All posts by 21

Apa itu SpookySwap? Mengenal DEX Terbesar dalam Jaringan Fantom

Saat ini, dunia kripto semakin mendapatkan banyak perhatian. Banyak pengembang menciptakan layanan jual beli aset kripto. Dalam hal jual beli aset kripto, diperlukan adanya bursa yang bisa memfasilitasi kegiatan tersebut. Salah satunya adalah Fantom sebagai aplikasi decentralized finance (DeFi) yang populer. Di dalam Fantom terdapat banyak sekali jaringan, yang salah satu yang terkenal dan populer yaitu SpookySwap. 

Simak penjelasan lebih lanjut untuk mengetahui pengertian dan cara kerjanya di bawah ini!

Apa Itu SpookySwap?

SpookySwap adalah pertukaran terdesentralisasi atau decentralized exchange (DEX) yang paling besar dalam jaringan Fantom. Berdasarkan DeFiLlama per Februari 2022, saat ini menjadi protokol aplikasi DeFi dengan nilai USD 1,33 miliar. Aplikasi ini memiliki tampilan UI yang sangat mudah dimengerti. Karena itu, SpookySwap sangat digemari dan mendapat perhatian lebih. 

Anda bisa melakukan banyak aktivitas langsung di halaman utama mereka. Aplikasi ini bisa menjadi jembatan dari jaringan blockchain lain ke Fantom ataupun sebaliknya. Selain itu, SpookySwap juga memiliki koleksi NFT tersendiri yang bernama MagiCat yang nantinya akan terintegrasi dengan ekosistem DEX serta token BOO. Token BOO itu bisa Anda beli atau dapatkan sebagai imbalan sebagai penyedia likuiditas atau LP.

Perkembangan SpookySwap

bentuk ilustrasi web3

Sama seperti kebanyakan aplikasi pada umumnya, SpookySwap pun terus melakukan perkembangan. Saat ini, aplikasi ini sudah masuk dalam tahap pengembangan kemitraan. Pengembang juga sedang melakukan penyesuaian penambangan yang berdasarkan kinerja, whitelisting token, serta memperbaiki bug website dan memperbaiki kualitasnya.

Ke depannya, SpookySwap akan menjadi platform yang lebih baik dengan BOO buybacks yang terdesentralisasi, implementasi Prop-015 atau Protocol Owned Liquidity dari Trade Fees, CEX listing, serta pemanfaatan NFT yang lebih kuat lagi.

Fitur apa saja yang tersedia?

SpookySwap merupakan Automated Market Maker atau AMM untuk menyediakan likuiditas dalam pool likuiditas. Harganya ditentukan secara otomatis dan juga berubah tergantung pada jumlah token yang ada dalam likuiditas. 

Anda bisa melakukan pembelian dengan harga tertentu, namun pembelian itu baru akan terverifikasi jika harganya tercapai. Artinya, Anda bisa tidak dikenakan biaya sampai pembelian Anda diproses. Fitur tersebut terbukti signifikan meningkatkan fleksibilitas perdagangan serta merencanakan masa depan.

Selain itu, fitur yang bisa Anda dapatkan yaitu:

1. Swap Token 

Fitur pertama yang bisa Anda dapatkan adalah swap token. Fitur ini, memungkinkan Anda untuk menukarkan berbagai macam token dengan biaya transaksi yang murah

2. Staking BOO

Staking BOO berguna saat Anda menjadi LP atau penyedia likuiditas. Setelah mendapat imbalan BOO, Anda bisa melakukan staking yang nantinya dapat dijual atau digunakan untuk staking berikutnya

3. Memindahkan Token 

Kemudian, fitur lainnya adalah memindahkan token dari jaringan blockchain ke Fantom. Proses ini hanya membutuhkan waktu minimal sepuluh menit hingga beberapa jam saja. 

Baca juga: Pahami Pengertian Leverage Adalah dan Fungsinya dalam Kripto!

Lebih Jauh tentang Token SpookySwap (BOO)

Seperti yang sudah sempat disebutkan sebelumnya, BOO merupakan token resmi SpookySwap. Token BOO ini akan memberi pemegang sebuah hak kuasa atas perubahan platform di masa depan. Para pemegang BOO juga bisa memperoleh bagian pendapatan dari biaya perdagangan. 

Para pemegang token diharapkan bisa menggunakan hak suaranya dengan bijak. Untuk harga BOO sendiri diperkirakan akan mencapai level tertingginya selama tahun 2022 ini, yakni di angka USD 25. Bahkan pada 2023, harga BOO bisa mencapai sekitar USD 63. Harga tersebut tentunya diprediksi akan terus meningkat.

Baca juga: Perbedaan yang Perlu Diketahui antara Koin dan Token pada Aset Kripto

Sebagai salah satu jaringan terbesar dalam Fantom, SpookySwap membuktikan bahwa mereka dapat bertahan lama serta banyak melakukan transaksi dan mampu menyediakan layanan yang tak ada sebelumnya di Fantom sehingga sukses meraih popularitas.Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih banyak mengenai SpookySwap, kunjungi website Tokonews sekarang juga!. Bergabunglah juga dalam Telegram dan Discord Tokocrypto dan mulai berinvestasi serta trading kripto di Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

Hashing Adalah Istilah dalam Mining Aset Kripto

Saat terjun dalam dunia kripto, ada beragam istilah yang perlu Anda ketahui selaku investor aset kripto. Salah satu istilah yang perlu Anda pahami adalah hash atau hashing. Hashing adalah istilah yang digunakan untuk proses penambangan (mining) atau pembuatan aset kripto.

Cara ini dilakukan agar dapat menciptakan ekosistem transaksi yang aman dan tidak mudah diubah dalam jangka waktu permanen. Lantas, apa itu hashing, apa saja komponen, jenis-jenis, dan penggunaannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Hashing?

Sebelum beranjak pada pengertian hashing, pahami dahulu apa yang disebut sebagai hash. Hash adalah kode yang dipakai untuk mewakili sebuah pesan, kata, atau data. Kode ini mempunyai dua karakteristik. Pertama, sebuah kode input akan selalu menghasilkan output yang sama. Kedua, sebuah kode hash tidak bisa digunakan untuk mengembalikan output menjadi input.

Apa Bedanya Hashing dan Encryption?

Hash sering kali disamakan dengan enkripsi. Padahal, keduanya memiliki arti dan fungsi yang berbeda. Lain halnya dari hash yang hanya dapat bekerja satu arah, enkripsi dapat melakukan fungsinya secara dua arah. Itulah yang menjadi perbedaan mendasar antara enkripsi dan hash.

Di sisi lain, hashing adalah proses memasukkan rumus matematika sebagai input agar dapat menghasilkan satu output yang sama untuk setiap input tersebut. Rumus matematika yang digunakan dalam proses hashing ini kemudian disebut sebagai hash function. Hashing dilakukan untuk mencegah duplikasi dan peretasan terhadap data dalam database.

Baca juga: Berikut Jenis Asic Miner yang Bisa Dipakai Untuk Mining Aset Kripto!

Komponen pada Proses Hashing

ilustrasi hashing

Untuk melakukan proses hashing, ada beberapa komponen yang harus dimiliki. Tiga komponen tersebut di antaranya data masukan, hash function, dan digest yang akan diuraikan dalam penjelasan berikut ini.

  1. Data masukan

Komponen pertama yang wajib ada saat akan melakukan proses hashing adalah data masukan atau input. Ada beragam data yang bisa menjadi input, seperti video, teks, password, file, dan sebagainya. Apa pun jenis datanya, yang terpenting itu adalah data biner.

  1. Hash function

Setelah mempunyai data masukan, diperlukan adanya hash function yang akan mengubah data-data inputan tersebut menjadi output yang sama untuk satu input data. Hash function dalam proses hashing ini terbagi dalam beberapa jenis. Akan tetapi, semuanya akan menghasilkan output yang sama untuk satu input yang sama pula.

  1. Hash values atau digest

Terakhir, dalam melakukan proses hashing yang disertai dengan data masukan dan hash function, ada yang disebut sebagai hash values atau digest. Ini juga dikatakan sebagai hasil akhir (output) data setelah diinput dan diproses menggunakan fungsi hash (hash function).

Jenis-jenis Hash Function dan Penggunaannya

Ada beragam jenis hash function untuk melakukan proses hashing. Beberapa fungsi hash yang paling banyak digunakan adalah MD, RIPEMD, dan SHA. Seperti apa ketiga hash function tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya!

  1. MD

Hash function pertama yang paling banyak digunakan adalah MD. Fungsi ini pertama kali digunakan pada 1990 setelah diciptakan oleh Ronald Rivest. Fungsi hash MD kemudian terus mengalami perbaikan hingga terbagi lagi dalam beberapa fungsi, seperti MD4 dan MD5.

  1. RIPEMD

Hash function RIPEMD diciptakan oleh Hans Dobbertin dan memiliki algoritma sepanjang 160 bit. Fungsi ini dapat mengatasi transaksi Bitcoin yang tertunda. Meski demikian, performanya tak lebih dari SHA, apalagi SHA-256.

  1. SHA

SHA atau Secure Hashing Algorithm adalah fungsi yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional untuk proses tanda tangan digital dengan kecepatan awal 160 bit. Kemampuan ini terus ditingkatkan hingga terbagi dalam beberapa jenis fungsi, salah satunya SHA dengan kekuatan 256 bit.

Hashing adalah proses yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada dunia kripto saat melakukan mining (penambangan). Proses ini dilakukan untuk mencegah adanya transaksi yang tertunda. 

Untuk mengetahui berbagai istilah lain yang terdapat dalam dunia kripto, Anda bisa mengikutinya di website, Instagram, dan Twitter Tokocrypto. Mari bergabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto. Jangan lupa juga untuk mulai berinvestasi dan trading kripto melalui Tokocrypto!





Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu SafeMoon Coin? Kripto yang Hits di Kalangan Selebritas

Industri aset kripto dihebohkan dengan hadirnya aset kripto SafeMoon Coin yang meroket secara fantastis pada bulan April 2021 lalu. Meledaknya valuasi aset kripto ini didorong oleh para selebritis internasional yang mempromosikan dan mengajak para penggemar mereka untuk berinvestasi.

lil yachty

Melalui akun Twitter resminya, Lil Yachty berkicau “#safemoonisthenewdogecoin” pada 29 Maret 2021. Hal ini diaminkan oleh Jake Paul dengan balasan pada cuitan tersebut “factssss.”

Apa itu SafeMoon Coin?

SafeMoon coin adalah aset kripto BEP-20 yang termasuk DeFi (decentralized finance) token yang diluncurkan pada Maret 2021 di blockchain Binance Smart Chain. Nama SafeMoon sendiri merupakan singkatan dari “Safely To The Moon,” yang mengindikasikan para penciptanya ingin koin ini meroket dengan aman.

SafeMoon Coin dikenal memiliki volatilitas yang tinggi dan beberapa aturan yang tergolong ‘aneh.’

Kreator aset kripto ini menuturkan bahwa mata uang ini didesain untuk mereka yang ingin berinvestasi jangka panjang. SafeMoon menerapkan biaya transaksi sebesar 10%. Pendapatan dari biaya transaksi yang tinggi tersebut kemudian dibagikan kepada holder jangka panjang. Hal ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga dari SafeMoon Coin.

Serupa dengan aset kripto kecil lainnya seperti Dogecoin, Shiba Inu, dan Akita Inu; SafeMoon menggunakan pendekatan meme culture dan hype di media sosial untuk meningkatkan popularitas mereka.

Mengutip dari CoinGecko, SafeMoon berada di urutan 131 diukur dari Market Capitalization. Harga SafeMoon Coin mencapai puncak tertingginya pada bulan Januari 2022. Namun jika dibandingkan dengan harga rata-rata per bulan ini, valuasinya telah menurun sebesar 79%. Para developer SafeMoon juga mengurangi jumlah token dalam sirkulasi secara berkala dalam rangka meningkatkan harga dan menjaga stabilitas.

Hingga saat ini, SafeMoon memiliki 2,9 juta holder, mengutip dari BscScan.

Baca Juga: Terkenal Cepat, Simak Penjelasan Lengkap tentang Fantom Coin

Fitur Utama SafeMoon Coin

  • Dilansir dari white paper proyek SafeMoon, para holder yang menjual tokennya dikenakan biaya transaksi sebesar 10%, yang mana pendapatan 5% dari biaya transaksi akan didistribusikan ke para holder lainnya.
  • White paper proyek SafeMoon juga menjelaskan bahwa 5% dari biaya transaksi akan disebar ke beberapa liquidity pool di PancakeSwap dan platform lainnya. Selain itu, sisa dari 5% yang disebar ke beberapa liquidity pool dikonversikan menjadi Binance Coin (BNB) untuk memberi jaminan likuiditas dari SafeMoon.
  • Token Burn merupakan salah satu fitur dari SafeMoon coin yang ditujukan untuk mengurangi kuantitas aset kripto satu ini dalam sirkulasi.

Resiko yang Patut Diperhatikan 

Apakah Safemoon adalah investasi yang baik? Sama seperti aset kripto lainnya, SafeMoon Coin merupakan aset yang sangat spekulatif dan tidak memiliki nilai intrinsik sama sekali. 

Anda harus bersiap dengan resiko kehilangan investasi Anda jika memilih untuk membeli aset kripto satu ini. Berikut adalah beberapa resiko yang patut diperhatikan:

  • Volatilitas: semenjak peluncurannya, harga SafeMoon mengalami peningkatan dan penurunan yang tergolong ekstrim. Harganya sempat melonjak hingga 20.000 persen sebelum akhirnya jatuh melampaui 80 persen. Karena aset kripto tidak memiliki nilai intrinsik, keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi ini hanya dari nilai penjualan.
  • Likuiditas: SafeMoon mendorong para holder untuk berinvestasi jangka panjang dengan mengenakan biaya transaksi sebesar 10 persen sehingga menjual token ini memerlukan pertimbangan agar tidak merugi.
  • Skema Ponzi: beberapa pengamat kripto mengemukakan keraguan mereka terkait SafeMoon Coin sebagai sebuah skema ponzi dengan adanya reward bagi investor jangka panjang dari biaya transaksi yang tinggi.

Selalu lakukan research sendiri sebelum menentukan koin apa yang ingin Anda beli untuk investasi. 

Demikian informasi tentang SafeMoon Coin yang perlu Anda ketahui. Temukan berbagai artikel terkait investasi aset kripto di sini

Tetap up to date soal dunia kripto dengan mengikuti media sosial Tokocrypto: Instagram & Twitter. Kamu juga bisa ikut berdiskusi dengan investor lainnya di komunitas Discord kami, join melalui link berikut.





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Awal Pekan: Nilai Bitcoin Rebound Setelah Terpuruk Ditekan Inflasi

Market aset kripto pada awal pekan keempat Juni 2022, terlihat mengalami rebound, setelah selama akhir pekan lalu mengalami penurunan yang drastis. Pergerakan reli kecil terlihat mengirim Bitcoin kembali di atas ambang batas nilai psikologisnya $ 20.000, tetapi situasi ini diprediksi tidak akan bertahan.

Melansir situs CoinMarketCap pukul 08.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar ada big cap kompak meluncur ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) naik 5,48% ke $ 19.985 per keping dalam sehari terakhir.

Sebelumnya pada Sabtu (18/6) pagi, harga BTC anjlok di bawah $ 20.000 dan turun ke $ 17.601. Penurunan itu menempatkan Bitcoin di bawah level tertinggi sepanjang masa $ 19.783 yang dicapai pada Desember 2017, level yang diyakini banyak pedagang kripto bahwa BTC tidak akan pernah lagi jatuh di bawahnya.

Sementara nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) tidak jauh berbeda naik 9,48% ke $ 1.084 di waktu yang sama. XRP, Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan yang paling signifikan, masing-masing 4,72%, 6,54% dan 10,75%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Pria Ini Berhasil Kalahkan Bos Tokocrypto di Cerdas Cermat Kriptoversity

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto awal pekan ini sedikit mengalami pullback, setelah nilai babak belur pada akhir pekan lalu. Penyebab pergerakan rebound saat ini adalah sikap investor yang mulai masuk ke market, memanfaatkan rendahnya volume trading pasar kripto di akhir pekan untuk melakukan buy the dip.

Investor berharap Bitcoin dan altcoin lainnya tidak jatuh lebih bawah lagi, sehingga mereka melakukan strategi buy the dip untuk berusaha mendapatkan imbal hasil membaik untuk menutup kerugian.

“Investor kini tampaknya bersedia untuk membeli aset kripto dengan harga murah, meski belum dianggap sebagai titik bottom. Investor harus menentukan membeli sekarang atau menunggu tiba ke titik bottom yang belum diketahui pasti kapan terjadi,” kata Afid.

Prediksi Bitcoin sampai Titik Bottom

Afid melihat saat ini target Bitcoin menuju level support di $ 15.500. Menurutnya, Bitcoin masih lemah, namun tidak ada kejelasan di mana titik bottom yang akan ditujunya.

“Bitcoin masih dalam tekanan. Target pergerakan Bitcoin kini akan menuju penurunan hingga $ 19.000-$ 15.500 dalam beberapa waktu ke depan. Prospek bearish juga tampak berlanjut untuk menemukan bottom yang sebenarnya,” kata Afid.

bentuk koin bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Kenalan dengan SafeMoon Coin, Kripto yang Hits di Kalangan Selebritas

Jika melirik ke pada siklus Bitcoin, pada market bearsih tahun 2015, membutuhkan waktu 426 hari untuk akhirnya mencapai posisi bottom. Lalu jika dilihat ke siklus pada tahun 2017, butuh 365 hari untuk mencetak bottom pada 2018.

Sedangkan, dari puncak pada Juni 2019 pada $13.900, BTC kemudian mengalami penurunan 274 hari sebelum mencapai posisi bottom. Maka asumsi saat ini, jika pada bulan November 2021, merupakan siklus puncak titik bottom dalam antara 274 hari atau 365 hari, maka secara kalkulasinya akan terjadi pada September 2022 atau November 2022.

“Investor tetap cemas tentang inflasi yang tinggi, yang mencapai level tertinggi 40 tahun untuk bulan Mei, berlanjutnya kejatuhan ekonomi dari invasi Rusia ke Ukraina dan kemungkinan meningkatnya resesi global. Analisa teknikal tidak begitu berguna saat ini, fundamental atau makroekonomi yang bisa menentukan arah Bitcoin,” pungkas Afid.



Sumber : news.tokocrypto.com

Staking adalah Cara Alternatif Dapatkan Aset Kripto Impianmu

Berinvestasi dalam kripto sering membuat para investor berpikir, sebaiknya membelinya secara langsung di broker kripto atau dengan melakukan mining (penambangan), yakni membuat aset kripto yang baru. Semua cara itu sah-sah saja dilakukan. Namun, ada cara lain yang juga bisa menguntungkan Anda selaku investor dalam investasi kripto.

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan staking. Staking adalah salah satu metode untuk memperoleh keuntungan dari kripto. Lantas, apa yang disebut dengan staking, bagaimana cara kerja, dan kelebihannya? Simak informasi lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Staking?

Staking adalah metode yang digunakan saat bergelut dalam investasi kripto. Alih-alih membelinya secara langsung atau membuat aset kripto yang baru dengan melakukan mining, staking dilakukan dengan cara mengunci aset yang sudah dimiliki agar dapat memperoleh keuntungan maksimal.

Dengan melakukan staking, Anda sama seperti menaruh uang dalam bank untuk ditabung. Tentu saja, Anda membiarkan uang tersebut selama beberapa saat agar memperoleh bunga atau keuntungan. Inilah yang juga terjadi dalam staking kripto, Anda menaruh dan mengunci aset kripto Anda dan berharap mendapatkan reward atas upaya tersebut.

Staking juga bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan tambahan atau passive income. Ini bisa terjadi berkat adanya algoritma Proof of Stake (PoS) yang dijalankan dalam sistem jaringan blockchain, yang memungkinkan Anda bisa melakukan verifikasi transaksi sesuai dengan jumlah aset yang Anda miliki.

Baca Juga: Pahami Apa Itu Deposit dan Penerapannya dalam Aset Kripto!

Bagaimana Cara Kerja Staking Aset Kripto?

Setelah mengetahui arti staking, kini saatnya Anda memahami bagaimana cara kerja staking kripto yang bisa memberikan pendapatan tambahan atau passive income bagi Anda. 

Pada dasarnya, staking adalah metode yang cocok untuk dipilih oleh orang-orang yang tidak punya waktu atau tidak terlalu mengerti tentang naik-turunnya harga aset kripto.

Anda hanya tinggal mengunci aset kripto pada jaringan blockchain yang menerapkan sistem konsensus Proof of Stake (PoS)

Dalam hal ini, seorang pemilik aset kripto yang melakukan staking disebut sebagai validator. 

Nantinya, Anda akan memperoleh keuntungan sesuai dengan jumlah aset dan berapa lama waktu Anda mengunci aset kripto tersebut.

Sebagai validator, Anda akan memperoleh keuntungan setiap kali berhasil memverifikasi transaksi. 

Kemudian, sistem PoS-lah yang akan membagikan keuntungan pada setiap validator. Oleh karena itu, semakin banyak aset kripto yang dikunci, semakin besar pula peluang keuntungan yang Anda dapatkan.

Kelebihan dan Risiko Staking

ilustrasi susunan token bitcoin

Kelebihan staking adalah investor hanya harus menunggu mendapatkan keuntungan dengan cara mengunci aset.

Staking seperti terlihat aman karena investor hanya perlu mengunci aset. Namun bukan berarti staking tidak memiliki risiko. 

Risiko dari staking adalahcmungkin saja harga aset kripto yang Anda kunci sedang anjlok dan Anda tidak bisa menjualnya.

Oleh karena itu, penting untuk memilih broker kripto tepercaya saat akan melakukan staking. Dengan bermain di broker kripto tepercaya, Anda akan disuguhi oleh pilihan aset kripto yang memiliki harga relatif lebih stabil. 

Meski demikian, Anda harus tetap menggali informasi sebanyak-banyaknya seputar karakteristik aset kripto tersebut agar sesuai dengan profil risiko Anda.

Baca Juga: Temukan Pengertian Tapering Adalah dan Dampaknya dalam Transaksi Kripto di Sini!

Aset Kripto yang Bisa Diperoleh Lewat Staking

Tidak semua aset kripto bisa dimainkan dengan metode staking. Namun, ada beberapa di antaranya yang bisa Anda pilih sesuai profil risiko dan modal yang Anda miliki.

  1. Ethereum (ETH)
landing page website ethereum

Source: https://ethereum.org/en/staking/

Sebagai aset kripto yang paling banyak dikenal, Ethereum (ETH) juga bisa dibeli dan diperlakukan dengan cara staking atau mengunci aset. Minimal jumlah yang harus Anda miliki adalah 32 ETH dengan keuntungan yang ditawarkan sebesar 5-17 persen per tahunnya.

  1. Tezos (XTZ)
cara staking tezos coin

Tezos (XTZ) adalah salah satu jaringan blockchain terbuka yang memiliki aset kriptonya sendiri dengan nama XTZ. Aset kripto ini juga bisa di-stake di berbagai platform atau jaringan yang mendukung. Potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari aset kripto ini adalah sekitar 6 persen setahun.

  1. Cardano (ADA)
landing page website cardano

Source: https://cardano.org/stake-pool-delegation/

Sama seperti Ethereum (ETH) yang telah banyak dikenal, Cardano (ADA) juga menjadi salah satu aset kripto multilayer yang memiliki beragam fungsi, salah satunya bisa untuk staking. Keuntungan yang ditawarkan saat melakukan staking Cardano (ADA) bisa mencapai 24 persen pada pertengahan 2021.

Staking merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan lewat kripto tanpa perlu terus-terusan memantau fluktuasi harganya. Meski demikian, staking bukan berarti tanpa risiko, sebab Anda harus mengetahui karakteristik setiap aset kripto yang Anda kunci. Untuk memperoleh informasi lengkap seputar kripto, bergabunglah di komunitas Discord Tokocyrpto.

Selain itu, ikuti juga informasi yang disampaikan lewat website, Instagram, dan Twitter Tokocrypto. Untuk mulai berinvestasi, trading, maupun staking aset kripto, Anda bisa melakukannya dengan klik link ini!





Sumber : news.tokocrypto.com

FUD adalah Taktik Psikologi dalam Dunia Kripto, Hati Hati!

Di kehidupan sehari-hari, Anda tentu telah sering mendengar istilah FOMO atau Fear of Missing Out. Istilah ini dipakai untuk merepresentasikan seseorang yang memiliki rasa takut, gelisah, atau tak ingin ketinggalan tren yang sedang terjadi. Pada akhirnya, orang yang disebut FOMO akan mengikuti tren tersebut meski belum tentu pas untuknya.

Baca juga: Ketahui Pengertian FOMO Adalah di Dunia NFT Selengkapnya di Sini

Selain FOMO, ada juga istilah FUD yang kerap digunakan dalam pasar perdagangan, khususnya kripto. Lantas, apa itu FUD dan adakah cara agar terhindar dari FUD ini? Simak penjelasan berikut!

Apa Itu FUD?

Seperti yang telah dijelaskan secara singkat di atas, Fear, Uncertainty, and Doubt atau yang kemudian disingkat menjadi FUD adalah singkatan dari Fear, Uncertainty, and Doubt yang berarti ketakutan, ketidakpastian, dan kekhawatiran terutama yang terjadi dalam pasar perdagangan

FUD menggambarkan situasi dan kondisi ketika pasar sedang tidak stabil hingga membuat para investor mengalami rasa takut dan ragu. Istilah ini juga kerap diplesetkan menjadi Facts U Dislike. FUD sering menjadi taktik untuk memainkan psikologi seseorang yang bermain dalam pasar perdagangan.

Jika dalam kehidupan sehari-hari saja FUD banyak ditemui, apalagi dalam kripto yang dipenuhi dengan ketidakpastian. Pasalnya, harga aset kripto cenderung fluktuatif atau bisa berubah sewaktu-waktu. Inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para investor untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya, salah satunya dengan cara menyebarkan ketakutan. 

Jika ketakutan sudah tersebar, maka akan banyak investor yang menjual aset kriptonya dan dimanfaatkan para penyebar FUD tersebut untuk membeli aset kripto di harga yang amat rendah.

Jadi, tidak sedikit dari para investor yang saling menyerang agar dapat memengaruhi harga aset kripto masing-masing dari mereka. Namun, tidak sedikit pula pemain berpengalaman yang telah mengerti tentang strategi ini. Sehingga, pada akhirnya, mereka akan terus mengunci aset yang anjlok sampai harganya kembali stabil. Apakah Anda salah satunya?

4 Fenomena FUD dalam Dunia Crypto

bentuk koin bitcoin

Fenomena FUD dalam dunia kripto benar-benar pernah terjadi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang begitu fluktuatif saat ini. Berikut ini sejumlah hal yang turut memperkuat fenomena FUD dalam dunia kripto, yaitu:

Libra (Facebook)

Sejak masa peluncurannya ke publik, terdapat beberapa fenomena FUD dalam kripto. 

Salah satu yang menjadi pemula dari seluruh fenomena FUD dalam kripto adalah ketika Facebook yang digawangi oleh Mark Zuckerberg bersiap untuk merilis aset kripto pertamanya, yakni Libra. 

Kehadiran Libra tentu menjadi angin segar. Akan tetapi, tidak sedikit dari para investor yang meragukan privasi yang ditawarkan oleh aset kripto Libra.

Pelarangan Jual-Beli Bitcoin di Tiongkok

Melansir SoFi Learn, Pemerintah Tiongkok hampir setiap tahun selalu melayangkan pelarangan jaul-beli Bitcoin di seluruh Tiongkok setiap kali terjadi suatu penurunan atau tragedi yang menimpa pasar aset kripto. Meski terkesan sebagai aturan yang diturunkan secara permanen, nyatanya pelarangan ini hanya bersifat sementara hingga isu mengenai pasar kripto reda dengan sendirinya. 

Pelarangan ini dilakukan secara masif melalui media massa kepada individu atau komunitas kripto yang ada di Tiongkok. membuat harga Bitcoin menjadi anjlok dan dipertanyakan kredibilitasnya.

Pernyataan Donald Trump

Selain Facebook dan negara Tiongkok yang sukses mengguncang dunia kripto, Donald Trump juga turut berperan membuat FUD dalam kripto lewat cuitannya di Twitter. 

Pada saat itu, Trump menyatakan bahwa dirinya bukan penggemar dari Bitcoin maupun aset kripto lainnya. Pernyataan negatif Trump tersebut dinyatakan tepat ketika harga Bitcoin sedang bullish.

Perilisan BAKKT

BAKKT adalah platform perdagangan aset kripto dari NASDAQ yang diluncurkan setelah melihat arus pengguna kripto meningkat. Akan tetapi, pada hari perilisannya, harga Bitcoin justru anjlok hingga menyentuh 2.000 USD. Hal ini menunjukkan bahwa baik situasi FOMO maupun FUD bisa terjadi dalam waktu yang amat berdekatan.

3 Tips Terhindar dari FUD Crypto

Tidak ada yang suka berada dalam ketidakpastian hingga merasakan takut dan khawatir berlebihan. Untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana cara dan tips terhindar dari FUD, khususnya saat sedang bermain dalam instrumen investasi kripto. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan, yaitu:

  1. Perdalam pengetahuan dan tingkatkan percaya diri

Tips pertama agar bisa terhindari dari FUD saat berinvestasi kripto adalah dengan memperdalam pengetahuan seputar aset kripto. Pastikan sebelum melakukan pembelian, Anda sudah tahu karakteristiknya, sehingga siap menghadapi risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, tingkatkan rasa percaya diri dengan bekal pengetahuan tersebut. Saat rasa percaya diri Anda tinggi, Anda tidak akan mudah dipengaruhi oleh asumsi-asumsi negatif dari pihak lain.

  1. Gunakan logika Anda

Dalam mengambil keputusan, Anda tentu perlu berpikir mendalam dengan logika. Biasanya, keputusan yang diambil secara terburu-buru menggunakan perasaan disebabkan oleh rasa FOMO atau takut ketinggalan tren. Pada akhirnya, FOMO akan mengarahkan Anda pada FUD. Jadi, jangan sampai terlalu banyak menggunakan perasaan saat akan mengambil keputusan dalam investasi kripto.

  1. Siapkan dana darurat

Tips terakhir agar terhindar dari FUD adalah dengan menyiapkan dana darurat. Artinya, Anda harus menyiapkan uang cadangan sebagai antisipasi bila terjadi kerugian saat berinvestasi kripto. Jika Anda memiliki dana darurat untuk menghadapi kerugian yang mungkin terjadi, Anda akan lebih tenang dan tidak mengambil keputusan tanpa melakukan analisis terlebih dahulu.

Pada akhirnya, sebelum mulai berinvestasi kripto, Anda harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang karakteristik aset kripto serta risiko yang mungkin terjadi seperti FUD.Tentu masih banyak sejumlah hal lain yang memengaruhi ketidakpastian dalam dunia kripto. Untuk memperoleh informasi lengkap seputar kripto, bergabunglah di komunitas Discord Tokocyrpto dan website Tokonews. Untuk mulai berinvestasi aset kripto, daftar dan selesaikan KYC Anda di Tokocrypto sekarang!



Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Mining Dogecoin: Panduan dan Tips Agar Cuan

Pernah mendengar soal mining dogecoin? Dogecoin, atau sering juga disebut Doge, merupakan salah satu aset kripto. DOGE diperkenalkan pada 2013 oleh software engineer bernama Billy Markus dan Jackson Palmer. Sejak diluncurkan, Doge memiliki banyak penggemar karena punya nilai yang cenderung rendah.

Namun, DOGE melesat jauh setelah CEO Tesla sekaligus SpaceX, Elon Musk, menunjukkan ketertarikannya. Dukungan Musk bahkan mampu menaikkan nilai per koin Doge hingga 800% hanya dalam 24 jam. Nah, untuk mendapatkan Dogecoin sendiri ada beberapa cara. Salah satu cara yang populer adalah melalui mining Dogecoin. Bagaimana cara kerjanya? Baca terus artikel ini!

Dogecoin sebagai Alternative Coin Potensial

Seperti yang telah disinggung pada bagian pembuka, Dogecoin memiliki beberapa potensi untuk menjadi alternative coin atau altcoin yang menguntungkan. Selain karena nilainya yang relatif rendah, DOGE juga memiliki banyak penggemar. Jadi, layaknya aset kripto yang grafiknya fluktuatif, masa depan DOGE tampaknya akan terus cerah.

Jika melihat perkembangannya saat ini, nilai Dogecoin memang cenderung turun karena adanya koreksi. Hal tersebut sangat wajar terjadi. Sebab, Dogecoin baru saja mencapai all-time high atau nilai tertingginya pada Mei 2021 lalu, yaitu senilai $0.7376 (DOGE USD) dilansir dari CoinMarketCap. Selain itu, tidak bisa dipungkiri bahwa pergerakan harga altcoin juga mengikuti pergerakan harga Bitcoin (BTC USD) yang saat ini sedang mengalami penurunan. Aset kripto ini akan berangsur-angsur pulih apabila penggunaannya semakin masif.

Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

Mengenal Mining Dogecoin

Mengenal dogecoinTertarik untuk mulai mengumpulkan Dogecoin? Sama seperti aset  kripto lainnya, Dogecoin bisa didapatkan melalui beberapa cara seperti jual-beli aset kripto. Cara lain yang banyak diterapkan adalah dengan mining Dogecoin.

Apa itu mining Dogecoin?

Mining Dogecoin adalah cara mendapatkan aset kripto berupa Dogecoin dengan menambang. Menambang di sini berarti memecahkan beberapa masalah matematika kompleks. Alat yang digunakan untuk menambang pun bukan bor, ya, melainkan dengan perangkat komputer khusus.

Meski mining Dogecoin pada dasarnya mirip dengan mining pada aset kripto lain, tentu ada beberapa hal yang membedakannya.

Misalnya, dari segi algoritma atau hash yang merupakan aturan untuk menambang aset baru. Selain itu, ada juga block time yang berarti rata-rata waktu untuk memeriksa blok transaksi aset baru sebelum bisa ditambahkan ke blockchain.

Cara Kerja Mining Dogecoin

Ada dua opsi yang bisa Anda pilih untuk mulai mining Dogecoin, yaitu solo mining dan pool mining. Mari simak perbedaannya berikut ini.

1. Solo Mining

solo mining

Dogecoin menerapkan algoritma Scrypt yang cenderung hemat energi. Jadi, opsi untuk melakukan solo mining atau penambangan mandiri pun selalu terbuka. Anda hanya perlu menyediakan sebuah CPU dengan kecepatan setidaknya 100-200 kH/s untuk bisa mulai menambang Dogecoin.

Selain karena lebih ramah energi, Dogecoin juga tidak memerlukan graphic card dalam proses penambangannya. Dengan begitu, konsumsi listrik pun jauh lebih hemat jika dibandingkan saat Anda mining aset kripto lain.

Untuk mulai solo mining, unduh Dogecoin Core yang tersedia di official website Dogecoin.

Choose wallet before mining cryptoApa itu dogecoin core?

Dogecoin Core sendiri adalah dompet digital untuk menyimpan aset kripto Anda yang berupa Dogecoin. Selanjutnya, masuklah ke menu Encrypt Wallet untuk melindungi aset Anda. Terakhir, core akan mulai mengunduh blok yang ada ke CPU Anda. Proses ini bisa memakan waktu berhari-hari.

2. Pool Mining

Mining Crypto

Jika Anda tidak memiliki hardware yang mumpuni untuk solo mining, pool mining bisa jadi solusi yang efisien. Melalui pool mining, Anda tidak perlu lagi mengunduh core dan blok mining. Caranya adalah dengan bergabung pada pool yang memang menyediakan layanan mining Dogecoin.

Salah satu pool yang banyak digunakan adalah Aikapool. Di Aikapool, Anda cukup mendaftar dan melakukan instalasi software CPU Mining multi versi 1.3.1 Windows 64 bit. File software pun sudah disediakan di Aikapool. Apabila proses instalasi selesai, Anda tinggal mengekstrak folder pool dan mengikuti instruksi yang tersedia.

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Mining

Mining DOGE Coin

Sebelum mulai mining Dogecoin, jangan lupa untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan. Berikut adalah beberapa perangkat yang harus ada dalam melakukan mining aset kripto:

  1. PC yang menggunakan sistem operasi Windows, Linux, atau OS X.
  2. Sambungan internet yang stabil dan berkecepatan tinggi.
  3. Dompet digital atau wallet kripto, gunanya untuk menyimpan aset yang didapat dari mining.
  4. Proses mining Dogecoin akan lebih lancar jika Anda menyediakan graphic card serta Scrypt ASIC Miner pada PC.

Bagaimana, tertarik untuk mulai mining Dogecoin? Setelah mendapat aset kripto Dogecoin, Anda bisa melakukan exchange ke aset kripto lainnya melalui Tokocrypto. Di Tokocrypto, Anda bisa trading Bitcoin dan Dogecoin dan aset kripto lain dengan mudah dan tentunya aman. Yuk, mulai investasikan set kripto hasil mining Dogecoin Anda melalui Tokocrypto sekarang juga!



Sumber : news.tokocrypto.com

Kapan Bear Market Crypto Selesai? Ini Prediksinya

Bear market tiba harga aset crypto turun dengan persentase hingga dua digit, Bitcoin telah berada di level $ 21.000, kehilangan nilai lebih dari 60% dari harga tertingginya di $ 68.000.

Fase Bear Market 2022

Mengutip dari tweet, Jason Yanowitz dari Blockwork, saat ini bear market sedang masuk ke fase dua. Fase di mana harga crypto akan turun sangat jauh dan membuat investor frustasi.

Di fase ini pula banyak investor dari berbagai tingkatan memilih untuk keluar dari market crypto karena volatilitas dan kehabisan bahan bakar untuk bisa bertahan. 

Fase bear market kedua ini tidak ada yang bisa memprediksi kapan akan segera berakhir, yang jelas setelah fase ini selesai masih akan ada fase ketiga.

Ini merupakan sebuah fase di mana harga berada dalam titik terendah dan cenderung stagnan. 

Di fase ini kemungkinan tidak banyak investor yang tersisa dan proyek yang bertahan. Hanya investor yang kuat dan proyek yang berkualitas yang bertahan, bisa disebut bear market ini adalah seleksi alam. Hal ini pun turut disampaikan Bertrand Perez, CEO WEB3 Foundation. 

“Kami berada di bear market, dan saya pikir itu bagus, karena akan membersihkan orang-orang yang ada di sana (market crypto)  karena alasan yang buruk, proyek yang buruk pun akan hilang dan yang bertahan adalah yang fokus pada pengembangan proyek bukan hanya sekadang harga token.”

Bertrand Perez, CEO Web3 Foundation

Nolan Bauerle, direktur riset di CoinDesk, mengatakan 90% cryptocurrency hari ini tidak akan bertahan dari kehancuran di pasar. Mereka yang bertahan akan mendominasi permainan dan meningkatkan pengembalian bagi investor awal.

Nah, pertanyaannya kapan seluruh fase ini akan selesai. Kita sudah menyaksikan fase satu di awal tahun hingga Mei awal. Fase dua telah dimulai saat LUNA dan UST hancur dan berlangsung hingga sekarang. 

Baca juga: Mengenal Bear Market dan Cara Menghadapinya

Prediksi Bear Market Selesai

Investor makro, Raoul Pal yakin bahwa pasar crypto bear saat ini akan berakhir hanya setelah The Fed melonggarkan kebijakan moneter hawkish dengan menghentikan kenaikan suku bunga. Itu bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan, menurut prediksi Pal.

“The Fed tidak mungkin menaikkan suku bunga sejauh dan secepat yang diharapkan orang. Dugaan saya adalah mereka mungkin berhenti menaikkan suku bunga di musim panas dan hanya itu.”

Investor makro, Raoul Pal

Pal melihat kombinasi suku bunga tinggi dan ketakutan akan resesi yang akan datang sebagai faktor makro utama yang menyebabkan pasar penurunan crypto saat ini.

Pal berpikir bahwa dasar pasar belum tercapai dan fase likuidasi massal yang melibatkan aset kripto akan segera hadir. 

“[Crypto] bisa melihat lonjakan likuidasi di beberapa titik jika kita melihatnya di ekuitas dan pada akhirnya itu akan menjadi kapitulasi terakhir dari pasar.”

nvestor makro, Raoul Pal

Pada saat itu, menurut Pal, The Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya, memungkinkan beberapa likuiditas mengalir ke pasar keuangan, sehingga memicu reli crypto berikutnya.

“Kita akan melihat reli obligasi, reli crypto, mungkin beberapa saham teknologi reli.”

nvestor makro, Raoul Pal

Selain gambaran makro, faktor lain yang dapat memfasilitasi kenaikan berikutnya adalah persetujuan ETF spot Bitcoin dan peralihan Ethereum ke sistem bukti kepemilikan, yang diharapkan untuk Q3.

Histori bear market. Sumber: Coinmetrics.io

Sedangkan jika melihat histori bear market atau crypto winter pada 2018, butuh waktu kurang lebih dua tahun bear market selesai dan harga mulai kembali naik.

Hal ini juga berkaitan dengan halving, di mana setelah halving 2016, satu tahun kemudian harga Bitcoin sentuh ATH pertamanya di kisaran $ 20.000 dan kemudian setelah meraih harga tertinggi Bitcoin pun berangsur turun hingga 2020. 

Kemudian, 2021 satu tahun setelah halving Bitcoin raih harga tertinggi sepanjang masa yang mengesankan di $ 68.000. Setelah itu harga pun turun di 2022 dan kini masuk ke bear market.

Jika pola ini berulang ada kemungkinan para investor yang bertahan di kondisi pasar saat ini baru akan mendapatkan imbal hasil tinggi di 2025, satu tahun setelah halving di 2024.

Jadi kurang lebih dibutuhkan waktu 2-3 tahun untuk bull market datang kembali. 

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Pria Ini Berhasil Kalahkan Bos Tokocrypto di Cerdas Cermat Kriptoversity

Seorang mahasiswa bernama Edo Asri Rizal berhasil mengalahkan Chief Strategy Officer (CSO) Tokocrypto, Chung Ying Lai dalam kompetisi Cerdas Cermat Kriptoversity. Menariknya, Edo berhak membawa pulang hadiah Rp 15 juta, berkat kemahirannya itu.

Untuk bertanding melawan Ying, Edo mampu mengalahkan ratusan peserta dalam babak eliminasi. Kompetisi Cerdas Cermat Kriptoversity sendiri berlangsung sejak 18 Mei 2022, di mana babak eliminasi pertama di lakukan di platform Discord komunitas Tokocrypto.

Selanjutnya, babak eliminasi ke-2 hingga ke-4 dilakukan setiap hari Rabu digelar di platform Telegram komunitas Tokocrypto. Total akan dipilih 30 orang selama 3 minggu babak eliminasi, di mana Top 30 akan masuk ke tahap selanjutnya untuk mendapatkan Top 10 yang akan berkompetisi di minggu ke-4 untuk menentukan Juara 1 dan melawan CSO Tokocrypto.

Grand Final Cerdas Cermat Kriptoversity
CSO Tokocrypto, Chung Ying Lai (kiri atas) dan Edo Asri Rizal (kanan atas) dalam pertandingan Grand Final Cerdas Cermat Kriptoversity.

Satu hal yang menarik dari kompetisi ini adalah ada hadiah mingguan mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 45.000 per orang. Tidak hanya itu, ada hadiah di babak eliminasi dari pemenang pertama mendapat Rp 1,5 juta, pemenang kedua Rp 1 juta, pemenang ketiga Rp 750.000 dan pemenang ke-4 hingga 10 dapat Rp 500.000 per orang.

Baca juga: Disaat Gelombang PHK, Binance Malah Buka Lowongan Kerja Baru

Jalannya Grand Final Cerdas Cermat Kriptoversity

Grand Final Cerdas Cermat Kriptoversity yang digelar Kamis (16/6) berlangsung sangat sengit. Total ada 15 pertanyaan yang harus dijawab oleh Ying dan Edo.

Peraturannya, jika Edo memiliki skor lebih besar dari Ying, maka berhak mendapatkan hadiah Rp 15 juta. Sementara itu, jika Edo memiliki skor lebih rendah dari Ying, maksimal berbeda 3 poin (contoh: Skor Ying 9, skor Edo 6) berhak mendapatkan hadiah Rp 3.625.000.

Pertanyaan dari final ini diambil dan dipilih berdasarkan submit pertanyaan dari komunitas. Pertanyaan terpilih berhak mendapatkan total hadiah Rp 5.250.000 untuk 15 orang pemenang.

Jalannya pertandingan pun cukup ketat. Diawal pertandingan, secara mengejutkan Edo memimpin dengan selisih skor yang jauh. Tidak menyerah, Ying berhasil menyalip Edo pada pertanyaan ke-5 dengan masing-masing skor 3522 dan 2789.

Grand Final Cerdas Cermat Kriptoversity
Edo Asri Rizal kalahkan CSO Tokocrypto, Chung Ying Lai dalam pertandingan Grand Final Cerdas Cermat Kriptoversity.

Ying tampak lengah di pertanyaan ke-7, hingga bisa dengan mudah skornya disalip oleh Edo. Kejar-kejar skor pun berlangsung ketat dan tipis. Namun akhirnya, Ying harus mampu mengakui kecepatan dan kepintaran Edo yang berhasil menduduki podium pertama dengan skor tipis 9736 dan 9411. Masing-masing mampu menjawab 11 dari 15 pertanyaan dengan benar.

“Terima kasih khususnya untuk Tokocrypto yang sudah mengadakan event ini. Luar biasa,” kata pria berusia 21 tahun itu.

Baca juga: Kapan Bear Market Crypto Selesai? Ini Prediksinya

Kriptoversity, Aplikasi Edukasi Soal Blockchain dan Kripto

Aplikasi Kriptoversity merupakan inisiatif Tokocrypto sebagai sarana belajar terkait aset kripto dan blockchain. Uniknya, ini merupakan aplikasi edukasi blockchain pertama di Indonesia dengan konsep learn & earn yang bisa mendapatkan aset kripto.

Aplikasi Kriptoversity yang kini bisa diunduh gratis di Google Play Store dan Apple Apps Store memiliki sejumlah topik pembelajaran. Pengguna dapat memilih topik yang ingin dipelajari, mulai dari pengenalan terhadap teknologi blockchain, project blockchain, aset kripto, NFT hingga literasi crypto finance. Aplikasi ini juga dibalut dengan UI (user interface) yang apik untuk memudahkan proses pembelajaran.

Ilustrasi Kriptoversity by Tokocrypto.
Ilustrasi Kriptoversity by Tokocrypto.

“Pengguna Kriptoversity diberi insentif untuk menyelesaikan kursus dan kuis berupa token TKO yang dapat disimpan dan ditransfer ke wallet akun Tokocrypto mereka atau didonasikan melalui TokoCare. Solusi menarik dan sederhana ini secara efektif mendorong masyarakat memahami apa yang pelajari dalam aplikasi,” ungkap Chung Ying Lai, CSO Tokocrypto.

Aplikasi Kriptoversity akan terus mengalami perkembangan dan berinovasi untuk membuat pengguna semakin nyaman belajar. Tim riset Tokocrypto akan mengembangkan topik, dan kurikulum yang sesuai dengan minat dan perkembangan aset kripto dan ekosistem blockchain agar tetap relevan.

Baca juga: Harga Bitcoin Agresif, Pasca The Fed Naikkan Suku Bunga Tertinggi



Sumber : news.tokocrypto.com

The Fed Menaikan Suku Bunga 75 Basis Poin, CEO Ini Siap Beli Bitcoin

Seorang pesohor dikabarkan akan memborong kripto saat nilainya sedang mengalami penurunan signifikan di beberapa minggu lalu. Pesohor tersebut bernama, Raoul PAL yang merupakan CEO dari Real Vision Group & Investor Makro Global. 

Dalam prediksinya, pasar kripto akan berada di bawah untuk lima minggu kedepan. Ia berencana untuk memborong lebih awal di minggu depan. Hal ini, lantaran ia berkaca seperti tahun 2014 saat penurunan kripto terjadi. Siapapun yang membeli aset saat nilai sedang dibawah, lanjutnya, berpotensi mengeruk keuntungan bahkan 10 kali lipat.

Dari analisnya soal Relative Strength Index (RSI) mingguan bitcoin, yang saat ini berada di 31 dan sedikit di atas ATL di 28 dia memperkirakan bagian bawah akan berlangsung selama lima minggu. 

“Saya mungkin akan mulai berbelanja minggu depan, karena memang mengatur timing pada saat dibawah itu sesuatu yang hampir tidak bisa dilakukan. Karena saya melihat kripto sebagai aset jangka panjang, bukan aset perdagangan” ungkap Raoul dikutip dari website Cryptopotato, Kamis (16/6/2022).

Sementara itu, milyuner Amerika dan Co-Founder of The Carlyle Group David Rubenstein menyatakan bahwa masyarakat dunia tidak akan meninggalkan kripto meskipun mengalami kehancuran besar dalam beberapa minggu ini. 

“Orang-orang tidak akan meninggalkan konsep di balik kelas aset hanya karena efek samping dalam beberapa minggu terakhir,” ujarnya.

Baca juga: CEO MicroStrategy Tepis Kekhawatiran Margin Call Saat Bitcoin Anjlok ke Angka US$21.000

Aset Bitcoin diketahui telah mengalami hantaman serius di beberapa lalu. Peningkatan inflasi global, konflik militer antara Rusia dan Ukraina, krisis energi dan masalah lainnya telah menjatuhkan harga aset hingga US$30.000 dalam waktu hampir sebulan.

Namun saat banyak pihak mulai memiliki pandangan buruk soal kripto kedepan, David tidak berada diantara mereka. Dia berpendapat bahwa harga aset koin digital ini akan terus berfluktuasi, tetapi aset tidak akan menghilang. 

“Saya mencatat kemajuan dalam dekade terakhir. Penilaian USD lebih dari $20.000 adalah pencapaian yang signifikan mengingat beberapa investor membelinya (Bitcoin) dengan harga kurang dari satu dolar bertahun-tahun yang lalu,” kata David.

Pengusaha itu juga mengklaim penurunan kripto tidak mengherankan karena ekonomi global saat ini tidak dalam kondisi terbaiknya dan pasar keuangan tradisional juga turun. Menurutnya, orang akan menjaga kepercayaan mereka pada teknologi blockchain dan konsep di balik aset digital meskipun ada tren negatif.

Baca juga: Mengenal Kripto Paris Saint-German Fan Token (PSG) dan Beam (BEAM)

Pengumuman The Fed Kenaikan Suku Bunga Tertinggi Dalam 28 Tahun, Bitcoin Untung

The Fed atau bank sentral Amerika pada hari Rabu menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, atau tiga perempat poin persentase. Ini adalah kenaikan suku bunga terbesar dalam 28 tahun, yang mana merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menurunkan inflasi yang melonjak. 

Inflasi yang terjadi saat ini telah mengguncang ekonomi dan pasar dari saham dan obligasi hingga mata uang kripto.

Bank sentral AS juga mengumumkan akan terus mengurangi ukuran neraca pada tingkat yang diumumkan pada bulan Mei, menurut sebuah pernyataan oleh Federal Open Market Committe (FOMC), yang menetapkan kebijakan moneter Fed.

Menurut data dari Coingecko pada Kamis (16/6/2022), Bitcoin (BTC) telah berpindah tangan sekitar US$22.544, sekitar satu jam pasca pertemuan. Harga tersebut naik dari $21.076 ketika keputusan itu dirilis. Sebagian besar analis sudah menetapkan harga dalam kenaikan pada hari-hari menjelang pertemuan.

Kendati demikian, The Fed juga mengklaim bahwa aktivitas ekonomi secara keseluruhan tampaknya telah meningkat setelah turun pada kuartal pertama. 

“Kenaikan pekerjaan telah kuat dalam beberapa bulan terakhir, dan tingkat pengangguran tetap rendah. Inflasi tetap tinggi, mencerminkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan terkait pandemi [virus corona], harga energi yang lebih tinggi, dan tekanan harga yang lebih luas,”pungkas The Fed.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com