Tag Archives: kripto

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami koreksi ringan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $86.915,39 per BTC, melemah 0,91% secara harian.

Meski mengalami penurunan, pergerakan ini dinilai masih wajar mengingat kondisi pasar kripto global yang belum menemukan katalis kuat untuk mendorong tren baru.

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1,735 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto paling bernilai di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam sebesar $42,73 miliar mengindikasikan likuiditas yang tetap tinggi dan minat pelaku pasar yang belum surut.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran terendah $86.606,97 hingga tertinggi $88.320,55.

Penurunan harga sekitar $801,67 mencerminkan adanya tekanan jual jangka pendek, meski belum bersifat agresif.

Hal ini juga tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 0,3%, yang menunjukkan volatilitas relatif terkendali.

Menariknya, di tengah koreksi harian tersebut, kinerja mingguan Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,06%.

Kondisi ini mengindikasikan adanya zona keseimbangan antara pembeli dan penjual di sekitar level harga saat ini.

Kinerja Historis Bitcoin: Koreksi Masih Mendominasi

Jika ditinjau dari perspektif yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli besar sebelumnya. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 0,39%, relatif datar namun mencerminkan pasar yang cenderung menunggu.

Tekanan lebih signifikan terlihat pada periode 60 hari, di mana Bitcoin terkoreksi 22,03%, serta 90 hari terakhir dengan penurunan 22,22% atau sekitar $24.824.

Angka ini menunjukkan bahwa BTC masih berjuang untuk pulih dari koreksi tajam setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan posisi harga saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan sekitar 30% di bawah ATH, membuka ruang pemulihan apabila sentimen pasar kembali membaik.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan jangka panjang. Jumlah BTC yang beredar kini mencapai 19,97 juta koin, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, suplai baru Bitcoin yang masuk ke pasar semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan yang menjadi daya tarik utama aset ini.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di level $1,824 triliun, mencerminkan potensi valuasi jangka panjang BTC ketika seluruh suplai telah beredar.

Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $86.500–$87.000 menjadi support penting dalam jangka pendek. Selama level ini mampu dipertahankan, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali menguji area resistance di kisaran $88.000 hingga $90.000.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan BTC turun di bawah support tersebut, risiko koreksi lanjutan ke level yang lebih rendah tetap terbuka.

Sebaliknya, penembusan kuat di atas $90.000 berpotensi menjadi sinyal awal kembalinya momentum bullish.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual yang relatif terkendali.

Meski koreksi jangka menengah masih membayangi, fundamental Bitcoin yang solid karena didukung suplai terbatas dan likuiditas tinggi sehingga tetap menjadi penopang utama harga.

Ke depan, pergerakan BTC di rentang $86.000–$90.000 akan menjadi area krusial untuk menentukan arah tren selanjutnya.

Investor disarankan untuk terus mencermati dinamika pasar dan sentimen global sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AVNT Hari Ini Melonjak 31%, Avantis Bangkit di Tengah Volatilitas

Harga AVNT hari ini mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Token Avantis (AVNT) diperdagangkan di level $0,359946 per AVNT, menguat 31,04% secara harian.

Kenaikan tajam ini menarik perhatian pelaku pasar, terutama setelah AVNT mengalami tekanan berat dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Avantis mencapai $92,94 juta, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $259,34 juta.

Tingginya volume transaksi ini mengindikasikan lonjakan minat spekulatif dan peningkatan aktivitas pasar yang signifikan terhadap AVNT.

Baca Juga: Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026: Peluang dan Risiko

Lonjakan Harga AVNT dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, AVNT bergerak cukup volatil dengan harga terendah di $0,273302 dan harga tertinggi mencapai $0,370672.

Secara nominal, harga AVNT naik sekitar $0,0865 hanya dalam satu hari, mencerminkan tekanan beli yang sangat kuat.

Meski demikian, dalam jangka sangat pendek terlihat adanya aksi ambil untung, tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 1,01%.

Namun secara keseluruhan, tren jangka pendek masih menunjukkan dominasi buyer, terutama dengan kenaikan 40,86% dalam 7 hari terakhir.

Kinerja Historis: Rebound dari Tekanan Dalam

Jika ditinjau lebih luas, reli AVNT saat ini terjadi setelah periode koreksi tajam.

Dalam 30 hari terakhir, AVNT masih mencatatkan penurunan 6,94%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 53,70%.

Bahkan dalam 90 hari terakhir, harga AVNT anjlok hingga 82,31%, atau sekitar $1,67 dari level sebelumnya.

Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Avantis (ATH) berada di $2,662191, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 86% dari puncaknya.

Fakta ini membuat lonjakan terbaru lebih dipandang sebagai rebound agresif daripada pembalikan tren jangka panjang.

Aktivitas Pasar dan Fundamental AVNT

Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental pasar, jumlah AVNT yang beredar saat ini mencapai 258,21 juta token, atau sekitar 25,82% dari total suplai maksimum 1 miliar AVNT.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) sebesar $359,96 juta, potensi tekanan suplai di masa depan masih menjadi perhatian investor.

Menariknya, rasio volume perdagangan terhadap market cap AVNT tergolong sangat tinggi, yang sering kali menjadi ciri fase volatilitas ekstrem.

Kondisi ini dapat membuka peluang keuntungan cepat bagi trader, namun juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika sentimen berubah.

Saat ini, Avantis menempati peringkat ke-266 aset kripto terbesar, menjadikannya token mid-cap yang sensitif terhadap pergerakan modal spekulatif.

Analisis Teknis: Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $0,35 menjadi support jangka pendek krusial bagi AVNT. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, potensi lanjutan reli ke area $0,38 hingga $0,42 masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun kembali di bawah $0,32, AVNT berisiko mengalami koreksi lanjutan menuju area support sebelumnya.

Dengan volatilitas yang tinggi, manajemen risiko menjadi faktor penting bagi pelaku pasar.

Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

Lonjakan harga AVNT hari ini menunjukkan kebangkitan kuat setelah fase koreksi panjang, didorong oleh lonjakan volume dan minat spekulatif pasar.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, investor tetap perlu mencermati risiko volatilitas dan tekanan suplai di masa depan.

Pergerakan AVNT dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di atas area $0,35.

Apakah reli ini akan berlanjut atau hanya menjadi rebound sementara, pasar akan segera memberikan jawabannya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Ini Tiba-Tiba Pump 20%, Apa yang Terjadi Dar Open Network (D)?

Harga D hari ini mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Token Dar Open Network (D) diperdagangkan di level $0,015739 per D, menguat sekitar 19,39% hingga 20,90% secara harian.

Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan minat spekulatif terhadap aset kripto berkapitalisasi kecil.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Dar Open Network berada di kisaran $11,7 juta, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $46,77 juta.

Angka volume yang jauh melampaui market cap ini menjadi sinyal kuat adanya pergerakan agresif dari trader jangka pendek.

Baca Juga: Altcoin Ini Tiba-Tiba Pump 20%, Apa yang Terjadi pada Dar Open Network (D)?

Lonjakan Harga D dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Dar Open Network (D/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Open Network (D/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari terakhir, harga D mengalami kenaikan sekitar $0,002754, mencerminkan tekanan beli yang cukup dominan.

Secara intraday, token ini juga masih menunjukkan momentum positif dengan kenaikan 1 jam sebesar 0,84%, menandakan minat beli belum sepenuhnya mereda.

Selain itu, kinerja mingguan D juga terbilang solid, dengan kenaikan 19,50% dalam 7 hari terakhir.

Kombinasi kenaikan harian dan mingguan ini menjadikan Dar Open Network sebagai salah satu altcoin yang mencuri perhatian di tengah pasar yang cenderung selektif.

Kinerja Historis: Rebound di Tengah Tren Turun

Meski reli jangka pendek terlihat kuat, performa historis Dar Open Network masih menunjukkan tantangan.

Dalam 30 hari terakhir, harga D tercatat turun 2,57%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 30,43%. Tekanan semakin terlihat dalam 90 hari terakhir, dengan penurunan tajam hingga 47,70%.

Data ini menunjukkan bahwa lonjakan harga saat ini lebih tepat dipandang sebagai rebound dari fase pelemahan panjang, bukan konfirmasi pembalikan tren jangka menengah atau panjang.

Investor perlu mencermati keberlanjutan momentum ini dalam beberapa hari ke depan.

Aktivitas Pasar dan Struktur Pasokan

Dari sisi pasar, Dar Open Network saat ini menempati peringkat ke-936 aset kripto terbesar.

Jumlah token yang beredar mencapai 743,52 juta D, atau sekitar 92,94% dari total suplai maksimum 800 juta token.

Artinya, sebagian besar suplai sudah berada di pasar, sehingga risiko tekanan inflasi token relatif lebih terbatas dibanding proyek dengan suplai yang masih rendah.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) D berada di kisaran $12,74 juta, tidak jauh dari market cap saat ini.

Kondisi ini sering dipandang positif oleh investor karena menunjukkan potensi tekanan suplai tambahan yang lebih kecil di masa depan.

Namun, rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi juga menandakan volatilitas ekstrem.

Situasi ini bisa membuka peluang keuntungan cepat, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam apabila sentimen pasar berubah.

Analisis Teknis: Area Kunci yang Perlu Dicermati

Secara teknikal, area $0,015–$0,016 menjadi zona support jangka pendek bagi D.

Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kelanjutan reli menuju area $0,018 hingga $0,020 masih terbuka.

Namun, jika terjadi aksi ambil untung besar-besaran dan harga turun di bawah $0,014, maka D berpotensi kembali memasuki fase konsolidasi atau koreksi lanjutan.

Mengingat volatilitas yang tinggi, manajemen risiko menjadi faktor krusial bagi trader.

Baca Juga: Bukan Monero! 3 Altcoin Privacy Ini Diam-Diam Meledak di Pasar Kripto

Kenaikan harga D hari ini menunjukkan lonjakan minat pasar terhadap Dar Open Network, didorong oleh volume perdagangan yang sangat tinggi.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, tren historis masih mencerminkan tekanan dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh karena itu, pergerakan harga D dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada kemampuan token ini mempertahankan momentum di atas level support penting.

Bagi investor dan trader, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat karakteristik volatilitas tinggi pada aset kripto berkapitalisasi kecil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sideways Ada Tekanan PDB AS

Pasar kripto hari ini, Rabu (24/12), menjelang Hari Raya Natal 2025, sejumlah altcoin masih mampu mencatatkan kenaikan signifikan dengan AVNT melonjak 31%, O naik 30%, dan TFUEL menguat 14%, meski secara umum pasar kripto tengah mengalami koreksi.

Tekanan terjadi setelah rilis data PDB AS yang kuat, yang menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Januari menjadi hanya 13%, sehingga Bitcoin dan mayoritas altcoin bergerak melemah. Di tengah kondisi ini, Solana dinilai masih memiliki peluang pemulihan berkat dukungan ETF institusional yang menjaga harga di atas $120, meskipun secara teknikal risiko koreksi tetap membayangi. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar Jelang Hari Raya Natal 2025

  • AVNT mencatat penguatan harian 31%, harganya naik $0,3535.
  • Harga D mengalami kenaikan 30%, harga mencapai $0,0174.
  • FUEL melonjak 14%, saat ini diperdagangkan di level $0,02018.

Pasar Kripto Hari Ini: Alasan Utama Bitcoin dan Altcoin Turun

  • Pasar kripto sedang koreksi, Bitcoin dan sebagian besar altcoin jatuh.
  • Penurunan terjadi setelah data PDB AS yang kuat.
  • Peluang pemangkasan suku bunga The Fed Januari ini hanya 13%.

Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

Prediksi SOL: Bisakah Institusi Dorong Pemulihan?

  • ETF institusional jaga Solana di atas $120.
  • Teknikal bearish vs fundamental kuat: risiko koreksi tetap ada.
  • Pendapatan melonjak, prospek jangka panjang Solana cerah.

Risiko ETH ke $2.500 akibat aksi jual wintermute

  • Tren bearish Ethereum berpotensi berlanjut.
  • Muncul pola bearish flag dan death cross.
  • Dumping masif wintermute bebani harga ETH.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Stablecoin USAT? Stablecoin Baru Tether yang Patuhi Regulasi AS

Tak bisa dipungkiri lagi jika stablecoin telah menjadi salah satu kegunaan nyata dari aset kripto yang paling banyak digunakan. Selain membuat pengguna bebas khawatir tentang fluktuasi harga, eksposur terhadap aset kripto juga masih tetap terjaga.

Baru-baru ini Tether, penerbit stablecoin USDT mengumumkan akan segera merilis stablecoin USAT yang akan menjadi stablecoin yang patuh terhadap regulasi ketat Amerika Serikat.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam pendekatan industri kripto, dari yang sebelumnya cenderung menghindari regulasi, kini justru berusaha merangkulnya demi keberlanjutan jangka panjang.

Apa Itu USAT Token?

USAT merupakan stablecoin berbasis dolar yang dirancang khusus untuk melayani pasar Amerika Serikat dan mendukung standar regulasi Amerika, setelah diresmikannya GENIUS Act oleh Presiden Donald Trump.

Stablecoin ini dikembangkan oleh Tether, pemimpin global dalam teknologi stablecoin yang juga menerbitkan token stablecoin USDT. 

Jika USDT dikenal sebagai stablecoin global yang digunakan lintas negara, maka USAT difokuskan secara spesifik untuk pasar Amerika Serikat, yang membuat USAT sering kali dianggap sebagai “versi teregulasi” dari stablecoin USDT.

USAT diharapkan dapat menjadi jalur baru bagi perdagangan, bisnis, dan keuangan Amerika guna memberikan nilai jangka panjang, tata kelola yang kuat, serta adopsi dunia nyata.

Baca juga: Tether Ngebet Akuisisi Juventus Rp17 Triliun, Langsung Ditolak!

Latar Belakang Diluncurkannya USAT

Illustrasi USAT. Sumber: USAT.io

Seperti yang kamu tahu, Tether telah menjadi pemain lama di dunia kripto khususnya stablecoin, sejak diluncurkannya USDT pada tahun 2014.

Tantangan baru datang siring regulasi kripto yang semakin matang, terutama di Amerika Serikat (AS) dengan diresmikannya undang-undang baru GENIUS Act, yang ditandatangani pada Juli 2025 oleh Presiden Donald Trump.

Undang-undang GENIUS Act ini menjadi undang-undang AS pertama yang secara komprehensif membahas kripto serta berfokus pada regulasi stablecoin. Di dalamnya termasuk persyaratan tentang cadangan penuh, audit rutin, dan kepatuhan dengan lembaga keuangan berlisensi federal.

USAT lahir sebagai respons terhadap undang-undang ini. CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan bahwa USAT menjadi salah satu stablecoin yang sesuai dengan perundang-undangan AS dan transparan “USA₮ adalah wujud komitmen kami untuk memastikan bahwa dolar tidak hanya tetap dominan di era digital, tetapi juga berkembang – melalui produk yang lebih transparan, lebih tangguh, lebih mudah diakses, dan lebih tak terbendung daripada sebelumnya,” ujarnya melalui rilis resmi Tether.

Nantinya USAT akan diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank, N.A., yang mana ini merupakan satu‑satunya bank kripto yang diatur secara federal dan sesuai GENIUS Act.

Baca juga: Menatap Masa Depan Stablecoin: Partisipasi Publik Dalam GENIUS Act

Lalu Apakah USAT Akan Menjadi Legal Tender di Amerika?

Melalui rilis resminya, Tether menegaskan bahwa USAT tidak akan menjadi alat pembayaran yang sah (sebagaimana dijelaskan dalam pasal 5103 judul 31, United States Code) dan tidak akan diterbitkan, didukung, disetujui, atau dijamin oleh pemerintah Amerika Serikat.

USAT juga tidak akan tunduk pada perlindungan asuransi dari Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), Securities Investor Protection Corporation (SIPC), atau lembaga pemerintah lainnya.

FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation) sendiri adalah lembaga pemerintah AS yang melindungi simpanan nasabah bank. Jika sebuah bank kolaps, simpanan nasabah biasanya dijamin hingga USD 250.000 per orang per bank. Sedangkan SIPC (Securities Investor Protection Corporation) melindungi investor di perusahaan sekuritas atau broker saham.

Ini berarti USAT tidak dilindungi oleh skema asuransi pemerintah Amerika Serikat dan jika terjadi sesuatu yang buruk, misalnya perusahaan penerbitnya bermasalah, bangkrut, atau asetnya dibekukan—maka pengguna tidak punya jaring pengaman dari negara.

Kapan Stablecoin USAT Akan Dirilis?

Berdasarkan pengumuman resmi dari Tether, USAT dijadwalkan untuk dirilis pada Desember 2025. Namun, hingga tanggal 23 Desember 2025, belum ada konfirmasi resmi bahwa stablecoin ini telah secara penuh diluncurkan ke publik.

Teaser terbaru dari akun X @USAT_io, pada 22 Desember 2025, menyebutkan “USA₮. Coming soon,” yang menandakan peluncuran sangat dekat, mengingat Desember hanya kurang dari 2 minggu lagi, USAT mungkin akan segera dirilis dalam hitungan hari.

Dengan semakin dekatnya peluncuran USAT, momentum ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting untuk memperluas akses stablecoin yang patuh terhadap regulasi, termasuk di Indonesia nantinya.

Stablecoin memang menjadi salah satu opsi populer buat para investor yang ingin menyimpan uang dalam bentuk dolar—di Tokocrypto kamu bisa beli langsung stablecoin dengan GRATIS biaya trading lho! Yuk cobain download dan daftar sekarang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE di $0,13 Siap Breakout? Target $0,14–$0,16 Mulai Dipantau Trader

Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda potensi penembusan pada perdagangan Selasa (23/12), seiring terbentuknya pola teknikal falling wedge yang secara historis kerap menjadi sinyal pembalikan arah ke atas. Pada saat yang sama, data on-chain dan derivatif mengindikasikan sentimen pasar yang kian membaik.

Dogecoin diperdagangkan di kisaran USD 0,13 dan mendekati garis tren atas dari pola falling wedge yang telah terbentuk sejak pertengahan Oktober. Pola ini umumnya dianggap sebagai sinyal bullish jika harga berhasil menembus ke atas, membuka peluang kenaikan lanjutan.

Data On-chain Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi on-chain, data CryptoQuant menunjukkan adanya pesanan whale berukuran besar baik di pasar spot maupun futures. Kondisi pasar juga dinilai lebih “dingin” dengan dominasi beli yang meningkat, mencerminkan potensi akumulasi oleh pelaku pasar besar.

Sementara itu, data derivatif turut memperkuat prospek positif. Rasio long-to-short Dogecoin berdasarkan data Coinglass tercatat di level 1,02 pada hari Selasa, mendekati level tertinggi bulanan. Rasio di atas angka satu menandakan lebih banyak trader yang bertaruh pada kenaikan harga DOGE dibandingkan penurunan.

Dilaporkan FxStreet, indikator tingkat pendanaan (funding rate) juga berbalik positif. Menurut data OI-Weighted Funding Rate Coinglass, tingkat pendanaan DOGE berada di level 0,0045% pada hari Selasa. Kondisi ini menunjukkan posisi long membayar posisi short, yang secara historis sering diikuti oleh reli harga Dogecoin.

Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

Analisis Trknikal DOGE

Dari sisi teknikal, Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di level 43 dan bergerak naik menuju area netral 50, mengindikasikan tekanan bearish mulai mereda. Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) telah mencatat bullish crossover sejak Sabtu, menandakan potensi tren naik dalam waktu dekat.

Apabila DOGE berhasil menembus pola falling wedge, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance harian di USD 0,14. Penutupan harga yang solid di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju level retracement Fibonacci 38,2% di sekitar USD 0,16.

Namun demikian, risiko koreksi tetap ada. Jika gagal mempertahankan momentum, Dogecoin berpotensi kembali melemah menuju area support mingguan di USD 0,11.

Dengan kombinasi sinyal teknikal, on-chain, dan derivatif yang semakin sejalan, pelaku pasar kini mencermati apakah Dogecoin mampu mengonfirmasi penembusan dan memulai fase reli baru dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tether Ngebet Akuisisi Juventus Rp17 Triliun, Langsung Ditolak!

Juventus resmi menolak tawaran akuisisi dari raksasa stablecoin Tether, meski proposal yang diajukan bernilai fantastis dan seluruhnya berbentuk tunai. Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Exor, perusahaan induk yang menjadi pemilik klub raksasa Serie A Italia tersebut.

Dilaporkan Dlnews, Tether, penerbit stablecoin USDT sekaligus salah satu aset kripto terbesar di dunia, pada Jumat (13/12) mengajukan proposal mengikat untuk membeli seluruh saham Juventus yang dimiliki Exor. Dalam proposal tersebut, Tether juga menawarkan investasi tambahan sebesar €1 miliar atau sekitar US$1,1 miliar untuk pengembangan klub.

Namun sehari kemudian, CEO Exor John Elkann menegaskan bahwa Juventus tidak dijual. Dalam pernyataan video, Elkann menyatakan bahwa klub memiliki nilai sejarah dan prinsip yang tidak bisa diperdagangkan.

“Juventus, sejarah kami, nilai-nilai kami, tidak untuk dijual,” ujar Elkann.

Tolak Proposal Akuisisi

Exor kemudian menegaskan melalui pernyataan resmi bahwa dewan direksi secara bulat menolak proposal yang tidak diminta tersebut. Exor sendiri merupakan perusahaan investasi milik keluarga Agnelli, salah satu keluarga paling berpengaruh di Italia, dengan portofolio besar termasuk Ferrari dan Stellantis.

“Juventus adalah klub legendaris dan sukses. Exor dan keluarga Agnelli telah menjadi pemegang saham yang stabil dan bangga selama lebih dari satu abad, dan tetap berkomitmen penuh mendukung klub serta manajemen barunya,” tulis Exor dalam pernyataan resmi.

Meski gagal mengakuisisi penuh, Tether bukan nama asing di Juventus. Perusahaan kripto tersebut telah menguasai lebih dari 10% saham klub sejak April lalu, setelah meningkatkan kepemilikannya sebagai bagian dari diversifikasi bisnis.

CEO Tether, Paolo Ardoino, menyebut bahwa tawaran untuk menjadi pemegang saham mayoritas bersifat personal. Ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan Juventus sejak kecil.

“Sebagai seorang anak, saya belajar tentang komitmen, ketahanan, dan tanggung jawab dengan menonton Juventus menghadapi kemenangan dan kekalahan dengan bermartabat,” kata Ardoino.

Dukung Performa Olahraga

Ilustrasi stablecoin Tether (USDT).
Ilustrasi stablecoin Tether (USDT).

Menurut Tether, tujuan proposal tersebut adalah untuk mendukung performa olahraga Juventus di level tertinggi serta membantu klub berkembang secara berkelanjutan di tengah perubahan lanskap olahraga dan media global.

Di luar dunia sepak bola, Tether memang tengah agresif berekspansi. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan ini meluncurkan aplikasi kesehatan, berinvestasi di perusahaan robot humanoid Generative Bionics, serta mengakuisisi saham mayoritas perusahaan agribisnis Amerika Selatan, Adecoagro.

Meski tawaran bernilai triliunan rupiah itu ditolak, langkah Tether menunjukkan semakin eratnya irisan antara industri kripto dan olahraga global.

Baca juga: Bukan Negera, Tether Jadi Pemborong Emas Terbanyak di Dunia!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin x402 Ecosystem Ini Meledak Mingguan, Salah Satunya Naik 63%

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan signifikan dari sejumlah altcoin yang tergabung dalam x402 Ecosystem. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin utama yang mencatatkan performa menonjol baik dari sisi harga maupun volume transaksi.

Berikut rangkuman pergerakan 3 top altcoin x402 ecosystem berdasarkan kapitalisasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. Quack AI (Q) Pimpin Kapitalisasi Pasar

Quack AI (Q) menjadi token terbesar di ekosistem x402 dengan kapitalisasi pasar mencapai $40,778,278. Harga Q tercatat di level $0.01554.

Dalam 24 jam terakhir, Q mengalami kenaikan sebesar 18.25%, sementara secara mingguan tercatat menguat 10.28%. Volume transaksi 24 jam mencapai $7,620,112, dengan suplai beredar sebanyak 2.62B Q.

Penguatan ini menempatkan Quack AI sebagai token paling dominan di x402 ecosystem saat ini.

2. PayAI Network (PAYAI) Melonjak 63% Harian

PayAI Network (PAYAI) mencuri perhatian setelah mencatat lonjakan harga 63.20% dalam 24 jam. Harga PAYAI saat ini berada di angka $0.007907.

Kapitalisasi pasar PAYAI mencapai $7,907,120, dengan volume perdagangan harian sebesar $6,110,511. Secara mingguan, PAYAI masih menunjukkan tren positif dengan kenaikan 41.88%.

Token ini memiliki suplai beredar 999.92M PAYAI, menjadikannya salah satu aset paling aktif diperdagangkan di x402 ecosystem.

3. Alphakek AI (AIKEK) Stabil dengan Tren Positif

Alphakek AI (AIKEK) menempati posisi berikutnya dengan kapitalisasi pasar $2,573,899. Harga AIKEK tercatat di $0.01084.

Dalam 24 jam terakhir, AIKEK naik 4.66%, sementara dalam 7 hari terakhir menguat 7.76%. Total suplai beredar tercatat sebanyak 237.31M AIKEK.

Meski tidak seagresif PAYAI, pergerakan AIKEK menunjukkan stabilitas dengan tren kenaikan berkelanjutan.

Ketiga altcoin di atas menunjukkan bahwa x402 ecosystem tengah mengalami peningkatan aktivitas signifikan. Quack AI unggul dari sisi kapitalisasi, PayAI Network mencatat lonjakan harga tertinggi, sementara Alphakek AI bergerak stabil dengan tren positif.

Performa ini menandai meningkatnya minat pasar terhadap proyek-proyek berbasis AI di dalam ekosistem x402.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terancam Anjlok 50%? Harga Bertahan di Support Kritis

Harga XRP diperdagangkan di dekat level support krusial pada pekan ini di tengah upaya pemulihan dari koreksi pasar terbaru, berdasarkan data perdagangan terbaru.

Pada Senin (17/12), harga XRP sempat turun sekitar 6% dan menembus batas bawah rentang pergerakan satu tahunnya. Penurunan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar sebelum harga akhirnya stabil di zona support yang telah beberapa kali memicu rebound sejak breakout pada November 2024.

Area Support Penting XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data menunjukkan XRP kembali menguji area support yang sama setiap kali terjadi koreksi besar dalam setahun terakhir, dan sejauh ini selalu mampu bertahan serta kembali naik ke atas level support sebelumnya. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa kegagalan mempertahankan level ini dapat berdampak signifikan.

Dilaporkan Crypto News, analis pasar Ali Martinez menyatakan bahwa XRP telah jatuh di bawah rentang harga satu tahun, yang berpotensi membuka jalan bagi penurunan hingga 50% jika level support saat ini jebol. Menurutnya, XRP perlu mencatatkan penutupan harian di atas batas bawah rentang tersebut untuk menghindari penurunan menuju level support utama yang terakhir terlihat lebih dari satu tahun lalu.

Peringatan serupa disampaikan analis Cheds Trading. Ia menilai XRP tengah mendekati breakdown pada kerangka waktu tinggi (high timeframe). Cheds menyebutkan adanya potensi pola rounding top atau double top. Jika pola double top terkonfirmasi dengan hilangnya neckline, harga XRP berisiko turun mengikuti pergerakan terukur menuju rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average) dan area harga yang jauh lebih rendah.

Baca juga: Nyaris Tembus $2, XRP Mendadak Mandek, Apakah Ini Bull Trap?

Peluang Harga XRP

Di sisi lain, tidak semua analis bersikap pesimistis. Trader Niels melihat peluang bullish pada level harga saat ini. Ia menyoroti adanya bullish divergence pada timeframe harian ketika XRP menguji zona support. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang pergerakan naik, dengan potensi kenaikan lanjutan jika harga mampu menembus area resistance dalam beberapa pekan ke depan.

Secara harga, XRP saat ini diperdagangkan di kisaran 1,91–1,93 dolar AS di bursa utama. Data Binance menunjukkan harga sekitar 1,93 dolar AS per token dengan kenaikan harian sekitar 3–4%, sementara CoinGecko mencatat harga komposit di sekitar 1,91 dolar AS dengan volume perdagangan harian mendekati 2,8 miliar dolar AS.

Secara year-to-date, XRP masih berada di bawah level awal Desember di sekitar 2,20 dolar AS, mencerminkan koreksi sekitar 10–15% menuju area 1,9 dolar AS. Meski demikian, harga saat ini masih jauh di atas level terendah pertengahan 2024 di sekitar 0,32 dolar AS. Secara struktural, XRP juga masih sekitar 45% di bawah rekor tertingginya di 3,65 dolar AS, menandakan bahwa pergerakan naik terbaru masih berada dalam fase konsolidasi yang lebih luas setelah reli kuat sepanjang 2024–2025.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Tiba-tiba Berbalik Arah! Buka Peluang Lonjakan ke US$144

Harga Solana (SOL) menunjukkan sinyal awal penguatan setelah membentuk pola failed auction di bawah level US$121. Pola ini mengindikasikan tekanan jual mulai melemah dan membuka peluang bagi pergerakan harga ke area resistensi yang lebih tinggi, yakni di sekitar US$144.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga Solana sempat menembus ke bawah US$121, namun tidak mampu bertahan lama di area tersebut. Harga dengan cepat kembali naik dan merebut kembali area nilai utama (value area), sebuah sinyal bahwa pasar menolak harga rendah dan penjual mulai kehabisan tenaga.

Baca juga: Solana Tak Tergoyahkan! Bertahan di Atas $120 Saat Whale Borong

Teori Pergerakan Harga SOL

Dalam teori market auction, failed auction terjadi ketika harga menembus level penting, memicu likuiditas, tetapi gagal mendapatkan penerimaan lanjutan. Kondisi ini sering kali menjadi pertanda kelelahan tren sebelumnya. Pada kasus Solana, kegagalan bertahan di bawah US$121 menunjukkan minimnya minat jual lanjutan di level rendah.

Penguatan sinyal bullish semakin terlihat ketika harga berhasil kembali ditutup di atas Value Area High (VAH). Rebut kembali area ini menandakan bahwa pasar kembali menerima Solana pada valuasi yang lebih tinggi, sekaligus menggeser kendali jangka pendek ke tangan pembeli.

Secara struktur pasar, kondisi tersebut meningkatkan peluang terjadinya rotasi harga ke atas. Selama Solana mampu bertahan di atas area nilai yang telah direbut kembali, potensi pengujian resistensi berikutnya di kisaran US$144 menjadi semakin terbuka.

Analisis Harga Solana

Level US$144 sendiri merupakan area resistensi jangka menengah yang signifikan. Pada periode sebelumnya, zona ini kerap menjadi titik penolakan harga akibat munculnya tekanan jual. Oleh karena itu, area tersebut dipandang sebagai target logis apabila rotasi pasar berlanjut, sekaligus menandai penyelesaian satu siklus penuh market auction dari area nilai bawah ke area nilai atas.

Dilaporkan Crypto News, kecepatan pemulihan harga juga menjadi faktor penting. Rebound yang cepat dari bawah US$121 menunjukkan adanya urgensi beli, bukan sekadar aksi penutupan posisi jual. Dukungan volume perdagangan yang menyertai pergerakan kembali ke area nilai turut memperkuat prospek kenaikan lanjutan.

Ke depan, pergerakan Solana akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas level US$121. Selama harga tetap diterima di atas area tersebut, peluang penguatan menuju US$144 dinilai masih cukup besar. Namun, kegagalan mempertahankan area nilai dapat membuat Solana kembali bergerak terbatas dalam fase konsolidasi.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com