Tag Archives: kripto

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP dan OXY

Awal pekan ini dimulai dengan pergerakan koreksi yang cukup signifikan dini hari yang terjadi pada mayoritas crypto secara dadakan. 

Kabar baiknya, setelah koreksi tersebut saat ini mayoritas crypto sedang bergerak menyamping atau dalam konsolidasi yang memberi harapan baru. 

Walau pasar crypto masih belum memiliki arah yang jelas, terdapat beberapa crypto dengan sentimen positif yang dapat mendorong harganya naik. 

Dalam artikel ini akan diberikan lima crypto potensial yang memiliki sentimen positif sehingga dapat mendorong harganya naik. 

Ripple (XRP)

Pertama adalah XRP yang sedang mendapat sentimen positif dari kelanjutan kasus sidang dengan Securities and Exchange Commission atau SEC. 

Dikabarkan bahwa menuju yang diprediksi sebagai sidang terakhir, Ripple masih terlihat unggul. 

Setelah masa perbincangan sebelum sidang, dimana Ripple dan SEC berbagi data yang kemungkinan akan dijadikan bahan penuntutan atau masa “discovery”, terlihat bahwa Ripple masih unggul. 

Hal ini disebabkan belum adanya bukti terbaru untuk menjegal Ripple dan SEC kehabisan bahan untuk menuntut sehingga kemungkinan sidang akan berhenti.

Kabar ini menjadi sentimen positif karena membawa Ripple kemungkinan keluar dari kasus ini yang telah berjalan sejak Tahun 2020.

Jika benar selesai maka XRP akan kembali naik karena kembali legal dan kemungkinan bisa kembali masuk terdaftar di beberapa exchange. 

Saat ini satu hambatan adalah terkait testimoni dari mantan kepala SEC yang masih diperdebatkan. Jika perdebatan itu sudah selesai maka kemungkinan XRP akan kembali legal. 

Dari sisi teknikal, saat ini XRP masih terlihat bergerak naik dalam zona apresiasinya sejak beberapa hari yang lalu. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian XRPUSD

Selama batas bawah pada $0.70 masih terjaga, kemungkinan besar XRP dapat naik menuju $0.99 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: CEO Robinhood: Bagaimana Dogecoin Bisa Menjadi Mata Uang Internet

Binance Coin (BNB)

Kedua adalah BNB yang akan memiliki sentimen positif setelah peluncuran fitur terbaru. Fitur ini adalah Binance Bridge 2.0 dimana Binance meluncurkan bridge atau jembatan antar blockchain

Dengan fitur ini, Binance telah meluncurkan bridge yang dapat menyambungkannya dengan beberapa blockchain lain. 

Saat ini yang sudah tersambung adalah Blockchain Ethereum dan kedepannya akan lebih banyak blockchain lain. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY

Bridge ini juga akan menyambungkan seluruh aplikasi yang tersentralisasi dan terdesentralisasi antar blockchain. 

Caranya adalah dengan penciptaan BTokens dimana BTokens ini adalah token yang akan berpindah dalam bridge antar blockchain. 

Nantinya BTokens bisa ditukarkan dengan token atau koin apa pun yang diinginkan di masing-masing blockchain dengan rasio satu banding satu. 

Jadi sebuah koin atau token akan berubah menjadi BTokens di bridge dan berubah kembali menjadi token atau koin aslinya saat sudah sampai di aplikasi blockchain lain. 

Inovasi ini mempermudah perpindahan crypto seperti BNB dari Binance Smart Chain dan mempermudah penerimaan crypto lain kepada Binance Smart Chain. 

Bersama inovasi ini, kemungkinan besar volume transaksi pada Binance Smart Chain akan meningkat yang dapat menjadi sentimen positif untuk BNB. 

Dari sisi teknikal, BNB masih terlihat bergerak dalam pergerakan apresiasinya. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian BNBUSD

Selama batas bawah pada $405 kemungkinan besar BNB dapat bergerak naik menuju $458 dalam beberapa hari ke depan. 

Eos (EOS)

Ketiga adalah Blockchain EOS yang akan meluncurkan EVM atau Ethereum Virtual Machine agar token dari Ethereum dapat diterbitkan di EOS. h

Dikabarkan bahwa pada 19 April 2022 EOS akan meluncurkan versi uji coba dari fitur ini. Peluncurannya dilaksanakan pada jaringan uji coba EOS bernama jungle testnet. 

Dengan adanya fitur ini, kemungkinan besar volume transaksi pada EOS dapat meningkat.

Adanya EVM di ekosistem EOS akan membuat lebih banyak token dari Ethereum bergerak di EOS sehingga akan lebih banyak pergerakan di dalam Blockchain EOS.

Dari sisi teknikal, saat ini EOS masih terjebak dalam pola segitiga simetris dan belum memiliki arah yang jelas. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian EOSUSD

Jika berhasil melewati $2.5 kemungkinan besar EOS dapat bergerak naik menuju $3.3 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: LINE Luncurkan Platform Marketplace NFT, Bisa Ekspansi ke Indonesia?

Synapse Network (SNP)

Keempat adalah Synapse Network yang saat ini sedang ambisius untuk menjadi salah satu proyek DeFi terbesar di dunia crypto. 

Synapse Network ingin menjadi platform DeFi yang dapat menjadi tempat investasi untuk proyek baru layaknya launchpad. 

Selain itu ia juga memiliki fitur cross chain jadi platformnya tersedia di beberapa blockchain.  

Saat ini sentimen positif yang akan datang adalah integrasi terbarunya yaitu dengan Solana pada 19 April 2022. 

Dengan semakin banyaknya blockchain yang ditempati oleh Synapse Network maka volume transaksinya kemungkinan akan terus meningkat. 

Dari sisi teknikal, saat ini SNP masih bergerak dalam kondisi apresiasi dan kemungkinan masih akan terjaga. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian SNPUSD

Selama batas bawah pada $39,7 masih terjaga, kemungkinan besar SNP dapat bergerak naik menuju $50,5 dalam beberapa hari ke depan. 

Oxygen (OXY)

Kelima adalah Oxygen yang merupakan sebuah protokol DeFi yang bergerak untuk memberi pinjaman untuk para trader yang trading secara terdesentralisasi. 

Oxygen menggantikan peran broker pada bursa terdesentralisasi atau DeX, sehingga trader masih dapat menggunakan leverage walau tidak ada broker atau pihak ketiga. 

Saat ini OXY akan mengadakan program staking terbaru dimana biasanya saat ada program ini akan banyak OXY yang dikunci.

Semakin banyak OXY yang dikunci maka kemungkinan besar jumlahnya akan semakin langka. 

Jika semakin langka dan permintaannya bergerak naik, maka kemungkinan besar harganya juga akan bergerak naik. 

Dari sisi teknikal, saat ini OXY masih bergerak dalam pergerakan segitiga menurun atau descending triangle

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian OXYUSD

Jika OXY dapat bergerak melewati $0.32 kemungkinan besar harga akan bergerak naik menuju $0.4 hingga $0.5 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: Penting! Gunakan Uang Dingin Ketika Berinvestasi Aset Kripto

Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing. 

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Review Aplikasi Kriptoversity, Belajar Kripto Gratis Bisa Dapat Cuan

Tokocrypto pun terus berupaya untuk menghadirkan solusi yang relevan untuk mengedukasi masyarakat terkait aset kripto dan ekosistem blockchain. Pada tahun 2020, Tokocrypto berinovasi menghadirkan aplikasi Kriptoversity yang dapat membantu masyarakat memahami kripto, blockchain, NFT, DeFi hingga literasi manajemen keuangan.

Aplikasi Kriptoversity ini menarik dan unik. Kriptoversity menjadi aplikasi edukasi pertama di Indonesia yang mengusung konsep learn & earn dengan rewards aset kripto.

Pengguna yang belajar dan menyelesaikan misi di dalam aplikasi berhak mendapatkan aset kripto, berupa token TKO yang bisa disimpan dalam wallet mereka atau didonasikan melalui TokoCare, platform CSR dari Tokocrypto.

Baca juga: Daftar Orang Terkaya di Dunia Berkat Kripto dan Blockchain, Berapa Hartanya?

“Pengguna Kriptoversity diberi insentif untuk menyelesaikan kursus dan kuis berupa token TKO yang dapat disimpan dan ditransfer ke wallet akun Tokocrypto mereka atau didonasikan melalui TokoCare. Solusi menarik dan sederhana ini secara efektif mendorong masyarakat memahami apa yang pelajari dalam aplikasi,” ungkap Nanda Ivens, Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto.

Aplikasi Kriptoversity yang kini bisa diunduh gratis di Google Play Store dan Apple Apps Store memiliki sejumlah topik pembelajaran. Pengguna dapat memilih topik yang ingin dipelajari, mulai dari pengenalan terhadap teknologi blockchain, project blockchain, aset kripto, NFT hingga literasi crypto finance. Aplikasi ini juga dibalut dengan UI (user interface) yang apik untuk memudahkan proses pembelajaran.

Aplikasi Kriptoversity akan terus mengalami perkembangan dan berinovasi untuk membuat pengguna semakin nyaman belajar. Tim riset Tokocrypto akan mengembangkan topik, dan kurikulum yang sesuai dengan minat dan perkembangan aset kripto dan ekosistem blockchain agar tetap relevan.

Simak review aplikasi Kriptoversity di video berikut ini!



Sumber : news.tokocrypto.com

Daftar Orang Terkaya di Dunia Berkat Kripto dan Blockchain

Kemunculan aset kripto dan blockchain telah menciptakan banyak orang kaya baru di dunia saat ini. Terlebih dunia kripto yang tengah booming dalam beberapa tahun ini, membuat arus pendapatan deras bagi sejumlah yang orang aktif di industri aset digital.

Forbes membuat daftar orang terkaya berkat kripto dan blockchain di dunia pada awal tahun 2022. Beberapa orang yang masuk daftar tersebut di antaranya Changpeng Zhao, Sam Bankman-Fried, dan Brian Armstrong.

Masuknya sejumlah miliarder tersebut dirasa wajar karena uang yang bisa mereka dihasilkan pada ekonomi kripto senilai $ 2 triliun. Setidaknya, dalam satu tahun terakhir pergerakan kripto disebabkan oleh booming-nya investasi aset kripto, inovasi Web3, non-fungible token (NFT) hingga pergerakan liar di Bitcoin.

Menurut data Forbes, terdapat 19 miliarder kripto dan blockchain yang masuk daftar orang terkaya di dunia 2022, atau lebih banyak 7 orang dari tahun sebelumnya. Sebagian besar dari mereka masuk daftar karena menghasilkan uang dari bisnis yang berhubungan dengan kripto dan teknologi blockchain.

Berikut daftar orang terkaya di dunia berkat kripto dan blockchain:

Changpeng Zhao

  • Kekayaan bersih: $ 65 miliar
  • Sumber kekayaan: Binance
  • Kewarganegaraan: Kanada
Changpeng Zhao, CEO Binance
Changpeng Zhao, CEO Binance. Foto: Getty Images.

Changpeng Zhao atau yang akrab disapa “CZ” adalah pendiri dan CEO Binance dan merupakan orang terkaya ke-19 di dunia. Forbes memperkirakan bahwa ia memiliki setidaknya 70% dari Binance, platform global terkemuka untuk perdagangan aset kripto.

Tahun 2021 lalu, Binance dilaporkan memfasilitasi sekitar dua pertiga dari semua volume perdagangan kripto, menghasilkan perkiraan pendapatan sekitar $ 16 miliar.

Pria berusia 44 tahun itu juga memegang sebagian kecil Bitcoin dan sejumlah BNB yang dirahasiakan, token asli Binance. Berdasarkan perkiraan tersebut, Forbes telah menaikkan evaluasi kekayaan CZ dari $ 1,9 miliar tahun lalu.

Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Troy (TROY) dan VeThor (VTHO)?

Sam Bankman-Fried

  • Kekayaan bersih: $ 24 miliar
  • Sumber kekayaan: FTX
  • Kewarganegaraan: AS
Sam Bankman-Fried, CEO FTX
Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.

Sam Bankman-Fried merupakan CEO FTX, perusahaan exchange aset kripto. Ia pindah dari Hong Kong ke Bahama yang lebih ramah kripto pada akhir 2021 bersama perusahaannya FTX dan mampu mengumpulkan $ 400 juta pada Januari lalu dengan penilaian $ 32 miliar.

Operasi FTX di AS juga baru-baru ini dinilai oleh investor memiliki rata-rata volume trading sebesar $ 8 miliar. Dia memiliki sekitar setengah kepemilikan dari FTX dan FTT, token asli platform senilai lebih dari $ 7 miliar.

Brian Armstrong

  • Kekayaan bersih: $ 6,6 miliar
  • Sumber kekayaan: Coinbase
  • Kewarganegaraan: AS
Brian Armstrong, CEO Coinbase
Brian Armstrong, CEO Coinbase. Foto: Techcrunch.

Brian Armstrong adalah CEO dan pendiri Coinbase. Ia berhasil membawa Coinbasi melakukan IPO pada April 2021 dengan penilaian $ 100 miliar. Kapitalisasi pasarnya sekitar setengah dari angka tersebut, masih cukup bagus untuk menjadikan Armstrong –dengan 19% sahamnya– orang terkaya ketiga di crypto.

Gary Wang

  • Kekayaan bersih: $ 5,9 miliar
  • Sumber kekayaan: FTX
  • Kewarganegaraan: AS

Gary Wang merupakan salah satu pendiri dan Chief Technology Officer (CTO) FTX. Wang yang pemalu meluncurkan platform pertukaran crypto dengan Bankman-Fried pada tahun 2019. Wang memegang 16% saham dalam bisnis global FTX dan FTT senilai lebih dari $600 juta, token asli FTX.

Sebelum masuk ke crypto, Wang adalah seorang insinyur perangkat lunak di Google, di mana ia membantu membangun platform pemesanan online Google Flights. Dia belajar matematika dan ilmu komputer di MIT.

Chris Larsen

  • Kekayaan bersih: $ 4,3 miliar
  • Sumber kekayaan: Ripple
  • Kewarganegaraan: AS
Chris Larsen, Executive Chairman Ripple
Chris Larsen, Executive Chairman Ripple. Foto: Ripple.

Chris Larsen adalah salah satu pendiri dan Executive Chairman Ripple, yang token XRP-nya saat ini merupakan aset kripto terbesar ke-8.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 13 April 2022: Pasar Kripto Terjebak Zona Merah

Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss

  • Kekayaan bersih: $ 4 miliar
  • Sumber kekayaan: Bitcoin
  • Kewarganegaraan: AS
Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss
Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss. Foto: Getty Images.

The Wingklevii, panggilan akrab dua bersaudara kembar identik ini menjalankan usaha perdagangan uang kripto dengan nama Gemini. selain perusahaan pertukaran uang kripto dan modal ventura, The Wingklevii ini pun memiliki Nifty Gateway sebuah platform lelang seni.

Ketika bitcoin meroket menjadi $ 58 ribu per koin pada Maret 2021 lalu, si kembar pun melesat menjadi miliarder. Kekayaan bersih mereka berdua jika digabungkan menjadi $ 6 miliar. Kini, kekayaan The Wingklevii diperkirakan Forbes sebesar $ 4 miliar.

Song Chi-hyung

  • Kekayaan bersih: $ 3,7 miliar
  • Sumber kekayaan: Upbit
  • Kewarganegaraan: Korea Selatan
Song Chi-hyung, pendiri Upbit
Song Chi-hyung, pendiri Upbit. Foto: Upbit.

Song Chi-hyung adalah pendiri exchange crypto terkemuka Korea Selatan, Upbit. Chi-hyung telah menguangkan pasar crypto Korea Selatan yang sedang booming senilai $ 46 miliar. Dia diperkirakan memiliki sekitar seperempat kepemilikan dari perusahaan induk Upbit, Dunamu, yang bernilai $ 17 miliar pada November 2021 lalu.

Barry Silbert

  • Kekayaan bersih: $ 3,2 miliar
  • Sumber kekayaan: Digital Currency Group
  • Kewarganegaraan: AS
Barry Silbert
Barry Silbert. Foto: CNBC.

Barry Silbert adalah pendiri grup Digital Currency Group. Silbert telah membangun konglomerat kripto yang terdiversifikasi. Perusahaan investasinya mengendalikan Grayscale, yang mengelola sekitar $ 28 miliar aset kripto, serta CoinDesk, perusahaan berita dan acara kripto populer.

Melalui banyak anak perusahaan, DCG Silbert telah berinvestasi di lebih dari 200 startup kripto. Sebelum crypto, Silbert adalah seorang bankir investasi dan pengusaha yang menjual platform perdagangan saham, Second Market ke Nasdaq pada tahun 2015 dengan jumlah yang tidak diungkapkan.

Jed McCaleb

  • Kekayaan bersih: $ 2,5 miliar
  • Sumber kekayaan: Ripple, Stellar
  • Kewarganegaraan: AS
Jed McCaleb
Jed McCaleb. Foto: Getty Images.

McCaleb menghasilkan sebagian besar kekayaannya dari Ripple Labs dan XRP, proyek aet kripto yang berfokus pada pembayaran yang ia dirikan pada tahun 2012. McCaleb meninggalkan proyek pada 2013 setelah berselisih dengan Larsen dan anggota tim lainnya.

Sejak itu, McCaleb telah menjual sebagian besar XRP-nya secara bertahap, mengikuti perjanjian pemisahan tahun 2014 yang dia buat dengan Ripple Labs. Dia adalah pendiri dan Chief Technology Officer (CTO) Stellar.

Baca juga: Mastercard Siap Terjun Eksplorasi Bisnis ke Metaverse dan NFT



Sumber : news.tokocrypto.com

Tidak Hanya Mastercard dan Adidas, Zara Juga Ke Metaverse

Metaverse semakin ramai dengan hadirnya brand fashion ternama, Zara, yang telah meluncurkan koleksi terbarunya di dunia virtual.

Koleksi yang disebut Lime Glam tersebut adalah produk pakaian dan aksesoris yagn bisa digunakan oleh para pengguna di platform Metaverse, Zepeto. Ini juga dijual di toko fisik mereka.

Memang, Metaverse sudah cukup terbukti mampu menjadi cara baru para brand fashion untuk memperkenalkan produk mereka, dengan cara yang benar-benar berbeda dan lebih kaya akan pengalaman. Inilah yang membuat Zara tertarik untuk memasukinya.

Sebelumnya, platform Metaverse dari Decentraland juga sudah akrab dengan penggunaan bisnis fashion, yang bahkan telah mengadakan pameran busana virtual dengan lancar dalam skala yang bisa dibilang besar. Ini sangat meriah dan panen pujian.

Baca juga: Mastercard Ajukan Belasan Merek Dagang untuk Metaverse dan Crypto

Dengan adanya Metaverse, mencoba sebuah fashion dari rumah saja pun dimungkinkan, sebelum benar-benar datang ke toko fisik dan memilikinya secara nyata. Konsep hebat ini memang bukan hal yang benar-benar baru, tetapi telah dicoba dan hasilnya luar biasa.

Di situs resmi Zara, juga menampilkan avatar yang menggunakan koleksi Lime Glam. Ini tentu bisa menjadi referensi awal bagi pengunjung situs sebelum benar-benar mencoba dan membelinya.

Selain untuk hal tersebut, aplikasi Zepeto juga menawarkan booth foto, dinding digital dan lantai untuk koleksi khusus semacam itu.

Baca juga: Volume Perdagangan Kripto di India Runtuh Setelah Pajak Baru Berlaku

Dengan tampilan yang berkonsep tiga dimensi, ini tentu mempermudah pelanggan mendapatkan gambaran yang lebih baik di awal secara digital, mengenai suatu produk yang ditawarkan.

Tentu saja, ini sejalan dengan ramalan para pakar tentang nilai pasar metaverse yang akan membesar, benar-benar besar, karena fungsi dan minat yang luas. Ini masihlah awal, metaverse akan benar-benar melewati imajinasi. Kita lihat saja!

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Mastercard Siap Terjun Eksplorasi Bisnis ke Metaverse dan NFT

Mastercard menambah daftar panjang perusahaan yang siap mengeksplorasi bisnis untuk beroperasi di Metaverse dan ranah NFT. Mastercard bergabung dengan Visa dan American Express untuk “pindah” ke Metaverse, karena berupaya meningkatkan aliran pendapatan dan tetap kompetitif dalam ekonomi virtual.

Menurut laporan Cointelegraph, ada 15 aplikasi hak panten yang diajukan oleh Mastercard, meliputi presentasi produk, marketplace, menyelenggarakan acara live streaming, kartu kredit dan debit, serta membuat komunitas terkait NFT di Metaverse.

Paten tersebut diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO). Informasi ini diketahui dari sebuah cuitan Twitter seorang pengacara perizinan merek bernama Mike Kondoudis.

“Mastercard telah mengajukan 15 aplikasi merek dagang untuk Mastercard, Priceless, Circle Logo miliknya. Mengindikasikan rencana untuk media yang didukung NFT, pemrosesan pembayaran di Metaverse, marketplace untuk barang digital + NFT, transaksi e-commerce di Metaverse,” tulis Kondoudis.

Baca juga: Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari, Apa Penyebabnya?

Mastercard Terbuka Soal Aset Kripto

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Cointelegraph, Mastercard menambahkan 500 karyawan baru pada bulan Februari untuk berkonsultasi dengan bank dan pedagang tentang mengadopsi teknologi dan NFT yang mendukung aset kripto.

Mastercard bukan satu-satunya perusahaan fintech besar yang mengajukan merek dagang NFT atau Metaverse. Visa dan American Express telah mengajukan pengajuan USPTO terkait kripto mereka sendiri.

Kembali pada tahun 2020, Visa pertama kali mengajukan aplikasi paten untuk membuat mata uang digital yang sedang dalam pengembangan di jaringan kartunya. Beincrypto melaporkan, Coinbase akan menerima pembayaran NFT melalui Mastercard. Tujuannya agar mempermudah orang-orang yang masih awam terhadap aset kripto.

Ilustrasi token kripto dan dunia Metaverse.
Ilustrasi token kripto dan dunia Metaverse.

Baca juga: Visa Kembangkan Konsep Transfer Mata Uang Digital Aman

Aset Kripto Bisnis Masa Depan

Dalam kasus American Express, ada tujuh aplikasi yang terkait dengan branding kartu pembayaran virtual, layanan concierge di Metaverse dan menggunakan kartu kredit dan debit mereka di pasar NFT.

Selain itu, perusahaan kartu kredit ini telah mengambil beberapa inisiatif untuk tetap kompetitif dalam ekonomi virtual. Sementara, Mastercard membuat program tiga bulan, yang disebut Start Path Crypto, untuk membantu blockchain dan startup crypto meningkatkan skala bisnis mereka, Visa juga meluncurkan Creator Program, untuk membimbing pengusaha tentang NFT untuk mengembangkan bisnis kecil mereka.





Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 13 April 2022: Pasar Kripto Terjebak Zona Merah

Pergerakan market kripto pada pekan kedua April ini, perlahan tapi pasti nyaman mendarat di zona merah. Situasi ini membuat pelaku pasar banyak yang mengambil sikap wait and see untuk terus memantau pergerakan ke depan. 

Melansir Coinmarketcap, Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big semua dalam posisi nyaman berada zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) sempat anjlok di bawah $ 39.000 dan sejumlah altcoin pun juga bernasib sama.

Namun, berkah ada pada bintang utama, Shiba Inu (SHIB) yang sempat meroket 35% dalam sehari terakhir. Nilai SHIB meroket berkat dampak dari listing di platform investasi AS, Robinhood.

“Selain itu sentimen SHIB juga datang dari Unification Foundation, perusahaan solusi blockchain yang mengumumkan akan melakukan testnet Shibarium, yakni jaringan blockchain layer-2 Shiba Inu,” kata Trader Tokocrypto, Afid Sugiono pada Rabu (13/4).

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Lebih lanjut, Afid menjelaskan overall market masih kuat untuk bearish pada minggu ini. Pergerakan market kripto mungkin akan sedikit alami pullback untuk melanjutkan penuruan.

“Secara umum, pasar kripto hari ini masih tertekan berkat aksi jual besar-besaran setelah pelaku pasar. Kuat dugaan, aksi jual ini dilakukan karena pelaku pasar mengantisipasi data inflasi AS pada Maret lalu dan arah kebijakan moneter The Fed yang lebih ketat,” jelasnya.

Baca juga: Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari, Apa Penyebabnya?

Namun di sisi baiknya, banyak investor kawakan mungkin akan melakukan akumulasi aset kripto, karena harganya sedang murah atau melakukan strategi buy the dip, sehingga tekanan aksi beli tersebut lebih kuat dibanding aksi jualnya. Hal tersebut bisa jadi sedikit banyak akan mempengaruhi penguatan pasar kripto sepekan ke depan.

Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan April ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Reserve Rights (RSR)

Ilustrasi analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $1,00 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan RSR akan menuju fase bullish pada pekan ini. Hal tersebut dampak dari kabar Mainnet Launch yang akan dilaksanakan pada 30 April dan bisa lebih cepat.

“Para RSR holders akan menahan token mereka sebelum Mainnet diluncurkan untuk dapat keuntungan. Dari analisis teknikalnya, RSR sudah membentuk pola cup and handle yang sering dianggap sebagai sinyal bullish, dengan pola sisi kanan biasanya mengalami trading volume yang lebih rendah. Peningkatan harga kemungkinan bisa capai 23%,” kata Afid.

Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #19, dengan kapitalisasi pasar $ 193.407.005. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

2. Mines of Dalarnia (DAR)

Ilustrasi analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

Token kripto DAR masih kemungkinan akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Mines of Dalarnia Mainnet pada 26 April mendatang. Kemudian, dibukanya penjualan tanah virtual Mines of Dalarnia Land membuat harga DAR melonjak.

“Mines of Dalarnia akhirnya resmi mengumumkan peluncuran Mainnet pada 26 April mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 12% dari harga sekarang di kisaran $ 1,05,” ungkap Afid.

Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #263, dengan kapitalisasi pasar $ 196.313.041. Jumlah koin yang beredar 123.200.000 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

3. Secret (SCRT)

Ilustrasi analisis teknikal Secret (SCRT).

Secret Network adalah jaringan blockchain pertama dengan smart contract yang menjaga privasi. Secret Network memiliki native coin bernama Secret (SCRT). Ini seperti Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC), yang bisa disimpan di wallet dan membelanjakannya saat ingin menggunakan jaringan Secret Network.

Afid mengungkap peningkatan Mainnet pada jaringan Secret Network membuat nilai token SCRT melonjak. Dalam pengumumannya, upgrade Mainnet ini bisa meningkatkan kinerja jaringan 500 kali lipat lebih besar.

“Secret Network akan upgrade Mainnet Shockwave Alpha pada 27 April mendatang. Kabar ini membuat harga SCRT langsung naik. Dari analisis teknikalnya, SCRT berpotensi naik hingga 9% sampai harga kisaran $ 5,9,” katanya.

Peringkat SCRT di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #93, dengan kapitalisasi pasar $ 801.834.568. Jumlah koin yang beredar 163.295.557 koin SCRT yang beredar dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Mengenal Secret Network, Kripto Diklaim Pesaing Ethereum & Polkadot

4. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

Ilustrasi analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.

Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. 

Menurut Afid, KNC akan berpotensi bullish. Posisi harga KNC naik lebih dari 50% setelah memperluas akses ke sepuluh jaringan blockchain dan integrasi dengan Uniswap v3.

“Kyber Network kemungkinan akan mengalami bullish pada pekan ini. pada tanggal 8 April saja, KNC udah naik 55,4%. Dari teknik analisisnya, pekan ini KNC rata-rata akan mengalami kenaikan 17%,” tutur Afid.

Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #100, dengan kapitalisasi pasar $ 674.734.856. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. NEAR Protocol (NEAR)

Ilustrasi analisis teknikal NEAR Protocol (NEAR).

NEAR Protocol (NEAR) bisa menjadi salah satu aset kripto yang bersinar dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, pekan ini NEAR kembali masuk dalam kripto potensi bullish. Ini ketiga kali berturut-turut NEAR masuk ke dalam daftar.

“NEAR berpeluang mengalami bullish dengan peningkatan nilai mencapai 14 persen. harga NEAR diprediksi akan naik hingga $ 17,8. Penyebabnya masih dampak dari pengumuman peluncuran Unchainfund, kemitraan mereka dengan SialGP, dan pemenang MetaBUILD 2,” kata Afid.

Peringkat NEAR di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #18, dengan kapitalisasi pasar $ 10.986.886.660. Jumlah koin yang beredar  667.451.644 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Bitcoin (BTC)

Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin (BTC).

Pekan ini memang menjadi waktu yang sulit bagi Bitcoin (BTC). Harga BTC sempat jatuh kembali di bawah $ 40.000. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat ini dampak karena metrik on-chain menunjukkan kurangnya permintaan dari investor baru dan institusi yang sebagian besar mendominasi pasar.

“Bitcoin sempat reli di atas $ 40.000 dan menabrak dinding resistensi di $ 40.650, namun akhirnya harga BTC jatuh kembali di bawah $ 39.600. Secara keseluruhan, Bitcoin masih sideways dengan pasar menunggu momentum baru dan arus masuk dana baru ke pasar kripto,” kata Afid.

Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar $ 761.068.274.689. Jumlah koin yang beredar 19.010.225 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

2. Ethereum (ETH)

Ilustrasi analisis teknikal Ethereum (ETH).

Tidak jauh beda nasibnya dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan harga. Sepanjang Selasa (12/4), ETH mengalami penurunan nilai hingga 4,4%. Namun, Rabu (13/4) harganya terpantau bergerak naik, tapi Afid melihat ini tidak akan lama.

“ETH kemungkinan besar akan bearish. Dari analisis teknikalnya, ETH mungkin akan turun hingga 9% mencapai harga bawah di kisaran $ 2.800. Ini masih berdampak dari market yang tertekan dan pergerakan BTC yang turun,” jelasnya. 

Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar $ 367.141.139.995. Jumlah koin yang beredar 120.355.434 koin ETH dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

Baca juga: Volume Perdagangan Kripto di India Runtuh Setelah Pajak Baru Berlaku

3. Bitcoin UP (BTCUP)

Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

Bitcoin UP (BTCUP) juga berdampak dari pergerakan Bitcoin. Seperti dietahui pergerakan BTCUP mengikuti Bitcoin, apabila BTC naik, maka token ini akan menghasilkan keuntungan berkali lipat. Jumlah keuntungan yang kelipatannya ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

“BTCUP belum bisa keluar dari masa bearish-nya. BTCUP ini kan menggunakan leverage dan benar-benar memakai harga spot, jadi sangat berpengaruh dengan harga BTC yang pekan ini sedang turun. Penurunannya bisa capai 17% hingga harga bawah $ 31,” ungkap Afid.

Peringkat BTCUP di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #2957, dengan kapitalisasi pasar $ 3.768.583. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

4. Cocos-BCX (COCOS)

Ilustrasi analisis teknikal Cocos-BCX (COCOS).

COCOS adalah aset kripto dari blockchain Cocos-BCX dan digunakan untuk membayar biaya transaksi dan gas fee, tetapi juga dapat dipertaruhkan untuk berpartisipasi dalam konsensus DPoS dan tata kelola blockchain yang mendasarinya.

“COCOS terlihat jelas dalam analisis teknikalnya akan masuk bearish. Terlihat ada pola reverse cup and handle sebagai tanda-tanda penurunan. Nilai COCOS kemungkinan besar turun hingga 10% hingga harga bawah $ 1,3,” jelas Afid.

Peringkat COCOS di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #477, dengan kapitalisasi pasar $ 65.247.168. Jumlah koin yang beredar 42.015.868 koin COCOS dan maksimal pasokan 100.000.000 koin COCOS.

5. Coin98 (C98)

Ilustrasi analisis teknikal Coin98 (C98).

Coin98 (C98) adalah aset kripto asli dari protokol blockchain Coin98 Finance. Protokol Coin98 Finance adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam staking, pertukaran lintas-rantai, dan pertanian hasil. Ini diluncurkan di Binance Smart Chain (BSC) pada Juli 2021.

“Sama seperti COCOS, C98 juga sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Pekan ini akan menjadi berat untuk C98 bisa bergerak naik. C98 juga sudah overbought sehingga akan terkoreksi hingga 10%,” kata Afid.

Peringkat C98 di CoinMarketCap pada Rabu (13/4) pukul 10.00 WIB adalah #169, dengan kapitalisasi pasar $ 286.892.706. Jumlah koin yang beredar 185.000.000 koin C98 dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin C98.

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Baca juga: Dua Bocah Ini Bisa Cuan Rp 430 Juta per Bulan dari Tambang Kripto



Sumber : news.tokocrypto.com

Pendiri PayPal Beberkan Alasan Bitcoin Gagal Tembus $ 100.000

Pendiri PayPal, Peter Thiel beberkan alasan Bitcoin gagal tembus $ 100.000 yang menurutnya disebabkan oleh beberapa ‘musuh’. Thiel menyebut-nyebut Warren Buffet, Larry Fink, dan Jamie Dimon sebagai orang-orang yang menghambat pertumbuhan aset digital nomor satu ini. 

Thiel diketahui marah-marah kepada ketiga orang tersebut di Konferensi Bitcoin yang diselenggarakan di Miami. Thiel bahkan menyebut Warren Buffet sebagai ‘musuh nomor satu’ dan dengan berani serta secara terang-terangan menuliskan kata-kata ‘racun tikus’ pada layar tampilan saat sedang berpidato dalam acara tersebut. 

Lebih parahnya lagi, ketika suasana semakin panas, Thiel bahkan menyebut Buffet sebagai ‘kakek sosiopat dari Omaha’. Aksi Thiel ini disebabkan oleh komentar Buffet yang menurutnya merugikan pertumbuhan Bitcoin, lantaran komentar tersebut dinilai Thiel telah menimbulkan kekhawatiran pada calon investor. 

Baca jugaPrediksi Harga Bitcoin Hari Ini: Teknikal Analisis

“Saya tidak memiliki apa pun dan tidak akan pernah,” komentar Buffet tentang Bitcoin dalam sebuah wawancara. Buffet juga menyebutkan bahwa Bitcoin tidak punya nilai intrinsik dan bukan alat pertukaran yang tahan lama. Sementara salah satu mitranya, Chalie Munger, menyebut Bitcoin sebagai ‘penyakit kelamin’.

Selain Buffet, CEO JPMorgan, Jamie Dimon juga tak lepas dari caci maki Thiel. Dimon disebut Thiel sebagai ‘bias banker New York’. Sementara ketua BlackRock, Larry Fink disebut-sebut juga oleh Thiel karena dianggap sudah menyimpan sentiment anti-Bitcoin.

Baru-baru ini, surat pemegang saham justru menunjukkan bahwa Fink meningkatkan penggunaan Bitcoin dan crypto setelah gejolak geopolitik Russia – Ukraina pecah. 

Dalam pidatonya, Thiel berpendapat bahwa kritikus yang dia sebutkan itu menjadi alasan utama kenapa Bitcoin gagal mencapai $100K. “Mengapa Bitcoin belum naik menjadi $100K hingga satu juta dolar? Mengapa tidak menyatu dengan emas atau bahkan dengan pasar ekuitas secara lebih luar?” tanya Thiel dalam acara tersebut. 

Baca juga: Maksimalkan Cuan dengan Beli Koin Duluan

Selama acara berlangsung, Thiel cenderung memberikan pidato politis dan merenungkan apakah ‘gerakan musuh akan berhasil’ dalam menghentikan pertumbuhan Bitcoin ke $100K.

Akhir pidatonya, Thiel menyeret-nyeret Fed dan ketua SEC, Gary Gensler karena telah memilih untuk bersikap tidak peduli sehingga mereka harus membayar konsekuensinya di tahun-tahun mendatang.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Dua Bocah Ini Bisa Cuan Rp 430 Juta per Bulan dari Tambang Kripto

Aset kripto bisa mendatangkan keuntungan bagi siapa saja yang mau berusaha. Salah satu contohnya dua kakak beradik berusia muda, Ishaan Thakur (14) dan saudara perempuannya Aanya Thakur (9) sukses mendapatkan profit dari menambang aset kripto.

Dilaporkan CNBC, dua Thakur bersaudara ini bisa menghasilkan pendapatan dari menambang sejumlah aset kripto sampai $ 30.000 (setara Rp 430 juta). Bagi dua bocah ini untuk menambang kripto, bukanlah hal yang mudah dan tentu memerlukan biaya modal yang tak sedikit.

Ishaan dan Aanya yang tinggal di Frisco, Texas, AS pertama kali belajar cara menambang dengan menonton video di YouTube dan mempelajari segala hal teknisnya di internet. Ini tidak hanya sulit, tetapi bisa sangat mahal, karena membutuhkan banyak alat komputer dan sumber daya listrik yang besar.

Ishaan Thakur (14) dan Aanya Thakur (9) sukses mendapatkan profit dari menambang aset kripto. Foto: Dok. Manish Raj.
Ishaan Thakur (14) dan Aanya Thakur (9) sukses mendapatkan profit dari menambang aset kripto. Foto: Dok. Manish Raj.

Mulai Tambang Kripto dari PC Gaming

Ishaan bercerita mereka memulai menambang aset kripto sejak April 2021. Musim panas mereka kala itu dimanfaatkan untuk membangun bisnis penambangan kripto yang menguntungkan

Setelah menonton video di YouTube dan mencari hal tekni menambang kripto di internet, Ishaan mengubah PC gaming, Acer Alienware miliknya, menjadi rig penambangan Ethereum pada saat itu. Dia melakukan ini dengan menggunakan kartu grafis, yang dapat melakukan perhitungan volume tinggi untuk penambangan.

“Kami bisa menghabiskan seluruh musim panas bermain video game, tetapi kami menggunakan waktu luang kami untuk belajar tentang teknologi,” kata Ishaan dikutip CNBC Make It.

Pada penambangan hari pertama, mereka hanya menghasilkan $ 3 (Rp 43 ribu). Namun, dalam tujuh bulan terakhir, operasi mereka telah tumbuh secara substansial. Pada bulan Oktober 2021 saja, Ishaan dan Aanya menghasilkan $ 64.000 (Rp 919 juta).

Baca juga: Tokocrypto dan FEB UGM Kolaborasi Dirikan BlockSpace, Tempat Belajar Ekosistem Blockchain

Tambang Ethereum dan Bitcoin

Setelah berbulan-bulan sejak pertama kali menambang, dua saudara kandung ini sudah menghasilkan alat yang dapat memproses 15 hingga 16 miliar algoritma Ethereum per detik. Dan ini sudah menjadi bisnis yang menguntungkan, sehingga mendirikan perusahaan sendiri bernama Flifer Technologies.

Ishaan Thakur (14) dan Aanya Thakur (9) sukses mendapatkan profit dari menambang aset kripto. Foto: Dok. Manish Raj.
Ishaan Thakur (14) dan Aanya Thakur (9) sukses mendapatkan profit dari menambang aset kripto. Foto: Dok. Manish Raj.

“Kami telah mengonfigurasi komputer kami untuk terus memindai koin yang paling menguntungkan dan beralih ke koin itu secara otomatis,” kata Ishaan. “Eter adalah koin dominan yang kami tambang, dengan Bitcoin dan Ravencoin menjadi yang kedua dan ketiga.”

Bitcoin adalah aset kripto terbesar berdasarkan nilai pasar. Ether adalah yang terbesar kedua dan asli dari blockchain Ethereum. Sementara, Ravencoin adalah altcoin yang masuk daftar 100 teratas kripto berkapitalisasi besar.

Baca juga: Alasan Indonesia Jadi Negara Pengadopsi Kripto Tertinggi di Dunia

Uang Menambang Kripto untuk Ditabung dan Biaya Kuliah

Setelah melihat potensi bisnis yang besar, ayah mereka, Manish Raj, mantan bankir investasi, membantu mendanai dengan mengambil pinjaman. Raj menolak untuk mengungkapkan jumlah pinjaman yang tepat, tetapi kekurangan chip komputer di seluruh dunia membuat pencarian peralatan jauh lebih sulit dan menetapkan harga yang sangat mahal.

Kini, Ishaan dan Aanya memiliki sekitar 100 unit Nvidia RTX 3090, 50 unit Nvidia RTX 3070Ti, campuran prosesor Nvidia 30-series dan 24 unit mesin penambangan Bitcoin khusus. Kartu grafis Nvidia RTX 3090, misalnya, masing-masing dapat berharga sekitar $ 2.500 hingga $ 3.000.

Meskipun operasi penambangan awalnya dari garasi rumah, saat ini mereka telah pindah ke pusat data di Dallas, Texas. Biaya operasionalnya lebih dari $ 5.000 per bulan untuk tagihan listrik dan sekitar $ 4.000 per bulan untuk teknisi memantau rig.

“Meskipun kami sekarang menghasilkan banyak uang, kami sama bangganya seperti ketika kami hanya menghasilkan $ 3 per hari, karena hadiah utama kami bukanlah uangnya,” kata Ishaan.

“Bagian favorit saya tentang pengalaman kami adalah bahwa kami belajar tentang teknologi baru.”

Ishaan Thakur

Ishaan dan Aanya berharap untuk terus berinvestasi kembali dalam bisnis mereka, tetapi juga menggunakan pendapatan untuk menabung untuk kuliah. Bagi mereka, menambang adalah permulaan. Mereka berencana untuk meluncurkan aset kripto sendiri yang disebut Flifercoin.

Baca juga: Bitcoin akan Diterima di McDonalds dan Walmart



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin akan Diterima di McDonalds dan Walmart

Langkah adopsi Bitcoin tampak akan kian semakin luas berkat dompet Lightning Network, Strike, yang telah bermitra dengan Shopify, NCR dan Blackhawk Network.

Jack Mallers, sosok di balik wallet Strike, mengatakan bahwa semua situs yang menggunakan transaksi kartu online Shopify, akan bisa memproses pembayaran menggunakan Bitcoin melalui Lightning Network.

Tentu saja, ini adalah dasar adopsi yang lebih luas bagi crypto utama, yang akan mengakar pada fundamental yang lebih kuat.

Mallers pun mengatakan:

“Setiap pedagang online yang menggunakan Shopify dapat menerima pembayaran tanpa jaringan boomer 1949, menerimanya secara instan, pembayaran tunai, tanpa perantara, tanpa biaya 3%.”

Selain itu, ada sajian yang mengungkapkan bahwa Bitcoin juga akan merambah perusahaan ritel besar seperti Walmart, McDonalds dan Best Buy.

Baca juga: Bitcoin Cenderung Sideways, Market Kripto Masuk Altseason?

Dan juga, NCR dan Blackhawk juga melayani Starbucks, Staples dan masih banyak lagi ritel besar di AS.

Meski secara rinci belum ada penjelasan mengenai bagaimana dan kapan Bitcoin akan hadir sebagai opsi pembayaran di perusahaan ritel tersebut, tetapi Mallers mengatakan bahwa sudah ada lebih dari 40.000 bisnis yang siap menerima BTC melalui Lightning Network.

Memang, mengadopsi jaringan layer-2 Lightning Network akan lebih baik lagi untuk menggunakan Bitcoin sebagai opsi pembayaran.

Mengapa? Itu karena jaringan ini mampu mempercepat proses transaksi sekaligus menekan biaya gas.

Ini mampu mendukung upaya Bitcoin untuk menjadi mata uang digital, sehingga tidak ada lagi keluhan terkait biaya dan kecepatan, meski sebenarnya BTC sendiri sudah jauh lebih cepat dibandingkan pengiriman uang tradisional, terlebih jika untuk pengiriman lintas negara.

Baca juga: Michael Saylor dan Cathie Wood: Bitcoin akan Mencapai $1 Juta

Mallers meyakini pula bahwa Lightning Network bisa menjadi solusi pembayaran sehari-hari, yang telah mendapatkan dukungan kuat dari pemuja Bitcoin, Jack Dorsey, CEO dari Twitter dan Block.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Pajak Kripto Perlu Pembahasan Mendalam dan Untungkan Semua Pihak

Pemerintah Indonesia akhirnya menerbitkan aturan pengenaan pajak atas transaksi perdagangan aset kripto. Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022 yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada 30 Maret 2022 dan diundangan pada hari yang sama.

Perdagangan aset kripto di Indonesia akan mulai dikenakan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN dan Pajak Penghasilan atau PPh yang akan berlaku mulai 1 Mei 2022. Adapun tarif PPN yang dikenakan ialah 0,11 persen dari nilai transaksi kripto. Sementara itu, para penjual aset kripto atau exchanger dikenai PPh 22 final dengan tarif 0,1 persen dari nilai transaksi.

Untuk pedagang yang tak terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), maka tarif pajak yang dipungut berbeda. Yakni, dua kali lipat dari pedagang yang berlisensi atau berarti 0,22 persen untuk PPN dan 0,2 persen sebagai Pajak Penghasilan (PPh).

Siap! Transaksi Crypto di Indonesia Akan Dikenakan Pajak 0,1%
Ilustrasi pajak aset kripto.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, menyambut baik rencana pemberlakuan pajak terhadap transaksi aset kripto di Indonesia. Pengenaan pajak terhadap aset kripto sangat memungkinkan dan memberi dampak positif pada industri yang sudah berjalan baik saat ini.

“Kami yakin peraturan pajak ini dibuat dengan niat dan tujuan yang baik oleh pemerintah. Ini juga merupakan langkah yang baik untuk mendukung berkembangnya industri aset kripto yang dipadang memiliki legitimasi yang kuat,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Adanya beleid yang baru tersebut, ekosistem industri aset kripto dapat berkontribusi terhadap pemasukan negara. Sebagaimana yang telah kita ketahui perdagangan aset kripto dalam negeri saat ini tumbuh begitu pesat dalam 2 tahun terakhir. Namun, pemberlakuan pajak tersebut masih perlu pembahasan yang mendalam dengan unsur hati-hatian.

Baca juga: Kenalan dengan Anak 12 Tahun Raup Cuan Rp 14 Miliar dari NFT

Aturan Pajak Perlu Untungkan Semua Pihak

Lebih lanjut, Manda mengungkap saat inip pihaknya bersama para anggota di Aspakrindo masih melakukan pengkajian terhadap PMK Nomor 68/PMK.03/2022. Pada dasarnya, asosiasi dan para calon pedagang aset kripto yang berada di bawah Bappebti, tentu selalu menerapkan Good Corporate Governance yang akan patuh dan tunduk pada peraturan dan perundang-undangan di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Di sisi lain, asosiasi akan tetap terus melakukan komunikasi kepada pemerintah untuk memberikan aturan yang didasarkan atas kepentingan bersama. Dikhawatirkan pengenaan pajak ini bisa memberatkan investor dan pedagang sehingga kondisi industri aset kripto akan mengalami kemunduran.

“Kami selaku pelaku industri aset kripto senantiasa ingin berkomunikasi bersama dengan pemerintah termasuk pelaksanaan aturan perpajakan ini agar bisa berasaskan keadilan. Kami sebenarnya tidak pernah menolak, tapi berharap seharusnya semua pelaku industri dilibatkan. Jadi hasilnya bisa fair untuk semuanya,” kata Manda.

Baca juga: TokoCare Gandeng BeKind dan WeCare.id, Hadirkan “Kado Lebaran” di Bulan Ramadan

Tarif Pajak Kripto yang Ideal

Sebelumnya, Aspakrindo telah mengajukan skema PPh Final sebesar 0,05 persen. Pada dasarnya bukan melihat dari sisi berapa besar nilai yang harus dikenakan pajak, tapi bagaimana agar regulasi ini bisa berkembang sehingga nilainya akan mengikuti perkembangan itu sendiri.

Ilustrasi pajak aset kripto.
Ilustrasi pajak aset kripto.

Manda berharap pemerintah bisa melakukan peninjauan ulang terkait ketentuan perpajakan bagi transaksi perdagangan aset kripto. Dengan adanya peninjauan ulang ini, akan ada ruang dan waktu bagi industri serta kementerian guna mengkaji solusi yang terbaik terkait pajak aset kripto.

“Tentunya kami mengapresiasi sekali  bahwa pemerintah akan selalu mendengarkan saran dan masukan dari pemain industri dan sebenarnya ini bisa dilakukan dengan koordinasi yang baik. Peninjauan ulang ini juga baik untuk mengkaji penegakan pajak kripto yang terbaik itu seperti apa,” jelasnya.

Diharapkan pemerintah melalui kebijakan peraturan pajak aset kripto yang berasaskan keadilan dan mendukung inovasi mampu mendorong daya saing industri aset kripto di Indonesia.

Baca juga: NFT Solana Resmi Terdaftar di OpenSea



Sumber : news.tokocrypto.com