Tag Archives: bitcoin

BTC Koreksi, Tekanan Geopolitik Tinggi

Pasar kripto hari ini, Jumat (13/6) diramaikan dengan harga Bitcoin jatuh di bawah $105.000 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik setelah status darurat diumumkan di Israel, memicu potensi likuidasi besar dan sentimen bearish jangka pendek.

Di sisi lain, altcoin memecoin dan DeFi seperti Fartcoin, SPX6900, dan Uniswap menunjukkan potensi reli seiring minat pasar bergeser. Sementara itu, Donald Trump menyatakan tidak akan memecat Ketua The Fed, meski mendesak penurunan suku bunga. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Anjlok di Bawah $105.000 Akibat Sentimen Risiko Geopolitik

  • Ketegangan geopolitik setelah pengumuman darurat Israel picu kekhawatiran.
  • Risiko likuidasi $635 juta di bawah $105 ribu memperkuat tekanan jual.
  • Indikator teknis tunjukkan bearish, meski tren jangka menengah bullish.

Altcoin yang Patut Diperhatikan: Memecoin dan DeFi Potensi Reli

  • Memecoin dan token DeFi memimpin top kripto selama 7 hari terakhir.
  • Token DeFi Kaia, Uniswap, dan AB kembali jadi fokus.
  • Fartcoin dan SPX6900 pimpin reli memecoin.

Main Game TAP-TAP Bisa Dapat Hadiah Rp40 JUTA?!

  • Mainkan game Ketupat Blast & Earn yang baru sekarang.
  • Raih kesempatan menangkan total hadiah Rp40 juta.
  • Cek cara main dan ketentuannya di sini bit.ly/KetupatBlastEarn

Trump Ungkap Dia Tak Akan Pecat Ketua Fed Jerome Powell

  • Trump takkan pecat Jerome Powell meski tak lihat dampak buruknya pada pasar.
  • Dia mendesak Ketua Fed untuk pangkas suku bunga.
  • Fed bisa naikkan suku bunga lagi jika inflasi naik dalam setahun.

Lebih dari 60 Perusahaan Ikuti Jejak MicroStrategy Beli Bitcoin

  • 61+ perusahaan ikut tren akuisisi Bitcoin korporat, terpicu keuntungan BTC.
  • Akuisisi BTC oleh perusahaan menjadikan aset digital semakin menarik.
  • Peningkatan kepemilikan BTC korporasi dapat meningkatkan harga.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin

Tren terbaru menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar altcoin terus tertinggal jauh dibandingkan Bitcoin selama tiga tahun terakhir.

Analisis terbaru dari trader crypto Daan Crypto Trade melalui grafik TOTAL2/BTC menyoroti jurang performa yang terus melebar antara altcoin dan Bitcoin, menandakan dominasi kuat aset kripto terbesar itu.

TOTAL2/BTC Terus Melorot – Altcoin Tertekan

Grafik TOTAL2/BTC, yang mengukur total kapitalisasi altcoin terhadap Bitcoin, mencatat tren menurun yang konsisten sejak tiga tahun terakhir.

Meski sempat ada reli singkat—terutama setelah siklus pemilu terakhir—malahan momentum altcoin melemah dan kembali turun.

Baca Juga: Dogecoin dan Tiga Altcoin yang Layak Diperhatikan di Juni 2025

Bitcoin – “Blue‑chip” Kripto Jadi Pilihan Utama

Daan menegaskan, performa Bitcoin saat ini selalu lebih unggul, baik dari segi imbal hasil maupun daya tahan.

Maka dari itu, ia menyarankan agar pelaku pasar memilih tetap berlabuh di BTC, apalagi ketika kondisi pasar mulai fluktuatif.

Respons Komunitas

Diskusi komunitas di Reddit menyebut fenomena ini “The Great Crypto Decoupling” — di mana BTC terus memimpin pasar, sementara altcoin berjuang untuk mengimbangi.

Menurut mereka, ketimpangan ini merupakan tren pasar fundamental saat bull run awal, di mana Bitcoin mengeruk dominasi sebelum altcoin mendapat giliran reli. Namun, sampai saat ini altcoin belum benar‑benar mampu memanfaatkan momentum itu.

Apa Penyebab Altcoin Tertinggal?

  1. Kapitalisasi yang terkonsentrasi: Lebih banyak dana mengalir ke Bitcoin melalui ETF dan produk institusional, sehingga altcoin kehilangan pangsa pasar .
  2. Risiko & likuiditas: Altcoin lebih rentan terhadap risiko, leverage dan penarikan modal—berbeda dengan Bitcoin, yang lebih likuid dan stabil.
  3. Alokasi modal VC vs pasif: Dana ventura lebih banyak masuk ke altcoin, tapi volume pasif dipimpin ETF Bitcoin dan Ethereum. Saat VC menjual, altcoin kerap mengalami tekanan besar .

Apakah Ini Tanda “Altseason”?

Beberapa analisis menyebut bahwa altseason bisa muncul segera, mengingat pattern historis di bulan Juni yang sering mendahului breakout altcoin. Namun saat ini:

  • Perbandingan performances altcoin terhadap Bitcoin masih di level rendah, bahkan termasuk historic lows di beberapa pengukuran .
  • Altcoin butuh breakout signifikan dan peningkatan likuiditas sebelum bisa mengejar ketertinggalan.

Strategi untuk Investor & Trader

Tipe Investor Rekomendasi
Trader jangka pendek Fokus pada BTC saat dominasi kuat; masuk ke altcoin hanya jika breakout terjadi.
Investor jangka menengah Diversifikasi saat altseason mulai terlihat—pantau TOTAL2/BTC dan level Bitcoin dominance.
Investor institusional Manfaatkan likuiditas BTC sebagai aset dasar; alokasikan sebagian ke altcoin pilihan dengan due diligence ketat.

Dengan demikian, performa kapitalisasi altcoin yang terus tertinggal dibanding Bitcoin mencerminkan keyakinan lebih kuat investor terhadap BTC—Baik dari perspektif imbal hasil maupun kestabilan.

Tren ini tampaknya masih jauh dari akhir, sampai altseason benar‑benar terjadi.

Baca Juga: Harga BNB Mendekati Rekor Tertinggi, Saat Altcoin Lain Masih Tertinggal

Namun ada sinyal bahwa momentum altcoin bisa bersiap muncul di Juni, meski tantangannya besar: peningkatan likuiditas, breakout technical, dan sentimen institusi.

Untuk saat ini, strategi bijak adalah memosisikan Bitcoin sebagai core dari portofolio, sementara memilih altcoin dengan selektif.

Altcoin season mungkin akan datang, tapi Bitcoin masih memegang peran utama dan investor harus berhati-hati agar tak terlalu cepat percaya pada hype.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Ungguli Bitcoin dalam Kepercayaan Institusional

Untuk pertama kalinya, open interest (OI) atau jumlah kontrak derivatif yang terbuka di Ethereum kini melampaui Bitcoin.

Fenomena ini menunjukkan peningkatan signifikan kepercayaan dari pelaku institusi besar terhadap ETH sebagai aset digital utama.

Baznis aktivitas ini bisa menjadi sinyal bullish lanjutan bagi Ethereum yang tengah mencuri perhatian investor global.

Rekor OI Ethereum: $19,1 Miliar

Menurut laporan TokenPost, Open Interest Ethereum mencapai rekor tertinggi sekitar $19,1 miliar, melampaui Bitcoin yang selama ini memegang dominasi OI derivatif.

Hal ini menandakan bahwa jumlah peserta dan total modal yang dipakai untuk spekulasi atau hedge berkaitan ETH kini lebih besar daripada Bitcoin, yang selama ini menjadi pasar derivatif terbesar.

Baca Juga: Analis: Ethereum Hadapi Risiko Bearish Meski Reli 9%

Aksi Institusional: BlackRock & ETF Masuk

  • BlackRock telah mengakumulasi sekitar 214.000 ETH (sekitar $560 juta) sejak pertengahan Mei melalui iShares Ethereum Trust.
  • Selain itu, inflow ETF ETHA masuk lebih dari $20 juta dalam satu hari akhir April, sehingga memperbesar total kepemilikan ETH institusional.

Dua aksi besar ini memperlihatkan bahwa institusi tidak hanya membeli spot ETH, tetapi juga meningkatkan keterlibatan mereka melalui instrumen derivatif.

Mengapa OI Derivatif Penting?

Open Interest di pasar futures dan options mencerminkan:

  1. Liquiditas tinggi—banyak dana dan pelaku aktif.
  2. Minat spekulatif—mengindikasikan ekspektasi besar terhadap pergerakan harga.
  3. Signifikansi posisi institusional—menggambarkan strategi jangka pendek (trading) maupun jangka panjang (hedging, bonding).

Kenaikan OI biasanya beriringan dengan volatilitas dan momentum; namun, derivatif juga bisa memperkuat tren naik jika dukungan fundamental dan teknikal mendukung.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tanda Bullish vs Risiko Leverage

  • OI tinggi + fund flows institusional → potensi itu adalah trifecta bullish untuk ETH.
  • Namun, volume derivatif yang tinggi juga berarti risiko koreksi tajam, terutama jika tren melambat—posisi long bisa dilikuidasi dan memicu efek domino.

Indikator Teknis & Momentum ETH

  • Ethereum diperdagangkan dalam kisaran $2.500–$2.700, dan rebound dari area ini kerap memunculkan minat beli kembali.
  • Bila OI tetap tinggi dan funding rate menopang posisi long, ETH berpeluang lepas dari sideway dan menuju tingkat psikologis berikutnya di $3.000.
  • Namun kegagalan breakout atau sentimen negatif dapat menyebabkan retracement ke kisaran $2.300–$2.500.

Strategi & Rekomendasi Investor

Jenis Investor Strategi
Trader harian Pantau OI dan funding rate—masuk saat volume tinggi, keluar bila OI fluktuatif tajam.
Investor jangka menengah Gunakan koreksi sebagai peluang akumulasi—Long saat harga mendekati $2.500.
Institusi / dana besar Perkuat position sizing dengan hedge pada zones OI besar—manfaatkan ETF & derivative.

Potensi Besar

Ethereum saat ini menikmati momentum bullish institusional yang kuat, ditandai lewat rekor OI di pasar derivatif, melesat melewati Bitcoin, serta akumulasi besar seperti BlackRock dan inflow ETF yang signifikan.

Ini menandakan kepercayaan tinggi terhadap ETH dari kalangan trader dan manajer aset besar. Meskipun penuh potensi, strategi yang berbasis data teknikal dan manajemen risiko tetap penting, karena penguatan derivatif bisa membuat ETH sangat volatil.

Bagi investor pintar, masa sekarang adalah kesempatan, tetapi hanya jika disertai strategi cermat. Jika pasar terus bergerak suportif, Ethereum bisa menjadi sorotan besar musim ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Konflik AS-China Mereda, Mengapa Harga Bitcoin Melemah?

Harga Bitcoin dan beberapa mata uang kripto lainnya justru melemah meskipun data inflasi terbaru AS lebih rendah dari perkiraan dan ada kabar dimulainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan China.

Analis memperingatkan bahwa Bitcoin perlu bertahan di atas $108.300 untuk menjaga momentum bullish-nya .

Pasar Kripto Melemah Meski Sinyal Makro Positif

  • Harga Bitcoin sempat menyentuh $110.384, namun berakhir di kisaran $108.000 pada malam hari, turun sekitar 1,2%.
  • Tak hanya Bitcoin, Ethereum juga turun, dari puncak $2.877 hingga anjlok ke level $2.772, atau turun sekitar 1,5%.
  • Setali tiga uang, Dogecoin mencatat penurunan tajam lebih dari 2,7%, berakhir di $ 0,1928.

Kejutan berupa inflasi CPI AS yang hanya 2,4% (lebih rendah dari perkiraan 2,5% dan geliat kesepakatan dagang AS-China semestinya memicu rally risk-on, tapi pasar kripto tampak tangguh terhadap positivisme ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Likuidasi & Aliran Modal ETF

  • Jumlah total likuidasi di pasar kripto mencapai USD 293 juta dalam 4 jam terakhir; tekanan jual mendominasi dengan lebih dari $198 juta posisi long yang terkena squeeze.
  • Open interest pada kontrak berjangka Bitcoin turun sekitar 1,6%, sementara sebagian besar trader di Binance tetap mempertahankan posisi short.
  • Sentimen pasar sangat dipengaruhi zona “greed” menurut Crypto Fear & Greed Index.

Baca Juga: Harga Bitcoin Menembus $108.000, Isyarat FOMO Ritel

Analisis Teknis: Bitcoin Harus Bertahan di $108.300

Analis Ali Martinez menekankan bahwa support kritis untuk Bitcoin berada di level $108.300.

Jika gagal menjaga harga di atas titik ini, maka momentum bullish bisa retak dan Bitcoin berpotensi turun menuju $107.000 atau bahkan lebih rendah.

Respons Terhadap Isu Makro

  • Inflasi CPI lebih rendah memberikan harapan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada September (~61% probabilitas)
  • Kesepakatan dagang AS–China, yang memudahkan ekspor komponen langka dan menstabilkan tarif, turut mendorong optimisme global. Namun reaksi positif ini justru tidak berimbas kuat terhadap aset kripto.

Dampak Jangka Pendek & Rekomendasi Strategis

Aspek Rekomendasi & Implikasi
Trader jangka pendek Waspadai breakdown di bawah $108.300; siapkan stop-loss ketat.
Investor jangka panjang Gunakan koreksi sebagai peluang beli, asalkan $108.300 tetap dipertahankan.
Monitoring Perhatikan data inflasi mendatang serta perkembangan kesepakatan AS–China.

Tetap Waspada

Meskipun sentimen makro mendukung—dengan inflasi turun dan langkah dagang AS–China, pasar kripto justru menunjukkan kelemahan.

Bitcoin, ETH, dan DOGE melemah akibat tekanan likuidasi dan dominasi posisi short. Support vital di $108.300 adalah garis pertahanan terakhir; jika ditembus, momentum bullish bakal terganggu.

Sementara itu, investor tetap bisa optimis jangka panjang, namun hati-hati untuk jangka pendek jika support kunci gagal dijaga.

Pengambilan posisi sebaiknya dilakukan bersamaan dengan strategi manajemen risiko yang ketat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak $ 110.000, Momentum di Tengah Optimisme Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Menembus $108.000, Isyarat FOMO Ritel

Bitcoin (BTC) kembali mencuri sorotan setelah berhasil menembus level $108.000, memanfaatkan momentum bounce dari area $105.000.

Menurut analis dari AMBCrypto, sentimen FOMO (“Fear of Missing Out”) ritel kembali menguat, diikuti aksi leverage tinggi dari para “whale” atau pemain besar.

FOMO Ritel Merekah – Zona “Greed” Terancam Puncak

  • Santiment melaporkan lonjakan sentimen pelaku ritel memasuki dua minggu tertinggi sejauh ini.
  • Indikator “greed zone” mengindikasikan potensi puncak pasar jangka pendek, seiring FOMO meningkat cepat—biasanya diikuti koreksi harga.

Whale dan Leverage Tinggi – Pendorong Momentum

  • On-chain analytics menunjukkan aksi besar dari whale, termasuk pembukaan long 20× leverage senilai lebih dari $50 juta pada kisaran $106.500.
  • Di sisi lain, dana inti mengalir keluar dari Kraken: total 997 BTC berpindah ke dompet tak teridentifikasi, sinyal kuat dari aktivitas whale.

Short Squeeze & Long-Term Profit para Holder

  • Data Glassnode mengungkapkan adanya short squeeze besar, yang menyebabkan likuidasi posisi short senilai $359.000 dalam waktu singkat, memicu kenaikan BTC di atas $108.000.
  • Saat ini, 96,6% pemegang Bitcoin dalam posisi profit, mendorong bel kembali karena ketakutan “ketinggalan kereta”.

Analisis Teknikal: Momentum Masih Zona Bullish, Tapi Waspada Retracement

  • RSI harian BTC di level 61, menunjukkan tren bullish, namun belum terlalu overbought.
  • Indikator OBV (On‑Balance Volume) meningkat, tapi kini menunjukkan penurunan kemiringan, menandakan potensi melemahnya tekanan beli .
  • Para analis memperingatkan bahwa jika volume tidak menguat di atas area $110.000, potensi koreksi jangka pendek bisa terjadi.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kondisi Pasar Terkini: Momentum dan Risiko Correksi

  • Breakout ke atas $108.000 didorong oleh sentimen ritel, aksi whale, dan tekanan short squeeze.
  • Namun, akumulasi FOMO di tengah denominasi “greed” menjadi sinyal potensi koreksi, terutama jika volume dan aksi pump gagal berlanjut untuk menembus resistance selanjutnya.
  • Bila dukungan volume berlanjut dan BTC mampu bertahan di atas $110.000, tren bullish masih terbuka lebar. Sebaliknya, kegagalan mendukung harga ini bisa memicu penurunan singkat.

Baca Juga: VivoPower Gelontorkan $121 Juta untuk XRP dalam Model Bitcoin

Pandangan dan Strategi untuk Investor & Trader

Segment Rekomendasi
Trader jangka pendek Entry saat breakout di atas $108.000; stop-loss jika RSI koreksi atau volume turun.
Investor jangka panjang Pantau akumulasi whale dan sentimen ritel; waspadai pembalikan pasar ritel yang tiba-tiba.
Manajemen Risiko Siapkan stop-loss di bawah $105.000 jika momentum tidak berlanjut, atau breakeven jika sudah untung.

Apa yang Harus Dilakukan Investor?

  • FOMO ritel saat ini mencapai tingkat tertinggi dalam dua minggu terakhir, mengindikasikan potensi pembentukan puncak pasar jangka pendek .
  • Whale dan leverage tinggi menunjukkan optimisme besar di pasar, tapi ini juga memicu short squeeze yang memperkuat reli harga Bitcoin.
  • Indikator teknikal mendukung kelanjutan rally, namun volume mentok dan signal over-sentiment mengindikasikan potensi koreksi jika breakout atas $110.000 gagal berlanjut.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak $ 110.000, Momentum di Tengah Optimisme Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 11 Juni 2025: Ethereum Tunjukkan Sinyal Bullish

Pasar kripto hari ini, Rabu (11/6) diramaikan dengan harga Bitcoin mendekati $110.000, namun laporan CPI AS pekan ini bisa jadi penentu arah selanjutnya—jika inflasi naik, BTC bisa terkoreksi ke $108.000; jika sebaliknya, rekor baru mungkin tercapai.

Ethereum menunjukkan kekuatan dengan lonjakan ke atas $2.800, didorong akumulasi $600 juta dari BlackRock dan aktivitas jaringan yang meningkat drastis. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Kenaikan Bitcoin Bisa Terhambat oleh Kenaikan CPI?

  • Bitcoin dekati resistensi $110.000, tetapi CPI potensi naik bisa picu koreksi.
  • Jika CPI tinggi, Bitcoin mungkin turun ke $108.000, melemahkan bullish.
  • Laporan CPI positif bisa dorong Bitcoin ke rekor tertinggi baru, di atas $110k.

Ethereum Melambung Tinggi Melewati $2.800, Sinyal Bullish

  • BlackRock beli $600 juta ETH, sinyal bullish jangka panjang.
  • Aktivitas Ethereum melonjak: 42 juta transaksi dan 440.000 alamat harian.
  • Rasio ETH/BTC sentuh dasar enam tahun lalu naik 30%.

Ikut 𝗧𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗿𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗼𝗸𝗼𝗰𝗿𝘆𝗽𝘁𝗼 Raih Hadiah Rp200juta!

  • Cukup trading min. Rp20.000 dan kumpulin volume atau transaksi.
  • Raih total hadiah Rp200 juta buat para pemenang.
  • Cek ketentuannya di sini bit.ly/Scroll_TandingTrading

Rumor Persetujuan ETF Solana Memicu Kenaikan Harga SOL

  • SEC mungkin setujui ETF Solana; penerbit diminta perbarui formulir S-1.
  • Harga Solana naik 4,5% tembus $160 karena optimisme ETF.
  • ETF Solana menarik perhatian, tapi ETF altcoin lain peluang minim.

Trump Ingin Menteri Keuangan Bessent Ganti Powell Jadi Ketua Fed

  • Presiden Trump pertimbangkan Scott Bessent sebagai calon pengganti Jerome Powell di Fed.
  • Trump tak puas kebijakan suku bunga Powell, ancam pecat meski ada batasan.
  • Kendala hukum mungkin halangi Trump pecat Powell langsung.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

VivoPower Gelontorkan $121 Juta untuk XRP dalam Model Bitcoin

Strategi diversifikasi kas perusahaan dengan aset kripto semakin meluas. Setelah Bitcoin dan Solana menjadi aset pilihan perusahaan-perusahaan besar, kini giliran XRP yang menarik perhatian korporasi global sebagai bagian dari model perbendaharaan (treasury model) modern.

Selama beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan publik seperti MicroStrategy (terdaftar di Nasdaq) dan MetaPlanet asal Jepang telah mengadopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang mereka. MicroStrategy kini bahkan memegang lebih dari 2% dari total pasokan Bitcoin yang terbatas, sementara MetaPlanet baru saja menjadi pemegang korporat Bitcoin terbesar kedelapan secara global.

Dilaporkan Accessasiagroup, beberapa perusahaan pun mulai memperluas pendekatannya ke mata uang kripto lain seperti Solana, yang merupakan aset digital terbesar keenam berdasarkan kapitalisasi pasar. Kini, tren ini telah mencapai XRP, aset kripto terbesar keempat dan kunci dari XRP Ledger, blockchain yang dirancang khusus untuk pembayaran lintas batas.

Dukungan Global dan Adopsi Teknologi

Pergerakan harga Xrp (XRP/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Berpeluang Melambung: Optimisme ETF Kripto Semakin Kuat

XRP belakangan ini mendapatkan dorongan besar setelah mengamankan kerja sama strategis di Uni Emirat Arab (UEA) untuk menghadirkan solusi pembayaran berbasis blockchain dalam pengiriman uang lintas negara. Langkah ini sangat penting mengingat UEA merupakan salah satu pusat transaksi lintas batas terbesar di dunia.

Tidak hanya itu, teknologi XRP kini juga terintegrasi dengan ekosistem keuangan dari Apple, Amazon Web Services (AWS), serta jaringan perbankan di Timur Tengah dan Asia. Hal ini memperkuat posisi XRP sebagai infrastruktur penting dalam lanskap keuangan digital global yang terus berkembang.

VivoPower Siap Borong XRP Senilai $121 Juta

Perusahaan energi yang terdaftar di Nasdaq, VivoPower International (VVPR), baru saja mengumumkan rencana penggalangan dana sebesar $121 juta melalui penawaran modal swasta untuk membeli XRP sebagai bagian dari strategi kas perusahaan.

Penawaran ini dipimpin oleh Pangeran Abdulaziz bin Turki Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi, yang juga menjabat sebagai Ketua Eleventh Holding Company, investor utama VivoPower. Dalam pernyataan resminya kepada SEC dan media, Al Saud menyebut bahwa keputusan ini terinspirasi dari pertemuannya dengan mantan Presiden AS, Donald Trump, dalam kunjungan ke Arab Saudi baru-baru ini.

“Setelah bertemu dengan Presiden Trump dan kelompok kepemimpinannya, kami yakin waktunya tepat untuk meluncurkan aset digital dan teknologi blockchain di Kerajaan,” ujar Al Saud.

Menuju ETF XRP Pertama di AS

Langkah VivoPower ini muncul tak lama setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengumumkan bahwa mereka sedang meninjau proposal dari WisdomTree terkait peluncuran ETF XRP spot. Jika disetujui, ini akan menjadi ETF XRP pertama di Amerika Serikat dan berpotensi menjadi katalis besar bagi adopsi XRP secara institusional.

Solusi Nyata untuk Masalah Triliunan Dolar

Menurut laporan di Binance Square, XRP kini berada di titik krusial dalam evolusi keuangan global:

“Seiring dunia bergerak menuju tokenisasi, penyelesaian global instan, dan keuangan terdesentralisasi, XRP berada di persimpangan antara utilitas dan kebutuhan. Ini bukan lagi tentang spekulasi—ini tentang memecahkan masalah triliunan dolar.”

Dengan momentum yang semakin kuat dari sisi regulasi, adopsi teknologi, hingga dukungan dari pelaku institusional, XRP berpotensi menjadi pilar penting dalam arsitektur keuangan masa depan.

Baca juga: XRP Resmi Masuk Nasdaq Crypto US Settlement Price Index


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

MicroStrategy Tambah 1.045 BTC, Apa Dampaknya?

Pada pekan ini, terdapat beberapa perkembangan yang signifikan di pasar kripto, termasuk langkah MicroStrategy yang menambah lagi cadangan Bitcoin (BTC) mereka.

Momen penting ini selayaknya menjadi berita utama bagi investor kripto dan pengamat pasar yang ingin terus meraup cuan dari sektor aset digital.

Menurut laporan dari Solid Intel, antara 2 dan 8 Juni 2025, MicroStrategy secara akumulatif membeli 1.045 BTC dengan rata-rata harga Bitoin $105.426, atau senilai sekitar $110,20 juta.

Konsistensi Strategi Perusahaan

Langkah ini menegaskan kembali komitmen perusahaan tersebut terhadap strategi long-term “buy and hold”.

  • Skala pembelian: 1.045 BTC dalam seminggu adalah akumulasi yang jelas, menunjukkan tetap kuatnya minat institusi besar pada Bitcoin.
  • Harga rata-rata: $105.426 per BTC, atau sedikit di bawah harga pasar saat ini yang menandakan kesiapan untuk membeli pada harga diskon.

Minat MicroStrategy mencerminkan strategi diversifikasi jangka panjang, sekaligus kepercayaan akan potensi Bitcoin sebagai store of value.

Perusahaan ini telah lama menjadi pelopor institusional dalam akumulasi Bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin Anjlok, MicroStrategy Terancam Likuidasi?

ETH ETF Alami 14 Hari Inflow Berturut-turut

Selain dari Bitcoin, tweet Solid Intel lain mencatat bahwa Spot Ethereum ETF mengalami aliran masuk selama 14 hari berturut-turut pada awal Juni 2025.

  • Signifikansi: Periode inflow sepanjang itu menunjukkan ESG (Exponential Steady Gains) yang luar biasa di segmen ETF ETH.
  • Implikasi: Konsistensi aliran masuk ini cerminan kuatnya permintaan investor, baik ritel maupun institusi, atas eksposur langsung ke ETH—tanpa harus staking atau menyimpannya di platform DeFi.

Fakta ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Ethereum, dipicu oleh dukungan dari Bulls macro, peningkatan likuiditas, serta berbagai produk keuangan berbasis Ethereum seperti ETF.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Keterkaitan: Institusi & Produk keuangan

Kedua peristiwa tersebut—MicroStrategy akumulasi BTC dan panjangnya streak inflow di ETH ETF—merupakan sinyal yang damai dari pergeseran besar: institusi mulai serius memanfaatkan kripto sebagai kelas aset strategis.

  1. Diversifikasi portofolio: MicroStrategy menambah eksposur terhadap Bitcoin, sedangkan investor ETF ETH mengakumulasi eksposur terhadap Ethereum.
  2. Likuiditas & adopsi produk: Sementara Bitcoin disimpan oleh korporasi, ETF memungkinkan investor institusi meraih keuntungan dari ekosistem Ethereum secara mudah dan aman.
  3. Sentimen jangka panjang: Data ini menunjukkan perubahan paradigma, tak sekadar spekulasi harga, tapi alokasi aset berbasis kepercayaan terhadap fundamental jaringan masing-masing.

Apa artinya untuk Investor Kripto?

Aspek Dampak
Kepercayaan institusi Lonjakan akumulasi dan aliran ETF menunjukkan keyakinan jangka panjang pasar besar.
Prospek pasar Kedua aset berlomba mendapatkan arus modal institusional secara simultan.
Volatilitas Pembelian skala besar dan ETF dapat meredam fluktuasi jangka pendek.
Diversifikasi strategi Investor kini memiliki pilihan antara eksposur langsung (BTC) dan akses ETF (ETH).

Prospek ke Depan

Dalam tujuh hari terakhir, dua headline besar meresmikan langkah maju kripto:

  • MicroStrategy mempertegas komitmen terhadap Bitcoin dengan pembelian baru 1.045 BTC senilai USD 110 juta.
  • Produk Spot ETH ETF mencatatkan inflow 14 hari berturut-turut, bahkan prestasi terbaik setelah awal 2025.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 10 Juni 2025: Bitcoin Kembali Tembus Harga $110K

Gambaran besar menunjukkan perubahan penting: kripto bukan lagi aset eksklusif ritel, tetapi semakin menjadi arena strategis bagi institusi besar. Untuk investor, kedua perkembangan ini menandakan:

  • Momentum bullish yang didorong oleh kepercayaan dan aksi nyata.
  • Peluang diversifikasi antara BTC dan ETH, sesuai profil risiko dan preferensi strategi.

Bagi pelaku pasar yang cermat, penggabungan data on-chain, akumulasi institusional, dan pola inflow ETF adalah unsur penting yang harus dipantau.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Melonjak $ 110.000, Momentum di Tengah Optimisme Pasar

Harga Bitcoin (BTC), mata uang kripto terbesar di dunia, mencatat lonjakan tajam melewati zona $110.000.

Ini menjadi capaian penting setelah sempat jatuh ke sekitar $101.000 pada awal bulan, sementara total kapitalisasi pasar kripto global saat ini diperkirakan sebesar $3,29 triliun, meski mengalami koreksi harian lembut sebesar 0,08 %.

Faktor Penyokong Kenaikan

  1. Likuidasi Besar Shorts & Leverage
    • Within 24 jam terakhir, lebih dari $110 juta posisi short Bitcoin mengalami likuidasi. Kejadian ini membalikkan tekanan jual, memicu tren naik lanjutan.
  2. Pembahasan Perdagangan AS–China
    • Negosiasi Amerika Serikat dan China mendapat hasil positif, memicu sentimen risk-on di pasar, termasuk Bitcoin. Di sisi lain, indeks saham Nasdaq dan S&P 500 juga menunjukkan penguatan.
  3. Aksi Whale dan Akumulasi
    • Cuan besar berasal dari trader besar (whale) yang membuka posisi 20× long sebesar $54,5 juta pada level harga BTC sekitar $106.538, saat Bitcoin masih di bawah $108.000.
    • Sementara itu, data on-chain terbaru, termasuk dari Glassnode, mengindikasikan fase akumulasi terbesar sejak Januari, di mana pengguna dari semua ukuran dompet mulai mengoleksi Bitcoin.

Analisis Teknis: Momentum Terjaga

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Level Resistance & EMA
    Setelah menembus $110.000, BTC kini berada dekat dengan harga tertinggi sepanjang masa.
  • Secara teknis, indeks RSI berada sekitar 68 (belum overbought), sedangkan support EMA 20‑, 50‑, dan 100‑hari masih kuat mendukung struktur bullish.
  • Potensi Rebound & Koreksi
    Banyak analis menyoroti bahwa penutupan harian di atas $108.000 dapat membuka jalur menuju $112.000–$115.000.
  • Namun, kegagalan menyentuh area support di sekitar $105.000–$108.000 bisa memicu koreksi kembali ke bawah level psikologis tersebut .

Dampak Makro & Sentimen Pasar

  • ETF & Arus Institusional
    Sepanjang awal Juni, produk Spot Bitcoin ETF mengalami aliran masuk positif besar, termasuk dana institusional, mengindikasikan dukungan luas terhadap Bitcoin sebagai aset investasi.
  • Akumulasi Jangka Panjang
    Selain whale, pemilik Bitcoin kecil hingga menengah juga menambah kepemilikan mereka.
  • Ini menunjukkan kepercayaan terhadap aset sebagai “digital gold” dan diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 10 Juni 2025: Bitcoin Kembali Tembus Harga $110K

Bitcoin berhasil menembus $110.000, menandai pemulihan kuat dari koreksi awal bulan di kisaran $101.000–$104.000.

Sinyal kuat muncul dari likuidasi posisi short, aksi beli leveraged whale, dan dukungan investor dari berbagai skala, ditambah momentum regional dari pasar saham dan diplomasi global.

Secara teknikal, asalkan support di $105.000–$108.000 terjaga, peluang breakout menuju $112.000–$115.000 tetap terbuka.

Namun, investor harus tetap memonitor potensi koreksi jika breakout gagal. Elemen seperti pengumuman suku bunga, ETF institusional, dan dinamika pasar saham AS–China menjadi variabel kritikal ke depan.

Rekomendasi untuk Investor

  • Trader Jangka Pendek: Pantau close harian di atas $108.000 sebagai sinyal entry, dengan target mitigasi risiko di zona $105.000.
  • Investor Jangka Panjang: Umumnya masih dalam fase akumulasi; tetap disiplin dalam diversifikasi dan patuhi manajemen risiko.
  • Aktivitas On-Chain & Berita Global: Pantau terus arus kripto, akumulasi institusional, dan perkembangan makro ekonomi untuk mengantisipasi volatilitas tinggi.

Baca Juga: Polemik Bitcoin Core: OP_RETURN di Kebijakan Relay Baru

Momentum bullish Bitcoin kembali diperkuat oleh kombinasi likuidasi besar, aksi whale, dan akumulasi on-chain, di tengah sentimen ekonomi global yang sedang positif.

Meski target jangka pendek terus mengarah ke $ 112.000–$115.000, pasar kripto tetap sarat dinamika yang bisa memberi peluang besar atau memperbesar risiko ke investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Faktor di Balik Lemahnya Harga Bitcoin dan Prediksi Perubahan Positif

James Butterfill, Kepala Riset di CoinShares, bersama analis Scott Melkar, baru-baru ini membahas kondisi pasar kripto, khususnya Bitcoin (BTC). Butterfill menekankan pentingnya keakuratan prakiraan ekonomi dan kesesuaian prakiraan tersebut dengan data aktual. Saat ini, banyak data ekonomi makro tidak sesuai harapan, menunjukkan bahwa para analis terlalu optimis dan ekonomi makro AS tidak sebaik yang diyakini.

Federal Reserve (FED) juga termasuk dalam tren ini. Sementara FED membahas satu kali kenaikan suku bunga tahun ini, pasar mengantisipasi dua kali kenaikan. Butterfill percaya bahwa prediksi pasar lebih akurat. Jika Dot Plot FED bergeser pada musim panas dan lebih sesuai dengan ekspektasi pasar pada bulan September, hal ini dapat memberikan dukungan signifikan bagi Bitcoin.

Sebagian besar pelemahan harga awal Bitcoin dan penurunan baru-baru ini disebabkan oleh kekecewaan pasar terhadap sikap FED terkait pemotongan suku bunga. Indikasi dari FED tentang hanya satu potensi pemotongan suku bunga tahun ini mengecewakan investor. Namun, Butterfill memperkirakan pandangan ini akan berubah sepanjang tahun, yang berpotensi menguntungkan Bitcoin.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Altseason Selanjutnya Akan Didominasi oleh Memecoin

Kondisi Pasar Kripto

Di sisi lain, pasar altcoin menunjukkan arus masuk yang signifikan meskipun ukuran aset yang dikelola relatif kecil. Misalnya, Cardano memiliki aset senilai $52 juta, namun minggu lalu mengalami arus masuk sekitar $1 juta. Menurut Butterfill, minat investor terhadap pasar altcoin tahun ini cukup besar, dengan banyak yang melakukan diversifikasi ke berbagai mata uang kripto.

“Di pasar altcoin, kita melihat arus masuk yang terukur—atau relatif—karena aset yang dikelola di altcoin ini jauh lebih kecil. Contohnya, Cardano yang hanya mengelola $52 juta, tetapi minggu lalu arus masuknya sekitar satu juta dolar. Tahun ini, orang-orang mulai mencari peluang di pasar altcoin,” ujar Butterfill.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com