Tag Archives: kripto

Australia Resmi Atur Kripto: Semua Exchange Wajib Punya Izin!

Australia mengambil langkah besar dalam industri kripto dengan mengesahkan regulasi komprehensif pertama yang mewajibkan exchange dan penyedia kustodian untuk memiliki izin resmi layanan keuangan.

Undang-undang ini menjadi titik balik penting yang membawa industri aset digital masuk ke dalam kerangka regulasi keuangan utama.

Exchange dan kustodian wajib punya lisensi

Melalui Corporations Amendment (Digital Assets Framework) Bill 2025, seluruh platform kripto kini harus memperoleh Australian Financial Services Licence (AFSL). Artinya, mereka akan berada di bawah standar yang sama seperti broker dan manajer investasi.

Dilaporkan Bitcoin Magazine, regulasi ini juga memperkenalkan dua kategori baru, yaitu digital asset platforms (exchange) dan tokenized custody platforms (penyedia kustodian aset tokenisasi).

Kedua kategori ini diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari perlindungan dana nasabah, kecukupan modal, transparansi informasi, hingga mekanisme penyelesaian sengketa.

Fokus pada perlindungan pengguna

Alih-alih mengatur aset kripto secara langsung, regulasi ini menargetkan pihak perantara yang mengelola dana pengguna. Pendekatan ini dirancang untuk mencegah kasus-kasus seperti penyalahgunaan dana, pencampuran aset, hingga kegagalan platform yang merugikan pengguna.

Selain itu, regulator Australia juga mendapatkan kewenangan lebih luas untuk mengatur tata kelola, manajemen risiko, dan sistem kustodi.

Platform yang tidak mematuhi aturan ini dapat dikenakan sanksi hukum.

Baca juga: Ripple Akuisisi Perusahaan Australia Demi Lisensi

Masih ada ruang untuk inovasi

Meski regulasi diperketat, pemerintah tetap memberikan ruang bagi pelaku industri skala kecil. Platform dengan dana di bawah A$5.000 per pengguna dan volume transaksi tahunan di bawah A$10 juta tidak diwajibkan memenuhi seluruh persyaratan lisensi.

Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara perlindungan investor dan pertumbuhan inovasi di sektor kripto.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini jelas regulasi yang material karena Australia akhirnya bergerak dari pendekatan abu-abu ke kerangka lisensi dan perlindungan dana yang lebih formal.

“Dampaknya bisa positif untuk legitimasi industri jangka panjang, tetapi biaya compliance bagi exchange dan kustodian kemungkinan naik tajam dalam fase transisi,” jelasnya.

Menuju adopsi institusional yang lebih luas

Seiring dengan regulasi ini, dana pensiun besar di Australia, Hostplus, juga tengah mempertimbangkan untuk menyediakan akses Bitcoin dan aset digital lainnya bagi hampir dua juta anggotanya.

Jika terealisasi, langkah ini dapat membuka arus dana baru dari sektor institusi ke pasar kripto.

Dengan regulasi yang lebih jelas dan terstruktur, Australia kini memposisikan diri sebagai salah satu negara yang siap menangkap peluang besar di industri keuangan digital global.

Baca Juga: RLUSD Jadi Kunci? Masa Depan XRPL di Tangan Stablecoin Ripple


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

World Rilis MiniKit 2.0: Akses Aplikasi Web3 Kini Hanya 200 Milidetik!

World kembali memperkuat posisinya di industri Web3 dengan meluncurkan MiniKit 2.0 di jaringan World Chain.

Upgrade ini dirancang untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi lintas platform, sekaligus mempercepat pengalaman pengguna melalui peningkatan performa jaringan.

Langkah ini menunjukkan bahwa World mulai bertransformasi dari sekadar proyek identitas digital menjadi platform distribusi aplikasi dan pembayaran berbasis blockchain.

Baca Juga: Harga World Liberty Financial (WLFI) Meroket 12%, Apa Pendorongnya?

Standarisasi Pengembangan Aplikasi Web3

MiniKit 2.0 hadir dengan sejumlah fitur penting yang mempermudah developer dalam membangun aplikasi, baik untuk web maupun integrasi langsung ke World Chain.

Menurut laporan Cryptobriefing, upgrade ini membawa beberapa fitur utama yang diperkenalkan, antara lain:

  • Kompatibilitas EIP-1193, standar untuk koneksi wallet Ethereum
  • Gas sponsorship, memungkinkan pengguna bertransaksi tanpa biaya langsung
  • Dukungan stablecoin lokal, membuka peluang pembayaran yang lebih relevan secara regional
  • Integrasi Flashblocks, teknologi yang memangkas waktu konfirmasi

Dengan kombinasi fitur ini, World mencoba mengurangi hambatan teknis yang selama ini menjadi tantangan utama dalam adopsi aplikasi Web3.

Konfirmasi Super Cepat: 200 Milidetik

Salah satu peningkatan paling signifikan dari MiniKit 2.0 adalah integrasi Flashblocks yang mampu memangkas waktu konfirmasi transaksi dari sekitar 2 detik menjadi hanya 200 milidetik.

Kecepatan ini mendekati pengalaman aplikasi Web2, yang selama ini menjadi standar kenyamanan pengguna.

Dengan latensi yang jauh lebih rendah, aplikasi berbasis World Chain berpotensi lebih responsif, cocok untuk use case real-time, dan lebih mudah diterima oleh pengguna non-kripto.

Aktivitas Pengguna Tunjukkan Pertumbuhan

Data penggunaan menunjukkan bahwa ekosistem World sudah memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi.

Dalam tujuh hari terakhir saja, tercatat lebih dari 12,1 juta open mini app dengan total penggunaan mencapai 2,2 miliar opens.

Angka ini menunjukkan bahwa World tidak hanya membangun teknologi, tetapi juga mulai menciptakan distribution layer yang nyata untuk aplikasi.

Namun, penting untuk dicatat bahwa metrik “opens” belum tentu mencerminkan penggunaan aktif atau retensi jangka panjang.

Perluasan Fungsi: Dari Identitas ke Platform

Awalnya dikenal dengan konsep proof-of-humanity, World kini memperluas fokusnya ke arah platform yang lebih luas.

Dengan MiniKit 2.0, World berupaya menjadi infrastruktur distribusi aplikasi, platform pembayaran berbasis stablecoin, hingga ekosistem yang menghubungkan developer dan pengguna

Transformasi ini membuka peluang utilitas yang lebih besar bagi token ekosistemnya.

Perspektif Industri: Arah Baru yang Lebih Fundamental

Menurut Tim riset dari Tokocrypto, peluncuran ini menjadi langkah penting dalam evolusi World.

“Untuk WLD, ini upgrade yang penting karena value jaringan mulai bergeser dari identitas saja ke platform distribusi aplikasi dan pembayaran lokal berbasis stablecoin,” kata Tim Research Tokocrypto.

“Kalau developer benar-benar masuk lewat Build 3 dan MiniKit 2.0, World bisa punya jalur utilitas yang jauh lebih kuat daripada sekadar spekulasi biometrik, tapi pasar tetap butuh bukti retensi dan monetisasi aplikasi, bukan hanya angka opens yang bombastis,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun arah pengembangan sudah tepat, validasi pasar tetap menjadi kunci utama.

Tantangan: Retensi dan Monetisasi

Meskipun angka penggunaan terlihat impresif, tantangan utama World ke depan adalah memastikan bahwa aktivitas tersebut benar-benar berkelanjutan.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan:

  • Retensi pengguna, apakah mereka kembali menggunakan aplikasi
  • Monetisasi, apakah aplikasi menghasilkan nilai ekonomi nyata
  • Adopsi developer, apakah ekosistem terus berkembang

Tanpa faktor-faktor ini, pertumbuhan bisa bersifat sementara dan tidak berkelanjutan.

Baca Juga: XLM Jebol US$0,20! Tapi Data On-Chain Stellar Justru Melonjak

Peluncuran MiniKit 2.0 di W callorld Chain menjadi langkah strategis dalam mendorong adopsi aplikasi Web3 yang lebih luas.

Dengan fitur seperti gas sponsorship, dukungan stablecoin, dan konfirmasi super cepat, World berupaya menghadirkan pengalaman yang lebih mendekati aplikasi tradisional.

Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kemampuan ekosistem untuk mempertahankan pengguna dan menciptakan nilai nyata di luar sekadar angka penggunaan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

USA₮ Ekspansi ke Celo, Perluas Infrastruktur Pembayaran Stablecoin

Stablecoin berbasis dolar AS, USA₮, resmi memperluas jangkauannya ke jaringan Celo dalam langkah strategis yang menandai deployment pertama di luar Ethereum.

Stablecoin ini diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank dan didukung oleh Tether, dengan pendekatan yang menitikberatkan pada kepatuhan terhadap regulator seperti Office of the Comptroller of the Currency (OCC).

Ekspansi ini bukan sekadar tambahan jaringan, tetapi sinyal kuat bahwa adopsi stablecoin mulai bergeser dari sekadar instrumen trading menuju infrastruktur pembayaran nyata, khususnya di ekosistem mobile-first seperti Celo.

Baca Juga: Harga Celo Meroket 30% Sehari! Sinyal Bullish dan Kebangkitan DeFi

Celo: Dari Blockchain ke Payment Rail

Celo selama ini dikenal sebagai blockchain yang fokus pada akses keuangan berbasis mobile. Dengan integrasi USA₮, posisi tersebut semakin diperkuat.

Jaringan ini telah memproses lebih dari 420 juta transaksi, sebagian besar didorong oleh aplikasi seperti MiniPay, yang dirancang untuk mempermudah penggunaan stablecoin sehari-hari.

Tak hanya itu, ekosistem Celo juga mencatat lebih dari 4,23 juta pengguna aktif mingguan untuk USD₮, menunjukkan bahwa permintaan terhadap stablecoin di jaringan ini sudah memiliki basis yang solid.

Laporan dari Cryptobriefing menyebut, masuknya USA₮ memperluas pilihan stablecoin di jaringan ini sekaligus meningkatkan likuiditas dan utilitas dalam ekosistem pembayaran digital.

Fokus pada Kepatuhan Regulasi

Salah satu pembeda utama USA₮ dibandingkan stablecoin lainnya adalah pendekatannya terhadap regulasi.

Dengan dukungan dari Anchorage Digital Bank (bank kripto yang memiliki lisensi federal di AS), USA₮ dirancang untuk memenuhi standar kepatuhan tinggi yang diharapkan oleh regulator seperti OCC.

Hal ini menjadi penting di tengah meningkatnya perhatian global terhadap regulasi stablecoin, terutama terkait transparansi, cadangan aset, dan perlindungan pengguna.

Dengan kata lain, USA₮ tidak hanya membawa likuiditas, tetapi juga kredibilitas institusional ke dalam ekosistem Celo.

Dampak Bagi CELO

Langkah ini dinilai sebagai katalis signifikan bagi token CELO. Dalam pernyataannya, tim riset dari Tokocrypto menyoroti bahwa integrasi ini dapat mengubah cara pasar menilai Celo.

“Buat CELO, ini katalis adopsi yang sangat nyata karena chain-nya dipilih bukan untuk spekulasi, tapi untuk distribusi stablecoin yang benar-benar dipakai. Jika arus transaksi USA₮ tumbuh di MiniPay dan ekosistem Celo, pasar bisa mulai menilai CELO lebih sebagai payment infrastructure play daripada sekadar L2/EVM chain generik,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Opini tersebut menekankan pergeseran penting: dari blockchain sebagai platform spekulatif menuju infrastruktur finansial yang digunakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Potensi Jangka Panjang

Jika adopsi USA₮ di Celo terus meningkat, beberapa dampak jangka panjang dapat terjadi:

  • Peningkatan volume transaksi on-chain, yang berdampak langsung pada utilitas jaringan
  • Pertumbuhan ekosistem aplikasi pembayaran, terutama di negara berkembang
  • Re-rating valuasi CELO, dari sekadar token utilitas menjadi aset infrastruktur keuangan

Lebih jauh lagi, integrasi ini membuka peluang bagi institusi lain untuk memanfaatkan Celo sebagai jalur distribusi stablecoin, terutama untuk remitansi dan pembayaran lintas negara.

Baca Juga: Token AI Select Hari Ini: JASMY, CELO, FET, Siapa Pemenangnya?

Ekspansi USA₮ ke Celo menandai langkah penting dalam evolusi stablecoin dari alat trading menjadi fondasi sistem pembayaran digital global.

Dengan kombinasi kepatuhan regulasi, basis pengguna yang besar, dan fokus pada mobile-first, Celo kini berada di posisi strategis untuk menjadi salah satu jaringan utama dalam ekonomi stablecoin.

Jika momentum ini berlanjut, CELO berpotensi keluar dari bayang-bayang blockchain generik dan muncul sebagai pemain kunci dalam infrastruktur pembayaran berbasis kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun $66.599, Tekanan Jangka Pendek

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tekanan dalam perdagangan terbaru.

Berdasarkan data terkini dari Tokocrypto pada Kamis (2/4), harga Bitcoin hari ini berada di level $66.599,38 per BTC, mencatat penurunan sebesar 2,24% dalam 24 jam terakhir.

Pelemahan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung berhati-hati di tengah kondisi makro dan dinamika pasar kripto global.

Secara intraday, BTC sempat diperdagangkan di kisaran tertinggi $69.230,36 sebelum akhirnya terkoreksi hingga menyentuh level terendah di $66.502,62.

Pergerakan ini menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup signifikan, terutama setelah gagal mempertahankan momentum di atas area resistance psikologis $69.000.

Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Menguat ke $106.816: Menuju Rebound $110.000?

Tekanan Jangka Pendek Masih Terlihat

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin mengalami penurunan harga sebesar $1.486,81 atau sekitar 2,18%. Sementara dalam rentang waktu yang lebih panjang, tekanan terlihat semakin jelas.

Selama 7 hari terakhir, BTC telah melemah sebesar 5,98%, menandakan tren koreksi jangka pendek yang mulai terbentuk.

Jika melihat data historis, performa Bitcoin dalam 30 hari terakhir juga menunjukkan pelemahan sebesar 2,56%.

Bahkan dalam 60 hari, penurunan mencapai 15,41%, dan dalam 90 hari terakhir tercatat turun hingga 24,98%.

Data ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah periode volatilitas tinggi sebelumnya.

Kapitalisasi Pasar Tetap Kuat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 2 April 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 2 April 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski mengalami koreksi harga, kapitalisasi pasar Bitcoin masih berada di level yang sangat besar, yakni sekitar $1,33 triliun.

Hal ini menegaskan posisi Bitcoin sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan dominasi pasar mencapai 95,29%.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar $38,73 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang masih cukup tinggi.

Likuiditas yang kuat ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga meskipun terjadi tekanan jual.

Dengan jumlah suplai beredar sebesar 20,01 juta BTC dari maksimum 21 juta BTC, kelangkaan aset ini tetap menjadi salah satu faktor fundamental yang mendukung nilai jangka panjang Bitcoin.

Jarak dari Rekor Tertinggi

Saat ini, harga Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198,07. Selisih yang signifikan ini menunjukkan bahwa ruang pemulihan masih terbuka lebar, namun juga menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya kembali ke fase bullish yang kuat.

Kondisi ini sering kali dimanfaatkan oleh investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi bertahap, terutama ketika harga berada dalam fase koreksi seperti saat ini.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga Bitcoin saat ini antara lain:

  • Sentimen pasar global: Ketidakpastian ekonomi makro masih menjadi faktor utama yang memicu aksi jual
  • Profit-taking: Investor yang sebelumnya masuk di harga lebih rendah mulai merealisasikan keuntungan
  • Level teknikal: Kegagalan menembus resistance kuat memicu tekanan jual lanjutan

Selain itu, volatilitas tinggi yang menjadi karakteristik pasar kripto juga turut mempercepat pergerakan harga dalam waktu singkat.

Outlook: Konsolidasi atau Lanjutan Koreksi?

Dalam jangka pendek, Bitcoin masih berpotensi melanjutkan fase konsolidasi di kisaran $65.000–$69.000.

Jika level support di sekitar $66.000 tidak mampu bertahan, maka kemungkinan koreksi lebih dalam ke area $64.000 bisa terjadi.

Namun di sisi lain, jika BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $69.000, peluang untuk rebound menuju $70.000 ke atas akan semakin terbuka.

Bagi investor, kondisi saat ini menjadi momen penting untuk memperhatikan level support dan resistance kunci, serta mengelola risiko dengan baik di tengah volatilitas pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $66.098, Ada Apa?

Penurunan harga Bitcoin ke level $66.599 mencerminkan tekanan jangka pendek yang masih membayangi pasar kripto.

Meski demikian, fundamental kuat dan kapitalisasi pasar yang besar menunjukkan bahwa BTC tetap menjadi aset utama dalam ekosistem kripto.

Dengan dinamika pasar yang terus berkembang, pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan support dan sentimen global yang memengaruhi minat investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Hari Ini Turun $0,174, Tertekan Sentimen Pasar Kripto Global

Harga Pi Network (PI) kembali mencatat pelemahan dalam 24 jam terakhir, turun sebesar 0,83% ke level $0,174, menurut catatan Coinmarketcap pada Kamis (2/4).

Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang secara umum juga mengalami tekanan, dengan kapitalisasi pasar global turun sekitar 2,42%.

Meski terkoreksi, pergerakan Pi terbilang relatif lebih stabil dibandingkan Bitcoin yang mengalami penurunan lebih dalam hingga 2,68% pada periode yang sama.

Hal ini menunjukkan bahwa Pi masih bergerak sejalan dengan tren pasar, namun dengan volatilitas yang sedikit lebih rendah.

Baca Juga: Pi Network Melonjak 11% Pasca Upgrade Protocol 20

Tertekan Sentimen Risk-Off Pasar

Penurunan harga Pi Network saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal dibandingkan perkembangan internal proyek.

Kondisi pasar kripto secara keseluruhan tengah berada dalam fase “risk-off”, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Sentimen ini juga tercermin dari indeks Fear & Greed yang berada di level 27, menandakan kondisi “Fear” atau ketakutan di kalangan pelaku pasar.

Dalam situasi seperti ini, aset kripto (terutama yang tidak memiliki katalis positif dalam jangka pendek), cenderung mengikuti arah pasar utama.

Pi Network menjadi salah satu contohnya, di mana pergerakan harga lebih dipengaruhi oleh dinamika global ketimbang faktor fundamental internal.

Minim Katalis, Volume Ikut Melemah

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 2 April 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 2 April 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Salah satu faktor utama yang menahan potensi kenaikan Pi adalah minimnya katalis positif. Tidak ada pengumuman besar, kemitraan strategis, maupun perkembangan signifikan yang dapat mendorong sentimen pasar terhadap aset ini.

Selain itu, volume perdagangan Pi tercatat sebesar $17,4 juta, turun sekitar 3,12%. Penurunan volume ini mengindikasikan rendahnya minat transaksi dan kurangnya keyakinan dari pelaku pasar untuk mengambil posisi baru.

Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa pergerakan harga Pi saat ini lebih bersifat pasif, mengikuti tekanan pasar yang lebih luas tanpa dorongan internal yang berarti.

Analisa Teknikal: Uji Support Kritis

Secara teknikal, level $0,17 menjadi area support penting yang perlu diperhatikan dalam jangka pendek.

Jika harga mampu bertahan di atas level ini, maka Pi berpotensi bergerak sideways atau konsolidasi di kisaran $0,17 hingga $0,18.

Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus di bawah support tersebut, maka potensi penurunan ke level $0,165 yang merupakan titik terendah dalam 7 hari terakhir, menjadi semakin terbuka.

Dalam kondisi pasar seperti sekarang, pergerakan harga sangat sensitif terhadap perubahan sentimen. Oleh karena itu, level support dan resistance menjadi acuan utama bagi trader dalam mengambil keputusan.

Ketergantungan pada Pergerakan Bitcoin

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi yang lebih kecil, Pi Network cenderung mengikuti arah pergerakan Bitcoin.

Jika Bitcoin berhasil pulih dan menunjukkan tren bullish, maka peluang rebound untuk Pi juga akan meningkat.

Sebaliknya, jika tekanan pada Bitcoin terus berlanjut, maka Pi berisiko mengalami koreksi lanjutan.

Selain itu, indikator penting lain yang perlu diperhatikan adalah pergerakan total kapitalisasi pasar kripto.

Jika market cap global mampu kembali menembus level $2,3 triliun, hal ini dapat menjadi sinyal awal kembalinya minat beli dari investor.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, outlook Pi Network cenderung netral hingga bearish. Tanpa adanya katalis baru, arah pergerakan harga akan sangat bergantung pada kondisi pasar secara keseluruhan.

Beberapa skenario yang mungkin terjadi:

  • Bullish ringan: Jika support $0,17 bertahan dan pasar mulai stabil
  • Sideways: Pergerakan terbatas di kisaran $0,17–$0,18
  • Bearish lanjutan: Jika support ditembus, potensi turun ke $0,165

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan dinamika pasar global sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,86%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

Penurunan harga Pi Network ke level $0,174 mencerminkan tekanan pasar kripto yang lebih luas, bukan karena faktor internal proyek.

Minimnya katalis dan turunnya volume perdagangan membuat aset ini bergerak pasif mengikuti tren pasar.

Dengan sentimen yang masih didominasi ketakutan, level $0,17 menjadi kunci penting dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika mampu bertahan, peluang konsolidasi terbuka. Namun jika tidak, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Kripto 2 April 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

Tokocrypto menyajikan market Sinyal Kripto edisi Kamis, 2 April 2026, yang merangkum analisis mendalam dan strategi perdagangan harian.

Edisi kali ini menyoroti tiga aset kripto dengan potensi pergerakan harga signifikan. Berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, informasi ini dirancang untuk membantu trader mengambil keputusan tepat di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Rangkuman Berita Hari Ini

  1. Pump.fun Rebrand Jadi “dot”
    Pump.fun mengumumkan rebranding menjadi “dot” karena perubahan dinamika pasar. Proyek ini menyebut ekosistem sudah tidak lagi seperti dulu, memicu spekulasi ini hanya April Mop.
  2. The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga
    Polymarket menunjukkan probabilitas sekitar 98% bahwa The Fed tidak akan mengubah suku bunga di April. Hal ini menandakan kebijakan moneter masih cenderung stabil.
  3. Hacker Drift Kumpulkan ETH Besar
    Eksploiter Drift Protocol dilaporkan telah mengumpulkan sekitar 38.800 ETH senilai US$82,7 juta. Aset ini berasal dari hasil eksploitasi yang terjadi sebelumnya.
  4. SEC Setujui Opsi Crypto Trust di NYSE
    SEC menyetujui listing opsi untuk multi-crypto commodity trust di NYSE. Keputusan ini membuka peluang produk derivatif kripto lebih luas di pasar tradisional.

Bank Sentral Asing Jual US Treasury
Bank sentral asing menjual kepemilikan US Treasury ke level terendah sejak 2012. Penjualan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik akibat konflik Iran.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

ASTER/USDT (🔼 +3.36%)

  • Entry : $0.660
  • Stop Loss : $0.644
  • Take Profit : $0.682

ASTER/USDT saat ini berada dalam fase sideways dengan kecenderungan bullish ringan, terlihat dari MACD yang sudah positif dan RSI yang mulai naik, menandakan adanya akumulasi buyer meski volume masih relatif kecil. entry di 0.666, stop loss di 0.644, dan target take profit di 0.682 (±3.36%).

  • Entry : $2.776
  • Stop Loss : $2.676
  • Take Profit :$2.979

INJ/USDT saat ini masih dalam kondisi sideways cenderung bearish, terlihat dari MACD yang kembali melemah ke area negatif dan RSI yang membentuk death cross, menandakan tekanan jual masih dominan. meski begitu, ada potensi rebound jangka pendek dengan entry di 2.776, stop loss di 2.676, dan target take profit di 2.979 (±7.24%).

CFX/USDT (🔼 +4.85%)

  • Entry : $0.05378
  • Stop Loss : $0.05225
  • Take Profit : $0.05637

CFX/USDT saat ini sedang mencoba breakout, namun momentum masih lemah terlihat dari MACD yang masih di area negatif dan RSI di bawah 50 meski mulai naik dari oversold; volume relatif stabil, sehingga potensi kenaikan tetap ada tapi belum kuat, dengan skenario entry di 0,05378, stop loss di 0,05225, dan take profit di 0,05637 (±4,85%), tetap disarankan wait & see untuk konfirmasi lanjutan.

Baca juga: Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 2 April 2026: Tunjukan Tren Pemulihan

Pasar kripto hari ini, (2/3) kembali menunjukkan tanda pemulihan pada 2 April 2026, didorong oleh sentimen geopolitik yang mulai mereda. Bitcoin berhasil menembus level $68.000 setelah Donald Trump mengklaim melalui Truth Social bahwa Iran mengajukan permintaan gencatan senjata. Pernyataan ini meningkatkan optimisme pasar, terutama dengan kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz yang krusial bagi stabilitas ekonomi global.

Di tengah rebound tersebut, sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. STO memimpin dengan kenaikan ekstrem 112% ke Rp7.813,56, diikuti token D yang naik 102% ke Rp223,73. Ontology (ONT) juga menguat 43% ke Rp1.942,54. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Pantauan Altcoin Potensial Saat Pasar Rebound 2 April 2026

  • STO menguat signifikan 112% dengan posisi harga terbaru Rp7,813.56.
  • D catat lonjakan sebesar 102% dan kini berada di level Rp223,73.
  • ONT naik 43%, saat ini diperdagangkan di angka Rp1.942,54.

Trump: Iran Minta Gencatan Senjata, Bitcoin Melonjak

  • Unggahan Truth Social Trump klaim permintaan damai dari Iran.
  • Trump pertimbangkan damai jika Selat Hormuz dibuka kembali.
  • Bitcoin tembus $68.000 merespons pernyataan tersebut.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

STO fluktuasi 166,9% akibat aksi whale dan fitur baru

  • Whale akumulasi 25,5 juta STO ($4,85 juta) dalam 20 jam.
  • Stone Wallet rilis fitur QR, dongkrak utilitas produk.
  • Volume dagang & Open Interest melonjak tajam.

Prediksi SOL Jika BTC Tembus $80.000 pada April 2026

  • SOL bertahan di $80 di tengah pemulihan pasar.
  • BTC ke $80.000 berpotensi picu lonjakan besar SOL.
  • Pertumbuhan on-chain dukung prospek positif jangka panjang SOL.

Baca juga: Riset Kripto 23-27 Mar 2026: Bitcoin Lesu, Krisis Minyak Global Ancam RI


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 1 April 2026: Masih Bergerak Dinamis

Memasuki 1 April 2026, pasar kripto hari ini, masih bergerak dinamis dengan kombinasi tekanan dan peluang. Sejumlah altcoin justru mencuri perhatian di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil. NOM melonjak 49% ke Rp84,21, STO naik 37% ke Rp3.315,82, dan KERNEL menguat 36% ke Rp1.736,86. Kenaikan ini mencerminkan adanya minat spekulatif yang kembali muncul, terutama pada aset dengan momentum jangka pendek.

Di sisi lain, pergerakan Bitcoin masih dipengaruhi oleh dinamika pelaku besar. Meski aksi jual whale sempat menekan harga di sekitar $70.000 sepanjang kuartal pertama 2026, investor jangka panjang justru mulai melakukan akumulasi. Korporasi tercatat menyerap lebih dari 88.000 BTC saat harga melemah, menunjukkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Pantauan Altcoin Potensial 1 April 2026

  • NOM catat lonjakan sebesar 49% dan kini berada di level Rp84,21.
  • STO menguat signifikan 37% dengan posisi harga terbaru Rp3.315,82.
  • KERNEL naik 36%, saat ini diperdagangkan di angka Rp1.736,86.

Investor Jangka Panjang Mulai Borong BTC

  • Aksi jual whale tekan harga di level $70.000 hingga Q1 2026.
  • Korporasi serap 88.000+ BTC di tengah penurunan harga.
  • Rotasi ETF hambat arus masuk, sentimen institusi masih abu-abu.

Absen aplikasi + Undang Teman Dapet Hadiah Rp60 Juta!

Prediksi BTC & XRP Pasca Pengesahan RUU CLARITY

  • Harga fluktuatif di dekat level support kritis.
  • RUU CLARITY berpotensi definisikan ulang regulasi kripto AS.
  • ETF perkuat dominasi Bitcoin, namun tekan posisi XRP.

3 Meme Coin pantauan April 2026

  • BONK hindari pola bearish imbas lonjakan volume DEX Solana.
  • Keyakinan PENGU melemah, open interest anjlok 23%.
  • Pasokan SIREN terpusat (90%), muncul sinyal bearish RSI.

Baca juga: Riset Kripto 23-27 Mar 2026: Bitcoin Lesu, Krisis Minyak Global Ancam RI


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Strategi Perpetual Futures Crypto yang Umum Digunakan Trader

Perpetual futures menjadi salah satu instrumen favorit di pasar kripto karena kontraknya tidak memiliki tanggal kedaluwarsa dan bisa mengambil peluang baik saat harga naik maupun turun.

Agar lebih terarah, banyak trader menggunakan beberapa strategi dasar yang sudah cukup umum dipakai di crypto futures, khususnya perpetual. Berikut beberapa strategi yang sering digunakan.

Baca juga: Cara Kerja Perpetual Futures Crypto: Funding Rate dan Mekanismenya

1. Scalping

Durasi: Detik – Menit

Scalping berfokus pada keuntungan kecil yang diambil berulang kali dalam waktu sangat singkat. Trader mendapatkan keuntungan dari memanfaatkan celah liquiditas di order book, momentum harga sesaat setelah aksi beli besar di spot, atau perbedaan harga antar-exchange. 

Strategi ini membutuhkan konsentrasi penuh dan eksekusi yang cepat. Cocok bagi yang bisa memantau layar secara intensif. 

Leverage yang digunakan biasanya moderat (3x–10x) agar tidak terlalu rentan terhadap fluktuasi kecil.

2. Swing Trading

Durasi: 2 – 14 Hari

Swing trader biasanya mengambil posisi long atau short dan menahannya selama beberapa hari untuk menangkap pergerakan harga jangka menengah. Karena perpetual futures tidak punya tanggal kedaluwarsa, posisi bisa dibiarkan berjalan selama margin aman. 

Trader bisa menggunakan analisis teknikal seperti Fibonacci retracement, moving average crossover, dan RSI divergence, dikombinasikan dengan katalis fundamental seperti upgrade jaringan atau rilis makro ekonomi untuk memanfaatkan pantulan harga dari level low ke high dan sebaliknya.

Karena durasinya yang tidak singkat, strategi ini tidak selalu memerlukan pemantauan konstan seperti scalping.

3. Trend Following

Durasi: Hari – Minggu

Trend following adalah strategi mengikuti arah tren utama pasar, baik saat bullish maupun bearish. Trader dapat membuka posisi searah tren yang sudah dikonfirmasi dan menahan posisi selama tren berlanjut.

Trader biasanya menggunakan indikator sederhana seperti Moving Average Crossover (EMA 9 x EMA 21), MACD, atau Fibonacci Retracement.

Strategi ini cocok saat pasar menunjukkan tren jelas karena memungkinkan target keuntungan lebih besar per trade dibanding scalping atau swing, namun tetap memerlukan disiplin. Penempatan stop loss, dan penggunaan trailing stop untuk mengunci profit dapat menjadi salah satu cara risiko saat trading dengan trend following.

4. Hedging

Durasi: Situasional

Hedging adalah strategi defensif yang bertujuan melindungi nilai portofolio dari pergerakan harga yang merugikan. 

Caranya dengan membuka posisi berlawanan di pasar futures terhadap aset yang sudah dimiliki di spot. Misalnya, jika kamu memegang 1 BTC di spot dan khawatir harga turun jangka pendek, kamu bisa membuka posisi short BTC di perpetual futures dengan ukuran setara. 

Jika harga turun, kerugian di spot dikompensasi oleh keuntungan dari posisi short futures. Strategi ini umum dipakai oleh long-term holder saat pasar menunjukkan sinyal bearish jangka pendek.

Baca juga: Leverage dalam Crypto Futures: Peluang dan Risiko

5. Range Trading

Durasi: Jam – Hari

Range trading sendiri merupakan strategi yang memanfaatkan pergerakan harga antara level support dan resistance. Trader membuka posisi long di dekat support dan short di dekat resistance untuk menangkap pergerakan harga layaknya pantulan bola dari atas ke bawah dan sebaliknya.

Strategi ini membutukan identifikasi zona harga yang jelas, konfirmasi pola candlestick, dan indikator seperti RSI atau stochastic untuk mendeteksi kondisi overbought/oversold.

Keunggulannya adalah frekuensi peluang yang relatif tinggi saat pasar tidak trending, namun risiko termasuk false breakout

Durasi: Berkelanjutan

Ini adalah strategi lanjutan yang memanfaatkan mekanisme funding rate perpetual futures. Saat funding rate positif tinggi (artinya banyak trader long), trader bisa membuka posisi short di perpetual futures sekaligus membeli aset di spot, sehingga menerima pembayaran funding rate tanpa eksposur arah harga.

Strategi ini populer di kalangan trader institusional karena menghasilkan yield yang relatif konsisten, terlepas dari naik-turunnya harga. Namun memerlukan modal yang cukup besar dan pemahaman mendalam tentang dinamika funding rate.

Itu dia beberapa contoh strategi dasar crypto perpetual futures yang sering digunakan oleh para trader. Apa pun pilihanmu, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan trading, dan pastikan menggunakan exchange resmi seperti Tokocrypto yang telah terdaftar resmi, serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin RWA Siap Meledak di April: Whale Mulai Akumulasi Masif!

Di tengah kondisi pasar altcoin yang masih tertekan, beberapa token berbasis Real World Assets (RWA) justru mulai menunjukkan sinyal positif. Kombinasi antara penguatan teknikal dan aktivitas whale membuat tiga token ini menjadi sorotan menjelang April 2026.

Stellar (XLM) mulai bentuk pola bullish

Dilaporkan BeInCrypto, Stellar menjadi salah satu token yang menarik perhatian setelah mencatat lebih dari $1,2 miliar nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi di jaringannya. Dukungan regulasi dari SEC dan CFTC serta peluncuran produk institusional turut memperkuat posisinya.

Secara teknikal, XLM sedang membentuk pola inverse head and shoulders, yang sering dianggap sebagai sinyal pembalikan tren. Jika harga mampu menembus area $0,176 hingga $0,189, potensi kenaikan hingga sekitar 20% menuju $0,229 terbuka.

Baca Juga: Tren RWA: Altcoin Utilitas Mulai Mandiri dari Bitcoin

Zebec (ZBCN) didorong akumulasi whale

Zebec Network menjadi salah satu token dengan performa terbaik dalam 30 hari terakhir, mencatat kenaikan sekitar 14%. Kenaikan ini didukung oleh akumulasi whale yang meningkat sebesar 3,52%, menunjukkan adanya keyakinan dari investor besar.

Dari sisi teknikal, ZBCN juga menunjukkan sinyal bullish dengan potensi crossover pada indikator EMA. Jika harga mampu bertahan di atas level kunci, maka peluang kenaikan lanjutan masih terbuka.

Quant (QNT) paling solid secara teknikal

Quant menjadi token dengan struktur paling kuat di antara ketiganya. Selain mencatat kenaikan di berbagai timeframe, aktivitas whale juga menunjukkan akumulasi yang konsisten sejak akhir Maret.

Secara teknikal, QNT menunjukkan bullish divergence pada RSI serta membentuk pola cup and handle. Jika harga menembus area $84, potensi kenaikan hingga sekitar $110 bisa terjadi.

Analisa Tim Research Tokocrypto, ini setup onchain yang bersih: smart money menambah eksposur justru saat momentum bearish melemah.

“Kalau akumulasi whale bertahan dan harga mampu menembus area kunci di atas US$75,65 lalu US$84,33, QNT punya jalur paling kredibel untuk memimpin rotasi RWA di awal April,” jelasnya.

Pasar masih lemah, tapi peluang tetap ada

Meskipun ketiga token ini menunjukkan sinyal positif, kondisi pasar secara keseluruhan masih belum stabil. Oleh karena itu, pergerakan harga tetap perlu dikonfirmasi oleh peningkatan volume dan sentimen pasar yang lebih luas.

Namun, kombinasi antara adopsi aset dunia nyata, dukungan institusional, serta aktivitas whale menjadikan XLM, ZBCN, dan QNT sebagai aset yang patut diperhatikan di bulan April.

Baca juga: Rekor Baru! Dana Tokenisasi Tembus $17 Miliar, RWA Jadi Perhatian


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com