Category Archives: Tokocrypto

Lagi-Lagi Harga Pi Network Terkoreksi, Apa Penyebabnya?

Awan kelabu masih menyelimuti salah satu altcoin terpopuler, Pi Network (PI).

Menurut catatan Coinmarketcap pada Minggu (12/10), harga PI turun 2,31% dalam 24 jam terakhir menjadi $0,198.

Sialnya, angka tersebut juga lebih rendah dari pasar kripto secara keseluruhan (-3,23%). Lantas, apa saja yang mempengaruhi tren negatif ini? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun Hampir 11%, Ini Biang Keroknya

Tekanan Pembukaan Token

Lebih dari 120 juta token PI Bernilai sekitar $23,7 juta akan dibuka dalam 30 hari ke depan, memungkinkan para penambang awal untuk menjual. Saldo bursa juga telah meningkat 32% sejak Agustus 2025.

Artinya, setiap gelombang pembukaan sejak Mei 2025 berkorelasi dengan penurunan harga sebesar 20-30%. Dengan volume PI 24 jam sebesar $50 juta, pembukaan ini dapat melampaui permintaan beli.

Kelemahan Teknis

PI menembus di bawah Fibonacci Golden Pocket 0,618 ($0,22) pada 9 Oktober, yang memicu order jual algoritmik.

Bahkan saat ini, RSI7 mencapai 12,23 yang tercatat sebagai level paling jenuh jual PI sejak tiga bulan terakhir, atau Juni 2025.

Meskipun kondisi jenuh jual seringkali mendahului pemantulan, histogram MACD PI (-0,00405) menunjukkan momentum yang memudar.

Ini berarti, pembeli membutuhkan penutupan harian di atas $0,22 untuk membalikkan struktur bearish.

Hype Protokol Tertunda v23

Pembaruan Protokol v23 (testnet aktif, mainnet diperkirakan akhir Q4) bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas dan meluncurkan DEX asli.

Namun anehnya, pengembang Pi Network mengonfirmasi tentang adanya penundaan dalam penerapan Testnet 2.

Maka dari itu, para pedagang jangka pendek keluar karena ketidakpastian jadwal, tetapi implementasi yang sukses dapat menstabilkan fundamental PI dalam jangka panjang.

Baca Juga: Tiga Faktor Pendorong Harga Pi Network Turun Hari Ini

Oleh karena itu, secara umum penurunan harga PI dipengaruhi oleh tiga faktor: kelebihan pasokan, level teknis yang tertembus, dan penundaan peningkatan jaringan.

Meskipun penurunan 90 hari sebesar -57% menunjukkan pesimisme yang ekstrem, kurangnya katalis langsung membuat risiko cenderung menurun.

Lantas, mampukah PI mempertahankan $0,19 – level terendah sejak 5 Oktober – untuk menghindari penurunan 15-20% lagi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Akun 4chan dari 2023 Ramal BTC Top di 6 Oktober, Siklus 4 Tahunan Terulang?

Pada 6 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) mencapai all time high (ATH) baru di level $126.198, melampaui rekor sebelumnya yang dipecahkan beberapa minggu yang lalu. Setelah mencapai ATH baru, Bitcoin mengalami penurunan yang cukup signifikan pada tanggal 10 Oktober, karena rencana presiden AS Donald Trump yang ingin menaikan tarif dagang bagi barang-barang China.

Kejadian ini tidak hanya mengejutkan pasar kripto, tapi juga memvalidasi sebuah prediksi anonim dari forum 4chan yang diposting pada Desember 2023. Prediksi tersebut secara tepat meramalkan bahwa BTC akan mencapai puncaknya pada 6 Oktober 2025, berdasarkan pola siklus bull dan bear yang berulang setiap empat tahun.

Lanas apakah ini kebetulan belaka, atau bukti bahwa siklus halving Bitcoin masih berlaku? Artikel ini akan mengupas prediksi tersebut, latar belakang siklus BTC, serta implikasinya bagi investor di pasar kripto.

Prediksi Akun Anonim 4Chan

Screenshoot postingan 4chan

Prediksi ini berasal dari sebuah posting anonim di 4chan yang diposting pada akhir tahun 2023, postingan tersebut kemudian viral setelah dibagikan ulang  di X (sebelumnya twitter). Postingan tersebut menggambarkan pola siklus Bitcoin sebagai berikut:

Siklus Bull Run (naik): Terjadi selama ±1064 hari → harga naik signifikan hingga mencapai ATH (All-Time High).

Siklus Bear Market (turun): Terjadi selama ±364 hari → harga turun dari puncak menuju ATL (All-Time Low).

Siklus 1:

  • ATL 2015 → ATH 2017 = 1064 hari
  • ATH 2017 → ATL 2018 = 364 hari

Siklus 2:

  • ATL 2018 → ATH 2021 = 1064 hari
  • ATH 2021 → ATL 2022 = 364 hari (beberapa menyebut 376 hari)

Prediksi Siklus 3:

  • ATL 2022 → ATH 2025 = 1064 hari
  • ATH diprediksi terjadi pada 6 Oktober 2025 kemarin

Menariknya pada tanggal 6 Oktober kemarin BTC berhasil mencapai ATH terbarunya dan membuat banyak pengguna X menyoroti akurasi pola ini.

Baca juga: Sentimen Pasar Kripto Ambruk: Indeks Fear & Greed Jatuh Usai Pengumuman Tarif Trump

Siklus 4 Tahun Bitcoin: Apakah Masih Relevan?

Bitcoin dikenal dengan siklus empat tahunan yang dipicu oleh event halving, di mana reward mining dikurangi setengahnya setiap empat tahun. Siklus ini biasanya mencakup:

  • Fase akumulasi: Pasca-halving, harga stabil sebelum naik secara bertahap.
  • Bull run: Kenaikan eksponensial, sering mencapai ATH, didorong oleh peningkatan kelangkaan BTC dan minat investor.
  • Bear market: Penurunan tajam setelah euforia memudar, diikuti konsolidasi.
  • Pemulihan: Menuju halving berikutnya.

Berdasarkan data historis dari gambar di atas bisa terlihat jika pola siklus bullrun dan bearmarket selalu selalu konsisten, setidaknya selama beberapa siklus terakhir. Pola ini mencakup dari hitungan Halving sampai dengan rentang harga tertinggi untuk merealisasikan profit ada di sekitar 560 hari.

Jika pola ini terus berlanjut maka kemungkinan besar ‘top’ untuk Bitcoin ada di bulan September-Oktober, jika mengikuti pola yang sama.

Pola historis Bitcoin, sumber akun X @spacepixel

Jika dibandingkan dengan prediksi dari postingan anonim dari 4chan, maka siklus ini terlihat match.

Tapi… banyak yang berpendapat bahwa siklus di 2025 ini berbeda, dan akan lebih lama dari pada siklus yang pernah terjadi seperti di atas, faktornya adalah karena pengaruh Presiden Trump yang pro kripto dan semakin masifnya adopsi institusional.

Seperti @coinbureau yang berpendapat bahwa siklus kali ini dapat memanjang lebih lama dari sebelumnya, dengan HODLer yang kuat disertai dengan uptrend yang melambat.

Baca juga: Tren Bitcoin 13-17 Oktober 2025: Bocoran CPI Minggu ini

Implikasi bagi Investor

Jika pola siklus Bitcoin benar-benar berulang seperti yang diprediksi dengan fase bull selama ±1064 hari dan bear selama ±364 hari, maka fase akumulasi berikutnya kemungkinan besar akan terjadi dalam waktu dekat. Ini membuka peluang bagi investor untuk mulai mengidentifikasi zona harga rendah sebelum potensi kenaikan berikutnya.

Namun, penting untuk diingat bahwa:

  • Siklus bukan jaminan: Meskipun pola historis menunjukkan ritme yang konsisten, pasar kripto tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti regulasi, geopolitik, dan sentimen global.
  • Manajemen risiko tetap utama: Investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan pola waktu, tetapi juga memperhatikan indikator teknikal, volume, dan data on-chain.
  • Don’t timing the market: Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di pasar kripto besok atau bahkan satu jam ke depan, jadi selalu siapkan strategi jangan FOMO atau YOLO.

Seperti adagium yang sering kali diungkapkan para investor:

“History doesn’t repeat itself, but it often rhymes.”

Sejarah mungkin tidak akan berulang, tapi biasanya memiliki pola, dengan memahami pola masa lalu ini, semoga bisa menjadi alat bantu kamu dalam menyikapi hal yang akan datang dan pernah terjadi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Indeks Ketakutan Kripto Anjlok ke 27, Apakah Rebound Sudah Dimulai?

Pasar kripto mengalami salah satu hari paling brutal dalam sejarahnya. Hanya dalam waktu 24 jam, Indeks Fear and Greed kripto anjlok dari zona “Greed” (64) menjadi “Fear” (27), setelah pengumuman Presiden Donald Trump tentang tarif 100% pada impor asal Tiongkok mengguncang pasar global. Namun, sinyal pemulihan mulai terlihat dengan indeks yang kini bangkit ke level 35 (Fear).

Likuidasi Terbesar dalam Sejarah Kripto

Menurut data CoinGlass, lebih dari 1,66 juta trader dilikuidasi, dengan total kerugian melampaui $19,33 miliar, bahkan beberapa estimasi menyebut angka sebenarnya bisa mencapai $30–40 miliar. Bursa Hyperliquid mencatat likuidasi tunggal terbesar senilai $203 juta pada pasangan ETH-USDT.

Peristiwa ini menghapus sekitar $1 triliun dari kapitalisasi pasar kripto global hanya dalam tiga jam, membuat total nilai pasar turun 9% ke kisaran $3,8 triliun.

“Keruntuhan ini mengerdilkan rekor sebelumnya, seperti kejatuhan COVID-19 pada 2020 dan keruntuhan FTX pada 2022,” ujar analis Multicoin Capital, Brian Strugats. “Kali ini skala penularannya bisa jauh lebih luas.”

Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 11 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 11 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Bitcoin dan Ethereum Terpukul Berat

Bitcoin (BTC) anjlok dari level $122.000 ke $102.000 sebelum pulih ke sekitar $111.500.
Sementara itu, Ethereum (ETH) turun dari $4.783 ke $3.400, kini bergerak di kisaran $3.833.

BTC memimpin likuidasi dengan $5,38 miliar, disusul ETH $4,43 miliar, Solana $2,01 miliar, dan XRP $708 juta.

Lebih dari $16,8 miliar posisi long musnah, sinyal bahwa sebagian besar investor optimis tidak siap menghadapi guncangan makro mendadak.

Menurut Caroline Mauron, Co-Founder Orbit Markets, level $100.000 menjadi batas support kritis bagi Bitcoin.
“Jika menembus di bawahnya, itu bisa menandakan akhir dari siklus bull tiga tahun terakhir,” katanya.

Dampak Tarif Trump dan Ketidakpastian Makro

Dilaporkan Cryptonews, peristiwa ini dipicu oleh pengumuman Presiden Donald Trump tentang tarif impor baru terhadap produk Tiongkok sebagai respons atas pembatasan ekspor rare earth.

Ia mengisyaratkan tarif bisa dicabut bila Beijing berubah haluan sebelum 1 November, yang membuka peluang pemulihan jangka pendek, meski sebagian besar kerugian leverage sudah terkunci.

Investor institusional, menurut Vincent Liu dari Kronos Research, kini menghadapi “paparan utang berlebih” yang memperparah efek domino.

“Ketakutan terhadap perang tarif hanyalah pemicu; leverage besar yang tersebar di seluruh bursa-lah yang membuat pasar kolaps,” ujarnya.

Ujian Sejarah: Apakah “Uptober” Berakhir Lebih Cepat?

Oktober dikenal sebagai salah satu bulan terbaik bagi Bitcoin, dengan rata-rata keuntungan 20,1% sejak 2013, hanya kalah dari November (46,02%).

Namun, penurunan lebih dari 5% pada Oktober hanya pernah terjadi empat kali sebelumnya: 2017, 2018, 2019, dan 2021.

Menariknya, dalam tiga dari empat kasus itu, Bitcoin selalu rebound antara 4–21% dalam sepekan berikutnya.

Jika pola 2019 terulang, BTC berpotensi naik 21% dari level terendah $102.000, menempatkannya kembali di kisaran $124.000 dalam satu minggu.

“Masih ada 21 hari tersisa di Uptober,” ujar Samson Mow, pendiri Jan3. “Dan sejarah menunjukkan, pasar sering pulih lebih cepat dari yang diperkirakan.”

Analisis Teknis: BTC dan ETH Uji Zona Kritis

  • Bitcoin (BTC) saat ini berjuang untuk menembus $113.500, level yang menjadi kunci untuk memicu relief rally menuju $117.000–$120.000.
    Jika gagal, harga bisa kembali ke $102.000, bahkan berpotensi ke zona $95.000–$100.000.
  • Ethereum (ETH) menghadapi resistensi di $4.000. Kegagalan untuk menembus batas psikologis ini bisa memicu pengujian ulang ke $3.600–$3.800, sementara penembusan di atasnya dapat membawa ETH ke $4.200–$4.500.

Indikator RSI untuk ETH juga menunjukkan kondisi oversold, menandakan peluang pembalikan arah, meski sinyal ini bisa tertahan bila pasar bearish berlanjut.

Sentimen Mulai Pulih: Indeks Ketakutan Naik Lagi

Meskipun kepanikan melanda, Crypto Fear and Greed Index mulai bangkit:

  • Hari ini: 35 (Fear)
  • Kemarin: 54 (Neutral)
  • Minggu lalu: 59 (Neutral)

Pergerakan ini menunjukkan investor mulai kembali masuk ke pasar dengan hati-hati setelah gelombang likuidasi ekstrem.

Pasar kripto baru saja melewati shock terbesar sejak FTX, dengan likuidasi puluhan miliar dolar dalam hitungan jam.

Namun, dengan sentimen yang perlahan pulih, tarif AS-Tiongkok masih belum pasti, dan sejarah “Uptober” yang cenderung bullish, peluang untuk rebound tetap terbuka, asalkan Bitcoin bisa bertahan di atas $110.000–$113.500.

Baca juga: Efek Tarif Trump Bikin Pasar Kripto Volatil: Indeks Fear & Greed Anjlok


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Season Kandas: Indeks Turun ke 33, BTC dan ETH Terjun Bebas!

Pasar kripto kembali berguncang hebat, altcoin season kandas? Harga Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin anjlok tajam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif besar-besaran terhadap Tiongkok. Sentimen ini langsung memicu kepanikan dan mendorong investor berbondong-bondong menjual aset kripto mereka.

Menurut data CoinMarketCap, Bitcoin (BTC) terjun ke level $104.000, menghapus hampir seluruh kenaikan “Uptober” yang sempat membawa harga ke rekor tertinggi baru (ATH) di atas $126.000. Ethereum (ETH) ikut terjun ke $3.400, sementara Dogecoin (DOGE) jatuh bebas hingga menembus $0,11, jauh di bawah level psikologis $0,20.

Dampak Cuitan Trump: Dari Perang Dagang ke Krisis Kripto

Dilaporkan Tradingview, gejolak ini bermula dari unggahan Trump di platform Truth Social, di mana ia menyatakan bahwa AS akan mengenakan tarif 100% terhadap semua produk Tiongkok mulai 1 November, serta menerapkan kontrol ekspor terhadap perangkat lunak penting dari negara tersebut.

Langkah tersebut memicu ketakutan akan perang dagang besar-besaran, yang langsung berdampak pada pasar saham dan kripto. Bitcoin yang sempat stabil di kisaran $116.000 langsung jatuh begitu pengumuman itu dirilis. Ethereum dan Dogecoin pun mengikuti tren negatif, memperdalam koreksi pasar kripto global.

Altcoin Season Resmi Tamat?

Metrik Altcoin Season Index pada 11 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Metrik Altcoin Season Index pada 11 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Indeks Altcoin Season Index kini berada di level 33/100, menandakan bahwa dominasi pasar beralih kembali ke Bitcoin Season.

  • Kemarin: 35
  • Minggu lalu: 61
  • Sebulan lalu: 65

Penurunan drastis ini menunjukkan bahwa sebagian besar altcoin kini tertinggal jauh dari performa Bitcoin, sinyal kuat bahwa fase “musim altcoin” telah berakhir untuk sementara waktu.

Baca juga: Altcoin Season 2025: Bukan di Blockchain, Tapi di Bursa Saham

$20 Miliar Menguap: Likuidasi Terbesar Sejak FTX dan COVID Crash

Data dari CoinGlass mengungkapkan bahwa lebih dari $20 miliar likuidasi terjadi dalam 24 jam terakhir, menjadikannya salah satu peristiwa likuidasi terbesar dalam sejarah kripto, bahkan melebihi kehancuran pasar akibat pandemi COVID-19 dan kebangkrutan FTX.

Likuidasi besar-besaran ini dipicu oleh penurunan mendadak harga Bitcoin dan Ethereum, yang menyeret altcoin lain seperti Dogecoin, Solana, dan XRP ke zona merah.

Rumor dan Spekulasi: Bursa Kripto Jadi Biang Kerok?

Salah satu pendiri BitMEX, Arthur Hayes, menuding bahwa bursa kripto (CEX) mungkin berperan dalam penurunan ini. Dalam unggahannya di platform X (Twitter), Hayes menyebut bahwa likuidasi otomatis agunan dari posisi margin silang di beberapa bursa besar bisa menjadi pemicu kejatuhan harga altcoin secara serentak.

“Rumornya, posisi margin silang dari CEX besar dilikuidasi otomatis. Itulah sebabnya banyak altcoin ambruk bersamaan,” tulis Hayes.

“Selamat bagi mereka yang berani membeli di bawah, kemungkinan besar kita tak akan melihat harga seperti itu lagi untuk altcoin berkualitas tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, analis kripto Kevin Capital menilai bahwa masalah teknis di Robinhood, Coinbase, dan Binance memperburuk keadaan. Menurutnya, banyak investor tidak bisa membeli kripto saat harga jatuh ke titik terendah, sehingga volume pembelian tidak mampu menahan tekanan jual.

Pasar Masih Rawan, Investor Diminta Waspada

Dengan Altcoin Season Index turun ke level terendah dua bulan terakhir dan ketegangan geopolitik yang meningkat, sentimen pasar kripto kini berada di wilayah bearish.
Meskipun beberapa analis menyebut penurunan ini bisa menjadi peluang akumulasi jangka panjang, risiko volatilitas ekstrem masih tinggi, terutama jika kebijakan perdagangan AS–China terus memanas.

Investor disarankan untuk memantau kondisi makroekonomi dan kebijakan global secara ketat sebelum mengambil posisi baru di pasar kripto.

Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok 8%, Tapi Paus Langsung Serbu! Harga Nyaris Jebol

Ketika Dogecoin (DOGE) tiba-tiba ambruk 8% dalam perdagangan terbaru, pasar kripto sempat panik. Apakah ini hanya koreksi sementara, atau pertanda awal kejatuhan lebih dalam?

Namun di tengah kepanikan, para “whale” Dogecoin justru bergerak cepat masuk ke pasar dan menahan harga di level support krusial $0,25.

Whale Selamatkan DOGE dari Jatuh Lebih Dalam

Penurunan DOGE terjadi setelah tekanan jual besar-besaran di level resistensi $0,27, memicu likuidasi hingga satu miliar token. Namun di akhir sesi, pembelian besar muncul di area $0,25 — menandakan level support yang solid dan potensi titik balik teknikal.

Perdagangan intraday sempat anjlok tajam pada rentang pukul 13.00–15.00 UTC, tapi aksi rebound cepat di penghujung hari membentuk pola double-bottom yang menunjukkan kekuatan support di zona tersebut. Jika area ini terus bertahan, Dogecoin berpotensi memulai fase pemulihan jangka pendek.

Pergerakan harga Solana (DOGE/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (DOGE/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Cryptopolitan, para analis kini mengamati apakah tekanan makroekonomi, termasuk peluang pelonggaran moneter global sebesar 98% di akhir tahun, akan memicu arus modal baru ke aset berisiko seperti DOGE. Selain itu, kehadiran Dogecoin dalam pengajuan ETF oleh Grayscale dan Bitwise turut menjaga nama koin meme ini tetap relevan dalam percakapan institusional.

Baca juga: Dogecoin Siap Lepas dari Zona Mati? Satu Sinyal Ini Bisa Picu Reli 20%!

Mutuum Finance (MUTM) Mencuri Perhatian di Tengah Kekacauan Pasar

Sementara fokus publik masih tertuju pada Dogecoin, proyek baru bernama Mutuum Finance (MUTM) justru diam-diam mencuri perhatian investor berpengalaman. Dengan harga prapenjualan hanya $0,035, proyek DeFi ini telah menghimpun lebih dari $17,1 juta dari 16.840 investor, angka yang menandakan minat besar terhadap utilitas dan potensi pertumbuhannya.

Mutuum Finance menggabungkan protokol peminjaman dan keuangan terdesentralisasi dengan kegunaan nyata di sektor keuangan digital, menjadikannya kandidat kuat untuk pertumbuhan eksponensial. Banyak analis memperkirakan potensi kenaikan hingga 25 kali lipat, terutama jika tren minat investor bergeser ke proyek DeFi dengan nilai guna yang jelas.

Apa Selanjutnya untuk DOGE?

Dogecoin masih memiliki dukungan kuat dari komunitas dan investor institusional, namun tekanan makro dan aksi jual jangka pendek masih menjadi tantangan. Jika harga mampu bertahan di atas $0,25, peluang reli menuju $0,28–$0,30 tetap terbuka.

Namun, jika support jebol, investor mungkin akan beralih ke aset dengan potensi pertumbuhan lebih besar seperti Mutuum Finance, yang kini menjadi bintang baru di dunia DeFi.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Kena Tsunami Likuidasi! Harga Jeblok ke $205 Gara-Gara Trump

Setelah sempat menikmati reli kuat di awal Oktober, Solana (SOL) kini harus menghadapi tekanan jual besar-besaran. Harga SOL anjlok lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir hingga mencapai $205, level terendah sepanjang Oktober 2025.

Penurunan tajam ini terjadi seiring aksi jual di pasar kripto global yang dipicu oleh rencana kenaikan tarif besar-besaran Presiden Donald Trump terhadap Tiongkok, serta gelombang likuidasi senilai lebih dari $1 miliar, menurut data dari CoinGlass.

Pada Jumat pagi, Solana masih diperdagangkan di kisaran $221–$223, sebelum akhirnya longsor tajam mengikuti pelemahan Bitcoin dan Ethereum. BTC turun 4% ke sekitar $116.200, sedangkan ETH merosot hampir 8% ke $3.975.

Pasar Kripto Anjlok

Koreksi simultan tiga aset besar ini menunjukkan kepanikan yang meluas di pasar setelah pengumuman Trump membatalkan pertemuannya dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan menegaskan bahwa kebijakan tarif baru sedang “disiapkan secara besar-besaran.”

Langkah Trump tersebut tak hanya mengguncang pasar kripto, tapi juga membuat Nasdaq turun 3,5%, S&P 500 jatuh 2,7%, dan Dow Jones merosot hampir 2%. Ketika pasar saham terpukul, aset berisiko seperti kripto langsung ikut terseret.

Bagi Solana, dampaknya terasa lebih dalam karena aset ini termasuk salah satu yang paling banyak digunakan untuk perdagangan leverage dan DeFi on-chain, yang berarti rentan terhadap likuidasi massal.

Baca juga: Countdown Dimulai! ETF Solana Siap Disetujui, Harga Capai $500?

Jadi Redtober?

Penurunan ini juga menghapus sebagian besar keuntungan yang diperoleh Solana di awal bulan, ketika harga sempat melonjak lebih dari 10% berkat sentimen “Uptober”, periode yang secara historis menjadi bulan bullish bagi Bitcoin dan altcoin utama.

Namun kini, pasar justru memasuki fase yang disebut sebagian analis sebagai “Redtober”, dengan tekanan makroekonomi global dan aksi jual institusional yang meningkat.

Meski begitu, analis on-chain masih melihat potensi rebound teknikal jika SOL mampu bertahan di atas zona support kuat $200–$205. Jika tekanan makro mereda dan arus masuk dana institusional kembali meningkat, Solana berpeluang memulihkan tren bullish-nya menuju level $230–$240 dalam jangka pendek.

Namun untuk saat ini, pasar Solana masih berada dalam fase defensif. Likuidasi besar, ketegangan geopolitik, dan volatilitas tinggi menjadikan Oktober ini bukan lagi “Uptober,” melainkan peringatan keras bahwa bahkan proyek terkuat pun tak kebal terhadap badai politik global.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Efek Tarif Trump Bikin Pasar Kripto Volatil: Indeks Fear & Greed Anjlok

Baru-baru ini, indeks sentimen pasar kripto Crypto Fear & Greed Index merosot ke level “Fear” sebesar 27, setelah berada di zona “Greed” 64, menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang penerapan tarif 100% terhadap China.

Fenomena ini terjadi seiring Bitcoin semakin melemah, sempat turun ke sekitar $102.000 pada pasangan perpetual futures di Binance.

Total likuidasi posisi long dan short dalam 24 jam terakhir menyentuh angka sekitar $19,27 miliar USD, sinyal tekanan jual besar di pasar kripto secara luas.

Perubahan dramatis ini telah memaksa sentimen pasar berbalik tajam dari optimisme menjadi ketakutan, dan memunculkan pertanyaan: apakah ini koreksi sementara, atau awal dari fase pelemahan lebih dalam?

Baca Juga: Donald Trump Siap Luncurkan Game Kripto Bergaya Monopoly

Indeks Fear & Greed: dari Keserakahan ke Ketakutan dalam Sekejap

Indeks Crypto Fear & Greed, yang memadukan data media sosial, volatilitas, volume pasar, serta tren pencarian Google, sebelumnya berada di angka Greed (sekitar 64).

Namun tiba-tiba, level tersebut jatuh ke 27 (zona Fear) dalam satu pembaruan harian mengalami penurunan sebesar 37 poin.

Menurut Bitwise (divisi Eropa), Indeks Sentimen Intraday kripto mereka menunjukkan bahwa level terendah hari itu berada di –2,8 standar deviasi — titik ekstrem terakhir sejak peristiwa Yen Carry Trade Unwind pada musim panas 2024.

Terakhir kali indeks ini berada di level serupa adalah pada 16 April, ketika Bitcoin anjlok ke sekitar $77.000 di tengah eskalasi ketegangan dagang antara AS dan China.

Bitcoin Melemah, Likuidasi Besar, dan Penurunan Volume Euforia

Ketika Bitcoin mencapai rekor lebih dari $125.000, sentimen pasar sebenarnya tidak disertai gelombang antusias besar di media sosial.

Menurut Santiment, interaksi dan percakapan publik terkait lonjakan harga tidak semeriah reli sebelumnya, menunjukkan ada keraguan yang terpendam.

Namun, ketika pengumuman tarif Trump keluar, pasar langsung berbalik. Bitcoin turun tajam, dan likuidasi posisi derivatif (termasuk long leverage) memicu aksi jual berantai. Total likuidasi selama 24 jam mencapai $19,27 miliar, mempercepat keguncangan di pasar.

Sinyal Kontrarian & Peluang Akumulasi

Menurut Bitwise, penurunan ekstrem pada indeks sentimen kini bisa diartikan sebagai sinyal beli kontrarian.

Dalam pandangan mereka, pasar mungkin sudah terlalu jenuh menjual hingga mencapai titik belah optimal.

Apabila pasar mampu menemukan support dan stabil secara teknikal di harga-harga sekitar $100.000–$110.000, kemungkinan rebound kembali ke zona $120.000–$125.000 masih terbuka.

Namun, risiko tetap tinggi. Jika turunnya sentimen berlanjut dan tidak ada katalis baru positif (seperti kabar regulasi, adopsi institusional, atau inovasi protokol), pasar bisa memperpanjang koreksi ke area lebih rendah lagi.

Baca Juga: WLFI: Dari Politik Trump ke Blockchain, Token Ini Jadi Bintang Baru DeFi?

Dengan demikian, Indeks Fear & Greed kripto jatuh drastis dari Greed ke Fear (27) setelah pengumuman tarif 100% AS terhadap China.

Akibatnya, Bitcoin merosot ke sekitar $102.000 di beberapa bursa derivatif, dipicu likuidasi besar senilai $19,27 miliar dalam 24 jam.

Meskipun tekanan pasar sangat besar, beberapa analis menilai kondisi ini sebagai sinyal kontrarian beli, peluang bagi investor jangka menengah untuk mengakumulasi saat harga melemah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kohaku Hadir: Akhir dari Pengawasan Wallet di Ethereum?

Pengembang Ethereum mengumumkan Kohaku, peta jalan (roadmap) yang bertujuan untuk meningkatkan privasi dan keamanan dompet melalui kerangka kerja modular yang dirancang untuk pengembang dan pengguna tingkat lanjut.

Proyek tersebut, yang diumumkan dalam posting blog hari Kamis oleh koordinator Ethereum Foundation Nicolas Consigny, menguraikan rencana untuk membangun serangkaian sistem privasi dan keamanan untuk ekosistem Ethereum.

Pada intinya, Kohaku bertujuan untuk menciptakan perangkat pengembangan perangkat lunak (SDK) untuk membangun fungsi dompet yang aman, dan dompet referensi yang mendemonstrasikan cara kerja perangkat-perangkat ini dalam praktiknya.

Versi pertama akan hadir sebagai ekstensi peramban berbasis dompet Ambire, yang dirancang untuk pengguna tingkat lanjut yang menginginkan kontrol dan privasi lebih.

Libatkan Banyak Sumber

Kohaku dikembangkan bekerja sama dengan tim-tim ekosistem Ethereum ternama, termasuk Ambire, Railgun, DeFi Wonderland, Helios, dan Oblivious Labs. 

Proyek ini bersifat sumber terbuka , dan para pengembang didorong untuk berkontribusi melalui repositori GitHub-nya.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kurangi Ketergantungan Layanan Terpusat

Tujuan utama Kohaku adalah mengurangi ketergantungan dompet pada layanan terpusat yang dapat melacak transaksi.

Proyek ini akan mencakup fitur-fitur seperti pengiriman dan penerimaan privat, penyembunyian alamat IP, akun terpisah untuk setiap DApp, dan penyiaran transaksi P2P yang melewati server panggilan prosedur jarak jauh (RPC) normal.

ZK Email juga berencana menambahkan opsi pemulihan sosial menggunakan alat seperti ZK Email atau Anon Aadhaar, sehingga memudahkan pemulihan akses tanpa mengorbankan privasi.

ZK Email menggunakan bukti tanpa pengetahuan untuk memungkinkan verifikasi email secara anonim, sementara Anon Aadhaar memungkinkan pengguna untuk membuktikan identitas mereka dengan cara yang menjaga privasi.

Dalam jangka panjang, tim ini bertujuan untuk membawa keamanan dompet lebih dekat ke tingkat perangkat, yang mereka sebut “sedekat mungkin dengan silikon”.

Ini berarti, para pengembang akan menciptakan peramban Ethereum asli yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan aman dengan DApps, konten IPFS, dan jaringan terdesentralisasi tanpa kebocoran data.

Bentuk “Kluster Privasi”

Sehari sebelumnya, Ethereum Foundation telah meluncurkan inisiatif baru yang disebut Privacy Cluster, yang menyatukan 47 peneliti, insinyur, dan kriptografer terkemuka untuk mengembangkan fitur privasi pada tingkat protokol jaringan Ethereum.

Kelompok ini akan bekerja bersama tim Eksplorasi Privasi dan Skalabilitas (PSE) untuk memperkenalkan berbagai alat seperti pembayaran pribadi, sistem identitas rahasia, dan infrastruktur tanpa pengetahuan yang dirancang untuk melindungi data pengguna secara langsung pada blockchain lapisan-1 Ethereum.

Cluster Privasi mencakup beberapa inisiatif Ethereum Foundation dan PSE, dengan Kohaku sebagai salah satunya.

Proyek penting lainnya adalah Private Reads & Writes, Private Proving, Private Identities, dan masih banyak lagi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

PIVX Meroket 23%! Sinyal Kebangkitan Koin Privasi Kripto

Harga PIVX (Private Instant Verified Transaction) hari ini tercatat di $0.264724 per PIVX/USD, mencatatkan kenaikan 23,02% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar PIVX kini mencapai $25,74 juta USD, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak tajam ke $132,82 juta USD, menandakan meningkatnya minat investor terhadap aset ini.

Dengan jumlah sirkulasi 97,23 juta PIVX, token ini kini menempati peringkat ke-737, naik signifikan dibanding beberapa minggu lalu.

Peningkatan tajam ini menandai momentum bullish baru bagi proyek yang dikenal sebagai salah satu pelopor kripto dengan fokus utama pada privasi transaksi pengguna.

Baca Juga: Market Sinyal Harian: Potensi Pergerakan Kripto pada 13 Desember 2024

Performa Harga PIVX dalam 90 Hari Terakhir

Periode Perubahan Harga Persentase
24 jam terakhir +$0.049085 +22.68%
30 hari terakhir +$0.123157 +86.51%
60 hari terakhir +$0.124827 +88.72%
90 hari terakhir +$0.117532 +79.42%

Selama tiga bulan terakhir, harga PIVX meningkat hampir 90%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di segmen privacy coins.

Dalam tujuh hari terakhir saja, PIVX melonjak lebih dari 80%, dengan harga harian sempat menyentuh puncak $0.325905, level tertinggi sejak pertengahan 2024.

Faktor yang Mendorong Lonjakan Harga PIVX

1. Kebangkitan Minat pada Token Privasi

Setelah beberapa bulan tertekan akibat ketatnya regulasi terhadap koin privasi, pasar kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Kebijakan privasi digital yang kembali menjadi sorotan global mendorong investor untuk mencari alternatif aset kripto yang menawarkan anonimitas dan keamanan transaksi, dan PIVX menjadi salah satu yang paling diuntungkan dari tren ini.

2. Aktivitas Perdagangan Meledak

Lonjakan volume perdagangan PIVX hingga $132 juta USD menunjukkan masuknya arus modal baru ke pasar.

Peningkatan volume ini sering kali menjadi indikator awal pembentukan tren bullish baru, karena menunjukkan likuiditas tinggi dan meningkatnya partisipasi pasar, baik dari investor ritel maupun institusional.

3. Peningkatan Aktivitas Komunitas dan Pembaruan Teknologi

Tim pengembang PIVX baru-baru ini memperkuat roadmap pengembangan mereka dengan memperbarui fitur zk-SNARK dan staking mekanisme hybrid, yang memungkinkan pengguna menikmati keamanan transaksi tinggi sekaligus mendapatkan imbal hasil dari staking.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari komunitas, terutama di forum seperti Reddit dan Discord, di mana diskusi terkait “kebangkitan token privasi” semakin ramai.

Pergerakan harga PIVX (PIVX/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga PIVX (PIVX/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Pergeseran Arah Pasar Kripto ke Aset Fundamental

Ketika sebagian besar trader fokus pada altcoin spekulatif, sebagian investor berpengalaman justru kembali ke aset dengan nilai utilitas kuat, seperti PIVX yang menawarkan solusi nyata dalam perlindungan data dan efisiensi transaksi.

Dengan semakin seringnya kebocoran data digital, permintaan terhadap solusi kripto yang menjamin transaksi tanpa jejak identitas semakin meningkat.


Analisis Teknis: PIVX Berada di Zona Momentum Positif

Secara teknikal, PIVX kini bergerak di atas rata-rata pergerakan 50 hari (MA50), menunjukkan dominasi bullish dalam jangka pendek. Support kuat berada di area $0.20, sementara resistance utama terletak di $0.33.

Jika harga mampu menembus level tersebut dengan dukungan volume tinggi, target jangka menengah berikutnya diproyeksikan di kisaran $0.40–$0.45.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di level 68, mendekati area overbought, namun masih menunjukkan potensi kenaikan lanjutan sebelum kemungkinan koreksi teknis jangka pendek terjadi.

Baca Juga: Curi Perhatian Pasar, Harga PIVX Melambung 46% Dalam Sehari

PIVX Kembali Menjadi Sorotan di Sektor Kripto Privasi

Kenaikan harga PIVX sebesar 23% dalam 24 jam terakhir menandakan kembalinya kepercayaan investor terhadap aset privasi.

Dengan fundamental kuat, volume perdagangan tinggi, dan roadmap pengembangan yang jelas, PIVX kini kembali dipandang sebagai salah satu proyek privasi yang layak diperhitungkan di pasar kripto global.

Meskipun volatilitas jangka pendek tetap tinggi, prospek jangka menengah hingga panjang PIVX dinilai positif, terutama jika tren global terhadap keamanan data dan anonimitas digital terus menguat.

Bagi investor yang mencari aset dengan kombinasi keamanan, privasi, dan potensi pertumbuhan, PIVX mungkin kembali menjadi permata tersembunyi di sektor kripto tahun ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun Hampir 11%, Ini Biang Keroknya

Rapor merah kembali menimpa Pi Network (PI) pada hari ini, Sabtu (11/10). Pasalnya, harga PI dipaksa turun nyaris 11%.

Dalam pengamatan Coinmarketcap, PI turun 10,8% dalam 24 jam terakhir , memperpanjang penurunan mingguan sebesar 22,3%.

Penurunan ini sejalan dengan pelemahan pasar kripto yang lebih luas (-9,65% dari total kapitalisasi) dan mencerminkan risiko spesifik koin.

Berikut ini faktor-faktor yang menjadi ‘biang kerok’ penurunan harga PI:

Baca Juga: Tiga Faktor Pendorong Harga Pi Network Turun Hari Ini

Risiko Pembukaan Token

Lebih dari 120 juta token PI akan dibuka dalam 30 hari ke depan, yang memungkinkan pemegang awal untuk menjual.

Pasokan PI yang beredar telah melonjak menjadi 8,25 miliar, dengan total pasokan mencapai 100 miliar, menciptakan kekhawatiran akan dilusi yang berkelanjutan.

Artinya, pembukaan token memperkuat tekanan jual ketika permintaan lemah. Rasio perputaran PI (6,4%) menandakan likuiditas yang rendah, sehingga rentan terhadap pesanan jual dalam jumlah besar.

Arus keluar bursa baru-baru ini menunjukkan beberapa pemegang memindahkan token ke penyimpanan mandiri, tetapi hal ini belum mengimbangi risiko pembukaan token.

Sebuah postingan viral di X mengkritik kepemimpinan Pi karena kurangnya “aplikasi dunia nyata, kemitraan, atau desentralisasi” pasca-mainnet.

Ketidakhadiran salah satu pendiri, Nicolas Kokkalis, dalam pembaruan terbaru memperdalam skeptisisme. Akibatnya, sentimen mendorong pasar altcoin.

Penurunan PI sebesar 90% dari harga tertingginya di $3 mencerminkan memudarnya kesabaran. Hackathon Pi yang akan datang (15 Oktober) dan pembaruan protokol v23 dapat memulihkan kepercayaan, tetapi kemajuannya masih lambat dibandingkan dengan para pesaing.

Kelemahan Teknis

PI menembus di bawah level support Fibonacci “Golden Pocket” yang kritis sebesar $0,22, memicu stop-loss.

RSI-14 (17,54) oversold tetapi tidak menunjukkan divergensi bullish, sementara MACD (-0,0033) tidak menunjukkan sinyal pembalikan.

Padahal, kondisi jenuh jual (oversold) tidak menjamin rebound tanpa katalis. EMA 200 hari PI berada di $0,51, 150% di atas harga saat ini, menandakan tren yang sangat rusak.

Ini berarti, penutupan di atas resistance $0,26 diperlukan untuk membatalkan struktur bearish.

Baca Juga: Pi Network di Persimpangan: Harga Tertekan, Peluang Masih Terbuka

Jika digeneralisasi, penurunan PI diakibatkan guncangan pasokan yang didorong oleh pembukaan kunci, kesenjangan kredibilitas kepemimpinan, dan gangguan teknis.

Meskipun metrik yang terlalu banyak dijual mengisyaratkan potensi pemulihan, hambatan makro (dominasi Bitcoin sebesar 59,8%) dan risiko spesifik PI mendorong kehati-hatian. 


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com