Category Archives: Tokocrypto

Kraken: Harga Bitcoin Segera Melonjak Dan Catat Tanggal Penting

Kraken, salah satu pialang cryptocurrency terbesar didunia, mengamati Bitcoin akan mengalami lonjakan baru dalam volatilitas yang mendorong harganya jadi lebih tinggi menjelang akhir tahun 2020 ini. Bursa kripto ini juga mengatakan bahwa penurunan volatilitas BTC bukanlah akhir dari cerita.

Laporan volatilitas Bitcoin pada Agustus 2020 mengalami penurunan, dan bulan September 2020 adalah penurunan yang paling rendah bagi si raja kripto ini. laporan tersebut juga mencacat volatilitas tahunan BTC yang turun ke level 15% sekitar bulan Juli.

Tapi, pengamatan Kraken mengatakan bahwa setiap terjadi penurunan volatilitas 15-30%, Bitcoin akan selalu bangkit bahkan semakin kuat di industri kripto.

Secara historis selama lebih dari 9 tahun, performa Bitcoin menunjukkan bahwa setelah kehilangan keuntungan dan tidak lagi unggul dalam cryptocurrency, nyatanya Bitcoin bisa segera bangkit dan mengakhiri tahun dengan lonjakan harga.

Rata-rata, lonjakan volatilitas bitcoin ditandai dengan puncaknya pada 14% di mana investor menghasilkan pengembalian 196% selama 94 hari.

Baca Juga: Minat Boomer dan Gen-X Terhadap Bitcoin Melonjak Sejak Pandemi

Kraken juga berbicara tentang faktor-faktor yang dapat membuka jalan bagi siklus pasar bullish baru BTC.

Mempertimbangkan tren historis 94 hari, Bitcoin memiliki hampir 2 bulan untuk mencatatkan keuntungan baru bagi investor dan melampaui rata-rata pergerakan volatilitas 315 hari.

Tapi, perjalan lebih dari 9 tahun mengkonfirmasi adanya reli hingga akhir tahun dan volatilitas tambahan.



Sumber : news.tokocrypto.com

6 Aset Kripto Terbaik Di Bulan Oktober 2021

Akhir-akhir ini harga Bitcoin sudah mencapai lebih dari 900 juta rupiah. Bagi kamu yang berinvestasi di BTC (BitCoin) pastinya sudah profit banyak sekali bukan? Ada banyak sekali kripto yang mengalami kenaikan harga lebih dari seratus persen akhir-akhir ini seperti Solana dan Polkadot. Tapi apakah kamu tahu kripto terbaik di Bulan Oktober 2021 ini? Jika kamu baru mengenal kripto alangkah baiknya kamu juga harus mengenal kripto dengan kapitalisasi pasar terbaik. Yuk simak ulasan lengkap tentang 6 Aset Kripto terbaik bulan Oktober 2021 berikut ini. 

1. Bitcoin ($BTC)

Kripto terbaik pertama yaitu Bitcoin, dibuat pada tahun 2009 oleh seorang dengan nama anonym Satoshi Nakamoto, Bitcoin (BTC) merupakan cryptocurrency asli dan pertama di dunia. Seperti Kripto yang lainnya BTC (Bitcoin) berjalan di atas blockchain atau transaksi catatan buku yang besar dan terdistribusi di jaringan ribuan computer di seluruh dunia. Karena penambahan ke dalam buku besar yang terdistribusi harus diverifikasi dengan memecahkan teka-teki kriptografi. Hal ini menajdikan Bitcoin menjadi sebuah kripto yang aman digunakan. 

Pada saat lima tahun yang lalu kamu bisa membeli Bitcoin dengan harga sekitar 500 US Dollar. Pada 30 September kemarin harga satu Bitcoin sudah mencapai 43000 US Dollar (mengalami pertumbuhan 8.600%) dan pada 21 Oktober 2021 Harga Bitcoin mencapai lebih dari 60.000 USD Dollar (meningkat lebih dari 12.000 % sejak 500 US Dollar). Jika kamu berminat untuk membeli kripto Bitcoin kamu bisa membelinya di Pasar Kripto Indonesia yakni Tokocrypto. Kamu juga bisa melihat kapitalisasi pasar Bitcoin di Tokocrypto

Baik dari segi platform cryptocurrency maupun blockchain Ethereum merupakan yang favorit di kalangan para developer program karena Ethereum memiliki aplikasi yang potensial seperti Smart Contract yang secara otomatis dijalankan pada saat kondisi dan syarat terpenuhi serta berbagai token non fungible (NFT). 

Ethereum juga sudah mengalami kenaikan harga yang sangat luar biasa. Hanya dalam lima tahun saja harganya naik dari 11 US Dollar hingga menjadi 4.000 US Dollar pada tanggal 21 Oktober 2021. Jika kamu berminat untuk memiliki ETH (Ethereum) kamu bisa melakukan pembelian secara langsung di Tokocrypto. 

3. Binance Coin ($BNB)

Binance Coin merupakan salah satu Kripto yang dapat kamu gunakan untuk berdagang dan untuk pembayaran di aplikasi Binance maupun Tokocrypto. Binance merupakan platform Exchange Kripto terbesar di dunia

Sejak diluncurkan pada tahun 2017, Binance mulai berkembang dengan memfasilitasi perdangangan kripto di Platformnya. Untuk sekarang platform Binance sudah dapat digunakan untuk perdagangan, proses pembayaran dan juga bisa untuk pemesanan traveling. Harganya pada tahun 2017 hanya 0,10 US Dollar dan pada tanggal 20 Oktober 2021 sudah meningkat menjadi 500 US Dollar. 

4. Cardano ($ADA)

Cardano merupakan salah satu kripto yang diluncurkan pada September 2017. Cardano mengalami pertumbuhan yang sangat baik karena memiliki potensi pasar yang tinggi. Selain itu transaksi Cardano juga termasuk cepat dan efektif sehingga dapat mengurangi penggunaan energi. Cardano juga memiliki Cardano Smart Contract seperti Binance dan Ethereum, selain itu juga memiliki aplikasi terdesentralisasi (dApps). 

Perkembangan Harga Cardano relative stabil dengan harga awal pada tahun 2017 seharga 0,02 US Dollar dan memiliki ATH di harga 3,1 US Dollar pada tanggal 2 September 2021 walaupun mengalami koreksi akan tetapi harga Cardano tetap berada di 1,8 US Dollar. Pada tanggal 21 Oktober 2021 harga Cardano sebesar 2,2 US Dollar. 

5. Ripple ($XRP)

XRP merupakan salah satu kripto yang dibuat oleh beberapa pendiri dari Ripple. XRP merupakan sebuah teknologi digital dengan tujuan untuk memproses pembayaran. XRP dapat digunakan di jaringan untuk memfasilitasi pertukaran berbagai jenis mata uang termasuk mata uang FIAT maupun mata uang kripto yang lainnya. 

Pada awal tahun 2017, harga XRP adalah $0,006. Pada tanggal 14 April 2021 XRP mencapai ATH nya di harga 1,96 US Dollar. Sedangkan pada tanggal 21 Oktober 2021 harga XRP berada di 1,16 US Dollar. Ini membuktikan bahwa XRP mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan sejak 2017 hingga saat ini. 

6. Solana ($SOL)

Solana dikembangkan untuk mendukung penggunaan DeFi (keuangan terdentralisasi), dApps (apilikasi terdesentralisasi) dan Smart Contract. Solana berjalan pada sistem blockchain dengan mekanisme bukti kepemilikan dan bukti Riwayat yang unik yang membuatnya dapat memproses transaksi dengan cepat dan aman. 

Solana atau SOL mulai diluncurkan pada tahun 2020 dengan harga awal 0,77 US Dollar dan pada tahun ini tepatnya pada tanggal 21 Oktober 2021 harga Solana sudah mencapai 194,21. Peningkatan harga yang begitu cepat pada kripto ini karena dipengaruhi beberapa faktor seperti berhasil meluncurkan project Wormhole dan terjun ke dalam NFT. 

Nah itulah 6 Kripto terbaik di bulan Oktober 2021 ini. Jika kamu baru mengenal kripto ataupun blockchain kamu dapat memulainya dengan Tokocrypto yang menyediakan begitu banyak pasar kripto yang bisa kamu beli dan jual di Tokocrypto. Di Tokocrypto terdapat banyak fitur yang bisa kamu gunakan seperti CryptoHero, Tokoscape, Toko NFT dan ada juga edukasi kripto untuk kamu yang baru belajar.   

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Bloomberg: Kapan Bitcoin Mencapai $100.000?

Menurut indikator permintaan Bloomberg, Bitcoin bisa memakan waktu lima tahun atau lebih untuk mencapai level harga $ 100.000.

Bitcoin (BTC) telah memiliki sejarah menambahkan nol pada harganya ketika Bitcoin pertama kali diperdagangkan pada $ 1.000, butuh 4 tahun untuk menambahkan nol lagi, untuk mencapai $ 10.000.

Bloomberg memperkirakan agar Bitcoin menambahkan nol lagi, mencapai $ 100.000, itu akan terjadi sekitar tahun 2025, dengan mempertimbangkan pematangan alami. Laporan crypto terbaru Bloomberg berbunyi:

“Sekitar empat tahun setelah awalnya mencapai $ 1.000, itu menambahkan nol. Mempertimbangkan pematangan normal, sekitar dua kali lipat kerangka waktu dari $ 1.000 menjadi $ 10.000 akan datang sekitar tahun 2025, agar Bitcoin berpotensi menambah nol lagi.”

Grafik Bloomberg juga menunjukkan bahwa ukuran tahunan volatilitas 260 hari sedang menuju ke bawah, dengan sebagian besar permintaan dan langkah-langkah adopsi menunjukkan fakta bahwa Bitcoin akan tetap berada di jalur Bullish.

 

Baca Juga: 30 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2020

Baca Juga: 27 Aplikasi Penghasil Pulsa dan Penghasil Uang Gratis Di 2020

Indikator permintaan Bloomberg menunjukkan bahwa harga Bitcoin berada di jalur menuju Resistance Bitcoin di level $ 14.000.

Dengan pasokan terbatas Bitcoin yang unik, pasokan crypto utama ini tidak dapat dipengaruhi oleh harga. Oleh karena itu, adopsi cryptocurrency terbesar di dunia adalah metrik penilaian utama untuk Bitcoin. Pasokan Bitcoin juga menurun berdasarkan persentase tahunan, yang juga dapat meningkatkan harga dan permintaannya.

Selain itu, Bloomberg menekankan lagi bahwa Bitcoin semakin menjadi seperti emas, karena korelasi Bitcoin-ke-emas telah mencapai titik tertinggi baru sejak 2010.

Karena permintaan untuk Bitcoin akan meningkat, seperti emas versi digital, Tether dapat melampaui Ethereum dalam hal kapitalisasi pasar.

Baca Juga: Cara Mengamankan Akun Bitcoin Anda di Platform Exchange

Dan dalam laporan Bloomberg juga dinyatakan, karena adopsi stablecoin meningkat, mata uang digital bank sentral (CBDC) akan terjadi. Laporan itu menambahkan:

“Perlu sesuatu yang signifikan untuk menghentikan peningkatan adopsi Tether, stablecoin teratas, yang berada dalam kecepatan untuk menyamai kapitalisasi Ethereum dalam waktu kurang dari setahun, berdasarkan trend regresi sejak awal 2019.”

Kebutuhan akan BTC adalah katalis utama menurut pandangan Bloomberg, sehingga tingkat adopsi yang mulai terus bertumbuh bisa menjadi sinyal positif untuk potensi harga jangka menengah dan panjang bagi sang crypto utama ini.

artikel ini dapat dibaca kembali disini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Integrasi dengan WalletConnect, TokoMall Permudah Proses Koleksi NFT art

Setelah peluncurannya pada Agustus lalu, TokoMall sebagai leading NFT marketplace platform di Indonesia terus berkomitmen memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para official partner dan kolektor. Kini, TokoMall mengumumkan integrasi terbarunya dengan WalletConnect.

“WalletConnect merupakan protokol terbuka yang memungkinkan dompet digital yang Anda miliki terhubung dan berinteraksi dengan decentralized applications (DApps) dan dompet lainnya cukup dengan memindai kode QR”

Chung Ying Lai, Chief Strategy Officer Tokocrypto menjelaskan bahwa “Kami ingin memberikan kemudahan bagi para kreator dan kolektor NFT di Indonesia juga dunia untuk mengakses TokoMall melalui integrasi ini. Proses koleksi NFT akan lebih nyaman dengan menggunakan WalletConnect, dimana didalamnya dompet digital seperti MetaMask, SafePal, dan Trust Wallet sudah terhubung dan bisa langsung digunakan.”

Baca Juga : Intip nih! Karya dari deretan Artist Lokal di “TKO Creative” TokoMall

Jadi, gimana sih caranya? Gampang banget kok! Buat kamu yang mau explore NFT di TokoMall langsung aja klik www.mall.tokoscape.com di desktop laptop kamu lalu klik “Hubungkan Dompet” dan pilih WalletConnect. Nantinya ada kode QR yang terpampang di layar desktop kamu.

Kemudian buka aplikasi dompet digital yang kamu miliki, misal Trust Wallet. Langsung pindai kode QR yang ada di layar tersebut dengan aplikasi kamu dan dompet kamu akan langsung terhubung ke TokoMall. Kamu siap untuk koleksi NFT art ataupun minting karya NFT kamu di TokoMall.

Buat step lebih detil, bisa cek di sini ya Tokonauts!



Sumber : news.tokocrypto.com

Menjelajahi Polkadot Sebagai Platform Potensial Untuk DeFi

Setelah pasar bullish yang terkenal di tahun 2017, pasar cryptocurrency mengalami pasar bearish yang sangat panjang dan keras. Meskipun hal ini membuat periode yang rumit bagi investor, ini tidaklah menjadi tragedi secara total. Walaupun jika harganya megecewakan, namun disisi lain harga aset kripto tidak pernah sekuat ini. Alam blockchain tidak pernah seinovatif dan sekompetitif ini sebelumnya. 

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai Polkadot sebagai salah satu project inovatif blockchain. 

Solusi interoperabilitas DeFi terbaik

Polkadot adalah salah satu projek interoperabilitas yang menjanjikan. ICO-nya merupakan salah satu ICO terbesar di tahun 2017, mengumpulkan $145 juta. Hampir $91 juta ETH dibekukan setelah Parity Bug. Tampak jelas bahwa Polkadot telah melalui masa pasang surut, namun tim tetap berkomitmen untuk memenuhi janji proyek. 

Proyek Polkadot didukung oleh tim teknis yang baik yang dipimpin oleh Gavin Wood, salah satu pendiri Ethereum. Melalui fitur interoperabilitasnya, Polkadot akan memungkinkan transfer data dan nilai diantara berbagai blockchain ekosistemnya. Ini adalah proyek yang sangat berorientasi pada pengembangan dan banyak tim telah memilih untuk membangun Substrat, teknologi Polkadot untuk membuat blockchain. 

Baca Juga: Polkadot Hadir di Indonesia Melalui Tokocrypto, Bisa Diperdagangkan dengan BIDR

Oleh karena itu, Polkadot merupakan pesaing serius bagi Ethereum, dengan tim Polkadot berusaha keras untuk membuat platform mereka seramah mungkin untuk pengembang. 

Dari segi Interoperabilitas, Polkadot didasarkan pada konsep “Relay Chain” atau rantai induk dan rantai yang dibangun diatasnya disebut “Parachain”. Rantai saling terhubung melalui relay chain dan setiap parachain dapat bergabung dengan ekosistem hanya dengan mengikat dan menahan DOT. Hal ini membantu memperkuat jaringan dan kepercayaan diantara rantai. Polkadot memanfaatkan kepercayaan ini dengan membangun model keamanan bersama yang memfasilitasi komunikasi dan pertukaran data dan nilai antara rantai yang berbeda. 

Jika dilihat dari segi teknologi dan aplikasi, Polkadot dapat dikatakan menonjol karena pengembangan blockchain dan platform DApps mereka. Polkadot menggunakan bahasa Rust, namun juga menggunakan WebAssembly seperti yang digunakan oleh Google dan Microsoft. 

Polkadot mencoba menarik para developer dan proyek untuk membangun diatas blockchain Polkadot dengan membuat platformnya semudah mungkin untuk dikembangkan. Polkadot membangun ekosistem besar dengan batasan yang lebih sedikit. 

Baca Juga: Mengenal Polkadot dan Solusi Interoperabilitas yang Ditawarkannya



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Agresif Dukung Pengembangan Industri Digital Kreatif di Indonesia melalui NFT Marketplace, TokoMall

Tokocrypto secara resmi memperkenalkan platform non-fungible token (NFT) marketplace yang disebut dengan TokoMall. Sebagai leading NFT marketplace di Indonesia, kehadiran TokoMall diharapkan dapat mendorong perkembangan pasar NFT di Indonesia dan mengajak kreator lokal untuk bergabung guna memperkenalkan serta melakukan monetisasi atas karyanya kepada pasar lebih luas, tidak hanya di Indonesia melainkan juga di pasar global dan mancanegara.

Chung Ying Lai, Chief Strategy Officer Tokocrypto menjelaskan bahwa TokoMall menghadirkan konsep digital meets reality, dimana pemanfaatan platform digital dan karya seni dalam bentuk NFT dapat menjadi jawaban atas permasalahan di dunia nyata.

“Dengan beralih ke NFT dan menjadikannya mainstream, kreator lokal berbakat Indonesia tidak hanya bisa memasarkan karyanya ke pasar yang lebih luas. Tetapi juga memastikan keunikan atau kelangkaan karyanya sebagai nilai lebih yang ditawarkan kepada para kolektor. Selain itu, kreator bisa memastikan keberlangsungan royalti dari tiap NFT yang dipasarkan. Hal ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan hak cipta dan royalti yang biasa dihadapi kreator jika melakukan pemasaran di dunia nyata”, ungkap Ying

Di sisi kolektor, NFT yang dipasarkan di TokoMall bisa menjadi investasi jangka panjang bagi para kolektor yang dijamin keasliannya dan ada pilihan bagi kolektor untuk menukarkan NFT yang dikoleksi dengan barang atau karya asli dari merchant partner eksklusif TokoMall.

“Industri kreatif di Indonesia sedang berkembang karena adanya teknologi digital yang mempermudah akses bagi kreator dan kolektor. Tapi dengan blockchain dan NFT, ini bisa menjadi salah satu solusi sebagai perlindungan hak cipta kreator karena karya akan tercatat jelas dan transparan di blockchain. Ini juga bisa menjadi alternatif kreator mendapatkan revenue stream tambahan dan para kolektor juga bisa mengapresiasi kreator dengan mengkoleksi NFT ini,” ujar Faza Meonk, kreator dari Si Juki.

Baca Juga: Inilah Marketplace NFT Terbaik yang Perlu Diketahui

TokoMall hadir sebagai bagian dari pengembangan utilitas Toko Token (TKO) yang dibangun di atas jaringan Binance Smart Chain (BSC). TokoMall memiliki beberapa kategorisasi yaitu NFT Exclusive yang berisikan TKO Original, TKO lifestyle, TKO creative, TKO Stars dan lainnya.

Dimana tiap lini bekerjasama dengan brand dan kreator lokal Indonesia sebagai merchant partner eksklusif seperti Nevertoolavish, MaximallFootwear, DAMN! I Love Indonesia, Banyan Core, Si Juki, ONIC E-Sports, SoreSore, Mr. Kinur, Karya Karsa, Jakarta Metaverse, dan Museum of Toys. Juga menghadirkan kategori Marketplace, dimana kreator dan kolektor umum bisa langsung mengunggah karya NFT mereka.

Justin Widjaja, COO ONIC E-Sport, memberikan apresiasinya pada TokoMall sebagai platform buat para kreator lokal Indonesia, bahkan bagi yang belum terkenal untuk masuk ke pasar NFT. “Potensi kerjasama ONIC dan TokoMall sangat besar untuk membangun hype dan pengembangan pasar NFT di Indonesia. ONIC sendiri akan menghadirkan koleksi eksklusif yang ada nilai historis juga digital merchandise khusus di TokoMall.”

Terkait peranan TKO pada TokoMall, Ying menjelaskan, “TKO akan menjadi tulang punggung dalam seluruh aktivitas pada platform TokoMall. Para kreator dapat melakukan minting dan menawarkan karya yang dimiliki, sementara kolektor bisa mendapatkan NFT tersebut dengan menukarkan TKO sesuai nilai yang tercantum dalam tiap karya.”

Selain fokus pada peluncuran platform, TokoMall juga akan menghadirkan inisiatif “Miss Crypto Indonesia”, sebuah campaign dari TokoMall yang menawarkan berbagai NFT merchandise dari TKO Angels dalam bentuk postcard, video, dan lainnya. Keseluruhan dana yang terkumpul dari kolektor di campaign ini akan didonasikan melalui TokoCare, CSR program dari Tokocrypto, yang akan bekerjasama dengan Wecare.id.

Informasi lebih lanjut mengenai TokoMall, bisa didapatkan di mall.tokoscape.com  dan jika ingin menonton kembali sesi virtual launch TokoMall bisa dilihat di https://bit.ly/Launch_TokoMall.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga BTC Turun Rp 8 Juta

Bitcoin (BTC) telah melihat beberapa sikap Bullish luar biasa selama beberapa hari terakhir, dengan kenaikan yang sangat signifikan dari Rp 111 juta-an menjadi Rp 140 juta-an.

Kenaikan tersebut telah menutup trend bearish yang terjadi di pertengahan bulan Maret yang membuat harga menjadi Rp 65 juta-an. Banyak yang meyakinkan bahwa harga tersebut adalah bottom ( harga terendah) dalam trend bearish.

Ditengah bencana ekonomi saat ini, Bitcoin (BTC) adalah aset yang berkinerja paling baik.

Pada saat pers, harga Bitcoin turun 4% dalam 24 jam, dari Rp 140 juta menjadi Rp 128 juta.

Baca Juga: QCP Quick Market Update 30 April 2020

Level tertinggi ini ditetapkan semalam ketika Bulls mendorong setinggi mungkin. Tetapi, dorongan ini kehilangan momentum dengan cepat, yang membuat harga turun.

Kemampuan Bitcoin untuk bertahan kuat di wilayah atas Rp 120 juta merupakan tanda Bullish yang kuat, karena level ini menunjukkan bahwa para Bulls mulai membangun beberapa Support penting dalam area ini.

Namun, ada beberapa analis tidak percaya dengan trend bullish tersebut.

Baca Juga: 15 Tips Trading Forex atau Cryptocurrency Untuk Pemula 2020

Josh Rager, co-founder Blockroots.com, memprediksi jika BTC tidak bisa menutup $9.300 (Rp 142 juta) dalam grafik 4 jam, ada kemungkinan bahwa BTC akan melakukan pullback. Disisi lain, harga masih terlihat bullish untuk low time frame.

Baca Juga: 16 Hari Sebelum Halving, Apakah Anda Siap Menjadi OKB?

Mr.Anderson, analis populer lainnya di Twitter, men-Tweet:

Bulls harus memegang $8.528 (Rp 130 juta) dan kehilangan $7.885 (Rp 120 juta) akan membuat BTC ke $6.600 (Rp 100 juta).

Ahli makroekonomi dan trader Henrik Zeberg baru saja memperingatkan para follower di Twitter bahwa fase likuidasi akan masuk ke pasar utama, termasuk juga Bitcoin.

Dia menegaskan bahwa Dolar A.S masih menjadi raja selama pandemik Covid-19 dan akan banyak orang melikuidasi aset mereka.

Dalam masa ini, cash is the king, uang cash adalah raja.

Namun, momen halving masih ditunggu-tunggu oleh pemegang Bitcoin, mengharapkan harga akan melambung lebih tinggi. Secara historis, momen halving membuat harga BTC naik dalam 6-12 bulan. Kita lihat saja.





Sumber : news.tokocrypto.com

Atasi Era Digital dengan Digitalisasi Karya Seni 2 Dimensi

Dunia kesenian rupa sedang mengalami masa keterpurukan yang disebabkan oleh pertumbuhan teknologi. Akibatnya, banyak sekali seniman rupa yang bermigrasi ke konsep seni digital. Ternyata, ragam bentuk karya seni, termasuk karya seni 2 dimensi sekalipun, sudah dapat diubah ke dalam bentuk digital dan diperjualbelikan, lho

Penasaran bagaimana caranya? Mari simak penjelasan lengkapnya!

Karya Seni 2 Dimensi di Masa Sekarang

Sebelum membahas lebih jauh mengenai karya seni 2 dimensi dan digitalisasinya, beberapa di antara Anda pasti pernah mengunjungi pameran yang berisikan beragam karya seni, dengan jenis dan tingkatan yang bervariasi. Galeri dan pusat eksibisi lainnya kerap kali dipenuhi pengunjung untuk sekadar berfoto dan mengapresiasi seni, khususnya 2 dimensi.

Karya seni 2 dimensi memang menjadi bentuk karya seni yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terasa dekat. Mayoritas karya yang mendominasi di galeri juga berbentuk 2 dimensi. Tak heran, banyak sekali karya seni yang terkenal dari berbagai belahan dunia, terutama dalam bentuk lukisan.

Namun, seiring berkembangnya teknologi, karya seni 2 dimensi ikut tergerus oleh zaman. Di era digital ini, tidak sedikit seniman yang berpindah dan hanya berkarya di medium digital saja. Ditambah lagi, pandemi membuat aktivitas kesenian rupa menjadi semakin terhambat. Dilansir dari Kemenparekraf, kontribusi sub sektor seni rupa bagi perekonomian tergolong kecil, sekitar 0.23% saja. Kemudian saat pandemi, persentasenya bergerak negatif sebesar 2.94%.

Kenali Apa Itu Karya Seni 2 Dimensi dan Contohnya

Seperti namanya, karya seni 2 dimensi merupakan bentuk karya seni yang memiliki dua ukuran saja, yaitu panjang dan lebar. Karya seni ini tidak diterapkan ke dalam bentuk barang, tetapi hanya bidang datar saja, seperti kanvas atau kertas. Contoh karya seni 2 dimensi yang sering kita temui adalah foto, gambar atau ilustrasi, lukisan, hingga seni grafis seperti poster atau banner.

Terdapat delapan unsur dalam karya seni 2 dimensi yang dibentuk oleh seniman, yaitu titik, garis, bidang, bentuk, tekstur, warna, serta gelap-terang. Unsur-unsur tersebut kemudian diolah sedemikian rupa hingga menjadi satu kesatuan menjadi sebuah karya seni. 

Selayaknya karya seni pada umumnya, karya seni ini dapat diciptakan dengan tujuan fungsional (memiliki kegunaan tertentu) hingga untuk keindahan (estetika).  Selain itu, karya seni ini bersifat mudah dikenali karena memiliki bentuk dan juga dimensi yang terdiri dari ukuran panjang dan lebar, tanpa ketebalan.

Digitalisasi Karya Seni Lewat NFT Art

Jika melihat data statistik yang semakin menurun dan pandemi yang tak kunjung hilang, para seniman tidak bisa secara terus-menerus bergantung pada karya seni yang disalurkan secara konvensional. Perlu dicari jalan keluar, yaitu dengan terjun ke dunia digital. Salah satu caranya adalah dengan melakukan digitalisasi karya seni 2 dimensi melalui NFT Art.

NFT Art merupakan karya seni dimuat dalam bentuk token kripto dan masing-masingnya tidak memiliki kesetaraan nilai, berbeda dengan aset kripto lain yang berbentuk koin. Dikarenakan berbasis kripto, karya seni berupa NFT Art dapat diakses juga diperjualbelikan secara digital melalui NFT marketplace dan akan tercatat dalam teknologi blockchain. Semakin unik dan langka suatu NFT Art, maka akan semakin mahal juga harganya.

Selain karya seni yang dibuat secara digital, NFT Art juga dapat berupa karya seni konvensional yang diubah ke dalam bentuk digital, misalnya lukisan. Wujud asli lukisan tersebut juga dapat diperjualbelikan, tetapi proses perpindahannya tentu akan memakan waktu lebih lama dibandingkan yang versi digital. Masing-masing NFT Art memiliki address sebagai identitas, sehingga dapat terjamin keasliannya dan tidak dapat diduplikasi.

NFT Art dapat dibuat dengan proses yang mudah, cukup dengan registrasi dan mengunggah karya seni digital milik Anda melalui marketplace NFT terpercaya, seperti TokoMall. Dengan TokoMall, seniman dapat mendaftarkan diri sebagai merchant dan melakukan minting karya NFT setelah lolos review dan verifikasi. Selanjutnya, untuk melanjutkan ke proses publikasi, para seniman akan dikenakan sejumlah gas fee.

Jadi, konsep NFT Art tidak sesulit yang dibayangkan, bukan? Kini, para seniman bisa kembali bangkit dan bersiap untuk mengubah karya seni 2 dimensi ke dalam bentuk NFT serta melakukan minting dan publikasi di TokoMall setelah memenuhi persyaratan yang berlaku. Yuk, kunjungi www.mall.tokoscape.com dan daftarkan diri Anda sekarang!



Sumber : news.tokocrypto.com

Minat Boomer Terhadap Bitcoin Melonjak

Terdapat sebuah data dari Mode Banking di Inggris yang menunjukkan peningkatan minat dari generasi dengan umur 40an ke atas atau yang biasa disebut Boomer dan Gen-X terhadap investasi Bitcoin pada aplikasi perdagangan crypto sejak awal pandemi dan sejak adanya pembatasan sosial.

Mode Banking melaporkan investor-investor dari generasi Baby Boomers (yang lahir pada tahun sekitar 1946-1964) dan Gen-X (yang lahir sekitar tahun 1965-1980) ini menginvestasikan sebagian besar kekayaan mereka ke dalam Bitcoin sejak awal terjadinya pandemi COVID-19.

Dengan data yang diambil dari bulan Februari lalu sebagai garis dasarnya, menunjukkan bahwa investasi dari generasi ini meningkat 2,24 kali pada bulan Maret, 4,49 kali pada bulan April, dan 8,88 kali pada bulan Mei lalu.

Sayangnya, laporan tersebut tidak mengutip nilai dolar apa pun dari jumlah total yang diinvestasikan, sehingga hal ini mempersulit penentuan seberapa signifikan data tersebut diperoleh.

Baca Juga: Generasi Milenial, Generasi Investor Bitcoin

Chief Product Officer Mode, Janis Legler menyatakan:

“Kami percaya temuan ini sangat menarik, dan meskipun demikian alasan di balik ini bisa bermacam-macam, mereka berpotensi mengungkapkan perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya mengenai jalan yang ditempuh para investor saat ini, sebagai hasil dari adanya pandemi global.”

Boomer dan Gen-X Tunjukan Minat pada Bitcoin

Angka-angka dari Mode ini menunjukkan angka investasi dari generasi yang lebih muda, seperti Milenial dan Gen-Z pada aplikasi berjumlah dua kali lipat dari generasi lain bahkan sudah sejak bulan-bulan sebelum terjadinya pandemi.

Baca Juga: Bitcoin, Kenormalan Baru untuk Generasi Z

Lebih lanjut, sebelum adanya pembatasan sosial di Inggris, generasi yang lebih tua hanya menghabiskan 61 persen uang mereka untuk berinvestasi dengan Bitcoin, tetapi selama pandemi mereka tumbuh hingga mencapai rata-rata 107 persen berdasarkan data dari bulan-ke-bulan.

Legler mengatakan peningkatan minat ini sangat penting dalam kesuksesan pasar crypto yang berkelanjutan karena mayoritas kekayaan masih dimiliki oleh Boomers dan Gen-X.

“Kami berharap Milenial akan terus membeli mata uang crypto, tetapi melihat lebih banyak investor yang berpengalaman juga semakin tertarik pada Bitcoin membuat hal ini sangat menjanjikan bagi pertumbuhan industri ini.”

Baca Juga: Tokocrypto dan Binance Gelar Kompetisi Trading Aset Kripto, Total Hadiah 151Juta BIDR

 

Salah satu pendiri Morgan Creek Digital Jason Williams mengemukakan pendapat yang bertentangan dengan sentimen ini dan mengatakan di Twitter pribadinya bahwa generasi yang lebih tua akan dengan cepat memiliki lebih banyak aset digital daripada generasi milenial:

“Boomer dan Generasi-X akan memiliki sejumlah besar #Bitcoin dan mengendalikan lebih banyak aset secara eksponensial daripada milenial, ketika seharusnya yang terjadi sebaliknya.”

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Cara Mudah Membaca Indikator MACD Untuk Trader Pemula!

Bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia kripto tentulah harus memahami strategi yang harus dilakukan. Karena menggunakan feeling saja itu tidak cukup. Nah penggunaan strategi ini bisa dilakukan dengan memilih indikator apa yang akan digunakan. Salah satu indikatornya adalah MACD. Lalu, apa sih Indikator MACD itu? Dan bagaimana cara membaca indikator MACD?

Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Apa itu MACD?

Moving Average Convergence Divergence, adalah sebuah indikator momentum yang dihitung untuk menunjukan hubungan antara dua moving average dari sebuah mata uang kripto. Penggunaan indikator ini membuat Anda bisa mengidentifikasi tren yang terjadi, bahkan sebelum tren tersebut terjadi. 

MACD ini diperhitungkan dengan menggunakan EMA (Exponential Moving Average) atau rerata bergerak eksponensial. EMA sendiri merupakan jenis rerata bergerak (moving average) yang menekankan pada pentingnya poin data terkini. EMA pun juga disebut sebagai rerata bergerak tertimbang eksponensial (exponentially weighted moving average). Dimana ia akan bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga aset terkini dibanding simple moving average

Kenapa Menggunakan Indikator MACD

Indikator MACD bukanlah satu-satunya indikator momentum yang dapat digunakan, masih banyak indikator lain yang dapat digunakan dalam trading aset kripto. Kendati demikian, MACD memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya banyak digunakan oleh para trader. Lantas, apa saja sih keunggulannya?

Keunggulan yang pertama ialah indikator MACD merupakan indikator trading yang sederhana, namun bisa memberikan sinyal yang baik. Indikator ini juga sangat mudah digunakan dan dibaca. Sehingga membuat indikator MACD mudah dipelajari bagi Anda yang pemula dan masih belajar trading aset kripto.

Keunggulan selanjutnya adalah Anda bisa mengamati arah trend aset yang sedang diperdagangkan sedang bergerak ke arah downtrend atau uptrend. Tentunya hal ini dapat mempertajam analisis pasar Anda. 

MACD juga memiliki kemampuan untuk menentukan pembalikan trend, sehingga trader dapat mengetahui titik mana yang tepat untuk masuk dan keluar, dan yang terakhir MACD menyediakan informasi yang lebih update.  

Indikator serta Komponen MACD 

MACD berkaitan dengan convergence dan divergence dari dua rerata bergerak yang diamati. Nah, convergence atau konvergensi terjadi ketika rerata bergerak saling mendekati satu sama lain. Sedangkan divergence atau divergensi terjadi ketika sebaliknya. 

Sementara itu, MACD memiliki 3 komponen utama yang terdiri dari:

Nilai MACD diperoleh dari selisih antara EMA periode pendek (12) dengan EMA periode panjang (26). Kedua angka tersebut -12 dan 26- adalah periode standar yang digunakan. Jadi Anda masih tetap bisa menyesuaikan berdasarkan kebutuhan Anda sendiri. 

Sinyal sebagai komponen indikator MACD juga menggunakan EMA. Namun, EMA yang dipakai untuk komponen sinyal biasanya adalah EMA yang memiliki periode yang lebih pendek dari EMA periode pendek pada MACD. 

Histogram diperoleh dari selisih antara MACD dan sinyal.  

Cara Membaca Indikator MACD

Ada beberapa cara yang bisa Anda ketahui, pahami, dan ikut. Secara umum, inilah 3 cara membaca indikator MACD:

  • MACD berpotongan dengan sinyal

Cara ini adalah cara membaca indikator MACD yang paling umum yang digunakan oleh para trader dalam membaca indikatornya. Ketika garis MACD memotong dan berada di atas garis sinyal, maka ada dua kesimpulan, yaitu:

  • Apabila garis MACD memotong garis sinyal dan berada di atasnya, maka grafik menunjukkan prediksi bahwa harga akan naik.
  • Apabila garis MACD memotong garis sinyal dan berada di atas garis sinyal, hal tersebut merupakan tanda atau sinyal beli (titik beli), dan sebaliknya. 

Ketika nilai MACD memotong dan ada di atas titik 0, menunjukkan adanya momentum trend strong bullish, yang berarti harga aset akan mengalami kenaikan, dan dapat dikatakan ada momentum uptrend disini. Dan begitu juga sebaliknya.

Apabila garis MACD bergerak ke atas, namun masih berada di bawah titik 0, hal ini berarti harga aset akan mengalami kenaikan, namun belum bisa dikatakan bullish. Karena masih ada kemungkinan harga akan mengalami kenaikan. Berbeda cerita jika garis MACD sudah berhasil memotong dan bahkan berada di atas titik 0, artinya inilah indikasi yang menunjukkan adanya momentum uptrend atau strong bullish. Hal yang sama pun berlaku sebaliknya. 

Apabila garis histogram berada di bawah 0, lalu mengecil dan menuju ke atas 0,artinya harga akan mengalami kenaikan, dan sebaliknya. Histogram digunakan sebatas untuk memprediksi pergerakan harga aset saja.

Itulah penjelasan mengenai indikator MACD dan cara membacanya. Apakah Anda tertarik untuk segera melakukan strategi ini pada aset kripto milik Anda? Yuk lakukan trading maupun investasi aset kriptonya di Tokocrypto



Sumber : news.tokocrypto.com