Category Archives: Tokocrypto

SEC Setujui Revolusi Industri Kripto, Begini Dampaknya

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah setujui Revolusi Industri Kripto Volt dan ETF Teknologi. Hal ini memberi dampak positif serta kemudahan akses antara perusahaan dan eksposur signifikan terhadap Bitcoin (BTC).

Dana yang diperdagangkan di bursa akan mendefinisikan sebagai entitas yang memegang mayoritas aset bersih mereka pada BTC.

Atau jika tidak, menurut pengajuan dari SEC, mereka akan memperoleh sebagian besar pendapatan mereka dari Bitcoin, termasuk menambang, meminjamkan, serta bertransaksi.

Kabarnya, 80% dari kepemilikan dana tersebut akan dialokasikan ke perusahaan-perusahaan yang sudah di sepakati.

ETF sendiri baru akan muncul sebagai daftar New York Stock Exchange Arca di bawah simbol ticker BTCR.

Sementara itu, regulator SEC memang telah mempertimbangkan wacana ini selama bertahun-tahun. Dan Jumat lalu, SEC mengumumkan akan menunda keputusan pada 4 Bitcoin EFT pertama yang didiskusikan selama 45 hari.

Baca JugaBitcoin Naik Usai Ketua SEC Tegaskan Tidak Melarang Crypto

SEC kemudian memundurkan timelinenya pada Global X Bitcoin Trust, Valkyrie XBTO Bitcoin Futures Fund, WisdomTree Bitcoin Trust, dan Kryptoin Bitcoin ETF pada masing-masing 21 November, 8, 11, dan 24 Desember.

Tidak seperti proposal lain untuk Bitcoin ETF yang didukung secara fisik, dana Volt Equity langsung disetujui bahkan tanpa melacak harga Bitcoin atau menahan aset terlebih dahulu.

Sebaliknya, Volt Equity mencari eksposur ke perusahaan yang menghasilkan sebagian besar bisnis mereka dari aktivitas yang berkaitan dengan Bitcoin.

Dengan demikian, Volt Equity adalah jalan terdekat yang dimiliki investor Amerika Serikat dengan Bitcoin EFT untuk saat ini. Banyak spekulasi yang merajalela seputar tanda-tanda SEC yang semakin dekat akan menyetujui Bitcoin EFT.

Namun nyatanya, menurut analis Bloomberg, Eric Balchunas, yang ia ungkap di laman Twitter pribadinya, regulator masih terus dalam proses mempertimbangkan dimana tempat terbaik untuk Bitcoin EFT dan Bitcoin futures untuk benar-benar disahkan.

Optimisme seputar persetujuan potensial mungkin telah berkontribusi pada reli harga Bitcoin di awal minggu ini.

Baca jugaApa yang Seru di Dunia Kripto Minggu Ini?

Rasa aset kripto tersebut terpantau melonjak menjadi $ 55.000 pada hari Rabu karena total kapitalisasi pasar aset kembali ke $ 1 triliun. Hal itu juga menandai tonggak pertama dalam rentan waktu sekitar empat bulan.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Venezuela Uji Coba Bursa Efek Bertenaga Blockchain

Venezuela mulai mengujicoba platform perdagangan efek (saham dan obligasi/sekuritas) bertenaga blockchain. Setiap unit saham ditokenisasi selayaknya aset kripto agar lebih mudah ditransaksikan dan berdayajangkau global.

Baca Juga: Mengenal Toko Token (TKO): Inisiatif DeFi Pertama di Indonesia

“Kami memberikan wewenang kepada platform Bursa Efek Desentralistik Venezuela (BDVE) untuk mengujicoba selama 90 hari. Jikalau berhasil, maka izin penuh akan diberikan,” sebut Pengawas Sekuritas Nasional Venezuela beberapa hari lalu.

Bagi Venezuela, cara ini memungkinkan negara itu mengakses modal masuk ke pasar sahamnya dari luar negeri tanpa menggunakan dolar AS dari sejumlah negara.

Maklumlah, negara pimpinan Nicolas Maduro itu terkena sanksi ekonomi oleh AS, yang tidak memungkinkan transaksi keuangan menggunakan keluar-masuk dari negaranya.

Berdasarkan keterangan di platform itu, bahwa efek (sekuritas) yang diperdagangkan di berupa token berjenis ERC-223 atau ERC-721.

Kendati tidak disebutkan secara eksplisit berjalan di blockchain Ethereum, penggunaan standar token seperti itu adalah indikasi kuat, bahwa platform memang memanfaatkan blockchain sejuta umat itu. Struktur platform itu sendiri sepertinya berjalan di blockchain, selayaknya decentralized exchange.

Namun demikian, mereka tidak menyebutkan apakah aset kripto nasional Venezuela yang didukung minyak, yakni Petro, akan digunakan bursa itu.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada hari yang sama mengumumkan rancangan undang-undang (RUU) sanksi yang baru untuk mengurangi dampak sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh AS.

RUU tersebut, yang saat ini sedang ditinjau oleh Majelis Konstituante Nasional Venezuela, mencatat bahwa aset kripto yang didukung oleh swasta dan negara dapat digunakan untuk melakukan perdagangan di luar jangkauan sanksi AS.

Penerapan
Penerapan blockchain di bursa efek memang bukanlah isapan jempol. Sejumlah studi serius telah mengemuka sejak beberapa tahun terakhir.

Sejumlah negara yang mengujicoba bursa efek berbasis blockchain, Sumber: OECD (20218).

Pada tahun 2018, misalnya, Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (EOCD) menyebutkan bahwa blockchain sangat unggul dan tepat guna dimanfaatkan untuk platform perdagangan efek (pasar modal).

“Bursa saham secara global termasuk di Asia mulai bereksperimen dengan teknologi blockchain untuk kliring dan penyelesaian, pasca perdagangan, serta dalam penerbitan sekuritas (sebagian besar adalah surat utang perusahaan),” sebut EOCD.

Ketika laporan itu diterbitkan sejumlah negara telah mengujicoba pasar efek bertenaga blockchain, di antaranya Hong Kong, India, Jepang, Myanmar dan Korea Selatan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peluncuran Iklan Crypto di Tiongkok, Langsung Bikin Investor Bitcoin Ngegas!

Bitcoin baru-baru ini mendapatkan angin segar dengan adanya sentimen positif yang berasal dari peluncuran iklan crypto di Tiongkok. Tercatat terdapat sekitar 22.000 entitas Bitcoin baru yang muncul setelah peluncuran iklan crypto tersebut.

Data ini diungkapkan oleh analis pasar, Cole Garner di Tweet-nya pada 5 Oktober lalu, menggunakan data dari sumber pemantauan on-chain Glassnode. Hal ini tentunya di luar dugaan karena biasanya penambahan entitas Bitcoin baru normalnya antara 5.000 hingga 10.000 per hari.

Baca Juga: Mengenal Toko Token (TKO): Inisiatif DeFi Pertama di Indonesia

“Alamat #Bitcoin baru benar-benar terlihat dari grafik minggu lalu, Garner meringkasnya dalam komentarnya.

Garner saat ini sedang mengembangkan insight baru lainnya dari ahli statistik Willy Woo. “Akhir bulan lalu, Woo menjelaskan apa yang dia katakan sebagai lonjakan aktivitas oleh pemegang cryptocurrency baru ke dalam bentuk BTC namun belum terlihat dari pergerakan harga dari data Glassnode.”

“Alamat baru adalah indikator volume yang penting, dan price action  harus  mengikuti di mana volume, mendahului harga,” pungkas Garner, dalam komentar Tweet-nya.

Grafik pertumbuhan harian entitas Bitcoin. Sumber: Glassnode

Media Tiongkok Memuji Kinerja Cryptocurrency

Sumber alamat baru Bitcoin baru yang diungkapkan Garner belum bisa dipastikan, tetapi kampanye iklan crypto di Tiongkok yang diberitakan pada minggu akhir September memang memuji kinerja cryptocurrency sepanjang 2020 sebagai aset terbaik.

Baca juga: Mengenal Mata Uang Digital Nasional Cina (DCEP)

“Minggu lalu pemerintah Tiongkok memulai kampanye pemasaran bertarget untuk memfokuskan kepada investor ritel Tiongkok pada crypto. Dan, hal tersebut benar-benar terjadi,” ungkap Garner di Tweet-ya.

Hal ini juga menarik perhatian pendiri Primitive, Dovey Wan, yang menggambarkan kampanye media pemerintah Tiongkok sebagai “penasaran”.  Lantaran jarang terjadi hal seperti ini.

Hal ini disebabkan Tiongkok tidak bersahabat dengan kemampuan masyarakat untuk terlibat dengan cryptocurrency. Larangan cryptocurrency masih berlaku dari 2017 lalu, dengan transaksi terbatas pada over-the-counter, atau perdagangan OTC. Walaupun aktivitas penambangan tetap berlangsung di sana.

Berdasarkan Cointelegraph, metrik bullish on-chain untuk Bitcoin terus berlipat ganda, di mana Woo salah satu orang yang menyerukan pelarian investor dari aset investasi tradisional seperti emas dalam waktu dekat ke aset digital.

Alamat baru adalah indikator volume yang penting, lanjut Garner, dan tindakan harga harus mengikuti. “Volume, mendahului harga,” tulisnya.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kuat, Ethereum Diprediksi Akan Segera Capai $400

Beberapa hari terkahir, para analis khawatir kemungkinan Ethereum akan jatuh dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan adanya penolakan pada kisaran level resistance $365 – $375 beberapa hari lalu. Kejadian ini juga mengembalikan posisi Ethereum ke posisi terendah lokalnya pada bulan lalu.

Di sisi lain, para trader tetap optimis. Pasalnya, para analis tersebut dirasa mengesampingkan prediksi rally yang biasanya terjadi setelah penurunan sesaat.

Harga Ethereum Diprediksi Naik, Setelah Koreksi

Seorang trader membagikan grafik di bawah ini pada 30 September lalu, menjelaskan setelah koreksi harga pada Ethereum beberapa hari lalu, hal ini membuat adanya kemungkinan Ethereum bahkan mampu naik ke level lebih tinggi lagi di $400.

Ia juga menambahkan beberapa whales (pemilik Ethereum dalam jumlah besar) mendukung dorongan harga naik.

Baca juga: Paus Ethereum Bertambah Saat Penurutan Harga Terjadi

“Visi jangka menengah. Saya biasanya tidak fokus lebih jauh hanya dari 1 trade di masa mendatang, tetapi hal ini masuk akal. ETH tampaknya MENOLAK untuk kalah. Kejadian peretasan, dan lainnya, sepertinya tidak berpengaruh. Ada juga beberapa paus yang mendukung heatmap pagi ini di $351 lebih. Level $375 → likuiditas di bawah level $337 → pengujian di level $400.”

Ethereum 2.0 Segera Diluncurkan!

Kasus bull Ethereum juga bisa disebabkan peluncuran Ethereum 2.0 (ETH2) atau Serenity yang akan datang. Upgrade dalam jaringan Ethereum diharapkan dapat memberikan kelonggaran dan sekaligus mengurangi masalah pada sistem scalingpada jaringan terdahulu.

ETH2 telah dalam pengembangan peluncuran testnet “latihan” Spadina. Sayangnya, ada beberapa masalah terkait testnet tersebut.

Baca Juga: Bisakah Bitcoin Tumbuh di Negara Berkembang?

“Meskipun secara keseluruhan klien ETH2 ini cukup tangguh, penantian panjang untuk akhir dari proyek ini sepertinya memilliki beberapa masalah terkait dengan cli options, testnet config, bootnodes, dan genesis calculation bugs.”

Masalah ini akan diatasi secara berkala dan akan diuji kembali pada testnet latihan berikutnya.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa yang Seru di Dunia Kripto Minggu Ini?

Pandora Papers: Apa artinya bagi Kripto?

Kesepakatan rahasia serta aset tersembunyi milik beberapa orang terkaya di dunia telah terungkap dalam kumpulan data yang tertuang dalam Pandora Papers yang diterbitkan 4 Oktober 2021 oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ). Sebanyak 11,9 juta data berhasil dihimpun. Sebagian besar diantaranya berbentuk dokumen yang berisikan paspor, laporan bank, deklarasi pajak, catatan pendirian perusahaan, kontrak real estate. Secara umum, dalam Pandora Papers dinyatakan sebagian besar aset dari orang-orang terkaya di dunia disembunyikan di daerah surga pajak (tax haven) dan melalui mekanisme shell company. Pandora Papers mengungkapkan bagaimana cara kerja sistem keuangan bayangan dimana orang-orang terkaya di dunia menyembunyikan kekayaan mereka dan dalam beberapa kasus membayar sedikit bahkan menghindari pajak. 

Di dunia kripto, privasi pelanggan sangat terjamin dengan keamanan tingkat tinggi. Seperti kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, “Filosofi operasional Tokocrypto berpusat pada kepercayaan pelanggan dengan memastikan setiap janji dapat kami penuhi kepada para user. Kami menghargai kepercayaan pelanggan sebagai aset kami yang paling berharga karena membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk mendapatkan sebuah kepercayaan namun butuh selangkah untuk merusak kepercayaan tersebut dan bahkan seumur hidup untuk memperbaikinya”. 

Peningkatan Tren Shiba Inu Membawanya ke Peringkat 12 sebagai Aset Kripto Terbesar

Token meme SHIB menunjukan peningkatan 385% dalam 7 hari terakhir yang membawanya ke peringkat 12 menurut CoinGecko. Dengan kapitalisasi pasar hampir $17 Miliar, SHIB berhasil melewati Chainlink (LINK), Litecoin (LTC), dan Uniswap (UNI). SHIB merupakan token yang dibuat oleh pseudonim dengan alias Ryoshi dan diluncurkan pada Agustus 2020. 

Salah satu alasan yang memungkinkan terjadinya lonjakan harga SHIB tak lain dan tak bukan adalah cuitan di twitter dari CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. Musk mengunduh gambar anjing Shiba Inu barunya, Floki yang menimbulkan antusiasme terhadap seluruh penggemar token SHIB hingga mendorong tagar #SHIB menjadi tren di twitter. Berdasarkan data dari Etherscan, pasukan pemegang SHIB kini melampaui angka 700,000. 

BIDR dengan Segala Keuntungannya

Ketika melakukan deposit di Tokocrypto, dana rupiah akan otomatis dikonversikan ke BIDR, aset kripto yang nilainya 1:1 dengan Rupiah. BIDR dapat digunakan sebagai pairing untuk ditukarkan dengan aset kripto lainnya. User Tokocrypto berkesempatan untuk mendapatkan cashback 100% dalam bentuk TKO dengan melakukan trading menggunakan pairing BIDR. Tidak hanya itu saja, akan ada juga kompetisi trading volume tertinggi dengan hadiah total hingga Rp 2.000.000.000 selengkapnya bisa dibaca disini

 Kehadiran CryptoHero Bot untuk Permudah Trading Kripto

Baru-baru ini, Tokocrypto juga berkolaborasi dengan CryptoHero, platform bot perdagangan aset kripto berbasis cloud yang dapat melakukan trading 24/7 di bursa kripto yang dirancang sederhana dan intuitif untuk diatur dan dioperasikan oleh pemula kripto.  

Kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero menghadirkan berbagai kemudahan dapat dinikmati para user Tokocrypto, antara lain; materi dengan Bahasa Indonesia sehingga semakin mudah untuk dioperasikan oleh user, tersedianya pairing BIDR serta memungkinkan user memiliki hingga maksimal 20 bot untuk masing-masing pairing atau transaksi. 

CryptoHero memungkinkan para user untuk mengotomatisasi trading langsung dari gadget pribadi, tanpa diperlukan keterampilan khusus seperti coding, misalnya. User dapat menggunakan API (Application Programming Interface) untuk terhubung dengan Tokocrypto sehingga para user dapat dengan mudah merencanakan perdagangan dan investasi aset kripto. CryptoHero sendiri memiliki aplikasi seluler sehingga memungkinkan para user untuk mengakses bot kapan saja dan dimana saja.

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Bisakah Bitcoin Tumbuh di Negara Berkembang?

Bagi warga di negara maju, Bitcoin adalah rencana cadangan jika sistem keuangan konvensional saat ini runtuh atau jika perlu sebagai alat untuk menghindari pantauan pihak berwenang. Bagaiman dengan di negara di berkembang, apakah Bitcoin bisa tumbuh?

Salah satu negara yang rusak parah adalah Turki. Mata uangnya, lira melemah sebesar 85 persen terhadap dolar AS sejak awal 2008.

Bank sentral Turki melakukan intervensi, tetapi tidak berhasil menenangkan situasi. Laju depresiasi lira dapat dilawan dengan menaikkan tingkat suku bunga, tetapi dampaknya buruk bagi ekonomi.

Libanon, yang berada dekat Turki malah bangkrut. Sebelum ledakan besar baru-baru ini yang terjadi di ibukota Beirut, negara tersebut sudah terjerat hutang besar.

Pound Libanon telah kehilangan lebih dari separuh nilainya terhadap dolar AS, kendati dipatok satu banding satu terhadap mata uang itu.

Lalu Nigeria yang disebut sebagai Silicon Valley-nya di benua Afrika, tetapi permasalahan inflasi melanda, di mana rakyat tidak pernah merasakan inflasi kurang dari 5 persen sejak 1972.

Hal serupa dialami warga Kenya, dimana inflasi kurang dari 5 persen hanya terjadi empat kali sejak kurun waktu yang sama.

Permasalahan ini nyata dihadapi warga negara-negara tersebut. Jika mereka membeli barang yang dijual dalam mata uang asing, sementara mata uang lokal melemah, maka pembelian menjadi serba mahal.

Akses Kecil
Bagaimana dengan Bitcoin? Jika seseorang yang membeli di harga puncak sekitar US$20 ribu per BTC tidak akan banyak terganggu oleh penurunan hingga sekitar US$10 ribu saat ini.

Kendati warga AS merasakan penurunan aset sebesar 50 persen, warga Turki justru memiliki lira 15 persen lebih banyak. Hal ini tidak cukup untuk mempertahankan nilai tabungan warga Turki, tetapi jauh lebih baik dibanding jika tidak menyimpan Bitcoin.

Bagi warga di negara-negara ini, membeli dolar AS lebih stabil, tetapi tidak semua orang punya akses untuk membelinya.

Jika pun ada, harga dolar AS lebih mahal dibanding harga tukar resmi. Seperti di Suriah, melalui gabungan sanksi, virus corona, krisis Libanon dan perang, negara itu memasuki resesi parah, sampai-sampai warga Suriah rela menukar uang mereka untuk lira Turki.

Jarang ada yang bersedia menjual Bitcoin untuk pound Suriah atau lira Turki, sebab itu sedikit sekali modal yang diubah ke Bitcoin atau logam mulia di negara di mana mata uangnya runtuh.

Selain itu, warga yang semakin miskin tidak akan membeli Bitcoin dan juga masih sedikit yang sadar akan adanya aset kripto itu.

Permasalahan sebaliknya terjadi di negara maju. Bank sentral gagal mencetak angka inflasi tinggi, seperti di benua Eropa yang mencapai inflasi rata-rata 1,26 persen dalam dua tahun bahkan setelah melakukan pencetakan uang dan suku bunga negatif. Mata uang negara maju relatif lebih stabil dibanding negara berkembang.

Bagi warga negara maju, Bitcoin adalah eksperimen ekonomi yang inovatif dan membuka akses terhadap pasar modal yang sebelumnya hanya diakses segolongan tertentu.

Kripto ini menjadi rencana cadangan bila sistem keuangan runtuh, sementara di negara lain hal itu sudah terjadi.

Mata uang lemah pun mengalami masa-masa stabil. Kendati demikian, rencana cadangan menjadi penting saat kondisi mulai genting. Sebelumnya, rakyat mencari aman dalam bentuk logam mulia, tetapi hal itu kini berubah dimana dunia menjadi lebih digital, otomatis dan cepat.

Bitcoin cocok sebagai aset masa kekinian, sebab dapat disimpan secara digital. Sebagian besar warga negara berkembang memiliki ponsel yang bisa dipakai untuk bertransaksi Bitcoin.

Perubahan ini sudah mulai terjadi, dimana Nigeria menjadi negara yang paling banyak menelusuri istilah Bitcoin, disusul oleh Afrika Selatan dan Venezuela.

Bukan hanya soal transaksi keuangan, Bitcoin membantu menyimpan tabungan yang sulit disita dan juga menjadi komoditas untuk diperdagangkan.

Bitcoin juga demokratis dan siapapun bisa berpartisipasi. Kendati penipuan aset kripto masih marak terjadi, hanya soal waktu sebelum revolusi Bitcoin mulai merebak di negara berkembang yang membutuhkannya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Selanjutnya Untuk Game NFT: Popop World, Platform Mini Games Pertama

Popop World telah resmi diluncurkan, menjadi bagian dari NFT yang akan merevolusi dunia gaming karena proyek ini dianggap sebagai proyek mini gameFi pertama didunia.

Hype tentang NFT akan datang dan pergi. Gelombang hype yang terjadi di tahun 2021 dimana artis membeli NFT sudah memudar. Ribuan koleksi digital yang baru selalu ditambahkan ke ekosistem setiap minggu, termasuk pasar NFT baru, dll.

Nah, Popop World juga akan bergabung untuk menambah Hype. Bagusnya, game ini juga memberikan uang (Play-to-Earn).

Bagaimana Cara Kerja Game Play-To-Earn

Game NFT yang berbasis Play-To-Earn memberikan pemain kesempatan untuk mendapatkan uang ketika bermain.

Biasanya, pemain akan dihadiahkan token dan NFT semakin lama mereka bermain. Token tersebut biasanya akan digunakan untuk melakukan crafting atau upgrade equipment yang digunakan.

Memberikan token lebih konsisten karena token bisa diperoleh secara konsisten melalui gameplay, sedangkan NFT Drops lebih random.

Perbedaan Popop World Dengan Game NFT Lainnya

Popop World adalah platform pertama yang menawarkan berbagai mini games yang dapat dimainkan semua devices.

Pemain dapat bermain sendiri atau bersaing di seluruh dunia. Setiap pemain menggunakan strategi unik untuk menang.

Perbedaanya dari game NFT laiinya adalah banyaknya game yang tersedia untuk dimainkan semua orang dan semua umur.

Menangnya platform ini adalah game-game yang hadir disini sangat simple.

Popop World menggabungkan manfaat dari NFT dan DAO, menghasilkan model ekonomi dan bisnis baru untuk applikasi yang terdecentralisasi yang fokus pada game kasual.

Ini akan menambahkan value (nilai) bagi seluruh dunia virtual dan blockchain ekonomi.

Kenapa Popop World Dianggap Sebagai Tren Baru GameFi

Tidak heran jika game NFT menjadi trending di dunia sejak pandemi Covid.

Bagaimana tidak, dengan banyak bisnis yang bangkrut dan ribuan orang di PHK membuat mereka mencari penghasilan dalam bentuk apa-pun.

Game NFT menjadi sasaran mereka sebagai mata pencaharian.

Namun, apakah tren selanjutnya di dunia game NFT?

Jawabannya adalah mini-game. Kenapa?

Jawabannya simple, karena platform tersebut menargetkan untuk semua pasar artinya pemain untuk semua umur dan dimana saja untuk menghabiskan waktu atau rilex. Dan, bermain Popop World akan membuahkan anda uang.

NFT Dari Popop World

Popop World juga mempunyai NFT sendiri, yang dinamai Popman dan POP.

Popman

Popman adalah tiket untuk bermain Popop World. Pemain harus membeli Popman dan platform memiliki 10.000 Popman yang unik.

Popman NFT juga bisa didapat dari invites, gacha dan aktivitas di dalam game.

Terlebih lagi, Popma NFT juga mempunyai beda jenis: B, A, S, SS dan SSS. Semakin tinggi levelnya, semakin susah untuk mendapatkan dan semakin hebat.

Setiap NFT mempunyai level dan tampilan yang berbeda. Seperti semua game, SSS adalah yang terbaik dan keuntungannya adalah bonus EXP yang lebih tinggi daripada jenis lainnya.

POP Token

POP adalah token ERC dalam Polygon chain (Matic). Ketika bermain, pemain dapat memperoleh nilai aktivitas/ kontribusi dan menukarkan dengan POP untuk berbelanja di game mall dalam game.

Disamping itu, anda juga bisa stake POP untuk mendapatkan governance, dan berbagi pendapatan game.

Peluncuran NFT pada bulan Oktober

Popop World diperkirakan akan diluncurkan bulan Oktober di OpenSea. Pemain yang tertarik bisa berpartisipasi dalam kontes untuk membuka gacha dan mereka bisa membeli disini dan akan diarahkan ke OpenSea.

Gacha akan memberikan anda Popman yang unik, semakin tinggi jenis, semakin tinggi EXP yang didapat.

Popop World’s Social Media Channels:

Website: https://www.popop.world/

Telegram channel: https://t.me/popopworldchannel

Telegram group: https://t.me/popopworldcommunity

Twitter https://twitter.com/popop_world

Facebook: https://www.facebook.com/popopworld

Discord: https://discord.com/invite/y7UCGWWM3v

Medium: https://popopworld.medium.com/

sumber.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dewan Penasihat Syariah Malaysia: Crypto Punya Potensi Besar

Setelah Dewan Penasihat Syariah Malaysia mengizinkan perdagangan aset digital pada Juli 2020 lalu, pertumbuhan mata uang crypto di Malaysia tampak bullish. Warga Malaysia mulai terbuka menjadikan aset digital sebagai aset investasi.

Dilansir dari The Malaysian Reserve, Dr. Modh Daud Bakar meyakini bahwa perkembangan aset digital termasuk crypto memiliki potensi yang sangat besar. Namun, tantangan yang saat ini harus dihadapi adalah kurangnya pemahaman mengenai kelas aset. Sehingga menghambat adanya adopsi yang besar terhadap mata uang crypto ini.

Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Kenapa Pasar Crypto DeFi Naik Tajam Sejak Juni

Ketua Dewan Penasihat Syariah Komisi Sekuritas Malaysia tersebut juga menyampaikan bahwa hanya 2% warga Malaysia yang memiliki pengetahuan mengenai mata uang crypto. Hal ini disampaikan ketika menjadi pembicara di SCxSC Fintech Conference 2020 di Kuala Lumpur pada 6 Oktober 2020 lalu.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan saat ini mata uang crypto belum dianggap sebagai alat pembayaran yang sah menurut hukum agama di Malaysia. Di sisi lain, crypto secara resmi telah menjadi aset komoditas yang dapat diperjual/belikan, tetapi dengan syarat tidak mendukung sesuatu yang ribawi. Nilainya harus dapat diukur seperti emas dan perak.

“Ini adalah alat tukar, dan kami tidak bisa menghentikan orang lain untuk menggunakan komoditas sebagai alat tukar. Ini sama baiknya dengan membeli tiket elektronik atau komoditas di pasar.”

Tidak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa adopsi aset digital di Malaysia akan membuka banyak area menarik lainnya. Termasuk potensinya untuk terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital dunia.

Baca juga: Dewan Syariah Malaysia Izinkan Investasi dan Perdagangan Cryptocurrency

Setelah kenaikan harga Bitcoin yang drastis pada 2017 silam, membuat perdebatan terkait izin mengenai crypto dalam hukum Islam. Dikutip dari Cointelegraph, CEO FinTek di Indonesia Matthew Martin berpendapat bahwa crypto lebih mungkin diizinkan berdasarkan hukum Islam dibandingkan dengan fiat. Mengingat crypto memiliki dasar Proof-of-work daripada hutang.

Meskipun Malaysia merupakan negara sekuler, tetapi lebih dari 60% warganya mempraktikan Islam dalam sudut pandang bermasyarakat.

Dengan adanya kejelasan regulasi dan hukum terkait crypto di malaysia, Dr. Bakar juga menambahkan,

“Ini akan membuka peluang untuk memanfaatkan crypto sebagai komoditas atau sebagai investasi di perusahaan.”

Saat ini, sudah ada tiga bursa pertukaran mata uang crypto berlisensi, seperti Luno Malaysia, Tokenize Malaysia, dan Sinegy Technologies.

Informasi ini dapat dibaca kembali disini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Shiba (SHIB) Naik Lebih dari 427 % Dalam Satu Bulan, Apa Pemicunya?

Token Shiba Inu (SHIB) membukukan keuntungan yang sangat mencengangkan selama 30 hari terakhir, sebanyak lebih dari 427%. Aset kripto anjing ini menjadi altscoin dengan keuntungan paling besar di 30 hari terakhir.

Di mana kenaikan harga ini lagi-lagi didorong oleh cuitan CEO Tesla Elon Musk yang memposting foto anjing shiba inu. Meski tidak spesifik mengatakan token shiba, cuitan Elon tersebut sangat berdampak pada sentimen pasar.

Selain itu, pemicu harga SHIB saat ini tak lepas dari aksi whales atau investor dengan pembelian besar. Whales dengan alamat wallet 0x7E1Aa2E386F02b398Da7AaD05447C4749d1317C1 tercatat membeli SHIB sebanyak lebih dari 6 triliun token senilai $43 juta.

Baca jugaSelamat Datang di Bulan Bitcoin, Altcoin Minggir Dulu

Whales yang sama hari berikutnya pun melakukan pembelian token SHIBA sebanyak 4 kali.  Paus tersebut menjadi salah satu holder terbesar SHIBA dari total 93 alamat yang memegang mayoritas token SHIB.

Berdasarkan data whalestats.com, pada tanggal 6 Oktober 2021, aktivitas transaksi SHIB melonjak tajam dibanding hari-hari sebelumnya. Jumlah transaksi di tanggal tersebut tercatat sebanyak 197 juta kali.

Baca jugaTezos (XTZ) dan Kebebasan Bersuara dalam Blockchain

Shiba Inu didirikan pada bulan Agustus 2020 lalu dan dijuluki sebagai “The Dogecoin Killer”. Ini membuktikan bahwa persaingan kripto meme semakin memanas.

Kedua pengembang juga terus meningkatkan utilitas cryptocurrency masing-masing. Dogecoin sudah terintegrasi dengan game DogemonGo, juga dilaporkan berencana membangun bridge antara Dogecoin dan Ethereum. Mereka juga dirumorkan bakal memasuki ruang NFT.

Sedangkan Shiba Inu telah berhasil meluncurkan ShibaSwap beberapa waktu lalu. Informasi terbaru, pengembang SHIB tengah merancang blockchain sendiri yang disebut Shibarium.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Terra Tembus All Time High, Ini 3 Alasannya!

Terra (LUNA) alami peningkatan besar setelah resmi meluncurkan pembaharuan protokol jaringannya yang disebut Columbus-5. Peluncuran Columbus 5 itu juga menjadi salah satu pemicu Terra kembali raih All Time High.

Pembaruan protokol menunjukkan dedikasi pengembang untuk memperbaiki bug, menggabungkan permintaan pengguna, serta menambahkan fitur baru yang membuat protokol menjadi kompetitif dan menopang nilai token.

Menurut data yang dilansir dari TradingView, setelah mencapai level terendah di angka $23,81 pada 21 September kemarin, harga token LUNA melonjak 108% dan mencapai rekor tertinggi baru di angka $49,55 pada 4 Oktober ini.

Hal itu dikarenakan volume perdagangan 24 jamnya melonjak sebesar $2,5 miliar.

LUNA/USDT 1-day chart. Source: TradingView

Dan berikut adalah alasan di balik Terra dengan pencapaiannya kembali meraih All Time High.

Baca jugaSelamat Datang di Bulan Bitcoin, Altcoin Minggir Dulu

Peluncuran Columbus-5

Columbus-5 resmi diluncurkan pada 30 September silam. Menurut pengembang Terra serta beberapa analis independen. Peresmian protokol baru tersebut menjadi peningkatan pada Terra yang paling signifikan hingga saat ini.

Memodifikasi model tokennomic proyek tersebut adalah penyebab utama token LUNA akhirnya mencetak UST bakar, alih-alih masuk ke kumpulan komunitas.

Menurut data dari Terra, ada senilai $832 token LUNA yang terbakar pada blok genesis Columbus-5.

Perubahan ini telah memperkenalkan tekanan deflasi pada pasokan token LUNA dan dapat membantunya meningkatkan harga dalam jangka panjang karena permintaan untuk UST telah tumbuh.

Standar Komunikasi Antar-Blockchain

Alasan kedua untuk mendorong momentum LUNA adalah integrasi telah didukung standar Inter-Blockchain Communication (IBC) yang memungkinkan jaringan Terra untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan protokol di ekosistem Cosmos.

Baca JugaCosmos (ATOM) Terima 1 Juta Transfer Hanya Dalam Satu Bulan!

Integrasi ini membuka Terra dan stablecoin UST-nya untuk diadopsi secara meluas di seluruh ekosistem Cosmos dan menjadikannya stablecoin pilihan untuk aplikasi dan cross-chain tersebut.

Dengan kumpulan proyek yang lebih besar yang saat ini telah memiliki akses ke UST. Ini dapat menyebabkan deflasi lebih lanjut dalam pasokan LUNA karena lebih banyak yang perlu dibakar dalam proses pencetakan UST barunya.

Melonjaknya Nilai yang Terkunci pada Ekosistem Terra

Alasan ketiga untuk pergerakan harga bullish pada Terra adalah ekosistem jaringannya telah berkembang dalam protokol desentralisasi keuangan (DeFi).

Hal itu sangat membantu mendorong nilai total yang dikunci pada protokol ke level tertinggi baru sepanjang masa.

Menurut data dari Defi Llama, nilai total aset yang terkunci di jaringan Terra mencapai rekor $10,07 miliar pada 4 Oktober kemarin dan bertepatan pada harga token LUNA menembus rekor tertinggi baru.

Total value locked on Terra. Source: Defi Llama

Saat ini, TVL Terra telah berada di atas $10 miliar dengan platformnya Ancor Protocol (ANC) yang berada di peringkat teratas dengan $3,86 miliar.

ANC sendiri adalah jalan utama untuk mencetak UST dengan menjaminkan Terra atau Ethereum sebagai jaminannya.

Protokol DeFi terkenal lainnya di jaringan tersebut adalah Lido (LDO), yang memiliki TVL $3 miliar, Mirror (MIR) dengan TVL $1,38 miliar, dan Terraswap yang memiliki TVL $1,32 miliar.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com