Tag Archives: bitcoin

Bitcoin Stabil di $82K-$84K Menjelang Keputusan Suku Bunga Fed

Bitcoin terus menunjukkan pergerakan stabil di kisaran $82.000 hingga $84.000 pada Selasa (18/3), dengan investor bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan diumumkan akhir pekan ini.

Aset kripto terbesar di dunia ini tercatat turun tipis 0,4% ke level $82.268 pada 18 Maret 2025 pukul 12:51 WIB, setelah mengalami penurunan lebih dari 1% dalam sepekan terakhir.

Bitcoin Masih dalam Tren Konsolidasi

Jack Tan, salah satu pendiri Woo X, mencatat bahwa Bitcoin masih bergerak dalam pola konsolidasi menyamping dalam kisaran $83.000–$84.000. “Dua kali harga sempat turun namun dengan cepat pulih kembali, menunjukkan bahwa level dukungan $83.000 masih kuat diuji oleh para pemain utama,” jelasnya.

Menurut Tan, jika Bitcoin mampu bertahan di atas level ini tanpa tekanan jual yang signifikan, target harga Bitcoin berikutnya berada di $88.000. Jika berhasil menembus angka tersebut, level resistensi utama selanjutnya diperkirakan berada di $92.000.

Investor Kripto Waspada Menunggu Kebijakan The Fed

Para pelaku pasar saat ini sedang menunggu keputusan The Fed pada pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pada 18-19 Maret. Meskipun suku bunga diperkirakan akan tetap stabil, perhatian investor tertuju pada pernyataan bank sentral terkait kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump, terutama soal tarif impor yang berpotensi memicu inflasi.

Sejak kemenangan Trump pada pemilu Desember 2024, harga Bitcoin sempat melonjak ke level $108.000, didorong oleh ekspektasi regulasi yang lebih ramah terhadap aset kripto. Namun, langkah agresif The Fed di akhir tahun lalu serta kebijakan tarif baru Trump telah meredam optimisme pasar.

Keputusan yang diambil pada pertemuan mendatang akan menjadi sinyal penting terkait dampak kebijakan perdagangan dan moneter terhadap pasar kripto dalam beberapa bulan ke depan.

21Shares Tutup Dua ETF Kripto Akibat Penurunan Pasar

Di tengah fluktuasi pasar kripto, perusahaan manajemen aset 21Shares mengumumkan akan melikuidasi dua dana ETF mereka pada 28 Maret. ETF yang terdampak adalah ARK 21Shares Active Bitcoin Ethereum Strategy ETF (ARKY) dan ARK 21Shares Active On-Chain Bitcoin Strategy ETF (ARKC), yang akan berhenti diperdagangkan mulai 27 Maret.

Keputusan ini diambil karena melemahnya pasar kripto secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Meskipun demikian, 21Shares dan mitranya, ARK Investment Management LLC, tetap berkomitmen memperluas produk investasi kripto yang teregulasi di AS.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Strategy Tambah 130 Bitcoin Lagi ke Portofolionya

Sementara itu, Strategy (sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy) kembali menambah kepemilikan Bitcoinnya dengan membeli 130 BTC senilai $10,7 juta. Dengan harga rata-rata $82.981 per koin, total kepemilikan Bitcoin perusahaan ini kini mencapai 499.226 BTC dengan nilai akumulatif sebesar $33,1 miliar.

Dengan tambahan ini, Strategy terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Pergerakan Altcoin: Ether Menguat, XRP Melemah

Selain Bitcoin, sebagian besar altcoin juga mengalami fluktuasi harga. Ether (ETH) menguat 1,3% menjadi $1.934,47, sementara XRP turun 1,6% ke $2,36. Solana mencatat penurunan 1%, sedangkan Cardano dan Polygon masing-masing naik 2% dan 1,4%.

Di kategori token meme, Dogecoin mengalami kenaikan 2,3%, sementara token bertema politik $TRUMP turun tipis 0,1%.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Laris Manis, Whale Borong Ethereum Senilai $815 Juta Dalam 5 Hari!

Ethereum (ETH) kembali menjadi pusat perhatian setelah para investor besar atau whale melakukan akumulasi dalam jumlah besar di tengah koreksi pasar aset digital.

Menurut analis kripto Ali Martinez seperti dikutip dari Dailyhodl pada Senin (17/3), para whale telah membeli lebih dari 420.000 Ethereum dalam waktu kurang dari seminggu, dengan total nilai mencapai $815.514.345 (Rp 13,3 triliun).

Akumulasi Besar-Besaran Ethereum oleh Whale

Dalam unggahan di platform media sosial X, Martinez mengungkapkan bahwa para whale semakin agresif dalam mengumpulkan ETH meskipun harga mengalami volatilitas.

Hal ini menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap masa depan Ethereum sebagai platform layer-1 teratas di industri kripto.

Data on-chain juga mengonfirmasi tren ini, di mana Ethereum saat ini diperdagangkan dalam rentang sempit antara zona support dan resistance utama.

Martinez menyebutkan bahwa level $1.870 (Rp 30,6 juta) menjadi titik support terkuat, sementara $2.050 (Rp 33,5 juta) menjadi batas resistance yang perlu ditembus untuk melanjutkan tren bullish.

Potensi Pergerakan Harga Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pada saat artikel ini ditulis, harga Ethereum masih berada di kisaran $1.941 atau sekitar Rp 31,7 juta.

Dengan adanya akumulasi besar-besaran dari whale, ada kemungkinan besar ETH akan segera menguji level resistance di $2.050 (Rp 33,5 juta).

Jika berhasil menembusnya, Ethereum berpotensi mengalami lonjakan harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

Selain itu, Martinez juga menyoroti metrik In/Out of the Money Around Price (IOMAP) untuk menentukan posisi investor yang saat ini sedang untung, impas, atau mengalami kerugian.

Dengan mayoritas investor masih berada dalam posisi yang menguntungkan, ini dapat menjadi sinyal positif untuk pergerakan harga ETH di masa depan.

Tren Kripto Secara Keseluruhan

Tidak hanya Ethereum, Bitcoin (BTC) juga menunjukkan potensi kenaikan setelah berhasil menembus resistance horizontal dari pola segitiga naik.

Martinez memprediksi bahwa selama support di $84.000 (Rp 1,3 miliar) bertahan, BTC memiliki peluang untuk mencapai target harga $90.000 (Rp 1,4 miliar) dalam beberapa waktu mendatang.

Di sisi lain, pesaing Ethereum, Cardano (ADA), juga berpotensi mengalami reli jika mampu menembus resistance diagonal di kisaran $0,75.

Jika berhasil, ADA bisa mengalami kenaikan harga hingga 15%. Dengan adanya akumulasi besar oleh whale dan analisis teknikal yang mendukung, Ethereum tampaknya berada dalam jalur bullish.

Para investor yang mengikuti perkembangan ini dapat mempertimbangkan strategi mereka berdasarkan level support dan resistance yang telah disebutkan.

Namun, tetap penting untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi di pasar kripto yang volatil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP, Calon Aset Strategis untuk Sistem Keuangan AS?

Sebuah proposal yang mengusulkan XRP sebagai aset keuangan strategis bagi Amerika Serikat telah dipublikasikan di situs web US Securities and Exchange Commission (SEC).

Sebagaimana dikutip dari Cryptopolitan pada Senin (17/3), proposal ini ditulis oleh Maximilian Staudinger dan diajukan ke SEC Crypto Task Force yang baru dibentuk.

Dokumen tersebut mengungkapkan bahwa adopsi XRP dapat memberikan manfaat finansial yang signifikan bagi AS.

Salah satu klaim utama dalam proposal ini adalah bahwa penggunaan XRP dalam sistem keuangan dapat membebaskan dana hingga $1,5 triliun dari akun Nostro, yang saat ini digunakan oleh bank untuk transaksi lintas negara.

Potensi XRP dalam Sistem Keuangan AS

Akun Nostro adalah rekening yang dimiliki oleh bank di bank asing dengan mata uang berbeda untuk memfasilitasi transaksi internasional.

Proposal ini menyebutkan bahwa terdapat $27 triliun dana yang tersimpan dalam akun tersebut secara global, dengan AS menguasai sekitar $5 triliun.

Staudinger berpendapat bahwa XRP dapat menggantikan 30% dari dana ini sebagai likuiditas utama.

Selain itu, XRP juga dapat digunakan sebagai infrastruktur pembayaran untuk berbagai transaksi keuangan, termasuk pembayaran jaminan sosial, dengan potensi penghematan hingga $7,5 miliar per tahun bagi pemerintah AS.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Reformasi Regulasi untuk Adopsi XRP

Proposal ini juga mengusulkan reformasi regulasi guna mempercepat integrasi XRP ke dalam sistem keuangan AS.

Beberapa rekomendasi utama dalam proposal ini meliputi perintah eksekutif dari Presiden AS untuk menginstruksikan SEC, Departemen Keuangan, dan Departemen Kehakiman (DOJ) agar mengklasifikasikan XRP sebagai aset pembayaran, sekaligus legislasi yang mewajibkan bank mengadopsi XRP sebagai sistem pembayaran utama.

Proposal tersebut juga mendorong penggunaan XRP oleh Federal Reserve dan Office of the Comptroller of Currency (OCC) sebagai pengganti akun Nostro.

Proposal ini juga menyinggung tuntutan hukum SEC terhadap Ripple, dengan menekankan bahwa kejelasan hukum sangat diperlukan agar adopsi XRP dapat terlaksana dalam waktu 12 hingga 24 bulan.

Reaksi Komunitas Kripto

Meskipun menarik perhatian publik, proposal ini mendapat banyak kritik dari komunitas kripto.

Beberapa pihak menganggap rencana ini tidak realistis dan tidak mungkin diterapkan dalam waktu dekat.

Frank Corva, koresponden politik Bitcoin Magazine, menyebut proposal sebagai upaya yang tidak masuk akal.

Menurutnya, masih ada banyak pertanyaan terkait XRP, termasuk fakta bahwa dua pertiga dari total suplai XRP masih dipegang oleh organisasi yang menerbitkan aset tersebut.

Selain itu, meskipun proposal ini muncul di situs web SEC, banyak yang menegaskan bahwa SEC memungkinkan individu untuk mengajukan proposal atau komentar publik, yang kemudian dipublikasikan di situs resminya.

Oleh karena itu, proposal ini bukan merupakan sikap resmi SEC, melainkan hanya opini pribadi dari Staudinger untuk menunjukkan potensi XRP.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dampak Posisi Short Rp 5,9 Triliun di Hyperliquid terhadap Bitcoin

Seorang trader seperti dilaporkan oleh Nftevening baru-baru ini, membuka posisi short Bitcoin dengan nilai mencapai $366 juta (Rp 5,9 triliun) di platform Hyperliquid.

Posisi ini menggunakan leverage 40x dengan harga likuidasi di kisaran $85.587 atau setara Rp 1,4 miliar).

Langkah ini berpotensi memengaruhi pergerakan harga Bitcoin secara signifikan dalam waktu dekat.

Detail Transaksi yang Mengguncang Pasar

Trader ini membayar biaya pendanaan sebesar $243.000 dan saat ini mencatat keuntungan belum terealisasi sebesar $4,6 juta (Rp 75,3 miliar) akibat penurunan harga Bitcoin ke level $83,527 (Rp 1,3 miliar).

Jika trader ini menutup posisinya dan mengambil keuntungan, Hyperliquid bisa mengalami kerugian besar.

Namun, jika harga Bitcoin melonjak dan posisi ini dilikuidasi, Hyperliquid akan dipaksa membeli BTC dengan harga lebih tinggi dari pasar.

Peran Hyperliquid dalam Perdagangan Kripto

Hyperliquid adalah platform perdagangan desentralisasi berbasis Layer-1 blockchain HyperEVM, yang menawarkan fitur canggih seperti copy trading dan scale orders.

Dengan volume perdagangan harian yang besar, Hyperliquid mulai bersaing dengan bursa desentralisasi utama seperti Uniswap dan Raydium.

Dampak terhadap Pasar Bitcoin

Posisi short dalam jumlah besar seperti ini dapat meningkatkan volatilitas Bitcoin. Jika harga BTC turun lebih lanjut, trader dapat meraup keuntungan besar.

Sebaliknya, jika harga melonjak di atas level likuidasi, Hyperliquid harus menutupi posisi ini, yang bisa menyebabkan lonjakan harga lebih tinggi.

Pergerakan harga Bitcoin sering kali dipengaruhi oleh aksi para trader besar. Dengan adanya posisi short besar di Hyperliquid, pasar bisa mengalami tekanan jual dalam jangka pendek.

Namun, jika terjadi pembalikan harga yang tajam, ini bisa memicu reli mendadak yang menguntungkan para pemegang Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Berpotensi Capai $126K pada Juni: Sinyal Kuat Bullish Market

Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah prediksi terbaru dari ekonom jaringan, Timothy Peterson, mengindikasikan potensi lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan ke depan.

Laporan Cointelegraph, berdasarkan data historis, Bitcoin bisa mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar $126.000 pada Juni 2025.

April Bisa Jadi Pemicu Kenaikan Harga BTC

Setelah mengalami penurunan sekitar 30% sejak puncaknya di pertengahan Januari, Bitcoin kini berada di ambang rebound besar. Peterson mengungkapkan bahwa Bitcoin saat ini diperdagangkan mendekati batas bawah kisaran musiman historisnya.

“Hampir semua kenaikan harga Bitcoin dalam satu tahun terjadi dalam dua bulan utama: April dan Oktober. Sangat mungkin Bitcoin dapat mencapai titik tertinggi baru sebelum Juni,” jelasnya melalui unggahan di platform X.

Jika pola historis ini kembali terjadi, Bitcoin bisa mengalami lonjakan harga hingga 50% dalam waktu dekat, menjadikannya salah satu aset paling menarik untuk diperhatikan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data Historis: Indikator Kuat Tren Positif

Timothy Peterson telah mengembangkan berbagai model untuk menganalisis harga Bitcoin, salah satunya adalah Lowest Price Forward, yang berhasil memprediksi level harga BTC yang tidak akan pernah ditembus kembali setelah dicapai.

Misalnya, setelah pemulihan besar dari titik terendah multi-tahun pada Maret 2020, model ini memperkirakan bahwa harga BTC tidak akan pernah jatuh di bawah $10.000 lagi sejak September tahun itu. Saat ini, Peterson memperkirakan level dasar baru berada di $69.000 dengan peluang 95% untuk bertahan.

Lebih lanjut, ia menetapkan target harga rata-rata sebesar $126.000 untuk 1 Juni 2025. Dengan kata lain, Bitcoin hanya membutuhkan waktu sekitar dua setengah bulan untuk kembali ke jalur bullish dan mencapai harga tertinggi baru.

Koreksi Pasar: Bagian dari Siklus Normal Bitcoin

Meskipun Bitcoin sempat menyentuh $76.000 sebelum mengalami koreksi, banyak analis menegaskan bahwa ini adalah bagian dari pola alami dalam siklus pasar.

Analis populer, Rekt Capital, menyoroti bahwa sejak awal 2023, Bitcoin telah mengalami setidaknya lima kali “kemunduran besar” dalam siklus ini. Hal ini menunjukkan bahwa volatilitas seperti yang terjadi saat ini bukanlah indikasi akhir dari tren bullish.

Selain itu, analis dari bursa kripto Bitfinex mengatakan bahwa posisi harga saat ini lebih bersifat sebagai “guncangan” ketimbang sinyal akhir dari tren naik yang sedang berlangsung.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rekomendasi Koin Kripto Terbaik untuk Dibeli Sekarang!

Pembaruan Ethereum Pectra mengalami penundaan hingga akhir April seperti diberitakan oleh Cryptonomist pada Minggu (16/3).

Sementara pengembang telah meluncurkan testnet ketiga yang disebut Hoodi, pengumuman ini memicu lonjakan minat dalam pasar kripto, membuat banyak investor mencari aset terbaik untuk dibeli sekarang.

Kali ini Tokonews akan membahas beberapa rekomendasi koin kripto terbaik saat ini yang patut diperhatikan sebelum dibeli.

Solaxy

Solaxy hadir sebagai solusi bagi Solana untuk meningkatkan efisiensinya dengan konsep layer 2 berbasis rollup.

Solaxy mengelompokkan transaksi menjadi batch sebelum memprosesnya di blockchain utama, menjadikannya lebih cepat dan efisien.

Dengan fokus utama membangun ekosistem meme coin dalam jaringan Solana, token SOLX dari Solaxy berpotensi menjadi pilihan investasi yang menjanjikan.

BTC Bull

Seiring dengan kenaikan harga Bitcoin yang melampaui $84.000, BTC Bull muncul sebagai meme coin berbasis ERC-20 yang bertujuan membangun komunitas investor Bitcoin.

BTC Bull menerapkan strategi token burn dan airdrop Bitcoin setiap kali harga BTC meningkat $25.000 setelah melewati $100.000.

Selain itu, model ini menciptakan kelangkaan token dan menarik perhatian lebih banyak investor.

Catslap

Catslap membawa inovasi dalam kategori token bertema kucing dengan ekosistem interaktif.

Pengguna dapat berpartisipasi dalam fitur unik “slap” yang memungkinkan mereka mendapatkan reward berbasis aktivitas.

Diluncurkan saat tren meme coin bertema kucing sedang naik, Catslap pernah melonjak 8000% dan masih menunjukkan potensi keuntungan bagi investor awal.

Menggabungkan meme coin dengan kecerdasan buatan, Mind of Pepe dikembangkan oleh Elvora Labs sebagai agen AI otonom yang memberikan wawasan pasar kripto dan analisis proyek ICO terbaru.

Dengan dana yang telah terkumpul lebih dari $7,3 juta, Mind of Pepe berpotensi menjadi proyek AI-based meme coin yang mampu menciptakan komunitas investor yang lebih kuat.

Meskipun pembaruan Ethereum Pectra mengalami penundaan, sentimen pasar tetap positif.

Investor harus bijak dalam memilih aset yang berpotensi tinggi, terutama dari daftar yang telah disebutkan di atas.

Dengan strategi yang tepat, peluang keuntungan dari investasi kripto masih sangat terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apakah Harga Bitcoin Menuju $105.000 (Rp 1,7 Miliar)?

Harga Bitcoin mengalami kenaikan 8% sejak 11 Maret, didorong oleh aksi beli besar-besaran dari para investor besar alias whale.

Thecoinrepublic menyebutkan pada Minggu (16/3) bahwa pemegang jangka panjang telah menambahkan 131.000 BTC ke dalam dompet mereka dalam sebulan terakhir, menunjukkan akumulasi yang kuat di level saat ini.

Posisi Long Margin Bitfinex Meningkat Tajam

Trader margin di Bitfinex telah meningkatkan posisi long mereka hingga $5,7 miliar, tertinggi sejak November 2024.

Lonjakan ini menunjukkan kepercayaan kuat terhadap pergerakan harga yang lebih tinggi, meskipun masih ada ketidakpastian ekonomi global.

Korelasi dengan Likuiditas Global

Menurut pakar pasar, harga Bitcoin memiliki korelasi 82% dengan pasokan uang global (M2).

Jika bank sentral terus menambah likuiditas untuk menghadapi risiko resesi, Bitcoin bisa mendapatkan dorongan tambahan untuk naik lebih tinggi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejarah Pergerakan Bitcoin dan Posisi Long Margin

Dalam siklus sebelumnya, peningkatan margin longs di Bitfinex sering kali diikuti oleh kenaikan harga Bitcoin.

Pada September 2024, trader menambahkan 7.840 BTC saat harga di bawah $50.000 (Rp 817 juta), dan dua bulan kemudian, harga melonjak melewati $75.000 (Rp 1,23 miliar).

Faktor Eksternal yang Mendukung Kenaikan Harga

Kemenangan Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat pada November 2024 lalu diyakini telah berkontribusi pada lonjakan harga Bitcoin, karena kebijakan yang lebih ramah terhadap industri kripto.

Selain itu, Michael Saylor dikabarkan menggalang dana $21 miliar untuk membeli lebih banyak Bitcoin, menambah dorongan institusional ke pasar.

Tantangan Ethereum dengan Upgrade Pectra

Di sisi lain, Ethereum menghadapi penundaan dalam upgrade Pectra hingga akhir April.

Pengembang mengalami kendala dalam uji coba jaringan, meskipun target peluncuran mainnet tetap pada jalurnya.

Upgrade Pectra diharapkan meningkatkan fungsi dompet dan skalabilitas jaringan Ethereum.

Kunci Pergerakan Bitcoin: Support di $74.000

Meskipun tren bullish sedang berlangsung, Bitcoin harus mempertahankan level support kritis di $74.000 (Rp 1,22 miliar) agar tidak mengalami koreksi lebih lanjut.

Data dari Santiment menunjukkan tekanan jual dari pemegang BTC berukuran menengah, yang dapat memperlambat momentum kenaikan.

Mampukah Bitcoin Mencapai $105.000?

Jika akumulasi whale terus berlanjut dan aliran investasi institusional meningkat, Bitcoin memiliki peluang untuk menembus $105.000 (Rp 1,7 miliar).

Namun, kegagalan mempertahankan $74.000 (Rp 1,2 miliar) bisa berisiko membalikkan tren bullish saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin, Solana, dan BNB: Trio Kripto Paling Hot di Maret 2025

Di tengah pasar kripto yang dinamis, platform X menjadi barometer utama untuk melihat aset digital yang sedang menjadi perbincangan hangat.

Hingga 15 Maret 2025, tiga nama besar mendominasi diskusi: Bitcoin (BTC), Solana (SOL), dan Binance Coin (BNB). Ketiganya menarik perhatian karena momentum pasar yang kuat dan faktor-faktor unik yang membuatnya semakin relevan di tahun ini. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai ketiga aset tersebut dan mengapa mereka menjadi pusat perhatian.

Bitcoin: Raja Kripto yang Tak Tergoyahkan

Sebagai aset kripto pertama dan paling dominan, Bitcoin terus membuktikan posisinya sebagai penyimpan nilai global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Setelah mencetak rekor baru dengan melampaui harga $100.000 dalam beberapa bulan terakhir, Bitcoin kembali menjadi pusat perhatian, terutama karena kebijakan pemerintahan Trump yang lebih ramah terhadap kripto. Isu mengenai potensi cadangan Bitcoin di Amerika Serikat serta strategi akumulasi yang dilakukan oleh negara-negara seperti El Salvador semakin memperkuat Bitcoin sebagai aset yang memiliki dampak geopolitik.

Namun, tidak semua perjalanan Bitcoin mulus. Setelah menyentuh level tertinggi, BTC mengalami koreksi dan diperdagangkan di angka $84.340 per 15 Maret 2025. Meski demikian, optimisme tetap tinggi, dengan banyak analis yang memprediksi potensi kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Solana: Altcoin yang Bersinar di Tahun 2025

Solana terus menjadi salah satu altcoin dengan pertumbuhan paling mengesankan.

Dilaporkan Ecoinomist, keunggulan teknologinya, seperti kemampuan menangani 65.000 transaksi per detik dengan biaya transaksi yang sangat rendah, membuatnya semakin diminati oleh komunitas kripto. Ekosistem DeFi Solana yang terus berkembang, termasuk munculnya proyek-proyek inovatif mulai dari koin meme hingga decentralized exchanges (DEX), semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu aset paling menjanjikan di tahun ini.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Popularitas Solana juga didorong oleh para pengembang dan pedagang yang melihat potensinya dalam membentuk masa depan keuangan terdesentralisasi. Dengan semua faktor ini, tidak mengherankan jika Solana menjadi topik utama di X dan menjadi salah satu kripto yang paling banyak dibicarakan pada bulan Maret.

BNB: Kekuatan di Balik Ekosistem Binance

Binance Coin (BNB) melengkapi trio kripto yang sedang tren di bulan Maret berkat peran strategisnya dalam ekosistem Binance.

Sebagai token utilitas yang digunakan untuk berbagai layanan dalam platform Binance, BNB menawarkan banyak keuntungan bagi penggunanya, seperti diskon biaya perdagangan, hadiah staking, hingga manfaat dalam berbagai aplikasi Web3.

Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejak diluncurkan pada 2017, BNB telah mengalami kenaikan harga yang luar biasa, mencapai $547 pada Maret 2025. Stabilitas dan utilitasnya yang tinggi menjadikan BNB pilihan menarik bagi investor yang mencari aset dengan fundamental kuat dalam pasar yang penuh spekulasi.

Faktor X: Mengapa Bitcoin, Solana, dan BNB?

Ketiga aset ini berhasil mendominasi perbincangan karena kombinasi dari berbagai faktor kunci:

  • Bitcoin: Memiliki warisan sebagai aset digital pertama dan paling kuat dalam hal kapitalisasi pasar.
  • Solana: Menawarkan inovasi dan efisiensi tinggi yang menarik bagi pengembang dan pengguna DeFi.
  • BNB: Memiliki utilitas luas dalam ekosistem Binance, menjadikannya pilihan praktis bagi banyak investor.

Diskusi di X mencerminkan preferensi pasar terhadap stabilitas, kecepatan, dan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Volume perdagangan Bitcoin, total value locked (TVL) dalam DeFi Solana, serta ekspansi ekosistem Binance semakin memperkuat tren positif ketiga aset ini.

Apa Selanjutnya?

Tren kripto di bulan Maret menunjukkan bahwa pergerakan pasar masih sangat dinamis. Beberapa kemungkinan yang dapat terjadi dalam waktu dekat meliputi:

  • Bitcoin bisa mencapai $150.000 jika adopsi institusional dan regulasi yang mendukung terus berkembang.
  • Tren koin meme dan proyek DeFi di Solana bisa melahirkan bintang baru dalam dunia kripto.
  • BNB bisa semakin memperkuat posisinya seiring dengan pertumbuhan Binance dan adopsi Web3 yang lebih luas.

X akan tetap menjadi sumber utama untuk melacak tren ini dan mengidentifikasi peluang besar berikutnya dalam dunia kripto. Jika Anda ingin tetap terdepan dalam perkembangan pasar, terus pantau diskusi dan analisis terbaru mengenai aset digital yang sedang naik daun!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Regulasi DeFi: Kongres AS Batalkan Aturan IRS, Tapi Dilema Tetap Ada

Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) meraih kemenangan di Amerika Serikat setelah Kongres membatalkan peraturan yang mewajibkan platform DeFi melaporkan hasil penjualan aset kripto ke Internal Revenue Service (IRS).

Namun, meskipun aturan ini dihentikan, tantangan regulasi DeFi masih menjadi perdebatan.

Kongres AS Batalkan Aturan IRS tentang DeFi

Berdasarkan laporan dari Cryptonomist, pada 12 Maret 2024, Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih untuk mencabut aturan IRS yang diterbitkan pada Desember 2024 dan dijadwalkan berlaku pada 2027.

Regulasi ini mengharuskan platform DeFi melacak dan melaporkan semua transaksi aset digital, termasuk NFT dan stablecoin.

Keputusan ini mendapat dukungan luas dari komunitas kripto. Marta Belcher, Presiden Filecoin Foundation, menekankan pentingnya menjaga privasi pengguna dalam transaksi terdesentralisasi.

Menurutnya, aturan IRS dapat merusak prinsip dasar DeFi dengan memaksa platform mengumpulkan dan membagikan data pribadi pengguna.

Organisasi seperti Blockchain Association juga mengkritik aturan ini sebagai pelanggaran privasi yang tidak beralasan.

Mereka berpendapat bahwa regulasi semacam ini dapat mendorong industri kripto untuk pindah ke luar negeri guna menghindari pembatasan di AS.

Dilema Regulasi di Keuangan Terdesentralisasi

Salah satu tantangan terbesar dalam regulasi DeFi adalah siapa yang dianggap bertanggung jawab dalam ekosistem yang tidak memiliki entitas pusat.

Berbeda dengan bank atau bursa terpusat, protokol DeFi beroperasi secara mandiri melalui smart contract di blockchain.

CEO Etherealize, Vivek Raman, menjelaskan bahwa karena tidak dikendalikan oleh satu entitas tertentu, DeFi tidak dapat memenuhi kewajiban pajak seperti penerbitan formulir 1099 untuk melaporkan pendapatan kena pajak.

Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa platform DeFi bisa bekerja sama secara sukarela dengan pemerintah, seperti yang terjadi setelah serangan senilai $285 juta terhadap KuCoin, di mana beberapa protokol membekukan dana yang dicuri.

Salah satu solusi yang diusulkan adalah penerapan teknologi zero-knowledge proofs (ZKP), yang memungkinkan pengguna membuktikan identitas mereka tanpa harus mengungkapkan informasi pribadi secara penuh.

Dengan cara ini, privasi tetap terjaga tanpa melanggar regulasi.

Masa Depan Regulasi Kripto di Amerika Serikat

Pemerintahan Trump menunjukkan dukungan terhadap industri kripto dengan menciptakan cadangan strategis Bitcoin untuk AS dan mengurangi tekanan regulasi terhadap perusahaan kripto.

Selain itu, dua rancangan undang-undang utama sedang dibahas di Kongres: GENIUS Act, yang mengatur stablecoin dan telah disetujui oleh Komite Perbankan Senat pada 13 Maret 2024.

FIT 21, regulasi yang lebih luas tentang kripto, yang sebelumnya ditolak tetapi dapat disetujui dengan beberapa perubahan.

Jika FIT 21 lolos, DeFi akan dikecualikan dari pengawasan langsung SEC dan CFTC, dengan studi lebih lanjut untuk memahami dampaknya.Pembatalan aturan IRS menjadi kemenangan penting bagi privasi pengguna DeFi.

Namun, AS masih perlu menemukan keseimbangan antara transparansi, keamanan, dan kebebasan finansial tanpa menghambat inovasi di sektor blockchain.

Teknologi seperti ZKP dapat menjadi solusi bagi regulasi yang tetap menghormati prinsip desentralisasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin dan Altcoin: Mengapa Korelasi Ini Bisa Jadi Sinyal Volatilitas?

Altcoin kembali bergerak seirama dengan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), menunjukkan korelasi pasar yang tinggi.

Meski tampak stabil, sejarah menunjukkan bahwa keselarasan ini sering kali menjadi tanda volatilitas tinggi atau puncak pasar lokal.

Oleh karena itu, penting untuk memahami fase pergerakan harga sebelum mengambil keputusan investasi.

Korelasi Kembali Menguat

Laporan terbaru dari Ambcrypto pada Sabtu (15/3), menunjukkan bahwa sebagian besar altcoin mengikuti pergerakan Bitcoin, mencerminkan dominasi tren makro.

Korelasi tinggi ini menandakan bahwa sentimen pasar secara keseluruhan lebih mempengaruhi harga dibandingkan narasi unik setiap altcoin.

Secara historis, korelasi rendah justru menjadi indikasi bahwa pasar akan mengalami volatilitas besar atau mencapai puncak sebelum koreksi.

Tiga Fase Pergerakan Harga Altcoin

Pergerakan harga altcoin umumnya terbagi dalam tiga fase utama. Pertama ada downtrend yang ditandai dengan tekanan jual tinggi dan harga yang terus mencetak titik terendah baru.

Kedua, akumulasi. Fase ini terjadi ketika tekanan jual mulai mereda dan harga bergerak dalam kisaran tertentu tanpa tren yang jelas.

Ketiga, uptrend. Kenaikan harga terjadi setelah struktur pasar berubah menjadi bullish, sering kali ditandai dengan breakout di atas level resistensi.

Saat ini, sebagian besar altcoin masih berada dalam fase downtrend, sehingga masuk ke pasar terlalu dini bisa berisiko tinggi.

Menunggu tanda-tanda akumulasi yang jelas sebelum melakukan re-entry adalah strategi yang lebih bijak.

Memahami Range Lows untuk Momentum Re-Entry

Ketika altcoin mulai stabil, level terendah dalam suatu rentang harga menjadi titik perhatian utama.

Level ini sering kali menjadi area di mana tekanan jual melemah dan pembeli mulai masuk secara diam-diam.

Tanda-tanda seperti higher lows atau breakout yang kuat dapat menunjukkan awal dari pembalikan tren.

Sejarah menunjukkan bahwa banyak pemulihan pasar terjadi ketika harga bertahan di level support utama dalam jangka waktu tertentu.

Meski tidak semua rentang harga menghasilkan reli, adanya support yang kuat menandakan kepercayaan pasar yang mulai tumbuh.

Bitcoin Sebagai Indikator Utama

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, Bitcoin dan Ethereum masih menjadi pemimpin pasar, dan pergerakan altcoin kemungkinan besar akan mengikuti tren keduanya.

Jika harga BTC dan ETH mengalami reli, barulah altcoin memiliki peluang untuk mengalami kenaikan signifikan.

Bagi para trader dan investor, memahami korelasi Bitcoin dengan altcoin dapat membantu dalam menentukan strategi yang lebih tepat.

Dengan memperhatikan tanda-tanda akumulasi dan momentum pasar, peluang mendapatkan keuntungan dalam perdagangan aset kripto bisa lebih optimal.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com