All posts by 18

OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Whitelist Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto sebagai acuan legalitas transaksi kripto di Indonesia. Dalam daftar tersebut, Tokocrypto tercantum sebagai salah satu Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan langsung OJK.

Penerbitan whitelist ini mencakup PAKD berizin serta Calon Pedagang Aset Keuangan Digital (CPAKD) terdaftar, dan menjadi rujukan utama bagi masyarakat untuk memastikan keamanan serta legalitas platform kripto yang digunakan. OJK menegaskan bahwa hanya entitas yang tercantum dalam daftar resmi tersebut yang diperbolehkan menyelenggarakan perdagangan aset kripto di Indonesia.

Dalam keterangan resminya pada Jumat (19/12/2025), OJK menyampaikan bahwa whitelist diterbitkan sebagai bagian dari penguatan perlindungan konsumen dan upaya menjaga integritas industri aset keuangan digital nasional. Daftar tersebut memuat nama entitas beserta aplikasi atau platform yang telah memperoleh izin atau penetapan resmi dari OJK, termasuk Tokocrypto yang selama ini aktif mendorong praktik perdagangan kripto yang patuh regulasi.

Dasar Hukum dan Konsekuensi Hukum Exchange Ilegal

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?

OJK menegaskan bahwa whitelist wajib dijadikan acuan utama oleh masyarakat. Entitas yang tidak tercantum dalam daftar resmi dinyatakan tidak berizin dan tidak berada dalam pengawasan OJK, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi konsumen.

Kebijakan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dalam Pasal 218 UU P2SK, disebutkan bahwa setiap penyelenggara teknologi sektor keuangan wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai kewenangan Bank Indonesia atau OJK.

Sementara itu, Pasal 304 UU P2SK mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menjalankan kegiatan perdagangan aset keuangan digital tanpa izin. Pelanggaran dapat dikenai hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama sepuluh tahun, serta denda mulai dari Rp1 miliar hingga Rp1 triliun.

Seiring dengan terbitnya whitelist, OJK mengimbau masyarakat untuk hanya melakukan transaksi aset kripto melalui platform yang telah berizin, termasuk Tokocrypto, dengan memastikan kesesuaian nama entitas, aplikasi, dan alamat situs dengan daftar resmi yang dipublikasikan.

OJK juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tautan tidak resmi, domain menyerupai (typosquatting), maupun promosi mencurigakan di media sosial dan grup percakapan. Termasuk pula kegiatan yang dikemas sebagai edukasi atau komunitas kripto, tetapi di dalamnya terdapat ajakan menggunakan platform yang tidak tercantum dalam whitelist.

Tokocrypto Masuk Whitelist OJK

Ilustrasi Tokocrypto terus tumbuh di industri kripto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Dalam whitelist yang dirilis OJK per 19 Desember 2025, Tokocrypto tercatat sebagai salah satu PAKD berizin di Indonesia. Keberadaan Tokocrypto dalam daftar ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai ketentuan regulator serta memperkuat perlindungan konsumen di industri aset kripto nasional.

Selain Tokocrypto, whitelist tersebut juga memuat sejumlah pedagang aset kripto berizin dan CPAKD terdaftar lainnya, serta lembaga pendukung seperti bursa aset keuangan digital, lembaga kliring, dan kustodian yang telah memperoleh izin resmi.

OJK kembali mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip Legal dan Logis (2L) dalam memilih produk dan layanan aset kripto. Legal berarti memastikan platform memiliki izin dan tercantum dalam whitelist OJK, sementara Logis berarti mencermati penawaran imbal hasil yang diberikan. Janji keuntungan yang tidak wajar perlu diwaspadai karena berpotensi merupakan skema ilegal.

Ke depan, OJK akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta kementerian dan lembaga terkait untuk menindak pihak yang menyelenggarakan perdagangan aset kripto tanpa izin, guna menciptakan ekosistem aset keuangan digital yang aman, kredibel, dan berkelanjutan di Indonesia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Teknikal dan Peluang 24 Desember 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 24 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Rangkuman Berita Hari Ini

  1. Bitmine Tambah ETH ke Treasury

Perusahaan milik Tom Lee, Bitmine, kembali menambah 67.886 ETH senilai ~$201 juta ke dalam treasury-nya. Kepercayaan institusional terhadap Ethereum sebagai aset treasury makin kuat, mengikuti jejak strategi BTC corporate.
Sentimen: Bullish untuk ETH

  1. Emas Cetak All-Time High Baru

Harga emas kembali menembus ATH di $4.500. Permintaan aset lindung nilai meningkat di tengah ketidakpastian global. Jangka pendek bisa jadi kompetitor BTC sebagai store of value, tapi juga menguatkan narasi hard assets.

  1. S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi

Indeks S&P 500 menutup perdagangan di atas 6.909, ATH baru sepanjang sejarah. Risk appetite di pasar saham AS masih sangat kuat. Mendukung sentimen risk-on untuk aset berisiko, termasuk kripto.

  1. Circle Cetak USDC Besar-besaran

Circle mencetak $1,5 miliar USDC dalam sepekan, termasuk $500 juta hari ini. Permintaan likuiditas on-chain meningkat, biasanya menjadi leading indicator aktivitas trading & DeFi.
Sentimen: Positif untuk pasar kripto secara umum

  1. Bhutan Bangun Ekonomi “Green Bitcoin

Bhutan secara diam-diam membangun ekonomi Bitcoin berbasis negara, memanfaatkan surplus tenaga air untuk mining BTC di bawah regulasi ketat. Bitcoin makin diposisikan sebagai aset strategis negara sekaligus solusi energi hijau.
Sentimen: Bullish jangka panjang untuk BTC

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

ALGO/USDT (🔼 +4.61%)

  • Entry: $0.1127
  • Stop Loss: $0.1095
  • Take Profit: $0.1179

ALGO/USDT di timeframe 4 jam terlihat mulai bangun dari support kuat di area sekitar $0.1095-$0.1127, yang memicu pantulan harga ke sekitar $0.1141 🚀. Selama harga mampu bertahan di atas area entry $0.1141, peluang naik masih terbuka menuju resistance $0.1179 sebagai target take profit.

Indikator RSI di kisaran 56 menunjukkan momentum mulai menguat tanpa kondisi overbought, sementara MACD perlahan berbalik naik, menandakan potensi lanjutan rebound. Namun, jika harga turun dan tembus $0.1095, skenario ini gugur dan stop loss perlu dijaga disiplin.

IMX/USDT (🔼 +6.96%)

  • Entry: $0.230
  • Stop Loss: $0.221
  • Take Profit: $0.246

IMX/USDT di timeframe 4H terlihat mulai naik sekitar $0.221-$0.230, lalu harga bergerak stabil di atas area entry $0.234 yang kini berperan sebagai pijakan. Selama harga mampu bertahan di atas $0.230, peluang kenaikan tetap terbuka dengan target realistis ke resistance $0.246 sebagai area take profit, sementara skenario gagal perlu diwaspadai jika turun dan tembus $0.221 sebagai stop loss.

RSI yang mengarah naik di kisaran 56 dan MACD yang mulai membentuk momentum positif mengisyaratkan buyer perlahan mengambil alih

THETA/USDT (🔼 +8.86%)

  • Entry: $0.275
  • Stop Loss: $0.265
  • Take Profit: $0.301

THETA/USDT di timeframe 4 jam terlihat sedang memantul dari support sekitar $0.276, ditandai dengan candle hijau beruntun dan volume mulai hidup. Area entry ideal di $0.278, dengan stop loss di $0.265 untuk jaga risiko jika pantulan gagal.

Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang naik terbuka menuju resistance $0.301 sebagai target take profit. RSI yang mulai naik dari area lemah dan MACD yang perlahan mendatar memberi sinyal bahwa tekanan jual mereda


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,91%: Rebound Teknis atau Bukan?

Harga Pi Network (PI) mencatatkan kenaikan 0,91% dalam 24 jam terakhir ke level $0,204, memberikan secercah harapan di tengah tren pelemahan yang masih membayangi aset kripto ini.

Meski kenaikan harian tersebut mengungguli performa 7 hari (+1,37%), PI masih berada dalam tekanan berat dengan koreksi -15,28% dalam 30 hari terakhir, serta penurunan tajam sekitar 93% dari all-time high (ATH) Februari 2025.

Pergerakan ini memunculkan pertanyaan penting di kalangan investor: apakah PI sedang membangun fondasi pemulihan, atau hanya memantul sementara akibat kondisi teknikal yang oversold?

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,53%, Tekanan Jual Bayangi Pergerakan PI

Dorongan Ekosistem: Antara Harapan dan Skeptisisme

Pada 23 Desember, Pi Network Core Team meluncurkan dua inisiatif penting yang menjadi sorotan pasar. Pertama, pembaruan testnet DEX/AMM yang mengalihkan pasangan likuiditas menjadi berbasis PI sebagai aset utama.

Kedua, program holiday commerce, yang bertujuan mendorong penggunaan PI dalam transaksi dunia nyata melalui kemitraan merchant.

Secara konsep, perubahan pada DEX ini berpotensi mengurangi volatilitas harga, slippage, serta risiko manipulasi likuiditas dalam jangka panjang. Namun, pasar menilai dampaknya masih terbatas dalam jangka pendek.

Dengan pasokan beredar sekitar 1,7 miliar PI dan aktivitas on-chain yang relatif rendah, investor masih menunggu bukti nyata bahwa pembaruan ini mampu meningkatkan permintaan organik.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Sementara itu, program belanja akhir tahun dinilai menyasar kelemahan utama Pi Network: minimnya adopsi nyata.

Meski langkah ini strategis, efeknya terhadap harga belum signifikan karena partisipasi merchant masih terbatas, ditambah tekanan dari token unlock sekitar 9 juta PI pada 25 Desember.

Fokus utama pasar kini tertuju pada volume transaksi selama periode liburan, serta seberapa dalam likuiditas DEX pasca-upgrade.

Analisis Teknikal: Sinyal Rebound Mulai Terbentuk

Dari sisi teknikal, PI menunjukkan tanda-tanda awal potensi rebound. Relative Strength Index (RSI) berada di 38,67, mendekati area oversold yang sering kali memicu pantulan harga jangka pendek.

Selain itu, histogram MACD berbalik positif (+0.0001478) untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan, menandakan melemahnya tekanan jual.

Namun, sinyal ini belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren. Harga PI masih bergerak di bawah semua moving average utama, termasuk SMA 7 hari di $0,206 dan SMA 30 hari di $0,222, yang menunjukkan bahwa kendali pasar masih berada di tangan seller.

Secara teknikal, level $0,20 menjadi support psikologis krusial. Selama level ini mampu dipertahankan, peluang rebound ke area $0,21–$0,22 tetap terbuka.

Sebaliknya, jika support tersebut jebol, PI berisiko kembali menguji low 2025 di sekitar $0,172.

Tantangan Fundamental Masih Membayangi

Meski ada katalis positif, Pi Network masih menghadapi tantangan struktural yang signifikan.

Token unlock harian senilai sekitar $5,8 juta, minimnya listing di bursa besar, serta ketidakjelasan roadmap open mainnet terus menjadi faktor pembatas reli harga.

Kondisi ini membuat kenaikan terbaru PI lebih banyak dipandang sebagai rebound teknikal, bukan perubahan tren jangka menengah.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 0,76%: Tekanan Teknikal Bayangi Prospek

Kenaikan tipis harga Pi Network mencerminkan kombinasi antara kondisi oversold dan spekulasi terhadap inisiatif liburan yang diluncurkan Core Team. Namun, tanpa lonjakan adopsi nyata dan penurunan tekanan suplai, potensi upside PI masih terbatas.

Level kunci yang perlu diperhatikan investor adalah $0,20 menjelang token unlock 25 Desember.

Bertahannya harga di atas area tersebut akan menjadi sinyal penting apakah PI mampu mempertahankan momentum, atau kembali tertekan oleh realitas fundamentalnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Turun 1,49% ke $2.932, Konsolidasi?

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $2.932,87 per ETH, melemah 1,49% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini terjadi di tengah fase konsolidasi pasar kripto global, meskipun Ethereum masih mampu mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai $353,98 miliar, dengan volume perdagangan harian sebesar $20,27 miliar.

Sementara itu, jumlah ETH yang beredar berada di kisaran 120,69 juta koin, mencerminkan tingkat likuiditas yang masih kuat meski tekanan jual jangka pendek meningkat.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Menguat 1,7% ke $3.025, Bangkit dari Tekanan

Pergerakan Harga ETH: Tekanan Jangka Pendek Masih Terasa

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang terendah $2.902,33 hingga tertinggi $2.986,10.

Fluktuasi ini menunjukkan pasar masih mencari arah, dengan pelaku pasar cenderung berhati-hati menyusul volatilitas yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Secara intraday, harga ETH turun sekitar $44,37, sejalan dengan penurunan 1 jam sebesar 0,65%, yang mengindikasikan tekanan jual masih cukup dominan.

Meski demikian, performa mingguan ETH relatif stabil, dengan perubahan +0,1% dalam 7 hari terakhir, menandakan adanya upaya pembeli mempertahankan level support penting.

Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja Historis: ETH Masih Dalam Fase Pemulihan

Jika ditarik lebih jauh, performa Ethereum menunjukkan gambaran yang lebih beragam.

Dalam 30 hari terakhir, harga ETH masih mencatatkan kenaikan 1,87% atau sekitar $53,87, mencerminkan upaya pemulihan setelah tekanan tajam sebelumnya.

Namun, tren jangka menengah hingga panjang masih menantang. Dalam 60 hari, ETH terkoreksi 25,24%, sementara dalam 90 hari terakhir penurunan mencapai 27,06%, atau sekitar $1.088 dari level sebelumnya.

Angka ini menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi pasca-koreksi besar, dan belum sepenuhnya kembali ke tren bullish yang solid.

Sebagai catatan, rekor harga tertinggi Ethereum berada di $4.953,73, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 40% dari level puncaknya.

Analisis Pasar: Konsolidasi di Tengah Ketidakpastian

Dari sisi struktur pasar, kapitalisasi pasar Ethereum yang terdilusi sepenuhnya (FDV) berada di angka $353,95 miliar, relatif sejalan dengan market cap saat ini.

Tidak adanya batas maksimum pasokan ETH membuat faktor permintaan dan aktivitas jaringan menjadi kunci utama dalam menentukan arah harga ke depan.

Volume perdagangan harian yang stabil di atas $20 miliar menunjukkan minat pasar terhadap ETH masih tinggi.

Namun, investor tampaknya menunggu katalis yang lebih kuat, baik dari sisi makroekonomi, kebijakan moneter global, maupun perkembangan ekosistem Ethereum seperti peningkatan jaringan dan adopsi aplikasi berbasis blockchain.

Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $2.900 menjadi support jangka pendek yang krusial. Jika level ini mampu dipertahankan, ETH berpotensi melakukan rebound menuju area psikologis $3.000.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan support tersebut ditembus, ETH berisiko melanjutkan koreksi ke area yang lebih rendah.

Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran $2.980–$3.000, yang sebelumnya menjadi area penolakan harga.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Terkoreksi ke $2.992, Bertahan di Area Psikologis $3K

Harga Ethereum hari ini menunjukkan pelemahan moderat di tengah pasar yang masih bergerak sideways. Meski tekanan jangka pendek masih terasa, stabilitas volume dan posisi ETH sebagai aset kripto utama memberikan sinyal bahwa minat investor belum surut.

Bagi pelaku pasar, fase ini dapat menjadi periode krusial untuk mengamati arah selanjutnya.

Pergerakan ETH di sekitar level $2.900–$3.000 akan menjadi penentu apakah Ethereum mampu melanjutkan pemulihan, atau justru kembali tertekan dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun 0,91% ke $86.915, Sideways?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami koreksi ringan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $86.915,39 per BTC, melemah 0,91% secara harian.

Meski mengalami penurunan, pergerakan ini dinilai masih wajar mengingat kondisi pasar kripto global yang belum menemukan katalis kuat untuk mendorong tren baru.

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1,735 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto paling bernilai di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam sebesar $42,73 miliar mengindikasikan likuiditas yang tetap tinggi dan minat pelaku pasar yang belum surut.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran terendah $86.606,97 hingga tertinggi $88.320,55.

Penurunan harga sekitar $801,67 mencerminkan adanya tekanan jual jangka pendek, meski belum bersifat agresif.

Hal ini juga tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 0,3%, yang menunjukkan volatilitas relatif terkendali.

Menariknya, di tengah koreksi harian tersebut, kinerja mingguan Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,06%.

Kondisi ini mengindikasikan adanya zona keseimbangan antara pembeli dan penjual di sekitar level harga saat ini.

Kinerja Historis Bitcoin: Koreksi Masih Mendominasi

Jika ditinjau dari perspektif yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli besar sebelumnya. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 0,39%, relatif datar namun mencerminkan pasar yang cenderung menunggu.

Tekanan lebih signifikan terlihat pada periode 60 hari, di mana Bitcoin terkoreksi 22,03%, serta 90 hari terakhir dengan penurunan 22,22% atau sekitar $24.824.

Angka ini menunjukkan bahwa BTC masih berjuang untuk pulih dari koreksi tajam setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan posisi harga saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan sekitar 30% di bawah ATH, membuka ruang pemulihan apabila sentimen pasar kembali membaik.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan jangka panjang. Jumlah BTC yang beredar kini mencapai 19,97 juta koin, atau sekitar 95,08% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, suplai baru Bitcoin yang masuk ke pasar semakin terbatas, memperkuat narasi kelangkaan yang menjadi daya tarik utama aset ini.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) Bitcoin berada di level $1,824 triliun, mencerminkan potensi valuasi jangka panjang BTC ketika seluruh suplai telah beredar.

Level Support dan Resistance yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $86.500–$87.000 menjadi support penting dalam jangka pendek. Selama level ini mampu dipertahankan, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali menguji area resistance di kisaran $88.000 hingga $90.000.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan BTC turun di bawah support tersebut, risiko koreksi lanjutan ke level yang lebih rendah tetap terbuka.

Sebaliknya, penembusan kuat di atas $90.000 berpotensi menjadi sinyal awal kembalinya momentum bullish.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual yang relatif terkendali.

Meski koreksi jangka menengah masih membayangi, fundamental Bitcoin yang solid karena didukung suplai terbatas dan likuiditas tinggi sehingga tetap menjadi penopang utama harga.

Ke depan, pergerakan BTC di rentang $86.000–$90.000 akan menjadi area krusial untuk menentukan arah tren selanjutnya.

Investor disarankan untuk terus mencermati dinamika pasar dan sentimen global sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AVNT Hari Ini Melonjak 31%, Avantis Bangkit di Tengah Volatilitas

Harga AVNT hari ini mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Token Avantis (AVNT) diperdagangkan di level $0,359946 per AVNT, menguat 31,04% secara harian.

Kenaikan tajam ini menarik perhatian pelaku pasar, terutama setelah AVNT mengalami tekanan berat dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Avantis mencapai $92,94 juta, dengan volume perdagangan 24 jam menembus $259,34 juta.

Tingginya volume transaksi ini mengindikasikan lonjakan minat spekulatif dan peningkatan aktivitas pasar yang signifikan terhadap AVNT.

Baca Juga: Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026: Peluang dan Risiko

Lonjakan Harga AVNT dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, AVNT bergerak cukup volatil dengan harga terendah di $0,273302 dan harga tertinggi mencapai $0,370672.

Secara nominal, harga AVNT naik sekitar $0,0865 hanya dalam satu hari, mencerminkan tekanan beli yang sangat kuat.

Meski demikian, dalam jangka sangat pendek terlihat adanya aksi ambil untung, tercermin dari penurunan 1 jam sebesar 1,01%.

Namun secara keseluruhan, tren jangka pendek masih menunjukkan dominasi buyer, terutama dengan kenaikan 40,86% dalam 7 hari terakhir.

Kinerja Historis: Rebound dari Tekanan Dalam

Jika ditinjau lebih luas, reli AVNT saat ini terjadi setelah periode koreksi tajam.

Dalam 30 hari terakhir, AVNT masih mencatatkan penurunan 6,94%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 53,70%.

Bahkan dalam 90 hari terakhir, harga AVNT anjlok hingga 82,31%, atau sekitar $1,67 dari level sebelumnya.

Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Avantis (ATH) berada di $2,662191, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 86% dari puncaknya.

Fakta ini membuat lonjakan terbaru lebih dipandang sebagai rebound agresif daripada pembalikan tren jangka panjang.

Aktivitas Pasar dan Fundamental AVNT

Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Avantis (AVNT/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental pasar, jumlah AVNT yang beredar saat ini mencapai 258,21 juta token, atau sekitar 25,82% dari total suplai maksimum 1 miliar AVNT.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) sebesar $359,96 juta, potensi tekanan suplai di masa depan masih menjadi perhatian investor.

Menariknya, rasio volume perdagangan terhadap market cap AVNT tergolong sangat tinggi, yang sering kali menjadi ciri fase volatilitas ekstrem.

Kondisi ini dapat membuka peluang keuntungan cepat bagi trader, namun juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika sentimen berubah.

Saat ini, Avantis menempati peringkat ke-266 aset kripto terbesar, menjadikannya token mid-cap yang sensitif terhadap pergerakan modal spekulatif.

Analisis Teknis: Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $0,35 menjadi support jangka pendek krusial bagi AVNT. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, potensi lanjutan reli ke area $0,38 hingga $0,42 masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun kembali di bawah $0,32, AVNT berisiko mengalami koreksi lanjutan menuju area support sebelumnya.

Dengan volatilitas yang tinggi, manajemen risiko menjadi faktor penting bagi pelaku pasar.

Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

Lonjakan harga AVNT hari ini menunjukkan kebangkitan kuat setelah fase koreksi panjang, didorong oleh lonjakan volume dan minat spekulatif pasar.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, investor tetap perlu mencermati risiko volatilitas dan tekanan suplai di masa depan.

Pergerakan AVNT dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di atas area $0,35.

Apakah reli ini akan berlanjut atau hanya menjadi rebound sementara, pasar akan segera memberikan jawabannya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Ini Tiba-Tiba Pump 20%, Apa yang Terjadi Dar Open Network (D)?

Harga D hari ini mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Token Dar Open Network (D) diperdagangkan di level $0,015739 per D, menguat sekitar 19,39% hingga 20,90% secara harian.

Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan minat spekulatif terhadap aset kripto berkapitalisasi kecil.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Dar Open Network berada di kisaran $11,7 juta, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $46,77 juta.

Angka volume yang jauh melampaui market cap ini menjadi sinyal kuat adanya pergerakan agresif dari trader jangka pendek.

Baca Juga: Altcoin Ini Tiba-Tiba Pump 20%, Apa yang Terjadi pada Dar Open Network (D)?

Lonjakan Harga D dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Dar Open Network (D/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Open Network (D/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam satu hari terakhir, harga D mengalami kenaikan sekitar $0,002754, mencerminkan tekanan beli yang cukup dominan.

Secara intraday, token ini juga masih menunjukkan momentum positif dengan kenaikan 1 jam sebesar 0,84%, menandakan minat beli belum sepenuhnya mereda.

Selain itu, kinerja mingguan D juga terbilang solid, dengan kenaikan 19,50% dalam 7 hari terakhir.

Kombinasi kenaikan harian dan mingguan ini menjadikan Dar Open Network sebagai salah satu altcoin yang mencuri perhatian di tengah pasar yang cenderung selektif.

Kinerja Historis: Rebound di Tengah Tren Turun

Meski reli jangka pendek terlihat kuat, performa historis Dar Open Network masih menunjukkan tantangan.

Dalam 30 hari terakhir, harga D tercatat turun 2,57%, sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 30,43%. Tekanan semakin terlihat dalam 90 hari terakhir, dengan penurunan tajam hingga 47,70%.

Data ini menunjukkan bahwa lonjakan harga saat ini lebih tepat dipandang sebagai rebound dari fase pelemahan panjang, bukan konfirmasi pembalikan tren jangka menengah atau panjang.

Investor perlu mencermati keberlanjutan momentum ini dalam beberapa hari ke depan.

Aktivitas Pasar dan Struktur Pasokan

Dari sisi pasar, Dar Open Network saat ini menempati peringkat ke-936 aset kripto terbesar.

Jumlah token yang beredar mencapai 743,52 juta D, atau sekitar 92,94% dari total suplai maksimum 800 juta token.

Artinya, sebagian besar suplai sudah berada di pasar, sehingga risiko tekanan inflasi token relatif lebih terbatas dibanding proyek dengan suplai yang masih rendah.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) D berada di kisaran $12,74 juta, tidak jauh dari market cap saat ini.

Kondisi ini sering dipandang positif oleh investor karena menunjukkan potensi tekanan suplai tambahan yang lebih kecil di masa depan.

Namun, rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi juga menandakan volatilitas ekstrem.

Situasi ini bisa membuka peluang keuntungan cepat, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam apabila sentimen pasar berubah.

Analisis Teknis: Area Kunci yang Perlu Dicermati

Secara teknikal, area $0,015–$0,016 menjadi zona support jangka pendek bagi D.

Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kelanjutan reli menuju area $0,018 hingga $0,020 masih terbuka.

Namun, jika terjadi aksi ambil untung besar-besaran dan harga turun di bawah $0,014, maka D berpotensi kembali memasuki fase konsolidasi atau koreksi lanjutan.

Mengingat volatilitas yang tinggi, manajemen risiko menjadi faktor krusial bagi trader.

Baca Juga: Bukan Monero! 3 Altcoin Privacy Ini Diam-Diam Meledak di Pasar Kripto

Kenaikan harga D hari ini menunjukkan lonjakan minat pasar terhadap Dar Open Network, didorong oleh volume perdagangan yang sangat tinggi.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, tren historis masih mencerminkan tekanan dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh karena itu, pergerakan harga D dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada kemampuan token ini mempertahankan momentum di atas level support penting.

Bagi investor dan trader, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat karakteristik volatilitas tinggi pada aset kripto berkapitalisasi kecil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sideways Ada Tekanan PDB AS

Pasar kripto hari ini, Rabu (24/12), menjelang Hari Raya Natal 2025, sejumlah altcoin masih mampu mencatatkan kenaikan signifikan dengan AVNT melonjak 31%, O naik 30%, dan TFUEL menguat 14%, meski secara umum pasar kripto tengah mengalami koreksi.

Tekanan terjadi setelah rilis data PDB AS yang kuat, yang menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Januari menjadi hanya 13%, sehingga Bitcoin dan mayoritas altcoin bergerak melemah. Di tengah kondisi ini, Solana dinilai masih memiliki peluang pemulihan berkat dukungan ETF institusional yang menjaga harga di atas $120, meskipun secara teknikal risiko koreksi tetap membayangi. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar Jelang Hari Raya Natal 2025

  • AVNT mencatat penguatan harian 31%, harganya naik $0,3535.
  • Harga D mengalami kenaikan 30%, harga mencapai $0,0174.
  • FUEL melonjak 14%, saat ini diperdagangkan di level $0,02018.

Pasar Kripto Hari Ini: Alasan Utama Bitcoin dan Altcoin Turun

  • Pasar kripto sedang koreksi, Bitcoin dan sebagian besar altcoin jatuh.
  • Penurunan terjadi setelah data PDB AS yang kuat.
  • Peluang pemangkasan suku bunga The Fed Januari ini hanya 13%.

Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

Prediksi SOL: Bisakah Institusi Dorong Pemulihan?

  • ETF institusional jaga Solana di atas $120.
  • Teknikal bearish vs fundamental kuat: risiko koreksi tetap ada.
  • Pendapatan melonjak, prospek jangka panjang Solana cerah.

Risiko ETH ke $2.500 akibat aksi jual wintermute

  • Tren bearish Ethereum berpotensi berlanjut.
  • Muncul pola bearish flag dan death cross.
  • Dumping masif wintermute bebani harga ETH.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Stablecoin USAT? Stablecoin Baru Tether yang Patuhi Regulasi AS

Tak bisa dipungkiri lagi jika stablecoin telah menjadi salah satu kegunaan nyata dari aset kripto yang paling banyak digunakan. Selain membuat pengguna bebas khawatir tentang fluktuasi harga, eksposur terhadap aset kripto juga masih tetap terjaga.

Baru-baru ini Tether, penerbit stablecoin USDT mengumumkan akan segera merilis stablecoin USAT yang akan menjadi stablecoin yang patuh terhadap regulasi ketat Amerika Serikat.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam pendekatan industri kripto, dari yang sebelumnya cenderung menghindari regulasi, kini justru berusaha merangkulnya demi keberlanjutan jangka panjang.

Apa Itu USAT Token?

USAT merupakan stablecoin berbasis dolar yang dirancang khusus untuk melayani pasar Amerika Serikat dan mendukung standar regulasi Amerika, setelah diresmikannya GENIUS Act oleh Presiden Donald Trump.

Stablecoin ini dikembangkan oleh Tether, pemimpin global dalam teknologi stablecoin yang juga menerbitkan token stablecoin USDT. 

Jika USDT dikenal sebagai stablecoin global yang digunakan lintas negara, maka USAT difokuskan secara spesifik untuk pasar Amerika Serikat, yang membuat USAT sering kali dianggap sebagai “versi teregulasi” dari stablecoin USDT.

USAT diharapkan dapat menjadi jalur baru bagi perdagangan, bisnis, dan keuangan Amerika guna memberikan nilai jangka panjang, tata kelola yang kuat, serta adopsi dunia nyata.

Baca juga: Tether Ngebet Akuisisi Juventus Rp17 Triliun, Langsung Ditolak!

Latar Belakang Diluncurkannya USAT

Illustrasi USAT. Sumber: USAT.io

Seperti yang kamu tahu, Tether telah menjadi pemain lama di dunia kripto khususnya stablecoin, sejak diluncurkannya USDT pada tahun 2014.

Tantangan baru datang siring regulasi kripto yang semakin matang, terutama di Amerika Serikat (AS) dengan diresmikannya undang-undang baru GENIUS Act, yang ditandatangani pada Juli 2025 oleh Presiden Donald Trump.

Undang-undang GENIUS Act ini menjadi undang-undang AS pertama yang secara komprehensif membahas kripto serta berfokus pada regulasi stablecoin. Di dalamnya termasuk persyaratan tentang cadangan penuh, audit rutin, dan kepatuhan dengan lembaga keuangan berlisensi federal.

USAT lahir sebagai respons terhadap undang-undang ini. CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan bahwa USAT menjadi salah satu stablecoin yang sesuai dengan perundang-undangan AS dan transparan “USA₮ adalah wujud komitmen kami untuk memastikan bahwa dolar tidak hanya tetap dominan di era digital, tetapi juga berkembang – melalui produk yang lebih transparan, lebih tangguh, lebih mudah diakses, dan lebih tak terbendung daripada sebelumnya,” ujarnya melalui rilis resmi Tether.

Nantinya USAT akan diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank, N.A., yang mana ini merupakan satu‑satunya bank kripto yang diatur secara federal dan sesuai GENIUS Act.

Baca juga: Menatap Masa Depan Stablecoin: Partisipasi Publik Dalam GENIUS Act

Lalu Apakah USAT Akan Menjadi Legal Tender di Amerika?

Melalui rilis resminya, Tether menegaskan bahwa USAT tidak akan menjadi alat pembayaran yang sah (sebagaimana dijelaskan dalam pasal 5103 judul 31, United States Code) dan tidak akan diterbitkan, didukung, disetujui, atau dijamin oleh pemerintah Amerika Serikat.

USAT juga tidak akan tunduk pada perlindungan asuransi dari Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), Securities Investor Protection Corporation (SIPC), atau lembaga pemerintah lainnya.

FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation) sendiri adalah lembaga pemerintah AS yang melindungi simpanan nasabah bank. Jika sebuah bank kolaps, simpanan nasabah biasanya dijamin hingga USD 250.000 per orang per bank. Sedangkan SIPC (Securities Investor Protection Corporation) melindungi investor di perusahaan sekuritas atau broker saham.

Ini berarti USAT tidak dilindungi oleh skema asuransi pemerintah Amerika Serikat dan jika terjadi sesuatu yang buruk, misalnya perusahaan penerbitnya bermasalah, bangkrut, atau asetnya dibekukan—maka pengguna tidak punya jaring pengaman dari negara.

Kapan Stablecoin USAT Akan Dirilis?

Berdasarkan pengumuman resmi dari Tether, USAT dijadwalkan untuk dirilis pada Desember 2025. Namun, hingga tanggal 23 Desember 2025, belum ada konfirmasi resmi bahwa stablecoin ini telah secara penuh diluncurkan ke publik.

Teaser terbaru dari akun X @USAT_io, pada 22 Desember 2025, menyebutkan “USA₮. Coming soon,” yang menandakan peluncuran sangat dekat, mengingat Desember hanya kurang dari 2 minggu lagi, USAT mungkin akan segera dirilis dalam hitungan hari.

Dengan semakin dekatnya peluncuran USAT, momentum ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting untuk memperluas akses stablecoin yang patuh terhadap regulasi, termasuk di Indonesia nantinya.

Stablecoin memang menjadi salah satu opsi populer buat para investor yang ingin menyimpan uang dalam bentuk dolar—di Tokocrypto kamu bisa beli langsung stablecoin dengan GRATIS biaya trading lho! Yuk cobain download dan daftar sekarang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE di $0,13 Siap Breakout? Target $0,14–$0,16 Mulai Dipantau Trader

Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda potensi penembusan pada perdagangan Selasa (23/12), seiring terbentuknya pola teknikal falling wedge yang secara historis kerap menjadi sinyal pembalikan arah ke atas. Pada saat yang sama, data on-chain dan derivatif mengindikasikan sentimen pasar yang kian membaik.

Dogecoin diperdagangkan di kisaran USD 0,13 dan mendekati garis tren atas dari pola falling wedge yang telah terbentuk sejak pertengahan Oktober. Pola ini umumnya dianggap sebagai sinyal bullish jika harga berhasil menembus ke atas, membuka peluang kenaikan lanjutan.

Data On-chain Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi on-chain, data CryptoQuant menunjukkan adanya pesanan whale berukuran besar baik di pasar spot maupun futures. Kondisi pasar juga dinilai lebih “dingin” dengan dominasi beli yang meningkat, mencerminkan potensi akumulasi oleh pelaku pasar besar.

Sementara itu, data derivatif turut memperkuat prospek positif. Rasio long-to-short Dogecoin berdasarkan data Coinglass tercatat di level 1,02 pada hari Selasa, mendekati level tertinggi bulanan. Rasio di atas angka satu menandakan lebih banyak trader yang bertaruh pada kenaikan harga DOGE dibandingkan penurunan.

Dilaporkan FxStreet, indikator tingkat pendanaan (funding rate) juga berbalik positif. Menurut data OI-Weighted Funding Rate Coinglass, tingkat pendanaan DOGE berada di level 0,0045% pada hari Selasa. Kondisi ini menunjukkan posisi long membayar posisi short, yang secara historis sering diikuti oleh reli harga Dogecoin.

Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

Analisis Trknikal DOGE

Dari sisi teknikal, Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di level 43 dan bergerak naik menuju area netral 50, mengindikasikan tekanan bearish mulai mereda. Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) telah mencatat bullish crossover sejak Sabtu, menandakan potensi tren naik dalam waktu dekat.

Apabila DOGE berhasil menembus pola falling wedge, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance harian di USD 0,14. Penutupan harga yang solid di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju level retracement Fibonacci 38,2% di sekitar USD 0,16.

Namun demikian, risiko koreksi tetap ada. Jika gagal mempertahankan momentum, Dogecoin berpotensi kembali melemah menuju area support mingguan di USD 0,11.

Dengan kombinasi sinyal teknikal, on-chain, dan derivatif yang semakin sejalan, pelaku pasar kini mencermati apakah Dogecoin mampu mengonfirmasi penembusan dan memulai fase reli baru dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com