Tag Archives: bitcoin

Prediksi Pakar: Peluang 77% Bitcoin Capai All-Time High di Tahun 2025

Bitcoin kembali menjadi topik hangat di kalangan analis dan investor. Kali ini, prediksi datang dari pakar keuangan Fred Krueger, yang menggunakan pendekatan matematis untuk menyimpulkan bahwa peluang Bitcoin mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di tahun 2025 mencapai 77%.

Dalam analisanya yang diunggah di X, Krueger memanfaatkan model Geometric Brownian Motion (GBM) — model statistik yang umum digunakan untuk memproyeksikan harga aset — dan menemukan bahwa potensi Bitcoin menyentuh angka $108.000 pada 2025 sangatlah besar.

Apa Itu Model GBM dan Mengapa Relevan?

GBM atau Geometric Brownian Motion menggabungkan dua elemen utama: tren deterministik (yang merepresentasikan pertumbuhan jangka panjang) dan komponen stokastik (yang menggambarkan fluktuasi harga acak). Model ini biasa digunakan dalam pricing opsi dan proyeksi aset jangka panjang.

Krueger awalnya memasukkan asumsi konservatif: volatilitas 80% dan tanpa tren pertumbuhan. Hasilnya? Probabilitas BTC mencapai ATH di angka $108.000 sebesar 65%.

Namun, ketika model diperbarui dengan drift hukum pangkat sebesar 40% — yang didasarkan pada pertumbuhan historis Bitcoin — peluangnya meningkat menjadi 77%.

“Simulasi ChatGPT mengonfirmasi angka ini,” tulis Krueger dengan yakin.

Prediksi Ini Menantang Konsensus Pasar

Perkiraan Krueger cukup berbeda dibandingkan prediksi pasar derivatif. Di Polymarket, misalnya, probabilitas Bitcoin mencapai ATH sebelum 2026 hanya dinilai 52%, sementara platform Kalshi memperkirakan peluang BTC menyentuh $150.000 di periode yang sama hanyalah 23%.

Krueger menyebut estimasi pasar ini underpriced, dan percaya bahwa kesenjangan ini bisa dimanfaatkan dengan strategi hedging dinamis.

Faktor Makro Semakin Mendukung Narasi Bullish

Krueger bukan satu-satunya yang optimis. Sejumlah analis lain juga melihat sinyal kuat kenaikan harga BTC dari indikator makroekonomi global:

  • Meningkatnya Global Liquidity (M2): M2 global kini berada di titik tertinggi baru, dan secara historis, kondisi ini diikuti lonjakan harga Bitcoin dalam 75–105 hari ke depan.
  • Penurunan DXY (Indeks Dolar AS): DXY berada di level terendah 3 tahun terakhir. Mengingat korelasi terbalik antara DXY dan BTC, ini adalah sinyal bullish tambahan.
  • Rotasi Aset dari Emas ke Bitcoin: Para analis mencatat bahwa arus dana dari emas mulai beralih ke BTC. Ini turut menjelaskan kenaikan Bitcoin dari level $74.000–$76.000 ke atas $86.000 dalam waktu singkat.

Bagaimana Proyeksi Jangka Panjang?

Walau ada prediksi koreksi jangka pendek ke sekitar $80.000, pandangan jangka panjang tetap bullish. Menurut Krueger dan analis lainnya, BTC berpotensi menyentuh kisaran $550.000–$650.000 pada tahun 2030, terutama didorong oleh kelangkaan pasokan dan tren penurunan nilai mata uang fiat global.

Harga Saat Ini: Masih di Bawah Puncak

Untuk konteks, harga BTC saat ini masih 22,1% di bawah ATH. Data dari BeInCrypto menunjukkan harga terakhir BTC berada di angka $84.338, setelah turun 0,6% dalam 24 jam terakhir. Tapi tren jangka panjang tetap menunjukkan potensi besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Naik ke $84.950 di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Pada pertengahan April 2025, harga Bitcoin mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai sekitar $84.950, mencerminkan peningkatan sebesar 1,5% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran konsumen AS terhadap inflasi dan ketidakpastian kebijakan tarif pemerintah.

Ekspektasi Inflasi Konsumen Meningkat

Survei bulanan dari Federal Reserve Bank of New York menunjukkan bahwa konsumen AS memperkirakan inflasi akan mencapai 3,6% dalam setahun ke depan.

Hal ini merupakan tingkat kekhawatiran ekonomi tertinggi sejak April 2020. Sebanyak 44% responden juga percaya bahwa tingkat pengangguran akan lebih tinggi dalam setahun mendatang.

Kekhawatiran ini lebih menonjol di kalangan rumah tangga dengan pendapatan tahunan di bawah $50.000, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemungkinan kehilangan pekerjaan.

Dampak Kebijakan Tarif Pemerintah

Kenaikan harga Bitcoin terjadi setelah Gedung Putih mengindikasikan bahwa chip komputer dan smartphone akan dikecualikan dari tarif “resiprokal”.

Namun, klarifikasi dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa “TIDAK ADA yang dibebaskan” dan bahwa tarif lain masih diterapkan pada elektronik menyebabkan ketidakpastian di pasar.

Akibatnya, hal ini mempengaruhi harga Bitcoin, yang sempat melemah pada hari Minggu.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus Resistance Penting Menuju $94.000?

Perhatian Terhadap Kebijakan The Fed

Pelaku pasar menantikan pernyataan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, pada hari Rabu, untuk mendapatkan petunjuk tentang sikap bank sentral terhadap kemungkinan resesi.

Carlos Guzman, analis riset di GSR, menyatakan bahwa ketika tarif “Liberation Day” diumumkan, kekhawatiran utama adalah bahwa hal itu akan menyebabkan kontraksi ekonomi besar.

Investor bahkan memperkirakan hingga empat kali penurunan suku bunga tahun ini.

Kinerja Pasar Saham dan Aset Kripto Lainnya

Selain Bitcoin, Ethereum naik 3,4% menjadi $1.650, sementara Solana meningkat 2,4% menjadi $131.

Saham perusahaan terkait kripto juga mengalami kenaikan; saham Strategy naik 4,3% menjadi $312, dan saham Coinbase naik 1,4% menjadi $178. Indeks saham utama seperti Nasdaq dan S&P 500 juga ditutup di wilayah positif, masing-masing naik hampir satu persen.

Baca Juga: New York Ingin Pembayaran Pajak Pakai Bitcoin dan Ethereum

Dengan demikian, kenaikan harga Bitcoin di tengah kekhawatiran inflasi dan ketidakpastian kebijakan tarif menunjukkan peran aset kripto sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.

Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan kebijakan pemerintah dan pernyataan dari Federal Reserve untuk menentukan arah pasar selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

New York Ingin Pembayaran Pajak Pakai Bitcoin dan Ethereum

New York sedang mempertimbangkan langkah besar dalam adopsi aset digital dengan memperkenalkan RUU Majelis A7788.

Aturan ini memungkinkan warga negara menggunakan mata uang kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Litecoin (LTC), dan Bitcoin Cash (BCH) untuk membayar berbagai kewajiban kepada negara.

RUU ini diperkenalkan oleh Anggota Majelis Clyde Vanel dan bertujuan untuk memperbarui undang-undang keuangan negara bagian agar lebih selaras dengan perkembangan teknologi keuangan modern.

Detail RUU A7788

RUU A7788 mengusulkan agar lembaga-lembaga negara bagian diberi wewenang untuk menerima pembayaran dalam bentuk mata uang kripto untuk berbagai jenis pembayaran, termasuk:

  • Pajak
  • Denda dan penalti sipil
  • Sewa dan biaya lainnya yang terkait dengan layanan publik
  • Biaya layanan dan kewajiban keuangan lainnya

RUU ini juga memungkinkan lembaga negara untuk mengenakan biaya layanan tambahan guna menutupi biaya transaksi blockchain atau biaya pihak ketiga yang terkait dengan pemrosesan pembayaran kripto.

Baca Juga: Tembus Resistance Penting, Harga Bitcoin Menuju $94.000?

Implikasi bagi Warga dan Pemerintah

Jika disahkan, RUU ini akan memberikan fleksibilitas lebih bagi warga New York dalam memenuhi kewajiban finansial mereka kepada negara.

Bagi pemerintah, ini bisa menjadi langkah menuju modernisasi sistem pembayaran dan menunjukkan keterbukaan terhadap inovasi teknologi.

Namun, adopsi pembayaran kripto juga membawa tantangan, seperti:

  • Volatilitas harga mata uang kripto yang tinggi
  • Kebutuhan akan infrastruktur teknologi yang memadai untuk memproses pembayaran kripto
  • Pertimbangan keamanan dan perlindungan terhadap penipuan

Reaksi dan Prospek

Menurut laporan Cryptodnes pada Senin (14/4), RUU A7788 saat ini sedang dalam tahap awal dan menunggu tinjauan oleh Komite Majelis.

Jika disetujui, New York akan bergabung dengan negara bagian lain seperti Colorado dan Arizona yang telah mengambil langkah serupa dalam mengintegrasikan pembayaran kripto ke dalam sistem pemerintah mereka.

Namun, tidak semua pihak mendukung langkah ini. Masih ada orang yang masih meragukan RUU ini.

Jaksa Agung New York, Letitia James, telah menyuarakan kekhawatiran tentang potensi risiko yang terkait dengan adopsi mata uang kripto, termasuk kemungkinan penyalahgunaan untuk aktivitas ilegal dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan.

Baca Juga: Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

RUU A7788 mencerminkan upaya New York untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi keuangan dan menunjukkan keterbukaan terhadap inovasi.

Jika disahkan, ini bisa menjadi langkah penting dalam normalisasi penggunaan mata uang kripto dalam transaksi sehari-hari dan memperkuat posisi New York sebagai pusat keuangan yang progresif.

Namun, keberhasilan implementasi RUU ini akan sangat bergantung pada bagaimana pemerintah mengatasi tantangan yang terkait dengan adopsi teknologi baru dan memastikan bahwa sistem pembayaran yang baru aman, efisien, dan dapat diakses oleh semua warga.

Dengan langkah ini, New York berpotensi menjadi pelopor dalam integrasi mata uang kripto ke dalam sistem pemerintahan, membuka jalan bagi negara bagian lain untuk mengikuti jejaknya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Naik ke Level $134, Ini Faktor Penyebabnya

Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto dengan lonjakan harga signifikan sebesar 9% dalam 24 jam terakhir, mencapai level $134.

Menurut laporan U.Today pada Minggu (13/4), kenaikan ini mencerminkan sentimen positif yang melanda pasar kripto secara keseluruhan, didorong oleh berbagai faktor fundamental dan makroekonomi.

Partisipasi On-Chain yang Meningkat

Salah satu pendorong utama kenaikan harga SOL adalah partisipasi tinggi dalam pemungutan suara on-chain terkait proposal SIMD-228.

Sebanyak 74% dari SOL yang dipertaruhkan digunakan dalam pemungutan suara ini, menandai rekor tertinggi dalam sejarah jaringan Solana.

Meskipun proposal tersebut tidak disetujui, partisipasi yang tinggi menunjukkan keterlibatan komunitas yang kuat dan kepercayaan terhadap tata kelola jaringan.

Baca Juga: Naik Tipis, Harga Solana Tembus $117,44

Volume Perdagangan yang Meningkat

Volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) Solana mencapai rekor baru sebesar $4 miliar dalam 24 jam terakhir.

Peningkatan ini mencerminkan minat yang meningkat terhadap ekosistem Solana dan memperkuat momentum bullish untuk SOL.

Optimisme terhadap ETF Kripto

Sentimen positif terhadap potensi persetujuan exchange-traded funds (ETF) spot untuk aset kripto, termasuk Solana, turut mendorong kenaikan harga.

Spekulasi mengenai perubahan kebijakan dalam pemerintahan yang baru memberikan harapan bahwa ETF kripto akan disetujui dalam waktu dekat, menarik minat investor institusional.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Perkembangan Ekosistem Solana

Solana terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam ekosistemnya karena dipengaruhi beberapa faktor.

Peluncuran wrapped Bitcoin (cbBTC) oleh Coinbase di jaringan Solana meningkatkan kapabilitas DeFi, sementara debut Eclipse sebagai jaringan lapisan-2 Ethereum berbasis Solana memperluas interoperabilitas.

Selain itu, popularitas token memecoin seperti pump.fun telah mendorong volume perdagangan di DEX seperti Raydium.

Minat Institusional yang Meningkat

Open interest untuk futures SOL mencapai rekor tertinggi sebesar 21,1 juta SOL, mencerminkan permintaan institusional yang kuat.

Peningkatan leverage ini menandakan potensi volatilitas tetapi juga menyoroti popularitas SOL di kalangan investor institusional.

Baca Juga: Solana Perkenalkan Ekstensi Token Confidential Balances, Apa Itu?

Prospek Masa Depan

Dengan berbagai faktor positif yang mendukung, prospek masa depan Solana terlihat cerah.

Jika momentum ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan SOL akan mencapai dan bahkan melampaui harga tertinggi sebelumnya di $260.

Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Secara keseluruhan, lonjakan harga Solana mencerminkan kombinasi dari partisipasi komunitas yang kuat, perkembangan ekosistem yang pesat, dan minat institusional yang meningkat.

Dengan dukungan faktor-faktor ini, Solana berada dalam posisi yang baik untuk terus tumbuh dan menarik perhatian di pasar kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

CEO Ripple Sebut Harga Bitcoin Bisa Tembus $200.000

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan keyakinannya bahwa harga Bitcoin (BTC) dapat mencapai $200.000.

Menurutnya, potensi kenaikan harga Bitcoin ini bisa saja terealisasi asal didorong oleh perubahan positif dalam regulasi kripto di Amerika Serikat dan meningkatnya minat institusional.

Optimisme Garlinghouse: Bitcoin Menuju $200.000

Dalam wawancara dengan Fox Business Network, Garlinghouse menyebut prediksi harga Bitcoin sebesar $200.000 sebagai sesuatu yang “tidak berlebihan”.

Ia menekankan bahwa tren makroekonomi jangka panjang lebih penting daripada fluktuasi harga harian, dan bahwa pergeseran regulasi di AS dari sikap “permusuhan” menjadi lebih “ramah” belum sepenuhnya dihargai oleh pasar.

Baca Juga: Pasar Kripto Menggeliat Lagi! Bitcoin Ngegas ke $83.000

Perubahan Regulasi dan Minat Institusional

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Garlinghouse menyoroti bahwa perubahan sikap regulator AS telah membuka pintu bagi manajer aset besar seperti BlackRock dan Fidelity untuk masuk ke pasar kripto.

Ia juga mencatat bahwa kripto berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi, serta bahwa semakin banyak utilitas yang dikembangkan dalam pasar kripto, semakin besar nilai yang akan terakumulasi.

Baca Juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

Perkembangan ETF dan Strategi Ripple

Garlinghouse juga membahas peluncuran ETF XRP leveraged pertama di AS oleh Teucrium, yang mencatat volume debut sebesar $5 juta.

Ia optimis bahwa ETF XRP lainnya akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini, dengan analis dari JPMorgan dan Standard Chartered memperkirakan arus masuk hingga $8 miliar dalam tahun pertama jika ETF disetujui.

Selain itu, Ripple mengakuisisi broker utama Hidden Road senilai $1,25 miliar, yang bertujuan untuk membantu institusi besar seperti BlackRock memasuki pasar kripto dengan infrastruktur yang mereka percayai.

Garlinghouse menyatakan bahwa akuisisi ini tidak akan terjadi di bawah lingkungan regulasi sebelumnya yang lebih ketat.

Legalisasi Stablecoin dan Ekspansi Ripple

Garlinghouse menyoroti momentum yang berkembang di Capitol Hill untuk regulasi kripto, dengan undang-undang struktur pasar dan stablecoin yang semakin mendapatkan dukungan.

Stablecoin Ripple, RLUSD, yang diluncurkan di bawah lisensi trust New York, telah melampaui kapitalisasi pasar $250 juta dan mendekati $300 juta.

Ia percaya bahwa perkembangan ini menunjukkan ekosistem kripto yang semakin matang dan terintegrasi.

Secara keseluruhan, prediksi Garlinghouse tentang harga Bitcoin yang mencapai $200.000 mencerminkan optimisme yang berkembang di industri kripto, didorong oleh perubahan regulasi yang lebih mendukung dan minat institusional yang meningkat.

Dengan perkembangan ETF, akuisisi strategis, dan legalisasi stablecoin, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Anggota Parlemen Swedia Ajukan Bitcoin Jadi Cadangan Devisa Nasional

Seorang anggota parlemen Swedia, Rickard Nordin, mengajukan proposal resmi kepada Menteri Keuangan Elisabeth Svantesson untuk mempertimbangkan penambahan Bitcoin ke dalam cadangan devisa nasional Swedia.

Langkah ini menandai upaya signifikan dalam mengintegrasikan aset digital ke dalam kebijakan keuangan negara.

Alasan di Balik Proposal

Dalam suratnya, Nordin menekankan bahwa Swedia memiliki tradisi pengelolaan cadangan devisa yang konservatif dan bijaksana, yang selama ini terdiri dari mata uang asing dan emas.

Namun, dengan pertumbuhan pesat sektor aset digital, ia berpendapat bahwa Bitcoin kini dipandang oleh banyak pihak internasional sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap inflasi.

Nordin juga mencatat bahwa di berbagai belahan dunia, Bitcoin digunakan sebagai alat pembayaran dan perlindungan terhadap inflasi yang meningkat.

Selain itu, Nordin menyoroti peran Bitcoin sebagai alat penting bagi para pejuang kebebasan untuk melakukan pembayaran saat berada di bawah tekanan rezim otoriter.

Ia mengusulkan pendekatan yang mirip dengan kebijakan Amerika Serikat, di mana Presiden Donald Trump sebelumnya menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional yang didanai oleh aset yang disita selama proses hukum.

Pendekatan ini bertujuan untuk mengakuisisi lebih banyak Bitcoin untuk cadangan devisa negara tanpa menambah beban biaya bagi pembayar pajak.

Baca Juga: Binance Dukung Staking Bitcoin Babylon

Reaksi dari Bank Sentral

Namun, proposal ini mendapat tanggapan skeptis dari Gubernur Bank Sentral Swedia (Riksbank), Erik Thedéen.

Dalam pernyataannya setelah rapat parlemen, Thedéen menyatakan bahwa ia menginginkan keterlibatan Bitcoin seminimal mungkin dalam sistem keuangan Swedia.

Ia menggambarkan Bitcoin sebagai instrumen yang sulit untuk dinilai dan pada praktiknya didasarkan pada spekulasi murni.

Thedéen menekankan bahwa nilai Bitcoin sangat spekulatif dan tidak memiliki dasar penilaian yang jelas, sehingga tidak cocok untuk dimasukkan ke dalam cadangan devisa negara.

Selain itu, Thedéen juga mengingatkan bahwa meskipun saat ini terjadi lonjakan nilai Bitcoin, sebelumnya telah terjadi penurunan nilai yang signifikan, dan penting untuk memperingatkan masyarakat agar tidak tergoda oleh harapan palsu akan keuntungan instan.

Ia menyoroti bahwa meskipun Bitcoin tidak mengancam stabilitas sistem keuangan Swedia secara keseluruhan, konsumen tetap berisiko mengalami kerugian investasi.

Konteks Global

Swedia bukan satu-satunya negara yang mempertimbangkan integrasi Bitcoin ke dalam cadangan nasional.

Gubernur Bank Nasional Ceko juga pernah mengusulkan evaluasi Bitcoin sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan devisa negara.

Di Amerika Serikat, perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Trump untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional menunjukkan meningkatnya minat institusional terhadap aset digital ini.

Baca Juga: Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

Tantangan dan Prospek

Meskipun ada dukungan dari beberapa pihak, integrasi Bitcoin ke dalam cadangan devisa nasional menghadapi tantangan signifikan.

Kekhawatiran utama meliputi volatilitas harga Bitcoin, kurangnya dasar penilaian yang jelas, dan potensi risiko terhadap stabilitas ekonomi.

Namun, pendukung integrasi ini berargumen bahwa diversifikasi cadangan dengan aset digital dapat memberikan perlindungan terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi global.

Debat ini mencerminkan dinamika yang lebih luas dalam kebijakan ekonomi global, di mana negara-negara mempertimbangkan peran aset digital dalam sistem keuangan mereka.

Keputusan Swedia dalam menanggapi proposal ini akan menjadi indikator penting bagi negara-negara lain yang mempertimbangkan langkah serupa.

Dengan demikian, meskipun proposal untuk memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan devisa nasional Swedia masih dalam tahap awal, diskusi ini menandai langkah penting dalam evolusi kebijakan keuangan di era digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 14-18 April 2025: Minggu Tenang By Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Judul artikel minggu lalu adalah Bitcoin Jump dan pada awal Senin Selasa salah, Bitcoin rontok, Bitcoin mulai naik kembali tembus ke awal 83K, lalu diam di area 83K. 

Secara data, prediksi saya CPI naik salah, actualnya CPI turun, jika CPI naik saja Bitcoin saya prediksi naik, apalagi jika CPI turun. Why?

Mata uang itu harus inflasi, tumbuhnya mata uang artinya tumbuhnya ekonomi, kalau mata uangnya deflasi, itu artinya ekonominya engga tumbuh, dan itu semakin dekat dengan bantuan talangan pemerintah, mulai dari pemotongan Pajak, dan berbagai macam stimulus seperti kenaikan gaji PNS.

Uang itu harus inflasi, karena kalau tidak inflasi maka tidak dibelanjakan. Ada orang belanja pake emas? Ga ada, soalnya sayang, karena tahu harga emas naik terus.

Data Minggu Depan

Mari kita bahas data minggu depan.

Senin, 14 April 2025

– Tidak ada data besar, tetapi Fed’s Speaker banyak

Fed speaker ini diminta hadir di banyak event karena Fed perlu menenangkan pasar. Menenangkan artinya ada yang ga tenang yaitu Masyarakat. Menenangkan itu ada duitnya, engga bisa tenang hanya dengan doa saja, Saya doakan bapak dan Ibu tenang walau ekonomi terjun payung, engga bisa gitu,  harus ada duitnya, duitnya itu ada pada kalimat Dovish dan apa yang dijanjikan Fed dengan runtuhnya pasar saham serta banjirnya Surat Utang.

Saya kira Hari Senin Candlenya begini: 

Selasa, 15 April 2025

– Hanya ada data Tiongkok, Data AS belum ada yang besar

Disubs saya sedang terus meneliti RRP Tiongkok untuk tahu berapa hari lagging ke Bitcoin, saya temukan pola jika Laggingnya itu makan beberapa hari setelah PBOC inject tanpa withdraw, ikutin perjalanan exclusive saya meningkatkan pengetahuan saya soal pasar keuangan dengan akses berbayar 5$ per bulan, klik subscribe di X.com/hoteliercrypto

Rabu, 16 April 2025

20.30 WITA – Retail Sales

Retail sales adalah data belanja masyarakat, di AS 70% transaksi pakai kartu dan 30% tunai, yang tunai lupakan yang kartu di analisa bank. 

Jika retail sales naik maka DXY naik, artinya secara teori ekonomi membaik, masyarakat belanja, apa benar begitu? 🤣🤣🤣 Ya udah anggap ajah begitu, tulisannya begitu.

Tapi kalau mau lebih detail berikut saya ceritakan metodenya retail sales:

Beli burger tahun ini 11$ padahal tahun lalu hanya 10$, secara retail sales itu naik, padahal itu tidak naik, karena harga bahan makanan yang naik, retail sales tidak naik karena itu adalah produk yang sama tidak bertambah, maksudnya keuntungan perusahan didapat dari naiknya harga barang bukan dari bertambahnya jumlah pembeli.

Orang harus makan, maka mereka beli makan, walaupun harganya naik, tetap harus makan. Itulah sebabnya walaupun laporan retail sales nya naik tapi ekonomi AS masih kontraksi, apakah bisa DXY naik dengan keadaan begini?

Semua data saya selalu berkutat dengan apakah data ini menambah jumlah edar uang atau tidak, jika retail sales naik DXY naik dan tidak turun lagi, maka ekonomi AS memang membaik, jika retail sales naik tapi DXY rontok, artinya retail sales tadi naik karena harga barang naik bukan karena profitnya naik. 

01.15 WITA – Powell Ghibah

Powell harus Dovish, engga boleh hawkish, market cap pasar saham sudah hilang 5 Trilyun $, Powell harus menenangkan pasar. 

Kira-kira menurut saya candle hari Rabu begini: 

Kamis, 17 April 2025

20.30 WITA – Housing Starts

Rumah adalah Giffen Goods, semakin banyak dibangun semakin naik harganya bukan seperti mangga, yang semakin banyak dipasar semakin murah harganya, alasannya dari sanalah Pemerintah menerbitkan surat utang, mengambil rejeki anak cucu demi generasinya yang sekarang untuk membangun bangsa, entah bangsa yang mana, bangsa lelembut, bangsa kerajaan atau bangsa elit. Sehingga jika Housing starts naik maka Yield naik dilanjutkan DXY naik juga emas naik.

Tetapi Bitcoin akan lagging dulu. Why? Karena duitnya masih di dollar. Jika Housing starts naik maka DXY naik, sehingga Bitcoin koreksi, ini bukanlah karena alasan ekonomi membaik tetapi karena permintaan dollar meningkat karena hodlernya bertambah. KPR kan janji mati hodl dollar? Ye kan? Ada yg bisa garansi 25 tahun cicil, orangnya tetep fokus kerja mengabdi jadi budak korporat? Ada? Ada dong, yaitu KPR.

Hari Kamis juga akan ada claim data, sehingga saya prediksi Kamis akan woles, kira-kira begini candle-nya:

Jum’at 18 April 2025

AS Libur, Biasanya di sini Tiongkok bikin pengumuman besar, membuat tidur orang AS tidak nyenyak.

Berikut Candle hari libur, kira-kira begini:

Terimakasih sudah membaca, saya ingatkan saya hanyalah rakyat biasa yang suka menulis, Trada semua tidak mengenal saya, saya adalah anonim yang tidak bertanggung jawab pada porto Trada semua, saya tidak bersekolah ekonomi, semua yang saya pelajari saya sertakan sumbernya dan itu adalah tanda bahwa saya setara dengan orang yang awam, menjadikan saya acuan adalah salah, karena pasti sangkut dan rugi, sudah banyak buktinya termasuk diri saya sendiri yang sangkut lebih dari setahun.

Selalu tradinglah dengan analisa sendiri, dan janganlah menitipkan nasib, peringatan ini keras sekali karena saya hanya nemanin bukan nalangin. Ini bukanlah nasehat keuangan tetapi hanya sebagai hiburan.

Baca juga: Grayscale Ungkap 40 Altcoin Pilihan yang Potensial di Q2 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 7-11 April 2025: Bitcoin Jump! by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Prediksi kita minggu ini akurat, DXY Junam, RRP Ambles, JOLTS jatuh, Factory Order naik, ADP tumbuh, Durable menunjukkan Perang, Claim data merona dan NFP naik namun pengangguran melejit ke 4.2% dibarengin pasar saham AS yang rontok trilyunan dollar, Tanda AS masuk Resesi secara data, Powell masih pura-pura independen dengan mengatakan, melihat data yang rungkad kami akan belum jelas langkah kebijakan moneter apa yang akan kami ambil, classic.

Bitcoin naik kembali ke $88 K dan altcoin belum ikut.

Pada dasarnya minggu ini juga didukung oleh RRP AS yang turun sehingga DXY melemah, lobi-lobi Trump soal Tariff hanya akan menaikan inflasi. 

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan.

Senin, 7 Aprill 2025

22.00 WITA: CB Employment Index

Conference Board Employment Index mengukur kepercayaan terhadap ketersediaan lapangan kerja. Jika CB naik, maka DXY naik, kita dapati pengangguran naik 4.2% maka saya prediksi CB Employment Index turun.

Kira-kira begini candle hari Senin:

Biasanya Tiongkok akan umumkan berita bagus setelah bursanya tutup, jam-jam 5. Melihat RRP yang turun hari Jumat, seharusnya PBOC akan inject lebih besar dari Withdrawnya.

Selasa, 8 April 2025

– No data

Walaupun disini tidak ada data, saya percaya Bitcoin Lagging mulai berefek. Kenaikan Volume pada saham memastikan bahwa AS pasti menyegerakan stimulus mencegah investor masuk lebih dulu ke Tiongkok

Jadi saya kira Selasa Bitcoin akan naik: 

Dan Zerohedge pun setuju dengan Teori Lagging saya:

Rabu, 9 April 2025

09.30 WITA: CPI Tiongkok

Dengan begitu banyak Program Tiongkok untuk meningkatkan konsumsi saya prediksi Inflasi akan naik, namun Bitcoin sekali lagging karena data Tiongkok tidak berefek seinstant data AS.

Saya kira Bitcoin akan koreksi dulu di hari Rabu:

Kamis, 10 April 2025

20.30 WITA: CPI AS

Powell sudah mengatakan Inflasi akan naik:

Mandat Fed juga terancam:

Tapi masih bisa sombong 🙂

Inilah yang saya sebut pada minggu lalu bahwa keluarnya Powell ke publik dimaksudkan untuk menenangkan pasar. Saya pikir Powell hanya ingin mengatakan bahwa kami sudah tahu pikiran seluruh dunia dan kami tahu resikonya, bukankah semua kesalahan terjadi saaf kita terlalu overconfidence? 

Kira-kira candle hari Kamis akan pump and Dump begini:

Jum’at, 11 April 2025

20.30 WITA: PPI AS

Setelah pasar saham AS rontok akibat Trump dan inflasi naik, Pasar akan kehilangan demand, lebih parahnya inflasi naik tetapi PPI tidak naik. Membuat Yields kembali naik. Dan DXY berhenti turun sementara menunggu tindakan Fed selanjutnya.

Kira-kira beginia Candle hari Jumat:

Terimakasih sudah membaca, saya akan terus mengingatkan, analisa saya adalah dari pengetahuan terbaik saya, tetapi pengetahuan terbaik saya tidak menjamin hasil yang terbaik juga.

Saya trading dan sudah sangkut lebih dari setahun, menjadikan saya acuan adalah salah, apalagi menitipkan nasib, tetaplah analisa sendiri juga tetaplah tidak percaya. Jangan gunakan uang yang menurunkan derajat hidup, biasa makan salmon ganti pindang membuat ghibahan tetangga lebih tajam dari pada jarum suntik dokter bedah.

Saya bukan analist keuangan, semua sumber pemikiran telah saya sertakan, kesalahan analisa saya capai 1000%, maka itu menjadikan tulisan saya nasehat keuangan adalah salah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Binance Dukung Staking Bitcoin Babylon

Binance, platform pertukaran kripto terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan dukungannya terhadap protokol staking Bitcoin inovatif bernama Babylon (BABY).

Langkah ini menandai babak baru dalam pemanfaatan Bitcoin (BTC) sebagai aset produktif, memungkinkan pemilik BTC untuk mendapatkan imbal hasil tanpa harus meninggalkan jaringan Bitcoin.

Apa Itu Babylon?

Babylon adalah protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pemilik BTC untuk mengunci aset mereka secara self-custodial langsung di jaringan Bitcoin.

Dengan menggunakan teknologi kriptografi canggih dan inovasi dalam protokol konsensus, Babylon memungkinkan BTC yang di-stake untuk berkontribusi pada keamanan jaringan Proof-of-Stake (PoS) seperti Cosmos, Avalanche, dan Injective, tanpa perlu memindahkan aset ke jaringan lain.

Baca Juga: Binance Tambah LDUSDt, Aset Margin Penghasil Imbalan

Integrasi Babylon di Binance

Binance memperkenalkan Babylon BTC Staking melalui fitur On-chain Yields, yang menyederhanakan partisipasi pengguna dalam protokol on-chain.

Pengguna dapat dengan mudah mengakses opsi staking ini melalui platform Binance, tanpa perlu berinteraksi langsung dengan protokol blockchain yang kompleks.

Imbal Hasil dan Airdrop BABY

Sebagai bagian dari kampanye awal, Babylon mendistribusikan 600 juta token BABY kepada pengguna awal yang berpartisipasi dalam staking BTC.

Binance juga mengumumkan bahwa peserta program staking akan menerima bonus tambahan sebesar 12% dalam bentuk token BABY, yang akan didistribusikan ke akun Spot pengguna mulai 10 April 2025.

Fitur Perdagangan BABY di Binance

Selain staking, Binance juga meluncurkan kontrak perpetual BABYUSDT, memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan token BABY dengan leverage hingga 5x.

Langkah ini memberikan eksposur pasar yang lebih luas terhadap protokol Babylon dan memperkuat posisi Binance dalam mendukung proyek-proyek inovatif di ekosistem kripto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Dekati $81.000 Setelah Rumor Penghentian Tarif oleh Trump

Secara keseluruhan, dukungan Binance terhadap protokol Babylon membuka peluang baru bagi pemilik BTC untuk mendapatkan imbal hasil tanpa meninggalkan jaringan Bitcoin.

Dengan integrasi yang mudah melalui platform Binance dan insentif menarik seperti airdrop token BABY, pengguna dapat memaksimalkan potensi aset mereka sambil berkontribusi pada keamanan jaringan PoS.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reaksi Pasar Kripto Setelah Trump Tunda Sementara Kenaikan Tarif

Pada 9 April 2025, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan penangguhan selama 90 hari terhadap sebagian besar tarif impor, kecuali untuk China.

Tak lama setelah orang nomor satu di AS itu mengeluarkan pernyataannya, keputusan ini memicu lonjakan signifikan di pasar keuangan dan kripto.

Detail Kebijakan Tarif

Dalam pengumuman tersebut, Trump menyatakan bahwa tarif terhadap China akan dinaikkan menjadi 125%, sementara tarif terhadap negara lain ditangguhkan selama 90 hari.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap ketegangan perdagangan yang meningkat dan untuk memberikan waktu bagi negosiasi lebih lanjut dengan mitra dagang lainnya.

Reaksi Pasar Kripto

Pengumuman ini langsung berdampak positif pada pasar kripto. Bitcoin (BTC) melonjak di atas $80.000, sementara altcoin seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) mengalami kenaikan lebih dari 10% dalam beberapa menit setelah pengumuman.

Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap aset digital sebagai respons terhadap kebijakan perdagangan terbaru.

Dampak pada Saham Terkait Kripto

Saham perusahaan yang terkait dengan kripto juga mengalami kenaikan signifikan. MicroStrategy, yang dikenal karena kepemilikan Bitcoin yang besar, melonjak hampir 25%, sementara Coinbase Global, salah satu bursa kripto utama, naik 17%.

Kenaikan ini menunjukkan optimisme investor terhadap prospek industri kripto di tengah perubahan kebijakan perdagangan.

Baca Juga:: Reaksi Pasar Kripto Setelah Trump Tunda Sementara Kenaikan Tarif

Analisis dan Prospek

Penangguhan tarif ini memberikan waktu bagi Amerika Serikat untuk merundingkan perjanjian perdagangan yang lebih menguntungkan dengan mitra dagang lainnya, sambil tetap menekan China dengan tarif yang lebih tinggi.

Bagi pasar kripto, langkah ini menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan meningkatkan kepercayaan investor.

Namun, penting untuk dicatat bahwa volatilitas pasar masih mungkin terjadi, terutama mengingat ketidakpastian dalam hubungan perdagangan global.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan risiko yang ada dalam berinvestasi di aset digital.

Meski hanya bersifat sementara, Keputusan Presiden Trump untuk menangguhkan sebagian besar tarif impor, kecuali untuk China, telah memberikan dorongan signifikan bagi pasar kripto dan saham terkait.

Walaupun situasi ini menciptakan peluang, investor harus tetap berhati-hati dan memantau perkembangan kebijakan perdagangan global yang dapat mempengaruhi pasar di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com