Pada 4 April 2022, Departemen Kehakiman (DOJ) dan Kantor Kejaksaan AS Florida Selatan mengungkapkan bahwa FBI telah menyita aset kripto senilai US$34 juta (Rp488 miliar) dari seorang pria, warga Florida.
Menurut aparat pria tersebut diduga melakukan lebih dari 100 ribu transaksi di pasar darknet, menjual informasi akun daring yang terkait dengan akun Netflix, HBO dan Uber milik orang lain.
DOJ dan Kantor Pengacara Florida Selatan mengumumkan pada hari Senin bahwa US$34 juta dalam bentuk kripto itu telah diserahkan kepada pemerintah federal, dilansir dari Bitcoin.com.
Dana tersebut berasal dari penduduk Florida Selatan yang diduga menjual informasi secara daring, seperti rincian keuangan yang terkait dengan layanan web tertentu seperti Netflix, Uber, HBO dan banyak lainnya.
Dilaporkan, pria tersebut menawarkan data informasi pribadi ke pasar darknet di Internet menggunakan browser Tor. Data itu dijual menggunakan kripto.
Pria yang tak disebutkan namanya itu dituduh melakukan lebih dari 100 ribu penjualan dengan informasi curian.
Sementara otoritas federal menyita aset kripto senilai US$34 juta, dari tersangka dari kota pinggiran Parkland, Florida.
Penegakan hukum AS memang mengatakan itu adalah salah satu tindakan penyitaan kripto terbesar yang pernah diajukan oleh Amerika Serikat.
Menurut siaran pers DOJ, tersangka di Parkland itu diduga menggunakan layanan “crypto mixing” untuk mengaburkan jejak transaksi.
Penyitaan berdasarkan operasi khusus yang dijuluki “TORnado,” dan melibatkan sejumlah besar lembaga penegak hukum federal, negara bagian, dan lokal.
Selain DOJ, “RS-CI, FBI, DEA, Investigasi Keamanan Dalam Negeri (HSI), dan Layanan Inspeksi Pos AS (USPIS) menyelidiki kasus ini” juga.
Penegakan hukum AS, khususnya DOJ, belakangan disibukkan dengan berbagai kasus kriminal yang melibatkan aset kripto.
Pada akhir Maret, DOJ mengungkapkan bahwa agensi tersebut mendakwa dua orang dalam penipuan “NFT rug pull” bernilai jutaan dolar.
Pada pertengahan November 2021, DOJ membuka kasus US$56 juta dana Bitconnectyang disita yang berasal dari “promotor nomor satu” Ponzi kripto. DOJ juga terlibat dengan penyitaan 94.636 BTC baru-baru ini yang berasal dari peretasan Bitfinex2016. [ps]
Bitcoin memasuki pergerakan yang lebih tinggi sejak 3 Maret. Pada saat penulisan, aset crypto raksasa tersebut berhasil menetapkan level harga $ 46.499.
Dengan relinya BTC, deretan altcoin terkemuka seperti Ethereum dan Cardano juga mendapat sentimen positif. Sikap bullish ini telah terbentuk pada grafik crypto setelah dampak invasi Rusia ke Ukraina yang membawa pandangan bearish.
Akankah aset crypto akan melanjutkan kenaikan harga mereka pada kuartal 2 2022? Simak artikel di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya.
Bitcoin Akan Semakin Reli di Kuartal 2?
Harga Bitcoin saat ini telah mencapai level tertingginya selama tiga minggu. Pada 1 Maret lalu, BTC diperdagangkan di rentan $ 43.000 dengan resistance harga $ 45.000 yang akhirnya berhenti pada supportnya di sekitar wilayah $ 39.000 pada tanggal 6 Maret.
Pergerakan harga di periode tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan perselisihan antara Rusia dan Ukraina, karena sejak peperangan berlangsung memang banyak sentimen yang dengan cepat mendorong dan menjatuhkan harga aset.
Sementara momentum harga BTC selama beberapa hari terakhir sebagian besar berkaitan dengan fenomena di market saham, termasuk perombakan Wall Street minggu lalu.
Sebuah perusahaan bank investasi Goldman Sachs belum lama ini mengumumkan, bank yang berbasis di AS telah melakukan transaksi over-the-counter (OTC) revolusioner di Bitcoin, di mana mereka membeli opsi non-deliverable (NDO) dari Galaxy Digital.
Ditambah lagi, sudah lebih banyak perusahaan investasi crypto yang mulai bertindak sebagai mitra bank likuiditas untuk Bitcoin futures trading desk.
Hal ini menandakan transaksi Bitcoin kini sudah lebih mainstream dilakukan, yang mana investor tidak perlu ragu lagi untuk mengadopsi aset.
Jika sentimen berlanjut, kemungkinan harga Bitcoin akan membaik di kuartal 2 tahun ini dan mendorong harga altcoin lainnya.
Bagaimana Nasib Altcoin?
Jika membahas tentang performa, kinerja Ethereum bahkan telah melampaui BTC. Pada saat penulisan, Ethereum telah berkonsolidasi di harga $3.490 dengan pergerakan harga seperti yang diilustrasikan pada grafik di bawah ini.
Pergerakan Harga Ethereum
Sentimen positif ini dihasilkan dari desas-desus seputar migrasi jaringan Ethereum ke Proof-of-Stake yang saat ini menggunakan Proof-of-Work.
Penggabungan ini telah dicoba dan terbukti efektif di testnet ‘Kiln’ yang secara luas dianggap sebagai pengubah permainan untuk ekosistem Ethereum.
Dengan pemberitaan upgrade tersebut saja, sentimen investor telah meningkat secara positif. Dan sekarang, pengembang tengah mencari solusi yang baru untuk memasok permintaan Ethereum yang akan segera terjadi.
Akahkan skenario tersebut akan di jalankan pada kuartal 2 tahun ini?
Menutup soal Ethereum, kini saatnya berpindah ke grafik Cardano yang juga mengikuti reli Bitcoin dengan kenaikan 5,9% selama seminggu, dan menetapkan harga $1,18 pada saat penulisan.
Indikator MA-7 dan 21 pada Cardano berpotongan di level $1,2 yang menandakan reli naik berkelanjutan mengawali periode kuartal 2 ini.
Cardano sendiri terus membangun keuntungannya dengan peningkatan jaringan yang akan segera terjadi. Selain itu, pengembang Cardano, IOG, baru-baru ini mengumumkan proposal untuk meningkatkan memori skrip Plutus jaringan.
Tanggal 1 April 2022 jadi momen penting bagi Bitcoin. Aset kripto terpopuler sejagat itu telah mencapai 19 juta keping BTC yang ditambang. Artinya sisa 2 juta keping BTC lagi dari total 21 juta. Lalu, apa dampaknya?
Analisis dari blockchain memperlihatkan blk 730.034 dari blockchain menghasilkan penambangan Bitcoin ke-19 juta pada 1 April 2022, sehingga Bitcoin mencapai tonggak sejarah baru.
Mengutip Gizchina, penambangan Bitcoin yang terakhir diperkirakan terjadi pada 2140, sesuai prediksi Satoshi Nakamoto, pria yang disebut-sebut sebagai pembuat Bitcoin.
Total Jumlah Bitcoin Telah Berkurang
Ketika Satoshi Nakamoto menciptakan jaringan Bitcoin, telah menetapkan pasokan maksimum menjadi 21 juta, dan penelitian menunjukkan bahwa jumlahnya kurang dari 21 juta. Beberapa perkiraan menunjukkan hanya akan ada 20.999.817,31 BTC.
Dasbor bitcoin di clarkmoody.com , yang dimanfaatkan untuk mencatat 19 juta bitcoin yang ditambang menjadi ada pada hari Jumat, menunjukkan hanya ada 1.999.781,23 BTC yang tersisa untuk ditemukan.
Setiap kali sebuah blok ditemukan oleh penambang, penerbitan koin meningkat sebesar 6,25 bitcoin per blok ($ 289.656) yang ditemukan. Sebuah blok ditemukan kira-kira setiap sepuluh menit dan pembagian hadiah blok berikutnya diharapkan terjadi pada atau sekitar 3 Mei 2024.
Setelah halving berikutnya terjadi, penambang akan mendapatkan 3.125 bitcoin per blok dan halving berikutnya akan terjadi pada tahun 2028. Penerbitan BTC diprogram, matematis, dan pada akhirnya dapat diprediksi dan inilah mengapa orang dapat memperkirakan kerangka waktu antara perubahan penyesuaian kesulitan dan ketika halving berikutnya terjadi.
Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Langka
Bitcoin pun jadi mata uang kripto yang kian langka. Pasalnya kini 90 persen Bitcoin sudah beredar di pasaran.
Satoshi Nakamoto memperhitungkan dilema koin yang hilang ketika penemunya mengatakan bahwa Bitcoin yang tidak dapat diperoleh akan membuat aset kripto lebih langka dan karenanya lebih berharga.
“Koin yang hilang hanya membuat koin orang lain sedikit lebih berharga. Anggap saja sebagai sumbangan untuk semua orang,” kata Nakamoto dikutip Bitcoin.com.
Setelah 21 juta Bitcoin telah ditambang, nantinya tak bisa lagi untuk menambang uang baru. Pasalnya, kode Bitcoin tidak mengizinkan penambangan token baru setelah mencapai ambang batas ini.
Jumlah Bitcoin juga ada batas layaknya emas. Kini, Bitcoin tengah memantapkan diri sebagai bentuk penyimpanan nilai. Pengurangan jumlah Bitcoin membuat nilainya makin meningkat.
Inilah yang membuat analis percaya, harga Bitcoin akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
Mulai 1 Mei 2022, setiap transaksi crypto di Indonesia akan dikenakan pajak capital gain sebesar 0.1% serta pajak penambahan nilai atau PPN.
Juru bicara kantor pajak Indonesia, Hestu Yoga Saksama, mengatakan bahwa pemerintah akan segera memberlakukan “pajak penghasilan dan PPN” pada aset cryptocurrency.
Hal ini karena aset digital didefinisikan sebagai komoditas dan bukan sebagai mata uang oleh kementrian perdagangan.
Namun, penerapan pajak di Indonesia ini masih dalam pertimbangan tentang bagaimana cara menerapkan pajak tersebut pada crypto.
Pada Februari 2022, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), mengkonfirmasi bahwa transaksi crypto di Indonesia mencapai 83,8 triliun Rupiah.
Selain itu, jumlah pemegang crypto meningkat lebih dari 11%, dari 11,2 juta orang pada 2021 menjadi 12,4 juta orang.
Saat ini, BAPPEBTI mengakui lebih dari 200 cryptocurrency sebagai komoditas, yang dapat diperdagangkan secara legal.
Selain itu, ada juga 13 bursa sebagai bisnis crypto yang memiliki lisensi dan boleh beroperasi secara legal pada Februari 2021.
Pajak negara, dan budaya di Indonesia menjadi faktor adopsi arus utama crypto
Disamping persiapan pemerintah tentang penerapan pajak untuk setiap transaksi aset crypto di Indonesia, budaya juga menjadi faktor adopsi arus utama.
Pada bulan November 2021, Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengatakan crypto sebagai alat transaksi yang dilarang berdasarkan hukum agama Islam.
Dan pada Januari 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melarang lembaga jasa keuangan di Indonesia untuk memfasilitasi crypto kepada para penggunanya.
Hal itu dilontarkan karena OJK merasa bahwa Bitcoin dan Altcoin lainnya memiliki risiko yang sangat besar karena fluktuasi harga yang ditingkatkan.
Selain menyebutkan argumen yang biasa dengan volatilitas crypto, OJK juga menunjukkan bahwa penipuan skema Ponzi dapat berkembang di crypto.
Seperti yang dilaporkan Jelajahcoin sebelumnya, Bank Indonesia (BI), bersedia untuk mengeluarkan Central Bank Digital Currency (CBDC) nya dengan maksud untuk melawan aset crypto swasta.
BI percaya bahwa CBDC yang akan mereka luncurkan akan lebih kredibel daripada aset crypto swasta lain seperti Bitcoin, Ethereum, dan yang lainnya.
Pada bulan Mei 2021, Gubernur Perry Warjiyo menegaskan bahwa CBDC yang akan dikeluarkan sedang dalam proses, namun, Perry tidak mengungkapkan tanggal peluncuran yang spesifik.
Saat itu, BI mencatat bahwa selama pandemi COVID-19, penduduk setempat telah beralih dari pembayaran tunai ke pembayaran digital.
Dengan demikian, CBDC yang dipantau dan dikendalikan oleh pihak berwenang akan menjadi pilihan terbaik untuk transisi moneter tersebut.
Seiring dengan pasar crypto yang terus bergairah, Bitcoin berpeluang untuk menikmati rally seperti yang pernah terjadi pada tahun 2011 silam.
Baru-baru ini, analis PlanB menyampaikan bahwa warna pada stock-to-flow disalahartikan oleh banyak orang. Sejarahnya, harga Bitcoin akan anjlok ketika grafik berada di area hijau setelah halving di tahun 2014 dan 2018.
Bitcoin sendiri pernah mengalami 3 kali halving, yaitu di tahun 2012, 2016, dan 2020. Akibatnya, beberapa pengamat menyarankan agar BTC bersiap menghadapi retracement yang signifikan di tahun 2022 ini.
Tetapi PlanB justru menghilangkan ketakutan ini dengan mengatakan, “tapi ini bisa jadi kebetulan. BTC juga bisa jadi hijau (seperti 2011).”
“Warna hanya mengindikasi bulan sampai halving berikutnya. S2F tak mengatakan apa-apa tentang KETIKA BTC naik dan jatuh,” sambungnya.
Sejauh ini, model S2F memang terbukti akurat dalam membaca dan memperkirakan harga Bitcoin. Tapi tentu saja bukan berarti model ini tidak memiliki cela.
PlanB memprediksi bahwa benchmark cryptocurrency bisa saja melewati $288K pada tahun 2024. Meski beberapa ahli tidak meyakini hal tersebut. Analis crypto, Harold Christopher Burger menyampaikan meski model Analisa PlanB dihentikan begitu saja, itu pasti akan gagal.
“Saya sangat yakin bahwa model S2F akan gagal memprediksi harga Bitcoin secara memadai, tapi argument utama saya hanya bahwa bentuk perkiraan harga S2F tidak benar dan terlalu bullish,” bantah Burger.
Bagi Burger, PlanB hanya memprediksi pertumbuhan yang tidak berkurang untuk Bitcoin. Nyatanya, cryptocurrency sebenarnya sudah mengalami pengembalian yang semakin berkurang.
Burger adalah salah satu bullish Bitcoin, dia berharap Bitcoin bisa tembus $100K paling lambat pada tahun 2028. Jika investor bisa bersabar dan HODL sampai setidaknya tahun 2037, maka harga per 1 BTC akan bernilai sebesar $1 juta. Proyeksi Burger lebih jelas meski terlihat sangat konservatif jika dibandingkan dengan PlanB.
Will Smith Inu (WSI) adalah aset kripto baru yang dibuat terinspirasi oleh aksi aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Menariknya, setelah kejadian itu nilai token WSI melonjak hingga 469% dalam 24 jam terakhir.
Token bernama Will Smith Inu mulai berdagang di bursa terdesentralisasi (DEX), Uniswap tak lama setelah acara di Oscar ditutup. Menurut data CoinMarketCap, WSI kini menempati peringkat #3181 pada Rabu (30/3) jam 06.00 WIB.
Tidak banyak informasi mengenai token Will Smith Inu ini. Mulai dari kapitalisasi pasar langsung tidak tersedia. Pasokan token yang beredar dan maksimalnya tidak tersedia. Namun, CMC mencatat Fully Diluted Market Cap sudah mencapai $ 1.074.
Dalam keterangannya, Token Will Smith Inu hanya terinspirasi oleh saat Will menampar Chris Rock di Oscar dan sama sekali tidak terkait dengan Will Smith. Informasi yang diberikan di situs web ini bukan merupakan saran investasi, saran keuangan, saran perdagangan, atau saran lainnya dan Anda tidak boleh memperlakukan konten situs web seperti itu.
Aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Foto: Chris Pizzello/AP.
Ketertarikan kripto pada tamparan Will Smith juga tidak berakhir dengan token. Will Smith menampar Chris Rock di Oscar telah dibuat menjadi koleksi NFT.
Pengguna NFT marketplace, Opensea bisa mendapatkan koleksi NFT “Will Smith Slap DAO” sejauh ini telah menjual 730 item seharga di antara $ 7–$ 300. Seniman NFT menyebut dirinya sebagai DAO (organisasi otonom terdesentralisasi), mencetak 2000 NFT tamparan Will Smith.
Terpantau koleksi Will Smith Slap NFT khusus ini hanya tersisa 1270 untuk dijual. Harga dasar saat ini adalah 0,002 ETH (Ethereum), yaitu sekitar $ 7. Volume total NFT tamparan Will Smith yang diperdagangkan mencapai 13,5 ETH pada saat penulisan lebih dari $ 45.000.
Berarti yang termurah yang dapat Anda pilih saat ini adalah sekitar $ 7. Sementara, nilai NFT untuk kategori kelas menengah yang lebih diinginkan dijual seharga $ 15 – $ 30 di pasar NFT yang populer.
Koleksi koleksi NFT Will Smith Slap DAO.
Hati-hati dengan Memecoin
Karena kemudahan membuat aset kripto berbasis blockchain, produsen memecoin sering kali mendapat untung dengan cepat dari tren saat ini. Mereka biasanya membuat token kripto dengan menggunakan standar token ERC-20 atau BEP-20.
Tren ini bukan yang pertama kali terjadi, Tahun lalu, token yang terinspirasi oleh serial TV Netflix, Squid Game mengalami kenaikan dan penurunan nilai yang serupa. Meskipun, diberi label penipuan yang jelas, token tersebut mengalami lonjakan harga 83.000% sebelum jatuh ke nol.
Jadi sebelum berinvestasi harus melakukan riset terlebih dahulu dan jangan FOMO ikut tren, sehingga terbawa euforia untuk membeli aset kripto yang tidak jelas visi dan misinya.
Rio de Janeiro, salah satu kota paling ikonik di benua Amerika Selatan, mengumumkan akan mengizinkan warganya membayar pajak dengan aset kripto. Langkah ini menjadikan Rio de Janeiro, kota pertama di Brazil itu yang melakukannya.
Mantan Ibu Kota Brazil itu memang terkenal ramah terhadap pengembangan aset kripto. Tindakan ini juga merupakan bagian dari rencana kota yang melihat kripto sebagai aset investasi di masa depan.
Walikota Rio de Janeiro, Eduardo Paes, mengungkapkan rencana untuk memperkenalkan aset kripto dalam opsi pembayaran untuk pajak mulai tahun 2023 mendatang. Pajak ini berkaitan dengan properti warga negara dan akan dikumpulkan oleh pemerintah kota.
Kota Rio de Janeiro terima bayar pajak properti pakai Bitcoin mulai tahun 2023.
“Upaya kami di sini adalah untuk memperjelas bahwa di kota Rio kami memiliki inisiatif resmi yang mengakui pasar ini. Sekarang mereka yang berinvestasi dalam aset kripto dan tinggal di kota ini, akan dapat membelanjakan aset ini di sini dengan membayar pajak resmi. Dan kita akan bergerak maju dengan cepat,” kata Paes dikutip Bitcoin.com.
Untuk merealisasikan tujuan ini, pemerintah kota Rio de Janeiro harus bekerja sama dengan perusahaan pihak ketiga yang akan memproses pembayaran dan mengubahnya menjadi mata uang fiat. Dengan cara ini, kota hanya akan menerima mata uang Brasil, sambil memungkinkan pengguna membayar dengan kripto.
Rencana Paes untuk integrasi aset kripto tidak berhenti di situ. Pemerintahannya memiliki rencana untuk memasukkan lebih banyak layanan di bawah sistem pembayaran baru ini.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
“Di masa depan, ini dapat diperluas ke layanan seperti naik taksi, misalnya. Lebih jauh, kami akan menggunakan aset kripto ini untuk mentransformasi seni, budaya, dan pariwisata, melalui NFT, dan membuat kebijakan tata kelola yang solid dan bertanggung jawab untuk mengevaluasi realisasi investasi kripto,” kata Pedro Paulo, Sekretaris Keuangan dan Perencanaan untuk Rio de Janeiro.
Untuk tujuan terakhir ini, kota Rio akan membuat lembaga baru, Komite Kota untuk investasi kripto, yang akan mempelajari cara terbaik untuk memasukkan sejumlah dana kota ke dalam aset kripto, dengan mematuhi semua undang-undang di negara tersebut.
Sebelumnya, kota Rio de Janeiro telah mengumumkan rencana ini pada bulan Januari lalu, menyatakan bahwa 1% dari dana kota akan dimasukkan ke dalam kripto pada waktu itu.
Saat ini, sudah banyak teknologi yang dibuat dalam menyaingi kekuatan teknologi blockchaindari berbagai aspek, salah satunya adalah Holochain. Teknologi ini dipercaya memiliki keunikan tersendiri yang membuat dirinya lebih istimewa dan potensial dalam jangka panjang. Pendukung pergerakan HOT Coin adalah Holochain.
Apa yang Membedakan Holochain dengan Blockchain?
Berbeda dengan blockchain, Holochain menawarkan sistem kesepakatan yang tidak memerlukan validasi secara global. Sehingga, skalabilitas transaksi yang dilakukan cenderung tidak terbatas dan lebih cepat berkat teknologi Distributed Hash Table (DHT). Selain itu, Holochain tidak mengenal kegiatan penambangan atau mining. Sehingga, teknologi yang digunakan cenderung lebih ramah lingkungan.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Holochain merupakan teknologi serupa blockchain yang menjadi framework atau kerangka kerja untuk pengembangan dApps, atau aplikasi yang terdesentralisasi. Aplikasi ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan ‘hApps’ atau Holochain applications. Jadi, sejumlah aplikasi tersebut dijalankan dalam perangkat pribadi secara lokal, bukan lagi dalam cloud.
Nah, kemudian Holochain membuat sebuah platform bernama Holo. Platform ini berbasis peer-to-peer sebagai tempat bagi para pengembang untuk hosting sejumlah dApps. Tujuan pembuatan platform ini adalah sebagai jembatan antara Holochain dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah dalam membangun ekosistem P2P dari hosting dan aplikasi.
Dari sana, terciptalah native tokendengan nama yang sama yaitu Holo, yang juga dikenal dengan sebutan ‘HOT coin’, yang ICO pada bulan Maret hingga April 2018. Selayaknya sebuah native token, Tugas dari HOT coin adalah untuk menjalankan platform Holo.
Lalu, bagaimana perkembangan harga HOT Coin dan cara kerjanya? Baca terus artikel ini, yuk!
Perkembangan Harga HOT Coin dari Masa ke Masa
Di awal kemunculannya, terdapat 177,6 miliar HOT Coin yang dicetak di pasar, jumlah ini berdasarkan permintaan dari para pegiat aset kripto. Dari jumlah tersebut, 133,2 miliar HOT Coin dibagikan untuk penjualan di pasar dan sisanya disimpan untuk proyek. Saat pertama kali dijual sepanjang bulan Maret hingga April 2018, harga HOT Coin berada di angka 0.00015 USD.
Setelah melewati masa Initial Coin Offering atau ICO, HOT Coin mulai masuk ke pasar dan terjadi peningkatan harga, yaitu menjadi 0.001 USD pada Mei 2018 melansir dari CoinMarketCap. Namun, tidak butuh waktu lama bagi HOT Coin untuk kembali koreksi, bahkan sempat mencapai 0.0003 USD pada Juli 2018. Sepanjang paruh kedua tahun 2018, harganya masih fluktuatif dan mulai mengalami peningkatan di tahun baru.
Memasuki tahun 2019, lebih tepatnya bulan Mei hingga Juni, harga HOT Coin sempat mencetak harga baru yaitu sebesar 0,002 USD. Meski begitu, tak lama setelah itu harganya kembali menurun dan cenderung bertahan di angka 0,003 hingga 0,009 USD. Alhasil, kenaikan yang terjadi pada HOT pun cenderung tidak signifikan, membuat tren ini terus bertahan mulai dari paruh kedua tahun 2019 hingga sepanjang tahun 2020. Di penghujung tahun 2020, HOT Coin mencetak harga 0,0006 USD.
Performa HOT Coin kembali meningkat saat memasuki tahun 2021. Hal ini sudah bisa dilihat dengan ditemukannya tren positif pada harganya sejak bulan Februari yakni mencapai 0,03 USD dan terus berlanjut. Dapat dikatakan, kejayaan HOT Coin terjadi di tahun ini sebab berhasil mencetak all-time high di angka 0,031 USD pada bulan April.
Namun, kejayaan tersebut tidak berlangsung lama karena kembali terjadi koreksi dari harga HOT Coin. Kendati begitu, tren positif kembali terjadi pada bulan Agustus yang melonjak mencapai harga 0,12 USD dan November dengan lonjakan hingga 0,15 USD. Sama seperti sebelumnya, tren positif ini sayangnya tidak bertahan lama dan harga HOT Coin kembali merosot.
Penurunan harga yang diselingi kenaikan kurang signifikan ini masih terus terjadi hingga Maret 2022. Per tanggal 14 Maret 2022, HOT Coin mencatat harga sebesar 0,0038 USD dan berada di peringkat 94 berdasarkan kapitalisasi pasar. Jika dibandingkan dengan harga pada satu tahun sebelumnya di bulan April 2021, telah terjadi penurunan yang tajam sebesar 87.9% nilai harganya. Walau begitu, volume perdagangannya terus meningkat yaitu berada di angka 34,9 juta. Saat ini, tersisa 173,6 HOT Coin yang tersebar di pasar.
Cara Kerja dan Potensi HOT Coin di Masa Depan
Berperan sebagai native token dari sebuah platform, HOT Coin bertugas sebagai alat pembayaran segala transaksi yang terjadi dalam platform Holo. Utamanya, HOT Coin berguna untuk pembayaran biaya hosting atau sebagai HoloFuel yang dibebankan bagi para pengembang yang hosting dApps miliknyadi jaringan Holochain.
Sepanjang perjalanannya, banyak sekali faktor yang membuat harganya naik-turun. Faktor utamanya adalah terjadi peningkatan adopsi Holochain secara besar-besaran. Tentunya, penyebab dari adopsi Holochain ini adalah dikarenakan Holochain dianggap bisa memecahkan masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh blockchain.
Di antaranya seperti biaya yang lebih murah, proses transaksi yang lebih cepat, juga tidak memiliki algoritma konsensus baik Proof of Work (PoW) hingga Proof of Stake (PoS) sehingga tiap nodeyang ada bisa dengan mudah memvalidasi transaksi.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tren harga HOT Coin masih lebih didominasi oleh tren negatif alias penurunan. Hal ini sebagian besar disebabkan karena pengembangan proyek Holochain masih berjalan, di mana masih belum melewati fase Beta. Mengutip roadmap Holochain, saat ini sedang berlangsung penerbitan dan pengujian hApps. Sehingga, besar kemungkinan bagi Holochain untuk pengembangan lebih jauh dan mendongkrak kembali harga HOT Coin.
Ditambah lagi, pemahaman mengenai aset kripto ramah lingkungan terus digalakkan, yang mana teknologi ini sudah diterapkan oleh Holochain. Dikarenakan tidak menggunakan algoritma konsensus, maka daya pemrosesan yang digunakan sangat sedikit jumlahnya. Bahkan, saat ini, node yang terdapat dalam jaringan Holochain sudah bisa dioperasikan pada perangkat seluler.
Jadi, itulah mengapa HOT Coin adalah aset kripto yang lebih seringkali dijadikan instrumen investasi jangka panjang. Terus, setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk membeli aset kripto yang potensial ini? Yuk, segera selesaikan KYC Anda dan mulai berbelanja HOT Coin di Tokocrypto! Jangan lupa juga untuk bergabung di Komunitas Tokocrypto juga, ya.
Para investor aset kripto mungkin bisa hidup dengan tenang pada pekan keempat bulan Maret ini. Pasalnya selama beberapa hari terakhir sejumlah aset kripto terutama yang berkapitalisasi pasar terbesar sejagat nyaman berada di zona hijau.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan secara umum investor tengah melakukan aksi beli di berbagai exchange, untuk memanfaatkan fase volatilitas yang rendah dan minimnya volume perdagangan sejak awal pekan. Hanya saja, di saat yang sama, sebagian besar trader justru memanfaatkan masa-masa ini untuk melakukan posisi short untuk take profit.
“Market aset kripto bisa dibilang masih dalam masa healing. Hanya saja, masih belum yakin bahwa tren ini akan terus berlanjut atau bisa berbalik arah kembali ke bear market. Hal ini mengingat kondisi pasar kripto yang terbilang volatil dan memiliki volume perdagangan harian yang belum maksimal,” jelas Afid.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Lebih lanjut, Afid mengungkap sentimen-sentimen positif pasar saat ini, mulai dari suku bunga The Fed, legalitas kripto di Ukraina hingga banyak institusi yang masuk ke industri, sejatinya belum menjadi dasar yang kuat untuk membantu performa pasar kripto ke depan. Pasalnya fundamental sejumlah aset kripto masih dalam tekanan.
Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. PancakeSwap (CAKE)
Ilustrasi analisis teknikal PancakeSwap (CAKE).
PancakeSwap adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) dengan biaya gas fee rendah dan transaksi yang cepat. Ini memungkinkan pengguna untuk menukarkan token BEP-20 dengan mudah.
CAKE adalah token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20. CAKE ini berfungsi sebagai token tata kelola. PancakeSwap menghasilkan CAKE agar memberikan penghargaan kepada siapa saja yang ikut berkontribusi pada liquidity pools melalui berbagai metode.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat CAKE tampaknya akan mengalami pergerakan yang positif pada pekan ini. Alasannya Binance akan mengintegrasikan PancakeSwap dengan aplikasi dan ekosistem Binance.
“Integrasi PancakeSwap dan Binance akan memungkinkan pengguna mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Sentimen ini akan berdampak pada permintaan token CAKE di pasar. Di samping itu popularitas sektor keuangan DeFi juga sedang meningkat,” kata Afid.
Peringkat CAKE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #57, dengan kapitalisasi pasar $ 1.907.080.689. Pasokan yang beredar 276.853.214 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.
2. Avalanche (AVAX)
Ilustrasi analisis teknikal Avalanche (AVAX).
Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan native token dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka.
Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, karena Ava Labs telah secara resmi bergabung dengan Blockchain Association, sebuah organisasi non-profit yang mengadvokasi kebijakan publik blockchain dan aset kripto yang lebih baik dan transparan di Amerika Serikat.
“Bergabungnya Avax Labs dengan organisasi Blockchain Association di AS, menjadi sentimen positif bagi token AVAX. Ini membuat para investor tertarik untuk berinvestasi dan merasa memiliki visi yang sama dengan Avax Labs untuk membangun industri kripto yang lebih baik,” ungkap Afid.
Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar $ 23.092.444.488. Pasokan yang beredar 267.279.532 koin AVAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang ETF metaverse pertama di Eropa, karena berhasil listing di London Stock Exchange. ETF metaverse ini akan tersedia untuk diperdagangkan dengan METR sebagai simbol ticker-nya.
“Koin ETC diperkirakan akan bullish pada pekan ini, pasca pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang membawa ETF metaverse pertama di Eropa. Sentimen ini membuat investor tertarik pada koin ETC lebih lanjut dan melihat pengembangannya ke depan,” jelas Afid.
Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.
Peringkat ETC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #29, dengan kapitalisasi pasar $ 5.770.353.020. Pasokan yang beredar 133.735.574 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.
Cardano (ADA) tetap menjadi salah satu aset berkinerja terbaik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA, dengan Avalanche (AVAX), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), diperdagangkan dengan keuntungan lebih dari 15% selama periode waktu tersebut.
Afid melihat kenaikan harga Cardano dapat didorong oleh peningkatan jumlah proyek yang dibangun di ekosistemnya. Tidak hanya itu ada juga peningkatan terbaru yang diterapkan pada jaringan.
“Input Output Global (IOG) pengembang Cardano telah berfokus pada pengoptimalan dan peningkatan jaringan. mereka mengungkapkan proposal pembaruan terbaru untuk meningkatkan batas unit memori skrip Plutus per blok dari 56 juta menjadi 62 juta,” terang Afid.
Plutus adalah salah satu komponen terbaru Cardano saat jaringan melakukan transisi untuk mengimplementasikan kemampuan smart contract dan akan membantu skalabilitas jaringan.
Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 32.886.946.110. Pasokan yang beredar 33.713.396.046 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.
5. Polygon (MATIC)
Ilustrasi analisis teknikal Polygon (MATIC).
Polygon (sebelumnya Matic Network) adalah platform pertama yang terstruktur dengan baik dan mudah digunakan untuk penskalaan Ethereum dan pengembangan infrastruktur. Komponen intinya adalah Polygon SDK, kerangka kerja modular dan fleksibel yang mendukung pembuatan berbagai jenis aplikasi.
MATIC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini karena integrasi jaringan Mina Protocol dan Polygon. Ini bisa menyebabkan pertumbuhan harga MATIC yang stabil.
“Mina Protocol dan Polygon bekerja sama untuk mengimplementasikan dukungan untuk Mina di jaringan Polygon PoS. Jembatan ini akan memungkinkan pengembang membangun aplikasi di Polygon untuk memanfaatkan privasi dan keterverifikasian melalui protokol berbasis SNARK,” kata Afid.
Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar $ 11.647.666.128. Pasokan yang beredar 7.696.069.521 koin MATIC dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin MATIC.
ApeCoin memang sedang hype akhir-akhir ini. APE pernah mengalami ATH dengan kenaikan nilai yang fantastis saat listing perdana pada 17 Maret 2022. Dalam 24 jam, APE memiliki volume perdagangan lebih dari $9,2 miliar, menurut CoinMarketCap.
Tapi kini APE dibayangi oleh penurunan nilai. Afid melihat pertanyaan seputar tokenomics-nya telah banyak muncul. Ini membuat banyak orang mempertanyakan apakah APE benar-benar akan menjadi infrastruktur yang terdesentralisasi atau tidak.
“Sentimen negatif berasal dari pertanyaan soal tokenomics APE yang janggal. Melihat lebih dekat pada distribusi APE dengan 1 miliar token, mengungkapkan bahwa itu bisa lebih terkonsentrasi di tangan beberapa individu tertentu,” kata Afid.
Total pasokan ApeCoin secara permanen ditetapkan hanya 1 miliar token, semuanya dicetak sekaligus. Pada hari peluncuran, 17 Maret 2022, 30,25% akan beredar. Persentase ini akan terus meningkat setelah hari peluncuran secara berkala selama periode 48 bulan.
Dari jumlah tersebut, 9,75% kepemilikan akan diberikan ke Yuga Labs, 14% akan dipegang oleh pelanggan yang terlibat dalam peluncuran token, 8% akan diberikan kepada pendiri Yuga Labs, Wylie Aronow dan Greg Solano dan terakhir 6,25% akan didedikasikan untuk dana amal untuk Jane Goodall Legacy Foundation.
Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar $ 2.974.952.635. Pasokan yang beredar 277.500.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.
Anchor Protocol (ANC) masih terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya.
“ANC sudah overbought dan banyak investor telah take profit, sehingga akan membuat harganya terkoreksi. Ditambah, reaksi penolakan terhadap proposal pemotongan hasil yang menawarkan hingga 20% pada deposito stablecoin membuat nilai ANC tertekan,” katanya.
Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.
Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #101, dengan kapitalisasi pasar $ 701.207.651. Pasokan yang beredar 266.641.076 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.
3. Filecoin (FIL)
Ilustrasi analisis teknikal Filecoin (FIL).
Filecoin adalah sebuah jaringan peer-to-peer yang bergerak di bidang penyimpanan data dengan sistem yang terdesentralisasi. Melalui jaringan ini, pengguna dapat menyimpan file di internet menggunakan blockchain dan perlu membayar pada storage miners.
Afid mengungkap rendahnya tingkat aktivitas pembangunan membuat pergerakan token FIL mengarah bearish yang berkepanjangan. Investor mulai tidak tertarik melihat potensi FIL yang cenderung stagnan.
“Token FIL tidak memiliki banyak pengembangan. kinerja tokennya juga tidak mengesankan, banyak investor memilih untuk tidak melakukan cut loss. Investor yang membeli FIL di bear market pada September 2021 pasti merasa bersalah sekarang,” kata Afid.
Peringkat FIL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.323.482.372. Pasokan yang beredar 180.226.874 koin FIL dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Jumlah pemegang koin Shiba Inu (SHIB) terus meningkat selama tiga bulan terakhir. Namun, SHIB baru saja dilaporkan mengalami kerugian signifikan lebih dari 32.000 holders dalam satu hari.
Afid melihat jumlah pemegang SHIB turun 32.832 pada hari Jumat (18/3), setelah kenaikan stabil selama tiga bulan. Selain itu, minat Google terhadap kata kunci “Beli koin Shiba Inu” telah menurun.
“Tanda-tanda pertama penurunan minat pada Shiba Inu muncul pada awal Februari, ketika memecoin itu kehilangan lebih dari 4.000 wallet penyimpanan antara 28 Januari dan 3 Februari 2022. Pamor SHIB saat sedang turun dan belum ada sentimen positif yang bisa menggerakan harganya,” kata Afid.
Peringkat SHIB di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar $ 12.975.166.858. Pasokan yang beredar 549.063.278.876.302 koin SHIB dan maksimal pasokan tidak tersedia.
5. Spell Token (SPELL)
Ilustrasi analisis teknikal Spell Token (SPELL).
Spell Token (SPELL) adalah aset kripto dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.
“Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26 persen,” ungkap Afid.
Di sisi lain, banyak ahli aset kripto percaya bahwa harga Spell akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.
Peringkat SPELL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #146, dengan kapitalisasi pasar $ 399.227.444. Pasokan yang beredar 91.675.898.945 koin SPELL dan maksimal pasokan 96.008.739.620 koin SPELL.
Disclaimer:
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia (KKMM) dilaporkan mendukung adopsi aset kripto secara penuh sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut. Pejabat kementerian tengah mengusulkan kebijakan baru ini ke pemerintah Malaysia.
Wakil Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Datuk Zahidi Zainul Abidin, telah mendesak regulator Malaysia untuk melegalkan penggunaan tertentu dari aset kripto dan non-fungible token (NFT). Zahidi menunjukkan bahwa langkah-langkah seperti itu akan secara signifikan meningkatkan perekonomian generasi muda.
“Kami berharap pemerintah mengizinkan ini (aset kripto sebagai alat pembayaran yang sah),” kata Zahidi dikutip Bloomberg, Senin (21/3).
“Kami mencoba melihat bagaimana dapat melegalkan ini sehingga kami dapat mengembangkan partisipasi pemuda dalam kripto dan membantu mereka.”
Zahidi mendukung kaum muda di Malaysia dalam partisipasinya di industri aset kripto, pasalnya telah tumbuh semakin populer. Ia juga mengatakan bahwa KKMM sedang menjajaki cara untuk meningkatkan partisipasi anak muda dalam industri kripto.
Keputusan tentang regulasi aset kripto diatur pada regulator keuangan Malaysia, termasuk bank sentral dan Komisi Sekuritas Malaysia. Namun, kementerian bersedia mengangkat masalah ini karena industri kripto adalah program bisnis dan keuangan masa depan, terutama bagi kaum muda sekarang, menurut Zahidi.
“Kami berharap pemerintah dapat mencoba melegalkan masalah ini sehingga kami dapat memperluas partisipasi kaum muda dalam cryptocurrency dan membantu mereka dalam hal konsumsi energi dan sebagainya,” ungkapnya dikutip Cointelegraph.
Pada awal Maret lalu, Menteri Keuangan Malaysia, Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz, menegaskan kembali bahwa pembayaran menggunakan aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) adalah ilegal di negara tersebut karena tidak memenuhi karakteristik uang secara universal.
“Secara umum, aset digital bukanlah penyimpan nilai dan alat tukar yang baik. Ini karena aset digital rentan terhadap fluktuasi harga yang bergejolak akibat investasi spekulatif, risiko pencurian karena ancaman siber dan kurangnya skalabilitas,” katanya.
Zafrul menambahkan bahwa Bank Negara Malaysia sedang berupaya memperkenalkan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan perkembangan terkait blockchain untuk menanggapi tren yang berkembang di industri aset digital.