Tag Archives: blockchain

BlackRock Suntikkan Dana Miliaran, Harga Solana Naik Jadi Rp 2,4 Juta

Solana (SOL) kembali mencuri perhatian setelah laporan mengungkapkan bahwa BlackRock, manajer aset digital terbesar di dunia, membawa dana pasar uang berbasis blockchain miliknya ke jaringan Solana.

Dailyhodl melaporkan pada Selasa (26/3) bahwa langkah ini semakin memperkuat posisi Solana sebagai pesaing utama Ethereum dalam ekosistem blockchain.

BlackRock dan Integrasi BUIDL ke Solana

Menurut laporan Fortune, BlackRock telah menambahkan dana BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL) senilai $1,7 miliar ke jaringan Solana.

BUIDL merupakan dana pasar uang berbasis blockchain yang memungkinkan investor menyimpan dana dalam jangka pendek sambil tetap memperoleh imbal hasil.

Sebelumnya, BUIDL diluncurkan di jaringan Ethereum dan kini Solana menjadi blockchain ketujuh yang kompatibel dengan dana tokenisasi tersebut.

Integrasi ini menandai kepercayaan BlackRock terhadap Solana, yang dikenal dengan kecepatan transaksi tinggi dan biaya rendah dibandingkan Ethereum.

Dengan dukungan dari Securitize, mitra teknologi BlackRock, dana ini diproyeksikan akan melampaui $2 miliar dalam bentuk tunai dan obligasi Treasury AS pada awal April 2025.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Solana Naik 19% dalam Seminggu

Seiring dengan tersebarnya kabar BlackRock yang menyuntikkan dana hingga miliaran, harga Solana mengalami lonjakan signifikan.

Saat artikel ini ditulis, harga SOL diperdagangkan $145 (Rp 2,4 juta), naik hampir 19% dalam seminggu terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap peningkatan adopsi Solana dalam sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan tokenisasi aset.

Keunggulan Solana dalam Keuangan On-Chain

Menurut Lily Liu, Presiden Solana Foundation, aset keuangan berbasis blockchain memiliki keunggulan dibandingkan sistem tradisional karena memberikan fleksibilitas lebih bagi investor.

Salah satu keunggulan utama BUIDL adalah kemampuannya untuk diperdagangkan 24/7, berbeda dengan pasar uang tradisional yang memiliki keterbatasan waktu transaksi.

Michael Sonnenshein, COO Securitize, menambahkan bahwa inovasi ini membuat pasar uang lebih menarik dan mengatasi beberapa kekurangan yang ada dalam format tradisionalnya.

Dengan begitu, Solana berpotensi menjadi platform utama untuk tokenisasi aset keuangan di masa depan.

Masa Depan Tokenisasi Aset Keuangan

Langkah BlackRock ini sejalan dengan visi jangka panjang CEO BlackRock, Larry Fink, yang menyatakan bahwa masa depan keuangan akan melibatkan tokenisasi semua jenis aset keuangan.

Tokenisasi tidak hanya meningkatkan efisiensi perdagangan, tetapi juga memperluas akses terhadap instrumen investasi bagi lebih banyak orang di seluruh dunia.

Dengan semakin banyak institusi keuangan yang mengadopsi teknologi blockchain, Solana memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam transformasi keuangan digital.

Apakah ini akan menjadi awal dari dominasi Solana di sektor keuangan on-chain? Jawabannya klasik: hanya waktu yang akan menjawab.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

GameStop Tambah Bitcoin sebagai Aset Cadangan, Saham Naik 6%

GameStop telah mengumumkan rencananya untuk membeli Bitcoin sebagai bagian dari aset cadangannya tanpa batasan jumlah pembelian seperti dilaporkan oleh Cryptopolitan pada Selasa (26/3).

Keputusan ini disetujui secara bulat oleh dewan direksi, mengikuti jejak MicroStrategy yang telah lama mengadopsi strategi serupa.

Langkah ini diambil GameSpot dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan finansial perusahaan.

Reaksi Pasar dan Dampak terhadap Saham GameStop

Setelah pengumuman ini, saham GameStop melonjak lebih dari 6% dalam perdagangan setelah jam kerja.

Perusahaan saat ini memiliki cadangan kas sekitar $4,8 miliar, yang akan digunakan untuk membeli Bitcoin.

GameStop juga menyatakan bahwa mereka dapat menggunakan dana dari utang atau penerbitan saham di masa depan untuk investasi ini.

Strategi CEO Ryan Cohen untuk Transformasi Bisnis

CEO GameStop, Ryan Cohen, terus berusaha mengubah GameStop dari sekadar jaringan toko fisik menjadi perusahaan yang lebih ramping dan berbasis keuangan yang kuat.

Sejak bergabung dengan komite dewan pada 2021, Cohen telah memangkas pengeluaran dan menyederhanakan operasi demi mencapai profitabilitas.

Keuntungan Finansial GameStop dalam Beberapa Tahun Terakhir

Laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa GameStop mencatat laba bersih sebesar $131,3 juta pada kuartal keempat, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan cadangan kas lebih dari $4,6 miliar pada akhir 2023, GameStop memiliki dana yang cukup untuk berinvestasi dalam aset digital.

Sejarah Keterlibatan GameStop dengan Kripto

GameStop bukan pemain baru di dunia crypto. Mengingat pada tahun 2022, perusahaan meluncurkan dompet kripto untuk mengelola aset digital dan NFT.

Namun layanan ini dihentikan pada 2023 karena ketidakpastian regulasi. Keputusan untuk membeli Bitcoin menunjukkan bahwa perusahaan masih melihat potensi besar dalam aset digital.

Kebijakan Investasi Baru dan Dampaknya ke Depan

Pada Desember 2023, GameStop mengadopsi kebijakan investasi baru yang memberi wewenang kepada Ryan Cohen dan dua direktur independen untuk mengelola portofolio investasi perusahaan.

Keputusan untuk membeli Bitcoin melewati persetujuan penuh dari dewan, menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengadopsi strategi baru.

Dengan langkah ini, GameStop semakin serius dalam memperkuat posisi keuangannya melalui investasi di aset digital.

Meskipun belum ada jadwal pasti kapan pembelian Bitcoin akan dimulai, keputusan ini menunjukkan bahwa perusahaan siap untuk merombak strategi keuangannya demi masa depan yang lebih stabil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Berachain Luncurkan Sistem ‘Proof-of-Liquidity’ Perkuat Tata Kelola

Berachain, blockchain Layer 1 berbasis Ethereum Virtual Machine (EVM), resmi meluncurkan sistem Bukti Likuiditas (Proof of Liquidity/PoL) hari ini. Langkah ini menandai dimulainya fase pertama tata kelola on-chain Berachain.

Sistem PoL bertujuan untuk mendesentralisasikan pasokan token tata kelola Berachain, BGT, dengan memulai distribusi melalui kumpulan likuiditas DeFi tertentu. Pengembang Berachain mengungkapkan rencana untuk menambahkan brankas hadiah baru di luar kumpulan DEX yang telah ada guna memperluas cakupan sistem ini.

Mekanisme Token dalam Ekosistem Berachain

Dilaporkan The Block, Berachain memiliki berbagai token asli dalam ekosistemnya. Token BERA berfungsi sebagai gas fee untuk transaksi serta staking validator. Sementara itu, token tata kelola BGT—yang tidak dapat dipindahtangankan dan terikat jiwa—diberikan kepada pengguna yang menyediakan likuiditas untuk tata kelola dan mengarahkan imbalan.

Berbeda dengan blockchain proof-of-stake (PoS) tradisional yang mengunci token dalam staking, Berachain mengadopsi pendekatan unik dengan mendorong pengguna untuk mempertaruhkan aset mereka dalam kumpulan likuiditas DeFi guna memperoleh BGT.

Validator kemudian mengandalkan BGT yang didelegasikan kepada mereka untuk meningkatkan pengaruh mereka dalam konsensus jaringan. Dengan kata lain, keamanan jaringan melalui validator berkaitan erat dengan likuiditas ekosistem.

Pendanaan dan Pengembangan Berachain

Berachain dibangun di atas Cosmos SDK dengan mekanisme konsensus berbasis Tendermint. Validator mempertaruhkan token BERA untuk mengamankan jaringan, mengusulkan blok, dan memberikan suara pada transaksi.

Sebelum peluncuran sistem PoL ini, Berachain telah menggunakan platform likuiditas pra-peluncuran bernama Boyco, yang bertujuan meningkatkan likuiditas bagi aplikasi terdesentralisasi dalam ekosistemnya. Ketika Boyco selesai dan dana mulai disalurkan ke mainnet Berachain pada Februari lalu, total nilai terkunci (TVL) di jaringan utama telah mencapai $3 miliar.

Berachain juga mendapat dukungan kuat dari investor. Pada April 2023, pengembangnya mengumpulkan $42 juta dalam putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Polychain Capital, dengan valuasi mencapai $420,69 juta. Setahun kemudian, pada April 2024, Berachain kembali memperoleh pendanaan sebesar $100 juta dalam putaran yang dipimpin bersama oleh Polychain Capital dan Framework Ventures.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

IMF Akui Bitcoin Sebagai Emas Digital dan Aset Modal

International Monetary Fund (IMF) tengah membuat perubahan signifikan terkait Bitcoin.

Thedefiant menyebutkan bahwa IMF menambahkan Bitcoin ke dalam cadangannya serta mengklasifikasikannya sebagai “Emas Digital.”

Langkah ini menandai pergeseran besar dalam sikap IMF terhadap mata uang kripto, yang sebelumnya bersikap skeptis terhadap Bitcoin.

Bitcoin Diakui sebagai Aset Global dan Aset Modal

Dengan diberlakukannya standar baru, termasuk aturan BPM7, IMF mulai melacak Bitcoin sebagai aset global dalam transaksi lintas negara.

Ini berarti Bitcoin kini diperlakukan setara dengan aset lain seperti emas atau tanah dalam sistem keuangan global.

Selain itu, Bitcoin juga dikategorikan sebagai aset modal, yang mengindikasikan pengakuan atas nilai investasi jangka panjangnya.

Kemungkinan Bitcoin Masuk dalam SDR IMF

Terdapat spekulasi bahwa Bitcoin bisa saja dimasukkan ke dalam Special Drawing Rights (SDR), yaitu indeks atau keranjang mata uang yang digunakan IMF dalam transaksi keuangan global.

Jika hal ini terjadi, Bitcoin akan memiliki peran lebih besar dalam sistem moneter internasional.

Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari IMF mengenai kemungkinan opsi tersebut untuk direalisasikan.

Dampak bagi Pasar Kripto dan Regulasi

Keputusan IMF ini berpotensi membawa dampak besar terhadap pasar kripto secara keseluruhan.

Dengan diakuinya Bitcoin sebagai aset global dan aset modal, kepercayaan investor terhadap mata uang digital ini dapat meningkat.

Selain itu, langkah ini bisa mendorong negara-negara lain untuk mempertimbangkan Bitcoin dalam kebijakan keuangan mereka.

Pergeseran Sikap IMF terhadap Bitcoin

Max Keiser, seorang pendukung Bitcoin, menyatakan bahwa IMF tengah melakukan perubahan kebijakan yang diam-diam mengarah pada adopsi kripto.

Padahal, selama ini IMF dikenal memiliki pandangan yang cenderung negatif terhadap Bitcoin.

Jika IMF benar-benar mulai menerima Bitcoin sebagai bagian dari sistem keuangan global, ini bisa menjadi langkah awal bagi mata uang digital untuk mendapatkan legitimasi lebih luas.

Penambahan Bitcoin ke dalam cadangan IMF dan pengakuannya sebagai “Emas Digital” merupakan langkah signifikan dalam evolusi mata uang kripto.

Jika tren ini terus berkembang, Bitcoin berpotensi menjadi bagian integral dari sistem keuangan global di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Wintermute Dorong Likuiditas Token Mubarak, Harga Naik 10,66%

Menjelang Lebaran, Token Mubarak ($mubarak) menjadi salah satu token meme terkemuka di ekosistem Binance Smart Chain (BSC).

Baru-baru ini, Wintermute, salah satu market maker terkemuka di dunia kripto, mulai berperan dalam perdagangan token ini.

Berdasarkan laporan dari X (Twitter) @ai_9684xtpa, Wintermute mulai bertransaksi dengan $mubarak pada 19 Maret 2025, terutama melalui PancakeSwap.

Dalam empat hari setelah transaksi awal, Wintermute menarik sebanyak 6,04 juta token $mubarak dari Gate.io dan kini memiliki token senilai $740.000 secara on-chain.

Aktivitas ini menunjukkan bahwa Wintermute berperan sebagai market maker utama untuk $mubarak di dalam ekosistem BSC.

Kehadiran market maker ini dapat meningkatkan likuiditas dan stabilitas harga token di pasar.

Dampak Perdagangan Wintermute terhadap Token Mubarak

Mengutip laman Blockchain News pada Senin (24/3), sejak Wintermute mulai memperdagangkan $mubarak pada 19 Maret 2025, harga token Mubarak mengalami volatilitas yang cukup signifikan.

Pada 20 Maret 2025 pukul 14:00 UTC, harga $mubarak tercatat di angka $0,122 per token. Namun, hanya dalam tiga hari, harga melonjak menjadi $0,135 pada 23 Maret 2025 pukul 10:00 UTC.

Hal ini menunjukkan kenaikan harga sekitar 10,66%, yang bisa dikaitkan dengan aktivitas market-making dari Wintermute.

Selain harga, volume perdagangan $mubarak di PancakeSwap juga mengalami peningkatan pesat.

Pada 19 Maret 2025, volume perdagangan 24 jam berada di angka $1,8 juta, sedangkan pada 22 Maret 2025, volume ini melonjak menjadi $2,3 juta.

Kenaikan volume ini mengindikasikan peningkatan minat investor terhadap token $mubarak, yang berpotensi didorong oleh peningkatan likuiditas dari Wintermute.

Indikator Teknis Token Mubarak

Analisis teknikal menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap $mubarak cukup positif.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) untuk $mubarak tercatat di angka 62 pada 23 Maret 2025, menandakan bahwa token ini berada dalam kondisi overbought ringan tetapi masih dalam rentang perdagangan netral.

Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan sinyal bullish crossover pada 21 Maret 2025, yang umumnya mengindikasikan potensi tren kenaikan harga.

Selain indikator teknikal, data on-chain juga menunjukkan peningkatan interaksi pengguna dengan $mubarak.

Jumlah alamat aktif yang berinteraksi dengan token ini meningkat sebesar 15% antara 19 hingga 23 Maret 2025.

Hal ini menandakan pertumbuhan minat dan keterlibatan komunitas dalam ekosistem $mubarak.

Masa Depan Token Mubarak dan Peran AI

Meskipun saat ini tidak ada korelasi langsung antara perkembangan kecerdasan buatan (AI) dengan pergerakan harga $mubarak, tren AI di pasar kripto tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Jika terjadi perkembangan besar dalam teknologi AI yang berkaitan dengan sektor kripto, hal ini dapat berpengaruh terhadap minat investor pada berbagai token, termasuk token meme seperti $mubarak di ekosistem BSC.

Kehadiran Wintermute sebagai market maker untuk $mubarak berpotensi memberikan dampak positif terhadap likuiditas dan stabilitas harga token ini.

Dengan peningkatan volume perdagangan, harga yang mengalami kenaikan, serta indikator teknikal yang mengindikasikan tren bullish, $mubarak menjadi salah satu token meme yang menarik perhatian di ekosistem Binance Smart Chain.

Investor perlu terus memantau perkembangan lebih lanjut, termasuk potensi dampak dari tren AI terhadap pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fidelity Luncurkan Saham OnChain Berbasis Ethereum

Fidelity Investments baru saja mengumumkan peluncuran kelas saham berbasis blockchain Ethereum yang disebut “OnChain” untuk dana pasar uang Treasury, seperti dikabarkan oleh Theblock pada Senin (24/3).

Langkah ini menandai perkembangan signifikan dalam adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan tradisional, khususnya dalam pengelolaan aset institusional.

Apa Itu Saham OnChain Berbasis Ethereum?

Fidelity memperkenalkan OnChain sebagai kelas saham baru dalam Fidelity Treasury Digital Fund (FYHXX) yang akan tercatat di jaringan Ethereum.

Meskipun kepemilikan saham akan tetap didokumentasikan dalam sistem pembukuan tradisional, pencatatan juga akan dilakukan di blockchain Ethereum, dengan proses rekonsiliasi harian oleh agen transfer Fidelity.

Dalam dokumen pengajuannya ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Fidelity menekankan bahwa catatan utama kepemilikan saham tetap dalam format book-entry.

Namun, pencatatan di blockchain Ethereum memberikan keamanan, transparansi, dan verifikasi transaksi yang lebih baik bagi para investor.

Manfaat Integrasi Blockchain Ethereum

Penerapan blockchain dalam pencatatan kepemilikan saham memberikan berbagai keuntungan.

Dari sisi transparansi, investor dapat dengan mudah melacak kepemilikan dan transaksi melalui jaringan Ethereum.

Untuk aspek keamanan, data yang tercatat di blockchain lebih sulit untuk dimanipulasi oleh para peretas atau oknum yang memanfaatkan situasi.

Sedangkan dari sisi efisiensi, proses verifikasi transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan sistem tradisional.

Apakah Saham Ini Menggunakan Tokenisasi?

Meskipun menggunakan teknologi blockchain Ethereum, Fidelity menegaskan bahwa investasi utama dalam dana ini tetap pada kas dan sekuritas Treasury AS.

Artinya, aset yang dikelola tidak ditokenisasi, melainkan hanya pencatatan kepemilikan yang dibuat dalam format digital di blockchain.

Posisi Fidelity di Pasar Tokenisasi

Dengan langkah ini, Fidelity bergabung dengan raksasa keuangan lain seperti BlackRock dan Franklin Templeton yang telah lebih dulu mengeksplorasi tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA).

Data dari rwa.xyz menunjukkan bahwa total nilai pasar untuk Treasury AS yang ditokenisasi telah mencapai sekitar $4,77 miliar, di mana Ethereum memegang $3,3 miliar dari jumlah tersebut.

BlackRock memimpin sektor ini dengan dana tokenisasi T-bill BUIDL senilai $1,5 miliar, sementara Franklin Templeton telah mengumpulkan sekitar $689 juta dalam dana FOBXX yang kini juga diperluas ke jaringan Solana.

Kapan Saham OnChain Fidelity Diluncurkan?

Saham berbasis blockchain Ethereum dari Fidelity ini dijadwalkan mulai berlaku pada 30 Mei 2025, tergantung pada persetujuan regulasi.

Keputusan Fidelity untuk mengadopsi blockchain Ethereum menunjukkan semakin besarnya minat institusional dalam mengintegrasikan teknologi ini ke dalam produk keuangan tradisional.

Selain itu, Fidelity juga baru-baru ini mendaftarkan kepercayaan hukum bernama “Fidelity Solana Fund” di Delaware, yang menandakan kemungkinan peluncuran produk berbasis Solana di masa mendatang.

Peluncuran saham OnChain berbasis Ethereum oleh Fidelity menjadi langkah penting dalam evolusi pasar keuangan digital.

Dengan transparansi, keamanan, dan efisiensi yang ditingkatkan oleh teknologi blockchain, produk ini berpotensi menarik lebih banyak investor institusional ke dalam ekosistem Ethereum.

Ke depannya, semakin banyak aset keuangan yang dapat memanfaatkan blockchain untuk meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi bagi para pemegang saham.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Kembangkan PiDaoSwap untuk Hentikan Manipulasi Harga

Komunitas Pi Network tengah mengembangkan PiDaoSwap, sebuah decentralized exchange (DEX) yang bertujuan untuk mencegah manipulasi harga koin Pi oleh bursa eksternal.

Beincrypto melaporkan pada Minggu (23/3) bahwa platform ini diharapkan mampu mencerminkan nilai sebenarnya dari Pi Coin tanpa intervensi pihak ketiga.

PiDaoSwap: DEX untuk Ekosistem Pi Network

Menurut laporan dari komunitas, PiDaoSwap sudah dalam tahap akhir pengembangan dan akan segera diluncurkan di mainnet Pi Network.

Platform ini dirancang untuk memastikan bahwa harga Pi Coin merefleksikan nilai pasar yang sebenarnya dan tidak lagi dipengaruhi oleh manipulasi dari bursa eksternal.

Mengatasi Manipulasi Harga oleh Pihak Ketiga

Beberapa platform dikabarkan menggunakan bot untuk mengubah valuasi Pi secara tidak wajar. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di komunitas Pi Network.

Selain itu, beberapa bursa eksternal diduga melakukan pencatatan harga palsu, yang semakin memperburuk sentimen komunitas.

Menunggu Persetujuan KYB dari Pi Core Team

Meskipun PiDaoSwap sudah mendekati tahap peluncuran, platform ini masih menunggu persetujuan Know Your Business (KYB) dari tim inti Pi Network.

Namun, proyek ini telah mendapatkan verifikasi organisasi di X (sebelumnya Twitter), yang menandakan kemajuan signifikan.

Tantangan Penggunaan Branding Terkait Pi Network

Salah satu tantangan lain bagi PiDaoSwap adalah kebijakan hak kekayaan intelektual (IP) Pi Network, yang membatasi penggunaan merek dagang terkait Pi tanpa izin resmi.

Oleh karena itu, tim PiDaoSwap mungkin perlu melakukan modifikasi nama dan domain sebelum diluncurkan secara resmi.

Masa Depan Pi Network dan PiDaoSwap

Dengan kehadiran PiDaoSwap, komunitas Pi Network berharap nilai Pi Coin bisa lebih stabil dan bebas dari manipulasi.

Namun, tantangan lain masih menghadang, seperti ketidakpastian listing di Binance dan dampak dari manipulasi harga oleh bursa eksternal.

Keberhasilan PiDaoSwap dalam menghadapi tantangan ini akan menjadi faktor kunci bagi masa depan ekosistem Pi Network.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Charles Hoskinson: Cardano Bukan Ghost Chain!

Pendiri Cardano, Charles Hoskinson dalam wawancara dengan U Today, menanggapi kritik yang menyebut Cardano sebagai “ghost chain.”

Tuduhan ini muncul setelah laporan dari Fast Company yang mengungkap bahwa beberapa proyek kripto diduga memanipulasi angka transaksi untuk menciptakan hype palsu.

Namun, Hoskinson menegaskan bahwa pertumbuhan Cardano didasarkan pada aktivitas pengguna nyata, bukan manipulasi data.

Bukti Pertumbuhan Ekosistem Cardano

Terlepas dari kritik yang ada, Cardano terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan laporan terbaru dari Input Output, ekosistem Cardano kini memiliki 1.989 proyek yang sedang dibangun di dalam jaringannya.

Selain itu, jumlah dompet yang berpartisipasi dalam staking meningkat menjadi 1,328 juta, mencerminkan kenaikan aktivitas jaringan.

Kenaikan Jumlah Transaksi dan Token

Cardano mencatat volume transaksi yang terus meningkat, mencapai 107,69 juta transaksi, naik 0,16% dari minggu sebelumnya.

Selain itu, penerbitan token asli di jaringan Cardano telah mencapai 10,72 juta dengan 210.662 kebijakan token, menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,14% dibandingkan pekan sebelumnya.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Minggu, 23 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Minggu, 23 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Adopsi smart contract di jaringan Cardano juga tetap kuat, dengan 129.374 skrip Plutus dan 5.691 skrip Aiken yang telah diterapkan.

Hal ini membuktikan bahwa ekosistem Cardano tidak hanya berkembang dalam jumlah transaksi tetapi juga dalam teknologi kontrak pintar.

Partisipasi Governance yang Semakin Kuat

Partisipasi dalam tata kelola jaringan juga terus meningkat. Saat ini, terdapat 1.217 Delegated Representatives (DReps), dengan 923 di antaranya aktif dalam pengambilan keputusan desentralisasi.

Ini menunjukkan komitmen komunitas terhadap sistem tata kelola yang demokratis dan transparan.

Lace Wallet Perluas Dukungan Multichain

Lace Wallet, salah satu dompet digital di ekosistem Cardano, kini memperluas layanannya dengan mendukung Bitcoin.

Langkah ini meningkatkan interoperabilitas Web3 dan membuka peluang bagi pengguna untuk mengelola aset Bitcoin langsung dari dompet Lace.

Cardano Semakin Diakui di Dunia Kripto

Kepercayaan terhadap Cardano semakin kuat dengan pengajuan sertifikasi Cardano futures oleh Coinbase Derivatives ke CFTC.

Selain itu, AMINA Bank telah meluncurkan layanan staking Cardano, menunjukkan bahwa lembaga keuangan mulai mengadopsi jaringan ini sebagai bagian dari strategi investasi mereka.

Meskipun kerap disebut “ghost chain,” fakta menunjukkan bahwa Cardano terus berkembang dengan adopsi yang meningkat dan teknologi yang semakin maju.

Dengan jumlah proyek yang terus bertambah, volume transaksi yang naik, serta dukungan dari institusi keuangan, Cardano membuktikan bahwa pertumbuhannya nyata dan bukan hasil manipulasi angka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Venture Capital Kucurkan Lebih dari $400 Juta ke Toncoin (TON)

Venture Capital telah menginvestasikan lebih dari $400 juta (Rp 6,6 miliar) ke dalam aset layer-1, Toncoin (TON) seperti dikabarkan oleh Dailyhodl pada Minggu (23/3).

Menurut TON Foundation, sejumlah perusahaan investasi besar seperti Sequoia Capital, Ribbit, Benchmark, Kingsway, Vy Capital, Draper Associates, Libertus Capital, CoinFund, Hypersphere, SkyBridge, dan Karatage turut serta dalam pendanaan tersebut.

Investasi besar ini menunjukkan keyakinan kuat dari para investor terhadap prospek masa depan Toncoin.

Sejarah dan Perkembangan Toncoin

Toncoin awalnya dikembangkan oleh platform pesan terenkripsi Telegram dengan nama Telegram Open Network.

Namun, pada tahun 2020, Telegram menghentikan keterlibatannya setelah menghadapi masalah hukum dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Sejak saat itu, pengelolaan Toncoin diambil alih oleh komunitas pengembang open-source yang kini dikenal sebagai The Open Network.

Pergerakan harga Toncoin (TON/USDT) pada Minggu, 23 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Toncoin (TON/USDT) pada Minggu, 23 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Keunggulan Toncoin dalam Ekosistem Telegram

Salah satu keunggulan utama Toncoin adalah integrasinya dengan Telegram, yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan.

Pengguna Telegram dapat mengirimkan Toncoin langsung dalam platform tanpa perlu memasukkan alamat dompet yang panjang.

Kemudahan ini menjadikan Toncoin lebih ramah pengguna dibandingkan banyak aset kripto lainnya.

Kolaborasi Eksklusif dengan Telegram Mini Apps

Pada Januari 2025, Toncoin resmi menjadi blockchain eksklusif untuk ekosistem Mini Apps Telegram.

Kolaborasi ini membuka peluang baru bagi pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan memanfaatkan jangkauan Telegram yang luas.

Hal ini juga meningkatkan potensi adopsi Toncoin di kalangan pengguna Telegram di seluruh dunia.

Pandangan Investor terhadap Toncoin

Shaun Maguire, mitra di Sequoia Capital, menyatakan bahwa Toncoin memiliki keunggulan dalam perpaduan teknologi blockchain dan produk konsumen.

Dengan akses ke basis pengguna Telegram yang besar, Toncoin memiliki potensi untuk menjadi salah satu aset kripto yang dominan di masa depan.

Harga dan Kapitalisasi Pasar Toncoin

Saat artikel ini ditulis, Toncoin diperdagangkan pada harga TON $3,61 (Rp 59 ribu). Aset kripto ini berada di peringkat ke-14 berdasarkan kapitalisasi pasar.

Meskipun dalam 24 jam terakhir mengalami penurunan lebih dari 2%, minat investor besar terhadap Toncoin menunjukkan optimisme jangka panjang terhadap aset ini.

Investasi lebih dari $400 juta (Rp 6,6 miliar) dari venture capital ternama menandakan bahwa Toncoin memiliki masa depan yang cerah.

Dengan dukungan Telegram, integrasi dalam ekosistem Mini Apps, dan teknologi blockchain canggih, Toncoin berpotensi menjadi pemain utama dalam dunia kripto.

Bagi investor dan pengguna Telegram, perkembangan ini bisa menjadi peluang besar untuk terlibat dalam ekosistem Toncoin sejak dini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

MegaETH Testnet Publik, Solusi Skalabilitas Ethereum dengan 20.000 TPS

MegaETH, solusi scaling Ethereum yang didukung oleh investor ternama termasuk Vitalik Buterin, resmi meluncurkan testnet publiknya.

Theblock mengungkapkan pada Sabtu (22/3) bahwa peluncuran ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kapasitas Ethereum tanpa bergantung pada pendekatan rollup-centric.

Performa Tinggi dengan 20.000 TPS

MegaETH mengklaim mampu menangani 20.000 transaksi per detik (TPS) dengan waktu blok hanya 10 milidetik.

Sebagai perbandingan, Solana memiliki kapasitas teoritis hingga 65.000 TPS tetapi rata-rata throughput-nya hanya sekitar 1.500 TPS.

Dengan performa tinggi ini, MegaETH berpotensi menjadi solusi utama untuk meningkatkan efisiensi Ethereum.

Pendekatan Berbeda dari Rollup-centric

Berbeda dengan solusi Layer 2 berbasis rollup, MegaETH memilih pendekatan unik dalam skalabilitas.

Protokol ini tetap mengandalkan Ethereum untuk keamanan tetapi menggunakan solusi ketersediaan data alternatif seperti EigenDA dan sequencer khusus untuk memproses transaksi secara paralel.

Target Masa Depan: 100.000 TPS

MegaETH memiliki visi ambisius untuk mencapai 100.000 TPS dan latensi di bawah satu milidetik.

Ini menjadikannya salah satu proyek paling menarik dalam dunia blockchain yang terus berkembang.

Didukung oleh Investor Besar

Pada Juni 2024, MegaETH berhasil mengumpulkan dana sebesar $20 juta dalam putaran pendanaan awal dengan valuasi mencapai sembilan digit.

Selain itu, proyek ini juga menggalang tambahan $10 juta melalui platform Echo dan $13 juta dalam bentuk ETH dari penjualan NFT.

Adopsi Awal oleh Aplikasi Blockchain

Sejumlah aplikasi blockchain juga telah memulai untuk mengadopsi MegaETH di testnet publiknya.

Beberapa di antaranya adalah platform perdagangan seperti GTE dan Infinex, yang melihat potensi besar dalam kecepatan transaksi yang ditawarkan oleh MegaETH.

Dengan inovasi ini, MegaETH berpotensi menjadi solusi utama dalam meningkatkan kapasitas Ethereum tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi.

Peluncuran testnet publiknya menjadi langkah awal menuju masa depan blockchain yang lebih efisien dan scalable.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com