Tag Archives: aset kripto

Donald Trump Bentuk Cadangan Bitcoin Strategis AS, Apa Itu?

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve atau Cadangan Bitcoin Strategis.

Pengumuman ini disampaikan oleh David Sacks, yang ditunjuk Gedung Putih sebagai ‘Crypto Czar’, melalui platform X.

Bitcoin dari Sitaan, Bukan Pembelian

Berbeda dengan langkah El Salvador yang aktif membeli Bitcoin (BTC), Amerika Serikat tidak akan melakukan pembelian Bitcoin untuk menambah cadangannya.

Sebaliknya, cadangan ini akan terdiri dari Bitcoin yang telah disita atau diserahkan dalam proses hukum, baik perdata maupun pidana.

Dengan begitu, kebijakan ini tidak akan membebani pembayar pajak. Sacks menjelaskan bahwa pemerintah telah kehilangan lebih dari $17 miliar akibat penjualan Bitcoin yang terlalu dini.

Dengan adanya strategi baru ini, pemerintah bertujuan untuk memaksimalkan nilai aset digital yang dimilikinya.

Tidak Ada Altcoin dalam Cadangan Bitcoin Strategis

Sementara itu, Ambcrypto melaporkan pada Jumat (7/3) bahwa perintah eksekutif ini juga memberikan kewenangan kepada Departemen Keuangan untuk merancang strategi pengadaan Bitcoin tambahan tanpa biaya tambahan bagi pembayar pajak.

Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi altcoin seperti Ethereum (ETH), XRP, Cardano (ADA), dan Solana (SOL).

Sebelumnya, pemerintah telah memiliki U.S Digital Asset Stockpile, yang mencakup berbagai altcoin yang diperoleh dari proses hukum.

Meski begitu, pemerintah tidak akan membeli altcoin tambahan untuk menambah cadangan ini.

Dampak Pasar: Bitcoin dan Altcoin Mengalami Penurunan

Pengumuman ini menimbulkan sentimen bearish di pasar kripto. Harga Bitcoin mengalami penurunan lebih dari 4% dalam satu jam, dengan nilai perdagangan sekitar $86.185 dan kapitalisasi pasar mencapai $1,7 triliun.

Altcoin seperti XRP dan Cardano (ADA) juga mengalami penurunan masing-masing 6,20% dan 6,57% dalam waktu satu jam setelah pengumuman.

Meskipun grafik mingguan masih menunjukkan kenaikan, belum diketahui apakah tren ini akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Kebijakan baru ini menunjukkan pendekatan berbeda AS terhadap aset kripto dibandingkan dengan negara lain.

Keputusan untuk hanya mempertahankan Bitcoin dari hasil sitaan dan tidak melakukan pembelian aktif mencerminkan strategi konservatif pemerintah dalam mengelola aset digitalnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin $88.204 Terancam Jebol, Atau Justru Menuju $98.000?

Harga Bitcoin saat ini berada dalam kisaran $88.204 (Rp 1,44 miliar) hingga $89.251 (Rp 1,45 miliar) per 6 Maret 2025.

Dengan volatilitas tinggi, Bitcoin mengalami pergerakan tajam di tengah tarik-menarik antara bullish dan bearish.

Kapitalisasi pasar mencapai $1,74 triliun. Sementara volume perdagangan harian melonjak menjadi $46,19 miliar.

Level Dukungan dan Resistensi Penting

Menurut laporan Bitcoin News pada Jumat (7/3), Bitcoin sedang menguji level dukungan kuat di kisaran $88.000–$89.000 (Rp 1,43 miliar – Rp 1,45 miliar).

Jika gagal bertahan, harga bisa turun lebih dalam ke $87.000 (Rp 1,42 miliar) atau bahkan $78.000–$82.000 (Rp 1,2 miliar – Rp 1,3 miliar).

Namun sebaliknya, resistensi kuat berada di $92.000–$95.000, yang menjadi batas kritis untuk potensi breakout ke $98.000 (Rp 1,6 miliar).

Indikator Teknis Menunjukkan Sinyal Campuran

Sementara itu, analisis grafik harian menunjukkan pergerakan Bitcoin tengah memasuki fase koreksi setelah puncaknya di angka $106.447.

Osilator seperti RSI di 43 dan CCI di -32 menunjukkan tren netral, sementara MACD di -2.619 memberikan sinyal bearish. Namun, momentum di -3.686 mengisyaratkan potensi bullish jika Bitcoin berhasil bertahan di atas $88.000 (Rp 1,43 miliar).

Prediksi Jangka Pendek dan Panjang

Dalam jangka pendek, tekanan jual masih tergolong tinggi, dengan EMA (10) di $89.039 dan EMA (20) di $91.035 mengindikasikan tren bearish.

Namun, dalam jangka panjang, SMA (200) di $82.891 menunjukkan bahwa investor dapat melihat penurunan sebagai peluang akumulasi.

Pengaruh KTT Kripto di Gedung Putih

Para pedagang dan investor kini menunggu dan mencermati hasil KTT Kripto di Gedung Putih, yang dapat menjadi katalis besar bagi pergerakan Bitcoin di masa depan.

Jika ada keputusan regulasi positif, harga bisa menembus resistensi $92.000 dan menuju $95.000–$98.000. Namun, ketidakpastian dapat memicu aksi jual serta mendorong harga kembali ke $87.000 atau lebih rendah.

Pantau Tren Volume dan Resistensi

Di sisi lain, Bitcoin menghadapi tantangan besar di level $92.000–$92.500. Jika berhasil menembusnya, reli ke $95.000–$98.000 menjadi mungkin.

Namun, jika gagal, tekanan jual bisa membawa harga kembali ke $87.000–$88.000. Trader harus memantau tren volume dan indikator teknis sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Mengalami Volatilitas Tinggi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi AS

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan volatilitas ekstrem, dengan data dari TradingView dan Glassnode mencatat lonjakan fluktuasi harga mendekati rekor tertinggi dalam siklus ini.

Mengutip laman Cointelegraph dan Thedefiant pada Kamis (6/3), ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh perang dagang dan rencana cadangan kripto nasional semakin memperburuk kondisi pasar.

Faktor Pemicu Lonjakan Volatilitas

Berdasarkan laporan Glassnode, volatilitas Bitcoin dalam periode satu dan dua minggu telah melampaui 80%.

Sementara itu, rata-rata true range (ATR), indikator volatilitas lainnya, mencapai lebih dari 4.900 dibandingkan sekitar 3.000 pada akhir Februari.

Dampak Penurunan Harga Bitcoin

Sejak mencapai harga tertinggi sepanjang masa sekitar $109.000 pada Desember lalu, harga Bitcoin telah turun hampir 30% hingga 5 Maret.

Penurunan ini juga berdampak pada altcoin seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL), yang masing-masing turun lebih dari 50% dari puncaknya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pengaruh Tarif dan Cadangan Kripto AS

Pada 4 Maret, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko, yang memicu ketidakpastian pasar.

Sebelumnya, optimisme sempat meningkat ketika Trump mengumumkan rencana cadangan kripto AS yang mencakup BTC, ETH, XRP, dan Cardano (ADA) pada 2 Maret.

Namun, reaksi pasar menunjukkan bahwa faktor makroekonomi lebih dominan dibandingkan sentimen positif dalam industri kripto.

Penurunan Tajam dan Likuidasi Besar-Besaran

Setelah menyentuh $93.000 pada 3 Maret, harga Bitcoin anjlok ke $82.000 akibat sentimen negatif dari kebijakan tarif.

Data menunjukkan bahwa lebih dari $1 miliar likuidasi terjadi di pasar derivatif kripto akibat fluktuasi harga yang ekstrem, dengan Bitcoin menyumbang sekitar $126 juta dan Ethereum $52 juta.

Pemulihan Harga Pasca Relaksasi Tarif

Pasar kripto mulai bangkit kembali setelah Presiden Trump melonggarkan tarif impor otomotif dari Kanada dan Meksiko, memberikan kelegaan bagi para investor.

Bitcoin kembali naik di atas $90.000, sementara Ethereum naik 3% ke $2.200 dan SOL menguat 2,5%.

Kapitalisasi pasar kripto pun meningkat 1,7% dalam 24 jam terakhir, menembus angka $3,05 triliun.

Kinerja Altcoin dan Indikator Sentimen Pasar

Di tengah reli pasar, beberapa altcoin mencatat kinerja yang luar biasa. Bitcoin Cash (BCH) melonjak 24%, sementara Jito (JTO) dan ONDO masing-masing naik 16%.

Namun, beberapa aset digital seperti Celestia (TIA) dan Toncoin (TON) mengalami penurunan sekitar 3%.

Indikator Sentimen Pasar: Extreme Fear

Indeks Ketakutan dan Keserakahan Bitcoin naik menjadi 20 setelah pemulihan harga, namun masih berada dalam kategori ‘Extreme Fear’.

Grafik ini mencerminkan ketidakpastian yang masih tinggi di kalangan investor, meskipun ada pemulihan harga.

Lonjakan volatilitas Bitcoin mencerminkan dampak besar faktor makroekonomi terhadap pasar kripto.

Kebijakan tarif AS dan rencana cadangan kripto menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan harga.

Investor perlu tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan ekonomi yang dapat terus mempengaruhi pasar dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Regulasi Baru: Perdagangan Kripto di Rusia Menuju Adopsi Institusional

Pemerintah Rusia, melalui Kementerian Keuangan dan Bank Sentral, tengah mengembangkan skema Experimental Legal Regime (EPR) untuk perdagangan kripto di dalam negeri seperti dikabarkan oleh Coincu pada Kamis (6/3).

Langkah ini akan membatasi partisipasi perdagangan kripto hanya untuk investor yang sangat terampil atau super-qualified investors.

Meski begitu, kriteria pasti mengenai klasifikasi investor ini masih dalam tahap pengembangan.

Hanya Investor Super-qualified yang Bisa Berdagang Kripto

Alexey Yakovlev, Direktur Departemen Kebijakan Keuangan di Kementerian Keuangan Rusia, menegaskan bahwa perdagangan mata uang digital bukan sekadar wacana, melainkan sedang dalam proses realisasi.

Investor yang memenuhi syarat diharapkan berasal dari bank, pelaku pasar profesional, serta individu tertentu yang memiliki kualifikasi keuangan tinggi.

Saat ini, batasan kekayaan bagi investor berkualifikasi di Rusia adalah 12 juta rubel dan akan meningkat menjadi 24 juta rubel pada 1 Januari 2026.

Fokus Regulasi: Keamanan dan Perlindungan Investor

kripto untuk investasi jangka panjang
Ilustrasi kripto.

Yakovlev menekankan bahwa keberhasilan regulasi ini bergantung pada tiga faktor utama, yaitu pembentukan kerangka EPR, seleksi ketat bagi investor berkualifikasi, serta mitigasi risiko perdagangan.

Hingga kini, diskusi antara Kementerian Keuangan, Bank Sentral, dan pelaku pasar masih berada pada tahap awal, dengan fokus utama pada keamanan dan perlindungan hak investor.

Rusia Izinkan Kripto untuk Transaksi Internasional

Sejak 1 September 2024, Bank Sentral Rusia telah mengizinkan penggunaan kripto dalam aktivitas ekonomi luar negeri berdasarkan kerangka hukum khusus.

Regulasi ini memungkinkan bank menentukan aturan perdagangan serta membentuk operator penyelesaian transaksi berbasis mata uang digital di bawah Sistem Pembayaran Nasional.

Meski begitu, penggunaan kripto untuk pembayaran domestik tetap dilarang oleh pemerintah Rusia.

Adopsi Kripto Sebagai Alternatif Sistem Pembayaran Global

Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov, mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan Rusia telah menggunakan Bitcoin dan mata uang digital lainnya untuk transaksi internasional.

Langkah ini menjadi bagian dari respons Rusia terhadap sanksi ekonomi Barat pasca-invasi ke Ukraina.

Salah satu dampak terbesar dari sanksi tersebut adalah dikeluarkannya bank-bank Rusia dari sistem pembayaran internasional SWIFT, yang menyulitkan transaksi lintas negara.

Putin dan Strategi Kripto untuk Menghindari Sanksi Barat

Presiden Rusia Vladimir Putin menilai bahwa dominasi dolar dalam sistem keuangan global telah dimanfaatkan oleh Amerika Serikat sebagai alat politik.

Oleh karena itu, Rusia berupaya mengembangkan alternatif pembayaran yang tidak bergantung pada sistem keuangan Barat, salah satunya dengan mengadopsi mata uang digital.

Meski begitu, strategi ini memicu perdebatan karena bertentangan dengan prinsip desentralisasi yang menjadi dasar utama mata uang kripto seperti Bitcoin.

Langkah Rusia dalam mengatur perdagangan kripto menandai perubahan signifikan dalam kebijakan keuangan negara tersebut.

Dengan memperkenalkan sistem EPR dan membatasi perdagangan hanya bagi investor berkualifikasi tinggi, Rusia berusaha menyeimbangkan inovasi teknologi dengan perlindungan ekonomi.

Di sisi lain, penggunaan kripto untuk transaksi internasional menunjukkan bagaimana negara ini semakin bergantung pada aset digital sebagai respons terhadap tekanan geopolitik global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Terjebak di Bawah $2.2K, Cek Fakta Berikut!

Ethereum (ETH) mengalami kenaikan harga sebesar 14,2% setelah pulih dari level support $2,000 (Rp 32,6 juta) pada 4 Maret.

Namun, harga Ethereum kesulitan untuk menembus angka $2.200 (Rp 35,8 juta) dan tertinggal 11% dibandingkan dengan pasar kripto secara keseluruhan dalam dua minggu terakhir.

Hal ini disebabkan beberapa faktor utama yang menjadi penghambat Ethereum untuk kembali bullish. Berikut faktor utama yang menjadi penghambat Ethereum untuk kembali bullish.

Aktivitas Onchain yang Melemah

Cointelegraph melaporkan pada Kamis (6/3) bahwa salah satu penyebab utama stagnasi harga Ethereum adalah menurunnya aktivitas onchain.

Data menunjukkan volume transaksi di beberapa platform utama berbasis Ethereum mengalami penurunan signifikan.

Misalnya, Curve Finance mengalami penurunan aktivitas hingga 49%, sementara Pendle mencatat penurunan sebesar 16% dalam periode yang sama.

Penurunan Total Value Locked (TVL)

Total Value Locked (TVL) Ethereum turun 13% dalam dua minggu terakhir menjadi $50,8 miliar.

Penurunan ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap Ethereum sebagai ekosistem DeFi sedang melemah.

Sebagai perbandingan, TVL BNB Chain hanya turun 8% di periode yang sama, meskipun dengan nilai yang jauh lebih kecil sebesar $5,1 miliar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kekhawatiran terhadap Emisi ETH

Penurunan aktivitas transaksi juga menyebabkan penurunan biaya transaksi rata-rata Ethereum hingga di bawah $1 untuk pertama kalinya sejak Juli 2020.

Meskipun biaya transaksi yang lebih rendah dapat meningkatkan adopsi, tapi kondisi yang sama juga menunjukkan lemahnya permintaan jaringan.

Ditambah lagi, mekanisme burn ETH yang diperkenalkan melalui EIP-1559 tidak cukup untuk menyeimbangkan peningkatan pasokan akibat ekspansi solusi layer-2.

Outflow dari Spot ETF Ethereum

Dalam kurun waktu 19 Februari hingga 4 Maret 2025, ETF Ethereum mengalami outflow bersih sebesar $336 juta.

Nilai tersebut mencerminkan bahwa minat institusional terhadap ETH semakin menurun, terutama dengan adanya spekulasi bahwa Solana (SOL) bisa mendapatkan persetujuan ETF di AS.

Saat ini, hanya Bitcoin dan Ethereum yang memiliki status tersebut, namun dominasi ETH dalam ETF tampaknya mulai tergerus.

Tantangan dari Regulasi dan Kebijakan AS

Ethereum juga menghadapi ketidakpastian dari sisi regulasi. Pada 7 Maret nanti, Gedung Putih akan mengadakan pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan kripto untuk membahas kebijakan aset digital strategis di bawah pemerintahan Donald Trump.

Laporan menyebutkan bahwa Bitcoin mungkin akan diberikan status khusus, sementara peluang Ethereum untuk mendapatkan pengakuan serupa masih dipertanyakan.

Ethereum menghadapi tantangan besar untuk kembali menguat di atas $2.200. Melemahnya aktivitas onchain, penurunan TVL, peningkatan pasokan ETH, serta spekulasi terkait regulasi dan ETF menjadi faktor utama yang menghambat pertumbuhan harga ETH.

Dengan kondisi ini, investor masih menunggu langkah selanjutnya dari jaringan Ethereum, terutama dalam hal peningkatan ekosistem dan adopsi teknologi baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

White House Crypto Summit: Apa yang Bisa Diharapkan?

White House Crypto Summit yang akan digelar pada Jumat (7/3) ini menjadi salah satu peristiwa yang paling dinantikan oleh para pelaku pasar aset kripto.

Meskipun ekspektasi terhadap hasil pertemuan ini terbilang rendah, banyak pihak yang tetap memantau perkembangannya untuk melihat potensi kebijakan yang bisa mempengaruhi pasar.

Tidak Ada Rencana Pembelian Kripto?

Banyak yang skeptis mengenai kemungkinan pemerintah AS mengumumkan rencana pembelian aset kripto dalam jumlah besar.

Sekali pun ada, nilai yang ditawarkan kemungkinan hanya ratusan juta dolar, sehingga dampaknya terhadap pasar tidak akan terlalu signifikan.

Jika pemerintah AS benar-benar membeli aset kripto, investor kemungkinan akan mencoba mendahului langkah tersebut dengan membeli lebih dulu.

Potensi Penghapusan Pajak Keuntungan Kripto

Postingan DaanCrypto dalam sosial media X memprediksikan, salah satu kebijakan yang paling diantisipasi adalah kemungkinan pengecualian pajak keuntungan modal (capital gains tax) untuk keuntungan dari investasi kripto.

Seandainya hal ini benar-benar diumumkan, dampaknya bisa sangat positif bagi pasar. Namun, kebijakan ini tetap memerlukan persetujuan dari Kongres sebelum bisa diterapkan secara resmi.

Potensi Kenaikan Harga Kripto

Terlepas dari hasil pertemuan nanti, beberapa aset kripto yang berbasis di AS dan masuk dalam kategori cadangan strategis seperti Solana (SOL), XRP, dan Cardano (ADA) kemungkinan akan mengalami kenaikan harga.

Apalagi setelah penurunan besar dalam 36 jam terakhir, di mana mayoritas aset kripto mengalami penurunan di kisaran 20-40%, investor kemungkinan akan mulai melakukan alokasi ulang menjelang pertemuan.

Risiko Penurunan Lebih Lanjut

Jika pasar terus mengalami penurunan tanpa adanya berita baru menjelang pertemuan, bisa jadi ada faktor lain yang memengaruhi pergerakan harga.

Beberapa analis mencurigai adanya peran pihak dalam yang telah mengetahui informasi lebih awal dan melakukan transaksi besar-besaran, terutama di platform seperti Hyperliquid.

Fokus pada Investasi Jangka Panjang

Pasar kripto dikenal memiliki volatilitas tinggi, dengan pergerakan harga 10-50% hanya dalam sehari karena satu berita tertentu. Hal ini membuat perdagangan jangka pendek menjadi sangat berisiko.

Oleh karena itu, banyak investor yang lebih memilih strategi investasi jangka panjang untuk mengurangi risiko akibat fluktuasi harga yang ekstrem.

White House Crypto Summit menjadi momen penting bagi pasar kripto, meskipun ekspektasi terhadap hasilnya tidak terlalu tinggi.

Beberapa kebijakan potensial seperti penghapusan pajak keuntungan modal dapat memberikan dorongan positif, tetapi ketidakpastian tetap tinggi.

Dalam situasi seperti ini, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang guna menghadapi dinamika pasar yang sulit diprediksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pump.fun Alami Penurunan Volume Perdagangan 63%

Pump.fun, platform peluncuran token dalam ekosistem Solana, mengalami penurunan volume perdagangan sebesar 63% dari Januari ke Februari 2025.

Data dari Dune Analytics pada Rabu (5/3) menunjukkan bahwa volume perdagangan turun dari $119 miliar menjadi $44 miliar dalam dua bulan pertama tahun ini.

Meski begitu, Pump.fun masih mencatat aktivitas perdagangan sebesar $2,1 miliar dalam empat hari terakhir.

Volume Perdagangan Terendah Sejak Oktober 2024

Februari 2025 menandai bulan dengan volume perdagangan terendah bagi Pump.fun sejak Oktober 2024.

Meski begitu, angka ini masih tetap menjadi yang tertinggi keempat sejak platform ini diluncurkan pada Januari 2024 lalu.

Penurunan ini juga disertai dengan berkurangnya jumlah token baru yang terdaftar di platform, dari hampir 1.200 token per hari pada 24 Januari menjadi kurang dari 300 per hari di awal Maret.

Faktor Penyebab Penurunan Aktivitas

Menurut salah satu pendiri Pump.fun, Alon Cohen, penurunan aktivitas ini disebabkan oleh kondisi pasar kripto yang sedang lesu.

“Saat pasar menurun, altcoin dan memecoin juga ikut turun, yang menyebabkan perlambatan aktivitas di seluruh ekosistem on-chain, termasuk di Pump.fun,” ujar Cohen.

Meski terjadi penurunan volume, pendapatan platform dalam 30 hari terakhir masih mencapai hampir $74 juta.

Menurunnya Antusiasme Terhadap Memecoin

Memecoin, yang sempat menjadi tren dalam bull run kripto kali ini, mulai kehilangan daya tariknya.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran para trader terhadap praktik insider trading, rug pull, dan penipuan lainnya.

Salah satu insiden besar yang memperkuat kekhawatiran ini adalah kasus “Libragate,” di mana token yang didukung oleh Presiden Argentina Javier Milei berubah menjadi skema rug pull senilai $107 juta.

Regulasi dan Masa Depan Memecoin

CEO firma regulasi blockchain Fideum, Anastasija Plotnikova, menyatakan bahwa memecoin telah berevolusi dari eksperimen sosial berbasis komunitas menjadi ladang eksploitasi bagi investor ritel.

Insider trading, skema pump-and-dump, serta praktik manipulatif lainnya telah menghilangkan nilai asli dari memecoin yang sebenarnya.

Selain itu, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) juga menyoroti fenomena memecoin. Dalam pernyataan pada 27 Februari, SEC mengonfirmasi bahwa memecoin bukanlah sekuritas, tetapi tetap mengawasi segala bentuk penipuan yang terkait dengan aset digital ini.

Dengan penurunan volume yang signifikan dan meningkatnya pengawasan regulasi, masa depan Pump.fun dan memecoin secara umum akan bergantung pada adaptasi pasar serta langkah-langkah perlindungan investor yang lebih ketat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rencana Cadangan Kripto Nasional ala Trump Tuai Pro-Kontra

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah mengumumkan rencana pembentukan cadangan kripto nasional yang terdiri dari berbagai aset digital.

Namun, langkah ini menuai kritik dari para pemimpin industri, yang menilai Bitcoin (BTC) seharusnya menjadi satu-satunya aset cadangan.

Dampak Pengumuman terhadap Pasar Crypto

Berdasarkan laporan dari Beincrypto pada Selasa (4/3), pengumuman ini memicu lonjakan harga beberapa koin, termasuk Bitcoin, Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA).

Meski begitu, para ahli masih memperdebatkan aset mana yang paling tepat untuk dijadikan cadangan.

Pendapat Para Ahli: Bitcoin atau Indeks Pasar?

CEO Coinbase, Brian Armstrong, menyarankan bahwa Bitcoin adalah pilihan paling sederhana dan jelas sebagai penerus emas.

Namun, jika diversifikasi diperlukan, ia mengusulkan penggunaan indeks berbasis kapitalisasi pasar.

Sementara itu, Fred Krueger, seorang investor dan penulis, juga mendukung pendekatan berbasis pasar dengan komposisi Bitcoin sebesar 75%, diikuti oleh Ethereum dan altcoin lainnya.

Kritik terhadap Keputusan Trump

trump or biden
Ilustrasi Bitcoin dan bendera Amerika Serikat. Sumber:

Beberapa tokoh industri menilai keputusan Donald Trump sebagai langkah politik yang menguntungkan proyek tertentu.

Jeff Park dari Bitwise menilai bahwa keputusan ini merupakan kesalahan besar karena Bitcoin seharusnya menjadi satu-satunya aset cadangan.

Sementara itu, analis Alex Xu menyebut keputusan ini sebagai bentuk “kepentingan politik” yang memberikan keuntungan kepada proyek yang mendukung Trump.

Alternatif: Dana Kekayaan Negara

Para ahli meragukan kelangsungan cadangan crypto ini tanpa persetujuan kongres. Mereka menyarankan alternatif lain, seperti pembentukan dana kekayaan negara yang memungkinkan pemerintah membeli aset kripto tanpa campur tangan kongres.

Tidak semua pihak menolak langkah Trump. CEO Grayscale Investments menyambut baik keputusan ini, karena aset yang dipilih sesuai dengan portofolio dana investasi mereka.

Meski begitu, masih ada ketidakpastian terkait kemungkinan implementasi kebijakan ini di tingkat federal.

Meskipun wacana cadangan kripto nasional dianggap sebagai langkah besar bagi industri, pemilihan altcoin dalam cadangan tersebut menimbulkan kontroversi.

Proses legislasi dan kepentingan politik kemungkinan akan menjadi faktor penentu keberhasilan rencana ini di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rencana Cadangan Kripto AS Trump Picu Lonjakan Pasar $330 Miliar

Pasar kripto mengalami kenaikan tajam pada 2 Maret 2025 , dengan nilai pasar bertambah sekitar $330 miliar (Rp 5,4 kuadriliun) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengonfirmasi rencana cadangan kripto nasional.

Cryptoslate menyebutkan pada Selasa (4/3) bahwa pernyataan ini mendorong kapitalisasi pasar kripto naik sekitar 10%, dari $2,83 triliun menjadi $3,15 triliun.

Namun, angka ini kemudian sedikit terkoreksi menjadi $3,02 triliun.

Lonjakan Pasar Kripto Berdampak pada Likuidasi Besar

Lonjakan nilai pasar ini tidak datang tanpa konsekuensi. Sebagai ganjaran, dalam satu hari, lebih dari $960 juta likuidasi terjadi di seluruh bursa kripto.

Pedagang yang memasang posisi jual (short traders) mengalami kerugian terbesar, dengan total lebih dari $549 juta.

Sementara itu, pedagang yang mempertaruhkan harga akan naik (long traders) juga mengalami likuidasi sebesar $412 juta.

Bitcoin dan Ethereum Mengalami Likuidasi Besar

Dari berbagai aset kripto, Bitcoin (BTC) menjadi yang paling terdampak dengan likuidasi mencapai $348 juta. Ethereum (ETH) juga tidak luput dari tekanan, dengan total likuidasi lebih dari $180 juta.

XRP, ADA, dan SOL Mengalami Kerugian Besar

Selain Bitcoin dan Ethereum, para spekulan yang bertaruh pada harga aset kripto lain seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) juga mengalami kerugian besar.

Dalam periode yang sama, likuidasi pada ketiga aset ini mencapai lebih dari $220 juta.

Dampak Jangka Panjang bagi Pasar Kripto

Rencana cadangan kripto nasional yang diumumkan Trump menunjukkan adanya kemungkinan adopsi kripto yang lebih luas di tingkat pemerintahan.

Hal ini dapat menjadi katalis positif bagi industri kripto dalam jangka panjang. Namun, volatilitas yang tinggi tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh investor dan pedagang.

Dengan perkembangan ini, pasar kripto semakin menunjukkan perannya sebagai kelas aset yang terus berkembang dan menarik perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah dan investor institusional.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Melejit 10%, Momentum Bullish Makin Kuat

Pasca dibentuknya U.S Crypto Reserve oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ethereum mengalami lonjakan signifikan setelah menembus level support $2.080.

Saat ini, harga Ethereum telah kembali di atas $2.400, namun masih menghadapi tantangan di kisaran $2.550.Ethereum melonjak di atas zona resistensi $2.350.

Harga ETH kini diperdagangkan di atas $2.350 dan Simple Moving Average (SMA) 100 jam dan terjadi breakout di garis tren bearish utama dengan resistensi $2.240 pada grafik ETH/USD.

Untuk terus naik, ETH harus menembus level resistensi $2.500 dan $2.550.

Harga Ethereum Naik 10%

Menariknya, laporan Newsbtc pada Selasa (4/3) menyebutkan bahwa Ethereum sempat turun di bawah $2.200 sebelum akhirnya rebound seperti Bitcoin.

Setelah menyentuh level $2.080, ETH kembali melonjak dengan kuat, melampaui resistensi di $2.200 dan $2.320.

Breakout terjadi pada garis tren bearish di $2.240, bahkan ETH sempat melewati resistensi $2.500.

Harga tertinggi yang tercatat adalah $2.550 sebelum mengalami koreksi kecil.Saat ini, ETH diperdagangkan di atas $2.350 dan SMA 100 jam.

Namun, resistensi utama berada di kisaran $2.500 hingga $2.550. Jika Ethereum mampu menembus level ini, potensi kenaikan ke $2.650 semakin terbuka.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Kenaikan Lanjutan

Jika ETH berhasil menembus resistensi $2.650, maka momentum bullish bisa membawa harga lebih tinggi lagi.

Target selanjutnya ada di level $2.780 dan bahkan bisa mencapai $2.850 dalam waktu dekat.

Kemungkinan Penurunan Harga Ethereum

Akan tetapi, seandainya Ethereum gagal menembus level $2.550, harga berisiko mengalami koreksi kembali. Support awal berada di $2.400, dengan support utama di $2.360.

Apabila ETH turun di bawah $2.360, tekanan jual bisa semakin meningkat dan mendorong harga turun menuju $2.320 atau bahkan $2.220.

Sedangkan level support kritis yang harus diperhatikan ada di $2.080.

Indikator Teknis Ethereum

Sementara itu, MACD Per Jam yang merupakan indikator MACD untuk ETH/USD mulai kehilangan momentum bullish.

RSI Per Jam – Indeks RSI ETH/USD tetap berada di atas level 50, menunjukkan tren masih dalam fase bullish. Support Utama di angka $2.360, dan resistensi utama $2.550.

Dengan kondisi pasar saat ini, Ethereum memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren bullish jika mampu menembus resistensi kunci. Namun, jika gagal, koreksi harga bisa terjadi dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com