Tag Archives: kripto

Paypal dan Western Union Mendaftarkan Merk Dagang untuk Kripto

Paypal dan Western union telah mengajukan merek dagang untuk layanan terkait dengan kripto, berita tersebut dibagikan melalui Twitter oleh pengacara berlisensi USPTO, Mike Kondoudis.

Sesuai dokumen, Paypal telah mengajukan merek dagang untuk “PAYPAL” dna logo Ps. Dokumen merek dagang mengklaim bahwa perusahaan berencana untuk membuat transaksi blockchain dan aset digital termasuk kripto, Pengajuan tersebut telah diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat pada tanggal 18 Oktober dengan nomor seri 97636933, 97636892, dan 97636857.

PayPal memperkenalkan Checkout dengan Crypto pada bulan Maret tahun lalu, memungkinkan pengguna membayar pembelian online dengan cryptocurrency. Setelah itu, PayPal merevisi pedoman penggunanya pada Maret 2022 dan mengecualikan penjualan NFT di atas $10.000 dari Program Perlindungan Penjual. Tindakan ini dipandang sebagai pertahanan proaktif terhadap penipuan.

Baca Juga: Formula 1 Mendaftarkan Merek Dagang Crypto untuk Las Vegas Grand Prix

Western Union telah mengajukan 3 merek dagang, perusahaan berencana untuk terjun ke keuangan, perbankan dan asuransi termasuk transaksi mata uang digital. Selain itu, dokumen tersebut juga menyebutkan perdagangan dan pialang komoditas dan kripto serta mengeluarkan token. Western union telah mengajukan merek dagang pada hari yang sama dengan Paypal dengan nomor seri seri 97641189, 97641182, dan 97641176.

Di sisi lain, Western Union adalah salah satu perusahaan pengiriman uang terbesar di dunia. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa perusahaan sedang mencari cara untuk masuk ke mata uang kripto. Selain itu, banyak orang di seluruh dunia mencari cara untuk mengirim crypto, seperti cara mereka mengirim fiat.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa: Market Kripto Tetap Perkasa, DOGE Jadi Primadona

Pergerakan market kripto pada Kamis (27/10) pagi masih melambung tinggi di zona hijau, terutama altcoin DOGE. Secara umum, nilai aset kripto masih menjulang lantaran investor sedang punya selera risiko tinggi.

Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap nyaman di zona hijau pada perdagangan Kamis (27/10) pukul 09.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 20.788, naik 2,81% dalam 24 jam terakhir.

Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut terbang 5,50% ke US$ 1.567 sehari terakhir. Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) yang tumbuh mengesankan masing-masing 16,62% dalam 24 jam terakhir di market kripto.

“Nilai DOGE diketahui melonjak setelah CEO Tesla, Elon Musk, dikabarkan akan resmi mengambil alih perusahaan media sosial Twitter pada Jumat (28/10) mendatang. Investor yakin peristiwa itu bisa memperluas adopsi DOGE di platform tersebut,” kata Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: PCmag.
Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: PCmag.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 26 Oktober 2022: Kripto Kompak Hijau

Analisa Bitcoin

Sementara itu, pergerakan Bitcoin masih hijau naik sebesar 2,75% dalam 24 jam terakhir. Naiknya harga tersebut mengindikasikan adanya whale atau institusional yang melakukan aksi beli dengan jumlah tinggi. Hal tersebut terlihat dari kenaikan total kapitalisasi market kripto naik sebesar 4,49%, ditutup pada level US$ 1 triliun.

“Kondisi ini berhasil merubah sentimen market. Fear and greed index berhasil merangkak naik ke level 32 dengan kategori fear, yang sebelumnya konsisten berada pada kategori extreme fear,” jelas Afid.

Menurut Afid, BTC bisa bergerak lebih tinggi dan mendapatkan sentimen positif dari market. Level resistance terdekat di level US$ 21.488 menjadi target utama laju bullish Bitcoin saat ini.

Indeks Saham AS dan The Fed

Berbanding terbalik dengan market kripto, saat ini indeks saham AS terpantau berkinerja buruk pasca rentetan laporan keuangan perusahaan raksasa teknologi yang mengecewakan.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Investasi Kripto Jangan Kaya Halloween

“Hal ini terbilang anomali mengingat investor selalu mengaitkan kinerja aset kripto dengan performa saham teknologi lantaran keduanya punya profil risiko yang serupa,” tutur Afid.

Di sisi lain, jika melihat nilai Dolar AS (DXY) yang sedang melemah dalam beberapa hari terakhir, dimanfaatkan oleh investor untuk mengakumulasi aset kripto di market. DXY di level 109,66 pada pukul 09.00 WIB turun 0,25%.

Selera risiko investor juga semakin bertenaga setelah muncul peluang bahwa The Fed kemungkinan tidak akan terlalu agresif dalam mengetatkan kebijakan moneternya. “Hal itu, tentu saja, akan menjadi berkah bagi kinerja aset berisiko ke depan.”

Tanggal penting untuk mengawasi sentimen dari The Fed adalah 28 Oktober perilisan, Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) dan 1–2 November, rapat FOMC keputusan kenaikan suku bunga.



Sumber : news.tokocrypto.com

Charles Hoskinson Memberi Bocoran Mengenai Proyek Cardano di November

Dalam salah satu tweet terbaru, Charles Hoskinson, pendiri Cardano, mengisyaratkan tentang sesuatu yang akan datang pada bulan November. Tweet ini menyebutkan sesuatu yang istimewa yang akan datang bulan depan. Namun, dia tidak memberikan info detailnya. Tweet itu juga memiliki GIF animasi yang berbunyi, “Kabar Baik Semua Orang.”

Cardano juga mendapat dukungan dari Youtuber Ben Armstrong baru-baru ini. YouTuber ini menimbulkan beberapa kontroversi dengan berspekulasi bahwa Cardano akan melampaui Ethereum. Tetapi dia mencatat bahwa mungkin perlu beberapa waktu paling tidak enam tahun untuk mewujudkannya.

Baca Juga: Cardano Vasil Hard Fork Sudah Dimulai, Pump atau Dump?

Cardano Is Undervalued?

Menurut sebuah studi baru-baru ini oleh Santiment, data mengungkapkan bahwa Cardano diremehkan. Nilai tersebut relatif lebih rendah dibandingkan valuasinya sejak 2019. Z-Score MVRV yang mencapai -1,35 merupakan yang terendah dalam 45 bulan terakhir.



Sumber : news.tokocrypto.com

NGOBRAS Season 2: Investasi Kripto Jangan Kaya Halloween

Investasi aset kripto mungkin bagi sebagian orang bisa menakutkan. Banyak analis menyarankan investasi aset digital ini jangan dipandang sebagai layaknya halloween yang menakutkan atau creepy.

Berangkat dari hal tersebut, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan bersama Adriansa dari TokoScholar membahas menariknya investasi aset kripto yang menyenangkan di video NGOBRAS Season 2, episode 2 ini, biar enggak dibilang kayak halloween lagi.

Selain itu, mereka berdua juga bahas berita ter-update seputar dunia kripto dan blockchain. Kabar-kabar ini yang menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Baca juga: Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

Tak lupa juga ada watch list token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

https://www.youtube.com/watch?v=4zxDa6K_MI8



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 26 Oktober 2022: Kripto Kompak Hijau

Investor kripto cukup bergembira dengan pergerakan market pada Rabu (26/10) pagi. Sejumlah kripto tampak kompak masuk ke zona hijau, bahkan Bitcoin sukses kembali menembus level psikologinya di US$ 20.000. Apa yang menyebabkan kenaikan kali ini?

Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) melonjak 4,66% ke US$ 20.212 per keping, dan naik 4,90% selama seminggu terakhir.

Sementara, Ethereum (ETH) lebih perkasa ikut naik sebesar 10,61% ke US$ 1.482 di waktu yang sama dan bangkit 13,73% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, Cardano (ADA) dan Solana (SOL) menjadi primadona di kategori big cap karena sukses terbang lebih dari 10% di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang berusaha kembali bangkit. Rebound hari ini membuat harga Bitcoin mencapai US$ 20.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu, Ethereum sempat naik di atas US$ 1.500 untuk pertama kalinya pasca The Merge.

“Apa yang menyebabkan semua hijau di market kripto saat ini? Ada tren makroekonomi yang stabil, dengan pasar saham juga naik hari ini, karena berbagai perusahaan teknologi besar melaporkan pendapatan mereka. Sehingga baik, Bitcoin dan Ethereum mendapatkan momentum karena Wall Street mengumpulkan beberapa sesi yang kuat,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Situasi Makroekonomi

Menurut Afid, investor menyambut baik hasil pelaporan keuangan perusahaan raksasa teknologi Selasa (26/10) kemarin dan ikut menerbangkan nilai-nilai sahamnya. Biasanya, investor selalu mengacu terhadap kinerja saham-saham teknologi lantaran dianggap sebagai tolok ukur selera risiko investor secara umum.

Selain itu, situasi ekonomi menunjukkan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut dan itu membantu investor yakin The Fed akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menurunkan kecepatan pengetatan suku bunga acuan mereka setelah pertemuan FOMC minggu depan.

Di samping itu, investor juga memanfaatkan pelemahan nilai indeks Dolar AS (DXY) pada pukul 08.00 WIB berada di 111,10 atau melorot 0,89% dibanding waktu yang sama sehari sebelumnya. Selama ini, DXY dan performa market aset kripto punya korelasi yang negatif.

Sinyal bullish lainnya adalah jumlah Bitcoin yang disimpan di exchange terus menyusut. Terbaru penarikan terbesar terjadi di exchange, Coinbase dengan total 48.000 BTC, hanya dalam waktu sepekan. 

Lonjakan outflow Bitcoin dari exchange biasanya menunjukkan sinyal bullish karena para trader diasumsikan tidak akan menjual kepemilikan mereka. Sebaliknya, jika yang melonjak adalah inflow ke exchange, pasar mendapatkan sinyal bearish karena trader biasanya akan melakukan aksi jual.

Saat ini, Bitcoin masih cukup solid untuk menahan usaha naik. Pergerakan harga Bitcoin kembali berada di 20-day EMA sebagai dinamis resistance pada level US$ 20.138. Level $20.473 menjadi target naik selanjutnya apabila pergerakan harga Bitcoin berhasil breakout tahanan terdekatnya.

Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Oktober ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Aptos (APT)

Analisis teknikal Aptos (APT).

Salah satu aset kripto terbaru, Aptos (APT) telah menarik banyak perhatian di market. Meski saat ini, terpantau nilainya sedang turun, ada kemungkinan bisa terjadi peningkatan.

Aptos (APT) diproyeksikan bullish karena ada kemungkinan terjadi short-position dari trader yang mulai mengakumulasi kripto tersebut. Saat ini menurut Wu Blockchain melaporkan pada 23 Oktober, bahwa perpetual contract funding rate token Aptos negatif di seluruh bursa utama seperti Binance, OKX, Bybit dan FTX. 

Tingkat negatif menunjukkan pandangan bearish, prediksi pendek Aptos yang menumpuk akan menyebabkan tekanan pendek dan pukulan ke atas untuk harga APT. Sebelumnya, APT melihat peningkatan harga yang tajam, kemudian ada tekanan jual setelah rilis airdrop yang tidak terduga, mengakibatkan pembukaan posisi sell.

Analisis teknikal gerak APT akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga APT bisa sampai sebesar 19% dengan level US$ 10,5 dari harga US$ 8,90.

Peringkat APT di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #48, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.129.132.429. Jumlah koin yang beredar 130.000.000 koin APT dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Interpol Luncurkan Polisi Metaverse Global Pertama

2. Chainlink (LINK)

Analisis teknikal Chainlink (LINK).

Selanjurtnya, aset kripto potensi bullish pekan ini adalah Chainlink (LINK). Sentimen positif datang dari pengumuman Chainlink di akun official Twitter yang mengatakan layanan mereka telah diadopsi di lima blockchain utama, termasuk 10 teratas. Blockchain ini termasuk Ethereum, BNB Chain dan Polygon, serta Avalanche dan Arbitrum.

Sementara itu juga diketahui saat ini jumlah whale wallets telah mencapai 459, di mana setiap alamat memiliki setidaknya 100.000 LINK, setara dengan hampir US$ 700.000. Total pemegang kripto menengah hingga besar telah menginvestasikan US$ 312,7 juta untuk membeli 47,31 juta LINK.

Analisis teknikal gerak LINK sedang perlahan naik. Namun, sepertinya akan terjadi koreksi dahulu, sebelum bull. kenaikan harga LINK bisa sampai sebesar 9% dengan level US$ 7,3 dari harga US$ 6,72.

Peringkat LINK di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #21, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 3.473.491.608. Pasokan yang beredar 491.599.970 koin LINK dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin LINK.

3. Cardano (ADA)

Analisis teknikal Cardano (ADA).

Cardano (ADA) masuk dalam daftar aset kripto bullish di market pekan ini akibat efek dari kabar bahwa pendiri FTX, Sam Bankman-Fried, telah mengisyaratkan bahwa exchange yang dipimpinnya akan segera mendaftarkan ADA Cardano untuk perdagangan spot dalam tiga bulan ke depan.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,38. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,37 hingga US$ 0,38 atau naik 7% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 13.599.994.152. Jumlah koin yang beredar 34.310.382.270 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

4. Klaytn (KLAY)

Analisis teknikal Klaytn (KLAY).

Klaytn adalah blockchain publik yang berfokus pada metaverse, GameFi, dan ekonomi kreatif. Sementara. KLAY adalah aset kripto yang digunakan di jaringan Klaytn.

Harga Klaytn telah turun 3% dalam 24 jam terakhir. Namun, kemungkinan besar akan ada kenaikan yang disebabkan oleh sentimen usulan proposal tata kelola yang baru untuk mengurangi reward bloknya.

Menurut pernyataan resmi Klay, pembaruan Q3 yang diajukan ke Dewan Tata Kelola Klaytn (GC) berupaya mengoptimalkan tingkat penerbitan token KLAY melalui proposal tata kelola yang menurunkan hadiah blok sebesar.

Meski proposal belum disetujui, kenaikan harga merupakan pertanda baik penerimaan dan bullish oleh masyarakat. Ini juga merupakan angin segar untuk token, mengingat telah jatuh lebih dari 97% dari tertinggi sepanjang masa di US$ 4,40 pada 09 Oktober 2021.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga KLAY akan sedikit koreksi, kemudian bergerak naik menuju harga sekitar US$ 0,20 hingga US$ 0,22 atau naik 13% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat KLAY di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #68, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 600.430.960. Pasokan yang beredar 3.084.270.223 koin KLAY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Warner Bros Jual NFT Lord of the Rings Edisi Terbatas, Berapa Harganya?

5. Render Token (RNDR)

Analisis teknikal Render Token (RNDR).

Render Network adalah penyedia solusi rendering berbasis GPU terdesentralisasi untuk metaverse. Sementara, RNDR adalah token utilitas asli yang dirancang sebagai mata uang pembayaran untuk layanan yang ditawarkan oleh Render Network, seperti pembuatan animasi, grafik gerak, dan rendering VFX.

Pada pekan ini, RNDR memiliki potensi bullish. RNDR mendapat peringkat yang bullish dari Investors Observer. Kripto naik 16,35% menjadi US$ 0,5258023464, sementara pasar yang lebih luas naik 1,61%.

Peringkat RNDR di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #167, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 135.213.001. Pasokan yang beredar 253.798.860 koin RNDR dan maksimal pasokan 536.870.912 RNDR.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. QuickSwap (QUICK)

Analisis teknikal QuickSwap (QUICK).

QuickSwap (QUICK) membuka daftar kripto potensi bearish di market pekan ini. Kabar buruk dari exchange terdesentralisasi, QuickSwap akan menutup lending pool setelah Market XYZ dieksploitasi dalam serangan flash loan. Akibat kasus ini terjadi kerugian US$ 200.000 yang dialami QuickSwap.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga QUICK masih akan konsolidasi, sebelum alami penurunan. harga bisa turun mencapai sekitar US$ 61,80 hingga US$ 62,22 atau turun 13% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat QUICK di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #585, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 20.373.886. Pasokan yang beredar 327.100 koin QUICK dan maksimal pasokan 1.000.000 QUICK.

2. FTX Token (FTT)

Analisis teknikal FTX Token (FTT).

FTX Token (FTT) juga potensi bearish pekan ini karena sentimen negatif kasus peretasan yang terjadi pada 21 Oktober lalu. Pengguna exchange kripto, FTX telah kehilangan jutaan dolar AS karena eksploitasi phishing menggunakan versi palsu dari situs web milik platform perdagangan, 3Commas. Namun, FTX telah berjanji untuk membuat akun penggunanya utuh kembali.

Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga FTT juga masih akan konsolidasi, sebelum alami penurunan. harga FTT bisa turun mencapai sekitar US$ 23,65 hingga US$ 23,82 atau turun 9% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat FTT di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #24, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 3.209.172.964. Pasokan yang beredar 133.261.305 koin FTT dan maksimal pasokan 352.170.015 FTT.

3. Axie Infinity (AXS)

Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

Axie Infinity (AXS) masuk dalam daftar kripto potensi bearish pekan ini. Kabar nilai AXS tenggelam setelah jumlah pemain game Axie Infinity menyusut signifikan dalam sebulan belakangan. 

Selain itu, investor AXS menduga bahwa sebanyak 21,5 juta token AXS yang saat ini memasuki vesting period akan segera dibuang pemiliknya setelah periode tersebut berakhir Senin (24/10) lalu. Axie mendistribusikan hampir 21,543 juta token untuk investor dan penasihat awal. 

Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan AXS dalam sudah masuk fase bearish. ini dapat mencoba menarik harga token kembali lebih rendah. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 8,77 atau turun 25% dari US $ 9,00.

Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #58, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 855.894.579. Pasokan yang beredar 94.865.286 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Investasi Kripto Jangan Kaya Halloween

4. MobileCoin (MOB)

Analisis teknikal MobileCoin (MOB).

MobileCoin (MOB) juga berpotensi bearish selama beberapa waktu ke depan. Dari segi analisis teknikalnya, MOB akan terus mengalami penurunan hingga 7% dari harga US$ 0,86 ke US$ 0,76.

Peringkat MOB di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #312, dengan kapitalisasi pasar US$ 64.289.511. Pasokan yang beredar 74.218.324 koin MOB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. NULS (NULS)

Analisis teknikal NULS (NULS).

Kripto NULS ada kemungkinan potensi bearish dalam pekan ini. Pola grafk NULS sudah membentuk reverse cup and handle yang berisiko mengalami pergerakan bearish. Dari segi analisis teknikalnya, NULS akan terus mengalami penurunan hingga 10% dari harga US$ 0,2537 ke US$ 0,2498.

Peringkat NULS di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #518, dengan kapitalisasi pasar US$ 25.436.967. Pasokan yang beredar 99.620.739 koin NULS dan maksimal pasokan 210.000.000 koin NULS.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Regulator Australia mengentikan Bitcoin dan Ethereum untuk Perusahaan Investasi

Komisi Sekuritas dan Investasi Australia telah mengeluarkan surat perintah untuk pengehentian sementara terhadap Holon Investments yang mendistribusikan kripto berjenis Bitcoin, Ethereum dan Filecoin kepada investor. Keputusan tersebut telah disahkan karena penentuan target pasar yang tidak sesuai dengan Holon.

Regulator market Australia membuat perintah sementara untuk melindungi investor ritel dari investasi yang mungkin tidak sesuai dengan plan, situasi dan kebutuhan keuangan mereka.

Baca juga: Senator Australia Mengusulkan RUU Crypto untuk Yuan Digital China

Faktanya, ASIC menganggap bahwa dana Bitcoin, Ethereum, dan Filecoin tidak cocok untuk target market luas yang ditentukan dalam TMD, termasuk investor dengan “profil risiko dan pengembalian sedang, tinggi, atau sangat tinggi,” mereka yang berniat untuk menggunakan dana tersebut hingga 25% dari portofolio investasi mereka, dan mereka yang bermaksud menggunakan dana tersebut sebagai dari portofolio investasi mereka.

Jika kekhawatiran ASIC tidak dipenuhi tepat waktu, perintah penghentian akhir akan ditempatkan pada Dana. Bagaimanapun Holon memiliki kesempatan untuk membuat pengajuan ke agensi.





Sumber : news.tokocrypto.com

Trader: Bulls BTC Perlu Tunggu Setahun Capai Harga US$ 100.000

Bitcoin (BTC) diyakini akan mencapai harga US$ 100.000 pada tahun 2023 mendatang, tetapi pasar bearish yang memecahkan rekor akan menyusul, menurut kepercayaan seorang trader populer.

Dalam diskusi Twitter pada 22 Oktober lalu, Credible Crypto mendukung teori bahwa separuh Bitcoin berikutnya juga akan melihat posisi terendah mencapai US$ 10.000.

Sementara, untuk BTC mencapai bulls hanya perlu menunggu setahun untuk meraih harga US$ 100.000. Dengan pemahaman banyak analisis yang menyerukan Q4 2022 dicocokkan dengan situasi akhir dari bear market Bitcoin 2018, hanya sedikit yang berminat untuk berpendapat perubahan tren.

Baca juga: 48.000 BTC Ditarik dari Exchange Kripto Harap Terjadi Lonjakan Harga

All-time High (ATH) Bitcoin

Dikutip Cointelegraph, prediksi yang berani dari pencipta LookIntoBitcoin, Philip Swift, baru-baru ini memandang bear market saat ini hanya beberapa bulan untuk hidup, sebagian besar terus menargetkan posisi terendah baru.

Namun, untuk Credible Crypto, wilayah yang sangat menarik terletak lebih jauh di depan, tetapi 2023 akan menjadi titik balik utama.

Setelah menetapkan all-time high (ATH) baru setidaknya US$ 100.000, BTC/USD akan turun dari “blow-off top” dengan cara yang belum pernah terlihat sebelumnya, ia percaya.

Harga Bitcoin Bisa Gagal Menjadi US$13 Ribu, Ini Syaratnya
Illustrasi Bitcoin.

Baca juga: Percaya Kripto, Tesla Masih Pegang Bitcoin Senilai Rp 3,3 Triliun

Bear market berikutnya akan turun bahkan lebih rendah dari US$ 17.600 pada tahun ini, memberi pembeli kesempatan untuk memasuki pasar serendah US$ 10.000 hingga akhir tahun 2025.

“Setuju, mungkin pada tahun 2025 menurut saya,” Credible Crypto menjawab prediksi asli yang diajukan oleh rekan trader dan analis, Mr. Parabullic.

“Pertama, ATH baru pada tahun 2023- ledakan gelombang ke-5 teratas di atas US$ 100 ribu, diikuti oleh pasar bearish terbesar yang pernah kita lihat yang lebih buruk daripada yang sekarang dalam waktu dan harga membawa kita ke 10-US$ 14.000 yang dimiliki semua orang. menunggu sekarang.”





Sumber : news.tokocrypto.com

Bank N26 Asal Jerman yang Bernilai $9B Luncurkan Layanan Perdagangan Kripto

Meskipun dalam bear market, beberapa perusahaan keuangan mulai memasuki kripto dengan menawarkan produk untuk memenuhi permintaan dari para pelaku stock market. Pada awal oktober, Fidelity Invesments mengumumkan peluncuran Ethereum Index Fund.

Pada hari Kamis, bank digital Eropa N26 mengumumkan bahwa mereka meluncurkan layanan perdagangan kripto untuk pelanggannya. Khususnya, Austria akan menjadi pasar pertama untuk peluncuran tersebut.

Baca Juga: Induk dari T-Mobile, Deutsche Telekom Meluncurkan Validator untuk Ethereum

Bank yang berbasis di Jerman ini akan menggunakan platform perdagangan dan pertukaran Kripto Bitpanda untuk memberi pelanggan Bank akses ke Kripto. Layanan yang disebut N26 Crypto akan tersedia untuk klien bank Austria dalam beberapa minggu mendatang dan pada awalnya akan mencakup 100 token termasuk Bitcoin, Ethereum, Cardano dan juga yang lainnya.

German online bank N26 to launch crypto trading in Austria | Reuters

“Pengguna kami sangat tertarik dengan kripto. Minat itu tetap sangat tinggi, bahkan di bear market”

N26 berencana untuk meluncurkan fitur tersebut pada user selama 6 bulan kedepan dan akhirnya memperbanyak tokennya hingga 194 token. Chief Product Officer N26 mengatakan bahwa:



Sumber : news.tokocrypto.com

Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

Market aset kripto di Indonesia terus mengalami pertumbuhan dari sisi jumlah investor, meski terjadi crypto winter. Pertumbuhan ini menjadi pendorong untuk Indonesia masuk jajaran teratas market kripto global.

Bappebti mencatat jumlah investor kripto terdaftar hingga September 2022 mencapai 16,3 juta pelanggan dengan rata-rata peningkatan jumlah pelanggan terdaftar sekitar 692 ribu setiap bulannya. Bandingkan, investor pasar modal per 29 September 2022 sudah mencapai 9,76 juta orang.

Sementara, nilai transaksi perdagangan kripto di Indonesia, pada Januari-September 2022 tercatat Rp 266,9 triliun atau turun 57,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021.

Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi investasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Wamendag: Blockchain dan Kripto Ubah Pola Regulasi Ekonomi

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, melihat market kripto dalam negeri masih punya kesempatan yang besar untuk terus tumbuh. Menurutnya, saat ini semakin banyak individu yang tertarik untuk berinvestasi di ruang kripto dan blockchain, meskipun mereka kurang familiar dengan aset digital.

“Pertumbuhan jumlah investor kripto dalam negeri terus meningkat, walau market sedang lesu. Artinya banyak individu yang mulai tertarik dengan dunia investasi kripto dan blockchain. Tapi analisa kami, mereka masih banyak yang sepenuhnya paham soal aset digital ini, maka diperlukan program edukasi yang berkelanjutan,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Masuk Jajaran Market Kripto Global

Mengutip laporan Toluna, Manda menjelaskan Indonesia diproyeksikan masuk dalam jajaran market kripto teratas global dalam 6 bulan ke depan. Indonesia yang digolongkan sebagai negara berkembang punya sentimen positif terhadap aset kripto, dibanding negara maju.

Laporan Toluna sebut Indonesia diproyeksikan Masuk jajaran market kripto teratas global. Foto: Toluna.
Laporan Toluna sebut Indonesia diproyeksikan Masuk jajaran market kripto teratas global. Foto: Toluna.

Baca juga: Kenal Blockchain Aptos, Pesaing Kuat Solana dari Mantan Karyawan Meta

“Dalam laporan itu Indonesia disebutkan akan lebih kuat untuk mengembangkan industri kripto. Pasalnya, orang-orang di pasar negara berkembang, seperti Indonesia terus memiliki sentimen yang lebih optimis mengenai kripto. Di sisi lain, opini terhadap kripto lebih skeptis di negara maju,” jelasnya.

Negara-negara yang diproyeksikan mengalami market kripto yang tinggi bersama Indonesia adalah Thailand, UEA, India, Filipina, dan Brasil. Laporan Toluna juga menyebutkan di negara-negara tersebut rata-rata memilih kripto sebagai jenis investasi paling dikenal kedua setelah saham.

“Riset ini diharapkan dapat memberi awal yang baik dalam memahami masa depan kripto dan bagaimana pelaku usaha di industri ini dapat memainkan peran yang relevan dalam lanskap digital yang terus berubah ini,” pungkas Manda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tengah membentuk ekosistem lembaga yang terlibat dalam perdagangan fisik aset kripto. Selain Bursa Berjangka, ada lembaga Kliring dan Pengelola Aset Kripto. Lembaga-lembaga itu sedang dalam tahap pendaftaran dan penilaian perizinan.

Tokocrypto menyambut baik pembentukan ekosistem kelembagaan aset kripto di Indonesia. Kliring menjadi salah satu lembaga yang krusial untuk membantu pertumbuhan industri investasi aset kripto.

“Kami menyambut baik langkah Bappebti yang terus menguatkan ekosistem industri aset kripto di Indonesia. Kehadiran tiga lembaga utama, mulai dari Bursa Berjangka, Kliring, dan Kustodian akan akan sangat menguntungkan konsumen atau nasabah,” kata Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto.

Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.
Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto sebut Tokocrypto dukung pembentukan ekosistem kripto. Foto; Tokocrypto.

Baca juga: Investor Kripto RI Capai 16,3 Juta Pelanggan Kalahkan Pasar Modal

Endi menjelaskan adanya Kliring akan mempermudah, melindungi, dan meningkatkan pelayanan serta kenyamanan kepada para investor yang akan bertransaksi aset kripto. Lembaga Kliring bisa melakukan pengecekan atas transaksi kripto untuk meningkatkan perlindungan terhadap investor. 

“Nantinya setiap dana investor yang hendak masuk ke wallet exchanger, akan melalui proses verifikasi dan proses double check terlebih dahulu oleh lembaga Kliring. Dengan begitu, dana investor akan aman. Karena ada penjamin penyelesaian transaksi,” terangnya.

Keuntungan Lembaga Kliring

Dengan kata lain fungsi penjaminan bertujuan memberi kepastian terselenggaranya transaksi perdagangan aset kripto oleh exchanger yang sudah memenuhi kewajibannya, kepastian waktu penyelesaian, penurunan frekuensi kegagalan penyelesaian transaksi, dan pada akhirnya meningkatkan kepercayaan investor untuk bertransaksi di market.

“Harapannya dengan adanya lembaga Kliring ini, masyarakat bisa lebih percaya dan yakin untuk memulai investasi aset kripto, sehingga pertumbuhan yang sedang berjalan ini bisa kontinuitas,” tutur Endi.

Di samping itu, bisa juga menghapus stigma keamanan yang rentan dalam transaksi perdagangan aset kripto. Investasi bodong pun bisa ditekan dengan adanya lembaga penjamin ini.

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto dukung pembentukan ekosistem kripto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Percaya Kripto, Tesla Masih Pegang Bitcoin Senilai Rp 3,3 Triliun

Sebelumnya, adanya lembaga Kli ring resmi yang dibentuk oleh Bappebti. Tokocrypto telah menjalin kolaborasi dengan Indonesia Clearing House (ICH), lembaga kliring resmi untuk pelaporan dan pendaftaran aset kripto yang diperdagangkan ataupun disimpan oleh pedagang aset kripto.

Tokocrypto dan Kliring

Integrasi Tokocrypto dengan Lembaga Kliring ICH merupakan sebuah langkah konkrit yang dilakukan untuk membangun ekosistem perdagangan aset kripto yang lebih terkontrol dan terawasi dengan baik sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan kepada investor untuk bertransaksi di Indonesia.

ICH menjalankan fungsi sebagai penjaminan dan penyelesaian transaksi serta sentra manajemen risiko atas transaksi yang terjadi di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sejak 2009. Di mana di Indonesia, aset kripto sendiri termasuk dalam kategori aset finansial komoditas dan Lembaga kliring ICH sudah menjalankan operasional perdagangan komoditas serta sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001.



Sumber : news.tokocrypto.com