjadi setiap 210.000 blok, di mana imbalan bagi penambang dipotong setengahnya.

Halving terakhir pada Mei 2024 mengurangi imbalan dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok, mengurangi pasokan harian secara signifikan.

Baca Juga: SUI Melonjak Hampir 9%, Bitcoin Pulih $5.000 Usai Aksi Jual Tajam

Pasokan yang Menipis

Saat ini, sekitar 1,7 juta BTC masih tersedia untuk ditambang sebelum mencapai batas 21 juta. Namun, sebagian besar pasokan ini telah dikendalikan oleh entitas besar.

Delapan pemegang terbesar menguasai sekitar 4,51 juta BTC, yang setara dengan lebih dari 21% dari total pasokan.

Kondisi ini menciptakan tekanan pasokan yang lebih besar, terutama jika permintaan meningkat.

Permintaan yang Terus Meningkat

Peningkatan permintaan terhadap Bitcoin didorong oleh berbagai faktor. Pada Desember 2024, dana ETF Bitcoin seperti iShares Bitcoin Trust (IBIT) mencatatkan aliran dana sebesar $5,5 miliar, mencerminkan minat institusional yang tinggi.

Selain itu, kebijakan moneter yang longgar dan ketidakpastian geopolitik membuat investor mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti Bitcoin.

Prediksi Harga Masa Depan

Dengan kelangkaan yang semakin meningkat dan permintaan yang terus tumbuh, banyak analis memprediksi bahwa harga Bitcoin dapat mencapai angka yang lebih tinggi.

Beberapa prediksi bahkan menyebutkan angka $200.000 hingga $1 juta per BTC dalam beberapa tahun mendatang.

Namun, prediksi ini tetap spekulatif dan bergantung pada berbagai faktor eksternal.

Baca Juga: Cek Harga Bitcoin Terbaru Di Sini

Pencapaian Bitcoin menembus angka $100.000 adalah tonggak penting dalam perjalanan aset digital ini.

Namun, dengan desain kelangkaannya, kontrol pasokan yang ketat, dan permintaan yang terus meningkat, Bitcoin berada pada jalur untuk mencapai harga yang lebih tinggi di masa depan.

Bagi investor, ini adalah saat yang tepat untuk memahami dinamika pasar Bitcoin dan mempersiapkan diri untuk potensi pertumbuhan yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Anjlok 22% Pasca Hakim Tolak Kesepakatan Ripple-SEC

Harga XRP mengalami penurunan tajam sebesar 22% setelah Hakim Distrik AS, Analisa Torres, menolak permohonan bersama antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk menyelesaikan kasus hukum yang telah berlangsung sejak 2020.

Penolakan ini menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan investor dan memperpanjang ketidakpastian hukum yang membayangi masa depan XRP.

Baca Juga: Analisis Harga XRP: Uji Ketahanan di Level $2,20

Latar Belakang Kasus Ripple-SEC

Pada Desember 2020, SEC menggugat Ripple dengan tuduhan bahwa perusahaan tersebut telah mengumpulkan dana sebesar $1,3 miliar melalui penjualan XRP yang dianggap sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.

Ripple langsung membantah tuduhan ini, menyatakan bahwa XRP adalah mata uang kripto dan bukan sekuritas.

Pada Juli 2023, Hakim Torres memutuskan bahwa penjualan XRP di bursa publik tidak memenuhi definisi sekuritas, memberikan kemenangan parsial bagi Ripple.

Penolakan Kesepakatan dan Dampaknya

Pada 16 Mei 2025, Ripple dan SEC mengajukan permohonan bersama untuk menyelesaikan kasus ini, termasuk pengurangan denda dari $125 juta menjadi $50 juta dan pencabutan larangan penjualan XRP kepada investor institusional.

Namun, Hakim Torres menolak permohonan ini dengan alasan prosedural, menyatakan bahwa permohonan tersebut “tidak sesuai prosedur” karena kasus ini sedang dalam proses banding di pengadilan yang lebih tinggi.

Penolakan ini menyebabkan harga XRP turun tajam, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian hukum yang berkelanjutan.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Reaksi Pasar dan Investor

Penolakan kesepakatan ini memicu aksi jual besar-besaran di pasar, dengan volume perdagangan XRP meningkat tajam.

Banyak investor yang khawatir bahwa ketidakpastian hukum yang berkelanjutan akan terus menekan harga XRP.

Beberapa analis mencatat bahwa meskipun XRP memiliki fundamental yang kuat, ketidakpastian regulasi menjadi hambatan utama bagi pemulihan harga.

Langkah Selanjutnya dan Tanggal Penting

SEC diharuskan untuk mengajukan pembaruan status penyelesaian kepada Pengadilan Banding Sirkuit Kedua paling lambat 16 Juni 2025.

Pembaruan ini akan memberikan gambaran tentang arah negosiasi antara SEC dan Ripple, serta potensi penyelesaian di masa depan.

Jika tidak ada kemajuan, kasus ini kemungkinan akan berlanjut ke proses banding yang lebih panjang, memperpanjang ketidakpastian bagi XRP dan pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Cek Harga XRP Di Sini

Penolakan kesepakatan antara Ripple dan SEC oleh Hakim Torres menambah lapisan kompleksitas dalam kasus hukum yang telah berlangsung lama ini.

Sementara beberapa kemenangan hukum sebelumnya tetap berlaku, ketidakpastian yang berkelanjutan mengenai status regulasi XRP terus membayangi pasar.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan hukum selanjutnya, terutama menjelang tenggat waktu 16 Juni 2025, yang dapat menjadi titik balik penting dalam kasus ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

316 Juta Dolar SHIB Dikirim ke Coinbase

Baru-baru ini, komunitas cryptocurrency sempat dikejutkan oleh transaksi besar yang melibatkan Shiba Inu (SHIB).

Sebanyak 169,63 miliar SHIB, senilai sekitar $2,5 juta, dipindahkan dari dompet panas Coinbase ke alamat baru yang tidak memiliki riwayat transaksi sebelumnya.

Apa yang Terjadi?

Menurut laporan U.Today pada Sabtu (7/6), Transaksi ini terjadi dalam empat tahap, dengan yang terbesar melibatkan 62,78 miliar SHIB.

Alamat penerima, “0x8a26”, belum pernah melakukan transaksi sebelumnya, menimbulkan spekulasi di kalangan analis dan komunitas SHIB.

Beberapa kemungkinan yang dipertimbangkan dari fenomena ini antara lain:

  1. Akumulasi oleh Pemegang Besar (Whale): Pemegang besar mungkin memindahkan SHIB mereka ke dompet pribadi untuk penyimpanan jangka panjang, mengindikasikan kepercayaan terhadap masa depan SHIB.
  2. Operasi Internal Coinbase: Coinbase mungkin melakukan reorganisasi internal untuk alasan keamanan atau kepatuhan, terutama setelah insiden peretasan besar-besaran di platform lain.
  3. Persiapan untuk DeFi atau Staking: Ada kemungkinan SHIB dipersiapkan untuk digunakan dalam aplikasi DeFi atau staking, mengingat meningkatnya minat terhadap ekosistem Shiba Inu.

Baca Juga: Cek Harga Shiba Inu (SHIB) Terbaru

Dampak pada Pasar

Meskipun transaksi besar ini menarik perhatian, harga SHIB tidak menunjukkan reaksi signifikan. Pada saat yang sama, volume perdagangan SHIB di Coinbase melonjak 1.711% dalam 24 jam, mencapai $13,12 juta.

Hal ini memperlihatkan adanya minat baru dari para investor terhadap SHIB.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Apa yang Harus Diperhatikan?

Komunitas SHIB kini menantikan langkah selanjutnya dari alamat penerima “0x8a26”.

Jika alamat ini mulai melakukan transaksi lebih lanjut, seperti memindahkan SHIB ke dompet lain atau platform DeFi, hal tersebut dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai tujuan dari transaksi besar ini.

Baca Juga: Shiba Inu (SHIB) Tingkatkan Laju Pembakaran Token hingga 2.408%

Transaksi besar yang melibatkan SHIB ini menyoroti dinamika pasar cryptocurrency yang kompleks.

Meskipun dampaknya terhadap harga saat ini minim, pergerakan selanjutnya dari alamat penerima dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai arah masa depan Shiba Inu.

Investor dan anggota komunitas SHIB disarankan untuk terus memantau perkembangan ini dan tetap waspada terhadap potensi perubahan pasar yang dapat terjadi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor: Jual Ginjal Jika Perlu, tapi Simpan Bitcoin

Michael Saylor kembali membuat pernyataan kontroversial yang cukup menyita perhatian para pemain kripto.

Pendiri Strategy ini menyarankan investor Bitcoin untuk mengambil langkah ekstrem demi mempertahankan aset mereka, bahkan dengan menjual ginjal seperti dikutip dari Coinspeaker pada Sabtu (1/3).

Meskipun dianggap bercanda, komentar ini dinyatakan Saylor ketika para investor dilanda kekhawatiran ekstrem akibat penurunan harga Bitcoin yang drastis dalam beberapa waktu terakhir.

Bitcoin Anjlok Setelah Peretasan Bybit

Bitcoin mengalami penurunan signifikan setelah peretasan besar di bursa kripto Bybit. Para peretas berhasil mencuri sekitar $1,5 miliar (Rp 24,8 triliun) dalam bentuk Ethereum, menyebabkan Bitcoin turun di bawah $80.000 (Rp 1,3 miliar), atau turun 8% dalam 24 jam.

Padahal, pada Januari lalu, Bitcoin sempat mencapai rekor tertinggi $109.000 (Rp 1,8 miliar) sebelum akhirnya melemah karena ketiadaan kebijakan kripto dalam pidato inaugurasi Donald Trump.

Saylor Dorong Langkah Ekstrem

Dari sudut pandang Saylor, setiap penurunan harga adalah kesempatan dan peluang untuk membeli lebih banyak Bitcoin.

Ia dikenal kerap menganjurkan langkah ekstrem, termasuk menggunakan kartu kredit dan menjaminkan rumah demi membeli Bitcoin.

Maka dari itu, pernyataannya tentang menjual ginjal pun mendapat banyak tanggapan dari komunitas kripto.

Kritik dari Peter Schiff

Pernyataan Saylor mendapat reaksi keras dari Peter Schiff, seorang skeptis Bitcoin yang telah lama mengkritik investasi berlebihan pada aset digital ini.

Schiff mengingatkan bahwa investor yang membeli Bitcoin dengan kredit saat harga $50.000 (Rp 829 juta) kini menghadapi bunga kartu kredit hingga 24% per tahun, yang bisa berujung pada beban keuangan besar.

Strategi Bitcoin Saylor Tetap Kokoh

Terlepas dari kritik, Saylor tetap setia pada Bitcoin. Perusahaannya, Strategy, telah mengakuisisi 499.096 BTC sejak 2020, menjadikannya pemegang korporasi terbesar Bitcoin.

Keputusannya juga menginspirasi perusahaan lain seperti Tesla, Semler Scientific, dan Marathon Digital Holdings untuk mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan mereka.

Dengan volatilitas pasar kripto yang terus berlanjut, apakah strategi ekstrem Saylor akan terbukti menguntungkan atau justru membawa risiko besar bagi investor?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Texas Selangkah Lebih Dekat dengan Cadangan Bitcoin Strategis

Texas, Negara Bagian Amerika Serikat semakin serius dalam mengadopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi investasinya.

Gubernur Texas, Greg Abbott dalam wawancara di Cryptointelligence, menyatakan minatnya untuk meninjau RUU yang memungkinkan negara bagian tersebut membentuk cadangan Bitcoin strategis.

Senate Bill 21 (SB 21), yang diajukan oleh Senator Charles Schwertner, memiliki tujuan untuk menciptakan Texas Strategic Bitcoin Reserve.

Diversifikasi Portofolio

Inisiatif ini dirancang untuk mendiversifikasi portofolio investasi negara dan sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan ekonomi.

Cadangan ini akan dikelola oleh Texas Comptroller of Public Accounts dengan kewenangan untuk membeli, menjual, dan mengelola Bitcoin serta kemungkinan mata uang kripto lainnya dengan kapitalisasi pasar tinggi.

Pendanaan untuk cadangan Bitcoin ini direncanakan berasal dari anggaran legislatif, sumber pendapatan khusus, donasi pribadi, serta aset kripto yang diperoleh melalui berbagai cara.

Pada 27 Februari 2025, SB 21 berhasil lolos dari Texas Senate Banking Committee dengan suara bulat 9-0. Keberhasilan ini mendorong RUU tersebut untuk dibahas lebih lanjut di Senator Texas.

Potensi Cadangan Bitcoin

Jika disetujui oleh Senator Texas, RUU Cadangan Bitcoin ini akan membutuhkan tanda tangan Gubernur Abbott untuk resmi menjadi undang-undang.

Para pendukung SB 21 berpendapat bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai “emas digital” yang memberikan perlindungan terhadap inflasi dan krisis ekonomi, mirip dengan cadangan emas konvensional.

Texas telah lama menjadi pusat industri pertambangan kripto di Amerika Serikat. Jika RUU ini disahkan, Texas dapat semakin memperkuat posisinya sebagai pusat utama ekosistem kripto.

Namun, beberapa negara bagian lain, seperti Utah, juga sedang dalam tahap akhir pengesahan undang-undang serupa, yang dapat memicu persaingan dalam adopsi Bitcoin sebagai aset strategis negara.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Harga Bitcoin Sempat Anjlok di Bawah $80.000

Harga Bitcoin kembali mengalami penurunan drastis, turun hingga di bawah $80.000 (Rp 1,32 miliar).

Pada Jumat pagi, harga Bitcoin sempat menyentuh $78,433 (Rp 1,30 miliar) akibat arus keluar besar-besaran dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.

Mengutip laman Benzinga pada Sabtu (1/3), Ethereum, XRP, dan Dogecoin juga mengalami penurunan signifikan dalam gelombang koreksi pasar kripto yang lebih luas.

Arus Keluar Besar dari ETF Bitcoin

Menurut data SoSoValue, ETF Bitcoin spot di AS mengalami arus keluar bersih sebesar $3,2 miliar dalam delapan hari terakhir, sekakigus mencatat rekor terpanjang untuk tren negatif sejak debut ETF Bitcoin.

Hingga Februari ini, total arus keluar bersih mencapai $3,65 miliar, dengan hanya empat hari mencatat arus masuk positif.

Bitcoin dan Kripto Lainnya Jatuh

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Harga Bitcoin anjlok 6,9% ke level $80.345. Ethereum juga mengalami penurunan yang tajam sebesar 9,3%, dengan harga turun ke $2.131.

XRP dan Dogecoin masing-masing turun 8,8% dan 10,8%. Pasar kripto secara keseluruhan menyusut 8,7% dalam sehari, dengan kapitalisasi pasar turun menjadi $2,76 triliun.

Dampak Kebijakan Tarif Trump

Koreksi pasar kripto ini diperparah oleh kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump terhadap Kanada, Meksiko, dan China.

Investor semakin khawatir bahwa ketidakstabilan kebijakan perdagangan dapat berdampak lebih luas pada aset berisiko, termasuk kripto.

Indeks Ketakutan Kripto Menyentuh Level Ekstrem

Penurunan harga ini juga memicu lonjakan ketakutan di kalangan investor. Indeks Fear & Greed Crypto menunjukkan angka 10, yang menandakan “ketakutan ekstrem”.

Ini merupakan level terendah sejak runtuhnya Terra-Luna dan Three Arrows Capital pada 2022.

Apakah Bitcoin Akan Segera Pulih?

Para analis masih terpecah dalam menilai apakah Bitcoin telah mencapai titik terendahnya.

CryptoQuant menunjukkan bahwa indikator NVT Golden Cross mengindikasikan kondisi oversold. Namun, beberapa pakar memperingatkan bahwa tekanan jual masih bisa berlanjut.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan pasar akan menjadi krusial dalam menentukan apakah harga Bitcoin dan kripto lainnya dapat kembali stabil atau justru semakin terpuruk.

Maka dari itu, investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Harga XRP: Uji Ketahanan di Level $2,20

Harga XRP baru-baru ini mengalami penurunan yang cukup signifikan, menembus level support kritis di $2,20.

Penurunan ini berdampak pada kekhawatiran di kalangan investor mengenai potensi tren bearish jangka pendek.

Namun, beberapa indikator teknikal dan aktivitas pasar menunjukkan adanya peluang untuk pemulihan jika level support ini dapat dipertahankan.

Baca Juga: Ripple (XRP) Cetak Sejarah: RLUSD Resmi Terdaftar di Dubai

Pergerakan Harga dan Level Penting

Setelah gagal menembus resistensi di $2,40, News BTC melaporkan pada Kamis (5/6) bahwa harga XRP turun ke level support di sekitar $2,20.

Jika harga berhasil bertahan di atas level ini, ada kemungkinan untuk rebound menuju resistensi berikutnya di $2,25 dan $2,30.

Namun, jika harga jatuh di bawah $2,20, potensi penurunan lebih lanjut menuju $2,05 dan $2,00 menjadi semakin besar.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 5 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 5 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Indikator Teknikal

Indikator teknikal menunjukkan sinyal campuran. MACD per jam menunjukkan momentum bearish yang mulai melemah, sementara RSI berada di bawah level 50, menandakan tekanan jual yang masih ada.

Namun, jika harga berhasil menembus resistensi di $2,25 dan $2,30, ini dapat mengindikasikan potensi pembalikan arah menuju tren bullish.

Aktivitas Investor Besar

Data on-chain dari Santiment menunjukkan bahwa dompet dengan saldo antara 1 juta hingga 10 juta XRP telah mengakumulasi tambahan 80 juta XRP sejak pertengahan Desember 2024.

Akumulasi ini mencerminkan kepercayaan investor besar terhadap potensi jangka panjang XRP dan dapat memberikan dukungan terhadap harga saat ini.

Prospek Jangka Pendek

Jika XRP berhasil mempertahankan level support di $2,20 dan menembus resistensi di $2,25, ada potensi untuk rebound menuju $2,30 dan seterusnya.

Namun, jika harga jatuh di bawah $2,20, risiko penurunan lebih lanjut menuju $2,05 dan $2,00 meningkat.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan harga dan indikator teknikal untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca Juga: Harga XRP Terancam Turun: Gagal Tembus $0,50, Ada Apa?

Harga XRP saat ini berada di titik kritis. Dukungan dari investor besar dan potensi pembalikan arah jika level support di $2,20 dapat dipertahankan memberikan harapan bagi pemulihan harga.

Namun, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat potensi penurunan jika harga jatuh di bawah level support tersebut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com