Tag Archives: beasiswa

Daftar Beasiswa Dalam Negeri yang Masih Buka


Jakarta

Tahun ajaran baru jenjang sekolah dan perkuliahan sebentar lagi akan dibuka. Tentunya detikers dan orang tua membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk itu.

Maka dari itu, kalian yang membutuhkan bantuan pendidikan, bisa cek beberapa rekomendasi beasiswa dalam negeri berikut ini. Siapkan berkas yang dibutuhkan mulai sekarang ya!

Beasiswa Dalam Negeri yang Masih Buka

1. Beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI)

Beasiswa BSI yang kini tengah dibuka adalah beasiswa untuk pelajar SMA kelas 12. Siswa dapat mendaftar mulai 1-20 Juli 2025.


Beasiswa ini memberikan uang saku bulanan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Siswa pendaftar harus memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80.

Informasi selengkapnya tentang beasiswa ini dapat dicek di sini. Pendaftarannya dapat dilakukan di sini.

2. Beasiswa Tanoto Foundation

Tanoto Foundation tengah membuka pendaftaran beasiswa kepemimpinan Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan (TELADAN) untuk angkatan 2026. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN yang berprestasi di berbagai bidang, memiliki pengalaman organisasi, dan menunjukkan potensi kepemimpinan.

Pendaftaran beasiswa TELADAN dibuka dari 1 Juli hingga 7 September 2025. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat dilakukan di https://www.tanotofoundation.org/id/teladan-2026/.

3. Beasiswa Persatuan Pelajar Indonesia Komisariat Hiroshima

Beasiswa dari PPI Hiroshima ini diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK di Indonesia. Besaran beasiswanya adalah Rp 10 juta dan berupa uang saku.

Beasiswa untuk siswa kelas X dan XI SMA/SMK/sederajat ini ditujukan untuk 25 orang penerima. Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 1 Agustus 2025.

Kalian dapat membuka Instagram @beasiswa_pph untuk melihat informasi terkait beasiswa ini.

4. Beasiswa Zakat Indonesia

Beasiswa ini dibuka untuk lulusan SMA/SMK/sederajat yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia dibuka sampai 11 Juli 2025 melalui https://beasiswa.kemenag.go.id/. Kalian juga bisa melihat informasinya di Instagram Literasi Zakat Wakaf.

5. Beasiswa Inovasi Muda

Beasiswa Inovasi Muda diperuntukkan bagi mahasiswa aktif semester 2 hingga 6 program D3, D4, atau S1. Penerima manfaat beasiswa ini akan memperoleh bantuan biaya kuliah Rp 500 ribu per bulan selama satu tahun dan bantuan dana untuk mengimplementasikan proyek berkelanjutan.

Pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 16 Juli 2025. Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini dapat dilihat di laman https://inovasimuda.org/.

Itulah daftar beasiswa dalam negeri yang masih buka. Selamat mencoba!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025, IPK 2,5 Bisa Daftar


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah membuka pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2025 di berbagai program. Sejumlah beasiswa targeted LPDP di berbagai kampus mitra juga sedang dibuka.

Program-program beasiswa LPDP pada umumnya mensyaratkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3 untuk mendaftar jenjang magister (S2) dan 3,25 untuk mendaftar jenjang doktor (S3). Namun, ada juga yang mensyaratkan batas minimal IPK di bawah 3.

Sebagai contoh, Beasiswa Kewirausahaan 2025, salah satu program beasiswa targeted LPDP, dapat dilamar lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 2,5. Begitu juga Beasiswa Daerah Afirmasi dan Beasiswa Penyandang Disabilitas.


Sementara itu, pendaftar Beasiswa Putra-Putri Papua dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) tidak mensyaratkan batas minimal IPK bagi pendaftar S2. Perlu digarisbawahi, kampus tujuan dapat tetap mensyaratkan IPK minimal atau angka penyetaraannya, serta batas skor hasil ujian masuk sesuai ketentuan.

Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025

Berikut batas minimal IPK beasiswa LPDP setiap jalur pada jenjang pendidikan sebelumnya dirangkum dari laman LPDP Kemenkeu.

Syarat IPK Beasiswa Daerah Afirmasi 2025

  • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
  • Pendaftar S3: 3 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Prasejahtera 2025

Syarat IPK Beasiswa Penyandang Disabilitas 2025

  • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
  • Pendaftar S3: 3 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Putra-Putri Papua 2025

  • Pendaftar S2: –
  • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

Syarat IPK Beasiswa Reguler 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) 2025

  • Pendaftar S2: –
  • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

Syarat IPK Beasiswa Parsial 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa PNS, TNI, dan Polri 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 khusus anggota TNI/Polri: 3 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Kewirausahaan 2025

Syarat IPK Beasiswa Pendidikan Kader Ulama 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Doktor Untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN 2025

  • Pendaftar S3 dan S2 Fast Track: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis 2025

  • Pendaftar pendidikan dokter spesialis/subspesialis: 3 dari 4

Syarat IPK Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2025

  • Pendaftar beasiswa fellowship: –

Syarat IPK Beasiswa LPDP – King’s College London Singhasari Program Master Tahun 2025

Syarat IPK Beasiswa Indonesia-Tiongkok Program Master di Central South University (CSU) 2025

Syarat IPK Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia-Pacific Program Master 2025

Syarat IPK Beasiswa LPDP – University College Dublin Program Master Tahun 2025

Informasi jadwal, syarat dan panduan selengkapnya terkait program-program beasiswa LPDP tahap 2 2025 bisa diunduh di https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Semoga berhasil, detikers.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

2 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP dari Alumnus Kampus Inggris, Catat!



Jakarta

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan merupakan salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang sangat diminati. Persaingan yang ketat tentu saja harus dihadapi para pelamar.

Gilang Rizky Pratama penerima beasiswa LPDP tahun 2023 mengungkapkan salah satu syarat lolos persaingan tersebut yakni memperhatikan persyaratan yang diberikan oleh penyelenggara.

Menurutnya, untuk mendapatkan beasiswa, calon awardee perlu mematuhi segala aturan yang diberikan oleh LPDP.


“Jadi, selama kita mematuhi segala aturan yang diberikan oleh LPDP dan memang kita cocok dianggap sebagai orang yang eligible, insyallah akan berjalan dengan mulus,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela acara Study UK: Pre-departure Briefing (PDB) 2025 di Ganara Art Space, Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

Gilang sendiri telah menyelesaikan pendidikan gelar magister bidang Operations, Project, and Supply Chain Management di The University of Manchester, United Kingdom (UK), Inggris.

2 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP

Ada tiga tahapan yang harus dilalui peserta sebelum jadi penerima beasiswa LPDP. Ketiga tahapan tersebut adalah seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan substansi.

Seleksi administrasi menjadi gerbang awal yang bisa dikatakan mudah tapi sulit untuk dilalui. Gilang memberikan 2 tips agar pendaftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025 bisa lolos seleksi administrasi, yakni:

1. Buku Panduan LPDP Penting!

Tips pertama dari Gilang adalah pendaftar harus memahami aturan yang sifatnya spesifik, seperti surat rekomendasi. Sehingga buku panduan adalah hal penting yang harus diperhatikan pendaftar.

“Kaya surat rekomendasi gitu kan LPDP surat rekomendasinya harus di tahun yang sama. Saat kita diberikan (rekomendasi) oleh orang di tahun atau tanggal yang sama gitu. Menurut saya perlu diperhatikan buku panduannya, supaya bisa lebih at least eligible untuk LPDP,” urai Gilang.

2. Pahami Tujuan Sebelum dan Setelah Studi

Gilang menuturkan pendaftar perlu memahami apa tujuan yang ingin dicapai ketika kuliah di luar negeri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melihat kesinambungan antara apa yang tengah dilakukan saat ini dengan kontribusi sebelumnya.

“Mungkin bisa ditarik dari selama kita S1, kegiatan kita apa saja, pekerjaan kita,” katanya.

Dari pengalaman dan kontribusi sebelumnya, knowledge gap atau pengetahuan yang belum diketahui akan calon awardee temukan. Knowledge gap inilah yang akan jadi alasan mengapa studi tersebut perlu dilakukan.

“Jadi pahami kesinambungan antara past, present, sama future kita, di masa depan ingin jadi apa,” tandasnya.

Menjadi beasiswa incaran pelajar Indonesia, persiapan dalam mendaftar LPDP bukan suatu hal yang bisa dianggap enteng. Selama persiapan Gilang juga merasa khawatir tidak lolos.

“Selama proses (pendaftaran) sebenarnya worry aja. Tapi alhamdulillah lolos. Hambatan nggak berarti selama persiapan sudah matang,” tandasnya.

Sebagai informasi, beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025 dibuka hingga 31 Juli 2025. Informasi pendaftaran bisa dilihat melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 Bulan Mei Akhirnya Cair, Cek Rekening!


Jakarta

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (Disdik DKI Jakarta) umumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 bulan Mei. Sudah cek rekening milikmu?

Pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 telah dilakukan secara bertahap sejak Jumat, 4 Juli 2025 kemarin. Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 707.622 peserta didik.

Sama seperti pencairan bulan-bulan sebelumnya, KJP plus bisa digunakan secara tunai dan nontunai. Namun, penggunaan tunai hanya bisa dipakai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.


Penyelenggara KJP Plus berharap dana bantuan sosial tersebut bisa digunakan dengan bijak. Terutama penggunaan yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan peserta didik.

“Yuk, cek saldo kamu dan gunakan dana KJP Plus dengan bijak untuk kebutuhan pendidikan!,” kata panitia KJP Plus dalam pernyataan tertulis dikutip dari postingan Instagram JakOne Mobile, Sabtu (5/7/2025).

Besaran Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Mei

Adapun besaran dana yang diterima murid setiap jenjangnya adalah:

1. SD/MI

  • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/MTs

  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/MA

  • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

  • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

Cara Pengambilan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 Bulan Mei

Pencairan dana langsung terkirim ke rekening Bank Jakarta masing-masing penerima. Untuk mengambil dana bantuan, ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni:

1. Lewat teller

  • Datang ke Bank Jakarta lalu menuju teller bank.
  • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus.
  • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara non-tunai.

2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

  • Datang ke ATM Bank Jakarta terdekat
  • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening.
  • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara non-tunai.

Dana KJP Plus baru bisa diterima jika penerima sudah menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

Adapun tahapannya yakni:

  • Datang ke Bank Jakarta terdekat
  • Bank Jakarta akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
  • Bank Jakarta akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai
  • Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru
  • Barulah murid bisa mengambil dana melalui teller ataupun ATM Bank Jakarta terdekat.

KJP Plus Bisa Digunakan Kunjungi Tempat Wisata Edukatif

Pada dasarnya, penggunaan dana KJP Plus hanya bisa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik, seperti:

  • Buku tulis
  • Buku gambar
  • Buku pelajaran
  • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
  • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
  • Alat dan atau bahan praktik
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya
  • Sepatu dan kaos kaki sekolah
  • Tas sekolah
  • Pakaian olahraga sekolah
  • Buku pelajaran penunjang
  • Kudapan bergizi
  • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
  • Alat bantu pendengaran
  • Kalkulator scientific
  • USB flashdisk sebagai alat simpan data
  • Seragam pramuka dan kelengkapannya
  • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
  • Komputer/Laptop

Namun, kini banyak tempat wisata di Jakarta juga menerima KJP Plus. Sehingga, pelajar penerima KJP Plus bisa liburan ke tempat wisata edukatif secara gratis yang berlaku pada hari Sabtu, Minggu, hari libur nasional, dan momen libur sekolah.

Daftar tempat wisata gratis yang bisa masuk dengan KJP Plus, adalah:

1. Ancol Taman Impian (pantai ancol, ecopark, dan pasar seni ancol).

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) (anjungan daerah dan museum).

3. Taman Margasatwa Ragunan.

4. Monumen Nasional (Monas).

5. Museum Sejarah Jakarta.

6. Museum Taman Prasasti.

7. Museum MH Thamrin.

8. MUseum Joang ’45.

9. Museum Seni Rupa dan Keramik.

10. Museum Tekstil.

11. Museum Bahari.

12. Museum Betawi.

13. Rumah Si Pitung.

14. Museum Arkeologi Onrust.

15. Gratis untuk naik transportasi umum di Jakarta termasuk MRT.

Cara Pakai KJP Plus Masuk ke Tempat Wisata Edukatif

1. Bawa KJP Plus dan kartu pelajar yang masih berlaku serta sesuai dengan nama di kartu.

2. Tunjukkan kartu di pintu masuk.

3. Simpan bukti penggunaan (seperti tiket atau struk sebagai bukti).

Itulah informasi terkait pencairan dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 bulan Mei. jangan lupa cek rekeningmu ya detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Zakat Indonesia 2025 Diperpanjang sampai 15 Juli, Begini Cara Daftarnya


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2025 masih dibuka hingga 15 Juli mendatang. Sebelumnya, pendaftaran beasiswa ini hanya dibuka sampai 11 Juli 2025.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Beasiswa Baznas dalam Instagram resminya. Hal ini membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa yang ingin mendaftar.

Dilansir dari laman resmi Ditmawa UGM, Beasiswa Zakat Indonesia adalah beasiswa yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat. Beasiswa ini merupakan kerja sama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf bekerja sama dengan BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat nasional.


Beasiswa Zakat Indonesia 2025 membuka pendaftaran untuk lulusan SMA/sederajat yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Pendaftaran dibuka melalui laman https://beasiswa.kemenag.go.id/.

Manfaat Beasiswa Zakat Indonesia 2025

Komponen beasiswa yang akan diberikan termasuk:

1. Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama 8 semester

2. Biaya hidup sebesar Rp1.500.000,00 per bulan per mahasiswa diberikan selama 8 semester

3. Laptop

4. Tiket keberangkatan dan kepulangan dari daerah asal ke kampus (awal dan akhir studi)

5. Pembinaan karakter, penanaman nilai, dan kontribusi pasca studi.

Syarat Pendaftar Beasiswa Zakat Indonesia 2025

1. Lulusan SMA/SMK sederajat (termasuk pesantren, muadalah, PDF Ulya) di bawah Kemenag dan Kemendikbud/Kemendikdasmen

2. Diterima di PTN/PTKIN mitra ‘BeZakat’ pada rumpun studi: Saintek, Kesehatan, Ekonomi, Hukum dan Sosial, Pendidikan, Manajemen Zakat & Wakaf

3. Muslim/Muslimah

4. Berasal dari keluarga fakir/miskin dan/atau memiliki prestasi akademik/non akademik khususnya dakwah keagamaan bagi asnaf fisabilillah: hafiz 30 juz/pembina dakwah/aktivis keagamaan

5. Tidak sedang menerima beasiswa lain

6. Bersedia menunda menikah selama masa studi

Program ini juga terbuka untuk mahasiswa yang berasal dari Daerah 3T, anak asli Papua dan penyandang disabilitas

Dokumen Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2025

  • Kartu Tanda Penduduk
  • Kartu Keluarga
  • Ijazah
  • Rapor 3 semester terakhir
  • Letter of Acceptance (LoA)
  • Formulir Pendaftaran Beasiswa
  • Surat Pernyataan komitmen dan Integritas
  • Surat rekomendasi format khusus
  • Esai Proyek Perubahan (1.000 – 1.500 kata) dengan tema Inovasi Berdampak/ Kolaborasi Berdampak / Pemberdayaan Berdampak / Kontribusi Berdampak
  • Surat penghasilan orang tua
  • Surat Keterangan Tidak Mampu
  • Surat keterangan bagi pendaftar khusus
  • Surat keterangan berprestasi kebutuhan asnaf fisabilillah seperti Penghafal Quran 30 Juz à Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Pondok Pesantren Tahfidz/Lembaga Tahfidz yang diakui oleh Kementerian Agama jika ada
  • Pembina kelompok binaan dakwah/guru mengaji atau aktivitas keagamaan lainnya

Jadwal Seleksi Beasiswa Zakat Indonesia 2025

Pendaftaran tanggal: 27 Juni-11 Juli 2025

Seleksi administrasi: 16-22 Juli 2025

Pengumuman administrasi: 24 Juli 2025

Seleksi wawancara: 28-31 Juli 2025

Pengumuman final:6 Agustus 2025

Daftar PTN dan PTKIN Mitra Beasiswa Zakat Indonesia

PTN

Universitas Indonesia
IPB University
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Universitas Airlangga
Universitas Brawijaya
Universitas Hasanuddin
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Padjadjaran
Universitas Gadjah Mada
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Universitas Diponegoro

PTKIN

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
UIN Walisongo Semarang
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
UIN Sunan Ampel Surabaya
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
UIN Imam Bonjol Padang
UIN Alauddin Makassar
UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto
UIN Raden Fatah Palembang

Itulah informasi mengenai Beasiswa Zakat Indonesia 2025. Jangan sampai terlewat!

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Dana Abadi Bidang Pendidikan Capai Rp 154,11 T



Jakarta

Dana abadi bidang pendidikan yang dihimpun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mencapai Rp 154,11 triliun per 30 Juni 2025.

Hal ini diungkapkan Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto dalam Paparan Rencana Kerja dan Anggaran Pagu Indikatif TA 2026 saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR, Senin (14/7/2025) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Sudarto memaparkan dana abadi tersebut terbagi atas dana abadi pendidikan (DAP) Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian (DAPL) Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan (DAKb) Rp 5 triliun.


Pemanfaatan hasil pengembangan DAP sepanjang 2013 hingga 2025 telah memberikan beasiswa sebanyak 55.492 orang. “Terdiri atas beasiswa S2 sebanyak 40.284 orang, S3 sebanyak 11.829 orang, dan dokter spesialis sebanyak 3.379 orang,” ujar Sudarto.

Selain itu, dari hasil pengembangan DAP juga diberikan beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) antara tahun 2021-2025 sebanyak 547.878 orang.

Adapun kerja sama dengan Kementerian Agama dari 2022-2025 menjangkau 40.266 orang. “Terdiri dari 11.456 orang beasiswa S1 sampai S3 dan 29.449 orang beasiswa non-degree,” kata Sudarto.

Penerima beasiswa on-going hingga 30 Juni 2025 sebanyak 34.373 orang dengan rincian beasiswa LPDP 18.630 orang, Kemendikdasmen-Kemdiktisaintek sebanyak 8.674 orang, dan Kemenag sebanyak 7.069 orang.

Sementara hasil pengembangan DPAL telah membiayai 3.460 proyek riset termasuk kolaborasi dengan Kemdiktisaintek, Kemenag, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Termasuk 2.261 proyek riset on-going sebanyak 2.261 proyek.

Adapun dari hasil pengembangan DAPT dari 21 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) telah dihasilkan 7.935 publikasi, 1.849 visiting professor, 576 postdoc fellowship, serta 6.800 pertukaran pelajar.

Terakhir, penerima manfaat DAKb sebanyak 928 orang yang berbentuk perorangan, komunitas, lembaga, dengan keterlibatan 27.650 pelaku budaya.

Sudarto juga menyebutkan target layanan yang didanai LPDP pada tahun 2026 adalah beasiswa sebanyak 14.160 orang, riset 42 proyek, DAPT 23 PTNBH, serta DAKb sebanyak 4 program utama.

(pal/nwk)



Sumber : www.detik.com

Apakah Dana PIP Bisa Hangus Jika Tidak Diambil? Begini Penjelasan Panitia


Jakarta

Dana PIP Kemendikdasmen akan disalurkan ke rekening siswa. Jika tidak diambil, apakah dana PIP bisa hangus?

Seperti diketahui, Program Indonesia Pintar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (PIPKemendikdasmen) adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah. Bantuan ini diberikan khusus siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

Pencairan dana PIP dilakukan melalui rekening penerima bantuan. Lantas, apakah dana PIP bisa hangus jika tidak diambil.


Apakah Dana PIP Bisa Hangus Jika Tidak Diambil?

Sub koordinator Pokja PIP, Mulkirom, menjelaskan jika dana tidak akan hilang jika belum diambil. Hal ini mengingat dana tersebut merupakan hak siswa.

“Cek di SiPintar melalui pip.kemendikdasmen.go.id. Kalau di tahun 2024 itu siswa sudah tercatat di SK pemberian, maka dananya sudah ada di rekening dan kapanpun bisa diambil atau ditarik, tidak akan hilang, itu sudah hak siswa, silakan cek saldo” jelas Mulkirom dalam laman Puslapdik dikutip Kamis (17/7/2025).

Namun, apabila siswa tersebut masih tercatat di SK Nominasi dan tidak melakukan aktivasi rekening, maka dana tersebut belum ada di rekening. Oleh karena itu, siswa wajib melakukan aktivasi rekening.

Dana Dapat Dikembalikan ke Kas Negara

Mulkirom melanjutkan jika sampai batas waktu aktivasi yang bersangkutan belum melakukan aktivasi rekening, maka Puslapdik akan mengembalikan dana ke kas negara.

“Tahun 2024 kemarin itu, kita beri kesempatan untuk melakukan aktivasi rekening sampai akhir Februari 2025, kalau sudah lewat dari tanggal itu, dananya kita kembalikan ke negara, “ujar Mulkirom.

Terkait hal itu, Mulkirom mengajak satuan pendidikan agar selalu proaktif memberitahu dan mengingatkan siswa-siswa penerima PIP.

“Sekolah seharusnya gercep, gerak cepat, sebab ini informasi yang penting, bisa ditempel di papan pengumuman atau di grup WA dishare nama-nama siswa penerima PIP, baik di SK Nominasi atau di SK pemberian, diingatkan kapan ke bank, kapan mau aktivasi, kapan mau ambil dana ke bank dan sebagainya, ” papar Mulkirom.

Besaran Saldo Dana PIP Kemendikdasmen 2025

Saldo PIP Kemendikdasmen 2025 dapat berbeda untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Berikut masing-masing besarannya:

SD/SDLB/Paket A
Kelas 1-5: Rp 450.000
Kelas 6: Rp 225.000

SMP/SMPLB/Paket B
Kelas 7 dan 8: Rp 750.000
Kelas 9: Rp 375.000

SMA/SMK/SMALB/Paket C
Kelas 10 dan 11: Rp 1.800.000
Kelas 12: Rp 900.000

Cara Cek PIP Kemendikdasmen 2025

Melalui Situs Resmi PIP

Akses https://pip.kemdikbud.go.id/
Pilih kolom “Cari Penerima PIP”.
Setelah kolom muncul, masukkan nomor induk siswa nasional (NISN)
Masukkan nomor induk kependudukan (NIK)
Masukkan kode captcha yang muncul pada layar
Klik “Cek Penerima PIP”

Apabila siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka nama akan keluar. Namun, jika tidak muncul, artinya siswa belum berstatus sebagai penerima PIP.

Melalui Aplikasi PIP

Unduh (download) aplikasi PIP Kemdikbud di Google Play Store
Setelah aplikasi ter-install, klik “Masuk”
Masuk ke aplikasi menggunakan NISN dan data diri yang diminta
Jika penerima, maka akan ditampilkan akun dan informasi saldo. Apabila tidak ditampilkan, maka bukan penerima PIP Kemdikbud.

Jadwal Pencairan PIP Kemendikdasmen

Jadwal pencairan PIP diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berdasarkan peraturan ini, penyaluran dana PIP dibagi ke dalam tiga termin, yaitu:

Termin 1: Februari-April

Termin 1 dikhususkan untuk siswa yang juga penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Termin 2: Mei-September

Penerima PIP pada termin 2 diambil berdasarkan usulan Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan. Penerimanya juga merupakan anak yang sudah mengaktivasi SK Nominasi.

Anak yang masuk dalam SK Nominasi merupakan anak yang dinilai berhak menerima PIP.

Termin 3: Oktober-Desember

Penerima PIP pada termin 3 merupakan anak-anak yang masuk kategori termin 1 dan 2.

Dana PIP Bisa Dibelikan Apa Saja?

Dana PIP bisa dibelikan untuk keperluan sekolah. Namun, Kemendikdasmen sudah memberikan ketentuan tentang pemanfaatan dana PIP, berikut selengkapnya:

1. Dana PIP digunakan untuk membeli alat kebutuhan sekolah seperti:
– Buku dan alat tulis
– Pakaian seragam sekolah/praktik
– Perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)

2. Dana PIP bisa untuk membiayai transportasi siswa ke sekolah

3. Dana PIP bisa untuk uang saku siswa

4. Dana PIP bisa digunakan untuk biaya kursus/les tambahan bagi siswa

5. Dana PIP bisa untuk biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja

Itulah penjelasan mengenai dana PIP yang belum diambil oleh siswa. Semoga membantu!

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2025 Dibuka, Dapat Uang Saku Rp1 Juta Per Bulan



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2025 dibuka hingga 29 Juli mendatang. Peminat bisa mendaftarkan diri secara online dan offline.

Beasiswa Bank Indonesia merupakan beasiswa dari Bank Indonesia yang bekerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia. Beasiswa ini akan memberikan bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama 9 bulan.

Namun, perlu diingat pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia dapat berbeda pada tiap universitas. Kali ini, pendaftaran sedang dibuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.


Apa saja syarat yang perlu dipenuhi untuk mengikuti Beasiswa Bank Indonesia? Simak berikut ini seperti dilansir dari Pengumuman Nomor: 28/Un.04/R/07/2025 Tentang Program Beasiswa Bank Indonesia Tahun 2025

Syarat Penerima Beasiswa Bank Indonesia 2025

Mahasiswa aktif program S1 dan telah menyelesaikan 40 SKS atau mahasiswa aktif program D3 dan telah menyelesaikan 24 SKS

Memiliki IPK 3,00 dari skala 4,00

Diutamakan bagi mahasiswa yang berasal dari latar belakang ekonomi keluarga kurang mampu

Maksimal berusia 23 tahun bagi S1 dan 22 tahun bagi D3 pada saat ditetapkan sebagai penerima beasiswa

Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain

Berpengalaman menjalankan aktivitas sosial yang menimbulkan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat

Mahasiswa S1 dari program studi prioritas:

-Ekonomi Islam/ekonomi syariah
-Matematika/pendidikan matematika
-Statistika
-Pertanian/peternakan/agribisnis/hortikultura
-Ilmu ekonomi/studi pembangunan
-Manajemen/pendidikan ekonomi manajemen
-Akuntansi/pendidikan akuntansi
-Perbankan/keuangan syariah
-Sosial ekonomi pertanian
-Ilmu hukum/hukum ekonomi syariah/ilmu pemerintahan
-Ilmu sosial dan ilmu politik
-Komunikasi/ilmu komunikasi
-Teknologi informasi
-Sistem informasi

Mahasiswa D3 dari program studi prioritas:
-Pertanian/agribisnis/kehutanan
-Peternakan
-Kelautan
-Pariwisata/perhotelan/tata boga
-Perikanan/kemaritiman
-Ekonomi kreatif
-Akuntansi/administrasi

Berkas Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2025

Form biodata

Pasfoto terbaru berwarna 3×4 sebanyak dua lembar

Fotokopi KTP dan kartu keluarga

Fotokopi KHS semester 1 sampai terakhir yang dilegalisir

Fotokopi transkrip nilai terakhir yang dilegalisir

Asli surat rekomendasi dari satu tokoh akademik atau nonakademik

Surat keterangan aktif kuliah dan tidak sedang menerima beasiswa lain dari fakultas

Resume pribadi/CV dan motivation letter dalam bahasa Indonesia

Foto kopi sertifikat prestasi akademik atau non akademik selama kuliah

Melampirkan salah satu dokumen berikut bila datang dari keluarga prasejahtera:
-Surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan
-Fotokopi Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
-Surat Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS) yang diterbitkan oleh dinas sosial setempat
-Surat keterangan komitmen untuk aktif dalam komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia dan tunduk pada aturan bagi penerima beasiswa Bank Indonesia.

Jadwal Seleksi Beasiswa Bank Indonesia 2025

Pendaftaran: 16-29 Juli 2025
Seleksi administrasi oleh tim seleksi universitas: 30-31 Agustus 2025
Pengumuman lulus administrasi: 3 Agustus 2025
Wawancara dan pendalaman oleh Bank Indonesia: 4-8 Agustus 2025
Pengumuman akhir: 10 Agustus 2025

Cara Mendaftar Beasiswa Bank Indonesia 2025

Calon penerima beasiswa wajib mengunggah dokumen persyaratan pendaftaran ke link https://beasiswa.uin-suska.ac.id dan https://bit.ly/PBSBIRIAU25

Kemudian semua berkas persyaratan Beasiswa Bank Indonesia dimasukkan ke dalam map tulang transparan berwarna putih dan diantarkan ke Bagian Kemahasiswaan Rektor lantai 1 paling lambat pada tanggal 29 Juli 2025. Semoga berhasil!

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Pre-Doctoral 2025 Dibuka, Bantuan Biaya untuk Persiapan S3



Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menawarkan beasiswa Pre-Doctoral Course Program bagi dosen. Beasiswa ini dapat membantu dosen dalam mempersiapkan pendidikan S3.

Pre-Doctoral Course Program berlaku selama dua bulan. Penerima akan mendapatkan pelatihan pra-doktoral dan calon pembimbing akademik sesuai dengan sasaran program doktor yang dituju.

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Sesuai buku panduan, ini syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi pelamar beasiswa.


Komponen Pembiayaan Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  1. Biaya pendidikan (satu kali dibayarkan sesuai tagihan)
  2. Biaya hidup (per bulan)
  3. Biaya asuransi kesehatan (satu kali)
  4. Biaya aplikasi visa (satu kali)
  5. Biaya keadaan darurat (satu kali)
  6. Tiket perjalanan dari daerah asal ke bandara internasional (pulang pergi).

Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Mempunyai kartu tanda kependudukan (KTP) atau paspor
  • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
  • Dosen di kampus binaan Kemdiktisaintek
  • Mempunyai nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
  • Sudah lulus program magister
  • Belum mempunyai gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan doktor
  • Mempunyai surat izin mengikuti pelatihan beasiswa dari pimpinan instansi
  • Membuat personal statement
  • Mengajukan proposal penelitian untuk studi jenjang doktor sesuai format
  • Melampirkan surat pernyataan pendaftar beasiswa
  • Melampirkan surat keterangan sehat
  • Mempunyai curriculum vitae (CV)
  • Tidak boleh menerima beasiswa lain jika lolos sebagai awardee Pre-Doctoral Course Program.

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  • Biodata diri
  • Kartu tanda penduduk (KTP)
  • Surat izin dari atasan langsung
  • Transkrip nilai S2 (asli atau legalisir)
  • Ijazah S2 atau surat keterangan lulus (asli atau legalisir)
  • Proposal penelitian untuk studi doktor dalam bahasa Inggris
  • Curriculum vitae (CV)
  • Dokumen sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku (2 tahun terakhir)
  • Personal statement sesuai format
  • Surat pernyataan sesuai format (bermeterai)
  • Surat keterangan dari dokter.

Cara Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  1. Penuhi syarat dan dokumen di atas sebelum daftar.
  2. Daftar secara online via laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/
  3. Unggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
  4. pastikan data benar saat finalisasi data.
  5. Setelah melalui seleksi administrasi, kandidat terpilih akan mengikuti wawancara dalam bahasa Inggris.

Tanggal dan Alur Seleksi Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  • Pendaftaran: Juli-Agustus 2025
  • Seleksi beasiswa: Agustus 2025
  • Pengumuman hasil seleksi: September 2025
  • Pembekalan: September 2025
  • Pelaksanaan program: Oktober-November 2025

Demikian informasi penawaran beasiswa Pre-Doctoral 2025 bagi dosen. Selamat mencoba.

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com

Dirjen Pendis Kemenag Ungkap PIP Madrasah Tahap I Sudah 100 Persen Tersalurkan



Jakarta

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag) Amien Suyitno ungkap dana Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah tahap I tahun 2025 sudah dicairkan seluruhnya. Bahkan sekarang kini Kemenag tengah membuka pendaftaran PIP untuk tahap kedua.

“PIP tahap I sudah cair, sekarang sudah di rekeningnya masing-masing. Sekarang sudah (mulai) masuk tahap II, sudah mulai pendaftaran lagi,” ucap Amien Suyitno usai acara Rakornas “Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK” di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025).


Cara Ambil Dana PIP Tahap I

Lebih lanjut Amien menyatakan penerima PIP Madrasah merupakan siswa yang berasal dari keluarga dengan kategori miskin. Bila seluruh syarat telah dipenuhi, siswa sudah memiliki rekening dan masuk dalam daftar penerima, maka ia pasti mendapat dana PIP tahap I.

Dalam petunjuk teknis (juknis) PIP Madrasah 2025, cara penarikan dana bantuan bisa dilakukan dengan cara:

  • Penarikan dana PIP dapat langsung dilakukan setelah aktivasi rekening dari masing-masing siswa.
  • Penarikan dana PIP dapat dilakukan dengan menggunakan buku tabungan SimPel atau kartu debit ATM.
  • Penarikan dana PIP dapat dilakukan secara langsung oleh peserta didik yang bersangkutan didampingi guru/orang tua/wali/kepala madrasah di kantor bank penyalur.
  • Penarikan dana PIP bisa dilakukan secara kolektif oleh kuasa peserta didik melalui kuasa penerima dana PIP ke unit kerja operasional atau petugas unit kerja operasional bank penyaluran.
  • Dana PIP yang ditarik secara kolektif harus segera disalurkan kepada peserta didik yang bersangkutan dibuktikan dengan tanda terima kwitansi/daftar tanda tangan oleh peserta didik.
  • Penarikan baik secara individu atau kolektif tidak dikenakan pemotongan dana dalam bentuk apapun ataupun biaya administrasi perbankan.

Ketika artikel ini ditulis pada Kamis (31/7/2025) pukul 18.42 WIB, laman PIP Kemenag pada tautan https://pipmadrasah.kemenag.go.id/ sedang mengalami eror. Ketika disampaikan kepada Amien Suyitno, ia menyatakan pihaknya akan mengecek dan memperbaiki kembali.

“Hari ini aja mungkin (sedang eror). Nanti saya cek lagi,” tegasnya.

Cara Daftar PIP Madrasah Tahap II

Usai pencairan dana PIP Madrasah tahap I, Kemenag segera membuka pendaftaran PIP Madrasah tahap kedua. Adapun syarat dan cara mendaftarnya berdasarkan aturan terkait, yakni:

1. Ditujukan bagi siswa madrasah berusia 6-21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin.

2. Siswa tercatat aktif di satuan pendidikan Madrasah yang memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM).

3. Siswa madrasah memiliki NISN dan NIK yang valid dari Education Management Information System (EMIS).

4. Siswa dari keluarga miskin/rentan miskin yang diusulkan oleh madrasah melalui persetujuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kepala Desa/Kelurahan dengan mempertimbangkan kriteria:

  • Siswa berstatus yatim/piatu/yatim piatu/anak yang tinggal di panti asuhan.
  • Siswa berasal dari daerah yang terdampak bencana alam.
  • Siswa berkebutuhan khusus.
  • Siswa yang orang tua/walinya berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan.
  • Siswa yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan.
  • Siswa putus sekolah yang kembali bersekolah.
  • Siswa yang mendapat rekomendasi tidak mampu dari Kepala Madrasah dibuktikan dengan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM).

Siswa didaftarkan atau diusulkan oleh pemangku kepentingan yang bersumber melalui EMIS.

Demikianlah informasi terbaru tentang PIP Madrasah Kemenag 2025. Semoga bermanfaat ya detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com