Antre 1 Jam! Donat Ayam Pop hingga Belgian Choco Viral Ada di Sini


Jakarta

Gerai donat baru di Panglima Polim ini mencuri perhatian. Mereka menawarkan varian donat unik, salah satunya rasa ayam pop. Saking viralnya, antrean donat ini sampai satu jam!

Donat masih menjadi makanan yang hits di Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya gerai donat baru hadir Jakarta dan langsung ramai diantre pelanggan. Salah satu yang belakangan ini mencuri perhatian adalah Fore Donut yang baru buka di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Setelah sukses di cabang pertamanya di Supermal Karawaci, Tangerang, kini Fore Donut hadir di tengah kota Jakarta. Gerai tersebut menempati bangunan lama yang dulunya adalah Fore Experience. Mereka pun mengubah konsepnya menjadi gerai yang khusus menawarkan menu donat.


Seperti di cabang Karawaci, di Panglima Polim Fore Donut juga ramai diantre pelanggan. detikFood sempat ikut antre kurang lebih 1 jam sampai kami bisa memilih dan membayar donat pilihan kami. Untungnya sistem antrenya tergolong rapi.

Kami juga mencoba beberapa menu donat Fore, mulai dari yang manis sampai gurih, seperti Ayam Pop.

Begini pengalaman dan rasa donatnya!

1. Donat dengan 27 varian rasa

Fore DonutFore Donut menawarka donat dengan 27 varian rasa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Donat yang ditawarkan oleh Fore cukup berbeda dari donat pada umumnya. Disebut-sebut mereka menggunakan adonan yang berbahan dasar hasil fermentasi alami dari labu kabocha, ubi madu, dan ubi ungu. Oleh karena itu, donat Fore dikenal lebih sehat dengan tekstur dan rasa yang unik.

Saat ini tersedia 27 varian rasa yang bisa dicoba. 3 di antaranya adalah varian gurih.

Tipe donat yang ditawarkan juga variatif, ada yang bentuknya seperti donat original dengan bagian tengah bolong maupun donat bergaya bomboloni.

Harga donatnya dibanderol mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 24.000.

2. Waktu antre kurang lebih 1 jam

Fore DonutBegini suasana Fore Donut di kawasan Panglima Polim sekitar pukul 10.00 Pagi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Gerai Fore Donut di Panglima Polim sudah mulai buka sejak pukul 07.00 pagi. Sampai tutup pun tampaknya gerai donat ini tidak pernah sepi pembeli.

detikFood sendiri mampir ke gerai Fore Donut pukul 10.00 pagi. Antriannya sudah panjang dan penuh, sehingga kami diarahkan untuk mengambil nomor terlebih dahulu dan mencari tempat duduk.

Sekitar 20 menit, nomor antrean kami akhirnya dipanggil sehingga kamu bisa langsung masuk ke barisan antrian. Namun perjuangannya masih panjang karena kami masih perlu antre berdiri kurang lebih 40 menit sebelum akhirnya bisa memilih donat.

Untungnya staff di Fore Donat sangat informatif dan ramah. Sebelum mulai memilih donat, akan ada staff yang memberi penjelasan terlebih dahulu terkait T&C (Terms and condition) pembelian donat tersebut termasuk promo pembelian 6 gratis 6.

Fore DonutFore Donut saat ini sedang ada promo beli 6 gratis 6. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Saat kami mampir pada hari Kamis (21/11) promo tersebut masih berlaku. Namun promo ini hanya terhitung per kepala. Jadi satu orang maksimal hanya boleh membeli satu promo atau 12 donat (6 beli, 6 gratis). Jika ambil lebih dari 12, harga donat lainnya tersebut akan terhitung sebagai harga satuan.

Karena variannya banyak, pelanggan dipersilahkan untuk keliling terlebih dahulu kurang lebih 4 menit sebelum menentukan pilihan. Sebab, donat yang sudah diambil tidak dapat dikembalikan. Kalau sudah selesai pilih, bisa langsung melakukan transaksi di kasir.

Donatnya dikemas dalam satu box memanjang. Satu box berisi 6 buah donat dan masing-masing donat dipisahkan dengan semacam kertas roti supaya tidak saling menempel.

3. Donat Ayam Pop dan Kaleo yang unik

Fore DonutFore Donut punya varian Ayam Pop yang unik dan ternyata enak, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

detikFood membeli 12 donat dari promo tersebut yang total billnya sekitar Rp 141.000. Varian yang kami beli juga variatif, mulai dari yang manis sampai gurih.

Tentu kami tidak melewatkan varian unik mereka, seperti Ayam Pop (Rp 24.000) dan Ayam Kaleo Donat (Rp 24.000). Keduanya termasuk varian bomboloni. Ukuran donatnya menurut kami tergolong cukup kecil.

Karena terbuat dari adonan fermentasi labu, jadi bagian dalamnya agak krem kuning. Tekstur donatnya menurut kami lembut, berserat, ringan, dan tipe yang langsung kempes. Saat digigit, teksturnya juga terasa kenyal atau chewy.

Untuk varian ayam pop, ada bumbu sambal tambahan yang bisa disemprotkan terlebih dahulu ke bagian dalam donat. Donat ini diberi topping ayam suwir yang teksturnya sangat halus. Di bagian dalam donat juga diisi dengan ayam suwir yang melimpah.

Sambal ayam popnya menurut kami punya rasa gurih pedas yang ringan. Makan donat ini sensasinya seperti menikmati roti dengan isian lemper.

Fore DonutTersedia donat varian Ayam Kaleo juga untuk variasi gurih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Donat ayam kaleo yang justru rasanya lebih medok. Bagian atas sampai dalam donatnya dipenuhi dengan cincangan ayam berbumbu kari berempah. Bumbu karinya juga terasa cukup kuat. Meskipun begitu, isian ayam kaleonya tetap menyatu sempurna dengan rasa dan tekstur donat.

4. Donat PB & J hingga Belgian Choco tak kalah nikmat

Fore DonutFore Donut menawarkan rasa donat PB & J dan Belgian Chocolate untuk varian manis. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untuk varian manis, kami mencoba PB & J (Rp 18.000) serta Belgian Choco donut (Rp 24.000). Kedua varian ini juga termasuk bomboloni donat dengan ukuran dan tekstur yang sama seperti varian sebelumnya.

PB & J donat diisi dengan selai kacang dan atasnya diberi selai stroberi dalam tube sedotan. Jadi sebelum dimakan, selai stroberinya bisa disemprotkan terlebih dahulu ke dalam donat.

Menurut kami rasa selai kacangnya pas, tidak begitu gurih maupun manis. Ada pun sedikit sentuhan asam segar dari tambahan selai stroberinya.

Varian Belgian Chocolate juga tak kalah nikmat. Diisi dengan coklat belgia yang melimpah, lumer, dan rasa manis pahitnya pas. Menyatu sempurna dengan adonan donatnya yang juga tak kalah enak.

Ada beberapa varian lain yang kami coba, seperti Tiramisu Temptation, Berry Cheesy, Matcha on Clouds, hingga Choco Hazelnut.

5. Fore classic ring tak boleh dilewatkan!

Fore DonutSelain tipe bomboloni, Fore Donut juga tawarkan donat classing ring. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

detikFood juga mencoba beberapa varian Fore Classic Ring. Mulai dari Signature Chocolate (Rp 15.000), Cheese cake (Rp 18.000), Burnt Cheese Ring (Rp 15.000), dan Creme Brulee (Rp 15.000).

Menurut kami tekstur donat ringnya cenderung lebih garing daripada bomboloni. Namun tidak kering dan keset di tenggorokan. Tetap empuk dan lembut.

Tekstur donat tersebut pun cocok dipadukan dengan berbagai variasi topping. Mulai dari Signature Chocolate yang coklatnya melimpah dan rasa coklatnya pekat.

Kalau mau yang teksturnya agak berbeda bisa pesan Cheese Cake. Donat ini diolesi dengan cream cheese yang gurih, manis, segar dan remahan cheesecake nikmat. Creme Brulee dan Burnt Cheese Ring juga tak kalah nikmat. Memadukan rasa manis, gurih, dengan sensasi pahit seperti karamel.

Kalau tertarik bisa mampir langsung ke Fore Donut cabang Panglima Polim, Jakarta Selatan. Buka setiap hari pukul 07.00 – 22.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Buat yang Mudik Jangan Lupa Pasang CCTV di Rumah, Ini Posisi dan Tipsnya


Jakarta

Menjelang mudik Lebaran, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum meninggalkan rumah, salah satunya terkait keamanan. Kamu bisa coba pasang kamera pengawas di rumah atau yang biasa disebut CCTV untuk menjaga keamanan.

CCTV ini sangat membantu untuk mengawasi rumah dari jauh. Selain itu, CCTV juga bisa digunakan sebagai barang bukti jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Sebagai informasi, menurut Atmoko seperti yang dikutip dari Jurnal Politeknik Sriwijaya, CCTV atau closed-circuit television adalah penggunaan kamera video untuk mentransmisikan signal video ke tempat spesifik, dalam beberapa set monitor.


Sistem CCTV biasanya terdiri dari komunikasi antara kamera dan monitor, di mana kamera bisa digerakkan, berputar 180 derajat atau mengikuti pergerakan manusia, dan melakukan pembesaran objek atau zoom.

Sistem komunikasi ini dihubungkan dengan sebuah aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel asal terhubung internet. Pengawasan CCTV selama 24 jam. Harga CCTV juga saat ini ada yang di bawah Rp 1 juta dan bisa dibeli secara online. Kamu bisa memasangnya sendiri seperti memasang WiFi di rumah.

Melansir dari CNET, berikut 6 tempat terbaik memasang CCTV di rumah.

Posisi Terbaik Pasang CCTV di Rumah

1. Pintu Depan

Rata-rata rumah di Indonesia terutama yang berada di perumahan hanya memiliki 1 akses masuk. Maka perlu ada 1 CCTV yang dipasang mengarah ke pintu masuk. Jika bisa untuk CCTV di depan, kamera yang digunakan bisa bergerak agar rekaman yang didapat jelas.

Jadi, ketika ada pergerakan dari depan pintu seperti ada tukang paket, petugas keamanan, atau orang lain yang datang ke rumah, kamera dapat merekam wajah mereka.

Selain itu, bisa juga tambahkan bel rumah yang juga memiliki kamera seperti yang biasa dipakai di apartemen. Letakkan di depan pagar rumah atau tepat di samping pintu rumah.

2. Pintu Belakang, Samping, dan Lantai atas

Selain di pintu depan, kamu juga perlu menambahkan di setiap akses masuk di rumah. Jika ada pintu belakang dan samping, bisa ditambahkan 1 sisi karena kita tidak tahu pencuri akan masuk melalui pintu yang mana.

Pada pintu di lantai 2 biasanya menghadap ke balkon rumah. Di sini juga perlu dipasang kamera yang bisa bergerak, sehingga selain merekam kehadiran orang di balkon, juga bisa merekam di jalanan menuju rumah.

3. Halaman Rumah

Apabila kamu memiliki halaman yang cukup luas dan tidak cukup mengandalkan CCTV di depan pintu masuk, tambahkan satu CCTV yang kameranya dapat berputar. Tambahkan juga dinding atas yang menutupi halaman rumah dengan kawat besi agar pencuri tidak berani melompat.

4. Ruang Tamu, Dapur, dan Kamar Tidur

Kamu juga bisa memasang 1 CCTV di ruang tamu yang menyatu dengan ruang makan. Biasanya ruang tamu dan ruang makan ada barang elektronik berharga seperti kipas angin, TV, kulkas, dan lainnya yang rawan dicuri. Namun jika ruang tamu dan ruang makan maka sebaiknya pasang CCTV lebih dari 1.

Barang berharga yang mungkin dicari mungkin di kamar tidur. Pastikan sebelum meninggalkan rumah, surat berharga, perhiasan, dan barang berharga lainnya sudah disimpan di brankas atau tempat paling aman di rumah.

5. Tangga dan Lorong Masuk ke Dalam Rumah

Jika rumahmu terdiri dari beberapa lantai pasang CCTV di ujung tangga lantai 2 atau di setiap bukaan pintu lift. Pada area ini juga bisa menggunakan kamera yang dapat bergerak agar bisa merekam tujuan mereka.

6. Garasi

Jika kamu memiliki garasi sendiri di dalam rumah, kamu bisa menambahkan satu kamera di dalamnya. Apalagi jika kamu meninggalkan kendaraan di dalamnya. Jangan lupa tutup kendaraan dan beri kunci ganda pada ban agar tidak dapat dibawa kabur. Tambahkan juga pencahayaan yang cukup karena biasa garasi tertutup dengan ventilasi minim.

Tips Posisi Pasang CCTV di Rumah

Saat memasang CCTV di rumah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Hal ini supaya kamera CCTV bisa menangkap gambar dengan baik. Dilansir dari safewise.com, berikut ini tipsnya.

1. Pasang Kamera di Tempat Tinggi

Kamera CCTV sebaiknya dipasang di tempat yang tidak dapat dijangkau. Hal ini supaya CCTV tidak mudah dirusak.

Pasang kamera CCTV bagian eksterior rumah di lantai 2 atau sekitar 2,5 meter dari permukaan tanah. Sementara itu, pasang CCTV di interior rumah dekat langit-langit. Selanjutnya, pasang kamera dengan benar agar tidak mudah lepas.

2. Pasang CCTV dengan Angle yang Tepat

Menemukan angle kamera yang tepat sangat penting. Apabila kamu menempatkan CCTV tepat berada di atas jendela atau pintu, CCTV tidak akan bisa menangkap gambar secara keseluruhan. Sebaiknya kamu menempatkan CCTV 1-2 kaki di samping jendela atau pintu dengan angle kamera ke bawah mengarah ke area masuk.

Jangan takut memasang CCTV di tempat yang terlihat. Hal ini justru bisa saja membuat takut orang yang ingin mencuri.

3. Pastikan Jaringan Wi-Fi Kuat

Kalau kamu pakai kamera wireless atau nirkabel, pastikan jaringan Wi-Fi di rumah kuat agar bisa mengambil gambar dengan baik. Tanpa koneksi internet yang kuat, sambungan kamera bisa terputus dari jaringan keamanan rumah. Kalau sinyal Wi-Fi lemah, video yang didapat bisa saja kurang jelas.

Itulah lokasi dan tips memasang kamera CCTV di rumah. Semoga bermanfaat ya!

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik. Klik tautan ini.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Kuliner Legendaris di Jatinegara Ini Mantap Rasanya, Ada yang Sejak 1948!


Jakarta

Meski jarang tersorot, kuliner legendaris di kawasan Jatinegara tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Dari bakery jadul sampai ayam goreng klasik bisa ditemukan di sini.

Jatinegara dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling tua dan sibuk di Jakarta Timur. Di balik deretan pasar, gang sempit, dan kawasan pemukiman yang padat, di sini hadir berbagai makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan 1950-an, tetap setia dengan racikan turun-temurun yang tak berubah.


Dari jajanan pasar yang dijual di gang kecil, olahan sate kambing yang enak, hingga jajanan kaki lima yang antreannya tak pernah surut.

Berikut 7 rekomendasi tempat makan legendaris di Jatinegara yang bertahan sejak puluhan tahun lalu:

1. Ayam Goreng Ibu Haji

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiAyam Goreng Bu Haji, Kuliner Legendaris di Jatinegara. Foto: Site Culinary/Visual

Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner paling legendaris di Jatinegara, karena restoran ini sudah berdiri sejak 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, kedai ini tetap bertahan dan menjaga cita rasa yang sama. Menu yang ditawarkan sederhana, hanya ayam goreng bumbu kuning dan sayur asem, namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak pelanggan kembali.

Potongan ayam kampung berukuran besar dimasak dengan bumbu ungkep kuning cerah yang meresap sampai ke dalam. Rasa gurih ayam semakin nikmat saat dicocol sambal ulek merah dan disantap bersama sayur asem segar.

Selain ayam goreng, tersedia empal goreng dengan serundeng yang tak kalah populer. Harga seporsi ayam kampung masih terjangkau, sekitar Rp 25.000.

2. Siomay Wawa

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiSiomay Wawa. Foto: Site Culinary/Visual

Siomay Wawa menjadi jajanan favorit di Jatinegara sejak era 1990-an. Berlokasi di dalam Gang Banten, Pasar Jatinegara, siomay ini kembali viral setelah banyak diulas di media sosial.

Untuk adonan siomay ini terbuat dari campuran ayam dan udang yang bentuknya sekilas menyerupai dimsum, tapi tetap disebut siomay karena proses dan penyajiannya.

Selain siomay di sini juga menjual ngohiong yang padat dan lembut. Karena tingginya permintaan, pembeli kini harus memesan minimal satu hari sebelumnya. Harga siomay per porsi berada di kisaran Rp 30.000 dengan jam operasional pukul 05.00-17.00.

Aromanya yang khas dan teksturnya yang kenyal membuat Siomay Wawa tetap menjadi pilihan banyak warga sekitar yang mencari jajanan jadul yang enak.

3. Combro Bu Aminah

Gurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang LegendarisGurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang Legendaris Foto: detikFood

Combro Bu Aminah atau Terminal Combro, kini menjadi buruan para pencinta jajanan tradisional di Jatinegara. Berlokasi di Gang Tai, kios ini sudah berdiri sejak 1980-an dan semakin populer setelah banyak diliput media serta food vlogger.

Ciri khasnya ada pada adonan singkong padat yang diisi oncom berbumbu gurih pedas. Sensasi cabai rawit di dalamnya memberi kejutan yang membuat banyak pelanggan ketagihan. Meski lokasinya tersembunyi, pembeli terus berdatangan hingga kini harus memesan H-1 agar kebagian.

Selain combro, tersedia juga misro, getuk, ongol-ongol, dan roti goreng dengan harga sekitar Rp 3.500. Rasanya yang autentik membuat jajanan sederhana ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Banyak warga datang karena rasa yang dianggap tidak berubah sejak dulu.

4. Toko Roti Gelora

Nostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 TahunNostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Toko Roti Gelora merupakan salah satu jejak kejayaan bakery lawas era 1980-an yang masih bertahan hingga kini. Berada di dalam gang padat pemukiman Bali Mester, letaknya memang tidak mencolok sehingga pengunjung harus jeli mencari. Namun lokasi tersembunyi ini tidak mengurangi popularitasnya, terutama setelah viral di media sosial.

Toko yang sudah berdiri lebih dari 75 tahun ini tetap mempertahankan racikan roti khas dengan kualitas yang konsisten. Menu utamanya adalah roti tawar, disusul roti manis, roti gandum, roti sobek, dan roti pisang. Selain roti, tersedia butter cookies dengan berbagai rasa, seperti Vanilla Ring, Danish, dan Speculaas.

Usaha ini kini dikelola oleh Pak Ridwan, generasi kedua pemilik Roti Gelora. Harga rotinya masih terjangkau mulai dari Rp 15.000.

5. Siomay Super Pak Aceng

5 Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba!Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary

Siomay Super Pak Aceng di Cipinang Raya menjadi salah satu jajanan yang selalu diminati pembeli. Dijual sejak 1980-an, siomay ini terkenal karena mampu menjual ribuan butir hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Ukuran siomaynya besar, mirip dengan siomay premium di restoran.

Menunya lengkap, mulai dari kentang, pare, siomay tahu goreng dan putih, hingga kol gulung lembut. Setiap potongan disajikan dengan siraman bumbu kacang, perasan jeruk nipis, dan kecap manis. Harga per biji hanya Rp 4.000.

Tekstur siomaynya kenyal, terutama siomay telur yang menjadi favorit pelanggan. Aroma bumbu kacangnya yang wangi membuat banyak orang rela antre panjang. Kelezatannya membuat jajanan kaki lima ini tetap bertahan di tengah persaingan kuliner modern.

6. Sate Kambing H. Giyo

Sate Kambing H. Giyo sudah menjadi ikon kuliner di kawasan Jatinegara sejak 1985. Beroperasi dengan gaya Solo, sate ini terkenal karena potongan dagingnya yang besar namun tetap empuk. Daging kambing dipanggang dengan olesan kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma sedap dan rasa manis gurih. Sensasi daging yang lembut menjadikan sate ini favorit banyak pelanggan setia.

Selain sate, tersedia juga tongseng kambing dengan kuah kental, sop kambing, serta tengkleng yang kaya rempah. Harga satu porsi sate berkisar Rp 55.000.

Tempat makan sate ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk menikmati olahan kambing yang tidak berbau prengus. Kedai ini menjadi salah satu tempat makan wajib saat berkunjung ke Jatinegara.

7. Soto Sapi Ni’mat

Kelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 TahunKelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Soto Sapi Ni’mat Betawi yang berdiri sejak 1952 menjadi salah satu soto paling legendaris di Jatinegara. Warung sederhana ini konsisten menyajikan satu menu yaitu soto Betawi berkuah santan murni tanpa susu, menggunakan santan dari kelapa pilihan, dan racikan rempah turun-temurun.

Daging sapi, kikil, dan tulang muda dimasak dua kali agar empuk, lalu disajikan bersama sambal rawit dan acar. Seporsi soto dihargai Rp 26.000, atau Rp 32.000 jika termasuk nasi. Meskipun tempatnya sederhana, warung ini mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging per hari.

Tidak tersedia di aplikasi ojek online, pengunjung harus datang langsung untuk menikmati soto legendaris ini. Aroma gurih kuah santannya membuat banyak pelanggan kembali.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Kuliner Legendaris di Jatinegara Ini Mantap Rasanya, Ada yang Sejak 1948!


Jakarta

Meski jarang tersorot, kuliner legendaris di kawasan Jatinegara tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Dari bakery jadul sampai ayam goreng klasik bisa ditemukan di sini.

Jatinegara dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling tua dan sibuk di Jakarta Timur. Di balik deretan pasar, gang sempit, dan kawasan pemukiman yang padat, di sini hadir berbagai makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan 1950-an, tetap setia dengan racikan turun-temurun yang tak berubah.


Dari jajanan pasar yang dijual di gang kecil, olahan sate kambing yang enak, hingga jajanan kaki lima yang antreannya tak pernah surut.

Berikut 7 rekomendasi tempat makan legendaris di Jatinegara yang bertahan sejak puluhan tahun lalu:

1. Ayam Goreng Ibu Haji

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiAyam Goreng Bu Haji, Kuliner Legendaris di Jatinegara. Foto: Site Culinary/Visual

Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner paling legendaris di Jatinegara, karena restoran ini sudah berdiri sejak 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, kedai ini tetap bertahan dan menjaga cita rasa yang sama. Menu yang ditawarkan sederhana, hanya ayam goreng bumbu kuning dan sayur asem, namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak pelanggan kembali.

Potongan ayam kampung berukuran besar dimasak dengan bumbu ungkep kuning cerah yang meresap sampai ke dalam. Rasa gurih ayam semakin nikmat saat dicocol sambal ulek merah dan disantap bersama sayur asem segar.

Selain ayam goreng, tersedia empal goreng dengan serundeng yang tak kalah populer. Harga seporsi ayam kampung masih terjangkau, sekitar Rp 25.000.

2. Siomay Wawa

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiSiomay Wawa. Foto: Site Culinary/Visual

Siomay Wawa menjadi jajanan favorit di Jatinegara sejak era 1990-an. Berlokasi di dalam Gang Banten, Pasar Jatinegara, siomay ini kembali viral setelah banyak diulas di media sosial.

Untuk adonan siomay ini terbuat dari campuran ayam dan udang yang bentuknya sekilas menyerupai dimsum, tapi tetap disebut siomay karena proses dan penyajiannya.

Selain siomay di sini juga menjual ngohiong yang padat dan lembut. Karena tingginya permintaan, pembeli kini harus memesan minimal satu hari sebelumnya. Harga siomay per porsi berada di kisaran Rp 30.000 dengan jam operasional pukul 05.00-17.00.

Aromanya yang khas dan teksturnya yang kenyal membuat Siomay Wawa tetap menjadi pilihan banyak warga sekitar yang mencari jajanan jadul yang enak.

3. Combro Bu Aminah

Gurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang LegendarisGurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang Legendaris Foto: detikFood

Combro Bu Aminah atau Terminal Combro, kini menjadi buruan para pencinta jajanan tradisional di Jatinegara. Berlokasi di Gang Tai, kios ini sudah berdiri sejak 1980-an dan semakin populer setelah banyak diliput media serta food vlogger.

Ciri khasnya ada pada adonan singkong padat yang diisi oncom berbumbu gurih pedas. Sensasi cabai rawit di dalamnya memberi kejutan yang membuat banyak pelanggan ketagihan. Meski lokasinya tersembunyi, pembeli terus berdatangan hingga kini harus memesan H-1 agar kebagian.

Selain combro, tersedia juga misro, getuk, ongol-ongol, dan roti goreng dengan harga sekitar Rp 3.500. Rasanya yang autentik membuat jajanan sederhana ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Banyak warga datang karena rasa yang dianggap tidak berubah sejak dulu.

4. Toko Roti Gelora

Nostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 TahunNostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Toko Roti Gelora merupakan salah satu jejak kejayaan bakery lawas era 1980-an yang masih bertahan hingga kini. Berada di dalam gang padat pemukiman Bali Mester, letaknya memang tidak mencolok sehingga pengunjung harus jeli mencari. Namun lokasi tersembunyi ini tidak mengurangi popularitasnya, terutama setelah viral di media sosial.

Toko yang sudah berdiri lebih dari 75 tahun ini tetap mempertahankan racikan roti khas dengan kualitas yang konsisten. Menu utamanya adalah roti tawar, disusul roti manis, roti gandum, roti sobek, dan roti pisang. Selain roti, tersedia butter cookies dengan berbagai rasa, seperti Vanilla Ring, Danish, dan Speculaas.

Usaha ini kini dikelola oleh Pak Ridwan, generasi kedua pemilik Roti Gelora. Harga rotinya masih terjangkau mulai dari Rp 15.000.

5. Siomay Super Pak Aceng

5 Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba!Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary

Siomay Super Pak Aceng di Cipinang Raya menjadi salah satu jajanan yang selalu diminati pembeli. Dijual sejak 1980-an, siomay ini terkenal karena mampu menjual ribuan butir hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Ukuran siomaynya besar, mirip dengan siomay premium di restoran.

Menunya lengkap, mulai dari kentang, pare, siomay tahu goreng dan putih, hingga kol gulung lembut. Setiap potongan disajikan dengan siraman bumbu kacang, perasan jeruk nipis, dan kecap manis. Harga per biji hanya Rp 4.000.

Tekstur siomaynya kenyal, terutama siomay telur yang menjadi favorit pelanggan. Aroma bumbu kacangnya yang wangi membuat banyak orang rela antre panjang. Kelezatannya membuat jajanan kaki lima ini tetap bertahan di tengah persaingan kuliner modern.

6. Sate Kambing H. Giyo

Sate Kambing H. Giyo sudah menjadi ikon kuliner di kawasan Jatinegara sejak 1985. Beroperasi dengan gaya Solo, sate ini terkenal karena potongan dagingnya yang besar namun tetap empuk. Daging kambing dipanggang dengan olesan kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma sedap dan rasa manis gurih. Sensasi daging yang lembut menjadikan sate ini favorit banyak pelanggan setia.

Selain sate, tersedia juga tongseng kambing dengan kuah kental, sop kambing, serta tengkleng yang kaya rempah. Harga satu porsi sate berkisar Rp 55.000.

Tempat makan sate ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk menikmati olahan kambing yang tidak berbau prengus. Kedai ini menjadi salah satu tempat makan wajib saat berkunjung ke Jatinegara.

7. Soto Sapi Ni’mat

Kelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 TahunKelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Soto Sapi Ni’mat Betawi yang berdiri sejak 1952 menjadi salah satu soto paling legendaris di Jatinegara. Warung sederhana ini konsisten menyajikan satu menu yaitu soto Betawi berkuah santan murni tanpa susu, menggunakan santan dari kelapa pilihan, dan racikan rempah turun-temurun.

Daging sapi, kikil, dan tulang muda dimasak dua kali agar empuk, lalu disajikan bersama sambal rawit dan acar. Seporsi soto dihargai Rp 26.000, atau Rp 32.000 jika termasuk nasi. Meskipun tempatnya sederhana, warung ini mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging per hari.

Tidak tersedia di aplikasi ojek online, pengunjung harus datang langsung untuk menikmati soto legendaris ini. Aroma gurih kuah santannya membuat banyak pelanggan kembali.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Viral Warga Setel Musik Tengah Malam, Tetangga Ngamuk hingga Matikan Listrik


Jakarta

Hidup bertetangga mengharuskan seseorang selalu rukun dan bertenggang rasa antarsesama. Hidup di lingkungan tetangga pun harus memperhatikan kenyamanan tetangga yang lain.

Belum lama ini muncul video viral yang diunggah oleh Selebgram Priscillia Hesty yang mengeluhkan perilaku salah satu tetangganya. Ia mempermasalahkan tetangga yang memutarkan musik dengan kencang dari petang hingga tengah malam.

“Masih aja tetap dia putar musik sekencang ini, bayangin. Dan ini udah panggil sekuriti, terus pintunya udah digedor-gedor tapi dia nggak mau keluar. Suaranya itu kedengaran sampai ke tiga rumah sebelahnya,” ujar Priscillia Hesty, dikutip dari video akun Instagram priscillia_hestyy, Senin (8/4/2024).


Dalam video singkat itu, ia menyebutkan tetangga tersebut memutar musik sejak jam 18.00 hingga tengah malam. Menurutnya, perilaku tersebut sangat mengganggu warga yang ingin beristirahat di malam hari.

Ironisnya, kejadian ini ternyata terjadi di sebuah klaster elit yang biasanya dikenal memiliki lingkungan yang kondusif. Priscillia Hesty pun mengambil tindakan dengan mematikan panel listrik rumah tetangganya supaya sang tetangga mau keluar rumah.

Akhirnya sang tetangga berhasil dipancing untuk keluar rumah yang kemudian diamuk amarah warga. Tak hanya kerap memutar musik kencang, Priscillia Hesty tetangga tersebut juga mengganggu kenyamanan warga lainnya dengan membuang sampah dan oli sembarangan.

“Bahaya sih punya tetangga kayak gini. Udah setel musik kencang banget, buang sampah depan rumah orang, terus buang oli lagi,” ucapnya.

Lantas, bagaimana seharusnya seorang tetangga berperilaku? Yuk, simak penjelasan beberapa etika bertetangga berikut yang dilansir dari wigan.gov.uk.

1. 1. Suara

Rumah sebenarnya tidak sepenuhnya antisuara, maka wajar saja mendengar suara dari sekitar rumah, seperti suara TV, alarm, radio, pintu, dan lainnya. Sadari bahwa tetanggamu tak ingin mendengar suara bising untuk jangka waktu yang lama, terutama pada malam hari.

Oleh karena itu, pastikan suara-suara dari rumah kamu diatur volumenya agar tidak terlalu berisik hingga mengganggu orang sekitar. Kalau ingin melakukan langkah pencegahan ekstra, kamu bisa membuat rumah menjadi lebih kedap suara. Selain itu, jika hendak menggelar acara atau renovasi yang berisik, kamu bisa memberitahukan tetangga sekitar.

2. Pekarangan

Jangan menghalangi daerah komunal dengan barang-barang pribadi, seperti sepeda. Lalu, sebaiknya tidak biarkan tanaman di rumahmu tumbuh sampai-sampai melewati batas tanah.

Di sisi lain, apabila pohon atau tanaman tetangga memasuki wilayahmu, kamu bisa memotongnya. Namun, akan lebih baik menanyakan tetangga terlebih dulu.

3. Sampah

Pastikan kamu memiliki tempat pembuangan sampah di luar rumah yang sesuai dengan standar perumahan. Jangan asal membuang sampah, bahkan sampai membuangnya ke tempat sampah milik tetangga. Lalu, sebaiknya menjaga area sampah tetap bersih.

4. Parkir Kendaraan

Hindari memarkir kendaraan asal-asalan di luar rumah. Kamu boleh saja memarkir kendaraan di ruang publik. Akan tetapi, pastikan tidak sampai menghalangi kendaraan, akses masuk jalanan, serta rumah orang lain.

Demikian etika bertetangga yang perlu kamu ketahui supaya bisa menjaga hubungan antartetangga. Semoga bermanfaat!

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! Ini Cara Agar Listrik di Rumah Aman saat Ditinggal Mudik Lebaran


Jakarta

Mudik menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Saat mudik, tentunya rumah harus ditinggalkan dalam kondisi aman.

Apabila rumah tidak ditinggalkan dalam kondisi aman, bisa saja terjadi bencana yang tidak diinginkan, contohnya seperti korsleting listrik hingga kebakaran. Tentunya detikers tidak ingin hal tersebut terjadi dong, maka dari itu perlu dilakukan pencegahan.

Listrik menjadi hal vital yang harus diperhatikan ketika ingin meninggalkan rumah saat mudik. Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar listrik di rumah aman sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi pemilik rumah.


Dilansir dari situs PLN yang diunggah pada 2023, berikut ini tips agar listrik di rumah aman saat ditinggal mudik Lebaran.

1. Cek Sambungan Listrik

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengecek sambungan listrik di rumah. Jika ada peralatan elektronik yang tidak dibutuhkan, segera cabut dari stopkontak.

2. Bayar Listrik di Awal Bulan

Bagi pengguna pascabayar, disarankan untuk membayar listrik di awal bulan atau sebelum tanggal 20 agar lebih nyaman dan terhindar dari pemutusan. Sementara bagi pengguna prabayar, isi token listrik secukupnya dan siapkan cadangan jika diperlukan. Hal ini dilakukan agar listrik tetap menyala, khususnya untuk penerangan.

3. Cek Instalasi Listrik

Selanjutnya yaitu cek instalasi listrik sebelum mudik, apalagi jika sering terjadi korsleting. Periksalah dengan bantuan instalatir resmi yang terdaftar.

4. Lapor ke RT atau RW Setempat

Selanjutnya yaitu melapor ke RT maupun RW setempat jika ingin mudik. Lalu, titipkan rumah ke tetangga terdekat yang tidak mudik supaya rumah kamu tetap aman.

Itulah beberapa tips agar listrik di rumah tetap aman. Semoga bermanfaat!

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik, klik tautan ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Menu Sarapan Kukusan Lagi Viral, Begini Isian dan Rasanya


Jakarta

Tren sarapan sehat kini kembali digemari masyarakat. Salah satunya menu sarapan kukusan dan rebusan yang beragam isinya.

Tren sarapan sehat berbasis kukusan tengah berkembang pesat di media sosial dan diminati terutama oleh Gen Z (1997-2012).

Menu sederhana seperti ubi, singkong, pisang, talas, hingga jagung rebus kini dianggap sebagai pilihan sarapan yang lebih ringan, bergizi, dan praktis ketimbang nasi uduk atau gorengan.


Popularitas tren ini bahkan mendapat apresiasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menilai semakin banyak anak muda memilih opsi makan pagi yang lebih sehat dan terjangkau.

Banyak penjual kukusan bermunculan di berbagai titik keramaian. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di kota-kota lain, menyediakan paket kukusan kisaran harga dari Rp 10.000. Berikut beberapa ulasan menarik seputar tren sarapan kukusan yang sedang viral.

1. Konsep Menu Kukusan

Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

Berawal dari media sosial seperti TikTok dan Instagram, banyak orang yang mulai tertarik untuk sarapan kukusan. Ditambah banyak penjual kukusan mulai bermunculan sehingga popularitas makanan tradisional ini mulai diminati kembali.

Menurut salah satu penjual kukusan, Santi, yang berjualan di dalam Pasar 8 Alam Sutra, Tangerang Selatan, tren kukusan ini memang awalnya mulai dikenal dari media sosial.

“Saya baru berjualan sekitar satu bulan di sini. Saya sendiri pun terinspirasi jual kukusan seperti ini karena lihat orang-orang pada penasaran coba sarapan kukusan ini di TikTok,” ujar Santi kepada detikFood (21/11/2025). Ia menamai dagangannya ini dengan brand ‘Kookusan’ (kukusan).

Sama seperti penjual lainnya, Santi menawarkan beberapa jenis menu kukusan yang bisa dipilih pembeli. Ada Jagung Merah, Jagung Putih, Jagung Kuning Madu, Telur Omega 3, Ubi Ungu, Ubi Kuning dan Ubi Putih. Tak ketinggalan menu pelengkap seperti Pisang, Labu Kuning, Kacang Edamame dan Kacang Lurik. Kisaran harga per buahnya dari Rp 3.000 – Rp 6.000 saja.

2. Menu Sarapan yang Lebih Sehat

Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

Meski baru berjualan selama satu bulan, Santi mengaku bahwa animo pembeli di Pasar 8 Alam Sutra ini cukup besar. Pada hari pertama ia berjualan, bahkan dagangannya habis dalam hitungan jam karena banyak orang yang penasaran ingin mencoba menu kukusan ini.

“Sehari saya bawa jagung dan ubi-ubian itu sekitar 5-20 kg. Semuanya ini saya bersihkan dulu, lalu saya kukus tanpa tambahan garam atau gula. Jadi bisa dibilang kukusan ini memang menu sarapan yang sehat dan bergizi, karena tidak ada tambahan bumbu atau penyedap apapun,” lanjut Santi.

Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

Di Kookusan ini Santi menjual dagangannya per paket atau bisa juga dibeli satuan. Untuk paket regular harganya Rp 19.000, dapat enam jenis kukusan, yaitu jagung kuning serta aneka ubi.

Untuk kisaran harga kukusan, Santi mengakui bahwa harga yang dipatoknya memang lebih mahal dibandingkan penjual lainnya. Ini dikarenakan ia harus sewa lapak di dalam pasar, sehingga harga jualnya pun perlu disesuaikan.


3. Nutrisi Menu Sarapan Kukusan

Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

Sebagai penjual kukusan, Santi juga belajar tentang nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dijualnya. Ia banyak membaca manfaat dan nutrisi dari jagung, ubi sampai labu sehingga ketika ada pembeli yang bertanya tentang nutrisi dan kesehatan dagangannya ia bisa menjawab.

“Seperti jagung kuning ini contohnya, jagung rebus ini memiliki beragam manfaat kesehatan berkat kandungan karbohidrat, serat, vitamin, mineral, dan antioksidannya. Jagung cocok buat sarapan orang-orang yang lagi diet, karena bisa mengontrol berat badan soalnya jagung rebus itu rendah lemak serta kalori. Serat di jagung juga menjaga pencernaan tetap lancar dan membantu mencegah sembelit,” ungkap Santi.

Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

Selain itu Santi juga mengemas menu kukusannya dengan kotak putih dan kertas makanan yang berwarna-warni sehingga menarik perhatian pembeli. Santi menggunakan panci modern yang lebih ringan dan memiliki panas merata, jadi labu sampai jagung tetap hangat dan lembut.


4. Diapresiasi Menteri Kesehatan

Jajanan kukusan kini kembali diminati. Makanan yang dikukus juga punya sejumlah manfaat dibandingkan metode lain seperti digoreng.Jajanan kukusan kini kembali diminati. Makanan yang dikukus juga punya sejumlah manfaat dibandingkan metode lain seperti digoreng. Foto: Andhika Prasetia

Selain mendapat sambutan hangat dari banyak orang, tren sarapan sehat ini juga disambut baik oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. Dikutip dari detikHealth (20/11/2025), Budi membut unggahan di media sosial untuk mengapresiasi tren sehat ini.

“Aku baru beli nih kayak gini (paketan kukusan), harganya sekitar Rp 10 ribuan. Ternyata sudah banyak orang jualan makanan sehat seperti ini,” ungkap Budi Sadikin dalam unggahan Instagram miliknya.

Sampai kini penjual kukusan semakin menjamur, tak hanya di Jakarta saja, menu kukusan bisa ditemukan di Tangerang, Bandung, sampai Pekanbaru.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Keran Air Bocor? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini


Jakarta

Keran air bocor bisa cukup mengganggu para penghuni rumah. Dari rembesan air yang menggenangi area sekitar keran hingga membengkaknya tagihan air tentu menjadi masalah.

Apabila dibiarkan terlalu lama, keran air bocor dapat semakin parah sampai menghambat aktivitasmu. Oleh karena itu, sebaiknya segera memperbaiki keran air bocor sebelum masalah semakin serius.

Melansir dari Qilat, berikut ini cara memperbaiki keran air bocor di rumah.

1. Mencari Tahu Penyebab Kebocoran

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu sumber atau penyebab kebocoran pada keran air. Kamu bisa memeriksa bagian-bagian seperti sambungan pipa dengan keran dan gagang keran. Lalu, periksa juga kondisi keran air untuk menentukan antara memperbaiki atau mengganti keran dengan yang baru.


2. Menyiapkan Peralatan Sesuai Kebutuhan

Selanjutnya, persiapkan peralatan yang diperlukan dengan menyesuaikan sumber dan penyebab kebocoran keran. Misalkan kebocoran yang disebabkan oleh rembesan air dari sambungan pipa memerlukan kunci untuk mengencangkan keran.

Selain itu, persiapkan juga karet dan sealer untuk mengatasi bagian keran yang bocor. Berbeda halnya, jika keran air patah, maka kamu harus menyiapkan keran baru.

Setelah semua siap, pastikan untuk menutup aliran air pada pipa. Kamu bisa mematikan mesin air atau menutup tangki penyimpanan agar aliran air tidak keluar. Langkah ini bertujuan supaya proses perbaikan pipa dapat dilakukan tanpa adanya aliran air yang mengganggu.

4. Memasang Karet pada Keran

Setelah menutup aliran air, kamu dapat memulai melakukan perbaikan pada keran air yang bocor. Apabila keran air terasa longgar, kamu bisa memasang karet ban yang baru dengan melepaskan keran yang terhubung dengan pipa.

Kemudian, lepaskan karet ban lama pada bagian kepala keran. Selanjutnya, pasang karet ban yang baru dan pasang kembali keran pada sambungan pipa.

Kamu juga dapat menggunakan seal tape pada bagian-bagian yang rentan muncul kebocoran atau rembesan air. Terlebih lagi, penggunaan seal tape akan membuat keran terpasang lebih kuat.

5. Mengganti Keran dengan yang Baru

Apabila keran air mengalami kerusakan parah dan tidak bisa diperbaiki, maka kamu perlu menggantinya dengan keran baru. Sama seperti memasang karet ban, langkah pertama untuk mengganti keran adalah melepas keran yang rusak.

Jika ada sisa patahan yang masih menempel pada pipa, pastikan untuk mengambilnya agar tidak mengganggu pemasangan keran yang baru. Lalu, pasang keran yang baru dan sambungkan dengan pipa saluran air.

Demikian cara memperbaiki keran air bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ngiler! Ini 5 Spot Kuliner Bandung yang Sering Didatangi Artis & Pejabat


Jakarta

Kuliner di Bandung memang selalu menarik perhatian. Beberapa tempat bahkan sudah dikenal sebagai favoritnya artis hingga pejabat untuk makan. Berikut daftarnya!

Sejak lama Bandung dikenal sebagai surga kuliner. Kuliner yang bisa ditemukan di Bandung pun beragam, mulai dari makanan atau jajanan tradisional Sunda hingga kafe kekinian. Tak heran kalau ke Bandung banyak warga lokal langsung tertuju untuk berburu kulinernya.

Bahkan beberapa tempat makan disebut-sebut menjadi favoritnya para artis hingga pejabat karena rasa menunya yang menggugah selera. Mulai dari warung makan ayam goreng, bakso, hingga lontong kari.


Berikut daftar 5 kuliner Bandung yang jadi favoritnya pada artis hingga pejabat!

1. Rumah Makan Wangi Seruni

Kuliner bandung favorit artis dan pejabatRumah makan ini terkenal dengan hidangan ayam goreng kremesnya yang berempah. Foto: Instagram @rm.wangiseruni

Rumah Makan Wangi Seruni dikenal sebagai salah satu spot kuliner yang lagi viral di Bandung. Tempat makan ini pun sudah beberapa kali didatangi para artis, mulai dari Ariel Noah, Melki Bajaj, hingga Raffi Ahmad.

Mereka spesial menawarkan ayam goreng berbumbu rempah yang meresap sampai ke dalam daging. Ada taburan kremesan rempah krispi yang memberi sentuhan unik. Selain ayam goreng, sop seruni, tumis bunga bawang, hingga perkedel bisa dipesan sebagai pelengkap.

Harga menu makanan dan minumannya dibanderol mulai dari Rp 2.000 sampai Rp 55.000 saja.

Mereka punya dua cabang di Bandung yaitu di Jl. Cimanuk No.42 Bandung dan Jl. Cisangkuy No.20 Bandung. Buka setiap hari pukul 09.00-22.00 WIB.

2. Bakso Tjap Haji

Gurih Mantap! Bakso Spesial dengan Tetelan Oseng Buatan 'Tjap Haji'Bakso Tjap Haji juga menawarkan kenikmatan yang banyak disukai oleh para artis dan pejabat. Foto: detikFood

Kedai bakso ini tergolong sebagai kuliner legendaris di Bandung karena baksonya sendiri sudah diproduksi sejak 1996.

Bakso Tjap Haji turut dikenal dengan variasi bakso, mie ayam, dan tetelan koyor yang jadi topping favorit banyak pelanggan.

Tempat makan bakso ini menjadi sangat populer usai dikunjungi oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Beberapa artis lain juga sempat mampir makan di sini, seperti Yuki Kato, Rachel Vennya, hingga Rian D’Masiv.

Untuk menu andalannya yaitu Paket Bakso Spesial 1 (Rp 50.000). Isiannya lengkap ada bakso telur, bakso urat, bakso cincang, bakso halus kecil, pangsit goreng, dan pilihan bihun atau mie. Disajikan dengan kuah bening beraroma kaldu sapi yang cukup kuat.

Supaya lebih lengkap, bisa pesan Oseng Tetelan dan Oseng Koyor yang jadi tipping favorit. Disajikan terpisah, tetapi bisa dimakan bersama bakso, mie ayam, atau dengan nasi putih.

Bakso Tjap Haji di Bandung bisa disambangi di Jl. Burangrang No.21, Malabar, Bandung. Buka setiap hari pukul 10.00-21.00/22.00 WIB.

3. Mie Kocok Persib Gorowok

Berawal dari jualan pikulan, kini Mie Kocok Persib Gorowok telah menjadi favorit banyak orang. Bahkan beberapa artis hingga food vlogger, seperti Uya Kuya dan Nex Carlos juga langganan makan di sini.

Penggunaan resep turun temurun membuat mie kocok ini semakin disukai. Ciri khasnya punya rasa kuah kaldu sapi yang gurih dengan pelengkap topping kikil dan iga di dalamnya.

Semangkuk mie kocok terdiri dari mie kuning, tauge, kikil sapi, iga sapi, dan kuah kaldu sapi. Semakin nikmat dimakan bersama taburan pangsit goreng berukuran kecil.

Harga mie kocok yang ditawarkan dibanderol sekitar Rp 30.000 sampai Rp 42.000 tergantung isian topping.

Jika tertarik bisa mampir ke lokasi Jl. A. Yani No.262, Kacapiring, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat 40271. Buka setiap hari pukul 10.00 – 16.00 WIB.

4. Warung Mak Eha

Legendaris di Pasar Cihapit! Warung Mak Eha Tawarkan Gepuk dan Pepes NikmatWarung legendaris ini juga banyak disambangi artis dan pejabat. Terkenal menawarkan masakan rumahan sedap. Foto: detikcom

Tentu belum lengkap rasanya pergi ke Bandung tanpa mampir ke warung Sunda. Warung Mak Eha menjadi salah satu yang terkenal dan legendaris di Bandung karena sudah berdiri sejak tahun 1947.

Warung Nasi Mak Eha menawarkan beragam menu yang bisa bikin pelanggan kalap. Sebagian besar menu yang ditawarkan adalah masakan rumahan, seperti gepuk, babat, limpa, gorengan udang, gorengan jagung, hingga telur balado.

Di antara banyaknya menu, gepuk yang opaling jadi andalan. Gepuknya punya tekstur sangat empuk dan berbumbu manis gurih.

Kenikmatan makanan di sini sekaligus kesederhanaan Mak Eha membuat warungnya menarik perhatian para pesohor. Artis hingga politisi, seperti Melly Goeslaw, Puan Maharani, Dewi Lestari, hingga Gibran Rakabuming pernah mengunjungi warung ini.

Warung Nasi Mak Eha juga jadi favoritnya Ridwan Kamil hingga mendiang pakar kuliner Bondan Winarno.

Kalau tertarik bisa mampir ke lokasi Ps. Cihapit, Jl. Cihapit No.8A, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40114. Buka Selasa-Minggu pukul 06.00 – 15.00 WIB.

5. Lontong Kari Kebon Karet

Kuliner bandung favorit artis dan pejabatLontong Kari Kebon Karet termasuk salah satu andalannya Ridwan Kamil. Foto: Instagram @lontongkarikebonkaret

Lontong Kari Kebon Karet menjadi salah satu kuliner Bandung yang menggugah selera.

Seporsinya terdiri dari lontong, daging lembut, telur rebus, emping, taburan kacang serta bawang goreng. Lalu disiram kuah santan yang gurih, sedikit manis, dan ada sentuhan rempah khas. Sejak tahun 1966 dibuka. lontong kari di sini konon menggunakan resep turun temurun.

Warung Lontong Kari ini pun telah disambangi oleh banyak artis hingga pejabat. Beberapa bahkan menjadi langganan di sini, seperti Ridwan Kamil dan Ahmad Heryawan.

Jika tertarik bisa mampir ke Jl. Otista Gg Kebon Karet no 28. Buka setiap hari pukul 07.00 – 19.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ada Tetangga Menyebalkan dan Ganggu, Kita Harus Ngapain?



Jakarta

Tak jarang kehidupan bertetangga menimbulkan drama yang bisa berakhir keributan. Seperti halnya kejadian yang viral belum lama ini di media sosial, muncul video milik Selebgram Priscillia Hesty yang mengeluhkan perilaku salah satu tetangganya.

Dalam video tersebut, ia menunjukkan perilaku tetangga yang mengusik warga dengan menyetel musik dengan volume kencang selama berjam-jam di malam hari. Walaupun petugas keamanan sudah berupaya menyampaikan teguran, tetangga itu tetap melanjutkan aksinya tanpa menggubris panggilan petugas.

“Masih aja tetap dia putar musik sekencang ini, bayangin. Dan ini udah panggil sekuriti, terus pintunya udah digedor-gedor tapi dia nggak mau keluar. Suaranya itu kedengaran sampai ke tiga rumah sebelahnya,” kata Priscillia Hesty, dikutip dari video akun Instagram priscillia_hestyy.


“Gimana orang bisa tidur coba kalau dia putar musik itu start jam 6 sore sampai tengah malem. Ini klaster elit loh tapi malah kayak gini, nggak mampu meng-handle,” sambungnya.

Menurut Priscillia Hesty, perilaku tersebut sangat mengganggu warga yang ingin beristirahat di malam hari, termasuk dirinya yang tengah sakit. Ia pun memutuskan untuk mematikan panel listrik rumah milik sang tetangga agar keluar.

Tetangga tersebut akhirnya keluar yang kemudian disambut dengan amarah warga sekitar. Selain memutar musik kencang, Priscillia Hesty mengatakan tetangganya juga pernah membuang sampah dan oli sembarangan, sehingga mengganggu kenyamanan warga lainnya.

“Bahaya sih punya tetangga kayak gini. Udah setel musik kencang banget, buang sampah depan rumah orang, terus buang oli lagi,” tuturnya.

Lantas, apa tindakan yang bisa dilakukan bila mengalami hal yang sama? Simak penjelasannya berikut ini.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) DPC Jakarta Utara, Sabar Ompu Sunggu mengaku sering mendapati kasus serupa, yakni seorang warga yang mengganggu kenyamanan warga lainnya dengan menimbulkan kebisingan.

“Saya bilang lapor aja ke polisi, karena itu membuat berisik. Di pasal itu, dengan membuat ingar bingar atau membuat berisik tetangga di malam hari atau membuat seruan tanda-tanda bahaya palsu dapat dipidana,” ujar Sabar kepada detikcom, Senin (8/4/2024).

Sabar mengatakan segala bentuk kebisingan dari memasang musik, memainkan alat musik, termasuk seruan tanda bahaya palsu seperti kebakaran, banjir, dan lainnya bisa dikenakan Pasal 265 KUHP Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023.

Sebab, hal ini dianggap mengganggu ketentraman lingkungan, termasuk ketika bertetangga. Adapun ancaman hukuman pidana berupa pidana denda paling banyak sebesar Rp 10 juta.

Namun, sebelum bertindak dengan hukum pidana, warga yang merasa terganggu boleh memberikan peringatan tegas terlebih dulu berupa somasi sebanyak dua kali. Apabila belum ada kesepakatan perdamaian, maka bisa meluncurkan gugatan terhadap pelaku melalui jalur hukum.

Selain itu, pastikan juga sudah menyiapkan bukti berupa rekaman video beserta saksi untuk melaporkan tetangga tersebut ke pihak berwajib. Jangan sampai ketika melaporkan ke polisi, ternyata suara musik sudah berhenti.

“Masyarakat itu harus mematuhi hukum. Jadi, sama-sama bertanggung jawab untuk memastikan hubungan yang baik dan harmonis antara masyarakat,” tuturnya.

Sabar pun menyarankan agar warga yang ingin memasang musik kencang melakukan langkah preventif supaya tidak mengganggu orang sekitar. Salah satunya bisa dengan memasang peredam suara.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com