Tag Archives: featured

Tokocrypto Market Signal 26 Oktober 2022: Kripto Kompak Hijau

Investor kripto cukup bergembira dengan pergerakan market pada Rabu (26/10) pagi. Sejumlah kripto tampak kompak masuk ke zona hijau, bahkan Bitcoin sukses kembali menembus level psikologinya di US$ 20.000. Apa yang menyebabkan kenaikan kali ini?

Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) melonjak 4,66% ke US$ 20.212 per keping, dan naik 4,90% selama seminggu terakhir.

Sementara, Ethereum (ETH) lebih perkasa ikut naik sebesar 10,61% ke US$ 1.482 di waktu yang sama dan bangkit 13,73% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, Cardano (ADA) dan Solana (SOL) menjadi primadona di kategori big cap karena sukses terbang lebih dari 10% di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang berusaha kembali bangkit. Rebound hari ini membuat harga Bitcoin mencapai US$ 20.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu, Ethereum sempat naik di atas US$ 1.500 untuk pertama kalinya pasca The Merge.

“Apa yang menyebabkan semua hijau di market kripto saat ini? Ada tren makroekonomi yang stabil, dengan pasar saham juga naik hari ini, karena berbagai perusahaan teknologi besar melaporkan pendapatan mereka. Sehingga baik, Bitcoin dan Ethereum mendapatkan momentum karena Wall Street mengumpulkan beberapa sesi yang kuat,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Situasi Makroekonomi

Menurut Afid, investor menyambut baik hasil pelaporan keuangan perusahaan raksasa teknologi Selasa (26/10) kemarin dan ikut menerbangkan nilai-nilai sahamnya. Biasanya, investor selalu mengacu terhadap kinerja saham-saham teknologi lantaran dianggap sebagai tolok ukur selera risiko investor secara umum.

Selain itu, situasi ekonomi menunjukkan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut dan itu membantu investor yakin The Fed akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menurunkan kecepatan pengetatan suku bunga acuan mereka setelah pertemuan FOMC minggu depan.

Di samping itu, investor juga memanfaatkan pelemahan nilai indeks Dolar AS (DXY) pada pukul 08.00 WIB berada di 111,10 atau melorot 0,89% dibanding waktu yang sama sehari sebelumnya. Selama ini, DXY dan performa market aset kripto punya korelasi yang negatif.

Sinyal bullish lainnya adalah jumlah Bitcoin yang disimpan di exchange terus menyusut. Terbaru penarikan terbesar terjadi di exchange, Coinbase dengan total 48.000 BTC, hanya dalam waktu sepekan. 

Lonjakan outflow Bitcoin dari exchange biasanya menunjukkan sinyal bullish karena para trader diasumsikan tidak akan menjual kepemilikan mereka. Sebaliknya, jika yang melonjak adalah inflow ke exchange, pasar mendapatkan sinyal bearish karena trader biasanya akan melakukan aksi jual.

Saat ini, Bitcoin masih cukup solid untuk menahan usaha naik. Pergerakan harga Bitcoin kembali berada di 20-day EMA sebagai dinamis resistance pada level US$ 20.138. Level $20.473 menjadi target naik selanjutnya apabila pergerakan harga Bitcoin berhasil breakout tahanan terdekatnya.

Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Oktober ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Aptos (APT)

Analisis teknikal Aptos (APT).

Salah satu aset kripto terbaru, Aptos (APT) telah menarik banyak perhatian di market. Meski saat ini, terpantau nilainya sedang turun, ada kemungkinan bisa terjadi peningkatan.

Aptos (APT) diproyeksikan bullish karena ada kemungkinan terjadi short-position dari trader yang mulai mengakumulasi kripto tersebut. Saat ini menurut Wu Blockchain melaporkan pada 23 Oktober, bahwa perpetual contract funding rate token Aptos negatif di seluruh bursa utama seperti Binance, OKX, Bybit dan FTX. 

Tingkat negatif menunjukkan pandangan bearish, prediksi pendek Aptos yang menumpuk akan menyebabkan tekanan pendek dan pukulan ke atas untuk harga APT. Sebelumnya, APT melihat peningkatan harga yang tajam, kemudian ada tekanan jual setelah rilis airdrop yang tidak terduga, mengakibatkan pembukaan posisi sell.

Analisis teknikal gerak APT akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga APT bisa sampai sebesar 19% dengan level US$ 10,5 dari harga US$ 8,90.

Peringkat APT di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #48, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.129.132.429. Jumlah koin yang beredar 130.000.000 koin APT dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Interpol Luncurkan Polisi Metaverse Global Pertama

2. Chainlink (LINK)

Analisis teknikal Chainlink (LINK).

Selanjurtnya, aset kripto potensi bullish pekan ini adalah Chainlink (LINK). Sentimen positif datang dari pengumuman Chainlink di akun official Twitter yang mengatakan layanan mereka telah diadopsi di lima blockchain utama, termasuk 10 teratas. Blockchain ini termasuk Ethereum, BNB Chain dan Polygon, serta Avalanche dan Arbitrum.

Sementara itu juga diketahui saat ini jumlah whale wallets telah mencapai 459, di mana setiap alamat memiliki setidaknya 100.000 LINK, setara dengan hampir US$ 700.000. Total pemegang kripto menengah hingga besar telah menginvestasikan US$ 312,7 juta untuk membeli 47,31 juta LINK.

Analisis teknikal gerak LINK sedang perlahan naik. Namun, sepertinya akan terjadi koreksi dahulu, sebelum bull. kenaikan harga LINK bisa sampai sebesar 9% dengan level US$ 7,3 dari harga US$ 6,72.

Peringkat LINK di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #21, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 3.473.491.608. Pasokan yang beredar 491.599.970 koin LINK dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin LINK.

3. Cardano (ADA)

Analisis teknikal Cardano (ADA).

Cardano (ADA) masuk dalam daftar aset kripto bullish di market pekan ini akibat efek dari kabar bahwa pendiri FTX, Sam Bankman-Fried, telah mengisyaratkan bahwa exchange yang dipimpinnya akan segera mendaftarkan ADA Cardano untuk perdagangan spot dalam tiga bulan ke depan.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,38. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,37 hingga US$ 0,38 atau naik 7% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 13.599.994.152. Jumlah koin yang beredar 34.310.382.270 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

4. Klaytn (KLAY)

Analisis teknikal Klaytn (KLAY).

Klaytn adalah blockchain publik yang berfokus pada metaverse, GameFi, dan ekonomi kreatif. Sementara. KLAY adalah aset kripto yang digunakan di jaringan Klaytn.

Harga Klaytn telah turun 3% dalam 24 jam terakhir. Namun, kemungkinan besar akan ada kenaikan yang disebabkan oleh sentimen usulan proposal tata kelola yang baru untuk mengurangi reward bloknya.

Menurut pernyataan resmi Klay, pembaruan Q3 yang diajukan ke Dewan Tata Kelola Klaytn (GC) berupaya mengoptimalkan tingkat penerbitan token KLAY melalui proposal tata kelola yang menurunkan hadiah blok sebesar.

Meski proposal belum disetujui, kenaikan harga merupakan pertanda baik penerimaan dan bullish oleh masyarakat. Ini juga merupakan angin segar untuk token, mengingat telah jatuh lebih dari 97% dari tertinggi sepanjang masa di US$ 4,40 pada 09 Oktober 2021.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga KLAY akan sedikit koreksi, kemudian bergerak naik menuju harga sekitar US$ 0,20 hingga US$ 0,22 atau naik 13% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat KLAY di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #68, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 600.430.960. Pasokan yang beredar 3.084.270.223 koin KLAY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Warner Bros Jual NFT Lord of the Rings Edisi Terbatas, Berapa Harganya?

5. Render Token (RNDR)

Analisis teknikal Render Token (RNDR).

Render Network adalah penyedia solusi rendering berbasis GPU terdesentralisasi untuk metaverse. Sementara, RNDR adalah token utilitas asli yang dirancang sebagai mata uang pembayaran untuk layanan yang ditawarkan oleh Render Network, seperti pembuatan animasi, grafik gerak, dan rendering VFX.

Pada pekan ini, RNDR memiliki potensi bullish. RNDR mendapat peringkat yang bullish dari Investors Observer. Kripto naik 16,35% menjadi US$ 0,5258023464, sementara pasar yang lebih luas naik 1,61%.

Peringkat RNDR di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #167, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 135.213.001. Pasokan yang beredar 253.798.860 koin RNDR dan maksimal pasokan 536.870.912 RNDR.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. QuickSwap (QUICK)

Analisis teknikal QuickSwap (QUICK).

QuickSwap (QUICK) membuka daftar kripto potensi bearish di market pekan ini. Kabar buruk dari exchange terdesentralisasi, QuickSwap akan menutup lending pool setelah Market XYZ dieksploitasi dalam serangan flash loan. Akibat kasus ini terjadi kerugian US$ 200.000 yang dialami QuickSwap.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga QUICK masih akan konsolidasi, sebelum alami penurunan. harga bisa turun mencapai sekitar US$ 61,80 hingga US$ 62,22 atau turun 13% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat QUICK di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #585, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 20.373.886. Pasokan yang beredar 327.100 koin QUICK dan maksimal pasokan 1.000.000 QUICK.

2. FTX Token (FTT)

Analisis teknikal FTX Token (FTT).

FTX Token (FTT) juga potensi bearish pekan ini karena sentimen negatif kasus peretasan yang terjadi pada 21 Oktober lalu. Pengguna exchange kripto, FTX telah kehilangan jutaan dolar AS karena eksploitasi phishing menggunakan versi palsu dari situs web milik platform perdagangan, 3Commas. Namun, FTX telah berjanji untuk membuat akun penggunanya utuh kembali.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga FTT juga masih akan konsolidasi, sebelum alami penurunan. harga FTT bisa turun mencapai sekitar US$ 23,65 hingga US$ 23,82 atau turun 9% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat FTT di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #24, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 3.209.172.964. Pasokan yang beredar 133.261.305 koin FTT dan maksimal pasokan 352.170.015 FTT.

3. Axie Infinity (AXS)

Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

Axie Infinity (AXS) masuk dalam daftar kripto potensi bearish pekan ini. Kabar nilai AXS tenggelam setelah jumlah pemain game Axie Infinity menyusut signifikan dalam sebulan belakangan. 

Selain itu, investor AXS menduga bahwa sebanyak 21,5 juta token AXS yang saat ini memasuki vesting period akan segera dibuang pemiliknya setelah periode tersebut berakhir Senin (24/10) lalu. Axie mendistribusikan hampir 21,543 juta token untuk investor dan penasihat awal. 

Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan AXS dalam sudah masuk fase bearish. ini dapat mencoba menarik harga token kembali lebih rendah. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 8,77 atau turun 25% dari US $ 9,00.

Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #58, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 855.894.579. Pasokan yang beredar 94.865.286 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Investasi Kripto Jangan Kaya Halloween

4. MobileCoin (MOB)

Analisis teknikal MobileCoin (MOB).

MobileCoin (MOB) juga berpotensi bearish selama beberapa waktu ke depan. Dari segi analisis teknikalnya, MOB akan terus mengalami penurunan hingga 7% dari harga US$ 0,86 ke US$ 0,76.

Peringkat MOB di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #312, dengan kapitalisasi pasar US$ 64.289.511. Pasokan yang beredar 74.218.324 koin MOB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. NULS (NULS)

Analisis teknikal NULS (NULS).

Kripto NULS ada kemungkinan potensi bearish dalam pekan ini. Pola grafk NULS sudah membentuk reverse cup and handle yang berisiko mengalami pergerakan bearish. Dari segi analisis teknikalnya, NULS akan terus mengalami penurunan hingga 10% dari harga US$ 0,2537 ke US$ 0,2498.

Peringkat NULS di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #518, dengan kapitalisasi pasar US$ 25.436.967. Pasokan yang beredar 99.620.739 koin NULS dan maksimal pasokan 210.000.000 koin NULS.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Interpol Luncurkan Polisi Metaverse Global Pertama

Interpol, organisasi kepolisian global meluncurkan aparat keamanan metaverse pertama yang dirancang khusus untuk penegakan hukum di seluruh dunia. Pengumuman ini dikeluarkan saat gelaran 90th INTERPOL General Assembly di New Delhi, India beberapa waktu lalu.

Polisi metaverse akan beroperasi penuh dan memungkinkan pengguna terdaftar untuk mengunjungi markas virtual Sekretariat Jenderal Interpol di Lyon, Prancis, tanpa batas geografis atau fisik. Aparat keamanan virtual ini termasuk dalam program Interpol Secure Cloud memastikan netralitasnya.

Pengguna metaverse juga berinteraksi dengan petugas lain melalui avatar mereka, dan bahkan mengikuti kursus pelatihan mendalam dalam penyelidikan forensik dan kemampuan kepolisian lainnya.

“Bagi banyak orang, Metaverse tampaknya menandai masa depan yang abstrak, tetapi masalah yang diangkatnya adalah hal-hal yang selalu memotivasi Interpol – mendukung negara-negara anggota kami untuk memerangi kejahatan dan membuat dunia, virtual atau tidak, lebih aman bagi mereka yang menghuninya,” kata Sekretaris Jenderal Interpol, Jürgen Stock.

“Kita mungkin memasuki dunia baru, tetapi komitmen kita tetap sama,” tambah Sekjen.

Interpol luncurkan polisi metaverse global pertama. Foto: Interpol.
Interpol luncurkan polisi metaverse global pertama. Foto: Interpol.

Baca juga: Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

Bentuk Tim Ahli

Interpol juga mengumumkan pembentukan tim ahli atau Expert Group di metaverse untuk mewakili keprihatinan penegakan hukum di panggung global dan memastikan dunia virtual baru ini punya desain yang aman.

Laporan Tren Kejahatan Global Interpol yang baru dirilis, tindakan kriminal semakin meningkat secara online seiring dengan tingginya kecepatan digitalisasi. Jika batas-batas dunia fisik bergerak lebih jauh ke dunia digital –dan tampaknya tanpa batas–,bagaimana penegakan hukum dapat terus melindungi masyarakat dan menjamin supremasi hukum?

Penjahat sudah mulai mengeksploitasi Metaverse. World Economic Forum (WEF) yang telah bermitra dengan Interpol, Meta, Microsoft, dan lainnya dalam inisiatif untuk mendefinisikan dan mengatur metaverse, telah memperingatkan bahwa penipuan rekayasa sosial, ekstremisme kekerasan, dan informasi yang salah dapat menjadi tantangan khusus.

Tantangan Kejahatan

Interpol luncurkan polisi metaverse global pertama. Foto: Interpol.
Interpol luncurkan polisi metaverse global pertama. Foto: Interpol.

Baca juga: Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

Seiring bertambahnya jumlah pengguna metaverse dan teknologi yang semakin berkembang, daftar kemungkinan kejahatan hanya akan berkembang hingga berpotensi mencakup kejahatan terhadap anak-anak, pencurian data, pencucian uang, penipuan keuangan, pemalsuan, ransomware, phishing, serta penyerangan dan pelecehan seksual.

Bagi penegakan hukum, beberapa ancaman tersebut cenderung menghadirkan tantangan yang signifikan, karena tidak semua tindakan yang dikriminalisasi di dunia fisik dianggap kejahatan bila dilakukan di dunia maya.

“Dengan mengidentifikasi risiko ini sejak awal, kami dapat bekerja dengan pemangku kepentingan untuk membentuk kerangka kerja tata kelola yang diperlukan dan memotong pasar kriminal di masa depan sebelum mereka sepenuhnya terbentuk,” kata Madan Oberoi, Direktur Eksekutif Teknologi dan Inovasi Interpol.

“Hanya dengan melakukan percakapan ini sekarang, kita dapat membangun respons yang efektif.”



Sumber : news.tokocrypto.com

Trader: Bulls BTC Perlu Tunggu Setahun Capai Harga US$ 100.000

Bitcoin (BTC) diyakini akan mencapai harga US$ 100.000 pada tahun 2023 mendatang, tetapi pasar bearish yang memecahkan rekor akan menyusul, menurut kepercayaan seorang trader populer.

Dalam diskusi Twitter pada 22 Oktober lalu, Credible Crypto mendukung teori bahwa separuh Bitcoin berikutnya juga akan melihat posisi terendah mencapai US$ 10.000.

Sementara, untuk BTC mencapai bulls hanya perlu menunggu setahun untuk meraih harga US$ 100.000. Dengan pemahaman banyak analisis yang menyerukan Q4 2022 dicocokkan dengan situasi akhir dari bear market Bitcoin 2018, hanya sedikit yang berminat untuk berpendapat perubahan tren.

Baca juga: 48.000 BTC Ditarik dari Exchange Kripto Harap Terjadi Lonjakan Harga

All-time High (ATH) Bitcoin

Dikutip Cointelegraph, prediksi yang berani dari pencipta LookIntoBitcoin, Philip Swift, baru-baru ini memandang bear market saat ini hanya beberapa bulan untuk hidup, sebagian besar terus menargetkan posisi terendah baru.

Namun, untuk Credible Crypto, wilayah yang sangat menarik terletak lebih jauh di depan, tetapi 2023 akan menjadi titik balik utama.

Setelah menetapkan all-time high (ATH) baru setidaknya US$ 100.000, BTC/USD akan turun dari “blow-off top” dengan cara yang belum pernah terlihat sebelumnya, ia percaya.

Harga Bitcoin Bisa Gagal Menjadi US$13 Ribu, Ini Syaratnya
Illustrasi Bitcoin.

Baca juga: Percaya Kripto, Tesla Masih Pegang Bitcoin Senilai Rp 3,3 Triliun

Bear market berikutnya akan turun bahkan lebih rendah dari US$ 17.600 pada tahun ini, memberi pembeli kesempatan untuk memasuki pasar serendah US$ 10.000 hingga akhir tahun 2025.

“Setuju, mungkin pada tahun 2025 menurut saya,” Credible Crypto menjawab prediksi asli yang diajukan oleh rekan trader dan analis, Mr. Parabullic.

“Pertama, ATH baru pada tahun 2023- ledakan gelombang ke-5 teratas di atas US$ 100 ribu, diikuti oleh pasar bearish terbesar yang pernah kita lihat yang lebih buruk daripada yang sekarang dalam waktu dan harga membawa kita ke 10-US$ 14.000 yang dimiliki semua orang. menunggu sekarang.”





Sumber : news.tokocrypto.com

Pencarian Web3 Tumbuh Pesat Kalahkan Bitcoin di Google

Masyarakat global telah mulai mengalihkan minatnya dari Bitcoin (BTC) ke Web3, menurut tren pencarian Google. Data ini menerangkan bahwa Web3 sedang tumbuh pesat.

Dikutip Cointelegraph, untuk mengikuti inovasi selama satu dekade terakhir, mulai dari aplikasi berbasis blockchain hingga NFT, investor dan penggemar kripto mengandalkan pencarian web untuk melihat perkembangannya.

Baru-baru ini, pencarian untuk istilah “Bitcoin dead” mencapai titik tertinggi sepanjang masa, karena kecemasan puncak di antara investor di tengah aksi jual yang sedang berlangsung pada saat itu.

Sebagai hasil dari bear market yang berkepanjangan, pencarian Google global untuk Bitcoin telah mencapai titik terendah dalam lebih dari setahun. Di sisi lain, pencarian Google untuk Web3 telah meningkat dan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa dalam hal popularitas puncak pada tahun 2022.

Minat Web3

Data Google Trends perlihatkan pencarian Web3 kalahkan Bitcoin.
Data Google Trends perlihatkan pencarian Web3 kalahkan Bitcoin. Foto: Google Trends.

Baca juga: Warner Bros Jual NFT Lord of the Rings Edisi Terbatas, Berapa Harganya?

Data Google Trends, minat pada Web3 mencapai 72, sedangkan untuk Bitcoin, jumlahnya turun menjadi 27, terjadi perbedaan tiga kali lipat berdasarkan kinerja puncak.

Melihat lebih dekat menunjukkan bahwa minat terhadap Bitcoin (berdasarkan pencarian Google) paling kuat di El Salvador, didukung oleh komunitas yang tinggal di Nigeria dan Belanda. Namun, China mengambil tempat nomor satu dalam pencarian tentang Web3.

Menariknya, Nigeria ada dalam daftar tiga negara teratas untuk pencarian Google Web3 dan Bitcoin. Mendukung kepentingan lokal, pemerintah Nigeria baru-baru ini melakukan pembicaraan tahap awal untuk zona ekonomi ramah kripto dengan pertukaran kripto, Binance.

Google dan Ethereum

Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Bloomberg.
Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Bloomberg.

Baca juga: 48.000 BTC Ditarik dari Exchange Kripto Harap Terjadi Lonjakan Harga

Pada 11 Oktober lalu, Google menambahkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menemukan detail tentang alamat wallet Ethereum. Pengguna Google bisa melihat saldo di dalam wallet ETH mereka.

Penelitian lebih lanjut dari Cointelegraph mengkonfirmasi bahwa fitur tersebut hadir dengan fungsionalitas terbatas karena Google belum dapat menarik detail dompet dari banyak wallet.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

Market aset kripto di Indonesia terus mengalami pertumbuhan dari sisi jumlah investor, meski terjadi crypto winter. Pertumbuhan ini menjadi pendorong untuk Indonesia masuk jajaran teratas market kripto global.

Bappebti mencatat jumlah investor kripto terdaftar hingga September 2022 mencapai 16,3 juta pelanggan dengan rata-rata peningkatan jumlah pelanggan terdaftar sekitar 692 ribu setiap bulannya. Bandingkan, investor pasar modal per 29 September 2022 sudah mencapai 9,76 juta orang.

Sementara, nilai transaksi perdagangan kripto di Indonesia, pada Januari-September 2022 tercatat Rp 266,9 triliun atau turun 57,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021.

Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Wamendag: Blockchain dan Kripto Ubah Pola Regulasi Ekonomi

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, melihat market kripto dalam negeri masih punya kesempatan yang besar untuk terus tumbuh. Menurutnya, saat ini semakin banyak individu yang tertarik untuk berinvestasi di ruang kripto dan blockchain, meskipun mereka kurang familiar dengan aset digital.

“Pertumbuhan jumlah investor kripto dalam negeri terus meningkat, walau market sedang lesu. Artinya banyak individu yang mulai tertarik dengan dunia investasi kripto dan blockchain. Tapi analisa kami, mereka masih banyak yang sepenuhnya paham soal aset digital ini, maka diperlukan program edukasi yang berkelanjutan,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Masuk Jajaran Market Kripto Global

Mengutip laporan Toluna, Manda menjelaskan Indonesia diproyeksikan masuk dalam jajaran market kripto teratas global dalam 6 bulan ke depan. Indonesia yang digolongkan sebagai negara berkembang punya sentimen positif terhadap aset kripto, dibanding negara maju.

Laporan Toluna sebut Indonesia diproyeksikan Masuk jajaran market kripto teratas global. Foto: Toluna.
Laporan Toluna sebut Indonesia diproyeksikan Masuk jajaran market kripto teratas global. Foto: Toluna.

Baca juga: Kenal Blockchain Aptos, Pesaing Kuat Solana dari Mantan Karyawan Meta

“Dalam laporan itu Indonesia disebutkan akan lebih kuat untuk mengembangkan industri kripto. Pasalnya, orang-orang di pasar negara berkembang, seperti Indonesia terus memiliki sentimen yang lebih optimis mengenai kripto. Di sisi lain, opini terhadap kripto lebih skeptis di negara maju,” jelasnya.

Negara-negara yang diproyeksikan mengalami market kripto yang tinggi bersama Indonesia adalah Thailand, UEA, India, Filipina, dan Brasil. Laporan Toluna juga menyebutkan di negara-negara tersebut rata-rata memilih kripto sebagai jenis investasi paling dikenal kedua setelah saham.

“Riset ini diharapkan dapat memberi awal yang baik dalam memahami masa depan kripto dan bagaimana pelaku usaha di industri ini dapat memainkan peran yang relevan dalam lanskap digital yang terus berubah ini,” pungkas Manda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tengah membentuk ekosistem lembaga yang terlibat dalam perdagangan fisik aset kripto. Selain Bursa Berjangka, ada lembaga Kliring dan Pengelola Aset Kripto. Lembaga-lembaga itu sedang dalam tahap pendaftaran dan penilaian perizinan.

Tokocrypto menyambut baik pembentukan ekosistem kelembagaan aset kripto di Indonesia. Kliring menjadi salah satu lembaga yang krusial untuk membantu pertumbuhan industri investasi aset kripto.

“Kami menyambut baik langkah Bappebti yang terus menguatkan ekosistem industri aset kripto di Indonesia. Kehadiran tiga lembaga utama, mulai dari Bursa Berjangka, Kliring, dan Kustodian akan akan sangat menguntungkan konsumen atau nasabah,” kata Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto.

Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.
Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto sebut Tokocrypto dukung pembentukan ekosistem kripto. Foto; Tokocrypto.

Baca juga: Investor Kripto RI Capai 16,3 Juta Pelanggan Kalahkan Pasar Modal

Endi menjelaskan adanya Kliring akan mempermudah, melindungi, dan meningkatkan pelayanan serta kenyamanan kepada para investor yang akan bertransaksi aset kripto. Lembaga Kliring bisa melakukan pengecekan atas transaksi kripto untuk meningkatkan perlindungan terhadap investor. 

“Nantinya setiap dana investor yang hendak masuk ke wallet exchanger, akan melalui proses verifikasi dan proses double check terlebih dahulu oleh lembaga Kliring. Dengan begitu, dana investor akan aman. Karena ada penjamin penyelesaian transaksi,” terangnya.

Keuntungan Lembaga Kliring

Dengan kata lain fungsi penjaminan bertujuan memberi kepastian terselenggaranya transaksi perdagangan aset kripto oleh exchanger yang sudah memenuhi kewajibannya, kepastian waktu penyelesaian, penurunan frekuensi kegagalan penyelesaian transaksi, dan pada akhirnya meningkatkan kepercayaan investor untuk bertransaksi di market.

“Harapannya dengan adanya lembaga Kliring ini, masyarakat bisa lebih percaya dan yakin untuk memulai investasi aset kripto, sehingga pertumbuhan yang sedang berjalan ini bisa kontinuitas,” tutur Endi.

Di samping itu, bisa juga menghapus stigma keamanan yang rentan dalam transaksi perdagangan aset kripto. Investasi bodong pun bisa ditekan dengan adanya lembaga penjamin ini.

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto dukung pembentukan ekosistem kripto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Percaya Kripto, Tesla Masih Pegang Bitcoin Senilai Rp 3,3 Triliun

Sebelumnya, adanya lembaga Kli ring resmi yang dibentuk oleh Bappebti. Tokocrypto telah menjalin kolaborasi dengan Indonesia Clearing House (ICH), lembaga kliring resmi untuk pelaporan dan pendaftaran aset kripto yang diperdagangkan ataupun disimpan oleh pedagang aset kripto.

Tokocrypto dan Kliring

Integrasi Tokocrypto dengan Lembaga Kliring ICH merupakan sebuah langkah konkrit yang dilakukan untuk membangun ekosistem perdagangan aset kripto yang lebih terkontrol dan terawasi dengan baik sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan kepada investor untuk bertransaksi di Indonesia.

ICH menjalankan fungsi sebagai penjaminan dan penyelesaian transaksi serta sentra manajemen risiko atas transaksi yang terjadi di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sejak 2009. Di mana di Indonesia, aset kripto sendiri termasuk dalam kategori aset finansial komoditas dan Lembaga kliring ICH sudah menjalankan operasional perdagangan komoditas serta sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001.



Sumber : news.tokocrypto.com

Percaya Kripto, Tesla Masih Pegang Bitcoin Senilai Rp 3,3 Triliun

Tesla dan CEO-nya Elon Musk memiliki love-hate relationship dengan Bitcoin (BTC). Meski begitu, keduanya tetap percaya pada masa depan kripto dan blockchain.

Dilaporkan WatcherGuru, Musk memang memutuskan untuk mengurangi kepemilikan BTC Tesla selama beberapa bulan terakhir. Meskipun demikian, produsen mobil listrik terus memegang Bitcoin senilai US$ 218 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun.

Tesla baru saja merilis laporan pendapatan Q3 dan mencatat bagaimana perusahaan tidak menambah atau menjual kepemilikan Bitcoin sejak kuartal terakhir.

Ilustrasi Elon Musk dan Bitcoin.
Ilustrasi Elon Musk dan Bitcoin.

Baca juga: Tesla Cuan US$272 Juta dari Penjualan 10% Aset Bitcoin

Tesla Hold Bitcoin

Perlu dicatat, Tesla sebelumnya telah menjual 75 persen kepemilikan Bitcoin pada bulan Juni lalu. Itu kira-kira senilai US$ 936 juta dan setelah itu, perusahaan tersebut memiliki US$ 222 juta dalam BTC pada akhir Juni.

Pada saat kabar itu keluar, pawai BTC menuju US$ 24.000 terhenti setelah berita utama media mengumumkan bahwa Tesla telah menjual 75% dari posisi BTC-nya. Ditelusuri dari data pendapatan Q2 Tesla, menunjukkan bahwa perusahaan mobil listrik itu telah menjual 75% kepemilikan Bitcoinnya untuk mendapatkan uang tunai sebesar US$ 963 juta ke neraca.

Tak lama setelah berita Tesla tersiar, harga Bitcoin mundur dari tertinggi hariannya di US$ 24.280 menjadi US$ 22.900, sebelum stabil di sekitar US$ 23.500. Dan pada saat artikel ini ditulis harga Bitcoin duduk di US$ 19.082.

Ilustrasi aset kripto.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Baca juga: Tesla Jual Pluit Rp 800 Ribu Harus Bayar Pakai Dogecoin

Bitcoin Berjuang Lampaui US$ 20.000

Aset kripto terbesar di dunia tampaknya terjebak pada nilai US$ 19.000 untuk beberapa waktu sekarang. Sementara, prediksi tentang aset yang mencapai US$ 21.000 terus bergulir, BTC tampaknya nyaman pada levelnya saat ini.

Selama artikel ditulis, koin raja diperdagangkan seharga US$ 19.179,30, tanpa perubahan harga besar selama beberapa jam terakhir. Sebelumnya hari ini, BTC mengalami penurunan yang cukup besar dari level tertinggi US$ 19.299,34 ke level terendah US$ 18.971,46.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Market: Investor Ragu Bikin Pasar Kripto Lesu

Menjelang akhir pekan, performa market kripto terus tertunduk lesu. Pergerakan sejumlah aset kripto teratas bahkan masih betah berada di zona merah dalam tiga hari terakhir. Kenapa bisa begitu?

Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap anjlok ke zona merah pada perdagangan Jumat (21/10) pukul 13.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 19.056, turun 0,37% dalam 24 jam terakhir dan anjlok 3,68% sepekan terakhir.

Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut tenggelam minus 0,18% ke US$ 1.288 sehari terakhir. XRP, Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Polygon (MATIC) turun lebih dari 3%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan sepekan terakhir market kripto memang tampak belum mampu reli panjang, sehingga lesu sepanjang pekan ini. Market masih berada di fase konsolidasi lantaran investor belum bersikap all out.

“Investor masih wait and see, sehingga menimbulkan keraguan. Ekspektasi atas kenaikan suku bunga acuan The Fed yang kencang terus membayangi. Terlebih rapat The Fed akan berlangsung dua pekan lagi, ini yang membuat investor berpikir ulang sebelum beraksi di pasar kripto,” kata Afid.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Investor Kripto RI Capai 16,3 Juta Pelanggan Kalahkan Pasar Modal

Tekanan Suku Bunga

Banyak investor cemas potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 75 basis poin di bulan depan. Pasalnya, inflasi tahunan AS September masih bertengger di 8,2%, jauh dari target inflasi The Fed yakni 2%. Bahkan ada kabar bahwa The Fed membuka peluang untuk mengerek suku bunga acuan hingga menuju lebih dari 4% di akhir tahun.

Sikap investor saat ini sepertinya kembali melirik Bitcoin dibanding altcoin, jika diukur dari persentase penguatannya. Bitcoin Dominance kembali ke level 40%.

Dari analisis teknikal, Bitcoin melanjutkan laju penurunan setelah kandil harian ditutup merah dengan penurunan sebesar 1,05%. Penutupan kandil tersebut sekaligus menjadi konfirmasi terhadap breakdown 20-day exponential moving average (EMA).

Pergerakan harga Bitcoin sedang retest di level support-nya US$ 18.920. Jika terus breakdown, penurunan diperkirakan akan berlanjut hingga menyentuh titik support di level US$ 18.510.

Ilustrasi Axie Infinity (AXS).
Ilustrasi Axie Infinity (AXS).

Baca juga: Korea Selatan Pakai ID Digital Blockchain untuk Ganti KTP Fisik

Axie Infinity Tertekan

Altcoin yang sedang alami penurunan yang signifikan dan masuk fase bearish adalah Axie Infinity (AXS) yang nilainya anjlok 8,84% dalam sehari terakhir. Nilai AXS tenggelam setelah jumlah pemain game Axie Infinity menyusut signifikan dalam sebulan belakangan. 

Selain itu, investor AXS menduga bahwa sebanyak 21,5 juta token AXS yang saat ini memasuki vesting period akan segera dibuang pemiliknya setelah periode tersebut berakhir Senin (24/10) mendatang. 

Vesting period adalah sebuah jangka waktu tertentu di mana pemilik token wajib menyimpan tokennya sebelum bisa menjual atau mentransaksikannya. Alasan di balik proses ini adalah agar melindungi investor awal dari fluktuasi harga yang besar dan menghindari skema “pump and dump”.



Sumber : news.tokocrypto.com

Warner Bros Jual NFT Lord of the Rings Edisi Terbatas, Berapa Harganya?

Warner Bros Home Entertainment bekerja sama dengan perusahaan blockchain, Eluvio, meluncurkan koleksi NFT dari film “The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring.” Koleksi aset digital ini akan tersedia dalam dua edisi dan salah satunya punya stok terbatas.

Warner Bros menjadi studio besar pertama yang merilis film sebagai NFT, yang merupakan pengidentifikasi unik yang memverifikasi kepemilikan konten digital. Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk masuk ke dunia Web3.

NFT “The Lord of the Rings : The Fellowship of the Ring” adalah yang pertama tersedia di “WB Movieverse,” pasar baru yang di masa depan akan menyertakan judul lain dari studio. WB dan Eluvio mencetak 999 eksemplar Epic Edition, dengan masing-masing harga US$ 100 atau sekitar Rp 1,5 juta, dan 10.000 Mystery Edition seharga US$ 30 atau sekitar Rp 468 ribu.

Warner Bros rilis NFT Lord of the Rings edisi terbatas. Foto: Warner Bros.
Warner Bros rilis NFT Lord of the Rings edisi terbatas. Foto: Warner Bros.

Baca juga: NFT Tamadoge Raih Penjualan Tertinggi di OpenSea, Berapa Harganya?

Utilitas NFT Lord of the Rings

Kedua koleksi memungkinkan pembeli untuk menonton versi film Extended Version dengan durasi 3 jam 48 menit dalam 4K UHD, bersama dengan akses ke lebih dari delapan jam fitur khusus, ratusan gambar, dan koleksi AR tersembunyi.

Sementara, Epic Edition mencakup menu navigasi untuk tiga lokasi film, seperti The Shire, Rivendell, Mines of Moria — bersama dengan key art khusus lokasi. Edisi Mystery Edition mencakup salah satunya, ditugaskan secara acak. Epic Edition juga menyertakan galeri gambar tambahan yang tidak ada dalam Edisi Misteri.

“Pertama dan terpenting, kami selalu mencari cara untuk menyenangkan dan mengejutkan penggemar dan kolektor film kami, dan itu terutama berlaku untuk ‘The Lord of the Rings’,” kata GM dan EVP, Warner Bros Home Entertainment, Jessica Schell.

“Ini memungkinkan penggemar merasakan film dengan cara yang benar-benar baru.”

Warner Bros rilis NFT Lord of the Rings edisi terbatas. Foto: Warner Bros.
Warner Bros rilis NFT Lord of the Rings edisi terbatas. Foto: Warner Bros.

Baca juga: Daftar Pemenang Ballon d’Or yang Dapat NFT Beserta Pialanya

Film dalam Web3

Warner Bros dapat mempersonalisasikan konten untuk setiap NFT, menjadikannya lebih dari pengalaman yang disesuaikan dari waktu ke waktu. Mengenai bagaimana Warner Bros memutuskan jumlah NFT yang akan dicetak untuk rilis ini, Schell menjelaskan, “Ini adalah keseimbangan antara ingin tersedia untuk penggemar, dan juga ingin memiliki beberapa tingkat kelangkaan dan eksklusivitas.”

Schell, mengatakan pihaknya akan rilis koleksi NFT dari film-film WB Studio, meski saat ini masih belum ditentukan. Di platform, penggemar akan dapat membeli, menjual, dan menukar NFT film yang dirilis oleh Warner Bros.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Diprediksi Akan Menjadi Mata Uang untuk Kecerdasan Buatan

Bitcoin diprediksi akan menjadi mata uang pilihan untuk AI (artificial intelligence) karena sifatnya yang digital dan otomatis. Arthur Hayes, nama terkenal di pasar kripto, telah membuat prediksi yang berani mengenai masa depan kecerdasan buatan dan kripto.

Menurut Hayes, Bitcoin akan menjadi mata uang pilihan untuk kecerdasan buatan di masa depan, seperti Dikutip BeInCrypto. Argumennya mengacu pada karakteristik yang melekat pada Bitcoin. Idealnya sesuai dengan potensi kebutuhan dan mekanisme operasional AI.

Inti dari argumen Hayes adalah kebutuhan entitas AI untuk berinteraksi dengan ekosistem ekonomi. Ini adalah konsep yang dia perkenalkan melalui “PoetAI” hipotetis, sebuah entitas yang menciptakan puisi indah dari petunjuk bahasa alami.

Model ini menghabiskan banyak data dan energi dari puisi masa lalu untuk belajar dan berkembang dan membebankan biaya untuk layanannya. Oleh karena itu, timbul kebutuhan akan sistem pembayaran yang efisien, efektif, dan andal .

Keunggulan Bitcoin

Pasokan Peredaran Bitcoin. Sumber: Statista.
Pasokan Peredaran Bitcoin. Sumber: Statista.

Baca juga: Robert Kiyosaki: Harga Bitcoin Bakal Meledak di 2024 dan Dolar AS Turun

Persyaratan sistem pembayaran semacam itu sangat ketat. Misalnya, harus digital, otomatis, dan tersedia sepanjang waktu, tanpa batasan geografi atau jam perbankan. Menurut Hayes, sistem perbankan tradisional gagal memenuhi kebutuhan tersebut, seperti halnya lapisan digital seperti PayPal karena ketergantungannya pada bank dan kerentanan terhadap penyensoran.

Hayes menegaskan bahwa hanya sistem berbasis blockchain, yang kebal terhadap perubahan aturan yang mendadak dan deplatforming, sudah cukup membuat aman. Di antara mata uang bertenaga blockchain lain, dia semakin mempersempit pilihan ke Bitcoin, mengutip sifat intrinsiknya seperti resistensi sensor, kelangkaan, dan sifat digital.

Keberlangsungan entitas AI bergantung pada dua sumber daya penting: Data dan daya komputasi, yang keduanya pada akhirnya menghasilkan konsumsi listrik.

Bitcoin Pilihan Tepat

Hayes menunjukkan bahwa AI juga harus menghasilkan lebih banyak nilai daripada energi yang dikonsumsinya. Dengan demikian, mata uang yang akan diterima AI harus mempertahankan daya belinya relatif terhadap biaya listrik.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Hasan Fawzi Terpilih Jadi DK OJK Pengawas Kripto, Ini 7 Pilar Strateginya

Argumen Hayes untuk Bitcoin sebagai mata uang AI bergantung pada tiga parameter: kelangkaan, resistensi sensor digital, dan daya beli energi. Bitcoin mengungguli emas dan fiat dalam hal kelangkaan dan ketahanan sensor.

Dalam hal daya beli energi, nilai Bitcoin secara intrinsik terkait dengan biaya listrik, tidak seperti emas atau mata uang fiat. Hipotetis AI juga menunjukan Bitcoin muncul sebagai pilihan yang jelas . Memang, itu memenuhi kriteria tahan sensor digital, mempertahankan nilai relatif terhadap listrik, dan terbukti langka.

Dengan umur yang berpotensi bertahan lebih lama dari peradaban manusia, AI akan membutuhkan mata uang dengan umur panjang yang terbukti tidak bergantung pada institusi manusia.

Hayes percaya bahwa semangat investasi pertumbuhan dapat mencapai puncaknya antara tahun 2025 dan 2026. Model prediktifnya menguraikan hasil potensial dari harga Bitcoin, terutama ditentukan oleh ukuran ekonomi AI.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com