Tag Archives: ethereum

Intel Luncurkan Chip Alat Tambang Bitcoin Generasi Kedua

Intel mengumumkan peluncuran chip generasi kedua alat tambang Bitcoin bernama Intel Blockscale ASIC. Chip ini fokus kepada efisiensi energi dan keberlanjutan serta beroperasi dengan daya 26 J/TH. Chip ini diklaim lebih hemat daripada pesaingnya.

Chip tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi energi penambangan Proof of work (PoW). Intel memakai pengalaman penelitian dan pengembangan selama puluhan tahun di bidang chip.

Bitcoin Magazine melaporkan, Jose Rios, General Manager Solusi Bisnis dan Blockchain Grup Sistem Komputasi dan Grafik Terakselesari Intel, mengatakan Blockscale ASIC akan berperan besar membantu perusahaan penambangan Bitcoin mencapai sasaran keberlanjutan dan penambahan hash rate di masa depan.

Baca juga: Aturan Pajak Aset Kripto di Indonesia Resmi Terbit: Terlalu Berat Bagi Investor

Intel Masuk Industri Tambang Bitcoin

Setiap chip Blockscale ASIC memiliki hash rate 580 GH/s dengan efisiensi daya 26 J/TH serta mendukung hingga 256 sirkuit terintegrasi (IC). Selain itu, chip ini memiliki kapabilitas pengukuran suhu dan voltase.

Sistem penambangan yang terdiri dari 256 chip Intel tersebut menghasilkan 148 TH/s dan “hanya” mengonsumsi listrik sebesar 3.860 W. Alat tambang terkemuka saat ini, yakni besutan Bitmain menghasilkan 140 TH/s dengan konsumsi energi 3.010 W dan 21,5 J/TH efisiensi daya.

Sebelumnya, chip tambang Bitcoin generasi pertama Intel mencakup total 4.248 mm persegi silikon yang mampu kekuatan hingga 40 Terahash per detik dengan konsumsi daya 3.600 W. Generasi pertama ini tentu saja belum sanggup berkompetisi ketat dengan Bitmain atau MicroBT asal Tiongkok.

Dengan generasi baru ini Intel hanya menjualnya kepada pihak-pihak tertentu saja, alih-alih mengirim sistem penambangan ASIC lengkap seperti pada umumnya. Argo Blockchain, Block Inc, Hive Blockchain dan GRIID Infrastructure adalah beberapa perusahaan penambang pertama yang akan sudah memesan chip Intel itu.

Baca juga: CME Group Incar Kripto Cardano (ADA) dan Solana (SOL), Untuk Apa?

Intel Ketat Bersaing dengan Pemain Lama

Industri penambangan Bitcoin mengalami kekurangan pasokan ASIC akibat gangguan rantai pasokan di tengah pandemi. Kendati Intel Blockscale bersaing dengan produsen ASIC lain, penerbitan chip baru ini justru akan membantu pertumbuhan industri penambangan Bitcoin secara jangka menengah.

Langkah Intel tersebut dapat membantu industri aset kripto memenangkan debat lingkungan, sosial dan pengaturan (ESG), terutama persoalan lingkungan. Penambang semakin mendongkrak daya agar tetap kompetitif sehingga menuai pengawasan dari pembuat kebijakan di seluruh dunia.

Dikutip dari Coindesk, pada  Maret lalu, Komite Konservasi Lingkungan pemerintah daerah New York memilih untuk mencanangkan aturan melarang penambangan PoW di negara bagian tersebut. Selain itu, sejumlah pembuat kebijakan yang dipimpin Senator Elizabeth Warren mengkritik penambangan kripto akibat dampak terhadap lingkungan. [ed]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Aset Kripto Akan Meningkat pada Kuartal 2 Tahun 2022?

Bitcoin memasuki pergerakan yang lebih tinggi sejak 3 Maret. Pada saat penulisan, aset crypto raksasa tersebut berhasil menetapkan level harga $ 46.499. 

Dengan relinya BTC, deretan altcoin terkemuka seperti Ethereum dan Cardano juga mendapat sentimen positif. Sikap bullish ini telah terbentuk pada grafik crypto setelah dampak invasi Rusia ke Ukraina yang membawa pandangan bearish.

Akankah aset crypto akan melanjutkan kenaikan harga mereka pada kuartal 2 2022? Simak artikel di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya.

Bitcoin Akan Semakin Reli di Kuartal 2?

Harga Bitcoin saat ini telah mencapai level tertingginya selama tiga minggu. Pada 1 Maret lalu, BTC diperdagangkan di rentan $ 43.000 dengan resistance harga $ 45.000 yang akhirnya berhenti pada supportnya di sekitar wilayah $ 39.000 pada tanggal 6 Maret.

Pergerakan harga di periode tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan perselisihan antara Rusia dan Ukraina, karena sejak peperangan berlangsung memang banyak sentimen yang dengan cepat mendorong dan menjatuhkan harga aset.

Pergerakan Harga Bitcoin. Sumber: TradingView

Sementara momentum harga BTC selama beberapa hari terakhir sebagian besar berkaitan dengan fenomena di market saham, termasuk perombakan Wall Street minggu lalu.

Baca juga: Siap! Transaksi Crypto di Indonesia Akan Dikenakan Pajak 0,1%

Sebuah perusahaan bank investasi Goldman Sachs belum lama ini mengumumkan, bank yang berbasis di AS telah melakukan transaksi over-the-counter (OTC) revolusioner di Bitcoin, di mana mereka membeli opsi non-deliverable (NDO) dari Galaxy Digital.

Ditambah lagi, sudah lebih banyak perusahaan investasi crypto yang mulai bertindak sebagai mitra bank likuiditas untuk Bitcoin futures trading desk. 

Hal ini menandakan transaksi Bitcoin kini sudah lebih mainstream dilakukan, yang mana investor tidak perlu ragu lagi untuk mengadopsi aset.

Jika sentimen berlanjut, kemungkinan harga Bitcoin akan membaik di kuartal 2 tahun ini dan mendorong harga altcoin lainnya.

Bagaimana Nasib Altcoin?

Jika membahas tentang performa, kinerja Ethereum bahkan telah melampaui BTC. Pada saat penulisan, Ethereum telah berkonsolidasi di harga $3.490 dengan pergerakan harga seperti yang diilustrasikan pada grafik di bawah ini.

Pergerakan Harga Ethereum

Sentimen positif ini dihasilkan dari desas-desus seputar migrasi jaringan Ethereum ke Proof-of-Stake yang saat ini menggunakan Proof-of-Work. 

Penggabungan ini telah dicoba dan terbukti efektif di testnet ‘Kiln’ yang secara luas dianggap sebagai pengubah permainan untuk ekosistem Ethereum.

Dengan pemberitaan upgrade tersebut saja, sentimen investor telah meningkat secara positif. Dan sekarang, pengembang tengah mencari solusi yang baru untuk memasok permintaan Ethereum yang akan segera terjadi.

Akahkan skenario tersebut akan di jalankan pada kuartal 2 tahun ini?

Baca juga: 5 Crypto Potensial Pekan Ini: KAVA, MBOX, SNP, EOS, IRIS

Menutup soal Ethereum, kini saatnya berpindah ke grafik Cardano yang juga mengikuti reli Bitcoin dengan kenaikan 5,9% selama seminggu, dan menetapkan harga $1,18 pada saat penulisan.

Indikator MA-7 dan 21 pada Cardano berpotongan di level $1,2 yang menandakan reli naik berkelanjutan mengawali periode kuartal 2 ini.

Cardano sendiri terus membangun keuntungannya dengan peningkatan jaringan yang akan segera terjadi. Selain itu, pengembang Cardano, IOG, baru-baru ini mengumumkan proposal untuk meningkatkan memori skrip Plutus jaringan.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Vitalik Buterin Jadi Sampul Majalah Time, Netizen: Terlalu Jelek

Vitalik Buterin sukses mencuri perhatian saat dirinya menjadi sampul majalah TIME yang dipublikasi pada Jumat (20/3). Sayangnya, masih banyak netizen yang tak mengenal sang “Pangeran Kripto” ini, sehingga mereka mengeluarkan kata-kata dengan nada mengejek.

Buterin terkejut dengan lontaran cuitan netizen yang mengolok-olok penampilannya. Ia bahkan dibanding-bandingkan dengan legenda atlet NFL, Tom Brady.

Menariknya, Buterin cukup berani menujukan sendiri rentetan tweet yang merendahkan kondisi fisiknya. Beberapa komentar kasar termasuk orang-orang yang memanggilnya terlalu jelek untuk menjadi orang kaya dan mengatakan wajahnya pantas dimasukkan ke dalam loker.

“Bagaimana mungkin menjadi sekaya ini dan tetap jelek,” tulis akun Twitter @oliviatheehye.

Baca juga: Mengenal ApeCoin, Kripto Unik & Eksklusif dari Pendiri NFT Bored Ape Yacht Club

Vitalik Buterin Tak Sakit Hati

Buterin tampaknya menganggap semua kutipan tweet itu lucu, membagikan tangkapan layar dari tweet tersebut dan menyebutnya luar biasa. Dia juga merekomendasikan netizen lain untuk membaca komentar lainnya.

Dalam cuitannya itu juga, ia mengatakan tidak tahu siapa Tom Brady dan harus meminta orang-orang di sekitarnya untuk menjelaskan. Dengan santai, ia mengaku telah menduga Brady adalah aktor dari Mission Impossible yang itu sebenarnya adalah Tom Cruise.

“Saya bahkan tidak tahu siapa Tom Brady, harus bertanya kepada orang-orang di sekitar saya. Tebakan terbaik saya adalah dia adalah aktor dari Mission Impossible [Tom Cruise],” tulis Buterin.

Vitalik Buterin diejek karena jadi sampul Majalah Time.
Vitalik Buterin diejek karena jadi sampul majalah Time.

Tom Brady menanggapi Vitalik Buterin

Hampir 24 jam setelah posting Buterin, Brady menjawab dengan berterima kasih kepada pendiri Ethereum atas karyanya di bidang kripto, memuji dia karena memungkinkan untuk memulai perusahaan NFT-nya, Autograph.

Brady kemudian menyebut Buterin sebagai “dewa” dan mengatakan dia berharap untuk bertemu dengannya suatu hari nanti. “Apa kabar Vitalik! Anda mungkin tidak mengenal saya tetapi hanya ingin mengatakan bahwa saya adalah penggemar berat Anda,” tulis Brady.

“Terima kasih atas semua yang telah Anda bangun di dunia kripto, jika tidak @Autograph tidak akan mungkin terjadi. Semoga saya bisa bertemu dengan Anda suatu hari nanti Anda adalah “GOAT.”

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.
Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Baca juga: Vitalik Buterin: Mekanisme Blockchain Ethereum ke Depan akan Lebih Hemat Energi

Siapa Vitalik Buterin?

Buterin adalah pemrogram komputer kelahiran Rusia yang berimigrasi ke Kanada bersama orang tuanya ketika dia berusia enam tahun. Dia ikut mendirikan blockchain Ethereum, jaringan penambangan terdesentralisasi dan platform pengembangan perangkat lunak, dengan beberapa pengembang lain pada tahun 2014.

Buterin pertama kali mengungkapkan detail tentang Ethereum dalam kertas putih yang diterbitkan pada November 2013 dan menindaklanjutinya dengan pengumuman publik pada Konferensi Bitcoin Amerika Utara di Miami pada awal 2014.

Kekayaan bersih Buterin diperkirakan sekitar $ 1,5 miliar. kepada TIME Magazine, dia mengatkan sekarang bekerja untuk memperbaiki dunia yang dia bantu ciptakan, yaitu Ethereum.

“Salah satu keputusan yang saya buat pada 2022 adalah mencoba lebih berani mengambil risiko dan tidak terlalu netral,” kata Buterin dikutip TIME.

“Saya lebih suka Ethereum menyinggung beberapa orang daripada berubah menjadi sesuatu yang tidak berarti apa-apa.”

Baca juga: Direksi Tokocrypto Gabung Cydonia Fund, Bangun Ekosistem Web3 Berskala Global



Sumber : news.tokocrypto.com

Pakar Sebut Ethereum Bakal Bullish, Prediksi ETH Bisa Capai $ 40.000

Bill Barhydt, CEO Abra, platform perdagangan aset kripto berbagi pemikirannya tentang mengapa dia menyakini fase bullish di Ethereum. Dia juga memprediksi bahwa harga ETH bisa mencapai $ 40.000, peningkatan yang signifikan dari harga aset tersebut saat ini.

Ethereum, aset kripto terbesar kedua di dunia, diyakini Barhydt akan memasuki fase bullish di masa depan. Peningkatan harganya bisa mencapai 15 kali lipat.

“Efek jaringan Ethereum didasarkan pada gagasan bahwa itu bisa menjadi komputer dunia. Ini digunakan untuk stablecoin, NFT (non-fungible token), defi (keuangan terdesentralisasi) … dan game sekarang,” kata Barhydt dikutip CNBC.

Harga ETH saat ini berada di sekitar $ 2.577 dan jauh ini harga tertinggi sepanjang masanya ada di $ 4.891.

CEO Abra, Bill Barhydt, sebut Ethereum bakal bullish ke harga $ 40.000.

CEO Abra, Bill Barhydt, sebut Ethereum bakal bullish ke harga $ 40.000.

Baca juga: Elon Musk Ungkap Alasan Tak Jual Bitcoin, ETH dan Dogecoin saat Inflasi

Harga Ethereum Bisa Sampai $ 40.000

Barhydt mengungkapkan bahwa dia melihat potensi kenaikan hingga $ 40.000 untuk ETH, harga yang lebih tinggi dari harga Bitcoin saat ini di kisaran $ 38.757 untuk 1 BTC.

“Saya pikir, Anda berbicara tentang Ethereum $30.000-$40.000,” jelas Barhydt.

Ethereum, bersama dengan aset kripto lainnya saat ini mengalami kemerosotan karena kondisi makroekonomi global, seperti invasi Rusia ke Ukraina dan pandangan hawkish dari bank sentral di seluruh dunia. ETH saat ini turun sebesar 8,91 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Ilustrasi Ethereum.

Ilustrasi Ethereum.

Baca juga: Ukraina Terima Donasi Bitcoin dan Ethereum Capai Rp 530 M di Tengah Perang

Hambatan Ethereum untuk Bullish

Barhydt menyarankan bahwa gas fee dan transaksi yang tinggi mungkin menjadi kendala ETH saat ini dalam mencapai pasar bullish.

“Jika biaya gas dan biaya transaksi turun, yang merupakan janji bukti kepemilikan, berhati-hatilah, karena sekarang semua hambatan dari efek jaringan tersebut dihilangkan,” kata Barhydt.

Pembaruan mendatang yang akan mengubah Ethereum dari sistem proof-of-work menjadi sistem proof-of-stake dapat mengakibatkan aksi penjualan sementara di market, dia memperingatkan.

Sementara itu, pakar di Finder.com kurang optimis dibandingkan CEO Abra. Pakar tersebut sebelumnya memperkirakan bahwa ETH akan mencapai $ 50.788 pada tahun 2030. Perkiraan itu telah diturunkan menjadi $ 26.338.



Sumber : news.tokocrypto.com

Elon Musk Ungkap Alasan Tak Jual Bitcoin, ETH dan Dogecoin saat Inflasi

CEO Tesla, Elon Musk mengakui sejumlah aset kripto dalam portofolionya, mulai dari Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Pria terkaya nomor dua di dunia itu punya menyatakan tidak akan menjual kriptonya saat inflasi terjadi.

Situasi geopolitik Rusia-Ukraina memang rentan menimbulkan inflasi. Perusahaan Tesla dan SpaceX melihat adanya tekanan inflasi yang signifikan baru-baru ini, dalam bahan baku dan logistik. Biasanya saat inflasi, investor akan menjual aset yang berisiko, seperti kripto dan beralih ke aset fisik atau saham sebagai tempat berlindung.

“Umumnya lebih baik memiliki barang fisik seperti rumah atau saham di perusahaan yang menurut Anda menghasilkan produk bagus, daripada dolar saat inflasi tinggi,” kata Musk dalam cuitan di akun Twitter-nya.

Baca juga: Perbedaan Stablecoin dan Aset Kripto Lain, Lebih Untung?

Elon Musk Yakin dengan Nilai Aset Kripto

Selanjutnya, dalam rangkaian tweet-nya itu Musk membagikan pemikirannya tentang aset kripto dan bersumpah bahwa dia tidak akan menjual kepemilikannya atas Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Musk masih yakin dengan nilai aset kripto miliknya itu untuk naik dan memiliki masa depan yang cerah.

Komentar Musk tentang kripto secara singkat menggerakkan harga Bitcoin lebih tinggi, sebelum aset digital itu memangkas keuntungan. Bitcoin hampir datar di $ 38.940,47 pada Selasa (15/3) pukul 7:30 WIB.

Musk memang dikenal sebagai tokoh terkemuka di industri kripto. Ia telah menambahkan portofolio Bitcoin ke neraca perusahaan. Komentar Musk di masa lalu, juga secara teratur menggerakkan harga koin digital.

illustrasi token bitcoin sebagai aset kripto

Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Pendiri Apple, Steve Wozniak Yakin Harga Bitcoin Bisa Capai $ 100.000

Elon Musk dan Kripto

Elon Musk mungkin satu-satunya CEO perusahaan yang menyarankan untuk menahan Dogecoin untuk mengatasi kenaikan harga, di mana perusahaan di seluruh dunia terus mengawasi kenaikan inflasi. Pada satu titik Musk menjadi “Dogefather” dari Dogecoin.

Perusahaan yang dipimpin Musk, Tesla mungkin adalah perusahaan terbesar yang memegang Bitcoin aktual di neraca mereka. Tesla telah menginvestasikan $1,5 miliar dalam Bitcoin Februari 2021 lalu.

Pabrikan mobil listrik itu, bahkan melangkah lebih jauh dengan menerima Bitcoin untuk pembayaran, namun berbalik arah tak lama setelah itu, dengan alasan masalah lingkungan seputar Bitcoin.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pekerja Lepas di Argentina Bisa Digaji Bitcoin dan Ethereum

Pertumbuhan pekerja lepas atau freelance di Argentina mengalami kenaikan signifikan. Menariknya, para freelance di negara kelahiran Maradona itu, bisa mendapatkan bayaran gaji dalam bentuk aset kripto, seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya.

Sebuah laporan terbaru berjudul “State of Global Hiring 2021,” yang dibuat oleh Deel, sebuah perusahaan perekrutan global, menemukan bahwa orang Argentina dan negara-negara Amerika Latin pada umumnya, semakin fokus mencari pekerjaan pada perusahaan skala global.

Laporan tersebut sekaligus menjelaskan banyak perusahaan global di Argentina yang menawarkan pembayaran gaji menggunakan aset kripto. Alhasil para peminat pekerjaan freelance meningkat tajam.

Pekerja Freelance Meningkat

Peningkatan peminat juga sejalan dengan dampak dari penurunan ekonomi dan pekerjaan lokal karena efek samping dari pandemi COVID-19. Namun, perusahaan mempekerjakan lebih banyak orang Argentina daripada sebelumnya.

peluang investasi bitcoin

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 2 Maret 2022: Pasar Mulai Pulih, Awas Bull Trap

Situasi ini telah menciptakan peningkatan upah orang Argentina dalam enam bulan terakhir. Mereka bisa mendapatkan penghasilan 21 persen lebih banyak, jika bekerja di sektor pemasaran, produk, dan penjualan. Imbasnya penarikan aset kripto dari gaji ini juga turut meningkat pesat.

“Kami melihat peningkatan penarikan aset kripto, di negara-negara seperti Argentina. Saat ini kami menawarkan penarikan dalam BTC -yang paling populer di Amerika Latin-, ETH, USDC dan SOL melalui Coinbase,” kata COO Deel, Dan Westgarth dilansir Bitcoin.com.

Pekerja Argentina Bisa Dibayar Aset Kripto

Berbeda dengan Indonesia, Argentina memperbolehkan perusahaan membayar gaji karyawan mereka dengan aset kripto. Bahkan transaksi aset kripto tunduk pada undang-undang pajak di Argentina.

Pemerintah Argentina menerbitkan dekrit pada November tahun lalu, yang memasukan transaksi kripto tunduk pada undang-undang pajak kredit dan utang negara.

Perbedaan ethereum dan bitcoin

Ilustrasi aset kripto Bitcoin dan Ethereum.

Baca juga: Dunia Blockchain, Kripto dan NFT Bisa Jadi Tempat Ramah Perempuan

Keputusan tersebut dilaporkan bertujuan untuk memperjelas dan membatasi, pengecualian pajak yang diberikan kepada penyedia layanan pembayaran pihak ketiga. Aturan baru juga mengkonfirmasi bahwa transaksi kripto sekarang merupakan aktivitas kena pajak.

Sementara negara lain memiliki situasi hukum yang berbeda. Di Argentina, menerima mata uang kripto telah menjadi penyelamat bagi banyak pekerja lepas, membantu mereka menjaga daya beli dengan cara yang lebih efektif.

Platform pekerjaan freelance ini, bersama dengan aset kripto dapat dikatakan membuka pasar baru untuk para pekerja. Mereka sekarang dapat dipekerjakan di tingkat dunia dengan proses pembayaran yang disederhanakan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ukraina Terima Donasi Bitcoin & Ethereum Capai Rp 530 M Lawan Rusia

Pemerintah Ukraina telah merangkul komunitas kripto di seluruh dunia melalui platfrom Twitter untuk mengumpulkan donasi guna mendukung kebutuhan warga sipil dan pasukan militer mereka. Langkah donasi dengan aset kripto sebagai bentuk perlawanan terhadap Rusia.

Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov, melalui media sosial Twitter menyampaikan meminta bantuan internasional buat menghadapi invasi Rusia, termasuk mengharapkan donasi dalam bentuk aset kripto Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin USDT.

“Berdiri bersama raykat Ukraina. Sekarang menerima donasi uang kripto. Ethereum. Bitcoin dan Tether (USDTtrc20),” tulis Fedorov dalam cuitan di akun Twitter resminya.

Baca juga: Aset Kripto Lokal Bisa Tingkatkan Potensi Perekonomian Digital RI

Selain Fedorov, akun Twitter centang biru @Ukraine yang mengklaim di kolom biografi sebagai akun resmi Ukraina juga mengunggah alamat dompet kripto untuk donasi. Menurut Bloomberg, alamat-alamat dompet kripto ini sudah dikonfirmasi benar oleh Victor Zhora, salah satu pejabat keamanan siber Ukraina.

Alamat dompet kripto yang ditulis dua akun itu diketahui sudah menerima ratusan donasi yang nilainya lebih dari $ 37 juta atau sekitar Rp 530 miliar. Berdasarkan informasi blockchain yang disediakan perusahaan analitik, Eliptic, rata-rata donasi US$ 95 atau berkisar Rp 1,3 juta.

Banyak Donasi Kripto dari Lembaga Lain

Di sisi lain, Come Back Alive, sebuah organisasi non-pemerintah yang mengatakan membantu upaya perlawanan Angkatan Bersenjata Ukraina, telah menerima lebih dari $ 7,2 juta atau setara Rp 103 miliar dalam bentuk donasi BTC di alamat dompetnya. Cointelegraph berbicara kepada penggemar kripto Ukraina tentang badan amal tersebut, yang menjamin legitimasinya.

Baca juga: Tips Kelola Gaji untuk Investasi Kripto #SiapLebihCuan Bareng Tokocrypto dan GoPay

Lalu ada UkraineDAO, yang dipimpin oleh Pussy Riot (grup musik protes feminis Rusia) Nadya Tolokonnikova dan berusaha untuk menjual satu token nonfungible, atau NFT, bendera untuk mendanai organisasi sipil Ukraina. Saat ini, tawaran tertinggi untuk NFT adalah $ 2,89 juta.

Selanjutnya, para aktivis di komunitas blockchain telah menciptakan Unchain Fund untuk membantu Ukraina. Inisiatif ini mendukung banyak altcoin, termasuk NEAR, Binance Coin (BNB), Binance USD (BUSD) dan banyak lagi. Sejak diluncurkan, dana tersebut telah mengumpulkan lebih dari $ 1,5 juta (Rp 21 miliar) dalam bentuk kripto, sebagian besar melalui donasi token NEAR.

Menurut Coindesk, ini bukan yang pertama penggunaan aset kripto sebagai donasi untuk membantu Ukraina. Sebelumya, sudah ada pengumpulan dana bantuan buat tentara Ukraina yang mencapai $6 juta atau sekitar Rp86 miliar dalam bentuk Bitcoin.

Daya tarik urun dana (crowdfunding) menggunakan aset kripto belum pernah terjadi sebelumnya. Padahal, beberapa negara seperti El Salvador telah menggunakan mata uang kripto untuk pengembangan layanan keuangan negaranya.

Baca juga: Daftar Badan Amal yang Buka Donasi Kripto, Ada Pelestarian Orangutan





Sumber : news.tokocrypto.com

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin Prediksi Crypto Winter Segera Tiba

Salah satu pendiri blockchain Ethereum, Vitalik Buterin, memprediksi bahwa crypto winter bisa segera tiba dalam waktu dekat. Pernyataan Buterin tersebut mencerminkan kondisi pasar kripto yang telah jatuh dalam beberapa pekan terakhir.

Market kripto sedang dalam tekanan bersama saham, karena investor memilih untuk lebih berhati-hati dalam mengambil risiko mengingat kenaikan inflasi yang terus-menerus, rencana kenaikan suku bunga yang akan dilakukan oleh Federal Reserve, dan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina.

Investor ‘Senang’ Nilai Kripto Turun

Vitalik Buterin, menyatakan bahwa tren pasar yang menurun ini telah membuat sebagian orang senang. Bagi pengembang kripto penurunan nilai aset kripto yang berkelanjutan, dapat menghapus proyek-proyek yang kurang layak, sehingga menyisakan yang terbaik.

analisa teknikal

Ilustrasi Ethereum dan Bitcoin.

Sementara, investor yang sudah kawakan senang menyambut penurunan harga karena ada potensi pembalikan sebelum naik lebih tinggi lagi. Mereka melihat ada celah untuk melakukan buy the dip, di mana investor melihat penurunan harga sebuah aset adalah saat yang tepat untuk mengakumulasi portofolio asetnya.

“Mereka menyambut tren pasar menurun itu karena ketika ada periode pembalikan harga juga akan naik cepat, ini jelas membuat banyak orang senang. Tetapi juga cenderung mengundang banyak kerugian jangka pendek karena ada spekulasi,” kata Buterin dikutip Bloomberg.

Baca juga: Nilai Bitcoin Anjlok di Bawah $40.000 Bikin Investor Panik

Crypto Winter Ciptakan Jutawan Baru

Miliarder kripto berusia 28 tahun itu, juga mengatakan crypto winter yang membuat harga kripto mengalami penurunan besar-besaran, pada saat yang bersaman bisa menciptakan kenaikan signifikan, bahkan ada yang tembus rekor harga baru, setelah masanya usai. Kejadian ini juga mendorong munculnya para jutawan baru.

“Crypto winter adalah ketika banyak dari project kripto tersebut jatuh dan Anda dapat melihat proyek mana yang benar-benar berkelanjutan dalam jangka panjang, baik dalam proyek independen maupun bekerja sama dalam orang lain,” ungkap Buterin.

penyebab harga ethereum naik di tahun 2021

Ilustrasi Ethereum.

Buterin tidak yakin apakah pasar crypto sudah mengalami kerugian dari crypto winter yang baru, atau apakah itu hanya mencerminkan pergerakan aset lain, karena mata uang digital menarik lebih banyak investor arus utama. Ia juga menambahkan musim dingin kripto juga dapat membantu mereka yang sedang membangun proyek di kripto untuk fokus pada peningkatan teknologi.

Pada saat berita ini ditayangkan pada Selasa (22/2), harga Bitcoin jatuh di bawah level support kuatnya di $39.600. Sementara, telah kehilangan 35% year-to-date, turun dari $3.722 pada awal Januari menjadi di bawah $ 2.532.

Baca juga: 4 Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT!

Ethereum Dikritik Lambat dan Mahal

Ethereum (ETH) sendiri sukses jadi koin kripto yang mengekor Bitcoin dalam 10 koin dengan kapitalisasi pasar di dunia. Hal itu dikarenakan ETH membuat teknologi yang lebih kuat beserta smart contract, sehingga banyak pengembang pun memanfaatkannya untuk mengembangkan aplikasi DeFi (decentralized finance).

Teknologi blockchain ETH banyak digunakan untuk minting NFT yang kini sedang tren di global hingga Indonesia. Artinya prospek ke depan akan semakin tumbuh seiring dengan token utilitas yang berjalan di jaringan ETH tersebut.

Meski begitu, Buterin telah lama dikritik karena transaksi di Ethereum lambat dan mahal. Ethereum Foundation yang dipimpin Buterin telah melakukan upaya terbaru yang didedikasikan untuk meningkatkan skalabilitas blockchain dengan mungkin peningkatan paling penting dalam sejarah Ethereum.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bagaimana Ethereum Bisa Melonjak di Atas US$5.000 pada Tahun 2024?

Ethereum diprediksi mencapai puncak baru dengan adanya ETF spot di Amerika Serikat. Kepala Investasi Bitwise Asset Management, Matt Hougan, memprediksi bahwa pengenalan produk yang ETF Ethereum akan mendorong harga ETH ke titik tertinggi baru di atas US$5.000 pada akhir tahun ini.

Menurut Hougan, ETF bisa memiliki dampak yang lebih besar pada Ethereum dibandingkan Bitcoin.

Menuju Titik Tertinggi Baru Ethereum

Hougan memprediksi ETF akan menarik US$15 miliar dalam aset baru selama 18 bulan ke depan. Dengan ETH yang saat ini diperdagangkan sekitar US$3.400, hanya 29% di bawah harga tertinggi sepanjang masa, ini adalah waktu yang tepat untuk reli harga.

Kenaikan harga ini didorong oleh prinsip penawaran dan permintaan. ETF memperkenalkan sumber permintaan baru untuk ETH, meskipun tidak mengubah fundamental aset tersebut. Fenomena serupa terjadi pada Bitcoin setelah peluncuran ETF Bitcoin spot pada Januari lalu, di mana harga Bitcoin naik sekitar 25% sejak peluncuran ETF dan lebih dari 110% sejak Oktober 2023.

Namun, Hougan memperingatkan bahwa beberapa minggu pertama setelah peluncuran ETF mungkin akan mengalami volatilitas karena Grayscale Ethereum Trust (ETHE) senilai $11 miliar akan beralih ke ETF, yang bisa menyebabkan penjualan jangka pendek. Meskipun begitu, ia yakin bahwa pada akhir tahun, ETH akan mencapai rekor tertinggi baru.

Ilustrasi Ethereum. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Ethereum. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Apa Itu Staking Kripto dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Keuntungan ETF Ethereum Bisa Lebih Besar dari Bitcoin

Beberapa faktor menunjukkan bahwa Ethereum bisa mendapatkan keuntungan lebih besar dari arus masuk ETF dibandingkan Bitcoin. Saat ETF Bitcoin diluncurkan, tingkat inflasi aset tersebut berada pada angka 1,7%, membutuhkan pembelian BTC senilai $16 miliar setiap tahun untuk menjaga keseimbangan.

Sementara itu, tingkat inflasi Ethereum selama setahun terakhir adalah 0%, dengan pasokan ETH tetap di angka 120 juta. Keseimbangan ini disebabkan oleh konsumsi ETH oleh berbagai aplikasi berbasis Ethereum, yang menyeimbangkan penciptaan ETH baru setiap hari. Dengan permintaan baru memenuhi nol pasokan baru, potensi kenaikan harga menjadi tinggi. Selain itu, peningkatan aktivitas pada jaringan Ethereum akan semakin meningkatkan permintaan organik untuk ETH.

Keunggulan lain dari Ethereum adalah mekanisme konsensus “proof of stake”-nya. Tidak seperti penambang Bitcoin yang sering kali harus menjual BTC yang baru ditambang untuk menutupi biaya operasional, para staker Ethereum tidak menghadapi biaya langsung yang tinggi dan tidak dipaksa untuk menjual imbalan mereka. Hal ini mengurangi tekanan jual harian pada ETH, menciptakan keseimbangan penawaran-permintaan yang lebih menguntungkan.

Saat ini, 28% dari semua ETH dipertaruhkan dan terkunci dalam kontrak untuk jangka waktu tertentu, sehingga tidak tersedia untuk dijual. Tambahan 13% terkunci dalam kontrak pintar keuangan terdesentralisasi, mengurangi pasokan yang tersedia. Dengan sekitar 40% ETH tidak ada di pasar, dampak permintaan baru dari arus masuk ETF bisa semakin signifikan.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Persetujuan ETF Ethereum Spot Diharapkan Minggu Ini

Nate Geraci, presiden ETF Store, memperkirakan bahwa ETF untuk Ethereum (ETH) akan segera disetujui.

Para analis dan pemimpin industri, termasuk Matt Hougan dari Bitwise Asset Management, mendukung optimisme Geraci. Mereka yakin persetujuan ini bisa meningkatkan minat dan investasi besar pada Ethereum, yang berpotensi mengubah pasar dan industri kripto secara luas.

Dampak Besar dari ETF Ethereum Spot

Nate Geraci telah memicu minat besar dalam komunitas kripto dengan memprediksi bahwa ETF Ethereum akan disetujui minggu ini. Geraci membagikan prediksinya di media sosial.

“Selamat datang di minggu persetujuan ETF ETH… Saya sudah memutuskan. Tidak tahu apa pun secara spesifik, hanya saja tidak bisa menemukan alasan yang tepat untuk penundaan lebih lanjut saat ini. Penerbit siap untuk peluncuran,” tulisnya.

Prediksi Geraci muncul setelah diskusi panjang dan pengajuan regulasi terkait ETF Ethereum. Dalam penampilannya di ETF Edge CNBC minggu lalu, Geraci bersama Matt Hougan membahas kemungkinan dan dampak persetujuan ETF tersebut.

Hougan, sebagai salah satu calon penerbit, menyoroti bahwa hanya ada sedikit amandemen yang diperlukan dalam pengajuan terbaru. Ini menunjukkan bahwa persetujuan mungkin sudah dekat.

Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Harga Bitcoin Tembus US$62k, Bagaimana Prediksi Selanjutnya?

“Amendemen minimal ini menunjukkan kita semakin mendekati garis akhir. Saya pikir kita mungkin mendengar kabar minggu ini atau minggu depan. Proses ini bergerak sangat cepat. Ingat, hanya dua bulan lalu, tidak ada yang menyangka kita akan melihat ETF ini. Sekarang tampaknya sangat mungkin kita akan melihatnya segera. Kita akan lihat apa reaksinya,” kata Hougan.

Geraci juga menekankan minat yang meningkat terhadap aset kripto di kalangan investor institusional dan penasihat keuangan. Dia mencatat bahwa terlepas dari kondisi pasar saat ini, permintaan terhadap Ethereum bisa mencerminkan kesuksesan yang dialami oleh ETF Bitcoin.

“ETF Bitcoin Spot merupakan peluncuran ETF tersukses dalam sejarah industri ini jika kita memperhitungkan semua ETF yang hadir di pasaran secara kumulatif. Saya pikir ETF Ethereum Spot bisa menjadi peluncuran tersukses kedua yang pernah ada,” kata Geraci.

Potensi Kenaikan Harga ETH

Selain itu, analis pasar percaya bahwa harga ETH dapat mengalami kenaikan setelah peluncuran ETF Ethereum. Pedagang kripto Daan Crypto menyarankan bahwa persetujuan ini bisa menjadi sentimen positif.

“ETH sejauh ini baik-baik saja. Mendekati level US$3.350. Kita akan mendapatkan persetujuan S-1 minggu ini, dengan ETF mulai diperdagangkan segera setelahnya,” katanya.

Michaël van de Poppe, pendiri firma konsultan kripto MN Trading, mendukung pandangan ini. Dia menyoroti kinerja terkini Ethereum dan keunggulannya atas Bitcoin. Van de Poppe menyarankan bahwa ETF Ethereum bisa semakin mendorong dominasi Ethereum di pasar.

“ETF Ethereum yang akan datang kemungkinan akan mendorongnya lebih jauh lagi, yang mana potensi divergensi bearish pada jangka waktu mingguan tampaknya tak terelakkan lagi valid,” jelasnya.

Lebih jauh, para pakar industri percaya bahwa ETF Ethereum akan mendorong munculnya ETF kripto lainnya. BeInCrypto melaporkan bahwa awal bulan ini, Chicago Board Options Exchange (CBOE) mengajukan formulir 19b-4s untuk memperdagangkan ETF Solana untuk dua penerbit pertama, VanEck dan 21Shares. Namun, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) memiliki waktu hingga 2025 untuk menanggapi permintaan tersebut.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com