Tag Archives: featured

Harga Minyak Meledak 60%, Bitcoin Ikut Tertekan?

Ketegangan geopolitik di Selat Hormuz mendorong lonjakan harga minyak global sejak awal 2026. Kenaikan tersebut kini memicu kekhawatiran baru terhadap dampaknya pada inflasi dan pasar keuangan, termasuk aset kripto seperti Bitcoin.

Sejak awal tahun, harga minyak tercatat naik lebih dari 60%. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya risiko gangguan distribusi energi di kawasan Timur Tengah.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan energi dunia. Sekitar 20% ekspor minyak global dan hampir 35% minyak yang diangkut melalui jalur laut melewati wilayah tersebut.

Gangguan Distribusi Energi Dorong Harga Minyak

Dilaporkan Crypto Quant, setiap potensi gangguan pada jalur ini dapat langsung memicu lonjakan harga minyak di pasar global.

Ketika risiko penutupan atau hambatan distribusi meningkat, pasar biasanya merespons dengan kenaikan harga sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kekurangan pasokan.

Lonjakan harga energi ini juga berpotensi mendorong inflasi global karena biaya transportasi dan logistik ikut meningkat.

Dalam kondisi seperti ini, pasar keuangan cenderung menjadi lebih sensitif terhadap berbagai guncangan ekonomi.

Dampak ke Pasar Kripto

Aset kripto seperti Bitcoin sering kali dianggap sebagai aset berisiko tinggi. Dalam periode ketidakpastian geopolitik atau lonjakan harga energi, investor biasanya cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Secara historis, periode ketika harga minyak menguat sering bertepatan dengan fase akhir siklus pasar Bitcoin.

Ketegangan geopolitik juga dapat memicu sikap lebih berhati-hati di kalangan investor global, yang berdampak pada penurunan minat terhadap aset spekulatif.

Kondisi tersebut berpotensi menekan pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Menurut Tim Research Tokocrypto, bagi Bitcoin, lonjakan minyak akibat shock geopolitik biasanya bukan lingkungan yang ideal karena pasar cenderung masuk mode risk-off saat harga energi dan ketidakpastian makro naik bersamaan.

“Jika tensi Hormuz terus memanas, BTC bisa menghadapi tekanan tambahan karena investor lebih berhati-hati terhadap aset volatil dan spekulatif di tengah ancaman inflasi serta perlambatan sentimen risiko global,” jelasnya.

Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 9 Maret 2026: Awal Pekan Disambut Koreksi

Pergerakan Harga Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$67.500 hingga US$68.000.

Data pasar menunjukkan harga BTC berada di sekitar US$67.537 per koin dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$1,35 triliun. Volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar US$37 miliar.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin mengalami kenaikan tipis sekitar 1%. Namun secara bulanan harga masih turun sekitar 3%, sementara dalam dua hingga tiga bulan terakhir penurunannya mencapai lebih dari 24%.

Bitcoin juga sempat bergerak di kisaran terendah US$65.639 dan tertinggi US$68.177 dalam 24 jam terakhir.

Risiko Geopolitik Masih Jadi Faktor Penting

Para analis menilai perkembangan situasi di Timur Tengah akan menjadi faktor penting bagi arah pasar ke depan.

Jika ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat dan harga minyak tetap tinggi, tekanan terhadap pasar keuangan global berpotensi bertahan lebih lama.

Dalam kondisi tersebut, investor global kemungkinan akan tetap berhati-hati terhadap aset yang memiliki volatilitas tinggi, termasuk Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Baca juga: Riset Kripto 2-6 Mar 2026: Bitcoin Bullish di Tengah Ketegangan Geopolitik


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Transfer USDC Meledak, Volume Stablecoin Tembus Rekor $1,8 Triliun

Aktivitas transaksi stablecoin mencatat rekor baru pada Februari 2026 setelah volume transfer bulanan mencapai sekitar US$1,8 triliun. Menariknya, stablecoin USDC justru mendominasi sebagian besar aktivitas tersebut dan melampaui Tether (USDT) dalam volume transaksi.

Data dari platform analitik Allium menunjukkan bahwa sekitar 70% dari total volume transaksi stablecoin pada Februari berasal dari USDC. Angka ini menjadikan USDC sebagai stablecoin dengan aktivitas transfer terbesar selama periode tersebut.

USDC Salip USDT dalam Volume Transaksi

Dilaporkan Cointelegraph, volume transaksi USDC tercatat mencapai sekitar US$1,26 triliun sepanjang Februari. Angka ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan volume transaksi USDT yang berada di sekitar US$514 miliar.

Perkembangan ini dinilai cukup mengejutkan oleh sebagian analis karena kapitalisasi pasar USDC masih jauh lebih kecil dibandingkan USDT.

Saat ini USDC memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$77,4 miliar, sedangkan USDT mencapai sekitar US$184 miliar.

Meski demikian, pendiri Moonrock Capital Simon Dedic mengatakan bahwa dalam beberapa bulan terakhir USDC secara konsisten melampaui USDT dalam hal volume transfer.

Menurut Tim Research Tokocrypto, implikasi besarnya adalah stablecoin semakin berfungsi sebagai infrastruktur settlement inti, bukan sekadar tempat parkir dana di exchange.

“Bagi pasar, kenaikan volume transfer ini mendukung pandangan bahwa pembayaran, trading, dan perpindahan modal onchain semakin terkonsolidasi di aset berbasis dolar sebagai lapisan likuiditas utama crypto,” analisanya.

Baca juga: Stablecoin Tanpa Bunga Jadi Standar? OCC Buka Babak Baru Regulasi

Pasokan USDC Tumbuh Cepat

Selain volume transaksi yang meningkat, pasokan USDC juga tercatat tumbuh lebih cepat dibandingkan USDT dalam beberapa pekan terakhir.

Perusahaan analitik blockchain Arkham melaporkan bahwa lebih dari US$3 miliar USDC telah dicetak sejak awal Maret. Sementara itu, pasokan USDT relatif tidak mengalami perubahan signifikan dalam periode yang sama.

Kinerja ini sejalan dengan laporan keuangan Circle Internet Group, penerbit USDC, yang mencatat hasil kuat pada kuartal keempat 2025 berkat pertumbuhan bisnis pembayaran dan peningkatan penggunaan USDC.

Likuiditas Stablecoin Dorong Daya Beli Pasar

Meningkatnya aktivitas stablecoin juga menjadi sinyal penting bagi pasar kripto secara keseluruhan.

Indikator Stablecoin Supply Ratio (SSR), yang membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin dengan kapitalisasi pasar stablecoin, menunjukkan tren pemulihan setelah sempat turun tajam pada Februari.

Menurut analis CryptoQuant Sunny Mom, perbaikan SSR menunjukkan bahwa daya beli mulai kembali ke pasar.

Pasokan stablecoin di bursa kripto juga meningkat. Data CryptoQuant menunjukkan jumlah stablecoin di exchange mencapai sekitar US$66,5 miliar, level tertinggi dalam tiga minggu terakhir.

Arus Masuk Stablecoin ke Bursa Meningkat

Lonjakan likuiditas juga terlihat dari arus masuk stablecoin ke bursa kripto.

Pada 5 Maret, total stablecoin yang dipindahkan ke exchange mencapai sekitar US$5,14 miliar, meningkat signifikan dibandingkan sekitar US$1,14 miliar pada 1 Maret.

Dalam siklus pasar sebelumnya, meningkatnya pasokan stablecoin di bursa sering menjadi indikator meningkatnya daya beli investor terhadap aset kripto.

Jika tren ini berlanjut, likuiditas yang kembali ke pasar dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung pemulihan harga aset kripto, termasuk Bitcoin.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 9 Maret 2026: Awal Pekan Disambut Koreksi

Pasar kripto hari ini, Senin (9/3) memulai pekan dengan tekanan signifikan setelah Bitcoin turun hingga ke kisaran $66.000. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak melonjak hingga $111 per barel. Selain itu, pergantian kepemimpinan tertinggi di Iran serta kekhawatiran terkait suku bunga global memicu rotasi aset dari kripto ke instrumen lain yang dianggap lebih aman.

Di tengah kondisi pasar yang melemah, sejumlah altcoin justru mencatat kenaikan tajam. DEGO memimpin dengan lonjakan 64% hingga mencapai $0,618, diikuti COS yang naik 53% ke $0,001281 dan MBOX yang menguat 32% ke level $0,021. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Altcoin Potensial di Tengah Tekanan Pasar Awal Pekan

  • DEGO naik tajam 64% hingga mencapai level $0,618.
  • COS melesat 53% dan kini menyentuh angka $0,001281.
  • MBOX menguat 32% ke posisi harga saat ini $0,021.

Penyebab Kripto Merah: Bitcoin Anjlok ke $66.000

  • Minyak tembus $111 per barel akibat konflik Iran.
  • Mojtaba Khamenei jadi Pemimpin Tertinggi Iran; IRGC patuh.
  • Bitcoin turun di bawah $66.000 dipicu isu suku bunga & rotasi aset.

Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*

Potensi SHIB, PEPE, & DOGE: Cek Support & Likuidasi

  • SHIB pantau pola double-bottom untuk arah harga.
  • Derivatif PEPE $457 Juta; Trader cenderung waspada.
  • DOGE tertahan $0,091; Leverage picu volatilitas.

XRP Turun 64% dari ATH: Saatnya Beli?

  • XRP diskon 64% dari rekor tertinggi; potensi akumulasi.
  • Momentum lemah & arus modal keluar picu sentimen bearish.
  • Support kunci $1,33; jika jebol, target ke $1,25.

Baca juga: Riset Kripto 2-6 Mar 2026: Bitcoin Bullish di Tengah Ketegangan Geopolitik


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Tokenisasi Emas dan Properti Disiapkan OJK, Jalan Baru Kripto Syariah?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengembangan tokenisasi aset riil seperti emas, properti, dan surat berharga sebagai langkah untuk mendukung penerapan prinsip syariah dalam ekosistem aset kripto di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengatakan langkah tersebut dilakukan sambil menunggu pembaruan fatwa terkait investasi kripto dari otoritas keagamaan.

“Kita harus menghadirkan kecukupan suplainya dulu. Aset-aset nasional yang underlying-nya memenuhi prinsip syariah ini harus kita lakukan,” kata Hasan dalam keterangan di Jakarta, Selasa, seperti dilaporkan Antara.

OJK Dorong Tokenisasi Aset Riil

OJK menyebut sejumlah model bisnis berbasis aset riil telah lolos uji coba dalam regulatory sandbox. Beberapa di antaranya meliputi tokenisasi komoditas seperti emas, kepemilikan properti, serta instrumen berbasis surat berharga.

Menurut Hasan, keberadaan aset nyata sebagai underlying menjadi salah satu syarat penting dalam memenuhi prinsip syariah.

“Dengan underlying yang ada aset nyatanya, ini kan memenuhi salah satu prinsip syariah utama,” ujarnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi pengembangan produk aset digital yang lebih selaras dengan prinsip ekonomi Islam.

Menurut Tim Research Tokocrypto, langkah OJK ini sangat strategis mengingat potensi pasar keuangan syariah yang sangat besar di Indonesia.

“Tokenisasi RWA dengan status kepatuhan syariah yang jelas akan menarik gelombang modal baru dari sektor perbankan dan asuransi syariah ke ekosistem aset digital,” jelasnya.

Fatwa Kripto Masih Dikaji

Ilustrasi aset kripto bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Transaksi Kripto RI Turun ke Rp29 Triliun, OJK Ungkap Penyebabnya

OJK juga menyambut baik inisiatif organisasi Islam yang tengah mengkaji kemungkinan pembaruan fatwa terkait investasi kripto.

Pembahasan tersebut telah dijadwalkan dalam Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS). Diskusi akan mencakup aspek investasi hingga aktivitas dalam industri kripto nasional.

Selain itu, OJK bersama Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) telah mengirimkan surat kepada Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) untuk membuka ruang dialog resmi.

Proses ini akan diawali dengan penyamaan persepsi dan penguatan kapasitas sebelum masuk ke pembahasan substantif hingga kemungkinan pembaruan fatwa.

Regulasi Aset Digital Diperkuat

Sejalan dengan proses tersebut, OJK juga menyiapkan sejumlah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) baru yang akan mengatur tata kelola, manajemen risiko, serta penawaran aset yang ditokenisasi di sektor aset keuangan digital.

Hasan menjelaskan bahwa meskipun regulasi tersebut tidak secara khusus membahas aspek syariah, karakteristik tokenisasi berbasis aset riil dinilai memiliki keselarasan dengan prinsip keadilan ekonomi Islam.

Selain itu, mekanisme perdagangan aset kripto yang dilakukan melalui bursa berizin juga dinilai memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam ekosistem perdagangan.

Peluang Daftar Token Syariah

Meski demikian, Hasan menegaskan bahwa tidak semua aset kripto akan otomatis dikategorikan sebagai syariah. Penilaian akan dilakukan secara periodik, serupa dengan mekanisme penilaian saham syariah.

Saat ini OJK memiliki kebijakan daftar aset keuangan digital (DAKD) yang ditetapkan melalui bursa kripto berizin di dalam ekosistem resmi nasional.

Ke depan, OJK membuka kemungkinan adanya daftar token syariah jika diperlukan, sebagaimana praktik penetapan DAKD yang telah berjalan saat ini.

“Kita optimis. Praktiknya sudah ada di negara lain yang menyatakan pemenuhan kesyariahan dari jenis aset kripto tertentu,” kata Hasan.

Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bullish di Tengah Ketegangan Geopolitik

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Trump mengakhiri semua perdagangan dengan Spanyol karena menolak mengizinkan militer AS menggunakan pangkalannya untuk menyerang Iran.
    • Presiden China Xi Jinping secara resmi mendesak Iran, Israel, dan Amerika Serikat untuk segera menghentikan seluruh operasi militer guna mencegah eskalasi perang regional yang lebih luas.
    • Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kekhawatirannya bahwa cadangan minyak Jepang hanya cukup untuk 254 hari di tengah penutupan Selat Hormuz.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di kisaran 5% pasca-pandemi, stabilitas yang sulit ditemukan di negara tetangga.
    • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia, menyatakan cadangan BBM nasional hanya aman untuk 20 hari ke depan karena konflik AS-Israel vs Iran memanas. 
    • Fitch Ratings menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif karena ketidakpastian kebijakan dan kekhawatiran atas inkonsistensi serta kredibilitas kebijakan Indonesia.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume naik ke angka $2.45 Triliun (+4.69%), CoinMarketCap 100 Index menguat ke level $140.89 (+4.73%). Fear & Greed naik ke angka 29, menandakan pasar akhirnya berhasil melepaskan diri dari cengkeraman ‘Extreme Fear’ dan masuk ke zona ‘Fear’ (Ketakutan) yang lebih rasional.
    • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index tertahan di skor 32/100. Angka ini menegaskan bahwa Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Di tengah pemulihan harga ini, likuiditas pasar masih terpusat pada aset-aset berkapitalisasi besar (Big Cap) dan belum terlihat adanya keberanian spekulatif untuk melakukan rotasi modal secara masif ke aset altcoin.
    • Sektor Binance Buildkey TGE (+72.36%) dan Mantra Ecosystem (+68.27%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke narasi ekosistem bursa dan aset dunia nyata (RWA). Token SUT mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+111%), disusul oleh lonjakan pada RIVER (+89.56%) dan VVV (+74.45%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin pada timeframe daily berhasil breakout dari 70K
    • WhiteBIT Coin (WBT) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~38,2%).
    • Coin Days DestroyedOld Whales tetap menahan aset di tengah isu geopolitik.

📌 Kesimpulan: Fokus pada sektor Binance Buildkey TGE dan Mantra Ecosystem yang terbukti menjadi narasi paling profit di tengah pemulihan pasar. Sangat krusial untuk menghindari aset yang akan menghadapi token unlock seperti WhiteBIT Coin (WBT) (~38.2%), karena risiko harga anjlok akibat inflasi token sangatlah nyata. Sebaliknya, manfaatkan momentum ini untuk menyicil (DCA) proyek infrastruktur solid dengan token unlock rendah seperti Aptos (APT). Mengingat psikologi investor baru saja beranjak ke zona ‘Fear’ (29) dan dominasi Bitcoin Season (32) masih sangat kuat, strategi terbaik adalah bermain aman.

Kurangi porsi pada aset berisiko tinggi, realisasikan keuntungan jangka pendek (scalping), dan jaga ketersediaan uang tunai (cash), karena di tengah fase transisi ini, melindungi modal adalah prioritas utama.

Makroekonomi Global

Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
  • Presiden China Xi Jinping secara resmi mendesak Iran, Israel, dan Amerika Serikat untuk segera menghentikan seluruh operasi militer guna mencegah eskalasi perang regional yang lebih luas.
  • Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kekhawatirannya bahwa cadangan minyak Jepang hanya cukup untuk 254 hari di tengah penutupan Selat Hormuz.
  • Harga bensin rata-rata di AS naik ke $3 per gallon untuk pertama kalinya sejak November 2025. Kenaikan ini terjadi di tengah ketidakstabilan energi global.
  • Trump mengakhiri semua perdagangan dengan Spanyol karena menolak mengizinkan militer AS menggunakan pangkalannya untuk menyerang Iran.
  • Presiden Rusia, Putin, menyatakan mungkin sudah saatnya untuk menghentikan pasokan gas ke pasar Eropa karena ketidakstabilan energi global.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi aset kripto dan bendera Indonesia.
Ilustrasi aset kripto dan bendera Indonesia.
  • Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di kisaran 5% pasca-pandemi, stabilitas yang sulit ditemukan di negara tetangga.
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia, menyatakan cadangan BBM nasional hanya aman untuk 20 hari ke depan karena konflik AS-Israel vs Iran memanas. 
  • Indonesia dan AS menyepakati kesepakatan dagang dengan memberikan tarif 0% untuk 1.819 tarif produk pertanian dan industri dalam negeri, seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik, komponen pesawat, tekstil, dan apparel.
  • Nilai transaksi kripto di Indonesia pada Januari 2026 mencapai Rp 29,24 triliun, turun dari Rp 32,68 triliun pada Desember 2025. Penurunan month-to-month sebesar 10,53% terjadi seiring dengan memanasnya isu geopolitik.
  • Fitch Ratings menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif karena ketidakpastian kebijakan dan kekhawatiran atas inkonsistensi serta kredibilitas kebijakan Indonesia.

Kalender Makroekonomi

Mar 04, 2026 U.S. ADP Nonfarm Employment Change U.S. ADP Nonfarm Employment Change
Actual: 63.00K
Forecast: 50.00K
Previous: 11.00K→ Tenaga kerja swasta AS (ADP) tumbuh 63.000, melampaui prediksi (50.000).

Data yang “lebih baik” ini menjadi sentimen Bearish jangka pendek bagi kripto; kekuatan ekonomi AS ini mengurangi urgensi The Fed untuk segera memangkas suku bunga, sehingga Dolar AS (DXY) berpotensi menguat dan menekan harga aset berisiko.

Mar 05, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: – (Akan dirilis nanti malam)
Forecast: 215.00K
Previous: 212.00K→ Pasar memprediksi klaim pengangguran naik tipis ke 215.000.

Jika data Actual nanti malam dirilis lebih tinggi (misal >220K), ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto; sinyal melemahnya pasar tenaga kerja akan menekan The Fed untuk segera memangkas bunga.

Sebaliknya, angka di bawah 215K (Bearish) berarti ekonomi AS masih terlalu kuat untuk pelonggaran moneter.

Mar 06, 2026 (Feb) U.S. Nonfarm Payrolls U.S. Nonfarm Payrolls
Actual: – (Akan dirilis 6 Mar 2026)
Forecast: 58.00K
Previous: 130.00K→ Pasar memprediksi penambahan tenaga kerja (NFP) anjlok drastis ke 58.000 (dari 130.000).

Jika data Actual nanti dirilis sesuai atau lebih rendah (<58K), ini menjadi sentimen Bullish kuat bagi kripto; sinyal ekonomi AS yang “sekarat” akan memaksa The Fed memangkas suku bunga.

Sebaliknya, angka kejutan di atas 100K (Bearish) akan memupus harapan pelonggaran moneter dan menguatkan Dolar AS.

Mar 06, 2026 (Feb) U.S. Unemployment Rate U.S. Unemployment Rate
Actual: – (Akan dirilis 6 Mar 2026)
Forecast: 4.3%Previous: 4.3%→ Pasar memprediksi tingkat pengangguran AS bertahan di 4.3%.

Jika data Actual nanti dirilis lebih tinggi (misal 4.4% atau 4.5%), ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto; sinyal melemahnya ekonomi akan memaksa The Fed segera memangkas suku bunga.

Sebaliknya, angka di bawah 4.3% (Bearish) menandakan ekonomi AS masih terlalu kuat untuk pelonggaran moneter.

Kesimpulan Ekonomi AS sedang berada di titik kelesuan pasar tenaga kerja.

Prediksi penurunan tajam penambahan tenaga kerja (NFP) dari 130K ke 58K adalah sinyal “lampu merah” bagi pertumbuhan ekonomi tradisional, tetapi katalis positif (Bullish) bagi aset kripto.

Dampak ke Pasar Kripto:

Skenario Bullish: Jika data rilis besok (NFP & Tingkat Pengangguran) terbukti buruk atau lebih rendah dari perkiraan, pasar akan semakin yakin bahwa The Fed terpaksa memangkas suku bunga (rate cut) lebih cepat. Hal ini akan melemahkan Dolar AS dan memicu aliran likuiditas besar-besaran ke Bitcoin.

Skenario Bearish: Sebaliknya, jika data ketenagakerjaan ternyata masih kuat (di atas ekspektasi), The Fed punya alasan untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama, yang akan membuat harga kripto cenderung stagnan atau terkoreksi.

Perkembangan Regulasi Kripto

Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota DK OJK. Sumber: Antara.
Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota DK OJK. Sumber: Antara.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah merancang kerangka regulasi untuk tokenisasi aset riil (RWA) seperti emas dan properti agar selaras dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah.
  • RUU ekonomi Turki mengusulkan aturan pemungutan pajak 10% atas keuntungan kripto per kuartal di platform yang diregulasi, plus pajak transaksi 0,03% untuk penyedia jasa.
  • Trump mendesak pengesahan U.S. Clarity Act dan mengkritik bank yang meremehkan aturan GENIUS. Trump menargetkan industri crypto sebagai bagian dari agenda ekonomi.
  • Pemerintah di Korea Selatan dilaporkan telah menyepakati proposal untuk membatasi kepemilikan saham mayoritas di bursa kripto hingga 20%
  • Gubernur Indiana, Mike Braun, telah menandatangani undang-undang yang mengizinkan investasi bitcoin dan mata uang kripto dalam rencana pensiun dan tabungan publik negara bagian.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Huobi dan Visa kolaborasi rilis kartu debit kripto buat belanja.
Huobi dan Visa kolaborasi rilis kartu debit kripto buat belanja.
  • Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) bekerja sama dengan biro data Shanghai untuk membangun platform blockchain lintas batas guna mendigitalkan data kargo dan trade finance. 
  • Bank Sentral Jepang (BOJ) mengumumkan uji coba blockchain untuk penyelesaian cadangan bank sentral, sekaligus menekankan bahwa upaya untuk mata uang digital bank sentral (CBDC) ritel sedang berlangsung.
  • Visa memperluas kemitraan kartu stablecoin dengan Bridge (milik Stripe) ke 18 negara, dengan rencana untuk mencapai lebih dari 100 negara di Eropa, APAC, Afrika, dan Timur Tengah akhir tahun ini.
  • Sony Bank menandatangani MoU dengan penerbit JPYC untuk menguji integrasi stablecoin yen JPYC langsung dengan rekening nasabah.
  • Elon Musk membuat kartu X Money bernama Teslaconomics yang dirancang untuk sumber utama semua transaksi moneter dan juga terintegrasi oleh kripto agar bersaing dengan kartu lainnya seperti Visa, Stripe, dan Meta

Performa Pasar Kripto Mingguan

Minggu ini, pasar kripto menunjukkan peralihan fokus yang lebih matang dan terarah. Jika sebelumnya pasar didominasi oleh spekulasi pada koin meme, kali ini arus modal (capital flow) mengalir deras ke sektor ekosistem bursa (exchange) dan infrastruktur teknologi blockchain.

Rotasi ini menandakan bahwa investor mulai kembali melirik fundamental proyek dan narasi teknikal jangka panjang, meninggalkan sejenak euforia spekulasi sesaat.

📈 Highlights:

  • Dominasi Ekosistem & Bursa 🏦🏗️ Sektor yang berkaitan dengan ekosistem Binance menjadi primadona minggu ini. Binance Buildkey TGE memimpin klasemen sektoral dengan kenaikan +72.36%, disusul oleh Binance Wallet IDO yang tumbuh +29.12%. Selain itu, Mantra Ecosystem juga mencatat lonjakan masif +68.27%, mengonfirmasi kuatnya narasi RWA (Real World Assets) yang menjadi andalan ekosistem tersebut.
  • Infrastruktur Modular & Robotik 🤖🔗 Investor institusi dan ritel cerdas tampaknya sedang mengakumulasi “tulang punggung” teknologi kripto. Sektor Data Availability naik +32.88% dan Modular Blockchain tumbuh +23.16%. Ini adalah sinyal bullish untuk narasi efisiensi jaringan. Di sisi lain, sektor Robotics tetap relevan dengan kenaikan +32.87%, menjaga momentum irisan antara teknologi fisik dan blockchain tetap hidup.
  • Top Gainers (Pertumbuhan Organik) 🚀 Berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya yang diwarnai kenaikan ribuan persen yang tidak wajar, daftar top gainers kali ini terlihat jauh lebih sehat. Token SUT memimpin dengan kenaikan +111%, diikuti oleh RIVER (+89.56%) dan VVV (+74.45%). Absennya kenaikan ekstrem (seperti 10.000%) mengindikasikan bahwa likuiditas pasar saat ini bergerak lebih stabil dan fokus pada penemuan harga (price discovery) yang wajar, bukan sekadar skema pump-and-dump.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pada minggu sebelumnya, Bitcoin diprediksi apabila Bitcoin breakout dari Resistance Fibonacci Retracement 0.236 (69,874) maka akan lanjut naik hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253) bertepatan dengan MA 50-nya. Kenaikannya sudah benar, tetapi targetnya belum terpenuhi. Selanjutnya bagaimana?

Pada timeframe daily Bitcoin saat ini berada di Fibonacci 1.272 (74,903.0) berhasil breakout dari Resistance psikologisnya di angka 70K dengan candle yang full hijau dan RSI di atas angka > 50 meski ada tekanan dari geopolitik saat ini. Kemungkinan Bitcoin akan mengalami Retracement terlebih dahulu untuk membentuk Higher Low di Fibonacci 0.786 (70,196.3) – 0.886 (71,164.8) sebelum akhirnya melanjutkan kenaikan hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253). Jika gagal mempertahankan, maka ada kemungkinan ia akan kembali sideways dan membentuk deviasi yang mengindikasikan adanya false breakout. Lalu, bagaimana dengan Weekly-nya?

Timeframe Weekly menunjukkan harga saat ini masih tertahan dengan MA 7 nya(warna merah), akan sangat bullish jika harga berhasil closing di atasnya dan RSI berada di angka lebih dari 50. Untuk kenaikan dan penurunannya sama seperti prediksi di Timeframe Daily. Apa yang sebaiknya dilakukan? Jangan lupa Take Profit, hal simpel tapi gak banyak orang Indonesia yang bisa karena greedy mereka yang berharap dari $10 jadi McLaren.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily berhasil breakout dan diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253)

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly berhasil pulih tetapi masih tertahan di MA 7 (Garis Warna Merah)

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Harga saat ini Breakout sangat kuat dan bisa naik hingga Fibonacci Extension di 1.618 (78,253).

⚠️ Bearish Case:Jika harga gak mampu menahan Support ketika Retracement, maka akan kembali ke fase sideways.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin kini bermain di arena baru setelah berhasil naik dan menembus level-level penting. Peta likuiditas memperlihatkan dengan jelas ke mana arah “magnet” harga selanjutnya yang sedang diincar oleh pasar.

  • Tembok Resistance ($74.000 – $75.000): 

Terlihat garis kuning terang yang menumpuk di atas posisi harga saat ini. Ini adalah kumpulan likuiditas posisi Short yang sangat tebal. Area ini bertindak sebagai “magnet” utama yang menarik harga untuk terus mendaki guna menjemput likuiditas tersebut.

  • Support Bawah ($69.000 – $70.000): 

Di sisi bawah, area yang sebelumnya menjadi atap penghalang kini telah berubah fungsi menjadi lantai pijakan (support) yang kokoh. Terlihat adanya bantalan likuiditas di kisaran $69.000 yang siap menahan harga agar tidak jatuh terlalu dalam jika terjadi koreksi sesaat.

🔍 Insight:

  • Pasar memiliki kecenderungan alami untuk mengejar likuiditas yang tersedia; dengan tebalnya antrean di atas, jalur paling mudah bagi Bitcoin saat ini adalah lanjut naik untuk menguji area $75.000, didukung oleh support bawah yang kuat di $69.000.

Bitcoin Price and Difficulty

Jaringan Bitcoin kembali menunjukkan kekuatan fundamentalnya. Setelah sempat mengalami penurunan atau stagnasi, tingkat kesulitan penambangan (Mining Difficulty) tiba-tiba melonjak tajam, menandakan bahwa kompetisi antar penambang untuk mengamankan jaringan kembali memanas.

  • Lonjakan Aktivitas Tambang: Grafik oranye memperlihatkan kenaikan vertikal yang sangat signifikan, di mana kesulitan penambangan melonjak 15% hingga menyentuh angka rekor 144.40T. Kenaikan garis yang menyerupai “anak tangga” ini mengindikasikan bahwa ribuan mesin penambang baru telah dinyalakan kembali secara serentak.
  • Perubahan Strategi Penambang: Di balik layar, perilaku penambang juga berubah drastis. Data menunjukkan mereka mulai meninggalkan fase penjualan massal (selling) dan beralih ke fase menimbun aset (hoarding). Keputusan ini didorong oleh harga Bitcoin yang mulai stabil di atas area $65.000, memberikan ruang napas bagi profitabilitas operasional mereka.

🔍 Insight: 

Biaya produksi per koin kini makin mahal; historis mencatat biasanya akan ‘terpaksa’ ikut naik mengejar biaya modal ini agar penambang tetap untung.

Coin Days Destroyed

Di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah yang memanas, data on-chain justru memperlihatkan ketenangan yang mengejutkan dari para investor jangka panjang. Meskipun berita makro mengguncang pasar, fondasi Bitcoin terlihat lebih kokoh dari yang diperkirakan berkat perilaku para veteran.

  • Pemegang Lama Jadi Penyelamat: Grafik menunjukkan indikator Coin Days Destroyed (CDD) melandai ke angka rata-rata 10 Juta, posisi yang masih jauh di bawah “zona bahaya” distribusi (14 Juta ke atas). Artinya, para pemegang lama (old holders) memilih untuk diam dan menahan aset mereka sebagai penopang struktur pasar, alih-alih panik menjual karena isu perang.
  • Ketakutan Institusi AS: Secara harga, Bitcoin sedang berjuang mempertahankan level $70.000 di tengah guncangan isu Selat Hormuz. Namun, dukungan dari investor Amerika terlihat lemah; Coinbase Premium yang bernilai negatif menandakan bahwa institusi AS masih ragu-ragu dan belum benar-benar kembali masuk ke pasar. Bantalan pertahanan saat ini praktis hanya datang dari arus masuk ETF yang bersifat defensif.

🔍 Insight:Harga bertahan di $70.000 bukan karena diborong secara agresif, melainkan karena ‘pemain lama’ tidak jualan yang menjadi benteng utama saat institusi besar AS masih wait and see memantau situasi perang.

Bitcoin: Coinbase Premium Index

Angin segar akhirnya berhembus dari pasar Amerika. Indikator Coinbase Premium yang selama ini memerah (negatif) akhirnya berbalik menjadi hijau (positif), menandakan bahwa para investor “raksasa” di AS sudah mulai bangun dari tidurnya dan kembali belanja.

  • Sinyal Beli dari Amerika: Grafik di ujung kanan memperlihatkan perubahan warna bar yang jelas dari merah menjadi hijau, menyentuh angka positif 0.01. Perubahan ini mengonfirmasi bahwa permintaan pasar spot (beli fisik) di bursa AS membaik secara signifikan setelah sekian lama lesu dan jualan terus.
  • Efek Borong ETF: Kenaikan premi ini sejalan dengan data arus masuk dana (inflow) ke ETF yang mencapai sekitar $1,1 Miliar hanya dalam 3 hari. Ini membuktikan bahwa kenaikan harga saat ini didorong oleh aksi beli barang yang nyata, bukan sekadar panik karena isu geopolitik semata.

🔍 Insight: 

  • Harga naik kali ini terasa lebih ‘sehat’ karena didukung oleh uang asli yang masuk dari institusi AS; ketika orang Amerika berani membayar lebih mahal (premi positif) daripada harga pasar global, itu tandanya mereka sangat percaya diri tren akan lanjut naik.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Magic Eden memutuskan untuk menghentikan dukungan untuk pasar NFT EVM (Ethereum) dan Bitcoin demi fokus pada platform kasino dan sportsbook online mereka, Dicey. Langkah ini diambil karena 80% biaya operasional mereka terikat pada produk yang hanya menyumbang 20% pendapatan. Magic Eden akan kembali fokus pada akarnya di Solana.

PancakeSwap meluncurkan Infinity StableSwap, fitur baru untuk perdagangan stablecoin dengan slippage ultra-rendah dan efisiensi modal tinggi, menantang dominasi Curve di ekosistem BSC. Langkah ini untuk mendapatkan volume stablecoin sekelas institusional. Efisiensi modal = fee lebih tinggi buat protokol.

Mantra Chain merilis proposal tata kelola untuk upgrade software v7.0.0 pada blok 13.000.000 (target 3 Maret). Upgrade ini mencakup redenominasi token asli (OM ke MANTRA) dengan rasio split 1:4, meningkatkan suplai maksimal dari 2,5Miliar menjadi 10Miliar token tanpa mendilusi nilai ekonomi. Redenominasi ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan likuiditas dan psikologi pasar (unit-bias).

Pengadilan federal AS membatalkan gugatan class action scam token terhadap Uniswap dengan prejudice, menyatakan penggugat gagal menetapkan kewajiban untuk penerbit token pihak ketiga. Keputusan ini memperkuat pandangan bahwa pengembang protokol tidak bertanggung jawab atas aktivitas ilegal yang dilakukan pengguna.

Sui Network resmi meluncurkan Sui Dollar (USDsui), sebuah stablecoin native yang dikembangkan oleh @Stablecoin (Stripe company). Dirancang untuk infrastruktur pembayaran global yang skalabel dan patuh terhadap regulasi. Masuknya Stripe ke ekosistem Sui memberikan validasi institusional yang sangat kuat. Ini.

Analisis On Chain Altcoin

Data on-chain menunjukkan lebih dari 472 juta XRP senilai $650 juta masuk ke Binance dalam seminggu terakhir. Lonjakan ini merupakan inflow terbesar di bulan Maret, dipicu oleh eskalasi konflik AS-Israel-Iran yang membuat investor whale bersikap defensif. Arus masuk masif ke bursa biasanya menandakan kesiapan untuk likuidasi. Di tengah ketidakpastian perang di Timur Tengah, whale lebih memilih posisi likuid.

Jumlah ETH di bursa turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir, mengindikasikan investor lebih memilih menyimpan secara on-chain dibandingkan di exchange. Tren ini menunjukkan kepercayaan jangka panjang yang meningkat di kalangan holder. Supply di exchange yang rendah bisa memperketat likuiditas dan mendorong harga naik jika demand meningkat.

Venice Token (VVV) melonjak 20% ke level tertinggi tahunan dan data on-chain menunjukkan pertumbuhan 7,5x dalam 3 bulan terakhir. Hal ini didorong oleh pemangkasan emisi tahunan sebesar 25% (8M ke 6M VVV) dan integrasi ke protokol DeFi utama seperti Aerodrome, Morpho, dan Plena. Venice AI kini memiliki 2 juta pengguna terdaftar.

Data On-Chain menunjukkan bahwa World Liberty Financial (WLFI) meningkatkan kepemilikan stablecoin mereka, mendominasi 42% dari total suplai USD1. Langkah ini menunjukkan kepercayaan pada stablecoin secara native di blockchain sekaligus dominasi WLFI di USD1 bisa memengaruhi dinamika pasar stablecoin. Monitor aktivitas mereka bisa memberikan sinyal tren pasar stablecoin selanjutnya.

Data On-Chain Reserve USDT di exchange (via TRON/TRC20) melonjak sekitar $5 miliar dalam sebulan sebagai “dry powder” yang siap digunakan untuk membeli. Di sisi lain, STH realized cap turun ke level September 2024, menandakan tekanan/kapitulasi di tangan short-term holders.

Token Unlock (09–13 Maret 2026)

Menuju pertengahan Maret 2026, pasar kripto akan diuji oleh pelepasan token dengan nilai yang sangat fantastis. Sorotan utama minggu ini adalah adanya fenomena ‘banjir bandang’ suplai dari salah satu token bursa (Exchange) yang akan melepas hampir 40% suplainya sekaligus. Ini adalah momen krusial di mana investor harus sangat jeli membedakan mana aset yang aman disimpan dan mana yang berpotensi terjun bebas karena inflasi suplai (penambahan jumlah koin) yang tak terbendung.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini tertuju pada WhiteBIT Coin (WBT). Pada tanggal 13 Maret, proyek ini akan melepas token setara 38,2% dari kapitalisasi pasarnya (dengan nilai fantastis $4,25 miliar!). Selain itu, Cheelee (CHEEL) juga masuk zona merah dengan rilis 11.4%, angka yang cukup berat untuk ditanggung oleh pasarnya yang kecil.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, waspadai Baby Shark Universe (BSU) yang akan menambah suplai beredar sebesar 9.31% pada 9 Maret. Token lain yang perlu dipantau adalah Rain (RAIN) dengan rilis 7.83%. Penambahan suplai di kisaran ini sering kali memicu “guncangan” harga sementara, terutama jika pembeli sedang sepi.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar tenang bagi pemegang token infrastruktur dan gaming. Movement (MOVE) dan Linea (LINEA) hanya mencatatkan penambahan suplai di kisaran 4%. Raksasa seperti Aptos (APT) juga sangat aman dengan rilis hanya 1.28%, begitu pula Magic Eden (ME) sebesar 2.21%. Angka kecil ini dianggap emisi rutin yang biasanya tidak akan merusak tren harga jangka panjang.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari “Unlock Besar” (WBT): Sangat disarankan untuk menjauh atau wait and see pada WhiteBIT Coin (WBT). Melepas aset senilai $4 Miliar (38% market cap) dalam satu hari adalah resep pasti untuk tekanan jual masif. Jangan mencoba “menangkap pisau jatuh”; biarkan pasar menyerap kejutan suplai tersebut dulu.
  • Waspada Volatilitas (CHEEL & BSU): Dengan rilis di atas 9-11%, token Cheelee dan Baby Shark kemungkinan besar akan menghadapi tekanan jual dari investor awal yang ingin mencairkan keuntungan. Trader harian (scalper) bisa memanfaatkan naik-turunnya harga ini, tapi investor jangka panjang sebaiknya berhati-hati.
  • Peluang Serok Bawah (APT & LINEA): Bagi investor fundamental, periode unlock pada proyek solid seperti Aptos (APT) atau Linea sering kali hanya menciptakan kepanikan sesaat. Karena persentase rilisnya sangat kecil, penurunan harga apa pun justru bisa dianggap sebagai “diskon” untuk membeli (buy the dip) sebelum harga kembali naik.

Proyeksi & Analisis

Pasar kripto minggu ini menunjukkan pemulihan yang semakin solid dan meyakinkan. Market Cap & Volume tumbuh positif ke angka $2.45 Triliun (+4.69%), CoinMarketCap 100 Index naik ke level $140.89 (+4.73%). Fear & Greed melonjak ke angka 29. Meskipun masih berstatus ‘Fear’ (Ketakutan), pasar akhirnya berhasil keluar dari zona mencekam ‘Extreme Fear’ seperti minggu lalu, menandakan mental investor mulai pulih.

Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index berada di skor 32/100. Angka ini menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ masih menjadi narasi utama pasar. Walaupun sentimen membaik, investor belum sepenuhnya beralih ke mode agresif; likuiditas masih terjebak di aset-aset besar dan belum terjadi rotasi modal besar-besaran ke seluruh aset altcoin

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily berhasil breakout dan diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253)

  • Bullish case: Harga saat ini breakout sangat kuat dan bisa naik hingga Fibonacci Extension di 1.618 (78,253).
  • Bearish case: Jika harga gak mampu menahan Support ketika Retracement, maka akan kembali ke fase sideways.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $68.500 ➜ Menjadi resistance terdekat; tumpukan likuiditas di level ini kini bertindak sebagai tembok tebal yang menghambat pemulihan harga. 
  • Zona $66.000 ➜ Area support (batas bawah) paling krusial yang berfungsi sebagai likuiditas terakhir untuk mencegah harga jatuh lebih dalam.

Narrative utama: 

  • Sektor Binance Buildkey TGE (+72.36%) dan Mantra Ecosystem (+68.27%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke narasi ekosistem bursa dan aset dunia nyata (RWA). 
  • Token SUT mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+111%), disusul oleh lonjakan pada RIVER (+89.56%) dan VVV (+74.45%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Bitcoin Mining Difficulty ➜ Melonjak tajam 15% penambang beralih ke menimbun (hoarding).
  • Coin Days Destroyed (CDD)Old Whales tetap menahan aset di tengah isu geopolitik.
  • Bitcoin: Coinbase Premium Index ➜ Sinyal kuat kembalinya minat beli institusi AS.

Fokus pada sektor Binance Buildkey TGE dan Mantra Ecosystem yang terbukti menjadi narasi paling profit di tengah pemulihan pasar. Sangat krusial untuk menghindari aset yang akan menghadapi token unlock seperti WhiteBIT Coin (WBT) (~38.2%), karena risiko harga anjlok akibat inflasi token sangatlah nyata.

Sebaliknya, manfaatkan momentum ini untuk menyicil (DCA) proyek infrastruktur solid dengan token unlock rendah seperti Aptos (APT). Mengingat psikologi investor baru saja beranjak ke zona ‘Fear’ (29) dan dominasi Bitcoin Season (32) masih sangat kuat, strategi terbaik adalah bermain aman. Kurangi porsi pada aset berisiko tinggi, realisasikan keuntungan jangka pendek (scalping), dan jaga ketersediaan uang tunai (cash), karena di tengah fase transisi ini, melindungi modal adalah prioritas utama.

Edukasi Kripto

Efek Geopolitik: Mengapa Kenaikan Harga Minyak Menjadi ‘Musuh’ Bagi Bitcoin?

prediksi-harga-bitcoin-blockchainmedia-tokocrypto

Sering kali kita melihat pola yang berulang: ketika ketegangan geopolitik di negara penghasil minyak memanas, harga minyak dunia melonjak, tetapi harga aset kripto seperti Bitcoin justru cenderung turun. Mengapa dua aset yang tidak berhubungan ini bisa saling memengaruhi?

Jawabannya terletak pada Rantai Makroekonomi. Begini alur logikanya:

  • Geopolitik Memicu Kekhawatiran Pasokan (Supply Shock)

Konflik di wilayah strategis (seperti Timur Tengah atau Eropa Timur) memicu kekhawatiran pasar bahwa distribusi minyak akan terganggu. Karena ketakutan akan kelangkaan ini, harga minyak mentah dunia otomatis merangkak naik.

  • Minyak Naik = Biaya Hidup Naik (Inflasi) 

Minyak adalah energi utama bagi roda ekonomi global (transportasi, pabrik, logistik). Jika harga minyak naik, biaya produksi dan pengiriman barang ikut naik. Akibatnya, harga barang-barang kebutuhan pokok menjadi mahal. Kenaikan harga secara umum inilah yang disebut Inflasi.

Menahan Suku Bunga Tinggi Bank Sentral (seperti The Fed di AS) bertugas menjaga kestabilan harga. Jika inflasi naik karena harga minyak yang mahal, The Fed tidak akan berani menurunkan suku bunga. Mereka justru akan menahan suku bunga tetap tinggi untuk mengerem laju ekonomi agar inflasi tidak semakin parah.

  • Sentimen “Risk-Off” (Menghindari Risiko)

Inilah pukulan telaknya bagi Bitcoin.

  • Saat suku bunga tinggi, instrumen investasi yang aman (seperti Obligasi Pemerintah AS atau Deposito Dolar) memberikan imbal hasil yang menarik dengan risiko nol.
  • Investor besar (institusi) akan berpikir rasional: “Untuk apa mengambil risiko di pasar kripto yang fluktuatif jika saya bisa mendapatkan keuntungan pasti di aset aman?”
  • Akibatnya, arus modal keluar dari aset berisiko (Risk-On) seperti Saham Teknologi dan Bitcoin, lalu pindah ke Dolar AS atau Emas (Safe Haven).

🔍 Kesimpulan: “Ketegangan geopolitik mendorong harga minyak naik ➜ Biaya ekonomi melambung (Inflasi) ➜ Bank Sentral memperketat kebijakan uang (Suku Bunga Tinggi) ➜ Investor memilih aset aman dan menjual Bitcoin.

Pengumuman

Panen Cuan di Bulan Suci: Tokocrypto Bagi-Bagi THR Total IDR 250 Juta!

Menyambut Ramadan 2026, Tokocrypto hadir membawa kabar gembira bagi para Tokonauts. Melalui kampanye “Ramadan Berkah”, bursa aset kripto terkemuka di Indonesia ini menyiapkan total hadiah fantastis senilai IDR 250 Juta serta cashback khusus untuk token terbaru, $DRX.

Bagi kamu yang ingin menambah saldo “dana lebaran”, berikut adalah panduan lengkap untuk mengikuti aktivitasnya:

1. Program Referral: Ajak Teman, Kumpulkan Rejeki

Cukup dengan menyebarkan kode referral dan mengajak kerabat bergabung, kamu bisa mengumpulkan hadiah hingga IDR 85.000 per teman yang diundang.

  • Bonus KYC: Dapatkan IDR 10.000 saat temanmu berhasil verifikasi level 1.
  • Bonus Trading: Dapatkan IDR 50.000 jika temanmu melakukan Spot Trade pertama min. IDR 100.000 (tambahan IDR 25.000 jika menggunakan fitur Convert).
  • Kompetisi Leaderboard: Jadilah bagian dari Top 20 Referrer untuk mendapatkan ekstra bonus IDR 500.000. Tersedia juga tambahan hadiah total 50 Juta untuk pengundang dengan volume dan jumlah first trader terbanyak.
  • Periode: 19 Februari – 18 Maret 2026.

2. Dadakan Cashback $DRX: Deposit & Trading Berhadiah

Merayakan listing token $DRX, Tokocrypto mengadakan tantangan khusus dengan total hadiah IDR 50 Juta dalam bentuk token $DRX.

  • Cashback 100%: Lakukan deposit min. IDR 50.000 dalam token $DRX untuk kesempatan mendapatkan cashback senilai IDR 50.000 (untuk 200 pemenang beruntung).
  • Sistem Tiket: Setiap transaksi deposit dan trading senilai IDR 50.000 akan memberikanmu tiket undian. Semakin banyak tiket, semakin besar peluang memenangkan kategori TOP 10 Transaksi.
  • Penting: Peserta dilarang melakukan penarikan (withdrawal) hingga 26 Maret 2026 agar tetap kualifit.

Periode: 4 Maret – 25 Maret 2026.

Baca juga: Whale Diam-Diam Borong 3 Altcoin Ini Jelang Maret 2026, Sinyal Reli?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 6 Maret 2026: Tertekan Jelang Akhir Pekan

Pasar kripto hari ini, Jumat (6/3) kembali berada dalam tekanan menjelang akhir pekan di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mendorong lonjakan harga minyak mentah AS hingga di atas $78 per barel, sementara aset berisiko seperti kripto mengalami volatilitas tinggi. Bitcoin sempat melemah hingga di bawah $72.000, sedangkan emas juga terkoreksi ke bawah $5.100 meskipun tensi geopolitik meningkat.

Di tengah tekanan pasar tersebut, beberapa altcoin justru mencatat performa signifikan. BARD melonjak 50% hingga mencapai $1,615, JELLYJELLY naik 26% ke $0,102647, dan HUMA menguat 25% ke level $0,01795. Pergerakan ini menunjukkan adanya rotasi modal ke sejumlah token dengan momentum kuat meskipun sentimen pasar secara umum masih cenderung berhati-hati. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Altcoin Potensial di Tengah Tekanan Pasar Akhir Pekan

  • BARD naik tajam 50% hingga mencapai level $1,615.
  • JELLYJELLY melesat 26% dan kini menyentuh angka $0,102647.
  • HUMA menguat 25% ke posisi harga saat ini $0,01795.

Konflik AS-Iran: Minyak Melonjak, Bitcoin dan Emas Melemah

  • Gangguan pasokan picu minyak mentah AS naik di atas $78.
  • Bitcoin anjlok di bawah $72.000 akibat volatilitas pasar.
  • Emas turun ke bawah $5.100 meski tensi geopolitik memanas.

Cashback Spesial Beduk Ramadan Total Hadiah Rp 50 JUTA*

Harga Bitcoin Tertahan $74.000; Gagal Risiko Koreksi

  • Penolakan di resistensi tertinggi tunjukkan pelemahan.
  • Puncak harga hilang: Indikasi pergeseran ke struktur bearish.
  • Fokus support $60.000: Target penurunan utama berikutnya.

Sinyal Kunci Ethereum: Pembalikan Tren di Bulan Maret?

  • Ethereum tembus $2.000, namun konfirmasi tren belum pasti.
  • Spekulasi mendominasi pasar seiring tingginya aktivitas trading.
  • Analis: ETH wajib tembus resistensi kunci keluar fase sideways.

Baca juga: Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Token Baru MANTRA Melonjak 37% Usai Swap OM, Bisa Lanjut Naik?

Token kripto MANTRA mencatat lonjakan harga hingga 37% setelah resmi diluncurkan di sejumlah bursa besar, termasuk Binance. Kenaikan ini terjadi setelah proyek tersebut menyelesaikan proses swap token dari OM ke MANTRA dengan rasio 1:4.

Dengan mekanisme tersebut, setiap 1 token OM ditukar menjadi 4 token MANTRA. Langkah ini langsung memicu minat pasar yang kuat terhadap aset kripto baru tersebut.

Swap Token Dorong Permintaan

Tim MANTRA mengumumkan bahwa proses token swap telah selesai dan token baru kini telah tersedia untuk diperdagangkan di beberapa bursa kripto terpusat (CEX). Kehadiran MANTRA di platform besar seperti Binance turut meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor terhadap proyek ini.

Total suplai MANTRA mencapai sekitar 7,055 miliar token. Saat ini sekitar 67,51% atau sekitar 4,763 miliar token telah beredar di pasar.

Dilaporkan BeInCrypto, data indikator Money Flow Index (MFI) menunjukkan adanya tekanan beli yang konsisten sejak peluncuran. Meskipun sempat mengalami penurunan kecil dalam momentum bullish, indikator tersebut kembali menguat seiring meningkatnya permintaan investor.

Kondisi ini menandakan minat pasar terhadap token baru tersebut masih cukup tinggi pada fase awal perdagangan.

Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun antusiasme pasar sangat besar, penurunan volume perdagangan mulai mengisyaratkan potensi perlambatan momentum menuju resistance $0,026.

“Mempertahankan support di $0,021 sangat krusial untuk mencegah tekanan jual dari para swapper awal,” jelasnya.

Baca juga: Teknologi Baru di Dunia Kripto? Zama Bikin Smart Contract Jadi Privat

Harga Berpotensi Uji Resistance Baru

Saat ini MANTRA diperdagangkan di kisaran US$0,023, naik sekitar 37% dari harga peluncurannya. Meski demikian, data volume perdagangan menunjukkan momentum pembelian mulai melambat.

Jika tekanan beli kembali meningkat, harga MANTRA berpotensi menembus level US$0,024 dan menguji resistance di sekitar US$0,026. Level ini bertepatan dengan ekstensi Fibonacci 123,6%, yang sering menjadi area penting dalam pergerakan harga.

Namun jika momentum beli melemah atau investor yang sebelumnya menukar OM ke MANTRA mulai mengambil keuntungan, harga berpotensi mengalami koreksi.

Penurunan di bawah support US$0,021 dapat membuka ruang penurunan menuju sekitar US$0,0198. Oleh karena itu, kelanjutan tren kenaikan MANTRA dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada kekuatan permintaan pasar setelah fase peluncuran awal.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Teknologi Baru di Dunia Kripto? Zama Bikin Smart Contract Jadi Privat

Perkembangan teknologi blockchain terus melahirkan inovasi baru untuk menjawab berbagai tantangan di ekosistem kripto, seperti Zama. Salah satu isu yang semakin banyak dibahas adalah tingkat transparansi blockchain yang terlalu tinggi, di mana transaksi dan data smart contract dapat dilihat secara publik. Kondisi ini memicu sejumlah risiko seperti Maximal Extractable Value (MEV) dan dinilai kurang ideal bagi institusi yang membutuhkan kerahasiaan data.

Tim Research Tokocrypto menilai kebutuhan terhadap infrastruktur smart contract yang lebih privat mulai menjadi perhatian di industri. Salah satu proyek yang mencoba menjawab tantangan tersebut adalah Zama, sebuah protokol yang mengembangkan teknologi smart contract berbasis Fully Homomorphic Encryption (FHE).

“Blockchain pada dasarnya dirancang transparan, namun transparansi yang terlalu tinggi juga menimbulkan tantangan baru, terutama bagi use case yang membutuhkan kerahasiaan data. Di sinilah teknologi seperti FHE mulai menarik perhatian sebagai solusi potensial,” tulis Tim Research Tokocrypto dalam analisisnya.

Apa itu Zama?

Zama merupakan protokol infrastruktur yang berfokus pada pengembangan confidential smart contract berbasis Fully Homomorphic Encryption (FHE). Teknologi ini memungkinkan komputasi dilakukan pada data yang tetap dalam keadaan terenkripsi di blockchain, tanpa perlu membuka atau mendekripsi data tersebut selama proses berlangsung.

Melalui pendekatan ini, Zama memosisikan diri sebagai infrastruktur komputasi privat yang dapat diintegrasikan ke berbagai jaringan blockchain Layer 1 maupun Layer 2. Fokus utamanya adalah mendukung berbagai aplikasi DeFi yang membutuhkan tingkat privasi lebih tinggi.

“Konsep confidential smart contract yang dibawa Zama berupaya menjaga data tetap terenkripsi selama proses komputasi berlangsung, sehingga privasi pengguna dapat terjaga tanpa harus mengorbankan transparansi sistem blockchain secara keseluruhan,” jelas Tim Research Tokocrypto.

Teknologi inti: Fully Homomorphic Encryption (FHE)

Teknologi utama yang digunakan Zama adalah Fully Homomorphic Encryption (FHE), sebuah metode kriptografi yang memungkinkan komputasi dilakukan langsung pada data terenkripsi. Dengan pendekatan ini, hasil komputasi tetap valid meskipun data tidak pernah didekripsi selama proses berlangsung.

Dalam implementasinya, Zama memanfaatkan komponen seperti fhEVM dan coprocessor untuk memproses komputasi terenkripsi di luar chain. Sistem tersebut kemudian tetap terhubung dengan jaringan blockchain melalui relayer dan gateway, sementara Key Management System (KMS) berperan mengelola kunci enkripsi untuk menjaga keamanan sistem.

Pendekatan ini memungkinkan berbagai aplikasi berbasis blockchain tetap berjalan dengan tingkat privasi yang lebih tinggi tanpa harus mengubah arsitektur dasar jaringan Layer 1 atau Layer 2.

Potensi use case di ekosistem kripto

Jika teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas, sejumlah use case baru berpotensi muncul di ekosistem blockchain. Salah satunya adalah Confidential DeFi, di mana aktivitas seperti swap, lending, hingga strategi yield farming dapat dilakukan tanpa membuka data transaksi atau strategi pengguna secara publik.

Selain itu, teknologi ini juga dapat digunakan untuk layanan keuangan berbasis blockchain seperti private payments atau transfer stablecoin secara privat. Use case lainnya termasuk voting DAO secara rahasia, distribusi token seperti vesting dan airdrop, hingga mekanisme lelang privat (sealed-bid auction) pada tokenisasi aset dunia nyata atau real world assets (RWA).

Namun demikian, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa keberhasilan teknologi ini masih bergantung pada beberapa faktor penting.

“Zama memiliki potensi menjadi infrastruktur komputasi privat bagi ekosistem DeFi dan institusi. Namun keberhasilannya akan sangat bergantung pada skalabilitas teknologi serta seberapa cepat developer dan ekosistem blockchain mengadopsinya,” tulis tim riset Tokocrypto.

Baca juga: Sentient Bisa Jadi Game Changer AI Crypto? Ini Bedah Lengkapnya!

Model token dan dukungan pendanaan

Dari sisi tokenomics, proyek ini menggunakan token $ZAMA dengan beberapa fungsi utama, seperti membayar biaya protokol, staking bagi operator jaringan, serta governance. Distribusi tokennya mencakup 30 persen untuk komunitas dan ekosistem, 25 persen untuk investor dengan skema vesting dua hingga tiga tahun, 20 persen untuk tim dengan vesting empat tahun, 10 persen untuk treasury, dan 15 persen untuk auction serta advisor.

Model ekonominya menggunakan mekanisme burn-and-mint, di mana sebagian token dibakar sebagai biaya aktivitas jaringan, sementara token baru dicetak sebagai insentif bagi operator dan partisipan ekosistem.

Proyek ini juga didukung oleh tim riset kriptografi yang cukup kuat. Zama didirikan oleh Dr. Pascal Paillier, pencipta Paillier Cryptosystem, bersama Dr. Rand Hindi yang memiliki latar belakang di bidang kecerdasan buatan dan keuangan. Saat ini tim Zama terdiri dari hampir 100 anggota dari berbagai negara, dengan puluhan peneliti bergelar PhD.

Selain itu, proyek ini telah mengumpulkan pendanaan sekitar US$130 juta dari beberapa putaran investasi, yang menunjukkan minat investor terhadap potensi teknologi FHE dalam pengembangan blockchain.

Solusi baru atau sekadar narasi?

Meski membawa pendekatan baru dalam sektor privasi blockchain, Tim Research Tokocrypto menilai perjalanan Zama masih berada pada tahap awal dan menghadapi persaingan yang ketat dari berbagai teknologi privasi lain seperti Zero-Knowledge Proof (ZK), Multi-Party Computation (MPC), maupun Trusted Execution Environment (TEE).

Adopsi teknologi, aktivitas jaringan, serta integrasi dengan blockchain besar akan menjadi faktor penting yang dapat mendorong pertumbuhan proyek ini. Di sisi lain, risiko seperti lambatnya adopsi teknologi, tekanan dari distribusi token, serta munculnya solusi privasi lain yang lebih cepat berkembang juga perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.

“Zama menawarkan pendekatan baru melalui teknologi FHE untuk menghadirkan smart contract privat tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi. Namun seperti banyak inovasi blockchain lainnya, potensi jangka panjangnya akan sangat bergantung pada perkembangan ekosistem dan tingkat adopsi teknologi di masa depan,” tutup Tim Research Tokocrypto.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Rebound $73K, Reli Lanjut?

Situasi pasar kripto, hari ini Kamis (5/3), Bitcoin melanjutkan reli dan menembus level $73.000, mencatat harga tertinggi dalam beberapa minggu terakhir. Penguatan ini didorong arus masuk ETF AS yang solid serta kembalinya minat beli investor seiring membaiknya likuiditas dan volume perdagangan. Sejumlah kripto utama pun ikut terapresiasi di kisaran 5%–8%, menandakan sentimen pasar yang kembali kondusif.

Seiring lonjakan BTC, beberapa altcoin mencuri perhatian. MANTRA melonjak 41% ke $0,02374, PHA naik 30% ke $0,049049, dan RIF menguat 16% ke $0,03616. Kenaikan tajam ini mencerminkan rotasi modal ke aset berisiko lebih tinggi saat momentum bullish kembali menguat. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial di Saat Bitcoin Tembus $73.000

  • MANTRA naik tajam 41% hingga mencapai level $0,02374.
  • PHA melesat 30% dan kini menyentuh angka $0,049049.
  • RIF menguat 16% ke posisi harga saat ini $0,03616.

Bitcoin Tembus $73.000 Berkat Arus ETF dan Aksi Beli

  • Bitcoin sentuh level tertinggi beberapa minggu terakhir di dekat $73.000.
  • ETF AS catat arus masuk kuat saat pendanaan dan minat pasar pulih.
  • Kripto utama naik 5%–8% seiring membaiknya likuiditas dan volume pasar.

Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*

Prospek Dogecoin Saat BTC Tembus $73.000

  • Dogecoin melonjak 15% mengikuti kenaikan Bitcoin.
  • Pasar pulih, BTC dan ETH naik signifikan.
  • Dogecoin tembus $0,10, incar resistance $0,15.

Prediksi XRP: Reli Kripto Berkat Damai Iran-AS

  • XRP melonjak 7% ikuti optimisme pasar.
  • Arus ETF $7,53 juta dongkrak kepercayaan institusi.
  • Pasar berpotensi tembus resistensi $1,50.

Baca juga: Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Transaksi Kripto RI Turun ke Rp29 Triliun, OJK Ungkap Penyebabnya

Nilai transaksi aset kripto di Indonesia mengalami penurunan pada awal 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total transaksi kripto selama Januari 2026 mencapai Rp29,24 triliun, turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Dilaporkan Tempo, penurunan ini tercatat sebesar 10,53 persen secara bulanan dari posisi Desember 2025 yang mencapai Rp32,68 triliun. OJK menyebut pelemahan tersebut sejalan dengan tren penurunan harga sejumlah aset kripto utama di pasar global.

Penurunan Sejalan dengan Harga Global

Pejabat sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan bahwa pelemahan nilai transaksi terjadi seiring koreksi harga kripto di tingkat global.

“Ini sejalan dengan tren penurunan harga sejumlah aset kripto utama di kawasan global,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Meskipun nilai transaksi menurun, OJK menilai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk kripto, masih tetap terjaga.

Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota DK OJK. Sumber: Antara.
Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota DK OJK. Sumber: Antara.

Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan ini mencerminkan trend global di mana investor cenderung wait-and-see di midst ketidakpastian ekonomi.

“Koreksi harga Bitcoin dan aset kripto utama mempengaruhi sentiment pasar Indonesia,” analisanya.

Baca juga: Indonesia Masuk Era Transparansi Kripto, DJP Gandeng 117 Negara

Jumlah Investor dan Aset Terus Bertambah

Data OJK menunjukkan jumlah konsumen pedagang aset keuangan digital mencapai 20,70 juta pengguna pada Februari 2026. Angka ini meningkat 2,56 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebanyak 20,19 juta konsumen.

Dari sisi aset, terdapat 1.457 aset kripto dan 127 aset derivatif aset keuangan digital (AKD) yang dapat diperdagangkan di pasar domestik.

Sementara itu, transaksi derivatif AKD juga mengalami penurunan. Nilai transaksi pada Januari tercatat Rp8,01 triliun, turun 6,88 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai Rp8,60 triliun.

29 Entitas Kripto Sudah Berizin, Termasuk Tokocrypto

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

OJK juga melaporkan bahwa hingga saat ini telah memberikan persetujuan perizinan kepada 29 entitas dalam ekosistem perdagangan kripto di Indonesia.

Entitas tersebut terdiri dari satu bursa kripto, satu lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, dua kustodian, serta 25 pedagang aset keuangan digital. Selain itu, OJK juga menyetujui delapan lembaga penunjang yang mencakup enam penyedia jasa pembayaran dan dua bank penyimpan dana konsumen.

Di sisi lain, OJK masih melakukan evaluasi terhadap sejumlah permohonan izin baru yang mencakup dua calon bursa kripto, dua lembaga kliring, dua kustodian, empat calon pedagang aset kripto, serta satu penyedia jasa pembayaran.

Sepanjang Februari 2026, OJK juga menjatuhkan sanksi administratif berupa peringatan tertulis kepada empat penyelenggara di sektor inovasi teknologi keuangan dan aset kripto karena melanggar ketentuan yang berlaku.

Meski aktivitas transaksi sempat melemah, pertumbuhan jumlah pengguna dan penguatan regulasi menunjukkan bahwa ekosistem kripto di Indonesia masih terus berkembang.

Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com