Tag Archives: altcoin

Pasar Kripto Hari Ini 31 Oktober 2025: Halloween Altcoin Apa yang Naik?

Pasar kripto merayakan Halloween dengan lonjakan altcoin yang mengesankan pada Kamis (31/10). JELLYJELLY melonjak 42% dalam 24 jam ke $0,1585, FLM naik 40% ke $0,0252, dan ADX menguat 15% ke $0,1402, menunjukkan potensi kenaikan lanjutan.

Sejarah menunjukkan bahwa beberapa altcoin cenderung diuntungkan pasca-Halloween, termasuk AAVE, Ethereum, dan Dogecoin. AAVE sempat naik 12% dalam seminggu setelah Halloween (2020–2024), sedangkan ETH dan DOGE biasanya pulih di awal November, menandai pola Reli Altcoin Season. Lihat lebih lengkap di bawah:

Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar di hari Halloween pada Kamis (31/10)

  • JELLYJELLY melonjak 42% (24 Jam), sentuh $0,1585.
  • FLM naik tajam 40%, diperdagangkan sekitar $$0,0252.
  • ADX menguat 15% sehari ($$0,1402), potensi naik lanjutan.

3 Altcoin Diuntungkan pada Minggu Halloween

  • AAVE, Ethereum, Dogecoin Konsisten Untung Pasca-Halloween (2020-2024).
  • AAVE catat historis rebound, Naik 12% seminggu setelah Halloween.
  • ETH dan DOGE cenderung pulih awal November (Pola Reli Altcoin Season).

Cashback 100% Total Hadiah BTC Rp 20 JUTA*

Token TRUMP Potensi Kuat di November: 4 Alasan Optimis

  • Koin TRUMP Naik 42% seminggu, tertinggi 6 minggu.
  • Whale akumulasi, stok bursa menurun,trade Naik: Kepercayaan tinggi.
  • Spekulasi ETF Trump dan grafik bullish dukung ekspektasi November kuat.

3 Token Tersembunyi Berpotensi Pump November 2025

  • LINK: Whale tambah 11 juta, yakin Terobosan RWA.
  • LTC: ETF picu beli; tembus $$98,65 ke $$135,98.
  • UNI: Whale akumulasi; tutup $$6,90 pemicu Reli 29%.

Baca juga: Tren Bitcoin 27-31 Oktober 2025: M2 Supply Kuncinya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Lesu, Harga Pi Network (PI) Justru Meroket 16%: Ini Penyebabnya!

Ketika sebagian besar aset kripto utama sedang tertekan, harga Pi Network (PI) justru mencatatkan lonjakan yang signifikan sebesar 16,04% dalam 24 jam terakhir, berlawanan arah dengan pasar kripto yang secara keseluruhan turun sekitar 2,04%.

Kenaikan ini menjadi sorotan para investor dan analis, karena terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung bearish. Berdasarkan analisis teknikal dan data on-chain, terdapat tiga faktor utama di balik penguatan harga PI, yakni:

  1. Sinyal teknikal pembalikan arah (bullish reversal)
  2. Penurunan pasokan token di bursa (exchange outflow)
  3. Pembaruan besar pada protokol jaringan (upgrade v23)

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 4,59%: Risiko Token Unlock dan Tekanan Teknis

1. Sinyal Reversal dari Pola Teknikal

Secara teknikal, Pi Network mengalami rebound kuat dari area support penting di kisaran $0,20–$0,22, yang dikenal sebagai Golden Pocket pada level retracement Fibonacci 0.618.

Pada grafik 4 jam, muncul pola candlestick bullish engulfing, sebagai penanda adanya potensi pembalikan arah tren.

Indikator RSI berada di 60,81, keluar dari area jenuh jual, sementara histogram MACD berbalik positif untuk pertama kalinya dalam dua minggu terakhir. Ini menunjukkan peningkatan momentum beli.

Kenaikan harga juga menembus Simple Moving Average (SMA) 30 hari di $0.228, membuka potensi pengujian level resistensi berikutnya di $0.29.

Namun, hambatan besar bagi PI masih menanti di SMA 200 hari ($0.477) yang menjadi batas tren jangka panjang.

Jika PI mampu menutup harga harian di atas $0.26 (Fib 23.6%), maka konfirmasi pembalikan tren bisa semakin kuat.

2. Pasokan Menyusut di Bursa Kripto

Selain faktor teknikal, penurunan suplai token di bursa juga menjadi katalis utama lonjakan harga.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap pada Rabu (29/10), lebih dari 10 juta token PI telah ditarik dari bursa sepanjang pekan ini atau setara dengan penurunan 2,4% dari total pasokan yang tersedia.

Fenomena ini berbarengan dengan lonjakan volume perdagangan hingga 821% pada 27 Oktober, menandakan adanya fase akumulasi besar oleh investor.

Biasanya, penurunan cadangan token di bursa mengurangi tekanan jual jangka pendek dan mendorong harga naik.

Namun, perlu dicatat bahwa pada November mendatang akan ada pembukaan (unlock) sebesar 121 juta token PI. Jika permintaan pasar tidak cukup kuat, hal ini bisa memicu tekanan jual baru.

Dengan kata lain, momentum bullish Pi Network sangat bergantung pada keseimbangan antara permintaan baru dan token yang akan dilepas ke pasar.

3. Pembaruan Protokol: Integrasi Stellar dan DeFi

Dari sisi fundamental, Pi Network baru saja mengaktifkan Testnet2 versi 23 pada 28 Oktober, yang membawa integrasi penting dengan Stellar Consensus Protocol (SCP).

Pembaruan ini memungkinkan pengembangan fitur smart contract, transaksi KYC terdesentralisasi, serta kompatibilitas lintas rantai (cross-chain).

Meskipun dampak langsung terhadap harga belum terasa signifikan, peningkatan ini menunjukkan keseriusan tim Pi dalam memperkuat fondasi ekosistemnya.

Dalam jangka panjang, fitur DeFi dan interoperabilitas ini bisa menjadi daya tarik bagi pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApp).

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Bertahan di Atas $0.20, Menuju Fase Pemulihan?

Optimisme Hati-Hati untuk Pi Network

Kenaikan tajam harga Pi Network saat ini merupakan hasil gabungan antara sinyal teknikal yang kuat, pengurangan pasokan di bursa, dan optimisme terhadap pengembangan ekosistem.

Namun, investor perlu berhati-hati karena risiko tetap tinggi, terutama terkait belum terbuktinya utilitas token PI, tingkat sentralisasi proyek, dan potensi tekanan jual dari token yang akan di-unlock.

Level penting yang perlu diawasi, apakah Pi mampu bertahan di atas $0.25 setelah periode unlock? Jika ya, tren bullish jangka menengah bisa terkonfirmasi. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, profit-taking berpotensi menekan harga kembali ke area $0.22.

Dalam waktu dekat, pergerakan aliran token di bursa (exchange flow) dan laju migrasi ke Mainnet akan menjadi indikator utama arah berikutnya bagi Pi Network.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin (DOGE) di Persimpangan: Rebound atau Anjlok ke $0.16?

Harga Dogecoin (DOGE) saat ini berada di fase krusial setelah penurunan tajam dari puncak $0,27. Dalam beberapa sesi terakhir, DOGE tampak bergerak hati-hati di sekitar zona $0,19, menandakan periode konsolidasi dan keraguan pasar.

Namun, di balik ketenangan ini, data menunjukkan meningkatnya spekulasi yang bisa memicu pergerakan besar dalam waktu dekat.

Konsolidasi di Level Fibonacci Penting

Menurut laporan Coinediton, secara teknikal, level Fibonacci retracement menjadi panduan utama bagi para trader.

  • Dukungan kuat berada di $0,1807 (Fib 0,5), di mana pembeli masih mempertahankan posisi.
  • Jika level ini jebol, DOGE berisiko turun ke $0,159 (Fib 0,382) atau bahkan $0,133 (Fib 0,236).
  • Sebaliknya, untuk sisi atas, DOGE menghadapi rintangan di EMA 20-hari ($0,195) dan EMA 200-hari ($0,211).
  • Level $0,218–$0,23 (Fib 0,618 & 0,786) menjadi zona breakout penting. Jika tertembus, momentum bullish bisa kembali dan membuka jalan menuju $0,27.

Open Interest Naik: Tanda Spekulasi atau Lonjakan Harga?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menariknya, open interest Dogecoin melonjak tajam ke $1,79 miliar, naik signifikan dari di bawah $1 miliar pada awal September. Lonjakan ini menandakan banyak trader mulai membuka posisi agresif, baik long maupun short — sinyal klasik menjelang pergerakan besar.

Namun, kenaikan open interest juga sering diikuti volatilitas tinggi jangka pendek. Jika funding rate tetap positif, harga bisa melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, penurunan open interest bisa mengindikasikan aksi ambil untung dan koreksi cepat di pasar.

Arus Keluar dari Bursa: Tanda Ambil Untung Mulai Dominan

Data Coinglass mencatat outflow Dogecoin mencapai $6,76 juta pada 30 Oktober 2025. Angka ini menunjukkan bahwa banyak investor mulai mengambil untung dan menarik aset mereka dari bursa.
Fenomena ini memperlemah likuiditas pasar dan mengindikasikan menurunnya minat akumulasi, sehingga membuat kenaikan harga lebih sulit bertahan.

Untuk menghidupkan kembali sentimen bullish, dibutuhkan inflow baru yang signifikan ke pasar spot. Tanpa itu, Dogecoin kemungkinan besar akan terus bergerak sideways di kisaran $0,18–$0,21.

Prediksi Teknis: Dua Skenario Besar untuk DOGE

Skenario Bullish:
Jika pembeli berhasil mempertahankan dukungan di $0,18 dan open interest terus naik, Dogecoin berpotensi menembus $0,21–$0,23 dan melanjutkan ke $0,27. Ini bisa menandakan pemulihan penuh pasca koreksi besar.

Skenario Bearish:
Namun, jika tekanan jual meningkat dan DOGE gagal bertahan di atas $0,18, harga berisiko jatuh ke $0,16 atau bahkan $0,13, area yang menjadi batas bawah konsolidasi besar sejak awal tahun.

DOGE di Ujung Momentum, Siap Rebound atau Terpeleset Lagi?

Dogecoin saat ini berada di fase “diam sebelum badai.” Dengan open interest yang melonjak tajam dan arus keluar yang masih tinggi, pergerakan besar tampaknya semakin dekat.

Apakah Dogecoin akan bangkit menuju $0,27 dan memicu gelombang euforia baru di komunitas meme coin, atau justru tergelincir di bawah $0,18 dan memasuki fase bearish berikutnya?

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Naik ke 32, Tanda BTC Tergeser?

Pasar kripto kembali bergolak! Kali ini, sorotan tertuju pada Altcoin Season Index yang melonjak ke angka 32, naik lima poin dari pembacaan sebelumnya. Sekilas mungkin tampak kecil, tapi bagi investor berpengalaman, angka ini bisa jadi sinyal awal perubahan besar di pasar kripto.

Apa Itu Altcoin Season Index?

Altcoin Season Index, indikator yang dikembangkan oleh CoinMarketCap, berfungsi sebagai barometer utama untuk menilai kekuatan altcoin terhadap Bitcoin.
Indeks ini mengukur:

  • Performa 100 aset kripto teratas (tidak termasuk stablecoin dan wrapped token).
  • Perbandingan kinerja altcoin terhadap Bitcoin selama 90 hari terakhir.

Nilai indeks mendekati 100 menandakan altcoin season, di mana sebagian besar altcoin mengungguli Bitcoin. Sebaliknya, angka rendah (mendekati 0) berarti pasar masih dikuasai oleh Bitcoin.

Metrik Altcoin Season Index pada 30 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Metrik Altcoin Season Index pada 30 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Mengapa Angka 32 Itu Penting?

Kenaikan indeks menjadi 32 bukan sekadar angka acak, ini adalah tanda perubahan sentimen pasar. Walau masih jauh dari ambang 75% yang menandai altcoin season resmi, tren naik ini menunjukkan momentum altcoin mulai menguat.

Artinya, beberapa altcoin kini menunjukkan performa lebih baik dibanding Bitcoin, sinyal awal bagi investor untuk:

  • Riset proyek altcoin potensial yang mulai menunjukkan kekuatan.
  • Memantau sentimen pasar dan arus modal yang mulai mengalir ke altcoin.
  • Mempertimbangkan rebalancing portofolio antara Bitcoin dan aset alternatif.

Bitcoin Season vs. Altcoin Season Di Mana Kita Sekarang?

Dengan indeks di level 32, pasar masih berada dalam bayang-bayang dominasi Bitcoin, namun transisi ke fase altcoin bisa saja sedang dimulai.

Tantangan: Altcoin masih berisiko tinggi dan sangat bergantung pada pergerakan Bitcoin.
Peluang: Investor yang jeli bisa mulai mengakumulasi altcoin berkualitas sebelum hype besar dimulai.

Jika tren kenaikan ini berlanjut, potensi rotasi modal ke altcoin bisa terjadi dalam waktu dekat, yang biasanya diikuti oleh lonjakan harga signifikan di berbagai aset menengah hingga kecil kapitalisasi.

Awal Gelombang Baru?

Kenaikan Altcoin Season Index ke 32 menunjukkan angin perubahan mulai berhembus di pasar kripto. Belum cukup kuat untuk disebut altcoin season penuh, tapi cukup untuk membuat investor waspada dan bersiap.

Dalam dunia kripto yang bergerak cepat, memahami indikator seperti ini dapat menjadi senjata strategis untuk mengambil posisi lebih awal sebelum euforia pasar benar-benar dimulai.

Pertanyaannya sekarang: apakah ini hanya awan pemanasan, atau awal dari badai altcoin yang sesungguhnya?

Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Top Layer 1 Tokens Hari Ini: SOL dan TRX Melesat, BTC Tembus $110K!

Pasar kripto kembali bergairah hari ini, terutama di sektor Layer 1 blockchain yang menunjukkan performa solid di tengah kenaikan harga Bitcoin.

Dilaporkan CoinMarketCap, sejumlah aset besar seperti Solana (SOL) dan TRON (TRX) mencuri perhatian dengan lonjakan signifikan selama sepekan terakhir.

Bitcoin (BTC): Menembus $110.000, Pasar Kembali Optimistis

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Raja kripto Bitcoin (BTC) diperdagangkan di sekitar $110.222, naik 2,4% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya kini menembus $2,19 triliun, menandakan kembalinya optimisme investor setelah minggu sebelumnya bergerak datar. Volume perdagangan harian BTC juga melonjak ke $69,9 miliar, menunjukkan aktivitas besar dari pelaku institusional.

Ethereum (ETH): Kuat di Atas $3.800

Ethereum (ETH) juga menunjukkan tren positif dengan harga mencapai $3.899, tumbuh 2,53% dalam sehari. Meski kenaikannya tidak sebesar Bitcoin, ETH tetap mempertahankan posisi sebagai platform smart contract terbesar dengan kapitalisasi $470 miliar. Lonjakan aktivitas DApps dan staking membuat ETH tetap menjadi magnet bagi investor jangka panjang.

BNB: Stabil di Tengah Konsolidasi Pasar

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 3 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 3 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Token BNB milik Binance masih bertahan di level $1.111, hanya naik tipis 0,32% dalam 24 jam. Dengan kapitalisasi pasar $153 miliar, BNB mempertahankan posisi kuat di ekosistem exchange dan DeFi, meskipun volatilitasnya cenderung lebih rendah dibanding kompetitornya.

Solana (SOL): Bersinar di Tengah ETF Hype

Solana (SOL) menjadi bintang Layer 1 minggu ini dengan harga $192,63, naik 2,31% dalam sepekan. Kapitalisasi pasarnya kini $105,9 miliar. Antusiasme terhadap ETF Solana dan meningkatnya aktivitas DeFi serta NFT di jaringannya membuat SOL tetap menjadi salah satu aset paling menjanjikan di sektor Layer 1.

TRON (TRX): Naik 8% dalam Seminggu, Si “Kuda Hitam” Layer 1

Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Token TRON (TRX) tampil mengejutkan dengan kenaikan 8,23% dalam 7 hari ke level $0,2961. Dengan kapitalisasi $28 miliar, TRX menjadi salah satu performa terbaik minggu ini di antara Layer 1 top dunia. Volume perdagangan mencapai $1,25 miliar, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap jaringan yang dikenal efisien dan murah ini.

Kenaikan harga di sektor Layer 1 menunjukkan pasar mulai kembali risk-on, dengan Bitcoin dan Ethereum sebagai penggerak utama, serta Solana dan TRON sebagai motor pertumbuhan alternatif. Jika tren ini berlanjut, pasar kripto bisa segera memasuki fase ekspansi baru menjelang akhir tahun.

Baca juga: Proyek Solana Teratas 2025: Token Ekosistem yang Patut Diperhatikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Bersiap Lepas Landas? Harga SOL Tertahan di $194

Solana (SOL) saat ini diperdagangkan di sekitar $194,56, naik tipis 0,31% pada Kamis (30/10), di tengah peluncuran dua ETF baru dari Grayscale dan Bitwise yang menarik perhatian besar dari investor institusional. Namun, meski ada arus dana segar lebih dari $117 juta, performa harga masih tertahan di bawah level psikologis $200.

ETF Solana Picu Arus Dana Institusional

Dilaporkan Binance, ETF Grayscale Solana Trust (GSOL) resmi diperdagangkan di NYSE Arca dengan modal awal $102,7 juta, sementara Bitwise Solana Staking ETF (BSOL) meluncur sehari sebelumnya dengan AUM $222,9 juta dan mencatat volume perdagangan $72 juta di hari kedua.

Kedua produk ini memberi investor institusional akses langsung pada Solana yang menghasilkan imbal hasil (staking-enabled), menandai babak baru adopsi aset kripto berorientasi yield.

Pasar Masih Ragu: Antara “Sell the News” dan Fase Konsolidasi

Meski arus masuk kuat, indikator teknikal menunjukkan ketidakpastian pasar:

  • RSI (14) di 47,19 — netral.
  • MACD (12,26) di –3,95 dan Momentum (10) di 4,85, mencerminkan tarik-menarik antara kekuatan jangka pendek dan kehati-hatian menengah.
  • EMA (10) berada di $194,16, nyaris sejajar dengan harga spot, menandakan volatilitas rendah.

Analis dari Hyblock menilai situasi ini mirip dengan peluncuran Bitcoin ETF, di mana harga sempat stagnan sebelum akhirnya melonjak setelah arus dana besar masuk. “SOL ETF mungkin sedang melalui fase ‘maturasi’ awal, bukan kegagalan,” ungkap mereka.

Namun, data on-chain menunjukkan tekanan jual mulai muncul. Glassnode mencatat penurunan jumlah wallet yang menyimpan SOL selama 1–2 tahun dari 20,33% menjadi 18,48%, sementara Chaikin Money Flow (CMF) kini negatif di –0,06, menandakan potensi profit-taking oleh institusi.

Arah Harga Selanjutnya: Siap Tembus $206 atau Turun ke $182?

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Trader kini memantau kisaran $192–$206 sebagai zona krusial.

  • Jika SOL menembus $206, momentum bullish bisa mendorong harga ke $237.
  • Tapi jika jatuh di bawah $192, dukungan berikutnya ada di sekitar $182.

Ke depan, pasar menunggu data inflow ETF, hasil rapat FOMC, serta upgrade jaringan Alpenglow yang dijadwalkan pada Q1 2026. Upgrade ini akan memangkas waktu finalitas blok menjadi 150ms, yang disebut analis bakal memperkuat posisi Solana di sektor DeFi dan aplikasi real-time.

Meski harga SOL tampak stagnan, di balik layar sedang terjadi pergeseran besar menuju partisipasi institusional. Jika pola ETF seperti Bitcoin terulang, Solana bisa jadi sedang menyiapkan lompatan besar berikutnya.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Army Siap Guncang Pasar! Bitwise Prediksi ETF XRP Capai $1 Miliar

Pasar kripto mungkin masih terpecah soal XRP, namun Matt Hougan, Chief Investment Officer Bitwise, justru melihat peluang besar. Dalam wawancara dengan DL News, Hougan menegaskan bahwa ETF XRP akan “dengan mudah” menembus valuasi $1 miliar hanya dalam beberapa bulan pertama peluncurannya.

“Banyak yang meremehkan XRP karena opini mayoritas di industri kripto cenderung bearish,” ujar Hougan. “Namun yang mendorong arus dana bukan opini, melainkan komunitas pembeli yang percaya pada aset itu. Dan XRP Army sangat bullish dan mencintai XRP.”

Lonjakan Minat dan Dukungan Komunitas

Saat ini, ada sekitar 20 pengajuan ETF XRP yang masih menunggu persetujuan SEC, sedikit di bawah Bitcoin dan Solana (masing-masing 23 pengajuan). Ethereum memiliki 16 pengajuan, menurut data Eric Balchunas dari Bloomberg Intelligence. Balchunas bahkan memprediksi jumlah aset kripto yang memiliki ETF bisa melampaui 200 dalam 12 bulan ke depan.

Menurut laporan Yahoo FInance, tak hanya di atas kertas, dukungan terhadap XRP juga tampak dari aktivitas para “whale”. Data Santiment mencatat pembelian XRP senilai lebih dari $560 juta oleh investor besar dalam sepekan terakhir, bertepatan dengan tenggat persetujuan tiga ETF XRP di SEC.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kekuatan “XRP Army” Tak Terbantahkan

Hougan menilai kesuksesan ETF tidak ditentukan oleh sentimen di “crypto Twitter”, melainkan oleh komunitas yang benar-benar menaruh modal. Di sinilah kekuatan XRP bersinar.

Komunitas “XRP Army” telah menunjukkan loyalitas luar biasa, bahkan di tengah badai regulasi dan gugatan panjang Ripple melawan SEC. “ETF gagal karena apatis. Tapi hal itu tak akan terjadi pada XRP,” tegas Hougan.

Kritik Tak Akan Menghentikan Arus Dana

Meski banyak yang mengkritik XRP karena struktur yang terpusat dan dominasi Ripple dalam suplai token, Hougan menilai itu bukan masalah utama. “Institusi tidak butuh konsensus dari komunitas kripto, mereka hanya butuh permintaan pasar yang jelas,” ujarnya.

Sebagai pembanding, ETF Bitcoin berhasil menarik arus dana senilai $107 miliar di tahun pertama, sementara ETF Solana baru-baru ini mencatatkan debut paling sukses sepanjang 2025. XRP, menurut Hougan, berpotensi mengikuti jejak yang sama.

“XRP Army akan ‘smash-buy’ ETF ini,” katanya penuh keyakinan.

Dengan kombinasi komunitas yang militan, momentum ETF kripto yang sedang naik daun, dan dukungan investor besar, XRP tampaknya siap menulis babak baru dalam sejarah ETF aset digital. Pertanyaannya kini bukan apakah ETF XRP akan meledak, tetapi seberapa cepat ia mencapai angka $1 miliar.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga JELLYJELLY Naik 43%, Pilihan Investor Jangka Pendek

Harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) pada hari ini, 30 Oktober 2025, tercatat di $ 0,11845 per token, menurut platform Tokocrypto.

Angka ini menunjukkan kenaikan harian sebesar +43,77%, menjadikannya salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar crypto minggu ini.

Kapitalisasi pasar JELLYJELLY kini mencapai sekitar $118,63 juta, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $27,06 juta.

Tingginya volume ini menandakan minat besar dari pelaku pasar terhadap proyek Jelly-My-Jelly, baik dari investor ritel maupun komunitas trader yang melihat potensi jangka pendek token ini.

Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak antara $0,08328 (terendah) hingga $0,11863 (tertinggi), menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi namun tetap dalam tren naik kuat.

Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLY/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLY/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Melonjak Nyaris 100%, Jelly-My-Jelly Bikin Altcoin Lain Terpukau

Riwayat Kinerja yang Mengesankan

Jika melihat data historis, JELLYJELLY telah mencetak performa luar biasa dalam beberapa periode terakhir:

Periode Perubahan Harga Persentase
Hari ini +US$ 0.0361 +43.77%
30 hari +US$ 0.0695 +141.74%
60 hari +US$ 0.1019 +612.43%
90 hari +US$ 0.0968 +443.11%

Hanya dalam dua bulan, harga token ini melonjak lebih dari 600%, mencerminkan antusiasme pasar terhadap proyek Jelly-My-Jelly.

Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) JELLYJELLY tercatat di $0,234802, dan dengan harga saat ini, altcoin ini masih memiliki ruang kenaikan sekitar +98% sebelum menyentuh kembali puncak tersebut.

Apa Itu Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY)?

Jelly-My-Jelly adalah proyek crypto yang relatif baru namun tengah mendapatkan perhatian luas karena pendekatannya yang inovatif di sektor DeFi dan gamifikasi komunitas.

Token ini digunakan dalam ekosistem sosial-reward dan staking, di mana pengguna bisa mendapatkan insentif dengan berpartisipasi dalam aktivitas ekosistem.

Dengan sirkulasi token sebesar 1 miliar JELLYJELLY, dan belum ada batas total pasokan yang diumumkan secara resmi, proyek ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan supply-demand untuk menjaga stabilitas harga di masa depan.

Analisis Pasar & Tren Investor

Lonjakan harga harian lebih dari 43% sering kali menandakan adanya akumulasi besar-besaran oleh investor atau institusi tertentu, atau bisa juga dampak dari berita positif mengenai pengembangan proyek.

Beberapa faktor yang kemungkinan mendukung reli harga ini antara lain:

  1. Peningkatan volume perdagangan di bursa menengah, menunjukkan listing baru atau promosi proyek.
  2. Sentimen positif komunitas, terutama di media sosial seperti X (Twitter) dan Telegram, yang memicu efek FOMO (Fear of Missing Out).
  3. Tren altcoin season, di mana banyak investor beralih dari Bitcoin ke token kecil yang memiliki potensi return lebih tinggi.

Meski demikian, volatilitas ekstrem dalam 24 jam terakhir juga menjadi pengingat bagi investor bahwa kenaikan cepat seperti ini berisiko tinggi untuk koreksi jangka pendek.

Outlook & Prediksi Harga JELLYJELLY

Jika tren bullish ini berlanjut, resistance utama berada di kisaran $0,12–0,13, sementara support terdekat berada di sekitar $0,085.

Apabila token mampu menembus level US$ 0,13 dengan volume kuat, maka peluang menuju target $0,15–0,18 cukup besar.

Sebaliknya, bila tekanan jual meningkat, kemungkinan koreksi wajar menuju area $0,09 dapat terjadi sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

Secara teknikal, RSI (Relative Strength Index) JELLYJELLY diperkirakan sudah mendekati zona overbought, menandakan potensi pullback jangka pendek namun belum mengubah arah tren menengah yang masih bullish.

Baca Juga: Token JELLYJELLY Melejit Gila-gilaan, Investor Senyum Lebar

Dengan kenaikan harga lebih dari 43% dalam 24 jam, Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) menjadi salah satu aset crypto paling menonjol di pasar altcoin minggu ini.

Kapitalisasi pasar yang mencapai $ 118 juta, volume aktif, serta pertumbuhan harga hingga 600% dalam dua bulan menunjukkan momentum kuat yang tengah dibangun oleh komunitas dan investor proyek ini.

Namun, investor tetap disarankan untuk melakukan analisis lanjutan dan manajemen risiko yang matang sebelum mengambil posisi, mengingat pergerakan harga yang sangat cepat dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tekanan Jual Meningkat, Harga Pi Network (PI) Turun 4,15%

Token Pi Network (PI) mencatat penurunan 4,15% dalam 24 jam terakhir ke level $0,255, tertinggal dari kinerja pasar kripto secara keseluruhan yang turun sekitar -1,7%.

Beberapa faktor utama yang menekan harga Pi antara lain:

  1. Efek Pemotongan Suku Bunga The Fed yang memicu aksi “risk-off” di pasar kripto.
  2. Tekanan Teknis (Overbought) setelah reli mingguan sebesar 27%.
  3. Kekhawatiran atas Token Unlock yang berpotensi meningkatkan pasokan dan inflasi di ekosistem Pi.

Dampak Makroekonomi: Koreksi Pasar Kripto

Pemotongan suku bunga acuan Federal Reserve sebesar 25 basis poin pada 29 Oktober 2025 memicu reaksi “sell-the-news” di pasar aset digital.

Bitcoin, sebagai pemimpin pasar, terkoreksi 3% ke US$ 111.700, menyeret altcoin lain seperti Pi Network ke zona merah.

Penurunan harga Pi sejalan dengan sentimen kehati-hatian investor global.

Indeks Fear & Greed Crypto turun ke level 34 (Extreme Fear), menandakan meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko.

Meskipun langkah The Fed bersifat dovish, pasar kripto justru menafsirkan keputusan tersebut sebagai sinyal kehati-hatian terhadap kondisi ekonomi.

Aksi Ambil Untung Pasca Reli

Dalam sepekan terakhir, Pi Network naik 27% berkat kabar pembaruan protokol KYC dan kompatibilitas ISO 20022, yang sempat mendorong antusiasme komunitas.

Namun, token ini kemudian Terbentuk di area resistansi $ 0,28–$ 0,29, level penting yang telah menjadi penghalang sejak September.

Kondisi teknikal:

RSI 14-hari: turun ke kisaran 62,6 dari kondisi overbought, menandakan peluang koreksi sehat.

Data derivatif: menunjukkan likuidasi posisi long naik 128%, sementara funding rate positif (+0,0055%) mengindikasikan euforia pasar yang berlebihan sebelum koreksi terjadi.

Banyak trader memutuskan mengunci keuntungan (profit-taking), yang memperkuat tekanan jual jangka pendek. Jika harga menutup di bawah $ 0,25 (SMA 30 hari), potensi penurunan ke $ 0,23 semakin besar.⁶

Kekhawatiran Token Unlock

Faktor ketiga yang menekan Pi adalah jadwal pembukaan kunci (unlock) token besar. Pada 4 November mendatang, sebanyak 19,2 juta PI (senilai sekitar $ 4,9 juta Wakan beredar di pasar. Ini bagian dari rencana rilis 268 juta PI selama Juli 2025.

Bulan ini, pasokan sirkulasi Pi meningkat 3,36%, menambah tekanan inflasi terhadap harga. Dengan likuiditas harian hanya sekitar $ 100 juta, tambahan pasokan baru bisa memperparah tekanan jual di bursa.

Sejak mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di US$ 2,98, Pi kini masih turun sekitar 90%. Analis menilai, selama pasokan terus bertambah dan permintaan stagnan, peluang pemulihan cepat masih terbatas.

Baca Juga: Pasar Lesu, Harga Pi Network (PI) Justru Meroket 16%: Ini Penyebabnya!

Penurunan Pi Network (PI) sebesar 4,15% dalam sehari mencerminkan kombinasi dari sentimen makro yang hati-hati, tekanan teknikal jangka pendek, dan faktor inflasi akibat unlock token.

Meskipun proyek ini memiliki potensi jangka panjang berkat pembaruan v23 Testnet dan integrasi ISO 20022, risiko jangka pendek masih condong ke sisi negatif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Isyarat The Fed Bikin Pasar Kripto Bergejolak, Apa Yang Terjadi?

Pasar kripto melemah setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan bahwa pemangkasan suku bunga 25 basis poin di Oktober mungkin menjadi yang terakhir di tahun 2025.

Imbasnya, harga Bitcoin merosot 1,6% ke sekitar $ 111 000 dan Ethereum turun ~2% ke sedikit di atas $ 3.900, sementara kapitalisasi pasar kripto global amblas sekitar 1,8%.

Menurut laporan Inkl pada Kamis (30/10), Jerome Powell menegaskan bahwa meskipun The Fed memang memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober, pemangkasan lebih lanjut di tahun 2025 tidak bisa dianggap pasti.

Pernyataan ini langsung menggugah ekspektasi para investor risiko-tinggi, termasuk di pasar kripto. Akibatnya, pasar kripto mengalami koreksi ringan: total kapitalisasi pasar semua mata uang kripto turun sekitar 1,8% dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: Momen Langka! The Fed Pangkas Suku Bunga, Pesta Cuan Dimulai?

Dampak ke Bitcoin & Ethereum

Bitcoin, sebagai aset kripto utama, mengalami penurunan sekitar 1,6%, berada di kisaran $ 111.000 berdasarkan data dari bursa besar.

Sementara Ethereum mencatat penurunan yang sedikit lebih besar, sekitar 2%, dan diperdagangkan di sedikit di atas $ 3.900.

Penurunan ini menggambarkan bagaimana sentimen makro mempengaruhi aset digital: ketika harapan pemangkasan suku bunga meredup, maka daya tarik aset berisiko seperti kripto ikut tertekan.

Beberapa alasan mengapa pernyataan The Fed ini berdampak cepat ke kripto.

Aset kripto sering dipandang sebagai alat risiko (risk assets). Ketika prospek likuiditas melambat (karena suku bunga bisa tetap tinggi), maka alokasi ke kripto bisa terkoreksi.

Investor sebelumnya berharap bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut akan “menyuntik” dana ke pasar, namun Powell mempertahankan sikap yang lebih hati-hati, sehingga ekspektasi tersebut melandai.

Koreksi ini juga dianggap sebagai bentuk “sell-the-news”: berita buruk bagi aliran likuiditas ke kripto meskipun pemangkasan itu sendiri adalah langkah dovish karena prospek selanjutnya yang redup.

Menentukan Arah Pasar

Meski koreksi saat ini tidak dramatik, beberapa hal penting untuk dicermati oleh investor dan trader:

Apabila Bitcoin turun jauh di bawah kisaran US$ 110.000 dan tak cepat pulih, maka tekanan bisa melebar ke altcoin dan DOMINASI kripto bisa bergeser ke “safe assets”.

Sebaliknya, jika data ekonomi AS mulai melemah dan The Fed kembali memberi sinyal pemangkasan suku bunga, maka kripto bisa mendapat dorongan kembali.

Untuk Ethereum dan altcoin lainnya, efeknya bisa dua arah: mereka cenderung lebih volatil ketika perubahan kebijakan makro terjadi, sehingga potensi upside besar tetapi juga risiko koreksi lebih tinggi.

Baca Juga: Santiment: Aksi The Fed Bisa Jadi Alarm Bahaya Bagi Pasar Kripto

Hari ini pasar kripto memperoleh “reset” moderat — akibat isyarat hawkish dari The Fed yang membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut menurun.

Bitcoin, Ethereum, dan banyak aset digital lainnya ikut melemah. bahkan, total pasar kripto pun turun mendekati 2%.

Bagi investor, ini bukan berarti akhir dari tren naik — namun sinyal untuk berhati-hati dan memonitor kebijakan The Fed serta data ekonomi AS dengan seksama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com