Tag Archives: featured

Tren Bitcoin 23-27 Juni 2025: The War Is Not Over Yet by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Judul minggu lalu —FOMO TIMEEEE— Bukanlah untuk retail tetapi untuk institusi. Blackrock, Fidelity, Bahkan JP Morgan tergesa-gesa melakukan adopsi, Bahkan JP Morgan meluncurkan Koin Stable serta membuat seminar bagaiman cara memindahkan modal bank ke Kripto secara aman. Itu luar biasa sekali, Ingat analisa saya selalu kecepatan satu minggu karena saya terlalu up to date dengan data dan angka. FOMO institusi sudah dimulai, maka minggu depan Fomo Retail akan in charge.

Secara Garis, garis saya yang bullish digocek oleh Perang Iran – Israel yang menyebabkan harga minyak naik, seharusnya koreksi Bitcoin itu lebih dalam lagi jika efek harga minyak mempengaruhi kenaikan DXY. Tetapi kenyataannya DXY melempem tanda bahwa Trump tidak mau APBN-nya bengkak akibat kekeringan kas karena produk dalam negeri AS belum bisa menggantikan jumlah impor.

Secara data;

– Harga Rumah Tiongkok naik (House Price Index) ✅

– Retail Sales Tiongkok naik ✅

– DXY turun ✅

-NY Empire Index turun ✅

– BoJ pause ✅

– Retail Sales AS ambles ✅

-NAHB NAIK ❌

-Housing starts naik ❌

– FOMC potong ❌ saya sudah isyaratkan turun bitcoinnya jika tidak potong, namun turunnya tidak dalam

– Claim data diubah ✅

CPI Jepang naik ✅

– Dan Loan Prime Rate di tahan 3%✅

Dengan data begini, saya belum melihat ada kesempatan Bitcoin turun dan menjadi bear market. Apalagi dengan data pendukung bahwa asset management terus menyetok Bitcoin. 

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan:

Senin, 23 Juni 2025

21.45 WITA – S&P Global Manufacturing PMI

Jika Retail sales Tiongkok naik maka Retail sales AS turun, jika PMI Tiongkok naik maka PMI AS turun. Sesederhana itu, itu sebabnya AS benci banget sama Tiongkok karena pasarnya digerogotin hidup-hidup. Jika dilihat dari angka PMI yang sudah 52, prediksi saya adalah PMI AS akan turun. Alasannya Belanja negara masih belum untuk industri karena keuangan Negara belum membaik, stimulus pemotongan pajak belum keluar, serta plafon utang yang belum naik juga. Jika PMI AS turun maka DXY turun. 

22.00 WITA – Existing Home Sales

Jika Existing Home Sales naik maka DXY naik dan jika Existing Home Sales turun maka DXY turun. 
Kita dapati Index Persatuan Kontraktor Pembangunan Rumah (NAHB) dan Jumlah pembangunan rumah baru turun (Housing Starts) maka saya prediksi Existing Home Sales akan juga turun.

Pemerintah mendanai beroperasinya negara melalui penerimaan pajak, namun sejak jaman dahulu pajak selalu defisit dari Belanja Negara, defisit itu terus menggunung dan dikatakan ditambal oleh berbagai macam utang. Jika data perumahan membaik itu adalah tanda bahwa inflasi naik, pemerintah berhutang dengan menggadaikan keringat rakyatnya mencicil KPR dan itu ditandai dengan NAHB, Housing starts dan Existing homes sales yang naik. Itu sebabnya jika banyak yang KPR, jika banyak yang hutang maka mata uangnya menguat.

Cicilan adalah tanda setia sampai mati meng-hodl mata uang yang terus inflasi dan floating loss mencicil barang yang harganya naik terus dengan mata uang yang nilainya turun terus. Jika NAHB dan Data perumahan lainnya naik maka tanda inflasi kembali naik. Sehingga kenaikan datan Perumahan memang membensini kenaikan DXY tetapi kenaikan karena hutang (Mortgage) tidak perlu dikhawatirkan alasannya hutang adalah inflasi yang tertunda.

Kira-kira begini candle hari Senin:

Selasa, 24 Juni 2025

21.00 WITA – House Price Index 

Kita dapati House Price Index Tiongkok naik, membaik yang menandakan inflasi mulai naik atas berbagai macam program pemerintah mulai dari stimulus elektronik hingga kenaikan harga bensin.

Maka dikarenakan stimulus AS yang belum cair karena menunggu Undang-Undang Big Beautiful Bill yang paling lambat di setujui tangga 4 Juli 2025, saya prediksi harga rumah AS akan turun, sehingga DXY ikut turun. Disamping alasan bahwa NAHB serta Existing home sales turun, maka seharusnya harga rumah turun karena kantong inflasinya berkurang.

22.00 WITA – CB CONSUMER CONFIDENCE

Perhatikan panah merah dan hijau yang saya bandingkan, saat bulan-bulan pertama Presiden Trump di lantik, Consumer Confidence diedit naik, bulatan kuning adalah tanda bahwa angkanya diedit.

Sekarang telah dua kali terjadi bahwa Consumer Confidence diedit turun. Mau manipulasi atau ngga, ini adalah tanda bahwa secara angka, DXY tidak diperkenankan naik. Setidaknya internal pemerintah AS tidak mau DXY naik dan menambah beban defisit negara karena sebagian besar barang AS adalah impor. Jika Consumer Confidence turun dan diedit turun maka DXY turun. 

01.00 WITA – M2 Supply 

M2 Supply adalah jumlah uang beredar M1 yaitu uang tunai, tabungan serta semua yang dibawah 100 milyar, ditambah uang baru yang akan beredar dari deposito dan Money Market Fund ( Pasar Uang). M2 Supply berpengaruhnya pada Bitcoin 1 tahun kedepan.

Maka itu jika ingin tahun tren bulan ini apakah Bitcoin naik atau turun, melihatnya M2 Supply Mei 2024. Ini juga sebagai tanda jika M2 Supply mulai koreksi, maka Bitcoin masuk bear market. Saat ini belum ada tanda-tanda M2 Supply akan koreksi. 

Kira-kira begini candle hari Selasa:

Rabu, 25 Juni 2025

22.00 WITA – New Home Sales

New Home Sales adalah data penjualan rumah baru untuk individual dan keluarga. Jika New Home Sales naik DXY naik. Jika New Home Sales turun, DXY turun. Kita punya data, NAHB turun, Housing Starts turun dan prediksi Existing home sales turun, maka prediksi saya sama New Home Sales turun.

Siluman mana yang beli rumah saat harganya setinggi-tingginya dan diprediksi Fed akan potong suku bunga? Tetapi tidak ada data yang sempurna, selalu ada ajah yang diedit, namun trendnya harus kebaca, kadang-kadang dengan logika ini pun, tergocek satu data yang tidak mengubah keadaan, misalnya NAHB turun, Housing Price turun, Housing starts turun, Existing home sales turun eh tiba-tiba New Home Sales naik.

Ada ajah keadaan itu, cara mengetahuinya kalau data itu tidak akurat adalah dengan memeriksa efeknya ke DXY, jika New Home Sales naik tapi DXY tidak naik maka data New Home Sales tidak akurat, boleh jadi di edit, atau boleh jadi kenaikannya tidak terlalu signifikan. Prediksi saya New Home sales turun, kira-kira begini candle-nya:


Kamis, 26 Juni 2025

20.30 WITA – Durable Good Order

Durable Good Order adalah data belanja masyarakat untuk pembelian barang tahan lama seperti furniture, elektronik, mesin dan juga mobil. Sayangnya didalam data Durable dimasukkan data belanja Kementrian Pertahanan sehingga bisa bias terhadap ekonomi.

Walaupun beberapa waktu ini sudah minus, saya prediksi Durable Good Order akn naik, atas alasan Belanja Kementrian Pertahan yang berhubungan dengan Perang Iran dan Israel. Perangnya memang di Iran dan Israel tetapi negara yang menyaksikannya akan terus belanja senjata Amerika demi melindungi negaranya.

Sehingga Durable Good Order akan terlihat positif, tetapi bukan karena belanja masyarakat. Jika Durable Good Order naik maka DXY naik, namun karena ini tidak bersifat secara umum, naiknya DXY adalah semu.

GDP AS

Jika GDP naik maka inflasi naik. Inflasi memang tidak baik tetapi tidak ada pertumbuhan tanpa inflasi. Jika inflasi jelek, Deflasi lebih menghancurkan. Inflasi bulan lalu naik, saya ingin memprediksi bahwa GDP juga akan naik. Tetapi dikarenakan Core Inflasi tidak naik, maka saya prediksi GDP AS akan kembali turun. Sehingga Surat Utang akan naik akibat kekhawatiran deflasi. Jika GDP naik maka DXY naik, jika GDP turun DXY turun.

22.00 WITA – Pending Home Sales

Inilah kesaktian hoteliercrypto, NAHB turun, Housing start turun, Existing Home Sales diprediksi turun, New Home Sales diprediksi turun, tetapi Pending Home Sales akan saya prediksi naik? Why?

Tidak ada data yang sempurna, Harus ada satu atau dua gocekan. Saya hanya inverse. Maka jika Pending Home Sales naik, DXY naik. Pending Home Sales adalah rumah yang sudah dibeli dengan tanda tangan kontraknya namun belum selesai penyelesaian penjualannya, bisa jadi soal DP atau soal yang lain. 

Kira-kira begini candle hari Kamis: 

Jumat, 27 Juni 2025

20.30 – PCE

Personal Consumption Expenditure adalah pengaruh inflasi terhadap pengeluaran pribadi. Kalau CPI itu inflasi pada barang, harga barangnya naik, kalau PPI harga pabriknya yang naik, harga dari produsen, kalau PCE adalah seberapa besar pengeluaran pribadi terpengaruh karena inflasi naik.

Jika masyarakat mengurangi belanjanya maka artinya masyarakat perlu dibantu agar daya belinya naik. Jika masyarakat tetep belanja walau harga barang naik, maka artinya daya belinya bagus. Fed lebih cenderung memakai PCE daripada CPI untuk menggambarkan daya beli masyarakat. Masyarakat hanya dihitung seberapa besar belanjanya, bukan seberapa sulit cari uangnya. 

Jika PCE naik maka DXY naik. Jika PCE turun, DXY turun. Target PCE Fed adalah 2%. Saya prediksi PCE akan turun sehingga DXY turun dan Fed lebih dekat dengan melonggarkan kebijakan moneter.

22.00 WITA – Unmich 1 Year

Univercity of Michigan inflation expectation adalah survey yang dikelurakan universitas untuk 1 tahun kedepan tentang prediksi inflasi. Minggu lalu saya salah prediksi, saya prediksi Unmich naik, tetapi actualnya turun ke 5% dari 6%+. Padahal inflasi CPI naik walau core nya turun.

Sehingga saya pikir Unmich akan kembali turun yang artinya menahan kenaikan DXY.

Ingatlah, semua karangan cerita saya ini hanyalah cocoklogi, adalah salah menjadikan cocoklogi saya sebagai acuan beli dan jual, tulisan ini saya buat semata-mata untuk menghibur diri saya yang sangkut, jika benar maka itu hanyalah sebuah kebetulan, jika salah maka sebenarnya normalnya memang salah.

Tetaplah analisa sendiri dan jangan percaya juga, kebangkrutan terjadi saat kita terlalu yakin benar 1000%. Saya tidak sekolah ekonomi apalagi kerja di Kementrian Keuangan, sehingga sudah pasti ini bukan nasehat keuangan apalagi nasehat pernikahan. Janganlah nebeng nasib dengan terus meneror saya karena saya hanya nemanin bukan nalangin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

6 Altcoin Potensial yang Berpotensi Melampaui Bitcoin

Pasar kripto terus bergolak, dan sementara Bitcoin tetap menjadi raja, mata uang digital alternatif (altcoin) mencuri perhatian dengan potensi keuntungan eksplosif.

Berikut pandangan mendalam tentang beberapa altcoin yang patut diawasi, berdasarkan analisis tren terkini dan fundamental proyek:

1. Ethereum (ETH)

Ethereum bukan sekadar pesaing Bitcoin – ia adalah tulang punggung DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) dan NFT.

  • Pemicu Potensial: Upgrade “Dencun” yang sukses pada Maret 2024 secara signifikan menurunkan biaya transaksi di Layer-2, seperti Arbitrum dan Polygon.
  • Katalis Baru: ETF Ethereum yang sedang menunggu persetujuan SEC bisa memicu aliran dana institusional besar-besaran, mirip dengan ETF Bitcoin.
  • Statistik: Memimpin dengan TVL (Total Value Locked) $53 miliar di DeFi – hampir 60% dari total pasar.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Altcoin Menguat: OKB, Sei, BCH Pimpin Reli Kripto

2. Solana (SOL)

Solana mengguncang pasar dengan kecepatan transaksi ultra-cepat dan biaya mikro.

  • Pemulihan Ajaib: Bangkit dari kejatuhan FTX (SOL sempat anjlok ke $8) ke level $150+ pada 2024.
  • Ekosistem Berkembang: Ledakan meme coin (seperti WIF, BONK) dan proyek DeFi inovatif (contoh: Jito, Kamino) menarik pengguna baru.
  • Keunggulan: Kapasitas 65.000 TPS (transactions per second) vs. Ethereum 15-30 TPS (sebelum Layer-2).
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Cardano (ADA)

Dikenal dengan riset akademis ketat dan fokus pada keberlanjutan.

  • Kemajuan Teknis: Peningkatan “Chang” yang akan datang menuju era tata kelola komunitas penuh (Voltaire).
  • Adopsi Nyata: Kemitraan dengan pemerintah Ethiopia (pendidikan) dan sejumlah proyek DeFi/ NFT yang matang (SundaeSwap, JPG Store).
  • Fakta: 90% suplai ADA sudah di-stake – indikator kepercayaan komunitas yang kuat.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Polkadot (DOT)

Polkadot menjembatani komunikasi antar blockchain berbeda melalui Parachains.

  • Keunikan: Memungkinkan proyek seperti Moonbeam (kompatibel EVM) dan Acala (DeFi) beroperasi secara interoperable.
  • Tren Positif: Aktivitas pengembangan (Dev. Activity) konsisten tinggi – sering menyalip Ethereum.
  • Potensi: Jadi tulang punggung Web3 saat kebutuhan skalabilitas dan konektivitas antar-chain meledak.
Pergerakan harga Polkadot (DOT/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Polkadot (DOT/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

5. Ripple (XRP)

XRP meroket 80%+ setelah kemenangan parsial melawan SEC.

  • Dampak Hukum: Kepastian regulasi menarik kembali bursa besar seperti Coinbase, Kraken dan mitra institusi untuk melisting XRP.
  • Use-Case Kuat: Solusi pembayaran lintas batas bank sentral lebih dari 70 negara mitra via RippleNet.
  • Catalyst: Penyelesaian penuh gugatan SEC bisa jadi katalis utama.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

6. Dark Horse

  • Sei (SEI): Fokus pada perdagangan aset digital, kecepatan tinggi (20.000 TPS), dukungan EVM + Solana VM.
  • Sui (SUI): Teknologi Move language (ex-Facebook Libra), pertumbuhan TVL signifikan ($700 juta+).
  • Avalanche (AVAX): Subnet khusus (contoh: gaming chain) dan kolaborasi besar (contoh: J.P. Morgan).

Baca Juga: Tiga Altcoin yang Bakal Jadi Sasaran Whale

Faktor Pendongkrak Altcoin Season

  • Siklus Halving Bitcoin: Secara historis, pasca-halving diikuti “altseason” saat modal mengalir dari BTC ke altcoin.
  • Kebijakan Moneter AS: Potensi pemotongan suku bunga Fed bisa memicu aliran modal ke aset berisiko tinggi seperti kripto.
  • Inovasi Teknis: Upgrade besar (seperti Ethereum’s “Pectra”) atau terobosan aplikasi (DeFi, RWA, AI on-chain) bisa jadi katalis.

Peringatan Penting untuk Investor

Sementara Bitcoin membuka jalan, altcoin menawarkan peluang unik bagi investor yang memahami risikonya.

Ethereum, Solana, Cardano, Polkadot, dan XRP menonjol dengan fundamental kuat dan katalis spesifik.

Pantau upgrade teknologi, perkembangan regulasi, dan sentimen pasar. Di dunia kripto yang dinamis, informasi dan kehati-hatian adalah senjata terbaik bagi para investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sentimen Kripto Berubah: Tron, Tether, Dogecoin Panas!

Beberapa aset kripto kini mendominasi diskusi di komunitas online seperti Twitter, Reddit, dan Telegram.

Menurut analisis Sentiment, ada tiga nama utama yang menjadi sorotan antara lain sebagai berikut:

1. Tron (TRX)

Tron mencuri perhatian sebagai jaringan utama untuk transaksi Tether (USDT), memperlihatkan pertumbuhan ekosistem yang robust:

  • Struktur token deflasi mendorong minat holder.
  • Biaya gas rendah dan staking via aplikasi TronLink/Tronscan memikat pengguna.
  • Spekulasi listing di NASDAQ dan rencana reverse merger senilai $210 juta menambah ekspektasi institusi.
  • Dengan naiknya aktivitas DeFi, NFT, dan dApps, TRX baru-baru ini menggeser Dogecoin dari peringkat ke-8 berdasarkan kapitalisasi pasar.
Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

2. Tether (USDT)

Sebagai stablecoin utama, USDT terus dipakai secara luas:

  • Dipakai untuk likuiditas tinggi, airdrop, posisi futures, dan listing di bursa besar seperti Binance.
  • perannya krusial dalam menyediakan infrastruktur keuangan di dunia kripto.

3. Dogecoin (DOGE)

Dogecoin kembali baris ramai di diskusi publik:

  • Penyebabnya antara lain pasokan tak terbatas, volatilitas harga, dan profitabilitas penambangan .
  • Spekulasi integrasi DOGE ke platform Elon Musk, X, memicu perdebatan mengenai utilitas dan nilainya.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain itu, Bitcoin (BTC) tetap menjadi titik acuan utama:

  • Dibahas sebagai penyimpan nilai jangka panjang Dan menarik investor saat kekhawatiran inflasi meningkat.

Proyek DeFi & Stablecoin Lainnya:

  • Nexo disorot pengguna karena layanan lending, suku bunga, dan fitur cashback, terutama setelah publikasi regulasi MiCA di Uni Eropa.
  • Polkadot (DOT) muncul dalam diskusi tentang supply tetap, stabilitas harga, dan ketahanan saat pasar melemah.

Baca Juga: Harga Dogecoin Terkoreksi di Tengah Konflik Israel-Iran

Mengapa Ini Terjadi?

  1. Urbanisasi USDT di Tron:
    • Tron menjadi pilihan dominan untuk transaksi stablecoin, yaitu ˜65% dari USDT on-chain mengalir di Tron jaringan, khususnya via Binance ($2–3 miliar per hari).
  2. Bullish Institusional pada TRX:
    • Reverse merger dan spekulasi listing NASDAQ memunculkan minat besar dari investor korporat.
  3. Meme coin Dogecoin masih relevan:
    • Meskipun memanas kembali, menunjukkan ketertarikan komunitas terhadap aset yang bersifat viral.
  4. Kebutuhan likuiditas pasar kripto:
    • USDT terus menjadi tulang punggung bagi aktivitas perdagangan—baik spot, futures, maupun airdrop .

Rekomendasi untuk Pelaku Pasar

Fokus Strategi
TRX Pantau resistance di $0,276 dan support di $0,267; breakout dapat memicu rally lanjutan.
DOGE Diskusi intens lanjutan terkait supply & integrasi ke X; nilainya bisa terbentu oleh kepanitiaan komunitas.
USDT Sebagai stablecoin dominan, USDT tetap menjadi inti arus capital, terutama di ekosistem spot dan derivatif.
Proyek DeFi (Nexo, DOT) Awasi adopsi feature lending, suku bunga, dan ketahanan terhadap regulasi (MiCA).

Baca Juga: Harga Dogecoin Masuki Zona Alarm, Akankah Terjadi Pergerakan Besar?

Perubahan sentimen pasar menjadikan Tron, Tether, dan Dogecoin tengah ramai dibicarakan:

  • Tron memperlihatkan kekuatan lewat dominasi USDT, DeFi, dan rencana institusional.
  • USDT tetap menjadi tulang punggung likuiditas.
  • Dogecoin kembali menghangat diskusi memecoin meskipun sifatnya spekulatif.

Aset lainnya seperti Nexo dan Polkadot menunjukkan bahwa sentimen juga meluas ke sektor lending, DeFi, dan stabilitas teknis menandai ekosistem kripto yang terus matang dan semakin kompleks.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin $100K–$110K: Short Meningkat, Kejutan untuk Bear?

Bitcoin (BTC) terus bergerak dalam kisaran harga antara $100.000 hingga $110.000 selama hampir sebulan terakhir. Sementara pasar terlihat stagnan di permukaan, data terbaru menunjukkan dinamika menarik yang bisa menjadi sinyal bagi pergerakan besar berikutnya.

Menurut laporan Newsbtc, di tengah konsolidasi ini, minat terhadap posisi short meningkat dengan cepat, menciptakan ketegangan baru antara pihak bull dan bear.

Posisi Short Mengejar Long di Tengah Ketegangan Pasar

Setelah mencetak All-Time High (ATH) di $111.814 bulan lalu, BTC mulai bergerak sideways tanpa arah yang jelas. Menurut data dari CryptoQuant yang dianalisis oleh kontributor BorisVest, meski posisi long masih mendominasi tipis, peningkatan minat terhadap posisi short menunjukkan potensi tekanan pasar yang tak boleh diabaikan.

Data dari Binance mengungkap bahwa rasio long terhadap short saat ini relatif seimbang, dengan tingkat pendanaan mendekati netral. Ini mencerminkan suasana pasar yang tidak pasti, di mana baik pembeli maupun penjual saling menunggu sinyal kuat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: 6 Altcoin Potensial yang Berpotensi Melampaui Bitcoin

Namun, yang menarik, penumpukan posisi short sering kali mendahului terjadinya short squeeze, yang berpotensi mendorong harga naik secara tajam. BorisVest mengungkapkan bahwa meningkatnya aktivitas short bisa saja menjadi jebakan bagi para bear, karena pelaku pasar besar mungkin tengah melakukan akumulasi diam-diam untuk menggerakkan harga ke atas secara mengejutkan.

“Keseimbangan ini menandakan bahwa pasar berada di zona yang sangat sensitif, dan pergerakan mengejutkan bisa terjadi sewaktu-waktu,” tulis BorisVest.

Akankah Bitcoin Tembus ke Level Lebih Tinggi?

Meskipun belum ada pergerakan signifikan, sejumlah analis memprediksi bahwa BTC sedang membangun fondasi untuk lonjakan harga selanjutnya. Trader Josh Olszewics, misalnya, memperkirakan bahwa jika likuiditas tetap terjaga, Bitcoin bisa melaju hingga menyentuh $150.000.

Sementara itu, analis Mister Crypto mencatat bahwa BTC menunjukkan pola bullish inverse head & shoulders pada grafik 3 harian – sebuah sinyal teknikal yang biasanya menandakan potensi pembalikan arah ke atas.

Namun, tidak semua indikator menunjukkan optimisme. Rasio NVT (Network Value to Transactions) baru-baru ini menandakan bahwa harga berada di zona yang agak mahal, yang patut diwaspadai oleh investor jangka pendek.

Awas Pergerakan Besar di Depan Mata

Dengan harga BTC saat ini di kisaran $105.940, naik 1,1% dalam 24 jam terakhir, pasar tengah berada di titik krusial. Konsolidasi yang tampak datar ini menyimpan potensi pergerakan eksplosif, baik ke atas maupun ke bawah. Jika tekanan short terus meningkat namun tidak disertai penurunan harga yang signifikan, short squeeze besar bisa terjadi, memicu lonjakan harga mendadak yang bisa mengejutkan para bear.

Bagi investor, ini adalah momen penting untuk tetap waspada terhadap pergerakan pasar dan tidak terlena oleh ketenangan semu. Bitcoin mungkin akan segera memilih arah – dan ketika itu terjadi, pergerakannya bisa sangat tajam dan menentukan tren jangka menengah berikutnya.

Baca juga: Bitcoin Dekati Puncak, Analis Prediksi Kenaikan Lanjut


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Menguat: OKB, Sei, BCH Pimpin Reli Kripto

Di tengah pergerakan datar aset kripto utama, sejumlah altcoin mencatat lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir. OKB (OKB), Sei (SEI), dan Bitcoin Cash (BCH) menjadi tiga peraih keuntungan teratas, masing-masing mencatatkan kenaikan lebih dari 8% dan menembus level resistensi penting.

OKB Tembus $53, Momentum Bullish Semakin Kuat

Dilaporkan Fxstreet, OKB mencatat penguatan signifikan setelah melonjak 8,92% pada Kamis dan melanjutkan tren positif dengan tambahan kenaikan 3% pada Jumat pagi. Token ini berhasil merebut kembali level psikologis $50 dan mencetak penutupan bulanan tertinggi di atas $53.

Grafik harga harian OKB/USDT.
Grafik harga harian OKB/USDT.

Indikator teknikal mendukung tren naik, dengan MACD mencetak persilangan bullish dan histogram hijau terus tumbuh. RSI mendekati zona jenuh beli di angka 60, menandakan tekanan beli yang tinggi. Jika momentum berlanjut, OKB berpotensi menguji level resistensi $56 dan $58. Namun, kegagalan mempertahankan posisi di atas $53 dapat mendorong koreksi menuju $50 atau bahkan $46.

Baca juga: Harga SEI Jatuh ke $0,18, Apakah Rebound Akan Terjadi?

SEI Keluar dari Saluran Turun, Target Berikutnya $0,23

SEI mencetak candle hijau ketiga berturut-turut dan berhasil keluar dari pola saluran turun yang telah membatasi pergerakannya sejak pertengahan Mei. Harga SEI naik lebih dari 2% dan mendekati level $0,20.

Breakout ini membuka potensi penguatan menuju $0,2334, puncak sebelumnya pada 23 Mei. Sinyal teknikal juga positif, dengan MACD menunjukkan persilangan bullish dan RSI naik ke atas level tengah di 52. Sebaliknya, penutupan negatif dapat memperpanjang tekanan ke bawah menuju $0,1582.

Grafik harga harian SEI/USDT.
Grafik harga harian SEI/USDT.

Bitcoin Cash Dekati $500, Tembus Level Kritis Fibonacci

Bitcoin Cash menunjukkan performa impresif dengan lonjakan 8% sejak Kamis, kini diperdagangkan di sekitar $496. BCH telah menembus level Fibonacci 61,8% di $490, yang ditarik dari puncak 52 minggu $640 hingga titik terendah tahunan $249.

Jika berhasil mencetak penutupan harian di atas $500, BCH berpotensi melanjutkan reli menuju $556, area Fibonacci 78,6%. Indikator MACD dan RSI menunjukkan momentum bullish kuat, meski RSI yang mendekati angka 70 menandakan potensi kondisi overbought yang dapat memicu koreksi mendadak. Jika gagal bertahan di atas $490, BCH bisa terkoreksi menuju $444.

Grafik harga harian BCH/USDT.
Grafik harga harian BCH/USDT.

Altcoin Jadi Sorotan di Tengah Stagnasi Pasar Kripto

Sementara Bitcoin dan Ethereum cenderung bergerak sideways di level support penting, performa altcoin seperti OKB, SEI, dan BCH menunjukkan rotasi modal ke aset berisiko tinggi di tengah volatilitas pasar yang meningkat. Pelaku pasar kini mencermati apakah tren ini berlanjut atau sekadar reli sementara.

Baca juga: Harga SEI Menguji Batas Bawah, Siap untuk Pemulihan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 20 Juni 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Jumat, 20 Juni 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

📌 Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto : 

  1. RUU Bitcoin Reserve Arizona Disetujui Senat
    • Sentimen: Bullish. Arizona membuka jalan bagi adopsi BTC di sektor pemerintahan dengan menciptakan cadangan aset digital dari sitaan kriminal.
  2. BlackRock Kini Miliki 3% dari Total Bitcoin Global
    • Sentimen: Bullish. Akumulasi ini memperkuat dominasi institusi di pasar ETF Bitcoin dan menambah tekanan beli jangka panjang.
  3. CardoneCapital Tambah 150 BTC untuk Neraca Juni
    • Sentimen: Bullish. Menambah bukti tren institusionalisasi akumulasi Bitcoin.
  4. Bandara Internasional El Salvador Tambah Kios Penukaran Bitcoin
    • Sentimen: Bullish. Menunjukkan adopsi nyata BTC sebagai alat pembayaran di sektor pariwisata.
  5. MEXC Laporkan Lonjakan Penipuan 200% di Q1 2025
    • Sentimen: Negatif. Ancaman reputasi dan keamanan bagi pengguna bursa, khususnya di India dan Indonesia.
  6. Trump Kritik Jerome Powell karena Tidak Segera Pangkas Suku Bunga
    • Sentimen: Mixed. Potensi tekanan politik pada Fed bisa mempercepat kebijakan dovish, mendukung aset risiko seperti BTC.
  7. 16 Miliar Password Bocor, Termasuk Apple dan Google
    • Sentimen: Negatif. Meningkatkan kekhawatiran soal keamanan data global, dampaknya bisa menyentuh sentimen aset digital.
  8. Lebih dari 100 Perusahaan Kini Pegang Total 830.000 BTC
    • Sentimen: Bullish. Bukti kuat akumulasi institusi, memperkuat narasi BTC sebagai cadangan strategis.
  9. Pi Network Hadapi Masalah KYC dan Migrasi Mainnet
    • Sentimen: Negatif. Masalah teknis memperlemah kepercayaan terhadap proyek ini di tengah ekspektasi mainnet.
  10. Coinbase Rilis Coinbase Payments untuk Transaksi USDC 24/7
    • Sentimen: Bullish. Memperkuat ekosistem stablecoin dan integrasi Web3 di platform pembayaran digital.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

STX/USDT (🔼 4.52%)

  • Entry: $0.620
  • Stop Loss: $0.605
  • Take Profit: $0.647

STX/USDT menunjukkan sinyal bullish minor setelah berhasil menembus zona konsolidasi dan kini menguji area resistance sebelumnya yang menjadi support baru di $0.620. Jika harga mampu bertahan dan membentuk struktur higher low, maka terbuka peluang menuju resistance berikutnya di $0.647 dengan estimasi potensi kenaikan sekitar +4.52%.

Volume menunjukkan sedikit peningkatan dan RSI 4H berada di 51.91, menandakan dorongan mulai netral ke arah atas, tapi masih membutuhkan konfirmasi lanjutan. Jika candle berhasil ditutup di atas $0.627 disertai volume yang meningkat, maka validasi tren naik jangka pendek dapat diperkuat.


PENDLE/USDT (🔼 6.69%)

  • Entry: $3.856
  • Stop Loss: $3.740
  • Take Profit: $4.114

PENDLE/USDT menunjukkan breakout dari pola falling wedge setelah menembus trendline menurun (garis merah), mengindikasikan sinyal bullish reversal dari fase koreksi sebelumnya. Harga berhasil kembali ke atas area support $3.856 dan sedang menuju resistance berikutnya di $4.114, dengan potensi kenaikan sekitar +6.69%.

Volume mulai meningkat seiring breakout, memperkuat validitas pergerakan harga. RSI 4H berada di 54.51, masih dalam zona netral namun mulai mengarah naik, mengindikasikan peluang berlanjutnya momentum bullish.


MOVE/USDT (🔼 8.13%)

  • Entry: $0.1288
  • Stop Loss: $0.1254
  • Take Profit: $0.1394

MOVE/USDT menunjukkan sinyal bullish reversal setelah berhasil breakout dari pola falling wedge dan menembus trendline menurun (garis merah). Harga saat ini bergerak naik dari area support kuat di $0.1254 dan menargetkan resistance minor di $0.1394 dengan potensi kenaikan sekitar +8.13%.

Volume mulai meningkat saat breakout terjadi, memperkuat validitas sinyal teknikal. RSI 4H saat ini berada di 40.66, menunjukkan momentum mulai pulih dari zona oversold, memberi indikasi adanya akumulasi awal oleh buyer.

Baca juga: Tren Bitcoin 16-20 Juni 2025: FOMO TIMEEEEEE by Hoteliercrypto

Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyal kripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 20 Juni 2025: Volatilitas BTC Diprediksi Meningkat

Pasar kripto hari ini, Kamis (20/6) diramaikan oleh potensi volatilitas Bitcoin (BTC) meningkat seiring minimnya katalis karena libur AS dan stagnasi kebijakan The Fed, sementara pasar waspadai batas waktu perang dagang.

Dominasi BTC yang naik 64% menekan altcoin, memperpanjang “altcoin winter” dan menyebar modal ke 17 juta proyek kecil. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Analis Perkirakan Volatilitas Baru Harga Bitcoin

  • BTC kurang katalis volatilitas karena libur AS dan The Fed yang stagnan.
  • Batas waktu perang dagang AS menjadi fokus bagi aset berisiko.
  • Harga BTC diperkirakan akan keluar dari kisaran sempitnya bulan ini.

Altcoin Winter Mungkin Akan Berlangsung Lebih Lama

  • Tekanan jual altcoin tinggi; kepercayaan investor rendah.
  • Dominasi Bitcoin naik jadi 64% karena geopolitik, menunda “altcoin season”.
  • Lebih dari 17 juta altcoin menyebar modal, menghambat pertumbuhan proyek kecil.

Main Game TAP-TAP Bisa Dapat Hadiah Rp40 JUTA?!

  • Mainkan game Ketupat Blast & Earn yang baru sekarang.
  • Raih kesempatan menangkan total hadiah Rp40 juta.
  • Cek cara main dan ketentuannya di sini bit.ly/KetupatBlastEarn

Pemulihan Harga Solana Terancam Aktivitas Meme Coin yang Lesu

  • Lesunya meme coin di blockchain Solana bahayakan pemulihan harganya.
  • Market cap meme coin di bawah $10 miliar, meski banyak koin naik pesat.
  • Aktivitas DeFi Solana menurun; TVL turun menjadi $8,34 miliar.

FET Pimpin Token AI Setelah Pembelian Kembali $50 juta

  • FET naik 7% setelah Fetch.ai umumkan pembelian kembali $50 juta.
  • Pembelian kembali sejalan dengan adopsi platform ASI dan agen AI.
  • Pembelian didukung institusi, kuatkan posisi FET sebagai token AI terkemuka.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 18 Juni 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 18 Juni 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

SEI/USDT (🔼 7.55%)

  • Entry: $0.1671
  • Stop Loss: $0.1610
  • Take Profit: $0.1797

UNI/USDT (🔼 7.01%)

  • Entry: $7.346
  • Stop Loss: $7.102
  • Take Profit: $7.861

RUNE/USDT (🔼 4.93%)

  • Entry: $1.458
  • Stop Loss: $1.419
  • Take Profit: $1.530

Baca juga: Tren Bitcoin 16-20 Juni 2025: FOMO TIMEEEEEE by Hoteliercrypto

Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyal kripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Thailand dan Vietnam Berlomba Jadi Pusat Aset Kripto, Indonesia?

Thailand mengambil langkah strategis untuk mengokohkan posisinya sebagai pusat aset digital di Asia Tenggara dengan menawarkan insentif pajak kepada investor lokal. Kebijakan ini diumumkan pada 17 Juni 2025, sebagai bagian dari upaya pemerintah Thailand mempromosikan negara tersebut sebagai Pusat Aset Digital Global.

Dilaporkan Crypto Potato, Wakil Menteri Keuangan Thailand, Julapun Amornvivat, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan investasi, mendorong aktivitas ekonomi, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang. “Penyesuaian pajak ini akan meningkatkan pertumbuhan pasar aset digital Thailand, bisnis terkait, dan penggalangan dana berbasis token,” ungkapnya.

Insentif Pajak di Thailand

Salah satu insentif utama adalah pembebasan pajak penghasilan pribadi atas keuntungan dari penjualan aset digital. Kebijakan ini akan berlaku mulai Januari 2025 hingga Desember 2029, menggantikan aturan sebelumnya yang mengenakan pajak capital gain sebesar 15% dari penjualan aset kripto. Bursa terkemuka di Thailand, Bitkub, menyambut baik keputusan kabinet ini.

Pemerintah Thailand juga tengah mempersiapkan implementasi Crypto-Asset Reporting Framework (CARF) untuk mendukung pertukaran informasi secara global dan meningkatkan transparansi transaksi aset digital.

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Negara-Negara dengan Pajak Kripto Tertinggi

Langkah ini terjadi di tengah semakin banyaknya bursa kripto internasional yang masuk ke pasar Thailand, termasuk Binance, KuCoin, dan Upbit. Namun demikian, aturan KYC (Know Your Customer) yang ketat membuat investor asing yang tinggal di Thailand belum dapat membuka akun di bursa lokal.

Inovasi lain yang diluncurkan Thailand adalah rencana penerbitan obligasi pemerintah berbasis token, atau G-token, yang akan diluncurkan pada Juli 2025 dengan target dana sebesar $150 juta. Ini menjadi upaya pemerintah dalam menutup defisit anggaran melalui mekanisme digital.

Di sisi lain, regulasi ketat juga tetap diberlakukan. Pada Mei lalu, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand memblokir beberapa bursa seperti Bybit, OKX, dan CoinEx karena alasan beroperasi tanpa izin dan dugaan pencucian uang. Sebelumnya, pada akhir 2024, Thailand sempat mengusulkan pilot project untuk memungkinkan wisatawan membelanjakan Bitcoin di Phuket, meski hingga kini belum terealisasi. Bank sentral Thailand sendiri telah melarang penggunaan aset digital sebagai alat pembayaran sejak 2022.

Vietnam Legalkan Kripto

Sementara itu, Vietnam juga menunjukkan ambisi serupa. Pada 14 Juni 2025, Majelis Nasional Vietnam mengesahkan Undang-Undang Industri Teknologi Digital yang akan mulai berlaku pada Januari 2026. Undang-undang ini mengatur aset kripto dalam dua kategori berbeda, dengan pendekatan berbasis teknologi enkripsi untuk penerbitan, penyimpanan, dan transfer.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah penting dalam membangun kerangka hukum bagi inovasi digital yang lebih luas di Vietnam, sekaligus menunjukkan tekad negara tersebut untuk bersaing di tengah bangkitnya ekonomi digital Asia Tenggara.

Dengan langkah agresif dari kedua negara ini, persaingan untuk menjadi pusat aset digital regional pun semakin menguat. Indonesia pun dihadapkan pada tantangan dan peluang besar untuk mempercepat langkah serupa agar tidak tertinggal dalam kompetisi kawasan ini.

Bagaimana dengan Indonesia?

Baca juga: Tokocrypto Raih Penghargaan Penyetor Pajak Kripto Terbesar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Terjebak Aksi Sideways, Upaya Rebound Tertahan Resistensi

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pergerakan sideways setelah gagal mempertahankan posisi di atas zona $106.000. Saat ini, BTC diperdagangkan di bawah level penting $105.500, dengan tekanan bearish yang masih mendominasi pasar jangka pendek.

Menurut laporan Newsbtc, Bitcoin memulai penurunan bertahap dari level tertinggi $108.924 dan menembus beberapa level support penting, termasuk $107.000, $106.000, hingga akhirnya menyentuh titik terendah di $103.400. Meskipun sempat terjadi pemulihan kecil ke atas level Fibonacci retracement 23,6% dari penurunan tersebut, BTC belum mampu menembus resistensi utama di $105.500.

Tekanan jual makin terlihat dengan terbentuknya garis tren bearish pada grafik per jam BTC/USD, dengan resistensi kuat di sekitar $105.200. Saat ini, harga juga masih berada di bawah rata-rata pergerakan 100 jam, yang semakin memperkuat dominasi sentimen negatif.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 19 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 19 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bitcoin Dekati Level Resistance MVRV Penting: Puncak Siklus atau Breakout?

Level Kritis yang Perlu Diperhatikan

  • Resistensi utama: $105.500 dan $106.150
    Penembusan di atas level ini bisa membuka jalan menuju $108.800, bahkan hingga $110.000 jika momentum berlanjut.
  • Support kuat: $104.200 dan $103.500
    Jika support ini jebol, harga bisa turun ke $102.650 atau bahkan ke zona psikologis $100.000.

Indikator teknikal saat ini juga menunjukkan sinyal mixed. MACD per jam berada dalam zona negatif namun mulai kehilangan kekuatan bearish. Sementara itu, RSI berada di sekitar angka 50, menunjukkan ketidakpastian arah dalam waktu dekat.

Secara keseluruhan, Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi, dan pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada apakah harga mampu menembus resistensi $105.500–$106.150 atau justru kembali tergelincir ke bawah zona support kritis $103.500. Para trader disarankan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan breakout ataupun breakdown dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: AS Intervensi Konflik Israel-Iran, Bitcoin Turun di Bawah $105.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com