All posts by 21

5 Rekomendasi Tezos Wallet – Tokocrypto News

Tezos wallet merupakan sebuah dompet kripto yang khusus digunakan untuk menyimpan mata uang kripto native Tezos, XTZ. Nah, Tezos sendiri merupakan sebuah ekosistem blockchain yang unik karena menawarkan para pengembangnya untuk merancang smart contract. Itu artinya, Anda sebagai pemilik koin memiliki andil langsung dalam masa depan Tezos. Hal semacam ini tidak berlaku di ekosistem mata uang kripto lain seperti Ethereum.

Pilihan dompet digital tezos pun ada bermacam-macam jenisnya, sebab kini pengembang dompet kripto pun makin banyak jumlahnya. Untuk meminimalisir potensi kerugian, pastikan Tezos wallet Anda memiliki track record yang baik. Selain itu, dompet juga harus mudah digunakan agar transaksi tidak terhambat. 

Baca juga: Pahami Apa itu Ronin Wallet dan Cara Pakainya Di Sini!

Apa Itu Tezos Wallet?

Tezos wallet merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk menyimpan aset kripto dari ekosistem Tezos. Nah, Tezos sendiri adalah sebuah platform dengan format open-source untuk pengelolaan aset dan pengembangan aplikasi. Di Tezos, para investor yang membeli token dapat mengatur peningkatan pada protokol inti mereka. Inilah yang kemudian membuat Tezos menarik karena kapabilitas ini tidak ditawarkan oleh platform lain di blockchain.

Tezos wallet digunakan untuk menyimpan dan melakukan transaksi yang menggunakan aset kripto native dari Tezos (XTZ). Tanpa menggunakan wallet, Anda akan kesulitan bertransaksi di platform Tezos atau platform lain yang menggunakan Tezos. 

Dompet Apa Saja yang Bisa Digunakan Tezos?

Secara garis besar, dompet kripto Tezos hadir dalam dua format: software dan hardware. Dompet kripto dalam format software atau perangkat lunak dapat diakses secara online melalui website atau aplikasi (biasanya melalui smartphone). Sedangkan hardware dipilih karena menawarkan tingkat keamanan tinggi. Alasannya karena hardware wallet tidak terhubung dengan jaringan internet sehingga terhindar dari risiko serangan keamanan siber.

Nah, pertanyaan selanjutnya bagaimana saya bisa mendapatkan Tezos wallet?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk dompet berjenis software Anda bisa mengaksesnya melalui website (contoh: Kukai, Temple, Spire) dan mengunduhnya secara gratis. Namun untuk dompet yang berjenis hardware Anda perlu membelinya melalui e-commerce. Untuk lebih jelasnya, yuk, baca terus penjelasannya!

Manakah Tezos Wallet yang Terbaik?

Sejatinya memilih Tezos wallet terbaik untuk diri sendiri adalah dengan melihat kebutuhannya. Dompet digital berjenis software cocok bagi Anda yang punya mobilitas tinggi, sehingga tak perlu takut suatu hari akan tertinggal wallet Anda. Namun, bagi mereka yang menomorsatukan keamanan, maka jenis hardware sangat cocok buat mereka. Terlebih jika Anda memang mencari dompet yang bisa dipakai untuk jangka panjang. 

Tezos Wallet Format Software

Ada beberapa opsi software wallet untuk menyimpan aset Tezos Anda, di antaranya:

Kukai 

kukai wallet

Source by Kukai2

Kukai merupakan sebuah software wallet yang dapat diakses melalui web. Dompet kripto yang satu ini sangat populer di kalangan investor Tezos karena memang sudah ada sejak awal token XTZ diluncurkan. Selain itu, dompet ini juga terus dikembangkan untuk bisa memenuhi kebutuhan para pemilik aset Tezos. Paling baru ada Kukai 2.0 yang diklaim lebih aman dari versi pendahulunya.

Temple 

temple wallet

Source by Temple Wallet

Selain Kukai, ada juga Temple untuk dompet Tezos dalam format web. Temple memang dikhususkan untuk menampung aset Tezos sehingga mudah diintegrasikan dan dijalankan. Selain itu, fitur keamanan yang ditawarkan pun cukup lengkap, misalnya plain private keys hingga keystore files.

Trust Wallet 

trust wallet

Source by Trust Wallet

Terakhir ada Trust Wallet. Bisa dibilang, inilah dompet kripto paling populer. Trust Wallet memiliki banyak pengguna karena dompet ini menerima berbagai macam aset kripto, tidak hanya terbatas pada satu jenis aset saja. Selain itu, Trust Wallet juga bisa diunduh di perangkat iOS maupun Android.

Tezos Wallet Format Hardware

Ada dua hardware wallet yang bisa digunakan untuk menyimpan aset Tezos Anda, yaitu:

Ledger

ledger wallet untuk tezos

Ledger menawarkan perangkat keras yang dilengkapi dengan keamanan tingkat tinggi untuk menyimpan aset kripto. Dompet kripto ini tidak hanya dibekali dengan keamanan berformat digital melalui aplikasi, tapi juga perlindungan fisik seperti kode.

Trezór

trezor wallet untuk tezos

Alternatif lain untuk dompet digital tezos berformat hardware yaitu Trezór. Sama seperti Ledger, dompet ini juga menawarkan perlindungan offline yang diklaim lebih aman dibanding software wallet. Meski disebut memberikan perlindungan offline, sebenarnya perangkat ini juga bisa dihubungkan dengan internet, menyesuaikan kebutuhan Anda.

Sudah menentukan mana Tezos wallet pilihan Anda? Atau justru sekarang Anda belum memulai untuk melakukan investasi aset kripto? Tidak ada salahnya memang untuk selalu berhati-hati saat berinvestasi. Anda bisa mendapatkan informasi terbaru dan terlengkap mengenai dunia kripto, blockchain, dan tentunya NFT (non-fungible token) di Tokonews.

Tertarik koleksi NFT atau bahkan memamerkan karya Anda di marketplace NFT? Yuk daftarkan diri Anda di TokoMall! Oh iya, jangan lupa gabung komunitasnya juga tuk dapatkan informasi terbaru NFT di Discord dan Telegram!



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah Ragam Jenis NFT Diperjualbelikan yang wajib Diketahui

Akhir-akhir ini perkembangan NFT di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Bagaimana tidak, saat ini sudah banyak warganet yang memperbincangkan NFT di berbagai media sosial, seperti Discord, Facebook, dan Twitter. Semakin cepatnya perkembangan NFT, semakin banyak pula jenis NFT yang hadir. 

Penasaran apa aja jenis NFT yang diperjualbelikan? Yuk, simak bareng!

NFT, Angin Segar bagi Bidang Seni dan Hiburan

Merupakan singkatan dari Non-Fungible Token, NFT adalah token digital yang ditautkan ke dalam sistem blockchain yang bisa digunakan untuk menjual dan membeli berbagai karya seni, seperti video, musik, tweet, desain, animasi, meme, dan sebagainya. 

Dikarenakan fungsinya yang dapat digunakan untuk menjual karya seni, bisa disimpulkan NFT adalah sebuah angin segar yang hadir khususnya bagi para seniman dan kolektor. Ini dikarenakan, melalui NFT, para seniman secara otomatis akan mendapat bukti sertifikasi kepemilikan karya digital dan bisa menjual karyanya.

Hal di atas juga berlaku untuk penikmat seni dan hiburan. Mereka bisa membeli berbagai karya digital unik di dalam sistem blockchain, dan tentunya mendapat sertifikasi kepemilikan dari sang pembuat karya bila akhirnya penikmat seni sepakat untuk membeli karya tersebut.

Artist dan Collector, Para Aktor dalam Dunia NFT

Dalam dunia NFT, mereka yang menghasilkan dan memamerkan karyanya melalui NFT disebut sebagai artist atau creator. Para creator bisa datang dari berbagai kalangan, seperti seniman dan musisi. Melibatkan NFT dalam pembuatan karya tentu menjadi terobosan bagi para creator karena bisa menghilangkan barrier atau batasan seperti lokasi dan waktu.

Setelah creator, ada collector. Collector adalah mereka yang menikmati seni NFT dan berpotensi untuk membeli karya NFT. Tujuan collector dalam membeli seni NFT pada umumnya adalah karena menyukai seni tersebut atau dijadikan sebagai aset investasi, karena tidak menutup kemungkinan harganya akan melambung tinggi di masa depan.

Jenis-jenis NFT yang Sering Ditemukan

Setelah mengetahui para aktor dalam dunia NFT, berikut jenis-jenis NFT yang populer dan diperjualbelikan saat ini:

1. NFT Art

NFT Art adalah salah satu jenis NFT yang paling banyak dibuat oleh para kreator. Secara sederhana, NFT Art merupakan karya seni yang diterbitkan ke dalam bentuk token kripto dan dapat diperjualbelikan pada sistem blockchain. Karya seni pada NFT Art biasanya merujuk kepada desain, video, logo, dan sebagainya.

Kreator yang akan menjual NFT Art-nya bisa memamerkan karyanya kepada calon kolektor potensial melalui berbagai marketplace yang tersedia.

2. NFT Music

Bagi musisi, NFT bisa digunakan untuk membagikan kepemilikan lagu kepada para pendengar setianya dan kolektor pecinta musik. Terlebih lagi, NFT Music masih terbilang jarang dan sulit ditemukan. Dilansir dari Ditto Music (2/6/21), sampai saat ini kurang lebih terdapat 150 karya NFT Music yang beredar dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Untuk para musisi dan kolektor yang ingin memamerkan serta menikmati NFT Music, Anda bisa mencarinya pada marketplace Opulus. Opulus adalah platform pertama yang mengeluarkan copyright untuk NFT Music dan bisa menjadi opsi bagi para musisi di tengah pandemi COVID-19 untuk mendatangkan passive income

3. NFT Game

Pada dasarnya yang bisa dikategorikan ke dalam NFT Game adalah item atau komponen pelengkap pada game, seperti skin, aksesoris, kartu, dan sebagainya.

Bagi para gamers, tentu hal ini menjadi ladang cuan, karena mereka bisa memiliki NFT Games yang unik dan bisa menjualnya kembali di pasar game berbasis blockchain. Selain itu, jika semakin banyak kolektor yang membeli NFT Game, tentu saja hal ini bisa mendongkrak ekosistem perekonomian di dalam game tersebut.

Itulah ragam jenis NFT yang populer dan sering diperjualbelikan. Untuk melihat lebih banyak koleksi NFT, yuk kunjungi https://mall.tokoscape.com/ dan miliki karya seni NFT sekarang juga!



Sumber : news.tokocrypto.com

Ketahui Pengertian FOMO Adalah di Dunia NFT Selengkapnya di Sini

Di tengah perbincangan mengenai kepopuleran NFT yang tengah terjadi saat ini, ada hal lain yang harus diperhatikan bagi orang-orang yang berkecimpung di komunitas maupun dunia NFT. Ini bukanlah sekedar untung-rugi, NFT art mana yang populer, maupun lakunya NFT art yang kita jual. Istilah Fear of Missing Out atau FOMO adalah sisi lain yang berhubungan dengan psikologis dari kolektor maupun kreator. Ingin tahu lebih lengkapnya? Baca terus artikel ini, yuk!

Pengertian FOMO adalah

Secara umum, berdasarkan jurnal yang ditulis oleh Przybylski.,al Fear of Missing Out atau FOMO adalah perasaan tidak nyaman dan terkadang kondisi ini menghabiskan banyak waktu Anda untuk mencemaskan apa yang teman-teman Anda lakukan, ketahui, atau memiliki sesuatu yang lebih baik daripada Anda. Mudahnya, FOMO bisa diartikan sebagai ketakutan berlebih akan ketinggalan suatu berita, informasi, atau tren yang tengah terjadi. 

Secara khusus yang terjadi pada dunia NFT, FOMO sendiri bisa diartikan sebagai ketakutan yang dialami oleh penjual, pembeli, dan holder NFT. Ketakutan ini dapat berupa akan kehilangan kesempatan saat ingin memasuki proyek NFT tertentu, menahan atau menjual aset NFT, serta melakukan pengecekan harga maupun tren secara terus menerus hingga mengalami kecemasan yang berlebih

Adapun FOMO bisa ditandai dengan beberapa ciri-ciri, antara lain:

  1. Tidak berpikir panjang 

Ketika melihat suatu proyek NFT yang tengah booming, tanpa berpikir panjang Anda langsung membelinya. Bahkan tanpa mempelajari proyek tersebut, maupun mencari tahu kebenaran dari proyek tersebut. 

  1. Cemas karena banyaknya kesempatan
illustrasi pria cemas akibat dari fomo

Ciri lainnya adalah di tengah banyaknya kesempatan yang ada, Anda justru merasakan kecemasan yang berlebih. Terlebih jika Anda melihat rekan atau bahkan teman Anda yang dapat mengerjakan proyek NFT atau membeli NFT art yang tengah booming

Ciri inipun sejalan dengan salah satu penilaian indikator seseorang bisa dikatakan FOMO yaitu, “saya takut teman saya atau orang lain memiliki pengalaman yang lebih berharga dibanding saya,” yang sudah diteliti oleh jurnal yang sudah disebutkan di atas.

  1. Depresi karena kehilangan peluang

Anda merasa tidak bersemangat melakukan apa-apa dan bahkan memengaruhi kesehatan mental setelah melewati penawaran harga terbaik ketika auction NFT art? Ya, ini bisa menjadi salah satu tanda Anda telah mengalami FOMO. 

Kenapa Harus Menghindari FOMO?

Semua hal yang terjadi di dunia nyata maupun maya tidaklah seratus persen dapat dipercaya sepenuhnya. Terlebih pada dunia NFT yang notabene dilakukan dan bergantung pada digital. 

Mari kita ambil contoh tren Squid Game yang beberapa bulan lalu tengah menjadi hype di semua social media. Semua orang berlomba-lomba untuk mengikuti, mencari tahu, dan bahkan mendapatkan informasi atau apapun yang berhubungan dengan serial tersebut. Proyek token kripto yang mengusung kepopuleran serial tersebut, SQUID, mampu menarik banyak orang dalam waktu singkat. Dan, ya, ternyata proyek dari token ini adalah scam berjenis rug pull. Pengembang membawa kabur uang dari pemilik token, menghentikan semua aktivitas token, dan menghilang begitu saja. 

Kasus tersebut adalah sedikit contoh yang diakibatkan dari kurangnya sikap kehati-hatian, dan selalu takut akan ketinggalan hype yang tengah terjadi. 

Tips Menghindari FOMO untuk Project NFT

Setelah mengetahui pengertian FOMO, ciri-ciri, dan kenapa harus menghindarinya, sekarang kami rangkumkan apa yang harus Anda lakukan untuk tak terjebak dengan kondisi tersebut. Berikut antaranya:

Cari Tahu Informasi Project NFT Selengkapnya

Langkah utama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencari tahu proyek NFT yang ingin dibeli. Anda bisa mencari tahu kredibilitas dari kreator dengan cara meriset karya kreator dengan cara mengecek ke profil social media seniman, apakah di sana ia pernah membagikan secara langsung informasi mengenai penjualan karyanya. Jika tidak ada, Anda patut curiga. 

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengecek proyek NFT tersebut. Anda bisa melihat di website resmi, seperti: developer, roadmap, atau whitepaper-nya. 

Baca juga: Tertarik Koleksi NFT? Inilah Tips Mengoleksinya!

Berpikir Rasional

Menimbang-nimbang dengan baik dan tidak melakukannya terburu-buru ketika ada NFT art yang booming adalah salah satu tips dasar yang harus Anda terapkan. Jika ada yang menawarkan suatu NFT art dengan harga murah dan tak masuk akal, patut Anda curigai. 

Menanamkan Pikiran ‘Tidak Selalu Untung’

Terakhir, karena mengoleksi NFT art adalah salah satu langkah investasi, dan dapat dipastikan semua investasi tidak selalu tentang untung. Anda tak perlu mencemaskannya secara berlebihan apalagi hingga mengganggu kesehatan fisik maupun pikiran. 

Kini, Anda sudah tahu kan pengertian dari FOMO? Pada akhirnya, sikap kehati-hatian dan tak perlu cemas akan hype yang terjadi di dunia NFT tetap diperlukan. Mau tau informasi lainnya mengenai dunia NFT? Yuk, kunjungi Tokonews dari Tokocrypto atau bergabung dengan komunitas resminya



Sumber : news.tokocrypto.com

PFP adalah: Pengertian, Contoh dan Cara Menggunakannya

PFP adalah singkatan dari profile picture. Istilah ini sering digunakan di media sosial seperti Twitter, Instagram, hingga Facebook. Dengan menambahkan PFP, maka profil Anda di media sosial pun akan lebih mudah dikenali. Beberapa akun besar atau selebriti bahkan punya PFP khusus yang menjadi ciri khas mereka.

PFP adalah Bagian dari Identitas Orang

Seperti yang telah disebutkan pada bagian awal, PFP atau profile picture adalah bagian dari identitas seseorang, terutama saat ia sedang menggunakan internet. Bisa dibilang, PFP merupakan representasi Anda di dunia maya atau sederhananya, Anda dalam versi digital. Oleh karenanya, pengguna internet pun memilih hal yang berkaitan dengan dirinya sebagai PFP.

Paling banyak ditemukan adalah PFP yang menggunakan foto diri. Namun, banyak juga yang menggunakan gambar lain untuk memberikan anonimitas. Walau begitu, biasanya gambar yang dipilih pun secara tidak langsung masih berhubungan. Misalnya, menjadikan foto idol Korea sebagai avatar akun Twitter yang digunakan untuk fangirling. Atau bisa juga menggunakan PFP bergambar kucing untuk masuk dalam komunitas pecinta kucing di Facebook.

Tren Penggunaan NFT sebagai PFP

Akhir-akhir ini, Anda mungkin sering menemukan PFP atau avatar khas saat berselancar di media sosial. Tak jarang, muncul beberapa akun berbeda yang menggunakan PFP dengan karakter mirip atau bahkan sama.

Ternyata, PFP tersebut adalah NFT atau non-fungible token. Beberapa PFP tersebut bahkan merupakan milik pesohor atau selebritas. Salah satu NFT yang banyak digunakan sebagai PFP adalah token dari Bored Ape Yacht Club. Ciri khas dari NFT ini adalah karakter monyet dengan berbagai kostum.

Awal Mula Terjadinya Tren PFP NFT

Sebenarnya, penggunaan NFT sebagai PFP bukanlah hal baru. Tren ini dimulai pada 2017 oleh Matt Hall dan John Watkinson. Keduanya berasal dari Larva Labs dan kala itu sedang menjalankan sebuah proyek bernama CryptoPunks. Pada proyek itu, mereka membuat gambar pixel yang diambil dari beberapa gambar orang (punk) secara acak. Hasil gambar tersebut kemudian dijadikan NFT.

Nah, penggunaan NFT sebagai PFP sebenarnya tak jauh dari kegiatan promosi mereka. PFP tersebut merupakan salah satu strategi marketing agar NFT mereka diketahui oleh pengguna internet. Strategi tersebut terbukti manjur karena CryptoPunks menjadi viral. Di samping itu, Hall dan Watkinsons juga mendorong lahirnya token kripto baru seperti ERC-20 dan ERC-721.

Twitter Melakukan Verifikasi terhadap PFP NFT

Penggunaan NFT sebagai PFP di media sosial menjadi semakin solid setelah Twitter menghadirkan sebuah sistem verifikasi baru. Dalam sistem verifikasi tersebut, user yang menggunakan NFT sebagai PFP akan mendapatkan pertanyaan untuk membuktikan kepemilikan token.

Sistem verifikasi Twitter ini mulai berlaku sejak Januari 2022 lalu. Anda bisa menggunakan NFT seperti CryptoPunk sebagai PFP di Twitter. Jika Twitter dapat memverifikasi kepemilikan NFT Anda, maka PFP akan memiliki bingkai heksagonal. Namun, jika Anda menemukan PFP NFT tanpa bingkai tersebut, bisa dipastikan akun tersebut tidak memiliki ownership atas NFT.

Cara Menggunakan PFP NFT di Twitter

apa itu twitter blue

Source by Twitter Blue

PFP NFT adalah temuan menarik yang bisa menjadi identitas unik untuk Anda selama menggunakan media sosial. Ingin mengubah avatar Twitter Anda dengan NFT? Tenang, caranya mudah. Namun, pastikan Anda adalah pemilik resmi NFT agar bingkai heksagonal muncul pada PFP.

  1. Pertama, masuk ke akun Twitter Anda. Setelah itu, klik PFP yang akan diganti. Akan muncul opsi untuk “choose NFT”.
  2. Dalam menu tersebut, sistem akan menampilkan pesan “Show off your prized possessions” dan tombol “Connect my wallet”. Klik tombol tersebut untuk terhubung dengan wallet Anda.
  3. Dari situ, Anda bisa langsung menemukan koleksi NFT. Pilih NFT yang diinginkan.
  4. Selesai! Kini Anda sudah menggunakan NFT sebagai PFP berbingkai heksagonal.

Belum ada NFT yang cocok untuk dijadikan PFP di Twitter? Tak perlu risau. Anda bisa mulai “berburu” NFT menarik yang sesuai dengan kepribadian Anda di TokoMall. Di TokoMall, tersedia berbagai koleksi NFT dari para kreator. Pilih yang paling cocok dengan karakter Anda dan kemudian jadikan PFP Twitter.

Ingat, PFP adalah identitas Anda di dunia maya, jadi pastikan memilih NFT terbaik, ya! Yuk, mulai koleksi NFT di TokoMall! Jangan lupa bergabung dengan Komunitas Resmi di Telegram dan Discord, ya!





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi Pekan Ini

Salah satu analis ternama di dunia kripto bernama Michaël van de Poppe menyatakan melalui Twitter bahwa Bitcoin pekan ini akan naik tinggi. 

Menurutnya, pekan ini akan terjadi apresiasi tertinggi sejak tiga bulan terakhir karena harga telah mencapai daerah batas bawah yang kuat setelah koreksi di akhir pekan. Berikut analisisnya. 

Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi

Michaël van de Poppe memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mengalami apresiasi signifikan bahkan mencapai apresiasi tertinggi sejak tiga bulan terakhir. 

Ia membuat pernyataan tersebut melalui Twitter pribadinya dimana prediksinya didasari oleh kondisi pasar saat ini. 

Ia menyatakan bahwa saat ini Bitcoin memperlihatkan potensi apresiasi akibat analisis teknikal serta faktor sentimen berita yang sedang sepi, yang menurutnya menjadi pertanda adanya ruang gerak naik karena tidak ada gangguan berita. 

Ia merasa investasi harus dilakukan saat tidak ada yang tertarik, merujuk pada kondisi seperti saat ini, di mana tidak banyak berita dan sentimen yang menarik. 

Menurutnya saat ini juga terlihat ada tanda bullish divergence yaitu kondisi dimana indikator volume bergerak berbeda dengan arah harga. 

Baca juga: Pertemuan G20 Akan Bahas Aset Kripto dan Uang Digital Bank Sentral

Poppe melihat bahwa saat ini terjadi bullish divergence akibat harga sedang bergerak turun, namun ia melihat indikator volume beli mulai meningkat.

Ia juga menyatakan bahwa saat ini Bitcoin telah menutup cela atau gap yang ada di pasar derivatif yaitu kontrak futures tradisional CME dan membuat cela baru. 

Umumnya suatu cela akan selalu ditutup oleh candlestick baru sehingga membuat potensi adanya pergergerakan arah harga baru.  

Poppe menandakan apresiasi ini terjadi bersama dengan harga Bitcoin yang telah kembali menyentuh batas bawah yang kuat sehingga potensi apresiasi menjadi semakin besar. 

Analisis Onchain Mendukung

Terdapat beberapa analis yang setuju dengan pernyataannya bahwa Bitcoin masih memiliki harapan untuk naik. 

Mayoritas analis tersebut mendasarkan potensi apresiasi ini dari dua indikator data onchain yaitu Bitcoin MVRV Z-Score dan Bitcoin Reserve Risk. 

Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi Pekan Ini, Berikut Analisisnya
Data Bitcoin Reserve Risk

Kedua data ini memperlihatkan daerah harga Bitcoin yang dianggap baik untuk mulai menjual atau membeli dimana zona merah adalah daerah yang tepat untuk menjual, dan zona hijau tepat untuk membeli. 

Data Reserve Risk mengukur kepercayaan investor jangka panjang serta mengukur rasio risiko dan keuntungan yang akan didapatkan oleh investor jika membeli pada saat itu. 

Zona merah menandakan risiko sedang terlalu tinggi dibanding potensi keuntungan, sedangkan zona hijau menandakan risiko sedang rendah dibanding potensi keuntungan yang akan didapatkan jika membeli. 

Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi Pekan Ini, Berikut Analisisnya
Data Bitcoin MVRV Z-Score

Data MVRV Z-Score melihat harga Bitcoin saat ini relatif terhadap harga aslinya. Zona merah menandakan bahwa harga saat ini sedang terlalu mahal dan zona hijau menandakan saat ini harga sedang murah. 

Saat ini kedua indikator tersebut sedang berada di zona hijau namun dalam jangka waktu yang panjang. 

Sehingga walau menandakan pergerakan potensi positif, kedua data ini tidak mendukung secara langsung prediksi dari Poppe, karena prediksinya menggunakan jangka waktu pendek, yaitu satu pekan. 

Sentimen Negatif Membuat Keraguan 

Analisis dari Poppe mendapatkan banyak tanggapan dari pasar karena membawa harapan bahwa adanya potensi keuntungan. 

Tapi masih ada beberapa investor dan trader yang memberi tanggapan negatif karena adanya sentimen negatif yang beredar di pasar. 

Dua sentimen negatif besar yang saat ini sedang membuat banyak investor serta trader ragu adalah kabar dari kasus Mt. Gox dan Celsius. 

Tercatat bahwa saat ini terdapat sekitar 142.000 BTC yang siap dijual dari program pemulihan korban Mt. Gox, salah satu kasus peretasan Bitcoin terbesar dalam sejarah yang menghilangkan 700.000 BTC. 

142.000 BTC tersebut dikabarkan akan dijual untuk ganti rugi para korban peretasan bursa Mt. Gox di tahun 2011 hingga 2014. 

Saat ini masih belum pasti apakah semua akan dijual atau hanya sebagian, karena korban mendapat pilihan untuk menerima ganti rugi dalam Bitcoin, Bitcoin Cash, atau uang fiat

Selain itu, ganti rugi ini baru akan terjadi pada Agustus 2022, sehingga masih ada kekhawatiran harapan investor terkait kenaikan harga Bitcoin.

Sentimen negatif kedua yang juga masih menggantung investor kondisi Celsius yang dikabarkan memiliki US$ 531 Juta dalam Wrapped Bitcoin (WBTC) yang siap dijual. 

Kemungkinan besar WBTC tersebut akan dijual untuk mengganti rugi dan membayar utang kepada kreditur dan investor Celsius. Jika benar dijual maka akan terjadi koreksi yang relatif besar dan prediksi Poppe akan salah.

Baca juga: Binance Gratiskan Fee Trading Bitcoin, Pengguna: Pertahankan!

Analisis Bitcoin Naik Bisa Salah!

Terkait tanggapan dari investor dan trader, salah satu trader di Twitter memberikan pandangannya mengapa kemungkinan besar Poppe akan salah. 

Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi Pekan Ini, Berikut Analisisnya
Analisis Harga dari Trader @CryptoTony_

Trader dengan Twitter @CryptoTony_ memberikan pandangan dimana Bitcoin dapat turun hingga mencapai US$ 15.000 jika terdapat sentimen negatif.

Untuk saat ini masih belum diketahui mana prediksi yang benar, karena biasanya setiap hari Senin pasar crypto cenderung memiliki volatilitas yang tinggi.

Tapi investor dan trader perlu berhati-hati dan tidak tergiring opini serta tetap berpegang teguh pada rencana dan manajemen risiko masing-masing. 

Artikel ini telah tayang di Coinvestasi dengan judul “Bitcoin Diprediksi Naik Tinggi Pekan Ini, Berikut Analisisnya





Sumber : news.tokocrypto.com

Binance Gratiskan Fee Trading Bitcoin, Pengguna: Pertahankan!

Pengguna Binance menginginkan exchange aset kripto tersebut untuk mempertahankan layanan bebas transaksi untuk Bitcoin. Pernyataan tersebut berdasarkan hasil jajak pendapat atau polling yang baru-baru ini dilakukan oleh CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ) di Twitter.

Dalam polling itu, CZ menanyakan apakah pengguna ingin Binance mempertahankan perdagangan tanpa biaya, sambil menunjukkan risiko terkait.

Hasinya, dari 47.753 responden, sebanyak 65,9% menyatakan ingin melanjutkan transaksi gratis terlepas dari risiko yang melekat. Hal ini tidak mengejutkan mengingat fakta bahwa pedagang kripto biasanya ingin menghilangkan biaya transaksi.

Sementara, transaksi gratis dapat menarik lebih banyak perdagangan ke Binance, itu juga dapat memengaruhi pendapatannya. Binance adalah pertukaran kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan.

Terlepas dari banyak keuntungan seputar perdagangan tanpa biaya, CZ menyebutkan ada kerugiannya dalam sistem termasuk wash trading.

Baca juga: Demi Selamatkan Bumi, IMF Dukung Kripto Sebagai Alat Transaksi

Zhao mencatat bahwa pelanggan dapat menggunakan wash trading untuk mengakses tingkat VIP bursa, akibatnya tingkat utilitas VIP untuk mendapatkan biaya perdagangan menjadi lebih rendah.

Wash trading adalah tindakan di mana seorang trader kripto bertransaksi dengan wallet lain yang dikendalikan oleh mereka sendiri. Ini biasanya merupakan upaya untuk memanipulasi pasar dan memberi kesan permintaan.

Zhao mengatakan Binance untuk melakukan beberapa prosedur keamanan yang lebih baik. Prosedur ini mencakup penggunaan kecerdasan buatan untuk mendeteksi perdagangan ilegal.

Tanggapan Investor 

Pendiri XCAD Network, sebuah platform Watch2Earn, Oliver Bell, menyambut baik perkembangan tersebut.

Dia mengatakan jika hasil polling yang menyatakan sebagian besar pengguna Binance menginginkan transaksi gratis dikabulkan, maka akan menarik dan mendorong pengguna baru masuk industri kripto. Dia mengatakan lebih lanjut memang ada kekuarangannya, namun kelebihannya lebih banyak atau dominan.

Namun, pengguna Twitter lain dengan moniker @VolatilityRob menanyakan apa efek perdagangan tanpa biaya di pasar jika “kekuatan pasar yang signifikan” memutuskan untuk membuang aset mereka. Dia menyertakan hasil screen shot aturan soal persaingan harga yang dikeluarkan oleh Uni Eropa. Salah satunya menyatakan UE akan memonitor dan menginvestigasi pratik-praktik yang anti-kompetsi.

Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto
Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

Tokocrypto Juga “Gratiskan” Biaya Trading Bitcoin

Program Zero-Fee Bitcoin Trading ini bisa digunakan untuk seluruh pengguna Tokocrypto. Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BTC yang dapat nikmati mulai 8 Juli 2022. Bitcoin merupakan salah satu aset kripto dengan transaksi terbesar di Tokocrypto, bersama Tether (USDT) dan Ethereum.

Bear market ini telah menjadi perhatian besar bagi kita semua. Ada banyak investor yang baru merasa bear market, sehingga menimbulkan kekhawatiran untuk portofolio mereka. Untuk menstimulus market dan memberikan kenyamanan dan kemudahan investor di tengah bear market ini, Tokocrypto membebaskan biaya trading untuk pembelian Bitcoin agar #SiapLebihCuan,” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

Ada 6 spot trading pairs yang dibebaskan untuk biayanya mulai dari BTC/BIDR, BTC/BUSD, BTC/DAI, BTC/TUSD, BTC/USDC dan BTC/USDT. Syarat untuk mendapatkan gratis trading fee Bitcoin, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.

Tidak hanya itu, Tokocrypto juga meluncurkan fitur baru, yaitu TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO. 

Dengan fitur TKO Trading Fee, pengguna Tokocrypto tidak akan dipusingkan lagi dengan biaya trading fee, sehingga bisa dapat keuntungan yang maksimal. Diskon fee trading ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait program Zero-Fee Bitcoin Trading bisa simak di link ini dan TKO Trading Fee di link ini.

Artikel ini telah tayang di PortalKripto.com dengan judul Binance Gratiskan Fee Trading Bitcoin, Pengguna: Pertahankan!





Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan merilis laporan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Dalam laporan tersebut, disebutkan Tokocrypto menjadi Calon Pedagang Fisik Aset Kripto dengan nilai transaksi tertinggi pada Januari-Mei 2022.

Dalam laporan tersebut tercatat Tokocrypto meraih nilai transaksi hingga Rp 95 triliun. Di posisi selanjutnya secara berturut-turut diikuti oleh Indodax (Rp 75 triliun), Pintu (Rp 10 triliun), Rekeningku (Rp 8 triliun) dan Zipmex (Rp 1 triliun).

VP Growth Tokocrypto, Cenmi Mulyanto, mengatakan Tokocrypto masih mencatatkan pertumbuhan dari segi daily trading volume, walaupun aset kripto saat ini tengah bear market. Diharapkan pertumbuhan transaksi bisa terus berjalan seiring dengan kenaikan jumlah investor.

“Dalam situasi bear market saat ini, daily trading volume harus diakui mengalami penurunan dari sebelumnya pada saat periode normal yang bisa mencapai US$ 50-70 juta (Rp 749 miliar-1 Triliun), kini jadi US$ 15-20 juta (RP 224 miliar-299 miliar). Untuk jumlah investor di Tokocrypto sendiri saat ini sudah lebih dari 2,7 juta investor,” kata Cenmi.

Tokocrypto di posisi pertama sebagai Calon Pedagang Aset Kripto dengan nilai transaksi tertinggi. Dok. Bappebti
Tokocrypto di posisi pertama sebagai Calon Pedagang Aset Kripto dengan nilai transaksi tertinggi. Dok. Bappebti.

Baca juga: Market Awal Pekan: Gerak Kripto Belum Mantap ke Zona Hijau

Trading Bitcoin “Gratis” di Tokocrypto

Lebih lanjut, Cenmi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan investor yang memilih Tokocrypto sebagai platform investasi kripto mereka. Kepercayaan ini akan terus dijaga dengan memberikan pengguna pengalaman yang terbaik dan keamanan dalam bertransaksi perdagangan kripto.

Sebagai bentuk apresiasi, Tokocrypto menjalankan program Zero-Fee Bitcoin Trading, yaitu membebaskan biaya trading jual-beli Bitcoin dengan pairing fiat untuk seluruh pengguna. Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BTC yang dapat nikmati mulai 8 Juli 2022. 

Ada 6 spot trading pairs yang dibebaskan untuk biayanya mulai dari BTC/BIDR, BTC/BUSD, BTC/DAI, BTC/TUSD, BTC/USDC dan BTC/USDT. Syarat untuk mendapatkan gratis trading fee Bitcoin, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.

Tidak hanya itu, Tokocrypto juga meluncurkan fitur baru, yaitu TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO.

Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto
Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto.

Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

Bitcoin Paling Banyak Transaksi 

Adapun Bitcoin (BTC) merupakan salah satu aset kripto dengan transaksi terbesar di Tokocrypto, bersama Tether (USDT) dan Ethereum (ETH). Sementara, lima jenis aset kripto dengan nilai transaksi tertinggi menurut data Bappebti, yaitu Tether (Rp 42,3 triliun), Bitcoin (Rp 18,5 triliun), Ethereum (Rp 14,2 triliun), Dogecoin (Rp 6,8 triliun), dan Terra (Rp 6 triliun).

Jumlah investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 14,1 juta pelanggan pada Mei 2022. Sementara itu, investor saham tercatat hanya 8,86 juta. Rata-rata penambahan jumlah investor per bulan di tahun 2022 mencapai 394.168 pelanggan.

Sementara, transaksi aset kripto di Indonesia mengalami lonjakan luar biasa. Per 2020, nilai transaksi aset kripto sebesar Rp 64,9 triliun. Satu tahun kemudian, per Desember 2021, angkanya melonjak sangat signifikan menjadi Rp 859,4 triliun. Selama periode Januari hingga Mei 2022, tercatat sudah mencapai Rp 192 triliun.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pertemuan G20 Akan Bahas Aset Kripto dan Uang Digital Bank Sentral

Aset kripto dan uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currency (CDBC) akan jadi topik utama dalam rangkaian agenda 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) dan Finance and Central Bank Deputies Meetings (FCBD) G20 yang akan berlangsung di Bali mulai pekan depan 11-17 Juli 2022. 

Agenda besar pertemuan FMCBG dan FCBD tersebut akan membahas tren terbaru dalam industri digital keuangan, termasuk pembayaran lintas batas, aset kripto dan CBDC. Pembahasan akan dilakukan seputar bagaimana desain atau standar dari aset kripto dan CDBC, bagaimana perkembangannya, serta ada diskusi panel yang dihadir oleh delegasi dari negara anggota G20, terdiri dari perwakilan bank sentral, pejabat pemerintah, pengusaha dan akademisi.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Potensi Industri Aset Kripto di Indonesia saat Bear Market

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo), Teguh Kurniawan Harmanda, menyambut baik pembahasan aset kripto dan CBDC yang akan menjadi topik utama dalam pertemuan 3rd FMCBG dan FCBD G20 di Bali. Menurutnya pertemuan tersebut bisa memfasilitasi pertumbuhan industri kripto untuk mencapai keseimbangan yang tepat antara inovasi dan mitigasi risiko.

“Perkembangan aset kripto tak bisa dimungkiri sangatlah pesat. Momentum pertemuan 3rd FMCBG dan FCBD G20 di Bali nanti, bisa dimanfaatkan untuk setiap negara-negara G20 saling bertukar pikiran bagaimana perlunya pembuat kebijakan untuk mencapai keseimbangan yang tepat antara inovasi dan mitigasi risiko,” jelas pria yang akrab disapa Manda.

Regulasi yang Matang

Lebih lanjut, Manda mengungkap diharapkan dengan rangkaian pertemuan tersebut bisa mendorong pertumbuhan industri aset kripto dan blockchain di Indonesia, melalui regulasi yang matang dengan mengedepankan transformasi digital dan inklusivitas. Di samping itu, para panelis bisa lebih mengenal konsep CBDC yang menggunakan teknologi blockchain untuk memberikan akses yang lebih luas dan mendorong inklusi keuangan.

World Economic Forum
Pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss bahas soal aset kripto. Foto: Getty Images.

Baca juga: Aset Kripto dan Blockchain Jadi Perhatian di Pertemuan Tahunan WEF 2022, Apa Dampaknya?

Aset kripto pun saat ini sudah diakui oleh global dengan masuk sebagai pembahasan utama di agenda tahunan World Economic Forum (WEF) yang digelar bulan Mei lalu. Aset kripto dan blockhcain sudah tidak dipandang sebelah mata oleh para pemimpin ekonomi global.

Kesempatan ini merupakan peluang untuk menciptakan nilai tambah yang baik. Pokok pembahasan tersebut bisa menjadi acuan bagi perkembangan kripto dan blockchain ke depannya, termasuk di Indonesia.

Manda menjelaskan kehadiran aset kripto tetap tumbuh, walau saat ini market secara keseluruhan sedang mengalami kelesuan. Menurutnya, kripto semakin terintegrasi dengan perekonomian global, maka risiko-risiko seperti itu bisa jadi memiliki beberapa justifikasi. Meski demikian, masih memungkinkan kripto dan teknologi blockchain berfungsi dengan berbagai cara dan melangkah lebih jauh lagi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kripto Voyager Token (VGX) dan Atletico De Madrid Fan Token (ATM)

Ada yang menarik dari dua aset kripto Voyager Token (VGX) dan Atletico De Madrid Fan Token (ATM). Keduanya punya project utilitas yang mendukung pembentukan ekosistem kripto yang baik.

Misalnysa Voyager Token menawarkan layanan pialang kripto dan memungkinkan pengguna untuk membeli kripto secara langsung dengan fiat dan mendukung penyelenggaraan layanan keuangan desentralisasi (DeFi). Sementara, Atletico De Madrid Fan Token (ATM) adala Fan Token untuk penggemar klub sepak bola Atletico Madrid.

So, bagi kamu yang penasaran dengan dua aset kripto tersebut, bisa simak selengkapnya di artikel ini.

Voyager Token (VGX)

Apa Itu Voyager Token (VGX)?

Voyager Token adalah broker yang memberi investor titik akses tepercaya dan aman ke perdagangan aset kripto. Voyager dibangun untuk melayani investor ritel dan institusional dengan solusi instan untuk memperdagangkan aset kripto.

Crypto Trading Technologies, perusahaan induk dari Voyager Token dipimpin oleh grup dengan pengalaman dalam layanan broker online. Proyek ini didirikan bersama oleh Stephen Ehrlich, Philip Eytan, Gaspard de Dreuzy, dan Oscar Salazar.

Ilustrasi aset kripto Voyager Token (VGX).
Ilustrasi aset kripto Voyager Token (VGX).

Baca juga: Kenal Dekat Kripto Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR)

Layanan broker kripto yang diluncurkan pada Oktober 2018 ini, sekarang mendukung lebih dari 55 aset kripto dan memiliki teknologi Smart Order Routing yang unik menghubungkannya dengan lebih dari selusin kripto exchange. Aplikasi seluler Voyager Token diluncurkan pada Januari 2019, semakin memudahkan pengguna untuk berdagang kripto.

Token asli broker, Voyager Token (VGX), digunakan untuk memberi penghargaan kepada pengguna dalam ekosistem Voyager. VGX juga menarik minat saat diadakan di aplikasi Voyager, menawarkan hadiah cashback, dan layanan eksklusif lainnya untuk pengguna Voyager.

Voyager juga menawarkan 100 persen transaksi bebas komisi, termasuk pembelian dan penjualan. Trader hanya perlu membayar harga yang dikutip saat mengeksekusi order di platform.

Apa yang Membuat Voyager Token (VGX) Unik?

Voyager telah menciptakan jaringan untuk perdagangan kripto yang terasa sangat mirip dengan konsep yang diterapkan oleh pialang online tradisional. Voyager meluncurkan aplikasi selulernya pada tahun 2019 untuk menghadirkan layanan pialang kripto yang mudah, namun efisien bagi pengguna smartphone.

Voyager Token menggunakan teknologi Smart Order Routing yang memanfaatkan perbedaan antara harga yang tercantum di bursa aset kripto. Teknologi ini membantunya terhubung secara instan dengan lebih dari selusin kripto exchange bagi investor untuk memilih nilai tukar terbaik yang tersedia untuk transaksi mereka.

Ilustrasi aset kripto Voyager Token (VGX).
Ilustrasi aset kripto Voyager Token (VGX).

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto dForce (DF) dan Bonfida (FIDA)

Fitur ini juga berarti bahwa investor juga dapat mengevaluasi spread antara harga bid dan ask dan tingkat likuiditas yang lebih tinggi di berbagai bursa kripto. Untuk trader, menjadi lebih mudah untuk masuk dan keluar dari posisi.

Meskipun platform ini menawarkan layanan perdagangan profesional, tetap sangat mudah digunakan. Pengajuan pesanan dibantu oleh Smart Order Routing Voyager. Setelah memilih koin atau token, jenis pesanan, dan jumlah aset yang akan dibeli dalam USD, Smart Order Routing Voyager secara otomatis mengisi pesanan.

Peringkat VGX di situs CoinMarketCap pada Selasa (12/7) jam 08.00 WIB adalah #395, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 42.495.0073. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

Atletico De Madrid Fan Token (ATM)

Apa Itu Atletico De Madrid Fan Token (ATM)?

Atletico De Madrid Fan Token (ATM) adalah Fan Token dari klub sepak bola Atletico Madrid. ATM termasuk salah satu dari puluhan klub sepak bola internasional yang membuat Fan Token kripto di bawah Socios.

Project kripto ini memungkinkan penggemar Atletico Madrid memiliki kepentingan dalam pengambilan keputusan klub, mendapatkan hadiah VIP dan membuka akses ke promosi eksklusif, games, chatting serta mendapatkan kesempatan untuk diakui sebagai superfan.

ATM dikenal sebagai token utilitas di Chiliz Chain (dibangun oleh Chiliz — sebuah perusahaan blockchain fintech) yang dibangun di atas Ethereum. Seperti Fan Token lainnya, ATM memberi kesempatan penggemar Atletico Madrid memiliki pengaruh dalam cara tim beroperasi, dengan memberikan suara pada jajak pendapat yang harus dipertimbangkan oleh tim.

Ilustrasi aset kripto Atletico De Madrid Fan Token (ATM).
Ilustrasi aset kripto Atletico De Madrid Fan Token (ATM).

Baca juga: Kenalan Kripto AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD)

Contoh dari kegunaan token ATM ini adalah perubahan yang dapat dilakukan oleh pemegangnya termasuk memilih desain jersey, memberi nama tempat pelatihan, dan memilih acara penggemar berikutnya.

Fan Token ATM bertindak sebagai pintu gerbang ke setiap kesempatan penggemar Atletico Madrid untuk menunjukkan kesetiaan dan dukungan mereka kepada tim dengan mendapatkan poin hadiah, mendapatkan pengalaman VIP dan membeli merchandise klub. Seperti banyak platform kripto lainnya, semakin besar jumlah token yang dimiliki, maka memiliki tingkat pengaruh yang lebih tinggi di tokenbase.

Apa yang Membuat Atletico De Madrid Fan Token (ATM) Unik?

Fan token ATM disebut unik karena menghubungkan pemain sepak bola dengan penggemar yang bakal memiliki ambil besar dalam perkembangan klub. Fan Token membawa dukungan penggemar ke tingkat berikutnya dan memungkinkan mereka kesempatan untuk lebih dekat dan intim dengan tim dan pemain favorit, melalui hadiah seperti undangan VIP, temu sapa dan merchandise yang ditandatangani.

ATM membuka jalan dengan menghubungkan dua arena yang sangat berbeda: Olahraga dan aset kripto, aktivitas yang tampaknya terpisah dari dua dunia ini, namun dapat saling menguntungkan melalui aplikasi berbasis token. Penggemar sekarang dapat berperan dalam kehidupan pemain dan organisasi olahraga dapat terhubung dengan penggemar mereka tidak seperti sebelumnya.

Ilustrasi aset kripto Atletico De Madrid Fan Token (ATM).
Ilustrasi aset kripto Atletico De Madrid Fan Token (ATM).

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto Golem (GLM) dan Optimism (OP)

Misalnya, pemegang token ATM memiliki pengaruh untuk memilih moto resmi penggemar untuk ruang ganti tim Atletico Madrid. ATM dapat digunakan untuk tiga tujuan utama: Tata kelola (memiliki kepentingan dalam keputusan klub sepak bola), penghargaan (berdasarkan keterlibatan) dan staking (di masa depan, token dapat dipertaruhkan untuk mendapatkan NFT).

Peringkat ATM di situs CoinMarketCap pada Selasa (12/7) jam 08.00 WIB adalah #845, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 6.565.563. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 2.086.980 koin ATM dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Voyager Token (VGX) dan Atletico De Madrid Fan Token (ATM) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Voyager Token (VGX) dan Atletico De Madrid Fan Token (ATM).

Trading VGX/USDT, VGX/BTC, VGX/ETH, ATM/USDT, ATM/BUSD dan ATM/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 08 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran VGX dan ATM di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Awal Pekan: Gerak Kripto Belum Mantap ke Zona Hijau

Pergerakan market aset kripto pada hari Senin (11/7) terpantau tertekan. Padahal di pekan lalu, nilai sejumlah kripto cukup memuaskan dan nyaman di zona hijau. Apa yang menyebabkan market kembali tertekan?

Melansir situs CoinMarketCap, Senin (4/7) pukul 11.00 WIB, ada 10 aset kripto big cap kompak anjlok ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Bitcoin (BTC) turun 3,21% ke US$ 20.607 per keping dalam sehari terakhir.

Kemudian, Ethereum (ETH) naik 3,08% ke level US$ 1.153. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), Cardano (ADA) dan XRP mengalami kenaikan masing-masing 4,29, 2,97%, 3,83% dan 3,62%.

Ilustrasi market kripto anjlok.
Ilustrasi market kripto anjlok.

Baca juga: Pasar Sepekan: Market Kripto Makin Optimis Melaju, tapi Potensi Bull Trap

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto awal pekan ini anjlok salah satunya disebabkan oleh data ketenagakerjaan AS terbaru. Selain itu, banyak investor yang terlihat buru-buru menjual asetnya dan melakukan aksi ambil untung setelah melihat aset kripto reli di akhir pekan lalu.

“Investor menjadi ragu-ragu kembali melakukan aksi beli, setelah melihat data ketenagakerjaan AS terbaru, di mana tingkat pengangguran bulan Juni sebesar 3,6%, tidak berubah dari Mei lalu dan sesuai dengan perkiraan. Data tersebut bisa mendorong The Fed untuk mengerek suku bunga acuannya lebih tinggi untuk meredam inflasi,” kata Afid.

Menurut Afid, efek dominonya kenaikan suku bunga acuan The Fed akan meningkatkan tingkat imbal hasil instrumen berpendapatan tetap. Hasilnya, selera investor kripto dan saham juga bisa semakin pudar, sehingga menyebabkan penurunan nilai.

Sentimen Makroekonomi Masih Tinggi

Afid memprediksi sepanjang pekan ini, tampaknya investor akan memilih wait and see menanti perilisan data inflasi AS bulan Juni pada Rabu (13/7) mendatang. Implikasinya, market kripto kemungkinan masih bakal bergerak sideways atau stagnan sepanjang pekan ini.

chart aset kripto
Ilustrasi market kripto.

Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

“Mengingat tekanan makroekonomi masih cukup tinggi pekan ini, maka investor bisa berharap bahwa harga-harga aset kripto akan melakukan retest level support-nya berulang kali. Sepertinya, penguatan Bitcoin akan sangat rapuh,” jelas Afid.

Sejatinya, nilai Bitcoin belum mencapai titik bottom yang sebenarnya, yakni di kisaran US$ 11.000 hingga US$ 12.000 per keping. Level support utama BTC masih di US$ 17.000, jika Bitcoin jatuh lebih dalam, akan menjadi sinyal yang kuat menuju titik bottom dalam waktu dekat.

Oleh karenanya, Afid menyarankan investor tidak perlu panik dan tetap tenang untuk mengatur strategi investasinya menggunakan Dollar Cost Averaging (DCA) karena kondisi yang belum stabil.



Sumber : news.tokocrypto.com