Tag Archives: ethereum

Hindari Konflik Kepentingan, David Sacks Jual Aset Kripto $200 Juta

David Sacks dan perusahaan modal venturanya, Craft Ventures, telah menjual lebih dari $200 juta dalam bentuk aset kripto dan saham terkait sebelum memulai perannya sebagai pejabat di Gedung Putih.

Cointelegraph menyebutkan pada Sabtu (15/3) bahwa langkah ini diambil untuk menghindari potensi konflik kepentingan dalam perannya sebagai pengawas kebijakan AI dan kripto di pemerintahan Donald Trump.

Penjualan Aset Kripto untuk Mencegah Konflik Kepentingan

Dalam sebuah memorandum Gedung Putih yang diterbitkan pada 5 Maret, dijelaskan bahwa Sacks telah menjual seluruh kepemilikan kriptonya, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), sebelum Trump resmi dilantik sebagai presiden AS pada 20 Januari.

Selain itu, Craft Ventures juga melepas sahamnya di perusahaan terkait kripto, seperti Coinbase (COIN) dan Robinhood (HOOD).

Dampak Terhadap Pasar Kripto

Setelah pelantikan Trump, pasar kripto mengalami penurunan signifikan, yang sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian kebijakan ekonomi, termasuk usulan tarif baru.

Bitcoin, yang sempat mencapai rekor tertinggi $109.000 sebelum pelantikan, turun drastis ke bawah $80.000 pada akhir Februari.

Tuntutan Transparansi dari Elizabeth Warren

Sehari setelah memorandum tersebut dirilis, Senator Elizabeth Warren meminta Sacks untuk membuktikan bahwa ia benar-benar telah melepas semua kepemilikan aset digitalnya.

Dalam surat tertanggal 6 Maret, Warren mempertanyakan transparansi Sacks terkait kapan tepatnya ia dan Craft Ventures menjual aset kripto mereka.

Sikap Sacks terhadap Kebijakan Kripto

Sejak menjabat, Sacks aktif menyuarakan berbagai kebijakan terkait kripto, termasuk mendukung pembentukan Cadangan Strategis Bitcoin dan menolak pajak transaksi kripto.

Dalam podcast All In, ia menentang usulan pajak transaksi kripto sebesar 0,01%, dengan menyebut bahwa pajak yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi beban besar bagi masyarakat.

Dengan latar belakangnya sebagai investor besar di industri kripto, keputusan Sacks untuk menjual asetnya sebelum bergabung dengan pemerintahan menunjukkan upaya untuk memastikan transparansi dan menghindari konflik kepentingan dalam perannya yang baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Luncurkan Testnet Hoodi Selesaikan Upgrade Pectra

Ethereum (ETH) terus berupaya menyelesaikan upgrade Pectra yang telah mengalami beberapa penundaan.

Untuk mempercepat proses ini, para pengembang Ethereum akan meluncurkan testnet baru bernama Hoodi pada 17 Maret 2025.

Cryptoslate menyebutkan bahwa Testnet ini diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala teknis yang memperlambat implementasi Pectra.

Tujuan Peluncuran Testnet Hoodi

Hoodi akan difokuskan pada mekanisme keluar validator, yang merupakan salah satu tantangan utama sebelum Pectra dapat diaktifkan di mainnet Ethereum.

Selain itu, pengujian akan tetap berlangsung di testnet Sepolia dan Holesky untuk memastikan stabilitas dan kinerja optimal.

Tantangan dalam Upgrade Pectra

Pectra merupakan gabungan dari proposal Prague dan Electra, yang bertujuan meningkatkan operasi staking, memperkuat lapisan eksekusi dan konsensus, serta menghadirkan optimasi penting bagi validator Ethereum.

Sayangnya, proses implementasi ini menghadapi beberapa hambatan seperti masalah kesiapan klien, bug sinkronisasi jaringan, dan kekhawatiran terkait infrastruktur.

Menurut pengembang Ethereum, Tim Beiko, aktivasi mainnet Pectra baru akan dilakukan jika Hoodi berhasil melakukan fork dan tim pengembang memastikan keandalannya.

Dengan begitu, skenario terbaik untuk aktivasi mainnet baru dapat terjadi paling cepat pada 25 April 2025.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Reaksi Komunitas terhadap Penundaan Pectra

Penundaan Pectra memicu beragam tanggapan dari komunitas Ethereum. Sebagian merasa frustrasi karena jadwal yang terus mundur.

Sementara yang lain menghargai pendekatan hati-hati yang dilakukan tim pengembang demi stabilitas jaringan.

Meski begitu, komunitas Ethereum tetap optimis terhadap manfaat yang akan dibawa oleh Pectra, seperti fleksibilitas staking yang lebih baik serta peningkatan skalabilitas jaringan.

Fusaka: Upgrade Berikutnya Setelah Pectra

Di tengah penyelesaian Pectra, Ethereum juga telah merencanakan upgrade selanjutnya, yakni Fusaka.

Upgrade ini akan menghadirkan teknologi Peer Data Availability Sampling (PeerDAS) untuk meningkatkan efisiensi penanganan data dan mengurangi kebutuhan bandwidth validator.

Selain itu, Fusaka akan memperkenalkan Ethereum Virtual Machine Object Format (EOF), yang memungkinkan pemisahan kode dan data untuk optimasi eksekusi smart contract.

Dengan teknologi ini, pengembang dapat mengurangi biaya serta meningkatkan efisiensi eksekusi kontrak pintar.

Ethereum terus menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan upgrade besar seperti Pectra.

Namun, dengan peluncuran testnet Hoodi, pengembang berharap dapat mengatasi hambatan teknis yang ada.

Sementara itu, komunitas Ethereum tetap menantikan berbagai peningkatan yang akan dihadirkan oleh Pectra dan Fusaka demi ekosistem blockchain yang lebih efisien dan scalable.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Melonjak ke $82K di Tengah Ketidakpastian ETF SEC

Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat ke angka $82.000 meskipun sebelumnya sempat jatuh di bawah $78.000.

Berdasarkan laporan Coinpedia pada Kamis (13/3), lonjakan ini juga mendorong reli kecil di pasar kripto, dengan Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), XRP, dan Cardano (ADA) mengalami kenaikan hingga 3%.

Meskipun demikian, volatilitas pasar tetap tinggi, terutama karena keputusan penundaan ETF oleh SEC.

SEC Menunda Keputusan ETF untuk XRP, Dogecoin, dan Litecoin

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) kembali menunda keputusan terkait ETF untuk XRP, Dogecoin (DOGE), dan Litecoin (LTC).

Penundaan ini menciptakan ketidakpastian di kalangan investor, mengingat sebelumnya Bloomberg memperkirakan peluang persetujuan tinggi bagi Litecoin (90%), Dogecoin (75%), dan XRP (65%).

Namun, dengan ketidakpastian yang masih berlangsung, para pemain kripto masih tetap harus waspada.

Investor Waspadai Potensi Penurunan ke $74K

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 13 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 13 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Beberapa analis memperkirakan kemungkinan Bitcoin turun ke kisaran $70.000–$74.000 sebelum mengalami rebound yang kuat.

Keterlibatan lembaga keuangan tradisional yang semakin besar dalam pasar kripto juga menyebabkan harga Bitcoin lebih terikat pada tren pasar saham.

Meskipun demikian, sejarah menunjukkan bahwa penurunan sebelumnya sering kali menarik minat beli, yang pada akhirnya memicu pemulihan harga.

Senator Lummis Kembali Ajukan RUU Bitcoin

Senator Cynthia Lummis kembali memperkenalkan RUU Bitcoin yang mengusulkan agar pemerintah AS membeli 1 juta BTC dalam lima tahun sebagai cadangan strategis.

Lummis menegaskan bahwa Bitcoin bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga elemen penting dalam mempertahankan kepemimpinan finansial Amerika.

Berdasarkan RUU ini, dana sebesar $6 miliar dari remiten bank cadangan akan digunakan untuk membeli Bitcoin mulai 2025 hingga 2029.

Langkah ini memicu optimisme pasar, dengan altcoin seperti XRP, Solana (SOL), dan ADA mengalami kenaikan yang lebih kuat dari perkiraan.

Prediksi Harga Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin saat ini mencerminkan ketidakseimbangan antara faktor bullish seperti inisiatif regulasi dan ketidakpastian pasar.

Di saat para investor menyambut baik gagasan cadangan kripto AS, faktor makroekonomi tetap memainkan peran dalam membentuk sentimen pasar.

Hingga artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di angka $82.299, naik lebih dari 1% dalam sehari, meskipun masih 24% di bawah harga tertinggi sepanjang masa.

Bitcoin kembali mencatat kenaikan signifikan setelah sempat turun di bawah $78.000. Namun, penundaan keputusan ETF oleh SEC menimbulkan kekhawatiran di pasar.

Prediksi harga Bitcoin masih beragam, dengan beberapa analis melihat potensi penurunan ke $74.000 sebelum reli kembali.

Sementara itu, proposal Senator Lummis untuk cadangan Bitcoin AS meningkatkan optimisme terhadap adopsi institusional. Investor disarankan tetap waspada terhadap volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum: Profit Besar di Tengah Risiko Leverage di DeFi

Seorang trader di platform desentralisasi Hyperliquid seperti dilaporkan oleh News Bitcoin, berhasil mengantongi keuntungan sebesar $1,8 juta dari perdagangan Ethereum (ETH) berleverage tinggi.

Dengan modal $4,3 juta dalam USDC, trader ini membuka posisi long 50x leverage senilai lebih dari $200 juta.

Harga Ethereum (ETH) saat ini berada di $1,862.72 atau sekitar Rp30,602,179.83, mengalami perubahan -0.42% (-$7.89) dalam 24 jam terakhir. Selama periode ini, ETH mencapai harga tertinggi $1,960.00 dan terendah $1,829.72. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar 743,971.39 ETH.

Hyperliquid Alami Kerugian $4 Juta

Meskipun trader tersebut meraih profit besar, Hyperliquid mengalami kerugian sebesar $4 juta akibat likuidasi yang terjadi.

Likuiditas platform ini harus menutup posisi dengan harga lebih rendah dari yang diharapkan, menyebabkan defisit dalam vault komunitas mereka.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 13 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 13 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penyesuaian Leverage di Hyperliquid

Sebagai respons terhadap kejadian ini, Hyperliquid mengumumkan penurunan batas leverage untuk Bitcoin menjadi 40x dan Ethereum menjadi 25x.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko margin call dan menjaga stabilitas ekosistem.

Risiko Perdagangan Leverage Tinggi di DeFi

Kasus ini menyoroti tantangan yang dihadapi sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), terutama dalam perdagangan dengan leverage tinggi.

Berbeda dengan bursa terpusat yang dapat menutupi defisit dengan cadangan internal, Hyperliquid mengandalkan likuiditas komunitas untuk menyerap kerugian.

Dampak pada Token HYPE

Setelah kejadian ini, token asli Hyperliquid, HYPE, sempat mengalami penurunan dari $14 menjadi di bawah $13 sebelum kembali stabil di atas $13.

Ini mencerminkan reaksi pasar terhadap risiko yang ada dalam mekanisme likuiditas DeFi.

Ethereum Tetap Menjadi Primadona

Meskipun insiden ini terjadi, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto utama dengan kapitalisasi besar.

Perdagangan leverage di DeFi terus berkembang dengan tantangan baru yang perlu diatasi.

Penyesuaian leverage di Hyperliquid bisa menjadi langkah awal dalam membentuk regulasi mandiri yang lebih ketat untuk mencegah risiko besar di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Foundation Bantah Transfer 30.000 ETH untuk Hindari Likuidasi

Ethereum Foundation baru-baru ini membantah tuduhan bahwa mereka telah mentransfer 30.098 ETH senilai sekitar $58 juta (Rp 953 miliar) untuk menurunkan harga likuidasi.

Tuduhan ini muncul setelah laporan dari Lookonchain, sebuah kanal riset blockchain, yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan terkait dompet yang diduga milik Ethereum Foundation.

Tuduhan Transfer ETH untuk Menekan Harga Likuidasi

Pada Senin malam, Lookonchain memposting di platform X bahwa “sebuah dompet kripto yang dicurigai milik Ethereum Foundation telah menyetor lebih dari 30.000 ETH untuk menurunkan harga likuidasi.”

Hal ini memicu spekulasi di kalangan komunitas kripto bahwa Ethereum Foundation mencoba mengamankan posisi mereka di tengah volatilitas pasar.

Ethereum Foundation Tegas Membantah

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Ethereum Foundation, Joseph Schweitzer, dengan tegas membantah klaim tersebut pada Selasa.

Melalui media sosial, Schweitzer menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah “palsu.”

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ketidakpastian Sumber Data

Menariknya, dalam unggahan Lookonchain, disebutkan bahwa Arkham Intelligence, salah satu platform analisis blockchain, menambahkan tanda “?” di sebelah alamat dompet yang dikaitkan dengan Ethereum Foundation.

Hal ini menandakan bahwa identitas pemilik dompet tersebut sebenarnya masih diragukan.

Kondisi Pasar Ethereum Saat IniSaat laporan yang disampaikan oleh Theblock ini muncul, harga 30.098 ETH diperkirakan bernilai sekitar $58 juta.

Dalam beberapa waktu terakhir, Ethereum mengalami penurunan harga yang signifikan, meningkatkan risiko likuidasi bagi banyak pemegang aset kripto.

Tentang Ethereum Foundation

Ethereum Foundation adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan ekosistem Ethereum, yang merupakan blockchain terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Organisasi ini sering menjadi pusat perhatian terkait pergerakan dana besar dalam jaringan Ethereum.

Meskipun tuduhan dari Lookonchain sempat menggemparkan komunitas kripto, Ethereum Foundation dengan cepat membantah keterlibatan mereka dalam transaksi tersebut.

Hingga saat ini, belum ada bukti konkret yang mengonfirmasi bahwa dompet yang dituduhkan memang milik Ethereum Foundation.

Situasi ini menunjukkan pentingnya verifikasi data sebelum menyebarkan informasi di dunia kripto yang penuh spekulasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Penyebab Nyata di Balik Anjloknya Pasar Kripto Senilai $1,2 Triliun

Pasar kripto mengalami penurunan tajam dengan total kehilangan nilai mencapai $1,2 triliun.

Menurut laporan Thecoinrepublic pada Selasa (11/3), Ethereum (ETH) menjadi salah satu aset yang paling terdampak, kehilangan lebih dari 50% sejak Desember lalu.

Fenomena ini juga mempengaruhi pasar saham, dengan total gabungan kehilangan nilai mencapai $5,5 triliun dalam dua bulan terakhir.

Ethereum dan Bitcoin Terimbas Volatilitas Pasar

Pada puncak volatilitas, harga Ethereum sempat turun di bawah $2.000, menandai titik terendah baru bagi aset digital ini.

Bitcoin (BTC) juga mengalami penurunan harga signifikan, dengan nilai saat ini berada di angka $78.220, turun 5,92% dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, Ethereum berada di $1.901,36 setelah mengalami penurunan 5,45%. Altcoin lain, seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA), juga mengalami penurunan harga besar-besaran.

Cardano mencatatkan penurunan paling tajam sebesar 6,18%. Sementara Solana mengalami likuidasi terbesar dengan nilai mencapai $34 juta dalam sehari.

Bahkan, dalam 14 hari terakhir, Ethereum mengalami penurunan lebih dari 14% meskipun adanya produk ETF spot yang seharusnya meningkatkan arus masuk modal.

Faktor Penyebab Penurunan Pasar Kripto

Analis dari The Kobeissi Letter mengungkapkan bahwa penurunan pasar ini sebagian besar dipicu oleh ketidakpastian ekonomi yang dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan Donald Trump.

Pada 1 Februari 2025, perang dagang yang semakin memanas menambah tekanan pada pasar keuangan global.

Selain itu, perubahan sentimen investor menjadi faktor utama lainnya. Hanya dalam hitungan hari, pasar berpindah dari kondisi “keserakahan ekstrem” menjadi “ketakutan ekstrem”.

Tren ini juga diperburuk oleh penurunan signifikan dalam investasi pada saham-saham Magnificent 7, yang berimbas langsung pada pasar kripto.

Likuidasi besar-besaran juga terjadi, dengan total $828 juta dilikuidasi dalam 24 jam terakhir dari lebih dari 268.000 trader.

Ethereum menjadi salah satu aset yang paling terdampak dengan likuidasi senilai $197,18 juta.

Strategi Pasar Kripto 2025

Meskipun pasar masih dalam tekanan bearish, beberapa analis melihat peluang bagi investor yang berani mengambil risiko.

The Kobeissi Letter menyatakan bahwa ada pergeseran posisi di pasar yang bisa dimanfaatkan.

Indeks Volatilitas (VIX) yang meningkat lebih dari 70% dalam sebulan terakhir menjadi indikator adanya potensi pemulihan.

Indeks Dow Jones diperkirakan akan mengalami kenaikan minimal 1.000 poin dalam waktu dekat.

Mengingat korelasinya dengan pasar kripto, Bitcoin dan Ethereum kemungkinan besar juga akan mengalami kenaikan harga dalam beberapa bulan mendatang.

Secara keseluruhan, meskipun pasar kripto saat ini mengalami tekanan besar, peluang untuk pemulihan tetap ada bagi investor yang mampu mengantisipasi perubahan tren dengan strategi yang tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Whale Borong 1,1 Juta ETH: Sinyal Rebound?

Ethereum (ETH) mengalami tekanan harga yang signifikan, turun lebih dari 48% dibandingkan puncaknya pada Desember 2024 yang melebihi $4.000 menjadi sekitar $2.068 seperti dilaporkan oleh Cryptopotato pada Selasa (11/3).

Meski demikian, aktivitas akumulasi oleh whale Ethereum menunjukkan sentimen yang berbeda di balik layar.

Whale Borong ETH, Arus Keluar dari Bursa Meningkat

Data dari Santiment mengungkapkan bahwa dalam 48 jam terakhir, whale Ethereum telah mengakumulasi 1,1 juta ETH, atau sekitar 0,92% dari total suplai yang beredar sebanyak 120 juta ETH.

Akumulasi besar ini sering kali menandakan potensi perubahan tren pasar, seperti yang terjadi pada Januari 2025 ketika pembelian 330.000 ETH memicu reli singkat.

Selain itu, data dari Intotheblock menunjukkan bahwa dalam seminggu terakhir, ETH senilai $1,8 miliar telah ditarik dari bursa, menandai arus keluar terbesar sejak Desember 2022.

Penarikan besar ini biasanya menandakan strategi penyimpanan jangka panjang ketimbang niat untuk menjual dalam waktu dekat.

Sentimen Pasar Masih Berhati-hati

Meskipun akumulasi whale dan arus keluar besar dari bursa dapat menjadi sinyal bullish, pasar tetap berhati-hati.

Ethereum masih menghadapi resistensi kuat dan belum menunjukkan momentum bullish yang jelas.

Divergensi antara aksi harga dan perilaku investor besar ini bisa menjadi indikasi bahwa pasar sedang bersiap untuk potensi rebound, meskipun masih ada ketidakpastian dalam jangka pendek.

Kerugian Investor Besar & Spekulasi Rebound

Penurunan harga aset kripto telah berdampak pada investor besar, termasuk World Liberty Financial yang didukung oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump.

Menurut Arkham Intelligence, portofolio kripto perusahaan ini mengalami kerugian $110 juta dari investasi awal $336 juta, dengan Ethereum menjadi penyumbang terbesar, menyumbang 65% dari total kerugian.

Di sisi lain, analis kripto Merlijn The Trader mengungkapkan bahwa pergerakan harga Ethereum saat ini menyerupai pola tahun 2016, yang berujung pada reli besar.

Ia mencatat bahwa ETH saat ini berada dalam fase koreksi tajam dan konsolidasi, yang bisa menjadi bagian dari pola “fake-out” sebelum lonjakan harga besar seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

Jika pola ini berulang, Ethereum bisa mengalami breakout signifikan dalam beberapa bulan mendatang, menjadikannya peluang bagi investor yang ingin mengantisipasi pergerakan pasar selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Alami Outflow $1,8 Miliar: Tanda Akumulasi atau Turun Harga?

Ethereum (ETH) mencatat arus keluar dari bursa sebesar $1,8 miliar. Ini merupakan jumlah tertinggi sejak Desember 2022.

Mengacu pada laporan Thecoinrepublic, fenomena ini menimbulkan spekulasi pasar terkait potensi akumulasi investor atau justru sinyal penurunan harga lebih lanjut.

Ethereum Catat Outflow Tertinggi dalam 27 Bulan

Menurut data IntoTheBlock, Ethereum mengalami lonjakan outflow dari bursa dalam sepekan terakhir.

Tren ini menunjukkan bahwa meskipun sentimen pasar cenderung bearish, investor tetap melihat harga Ethereum saat ini sebagai peluang beli strategis.

Data CryptoQuant juga mengonfirmasi tren serupa, dengan rata-rata pergerakan sederhana 30 hari untuk netflow Ethereum turun ke 30.000 ETH, level yang terakhir terjadi pada akhir 2022 sebelum harga mengalami pemulihan signifikan.

Rasio MVRV dan Indikasi Akumulasi

Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) Ethereum turun ke 0,8, level terendah sejak Oktober 2023.

Secara historis, rasio MVRV di bawah 1 menandakan undervaluasi aset, yang sering dikaitkan dengan fase akumulasi sebelum kenaikan harga.

Ujian Teknis Kunci untuk Ethereum

Sejak awal 2025, harga Ethereum mengalami konsolidasi di sekitar $2.000 setelah koreksi tajam. Dalam 83 hari terakhir, ETH turun 51% dengan rata-rata kerugian harian 0,61%.

Analisis teknikal oleh Mikybull mengidentifikasi pola diamond pada grafik 4 jam Ethereum, yang bisa menjadi sinyal pembalikan bullish.

Jika pola ini terkonfirmasi, harga ETH berpotensi melonjak 20% hingga $2.600. Namun, ETH saat ini diperdagangkan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, yang secara historis menjadi batas penting.

Jika harga gagal menembus kembali garis tren ini, Ethereum berisiko mengalami tekanan jual lebih lanjut.

Risiko Likuidasi dan Sentimen Institusional

Data Lookonchain mengungkap adanya whale yang menjaminkan 65.675 ETH ($135 juta) sebagai kolateral.

Jika harga Ethereum turun 6,38% hingga $1.931,83, posisi whale ini berisiko terlikuidasi, yang bisa mempercepat aksi jual di pasar.

Selain itu, minat institusional terhadap ETH terlihat menurun. Spot Ethereum ETF mencatat outflow sebesar $120 juta dalam sepekan terakhir, menandakan penurunan kepercayaan investor besar.

Namun, crypto analyst Ali Martinez melaporkan bahwa whale terbesar Ethereum telah membeli 330.000 ETH dalam 48 jam terakhir, memperkuat potensi harga mencapai titik terendah dalam waktu dekat.

Meskipun Ethereum mencatat outflow besar yang sering dikaitkan dengan akumulasi, risiko likuidasi whale dan penurunan minat institusional masih menjadi faktor yang menekan harga.

Untuk mengonfirmasi pemulihan, ETH harus menembus level resistensi $2.460 dan mempertahankan momentumnya.

Beberapa trader, seperti Crypto Patel, tetap optimis dan melihat penurunan harga sebagai kesempatan beli sebelum ETH mencapai target jangka panjangnya di $10.000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volume Polygon Dekati $100 Miliar (Rp 1,6 Triliun), Apa Penyebabnya?

Polygon (POL) semakin mendekati pencapaian besar dengan volume transaksi sepanjang masa hampir menyentuh $100 miliar (Rp 1,6 triliun) di Uniswap (UNI) Protocol.

Berdasarkan pantauan dari Ambcrypto pada Senin (10/3), pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam adopsi Polygon di dunia kripto.

Namun, apakah momentum ini dapat terus berlanjut? Berikut faktor-faktor yang dapat membantu POL.

Level Support Kunci dan Potensi Rebound

Saat ini, POL diperdagangkan di harga $0.2422 dengan kenaikan 0,46% dalam 24 jam terakhir.

Harga Polygon baru saja menembus level support utama dan berkonsolidasi dalam pola segitiga simetris menurun. Zona support $0.2294 menjadi area penting untuk diperhatikan.

Jika bertahan, harga POL berpotensi rebound menuju level resistance $0.3051. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) di angka 34,33 menunjukkan bahwa POL berada dalam zona oversold, yang bisa menjadi sinyal potensi pembalikan arah.

Pergerakan harga Polygon (DOT/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Polygon (DOT/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aktivitas Jaringan yang Menurun

Data statistik menunjukkan penurunan aktivitas di jaringan Polygon. Jumlah alamat baru turun sebesar 13,43%. Sementara alamat aktif berkurang 8,74% dalam seminggu terakhir.

Tren ini mencerminkan penurunan keterlibatan pengguna baru dan aktivitas keseluruhan di ekosistem Polygon.

Meskipun jaringan masih menunjukkan pergerakan saat volatilitas pasar meningkat, tren menurun ini bisa menjadi tanda perlambatan adopsi yang perlu diperhatikan.

Penurunan Volume Transaksi

Di sisi lain, data transaksi on-chain juga menunjukkan perlambatan aktivitas di jaringan Polygon.

Volume transaksi dalam kisaran $0,00 hingga $1,00 turun sebesar 12,63%. Sedangkan transaksi dalam rentang $1,00 hingga $10,00 mengalami penurunan 31,33%.

Bahkan, transaksi kecil yang umumnya mencerminkan keterlibatan pengguna harian terpantau semakin berkurang.

Namun, transaksi bernilai besar mengalami penurunan yang lebih moderat, menandakan masih adanya partisipasi dari investor institusional atau whale.

Cadangan Bursa yang Menurun

Cadangan POL di bursa turun sebesar 1,05% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya tekanan jual karena semakin sedikit koin yang tersedia untuk dijual di bursa.

Jika tren ini berlanjut, kemungkinan pemegang POL lebih memilih menyimpan aset mereka dengan harapan harga akan kembali naik, yang dapat menciptakan stabilitas pasar.

Apakah Polygon Akan Breakout atau Konsolidasi?

Dengan Polygon yang semakin mendekati volume transaksi $100 miliar (Rp 1,6 triliun), indikator pasar menunjukkan sinyal campuran.

Penurunan aktivitas alamat, volume transaksi, serta tren cadangan bursa yang menurun mengarah pada kemungkinan konsolidasi harga lebih lanjut.

Namun, jika Polygon berhasil mempertahankan level support dan sentimen pasar membaik, potensi breakout masih terbuka lebar.

Jika tren ini terus berlanjut, harga POL bisa mengalami kenaikan signifikan dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Dogecoin dan Cardano Turun Lebih dari 10%, Ada Apa?

Bitcoin kembali mengalami penurunan harga pada hari Minggu, turun di bawah $83.000 (Rp 1,3 miliar) seperti dilaporkan oleh Theblock pada Senin (10/3).

Kondisi ini memicu penurunan harga di seluruh pasar kripto, termasuk Dogecoin (DOGE) dan Cardano (ADA) yang anjlok lebih dari 10%.

Dogecoin Tertekan, Sempat Rebound Tipis

Harga Dogecoin sempat menyentuh titik terendah harian sebelum sedikit pulih di sore hari.

Namun, harga DOGE masih mengalami penurunan signifikan sekitar 12%, bertahan di kisaran $0.17 (Rp 2,7 ribu) pada pukul 16:24 ET.

Tren ini menunjukkan tekanan kuat yang terus menekan aset kripto berbasis meme tersebut.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Cardano Ikut Melemah

Seperti Dogecoin, harga Cardano (ADA) juga mengalami tekanan besar. Harga ADA turun hingga 10%, meskipun sempat mengalami pemulihan tipis pada Minggu sore.

Pada pukul 16:24 ET, ADA diperdagangkan di level $0.74. Walaupun mengalami penurunan, Cardano masih menunjukkan ketahanan lebih baik dibandingkan altcoin lain seperti Solana dan XRP.

Faktor yang Mempengaruhi Pasar Kripto

Penurunan harga Bitcoin dan volatilitas yang meningkat terjadi bersamaan dengan aksi jual besar-besaran di pasar ekuitas.

Hal ini dipicu oleh kebijakan tarif baru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menekan sentimen investor.

Sementara itu, harga emas melonjak sebagai aset safe haven, menambah tekanan terhadap pasar kripto.

Strategic Crypto Reserve Tidak Cukup Mendukung Bitcoin

Meskipun Presiden Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk “Strategic Crypto Reserve” guna menimbun Bitcoin, langkah ini belum cukup untuk membendung penurunan harga.

Bitcoin terus melemah dalam beberapa pekan terakhir, menunjukkan ketidakpastian yang masih tinggi di pasar kripto.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Cardano Diuntungkan Spekulasi ETF

Meskipun mengalami penurunan, Cardano mendapat sedikit dukungan dari spekulasi terkait potensi persetujuan Exchange-Traded Funds (ETF) yang melacak harga ADA.

Jika ETF tersebut benar-benar disetujui, ada kemungkinan harga Cardano dapat pulih lebih cepat jika dibandingkan dengan altcoin lainnya.

Penurunan harga Bitcoin di bawah $83,000 (Rp 1,3 miliar) memberikan dampak negatif pada pasar kripto, termasuk Dogecoin dan Cardano yang masing-masing turun lebih dari 10%.

Meskipun sempat pulih, kedua altcoin ini masih berada dalam tekanan. Di sisi lain, spekulasi ETF memberikan secercah harapan bagi Cardano untuk bangkit di tengah kondisi pasar yang bergejolak.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com