Pertumbuhan industri investasi aset kripto di Indonesia semakin cepat. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyakini bahwa jika aset kripto tidak diatur bisa berdampak pada pelemahan ekonomi negara.
Plt Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana, mengatakan perdagangan aset kripto mengalami peningkatan signifikan, di mana pada 2021 mencapai nilai Rp 859,4 triliun dengan jumlah pelanggan sebanyak 11,2 juta orang atau meningkat 1.222,8 persen dibandingkan pada 2020 yang perdagangan asetnya sebesar Rp 64,9 triliun.
“Sampai dengan Februari 2022, transaksi aset kripto telah mencapai Rp83,8 triliun dengan jumlah pelanggan 12,4 juta orang atau bertambah 532.102 orang pelanggan dari 2021,” kata Wisnu saat menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (25/3).
Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Aset Kripto dan Dampaknya kepada Ekonomi Indonesia
Lebih lanjut, Wisnu mengatakan jika aset kripto tidak diatur bisa berdampak pada pelemahan ekonomi negara dan akan digunakan untuk transaksi ilegal. Masyarakat yang antusias dengan aset kripto akan lari ke platform perdagangan aset kripto atau exchange luar negeri.
“Apa keuntungannya buat negara dan ketahanan ekonomi? Bisa bayangkan Rp 859 triliun kalau tidak ada exchange (lokal) anak muda ini mau main di mana? Pasti main di luar (negeri), kalau main di luar tidak bisa pakai Rupiah harus cari Dolar. Berarti Rp 859 triliun akan menjadi Dolar. Dampaknya apa? Nilai tukar Rupiah menjadi melemah, karena permintaan akan Dolar meningkat,” ungkap Wisnu.
Wisnu menegaskan bahwa aset kripto telah diatur dan legal diperdagangkan di Indonesia sebagai komoditi sejak tahun 2019. Bahkan lembaga lainnya, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, OJK, BIN, BNN dan BNPT sudah mengetahui aturan tentang aset kripto di Indonesia.
“Aset kripto ini sebenarnya mulai di tahun 2019, itu adalah hasil keputusan dari Rakor Menko, di situ dihadiri oleh Bank Indonesia, OJK, Kementerian Keuangan, BIN, BNN. Iya jadi awalnya ceritanya gini ada bawa aset kripto ini digunakan untuk mendanai kegiatan ilegal bukan seperti pendanaan terorisme dan transaksi narkotika,” jelasnya.
Bank Indonesia dan OJK Setuju Bappebti Atur Aset Kripto
Sesuai Surat Menko Perekonomian Nomor S-302/M.EKON/09/2018 tanggal 24 September 2018 perihal Tindak lanjut Pelaksanaan Rakor Pengaturan Aset Kripto (Crypto Asset) Sebagai Komoditi yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.
Aset kripto tetap dilarang sebagai alat pembayaran, namun sebagai alat investasi dapat dimasukan sebagai komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Dengan pertimbangan, karena secara ekonomi potensi investasi yang besar dan apabila dilarang akan berdampak pada banyaknya investasi yang keluar (capital outflow) karena konsumen akan mencari pasar yang melegalkan transaksi kripto.
“Sudah dirapatkan berkali-kali BI bilang ini bukan mata uang, kita semua setuju. Ini bukan mata uang berdasarkan Undang-undang Mata Uang hanya Rupiah mata uang yang berlaku di Indonesia. (aset kripto) sebagai pembayaran, OJK juga bilang ini juga bukan keuangan, kita juga setuju. Karena itu masuk sebagai komoditi,” ungkap Wisnu.
kemudian, aset Kripto terlebih dahulu akan diatur dalam Permendag sebagai komoditi yang diperdagangkan di Bursa Berjangka. Pengaturan lebih lanjut terkait hal-hal yang bersifat teknis serta untuk mengakomodir masukan-masukan dari Kementerian/Lembaga akan disusun aturan pelaksana dalam bentuk Peraturan Bappebti.
Nabung kripto menjadi cara yang tepat untuk mendapatkan profit jangka panjang, terlebih di saat market yang tengah bearish. Investor maupun trader bisa melakukan akumulasi ketika harga kripto sedang ‘diskon.’
Di samping itu, saat ini fokus banyak orang tertuju pada peristiwa yang sangat penting dalam industri kripto, yaitu “Bitcoin halving.” Biasanya menjelang momen bersejarah tersebut dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan nabung kripto.
Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi signifikansi Bitcoin halving dan menyajikan daftar watchlist aset kripto yang layak dipertimbangkan menjelang peristiwa tersebut. Dengan mengeksplorasi potensi pertumbuhan aset kripto dan membangun portofolio yang menguntungkan bisa menjadi strategi investasi yang cerdas.
Bitcoin halving terjadi sekitar setiap empat tahun, adalah peristiwa penting yang telah menarik perhatian para pelaku pasar dan investor kripto sejak awal eksistensi Bitcoin. Secara sederhana, Bitcoin halving adalah proses pengurangan setengah dari imbalan yang diberikan kepada para penambang (miners) dalam memvalidasi transaksi dan menjaga keamanan jaringan Bitcoin. Dengan setiap halving, imbalan Bitcoin yang diperoleh penambang berkurang, yang pada gilirannya mempengaruhi ketersediaan Bitcoin baru yang masuk ke pasar.
Signifikansi Bitcoin halving terletak pada efeknya terhadap persediaan Bitcoin yang tersedia. Dengan adanya halving, pasokan baru Bitcoin yang masuk ke pasar berkurang drastis. Seiring dengan adanya permintaan yang terus meningkat, hukum penawaran dan permintaan akan berlaku, yang dapat berpotensi mempengaruhi harga Bitcoin secara positif. Sejarah telah mencatat bahwa setelah setiap halving, harga Bitcoin cenderung mengalami kenaikan signifikan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, banyak investor dan penggemar kripto yang melihat halving Bitcoin sebagai peluang emas untuk memasuki pasar atau memperkuat portofolio kripto mereka.
Daftar Crypto Watchlist
Bitcoin akan mengalami halving reward dalam waktu kurang dari satu tahun. Berdasarkan sejarah pergerakan harga Bitcoin dan alternatif koin, diperkirakan akan terjadi bull run setelah halving dan mencapai All Time High (ATH) dalam rentang waktu 12 hingga 18 bulan setelah halving. Ini adalah kesempatan bagi para Holder untuk melakukan DCA (Dollar Cost Averaging) dan mengumpulkan sebanyak mungkin aset kripto. Berikut adalah beberapa aset kripto yang perlu dipantau menurut Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur.
Bitcoin
BTC/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Potensi pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa bulan ke depan memang mungkin mengalami kenaikan secara stabil. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini, salah satunya adalah akumulasi oleh pelaku pasar retail dan institusi sebelum terjadinya Bitcoin halving.
ATH : US$ 68.997
Price Now : US$ 26.708
Persentase Loss dari ATH : – 61,3%
Persentase Profit jika mencapai ATH : +158,42%
Estimasi Mencapai ATH : Tahun 2025
Estimasi harga mencapai rekor tertinggi disebabkan oleh sentimen yang kuat terkait halving Bitcoin. Hal ini kemungkinan akan menciptakan gelombang percakapan di media sosial yang terus-menerus membahas kenaikan harga Bitcoin. Namun, penting untuk diingat bahwa sentimen di masa depan tidak selalu positif dan dapat mengalami perubahan yang tidak terduga.
Dalam industri aset kripto, harga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti permintaan pasar, adopsi institusional, peraturan pemerintah, dan berbagai peristiwa global. Sentimen investor juga dapat berubah secara tiba-tiba, terutama dalam situasi pasar yang tidak stabil.
Oleh karena itu, penting bagi para investor dan pemegang aset kripto untuk tetap waspada terhadap sentimen yang tidak terduga dan memiliki strategi manajemen risiko yang baik. Dalam mengambil keputusan investasi, disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dan teknis yang mempengaruhi harga, serta melakukan riset yang mendalam sebelum mengambil keputusan.
Ethereum adalah platform komputasi terdesentralisasi yang menggunakan teknologi blockchain. Itu didasarkan pada konsep yang sama dengan Bitcoin sebagai mata uang digital, tetapi Ethereum memperluas fungsionalitasnya untuk mendukung smart contracts.
ATH : US$ 4.867
Price Now : US$ 1.817
Persentase Loss dari ATH : – 62,88%
Persentase Profit jika mencapai ATH : +169,42%
Estimasi Mencapai ATH : Tahun 2025
Harga Ethereum (ETH) memiliki potensi untuk menguat dan mencapai rekor tertinggi (ATH) sebelumnya. Ethereum telah membangun ekosistem yang kuat dan matang dalam beberapa tahun terakhir, dengan aplikasi dan proyek yang semakin banyak mengadopsi teknologi Ethereum.
Salah satu indikator pertumbuhan ekosistem Ethereum adalah kenaikan biaya transaksi di jaringan Ethereum. Kenaikan biaya transaksi ini menunjukkan tingginya permintaan dan penggunaan Ethereum. Semakin banyak orang dan proyek yang menggunakan Ethereum, semakin tinggi biaya transaksi yang harus dibayarkan untuk memastikan transaksi diproses dengan cepat.
Selain itu, perkembangan teknologi lapisan kedua (layer-2) seperti Matic Network (Polygon) juga memberikan solusi untuk masalah skalabilitas Ethereum. Lapisan kedua memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah dengan menggunakan jaringan terpisah yang terhubung ke jaringan Ethereum utama. Keberhasilan proyek-proyek seperti MATIC menunjukkan bahwa komunitas Ethereum berupaya untuk meningkatkan kinerja jaringan dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Pax Gold
PAXG/USD Timeframe 1 Day by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview. com.
PAXG adalah singkatan dari “Paxos Gold,” yang merupakan token kripto 1:1 dengan emas. PAXG adalah representasi digital dari emas fisik yang disimpan secara aman oleh Paxos Trust Company. Setiap PAXG setara dengan 1 troy ounce (sekitar 31,1 gram) emas 99,99% murni.
PAXG didasarkan pada teknologi blockchain, khususnya jaringan Ethereum, dan memanfaatkan kontrak pintar untuk mencatat kepemilikan dan mentransfer aset emas. Ini berarti bahwa pemilik PAXG memiliki klaim kepemilikan terhadap emas fisik yang disimpan oleh Paxos Trust Company. Konsep ini dikenal sebagai “tokenisasi emas,” yang memungkinkan investor untuk memperoleh dan melakukan transaksi dengan emas melalui blockchain tanpa harus memiliki fisik emas tersebut.
PAXG juga menawarkan transparansi yang tinggi karena setiap token memiliki tautan langsung dengan emas fisik yang disimpan oleh Paxos Trust Company. Ini berarti bahwa setiap pemilik PAXG dapat melacak dan memverifikasi kepemilikan mereka terhadap emas yang sebenarnya.
Gejolak ekonomi seperti BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan), de-dolarisasi, perang, dan kebangkrutan bank dapat menjadi penyebab harga emas naik. Negara-negara BRICS memiliki cadangan besar dalam bentuk emas untuk memperkuat mata uang mereka dan mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat. Permintaan emas dari negara-negara BRICS dapat menyebabkan kenaikan harga emas di pasar global.
ATH : US$ 2.932
Price Now : US$ 1.972
Persentase Loss dari ATH : – 32,62%
Persentase Profit jika mencapai ATH : +48,38%
Estimasi Mencapai ATH : Tahun 2027
Konflik atau perang dapat menciptakan ketidakpastian politik dan ekonomi di dunia. Selama masa ketidakpastian ini, investor sering mencari aset yang dianggap aman, seperti emas. Permintaan yang lebih tinggi untuk emas sebagai lindung nilai dapat menyebabkan kenaikan harga.
Bisa dipastikan bahwa PAXG bisa menjadi salah satu aset alternatif investasi untuk pemula yang memiliki resiko yang rendah. Keuntungan PAXG juga memiliki spread harga yang sangat rendah dibanding jika membeli emas secara fisik atau digital.
Pastikan kamu hanya melakukan Nabungkripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Pasokan Bitcoin yang dipegang oleh investor atau holder jangka panjang meningkat, begitu pula keengganan mereka untuk menjualnya. Selain itu, aksi pasar baru-baru ini telah menjadi salah satu rentang perdagangan terketat selama beberapa tahun terakhir.
Pada 22 Mei, platform analitik on-chain Glassnode melaporkan bahwa sebagian besar pasokan Bitcoin tetap tidak aktif di wallet investor, walaupun volatilitas pasar kripto meningkat. Glassnode mencatat pemegang jangka panjang atau long-term holder (LTH) sekarang memiliki 14,46 juta BTC. Definisi LTH di sini mengacu pada salah satu dari dua kelompok utama di mana pasar Bitcoin umumnya dibagi.
Grup LTH ini mencakup semua investor yang memegang BTC setidaknya sejak 155 hari yang lalu, tanpa memindahkan atau menjualnya di jaringan. Sisi lain dari sektor ini terdiri dari pemegang jangka pendek atau short-term holders (STH), investor yang memegang koin BTC dengan jumlahnya kurang dari waktu ambang batas di bawah 155 hari.
Sinyal Bitcoin
Secara statistik, semakin lama seorang investor memegang koin mereka, semakin kecil kemungkinan mereka untuk menjualnya kapan saja. Karena alasan ini, LTH merupakan bagian dari pasar dengan keyakinan yang lebih kuat. Kelompok ini juga terkadang disebut “tangan berlian” pasar karena fakta ini.
LTH merupakan bagian pasar yang penting, sehingga perilakunya layak untuk dilihat. Salah satu indikator yang membantu melacak pergerakan mereka adalah “pasokan LTH,” yang mengukur jumlah total Bitcoin yang saat ini disimpan di dompet para investor ini.
Sekarang, inilah grafik yang menunjukkan tren indikator BTC ini selama beberapa tahun terakhir:
Nilai metrik tampaknya terus meningkat dalam beberapa hari ini. Sumber: The Week Onchain dari Glassnode.
Seperti yang ditampilkan pada grafik di atas, pasokan Bitcoin LTH menurun selama paruh pertama tahun 2021, ketika bull run terjadi. Ini berarti bahwa situasi ambil untung dari reli tersebut telah berhasil menggoda bahkan para investor jangka panjang ini untuk melakukan aksi jual pada saat itu.
Namun, setelah reli, para holder ini mulai menunjukkan tren akumulasi lagi dan sejak itu menambahkan jumlah koin Bitcoin ke dompet mereka. Tren naik awalnya tajam, tetapi metrik sebagian besar bergerak menyamping antara titik tertinggi bull run di paruh kedua tahun 2021 dan awal bear market.
Nabung Kripto
Selama bear market, para pemegang ini menabung kripto atau akumulasi secara perlahan namun konstan, hanya menjual sedikit selama peristiwa tertentu seperti jatuhnya FTX pada November 2022.
Kemudian, dalam beberapa bulan pertama reli yang dimulai tahun ini, pertumbuhan pasokan mereka kembali melambat hingga merangkak, tetapi tidak ada periode penurunan yang mencolok. Ini menyiratkan bahwa sementara beberapa investor mungkin telah menjual, STH baru juga akan matang ke dalam grup ini untuk menyeimbangkan penjual ini.
Namun, dalam beberapa minggu terakhir, LTH Bitcoin sekali lagi menunjukkan tren akumulasi yang cepat dan telah membawa pasokannya ke level tertinggi baru sepanjang masa sebesar 14,46 juta BTC. Ini menunjukkan bahwa holder Bitcoin ini tidak goyah dari perebutan harga baru-baru ini.
Ambang batas 155 hari akan menempatkan sumber LTH yang baru matang ini di posisi terendah setelah jatuhnya FTX, yang berarti bahwa investor ini saat ini akan menjadi salah satu pihak yang paling menguntungkan di pasar.
Pastikan kamu hanya melakukan Nabungkripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Kondisi market yang tengah lesu merupakan waktu yang tepat untuk mulai nabung kripto, seperti Bitcoin (BTC), dan melihat potensi panen yang mungkin terjadi saat halving berikutnya. Halving sendiri adalah peristiwa penting dalam dunia kripto Bitcoin, momen di mana mengurangi setengah hadiah blok yang diberikan kepada penambang baru.
Menurut Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, Bitcoin akan mengalami halving reward dalam waktu kurang dari satu tahun. Berdasarkan sejarah pergerakan harga BTC dan altcoin lain, diperkirakan akan terjadi bull run dan mencapai All Time High (ATH) dalam rentang waktu 12 hingga 18 bulan setelah halving.
“Ini adalah kesempatan bagi para holder untuk melakukan DCA (Dollar Cost Averaging) dan mengumpulkan sebanyak mungkin aset kripto. Potensi pergerakan harga BTC dalam beberapa bulan ke depan mungkin mengalami kenaikan secara stabil. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini, salah satunya adalah akumulasi oleh pelaku pasar retail dan institusi sebelum terjadinya halving Bitcoin,” kata Fyqieh.
Fyqieh menjelaskan DCA adalah strategi yang tepat untuk mempelajari langkah-langkah praktis memulai proses nabung kripto sejak dini, dengan tujuan untuk memanen hasilnya pada saat terjadi halving.
Dalam artikel ini, ada beberapa poin mengapa nabung kripto sekarang dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan saat halving Bitcoin berikutnya yang diperkirakan terjadi di awal tahun 2024.
1. Kesempatan Menarik saat Halving
Halving Bitcoin terjadi sekitar setiap empat tahun, di mana hadiah blok yang diberikan kepada penambang baru berkurang menjadi setengahnya. Ini berarti penambang harus bekerja dua kali lebih keras untuk mendapatkan jumlah Bitcoin yang sama. Dalam masa halving, pasokan Bitcoin baru berkurang, sementara permintaan tetap meningkat. Ini seringkali menghasilkan kenaikan harga yang signifikan dan potensi keuntungan bagi para pemilik Bitcoin.
2. Momentum Kenaikan Harga
Seiring popularitas dan adopsi Bitcoin yang terus meningkat, harga BTC telah mengalami kenaikan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Harga aset kripto dengan kapitalisasi terbesar itu akan terus meningkat dan menciptakan momentum yang menguntungkan bagi mereka yang memilih untuk menabung BTC. Dengan memulai menabung sekarang, Anda dapat memanfaatkan kecenderungan harga yang positif dan potensi peningkatan harga di masa depan saat halving terjadi.
3. Potensi Pertumbuhan Jangka Panjang
Bitcoin telah terbukti menjadi aset dengan potensi pertumbuhan jangka panjang yang luar biasa. Meskipun volatilitasnya tinggi, tren jangka panjang menunjukkan peningkatan nilai yang signifikan. Dengan menabung Bitcoin sekarang, Anda mendapatkan kesempatan untuk tumbuh bersama dengan aset ini dan memanen hasilnya saat halving.
Menabung Bitcoin tidak hanya satu-satunya peluang profit, tetapi altcoin teratas juga bisa membantu Anda menambah keuntungan dengan diversifikasi portofolio kripto. Bitcoin memang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasar kripto secara keseluruhan. Dengan memiliki sebagian dari portofolio Anda dalam bentuk Bitcoin, Anda dapat merasakan manfaat dari pergerakan pasar yang luas.
Namun, bisa juga memilih aset lainnya seperti Ethereum. “Harga Ethereum (ETH) memiliki potensi untuk menguat dan mencapai rekor tertinggi (ATH) sebelumnya. Ethereum telah membangun ekosistem yang kuat dan matang dalam beberapa tahun terakhir, dengan aplikasi dan proyek yang semakin banyak mengadopsi teknologi Ethereum,” jelas Fyqieh.
Fyqieh mengingatkan dalam industri aset kripto, harga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti permintaan pasar, adopsi institusional, peraturan pemerintah, dan berbagai peristiwa global. Sentimen investor juga dapat berubah secara tiba-tiba, terutama dalam situasi pasar yang tidak stabil.
“Oleh karena itu, penting bagi para investor dan pemegang aset kripto untuk tetap waspada terhadap sentimen yang tidak terduga dan memiliki strategi manajemen risiko yang baik. Dalam mengambil keputusan investasi, disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dan teknis yang mempengaruhi harga, serta melakukan riset yang mendalam sebelum mengambil keputusan,” pungkasnya.
Pastikan kamu hanya melakukan Nabungkripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Pekan ini adalah minggu yang sibuk untuk pasar kripto, termasuk Bitcoin (BTC), dengan pembicaraan plafon utang AS dan indikator ekonomi untuk mempengaruhi sentimen terhadap keputusan suku bunga bulan Juni oleh The Fed. Indikator ekonomi AS dan pembicaraan plafon utang menjadi fokus utama pergerakan market kripto yang terus tertekan pada pekan ini.
Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengatakan Harga Bitcoin terus turun karena fokus investor beralih ke dolar AS, yang telah melonjak ke level tertinggi dua bulan. Dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya untuk sesi keempat berturut-turut pada pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah kekhawatiran berkelanjutan atas kemungkinan gagal bayar utang AS dan data ekonomi makro dan pasar tenaga kerja AS yang optimis. Indeks dolar AS (DXY) naik 0,34 persen menjadi 104,24 pada akhir perdagangan.
Anggota parlemen AS diketahui meninggalkan Washington untuk liburan panjang akhir pekan pada Kamis (25/5) tanpa kesepakatan untuk menaikkan plafon utang. Namun, ada laporan positif soal kemajuan menuju peningkatan plafon utang AS, meskipun investor kripto tetap berhati-hati, dengan pembicaraan yang terhenti sebelumnya.
Indikator Ekonomi
Sementara dari indikator ekonomi AS memicu taruhan kenaikan suku bunga Fed 25 basis poin pada bulan Juni. Menurut metrik CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga Fed 25 basis poin pada bulan Juni melonjak dari 36,4% menjadi 52,2% pada hari Kamis. Pasar tenaga kerja dan angka PDB yang lebih baik dari perkiraan mendukung pergeseran sentimen pada angka inflasi bulan Mei.
“Ke depan sentimen terkait plafon utang AS akan tetap menjadi pendorong utama. pasar kripto Ancaman default AS kemungkinan akan membatasi ekspektasi pasar dari kenaikan suku bunga The Fed bulan Juni dan dapat menekan aset berisiko,” kata Fyqieh.
Perubahan dalam nilai DXY dapat memberikan petunjuk tentang keadaan ekonomi AS dan juga dapat mempengaruhi harga komoditas, saham, dan aset-aset lainnya secara global. Dolar AS mengalami penguatan semenjak 9 mei hingga 26 mei. Penguatan ini disebabkan adanya penurunan suku bunga acuan serta data inflasi yang mengalami turun serta CPI yang menunjukan baik. Akibat penguatan USD ini maka harga Bitcoin sebagai salah satu komoditas mengalami pelemahan selama bulan Mei ini. Diprediksi USD akan koreksi pada bulan Juni akibat adanya isu plafon utang AS.
Indeks Fear and Greed Bitcoin menunjukkan angka 49, yang menandakan bahwa sentimen terhadap Bitcoin saat ini berada dalam kondisi netral hingga bearish. Pada minggu sebelumnya, indeks Fear and Greed Bitcoin menunjukkan angka 48 yang juga mengindikasikan kondisi netral hingga bearish. Hal ini menunjukkan adanya konsistensi dalam sentimen yang diperlihatkan oleh indeks tersebut, yaitu adanya potensi penurunan harga Bitcoin.
Namun, penting untuk diingat bahwa indeks Fear and Greed hanyalah satu faktor dalam menganalisis pasar kripto. Pergerakan harga Bitcoin juga dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, seperti berita dan peristiwa terkait kripto secara keseluruhan, adopsi institusional, sentimen pasar global, serta teknikal dan fundamental lainnya.
Coinglass.com.
Berdasarkan kapitalisasi pasarnya, aset kripto mengalami penurunan sebesar US$ 51 Miliar. Awalnya berada di US$ 1.102 Triliun. Penurunan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk berita dan ketidakpastian dalam aspek makro ekonomi. Salah satu faktor yang disebutkan adalah Debt Ceiling AS yang terbatas, yang kemudian akan menghadapi jatuh tempo obligasi pemerintah pada 1 Juni. Hal ini menciptakan ketakutan dan kekhawatiran bagi para investor kripto terhadap platfon utang AS.
Analisis Pergerakan Harga
Bitcoin (BTC) Terkonfirmasi Koreksi
BTC/USDT Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Menurut Fyqieh, pergerakan harga Bitcoin dalam waktu dekat kemungkinan akan mengalami tekanan bearish dan berpotensi menuju retest garis support di sekitar harga US$ 25.000. Ada indikasi bearish engulfing pada timeframe harian yang berpotensi penurunan ini. Saat ini, Bitcoin sedang menguji kembali area resisten yang sebelumnya berperan sebagai support pada moving average 100 hari. Secara keseluruhan, dari perspektif makro ekonomi, terdapat kemungkinan Bitcoin akan turun di bawah harga US$ 26.000 dalam minggu mendatang.
“Jika Bitcoin menguat di atas harga US$ 28.000, ada potensi untuk melanjutkan kenaikan harganya ke level lebih dari US$ 30.000 dalam beberapa bulan mendatang. Tetaplah berhati-hati dalam melakukan analisis dan keputusan investasi,” analisa Fyqieh.
Beta Finance (BETA) Terkonfirmasi Breakout, Bullish segera
BETA/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Pergerakan Beta Finance memiliki potensi bullish setelah terjadi breakout dengan candlestick hijau yang kuat dan diiringi oleh volume transaksi yang signifikan. Dalam analisis teknikal, terdapat kemungkinan bahwa pergerakan Beta Finance akan mengalami peningkatan dalam beberapa hari mendatang, dengan potensi keuntungan sekitar 18,71% jika harga Beta mencapai level US$ 0,119. Estimasi ini dapat tercapai, jika ada kekuatan bullish yang kuat dan berkelanjutan dalam beberapa hari ke depan.
Namun, perlu diingat bahwa dalam perdagangan kripto, pergerakan harga sangatlah dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Resistensi penting yang perlu diperhatikan berada di sekitar level harga US$ 0,1113, sedangkan support harga terletak di sekitar level US$ 0,1. Level resisten dan support ini dapat mempengaruhi pergerakan harga Beta Finance dan menjadi area yang signifikan untuk dipantau.
BNB (Binance Coin) adalah mata uang kripto asli dari Binance, salah satu bursa kripto terbesar dan terpopuler di dunia. BNB digunakan untuk membayar biaya transaksi di Binance dan memiliki utilitas tambahan dalam ekosistem Binance serta di luar bursa tersebut. BNB juga memiliki nilai investasi dan fitur pembakaran yang dapat meningkatkan nilai pasar.
Pergerakan harga BNB diprediksi akan mengalami koreksi yang cukup tinggi yaitu sekitar 5,6% dalam beberapa hari kedepan. Hal ini diakibatkan karena adanya penurunan kapitalisasi pasar seluruhnya baik altcoin maupun Bitcoin. Efek ini membawa altcoin lainnya ikut terkoreksi. Potensi penurunan ini hingga mencapai US$ 294 dan saat ini BNB diperdagangkan di harga US$ 301. Pergerakan bullish bisa saja terjadi ketika BNB melewati resisten terdekat nya pada area harga US$ 306 dan akan menuju resisten selanjutnya di harga US$ 318
“Potensi bullish untuk BNB saat ini sangat kecil karena launchpad yang biasanya diadakan, sekarang sedang dalam keadaan yang kurang baik sehingga belum tahu kapan Binance akan melanjutkan launchpad-nya. Biasanya jika terhjadi launchpad, BNB bisa menguat 2-6% setelah pengumuman launchpad proyeknya,” pungkas Fyqieh.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah dihadapi risiko gagal bayar utang yang bisa berdampak pada aset berisiko seperti saham dan kripto, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Menariknya, Bitcoin dan Ethereum diprediksi akan mengalami lebih banyak kerugian daripada saham.
Amerika Serikat sedang menuju momen yang dapat memiliki konsekuensi bersejarah bagi pasar global, menjalankan risiko gagal bayar utangnya untuk pertama kali. Ini adalah peristiwa black swanpotensial, seperti gagal bayar utang AS dapat berdampak besar pada Bitcoin, Ethereum, dan pasar kripto lainnya.
Menteri Keuangan AS, Janet Yellen memperingatkan berminggu-minggu yang lalu bahwa pemerintah akan segera kehabisan dana, jika pagu utang tidak ditangguhkan atau dinaikkan—mungkin paling cepat 1 Juni. Jika anggota parlemen tetap menemui jalan buntu dan tidak dapat mencapai kesepakatan tentang pengeluaran, Washington tidak akan mampu membayar tagihannya, katanya.
Guncang Market
Kebuntuan serupa atas plafon utang telah mengguncang pasar di masa lalu, seperti ketidaksepakatan berkepanjangan atas plafon utang yang membuat S&P 500 jatuh 16% pada tahun 2011, mengejutkan investor sebelum resolusi tercapai.
Kali ini, Wall Street menguap. S&P 500 turun kurang dari 1% sejak Yellen mengeluarkan pernyataan seriusnya pada 1 Mei. Namun, Bitcoin telah jatuh lebih dari 7% dan Ethereum turun hampir 3% selama periode yang sama, menurut CoinGecko.
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Direktur Amberdata, Greg Magadini, mengakui bahwa default utang AS masih jauh dari meja. “Rasanya seperti permainan yang cukup intens sekarang,” katanya. “Dan mengingat betapa gilanya hal-hal yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, saya pikir segala sesuatu mungkin terjadi.”
Jika pemerintah gagal membayar utangnya, aset berisiko seperti saham dan kripto akan menghadapi kesulitan jangka pendek, kata Magadini. Dia menjelaskan itu karena penurunan kualitas utang yang didukung pemerintah kemungkinan akan meningkatkan biaya pinjaman, secara berlawanan meningkatkan imbal hasil dan memperkuat dolar AS dibandingkan aset lainnya.
Demikian pula, dolar dapat menguat selama default karena trader di AS cenderung menempatkan dolar mereka — menukar mata uang asing dan aset untuk greenback — selama acara risk-off, Kepala Riset CoinShares, James Butterfill dikutip Decrypt.
“Secara teknis, dolar AS harus dijual jika terjadi default, tetapi itu tidak akan terjadi karena orang cenderung mengambil dolar mereka dalam periode tekanan pasar,” katanya. “Dolar AS mungkin benar-benar menguat, sebaliknya, karena orang-orang menjadi khawatir, dan itu sebenarnya tidak terlalu bagus untuk Bitcoin.”
Bitcoin Mantul
Bitcoin dan Ethereum dapat bereaksi secara berbeda jika terjadi default, kata Magadini dari Amberdata. Bitcoin mungkin memantul bersama emas setelah penurunan awal — sebagai cek pada mata uang yang dikeluarkan pemerintah — sementara Ethereum kemungkinan akan tetap tertekan bersama saham teknologi, katanya.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Jaap Arriens | NurPhoto | Getty Images.
Sentimen itu digaungkan oleh Co-Head of Trading Genesis, Gordon Grant, yang mengatakan bahwa Bitcoin memiliki lebih banyak keuntungan daripada Ethereum, jika pemerintah AS tidak dapat lagi memenuhi kewajiban utangnya, tetapi kedua koin tersebut akan menghadapi tekanan pada awalnya.
“Mungkin ada kelemahan awal, karena aset berisiko benar-benar dihancurkan, karena pasar saham akan hancur,” katanya. “Tapi Bitcoin mungkin akan lebih tinggi.”
Untuk Ethereum, Grant mengatakan bahwa kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar sering dikaitkan dengan indeks yang melacak saham teknologi seperti NASDAQ, membuatnya cenderung berkinerja buruk dibandingkan dengan Bitcoin jika default terjadi.
“Tidak masalah apakah menurut saya itu perbandingan yang adil,” katanya, mencatat bahwa begitulah model tertentu memperdagangkan hubungan antara hal-hal seperti NASDAQ dan Ethereum. “Jadi, kami cenderung mengharapkan kinerja Ethereum yang buruk.”
Pasar kripto terus bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi makro selama lebih dari 12 hari terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) bahkan tetap bertahan di bawah level US$ 27.000.
Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan pada US$ 26.362, turun sekitar 3,1% selama 24 jam terakhir. Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar itu telah melayang dalam kisaran sempit sebelum turun di bawah dukungan US$ 26.500 baru-baru ini pada Kamis (25/5) pagi.
Sementara, Ethereum (ETH) baru-baru ini berpindah level sekitar US$ 1.800, turun 2,8% dari hari Rabu (24/5) pada waktu yang sama. Kripto besar lainnya sebagian besar berada di zona merah, dengan meme coin populer DOGE dan SHIB baru-baru ini turun masing-masing sekitar 3% dan 4%. Ukuran kinerja pasar kripto, turun 3%.
Sentimen NegatifKripto
Dilaporkan Coindeks, pasar kripto telah diguncang oleh kebuntuan plafon utang pemerintah AS yang sedang berlangsung dan masalah regulasi inflasi dan kripto. Risalah Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan perbedaan pendapat di antara para gubernur bank sentral AS tentang kenaikan suku bunga lebih lanjut tidak banyak membantu, jika ada, untuk menenangkan pasar aset digital atau lainnya.
Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.
“Bitcoin tetap terikat dan harus terus berkonsolidasi di dekat batas bawah kisaran perdagangan miring ke bawah, dengan level US$ 25.000 memberikan dukungan besar,” kata Edward Moya, analis pasar senior untuk pembuat pasar valuta asing Oanda.
Moya menulis bahwa “Bitcoin berada di bawah tekanan seiring meningkatnya risiko gagal bayar AS,” dan bank sentral AS menghadapi prospek untuk melanjutkan pengetatan moneternya.
“Bitcoin akan menjadi sangat sensitif terhadap lonjakan hasil Treasury karena terlalu banyak perusahaan kripto/blockchain yang akan berjuang dengan pembiayaan,” tulisnya. “Cukup sulit untuk menemukan bank yang akan berurusan dengan kripto, apalagi mengambil pinjaman untuk proyek jangka panjang.”
Platfon Utang AS dan TVL
Beberapa analis percaya Bitcoin dapat melihat aliran masuk, jika Amerika Serikat gagal membayar utangnya, ada risiko yang signifikan bahwa Departemen Keuangan AS akan kehabisan dana, yang membuat likuiditas menjadi tegang.
Sampai saat ini, harga kripto masih berkorelasi tinggi dengan Dow dan S&P 500 dan sebagian bank besar masih memperkirakan AS akan mengalami resesi tajam di beberapa titik di tahun 2023. Menurut analisis Bank AS yang menggabungkan lebih dari 1.000 titik data, sentimen investor tentang keadaan ekonomi saat ini masih rendah.
Ketua The Fed, Jerome Powell tampaknya berkomitmen untuk mengurangi inflasi melalui kenaikan lebih lanjut. Pasar tampaknya percaya diri bahwa The Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga. Tapi, FedWatch CME Tools menunjukkan kemungkinan yang meningkat bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin terjadi. Beberapa analis Bitcoin percaya dua kenaikan suku bunga lagi akan terjadi, menciptakan volatilitas yang sangat besar.
Sementara itu, metrik terkunci nilai total (TVL) adalah cara umum untuk memeriksa kesehatan dan sentimen pasar. Menurut DeFiLlama, TVL di semua protokol turun 1,65% dalam 24 jam terakhir dan kehilangan US$ 23 miliar sejak 12 Juni 2022.
Volume perdagangan juga tetap tidak terdengar. Setelah volume perdagangan mencapai level tertinggi tahun ini pada 11 Maret sebesar US$ 24,9 miliar, volume perdagangan pada 23 Mei hanya US$ 2,3 miliar. Dengan hambatan makro yang berat dan volume yang rendah, kemungkinan volatilitas akan tetap ada.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Sebuah survei yang dilakukan Bloomberg mengungkap bahwa Bitcoin (BTC) bisa menjadi tiga aset potensial teratas, jika terjadi gagal bayar utang teoretis di Amerika Serikat. Bitcoin akan menjadi tempat berlindung yang lebih populer daripada dolar AS, yen Jepang, atau franc Swiss, menurut sebuah survei tersebut.
Dilaporkan Cointelegraph, saat Presiden AS, Joe Biden bersiap untuk bertemu dengan Kongres pada 16 Mei lalu, untuk membahas plafon utang AS, investor mencari lindung nilai untuk melindungi tabungan mereka jika terjadi gagal bayar.
Emas, Treasurys AS, dan Bitcoin akan menjadi tiga aset teratas, jika AS gagal menaikkan plafon utangnya dan gagal membayarnya, menurut data dari survei Markets Live Pulse dari Bloomberg. Survei dilakukan dari 8-12 Mei, melibatkan total 637 responden, termasuk investor profesional dan ritel.
Lebih dari 50% profesional keuangan akan membeli emas, jika pemerintah AS tidak bisa menghindari gagal bayar utang. Treasurys AS akan menjadi yang kedua, dengan Bitcoin sebagai alternatif paling populer ketiga bagi investor ritel.
Data dari survei Bloomberg Markets Live Pulse. Sumber: Bloomberg.
Ini menjadikan Bitcoin pilihan yang lebih populer daripada dolar AS, yen Jepang, atau franc Swiss. Menurut data survei, sekitar 8% responden investor profesional dan 11% responden investor ritel mengatakan bahwa mereka lebih bersedia membeli Bitcoin.
Jajak pendapat tersebut dilakukan karena pasar semakin gelisah tentang plafon utang AS. Pada awal Mei, Menteri Keuangan Janet Yellen memperingatkan bahwa AS berisiko mengalami default bencana segera setelah 1 Juni jika batas utang tidak ditangguhkan atau dinaikkan. Presiden Biden kemudian menyatakan bahwa “seluruh dunia” akan berada dalam masalah jika AS gagal membayar utangnya.
Menurut survei Bloomberg, hampir 60% responden mengatakan risiko kali ini lebih besar daripada tahun 2011. Empat puluh satu persen responden juga percaya bahwa default langsung mengancam dolar AS sebagai mata uang cadangan global utama.
Analisis Harga Bitcoin
Kegagalan pemerintah AS dan Partai Republik untuk mencapai kesepakatan tentang plafon utang membebani aset berisiko. Kurangnya kemajuan menuju kesepakatan plafon utang meningkatkan prospek gagal bayar AS yang dapat membuat BTC membalikkan keuntungan dari tahun tersebut.
Risalah pertemuan FOMC juga menguji selera pembeli. Risalah rapat FOMC tidak memberikan kejutan untuk mengalihkan perhatian investor dari krisis plafon utang. Tidak ada indikasi kuat tentang apa yang diharapkan investor di bulan Juni. Namun, anggota FOMC mengangkat kekhawatiran tentang plafon utang.
BTC harus bergerak melalui pivot US$ 26.550 untuk menargetkan Level Perlawanan Utama Pertama (R1) di US$ 27.033. Pengembalian ke US$ 26.500 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang. Indikator ekonomi AS dan berita terkait plafon utang AS dapat mendukung reli yang diperpanjang.
Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 27.722 dan resistensi di US$ 28.000.
Jika gagal untuk bergerak melalui pivot akan meninggalkan Level Dukungan Utama Pertama (S1) di US$ 25.861 dalam permainan. Namun, kecuali aksi jual lain yang memicu risiko, BTC harus menghindari di bawah US$ 25.000.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Paris Saint-German Fan Token (PSG) dan Beam (BEAM) menjadi salah dua dari aset kripto yang mencuri perhatian belakangan ini. Bicara soal Paris Saint-German Fan Token sudah pasti tertuju pada salah satu klub sepakbola raksasa asal Prancis, Paris Saint-German.
Sementara, Beam adalah aset kripto uang memiliki utilitas sebagai media pertukaran di dunia Decentralized Finance (DeFi). Bagi kamu yang penasaran dengan keunggulan dua aset kripto tersebut, mari simak selengkapnya di artikel ini.
Paris Saint-German Fan Token (PSG)
Apa Itu Paris Saint-German Fan Token (PSG)?
Paris Saint-German Fan Token (PSG) adalah salah satu dari 40 fan token berbagai klub sepak bola internasional di bawah Socios. Socios sendiri adalah platform blockchain yang sering bermitra dengan berbagai organisasi olahraga dan hiburan untuk merilis Fan Token yang didukung oleh Chiliz.
Project kripto Fan Token PSG ini memungkinkan penggemar memiliki kepentingan dalam pengambilan keputusan klub, mendapatkan hadiah VIP dan membuka akses ke promosi eksklusif, games, chatting serta mendapatkan kesempatan untuk diakui sebagai superfan.
Ilustrasi aset kripto Paris Saint-German Fan Token (PSG).
Berkat Fan Token, pemegang bisa menerima akses ke pengalaman sekali seumur hidup seperti bertemu dengan pemain, hadir di sesi pelatihan dan banyak lagi. PSG bertindak sebagai pintu gerbang ke setiap kesempatan penggemar Paris Saint-German untuk menunjukkan kesetiaan dan dukungan mereka kepada tim dengan mendapatkan poin hadiah, mendapatkan pengalaman VIP dan membeli merchandise klub.
Seperti banyak platform kripto lainnya, semakin besar jumlah token yang dimiliki, maka memiliki tingkat pengaruh yang lebih tinggi di tokenbase. Penggemar PSG sekarang dapat berperan dalam kehidupan pemain dan organisasi olahraga dapat terhubung dengan penggemar mereka tidak seperti sebelumnya.
Apa yang Membuat Paris Saint-German Fan Token (PSG) Unik?
Fan token ACM unik karena menghubungkan pemain sepak bola yang merupakan seorang selebriti dengan penggemar biasa. PSG adalah token utilitas di Chiliz Chain, sidechain yang dibangun di atas Ethereum, dan terutama digunakan untuk hal-hal berikut:
Tata Kelola: Pemegang PSG dapat memberikan suara melalui kontrak pintar pada berbagai jajak pendapat “keputusan penggemar” yang mengikat kontrak yang diterbitkan oleh Paris Saint-Germain.
Rewards: Pemegang PSG bisa mendapatkan hadiah dari keterlibatan di Socios.
Staking: di masa depan, PSG dapat dipertaruhkan untuk mendapatkan hadiah Non-Fungible Token (NFT).
Ilustrasi aset kripto Paris Saint-German Fan Token (PSG).
PSG memiliki total pasokan token 20.000.000, di mana 1.288.396 awalnya didistribusikan kepada penggemar klub melalui Penawaran Fan Token. Token yang tersisa dipegang oleh Paris Saint-Germain dan dapat diperoleh dengan berpartisipasi dalam aktivitas komunitas dan Binance Launchpool, serta dengan membeli langsung di bursa.
Peringkat PSG di situs CoinMarketCap pada Rabu (14/6) jam 08.00 adalah #553, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 20.938.871. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 3.111.216 koin PSG dan maksimal pasokan 20.000.000 koin PSG.
Beam (BEAM)
Apa Itu Beam (BEAM)?
BEAM adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) rahasia yang berjalan pada kombinasi dua protokol blockchain (LelantusMW dan Mimblewimble). Jaringan ini didirikan oleh tokoh-tokoh terkenal di antaranya termasuk Alexander Zaidelson, Alex Romanov dan Amir Aaronson.
Pada tahun-tahun awal industri aset kripto, transaksi dengan jaringan blockchain publik seperti Bitcoin (BTC) dianggap tidak dapat dilacak. Dengan perkembangan dalam analisis blockchain, menjadi jelas bahwa transaksi sebenarnya dapat dilacak kembali ke pengirim, yang merupakan ancaman besar bagi privasi pengguna.
Untuk mengatasi masalah ini, BEAM menemukan cara inovatif untuk meningkatkan anonimitas transaksi, saldo wallet, dan identitas pengguna. Beam berjalan pada protokol Mimblewimble dan diluncurkan pada Maret 2018.
Apa yang Membuat Beam (BEAM) Unik?
Beam memungkinkan partner atau mitra keuangan melakukan transaksi yang aman, stabil, dan andal. Ini membantu menghilangkan masalah salah urus data pengguna, menjaga sistem lebih bersih dan lebih aman. Blockchain Beam dibangun di atas bahasa pemrograman C++ dari awal.
Wallet pengguna dijaga kerahasiaannya setiap saat dan tidak pernah diungkapkan kepada pihak ketiga mana pun. Pengguna memiliki akses dan kontrol total atas privasi mereka, memutuskan siapa yang dapat mengakses informasi mereka dan apa yang boleh mereka lihat.
Beam mendukung transaksi khusus dari berbagai jenis, seperti Escrow, Atomic Swaps dan Time-locked. Beam menggunakan algoritma proof-of-work, Equihash yang dipilih karena kapasitasnya untuk menangani sejumlah besar data.
BEAM memiliki persediaan maksimum 262.800.000 token, di mana 81.970.000 di antaranya beredar pada Februari 2021. Peringkat BEAM di situs CoinMarketCap pada Rabu (15/6) jam 08.00 adalah #653, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 14.213.180. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 116.453.360 koin BEAM dan maksimal pasokan 262.800.000 koin BEAM.
Paris Saint-German Fan Token (PSG) dan Beam (BEAM) Listing di Tokocrypto
Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Paris Saint-German Fan Token (PSG) dan Beam (BEAM).
Trading PSG/USDT, PSD/BUSD, PSG/BTC, BEAM/USDT dan BEAM/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 14 Juni 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran PSG dan BEAM di Tokocrypto sebagai persiapan trading.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.
Firo (FIRO) dan LeverFi (LEVER) menjadi dua aset kripto yang fokus pada project membangun layanan keuangan desentralisasi (DeFi). Menariknya, Firo (FIRO) dan LeverFi (LEVER) sudah melakukan listing di Tokocrypto sejak tanggal 15 Juli 2022.
Project Firo merupakan bagian salah satu koin privasi paling awal yang dibuat oleh platform Poramin Insom dan timnya. Firo diluncurkan pada September 2016, dengan nama Zcoin dan token ticker XZC. Sementara, LeverFi adalah platform DeFi yang memungkinkan perdagangan spot dengan leverage.
Penasaran dengan keunggulan aset kripto Firo (FIRO) dan LeverFi (LEVER), bisa simak artikel di bawah ini.
Firo (FIRO)
Apa Itu Firo (FIRO)?
Firo (FIRO) sebelumnya dikenal sebagai Zcoin, adalah aset kripto yang berfokus untuk menjadi uang digital privat. Pendiri Firo (saat itu Zcoin) adalah Poramin Insom. Dia memperoleh gelar master dalam Information Security dari Johns Hopkins University di mana dia menulis makalah tentang implementasi praktis yang diusulkan dari protokol Zerocoin.
Chief Operating Officer (COO) Zcoin, Reuben Yap, bergabung dengan proyek ini tidak lama setelah diluncurkan pada tahun 2016 dan sekarang memimpin proyek dalam tujuan strategi, pengembangan, dan penelitian secara keseluruhan.
Firo berganti nama dari Zcoin pada Oktober 2020. Firo menciptakan protokol privasi, Lelantus yang memungkinkan pengguna untuk membakar koin mereka dan menebusnya nanti dengan yang baru yang tidak memiliki riwayat transaksi.
Sebelum Lelantus, itu juga merupakan aset kripto pertama yang mengkode dan meluncurkan implementasi praktis dari protokol Zerocoin yang menjadi salah satu protokol privasi paling umum digunakan, sebelum digantikan oleh Sigma dan kemudian Lelantus setelah kelemahan kriptografi ditemukan di Protokol Zerocoin pada tahun 2019.
Apa yang Membuat Firo (FIRO) Unik?
Protokol privasi Firo, Lelantus dan pendahulunya, Sigma, bergantung sebagai bagian dari konstruksi jaringan yang tidak memerlukan pengaturan tepercaya atau asumsi matematika/kriptografi eksotis sementara mempertahankan set anonimitas tinggi.
Firo juga merupakan proyek pertama yang menerapkan Dandelion++ pada Oktober 2018. Ini metode penyebaran transaksi yang mencegah pihak ketiga menautkan alamat IP ke transaksi.
Pada November 2018, blockchain Firo (saat itu Zcoin) digunakan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Partai Demokrat Thailand untuk memilih pemimpin partainya. Dengan lebih dari 127.000 suara yang diberikan secara nasional, ini adalah pemilihan politik berskala besar pertama di dunia yang diadakan di blockchain.
Firo menggunakan model konsensus hibrida PoW-Chainlock di mana kuorum dibentuk oleh beberapa ratus masternode yang dipilih secara deterministik (LLMQ) yang melakukan pengukuran/pemungutan suara di seluruh jaringan yang dapat diverifikasi dari aturan “terlihat pertama” dan mengunci di blok yang dilihat pertama.
Firo (FIRO) memiliki pasokan beredar 12.211.042 koin dan pasokan maksimum 21.400.000 FIRO pada Agustus 2021. Ini mengikuti jadwal distribusi yang sama seperti Bitcoin.
Peringkat FIRO di situs CoinMarketCap pada Senin (18/7) jam 08.00 WIB adalah #475, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 32.564.579. Ini memiliki pasokan yang beredar 11.282.048 koin FIRO dan maksimal pasokan 21.400.000 koin FIRO.
LeverFi (LEVER)
Apa Itu LeverFi (LEVER)?
LeverFi adalah jaringan pembayaran keuangan terdesentralisasi yang membangun kembali konsep pembayaran tradisional di blockchain. Ini menggunakan sekeranjang stablecoin yang dipatok fiat, yang distabilkan secara algoritmik oleh LEVER sebagai aset cadangannya.
Token LEVER dibuat untuk memfasilitasi pembayaran yang dapat diprogram dan pengembangan infrastruktur keuangan terbuka. Pada Desember 2020, jaringan tersebut telah melakukan transaksi sekitar US$ 299 miliar untuk lebih dari 2 juta pengguna.
LeverFi adalah platform DeFi yang memungkinkan perdagangan spot dengan leverage. Sebelumnya LeverFi bernama Ramp. Investor bisa menyetorkan jaminan untuk berdagang dengan leverage hingga 10x. Pedagang dapat menyetorkan agunan ke protokol farming dan berdagang dengan leverage dan mendapatkan hasil pada saat yang sama.
LEVER adalah token asli dari proyek. Kasus penggunaan saat ini untuk LEVER meliputi:
Tata Kelola: pemegang dapat mengunci LEVER untuk jangka waktu antara 6-48 bulan untuk mendapatkan xLEVER, yang dapat digunakan dalam pemungutan suara tata kelola. Semakin lama periode penguncian, semakin banyak xLEVER yang dihasilkan.
Staking: Pengguna dapat mempertaruhkan token xLEVER untuk mendapatkan bagian dari hadiah protokol.
Proyek ini terdiri dari komponen utama berikut yang bekerja bersama:
Manajer Jaminan: Manajer Jaminan mengatur penyimpanan, penarikan, penilaian, dan perolehan hasil agunan.
Manajer Pemberi Pinjaman: Manajer Pemberi Pinjaman mengatur penyimpanan, penarikan, penilaian, dan perolehan hasil aset pinjaman.
Manajer Perdagangan: Manajer Perdagangan mengatur pelaksanaan, penyelesaian, perutean perdagangan.
Manajer Risiko: Manajer Risiko menghitung kesehatan akun, rasio Loan-To-Value, dan parameter terkait risiko lainnya untuk mengontrol total risiko LeverFi.
Pada 23 Juni 2022, persediaan token LEVER maksimum dan total adalah 35.000.000.000. Pasokan yang beredar saat ini adalah 16.800.000.000 (48% dari total suplai token).
Peringkat LEVER di situs CoinMarketCap pada Senin (18/7) jam 08.00 WIB adalah #2773, dengan kapitalisasi pasar langsung tidak tersedia. Ini memiliki pasokan yang beredar tidak tersedia dan maksimal pasokan 35.000.000.000 koin LEVER.
Firo (FIRO) dan LeverFi (LEVER) Listing di Tokocrypto
Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Firo (FIRO) dan LeverFi (LEVER).
Trading FIRO/USDT, FIRO/BTC, FIRO/BUSD, LEVER/USDT dan LEVER/BUSD dapat dilakukan mulai tanggal 15 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran ACM dan TRU di Tokocrypto sebagai persiapan trading.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.