Category Archives: Tokocrypto

Harga Bitcoin Diprediksi Mencapai US$12 Ribu (Rp173 Juta) pada Bulan Depan

Harga Bitcoin diprediksi mampu mencapai US$12 ribu (Rp173 juta) pada bulan depan, jika Bitcoin mampu bertahan di US$10.500 ataupun setelah terkonsolidasi sedikit di bawah level US$10 ribu.

“Jika Bitcoin masuk ke wilayah itu, maka harga akan melejit setidaknya menjadi US$11 ribu dalam waktu 3 minggu dan mungkin US$12 ribu dalam waktu sebulan,” kata Benjamin Blunts, trader Bitcoin seperti yang dilansir dari Cointelegraph beberapa jam lalu.

Berita Terkait: Harga Bitcoin Tak Akan Jatuh Lagi ke US$6 Ribu, Tapi Naik Menjadi US$100 Ribu

Trader lainnya, Theta Seek, pun senada karena menurutnya Raja Aset Kripto kemungkinan kecil bertahan di bawah US$9 ribu untuk waktu yang lama.

“Ada beragam sikap bearish di luar sana. Tetapi dalam 1-2 minggu terakhir ada banyak akumulasi di bawah harga US$9 ribu,” katanya.

Namun Theta melihat ada penurunan harga hingga 20 persen, jikalau Bitcoin tak mampu bertahan di atas US$10.000-10.500. Itu pun bisa terjadi andaikata terjadi peningkatan likuiditas di pasar derivatif (options, futures).

Yang pasti saat ini, Bitcoin sedang berada di wilayah yang sangat penting. Pergerakan harga selama 7 hari mendatang akan menentukan tren harga sepanjang kuartal ketiga tahun 2020 ini. [Cointelegraph/red]



Sumber : news.tokocrypto.com

Kabar Bitcoin dan Industri Crypto di Paruh Tahun 2021

Bitcoin dan pasar crypto memasuki tengah tahun dengan harga yang masih stagnan dan turun jauh dari all time highnya yg sempat mendekati $65.000. Walau begitu dalam enam bulan pertama tahun hal yang dicapai Bitcoin dan industri crypto lainnya.

Berikut hal-hal menarik yang terjadi di industri crypto di paruh tahun yang terdiri dari Januari hingga Juni 2021. Selengkapnya..

Bitcoin Koreksi dan Naik Kembali Hingga $40.000

Sebelumnya di Januari Bitcoin sempat alami koreksi hingga angka $27.700 dengan harga sebelumnya ada di $34.000 salah satu dugaan kuat penyebab turunnya harga aset ini karena investor ritel yang menjual kepemilikan mereka.

Walau koreksi, pada akhirnya di bulan ini Bitcoin pun berhasil naik kembali menyentuh $40.000, penyebabnya diduga karena Grayscale membuka kembali jasanya kepada investor baru di tanggal 13 Januari 2021.

Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Karya Seni NFT yang Populer!

Tesla Beli Bitcoin

Kabar yang cukup mengejutkan di bulan Febaruari adalah Tesla membeli Bitcoin yang bernilai 1,5 Miliar yang membuat harganya naik hingga sekitar $47.500 atau setara dengan Rp665.095.000.

Keputusan Tesla membeli raja aset crypto ini membuat sentimen di sekitar industri positif, hal ini turut berimbas dengan pergerakan harga termasuk pada altcoin. Selain itu ini menunjukan jika institusi mulai memiliki kepercayaan lebih terhadap Bitcoin.

NFT Jadi Perhatian

Bulan Maret adalah waktunya NFT, di bulan ini Non Funtagible Token atau token yang tidak dapat ditukarkan kian populer. Contohnya adalah lukisan Bepple yang memperoleh harga fantastis hingga $6,6 juta dollar.

Beberapa penyebab yang membuat NFT terkenal adalah keaslian karena hampir tidak mungkin dipalsukan, eksklusifitas yang menjadi nilai lebih bagi para kolektor dan selebritas yang mempublikasikan karya mereka dalam bentuk NFT.

Baca Juga: 3 Alasan Ini Sebabkan NFT Semakin Populer

Bitcoin Jatuh Karena Rumor

Di bulan April salah satu yang menjadi perhatian adalah jatuhnya harga Bitcoin dari $59.000 menuju ke $51.000. Jatuhnya Bitcoin disebabkan oleh berbagai rumor yang beredar salah satunya adalah Menteri Keuangan Amerika Serikat, akan segera menuntut beberapa institusi keuangan besar akibat menggunakan crypto sebagai alat pencucian uang.

Kemudian ada pula kabar yang menyatakan jika hash rate yang berhubungan dengan mining Bitcoin turun hingga 40% karena ada pemadaman listrik masal di Xinjiang, China. Turunnya harga Bitcoin ini pun diikuti oleh altcoins lain seperti Ethereum dan Binance Coin.

Meski Turun, Bitcoin Telah Naik 400%

Ketika sentimen pasar menyatakan Bitcoin sedang mengalami penurunan, namun analis dari ARK Investment menyatakan bahwa kenyataannya Bitcoin masih terlihat naik. Hal tersebut dinyatakan dengan data bahwa dalam satu tahun Bitcoin telah naik lebih dari 400% jika melihat dalam jangka waktu tahunan.

Ia melihat bahwa apresiasi ini cukup signifikan melihat sebelumnya Bitcoin berada di $9.500 atau Rp136,49 Juta hanya satu tahun yang lalu. Ia menekankan, walau jatuh 40%, Bitcoin sudah naik 400% sejak tahun lalu.

El Salvador Terima Bitcoin untuk Alat Tukar Sah

Bulan Juni El Salvador mengumumkan akan menjadikan Bitcoin sebagai alat tukar yang sah, keputusan negara tersebut pun sempat membuat IMF meradang. Namun El Salvador tidak gentar dan terus menjadikan rencana ini jadi kenyataan, negara yang berada di benua Amerika ini diketahui akan membagikan airdrop Bitcoin gratis pada warganya yang memenuhi syarat.

Keputusan El Salvador ini adalah keputusan yang sangat berani dan bisa menjadi batu loncatan bagi crypto utamanya Bitcoin untuk diadopsi lebih luas di sebuah negara.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mampukah Ether (ETH) Masuk ke US$300?

Mampukah Ether (ETH) masuk ke US$300? Itu adalah pertanyaan paling penting setelah ETH menikmati keuntungan besar sepanjang akhir pekan. Altcoin itu masuk ke perdagangan akhir pekan dalam kisaran yang memukau setelah kenaikan moderat pada akhir minggu.

Penembusan di atas kisaran US$210-215 ini pada awal akhir pekan, telah menyebabkan “aksi parabola”. Sekarang, diperdagangkan di sekitar US$245-237, ETH hampir mencapai target jangka pendeknya sebesar USUS$250 sebagai titik resisten.

Perubahan ini sebenarnya tidak mengejutkan, mengingat indikator harga terbaru dan aktivitas tinggi di aset kripto besar itu.

Berita Terkait: Berharap pada Ethereum Sebelum Bitcoin Halving

Sebagai permulaan, ETH telah berada dalam fase akumulasi besar selama beberapa minggu terakhir. ETH juga, hanya beberapa hari yang lalu, penggunaan jaringan blockchain-nya telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

Menuju US$300

Bull di ETH setidaknya mencari posisi di US$250 dalam beberapa jam ke depan, tetapi didahului dengan penurunan yang kuat.

Dalam skenario pullback, kenaikan perlu mempertahankan di US$230 agar tren naik bisa terkonfirmasi dalam beberapa hari mendatang. Penurunan lebih lanjut bisa ke US$220.

Dengan perkembangan proyek dan peluncuran Ethereum 2.0 pada tahun ini, kendati terus akan menurun, diharapkan ETH bisa menembus di atas US$250 dan US$300 dalam beberapa minggu ke depan.

Mengingat Ethereum 2.0 adala event yang besar dan penting, maka FOMO akan memainkan peran utama menuju US$300 per ETH. [Zycrypto/red]



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Tak Akan Jatuh Lagi ke US$6 Ribu, Tapi Naik Menjadi US$100 Ribu

Tuur Demeester, pengusaha dan pelaku pasar Bitcoin mengatakan, bahwa harga Bitcoin tak akan jatuh lagi ke US$6 ribu. Mengapa?

Hal itu dia sampaikan mengingat ada potensi inflasi ketika krisis ekonomi melanda dunia saat ini. Dia bahkan memprediksi harga Bitcoin bisa mencapai US$50-100 ribu per BTC.

Berita Terkait: Tokocrypto 2.0 Berbasis Binance Cloud Siap Meluncur

Hal lainnya adalah karena ada peningkatan minat investor institusi (bermodal besar) yang masuk ke Bitcoin di pasar derivatif di CME yang mencapai US$150 juta.

Itu adalah level tertinggi sepanjang masa, sejak pasar itu dibuka pada Desember 2017 silam.

Bitcoin

“12 bulan lalu Bitcoin menembus besaran fase akumulasinya. Dan kini akumulasi lanjutan terjadi lagi. Jika Bitcoin mampu menembus fase itu lagi, maka gerak parabolik akan terjadi,” kata Tuur Demeester, investor di bursa aset kripto Kraken melalui perusahaannya, Adamant Capital. [Bitcoinist/red]





Sumber : news.tokocrypto.com

Soros dan Morgan Stanley Semakin Kepincut Bitcoin

Perusahaan yang didirikan oleh George Soros dan perusahaan Morgan Stanley semakin kepincut Bitcoin. Mereka menambah investasi ke perusahaan NYDIG.

NYDIG, badan usaha yang membantu pembelian Bitcoin senilai US$100 juta oleh perusahaan asuransi MassMutual, telah mendapat pendanaan US$200 juta dari sejumlah investor besar.

Baca Juga: Meitu Beli Bitcoin dan ETH, Total Rp573 Milyar!

NYDIG mengumumkan pada Senin (8/03/2021), mendapatka tambahan dana dari Stone Ridge Holdings Group, Morgan Stanley, New York Life, MassMutual, Soros Fund Management dan FS Investments. Investor lama Bessemer Venture Partners dan FinTech Collective juga turut serta.

“Pihak-pihak yang gabung dalam putaran investasi ini lebih dari sekadar investor, mereka adalah mitra yang kami kenal baik selama bertahun-tahun. NYDIG akan bekerjasama dengan usaha-usaha ini di bidang inisiatif strategis terkait Bitcoin yang mencakup, manajemen investasi, asuransi, perbankan, energi terbarukan dan filantropi,” ujar Robert Gutmann, pendiri dan CEO NYDIG.

NYDIG mulai tenar di sektor kripto pada Desember 2020 ketika perusahaan tersebut membantu perusahaan asuransi berusia 169 tahun untuk membeli Bitcoin. MassMutual kemudian menanam modal US$5 juta di NYDIG saat itu.

NYDIG telah menjadi pemain kunci mendorong adopsi Bitcoin oleh kalangan Wall Street, yang beberapa tahun kerap mengkritik keras faedah Bitoin.

Bulan lalu, Gutmann mengatakan, NYDIG akan mencapai total aset dikelola sebesar US$25 milyar atas nama klien pada akhir 2021.

Baca Juga: Bloomberg: Harga Bitcoin Bisa US$100 Ribu Tahun Ini

Dalam pengumuman pada Senin itu, Gutmann menambahkan di bulan-bulan dan kuartal-kuartal ke depan, akan terjadi ledakan inovasi produk-produk dan layanan terkait Bitcoin oleh NYDIG, bermitra dengan para investor baru.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pomp: Tesla Mungkin Akan Beli Bitcoin

Menyusul tanda pagar (tagar) Bitcoin di profil Twitter Elon Musk, pengamat Bitcoin, Anthony “Pomp” Pompliano mengatakan perusahaan Tesla mungkin akan membeli Bitcoin.

Hal itu dikumandangkan oleh Pompliano, Pendiri Morgan Creek Digital, menyusul penyematan tagar Bitcoin di profil Twitter Elon Musk, bos besar Tesla.

“Tesla dan SpaceX yang menambahkan Bitcoin ke neraca keuangan mereka, tidak bisa dihindari,” kata Pompliano berspekulasi, sembari menyitir cuitan Musk, setelah tagar Bitcoin itu ditambahkan.

Baca Juga: Bank of Singapore: Bitcoin Bisa Gantikan Emas, Fiat Tetap Bertahan

Pompliano seakan-akan menyiratkan bahwa Musk mungkin “sudah sadar” bahwa Bitcoin semakin penting dipandang sebagai instrumen investasi demi melawan inflasi, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh MicroStrategy dan sejumlah perusahaan besar lainnya sejak tahun 2020 lalu.

Petang hari ini, 29 Januari 2021 Elon Musk menambahkan menjadi tagar #Bitcoin di bagian profilnya. Hal itu itu langsung bikin heboh dunia persilatan Bitcoin.

Tagar cantik itu pun disusul dengan cuitan Elon yang bikin orang penasaran: “In retrospect, it was inevitable,” tulisnya.

Polah kata Elon Musk pun langsung dikaiteratkan dengan kenaikan harga Bitcoin di jam yang sama ketika cuitan itu diterbitkan oleh Musk.

Entah terkait itu atau tidak, harga Bitcoin pun langsung terkerek ke US$38 ribu pada pukul 16:30 WIB hari ini dari US$32 ribuan pada pukul 15:30 WIB.

Pompliano mungkin menafsirkan itu dan berspekulasi bahwa Elon Musk mungkin sedang mempertimbangkan Bitcoin dan potensi aset kripto itu sulit dihindari di masa depan.

Elon Musk memang dikenal baik di kalangan penggemar aset kripto, khususnya Bitcoin. Kalimat kecilnya di Twitter bisa bikin jagat maya gegap gempita.

Sebelumnya di me-mention soal aset kripto DOGECOIN dan dikaitkan dengan kenaikan harganya hingga 350 persen.

Bahkan kenaikan harga saham GameStop New York Stock Exchange (NYSE) juga dikaiteratkan dengan kalimat Elon di Twitter, yakni: “Gamestonk“. “Stonk“adalah bahasa gaul untuk “stock” alias “saham”.

tesla dan bitcoin
Nuansa positif Bitcoin masih terasa pada timeframe 4 jam-an. Sumber: Tradingview.com.

Ketika artikel ini disusun, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$37.348 per BTC (Rp522 juta). Pada timeframe 4 jam, sentimen positif masih terasa dan berpotensi melejitkan harga Bitcoin lagi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Penambang Bitcoin Alami Kesulitan Penyesuaian Pasca Halving Pertama

Jelajahcoin.com – Kesulitan penyesuaian penambang Bitcoin (BTC) pasca-Halving pertama adalah besok. Dan kemungkinan membawa bantuan yang sangat dibutuhkan untuk penambang BTC yang mengalami pemotongan gaji ketiga mereka seminggu yang lalu.

Hanya enam hari yang lalu, mengikuti halving bersejarah ketiga dari hadiah penambangan Bitcoin (BTC). Menurunkan subsidi blok dari 12,5 BTC ke 6,25 BTC per blok. Diperkirakan bahwa kesulitan penambang Bitcoin adalah ukuran yang menunjukkan betapa sulitnya bersaing untuk mendapatkan hadiah penambangan. Hal ini akan meningkat 4,5% dan di atas bulan Maret tertinggi sepanjang masa menjadi 16,83 T. Jumlah ini sudah turun pada saat itu.

Pada titik ini, sedikit lebih dari sehari sebelum kesulitan penyesuaian berikutnya, hasil itu tampaknya sangat tidak mungkin. Karena, pada Senin pagi (waktu UTC), kumpulan penambangan utama Bitcoin, BTC.com memperkirakan penurunan 3,14% menjadi 15,60 T. Yang terakhir saat nilainya berada di sekitar level ini pada pertengahan Februari tahun ini. Meskipun pada saat itu, kesulitannya adalah pada lintasan naik.

Baca Juga: Inilah Sebabnya Kenapa Penjahat Lebih Suka Bitcoin Anonim Daripada Koin Privasi

Sementara itu, tampaknya setelah penurunan awal, hashrate, atau kekuatan komputasi dari jaringan Bitcoin, keluar dari posisi terbawahnya. Yang mungkin mengakibatkan penurunan yang lebih rendah dari perkiraan saat ini dalam kesulitan penambangan. Namun, seperti yang dilaporkan sebelumnya, mungkin perlu berminggu-minggu sampai memiliki gambaran yang jelas tentang jaringan Bitcoin setelah halving ketiga.

Bitcoin hashrate dalam sebulan terakhir

hashrate bitcoin

Menurut Daniel Frumkin, Analis di Braiins, perusahaan di belakang Slush Pool dan protokol Stratum V2 untuk penambangan gabungan; Total jaringan hashrate tidak turun pasca-separuh sebanyak yang diperkirakan banyak orang. Kemungkinan karena penurunan harga BTC yang signifikan di March sudah memeras banyak penambang yang tidak efisien.

Baca Juga: Perkembangan Teknologi Penambangan Bitcoin

Sementara itu, Johnson Xu, Kepala Analis di token data dan lembaga pemeringkat TokenInsight, memperkirakan bahwa para peserta jaringan perlu mengambil sedikit lebih banyak waktu untuk menyesuaikan kembali posisi mereka. Sehingga beberapa volatilitas dalam hashrate, terutama yang masuk ke penyesuaian kesulitan berikutnya, adalah untuk diharapkan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kesalahan Trader Saat Lose/Kalah Trade

Saat kita kalah trade dan hilang uang adalah saat paling irasional bagi para trader. Kita pasti mengalami kombinasi dari perasaan ini:
1. Harga diri hancur karena analisa salah
2. Iri ada orang lain yang menang
3. Tekanan tambahan karena ada uang yang hilang, jadi merasa “harus balik + profit”

Kombinasi tadi akan membuat kita melakukan kebodohan. Nah, kebodohan-kebodohan yang kita lakukan bisa berpotensi menghilangkan uang kita bahkan menghancurkan account kita. Apa saja kebodohan dan kesalahan itu?

Baca Juga: Tiga langkah mudah deposit sebelum memulai trading

Double Down

Istilah di Indonesia mungkin “teknik kompensasi”. Saat kita kehilangan jumlah tertentu, misalkan 10 dolar, kita malah melakukan trading lagi dengan posisi yang lebih besar dari posisi trading sebelumnya, dengan resiko hilang yang 2 kali lipat lebih besar.

Harapannya akan menang dan menutup loss yang tadi. Hal ini adalah kesalahan besar yang dapat mengurangi uang di account Anda, apalagi jika tidak ada setup yang benar.

Baca Juga: Mengenal Pola Barting Penjebak Trader Aset Kripto

Langsung Trading Lagi (Revenge Trading)

Sama seperti double down, bedanya Anda tidak menggunakan posisi yang lebih besar 2 kali lipat. Intinya adalah langsung trading lagi berharap loss yang tadi bisa tertutup. Seharusnya yang Anda lakukan sebaiknya cukup berdiam diri dulu. Nanti lakukan analisa lagi saat sudah agak tenang.

Meninggalkan Strategi yang Kalah Saat Dipakai

Ini juga kesalahan. Misalkan Anda pakai fibonacci, lalu kalah 3x berturut-turut….Ya jangan selamanya berhenti pake fibonacci. Straterginya mungkin sedang tidakcocok di pasar dengan kondisi sekarang.

Sebuah setup atau strategi mungkin maksimal probabilitas berhasilnya 70%. Jadi ya pasti ada saat di mana setup dan strategi yang Anda pakai gagal.

Baca Juga: Tokocrypto 2.0 Berbasis Binance Cloud Siap Meluncur

Telling Yourself: Harus Balik Nih!

Let loss be loss, biarkan saja. Sama dengan WIN. Biarkan profit jadi profit.

Biarkan loss dan profit Anda jadi angka dalam statistik Anda, dan biarkan pikiran Anda tidak terbebani. After all, kita maunya profit dalam jangka panjang ya kan?



Sumber : news.tokocrypto.com

Yuk, Ketahui Cara Memulai Investasi Bitcoin di 2021!

Saham, obligasi, dan deposito adalah beberapa instrumen investasi yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Seiring berkembangnya teknologi di bidang finansial, terdapat salah satu instrumen investasi berbasis digital yang telah dilegalkan oleh BAPPEBTI. Apa lagi kalau bukan aset kripto! Yuk, kita bahas bagaimana perkembangan aset kripto khususnya bitcoin dan cara mulai investasi bitcoin di 2021!

Kondisi Bitcoin di Awal Tahun 2021

Dibalik pandemi yang belum usai dan kondisi ekonomi makro yang melemah, harga bitcoin justru merangkak naik saat memasuki tahun 2021. Pada 1 Januari 2021, bitcoin berada di level harga $29,248 atau setara dengan 426 juta rupiah.

Satu bulan berselang atau saat perusahaan mobil asal Amerika Serikat, Tesla membeli bitcoin senilai 1,5 miliar dollar AS, bitcoin berada di harga $46,633 pada 9 Februari 2021 atau setara dengan 679 juta rupiah. Padahal sehari sebelumnya, bitcoin masih berada di harga $38,585 atau 562 juta rupiah.

Seakan tidak puas memberi kejutan bagi para pecinta bitcoin, pada 14 Maret 2021 bitcoin naik sebesar 32% yaitu berada di level $61,215 atau setara dengan 892 juta rupiah! Tentu hal tersebut merupakan angin segar bagi para investor dan trader.

Alasan Kripto Semakin Diminati

Selain harganya yang meroket pada awal tahun 2021, beberapa alasan mengapa aset kripto semakin diminati masyarakat adalah:

  • Fiat Money Rentan Inflasi

Seperti yang kita ketahui, fiat money atau mata uang yang digunakan sehari-hari untuk bertransaksi bersifat rentan terhadap inflasi. Akhirnya, banyak masyarakat yang beralih kepada aset kripto karena tidak terpengaruh oleh inflasi seperti fiat money.

Jika sistem keuangan konvensional rawan pencurian atau pembobolan, pada aset kripto terdapat teknologi yang bisa meminimalisir kejahatan, teknologi tersebut adalah blockchain.

Dengan keamanan yang tinggi, apabila ada seseorang yang ingin membobol bitcoin, maka Ia harus membobol kurang lebih 1 juta komputer pengguna yang berperan sebagai penambang atau miners

Selain itu, kegiatan transaksi akan tercatat secara otomatis dan bisa dilihat semua pengguna. Namun jangan khawatir,  identitas Anda akan tetap terjaga rahasianya dengan susunan alfabetis dan numerik yang unik bagi setiap penggunanya.

Sejak awal diciptakan, bitcoin memiliki jumlah maksimum, yaitu 21 juta koin. Dilansir dari Coinmarketcap, pada 9 April 2020 terdapat 18,677,481 koin BTC yang telah beredar. 

Sesuai dengan prinsip ekonomi, jumlah koin yang menipis tentu menjadikan koin BTC menjadi langka dan mengakibatkan harganya kian melambung dari waktu ke waktu.

Ini adalah satu dari sekian faktor mengapa bitcoin semakin dicari dan tentunya harganya pun semakin meningkat. 

  • Tidak Membutuhkan Storage Fisik

Instrumen investasi yang diminati masyarakat salah satunya adalah emas. Untuk penyimpanan emas sendiri, seseorang membutuhkan tempat penyimpanan atau storage. 

Lain halnya dengan aset kripto yang berbasis digital, dimana tidak membutuhkan storage fisik dan semua data akan tersimpan pada jaringan internet, sehingga lebih efisien.

Cara Investasi Bitcoin

Memilih exchange terpercaya dan telah mendapat izin dari BAPPEBTI dapat meminimalisir risiko kejahatan serta kerugian yang tidak dapat diprediksi. Salah satu exchange yang terdaftar di BAPPEBTI tentu saja Tokocrypto!

Setelah memilih exchange yang aman, Anda bisa langsung membuat akun dan menyelesaikan proses KYC (Know Your Customer) yang meliputi pengisian identitas serta bukti foto diri.

Sesudah akun terverifikasi, Anda dapat melakukan deposit dengan memasukan sejumlah dana yang Anda inginkan. Proses deposit ini wajib dilakukan apabila Anda ingin melakukan trading atau investasi bitcoin.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi bitcoin, Anda harus memperhatikan pergerakan pasar. Pada umumnya para investor dan trader menggunakan analisis fundamental dan analisis teknikal agar mendapat harga terbaik.

  • Beli Bitcoin untuk Investasi

Usai memerhatikan pergerakan pasar dan mendapat harga terbaik, Anda bisa langsung membeli bitcoin menggunakan dana yang telah didepositkan di awal.

Toko Token (TKO)

Selain berinvestasi dengan bitcoin, ada salah satu koin yang dinantikan para investor dan trader, yaitu TKO. Diluncurkan awal April 2021 kemarin, TKO merupakan proyek aset kripto lokal pertama di Indonesia yang menghadirkan model token hybrid unik dengan utilitas Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

TKO juga memiliki fundamental yang bagus. Selain didukung langsung oleh Binance, fitur TKO sebagai salah satu coin DeFi juga akan terus bertambah dan pastinya akan menguntungkan trader yang memiliki TKO ini, salah satunya yaitu: jika Anda menyimpan TKO di Tokocrypto maka anda dapat mendapatkan bunga dari TKO, dan masih banyak lagi fitur yang akan dirilis ke depannya.

Gimana? Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang TKO? Simak informasi terbaru kami di instagram TKO dan dapatkanTKO di sini!! Salam to the Moon!





Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto 2.0 Berbasis Binance Cloud Siap Meluncur

Jakarta, 26 Mei 2020 – Tokocrypto, pedagang aset kripto terdepan dan teregulasi di Indonesia, siap hadirkan Tokocrypto 2.0, sistem perdagangan aset kripto yang telah diperbaharui. Sistem terbaru ini kini didukung oleh Binance Cloud, sebuah solusi infrastruktur bagi mitra untuk meluncurkan pertukaran aset kripto yang memanfaatkan teknologi, keamanan, dan likuiditas industri terkemuka dari  Binance.

Pang Xue Kai, Co-Founder sekaligus CEO Tokocrypto menyatakan “Setelah mengumumkan investasi dari Binance beberapa waktu lalu, kini pengguna kami dapat merasakan manfaat langsung dari kolaborasi ini. Platform baru Tokocrypto yang berbasis Binance Cloud memungkinkan publik untuk merasakan teknologi terbaru di industri kripto, keamanan tingkat tinggi, serta likuiditas yang jauh lebih baik. Kami berharap dapat menghadirkan minat dan pengalaman baru yang belum pernah ada sebelumnya di dunia kripto Indonesia.”

Tokocrypto 2.0 memungkinkan nasabah untuk melakukan perdagangan dengan koin maupun token utama seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Ripple (XRP), Tether (USDT), serta kehadiran beberapa koin baru, termasuk Binance Coin (BNB).

Baca juga: Tokocrypto, Pedagang Aset Kripto Pertama yang Teregulasi di Indonesia, Berhasil Raih Pendanaan dari Binance

Tokocrypto-2.0-CampaignGabung Tokocrypto Sekarang dan Berkesempatan Memenangkan Total 500 juta BIDR

Tidak hanya melakukan peningkatan dan pembaharuan pada platform, Tokocrypto juga akan mengadakan program promosi untuk pelanggan yang terverivikasi, yang tidak boleh dilewatkan. Untuk bulan Juni, semua pengguna Tokocrypto baru yang menyelesaikan verifikasi identitas Know-Your-Customer (KYC), serta user lama yang melakukan upgrade, akan secara otomatis menerima hadiah senilai 75.000 BIDR. Tidak hanya itu, pelanggan juga akan mendapatkan kesempatan untuk memenangkan hadiah total 500 juta BIDR untuk 50 orang yang beruntung. Untuk informasi lebih rinci, pelanggan dapat mengunjungi situs web Tokocrypto resmi di www.tokocrypto.com.



Sumber : news.tokocrypto.com