Category Archives: Tokocrypto

Terbaru: Zoom Call Dapat Dibayar Menggunakan Cypto

Zoom untuk kuis pub, Zoom psikoterapi, Zoom Yoga, dan Zoomba adalah sederet dari pemanfaatan aplikasi Zoom. Zoom sendiri merupakan aplikasi konferensi video yang tidak hanya menguntungkan bagi pekerja jarak jauh selama karantina akibat pandemi Covid-19, tetapi juga bisa menjadi penyambung garis hidup bagi pebisnis yang terputus dari klien mereka. Atau bisa menjadi alasan mereka dalam mengisi waktu.

SmartSession, Paywall berbasis Ethereum untuk panggilan Zoom, adalah aplikasi blockchain pertama yang disetujui penggunaannya pada platform konferensi video.

Cara Menghasilkan Uang dari Zoom Call

Alih-alih hanya membiarkan orang menonton, misalnya kelas Zoom Yoga dengan gratis, guru atau pengajar atau siapa pun yang menggunakan SmartSession sekarang dapat memblokir orang-orang pelit tersebut dengan paywall crypto.

Itu artinya siapa pun yang ingin belajar, misalnya, bagaimana melakukan pose karangan bunga di atas matras harus terlebih dahulu membeli, dan kemudian membelanjakan Ethereum mereka pada Smart Contract pada SmartSession.

Terdapat manfaat lainnya, yaitu tautan cerdas dapat memberikan hadiah kepada orang lain sebagai rujukan. “Jika seorang instruktur yoga ingin mengumpulkan, misalnya, $20 per peserta, mereka dapat memilih untuk memberi hadiah kepada para peserta karena telah mengembangkan bisnis baru,” menurut Erez Ben-Kiki, Pendiri sekaligus CEO 2key, perusahaan Israel yang mengembangkan perangkat lunak.

Ben-Kiki dari Tel-Aviv menegaskan bahwa sistem ini dibuat hanya dalam tiga minggu dan sistem ini adalah paywall pertama yang disetujui oleh Zoom.

Baca juga: 36 Persen Usaha Kecil di AS Menerima Cryptocurrency sebagai Pembayaran

Zoombooming saat Pembatasan Sosial

Peluncuran dukungan ini pada Zoom akan sangat sukses mengingat Zoom mengalami ledakan penggunaan di tengah Pembatasan Sosial di seluruh dunia selama pandemi ini. Beberapa bulan lalu saja Zoom hanya memiliki sekitar 10 Juta pengguna, tetapi naik hingga mencapai 200 Juta karena pandemi ini.

Bisnis harus dengan cepat beradaptasi dengan normal baru seperti ini. Sebagai contoh, istri Ben-Kiki, seorang instruktur Yoga, telah memindahkan semua kelas yoga-nya secara online. Dia mengakui tidak semua muridnya akan tertarik pada cryptocurrency atau memiliki pengetahuan teknis yang memadai untuk membelinya. Namun, di kelas yang terdiri dari 20 orang ini, sebagian besar dari mereka akan membayar dengan crypto sebab hal tersebut “cukup baik untuk mereka”.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Bitcoin di Tengah Pandemi Covid-19

Bagaimanapun, tidak ada perangkat lunak khusus yang diperlukan karena “seluruh fitur 2key berbasis online”. Siapa pun dapat menerima tautan HTTP ke situs yang mengundang Anda untuk membeli cryptocurrency. “Kamu ingin memasuki dunia crypto. Cara itu sangat mudah!,” ujar Ben-Kiki.

Mereka pengguna SmartSession tanpa eksistensi browser MetaMAsk Ethereum Wallet, dapat menggunakan dompet Ethereum dalam aplikasi SmartSession dalam mendukung pembelian langsung ETH dalam 17 mata uang fiat. Bulan depan, Ben-Kiki mengatakan SmartSession dapat dibayar menggunakan stablecoin seperti DAI, USDT, dan TUSD. Kuartal berikutnya SmartSession akan menambahkan crypto lainnya, termasuk Bitcoin.

Seperti banyak produk crypto lainnya, SmartSession berada di puncak arus utama. “Kami baru saja mulai mempromosikannya, jadi belum ada penggunaan secara signifikan. Namun, banyak konferensi di ruang tersebut dan solopreneur banyak yang telah berencana untuk mulai menggunakan sistem ini di pekan depan.”

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Departemen Kehakiman Amerika Serikat Membentuk Tim Penegakan Kripto Nasional

Pada tanggal 6 Oktober 2021 Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice USA) mengumumkan peluncuran National Cryptocurrency Enforcement Team (NCET) atau dalam bahasa Indonesia berarti Tim Penegakan Mata Uang Kripto Nasional. Tim ini dibentuk untuk untuk menangani penyelidikan atas penyalahgunaan cryptocurrency dan kejahatan yang dilakukan dalam mata uang virtual. 

Aksi kejahatan yang terjadi di dalam pertukaran mata uang kripto seperti pencucian uang, pencampuran Bitcoin berbasis Darknet Helix agar tidak terlacak dan mengaburkan sumber dana yang sering digunakan dalam transaksi pasar gelap, obat-obatan terlarang, jual beli senjata, malware dan transaksi lainnya yang bersifat kriminal. 

Baca Juga: Sri Lanka Membentuk Komite Untuk Merancang Kebijakan Mata Uang Kripto

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) juga mengatakan bahwa NCET (National Cryptocurrency Enforcement Team) akan fokus menangani kasus seperti transaksi keuangan yang terkait dengan kejahatan, pencucian uang, pencurian yang secara langsung berimplikasi di platform cryptocurrency. 

NCET sendiri dibentuk untuk memanfaatkan keahlian cyber dan departemen pencucian uang dalam memperkuat kapasitas NCET untuk membongkar entitas keuangan yang mungkin merupakan pelaku kriminal yang menyalahgunakan platform cryptocurrency. Wakil Jaksa Agung Amarika Serikat Lisa Monako juga mengatakan bahwa seiring kemajuan teknologi, Depertemen Kehakiman (DOJ) juga harus berevolusi sehingga kami siap untuk membasmi penyalahgunaan pada platform cryptocurrency dan memastikan kepercayaan pengguna pada sistem cryptocurrency. Langkah Departemen Kehakiman AS ini juga dapat dilihat sebagai indikasi pengakuannya terhadap legitimasi yang lebih luas dari industri kripto secara keseluruhan. 

Tujuan Dibentuknya Tim Penegakan Kripto Nasional AS

Departemen Kehakiman AS juga menjelaskan bahwa Tim Penegakan Kripto akan bekerja sama dengan lembaga federal lainnya, seperti Komisi Sekuritas dan Bursa, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas, dan Departemen Keuangan, agar mencapai tujuan sebagai berikut:

  • Menyelidiki dan menuntut kasus terkait cryptocurrency yang mana merupakan bagian utama dari penegakan nasional dalam memerangi penggunaan kripto sebagai alat terlarang. 
  • Mengenmbangkan prioritas strategis untuk investigasi dan penuntutan yang melibatkan cryptocurrency, dengan berkonsultasi bersama USAO (United States Attorneys), komponen Departemen, dan Lembaga Investigasi yang terlibat dalam investigasi cryptocurrency.
  • Mengidentifikasi area untuk meningkatkan fokus investigasi termasuk pencucian uang, skema ransomware, perdagangan manusia, perdagangan narkotika dan lembaga keungan yang bekerja dengan cryptocurrency
  • Membangun dan meningkatkan hubungan dengan AUSA (Association of United States Army) atau Asosiasi Tentara Amerika Serikat yang berfokus pada cryptocurrency dan jaksa, kantor litigasi departemen lain untuk mengejar penyelidikan terkait cryptocurrency. 
  • Mengembangkan dan mempertahankan hubungan dengan lembaga penegak hukum federal, negara bagian, lokal, dan internasional yang menyelidiki dan menuntut kasus cryptocurrency.
  • Melatih dan memberikan saran kepada jaksa federal dan lembaga penegak hukum dalam mengembangkan strategi investigasi dan penuntutan. Pelatihan dan saran tersebut akan mencakup pemberian panduan mengenai surat perintah penggeledahan dan penyitaan, perintah penahanan, tuduhan penyitaan pidana dan perdata, dakwaan, dan pembelaan lainnya.
  • Berkoordinasi dan berbagi informasi dan bukti di antara kantor penegak hukum untuk memaksimalkan efektivitas penyelidikan, penuntutan, dan penyitaan departemen yang melibatkan cryptocurrency.
  • Berkolaborasi dan membangun hubungan dengan sektor swasta yang memiliki keahlian dalam masalah cryptocurrency untuk memajukan misi penegakan hukum.

 

Pengumuman pembentukan NCET (National Cryptocurrency Enforcement Team) merupakan upaya untuk meningkatkan penegakan hukum terkait dengan mata uang kripto. Pada bulan juni 2021 kemarin Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyita Bitcoin dengan nilai sekitar 2,3 Juta US Dollar setelah terjadi serangan Cyber Crime Ransomware. Pada bulan September 2021 kemarin Departemen Keuangan Amerika Seriakt juga mengeluarkan sanksi pertama kalinya terhadap pertukaran mata uang kripto dikarenakan memberikan fasilitas transaksi keuangan bagi pelaku Cyber Crime Ransomware. 

Pengaruh Terhadap Perusahaan Industri Kripto

Dibentuknya tim NCET ini juga merupakan sebuah pengingat untuk perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam industri kripto untuk membenahi berbagai kebutuhan seperti berikut ini:

  • Meninjau dan mempertimbangkan pembaruan program dan protokol
  • Melatih personil dan menerapkan alat pelacakan untuk mengidentifikasi transaksi yang mencurigakan
  • Menerapkan langkah-langkah pemantauan untuk KYC, AML dan Sanksi
  • Memastikan pengajuan pajak dan informasi yang akurat
  • Membuat rencana tindakan dengan membentuk tim triase untuk menangani berbagai pertanyaan dari DOJ (Departemen Kehakiman) dan penegak hukum yang lainnya. 

Lembaga keuangan dapat mengurangi kekhawatiran regulator dengan memperbarui dan meningkatkan program kepatuhan anti pencucian uang (Anti Money Laundering) berbasis risiko yang ada dan program kepatuhan kejahatan keuangan untuk memasukkan pemantauan dan pelaporan cryptocurrency. Namun, perusahaan baru harus mempertimbangkan untuk menerapkan program protokol kepatuhan AML dan kejahatan keuangan, termasuk pemantauan transaksi.

Baca Juga: Cara Mudah Memulai Trading Kripto Untuk Pemula

Perusahaan fintech yang bermitra dengan bank dapat mengandalkan program kepatuhan mitra bank mereka, tetapi perlu bekerja sama dengan bank untuk memastikan infrastruktur kepatuhan yang ada cukup mengatasi risiko yang berkaitan dengan produk dan layanan cryptocurrency yang ditawarkan perusahaan fintech.

Dengan adanya pembentukan Tim Penegakan Kripto Nasional Amerika Serikat diharapkan dapat membasmi tindakan kejahatan yang sering terjadi didalam pertukaran mata uang kripto, seperti pencucian uang yang kerap terjadi sehingga membuat harga Bitcoin mengalami fluktuasi yang signifikan dan juga transaksi bersifat kriminal lainnya yang merugikan banyak orang. Selain itu diharapkan dapat memberikan citra yang positif terhadap mata uang kripto. 

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Kabar PayPal Dukung Crypto, Buat Bitcoin Melambung ke $13.000!

Berita PayPal yang akan mendukung mata uang crypto, membuat harga Bitcoin (BTC) melonjak naik dan sempat menginjakan kaki di harga $13.000 semalam. Sayangnya, konsolidasi terkait harga tertinggi BTC itu belum tuntas. Saat penulisan artikel, harga BTC berada di kisaran $12.765.

Baca Juga: Hal yang Harus Disiapkan untuk Menambang Bitcoin dengan PC

Harga BTC Dekati Nilai Tertinggi 2019

Beberapa laporan dari Cointelegraph Markets, Coin360, dan TradingView menunjukan hari-hari terbaik sedang dialami Bitcoin. Pasalnya, Bitcoin melonjak lebih dari 7% hanya dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, BTC sedang dalam tahap konsolidasi dan mencari nilai resistance di bawah $13.000.

PayPal Dukung Mata Uang Crypto

Kenaikan harga Bitcoin ini digadang-gadang terkait dengan keputusan PayPal dalam mendukung mata uang crypto, seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Litecoin (LTC), dan Bitcoin Cash (BCH) tahun depan.

Keputusan ini disambut beragam reaksi komunitas crypto. Beberapa ada yang mendukung keputusan PayPal. Namun, sebagian lainnya mengkritisi tujuan PayPal tersebut.

Jika dilihat dari beberapa dokumen pernyataan terkait keputusan PayPal ini, perusahaan ini bertujuan untuk menjadi penyedia layanan penyimpanan mata uang crypto. Sayangnya, perusahaan ini akan membatasi cara/proses mata uang crypto tersebut keluar dan masuk platform PayPal.

Meski begitu, sentimen pasar tetap positif terkait dengan kenaikan harga BTC. Koreksi harga diperkirakan akan terjadi dan banyak yang berharap BTC dapat menemukan level resistance dikisaran $12.500 ke atas.

Baca Juga: Sukses Adakan Undian, Yuan Digital Sudah Ditransaksikan Senilai Rp19,2 Miliar!

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sri Lanka Membentuk Komite Untuk Merancang Kebijakan Mata Uang Kripto

Pemerintah Sri Lanka telah mengumumkan pembentukan komite untuk merancang kebijakan mata uang digital, blockchain dan kripto di negaranya. Komite ini dibentuk untuk mempelajari bagaimana aturan dan kebijakan terkait mata uang digital di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Uni Eropa, Uni Emirat Arab dan Filipina. Komite ini pertama kali diusulkan oleh Namal Rajapaksa salah satu anggota kabinet Sri Lanka. 

Komite ini juga akan memeriksa undang-undang dan peraturan yang berkaitan dengan anti pencucian uang, pendanaan terorisme, kegiatan kriminal, dan kebijakan yang berkaitan. Anggota dari komite ini berasal dari lembaga fintech termasuk Sujeewa Mudalige dari PricewaterhouseCoopers dan Sandun Hapugoda dari Mastercard serta perwakilan dari Bank Sentral Sri Lanka dan Bursa Efek Kolombo. 

Baca Juga: Mengenal Siapa Itu Leonardo Pisano Fibonacci

Menurut laporan terbaru dari perusahaan analisis blockchain Chainalysis, Asia Tengah dan Tenggara telah muncul sebagai salah satu pengadopsi kripto tercepat di dunia. Sri Lanka, negara kepulauan di selatan India, telah tertinggal di belakang negara-negara Asia lainnya dalam hal adopsi cryptocurrency. 

Untuk saat ini Sri Lanka hanya memiliki satu perusahaan saja yang menerima cryptocurrency sebaga alat pembayaran. Salah satu perusahaan toko online Kapruka.com akan menjadi kedua setelah Kapruka.com mengumumkan bahwa mereka akan mengadopsi Cryptocurrency sebagai alat pembayaran di toko online mereka. 

Banyak juga para ahli yang mewakili lembaga pemerintahan dan perusahaan swasta akan membantu Sri Lanka dalam menyusun kebijakan, aturan, dan peraturan agar Sri Lanka lebih memungkinkan untuk menarik investasi ke dalam sektor perbankan digital dan teknologi blockchain. Selain itu juga agar menciptakan kondisi untuk perusahaan pertambangan kripto di Negara Sri Lanka. 

GemPay, Alat Pembayaran Bitcoin Pertama Di Sri Lanka

Setelah munculnya komite yang akan mengatur kebijakan terkait dengan Cryptocurrency di Sri Lanka. Salah satu perusahaan di Sri Lanka, GemVault Fintech (PVT) Ltd. meluncurkan aplikasi bernama GemPay dengan tujuan agar pedagang dapat menerima Bitcoin dan kripto yang lain sebagai alat pembayaran toko online dan toko ritel para pedagang di Sri Lanka.  

GemPay memungkinkan para pedagang untuk menerima pembayaran Bitcoin dan kripto yang lain dengan aman tanpa harus mempelajari pengetahuan teknis di balik jaringan blockchain atau khawatir tentang fluktuasi harga yang cepat di pasar kripto. GemPay menangani seluruh transaksi dan hanya memasukkan pedagang dalam Rupee Sri Lanka (LKR) ke rekening bank lokal mereka seperti pembayaran kartu kredit/debit. 

GemPay juga memiliki potensi untuk menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Sri Lanka. Karena pasar pariwisata global saat ini sudah sangat umum menggunakan crypto sebagai alat pembayaran liburan. Dalam fase uji coba GemPay awalnya hanya menerima Bitcoin, Ethereum dan USDT (ERC-20) serta akan ada penambahan kripto lainnya dalam waktu dekat. 

Baca Juga: Kabar Baik, Bitcoin Kembali Bangkit Ke 60.000 USD Setelah 6 Bulan Terpuruk

Kondisi Perekonomian Sri Lanka

Krisis COVID-19 memberikan dampak yang mendalam dan tahan lama pada kesejahteraan Sri Lanka. Ekonomi berkontraksi sebesar 3,6 persen pada 2020 di tengah kondisi saat negara berusaha mengendalikan penyebaran virus. Penerimaan yang rendah dikarenakan stimulus fiskal pra pandemi, dampak pasca pandemi terhadap kegiatan ekonomi, dan peningkatan pengeluaran memperluas defisit fiskal serta peningkatan utang. 

Negara tersebut telah berjuang untuk menahan penyebaran virus pada tahun 2021 karena varian Delta telah menyebar dengan cepat sejak bulan Juni. Pemerintah Sri Lanka memfokuskan pada proses vaksinasi yang cepat. Sudah sekitar 50 persen dari populasi rakyat Sri Lanka telah divaksinasi penuh pada pertengahan September kemarin.

Perekonomian sudah menunjukkan tanda-tanda pelemahan sebelum pandemi COVID-19. Pertumbuhan rata-rata hanya 3,1 persen antara 2017 dan 2019. Reformasi struktural untuk menggeser model pertumbuhan menuju partisipasi sektor swasta yang lebih luas, orientasi ekspor, dan integrasi ke dalam rantai nilai global berjalan lambat. Selain itu, aktivitas ekonomi juga terganggu oleh guncangan makro ekonomi yang sering terjadi, termasuk dari krisis politik pada 2018 dan serangan Minggu Paskah pada 2019. Sri Lanka sangat rentan terhadap sentimen pasar keuangan global karena profil pembayaran utangnya membutuhkan akses yang sering ke pasar keuangan.

Neraca fiskal memburuk dalam empat bulan pertama tahun 2021. Peningkatan pengeluaran (karena pembayaran bunga yang lebih tinggi dan pembayaran gaji yang lebih tinggi) mengimbangi peningkatan marjinal dalam pengumpulan pendapatan, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bank Sentral dan perbankan masing-masing membiayai 38,7 persen dan 41,4 persen pembiayaan defisit anggaran, sedangkan sisanya dibiayai oleh nonbank dalam negeri dan sumber luar negeri. 

Dengan mulainya perdagangan kripto di Sri Lanka diharapkan dapat mengubah pola ekonomi perdagangan lama yang berbasis otoritas negara menjadi otoritas pasar dan komunitas. Dapat menciptakan perdagangan produk digital. Selain itu transaksi berbasis blockchain juga termasuk transaksi yang aman dan cepat. Dengan hal ini maka perekonomian Sri Lanka diharapkan dapat tumbuh menjadi lebih baik. 

Adanya pionir yang mulai berkembang dan menggunakan basis kripto di Sri Lanka seperti Kapruka.com sebagai toko online yang akan menerapkan kripto untuk alat transaksi pembayaran dan GemPay yang merupakan alat pembayaran bitcoin pertama dari Sri Lanka dapat mengubah pola ekonomi menjadi semakin modern dan berbasis teknologi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sebagian Besar Investor Crypto Mayoritas Memegang Bitcoin Lebih dari Altcoin

Sebuah survei yang menarik mengungkapkan bahwa mayoritas investor crypto telah menyimpan sebagian besar kepemilikannya di Bitcoin, bukan di Altcoin.

Karena harga Bitcoin (BTC) mencatat harga tertinggi tahunan baru, sebagian besar peserta dalam survei tersebut telah berbagi bahwa mereka memegang sebagian besar kepemilikan mereka di Bitcoin daripada Altcoin.

Para trader Bitcoin meraup keuntungan karena Oktober telah menjadi bulan yang baik untuk BTC.

Baca Juga: Kabar PayPal Dukung Crypto, Buat Bitcoin Melambung ke $13.000!

Komentator dan analis crypto Josh Rager melakukan cuitan di Twitter untuk bertanya kepada pengguna crypto berapa banyak portofolio mereka yang dialokasikan untuk Bitcoin. Para pemilih harus memilih salah satu dari empat opsi yang paling menggambarkan portofolio mereka.

Hasilnya pun cukup menarik. Sebanyak 35% responden mengungkapkan bahwa mereka mendedikasikan kurang dari 10% portofolio mereka untuk mata uang crypto utama tersebut. Kategori ini Bullish di Altcoin dan memiliki jumlah suara tertinggi dalam jajak pendapat.

Sebanyak 23,2% responpen menyatakan bahwa Bitcoin memegang persentase yang signifikan dalam portofolio mereka. Menurut hasil, orang-orang ini mendedikasikan antara 51% hingga 89% dari portofolio mereka untuk Bitcoin.

Kategori tertinggi ketiga terdiri dari maksimalis Bitcoin yang sangat Bullish terhadap Bitcoin. Para pemilih ini, yang menghasilkan 22% dari hasil jajak pendapat, mengatakan bahwa 90 hingga 100% dari portofolio mereka dialokasikan kepada sang crypto utama.

Terakhir, kategori keempat, yang terdiri dari 18% pemilih, mengatakan mereka mengalokasikan antara 11 hingga 50% untuk BTC.

Dengan kata lain, hampir 46% responden berbagi bahwa mereka memiliki lebih dari setengah portofolio mereka dalam Bitcoin daripada Altcoin.

Baca Juga: Perbedaan Bitcoin dan Altcoin, Mana yang Lebih Aman?

Hal ini menjadi cerminan bahwa kemungkinan, para responden telah memiliki Bitcoin mereka sebelum lonjakan terbarunya, setelah berita Paypal yang akan memasuki ranah crypto, dan juga karena berbagai sentimen positif yang mengiringi BTC telah memicu optimisme tersendiri dari para investor maupun trader. Bagaimana menurut Anda?

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Investor Baru Pilih ADA Daripada Bitcoin dan Ethereum

Trader dan analis Crypto popular, Alex Krüger, baru-baru ini menulis sebuah komentar di laman Twitter pribadinya mengenai alasan aset Cardano (ADA) yang mungkin menjadi aset paling dicari para investor baru.

Alex Krüger juga menghubungkan popularitas Cardano dengan podcast. Meskipun ada banyak podcast kripto yang populer, Krüger lebih merujuk pada podcast yang dipandu oleh Charles Hoskinson.

Krüger mengakui taktik jitu ala Hoskinson selaku salah satu pendiri dan CEO IOHK, perusahaan di belakang Cardano, memang pintar mempromosikan asetnya melalui media sosial.

Sementara pencipta Bitcoin saja dirahasiakan identitasnya.

Hoskinson sendiri diketahui cukup aktif di platform media sosial. Di laman pribadinya, ia menjelaskan konsep yang mencakup proposal pembaruan Cardano, tantangan kripto global, serta melakukan sesi AMA reguler atau ‘ask me anything‘.

Dengan kata lain, investor pemula yang baru ingin coba-coba investasi akan lebih yakin untuk membeli ADA sebagai pilihannya karena sang CEO yang rutin memberikan update dan kejelasan tentang aset mereka.

Baca JugaAnalisis Teknikal Menunjukkan Cardano Segera Ungguli Bitcoin

Namun selain faktor external tersebut, sebenarnya apa sih yang membuat Cardano menjadi naik daun?

Cardano Memiliki Banyak Pembaharuan

Cardano berada di bagian depan soal pemutakhiran dan pembaharuan.

Komunitas mereka merilis pembaruan statusnear-term pada 8 Oktober. Disebutkan bahwa tim sedang mengerjakan pemutakhiran dan pemeliharaan tersebut bersama dengan beberapa penerapan ERC20 lagi.

Namun sebelum itu, Cardano telah resmi merilis smart contract miliknya pada tanggal 12 September 2021, dan menyiptakan stablecoin yang akan diterbitkan oleh COTI. Koin stabil tersebut bernama Djed.

Sang pemilik juga telah mencatat bahwa untuk peningkatan desentralisasi. Mereka telah memperbarui dependensi node milik Cardano yang diikuti dengan menerapkan kembali modal konfirmasi transaksi.

Selain itu, tim Cardano sedang meninjau beberapa testnet seperti Daedalus testnet v.4.3.2 dan berfokus pada debugging (proses menghapus bug di dalam code). Guna men-support peningkatan lainnya.

Baca jugaPentingnya Strategi Fibonacci Dalam Trading Crypto

Pandangan Positif Yang Dibangun

Menurut laporan terbaru dari Grayscale Investments, mereka memperkirakan bahwa jaringan Cardano kerap kali menunjukkan tren fundamental yang positif.

Lebih lanjut dalam waktu dekat, laporan tersebut menyatakan bahwa peluncuran Dapp, NFT, dan token baru dapat menyebabkan pemegang ADA mengalihkan alokasi mereka ke aset ini.

Sementara itu, jaringan apapun memang tidak pernah lepas dari ancaman persaingan.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pesaing terbesar ADA adalah blockchain Layer 1 dengan kemampuan smart contract yang juga dimiliki Ethereum, Solana, Internet Computer Protocol, Avalanche, dan lainnya.

Namun perlu dicatat, bahwa Cardano Foundation baru-baru ini mengumumkan beberapa kemitraan strategis dengan nama-nama seperti COTI, Chainlink, Rival, dll. di Cardano Summit 2021.

Kemitraan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan adopsi dan penggunaan jaringan Cardano dalam beberapa hari mendatang.

“Mitra ekosistem baru kami mencakup berbagai tantangan dan peluang di garis depan masyarakat global saat ini, termasuk perubahan iklim, NFT, keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan identitas digital, dan mereka akan memainkan peran penting dalam membantu kami mewujudkan visi kami. ” Ungkap Frederik Gregaard, CEO Cardano Foundation.

Terlepas dari momentum perkembangannya, akhir bulan lalu memanglah bukan waktu yang tepat bagi Cardano.

Karena rata-rata jumlah transaksi besar secara on-chain telah menunjukkan penurunan yang tajam.

Laporan arus dana mingguan CoinShares, untuk periode hingga 1 Oktober, menunjukkan bahwa Cardano hanya menerima $1,1 juta dalam arus masuk modal.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koin DeFi Teratas Merosot, Meski Bitcoin Melaju ke $12.000

Beberapa hari terakhir ini merupakan hari yang sulit bagi pasar DeFi. Pasalnya, meski kinerja Bitcoin (BTC) relatif kuat dalam beberapa waktu terakhir, koin-koin teratas dari platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) sepertinya sulit untuk melaju naik.

Padahal, dalam tiga hari terakhir BTC bahkan sudah naik lebih dari 5% dari kisaran $11.300 ke nilai tertinggi baru-baru ini di $12.000. Peristiwa ini juga dirasa cukup unik, lantaran altcoin tidak ikut ke dalam aksi harga BTC yang kuat ini untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Analis memperkirakan, hal ini disebabkan terjadi pergeseran terhadap cara investor kripto mengalokasikan modal mereka ke pasaran.

Baca Juga: 5 Tahun dari Sekarang, Bitcoin Diprediksi $1 juta/BTC

Koin DeFi Turun Saat Bitcoin Naik

Saat penulisan artikel, koin DeFi sedang mengalami tren turun meskipun Bitcoin melonjak naik dan berkonsolidasi untuk melaju ke angka $12.000 lebih.

Sayangnya, bulls tersebut sepertinya hanya untuk BTC dan tidak pada altcoin DeFi lainnya. Menurut data dari Coinmarketcap, pasar DeFi sudah turun sebanyak 28,16% dalam sehari terakhir.

Kinerja ini dirasa yang terburuk dalam beberapa bulan terkahir setelah kemunculan platform DeFi di dunia crypto.

Fundamental DeFi Kuat

Meski banyak yang khawatir akan keberlangsungan koin-koin DeFi ini, banyak dari para analis yang tetap percaya akan dasar dari ruang DeFi ini. Tentunya, beberapa peristiwa seperti pengguna aktif MetaMask yang terus bertambah dan peningkatan tren on-chainpengguna DeFi.

Tidak hanya di luar negeri, di dalam negeri pun banyak pengiat DeFi yang terus melakukan inovasi. Misalnya saja baru-baru ini kerjasama antara Indodax dan Tokenomy mengeluarkan platform DeFi open source bernama Tadpole Finance beserta koinnya TAD.

Baca juga: Tadpole Finance, DeFi dari Indonesia Ciptaan Indodax dan Tokenomy

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Siapa Itu Leonardo Pisano Fibonacci

Fibonacci juga dikenal sebagai Leonardo Pisano atau Leonardo dari Pisa, Italia. Memiliki nama asli Leonardo Fibonacci yang merupakan seorang matematikawan dari Italia. Fibonacci memperkenalkan kepada dunia tentang konsep matematika yang sangat luas. Konsep matematika yang Fibonacci perkenalkan antara lainnya seperti penomoran arab, konsep akar kuadrat, pengurutan angkan dan bahkan masalah kata matematika. 

Kehidupan dan Pendidikan

Fibonacci lahir di Italia, akan tetapi Fibonacci menjalani pendidikannya di Afrika Utara, hal ini dikarenakan ayah Fibonacci yang bernama Guilielmo merupakan seorang diplomat di Afrika Utara. Pekerjaan ayahnya yaitu mewakili para saudagar Pisa yang sedang berdagang di Bugia, Afrika Utara. Saat ini daerah Bugia dikenal sebagai Bejaia salah satu kota di negara Algeria. 

Fibonacci mendalami matematika di Bugia, serta sering melakukan perjalanan dengan ayahnya di berbagai negara, yang mana mendapatkan banyak keuntungan dari sistem matematika negara-negara yang mereka kunjungi.  

Fibonacci mulai mengakhiri perjalanannya sekitar tahun 1200 an dan kembali ke kampung halamannya Pisa, Italia. Di Kota Pisa Fibonacci mulai menulis beberapa teks penting yang sangat berperan dalam menghidupkan kembali keterampilan matematika kuno, dia juga membuat kontribusi yang sangat signifikan. 

Kaisar Romawi Frederick II mengetahui pekerjaan Fibonacci melalui para cendekiawan di istananya yang sudah berkorespondensi dengan Fibonacci saat Kembali ke pisa sekitar tahun 1200 an. Para cendekiawan ini antara lainnya Michael Scotus yang merupakan astrolog istana, kemudian Theodorus Physicus sang filsuf istana dan Dominicus Hispanus yang menyarankan Kaisar Romawi Frederick II untuk bertemu dengan Fibonacci dan keduanya bertemu di Pisa sekitar tahun 1225.Selain itu Fibonacci juga mendapatkan penghormatan yang diberikan oleh Republik Pisa karena memberikan nasihat kepada kota dan warganya tentang permasalahan akuntansi. 

Baca Juga : Pentingnya Strategi Fibonacci Dalam Trading Crypto

Kontribusi Di Dunia Matematika

Fibonacci dikenal sebagai salah satu matematikawan yang sangat berbakat pada abad pertengahan. Hanya saja sedikit orang yang mengetahui bahwa Fibonacci lah yang memberikan kepada dunia tentang system angka decimal (system penomoran Hindu Arab) yang juga menggantikan sistem angka Romawi yang mana tidak memiliki angka nol dan juga tidak memiliki nilai tempat.  

Bahwa saat menggunakan sistem angka Romawi sangat memerlukan sempoa. Maka tidak ada keraguan lagi bahwa Fibonacci melihat keunggalan yang dimiliki sistem angka Hindu Arab atas angka Romawi. 

Liber Abaci

Liber Abaci merupakan salah satu karya Fibonacci yang diterbitkan pada tahun 1202. Buku ini memberikan kontribusi pada dunia dalam sistem penomoran saat ini. Judul buku ini diterjemahkan sebagai “The Book of Calculation”. Ada sebuah kutipan di dalam buku Liber Abaci yaitu : 

“Seseorang menempatkan sepasang kelinci di suatu tempat yang semua sisinya dikelilingi oleh dinding. Berapa banyak pasang kelinci yang dapat dihasilkan dari pasangan itu dalam setahun jika diandaikan setiap bulan setiap pasangan menghasilkan pasangan baru, yang mana dari bulan kedua menjadi produktif?”

Tulisan tersebut membawa Fibonacci memperkenalkan Angka Fibonacci dan Deret Fibonacci yang kita kenal sekarang. Urutan angka Fibonacci yaitu 1,1,2,3,5,8,13,21,34,55, dan seterusnya. Urutan angka ini menunjukan bahwa setiap hasil angka berikutnya merupakan hasil dari penjumlahan dua angka sebelumnya. 

Deret Fibonacci juga dikenal sebagai angka alam karena memiliki kesesuaian dengan komposisi tubuh manusia, sebagai kiblat arsitektur dan seni, dan juga dapat merumuskan pusat dunia. 

Deret angka ini juga masih menjadi perdebatan dibanyak kalangan ilmuwan. Walaupun sudah banyak fakta bahwa yang dibuktikan oleh deret Fibonacci sebagai golden ratio (rasio emas), akan tetapi selalu ada orang yang tetap skeptis terkait fakta-fakta yang dihasilkan dari angka fibonacci dan menganggap bahwa segala keseuaian itu hanya dibuat-buat dan nilai estetika yang dihasilkan hanya sebuah ilusi belaka. 

Selain Liber Abaci, Fibonacci juga menulis karya seperti Practica Geometriae atau bisa diterjemahkan sebagai Praktek Geometri yang mana karya ini diterbitkan sekitar tahun 1220an. Karya Practica Geometriae dibuka dengan sebuah surat yang didedikasikan untuk Domenico Ispano, seorang tokoh penting di istana Frederick II. Surat itu diikuti dengan pengantar yang mencantumkan beberapa definisi yang diambil dari Elemen Euclid yang menggambarkan satuan pengukuran yang berlaku di Pisa pada waktu itu.

Ada juga karya lainnya seperti Filos yang terbit tahun 1225, Quadratorum (Kitab Bilangan Persegi) terbit sekitar tahun 1225 dan beberapa karyanya yang hilang seperti Di Minor Guisa yang berisi tentang aritmatika komersial dan Commentary on Book X of Euclid’s Elements. 

Baca Juga : 4 Kategori Unik di NFT Marketplace TokoMall yang Wajib Kamu Cek!

Penggunaan Fibonacci Di Dunia Kripto

Deret angka Fibonacci juga bermanfaat di dunia perdagangan kripto karena digunakan sebagai salah satu alat untuk melihat tingkat support dan resisten harga. Banyak trader kripto yang menggunakan indikator Fibonacci untuk menyusun strategi untuk membeli dan menjual aset kripto. 

Alat Fibonacci Retracement digunakan untuk mengetahui trend harga yang sedang berlangsung, melihat swing high dan swing low harga, Pada saat uptrend dan downtrend dengan menggunakan alat Fibonacci Retracement maka akan memunculkan garis level Fibonacci yang bisa menjadi acuan para trader untuk melakukan order buy maupun sell. Urutan deret Fibonaci sangat penting karena urutan ini merupakan rasio emas, rasio emas dari deret Fibonacci diyakini dapat memberikan petunjuk kearah mana pasar akan bergerak.



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah Keuntungan Investasi Bitcoin daripada Uang Fiat

Zaman dahulu, manusia menggunakan sistem barter untuk melakukan transaksi jual beli. Sistem barter ini cocok sebagai pertukaran antara dua orang. Namun akan menjadi rumit apabila banyak orang yang terlibat.

Berawal dari situlah, uang diciptakan agar transaksi menjadi lebih mudah. Seiring berkembangnya teknologi, mata uang digital pun diciptakan seperti cryptocurrency Sebagai instrumen investasi, Anda bisa mendapatkan keuntungan investasi bitcoin dari segi keamanan dan teknologi blockchain-nya.

Lantas, apa persamaan dan perbedaan antara aset kripto dengan uang konvensional? Kenapa keuntungan investasi bitcoin terletak pada sistem keamanannya? Mari kita bahas satu persatu.

Mengenal Fiat Money

Fiat money atau fiat currency merupakan alat pembayaran yang Anda pakai saat ini, yaitu uang kertas. Fiat money memiliki nilai mata uang yang ditentukan oleh regulasi atau hukum pemerintah. Selain itu, pemerintah juga menetapkan legalitas mata uang sebagai alat transaksi.

Sebagian besar negara di seluruh belahan dunia memakai fiat money untuk pembelian barang dan jasa, menabung, membayar pajak, dan berinvestasi. Bentuk fiat money tidak hanya berupa uang kertas, namun juga berupa elektronik seperti kartu kredit dan debit.

Persamaan Cryptocurrency dan Fiat Money

Baik cryptocurrency dan fiat money, keduanya memiliki fungsi mata uang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, alat tukar yang digunakan untuk menyimpan dan mentransfer nilai, dan nilai pada keduanya dipengaruhi oleh sistem disekitarnya.

Cryptocurrency dan fiat money sama sama membutuhkan kepercayaan dari orang yang menggunakannya. Sebagai contoh, masyarakat percaya dengan fiat money karena dikeluarkan oleh bank sentral. Sedangkan bitcoin mendapatkan kepercayaan karena teknologi yang mendasarinya, yaitu teknologi blockchain.

Perbedaan Cryptocurrency dan Fiat Money

Seperti yang kita ketahui, cryptocurrency adalah mata uang yang terbuat dari sistem komputasi dan terdesentralisasi (tidak ada seseorang atau pihak yang mengontrol bitcoin). Sedangkan fiat money adalah mata uang yang disahkan oleh pemerintah suatu negara.

  • Perantara yang Dibutuhkan

Bitcoin tidak memerlukan pihak perantara untuk melakukan transaksi. Lain halnya dengan fiat money yang membutuhkan perantara seperti bank atau payment provider untuk melakukan transaksi.

Transaksi bitcoin yang telah dikonfirmasi tidak dapat diubah ataupun dibatalkan, karena sudah tercatat secara permanen. Sedangkan pembatalan pada transaksi fiat money masih memungkinkan untuk Anda lakukan.

Keuntungan Investasi Bitcoin daripada Fiat Money

Jika Anda menggunakan bitcoin untuk investasi, berikut keuntungan yang akan Anda dapatkan:

Bitcoin adalah salah satu aset kripto yang menggunakan teknologi blockchain. Blockchain merupakan teknologi yang terdiri dari blok dan berfungsi menampung transaksi. Masing-masing blok ini saling terkait melalui kriptografi dan membentuk jaringan yang bersifat immutable (tidak dapat diubah dan dihapus). 

Desentralisasi juga merupakan salah satu cara kerja blockchain. Dimana informasi akan disimpan di banyak tempat dan tidak membutuhkan pihak ketiga. Kemudian, privasi Anda akan terjamin karena identitas pengguna akan disamarkan melalui kriptografi yang kompleks. Meski begitu, Anda tetap bisa melihat transaksi yang dilakukan secara transparan.

Ditemukan oleh suatu pihak yang memiliki nama samaran Satoshi Nakamoto, jumlah bitcoin yang beredar pada jaringan hanya terdapat 21 juta koin dan diprediksi akan habis suatu saat nanti. 

Anda dapat melakukan transaksi bitcoin di belahan dunia manapun dan kapanpun tanpa adanya hari libur. Hal ini dikarenakan bitcoin tidak memiliki pihak perantara dan memiliki sistem peer to peer, sehingga pengguna dapat mengontrol penuh atas transaksinya.

Siapapun yang menggunakan bitcoin akan mendapatkan hak otonomi. Artinya, pengguna dapat mengontrol dan membelanjakan bitcoin tanpa harus berurusan dengan pihak ketiga seperti pemerintah dan bank.

Dikarenakan transaksi bitcoin tidak memiliki pihak perantara atau pemerintah, maka biaya transaksi yang dikenakan akan sangat minim. 

Ternyata keuntungan investasi bitcoin sangat menggiurkan ya! Untuk memulai investasi bitcoin dan aset kripto lainnya, kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kabar Baik, Bitcoin Kembali Bangkit Ke 60.000 USD Setelah 6 Bulan Terpuruk

Sejak bulan April 2021 harga bitcoin mencapai ATH nya di harga 64.895 US Dollar. Setelah ATH tersebut harga Bitcoin mengalami penurunan yang cukup signifikan dengan range harga sebesar 50 % dari 64.000 turun hingga 30.000 US Dollar pada tanggal 19 Juli 2021. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pelarangan penambangan Bitcoin di China, hancurnya harga token Titan serta faktor pengaruh lainnya. 

Ada juga faktor lain yang sangat mempengaruhi jatuhnya harga Bitcoin antara lainnya yaitu seperti cuitan Elon Musk setelah acara SNL (Saturday Night Live) dan juga tentang penggunaan energi penambangan Bitcoin yang dikhawatirkan oleh Elon Musk. 

Setelah tanggal 19 Juli 2021 harga Bitcoin mulai bangkit menuju ke harga 40.000 US Dollar pada akhir Juli 2021. Pada awal Agustus 2021 harga bitcoin hanya mengalami sedikit koreksi ke harga 37.500 US Dollar. 

Setelah koreksi, harga mengalami trend kenaikan hingga harga 52.800 US Dollar pada tanggal 9 September 2021. Setelah mencapai harga 50.000 US Dollar harga Bitcoin mengalami koreksi sebesar 25 persen ke harga 39.500 an US Dollar dan setelah koreksi mengalami kenaikan mulai tanggal 29 September 2021 dari harga 40.000 US Dollar menuju ke harga 62.000 US Dollar pada tanggal 15 Oktober 2021 kemarin. 

Faktor Kenaikan Harga BTC

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin akhir-akhir ini, salah satunya yaitu ETF Bitcoin. ETF (Exchane-trade Fund) Bitcoin  merupakan sebuah sarana untuk investasi layaknya saham yang bergerak berdasarkan nilai aset dasar. ETF dapat membuat calon investor untuk masuk kedalam pasar tanpa ada resiko pada saat membeli aset tersebut. 

Adanya ETF, dapat memungkinkan kenaikan harga yang cukup signifikan karena minimnya risiko saat melakukan investasi. ETF sendiri memiliki beberapa keunggulan antara lainnya yaitu kemudahan diversifikasi, lebih likuid dan fleksibel, dan pastinya lebih transparan. 

Selain itu ada beberapa faktor lain seperti penerapan regulasi kripto di beberapa negara seperti Sri Lanka yang mulai membentuk komite untuk mengatur kebijakan keuangan digital, dan Ukraina yang telah mengesahkan kripto sebagai komoditas di Ukraina dan akhir-akhir ini Vladimir Putin (Presiden Rusia) mulai membicarakan tentang kripto. Pengaruh kebijakan suatu negara terhadap harga kripto sangatlah sensitif, hal ini karena kripto sendiri merupakan sebuah aset yang terdesentralisasi dan lebih transparan dalam hal transaksi dan juga termasuk mata uang digital yang aman dan cepat. 

Selain regulasi kebijakan, faktor lain yang mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin yaitu semakin bertambahnya penambang Bitcoin. El Salvador membeli 200 Bitcoin sehingga sangat berpengaruh terhadap sentimen positif tentang Bitcoin. Adopsi besar-besaran bitcoin di El Salvador menurut presiden El Salvador, Nayib Bukele bahwa penerapan mata uang kripto di negaranya sudah berhasil secara optimal. Hal ini dapat memungkinkan negara lain untuk mengadopsi kripto sebagai mata uang. 

Tips Trading Kripto

Setelah mengetahui kabar baik tentang Bitcoin, maka berikut ini adalah beberapa tips dari kami untuk kamu yang baru pertama kali trading kripto di Tokocrypto. 

1. Siapkan Strategi Dagang

Bagi kamu yang baru saja terjun ke dunia perdagangan kripto alangkah baiknya kamu mempersiapkan strategi yang matang sebelum mulai membeli dan menjual. Banyak strategi yang bisa kamu terapkan seperti Strategi Fibonacci, Strategi RSI dan Bollinger Band yang bisa kamu gunakan untuk menentukan peluang perdagangan kripto. 

Banyak sekali fitur fitur yang bisa kamu manfaatkan di aplikasi Tokocrypto seperti indikator EMA, MA dan Bollinger Band. Selain itu ada juga fitur lainnya seperti MACD dan RSI untuk mengetahui tingkat fluktuasi dan volume perdagangan. 

2. Mengelola Risiko

Kamu juga harus bisa mengelola risiko saat melakukan pembelian kripto. Banyak sekali trader yang terjebak FOMO atau yang sering kita sebut beli di pucuk. Hal ini membuat kamu harus menunggu agar harga berada diatas harga waktu kamu beli atau banyak trader juga yang sering cutloss (jual rugi), tentunya hal ini sangat tidak diinginkan. 

Maka dari itu dalam mengelola risiko kamu harus mengetahui terlebih dahulu karakteristik jenis koin atau token yang kamu beli. Dengan mengetahui karakteristik koin kamu dapat mengetahui peluang kedepannya. 

3. Diversifikasi Portofolio Anda

Tidak ada gunanya jika kamu berinvestasi ke banyak kripto, karena jika kamu berinvestasi ke banyak kripto maka risiko yang akan kamu tanggung juga semakin tinggi. Walaupun terkesan bagus dan menguntungkan tapi alangkah baiknya kamu berinvestasi pada kripto yang memiliki fundamental yang berkualitas. Kamu juga harus bisa mengelola keuangan kamu pada setiap kripto yang kamu investasikan. 

4. Berinvestasi Jangka Panjang

Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, lebih baik kamu berinvestasi dalam kripto untuk jangka panjang. Kripto memiliki harga yang fluktuatif, akan tetapi jika kamu memilih berinvestasi pada kripto yang memiliki fundamental yang bagus lebih baik kamu berinvestasi secara jangka panjang dengan jangka waktu sekitar satu tahun hingga dua tahun. Seperti saat ini harga Bitcoin dari tahun 2019 hingga 2021 mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan. Jadi jika kamu berinvestasi jangka panjang kamu bisa mendapatkan untung berkali-kali lipat.  

5. Penggunaan Bot

Buat kamu nih yang sering mengaami Fomo, alangkah baiknya kamu menggunakan bot untuk membantu kamu dalam menjalankan perdagangan kripto. Tokocrypto saat ini juga sudah bekerjasama dengan CryptoHero, yang mana CryptoHero merupakan aplikasi bot yang dapat mempermudah trading kripto. 

 



Sumber : news.tokocrypto.com