Tag Archives: pelajar

Beasiswa BSI Scholarship Pelajar 2025, Ada Uang Saku Plus Bimbingan SNBT


Jakarta

Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan beasiswa bagi pelajar SMA kelas 12. Pendaftaran bisa dilakukan mulai 1 Juli hingga 20 Juli 2025.

Lewat beasiswa ini, pelajar akan mendapatkan uang saku bulanan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri. Awardee akan mendapatkan bimbingan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di tahun 2026.

Apa saja syarat agar bisa mendapatkan BSI Scholarship Pelajar 2025? Mengutip laman resminya, berikut ketentuan yang harus dipenuhi:


Keuntungan Mendapat BSI Scholarship Pelajar 202

  • Memperoleh uang saku bulanan Rp 300 ribu
  • Mendapatkan mentorship pengembangan diri
  • Mendapatkan bimbingan intensif persiapan SNBT
  • Bisa memperoleh networking dengan peserta dari seluruh Indonesia

Syarat Daftar BSI Scholarship Pelajar 2025

  • Pelajar aktif kelas 12 SMA/SMK/sederajat tahun angkatan 2025-2026
  • Mempunyai rata-rata nilai rapor minimal 80

Dokumen Syarat Daftar BSI Scholarship Pelajar 202

  • Kartu Tanda Kependudukan (KTP)/identitas diri
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Rapor SMA/sederajat
  • Sertifikat prestasi (jika ada)
  • Foto formal
  • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan/DTKS

Jadwal dan Alur Seleksi BSI Scholarship Pelajar 2025

Pendaftaran bisa dilakukan lewat link https://www.bsischolarship.id/pelajar/daftar/prestasi. Peserta cukup mengisikan data diri dan unggah dokumen yang telah disebutkan di atas secara online.

Adapun alur seleksi BSI Scholarship Pelajar 2025 adalah sebagai berikut:

  1. Pendaftaran: 1-20 Juli 2025
  2. Pengumuman seleksi administrasi: 4 Agustus 2025
  3. Tes tulis: 10 Agustus 2025
  4. Pengumuman akhir: 25 Agustus 2025

Daftar PTN yang Menerima Awardee BSI Scholarship Pelajar

Berikut adalah daftar PTN yang menerima awardee BSI Scholarship Pelajar pada tahun 2025:

  1. Institut Teknologi Bandung (ITB): 16 orang
  2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 11 orang
  3. IPB University: 26 orang
  4. Universitas Airlangga (Unair): 22 orang
  5. Universitas Brawijaya (UB): 48 orang
  6. Universitas Diponegoro (Undip): 37 orang
  7. Universitas Gadjah Mada (UGM): 29 orang
  8. Universitas Hasanuddin (Unhas): 15 orang
  9. Universitas Indonesia (UI): 14 orang
  10. Universitas Padjadjaran (Unpad: 15 orang
  11. Universitas Sebelas Maret (UNS): 27 orang

Itulah informasi pendaftaran BSI Scholarsip Pelajar 2025. Semoga beruntung ya, detikers!

(cyu/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Beasiswa BCA 2026 Dibuka, Kuliah Bisnis, Perbankan, dan IT Gratis


Jakarta

Bank Central Asia (BCA) membuka pendaftaran Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2026 bagi pelajar yang akan kuliah tahun depan. Pendaftaran berlangsung mulai 11 April-22 September 2025.

Pada Beasiswa BCA 2026, calon pendaftar bisa memilih Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan ini berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

Di samping belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Peserta juga akan mendapat pembekalan soft skill seperti kepemimpinan, kerja tim, pembentukan karakter dan perencanaan keuangan. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.


Beasiswa BCA 2026

Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen berikut:

  • Pendidikan gratis
  • Uang saku
  • Buku pelajaran
  • Laptop (khusus bagi peserta PPTI)
  • Shuttle bus
  • Makan siang
  • Asrama
  • Penawaran kerja di BCA

Syarat Beasiswa BCA 2026

  • Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026
  • Usia maksimal 19 tahun
  • Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75
  • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Cara Daftar Beasiswa BCA

  • Buka https://bca.id/beasiswabca2025
  • Buat akun dengan nama sesuai KTP/identitas di Kartu Keluarga dan email aktif
  • Cek email yang didaftarkan dan aktivasi akun
  • Buat password
  • Log in kembali dengan email dan password yang sudah didaftarkan
  • Lengkapi data diri beserta foto formal, isikan NIK dari Kartu Keluarga jika belum memiliki KTP
  • Klik Daftar

Dikutip dari akun Instagram @lifeatBCA, peserta yang tidak lolos seleksi rekrutmen BCA lain harus memenuhi masa tunggu 2 tahun untuk ikut rekrutmen program BCA ini. Sedangkan peserta yang sedang mendaftar pada rekrutmen BCA lain tidak bisa mendaftar pada rekrutmen beasiswa BCA ini.

Informasi Beasiswa BCA 2026 bisa dipantau di https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan akun Instagram @lifeatBCA. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin

Beasiswa Sinar Mas 2025, Gratis Kuliah D3 dan Peluang Magang


Jakarta

Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2025 dibuka untuk calon mahasiswa tahun ini. Penerima beasiswa berkesempatan terpilih sebagai peserta magang dan bekerja di perusahaan ini.

Dikutip dari laman SMART Tbk, beasiswa kuliah D3 ini diperuntukkan bagi pelajar bermotivasi tinggi yang berminat tinggi di bidang agribisinis. Simak cakupan beasiswa dan persyaratannya di bawah ini.

Beasiswa Sinar Mas 2025 Kuliah D3

Beasiswa kuliah ini meliputi:


  • Seluruh biaya pendidikan selama masa studi
  • Pelatihan kerja, mulai dari pengelolaan perkebunan sampai pelaksanaan peran supervisi di pabrik rafinasi sektor hilir perusahaan
  • Kesempatan untuk mendapatkan bantuan biaya hidup bagi 10 mahasiswa dengan IPK terbaik pada setiap semester.
  • Kesempatan magang pada penerima beasiswa terbaik di lokasi perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food.
  • Kesempatan kerja di Sinar Mas Agribusiness and Food bagi peserta magang terpilih setelah lulus.

Syarat Beasiswa

Beasiswa ini ditawarkan untuk kuliah program D3 Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit dengan peminatan Kebun dan peminatan Pabrik di Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) Cikarang, Jawa Barat. Berikut syaratnya.

Syarat Beasiswa Agronomi (Peminatan Kebun)

Lulusan program peminatan kebun dipersiapkan untuk menjadi Asisten Agronomi andal dengan tugas utama mengelola dan mengatur perkebunan kelapa sawit di Sinar Mas Agribusiness and Food. Pengelolaan ini meliputi proses pembibitan, penanaman, pemupukan, hingga panen.

Berikut syarat beasiswa di peminatan ini:

  • Lulusan SMA/MAN IPA atau SMK Pertanian/SPP/SPMA.
  • Tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan proporsional.
  • Tidak buta warna total maupun parsial.
  • Lulus seluruh proses seleksi yang diadakan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dan ITSB.
  • Lulus tes kesehatan.

Syarat Beasiswa Mill (Peminatan Pabrik)

Lulusan peminatan disiapkan untuk menjadi Asisten Mill andal dengan tugas utama mengelola dan mengatur operasional pabrik kelapa sawit di Sinar Mas Agribusiness and Food. Operasi ini mencakup proses produksi, pemeliharaan (maintenance), elektrikal, hingga pengelolaan laboratorium.

Berikut syarat pendaftarannya:

  • Lulusan SMA/MAN IPA atau SMK Mekanikal/Elektrikal
  • Tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan proporsional.
  • Tidak buta warna total maupun parsial.
  • Lulus seluruh proses seleksi yang diadakan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dan ITSB.
  • Lulus tes kesehatan.

Cara Mendaftar

  • Buka https://www.smart-tbk.com/bekerja-bersama-kami/beasiswa/
  • Klik tombol “Klik di Sini untuk Mendaftar”
  • Calon pendaftar akan dibantu oleh SIERA (Sinar Mas Agribusiness and Food Recruitment Assistant) untuk melanjutkan tahap pendaftaran
  • Persiapkan diri untuk langsung lanjut ke tahap psikotes dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 2 jam.

Peserta yang lolos seleksi akan menerima informasi lebih lanjut melaluiemail dan WhatsApp. Bagi detikers yang berminat mendaftar, pantau informasi beasiswa ini di https://www.smart-tbk.com/bekerja-bersama-kami/beasiswa/ dan akun Instagram @goldenagri_sinarmas.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa Pertukaran Pelajar 2025 TechGirls, Belajar STEM di AS


Jakarta

Beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat TechGirls 2025 sedang membuka pendaftaran. Siswa perempuan usia 15-17 tahun dari Indonesia bisa mendaftar sebelum 6 Desember 2024.

Beasiswa TechGirls adalah program pertukaran musim panas di AS bagi siswa perempuan. Program ini diinisiasi Biro Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Luar Negeri AS, seperti dilansir laman resminya.

Rangkaian pelatihan pengembangan keterampilan langsung di TechGirls mendukung potensi mengenyam pendidikan tinggi dan karier di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Sebanyak 111 siswa perempuan berbagai negara akan dibimbing selama tiga minggu di AS dan total tujuh bulan termasuk pra dan pascapertukaran.


Program Pertukaran ke Amerika Serikat 2025 TechGirls

Para peserta TechGirls akan menjalani perkemahan teknologi dengan bimbingan dari Pusat Peningkatan Keanekaragaman Teknik (CEED) milik perguruan tinggi Virginia Tech. Pendidikan ini antara lain meliputi 38 jam pendidikan dasar STEM dan kunjungan ke laboratorium untuk mempelajari penelitian inovatif.

Sejak 2019, kegiatan TechGirls juga meliputi kunjungan ke Pusat Penerbangan Antariksa Goddard milik Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA). Peserta dapat mengenal dan menanyakan saran tentang karier di bidang STEM secara langsung dari para wanita karier di NASA.

Di samping itu, Smithsonian Institution juga bekerja sama dengan TechGirls untuk memungkinkan peserta bicara langsung dengan ilmuwan kelautan hingga ruang angkasa. Kunjungan ke pameran interaktif di National Museum of Natural History AS juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengenal peluangnya di dunia STEM dan sinerginya dengan disiplin ilmu lain.

Sejumlah manfaat rangkaian pertukaran pelajar ke AS ini yaitu:

  • Mengenal jenis pendidikan yang dibutuhkan untuk memasuki karier yang diminati.
  • Berjejaring dengan calon pemberi kerja di masa depan.
  • Mengetahui apakah karier yang diinginkan sesuai dengan minat dan kemampuan
  • Membuka peluang untuk membimbing sesama perempuan di bidang teknologi
  • Membangun kepercayaan diri siswa perempuan untuk kuliah dan berkarier di bidang teknologi
  • Mengenal dunia kerja dan kehidupan di AS
  • Menjajal lingkungan kerja yang kolaboratif dan berlatih berpikir inovatif.

Tahap Seleksi

  • Peninjauan lamaran
  • Wawancara bersama personel Kedutaan Besar AS untuk Indonesia bagi kandidat semifinalis terpilih

Syarat Pendaftaran

  • Warga Negara Indonesia dan penduduk tetap
  • Usia 15-17 tahun pada awal pertukaran pada tanggal 12 Juli 2025
  • Lahir pada atau antara 13 Juli 2007 dan 12 Juli 2010
  • Punya keterampilan tingkat lanjut dan minat serius terhadap sains, teknologi, teknik, dan/atau matematika dalam studi akademis
  • Berniat untuk mengejar pendidikan tinggi dan/atau karier di bidang STEM, khususnya teknologi
  • Memiliki keterampilan bahasa Inggris menengah tingkat lanjut
  • Menunjukkan kedewasaan, fleksibilitas, dan keterbukaan pikiran
  • Memiliki setidaknya satu semester sisa di sekolah menengah setelah kembali ke Indonesia
  • Berkomitmen untuk menyelesaikan proyek berbasis komunitas setelah kembali ke rumah
  • Pendaftar yang memiliki pengalaman terbatas atau belum pernah ke Amerika Serikat akan diprioritaskan
  • Calon pendaftar yang sudah pernah melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dalam tiga tahun terakhir sebagai bagian dari program pertukaran Biro Pendidikan dan Kebudayaan Deplu AS tidak boleh melamar.
  • Bukan anggota keluarga staf Kedutaan Besar atau Konsulat AS atau karyawan Departemen Luar Negeri AS, anggota keluarga staf Legacy International atau organisasi mitra
  • Warga Amerika yang memiliki kewarganegaraan ganda dan tinggal di luar negeri tidak memenuhi syarat untuk bepergian ke AS melalui program ini atau mendapatkan visa J-1.
  • Siswa penyandang disabilitas didorong melamar.

Komponen Beasiswa TechGirls

  • Biaya visa
  • Tiket pesawat pulang pergi dari negara asal peserta ke Amerika Serikat
  • Tiket pesawat pulang pergi domestik dari kota asal peserta
  • Tempat tinggal selama program
  • Akomodasi asrama di Virginia Tech
  • Akomodasi hunian di hotel di Washington, DC
  • Makanan selama program
  • Sarapan, makan siang, dan makan malam
  • Transportasi lokal ke acara program kelompok
  • Acara budaya yang diselenggarakan oleh Legacy International
  • Asuransi kesehatan darurat
  • Jaminan lingkungan aman:
    • – Pengawasan 24 jam sehari termasuk pertolongan pertama dan CPR
    • – Waktu dan ruang ibadah pada Jumat dan Minggu
    • – Kafetaria universitas dan prasmanan hotel sesuai keyakinan masing-masing

Berminat ikut pertukaran pelajar ke AS, detikers? Cek informasi pendaftaran beasiswa TechGirls 2025 lebih lanjut di https://techgirlsglobal.org/.

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Pendaftaran Beasiswa GKS 2025 Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Korea Selatan!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) untuk tahun 2025 telah dibuka. Detikers bisa mendaftar hingga 21 September 2024 di laman https://studyinkorea.go.kr/.

Tahun ini kuota beasiswa GKS tersedia bagi 367 mahasiswa dari seluruh dunia. Sebanyak 87 kursi diperuntukkan bagi pelajar program jalur kedutaan dan 280 kursi bagi pelajar jalur universitas.

Beasiswa GKS ini ditujukan bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan program sarjana. Apa saja keuntungan mendapatkan beasiswa dan syarat daftarnya? Mengutip situs resmi GKS, berikut informasinya:


Komponen Pembiayaan Beasiswa GKS 2025

  1. Tunjangan bulanan lebih dari 1.000.000 KRW (Rp 11,6 juta)
  2. Asuransi kesehatan
  3. Tunjangan penelitian
  4. Hibah keterampilan bahasa Korea
  5. Biaya Ujian TOPIK
  6. Hibah penyelesaian gelar dan lainnya

Syarat Daftar Beasiswa GKS 2025

  • Warga negara yang ditunjuk oleh NIIED dan diundang untuk berpartisipasi dalam program GKS
  • Lulus sekolah menengah atas bagi pelamar program sarjana
  • Nilai rapor rata-rata minimal 80 dalam skala 100 atau minimal 2,64/4,0, 2,80/4,3, 2,91/4,5, atau 3,23/5,0
  • Pelamar harus berusia di bawah 25 tahun
  • Memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik untuk menyelesaikan studi di Korea Selatan

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa GKS 2025

  • Formulir aplikasi
  • Pernyataan pribadi
  • Rencana studi
  • Satu surat rekomendasi
  • persetujuan pemohon GKS
  • Bukti kewarganegaraan dan bukti hubungan keluarga
  • Sertifikat kelulusan sekolah menengah
  • Transkrip akademik sekolah menengah
  • Sertifikat skor TOPIK yang valid (opsional)
  • Salinan penghargaan dan sertifikat lainnya (opsional)

Kriteria Penilaian Beasiswa GKS 2025

Poin-poin berikut ini bisa menjadi nilai tambah dalam penilaian kandidat Beasiswa GKS 2025:

  • Orang Korea di luar negeri
  • Pelamar dari keluarga berpenghasilan rendah atau latar belakang kurang mampu
  • Pelamar yang memiliki skor tinggi pada tes kemampuan bahasa Inggris (TOEFL, IELTS)
  • Pelamar yang memilih departemen sains dan teknik
  • Pemenang kompetisi tingkat nasional dalam hal keterampilan teknis

Pilihan Universitas Beasiswa GKS 2025

  1. Ajou University
  2. Chung-Ang University
  3. Dankook University
  4. Women’s University
  5. Ewha Womans University
  6. Hankuk University pf Foreign Studies
  7. Hansung University
  8. Hanyang University
  9. Konkuk University
  10. Korea University
  11. Shinhan University
  12. Sogang University
  13. University of Seoul
  14. Yonsei University
  15. Daegu University
  16. Kangwon National University
  17. Jeju National University
  18. Inje University
  19. Kongju University
  20. Konyang University
  21. Daftar universitas selengkapnya bisa dilihat di SINI ya. https://overseas.mofa.go.kr/viewer/skin/doc.htmlfn=20240911055348520.pdf&rs=/viewer/result/202409

Jalur Daftar Beasiswa GKS 2025

1. Jalur Universitas

Pelamar hanya bisa memilih satu universitas dalam lamarannya jika memilih jalur ini.

2. Jalur Kedutaan

  • Pelamar dapat memilih hingga tiga universitas yang berbeda
  • Pelamar tidak dapat memilih tiga departemen berbeda dalam universitas yang sama
  • Jika memilih satu universitas maka harus merupakan universitas Tipe B

Bagi detikers yang tertarik daftar lewat jalur kedutaan, bisa mengirimkan dokumen ke alamat Kedutaan Besar Korea Selatan di Jalan Gatot Subroto Kav. 57 Jakarta, 12950, Telepon 021-2967-2555. Ayo segera daftar!

(cyu/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Kuota Beasiswa Al Azhar Kairo Ditambah untuk Pelajar RI



Jakarta

Jumlah mahasiswa asal Indonesia yang menjadi penerima beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo pada 2023 mencapai 200. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kuota beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir bagi pelajar RI untuk tahun 2024 akan ditambah.

Retno menjelaskan, kabar tersebut disampaikan dalam dialog antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Grand Syekh Universitas Al-Azhar as-Syarif Mesir, Ahmad Muhammad Ahmed Al Tayeb di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/7/2024).

“Beliau mengatakan, untuk 2024, berarti tahun ini, Al Azhar akan menambah jumlah beasiswa yang akan diberikan kepada pelajar Indonesia,” kata Retno Marsudi, dikutip dari Antara News.


Mahasiswa RI di Mesir Mencapai 13 Ribu

Berdasarkan pernyataan Al Tayeb, ia menambahkan mahasiswa RI di perguruan tinggi Mesir tersebut hingga saat ini telah mencapai 13.000 mahasiswa.

Jumlah tersebut dipandang besar, dibandingkan dengan jumlah mahasiswa asal negara lainnya. Para mahasiswa juga merupakan kelompok mayoritas Warga Negara Indonesia (95%) di Mesir.

“Grand Syekh pada saat menyebut angka 13 ribu mahasiswa Indonesia itu, adalah persentase yang sangat besar dibanding secara total mahasiswa-mahasiswa yang belajar di Al Azhar,” ucapnya.

“Grand Syekh mendapat pelajar Indonesia lebih dari 13 ribu orang dan beliau tidak pernah menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia. Berarti, beliau mengatakan karakter mahasiswa Indonesia adalah baik,” sambungnya.

Komitmen Indonesia-Mesir

Retno mengatakan, Jokowi berkomitmen mendorong pembentukan Markaz Thathwair atau pusat pengembangan untuk cabang Al Azhar di Indonesia sebagai timbal-balik hubungan RI-Mesir.

Sebelumnya pada Mei 204, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar uji kompetensi bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir asal MA dan pondok pesantren untuk kuliah tahun akademik 2024/2025.

Placement test dan matrikulasi bahasa yang digelar pada 14-24 Mei 2024 tersebut merupakan syarat ikut kuliah dan ujian di kampus tersebut, dikutip dari laman Kemenag.

Universitas Al-Azhar Mesir melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta sebelumnya menyatakan setiap tahun menyediakan 20 kuota beasiswa untuk Indonesia.

Sebanyak 20 penerima beasiswa penuh diajukan dari peraih hasil uji kompetensi terbaik. Kementerian Agama RI berwenang menyelenggarakan seleksi, baik untuk penerima beasiswa maupun nonbeasiswa.

(twu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Unesa Tawarkan Beasiswa Kuliah bagi Pelajar RI yang Sekolah di Arab Saudi



Jakarta

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menawarkan beasiswa kuliah bagi siswa Indonesia yang bersekolah di Arab Saudi. Khususnya bagi yang menempuh pendidikan di Sekolah Indonesia di Riyadh (SIR) dan Sekolah Indonesia di Jeddah (SIJ) Arab Saudi.

Hal ini merupakan bentuk kerja sama antara Unesa dan kedua sekolah tersebut. Sebelumnya, Unesa dan dua sekolah ini telah melakukan kerja sama dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Rektor Unesa, Prof Dr Nurhasan, M Kes mengatakan program ini juga didukung oleh pihak KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. Dengan adanya beasiswa ini, Nurhasan berharap Unesa bisa memberikan kesempatan luas bagi anak para pekerja migran.


“Sekolah Indonesia baik itu yang di Jeddah maupun Riyadh itu siswanya anak pekerja migran Indonesia. Kami kolaborasi untuk memberikan akses beasiswa kuliah di Unesa,” ujar Nurhasan, dikutip dari laman Unesa, Kamis (14/3/2024).

Menurutnya, bentuk kerja sama pendidikan ini berangkat dari semangat kemanusiaan yang ditanamkan di lingkungan Unesa. Ia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelajar-pelajar yang ada di sana.

“Kami selalu sampaikan, semangat Unesa merupakan semangat kemanusiaan. Selain itu, kami berkomitmen bersama pemerintah untuk mempersiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. Semoga pelajar Indonesia di Riyadh dan Jeddah semakin semangat mengembangkan diri lebih tinggi,” tambahnya.

Program Pertukaran Dosen-Pengabdian Masyarakat

Tak hanya kerja sama antara Unesa dan kedua sekolah tersebut, kampus ini juga membentuk program internasionalisasi. Unesa bekerja sama dengan Universitas Islam Madinah dalam melakukan penelitian dan pertukaran dosen.

Unesa juga akan mengirimkan mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan magang di Arab Saudi. Juga, menyiapkan dosen-dosen dalam melakukan pengabdian masyarakat di negara tersebut.

Dalam mempersiapkan program internasionalisasi ini, Unesa telah berkoordinasi dan melakukan rapat dengan seluruh jajaran yang terkait. Rencananya akan ada 10 kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Unesa di Arab Saudi.

“Hasil FGD kemarin dengan KBRI dan sekolah Indonesia di sini telah mengidentifikasi permasalahan yang akan diselesaikan melalui program PKM tersebut. Semoga langkah konkrit ini membantu pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul di masa mendatang,” kata Rektor Unesa.

Selain itu, Unesa bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh dalam membantu para guru di Sekolah Indonesia Riyadh dan Jeddah untuk bisa melanjutkan studi S2 dan S3 lewat program RPL.

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

4 Tips Persiapan Kuliah di Luar Negeri Ala PPI Dunia, Catat Nih!



Jakarta

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia tak berhenti memberikan kontribusi pada dunia pendidikan dengan memberi semangat dan inspirasi bagi anak muda untuk bisa berkuliah di luar negeri. Salah satunya lewat gerakan “Gerakan Pelajar Indonesia Mendunia” atau GPIM.

GPIM merupakan sebuah acara talkshow dan workshop yang digelar oleh PPI Dunia di Auditorium Perpusnas RI, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/1/2023). Acara ini bertujuan untuk mengenalkan pendidikan di luar negeri kepada anak muda yang tertarik menempuh study abroad.

Acara bertema “Wawasan Luas, Jiwa Global, Prestasi Dunia” ini pun mengundang beberapa narasumber inspiratif yang merupakan alumni kampus luar negeri dan anggota PPI Dunia yang telah sukses mendulang karier di Indonesia.


Mereka adalah Gresika Bunga (Auditor Kemenkeu), Hendarsyah Aditya (Chairmanpemimpin.id), dan Agam Bayu Suryanto (Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP).

Kepada para peserta yang hadir, mereka memberikan beberapa tips untuk persiapan menempuh kuliah di luar negeri. Apa saja tipsnya? Simak yuk!

Tips Persiapan Kuliah di Luar Negeri Ala PPI Dunia

1. Ubah Cara Berpikir

Selama mengenyam pendidikan di luar negeri tentunya detikers akan bertemu dengan berbagai budaya dan kondisi berbeda. Dalam hal ini, maka diperlukan cara pandang dan berpikir yang siap menerima perbedaan-perbedaan itu.

Menurut Hendarsyah, mahasiswa harus bisa mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan kemampuan dalam menyerap wawasan lebih luas lagi.

“Bagi saya saat ini penting ya secara strategi mengambil wawasan-wawasan secara global yang kita manfaatkan secara optimal untuk menambah potensi yang kita miliki,” katanya.

Hal itu juga disepakati oleh Gresika. Menurutnya thinking view merupakan cara seseorang berpikir ke depan misalnya tentang rencana calon mahasiswa lulus seperti apa bukan lagi saat ia masuk kuliah.

“Saat kita lulus 4-5 tahun lagi misalnya, kita bersaingnya sudah dengan artificial intelligent (AI)” ungkapnya.

2. Belajar Berkoneksi

Gresika mengingatkan calon penerima beasiswa luar negeri untuk belajar berkoneksi mulai dari sekarang. Ia juga menyarankan untuk bergabung dengan PPI di negaranya masing-masing selama menempuh pendidikan di luar negeri.

“Wajib banget yang namanya bisa berjejaring PPI Dunia, PPI Australia, atau PPI sesuai negaranya,” katanya.

“Jadi sekarang eranya kolaborasi. jadi teman-teman ayo. yang namanya kita mau cepat jalan sendiri, tapi kalau bersama itu bisa jauh,” sambungnya.

3. Menguasai Bahasa Inggris

Bagi detikers yang ingin berkuliah di Eropa, Amerika, dan lainnya, bahasa Inggris tentunya menjadi modal utama. Agam menyebut bahasa Inggris saat ini sudah banyak menjadi syarat masuk perguruan tinggi di dalam negeri juga.

“Kita harus menguasai bahasa internasional, bahasa Inggris. Bukan berarti kita tidak mencintai bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tetap kita junjung, tetapi bahasa Inggris perlu kita kuasai bahkan kuliah di perguruan tinggi dalam negeri,” ujar Agam.

4. Membangun Eksposur

Gresika berpendapat bahwa dalam melakukan pendekatan terhadap karier yang diimpikan, seseorang perlu mengenal eksposur terkait impian tersebut. Hal ini berlaku juga bagi seseorang yang ingin berkuliah di luar negeri.

Agar semakin termotivasi, maka detikers bisa mencoba membangun eksposur dalam berbahasa Inggris. Dengan rajin berbicara dan mengaplikasikan bahasa Inggris, maka eksposur dan motivasi kuliah di luar negeri akan semakin terasa.

“Bahkan pelajaran bahasa Inggris itu kita kadang dari TK itu kita udah international school, hingga SMA juga. Tapi pas kuliah di luar negeri kok ada waktu satu dua bulan kita agak catch up lagi. Karena bahasa itu its all about exposure,” katanya.

(cyu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao

KJP Plus Tahap II Bulan Desember Cair, Cek Besaran dan Cara Pakainya di Sini



Jakarta

Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember lalu. Berapa besaran dan bagaimana cara pakainya?

Melansir dari Instagram UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (8/12/2023), ada 576.263 peserta didik yang akan menerima KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember.

Dengan rincian jumlah penerima 226.400 peserta didik SD/MI, 179.407 jenjang SMP/MTs, 63.137 jenjang SMA/MA, 105.583 jenjang SMK, dan 1.736 PKBM.


Peserta penerima KJP Plus akan menerima dua dana per bulan yakni biaya rutin dan biaya berkala, serta tambahan SPP untuk sekolah swasta. Penggunaan biaya rutin maksimal dapat digunakan secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.

Besaran Dana KJP Plus Tahap II Desember 2023

Berikut rincian besaran dana KJP Plus Tahap II Bulan Desember 2023

1. SD/MI

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 135 ribu
Biaya Berkala: Rp 115 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/MTs

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 185 ribu
Biaya Berkala: Rp 115 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/MA

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 235 ribu
Biaya Berkala: Rp 185 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 235 ribu
Biaya Berkala: Rp 215 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu

5. PKBM

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 185 ribu
Biaya Berkala: Rp 215 ribu

Cara Pakai dan Ketentuan Dana KJP Plus

KJP Plus dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelajar. Cara memakai KJP Plus adalah dengan belanja secara non tunai dengan cara tapping pada mesin EDC Bank DKI atau memakai Digital Payment JakOne Mobile siswa penerima KJP.

Namun, pelajar perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:

  • Belanja non-tunai atau cashless hanya untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik
  • Pembayaran nontunai dengan cara tapping ATM KJP Plus pada mesin EDC Bank DKI atau menggunakan Digital Payment JakOne Mobile
  • Belanja di toko resmi KJP Plus atau merchant yang sudah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Bank DKI
  • Daftar merchant KJP Plus dapat dilihat di https://tiny.cc/DataMerchantKJPPlus

Itulah informasi mengenai pencairan dana KJP Plus Tahap II bulan Desember tahun 2023. Sudah cek rekening KJP kamu, detikers?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Lewat Gerakan Pelajar Indonesia, PPI Dunia Kenalkan Ragam Beasiswa Luar Negeri



Jakarta

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia bersama Omega Education Grup berkolaborasi menggelar acara “Gerakan Pelajar Indonesia Mendunia” di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/1/2023).

Koordinator PPI Dunia, Hamzah Assuudy Lubis mengatakan acara tersebut merupakan bentuk kontribusi dari PPI Dunia dalam mengajak putra-putri terbaik di Indonesia untuk semangat memajukan Indonesia Emas 2045 lewat berdiaspora dan bersekolah di luar negeri.

“Seirama dengan tema yang kami angkat ‘Wawasan Luas, Jiwa Global, Prestasi Dunia’ ini menunjukkan dengan jelas tekad kuat PPI Dunia untuk menjadi pelopor dalam mencetak manusia-manusia Indonesia yang tangguh serta mampu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang meraih kesuksesan di tingkat internasional dan cinta tanah air,” katanya.


Rangkaian acara diisi dengan sesi talkshow seputar beasiswa hingga cerita dari para alumni kampus luar negeri yang kini telah mencapai karier impian. Selain itu, para peserta yang hadir diberikan workshop untuk menyiapkan diri sebelum berkuliah di luar negeri.

“Harapannya dengan teman-teman hadir di acara ini bisa menjadi semangat bagi teman-teman ketika nanti sudah belajar di luar negeri. Ketika teman-teman sudah belajar di luar negeri, itu teman-teman akan juga bisa mempunyai prospek,” kata Hamzah.

Ragam Beasiswa Dalam dan Luar Negeri

Pada kesempatan yang sama hadir pula Kepala Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anton Rahmadi.

Kepada para peserta, Anton membeberkan bahwa beasiswa ke luar negeri tak hanya dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) saja, tetapi ada beberapa lainnya misalnya Beasiswa Indonesia Maju (BIM).

“Filosofi dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) itu untuk memenuhi amanat dari Peraturan Presiden khususnya dalam pembangunan jangka menengah,” jelasnya.

Ia mengatakan penggelontoran beasiswa dari Kemendikbudristek telah menjadi agenda penting dalam pemenuhan doktor dan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Indonesia.

“Yang pertama adalah pemenuhan kualifikasi doktor di perguruan tinggi yang ditargetkan 20%. Kemudian yang kedua adalah pembangunan sumber daya manusia yang berkualifikasi dan berdaya saing internasional,” jelasnya.

Beasiswa BPI sendiri didanai oleh LPDP dan APBN. Anton mengungkap hingga saat ini, sudah ada 19,5 juta mahasiswa yang menerima beasiswa dari Kemendikbudristek.

Adapun beberapa jenis beasiswa lain dari Kemendikbud antara lain:

  • Beasiswa Indonesia Maju (BIM)
  • Calon Dosen Perguruan Tinggi (S2)
  • Calon Guru SMK S1
  • Dosen LPTK/Pendidikan Profesi Guru
  • Dosen Pendidikan Tinggi – Join & Double Degree (S3)
  • Dosen Pendidikan Tinggi Akademik dan Vokasi (S3)
  • Pelaku Budaya S1-S3
  • Pendidik dan Tenaga Kependidikan S2 dan S3

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com