Tag Archives: aset kripto

Oklahoma Lebih Dekat Sahkan RUU Cadangan Strategis Bitcoin

Oklahoma semakin maju dalam adopsi aset digital dengan disahkannya RUU Cadangan Strategis Bitcoin (HB 1203) atau “Strategic Bitcoin Reserve Act” oleh Komite Pengawasan Pemerintah pada 25 Februari 2025.

Cryptopanic dan Atlas21 menyebutkan bahwa RUU (Rancangan Undang-Undang) ini lolos dengan suara 12-2 dan kini akan dibahas lebih lanjut di Dewan Perwakilan untuk kemungkinan amandemen dan pemungutan suara.

RUU HB 1203 yang diperkenalkan oleh Perwakilan Cody Maynard memungkinkan Bendahara Negara Oklahoma (Negara bagian Amerika Serikat) untuk menginvestasikan hingga 10% dana publik dalam aset digital dengan kapitalisasi pasar lebih dari $500 miliar dalam setahun terakhir.

Bitcoin Tawarkan Keuntungan

Saat ini, Bitcoin menjadi satu-satunya aset yang memenuhi kriteria tersebut. Menurut Maynard, Bitcoin menawarkan kebebasan dari birokrasi yang menggerus daya beli melalui pencetakan uang.

“Bitcoin sebagai mata uang terdesentralisasi tidak dapat dimanipulasi oleh pemerintah dan merupakan bentuk penyimpanan nilai yang kuat bagi mereka yang percaya pada kebebasan finansial dan uang yang sehat,” ujar Maynard sebagaimana dikutip dari Cryptopanic pada Jumat (28/2).

Selain investasi dalam Bitcoin, RUU ini juga memungkinkan alokasi sebagian dana pensiun dan tabungan negara ke aset digital sebagai langkah lindung nilai terhadap inflasi.

Hal ini menunjukkan bahwa Oklahoma melihat potensi besar dalam Bitcoin sebagai aset strategis jangka panjang.

Percontohan Negara Bagian Lainnya

Berbeda dengan Oklahoma, beberapa negara bagian lain di AS seperti Montana, North Dakota, Pennsylvania, South Dakota, dan Wyoming telah menolak atau meninggalkan proposal serupa.

Namun, langkah Oklahoma ini dapat menjadi preseden bagi negara bagian lain untuk mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.

Jika RUU HB 1203 berhasil disahkan di Dewan Perwakilan, Oklahoma akan menjadi salah satu negara bagian pertama di AS yang secara resmi memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan strategisnya.

Hal ini bisa menjadi langkah signifikan dalam mengakui Bitcoin sebagai aset bernilai tinggi dalam sektor keuangan pemerintah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Cetak Rekor Baru, Koreksi Harga di Depan Mata?

Token PI dari Pi Network mengalami lonjakan harga sebesar 54,4%, mencapai ATH baru di $3 dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan Coinpedia pada Jumat (27/2), kenaikan ini memicu optimisme di kalangan trader, dengan prediksi potensi harga maksimal bisa mencapai $4.

Namun, apakah ini merupakan awal dari reli yang lebih besar atau justru koreksi tajam yang akan segera terjadi?

Perjalanan Harga Token PI

Sejak peluncuran pada 20 Februari lalu, token PI diperdagangkan di harga $0,1008 sebelum melonjak 765,87% hingga menyentuh angka $2,208.

Namun, aksi ambil untung menyebabkan harga turun 17,55% keesokan harinya. Antara 22-25 Februari, PI naik 121,94% meskipun tidak melewati puncak sebelumnya.

Baru pada 26 Februari, harga token PI melonjak 76,01% hingga mencapai level tertinggi di $3.

Indikator DMI Tunjukkan Tren Kuat

Sementara itu, Directional Movement Index (DMI) menunjukkan tren bullish yang kuat, dengan ADX di 59, +DI di 36,88, dan -DI di 5,92.

Indikator ini mengonfirmasi bahwa pasar PI sedang dalam tren naik yang signifikan.

Ketika tren naik tampak kuat, indikator BBTrend pada grafik dua hari menunjukkan penurunan tajam ke -9,1491 dari level 50 pada 24 Februari.

Ini menandakan potensi koreksi atau konsolidasi harga. Bollinger Bands juga menunjukkan level kunci:Upper Band: $3,1846, Baseline: $2,1894, dan Lower Band: $1,1936.

Saat ini, PI diperdagangkan di $2,5799, mendekati zona resistensi atas.Level Kunci

Prediksi Harga PI Selanjutnya

Para ahli memperkirakan jika PI mampu menembus level psikologis $3,5, harga bisa mencapai $4. Namun, jika tekanan jual meningkat, harga bisa turun ke $1,7 atau bahkan $0,79.

Dengan volatilitas yang tinggi, investor perlu mencermati indikator teknikal sebelum mengambil keputusan. Apakah PI akan terus naik atau justru mengalami koreksi besar?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

iShares Bitcoin Trust Milik BlackRock Catatkan Rekor Baru

Di tengah kekhawatiran para investor kripto terhadap isu peretasan dan kebijakan Trump, sebuah anomali justru terjadi.

iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin terbesar, mengalami penarikan yang memecahkan rekor.

Pada transaksi tanggal 26 Februari, IBIT menorehkan rekor baru di tengah aksi jual berkepanjangan di sektor tersebut selama tujuh hari perdagangan terakhir.

Data dari SoSoValue menunjukkan bahwa IBIT kehilangan 5.002 BTC, senilai $418 juta, yang menandai arus keluar tertinggi dalam satu hari dari dana tersebut. Arus keluar ini melampaui rekor sebelumnya sebesar $332 juta yang ditetapkan pada bulan Januari.

Hasilnya, IBIT, yang mengelola aset sekitar $48 miliar, memainkan peran penting dalam total arus keluar sektor secara keseluruhan sebesar $756 juta pada hari tersebut.

ETF Bitcoin Lainnya

Fidelity’s Wise Origin Bitcoin Trust (FBTC) juga mengalami tekanan jual yang signifikan, dengan investor menarik Bitcoin senilai $145,69 juta.

Sementara itu, Ark 21Shares ETF Bitcoin (ARKB) mencatat arus keluar sebesar $60,46 juta, dan Grayscale’s Mini Bitcoin Fund mengalami penarikan sebesar $55,97 juta.

Sebagaimana dikutip dari Cryptoslate pada Jumat (28/2), beberapa dana lainnya juga menghadapi aksi jual, meskipun pada level yang lebih rendah.

Misalnya saja GBTC milik Grayscale yang merosot $22,66 juta. Sedangkan BTCO milik Invesco Galaxy mencatatkan penarikan $16,83 juta.

ETF milik Bitwise merugi $13,65 juta, sementara BTCW milik WisdomTree dan EZBC milik Franklin Templeton melaporkan arus keluar masing-masing sebesar $11,52 juta dan $9,69 juta.

Sementara itu, gelombang penjualan ini menyusul arus keluar yang lebih besar sebesar $937,7 juta pada tanggal 25 Februari, yang memperpanjang aksi jual beruntun selama tujuh hari.

Selama seminggu terakhir, hampir $3 miliar telah keluar dari ETF Bitcoin, yang menggarisbawahi meningkatnya kehati-hatian investor di tengah ketidakpastian pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Dihantui Ketakutan Ekstrem, Bitcoin Anjlok Drastis

Pasar kripto mengalami sentimen ketakutan ekstrem setelah harga Bitcoin (BTC) dan altcoin utama merosot tajam.

Indeks Crypto Fear & Greed turun ke level ketakutan ekstrem di angka 20 dari 100, sebagaimana dilaporkan oleh Crypto Rover di platform X.

Bitcoin dan Ethereum Anjlok

Harga Bitcoin turun dari US$58.000 pada pukul 10:00 UTC menjadi US$54.000 hanya dalam dua jam, mengalami penurunan sekitar 6,9% menurut CoinMarketCap.

Lonjakan volume perdagangan dari 20.000 BTC menjadi 45.000 BTC menunjukkan kepanikan jual yang meluas, sebagaimana dicatat oleh CoinGecko.

Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan dari US$3.200 menjadi US$3.000, turun sekitar 6,25%. Sementara itu, token berbasis AI seperti SingularityNET (AGIX) jatuh dari US$0,80 menjadi US$0,72, mengalami penurunan 10%.

Anjloknya harga Bitcoin berdampak besar pada pasar secara keseluruhan. Dalam dua jam, total likuidasi posisi long mencapai US$1,2 miliar menurut Coinglass.

Volatilitas meningkat pada pasangan perdagangan utama seperti BTC/USDT dan ETH/USDT, dengan volatilitas realisasi 24 jam masing-masing mencapai 4,5% dan 5,2% menurut Kaiko.

Situasi ini membuka peluang bagi pedagang untuk strategi jangka pendek seperti short selling atau pembelian opsi jual.

Manfaatkan Harga Diskon

Investor jangka panjang juga dapat memanfaatkan harga yang lebih rendah sebagai titik masuk baru.

Analisis teknikal Bitcoin menunjukkan beberapa indikator utama. Relative Strength Index (RSI) turun dari 70 ke 30, mengindikasikan pergeseran dari kondisi overbought ke oversold.

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan sinyal bearish dengan garis MACD jatuh di bawah garis sinyal pada pukul 11:30 UTC.

Volume perdagangan BTC/USDT di bursa utama seperti Binance dan Coinbase melonjak, dengan Binance mencatat lonjakan dari 15.000 BTC menjadi 25.000 BTC dalam dua jam.

Selain itu, metrik on-chain menunjukkan peningkatan aktivitas jaringan Bitcoin secara signifikan.

Jumlah transaksi melonjak dari 200.000 pada pukul 10:00 UTC menjadi 350.000 pada pukul 12:00 UTC, yang menandakan aksi jual besar-besaran dan potensi kapitulasi pasar.

Token AI seperti AGIX juga mengalami peningkatan volume perdagangan sebesar 20% dalam periode yang sama, menegaskan bahwa aset spekulatif lebih rentan terhadap ketakutan pasar.

Situasi ini mencerminkan bagaimana ketakutan dapat dengan cepat mengubah arah pasar kripto.

Dengan volatilitas tinggi dan ketidakpastian yang meningkat, pelaku pasar dihadapkan pada tantangan dan peluang yang signifikan dalam beberapa hari mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis dan Prospek ke Depan

Binance Coin (BNB), aset kripto yang dikeluarkan oleh pertukaran terbesar di dunia, Binance, menunjukkan sinyal kuat untuk melanjutkan rally-nya.

Berdasarkan analisis teknis terbaru, harga BNB berada di ambang breakout menuju level $670, didorong oleh sentimen pasar yang positif dan faktor fundamental yang kuat.

Lantas, apa saja faktor-faktor pendorong kenaikan BNB serta potensi target harga selanjutnya?

Baca Juga: Simulasi Keuntungan Nabung Rutin Koin BNB Rp2jt/Bulan

Pemahami Pergerakan Harga BNB

BNB telah menunjukkan kinerja yang mengesankan dalam beberapa bulan terakhir.

Setelah berhasil mempertahankan level support di sekitar $500, harga mulai bergerak naik dengan volume perdagangan yang meningkat.

Analis memprediksi bahwa jika harga BNB berhasil menembus resistance di $635, peluang untuk mencapai $670 bahkan lebih tinggi akan semakin besar.

Beberapa faktor yang mendorong kenaikan ini antara lain:

  1. Peningkatan Aktivitas di Jaringan BNB Chain – BNB Chain, blockchain yang mendukung ekosistem Binance, terus mengalami pertumbuhan dalam hal jumlah transaksi dan proyek DeFi yang dibangun di atasnya.
  2. Pembakaran Token Rutin – Binance secara berkala melakukan pembakaran (burn) token BNB untuk mengurangi pasokan, yang dapat memberikan tekanan positif pada harga.
  3. Adopsi yang Meningkat – BNB semakin banyak digunakan sebagai alat pembayaran, staking, dan biaya transaksi di ekosistem Binance, meningkatkan utilitasnya.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknis: Sinyal Bullish Menguat

Dari sudut pandang teknis, BNB sedang membentuk pola bullish yang mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut:

  • Breakout dari Resistance $635 – Jika BNB berhasil menutup di atas level ini dengan volume tinggi, ini bisa menjadi sinyal kuat untuk melanjutkan rally.
  • Dukungan Moving Average – Harga BNB saat ini berada di atas Moving Average 50 hari dan 200 hari, menunjukkan tren bullish jangka menengah dan panjang.
  • RSI yang Sehat – Indeks Relatif Strength (RSI) tidak menunjukkan kondisi overbought, artinya masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut sebelum koreksi terjadi.

Target berikutnya setelah $670 adalah zona psikologis $700, yang bisa menjadi area profit-taking sebelum kemungkinan konsolidasi.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Meskipun prospek BNB terlihat cerah, investor harus tetap waspada terhadap beberapa risiko:

  • Volatilitas Pasar Kripto – Pasar kripto dikenal fluktuatif, dan sentimen negatif global (seperti regulasi atau tekanan makroekonomi) dapat memengaruhi harga.
  • Ketergantungan pada Binance – Sebagian besar nilai BNB terkait dengan performa Binance. Masalah regulasi atau operasional di platform dapat berdampak signifikan.
  • Persaingan dengan Ethereum dan Solana – BNB Chain bersaing ketat dengan blockchain lain dalam hal adopsi DeFi dan NFT, yang dapat memengaruhi permintaan BNB.

Baca Juga: Volume DEX BNB Chain Tembus Tertinggi dalam 3 Bulan, Salip Ethereum

Apakah BNB Layak Diperhatikan?

Dengan fundamental yang kuat dan sinyal teknis yang bullish, BNB memiliki peluang besar untuk melanjutkan kenaikannya menuju $670 dan lebih tinggi.

Namun, investor disarankan untuk selalu melakukan riset lebih dalam dan mengelola risiko dengan baik.

Jika breakout terjadi, BNB bisa menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik di paruh kedua tahun 2024. Pantau terus pergerakannya dan siapkan strategi trading yang tepat!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kripto Masa Depan atau Janji Kosong?

Dunia kripto terus berkembang dengan munculnya proyek-proyek baru yang menjanjikan inovasi dan potensi keuntungan besar.

Salah satunya adalah Pi Network, sebuah proyek kripto yang mengklaim dirinya sebagai “mata uang digital untuk orang biasa.”

Namun, apakah Pi benar-benar bisa menjadi aset bernilai seperti Bitcoin atau Ethereum, atau hanya sekadar hype semata?

Apa Itu Pi Network?

Pi Network adalah proyek kripto yang diluncurkan pada 2019 oleh sekelompok lulusan Stanford.

Berbeda dengan Bitcoin atau Ethereum yang membutuhkan perangkat komputasi canggih untuk menambang, Pi Network memungkinkan pengguna menambang koin Pi hanya melalui aplikasi ponsel.

Beberapa fitur utama Pi Network:

  • Mining Tanpa Beban (Mobile Mining) – Pengguna bisa mendapatkan Pi hanya dengan menekan tombol setiap 24 jam.
  • Fase Enclosed Mainnet – Jaringan saat ini masih dalam tahap pengembangan, di mana transaksi hanya bisa dilakukan antar pengguna Pi.
  • Tujuan Jangka Panjang – Pi Network ingin menjadi mata uang digital yang mudah diakses oleh masyarakat umum.

Perkembangan Terkini Pi Network

Menurut data dari CoinMarketCap, Pi belum resmi terdaftar di bursa kripto besar karena masih dalam fase Enclosed Mainnet.

Namun, beberapa platform perdagangan luar negeri telah mencantumkannya. Hingga artikel ini ditayangkan, harga Pi Network menembus level $0,6508.

Baca Juga: Token Unlock 276 Juta Pi Network Berpotensi Tekan Harga

Analisis Potensi dan Risiko Pi Network

Peluang Besar Jika Berhasil

Dengan jutaan pengguna, Pi Network memiliki basis penggemar yang besar. Tidak seperti Bitcoin yang rumit, Pi bisa ditambang oleh siapa saja.

Jika suatu saat Pi masuk ke Binance atau Coinbase, harganya bisa saja melonjak signifikan.

Analisis harga Pi Coin. Kredit:Crypto news.
Analisis harga Pi Coin. Kredit:Crypto news.

Prediksi Harga Pi Network di Masa Depan

Harga Pi saat ini masih bergantung pada perdagangan IOUs, bukan nilai pasarnya yang sebenarnya. Beberapa prediksi dari analis kripto:

  • Jika Open Mainnet diluncurkan tahun 2024/2025, harga Pi bisa mencapai $50–$100 di awal perdagangan.
  • Jika gagal mendapatkan adopsi luas, nilai Pi bisa jatuh drastis atau bahkan tidak bernilai sama sekali.
  • Jika terintegrasi dengan sistem pembayaran global, Pi bisa menjadi pesaing stablecoin seperti USDT atau XRP.

Baca Juga: Pi Network: Kripto Semudah Uang Tunai, Gaet 60 Juta Pengguna

Haruskah Anda Berinvestasi di Pi?

Pi Network adalah proyek unik dengan visi yang menarik, tetapi risikonya masih tinggi. Jika Anda sudah menambang Pi, tidak ada salahnya menunggu hingga Open Mainnet diluncurkan.

Namun, jika ingin membeli Pi di pasar gelap atau bursa IOUs, berhati-hatilah karena harganya bisa sangat fluktuatif.

Apakah Pi akan menjadi kripto terkemuka atau hanya proyek yang gagal? Waktu yang akan menjawabnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Anjlok, MicroStrategy Terancam Likuidasi?

MicroStrategy, perusahaan yang dikenal karena strategi agresifnya dalam mengakuisisi Bitcoin, kini menghadapi tekanan besar akibat ketidakpastian pasar.

Saham perusahaan ini telah anjlok lebih dari 55%, menimbulkan kekhawatiran apakah mereka akan dipaksa untuk menjual kepemilikan Bitcoin mereka yang hampir mencapai 500.000 BTC dengan nilai sekitar $43,7 miliar.

Strategi Pembelian Bitcoin MicroStrategy

MicroStrategy telah mengadopsi strategi akumulasi Bitcoin dengan harga rata-rata $66.350 per koin.

Untuk mendanai pembelian ini, perusahaan menerbitkan obligasi konversi dengan bunga 0% dan menjual saham, sehingga berhasil mempertahankan portofolio Bitcoin senilai $43,4 miliar dengan utang mencapai $8,2 miliar.

Risiko Likuidasi dan Utang Jangka Panjang

Sebagian besar utang MicroStrategy jatuh tempo pada tahun 2028, sehingga risiko likuidasi dalam waktu dekat masih minim.

Namun, potensi likuidasi hanya bisa terjadi jika perusahaan mengalami kebangkrutan atau ada keputusan pemegang saham untuk membubarkan perusahaan.

Mengingat Michael Saylor masih mengendalikan 47% hak suara, skenario ini tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Ancaman dari Penurunan Harga Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Skenario yang dapat memicu krisis likuiditas bagi MicroStrategy adalah penurunan drastis harga Bitcoin.

Jika ini terjadi, perusahaan mungkin akan kesulitan mengumpulkan modal tambahan untuk mempertahankan strateginya.

Namun, Saylor tampaknya tetap optimis dan bahkan menyatakan bahwa MicroStrategy akan membeli lebih banyak Bitcoin jika harga turun secara signifikan.

Dilema Investor

Dengan kondisi ini, Investor kini dihadapkan pada pilihan sulit: terus mendukung strategi agresif MicroStrategy dalam investasi Bitcoin atau mempertimbangkan kembali keputusan mereka.

Jika harga Bitcoin dan saham MicroStrategy terus merosot, perusahaan dapat menghadapi tantangan besar dalam jangka panjang, yang dapat mengancam stabilitas bisnis mereka.

Ke depannya, keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada pergerakan harga Bitcoin dan kemampuan MicroStrategy dalam mempertahankan kepercayaan investor serta likuiditas mereka di tengah ketidakpastian pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Waspada, Arus Keluar ETF Bitcoin Tembus $1,1 Miliar

Ketakutan pasar mendorong investor menjauh dari aset berisiko karena meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian ekonomi.

Imbasnya, ETF Bitcoin spot AS membukukan arus keluar bersih sekitar $1,1 miliar pada hari Selasa. Ini merupakan arus keluar harian terbesar sejak peluncurannya, menurut data dari Farside Investors.

Sejauh minggu ini, arus keluar bersih grup tersebut telah melonjak hingga lebih dari $1,6 miliar.

Penarikan besar-besaran berlanjut selama aksi jual tajam pasar kripto, dengan investor mundur dari aset berisiko dalam menghadapi meningkatnya kekhawatiran ekonomi makro setelah ancaman tarif Presiden Trump.

FBTC milik Fidelity memimpin eksodus dengan arus keluar sekitar $344 juta, diikuti oleh IBIT milik BlackRock dengan hampir $162 juta dalam penebusan, dan ARKB milik ARK Invest dengan $126 juta.

Sementara itu, BITB milik Bitwise dan BTC milik Grayscale masing-masing mencatat lebih dari $85 juta dalam arus keluar bersih.

Arus Keluar ETF Bitcoin

EZBC milik Franklin Templeton merugi $74 juta, sedangkan GBTC milik Grayscale dan BTCO milik Invesco masing-masing turun sebesar $66 juta dan $62 juta.

Dana pesaing yang dikelola oleh Valkyrie, WisdomTree, dan VanEck juga melaporkan arus keluar bersih.

Arus keluar yang intens melampaui rekor sebelumnya yang ditetapkan pada 19 Desember, ketika kelompok ETF Bitcoin spot melihat penarikan hampir $672 juta setelah Bitcoin turun di bawah $97.000.

Penarikan tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar $672 juta yang ditetapkan pada tanggal 19 Desember, menandai hari keenam berturut-turut arus keluar untuk kelompok ETF, yang melihat penarikan sebesar $539 juta pada hari Senin.

Bitcoin menyentuh $86.000 hari ini, level terendah sejak November, dan saat ini diperdagangkan pada $88.000, turun 7% selama seminggu terakhir, menurut TradingView.

Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar kripto telah turun 3,5% dalam waktu 24 jam terakhir.

Picu Likuidasi

Penurunan tajam di seluruh aset memicu likuidasi leverage senilai $1,6 miliar pada hari Senin, sebagaimana dilaporkan Crypto Briefing pada Kamis (27/2).

Mantan CEO BitMEX Arthur Hayes memperingatkan potensi penurunan pasar saat dana lindung nilai menghentikan perdagangan dasar mereka yang melibatkan ETF Bitcoin.

“Banyak pemegang $IBIT adalah dana lindung nilai yang melakukan long ETF short CME futures untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih besar daripada yang mereka lakukan, yaitu pendanaan jangka pendek US treasury,” kata Hayes.

Ia memperingatkan bahwa jika harga Bitcoin jatuh, “dana ini akan menjual $IBIT dan membeli kembali CME futures.”

Gejolak pasar menyusul pengaktifan kembali tarif oleh Presiden Trump atas barang-barang dari Meksiko dan Kanada, yang menyalakan kembali ketakutan terhadap inflasi dan mendorong investor menjauh dari aset-aset berisiko.

Bahkan Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto, ukuran sentimen pasar kripto, telah turun dari 25 ke 21, tetap berada dalam “zona ketakutan ekstrem.”


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Berpotensi Anjlok Hingga $2.000, Mengapa?

Harga Ethereum telah mengalami penurunan tajam, dengan analisis teknis menunjukkan adanya kemungkinan jatuh ke angka $2.000.

Analis kripto SwallowAcademy menunjukkan pada platform TradingView bahwa beberapa sinyal bearish terbentuk dalam kerangka waktu yang lebih kecil, terutama karena pembeli telah gagal mempertahankan zona support utama di $2.700.

Khususnya, penurunan pasar yang lebih luas selama 24 jam terakhir hanya memperkuat kasus penurunan lebih lanjut untuk Ethereum.

ETH Turun Lebih dari 12%

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar kripto mengalami pukulan berat, dengan Bitcoin jatuh di bawah level support utama di $90.000 dan merosot 6,9% selama 24 jam terakhir.

Ethereum yang sudah terpuruk malah bernasib lebih buruk, dengan harganya anjlok 12,6% dalam jangka waktu yang sama. Lebih spesifik lagi, harga Ethereum turun di bawah level support di $2.600, $2.500, dan $2.400 secara berurutan.

Penurunan tajam ini sejalan dengan peringatan SwallowAcademy tentang kelemahan Ethereum pada kerangka waktu yang lebih kecil, yang selanjutnya memperkuat kemungkinan penurunan yang lebih dalam hingga $2.000.

Mulanya, SwallowAcademy menekankan bahwa Ethereum tetap berada dalam zona pembelian yang solid karena adanya EMA pada level support $2.700.

Namun, dengan pergeseran aksi harga, analis mengakui bahwa tekanan bearish pada kerangka waktu yang lebih rendah dapat membuka pintu bagi penurunan lebih lanjut.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menariknya, jatuhnya harga Ethereum dalam 24 jam terakhir ini merupakan suatu kejutan, karena para investor berhasil bertahan di atas level support utama $2.700 meskipun terjadi kegagalan peretasan Bybit senilai $1,5 miliar yang terjadi sepanjang akhir pekan.

Meskipun dampak langsung dari peretasan bursa tersebut tampak terkendali, pasar kini tampaknya mengalami reaksi yang tertunda, dan ketakutan secara bertahap mulai muncul di kalangan investor.

Ketidakpastian yang meningkat ini, dikombinasikan dengan arus keluar yang terus-menerus dari produk investasi kripto, termasuk dana Spot Bitcoin dan Spot Ethereum, telah menambah tekanan ke bawah pada harga Ethereum.

Saat ini, candle harian Ethereum berada di tangan penjual, tanpa tanda-tanda akan meredanya tekanan. Ini adalah perubahan signifikan dari sentimen beli yang kuat sebelumnya.

Momentum Bearish Bisa Meluas Hingga $2.000

Candle mingguan yang melemah telah mengarahkan timbangan ke arah lebih banyak penurunan daripada tren naik yang bullish, meskipun masih terlalu dini untuk memutuskan ataubmemperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk memutuskan.

Ethereum sudah diperdagangkan di bawah EMA dalam jangka waktu harian, sehingga yang menjadi faktor krusialnya adalah apakah ia dapat bertahan di atas EMA dalam jangka waktu mingguan.

Jika momentum penjualan saat ini berlanjut dan harga turun di bawah $2.200, target penurunan utama berikutnya adalah $2.000 sebelum pemulihan signifikan dapat terjadi.

Hingga berita ini tayang, Ethereum diperdagangkan pada harga $2.395 dan berisiko mengalami penurunan lebih lanjut dalam 24 jam ke depan.

Meskipun terjadi penurunan tajam, RSI belum mencapai kondisi jenuh jual, yang berarti bahwa penjual mungkin masih memiliki ruang untuk menekan harga lebih rendah sebelum benar-benar mengalami kerugian yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tarik Investasi Institusional $321 Juta, Harga akan Reli?

Ethereum (ETH) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan menarik investasi institusional sebesar $321 juta dalam satu minggu terakhir.

Data ini menunjukkan bahwa ETH telah mengalami enam minggu berturut-turut aliran dana positif, dengan total akumulasi mencapai $1,19 miliar.

Laporan ini disampaikan oleh CoinShares, perusahaan riset aset digital terkemuka, dalam laporan mingguan aliran dana digital aset mereka.

Baca Juga: EIP-7702 Ethereum: Antara Janji dan Bahaya

Tren Positif di Tengah Volatilitas Pasar

Meskipun pasar kripto mengalami volatilitas, dengan harga ETH sempat mengalami penurunan, minat institusional terhadap Ethereum tetap kuat.

Aliran dana masuk yang konsisten ini mencerminkan kepercayaan investor besar terhadap potensi jangka panjang Ethereum sebagai platform kontrak pintar dan ekosistem DeFi (Decentralized Finance).

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 3 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dominasi Ethereum atas Bitcoin dalam Aliran Dana

Menariknya, dalam periode yang sama, Ethereum berhasil mengalahkan Bitcoin dalam hal aliran dana masuk. Bitcoin (BTC) mengalami sedikit aliran dana keluar sebesar $8 juta, sementara Ethereum mencatatkan aliran dana masuk yang signifikan.

Hal ini menunjukkan pergeseran minat investor dari Bitcoin ke Ethereum, yang semakin dianggap sebagai aset dengan potensi pertumbuhan yang lebih besar dalam ekosistem blockchain.

Penyebab Lonjakan Minat Institusional

Beberapa faktor yang diyakini mendorong lonjakan minat institusional terhadap Ethereum antara lain:

  • Peningkatan Penggunaan DeFi: Ethereum menjadi fondasi utama bagi berbagai aplikasi DeFi, yang semakin populer di kalangan pengguna dan investor.
  • Perkembangan Ethereum 2.0: Transisi Ethereum dari proof-of-work ke proof-of-stake meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan, menjadikannya lebih menarik bagi investor institusional.
  • Integrasi dengan Lembaga Keuangan Tradisional: Semakin banyak lembaga keuangan besar yang menawarkan produk berbasis Ethereum, seperti ETF dan produk derivatif lainnya, memudahkan akses bagi investor institusional.

Proyeksi Masa Depan Ethereum

Dengan aliran dana masuk yang konsisten dan meningkatnya adopsi teknologi blockchain, prospek Ethereum ke depan terlihat cerah. Jika tren ini berlanjut, Ethereum berpotensi menjadi salah satu aset digital dominan di pasar global.

Baca Juga: Outlook Harga Ethereum Juni 2025: Menuju $3.000 atau Koreksi Lagi?

Lonjakan investasi institusional ke Ethereum sebesar $321 juta dalam satu minggu terakhir menandakan kepercayaan pasar yang kuat terhadap potensi jangka panjang Ethereum.

Dengan aliran dana masuk yang konsisten dan meningkatnya adopsi teknologi blockchain, Ethereum berada di jalur yang tepat untuk menjadi aset digital dominan di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com