Tag Archives: pasar kripto

Biaya Transaksi Ethereum Cuma $0,02, Mengapa Tetap Murah?

Ethereum terus mempertahankan biaya transaksi yang rendah, memberikan keuntungan bagi para pengguna dalam berbagai aktivitas onchain.

Data terbaru dari News Bitcoin pada Minggu (16/3), menunjukkan bahwa biaya transaksi Ethereum tetap berada di bawah 1 gwei.

Dengan kondisi ini, pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas seperti transfer aset, perdagangan di DEX, hingga transaksi NFT dengan biaya yang minimal.

Aktivitas Blockchain yang Hemat Biaya

Pada 15 Maret 2025, biaya transaksi Ethereum untuk kecepatan tinggi hanya sekitar 1,53 gwei atau setara dengan $0,05 saja.

Sementara itu, transaksi dengan kecepatan standar atau lebih lambat hanya memerlukan biaya antara 1,07 hingga 0,57 gwei ($0,03 hingga $0,02).

Ethereum tetap aktif dengan rata-rata 1 juta hingga 1,358 juta transaksi harian, mempertahankan stabilitas dalam ekosistemnya.

Swap Token dan NFT Lebih Terjangkau

Bagi pengguna yang sering melakukan swap token di jaringan Ethereum, biaya yang dikenakan sekitar $0,81 untuk transaksi prioritas.

Namun, dengan strategi yang tepat, pengguna dapat menekan biaya hingga $0,30 per transaksi.

Sementara itu, transaksi NFT yang memerlukan pemrosesan cepat bisa dikenakan biaya sekitar $1,38, tetapi opsi lebih hemat tersedia di kisaran $0,51.

Biaya Bridging dan Pinjaman Juga Rendah

Selain transaksi reguler, aktivitas seperti bridging aset dan pinjaman onchain juga mendapatkan keuntungan dari rendahnya biaya transaksi Ethereum.

Pengguna hanya perlu mengeluarkan sekitar $0,10 untuk melakukan bridging aset dan sekitar $0,69 untuk menggunakan protokol peminjaman berbasis blockchain.

Perbedaan Biaya Transfer dan Smart Contract

Transfer ETH secara langsung lebih murah dibandingkan dengan interaksi dengan smart contract.

Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam sumber daya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan transaksi di jaringan Ethereum.

Meskipun demikian, kondisi ini tetap menguntungkan pengguna yang melakukan transfer reguler maupun aktivitas DeFi lainnya.

Prospek Keberlanjutan Biaya Rendah Ethereum

Tren rendahnya biaya transaksi Ethereum ini mencerminkan permintaan yang stabil dan efisiensi jaringan yang optimal.

Dengan kondisi ini, pengguna dapat lebih leluasa melakukan transaksi, baik untuk perdagangan, investasi, maupun eksplorasi fitur DeFi dan NFT.

Apakah tren ini akan terus berlanjut? Semua bergantung pada dinamika pasar kripto dan tingkat kepadatan jaringan di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kebijakan Tarif Trump terhadap Kanada Picu Ketegangan di Pasar Kripto

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif pajak baru terhadap baja dan aluminium dari Kanada, yang memicu kekhawatiran akan ketidakstabilan ekonomi.

Langkah ini dikhawatirkan akan berdampak negatif pada industri kripto, yang sudah mengalami tekanan akibat ketidakpastian global.

Sebagaimana dikutip dari Coinpaprika pada Kamis (13/3/2025), meskipun tarif ini belum tentu diberlakukan atau dapat dibatalkan, ketidakpastian yang ditimbulkan cukup mengguncang pasar.

Eskalasi Ketegangan antara AS dan Kanada

Ketegangan antara AS dan Kanada semakin meningkat dengan pernyataan Trump yang menyebut bahwa AS seharusnya mencaplok Kanada.

Pernyataan ini semakin menambah ketidakpastian dalam hubungan perdagangan antara kedua negara, yang sebelumnya sudah mengalami ketegangan akibat kebijakan tarif.

Tarif Balasan dan Dampaknya pada Pasar

Pada Februari lalu, Kanada dan Meksiko berhasil menunda tarif serupa, namun kini Trump tetap melanjutkan kebijakan tersebut.

Tarif baru sebesar 50% pada baja dan aluminium Kanada, sebagai respons atas tarif 25% Ontario terhadap impor listrik dari AS, akan berlaku mulai 12 Maret.

Kebijakan ini menambah tekanan terhadap sektor perdagangan dan industri di kedua negara.

Implikasi bagi Industri Kripto

Pengumuman tarif perdagangan sering kali berdampak langsung pada pasar kripto. Harga Bitcoin dan aset digital lainnya cenderung turun ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.

Jika tarif ini diterapkan, dampaknya terhadap crypto bisa semakin besar, meskipun belum jelas apakah akan mengubah tren pasar secara drastis.

Sentimen Investor yang Semakin Lemah

Sebelum pengumuman ini, pasar crypto sudah berada dalam kondisi sulit. Likuidasi yang tinggi dan sentimen investor yang lemah membuat aset digital mengalami tekanan.

Tarif baru ini dapat memperburuk keadaan, tetapi beberapa analis berpendapat bahwa pelemahan kripto lebih disebabkan oleh faktor makroekonomi lainnya.

Peluang Pembatalan Tarif

Meski tarif telah diumumkan, masih ada kemungkinan bahwa Trump akan membatalkannya, sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya dengan Kanada dan Meksiko.

Jika hal ini terjadi, dampaknya terhadap pasar bisa diminimalkan, tetapi ketidakpastian tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan harga kripto.

Risiko Terbesar: Ketidakpastian Pasar

Ketidakpastian akibat kebijakan yang berubah-ubah menjadi risiko utama bagi investor.

Jika kepercayaan terhadap stabilitas ekonomi menurun, kripto dan pasar keuangan lainnya bisa mengalami tekanan yang lebih besar.

Meskipun resesi penuh belum dapat dipastikan, perkembangan ini menambah kekhawatiran akan potensi perlambatan ekonomi yang lebih luas.

Keputusan tarif ini akan menjadi faktor penting dalam pergerakan pasar dalam beberapa hari ke depan.

Apakah kebijakan ini akan bertahan atau hanya menjadi strategi politik sementara masih harus dilihat lebih lanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Menguat, Ukraina Siap Ajukan Proposal Gencatan Senjata

Pasar kripto dan saham mengalami lonjakan setelah Ukraina menyatakan kesiapan untuk menerima proposal gencatan senjata 30 hari yang didukung oleh Amerika Serikat seperti dilaporkan oleh Benzinga pada Rabu (13/3).

Langkah ini dipandang sebagai upaya deeskalasi konflik dengan Rusia, memicu reli di berbagai aset berisiko.

Rencana Gencatan Senjata yang Diusulkan

Proposal ini mencakup gencatan senjata sementara selama 30 hari, dimulainya kembali berbagi intelijen, serta bantuan kemanusiaan.

Namun, rencana ini masih bergantung pada partisipasi Rusia dalam kesepakatan.

Dampak Positif pada Pasar Saham

Indeks Nasdaq 100 yang dilacak oleh Invesco QQQ Trust melonjak lebih dari 400 poin dari posisi terendah hariannya dan ditutup naik 0,7%.

Saham-saham dengan kapitalisasi besar mencatat kenaikan signifikan, termasuk Astera Labs Inc. (ALAB) naik 8,72%, AppLovin Corp. (APP) naik 8,03%, dan Coinbase Global Inc. (COIN) naik 8,57%.

Bitcoin dan Kripto Ikut Naik

Bitcoin (BTC) mencatat kenaikan lebih dari 6%, memulihkan penurunan selama lima hari sebelumnya.

Mata uang kripto terbesar ini diperdagangkan di kisaran $83.320 per pukul 15:00 waktu New York, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko.

Respons Amerika Serikat

Amerika Serikat menyambut baik langkah Ukraina ini dan berjanji akan melanjutkan bantuan keamanan serta berbagi intelijen dengan negara tersebut.

Selain itu, kesepakatan ini juga mencakup pertukaran tawanan perang dan pemulangan anak-anak Ukraina yang dipindahkan secara paksa.

Harapan untuk Perdamaian Jangka Panjang

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyebut keputusan Ukraina sebagai langkah positif dan berharap Rusia akan memberikan tanggapan yang sejalan.

Sementara itu, perundingan lanjutan direncanakan untuk menyusun kesepakatan yang lebih komprehensif mengenai sumber daya mineral strategis Ukraina.

Meskipun masih ada ketidakpastian terkait respons Rusia, optimisme pasar terhadap kemungkinan deeskalasi konflik telah mendorong kenaikan di berbagai instrumen keuangan.

Investor terus memantau perkembangan negosiasi ini untuk melihat dampaknya lebih lanjut terhadap stabilitas ekonomi global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Penyebab Nyata di Balik Anjloknya Pasar Kripto Senilai $1,2 Triliun

Pasar kripto mengalami penurunan tajam dengan total kehilangan nilai mencapai $1,2 triliun.

Menurut laporan Thecoinrepublic pada Selasa (11/3), Ethereum (ETH) menjadi salah satu aset yang paling terdampak, kehilangan lebih dari 50% sejak Desember lalu.

Fenomena ini juga mempengaruhi pasar saham, dengan total gabungan kehilangan nilai mencapai $5,5 triliun dalam dua bulan terakhir.

Ethereum dan Bitcoin Terimbas Volatilitas Pasar

Pada puncak volatilitas, harga Ethereum sempat turun di bawah $2.000, menandai titik terendah baru bagi aset digital ini.

Bitcoin (BTC) juga mengalami penurunan harga signifikan, dengan nilai saat ini berada di angka $78.220, turun 5,92% dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, Ethereum berada di $1.901,36 setelah mengalami penurunan 5,45%. Altcoin lain, seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA), juga mengalami penurunan harga besar-besaran.

Cardano mencatatkan penurunan paling tajam sebesar 6,18%. Sementara Solana mengalami likuidasi terbesar dengan nilai mencapai $34 juta dalam sehari.

Bahkan, dalam 14 hari terakhir, Ethereum mengalami penurunan lebih dari 14% meskipun adanya produk ETF spot yang seharusnya meningkatkan arus masuk modal.

Faktor Penyebab Penurunan Pasar Kripto

Analis dari The Kobeissi Letter mengungkapkan bahwa penurunan pasar ini sebagian besar dipicu oleh ketidakpastian ekonomi yang dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan Donald Trump.

Pada 1 Februari 2025, perang dagang yang semakin memanas menambah tekanan pada pasar keuangan global.

Selain itu, perubahan sentimen investor menjadi faktor utama lainnya. Hanya dalam hitungan hari, pasar berpindah dari kondisi “keserakahan ekstrem” menjadi “ketakutan ekstrem”.

Tren ini juga diperburuk oleh penurunan signifikan dalam investasi pada saham-saham Magnificent 7, yang berimbas langsung pada pasar kripto.

Likuidasi besar-besaran juga terjadi, dengan total $828 juta dilikuidasi dalam 24 jam terakhir dari lebih dari 268.000 trader.

Ethereum menjadi salah satu aset yang paling terdampak dengan likuidasi senilai $197,18 juta.

Strategi Pasar Kripto 2025

Meskipun pasar masih dalam tekanan bearish, beberapa analis melihat peluang bagi investor yang berani mengambil risiko.

The Kobeissi Letter menyatakan bahwa ada pergeseran posisi di pasar yang bisa dimanfaatkan.

Indeks Volatilitas (VIX) yang meningkat lebih dari 70% dalam sebulan terakhir menjadi indikator adanya potensi pemulihan.

Indeks Dow Jones diperkirakan akan mengalami kenaikan minimal 1.000 poin dalam waktu dekat.

Mengingat korelasinya dengan pasar kripto, Bitcoin dan Ethereum kemungkinan besar juga akan mengalami kenaikan harga dalam beberapa bulan mendatang.

Secara keseluruhan, meskipun pasar kripto saat ini mengalami tekanan besar, peluang untuk pemulihan tetap ada bagi investor yang mampu mengantisipasi perubahan tren dengan strategi yang tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Standard Chartered Usul Pemerintah AS Jual Emas Demi Beli Bitcoin

Standard Chartered mengusulkan agar pemerintah Amerika Serikat (AS) menjual sebagian cadangan emasnya dengan total sebesar $800 Miliar untuk mendanai akuisisi Bitcoin guna memperkuat Strategic Bitcoin Reserve (SBR) yang baru dibentuk.

Berdasarkan postingan terbaru dari akun media sosial Bitcoin Archive, langkah ini disebut sebagai pendekatan “budget-neutral” karena tidak membebani anggaran negara dan pajak rakyat.

Cadangan Emas AS dan Potensi Akuisisi Bitcoin

Sementara itu, sumber lain dari Tronweekly menyebutkan bahwa saat ini pemerintah AS memiliki cadangan emas sebesar 8.133,46 ton dengan nilai lebih dari $758 miliar.

Standard Chartered menilai bahwa menjual sebagian dari emas ini dapat menjadi sumber pendanaan yang efisien untuk membeli Bitcoin tanpa menambah anggaran baru.

Proposal ini sejalan dengan perintah eksekutif terbaru dari Presiden AS Donald Trump yang mewajibkan semua pembelian Bitcoin dilakukan dengan metode budget-neutral.

Menurut Geoff Kendrick dari Standard Chartered, langkah ini akan membantu AS meningkatkan kepemilikan aset digitalnya di tengah meningkatnya minat global terhadap Bitcoin.

Harga Bitcoin baru-baru ini berfluktuasi antara $94.770 hingga $82.681, dengan nilai saat ini di kisaran $85.925.

Alternatif Pendanaan: Dana Stabilisasi Pertukaran

Selain menjual emas, Standard Chartered juga menyarankan pemanfaatan Dana Stabilisasi Pertukaran (Exchange Stabilization Fund/ESF) senilai $39 miliar sebagai opsi lain untuk membeli Bitcoin.

Dana ini biasanya digunakan untuk menjaga stabilitas dolar AS di pasar valuta asing, tetapi penggunaannya untuk Bitcoin dapat menjadi langkah inovatif dalam diversifikasi cadangan keuangan negara.

Dampak dan Tantangan

Kebijakan Rencana ini memiliki tantangan besar, terutama terkait dengan persetujuan Kongres AS.

Penjualan emas atau penggunaan ESF untuk pembelian Bitcoin memerlukan persetujuan legislatif.

Selain itu, usulan ini juga bersinggungan dengan RUU Bitcoin Act of 2024 yang mengatur pembelian Bitcoin oleh Departemen Keuangan AS selama lima tahun ke depan dengan metode budget-neutral.

Jika disetujui, kebijakan ini akan menjadi langkah besar dalam adopsi Bitcoin sebagai aset strategis oleh pemerintah AS.

Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan birokrasi dan perdebatan politik yang perlu diselesaikan sebelum dapat direalisasikan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Berpotensi Mengalami Bull Trap Sebelum Koreksi Tajam

Seorang analis kripto dalam wawancaranya dengan Cryptopolitan memperingatkan bahwa Bitcoin, Ethereum, dan altcoin lainnya mungkin sedang mengalami bull trap sebelum mengalami koreksi tajam.

Dalam analisisnya, ia memprediksi bahwa Bitcoin bisa mencapai $100.000 (Rp 1,6 miliar) dan Ethereum naik hingga $3.000 (Rp 48 juta) sebelum mengalami penurunan harga yang signifikan antara 30% hingga 60%.

Menurut analis yang dikenal sebagai Capo, kondisi ini bisa terjadi akibat kejadian tak terduga di pasar, seperti peristiwa black swan yang memiliki dampak besar pada ekosistem keuangan.

Salah satu contoh black swan yang pernah terjadi adalah pandemi COVID-19 yang menyebabkan pasar kripto mengalami penurunan drastis.

Jalan Terjal Bitcoin dan Ethereum

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun saat ini pasar kripto menunjukkan tanda-tanda kenaikan, analis memperingatkan bahwa ini bisa menjadi sinyal palsu.

Bull trap terjadi ketika harga tampak naik tetapi kemudian berbalik arah, menyebabkan investor yang membeli di puncak mengalami kerugian.

Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran $82.659 (Rp 1,3 miliar), mengalami penurunan 4% dalam 24 jam terakhir, sementara Ethereum berada di angka $2.010 (Rp 32,8 juta) setelah turun 8%.

Pergerakan Harga Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data on-chain menunjukkan bahwa nilai Bitcoin telah merosot 11% dalam seminggu terakhir, sementara volume perdagangan harian menurun sebesar 53%.

Namun, ada tanda-tanda optimisme di antara investor besar. Bitcoin whales telah membeli lebih dari 22.000 BTC dalam tiga hari berturut-turut, yang menunjukkan bahwa institusi masih memiliki pandangan bullish terhadap pasar.

Harus diakui, pasar kripto selalu penuh dengan ketidakpastian, dan bull trap yang diprediksi bisa menjadi tantangan besar bagi investor.

Meski begitu, potensi kenaikan jangka panjang tetap ada, terutama jika pasar berhasil melewati fase koreksi ini.

Ethereum dan Bitcoin masih menjadi dua aset digital yang banyak diminati, dengan peluang besar untuk kembali menguat setelah koreksi terjadi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Akumulasi 1,10 Juta Ethereum, Sinyal Bullish atau Strategi?

Dalam dua hari terakhir, investor besar atau whale telah mengakumulasi 1,10 juta Ethereum (ETH).

Sebagaimana dilaporkan Ambcrypto pada Minggu (9/3), langkah ini memicu spekulasi di pasar kripto mengenai kemungkinan pergeseran besar atau bahkan potensi breakout.

Meskipun akumulasi besar-besaran ini terjadi, harga Ethereum masih berada dalam tren menurun, menunjukkan adanya tarik-menarik antara tekanan jual dan akumulasi oleh pemain besar.

Strategi atau Tanda Perubahan Pasar?

Total pasokan Ethereum saat ini mencapai sekitar 120 juta ETH. Dengan jumlah akumulasi sebesar 0,92% dari total pasokan, aksi whale ini menjadi perhatian utama.

Banyak yang bertanya-tanya apakah mereka memiliki wawasan atau informasi yang belum diketahui pasar secara luas.

Pola Akumulasi Whale di Awal 2025

Akumulasi besar-besaran oleh whale bukanlah kejadian yang terisolasi. Pada Januari 2025, para pemegang besar telah membeli lebih dari 330.000 ETH dalam satu minggu, senilai lebih dari $1 miliar.

Hal ini mengindikasikan adanya pola yang berulang, terutama di tengah pergerakan harga Ethereum yang lesu.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Apa yang Mendorong Lonjakan Aktivitas Whale?

Beberapa faktor yang mendorong akumulasi whale antara lain dukungan dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pada 2 Maret lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana cadangan kripto strategis AS dan menyatakan dukungannya terhadap Ethereum.

Selain itu, tren ini juga dipengaruhi penyelenggaraan White House Crypto Summit. Acara yang dijadwalkan pada 7 Maret ini menambah sentimen positif di kalangan investor.

Terakhir, karena dominasi Ethereum di pasar stablecoin. Dengan kepemilikan 56% dari total nilai stablecoin, Ethereum tetap menjadi aset kripto yang krusial.

Menariknya, meskipun ada akumulasi besar dari whale, harga ETH masih dalam tren turun. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.195 (Rp 35 juta), dengan indikator teknikal menunjukkan dominasi tekanan jual.

Indikator Teknis: Bearish Masih Kuat

RSI (Relative Strength Index) di 37,32 menunjukkan ETH mendekati wilayah oversold.

MACD (Moving Average Convergence Divergence) masih berada di zona negatif, menandakan momentum bearish masih akan berlanjut.

Sementara itu, grafik harga menunjukkan pola lower highs dan lower lows, yang memperkuat tren penurunan.

Level Penting: Support dan Resistance ETH

Tanpa adanya katalis positif yang kuat, ETH bisa menguji level support $2.000 (Rp 32 juta) dalam waktu dekat.

Untuk membalikkan tren bearish ini, ETH perlu menembus level resistance di $2.500 (Rp 40 juta). Jika gagal, tekanan jual bisa semakin kuat.

Akumulasi besar-besaran oleh whale menunjukkan keyakinan terhadap Ethereum dalam jangka panjang. Namun, tanpa dorongan fundamental atau katalis kuat, harga ETH masih dalam tekanan.

Investor sebaiknya tetap waspada dan memperhatikan level teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tarif Trump Picu Kepanikan, Pasar Kripto Rugi $300 Miliar

Kebijakan tarif baru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap China, Meksiko, dan Kanada menyebabkan gejolak di pasar keuangan global.

Hal ini mengakibatkan pasar kripto mengalami kerugian besar, dengan total kapitalisasi pasar turun sebesar $300 miliar (Rp 4,9 kuadriliun).

CNBC menyebutkan pada Rabu (5/3) bahwa Bitcoin (BTC) jatuh hampir 10%, sementara altcoin utama seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan XRP mengalami penurunan lebih dari 15%.

Ethereum, Solana, dan XRP Anjlok

Ethereum (ETH) mengalami penurunan sebesar 11%, Solana (SOL) jatuh hingga 15%, dan XRP turun 12%.

Cardano (ADA), yang sebelumnya menjadi top gainer pada hari Senin, mengalami penurunan paling drastis sebesar 20%, kini diperdagangkan di kisaran harga $0,80 (Rp 13 ribu).

Tarif Trump Guncang Pasar Global

Sentimen negatif ini dipicu oleh kebijakan tarif baru Trump, termasuk bea impor 25% terhadap barang dari Meksiko dan Kanada serta kenaikan tarif barang China menjadi 20%.

Hal ini membuat investor panik, menyebabkan aksi jual besar-besaran di pasar saham dan crypto.

Pasar Saham Ikut Terpuruk

Layaknya efek domino, tarif baru Trump menimbulkan dampak yang lebih luas. Tak hanya crypto, pasar saham AS juga terkena dampaknya.

Indeks S&P 500 turun 2%, sementara Dow Jones jatuh 650 poin menjelang penutupan perdagangan.

Sebagai respons terhadap kebijakan tersebut, China pun membalas dengan mengenakan tarif 10%-15% pada beberapa produk AS, memperburuk kekhawatiran akan perang dagang yang lebih luas.

Trump dan Dugaan Manipulasi Pasar Kripto

Sebelumnya, Trump mengumumkan inisiatif “US Crypto Strategic Reserves” yang memicu lonjakan harga Bitcoin hingga $94,000 (Rp 1,5 miliar).

Namun, hanya sehari setelahnya, pasar kripto anjlok drastis, sehingga memunculkan dugaan manipulasi pasar.

Beberapa ekonom bahkan menuding Trump telah menciptakan skema “pump-and-dump” terbesar dalam sejarah kripto.

Bitcoin Kehilangan Keuntungan Singkatnya

Bitcoin yang sempat melonjak akibat pengumuman Trump kini kembali ke level lebih rendah dari sebelum pengumuman tersebut.

Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa pengumuman tersebut hanya taktik untuk meningkatkan harga sesaat sebelum jatuh.

Masa Depan Kripto di Tengah Ketidakpastian

Ketidakpastian seputar kebijakan Trump dan perang dagang global membuat masa depan kripto semakin sulit diprediksi.

Jika inisiatif US Crypto Strategic Reserves menghadapi hambatan regulasi, volatilitas di pasar kripto kemungkinan akan berlanjut. Investor pun kini lebih berhati-hati dalam menghadapi salah satu periode paling bergejolak dalam sejarah kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

David Sacks dan Kontroversi di Balik Cadangan Kripto AS

Pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai pembentukan U.S. Crypto Reserve telah memicu lonjakan harga aset kripto dan meningkatkan kepercayaan pasar.

Namun, dibalik euforia ini, muncul tuduhan bahwa White House Crypto Czar, David Sacks, memiliki konflik kepentingan terkait kebijakan ini.

Motif Tersembunyi Dibalik U.S. Crypto Reserve?

Dikabarkan oleh Solanafloor pada Selasa (4/3), David Sacks dituding memanfaatkan jabatannya untuk meraup keuntungan pribadi.

Kritik muncul setelah Trump mengumumkan bahwa U.S. Crypto Reserve akan mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan Cardano (ADA).

Meskipun komunitas kripto menyambut baik langkah ini, sebagian pihak mempertanyakan apakah kebijakan ini lebih menguntungkan segelintir individu ketimbang kepentingan nasional.

David Sacks Dituduh Memiliki Aset Kripto

Meskipun Sacks mengklaim telah menjual semua aset kriptonya sebelum Trump menjabat, kritik tetap mengarah padanya.

Ia diduga masih memiliki eksposur tidak langsung terhadap pasar kripto melalui berbagai investasi lain.

Investasi di Bitwise dan Multicoin Capital

Craft Ventures, firma investasi yang didirikan oleh Sacks, adalah investor utama di Bitwise, sebuah perusahaan investasi kripto yang mengelola dana seperti Bitwise 10 Crypto Index Fund ($BITW).

Dana ini berisi aset yang sama dengan yang akan digunakan dalam U.S. Crypto Reserve. Selain itu, Sacks juga terlibat dalam Multicoin Capital, perusahaan modal ventura yang memiliki investasi signifikan di Solana.

Pembelaan dari Komunitas Kripto

Beberapa tokoh industri kripto membela Sacks, termasuk Bitcoin maksimalis Fred Kreuger, yang menyatakan bahwa kesamaan aset antara $BITW dan U.S. Crypto Reserve hanya mencerminkan indeks pasar.

Namun, kritik tetap menuntut transparansi lebih lanjut mengenai keterlibatan Sacks dalam industri ini.

Negara Lain yang Akan Mengadopsi Crypto Reserve?

Langkah AS dalam membentuk cadangan kripto bisa menjadi momen penting bagi adopsi blockchain global. Beberapa negara lain, seperti El Salvador, Brasil, dan Hong Kong, juga telah mempertimbangkan untuk menyimpan aset kripto dalam cadangan nasional mereka.

Di Timur Tengah, Abu Dhabi melalui Mubadala Investment Company telah menginvestasikan $461 juta dalam ETF Bitcoin BlackRock ($IBIT).

Namun, rencana serupa oleh Swiss National Bank (SNB) telah ditolak oleh presidennya, Martin Schlegel.

David Sacks tetap menjadi figur kontroversial dalam kebijakan kripto AS. Meskipun ia membantah memiliki kepentingan pribadi dalam pembentukan U.S. Crypto Reserve, hubungan bisnisnya dengan perusahaan investasi kripto menimbulkan pertanyaan tentang potensi konflik kepentingan.

Dengan berkembangnya kebijakan ini, publik menuntut lebih banyak transparansi mengenai keterlibatan pejabat pemerintah AS dalam pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Cardano Terus Naik, Sinyal Breakout?

Cardano (ADA) saat ini menunjukkan pola segitiga naik, yang sering kali menandakan potensi breakout signifikan.

Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, mengidentifikasi bahwa level harga $0,74 (Rp 12 ribu) dan $0,83 (Rp 13,5 ribu) adalah titik penting yang harus diperhatikan oleh para investor dan trader.

Thecoinrepublic menyebutkan bahwa pola segitiga naik ini ditandai dengan terbentuknya harga terendah yang semakin tinggi serta resistensi di sekitar level $0,83 (Rp 13,5 ribu).

Jika Cardano berhasil menembus level ini, maka ada kemungkinan harga Cardano akan mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

Menurut analisis Martinez, jika harga Cardano mampu melewati resistensi $0,83 (Rp 13,5 ribu), maka aset ini berpotensi mengalami kenaikan hingga 24%.

Kenaikan tersebut bisa saja membawa harga ADA mendekati atau bahkan melampaui angka psikologis $1 (Rp 16 ribu).

Namun sebaliknya, jika harga turun di bawah $0,74 (Rp 12 ribu), maka Cardano berisiko mengalami penurunan lebih lanjut hingga ke level $0,56 (Rp 9,1 ribu).

Oleh karena itu, level-level rentan ini menjadi acuan utama bagi para pelaku pasar dalam menentukan langkah investasi mereka di masa depan.

Apakah Harga Cardano Akan Menembus $1?

Dalam beberapa pekan terakhir, Cardano telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami penurunan tajam dari level tertinggi Desember 2024 di $1,3278 (Rp 216 ribu).

Salah satu faktor pendorong optimisme ini adalah harapan akan persetujuan ETF spot dari Grayscale, yang dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset kripto ini.

Jika harga berhasil menembus $0,83 (Rp 13,5 ribu), maka ada peluang besar bahwa ADA akan mencapai $1. Namun, pergerakan harga tetap bergantung pada faktor eksternal, termasuk sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Sementara itu, indikator teknikal juga menunjukkan potensi kenaikan harga ADA dalam jangka pendek:

Pertama, MACD (Moving Average Convergence Divergence). Garis MACD telah melintasi garis sinyal ke atas, menandakan momentum bullish.

Kedua, Bollinger Bands. Harga Cardano saat ini berada di dekat batas bawah Bollinger Bands, yang menunjukkan kondisi oversold. Jika harga bertahan di atas $0,74 $0,74 (Rp 12 ribu), maka ada peluang untuk rebound.

Ketiga, volatilitas. Bollinger Bands semakin menyempit, yang bisa menjadi indikasi bahwa volatilitas berkurang dan breakout akan segera terjadi.

Pada saat artikel ini ditulis, harga Cardano berada di sekitar $0,7643 (Rp 12,3 ribu), turun 4,85% dalam 24 jam terakhir.

Para investor diharapkan tetap waspada terhadap pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com