Category Archives: Tokocrypto

Intip Fitur Twitter Terbaru, Bisa Beri Tip Pakai Bitcoin!

Masa ini, aset kripto Bitcoin masih terus menjadi pilihan banyak investor dan juga trader. Melihat popularitasnya yang tidak pernah padam, Twitter ikut melibatkan Bitcoin dalam fitur terbarunya yang dirilis dalam beberapa waktu lalu. Dengan fitur Twitter terbaru ini, pengguna dapat memberi tip dalam bentuk uang dan juga Bitcoin, lho. Penasaran? Simak selengkapnya berikut ini!

Twitter, Sumber Informasi Seputar Cryptocurrency

Bagi dunia blockchain dan cryptocurrency, Twitter berperan penting sebagai wadah bagi investor dan trader untuk saling bertukar informasi. Mulai dari berita, promosi, hingga event seputar kripto tersedia di Twitter. Dari sana, Twitter jadi melahirkan banyak influencer kripto yang memegang andil dalam naik dan turunnya harga suatu proyek kripto, nih.

Salah satu influencer yang sudah pasti dikenal luas oleh masyarakat dan pegiat kripto adalah CEO Tesla, Elon Musk. Beberapa kali cuitan yang berkaitan dengan aset kripto miliknya selalu menuai fenomena, baik membuat harga koin menjadi naik hingga menjadi turun drastis. Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah “penggorengan” proyek cryptocurrency.

Dikutip dari Entrepreneur dan CoinGecko, baru-baru ini harga memecoin Shiba Inu (SHIB) meningkat 220% setelah Elon Musk membagikan foto anjing peliharaan berjenis Shiba Inu di akun Twitter miliknya pada 4 Oktober 2021 lalu. Selain berdampak pada harga SHIB, fenomena ini juga berdampak pada harga Dogecoin (DOGE) yang ikut meningkat sebesar 32% dalam seminggu terakhir, lho.

Terdapat pula influencer kripto lain yang tidak kalah berpengaruh dan profesional dalam memberikan tips seputar investasi dan trading, serta prediksi harga aset kripto yang akan terjadi. Di antaranya yaitu CEO Twitter Jack Dorsey, Andreas Antonopoulos, WhalePanda, dan masih banyak lagi.

Fitur Twitter “Tips” untuk Beri Tip Antar Pengguna

Pada 23 September 2021 lalu, Twitter mengumumkan melalui blog pada situs resminya bahwa mereka telah meluncurkan sebuah fitur baru yang diberi nama “Tips” dan dapat digunakan oleh seluruh pengguna Twitter. Sesuai namanya, fitur ini berguna untuk memberikan tip antar pengguna. 

Melalui fitur ini, Twitter ingin mempermudah proses pemberian tip sebagai bentuk dukungan dan bantuan seorang pengguna terhadap pengguna lainnya, seperti content creator hingga akun bisnis. Dalam pemberian tip, Twitter juga tidak mengambil untung sehingga hanya menyesuaikan dengan protokol platform pihak ketiga saja.

Fitur Tips ini terletak pada bagian profil pengguna yang kemudian disambungkan dengan rekening pengguna pada platform pembayaran pihak ketiga. Saat ini, baru tersedia sembilan platform pembayaran yang di antaranya adalah Venmo, Bandcamp, GoFundMe, dan beberapa platform lainnya.

Nah, keunikan dari fitur Tips ini, pengguna tidak hanya bisa menggunakan uang fiat sebagai pembayaran, tetapi juga bisa menggunakan Bitcoin. Bekerja sama dengan sebuah platform bernama Strike, aplikasi yang dibentuk dalam Bitcoin Lighting Network, Twitter memungkinkan para penggunanya untuk saling mengirim dan menerima tip berupa Bitcoin. 

Hal ini tentu membuat keberadaan Bitcoin dan cryptocurrency secara umum menjadi lebih dekat dengan masyarakat awam. Selain dengan menjadikan Bitcoin sebagai salah satu aset dalam pemberian tip, Twitter juga berencana mendukung autentikasi NFT yang memungkinkan pengguna untuk menyambungkan akun Twitter ke wallet kripto masing-masing.

Cara Kerja Fitur Tips pada Twitter

Dalam menggunakan fitur Tips, para kreator yang ingin menerima tip dapat memunculkan ikon uang pada profil mereka dengan memilih menu Edit Profile yang terdapat pada profil akun mereka. Setelah itu, mereka dapat memilih Allow Tips dan memasukkan username atau nomor akun pembayaran yang dimiliki, sesuai dengan platform pembayaran yang dipilih.

Di sisi lain, para pengguna yang ingin memberikan tip juga bisa langsung menekan ikon uang yang terdapat pada profil akun kreator yang ingin diberi dukungan. Selanjutnya, pengguna akan disambungkan ke platform pembayaran yang sesuai, termasuk platform Strike. Dengan Strike, pengguna dapat memilih ingin memberi tip dalam satuan Bitcoin atau Satoshi (Sats).

Para kreator yang membuka dukungan tip berupa Bitcoin juga akan menyantumkan address dari wallet Bitcoin yang ia miliki. Dengan begitu, jika Anda tidak memiliki platform Strike, Anda masih bisa menyalin address wallet Bitcoin tersebut ke platform yang Anda miliki untuk selanjutnya langsung memberi tip untuk kreator favorit Anda di Twitter. Saat seseorang memperoleh sejumlah tip, Twitter akan mengirimkan pemberitahuan lewat notifikasi.

Oh, iya, saat ini fitur Tips dengan Bitcoin yang difasilitasi oleh platform Strike baru bisa diakses oleh negara El Salvador dan sebagian besar negara bagian Amerika Serikat, ya. Fitur ini juga baru tersedia di iOS saja, dan akan tersedia bagi Android dalam beberapa waktu ke depan. Selain itu, pastikan Anda sudah berusia 18 tahun ke atas saat akan menggunakan fitur ini.

Ternyata, fitur Twitter terbaru mampu membawa Bitcoin dan cryptocurrency lebih dekat dengan kehidupan kita. Nah, untuk mengetahui informasi lain mengenai berita, tips and trick, dan segala hal seputar Bitcoin dan aset kripto lainnya yang tak kalah menguntungkan, kunjungi website Tokonews sekarang!





Sumber : news.tokocrypto.com

Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

Setelah kemunculan bitcoin pada Januari 2009 oleh seseorang atau sekelompok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto, bitcoin menjadi cryptocurrency pertama yang diciptakan dan sampai sekarang masih beredar secara digital dengan teknologi blockchain-nya.

Namun, tahukah Anda sampai pada pertengahan Agustus 2020, terdapat lebih dari 6,000 jenis cryptocurrency? Sebuah angka yang cukup besar bagi perkembangan dunia mata uang digital sejak awal kemunculannya. Lantas, apa perbedaan bitcoin dan altcoin? Mari kita bahas satu persatu.

Mengenal Altcoin

Altcoin yang terbentuk dari dua kata “Alternative Coin” merupakan cryptocurrency atau aset kripto selain bitcoin. Aset kripto apapun yang hadir setelah bitcoin maka termasuk ke dalam altcoin. Altcoin diciptakan dengan beberapa tujuan yang hampir sama dengan bitcoin. Salah satunya adalah Anda dapat menggunakan altcoin sebagai alat pembayaran di berbagai platform.

Selain itu, sebagian besar dari altcoin juga berfungsi sebagai alat pembayaran dengan sistem peer-to-peer yang terdesentralisasi (disimpan di banyak tempat), mempunyai mekanisme kecepatan transaksi yang lebih cepat, dan lebih banyak privasi pada pengguna dibandingkan aset kripto yang lain. 

Perbedaan Bitcoin dan Altcoin

Seperti yang disebutkan sebelumnya, altcoin merupakan aset kripto yang hadir setelah bitcoin. Adapun altcoin yang paling banyak diperbincangkan adalah Ethereum, XRP, Litecoin, Bitcoin Cash, dan sebagainya.

Untuk melihat perbedaan bitcoin dan altcoin, mari kita bahas secara sederhana satu persatu:

Diciptakan oleh Charlie Lee, litecoin merupakan versi lebih sederhana dari bitcoin. Perbedaan antara bitcoin dengan litecoin ada beberapa macam, yaitu litecoin memiliki persediaan koin sebanyak 84 juta dibandingkan bitcoin yang memiliki persediaan sebanyak 21 juta. Kemudian dari segi proses penghasilan blok, litecoin mampu menghasilkan blok dalam waktu 2,5 menit. Empat kali lebih cepat dari bitcoin yang memerlukan waktu 10 menit.

Aset Kripto Mana yang Lebih Aman?

Seperti yang kita tahu, altcoin diciptakan menggunakan formula dan mekanisme yang mirip dengan bitcoin. Perbedaan yang dimiliki masing-masing altcoin adalah ciri khas dan bentuk dari penyempurnaannya. Lantas, sebenarnya aset kripto mana yang lebih aman? Bitcoin atau altcoin?

Seluruh aset kripto di build berdasarkan teknologi blockchain yang secara sederhana menerapkan sistem peer to peer yang terdesentralisasi di mana memiliki tingkat keamanan tinggi. Apabila seseorang ingin membobol bitcoin misalnya, ia berarti harus membobol setidaknya lebih dari 1 juta komputer user yang bekerja sebagai miners (server)

Setelah mengetahui perbedaan bitcoin dan altcoin, jika Anda ingin memulai berinvestasi aset kripto, investasi di TokoCrypto saja karena telah terdaftar secara resmi di Indonesia!

Segera kunjungi TokoCrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bagaimana Masa Depan Pertukaran Crypto Pasca Pandemi?

Saat ini, pertukaran crypto telah menjadi debat terbaru dan terpanas di pasar keuangan. Dengan pertukaran DeFi peer-to-peer UNI dan saga SushiSwap, ranah ini menjadi arus utama yang menarik banyak trader harian dan investor institusional.

Konstantin Anissimov, Direktur Eksekutif di CEX.IO percaya bahwa masa depan pertukaran crypto di dunia pasca pandemi Covid-19 tampaknya sangat cerah mengingat arus masuk investor saat ini.

Baca Juga: Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)

CEX.IO telah mengambil langkah selanjutnya menuju pertumbuhan di dunia crypto dengan mengintegrasikan klien khusus untuk institusi ke lini bisnisnya saat ini. Yang pertama di pasar yang menerapkan strategi ini, Konstantin Anissimov, Direktur Eksekutif, sangat yakin bahwa platform ini menarik lebih banyak investor institusional dan korporal.

Alasan di balik pendekatan ini adalah untuk proporsional pertumbuhan berbagai perluasan kelembagaan dalam kurun waktu 3 tahun. Kompetensi pasar, jaminan harga, kepatuhan, dan kemanjuran adalah beberapa faktor yang dikerjakan secara luas sebelum peluncuran strategi ini sehingga memastikan portofolio yang stabil dan seimbang.

Perspektif ahli Konstantin Anissimov tentang masa depan pertukaran crypto dan industri cukup positif untuk pertumbuhan. Dia menyatakan bahwa cryptocurrency akan sangat mempengaruhi industri investasi dan kemungkinan besar akan mengambil posisi sebagai aset yang sepenuhnya matang namun akan terus masuk dalam kategori berisiko tinggi sampai teknologi blockchain berfungsi penuh di seluruh dunia.

Baca Juga: Akankah Bitcoin Meroket atau Jatuh?

Masalah utama lainnya yang dia yakini membutuhkan pekerjaan konstan adalah mengatur industri blockchain karena regulasi adalah peran kunci dalam membangun keandalan dan mendapatkan kepercayaan konsumen di seluruh dewan klien dan akan berdampak besar pada relevansi industri di masa depan dalam sektor keuangan dan investasi.

Dia lebih lanjut menyatakan karirnya yang menjanjikan, dalam jangka panjang, karena permintaan investor yang konstan untuk pengembalian investasi (ROI) yang semakin tinggi saat pasar konvensional sibuk berjuang untuk mengikuti keadaan yang sedang sulit ini.

Dia pun menambahkan minatnya untuk mendigitalkan sistem pensiun. Mempromosikan keuangan mini untuk memasuki pasar crypto dan meningkatkan peluang untuk menyebarkan pendapatan ini ke dalam kriptografi.

Tentu saja, jika memang pemikirannnya ini terwujud secara global, maka bukan hanya nasib pertukaran crypto, tetapi nasib crypto itu sendiri akan menjadi sangat cerah karena tingkat adopsi akan selalu mendongkrak optimisme investor terhadapnya yang akan menghidupkan segala sektor disekitarnya seperti pertukaran.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Aset Kripto yang Berpotensi untuk Investasi di Masa Pandemi

Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga sekarang membuat semua aspek kehidupan berubah. Salah satunya kini banyak orang yang sudah memulai investasi. Belajar dari situasi yang tidak pasti, investasi di masa pandemi menjadi salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk memiliki aset safe haven lainnya. 

Aset Kripto Diminati di Masa Pandemi

Dilansir dari Antara News, investor kripto di Indonesia selama pandemi COVID-19 mengalami peningkatan yang amat pesat, khususnya di tahun 2021 ini. Jumlahnya mencapai 8,2 juta investor dan total nilai transaksi menyentuh angka Rp 370 triliun. Ternyata hal ini juga tak hanya terjadi di Indonesia saja, lho! Meningkatnya minat investasi kripto juga terjadi di berbagai belahan dunia. Adapun rata-rata volume perdagangan yang terjadi per harinya mencapai US$109.

Bagi Anda yang ingin memulai investasi aset kripto di masa pandemi ini, yuk, simak aset kripto mana saja yang bisa Anda pilih!

4 Aset Kripto yang Meningkat saat Pandemi

Berikut beberapa aset kripto yang tengah meningkat di masa pandemi dan bisa Anda jadikan investasi di bulan Oktober 2021 ini:

Aset kripto pertama yang bisa Anda pilih untuk berinvestasi adalah Bitcoin karena ia memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$821 miliar. Bitcoin sendiri pertama kali oleh Satoshi Nakamoto dan diperkenalkan di tahun 2009 dengan harga awal hanya kurang dari US$1. Namun, karena jumlahnya yang terbatas yaitu hanya ada 21 juta koin di dunia membuat harga Bitcoin menjadi terus melonjak. 

Kini per 30 September 2021, harga satu Bitcoin mampu menyentuh lebih dari US$43.000. Padahal jika kita melihatnya lima tahun yang lalu, harga satu Bitcoin hanya sekitar US$500. Dengan begitu, kini harga Bitcoin bertumbuh hingga 8.600%. 

Selanjutnya yang menjadi primadona tak lain adalah Ethereum dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$353 miliar. Sama seperti aset kripto lainnya, Ethereum pun juga berjalan di suatu sistem yang bernama blockchain. Alasan lain yang menjadikan Ethereum ini memiliki potensi karena hadirnya NFT atau Non Fungible Token yang berjalan di atas blockchain Ethereum. 

Nah, Ethereum ini turut mengalami pertumbuhan yang luar biasa, lho! Dengan waktu lima tahun, harganya naik lebih dari 27.000% dari US$11 menjadi US$3.000.

Selanjutnya ada Tether dengan nilai kapitalisasi pasar lebih dari US$ 68 miliar. Tether sendiri diciptakan oleh Jan Ludovicus van der Velde dan berjalan di blockchain Bitcoin dengan Protokol Layer Omni. Tether merupakan stablecoin, yang berarti nilainya didukung oleh mata uang fiat, yakni Dollar AS.

Dengan demikian, Tether hadir dengan nilai yang lebih konsisten dibandingkan dengan aset kripto lainnya. Makanya hal inilah yang menjadikan Tether disukai oleh para investor yang waspada dengan volatilitas ekstrim yang terjadi pada koin lain.

Terakhir, Cardano dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$67 miliar menjadi pilihan aset kripto yang bisa Anda pilih. Cardano dirilis pada tahun 2015 dan tergolong ke dalam generasi ketiga aset kripto, sehingga ia digadang-gadang menjadi aset kripto termutakhir saat ini. 

Adapun pertumbuhan yang dimiliki oleh token Cardano ini relatif sederhana dibanding dengan aset kripto lainnya. Setidaknya pada 20 September 2021 harga Cardano berada di US$2.10 dan memiliki peningkatan harga lebih dari 10.500% dibandingkan 5 tahun lalu yang hanya memiliki harga US$0.02.

Jadi, gimana? Apakah Anda sudah menetapkan aset kripto mana yang akan dijadikan investasi di masa pandemi ini? Namun, satu yang tetap harus digarisbawahi adalah investasi harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda sendiri. Yuk, daftarkan diri Anda dan selesaikan KYC Anda segera di www.tokocrypto.com!



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Buff Doge Coin, Token Viral dengan Apresiasi 5000% dalam Sehari

Token viral berbasis kategori “meme” bernama Buff Doge Coin(DOGECOIN) mengalami apresiasi sekitar 5000% hanya dalam satu hari.

Token ini nampaknya mengalami ketenaran yang meningkat akibat komunitasnya yang kuat.

Walau kenaikan harganya menggiurkan, banyak investor dan trader yang FOMO dan tidak mengetahui apa sebenarnya kegunaan token tersebut.

Dalam artikel ini, akan dijelaskan apa sebenarnya token ini dan mengapa harganya naik hingga 5000% dalam satu hari.

Mengenal Buff Doge Coin

Buff Doge Coin (DOGECOIN) merupakan salah satu crypto yang dibentuk dan dipublikasi pada Agustus 2021.

Token ini memiliki tujuan untuk menjadi token berbasis “meme” yang ingin menjadi versi yang lebih baik dari Dogecoin (DOGE).

Token ini bergerak pada Binance Smart Chain dan memiliki sifat deflasi akibat adanya mekanisme burn yang cukup tinggi.

Dikabarkan token burn akan dilakukan dengan jumlah dua kali lipat dari burn sebelumnya tanpa jadwal yang pasti.

Tapi terdapat tujuan akhir yang cukup tidak lazim dimana tim pencipta pada akhirnya akan menghapus 100% dari persediaan token.

Baca JugaIni Jumlah Burn Rate Ethereum Setelah London Hard Fork

Kemungkinan besar 100% yang dimaksud adalah token yang beredar. Sebab, jumlah beredar adalah 888 Triliun, tapi secara keseluruhan terdapat 1.000 Triliun persediaan.

Buff Doge Coin yang sudah dihilangkan atau mengalami burn saat ini berada pada sekitar 63 juta token.

Mekanisme burn terus dilakukan untuk membuat tokennya semakin langka dan mendorong harganya naik agar menguntungkan seluruh pihak.

Kegunaan dari token serta keuntungan token ini belum jelas, tapi terdapat tujuan yang cukup baik akibat adanya sisi donasi dari tim.

Tim dari token ini menyatakan salah satu tujuan dari token ini adalah untuk donasi melalui sebagian keuntungan tim.

Donasi ditujukan untuk perihal lingkungan dan binatang tepatnya kepada perawatan binatang yang ditelantarkan dan konservasi lingkungan.

Sebab, tim dari Buff Doge Coin percaya bahwa keuntungan tanpa memikirkan dunia dan sisi sosial adalah hal yang buruk sehingga dunia juga harus dijaga.

Kegunaan Tambahan

Walau masih terlihat sebagai token “meme” Buff Doge Coin memiliki tujuan tambahan dimana ia juga ingin menjadi alat tukar.

Dalam rencananya ke depan, ia ingin membuat bursa NFT sendiri yang nampaknya akan menggunakan Buff Doge Coin sebagai alat tukar.

Namun peluncuran bursa ini nampaknya masih akan terjadi dalam waktu yang cukup lama, sebab rencana ke depannya masih terlihat banyak.

Untuk saat ini Buff Doge Coin masih berada di fase kedua dimana fase pertama adalah perkenalan melalui media sosial.

Fase kedua ini adalah melantainya informasi terkait Buff Doge Coin di Coinmarketcap dan Coingecko serta memperkuat komunitasnya.

Untuk saat ini salah satu hal yang patut diapresiasi dari token ini adalah kekuatan komunitasnya yang terus berkembang dan berhasil meningkatkan ketertarikan.

Fase ketiga atau fase berikutnya adalah melantainya token ini di bursa-bursa yang lebih terkenal dan juga bursa tersentralisasi.

Baru di fase keempat nantinya Buff Doge Coin akan menerbitkan bursa NFT sendiri yang kemungkinan akan menggunakan tokennya sebagai alat tukar.

Fase terakhir adalah tahap pertumbuhan dan juga pemberian donasi kepada Tujuan awal yaitu penyelamatan lingkungan dan binatang.

Melihat rencana ini, banyak investor yang terus tertarik untuk menyimpan Buff Doge Coin yang dimilikinya. Namun pihak tim memberi insentif lain.

Insentif ini adalah mekanisme unik dimana setiap terjadinya transaksi Buff Doge Coin, 5% dari transaksi tersebut akan diberikan kepada investor atau holder tokennya.

Selain itu, 5% tambahan dari transaksi tersebut juga akan diambil untuk kegunaan likuiditas untuk menjaga volume transaksi.

Jadi setiap transaksi, 10% transaksi token ini akan diambil untuk dikembalikan pada investor atau holder dan juga untuk penguncian penjaga likuiditas.

Baca jugaKolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero, Aplikasi Bot Crypto Untuk Mempermudah Trading Aset Kripto

Naik 5000% dalam Satu Hari

Pada 21 September 2021, ketenaran Buff Doge Coin ini mulai meningkat akibat adanya apresiasi yang signifikan sekitar 5000% hanya dalam satu hari.

Sebelumnya token ini juga sempat naik lebih tinggi, namun hal tersebut dianggap sebagai pergerakan buruk biasa oleh token “meme”.

Walau sebelumnya mayoritas pasar crypto meremehkannya, token ini membuktikan banyak pihak salah, akibat kenaikannya sekitar 5555%.

Setelah kenaikan tersebut token ini relatif koreksi dan bergerak sedikit di bawah harga tersebut, namun pada 10 Oktober 2021 hingga 11 Oktober 2021 harganya kembali naik.

Dikabarkan bahwa harganya naik sekitar 35% setelah adanya kabar kelanjutan dari fase kedua, yaitu melantainya informasi token ini di Coinmarketcap dan Coingecko.

Kabar ini berhasil mendorong harapan kembali kepada token ini yang juga membuat banyak investor FOMO mulai ramai membeli.

Melihat apresiasi ini perlu diingat bahwa FOMO akan sangat tinggi sehingga ada baiknya jika investor menganalisis secara pribadi sebelum membeli.

Sebab walau saat ini positif, ada kemungkinan koreksi yang cukup tinggi melihat harganya yang sudah naik cukup signifikan.

Secara keseluruhan walau sudah di audit oleh Dessert Finance, token ini memiliki kegunaan yang masih cukup kecil.

Sehingga masih terdapat potensi tertinggalnya token ini dibandingkan crypto-crypto lain yang lebih stabil, jika fokus untuk jangka panjang.

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hasil Pemilu AS Akan Dipublikasikan di Blockchain

The Associated Press, sebuah organisasi berita global independen, bekerja sama dengan ensiklopedia berbasis blockchain Everipedia akan menerbitkan dan mendistribusikan hasil pemilu AS 2020 langsung ke dalam sebuah blockchain.

Hasilnya akan dipublikasikan melalui Everipedia, yang berjalan pada EOS blockchain, dan akan menggunakan blockchain lain yang disebut Chainlink.

“AP adalah standar emas dalam menghitung suara dan mengumumkan pemenang pemilu, dan kami senang bekerja sama dengan Everipedia untuk menggunakan panggilan lomba kami dengan cara yang inovatif,” kata Dwayne Desaulniers, direktur lisensi data AP dilansir dari Decrypt.

Untuk melakukannya, AP akan menandatangani data secara kriptografis dan mempublikasikan kunci kriptografinya melalui oracle data bertenaga Chainlink milik Everipedia. Sebuah oracle menghubungkan data dunia nyata, seperti hasil pemilu, ke blockchain.

Baca juga: KPMG Gunakan Blockchain untuk Melacak Emisi Gas Rumah Kaca

AP telah bertanggung jawab untuk menghitung suara di setiap pemilu AS  termasuk nasional, negara bagian, dan lokal sejak 1848. Sekarang, organisasi bersejarah tersebut beralih ke blockchain dan datanya oracle untuk menambahkan transparansi dan kepercayaan lebih lanjut ke proses.

“Platform ‘oracle-as-a-service’ ini akan ditawarkan kepada organisasi industri terkemuka untuk mempublikasikan data feed langsung di blockchain. Organisasi akan dapat memperoleh pendapatan untuk mempublikasikan data terkemuka tentang berbagai topik termasuk harga, hasil pemilu, statistik / skor olahraga, cuaca, dan berita,” tambahnya.

Namun dengan menggunakan blockchain oracle ini ada risiko yang mengintai, yakni manipulasi dan diretas atau adanya bug software.

Blockchain dan Pemilihan

Karena penghitungan suara hanyalah satu langkah dari proses pemilihan, teknologi blockchain akan digunakan secara minimal dalam kasus ini. Proyek pemungutan suara lainnya menggunakan blockchain selama prosesnya. Beberapa negara bagian AS telah menguji coba Voatz, aplikasi pemungutan suara berbasis blockchain, sebagai cara menangani e-voting.

Baca juga: Visa Gunakan Blockchain, Bantu Integrasi Mata Uang Digital Bank Sentral

Sierra Leone, Rusia, dan Estonia juga telah menguji pemungutan suara berbasis blockchain. Dalam kasus tersebut, blockchain biasanya menangani pendaftaran pengguna dan pengiriman suara, bukan hanya hasil pemilu yang tersedia untuk umum.

Meskipun demikian, skala yang dikerjakan Associated Press adalah hal yang sangat menarik. Fakta bahwa salah satu organisasi berita terbesar di Amerika Serikat telah memilih untuk bekerja dengan blockchain sangatlah penting  terutama pada masalah yang sensitif seperti hasil pemilu.

Baca Juga: Venezuela Uji Coba Bursa Efek Bertenaga Blockchain

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Jadi Aset Wajib Dimiliki oleh Investor di 2025

Sebagai aset digital yang digadang-gadang akan menggantikan emas fisik, Bitcoin diprediksi akan menjadi salah satu aset yang menjadi bagian dari portofolio investasi setiap investor pada 2025 mendatang. Apakah kamu percaya akan hal itu?

Mungkin saat ini Bitcoin memang mendapatkan perlakukan khusus dari investor di luar sana, lantaran menjadi salah satu aset investasi paling cuan sepanjang tahun 2020. Namun, potensi Bitcoin hanya sebatas sebagai jenis instrumen investasi alternatif saja. Ketika instrumen investasi lainnya sedang mengalami tekanan gegara adanya faktor pasar.

Di sisi lain, indikator bahwa Bitcoin bisa menjadi emas digital di masa depan bisa dilihat dari volatilitas Bitcoin yang menurun beberapa waktu lalu. Di mana, volatilitas yang cukup rendah memang menjadi makanan empuk bagi paus “Bitcoin” yang lebih menyukai kondisi pasar seperti itu. Karena tidak terlalu fluktuatif sehingga berpotensi untuk menahan aset digital dalam jumlah besar dalam waktu yang cukup lama.

Baca juga: 4 Persamaan Emas dan Bitcoin

Jika benar-benar akan menjadi aset safe haven di masa depan tentunya Bitcoin akan menggantikan emas fisik sebagai aset investasi yang kebal inflasi, dimana hal ini sudah dibuktikan di tengah ketidakpastian ekonomi seperti sekarang, banyak investor yang mengalihkan dananya ke dalam Bitcoin karena dianggap lebih aman dibanding hanya menyimpan uang dalam bentuk uang tunai saja.

Baca juga: Seberapa Profit Bitcoin Dibandingkan Emas dalam 10 Tahun?

Menurut CEO Bitpanda, Eric Demuth, dalam waktu 5 tahun mendatang Bitcoin akan bertransformasi menjadi suatu hal yang mainstream atau umum. Karena akses langsung kepada Bitcoin akan lebih mudah, lantaran adanya perkembangan regulasi yang semakin jelas tentang keberadaan mata uang virtual Bitcoin dkk. Sehingga, baik itu investor kecil maupun investor besar akan menempatkan dananya di Bitcoin dalam portofolio investasi mereka pada 2025. Hal ini didorong oleh regulasi yang meningkatkan kredibilitas Bitcoin dkk di mata investor.

Selain itu, pandemi menjadi momen kebangkitan dari  Bitcoin. Di mana, di saat pandemi permintaan akan cryptocurrency satu ini meningkat gegara banyak bisnis yang tutup akibat Covid-19, yang membuat pekerja harus bekerja dari rumah namun tidak melupakan pentingnya investasi dan Bitcoin menjadi salah satu opsinya.

Baca Juga: Hal yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Bitcoin atau Aset Kripto Pertamamu!

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Seiring Harganya yang Naik, Aktivitas Transaksi Blockchain Bitcoin Semakin Moncer

Aktivitas transaksi harian Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa sejak 6 Oktober. Total transaksi yang diselesaikan secara on-chain selama kurang lebih satu pekan di jaringan Bitcoin mencapai $31 miliar.

Penyelesaian transaksi di jaringan Bitcoin ini menandai rekor peningkatan volume harian sekitar 40 kali sejak awal tahun 2020.

Analis on-chain Willy Woo mengomentari peningkatan aktivitas dan nilai penyelesaian selama akhir pekan ini. Ia  membuat cuitan yang menyatakan bahwa volume uang yang bergerak di blockchain Bitcoin saat ini berada di atas jaringan pembayaran terpusat seperti Visa dan Mastercard di Amerika Serikat.

Baca jugaShiba (SHIB) Naik Lebih dari 427 % Dalam Satu Bulan, Apa Pemicunya?

“[Jaringan Bitcoin] saat ini menghasilkan ~$190rb per detik. Bandingkan ini dengan $130rb per detik oleh Visa untuk pelanggan AS dan $55rb per detik untuk Mastercard,” ujar Willy Woo, 9 Oktober 2021.

Sementara itu, berdasarkan data Bitinfocharts , nilai rata-rata transaksi yang dieksekusi di jaringan Bitcoin pun terus meningkat selama tiga bulan terakhir menjadi $732.000 — meningkat 273% sejak awal Juli.

Baca jugaKolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero, Aplikasi Bot Crypto Untuk Mempermudah Trading Aset Kripto

Bitcoin Masih di Jalur Banteng

Di samping itu, pergerakan harga Bitcoin pun berada pada jalur bullish. Analis Portalkripto.com, Arly Fauzi mengatakan, saat ini BTC masih dalam area bullish channel.

“Minor trend ngebentuk pola ascending wedge , mudah-mudahan confirm breakout,” katanya.

Menurutnya, major resistance Bitcoin (BTC) saat ini berada pada harga $64,8k. Apabila pergerakan harga Bitcoin (BTC) mampu breakout major resistance-nya, maka target bullish pertama berdasarkan fibo.retracement nya berada pada area harga $73,117-85,058.

Saat laporan ini ditulis, harga Bitcoin berada pada level $56,535, naik 1,6 dalam 24 jam terakhir. Harga BTC naik sekitar 18,52% selama sepekan terakhir. Sedangkan, kapitalisasi pasarnya masih berada di kisaran $ 1 triliun. Dominasi atas altcoin pun meningkat ke level 45,8%.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)

Jakarta, 20 Oktober 2020 – Kami sangat senang mengumumkan bahwa SAND telah resmi terdaftar di bursa aset kripto teregulasi di Indonesia, yaitu Tokocrypto. SAND adalah token utilitas dibawah jaringan Ethereum ERC-20 yang juga akan menjadi media pertukaran dalam Sandbox Metaverse

“Sandbox berkomitmen untuk menawarakan layanan ini kepada para pemain dan antusias kripto di arena teknologi blockchain”, kata Sebastien Borget, COO Sandbox

Baca Juga: Venezuela Uji Coba Bursa Efek Bertenaga Blockchain

Token ini menawarkan pengalaman terbaik pada pemainnya tanpa adanya batasan kreatifitas. Para pemegang token memiliki kesempatan untuk menjelajahi pengalaman baru dan menghasilkan penghasilan tambahan melalui token ini. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan jual beli dalam ekosistem Sandbox dengan token SAND. 

“Kerjasama dengan Tokocrypto ini menandakan sebuah lompatan dari perjalanan Sandbox untuk membangun visibilitas internasional dan memperluas jangkauan globalnya”, lanjut Sebastien. 

“Ini adalah momen yang sangat berkesan bagi kami untuk akhirnya bisa berkolaborasi dengan Sandbox. Hal ini merupakan salah satu dari agenda kami untuk menghadirkan lebih banyak pengalaman di dunia kripto bagi para nasabah setia Tokocrypto”, kata Pang Xue Kai,  CEO dan Co-Founder Tokocrypto.  

Token SAND memiliki persediaan terbatas, sebesar 3,000,000,000 yang membuatnya sangat berharga bagi para investor. Nasabah dapat memperdagangkan SAND terhadap USDT dan BTC di platform Tokocrypto sejak 16 Oktober 2020. 

Tentang Sandbox

Sandbox adalah dunia virtual tempat para pemain dapat membangun, memiliki dan memonetisasi pengalaman bermain game mereka di Blockchain Ethereum menggunakan NFT dan SAND, token utilitas platform. 

Metaverse Sandbox mengundang pemain dan pembuat untuk:

  • Membuat NFT dengan VoxEdit #Voxels
  • Jual Beli di marketplace Sandbox
  • Membuat game dengan #gamemaker Sandbox
  • Mainkan, Stake dan dapatkan Token SAND
  • Membuat dan memainkan dengan menggunakan IP dan brand besar. 

Platform ini juga telah memiliki 60 kerjasama dengan perusahaan game pemenang penghargaan seperti Atari, game terdesentralisasi ternama seperti Crypto Kitties, merk-merk besar seperti Shaun The Sheep untuk membangun platform gaming yang kreatif dan menyenangkan yang dapat dibuat dan dimiliki oleh para pemain. 

Baca Juga: Hasil Pemilu AS Akan Dipublikasikan di Blockchain

Tentang Tokocrypto

Tokocrypto adalah pedagang aset kripto teregulasi dan salah satu yang terbesar di Indonesia. 

Tokocrypto Digital Exchange is the leading regulated and one of the largest digital exchanges in Indonesia. Didirikan pada tahun 2018, Tokocrypto lahir dari sekelompok antusias kripto yang memiliki keyakinan teguh pada manfaat blockchain yang ditawarkan ke masyarakat. Tokocrypto bertujuan untuk menjadi pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia dengan memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi nasabah agar dapat bertransaksi dengan tenang dan yakin. Tokocrypto juga merupakan pusat pendidikan dan berita terkait teknologi blockchain melalui kolaborasi yang erat dengan komunitas Blockchain, universitas, pemerintah serta masyarakat di Indonesia dan Asia Tenggara. 

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: https://tokocrypto.com



Sumber : news.tokocrypto.com

Kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero, Aplikasi Bot Crypto Untuk Mempermudah Trading Aset Kripto

Berangkat dari banyaknya masyarakat yang memiliki minat besar terhadap investasi dan trading aset kripto tetapi tidak memiliki waktu untuk mempelajari teknikal analisis dan fundamental, Tokocrypto meluncurkan fitur terbaru yaitu CryptoHero yang dapat membantu para pengguna untuk melakukan trading secara lebih mudah. 

CryptoHero adalah platform bot perdagangan aset kripto berbasis cloud yang dapat melakukan trading 24/7 di bursa kripto yang dirancang sederhana dan intuitif untuk diatur dan dioperasikan oleh pemula kripto. 

“Kehadiran CryptoHero ini merupakan salah satu fitur yang dinantikan oleh Tokonauts berdasarkan survei yang dijalankan oleh Tokocrypto beberapa waktu lalu”, ungkap Afid, Trader Tokocrypto dalam sesi Training CryptoHero Bot pada Rabu, 6 Oktober 2021 via zoom meeting. 

Kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero menghadirkan berbagai kemudahan dapat dinikmati para user Tokocrypto, antara lain; materi dengan Bahasa Indonesia sehingga semakin mudah untuk dioperasikan oleh user, tersedianya pairing BIDR serta memungkinkan user memiliki hingga maksimal 20 bot untuk masing-masing pairing atau transaksi. 

CryptoHero memungkinkan para user untuk mengotomatisasi trading langsung dari gadget pribadi, tanpa diperlukan keterampilan khusus seperti coding, misalnya. User dapat menggunakan API (Application Programming Interface) untuk terhubung dengan Tokocrypto sehingga para user dapat dengan mudah merencanakan perdagangan dan investasi aset kripto. CryptoHero sendiri memiliki aplikasi seluler sehingga memungkinkan para user untuk mengakses bot kapan saja dan dimana saja.

“Dengan deposit minimal 20 ribu rupiah para trader sudah dapat mencoba menggunakan bot di aplikasi CryptoHero. Terdapat fitur premium yang memungkinkan para trader menggunakan hingga 20 bot untuk mempermudah trading aset kripto”, tutup Afid. 

Baca jugaApa yang Seru di Dunia Kripto Minggu Ini?

Tentang Tokocrypto

Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang terpercaya. Kami adalah pedagang asset kripto pertama yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).  Didirikan pada akhir tahun 2017, Tokocrypto bekerjasama dengan Binance, pedagang aset kripto terbesar di dunia untuk memperbaharui platform kami menjadi Tokocrypto v2.0 dengan keamanan dan teknologi terbaru. Hal ini memungkinkan user mengakses finansial mereka dengan cara yang efisien, transparan dan terukur, tentunya dengan jaminan keamanan dan likuiditas tingkat industri. Tokocrypto juga merupakan pusat pendidikan dan berita tentang teknologi blockchain, melalui kolaborasi erat dengan komunitas blockchain, kripto, universitas, dan pemerintah di Indonesia dan Asia Tenggara. 

Kontak media

Rina Kurniawan 

0817220691

[email protected]



Sumber : news.tokocrypto.com