Tag Archives: kripto

Rockstar Games Bakal Luncurkan Game GTA 6 Metaverse dengan Kripto?

Desas-desus beredar bahwa Rockstar Games dapat mengintegrasikan aset kripto dalam game di Grand Theft Auto (GTA) 6. Laporan terbaru dari SeekingAlpha mengeklaim bahwa perusahaan induk Rockstar Games, Take-Two Interactive, dapat mempertimbangkan untuk memperkenalkan GTA 6 Metaverse.

Rockstar Games dan Take-Two Interactive tetap bungkam tentang detail pengembangan dan produksi GTA 6. Pengembangan game GTA terbaru tersebut sedang berlangsung, karena bocoran pada tahun 2022 menegaskan bahwa gameplay telah berkembang pesat.

Sebuah artikel dari SeekingAlpha menyebutkan bahwa Take-Two Interactive dapat menentukan pasar dekade game berikutnya dengan GTA 6. Diproyeksikan pengemngan game ini juga dapat mencakup integrasi Metaverse dan aset kripto.

Metaverse dan Kripto

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: HP Solana Mobile Saga Diisukan Meluncur Awal Maret, Harga SOL Naik?

“Take-Two bahkan dapat mengadopsi blockchain dan kripto di GTA 6, yang akan memajukan konsep GTA Metaverse. Mengingat semua yang telah dibocorkan sejauh ini, GTA 6 kemungkinan akan jauh lebih dari sekedar permainan tradisional dan lebih dari sebuah platform,” tulis artikel tersebut.

GTA Online telah mengintegrasikan banyak aspek Metaverse. Mungkin hanya masalah waktu sebelum mereka memasuki bidang teknologi baru.

Selain itu, Take-Two Interactive menganggap serius GTA 6 karena harga sahamnya sekarang bergantung pada game tersebut. GTA yang sukses dapat membuat saham TTWO mencapai puncaknya dan menghasilkan pertumbuhan modal.

Juga di tahun 2013, Rockstar Games membutuhkan waktu tiga hari untuk menghasilkan US$ 1 miliar dari penjualan GTA 5 di seluruh dunia. Sekarang Rockstar ingin memecahkan rekor dengan membuat GTA 6 lebih kuat dan menghasilkan US$ 1 miliar dalam satu atau dua hari.

Game GTA

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: Survei: Banyak Generasi Milenial Memandang Bitcoin sebagai Safe Haven

Dikutip Watcher Guru, Seri Grand Theft Auto selalu jauh di depan pada masanya. GTA San Andreas , dirilis pada tahun 2004, masih dianggap inovatif dan futuristik bahkan setelah dua dekade. Game ini menampilkan jetpack terbang dan berbagai elemen lain yang berteknologi maju bahkan hingga saat ini.

Rockstar Games memperkenalkan pasar saham di Grand Theft Auto 4 pada tahun 2008, bernama The Liberty City Stock Exchange (LCSE). LCSE terletak di area ‘The Exchange, Algonquin’, tetapi bangunan tersebut tidak dapat diakses oleh pemain. Bangunan LCSE tidak memiliki peran dalam alur cerita, tetapi hanya ada di peta dengan pergerakan harga ticker.

Namun, banyak hal berubah setelah GTA 5 dirilis pada 2013, karena Rockstar Games memungkinkan pemain memasuki dunia pasar saham. Pemain dapat mengakses BAWSAQ dan LCN Exchange melalui koneksi internet di smartphone mereka, dan pengguna dapat membeli dan menjual saham sesuai keinginan mereka dan memiliki gameplay yang melibatkan pasar saham.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Shiba Inu yang Harganya Meroket Belakangan Ini!

Mata uang kripto atau aset kripto menjadi investasi yang semakin digemari oleh banyak orang akhir-akhir ini. Mengikuti fenomena ini, semakin banyak pula jenis mata uang kripto baru yang bermunculan di pasar kripto, salah satunya adalah Shiba Inu token atau SHIB.

Kemunculan SHIB ini menarik perhatian banyak orang. Bahkan, SHIB diperkirakan akan menggantikan Dogecoin (DOGE), sebuah altcoin yang punya kemiripan dengan SHIB. Hal ini dapat dilihat dari lonjakan harga jual SHIB pada Oktober 2021 lalu. Yuk, simak informasi selengkapnya!

Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

Apa itu Shiba Inu (SHIB)? 

SHIB dibuat pada Agustus 2020 dan bergerak di atas blockchain Ethereum. Pendirinya sendiri dikenal dengan nama samaran Ryoshi. Alasan Ryoshi memilih Ethereum sebagai platform-nya adalah karena adanya kesamaan tujuan antara Ethereum dan SHIB, di mana Ethereum memiliki tujuan yang jelas dan tidak berlebihan.

SHIB hadir sebagai aset kripto dengan memiliki sejumlah tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi salah satu bursa terdesentralisasi atau DEX dengan nama SHIBASWAP. DEX berguna dalam memperdagangkan kripto secara peer-to-peer, sehingga tidak perlu melibatkan perantara atau pihak ketiga. 

Selain itu, SHIB akan memfokuskan terhadap pertukaran NFT dengan mengutamakan para seniman yang karya seninya terkait dengan ras anjing Shiba Inu. Seiring perkembangannya, SHIB juga bertujuan untuk mendonasikan keuntungan yang diperoleh kepada yayasan penyelamat anjing ras Shiba Inu di dunia.

Mengapa SHIB Menarik? 

Pada akhir Oktober lalu, SHIB mencetak new all time high pada angka US$0,00005486. Dengan mencetak all time high terbaru itu, SHIB resmi menjadi aset kripto terbesar ke-11 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$21,5 miliar.

Jumlah tersebut merupakan rekor ketiga SHIB dalam empat hari. Token ini pertama kali mencetak all time high pada nilai US$0,00004442 setelah melonjak 60%. Saat itu, SHIB merupakan aset kripto terbesar ke-13. Dua hari kemudian, SHIB kembali memecahkan rekor dan menetapkan all time high terbaru pada nilai US$0,00004853.

3 Penyebab Kenaikan Harga dan Kapitalisasi Pasar SHIB 

Kenaikan harga dan kapitalisasi pasar SHIB bukanlah tanpa alasan. Melihat kenaikan yang begitu tinggi dalam waktu relatif singkat, setidaknya ada tiga alasan yang mendasari lonjakan tersebut, yaitu:

1. Cuitan Elon Musk

Kenaikan harga yang tinggi ini tidak lepas dari Elon Musk. Nampaknya, CEO Tesla ini masih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap naik-turunnya harga aset kripto.

Awal Oktober lalu, Elon Musk mengunggah cuitan di Twitter. Dalam cuitan tersebut, ia mengunggah foto anak anjing ras Shiba Inu yang sedang berada di mobil Tesla. Memang, Elon Musk tidak secara langsung membahas soal token SHIB. 

Shiba Inu token

Namun, token tersebut memiliki nama dan logo yang sama dengan anak anjing milik Elon Musk yang membuat banyak orang berasumsi bahwa Elon Musk mendukung token SHIB. Akibatnya, para pegiat aset kripto langsung ramai memborong SHIB dan membuat volumenya meningkat sampai 770% dalam satu hari. 

Sebelumnya, pada Mei 2021, hal serupa juga terjadi. Elon Musk membalas sebuah cuitan yang mengunggah foto anjing ras Shiba Inu dengan berkata “I’m looking for a shiba pup!”. Cuitan itu menyebabkan lonjakan harga SHIB hingga 1.050%.

2. Peluncuran DEX ShibaSwap

Shiba inu - shibaswapPada bulan Juni lalu, SHIB berhasil meluncurkan sebuah bursa terdesentralisasi atau DEX, yakni ShibaSwap. ShibaSwap rencananya akan dimiliki oleh komunitas SHIB dengan biaya yang terjangkau. Selain itu, keunikan lain dari ShibaSwap adalah terminologi yang digunakan tidak terlalu serius, seperti “staking” yang diganti dengan “bury”.

3. Diborong secara Besar-besaran Oleh Whale

Shiba tokenKenaikan harga SHIB juga sangat dipengaruhi oleh Whale. Pada awal November 2021 kemarin, SHIB diborong secara besar-besaran oleh Whale. Whale adalah julukan untuk investor yang mengalirkan dana ke kripto. Dikabarkan bahwa Whale membeli 20 triliun SHIB senilai lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp14 miliar dalam satu kali transaksi.

Itu dia ulasan mengenai token Shiba Inu. Umurnya masih sangat baru, sehingga masih diperlukan pemantauan lebih lanjut mengenai kestabilannya. 

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi aset kripto, lakukan di exchange yang aman dan terpercaya seperti Tokocrypto. Jual beli Bitcoin dan aset kripto lainnya di Tokocrypto lebih mudah, cepat, dan aman. Anda juga bisa mengetahui berbagai informasi terbaru soal dunia kripto di Tokonews, Instagram, dan Twitter. Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Yuk, investasi sekarang juga!





Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari

Harga aset kripto Shiba Inu (SHIB) telah melonjak lebih dari 35% menjadi $ 0,00003 pada Selasa (12/4). Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir. Lalu, apa penyebabnya?

Dilaporkan Cointelegraph, meroketnya harga SHIB pada 12 April imbas dari debut listing-nya di Robinhood, platform layanan trading dan investasi bebas komisi yang berbasis di AS. Meski begitu, SHIB masih berada di jalur untuk mencatat kinerja harian terbaiknya sejak 6 Februari ketika reli hampir 27%.

David Gokhstein, pendiri Gokhshtein Media, mengatakan penambahan SHIB ke Robinhood adalah hal yang hebat untuk ruang crypto, mencatat bahwa aset kripto dapat membantu mengarahkan lebih banyak pengguna ke koin top lainnya seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Pendiri PayPal Beberkan Alasan Bitcoin Gagal Tembus $ 100.000

Robinhood Untung dari Transaksi Aset Kripto

Platform Robinhood muncul sebagai jalan masuk bagi masyarakat AS memulai investasi sejak pandemi dimulai pada Maret 2020. Tahun lalu, Robinhood mendapatkan 10 juta akun yang melakukan investasi saham, dengan lebih dari setengah pendaftaran baru berasal dari investor pemula.

Perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar $ 423 juta dalam pendapatan kuartal keempat tahun 2021, mencatat bahwa sumber pendapatan utamanya menghasilkan $ 263 juta dibandingkan dengan $ 267 juta pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan dari perdagangan aset kripto melonjak lebih dari 300% pada periode yang sama, menempatkan Robinhood di jalur untuk memperkenalkan lebih banyak layanan terkait crypto pada tahun 2022, termasuk wallet dan penambahan lebih banyak altcoin dan meme coin ke platformnya.

analisis teknikal
Ilustrasi analisis teknikal.

Baca juga: Dogecoin Bakal Jadi Metode Pembayaran di Twitter dan Tesla, Harganya Naik?

Apakah Shiba Inu Terus Bullish?

Peristiwa pergerakan reli Shiba Inu juga dipengaruhi periode akumulasi yang kuat. Menurut data IntoTheBlock, mencatat whales yang memegang SHIB selama lebih dari setahun meningkatkan saldo mereka dalam 30 hari terakhir. Akibatnya, mereka sekarang memiliki kendali atas 2,82% dari pasokan bersih SHIB yang beredar.

Dari perspektif teknis, bagaimanapun, Shiba Inu terus menghadapi ancaman dari pola kelanjutan bearish. Khususnya, SHIB telah berkonsolidasi di dalam apa yang disebut pola symmetrical triangle sejak akhir Desember 2021. Ini membentuk pola setelah turun hampir 70% dari tertinggi Oktober 2021 di $ 0,00008894.

Dalam aturan perdagangan teknis umum, SHIB sekarang harus menembus di bawah pola symmetrical triangle untuk melanjutkan tren bearish-nya. Jika SHIB jatuh di bawah garis tren bawah pola tersebut, target penurunan berikutnya akan menjadi sama panjangnya dengan jarak maksimum antara garis tren atas dan bawah pola, bila diukur dari titik penembusan.

Skenario bearish ini menempatkan target untuk Shiba Inu di bawah $ 0,00001200, turun lebih dari 50% dari harga 12 April.

Baca juga: Volume Perdagangan Kripto di India Runtuh Setelah Pajak Baru Berlaku



Sumber : news.tokocrypto.com

Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Shiba Inu (SHIB) menjadi salah satu aset kripto paling menarik di seluruh dunia. Menurut analisis CoinMarketCap tentang pasar kripto untuk bulan Agustus, Shiba Inu telah menjadi salah satu kripto paling menarik bagi pengguna di semua benua di dunia, kecuali Antartika.

Dikutip U Today, ketertarikan pada SHIB ditunjukkan oleh jumlah tampilan halaman Shiba Inu di CoinMarketCap. Dengan demikian, di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia dan Afrika, SHIB adalah aset kripto ketiga yang paling banyak dilihat dan posisinya hanya di bawah, Bitcoin dan Ethereum.

Sementara, wilayah Oseania dan Eropa, Shiba Inu berhasil disalip Terra Luna Classic juga, yang mungkin disebabkan oleh banyaknya yang ingin melihat gerak harga LUNC di minggu-minggu terakhir bulan Agustus lalu. Sebagaimana dicatat dalam penelitian tersebut, dua wilayah yang paling tertarik dengan memecoin, yang gelarnya masih dipegang oleh SHIB, adalah Amerika Latin dan Afrika.

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Berdasarkan data CoinMarketCap, kita dapat melihat bahwa Shiba Inu tetap menjadi salah satu koin yang paling banyak dilihat terlepas dari kondisi pasar kripto pada bulan Juli dan Agustus.

Token Shiba Inu bisa menjadi diversifikasi minat investor dibandingkan dengan pesaing utamanya, Dogecoin. SHIB dianggap lebih menjanjikan karena terus melakukan perkembangan ekosistem.

Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Misalnya, tim yang bertanggung jawab atas SHIB: The Metaverse secara teratur melaporkan perekrutan tim dan pakar dari dunia film besar dan konten hiburan ke jajarannya. Shiba Eternity, game mobile dari Shiba Inu, baru saja diluncurkan dan sudah menjadi hit di Asia.

Kemudian, desas-desus tentang kemungkinan rilis Shibarium yang akan segera terjadi, yang akan membuat sektornya juga dicatat oleh CoinMarketCap sebagai salah satu yang paling menarik, terus-menerus memicu minat pada SHIB di antara pengguna.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. TokoNews tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Shiba Inu Naik 16% saat Peluncuran Shibarium Semakin Dekat

Aset kripto Shiba Inu menembus batasan dengan mendapatkan keuntungan baru, naik hingga 16% dalam 48 jam terakhir. Apa yang menyebabkan kenaikan harga ini?

Metrik Shiba Inu pada data CoinMarketCap menunjukkan harga teknis SHIB mengisyaratkan kemungkinan reli mencapai 40% mengalahkan Dogecoin (DOGE). Dogecoin telah meraup keuntungan di atas 20% dalam 7 hari terakhir. Shiba Inu mencapai US$ 0,00001438 pada saat artikel ditulis.

Pelarian Shiba Inu yang tak tertandingi telah menimbulkan tanggapan dari David Gokhshtein yang mencatat bahwa SHIB melihat kenaikan harga yang meroket. Kinerja Shiba Inu pada tahun 2023 cukup terkenal di kalangan trader dan investor.

Padahal, Shiba Inu seperti banyak altcoin lainnya di pasar, tidak luput dari penurunan tahun lalu. Shiba Inu ditutup pada Desember 2022 dengan harga US$ 0,000008087.

Shibarium

Grafik harga harian SHIB/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian SHIB/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Shiba Inu Kolaborasi dengan Bugatti Group & CoinGate, Nilai SHIB Naik?

Sejak 2023, perolehan SHIB terus meningkat, dan koin meme tersebut kini hampir menggeser Polkadot (DOT). Dengan kapitalisasi pasar US$ 7,83 miliar, Shiba Inu dapat mengambil posisi Polkadot. DOT saat ini adalah kripto paling bernilai ke-12, dengan kapitalisasi pasar US$ 8,03 miliar. Dengan volume perdagangan Shiba Inu yang membayangi DOT, SHIB dapat dengan mudah mengklaim posisi itu dalam beberapa minggu ke depan.

Faktor utama di balik kenaikan setinggi langit Shiba Inu sama sekali bukan misteri. Melihat dari dekat ke pasar menunjukkan bahwa komunitas berbicara tanpa henti tentang peluncuran Shibarium. Ini tidak diragukan lagi mendorong harga Shiba Inu.

Shibarium, protokol Layer 2 yang telah menjadi topik pembicaraan di kalangan penggemar Shiba Inu, merupakan kekuatan pendorong utama dalam reli harga Shiba Inu. Ketertarikan pada memecoin setelah peluncuran Shibarium dapat melonjak sebagai hasilnya. Lebih banyak investor mungkin juga memasuki pasar Shiba Inu, dan membuat harga lebih tinggi.

Tanggal Peluncuran

Ilustrasi Shiba Inu.
Ilustrasi Shiba Inu.

Baca juga: Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Seperti yang dilaporkan Cointelegraph, rebound harga SHIB mendapatkan momentum di tengah laporan bahwa Shibarium akan ditayangkan pada 14 Februari. Ketertarikan whale pada Shiba Inu telah meningkat dari waktu ke waktu. Tampaknya pemegang ETH teratas sedang bekerja keras untuk mendapatkan keuntungan juga, menjelang peluncuran Shibarium.

Sebagai perbandingan, fundamental Dogecoin tampak pucat, dengan Elon Musk menangguhkan bot tip DOGE karena melanggar peraturan Twitter. Meskipun demikian, kedua memecoin tersebut memiliki awal yang baik hingga tahun 2023. SHIB/USD naik hampir 85%, sementara DOGE/USD naik 36% tahun ini.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin & Shiba Inu Naik Saat Elon Musk Umumkan ‘CEO’ Twitter Baru

Aset kripto Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) melihat kenaikan harga yang mengesankan efek dari tweet CEO Twitter dan Tesla, Elon Musk. Pria miliader itu memposting tweet satir yang memperkenalkan seekor anjing sebagai CEO baru Twitter.

Tweet Elon Musk pun langsung viral dan membuat harga Shiba Inu, Dogecoin dan Floki Inu (FLOKI) melonjak. Pada saat cuitan itu muncul, ketiga koin meme melihat apresiasi harga yang signifikan, dengan DOGE naik 6,1%, Shiba Inu naik 4,3%, dan FLOKI naik 39%.

“CEO baru Twitter luar biasa,” tulis Musk, berbagi foto seekor anjing Shiba Inu duduk di belakang meja mengenakan sweter hitam dengan tulisan CEO di atasnya. Di atas meja ada kontrak dari Twitter, di mana posisi “Chief Executive Officer”, nama “Floki” dan tanda tangan berupa cetakan kaki dapat dilihat.

Efek Elon Musk

Baca juga: Elon Musk Ungkap Fitur Pembayaran Kripto di Twitter, Harga DOGE Naik?

Mengomentari tweet tersebut, pendiri Dogecoin, Shibetoshi Kusama men-tweet, mengatakan anjing itu adalah satu-satunya yang cukup gila untuk menerima pekerjaan itu. Musk bahkan memberikan validasi lucu bahwa CEO baru itu sempurna untuk pekerjaan tersebut.

Elon Musk menindaklanjuti tweet ini dengan dua tweet lainnya. Yang pertama menunjukkan anjing Shiba Inu dengan neraca yang jelas. Musk berkomentar: “Dia hebat dengan angka!” Yang kedua menunjukkan CEO Twitter dalam pakaian seperti Steve Jobs, dengan Musk menambahkan bahwa dia memiliki gaya.

Beberapa bulan setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, dia mengumumkan rencananya untuk melepaskan peran CEO-nya selama dia menemukan pengganti yang cocok. Dengan gambar yang diposting, Elon Musk mengatakan CEO baru itu jauh lebih baik daripada orang lain, mengacu pada Parag Agrawal. Mengungkap anjingnya sebagai ‘CEO’ Twiiter telah ditandai oleh para komunitas kripto sebagai langkah yang baik.

Harga Meme Kripto Naik

Pertunjukan khas Musk ini, membuat harga Dogecoin melambung tinggi setelah tweet tersebut. Koin meme pertama industri keipto diperdagangkan dengan harga US$ 0,08594, naik 7,68% pada saat tweet itu muncul, menurut data dari CoinMarketCap.

Harga DOGE dalam grafik EMA 200 hari. Sumber: TradingView.
Harga DOGE dalam grafik EMA 200 hari. Sumber: TradingView.

Baca juga: Rihanna Rilis NFT Lagu Terpopulernya, Kolektor Bisa Dapat Royalti

Tweet Elon Musk menjadi dasar reli yang banyak dicari untuk semua koin meme yang memiliki hubungan dengan ras anjing Shiba Inu. Akibatnya, Shiba Inu (SHIB) melonjak 4,82% sebagai tanggapan atas tweet tersebut dan berpindah tangan pada US$ 0,00001296 pada saat penulisan.

Floki Inu (FLOKI), nama anjing Elon, bahkan merupakan penerima manfaat terbesar dari tweet tersebut, karena melonjak sebesar 33,2% menjadi harga US$ 0,00002838. Bukan hal yang aneh melihat harga koin meme ini melonjak atas dorongan Elon Musk. Apa yang tersisa di luar kendali CEO miliarder itu adalah kelangsungan reli yang bergerak maju.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto DOGE dan SHIB di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Kripto ANKR Melonjak 60% Efek Kemitraan dengan Microsoft dan Tencent

Protokol Decentralized Finance (DeFi) Ankr baru-baru ini mengumumkan serangkaian kemitraan dengan perusahaan teknologi, Microsoft dan Tencent yang membuat token kripto ANKR melonjak. Dua kesepakatan ini sangat disambut hangat oleh komunitas sehingga dapat menjadi sentimen positif.

Ankr telah bergandengan tangan dengan raksasa teknologi Microsoft untuk menyediakan solusi infrastruktur yang menghubungkan pengembang, aplikasi, dan pengguna dengan web3. Kemitraan ini akan melihat peluncuran node blockchain tingkat corporate dengan spesifikasi khusus tergantung pada kasus penggunaan yang unik. Layanan ini akan segera tersedia melalui Microsoft Azure.

“Banyak pengembang dan organisasi mengeksplorasi bagaimana web3 dapat membantu memecahkan tantangan bisnis dunia nyata, dan kemitraan kami dengan Ankr akan memungkinkan mereka mengakses data blockchain dengan cara yang andal, dapat diskalakan, dan aman. Bersama dengan Ankr, kami sedang membangun lapisan infrastruktur Web3 yang kuat baik Anda seorang pengembang yang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApp) besar berikutnya atau perusahaan mapan yang menjelajahi web3,” kata Rashmi Misra, icrosoft General Manager AI & Emerging Technologies.

Kemitraan Tencent

Protokol Decentralized Finance (DeFi) Ankr bermitra dengan Tencent. SUmber: Ankr.
Protokol Decentralized Finance (DeFi) Ankr bermitra dengan Tencent. SUmber: Ankr.

Baca juga: Harga SOL dan HNT Naik Efek Helium akan Migrasi ke Blockchain Solana

Berita kemitraan dengan Microsoft diikuti oleh pengumuman oleh raksasa teknologi China, Tencent yang mengungkap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ankr. Kemitraan ini akan melibatkan pengembangan rangkaian layanan API blockchain, yang akan diterapkan pada infrastruktur Tencent Cloud untuk menyediakan koneksi yang efisien antara blockchain populer dengan game dan aplikasi web3.

Tencent Cloud, anak perusahaan dari perusahaan teknologi Tencent, mengumumkan untuk secara aktif mendukung pengembangan Web3 dan berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan komunitas web3 global. Perusahaan layanan cloud telah bermitra dengan platform kripto termasuk Ankr, Avalanche, Scroll, dan Sui untuk peningkatan ekosistem web3.

“Kami melihat masa depan dengan web3, iterasi baru internet yang mengantarkan konsep ‘Immersive Convergence’ di mana ekonomi fisik dan digital bertemu dan berintegrasi,” jelas Poshu Yeung, Senior Vice President Tencent Cloud.

Tencent akan menggunakan pengalaman teknisnya dalam permainan, audio, dan ruang video untuk memberikan dukungan teknis untuk web3. Ini juga akan bekerja dengan mitra industri untuk secara keseluruhan menciptakan ekosistem web3 yang lebih baik.

Harga ANKR Naik

Grafik harian ANKR/USDT. Sumber: Trading View.
Grafik harian ANKR/USDT. Sumber: Trading View.

Baca juga: Google Cloud dan Tezos Bermitra Kembangkan Teknologi Web3

ANKR adalah token asli dari protokol keuangan terdesentralisasi dengan nama yang sama, yang memiliki total value locked (TVL) sekitar US$ 163 juta, menurut DeFiLlama. Menurut data dari CoinMarketCap, pengumuman baru-baru ini menyebabkan kenaikan harga ANKR sebesar lebih dari 60%. Token liquid staking saat ini diperdagangkan pada US$ 0,052.

Volume perdagangan harian token telah meroket lebih dari 1200% hingga mencapai US$ 936 juta, naik dari hanya US$ 71 juta sebelum pengumuman kemitraan. Volume perdagangan memuncak pada US$ 1,57 miliar, sebelum kembali ke level saat ini.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Tips Investasi Aset Kripto yang Aman Bagi Pemula

Investasi aset kripto telah booming di Indonesia. Tercatat dari data Bappebti hingga akhir tahun 2022, jumlah investor aset kripto di dalam negeri mencapai 16,7 juta, naik dibandingkan tahun 2021 yang hanya 11,2 juta.

Peningkatan jumlah investor ini juga membuat masyarakat Indonesia yang belum melirik aset kripto sebagai salah satu portofolio investasinya menjadi tertarik. Namun di sisi lain, investasi atau trading kripto perlu strategi yang cermat untuk bisa mendapat keuntungan. Ingat konsep “high risk, high return.”

Untuk menjadi investor atau trading yang cermat perlu memperbanyak informasi dan riset agar tidak mudah terkena FOMO (fear of missing out) sehingga membuat keputusan yang salah. Inilah fungsi dari edukasi dan literasi yang digalakan dalam program Bulan Literasi Kripto yang diinisiasi oleh Kemendag, Bappebti, dan ASPAKRINDO.

Salah satu konten edukasi yang menarik adalah tips investasi atau trading yang baik untuk para pemula. Untuk itu diartikel ini akan membahas beberapa kiat khusus bagi kamu yang ingin memulai investasi atau trading kripto.

1. Perbanyak Riset atau DYOR

Sebelum memulai investasi atau trading, ada baiknya kamu memperkaya ilmu dengan informasi yang akurat mengenai aset kripto. Riset adalah langkah awal yang baik untuk memasuki pasar dalam kondisi apa pun.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market

Terlebih kondisi market yang sedang bearish ini, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan riset. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

Pastikan kamu lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Dan tidak lupa untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai aset kripto, jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja.

2. Rencanakan Trading atau Investasi dengan Matang

Setelah melakukan riset, kamu bisa membuat perencanaan yang matang terkait tujuan dan stratgei investasi atau trading kripto. Tentukan tujuan investasi, seperti untuk dana pendidikan atau pensiun.

Kamu bisa mengambil keputusan jual atau beli setelah memiliki rencana yang baik. Jika kamu benar-benar percaya pada perencanaan dan strategi yang dibuat dan telah melakukan riset, tidak perlu khawatir dengan kondisi market.

Kesalahan umum yang dilakukan pemula adalah panik menjual hanya untuk membeli kembali dengan harga lebih tinggi. Hal tersebut terjadi karena belum memiliki rencana yang baik.

3. Jangan Gunakan Dana dari Tabungan Utama

Pastikan kamu memakai dana untuk investasi atau trading tidak menggunakan uang tabungan atau kebutuhan utama. Hal ini akan meningkatkan risiko, apabila terjadi kerugian dan berdampak pada cash flow keuangan kamu.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

Mungkin bagi sebagian orang investasi aset kripto punya tujuan yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai melakukan kesalahan yang sama seperti orang lain dengan faktor risiko yang berbeda tingkatannya.

Jadi, tetapkan batas berapa banyak kamu berinvestasi dalam aset kripto tertentu dan jangan tergoda untuk berinvestasi dengan lebih banyak uang daripada yang bisa ditanggung, jika mengalami kerugian. Pastikan pengelolaan finasial berjalan baik.

4. Pilih Koin/token yang Terdaftar di Bappebti

Bagi investor pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren market yang turun atau bearish.

Investasi atau trading kripto yang aman tentu memilih aset yang terdaftar resmi di Bappebti. Ada 383 jenis aset kripto yang legal. Kemungkinan daftar akan terus bertambah seiring waktu.

Ini merupakan bentuk peningkatan keamanan investor kripto di Indonesia. Bappbeti terus berinovasi mengikuti perkembangan perdagangan pasar kripto yang terus tumbuh dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada investor.

5. Beli dan Jual Aset Kripto Disaat yang Tepat

Untuk investor yang memiliki pemahaman dasar atau lebih tinggi tentang analisis teknis, yaitu praktik memprediksi pergerakan harga aset berdasarkan tren, indikator dan pola grafik dimungkinkan untuk menggunakan indikator tertentu untuk mengukur kapan aset telah mencapai titik terendah atau bottom.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

Tentu saja, tidak ada indikator yang benar secara mutlak, tetapi sering kali dapat memberi sinyal yang kuat saat harus membeli di saat harga kripto mengalami penurunan. Salah satu, metode yang populer adalah dengan menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI), yang bisa menandakan di mana titik oversold dan overbought kripto untuk sinyal bullish dan bearish.

Apabila kamu kurang memiliki ilmu mengenai analisis teknikal, bisa menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu.

6. Pilih Exchange Terpercaya dan Aman

Satu hal yang paling penting adalah kamu harus memiliki platform investasi atau trading aset kripto yang terpercaya, seperti Tokocrypto. Alasannya, Tokocrypto sudah teregulasi oleh Bappebti dan selalu patuh serta mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Di samping itu, Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider). Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

Tokocrypto juga sudah menerapkan sistem keamanan 2FA (Two-Factor Authentication) untuk bertransaksi. Penggunaan fitur 2FA dari Google Authenticator untuk mengamankan akun merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pengguna agar keamanan akun dan aset kripto bisa lebih terjaga.



Sumber : news.tokocrypto.com

Risalah The Fed Bikin Market Kripto Tertahan, Kinerja Bitcoin Tak Optimal

Volatilitas pasar kripto kembali meningkat disebabkan oleh The Fed yang baru saja merilis risalah rapat yang kurang menggembirakan. Investor pun masih mencari petunjuk tentang langkah selanjutnya untuk menghadapi kondisi makroekonomi yang belum stabil. Bersamaan dengan kripto, pasar saham AS pun terjadi penurunan kinerja yang tipis.

Tim Riset Tokocrypto menjelaskan laju kenaikan market kripto kembali tertahan setelah investor merespons risalah rapat dari pertemuan terakhir The Fed awal bulan Februari lalu yang dirilis pada Kamis (23/2) dini hari.

“Hasil risalah The Fed tidak memberikan banyak harapan untuk kenaikan Bitcoin (BTC), yang terpantau masih melayang pada kisaran US$ 24.500. Padahal, banyak investor yang berharap kebijakan moneter The Fed bakal lebih dovish dalam pertemuan tersebut. Namun mereka harus dihadapkan pada fakta inflasi serta propek resesi masih tetap ada,” jelas analisisnya.

The Fed Belum Melunak

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

Baca juga: Bappebti Optimis Pasar Kripto Indonesia Bangkit di Tahun 2023

Secara garis besar, risalah The Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebagian besar investor. Kenaikan suku bunga tersebut sebagai bentuk upaya meredam tingkat inflasi AS.

Hal ini juga diperkuat oleh consumer price ondex (CPI) Januari menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dan data producer price index (PPI) AS Januari melonjak tak terduga sebesar 0,7% (MoM).

Pasar kripto masih sangat berkorelasi dengan indeks saham AS. Setelah CPI bulan Januari menunjukkan inflasi lebih tinggi dari yang diharapkan dengan kenaikan 0,5%, maka risalah The Fed mengonfirmasi akan terus menaikkan suku bunga selama diperlukan untuk menurunkan inflasi sampai batas stabil.

Di samping itu, kondisi penurunan utama hari ini juga berasal dari kekhawatiran investor atas tindakan penegakan hukum terhadap industri kripto, khusus di Amerika Serikat. Investor masih melihat akan ada kelanjutan peningkatan penegakan peraturan dari US Securities and Exchange Commission (SEC) di masa depan.

Sentimen Negatif

Bitcoin zona merah
Ilustrasi market Bitcoin masuk zona merah. Foto: Getty Images.

Baca juga: Gerak Bitcoin Bentuk Pola Golden Cross, Pertanda Harga BTC Naik?

Faktor penurunan lainnya adalah investor terus membukukan keuntungan saat kinerja harga sejumlah kripto, seperti Bitcoin mengalami kenaikan. Selera investor masih menurun untuk menunggu tanda-tanda bahwa inflasi AS telah sampai puncak, atau agar The Fed memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga berukuran lebih kecil akan segera terjadi.

Selanjutnya, Indeks Dolar (DXY) juga kembali menguat sebesar 0,38%, ditutup pada level 104,496 pada penutupan kandil harian Kamis (23/2) pagi. Penurunan harga pagi ini sedikit berpengaruh pada sentimen pasar kripto. Bitcoin Fear and Greed Index turun tiga poin, ditutup pada level 56 dengan kategori Greed.

“Dari sisi analisis teknikal, volatilitas Bitcoin meningkat akibat tarik ulur dari aksi beli dan jual. Volume perdagangan BTC sedang dalam posisi tekanan jual yang tinggi, namun tak lama setelah risalah Th Fed rilis aksi beli kembali naik. Proyeksinya akan ada peningkatan harga, tapi tidak besar dalam jangka pendek,” jelas Tim Riset Tokocrypto.

Sejauh ini aksi beli masih mampu mendorong kenaikan harga dan mencegah penurunan harga lebih dalam. Sejauh ini, pergerakan harga Bitcoin masih sideways pada area supply US$ 23.988-US$ 25.198. Bitcoin sedang berjuang untuk breakout di area supply tersebut supaya berhasil bounce dan bisa melihat level baru di atas US$ 25.000.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bappebti Kemendag dan ASPAKRINDO Gelar Bulan Literasi Kripto 2023

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Asosiasi Pedagangan Aset Kripto Indoesia (ASPAKRINDO) menggelar program “Bulan Literasi Kripto.” Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi perdagangan aset kripto dengan memberikan pemahaman yang benar dan tepat di tengah masyarakat.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengatakan perdagangan ataupun investasi aset kripto memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga pelaksanaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengapresiasi kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 yang memiliki program meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan
aset kripto.

“Berinvestasi dalam aset kripto mengandung risiko yang cukup tinggi. Sesuai sifatnya, nilai aset kripto sangat volatile, bisa saja mengalami peningkatan maupun penurunan nilai yang sangat drastis dalam kurun waktu yang pendek. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang baik bagi masyarakat termasuk manfaat, potensi, dan risiko dari perdagangan aset kripto. Bulan Literasi Aset Kripto Tahun 2023 ini tentunya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap perdagangan aset kripto,” jelas Zulkifli dalam sambutannya saat membuka Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2).

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

Pasar Kripto Meningkat

Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan, pasar aset kripto di Indonesia semakin meningkat.
Berdasarkan data Bappebti, pada akhir 2021 tercatat jumlah pelanggan atau pengguna aset kripto sebanyak 11,2 juta pelanggan. Angka ini meningkat 48,7 persen dibandingkan di akhir November 2022 yang tercatat sebanyak 16,55 juta pelanggan.

Jumlah investor kripto di Indonesia didominasi kaum milenial berusia antara 18—30 tahun. Berdasarkan data dari Coinfolks, terdapat enam provinsi dengan minat kripto tertinggi di Indonesia yaitu, Bali, DKI Jakarta, Banten, Yogyakarta, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat.

“Kondisi ini semua menunjukkan bahwa potensi pasar aset kripto di Indonesia masih sangat besar dan bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi salah satu pemimpin pasar aset kripto di dunia,” jelas Mendag.

Sementara itu, Perdagangan pasar fisik aset kripto di Indonesia pada 2022 mencatat nilai transaksi yang sebesar Rp 296,66 triliun. Nilai ini turun dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 859,4 triliun. Sedangkan pada 2020, nilai transaksinya sebesar Rp 64,9 triliun.

Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.
Pembukaan kegiatan Bulan Literasi Kripto 2023 di Jakarta, Kamis (2/2). Sumber: Kemendag RI.

Baca juga: Bappebti: Bursa Kripto Indonesia Hadir Paling Lambat Juni 2023

Literasi Aset Kripto

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menjelaskan melalui Bulan Literasi Kripto (BLK), selain membangun pemahaman yang benar terhadap literasi aset kripto, diharapkan masyarakat dapat semakin berhati-hati dan selalu memastikan platform dan token terdaftar di Bappebti untuk mengindari tindakan penipuan yang dapat merugikan pengguna.

“Bulan Literasi Kripto diharapkan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat tentang risiko,
manfaat, dan potensi dari perdagangan aset kripto. Selain itu, dapat menciptakan awareness terkait aset kripto dan menjadi sarana untuk menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan,” tutur Didid.

Ketua ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda, menambahkan program BLK 2023 menggandeng seluruh anggota ASPAKRINDO yang berjumlah 25 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang terdaftar resmi di Bappebti. Menurutnya edukasi merupakan fokus utama dari perkembangan industri aset kripto.

“Bulan Literasi Kripto menjadi momen yang tepat untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pelanggan, calon pelanggan, dan masyarakat umum mengenai penyelenggaraan, mekanisme, dan kelembagaan dalam perdagangan pasar fisik aset kripto di Indonesia. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjangkau semakin banyak masyarakat untuk melek aset kripto adalah salah satu alternatif perdagangan komoditas,” jelas pria yang akrab disapa Manda.

Bulan Aset Kripto akan berlangsung selama satu bulan selama Februari 2023 yang diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya seminar web maupun roadshow ke kampus-kampus serta masyarakat luas, fun sport, dan turnamen eSport dan lainnya. Rangkaian acara tersebut akan digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar, baik secara luring, daring, atau hibrida.





Sumber : news.tokocrypto.com