Tag Archives: featured

Analisis Teknikal dan Peluang 28 Mei 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 28 Mei 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

📌 Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto :

  1. Senator Lummis: AS harus miliki 5% cadangan Bitcoin dunia
    ▶️ Sentimen: Bullish untuk BTC. Menunjukkan dorongan kebijakan strategis terhadap Bitcoin sebagai aset negara.
  2. MetaMask integrasikan dukungan untuk jaringan Solana
    ▶️ Sentimen: Positif untuk ekosistem SOL. Meningkatkan interoperabilitas dan adopsi DeFi lintas jaringan Ethereum–Solana.
  3. MARA cetak rekor pendapatan mining $752M per tahun
    ▶️ Sentimen: Bullish untuk BTC dan saham MARA. Validasi profitabilitas sektor mining dan potensi akumulasi jangka panjang.
  4. Cantor luncurkan lending berbasis BTC senilai $2B
    ▶️ Sentimen: Positif untuk BTC sebagai agunan institusional. Menambah utilitas Bitcoin di sektor keuangan tradisional.
  5. Strive (Vivek Ramaswamy) galang $750M untuk beli klaim Mt. Gox dan bangun treasury
    ▶️ Sentimen: Bullish untuk BTC. Narasi sovereign-style treasury kembali muncul, memperluas akumulasi institusi baru.
  6. Trump Media umumkan treasury BTC senilai $2.5B
    ▶️ Sentimen: Sangat bullish untuk BTC. Simbol kekuatan adopsi korporat-politik terhadap Bitcoin sebagai aset simpanan.
  7. SharpLink Gaming kumpulkan $425M untuk beli ETH
    ▶️ Sentimen: Bullish untuk ETH. Dorong narasi ETH sebagai treasury diversifikasi, menambah legitimasi dari sektor gaming.
  8. 21Shares ajukan ETF spot $SUI di Nasdaq
    ▶️ Sentimen: Positif untuk SUI. Potensi akses investor institusi terhadap SUI, dorong eksposur dan volume perdagangan.
  9. Circle ajukan IPO di NYSE
    ▶️ Sentimen: Positif untuk USDC & stabilitas ekosistem stablecoin. Potensi peningkatan kepercayaan publik & transparansi keuangan.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

CETUS/USDT (🔼 9.74%)

  • Entry: $0.1581
  • Stop Loss: $0.1500
  • Take Profit: $0.1735

CETUS/USDT diperdagangkan di $0.1639, setelah mengalami lonjakan harga signifikan dan kini berada dekat resistance $0.1735. Harga telah menembus EMA 9 di $0.1579, mengindikasikan kekuatan momentum naik yang masih aktif. Volume tinggi mengiringi reli ini, memperkuat bias bullish jangka pendek.

Dengan estimasi potensi kenaikan sekitar +9.74%, target berikutnya berada di area resistance $0.1735. Namun, overextension harga perlu diwaspadai untuk potensi retracement ringan sebelum melanjutkan tren naik.

ENJ/USDT (🔼 3.49%)

  • Entry: $0.0909
  • Stop Loss: $0.0896
  • Take Profit: $0.0941

ENJ/USDT diperdagangkan di $0.0925, menunjukkan breakout dari area resistance minor dan kini mengincar target resistance berikutnya di $0.0941. Harga saat ini telah menembus EMA 9 di $0.0914, mengindikasikan pergeseran momentum ke arah tren naik jangka pendek.

Volume perdagangan yang meningkat mendukung kekuatan breakout ini. Dengan estimasi potensi kenaikan sekitar +3.49%, selama harga mampu bertahan di atas area entry $0.0909, validitas tren naik tetap terbuka. Level stop loss ideal berada di $0.0896 untuk mengelola risiko dari potensi koreksi.

SUI/USDT (🔼 2.68%)

  • Entry: $3.6224
  • Stop Loss: $3.5857
  • Take Profit: $3.7195

SUI/USDT diperdagangkan di $3.6711, dan saat ini membentuk pola konsolidasi setelah reli dari area support $3.5857 dan menembus EMA 9 di $3.6697. Pergerakan harga membentuk higher high dan higher low, menunjukkan tren naik jangka pendek masih valid.

Jika harga mampu bertahan di atas level entry $3.6224, maka target selanjutnya berada di resistance $3.7195 dengan estimasi potensi kenaikan sekitar +2.68%. Volume stabil dan EMA 9 mendatar memberikan indikasi pasar sedang menimbang arah breakout selanjutnya. Stop loss dapat ditempatkan di $3.5857 untuk menjaga risiko.

Baca juga: Tren Bitcoin 26-30 Mei 2025: Tetaplah Fokus Balik Modal dan Bangun 1:3 by Hoteliercrypto

Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyal kripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volatil Bitcoin Tetap Dekati $110.000

Pasar kripto hari ini, Rabu (28/5) diramaikan dengan Bitcoin dekati $110.000, didorong modal baru & akumulasi investor jangka panjang. Trump Media juga bikin heboh dengan rencana beli BTC senilai $2,5 miliar!

Sementara itu, QNT melonjak 13% usai rilis teknologi Layer 2.5, volume trading naik 500%! Ethereum makin diunggulkan dibanding Solana menurut Standard Chartered. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Berpeluang ke $110.000 Berkat Modal Baru

– Harga BTC dekati $110k, didukung modal baru dan pembeli baru.
– Investor jangka panjang kumpulkan BTC, kurangi pasokan, perkuat harga.
– $110.000 jadi kunci: sukses ke $115.000, gagal bisa ke $105.000.

Trump Media Berencana $2,5 Miliar untuk Pembelian Bitcoin

– Trump Media kumpulkan $2,5 miliar dari hampir 50 investor institusional.
– Dana tersebut akan dipakai untuk bentuk perbendaharaan Bitcoin.
– Harga Bitcoin naik 1% setelah berita itu, dekati ATH minggu lalu.

QNT: Volume Melonjak 500% Setelah Pengumuman Layer 2.5

– Quant (QNT) naik 13% setelah luncurkan Overledger Fusion/Quant Flow.
– RSI 77,78 & tembus Ichimoku, konfirmasi momentum bullish.
– QNT incar $111,85 & $115; dukungan $101,22 & $93,51.

Standard Chartered: Solana Akan Kalah dari Ethereum

– Solana bisa kalah karena koin meme lesu, kasus penggunaan kurang.
– Ethereum dominan: Aplikasi beragam & dukungan institusional.
– Solana sinyal bearish (pendanaan negatif), tapi institusi akumulasi.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

0,01 Bitcoin Bisa Membuat Kaya Dalam 2 Tahun

Robert Kiyosaki, investor kawakan sekaligus penulis buku laris Rich Dad Poor Dad, kembali menarik perhatian komunitas keuangan dengan pernyataannya soal Bitcoin. Dalam unggahan terbarunya di platform X (dulu Twitter), ia menegaskan pentingnya mengakumulasi Bitcoin sejak dini, bahkan jika hanya mampu membeli 0,01 BTC.

Menurut Kiyosaki, saat ini adalah “masa termudah dalam sejarah untuk menjadi kaya,” dan ia percaya bahwa dalam waktu dua tahun ke depan, sekecil apa pun kepemilikan Bitcoin akan bernilai tinggi—bahkan bisa menjadi aset yang sangat berharga.

Optimisme Terhadap Masa Depan Bitcoin

Komentar Kiyosaki muncul seiring dengan lonjakan harga Bitcoin yang baru saja mencetak rekor tertinggi di angka $111.000. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap pertumbuhan mata uang kripto ini, sembari menyayangkan bahwa masih banyak orang belum melihat potensi luar biasa Bitcoin sebagai sarana membangun kekayaan.

Perbandingan Abadi: Bitcoin vs. Emas

Diskusi tentang apakah Bitcoin bisa menyaingi atau bahkan melampaui emas sebagai aset lindung nilai telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pendukung kripto memandang BTC sebagai emas digital yang lebih unggul karena kelangkaannya dan sifatnya yang terdesentralisasi.

Namun, tidak semua pihak sepakat. Kritikus Bitcoin seperti Peter Schiff tetap memuji emas sebagai aset safe haven yang lebih andal, dan menyoroti alasan mengapa pemerintah dunia lebih memilih emas sebagai cadangan nasional daripada Bitcoin.

Menariknya, nilai 1 BTC kini sering dibandingkan dengan harga 1 kg emas, dan fluktuasi harga di antara keduanya menjadi bahan diskusi hangat di kalangan investor.

Bitcoin Semakin Populer di AS

Sebuah laporan terbaru dari River America menunjukkan bahwa sekitar 50 juta warga AS kini memiliki Bitcoin, jauh lebih banyak dibandingkan 37 juta pemilik emas. Data ini menunjukkan pergeseran preferensi generasi baru dalam memilih aset investasi.

Seruan Kiyosaki untuk Mengumpulkan BTC

Meski mengakui bahwa Bitcoin memiliki volatilitas tinggi, Kiyosaki menegaskan bahwa kehidupan pun penuh ketidakpastian dan risiko. Ia justru melihat peluang di balik volatilitas ini.

Dengan hanya tersisa sekitar 1 hingga 2 juta BTC yang belum ditambang, Kiyosaki memprediksi akan terjadi lonjakan harga besar-besaran, sejalan dengan pandangan tokoh-tokoh seperti Raoul Pal.

Ia pun mengajak para investor untuk mulai mengumpulkan Bitcoin sebelum terlambat, serta menganjurkan untuk belajar dari tokoh-tokoh industri seperti Raoul Pal, Michael Saylor, dan Anthony Pompliano dalam memahami arah masa depan sistem keuangan global.

Baca juga: Investor Cuan Rp178 T! Reli Bitcoin Tertahan di Batas Psikologis $110K


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Internet Capital Markets, Inovasi Pendanaan Terbuka di Dunia Kripto

Dunia kripto kembali diramaikan oleh kemunculan tren baru yang disebut Internet Capital Markets (ICM). Konsep ini membuka jalan bagi siapa pun untuk menciptakan dan mengelola pasar modal secara mandiri melalui teknologi blockchain, tanpa perlu bergantung pada institusi keuangan tradisional seperti venture capital atau bank investasi.

Model ini disebut-sebut sebagai bentuk demokratisasi akses modal, di mana pengguna internet dapat mendukung proyek atau bisnis yang mereka yakini dengan membeli token digital yang diluncurkan langsung oleh para kreator atau pengembang proyek.

Akses Modal Terbuka, Solusi bagi Startup dan Kreator Digital

Internet Capital Markets dinilai sebagai solusi atas persoalan klasik yang dihadapi banyak usaha rintisan: kesulitan dalam memperoleh pendanaan tahap awal (cold start problem). Dengan adanya platform yang memungkinkan peluncuran token secara langsung dan transparan, kreator dapat menggalang dana dari komunitas tanpa harus menyerahkan kepemilikan atau dikendalikan pihak ketiga.

Misalnya, seorang developer game dapat membuat token untuk proyeknya hanya dengan mengunggah satu postingan di media sosial X (sebelumnya Twitter), seperti “$GAME + @launchcoin”. Dalam hitungan menit, token akan tersedia di blockchain dan dapat diperjualbelikan secara global melalui bursa desentralisasi (DEX).

Believe App, Pemimpin Awal di Ekosistem ICM

Baca juga: Membandingkan 5 Altcoin Market Cap Tertinggi Setiap Tahunnya Sejak 2018

Salah satu pelopor utama dalam tren ini adalah Believe App, sebuah platform yang memungkinkan pembuatan token secara otomatis melalui interaksi di media sosial. Dipimpin oleh Ben Pasternak, Believe menggunakan sistem bonding curve untuk mengatur harga token dan mengenakan biaya awal tinggi untuk mencegah praktik spekulatif seperti sniping.

Setelah kapitalisasi pasar token melewati USD 100 ribu, token akan dipindahkan ke platform Meteora untuk mendapatkan likuiditas lebih dalam. Biaya transaksi yang dikumpulkan dibagi rata antara pembuat token dan pihak Believe.

Hingga saat ini, Believe telah mencatat:

  • 2.463 token diluncurkan
  • Volume perdagangan mencapai USD 246 juta
  • Kapitalisasi pasar total token sekitar USD 214 juta
  • Pendapatan biaya sebesar USD 2,03 juta

Proyek-Proyek Populer dalam Internet Capital Markets

Sejumlah proyek berbasis token yang diluncurkan melalui Believe telah menarik perhatian komunitas kripto:

  • Dupe: Platform pencarian alternatif produk yang lebih murah dari versi asli. Token DUPE kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar USD 57 juta dan volume harian mencapai USD 24 juta. Token ini juga akan digunakan sebagai alat diskon di dalam platform.
  • Creator Buddy: Asisten AI untuk pembuat konten di media sosial X. Creator Buddy menggabungkan 11 alat AI untuk membantu pengguna membuat konten, menganalisis performa, dan mengikuti algoritma terbaru. Token BUDDY telah diluncurkan dan tengah diintegrasikan ke dalam layanan.
  • Noodle: Game online berbasis konsep agar.io di mana pemain bersaing memperebutkan token NOODLE dalam arena real-time. Pemain bisa memenangkan token dari lawan dan menukarnya dengan nilai nyata. Dalam dua jam pertama peluncurannya, pengguna telah memenangkan hingga USD 30 ribu.

Peluang Besar, Risiko Tetap Ada

Meski menawarkan akses luas terhadap pendanaan dan membuka kesempatan baru bagi kreator digital, tren Internet Capital Markets juga membawa sejumlah risiko.

Pelaku industri menyoroti potensi penyalahgunaan sistem ini oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tidak sedikit proyek yang bisa saja hanya mengandalkan hype dan berujung pada penipuan (rug pull). Selain itu, platform tempat peluncuran token juga memiliki kemungkinan untuk melakukan exit scam atau menjalankan sistem yang tidak transparan.

Oleh karena itu, komunitas diimbau untuk tetap berhati-hati dan melakukan riset sebelum berpartisipasi dalam peluncuran token atau investasi pada proyek-proyek berbasis ICM.

Masa Depan Internet Capital Markets

Dengan ekosistem Web3 yang semakin berkembang, Internet Capital Markets dinilai sebagai jembatan penting menuju fase adopsi aplikasi nyata di dunia kripto. Akses modal yang cepat, global, dan tanpa batas membuka peluang bagi inovasi-inovasi baru yang sebelumnya tidak bisa terealisasi karena kendala pendanaan.

Meski masih berada di tahap awal, narasi ini diprediksi akan terus berkembang dan menarik lebih banyak pelaku industri, kreator, serta investor ritel untuk ikut ambil bagian.

Baca juga: Hati-Hati Rug Pull! Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Beli Altcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bybit Kena Peretasan Ethereum $1,4 Miliar, Dana Klien Tetap Aman

Bybit, salah satu bursa kripto terkemuka, mengonfirmasi bahwa dana senilai $1,4 miliar dalam bentuk Ethereum (ETH) telah dicuri oleh peretas. Industri kripto kembali diguncang insiden peretasan besar ini.

Kabar ini diumumkan langsung oleh pendiri Bybit, Ben Zhou, melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter).

Bagaimana Peretasan Terjadi?

Menurut analis keamanan blockchain ZackXBT, peretas berhasil mengakses dan mencuri lebih dari $1,4 miliar dalam bentuk ETH dan MetaETH (mETH) yang dikunci dalam mekanisme liquid-staking.

Zhou menjelaskan bahwa dompet dingin multisig milik Bybit mengalami serangan ketika melakukan transfer ke dompet hangat. Namun, ia menegaskan bahwa dompet dingin lainnya tetap aman.

Bybit juga menyebut bahwa peretas menggunakan teknik canggih untuk menyamarkan serangan mereka. Mereka memanipulasi antarmuka kontrak pintar, sehingga alamat yang terlihat tampak benar, tetapi logika di baliknya telah diubah untuk mengalihkan dana ke dompet peretas.

Upaya Mitigasi dan Jaminan Keamanan

Meski mengalami peretasan besar, Bybit memastikan bahwa semua dana klien tetap aman dan tidak terpengaruh oleh insiden ini.

Tim keamanan mereka, bersama para ahli forensik blockchain, kini sedang melakukan investigasi mendalam untuk melacak pelaku dan mengamankan sistem agar kejadian serupa tidak terulang.

“Operasi kami tetap berjalan seperti biasa tanpa gangguan,” tegas pihak Bybit dalam pernyataan resminya.

Keamanan Kripto Jadi Sorotan

Peretasan ini menjadi pengingat betapa pentingnya keamanan dalam industri kripto yang terus berkembang pesat. Dengan adopsi aset digital yang semakin luas di berbagai negara, risiko kejahatan siber pun meningkat.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) bahkan telah membentuk Unit Siber baru untuk menghadapi ancaman penipuan dan pencurian di dunia kripto.

Kasus ini menegaskan bahwa meski teknologi blockchain menawarkan transparansi dan desentralisasi, pengguna dan platform tetap harus waspada terhadap celah keamanan yang bisa dimanfaatkan peretas. Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab platform, tetapi juga para investor yang harus lebih cermat dalam menjaga aset digital mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Penarikan Worldcoin (WLD) di World App ke Rekening Bank

Worldcoin (WLD), proyek kripto yang didirikan oleh Sam Altman, salah satu pendiri OpenAI, kini hadir di Indonesia. Menariknya, para pendukung proyek ini berpotensi mendapatkan keuntungan berupa token WLD yang dapat dicairkan ke rekening bank.

Perusahaan yang kini dikenal sebagai World ini mengumumkan bahwa mereka akan memulai operasinya di Indonesia dengan menjadikan Jakarta sebagai lokasi peluncuran perdana perangkat pemindai iris mata mereka, yang disebut Orbs. Langkah ini akan diikuti dengan peluncuran di kota-kota lain di Indonesia pada tahun 2025.

Worldcoin di Indonesia

Kehadiran Worldcoin disambut baik oleh komunitas kripto di Indonesia. Worldcoin menawarkan identitas digital yang unik melalui pemindaian iris mata, yang memberikan setiap peserta sebuah paspor digital yang disebut World ID.

Proyek kripto Worldcoin hadir di Indonesia. Sumber: World.
Proyek kripto Worldcoin hadir di Indonesia. Sumber: World.

Selain itu, setiap pengguna yang terdaftar berhak menerima alokasi gratis sebesar 43,08 token WLD setiap bulan selama satu tahun. Pengguna memiliki kebebasan untuk mengklaim token tersebut atau tidak.

Bagi kamu yang sudah mengklaim token WLD dan ingin melakukan penarikan ke rekening bank, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Unduh dan Instal Aplikasi Worldcoin

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi Worldcoin dari App Store atau Google Play Store, lalu lakukan login ke dalam aplikasi.

2. Buat Janji Temu untuk Verifikasi

Setelah masuk ke aplikasi, jadwalkan verifikasi identitas Anda. Pilih waktu antara pukul 07.00 dan 21.00, serta lokasi Orb terdekat dari 10 lokasi yang tersedia.

3. Datang ke Lokasi Verifikasi

Saat tiba di lokasi, tunjukkan janji temu yang telah dibuat kepada petugas. Kamu akan dipandu untuk menonton video pengenalan tentang Worldcoin dan cara kerja token WLD. Setelah itu, petugas akan membantu dalam proses klaim token WLD.

4. Tunggu 24 Jam Sebelum Transfer

Setelah berhasil mengklaim token WLD, tunggu selama 24 jam sebelum bisa mentransfer token ke CEX/DEX atau menariknya ke rekening bank menggunakan layanan pihak ketiga, TransFi.

  • Setelah lebih dari 24 jam dan berhasil mengklaim token WLD, pengguna dapat melanjutkan proses penarikan dengan membuka World App dan mengklik ikon “$” di halaman utama.
  • Selanjutnya, pilih opsi “More” atau “Lebih”, lalu klik “Penarikan”. Setelah itu, pilih “Worldcoin” dan lanjutkan dengan memilih metode “Bank Transfer”.
  • Terakhir, masukkan nominal yang diinginkan untuk menyelesaikan transaksi.

5. Menggunakan TransFi untuk Penarikan ke Rekening Bank

  • Masukkan email yang digunakan untuk akun Worldcoin.
  • Isi formulir yang diminta, seperti nama lengkap, email, dan tanggal lahir.
  • Verifikasi melalui kode OTP yang dikirimkan ke email.
  • Tambahkan rekening bank milik kamu.
  • Lakukan konfirmasi jumlah dana yang akan ditarik serta biaya transaksi.
  • Klik “Konfirmasi Pesanan” untuk menyelesaikan proses.

Kamu dapat menukarkan hingga 16 WLD dengan nilai setara Rp300.000. Sisanya baru bisa dicairkan setelah satu tahun masa vesting.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat dengan mudah menarik token WLD langsung ke rekening bank. Pastikan untuk mengikuti prosedur dengan benar agar proses berjalan lancar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Cuan Rp178 T! Reli Bitcoin Tertahan di Batas Psikologis $110K

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar kripto global kembali menjadi sorotan dengan reli harga Bitcoin (BTC) yang impresif, menembus berbagai level resistensi penting.

Namun, euforia beruntun tersebut tampaknya akan sedikit tertahan, setidaknya untuk saat ini.

Bitcoin, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, menghadapi tantangan signifikan untuk melampaui angka $110.000, terutama karena gelombang aksi ambil untung (profit-taking) yang dilakukan oleh para investor jangka pendek.

Menurut laporan terbaru, investor Bitcoin jangka pendek (short-term holders) telah merealisasikan keuntungan kolosal senilai sekitar $11 miliar.

Aksi ini, meskipun merupakan bagian alami dari siklus pasar, telah berkontribusi pada perlambatan momentum kenaikan Bitcoin.

Baca Juga: TradingShot: Bitcoin Berpotensi Tembus $200.000 di Akhir 2025

Fenomena Ambil Untung oleh Investor Jangka Pendek

Investor jangka pendek adalah mereka yang memegang aset kripto mereka dalam periode waktu yang relatif singkat, seringkali mencari keuntungan cepat dari fluktuasi harga.

Dalam reli Bitcoin yang agresif, harga aset ini melonjak tajam, menciptakan peluang emas bagi para pemegang jangka pendek untuk mengunci keuntungan yang signifikan.

Angka $11 miliar yang diambil sebagai keuntungan menunjukkan skala akumulasi dan apresiasi harga yang terjadi sebelum fase konsolidasi ini.

Analis pasar dari berbagai platform, termasuk yang dilaporkan oleh Coindesk, menyoroti bahwa tekanan jual ini datang dari kelompok investor yang membeli Bitcoin pada harga lebih rendah dan kini memanfaatkan kenaikan untuk merealisasikan profit.

Hal ini wajar terjadi di pasar yang volatil seperti kripto, di mana investor berupaya memaksimalkan pengembalian investasi mereka.

Tekanan jual semacam ini dapat menciptakan “dinding” resistensi psikologis dan teknis yang sulit ditembus dalam jangka pendek.

Dampak pada Pasar dan Prospek Bitcoin

Tertahannya reli Bitcoin di bawah $110.000 tidak berarti tren bullish telah berakhir, melainkan menunjukkan fase konsolidasi yang sehat.

Pasar kripto sering kali mengalami periode tarik-menarik antara pembeli dan penjual, di mana aksi ambil untung dapat meredam kenaikan harga sementara waktu sebelum kembali menemukan pijakan untuk bergerak lebih tinggi.

Meskipun terjadi aksi ambil untung besar, Bitcoin tetap menunjukkan fundamental yang kuat.

Adopsi institusional terus meningkat, ditambah dengan perkembangan regulasi yang semakin jelas di berbagai yurisdiksi.

Banyak investor jangka panjang (long-term holders) yang dikenal sebagai “HODLers” tetap teguh memegang aset mereka, bahkan mengakumulasi lebih banyak Bitcoin selama periode penurunan harga atau konsolidasi.

Ini menunjukkan keyakinan yang mendalam terhadap nilai jangka panjang Bitcoin sebagai penyimpan nilai digital dan aset desentralisasi.

Selain itu, peristiwa makroekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral juga terus mempengaruhi sentimen pasar kripto.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bitcoin seringkali dilihat sebagai aset lindung nilai, yang dapat menarik lebih banyak investor yang mencari alternatif dari aset tradisional.

Melihat ke Depan: Apa yang Diharapkan?

Ke depannya, pasar akan mengamati beberapa faktor kunci:

  • Volatilitas Pasar: Aksi ambil untung oleh investor jangka pendek kemungkinan akan berlanjut, menyebabkan fluktuasi harga. Namun, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi investor baru untuk masuk atau bagi investor yang ada untuk mengakumulasi lebih banyak.
  • Sentimen Investor Jangka Panjang: Sejauh mana investor jangka panjang terus memegang dan mengakumulasi Bitcoin akan menjadi indikator penting kesehatan pasar secara keseluruhan.
  • Aliran Dana Institusional: Kelanjutan minat dari lembaga keuangan besar dan korporasi akan menjadi pendorong utama bagi harga Bitcoin untuk kembali melanjutkan tren kenaikannya.
  • Perkembangan Makro: Perubahan suku bunga, inflasi, dan peristiwa geopolitik akan terus memainkan peran penting dalam menentukan arah pasar.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 26 Mei 2025: Bitcoin Bangkit Dekati $110.000

Reli Bitcoin mungkin tertahan sementara, namun ini adalah bagian dari evolusi pasar yang dinamis.

Dengan fundamental yang kuat dan minat yang berkelanjutan dari berbagai segmen investor, potensi Bitcoin untuk mencapai level harga yang lebih tinggi di masa depan tetap menjadi skenario yang banyak diantisipasi.

Para investor diharapkan untuk tetap berhati-hati, melakukan riset mendalam, dan memahami risiko yang terkait dengan investasi di aset kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 17-21 Feb 2025: Dominasi Bitcoin Terus Meningkat

Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto.

Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

Tinjauan Makroekonomi Global dan Nasional

  • Inflasi inti konsumen Jepang pada Januari 2025 diperkirakan meningkat menjadi 3,1% YoY, tertinggi dalam 17 bulan terakhir, terutama akibat kenaikan harga pangan dan pengurangan subsidi energi. 
  • Inflasi Inggris naik ke 3,0% di Januari 2025, melebihi ekspektasi dan mencapai level tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Faktor utama adalah kenaikan harga bahan bakar, makanan, serta pajak baru pada sekolah swasta.
  • China diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pinjaman di Februari 2025 guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah pelemahan yuan dan ketidakpastian global.
  • Indonesia akan meluncurkan Dana Abadi Nusantara (Danantara) pada 24 Februari 2024, dengan target mengelola dana hingga US$900 miliar, bertujuan untuk mempercepat investasi infrastruktur dan ekonomi nasional.
  • Bank Indonesia mengumumkan pembebasan biaya layanan QRIS di rumah sakit, tempat ibadah, dan destinasi wisata mulai 14 Maret 2025, guna mendorong adopsi transaksi digital dan inklusi keuangan.

Perkembangan Regulasi Kripto

  • SEC mulai mengeksplorasi model baru untuk staking dalam ETP, yang dapat membuka peluang bagi produk investasi crypto yang lebih terstruktur.
  • Nigeria mempercepat regulasi pajak crypto di tengah ketegangan dengan Binance, mencerminkan upaya negara dalam mengendalikan industri aset digital.
  • Hong Kong semakin memperkuat posisinya sebagai hub crypto dengan menyetujui lisensi untuk platform perdagangan aset digital baru.
  • Korea Selatan akan secara bertahap mengizinkan perusahaan untuk melakukan perdagangan crypto sebagai bagian dari reformasi pasar keuangan.
  • Brazil akan meluncurkan ETF spot XRP pertama di dunia, menandai langkah besar dalam adopsi aset digital di pasar keuangan tradisional.

Performa Pasar Kripto

  • Bitcoin tetap menjadi dominasi utama di pasar kripto, dengan volatilitas tinggi setelah laporan Consumer Price Index (CPI) AS dirilis. Dominasi Bitcoin terus meningkat, tercermin dari Altcoin Season Index turun dari 44 ke 39, mengindikasikan bahwa altcoin masih dalam fase underperformance dibandingkan BTC.
  • NFT Marketplace dan sektor Payment Solutions mengalami lonjakan signifikan, dengan peningkatan kapitalisasi pasar masing-masing +646.3% dan +37.9%, menandakan minat investor terhadap inovasi di kedua sektor ini.

Token Unlocks yang Akan Datang

  • ALT (18 Februari 2025): Unlock sebesar $11.71M (9.43% dari market cap) dengan distribusi utama ke Seed Round, Strategic Round, dan Foundation, yang dapat menciptakan tekanan jual dari investor awal.
  • YGG (18 Februari 2025): Unlock sebesar $2.95M (2.79% dari market cap) dengan distribusi ke Founders, Series A-1, dan Acquisition Bonus, berpotensi menambah pasokan ke market tanpa tekanan jual yang berlebihan.

Proyeksi Analis

  • Kapitalisasi pasar kripto global masih berkisar $3T – $3.3TFear and Greed Index tetap di 40 (Neutral), mencerminkan kondisi pasar yang masih dalam ketidakpastian tanpa dominasi sentimen bullish atau bearish yang kuat.
  • NFT Marketplace, Payment Solutions, dan Tokenized Assets menunjukkan performa kuat dalam seminggu terakhir, mencerminkan meningkatnya adopsi dan minat investor terhadap sektor ini.
  • Bittensor Ecosystem dan PolitiFi juga mengalami pertumbuhan signifikan, menandakan potensi sektor AI dan decentralized governance dalam ekosistem kripto. 

Weekly Macroeconomics

Inflasi Inti Jepang Diperkirakan Mencapai 3,1% pada Januari 2025 karena Kenaikan Harga Pangan

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
Inflasi inti konsumen Jepang pada Januari 2025 diproyeksikan naik sebesar 3,1%.

Inflasi inti konsumen Jepang pada Januari 2025 diproyeksikan naik sebesar 3,1% dibandingkan tahun sebelumnya, meningkat dari 3% pada Desember 2024. Kenaikan ini disebabkan oleh harga pangan yang terus meningkat dan pengurangan subsidi pemerintah untuk penyuling minyak.

Harga beras, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir, mendorong pemerintah untuk merilis 210.000 metrik ton beras cadangan guna menstabilkan harga. Data resmi CPI akan dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri pada 21 Februari 2025. Selain itu, ekspor Jepang pada Januari diperkirakan naik 7,9% YoY, sementara impor meningkat 9,7%, menghasilkan defisit perdagangan sebesar 2,1 triliun yen.

Inflasi Inggris Meningkat ke 3,0% di Januari, Tantangan Baru bagi Bank of England

Data terbaru dari Office for National Statistics (ONS) menunjukkan bahwa inflasi Inggris mencapai 3,0% pada Januari 2025, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 2,8%. Penyebab utama kenaikan ini adalah harga bahan bakar yang lebih tinggi, kenaikan harga makanan, serta dampak pajak baru pada sekolah swasta.

Sementara itu, inflasi sektor jasa juga meningkat ke 5,0% dari 4,4%, meskipun masih di bawah perkiraan BoE. Pound sterling sempat menguat setelah rilis data ini, tetapi kembali melemah. Dengan proyeksi BoE yang memperkirakan inflasi bisa mencapai puncaknya di 3,7% pada kuartal ketiga 2025, pasar kini memantau dampaknya terhadap kebijakan suku bunga dan stabilitas ekonomi Inggris.

China Pertahankan Suku Bunga di Tengah Risiko Ekonomi

People’s Bank of China (PBoC) diprediksi tidak akan menurunkan Loan Prime Rate (LPR) untuk bulan Februari, meskipun tekanan ekonomi masih tinggi. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar yuan dan menghindari arus keluar modal yang lebih besar.

Sementara ekonomi China masih mengalami perlambatan, dengan sektor properti yang melemah dan konsumsi yang lesu, regulator tampaknya memilih pendekatan hati-hati terhadap kebijakan moneter. Investor global mencermati apakah kebijakan ini akan cukup untuk menstimulasi pertumbuhan atau justru memperpanjang tekanan ekonomi domestik.

Indonesia Macroeconomic Update

Indonesia Luncurkan Danantara, Sovereign Wealth Fund dengan Target US$900 Miliar

Pemerintah Indonesia akan meresmikan Dana Abadi Nusantara (Danantara) pada 24 Februari 2024 sebagai sovereign wealth fund (SWF) yang bertujuan untuk mengelola aset dan investasi strategis negara. Danantara ditargetkan memiliki dana kelolaan hingga US$900 miliar, menjadikannya salah satu SWF terbesar di dunia.

Model pengelolaannya akan mengadopsi praktik terbaik dari Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dan GIC Singapura, dengan fokus pada investasi infrastruktur, energi, dan sektor produktif lainnya guna mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Pembentukan SWF ini diharapkan dapat menarik investor global serta meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.

Rupiah Melemah ke Rp16.359, Berlawanan dengan Tren Penguatan Mata Uang Asia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah ke Rp16.359, meskipun mayoritas mata uang Asia mengalami penguatan. Pelemahan ini disebabkan oleh sentimen global terkait kebijakan The Fed serta faktor domestik seperti arus modal keluar.

Sementara itu, mata uang lain seperti yuan China dan won Korea justru menguat, didorong oleh data ekonomi yang lebih baik. Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global.

BI Gratiskan Biaya QRIS di RS, Tempat Ibadah, dan Wisata Mulai 14 Maret 2025

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.

Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa mulai 14 Maret 2025, biaya transaksi QRIS akan digratiskan untuk sektor-sektor tertentu, termasuk rumah sakit, tempat ibadah, dan destinasi wisata. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi pembayaran digital dan mendorong inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat.

Selain itu, langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada uang tunai dan mempercepat transformasi ekonomi digital di Indonesia. Gubernur BI menyatakan bahwa pembebasan biaya ini akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

Crypto Regulation Update

SEC Pertimbangkan Model Baru untuk Staking dalam ETP di Bawah Kepemimpinan Pro-Crypto

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) sedang mempertimbangkan model baru untuk staking dalam Exchange-Traded Products (ETP) di bawah kepemimpinan yang lebih mendukung crypto. Langkah ini bertujuan untuk menemukan keseimbangan antara keamanan investor dan inovasi dalam sektor keuangan digital.

Dengan meningkatnya minat terhadap staking sebagai sumber pendapatan pasif, keputusan SEC dapat membuka jalan bagi lebih banyak produk investasi berbasis crypto yang teregulasi. Namun, masih ada tantangan terkait kepatuhan terhadap regulasi sekuritas serta bagaimana mekanisme staking akan disesuaikan dalam kerangka hukum yang ada.

Nigeria Percepat Pajak Crypto di Tengah Sengketa dengan Binance

Pemerintah Nigeria dilaporkan mempercepat penerapan pajak crypto, seiring dengan upaya mengatur industri aset digital yang berkembang pesat. Langkah ini muncul di tengah perselisihan dengan Binance, yang menghadapi pengawasan ketat di negara tersebut.

Kebijakan ini menunjukkan pendekatan pemerintah dalam mengendalikan transaksi crypto, meningkatkan transparansi, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi keuangan nasional. Namun, langkah ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku industri terkait potensi hambatan dalam pertumbuhan ekosistem crypto di Nigeria.

Hong Kong Percepat Strategi Crypto dengan Persetujuan Bursa Baru

Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi Hong Kong. Sumber: Getty Images.

Regulator keuangan Hong Kong telah menyetujui lisensi untuk platform perdagangan aset digital baru, memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan crypto yang teregulasi. Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah untuk menarik lebih banyak institusi keuangan dan perusahaan blockchain ke wilayah tersebut.

Persetujuan ini menunjukkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap crypto dibandingkan dengan regulasi ketat di AS dan Eropa. Dengan dukungan kebijakan yang jelas dan infrastruktur yang berkembang, Hong Kong berpotensi menjadi pusat utama perdagangan crypto di Asia.

Korea Selatan Akan Mengizinkan Perdagangan Crypto Korporasi Secara

Pemerintah Korea Selatan berencana untuk melonggarkan pembatasan perdagangan crypto bagi perusahaan, sebagai bagian dari reformasi pasar keuangan yang lebih luas. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, memperkuat pengawasan, dan mendorong adopsi aset digital oleh institusi keuangan.

Saat ini, hanya individu yang dapat melakukan perdagangan crypto, tetapi dengan aturan baru, korporasi akan diberi akses secara bertahap. Kebijakan ini dipandang sebagai upaya Korea Selatan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin dalam regulasi dan inovasi crypto di Asia.

Brazil Meluncurkan ETF Spot XRP Pertama di Dunia

Komisi Sekuritas Brasil (CVM) menyetujui peluncuran ETF spot XRP pertama di dunia, memberikan investor institusional akses langsung ke XRP dalam bentuk produk keuangan yang teregulasi. ETF ini dikelola oleh B3, bursa saham utama Brasil, dan diharapkan meningkatkan likuiditas serta legitimasi XRP di pasar global. Langkah ini mencerminkan meningkatnya penerimaan aset kripto dalam sistem keuangan tradisional, terutama di Amerika Latin.

Crypto Market Update

Bitcoin Updates

Analisis BTC/USDT menunjukkan bahwa support $94,000 sempat ditembus, tetapi adanya long tail pada candlestick mengindikasikan beli di harga rendah. Namun, EMA 20 ($97,539) mulai menurun, dan RSI di 46, menunjukkan bahwa bears masih mendominasi.

Jika BTC gagal menembus EMA 20 (Garis Orange), harga bisa turun ke $90,000, level penting bagi bulls. Jika $90,000 ditembus, pola double-top bisa terbentuk, yang berisiko mendorong BTC lebih rendah. Sebaliknya, jika bulls berhasil menembus SMA 50 (Garis Biru) $99,000, BTC bisa menuju $102,500 hingga $106,500.

Sumber: tradingview date taken: 20 Februari 2025

Ethereum Update

Analisis ETH/USDT menunjukkan bahwa harga masih diperdagangkan di bawah $2,850, namun bears gagal menekan harga di bawah $2,500, menandakan penurunan minat jual. Jika pembeli berhasil mendorong harga ke downtrend line dan menembusnya, ETH bisa menguat ke $3,400.

Sebaliknya, jika harga gagal melewati resistance dan turun di bawah $2,500, ETH berisiko melemah lebih lanjut ke $2,400 dan $2,300. Indikator RSI di 42, menunjukkan momentum masih lemah tetapi ada potensi rebound jika support bertahan.

Sumber: tradingview date taken: 20 Februari 2025

Solana Update

Analisis SOL/USDT menunjukkan bahwa harga turun di bawah support $175, mengindikasikan potensi koreksi lebih dalam. Namun, jika pembeli berhasil mendorong harga kembali di atas $175, maka breakdown ini bisa menjadi bear trap, dengan potensi rebound menuju EMA 20-day ($193) dan EMA 50-day ($204).

Sebaliknya, jika harga gagal menembus kembali $175 dan berbalik turun, maka bearish momentum bisa berlanjut dengan support selanjutnya di $155. Indikator RSI berada di 32, menunjukkan bahwa SOL mendekati area oversold, yang bisa memicu rebound jangka pendek.

Sumber: tradingview date taken: 20 Februari 2025

MicroStrategy Tawarkan Obligasi Konversi $2 Miliar dengan Syarat Lebih Menarik

MicroStrategy mengubah syarat obligasi konversi senilai $2 miliar untuk meningkatkan daya tarik bagi investor. Perubahan ini mencakup bunga lebih tinggi dan opsi konversi yang lebih fleksibel, yang dapat menarik lebih banyak institusi.

Strategi ini bertujuan untuk memberikan arus kas tambahan bagi perusahaan, memungkinkan mereka memperkuat kepemilikan Bitcoin. Langkah ini mencerminkan pendekatan agresif MicroStrategy dalam memanfaatkan pasar keuangan guna memperluas eksposurnya terhadap aset digital.

SecondSwap Luncurkan Mainnet di Ethereum, Targetkan Ekspansi ke Solana

SecondSwap, decentralized exchange (DEX) berbasis Ethereum, resmi meluncurkan mainnet sebagai langkah awal untuk membangun ekosistem perdagangan yang lebih efisien. Dengan model automated market maker (AMM) hybrid, SecondSwap mengklaim dapat meningkatkan likuiditas dan menekan biaya transaksi. Proyek ini juga memiliki rencana ekspansi ke Solana, bertujuan untuk memperluas jangkauan ke jaringan dengan throughput tinggi.

Skandal Libra Token dan Regulasi Argentina Bisa Hantam Tren Memecoin

Co-creator Libra Token mengklaim telah mengirim dana ke Karina Milei, saudara sekaligus penasihat utama Presiden Argentina Javier Milei, memicu spekulasi politik dan transparansi dalam penggunaan dana crypto.

Pemerintah Argentina kini menghadapi tekanan untuk menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan crypto dalam penggalangan dana politik. Seiring dengan meningkatnya regulasi dan pengawasan terhadap crypto fundraising, potensi dampak terhadap pasar memecoin di Argentina juga menjadi perhatian, dengan kemungkinan pembatasan yang dapat mengurangi minat investor lokal terhadap aset spekulatif ini.

ForU AI Perkenalkan Community AI-DID untuk Masa Depan AI Terdesentralisasi

ForU AI mengumumkan inisiatif Community AI-DID, yang bertujuan menciptakan agen AI dunia nyata dengan sistem identitas digital yang terdesentralisasi. Program ini memungkinkan pengguna memiliki dan mengontrol identitas AI mereka di berbagai aplikasi Web3, meningkatkan interoperabilitas dan keamanan dalam ekosistem AI berbasis blockchain.

Langkah ini menandai upaya ForU AI dalam mengintegrasikan teknologi AI dengan prinsip decentralized identity (DID) untuk masa depan yang lebih terbuka dan berbasis komunitas.

FTX Siapkan Distribusi Pembayaran Kreditur Berikutnya pada Mei 2025

FTX mengumumkan bahwa putaran pembayaran berikutnya untuk kreditur direncanakan pada Mei 2025, setelah pengadilan menyetujui rencana distribusi dana. Sejak kebangkrutan pada November 2022, FTX telah mengumpulkan dan menjual aset untuk mengembalikan dana kepada para kreditur, termasuk investor ritel dan institusi.

Meski jumlah spesifik dalam distribusi ini belum dikonfirmasi, pemegang klaim diharapkan menerima sebagian dari aset yang telah berhasil dipulihkan.

Crypto Market Performance

Sumber: crypto bubbles (20  Februari 2025)

Weekly Global Performance

Name Price Market Cap Week
Sonic (prev. FTM) $0.74 $2.35B 35.90%
MANTRA $7.43 $7.23B 29.80%
Alchemy Pay $0.03 $167.58M 29.40%
Bounce $12.75 $84.03M 23.30%
Self Chain $0.24 $22.84M 22.70%
ARK $0.50 $92.69M 22.60%
Berachain $7.39 $795.30M 21.30%
Golem $0.33 $330.58M 19.70%
Tensor $0.42 $110.57M 17.90%
Maker $1,177 $994.96M 17.30%
Sumber: crypto bubbles (20 Februari 2025)

Token dengan performa terbaik minggu ini dipimpin oleh Sonic (sebelumnya Fantom, FTM) dengan kenaikan +35,9% dan kapitalisasi pasar mencapai $2,35 miliar. Rebranding ini tampaknya meningkatkan minat pasar terhadap ekosistem Fantom. MANTRA (OM) (+29,8%, $7,23 miliar) dan Alchemy Pay (ACH) (+29,4%, $167,58 juta) juga mengalami lonjakan signifikan, mencerminkan meningkatnya adopsi di sektor staking dan solusi pembayaran berbasis crypto.

Token lain yang mencatat kenaikan signifikan adalah Bounce (AUCTION) (+23,3%, $84,03 juta) dan Self Chain (+22,7%, $22,84 juta), kemungkinan didorong oleh perkembangan ekosistem dan spekulasi pasar. ARK (ARK) (+22,6%, $92,69 juta) dan Berachain (BERA) (+21,3%, $795,3 juta) menunjukkan ketertarikan investor terhadap proyek berbasis interoperabilitas dan inovasi DeFi.

Sementara itu, Golem (GLM) (+19,7%, $330,58 juta) dan Tensor (TNSR) (+17,9%, $110,57 juta) menunjukkan pertumbuhan stabil, dengan Tensor kemungkinan terdorong oleh lonjakan di sektor NFT marketplace. Maker (MKR) (+17,3%, $994,96 juta) melengkapi daftar dengan pertumbuhan yang tetap solid di tengah pemulihan sektor DeFi.

Weekly Global Sector Performance

NO Category 7d (%) Market Cap
1 NFT Marketplace 646.30% $9.50B
2 Binance Alpha Spotlight 205.40% $9.95B
3 Payment Solutions 37.90% $2.17B
4 Wallets 18.70% $2.82B
5 Bittensor Ecosystem 14.20% $3.90B
6 Tokenized Assets 7.70% $3.09B
7 PolitiFi 7.30% $3.83B
8 Optimism Superchain Ecosystem 7.20% $3.69B
9 Layer 2 (L2) 4.00% $19.37B
10 Analytics 3.30% $2.62B
Sumber: Coingecko (20 Februari 2025)

Dari sisi sektor kripto NFT Marketplace mencatat lonjakan terbesar dengan kenaikan +646,3% dan kapitalisasi pasar mencapai $9,5 miliar. Ini menunjukkan kebangkitan minat terhadap ekosistem NFT, didukung oleh platform seperti Tensor dan kemungkinan perkembangan baru di marketplace NFT besar.

Binance Alpha Spotlight (+205,4%, $9,95 miliar) juga mencatat pertumbuhan luar biasa, yang menunjukkan bahwa proyek-proyek unggulan yang dipromosikan Binance mendapatkan perhatian investor. Payment Solutions (+37,9%, $2,17 miliar) dan Wallets (+18,7%, $2,82 miliar) mencerminkan meningkatnya fokus pada adopsi crypto dalam pembayaran dan infrastruktur dompet digital.

Kategori Bittensor Ecosystem (+14,2%, $3,9 miliar) masih mempertahankan pertumbuhan, menunjukkan bahwa sektor AI tetap relevan. Tokenized Assets (+7,7%, $3,09 miliar) dan PolitiFi (+7,3%, $3,83 miliar) menunjukkan pertumbuhan moderat, dengan PolitiFi kemungkinan terdorong oleh narasi crypto-politik yang berkembang.

Di sisi lain, Optimism Superchain Ecosystem (+7,2%, $3,69 miliar) dan Layer 2 (L2) (+4%, $19,37 miliar) menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan kategori lain, meskipun tetap mencerminkan adopsi teknologi scalability. Analytics (+3,3%, $2,62 miliar) melengkapi daftar dengan pertumbuhan kecil, namun tetap menunjukkan relevansi sektor data dalam ekosistem crypto.

On-Chain Analysis

Heatmap Likuidasi Bitcoin

Sumber: coinglass Date taken: 20 February 2025

BTC Liquidation Heatmap menunjukkan zona likuidasi tinggi di $99,000 – $102,000, yang berpotensi menjadi resistensi kuat jika BTC terus naik. Di sisi lain, area $93,000 – $95,000 menjadi support signifikan, terbukti dari adanya short squeeze yang mendorong harga naik kembali ke atas $96,000. Selama seminggu terakhir, BTC mengalami penurunan hingga $92,000, tetapi berhasil rebound dengan akumulasi di area support.

Jika tekanan beli berlanjut dan BTC mampu menembus $99,000, ada peluang untuk reli lebih tinggi. Namun, jika gagal melewati zona likuidasi besar ini, BTC bisa kembali mengalami tekanan jual dengan kemungkinan retest ke $95,000 atau lebih rendah. Pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada reaksi pasar terhadap zona likuidasi utama ini.

Analysis Daily Volume Crypto Feb 2025 

Pasar crypto menunjukkan tanda-tanda diversifikasi likuiditas, meskipun masih dalam tahap awal. Bitcoin (BTC) tetap dominan dengan volume harian $20.3 miliar, diikuti oleh Ethereum (ETH) sebesar $10.8 miliar. Namun, yang menarik perhatian adalah XRP ($6.1 miliar) dan Solana (SOL) ($5.2 miliar) yang mulai menguat, menunjukkan peningkatan minat investor.

Selain itu, Dogecoin (DOGE) dan token bertema politik seperti TRUMP ($2.6 miliar) juga mencatat volume signifikan. Meskipun demikian, lebih dari setengah dari 50 token teratas masih kesulitan mencapai volume perdagangan harian di atas $200 juta, menunjukkan bahwa dominasi BTC dan ETH masih kuat. Tren ini mengindikasikan adanya potensi peningkatan likuiditas di altcoins, tetapi prosesnya masih bertahap.

Tren Staking ETH Menurun (Q4 2024 – Q1 2025)

Data dari Kaiko menunjukkan bahwa total ETH yang di-stake mengalami penurunan signifikan, dengan outflow sebesar 1.29 juta ETH dalam enam bulan terakhir. Coinbase, sebagai entitas staking ETH terbesar kedua setelah Lido, menjadi salah satu penyumbang utama dari tren ini.

Secara keseluruhan, pangsa pasar staking di bursa mengalami penurunan sebesar 3.8%, dengan total ETH yang di-stake turun dari 34.6 juta menjadi 33.9 juta ETH. Hal ini mencerminkan potensi perubahan strategi staking di kalangan investor, kemungkinan akibat insentif yang lebih rendah atau peningkatan alternatif yield lainnya.

Bitcoin: MVRV Ratio

Sumber: cryptoquant.com

Metrik Market Value to Realized Value (MVRV) digunakan untuk menentukan apakah Bitcoin sedang overvalued atau undervalued. MVRV di atas 3 atau 4 sering dikaitkan dengan market top, sementara MVRV di sekitar 1 menunjukkan bahwa pasar sedang undervalued.

Saat ini, MVRV berada di 2.2, yang berarti Bitcoin berada di median point, belum memasuki fase ekstrem. Selain itu, MVRV band sedang melakukan retest pada 365 SMA, yang berpotensi menjadi support bagi MVRV untuk mengalami bounce. Jika ini terjadi, ada kemungkinan bahwa harga Bitcoin juga akan mengalami kenaikan.

Bitcoin and Gold Price Corelation

Sumber: cryptoquant.com

Grafik ini menampilkan korelasi antara Bitcoin dan Emas dari Maret 2024 hingga Februari 2025. Kedua aset menunjukkan tren kenaikan, dengan Bitcoin mengalami lonjakan signifikan, sementara emas naik lebih stabil.

Korelasi antara keduanya berfluktuasi, dari positif (>0) hingga negatif (<0). Pada pertengahan hingga akhir 2024, korelasi mencapai 0.8, menandakan hubungan yang sangat kuat. Ini memperkuat narasi bahwa Bitcoin bisa berperan sebagai “Gold 2.0”, terutama dalam konteks aset lindung nilai (safe haven).

Token Unlocks Schedule

Altlayer (ALT) – 25 Februari 2025

AltLayer ($ALT) adalah platform rollup-as-a-service yang memungkinkan pengembang meluncurkan rollup blockchain dengan mudah menggunakan teknologi modular dan interoperable. Ekosistemnya mendukung berbagai framework seperti OP Stack dan Arbitrum Orbit untuk meningkatkan skalabilitas.

  • Unlock sebesar 240.80M ALT (~$11.71M), 2.41% dari total supply, atau 9.43% dari market cap.
  • Mayoritas alokasi ke Seed Round (3.47%), Strategic Round (3.47%), dan Foundation (2.43%), yang berpotensi meningkatkan tekanan jual karena adanya vested tokens untuk investor awal.
  • Risiko dampak harga: Tinggi – Unlock ini cukup signifikan dibanding market cap, dengan alokasi besar ke investor awal yang cenderung melakukan profit-taking.

Yield Guild Games (YGG) – 27 Februari 2025

Yield Guild Games ($YGG) adalah gaming guild berbasis blockchain yang berfokus pada play-to-earn dan NFT gaming economy. Proyek ini mendukung pemain dengan menyediakan akses ke aset dalam game berbasis Web3.

  • Unlock sebesar 11.49M YGG (~$2.95M), 1.15% dari total supply, atau 2.79% dari market cap.
  • Mayoritas alokasi ke Founders (2.70%), Series A-1 (2.70%), dan Acquisition Bonus (1.43%), yang mungkin menambah pasokan di market tetapi dengan tekanan jual yang lebih moderat.
  • Risiko dampak harga: Sedang – Unlock relatif kecil dibanding market cap, tetapi tetap dapat menambah pasokan di market dan menekan harga dalam jangka pendek.

Analyst Projection

Sumber: coinmarketcap Date taken: 20 February 2025

Dalam seminggu terakhir, market crypto masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan volatilitas yang cukup tinggi. Market cap global bertahan di sekitar $3.2T, menunjukkan belum adanya pemulihan signifikan pasca koreksi awal Februari. Fear and Greed Index tetap di 40 (Neutral), mencerminkan kondisi pasar yang masih dalam ketidakpastian tanpa dominasi sentimen bullish atau bearish yang kuat.

Sementara itu, Altcoin Season Index turun dari 44 ke 39, mengindikasikan bahwa Bitcoin semakin mendominasi dibanding altcoin, meskipun belum memasuki full Bitcoin season. Indeks CoinMarketCap 100 mengalami kenaikan 1.28%, menandakan adanya sedikit pemulihan di beberapa aset utama meskipun belum merata.

Ke depan, market masih berpotensi mengalami konsolidasi dengan volatilitas tinggi, terutama karena faktor makroekonomi dan potensi akumulasi menjelang halving Bitcoin. Level psikologis $3T masih menjadi support penting, dan jika market cap tetap bertahan di atas $3.2T, ada peluang pemulihan secara bertahap. 

Sektor yang berpotensi mengungguli market dalam beberapa hari ke depan:

  • NFT Marketplace: Jika momentum positif berlanjut, ekosistem NFT bisa mengalami peningkatan volume lebih lanjut.
  • CEX Tokens: Dengan tren airdrop yang meningkat, token exchange bisa terus menarik investor yang mencari insentif tambahan.

AI & Machine Learning: Meskipun mengalami perlambatan minggu ini, sektor ini masih memiliki narrative kuat yang bisa mendapatkan katalis baru.

Baca juga: Tren Bitcoin 24-28 Februari 2025: Kapan TP? By Hotelier By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin: Momen Krusial Menuju Reli Besar Berikutnya

Bitcoin terus menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian pasar. Melansir Newsbtc, harga Bitcoin saat ini telah naik dari $96.000 (Rp 1,56 miliar) menjadi hampir $97.000 (Rp 1,58 miliar).

Angka ini mendekati level psikologis $100.000 (Rp 1,6 miliar). Namun, tantangan tetap ada, membuat analis mempertimbangkan apakah momentum bullish ini bisa bertahan atau akan terjadi koreksi dalam waktu dekat.

Di sisi lain, indikator pasar menunjukkan sinyal campuran. Sebuah analisis dari Onchain Edge, kontributor CryptoQuant, mengungkap bahwa Bitcoin berada di “zona keputusan kritis.”

Indikator Bitcoin

Dua indikator utama, yaitu Taker Buy/Sell Ratio dan MVRV Ratio, menunjukkan bahwa pasar belum mengalami overvaluasi, meskipun ada tanda-tanda kehati-hatian.

MVRV Ratio dan Potensi Kenaikan HargaMVRV Ratio Bitcoin saat ini berada di angka 2,21, atau masih jauh dari level 3,5–4,0 yang sering dikaitkan dengan puncak pasar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hal ini menandakan bahwa valuasi Bitcoin masih memiliki ruang untuk naik lebih tinggi sebelum mencapai level jenuh beli. Selain itu, indikator lain seperti Puell Multiple juga menunjukkan bahwa Bitcoin belum berada dalam kondisi overbought.

Jika tren ini berlanjut dan pembeli kembali menguasai pasar, ada peluang bagi Bitcoin untuk menembus angka enam digit sebelum mengalami koreksi besar.

Sinyal Bearish yang Harus Diwaspadai

Sementara itu, Taker Buy/Sell Ratio Bitcoin berada di level 0,96, sedikit di bawah ambang batas 0,98 yang sering dikaitkan dengan kekuatan bullish.

Secara historis, angka di kisaran ini pernah mendahului koreksi pasar, seperti yang terjadi pada puncak harga Bitcoin di Maret dan November 2021.

Maka dari itu, seandainya Bitcoin gagal menembus resistensi saat ini, ada kemungkinan bahwa pasar akan mengalami koreksi jangka pendek.

Sebaliknya, jika harga tetap bertahan di atas $95.000 (Rp 1,54 miliar) dan terjadi lonjakan aktivitas pembelian, Bitcoin bisa melanjutkan reli menuju level baru yang lebih tinggi.

Artinya, pasar Bitcoin saat ini berada dalam keseimbangan antara optimisme dan potensi risiko koreksi. Sementara beberapa indikator menunjukkan ruang untuk kenaikan lebih lanjut, sinyal bearish juga tidak bisa diabaikan.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan harga Bitcoin akan menentukan apakah reli harga Bitcoin saat ini akan terus berlanjut atau mengalami jeda sebelum kembali naik.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Luncurkan Mainnet, Jual atau Tahan PI?

Pi Network akhirnya meluncurkan mainnet secara terbuka yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan token PI setelah bertahun-tahun berada dalam sistem tertutup.

Coinpedia mengabarkan pada Jumat (21/2/) bahwa langkah ini disambut antusias oleh para “pioneer,” sebutan bagi pemegang Pi, yang kini bisa menggunakan token mereka di luar ekosistem.

Di sisi lain, sejak mulai diperdagangkan, harga Pi mengalami fluktuasi signifikan. Awalnya, token ini melonjak hingga $1,97 (Rp 32 ribu), tetapi kemudian turun ke kisaran $1,33 (Rp 21 ribu).

Beberapa platform seperti OKX, Bitget, dan Bybit mencatat harga berbeda, dengan lonjakan sesaat di Bitget mencapai $3,40 (Rp 55 ribu) sebelum kembali anjlok.

Keunikan Pi Network

Berbeda dengan Bitcoin yang membutuhkan perangkat keras canggih untuk menambang, Pi Network memungkinkan pengguna menambang langsung dari ponsel mereka.

Kemudahan ini membuat Pi memiliki jutaan pengguna bahkan sebelum mainnet diluncurkan. Selain itu, ekosistem Pi telah berkembang dengan lebih dari 100 aplikasi berbasis blockchain dalam berbagai sektor seperti DeFi dan gaming.

Berkat keunikannya tersebut, beberapa bursa besar seperti OKX, HTX, Bybit, MEXC, Gate.io, BitMart, dan Bitget telah mendaftarkan Pi, tetapi Binance masih ragu.

Ilustrasi Pi Network.
Ilustrasi Pi Network.

Binance bahkan mengadakan polling hingga 27 Februari untuk melihat apakah pengguna menginginkan Pi masuk ke platform mereka. Sementara itu, Coinbase, Kraken, dan Upbit belum memberikan komentar mengenai Pi.

Haruskah Jual atau Tahan Pi?

Meskipun peluncuran mainnet terbuka adalah pencapaian besar, harga Pi masih sulit diprediksi.

Banyak pioneer telah menyimpan token mereka selama bertahun-tahun, dan jika mereka mulai menjual dalam jumlah besar, harga bisa turun lebih jauh.

Namun, jika Binance dan bursa besar lainnya akhirnya mencantumkan Pi, permintaan dapat meningkat dan harga berpotensi naik. Bagi pemegang Pi, keputusan menjual atau menahan bergantung pada strategi investasi masing-masing.

Jika yakin dengan masa depan ekosistem Pi, menahan mungkin menjadi pilihan terbaik. Namun, jika ingin mengambil keuntungan dari lonjakan harga awal, menjual sebagian bisa menjadi opsi.

Peluncuran mainnet Pi Network menandai era baru bagi token ini. Meskipun masih ada ketidakpastian, adopsi lebih luas dan potensi listing di bursa besar bisa menjadi faktor utama dalam menentukan pergerakan harga ke depan.

Pemegang Pi harus bijak dalam mengambil keputusan berdasarkan pergerakan pasar dan potensi jangka panjangnya.Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com