Category Archives: Tokocrypto

Berikut Tips Investasi Kripto untuk Pemula Agar Gak FOMO!

Kepopuleran aset kripto di Indonesia membuat potensi lonjakan harga aset kripto menjadi lebih signifikan. Hal tersebut membuat munculnya banyak investor musiman yang berharap mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini akan membahas tentang tips investasi untuk pemula.

Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui informasi lengkapnya!

Tips Investasi Aset Kripto bagi Investor Pemula

Harga aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi membuat sebagian orang dapat meraup keuntungan dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, hal yang perlu diketahui bahwa kemudahan dalam mendapatkan keuntungan dengan waktu singkat juga sebanding dengan besarnya risiko yang akan didapatkan.

Berikut tips investasi yang dapat digunakan bagi pemula untuk memulai investasi aset kripto, yaitu

  • Gunakan Uang Dingin untuk Investasi

Saat memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto, diharuskan bagi Anda untuk menggunakan uang dingin, agar apabila terjadi suatu risiko seperti aset yang Anda beli mengalami penurunan harga. 

Tentunya, kehidupan Anda tidak akan terganggu karena pada dasarnya, uang yang Anda gunakan memang uang yang dialokasikan untuk investasi. Jadi, uang tersebut tidak akan dipakai dalam jangka waktu dekat atau untuk keperluan harian.

  • Tetap Mengontrol Diri, Jangan FOMO

Tidak jarang, banyak orang yang membeli aset kripto akan tetapi orang tersebut hanya sedikit mengerti atau bahkan sama sekali tidak tahu tentang aset kripto. Hal tersebut sebagian besar terjadi karena FOMO, takut ketinggalan atau kehilangan peluang keuntungan ketika harga aset kripto mengalami kenaikan.

Ketika seorang investor mengalami FOMO, tentunya akan menimbulkan konsekuensi yang serius bagi dirinya sendiri. Khususnya kemampuan investor tersebut dalam mengambil keputusan yang objektif, agar dapat meminimalisir risiko yang lebih besar saat melakukan trading.

Bagi pemula, sangat penting untuk mempelajari aset kripto sebelum memulai investasi pada aset kripto. Belajar mengenai analisis teknikal. Analisis teknik sangat membantu seseorang dalam mengumpulkan beberapa informasi yang berguna dalam memprediksi harga aset kripto serta dalam mengambil keputusan yang tepat.

Tidak adanya otoritas atau aturan dari lembaga lain, harga aset kripto sangat tergantung oleh penggunanya, baik penjual maupun pembeli. Oleh sebab itu, analisis teknis yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan melalui trading aset kripto.

  • Pandai Memanfaatkan Promo

Pemula juga harus pintar dan jeli dalam memanfaatkan promo yang terdapat di exchanger pilihan. Saat ini Tokocrypto sedang mengadakan promo 0% fee maker untuk seluruh nasabahnya yang telah menyelesaikan verifikasi KYC Level 1. Promo ini dimulai pada 15 Juni 2021 pukul 09.00 WIB hingga 30 Juni 2021 pukul 18.59 WIB.

Istilah “maker” merujuk pada seseorang yang melakukan pesanan (pembelian) yang masuk ke buku pesanan, setiap perdagangan berikutnya yang berasal dari pesanan tersebut akan masuk ke dalam kategori “maker”. Pesanan tersebut akan menambah volume pada buku pesanan yang membantu untuk “membuat pasar”.

Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BIDR. Pairing BIDR yang tersedia diantaranya, yaitu BNB/BIDR, BTC/BIDR, BUSD/BIDR, DOGE/BIDR, DOT/BIDR, ETH/BIDR, MATIC/BIDR, SXP/BIDR, TKO/BIDR, USDT/BIDR, dan ZIL/BIDR .

Harga Aset Kripto Turun? Jangan Panik!

Ketika harga aset kripto mengalami penurunan akan membuat trader panik khususnya bagi trader pemula, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak perlu terlalu panik. Penurunan harga aset kripto merupakan hal yang umum terjadi, mengingat kondisi pasar yang memang volatil. 

Oleh sebab itu, pemula diharuskan untuk memiliki pemahaman fundamental serta yakin akan potensinya di masa depan terhadap koin yang dipilih sebelum memulai untuk investasi aset kripto

Analisis fundamental sangat diperlukan untuk evaluasi faktor yang dianggap dapat mempengaruhi nilai aset kripto. Hal tersebut dilakukan agar dapat memahami nilai sebenarnya dari sebuah aset.

Bagi Anda, trader pemula yang masih kebingungan dalam menentukan platform atau exchanger untuk memulai investasi aset kripto. Anda dapat memilih Tokocrypto sebagai sarana berinvestasi. Tokocrypto telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI dan Tersertifikasi ISO 270001. Yuk, mulai investasi dan nikmati trading dengan promo 0% Fee Maker di Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Kripto Minggu Ketiga Mei: Apakah Bear Market akan segera tiba?

Bulan Mei telah berlalu lebih dari setengahnya. Halving telah terjadi seminggu lalu. Bagaimana dengan pasar crypto? Apakah akan terus mengalami kenaikan? Atau malah bear market? Kita coba analisa bareng-bareng yuk!

Fundamental: Hash rate menurun. HATI-HATI!

Berdasarkan data dari blockchain.com, sejak 10 Mei 2020 atau menjelang halving Bitcoin, nilai hash rate bitcoin turun jauh dari 136 juta TH/s ke titik lokal terrendah di 91 juta TH/s di tanggal 14 Mei 2020 kemarin. Hal ini pun diikuti dengan melemahnya momentum bullish bagi bitcoin, diikuti dengan 2 kali “dump”. Pertama di 10 Mei 2020 ke sekitar 8100 USD dan pada 15 Mei 2020 dari USD 9800 ke USD 9300-an.

Secara sederhana, hash rate adalah aktivitas dari jaringan blockchain bitcoin. Hash rate yang tinggi menunjukkan sehatnya jaringan bitcoin, begitu pula sebaliknya. Turunnya hash rate bisa jadi mengindikasikan banyaknya miners yang merasa harus mengurangi aktivitasnya, mungkin karena tidak seimbangnya pemasukannya akibat halving dari bitcoin.

Baca Juga: Berharap pada Ethereum Sebelum Bitcoin Halving

Bear-Market-tokocrypto

Secara teknikal, kita dapat melihat adanya rejection dari garis tren di timeframe 1 minggu. Gagal menembus garis ini akan mengindikasikan bitcoin telah kehilangan momentum bullishnya dan kita perlu mengantisipasi adanya penurunan ke zona 8000-an USD.

bear-market-bitcoin-tokocrypto

Baca Juga: Ayo Bitcoin Halving, Tunjukkan Taringmu!

Mengantisipasi Datangnya Golden Cross

Selain itu, kita dapat juga mengantisipasi adanya indikator bullish golden cross, yaitu saat MA 50 berada di atas MA 200. Jika Bitcoin dapat menutup minggu ini dengan candlestick yang bullish, kita dapat mengharapkan hal tersebut terjadi. Namun, masih kurang tepat jika asal masuk sekarang, karena belum ada konfirmasi

bear-market-bitcoin-tokocrypto



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Bakal Langka, Kini Masuk Tahap Akhir

Kabar pembaruan blockchain Ethereum (ETH) kini kembali menggema. Pembaruan bakal membuat jumlah ETH jadi lebih langka. Prosesnya di tahap akhir sudah dimulai.

ETH Akan Menjadi Aset yang Langka

Berdasarkan laporan dari Decrypt, hard fork London, pembaruan terjadwal di blockchain Ethereum, kini kali pertama menuju ke jaringan uji blockchain.

Tim Beiko dari Ethereum Foundation belum lama ini mengumumkan bahwa London akan aktif di test net Ropsten sekitar  24 Juni 2021 mendatang, diikuti oleh Goerli pada 30 Juni 2021 dan Rinkeby pada 7 Juli 2021.

Tetapi tanggal-tanggal tersebut bukanlah waktu pasti, karena semua ini masih akan bergantung dengan berapa lama waktu yang dibutuhkan block untuk ditambang.

“Setelah pemutakhiran berhasil diaktifkan di jaringan ini, block akan ditetapkan untuk main net Ethereum, yang seharusnya pada  Juli,” kata Ethereum, dilansir dari pengumuman resmi mereka, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Analis Plan B: Harga Bitcoin Bisa Sentuh Rp 6,5 Milyar di Akhir Tahun 2021

Dikabarkan, pembaruan London tersebut akan menerapkan lima Proposal Peningkatan Ethereum (EIP) terpisah, yang merupakan perubahan pada kode blockchain yang harus disetujui secara luas oleh anggota komunitas sebelum dapat diadopsi secara penuh.

Dan yang terbaru, setiap kali seseorang melakukan transaksi atau berinteraksi dengan smart contract di Ethereum, mereka harus memutuskan biaya dengan cara yang cukup unik, yakni dengan menebak (kira-kira).

Untuk mendorong transaksi dengan cepat, Anda dapat menetapkan biaya tinggi, kecuali memastikan penambang akan memasukkannya ke dalam block.

Jika Anda lowball (sengaja atau tidak), transaksi Anda kemungkinan akan menunggu hingga penambang tidak terlalu sibuk memroses transaksi dengan bayaran lebih tinggi.

Kecepatan adalah peran penting dalam beberapa kasus, termasuk saat berdagang di bursa terdesentralisasi berbasis Ethereum seperti Uniswap, di mana harga token dapat berayun dengan cepat yang dapat menyebabkan pedagang kehilangan uang jika mereka menunggu (bahkan dalam beberapa menit saja).

Akan Jadi Aset Deflasi

Selain itu, salah satu yang paling menarik dari pembaruan ini adalah akan ditambahkannya fitur burn (pembakaran) terhadap Ether (ETH), sedikit mengadopsi sistem Bitcoin.

Mekanisme burn memastikan mengurangi jumlah ETH yang beredar alias lebih langka.

Cara itu pula guna menekan laju inflasi akibat pasokan ETH yang terlampau banyak.

Fitur burn terkait dengan EIP-1559 yang kelak memastikan setiap ETH yang digunakan sebagai biaya transaksi (gas fee) akan di-burn (dimusnahkan). Itu yang kelak jumlah ETH jauh lebih langka daripada sebelumnya.

Cara ini sebenarnya serupa dengan mekanisme burn di blockchain Ripple, di mana XRP di-burn untuk setiap transaksinya. Perbedaannya hanya terletak pada pasokan unit kripto-nya.

XRP misalnya masih dibatasi pasokannya maksimalnya, yakni 100 milyar XRP. Sedangkan ETH memang tak ada batasan, sekalipun itu nanti masuk Ethereum 2.0.

Itu akan berdampak pada tertekannya tingkat inflasi ETH, karena pasokan ETH pada dasarnya tidaklah terbatas.

Sejumlah penambang (miner) ETH ada yang tak setuju dengan itu, karena bisa berdampak pada berkurangnya pendapatan mereka, karena imbalan transaksi hanya akan berasal dari pengguna transaksi itu sendiri.

Skenarionya begini. Pengguna A mengirimkan ETH kepada pengguna B. Maka pengguna A menambahkan sejumlah kecil ETH sebagai biaya transaksi. Lalu beberapa ETH lagi diberikan kepada penambang.

Mekanisme burn adalah bagian dari rencana menuju Ethereum 2.0 yang diperkirakan akan rampung pada tahun 2022 atau tahun 2023 mendatang.

Kala itu Ethereum tak lagi mengandalkan Proof-of-Work seperti saat ini, melainkan murni Proof-of-Stake yang lebih hemat energi.

Baca Juga: MicroStrategy Beli Bitcoin Lagi, Setara Rp7 Triliun

Ethereum 2.0 memastikan biaya transaksi menjadi lebih rendah dan mampu menangangi volume transaksi yang jauh lebih banyak.

Penambang di Ethereum 2.0 disebut “node validator” akan mendapatkan imbalan ETH secara tahunan. Besarannya tergantung pada jumlah node validator dan jumlah ETH yang di-stake di sistem.

Imbalan paling kecil adalah 4,9 persen secara tahunan (APR), jikalau jumlah total ETH yang di-stake adalah 10 juta ETH. Rinciannya bisa dilihat di situs ini.

Sejumlah analis dan pengamat yang berpandangan, nilai ETH akan menjadi semakin besar dan diminati jika proses pembaruan ini telah berjalan 100 persen.

Ujung-ujungnya sejumlah produk investasi terkait ETH berpotensi semakin beragam dan dibeli oleh investor institusi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Turun Drastis, Namun, Analis Ini Masih Bullish

Bitcoin (BTC) kembali menjadi berita utama setelah aksi harga yang luar biasa yang telah dialami sebelum dan sesudah momen Halving terjadi.

Cryptocurrency utama ini telah menembus level resistance utama di $10.100 pada tanggal 7 Mei. Ini sangat penting karena penembusan di level berikut bisa menjadi catalis untuk rally besar. Sangat disayangkan bahwa, bull tidak bisa menembus level lebih tinggi dan pullback terjadi ke Rp 130 juta-an.

Beberapa jam setelah Halving terjadi, harga tertinggi ditutup pada Rp 144 juta-an. Dan, harga kembali mengalami retrace ke Rp 130 juta-an

Harga tidak jatuh ke Rp 120 juta-an karena ada level support yang kuat di Rp 127 juta-an.

Namun, beberapa menit lalu, trader di Bitmex melikuidasi $28 juta, yang menyebabkan harga terjun payung.

Pada saat pers, harga BTC berada di Rp 141 juta-an.

Baca Juga: Tokocrypto, Pedagang Aset Kripto Pertama yang Teregulasi di Indonesia, Berhasil Raih Pendanaan dari Binance

Resistance Kuat

Josh Rager, analis terkenal di Twitter, mengatakan bahwa ada level support di $9.550 (Rp 142 juta), namun, jika tidak bisa bertahan disini, harga akan kembali ke level rendah $9.000-an ($9.000-$9.300).

Terlepas dari tingkat volatilitas yang tinggi, salah satu analis paling terkemuka di industri cryptocurrency memperkirakan bahwa Bitcoin siap untuk koreksi tajam sebelum melanjutkan langkah Bullish bersejarahnya.

Baca Juga: Bitcoin Masih Ada Peluang Untuk Kembali Naik Ke Harga Ini

Big Cheds, seorang analis populer di Twitter membicarakan hal ini dalam sebuah cuitan, menjelaskan bahwa Bitcoin terlihat “jelas untuk terbang.”

“Bitcoin Heikin Ashi Mingguan terlihat jelas untuk lepas landas.”

Ada kemungkinan kuat bahwa benchmark cryptocurrency akan segera menargetkan level tertinggi baru tahun ini karena kekuatan teknisnya mulai meningkat.

Level tertinggi ini saat ini ditetapkan pada $ 10.500, dan ini terjadi pada level teknikal penting yang bertepatan erat dengan trend penurunan yang terbentuk sebagai akibat dari penurunan crypto dari level tertinggi $ 13.800 pada bulan-bulan musim panas 2019.

Trader populer lainnya baru-baru ini menjelaskan bahwa ia mengharapkan BTC untuk menguji level kunci ini di hari-hari mendatang, dengan mengatakan:

“Akses BTC diberikan untuk Bulls. Harga perdagangan di atas pemicu Bulls saya, mari kita lihat apakah itu bertahan. Di atas level S / R Bulanan + Mingguan serta rentang waktu yang rendah. Terus bertahan di atas $ 9.350 dan saya melihat kami memacu untuk $ 10.5ribu.”

Di sisi fundamental, The Fed, bank central Amerika telah menambahkan stimulus sebanyak $2.6 triliun ke ekonomi mereka. Mungkin tidak berkorelasi langsung terhadap pasar cryptocurrency.

Jika ekonomi pulih dengan lambat, maka banyak orang yang akan melirik ke ruang cryptocurrency untuk melawan inflasi. Perlu dicatat bahwa Bitcoin berkinerja lebih baik dari S&P 500.

Namun, perlu diingat bahwa pullback akan segera terjadi cepat atau lambat. Jika anda mempunyai Bitcoin, menjual di harga saat ini sudah sangat menguntungkan.

Note: ini bukan nasihat investasi





Sumber : news.tokocrypto.com

Analis Plan B: Harga Bitcoin Bisa Sentuh Rp 6,5 Milyar di Akhir Tahun 2021

Analis crypto yang dikenal dengan nama akun Plan B memprediksi harga Bitcoin bisa menyentuh US$ 450 ribu atau setara dengan Rp 6,5 miliar di akhir tahun ini. Bahkan, ia mengatakan, harga paling amsyong di penutupan tahun 2021 di kisaran US$ 135 ribu atau setara dengan Rp 1,9 miliar.

“Bitcoin berada di bawah $34K, dipicu oleh FUD energi Elon Musk dan penumpasan tambang China. Ada juga alasan yang lebih mendasar bahwa kita melihat kelemahan pada bulan Juni, dan mungkin Juli. Skenario terburuk saya untuk tahun 2021 (berbasis harga/on-chain): Agustus>47K, Sep>43K, Okt>63K, Nov>98K, Des>135K,” tulis PlanB di akun Twitternya, pada 20 Juni 2021.

http://

PlanB dikenal sebagai analis crypto on-chain dan pencipta model perkiraan harga Bitcoin stock-to-flow (S2F). Model stock to flow yang diciptakan PlanB didasarkan pada model penilaian bitcoin yang terinspirasi oleh konsep Nick Szabo tentang konsep kelangkaan. Model ini mengukur kelangkaan, dan harga bitcoin dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Bitcoin dan BNB Koreksi Lagi, Berikut Teknikal Analisa Jika Ingin “Buy The Dip” 

Sementara itu, harga Bitcoin saat ini terkoreksi cukup dalam setelah mengalami sideways di pekan kemarin. Berdasarkan data coinmarketcap, BTC saat ini diperdagangkan dengan harga US$ 32 ribu. Harga ini hasil dari penurunan sejak 24 jam terakhir sebesar 7,63%.

Selama 7 hari terakhir BTC nampak belum menunjukan tren bullish untuk mengejar breakout melampaui harga US 41 ribu. Selama sepekan BTC anjlok lebih dari 18%.

Analisis Lain

Sementara itu, pendiri Kamar Dagang Digital (Chamber of Digital Commerce) Perianne Boring, mengatakan Bitcoin dapat naik hingga US$ 100 ribu-US$ 288 ribu di tahun ini.

Kepada CNBC, ia mengatakan, prediksi tersebut didasari juga oleh model S2F yang dibandingkan dengan pergerakan dollar AS juga emas.

“(Melalui model) S2F memprediksi Bitcoin harus dihargai $ 100.000 hingga $ 288.000 tahun ini. Kami memiliki 12 tahun data tentang Stok untuk mengalir di bitcoin. Jika Anda mengukur dengan dolar AS, stock to flow berkorelasi 94%.

Baca Juga: Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Berinvestasi Dogecoin

Disclaimer:

Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

Semua informasi di Portalkripto bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Teknikal 21 Juni SHIB, SUSHI dan DOT

Dalam beberapa hari lalu, harga pada token SHIB, SUSHI dan DOT masih sedang berjuang membangun momentum pemulihan dari penurunan berdarah sebelumnya, dimana sepertinya ada beberapa titik pijakan yang mereka temukan untuk menentukan, apakah pemulihan akan terjadi, atau penurunan berdarah lainnya akan mnaasuk?

Dan pada analisa kali ini, kami akan mencoba berbagi pandangan teknikal kami untuk prospek token SHIB, SUSHI dan DOT untuk beberapa hari kedepan.

Baca Juga: Bitcoin Use Cases

SHIB 

Dalam analisa kami, SHIB belum lama ini bergerak dalam penurunan pasca adanya lonjakan karena sentimen listingnya token ini di Coinbase, sehingga ini adalah rentang validasi untuk mengkonfirmasi, apakah Bullish dapat bertahan atau tidak.

Secara teknikal, harga kini memiliki level Support Resistance (SR) Kunci di $ 0.0xx69 dan $ 0.0xx95 yang akan mendasari pembacaan potensi trend, dimana untuk skema Bullish, masih ada harapan selama harga berada lebih tinggi dari level Support yang ada yang menjadi batas bawah dari rentang validasi diatas.

Tetap waspadai potensi penurunan lanjutan jika harga mengalami penyusutan minat beli saat mencoba bergerak dikisaran level Resistance.

SUSHI 

Dalam analisa kami, Sushi tampanya tengah mencoba membentuk pijakan di Area Support yang dipetakan dari titik Swing sebelumnya, sehingga mampu tidaknya harga untuk tetap membentuk perlawanan Buyer di Area ini akan menjadi dasar sinyal trend yang menarik.

Secara teknikal, Sushi memiliki level Resistance Kunci di $ 10.35 dan $ 12.80, yang menjadi titik tujuan harga untuk terus membangun kepercayaan pasar jikalau mampu membentuk penguatan dari Area Support.

Tetap waspadai juga terjadinya Falseout di Area Support saat volatilitas coba dibentuk karena dalam pandangan kami, ini adalah Area psikologis yang tentu bisa membuat Anda terkecoh.

Baca Juga: Prediksi Tim Draper Tentang Bitcoin di Tahun 2022-2023, Berapa?

DOT

Dalam analisa kami, DOT tampak masih mencoba berjuang keluar dari Area Ranging Harian, dimana harga saat ini masih bergantung pada Area ini untuk mengkonfirmasi sinyal trend.

Secara teknikal, DOT masih terlihat berada dalam konsolisadi pasar dalam Area ini, sehingga potensi trend akan dipertegas dengan adanya level SR Kunci di $ 16.95 dan $ 28.15, yang perlu untuk ditembus untuk sinyal kuat trend.

Untuk skema Bullish, harga harus mampu menembus batas atas Area Ranging, ataupun mengalami Falseout pada batas bawahnya yang berposisi sama dengan Support Kunci, untuk tetap menjaga optimisme pasar.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Departemen Pertahanan AS Tingkatkan Keamanan dengan Blockchain!

Departemen Pertahanan AS sekali lagi menggunakan teknologi blockchain, kali ini departemen tersebut berupaya mengamankan basis data yang sangat rahasia yang terdiri lebih dari 4,5 juta dokumen dan lebih dari 4000 pengguna. Informasi ini disampaikan langsung pada siaran pers resmi yang berlangsung pada 12 Mei 2020 kemarin.

Berkaitan dengan teknologi blockchain, tahun lalu Departemen Pertahanan AS ini telah mengisyaratkan potensi pengguna teknologi ini untuk meningkatkan keamanan siber dan memastikan tidak akan ada pelanggaran terkait dalam fasilitas transaksi dan komunikasi antara berbagai entitas pemerintah.

Departemen Pertahanan AS Beralih ke Teknologi Blockchain, Lagi!

Pada hari Selasa, 12 Mei 2020, Departemen Pertahan AS, yang bertanggung jawab atas hampir 40 persen alokasi penelitian dan pengembangan federal, memutuskan untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam penggunaan teknologi ini dan memberikan kontrak Penelitian Inovasi Usaha Kecil senilai $200.000 kepada SIMBA Chian, sebuah inovator blockchain dari Plymouth, Indiana.

Dengan tanggung jawab yang berat ini, SIMBA Chain berencana untuk merancang platform berbasis blockchain proof-of-concept yang akan memperkuat keamanan, sifat mudah dibaca, dan pengelolaan sejumlah besar data yang saat ini ditangani oleh pemerintah federal.

Menurut siaran pers resmi tersebut, proyek yang disebut Authenticity Ledger for Auditable Military Enclaved Data Access (ALAMEDA) akan berlangsung selama lima bulan, mulai dari 1 Juni 2020 nanti.

Departemen Pertahanan AS akan memutuskan apakah akan memberikan SIMBA Chain dana sebesar $1 Juta atau mencari pengganti dalam bertanggung jawab pada fase kedua nanti, tergantung pada keandalan dan kualitas hasil dari fase pengujian awal. Fase kedua ini bertujuan untuk mengadopsi secara lebih luas teknologi blockchain di ruang komersial.

Baca juga: Departemen Pertahanan AS: Blockchain Bantu Penanggulangan Bencana

Mengandalkan SIMBA Chain dalam Meningkatkan Keamanan

Intinya, sistem yang diinginkan akan berbasis pada teknologi blockchain. Hal ini dapat membantu departemen pertahanan AS untuk memelihara dan mengintegrasikan basis data mereka dengan mudah dan efisien dan membagikannya di antara sumber yang diverifikasi tanpa takut akan menjadi mangsa bagi pelaku kejahatan ataupun peretas jaringan.

Solusi ini juga akan memungkinkan Departemen Pertahanan AS untuk meningkatkan lapisan keamanan tambahan dengan memungkinkannya untuk menambah atau menghapus jumlah pengguna di platform blockchain tersebut dan menangani izin penggunaan secara efektif.

Solusi yang diajukan SIMBA Chain ini mirip dengan teknologi yang digunakan GitHub, mereka akan memanfaatkan potensi teknologi buku besar terdistribusi atau Distributed Ledger Technology (DLT) untuk bertindak sebagai agen katalitik yang membentuk jembatan antara penyedia dan pengguna pihak ketiga.

Baca juga: Sistem Pemungutan Suara Berbasis Blockchain di AS

Joel Neidig, CEO SIMBA Chain, berpendapat terkait dengan pencapaian ini, bahwa Departemen Pertahanan AS, penyedia layanan ini, dan beberapa perusahaan tingkat korporat telah memanfaatkan perangkat seluler dan kemampuan mereka untuk memfasilitasi arus informasi yang bebas. Namun, kemudahan pertukaran data ini datang dengan potensi risiko jatuh ke tangan yang salah.

Dengan demikian, kami berharap agar bisa memanfaatkan solusi teknologi blockchain yang canggih dan sangat komplek ini untuk menguatkan akses pengguna, memfasilitasi koneksi langsung dan aman di antara pengguna yang diverifikasi dan memastikan tidak akan ada penggunaan secara ilegal, Niedig menyimpulkan.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Pesan Rahasia Beberapa Menit Sebelum Bitcoin Halving

Ternyata ada pesan rahasia yang disematkan di block ke-629.999, satu block menjelang block Halving (630.000). Pesan itu mengingatkan publik pada pesan tersembunyi di block perdana (genesis block), block ke-0 Bitcoin pada 3 Januari 2009 silam.

Pesan yang disematkan di block ke-629.999 itu adalah: “NYTimes 09/Apr/2020 With $2.3T Injection, Fed’s Plan Far Exceeds 2008 Rescue”. Pesan itu mengacu pada berita di The New York Times pada 9 April 2020, soal rencana pengguliran dana tambahan oleh The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) untuk menyelamatkan ekonomi, yang besarannya melebihi pada krisis tahun 2008 lalu.

F2Pool yang menambang BTC di blok tersebut memang sengaja menyematkan pesan itu, sebagai pengingat akan potensi bahaya inflasi akibat penerbitan uang dalam jumlah yang banyak ke dalam sistem ekonomi.

Sedangkan mekanisme ekonomi di Bitcoin adalah sebaliknya, justru secara bertahap laju pasokan diturunkan menjadi separuh melalui Bitcoin Halving. Bitcoin Halving III, 12 Mei 2020 itu adalah Halving Ketiga, di mana imbalan terhadap penambang berkurang dari 12,5 BTC menjadi 6,25 BTC per block.

Pesan itu mengingatkan publik pada pesan di Genesis Block tahun 2009 silam. Kala itu pesan yang disematkan oleh Pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto adalah: “The Times 03/Jan/2009 Chancellor on brink of second bailout for banks”.

Pesan itu mengacu pada judul utama surat kabar Inggris The Times, soal dana talangan tahap kedua oleh Bank Sentral Inggris kepada sejumlah bank, di kala krisis itu.

Dengan kata lain, sejak 12 Mei 2020 pukul 02:23 WIB hingga 210.000 block (setara 4 tahun) berikutnya, maka jumlah Bitcoin kian langka, dari 1800 BTC per hari menjadi hanya 900 BTC per hari. Inflasi juga berkurang dari

Berita Terkait: Waspada! Bearish Bitcoin Membayang-bayangi

Ini yang membuat Brian Kelly, penulis buku The Bitcoin Big Bang mengatakan kepada CNCB, bahwa ketika Bank Sentral AS melakukan “pelonggaran kuantitatif” maka Bitcoin melakukan sebaliknya “pengetatan kuantitatif”. [red]



Sumber : news.tokocrypto.com

Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Berinvestasi Dogecoin

Pertimbangkan 4 hal ini sebelum berinvestasi Dogecoin (DOGE) yang harganya makin melonjak. Ada risiko akibat fluktuasi harga yang luar biasa.

Tren mata uang kripto atau di Indonesia kita kenal sebagai aset kripto saat ini masih kuat. Setidaknya diwakili oleh DOGE.

Bahkan Indrasari Wisnu Wardana, Kepala Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) Indonesia memperhatikan Dogecoin seperti yang dilansir dari media ini.

“Seperti DOGE itu kan awalnya untuk tuker-tukeran. Sekarang punya valuasi, punya nilai. Karena utility makin berguna, sehingga akhirnya memiliki nilai,” kata Wisnu.

Kripto meme itu naik lebih dari 12.000 persen tahun ini. Jika Anda baru mengenal kripto, maka Anda bisa mempelajarinya lebih dalam dengan membaca artikel kami ini sampai selesai.

Ada beberapa yang perlu Anda pertimbangkan sebelum terjun ke dunia kripto dan DOGE.

Baca Juga: Bitcoin Use Cases

Apa Itu Dogecoin?

Sebelum berinvestasi di DOGE, penting untuk memahami apa itu sebenarnya. Dogecoin, dalam istilah sederhana adalah uang elektronik berbasis kriptografi yang mirip dengan Bitcoin (BTC).

Itu dibuat oleh programer IBM Billy Markus dan Adobe Jackson Palmer dari Adobe pada tahun 2013.

Ini adalah altcoin yang dimulai sebagai lelucon tetapi telah mendapatkan momentum penting tahun lalu.

Sekarang kita tahu apa itu Dogecoin, kita dapat melihat hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi di dalamnya.

Namun, sebelum kita melanjutkan, perhatikan bahwa artikel ini tidak dianggap sebagai saran investasi.

Seperti biasa, berinvestasi dalam aset apa pun bisa berisiko dan harus dilakukan setelah penelitian dan saran keuangan yang baik.

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda berinvestasi dalam kripto apa pun.

Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi di Dogecoin.

Volatilitas. Hal pertama dan terpenting yang perlu diperhatikan adalah volatilitas tinggi Dogecoin.

Dogecoin berfluktuasi sangat tinggi, selama beberapa bulan terakhir, karena reli ke level tertinggi sepanjang masa sekitar US$0,70.

Namun, segera setelah itu, jatuh ke sekitar US$0,45. Sementara Dogecoin telah mendapatkan momentum penting dengan lebih banyak orang belajar dan berinvestasi di dalamnya, para investor ini juga menguangkannya saat melonjak, sehingga mengakibatkan harganya jatuh.

Pengaruh Influencer. Bukan hanya saham, tetapi kripto juga dapat dipengaruhi oleh tokoh-tokoh terkemuka. Elon Musk misalnya, dijuluki CEO Dogecoin, telah berulang kali mencuit tentang kripto itu.

Akibatnya, harganya melonjak tajam beberapa kali. Cukup beralasan bahwa jika seseorang dapat memengaruhi harga kripto berlambang anjing Shiba Inu itu.

Sementara Musk selalu menunjukkan dukungan untuk kripto itu, penampilannya bulan lalu  di Saturday Night Live (SNL) diperkirakan akan mendorong nilainya mendekati angka US$1.

Namun, itu tidak terjadi dan nyatanya, Dogecoin turun setelah kemunculan itu.

Baca Juga: Inilah 7 Kripto dengan Biaya Transaksi Lebih Rendah dari Dogecoin

Bermain dengan gelembung? Dogecoin dapat dilihat sebagai gelembung alias bubble yang kapan saja bisa meletus. Akan tetapi tidak menjadi masalah karena harganya berfluktuasi berdasarkan berapa banyak orang yang memegangnya.

Berapa banyak Dogecoin yang beredar dan berapa banyak yang ditambahkan setiap hari.

Jika kita lihat grafik harga Dogecoin, ekspektasi umumnya bahwa harga akan naik di masa depan, tetapi sayangnya tidak ada yang mendukung gagasan itu.

trend doge
Tren harga Dogecoin (DOGE). Sumber: TradingView.com.

Bahkan jika seseorang berinvestasi di kripto, mereka mungkin berpikir untuk menguangkan sebelum gelembung meledak, tetapi bukankah itu yang dipikirkan setiap investor?

FOMO. Dengan Dogecoin mengambil alih media sosial dan semua orang berbicara tentang berinvestasi di dalamnya, mungkin ada Fear Of Missing Out atau FOMO yang nyata pada peluang investasi yang menguntungkan.

Tetapi sebelum itu terjadi, harus diperhitungkan bahwa tidak semua orang sesukses orang yang menjadi jutawan yang menyimpan tabungan hidup mereka pada tren sementara.

Menggunakan Dogecoin Anda

Tidak seperti saham, seseorang dapat menggunakan  kripto yang mereka pegang untuk benar-benar membeli sesuatu.

Jika Anda ingin membelanjakan Dogecoin Anda di Inggris, ada beberapa toko yang menerimanya sebagai bentuk pembayaran.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

MicroStrategy Siap Kucurkan Setengah Miliar Dolar untuk Borong Bitcoin Lagi

MicroStrategy, perusahaan perangkat lunak dan juga investor besar Bitcoin (BTC), dikabarkan tengah bersiap untuk menginvestasikan hampir setengah miliar dolar untuk membeli Bitcoin setelah penutupan penawarannya karena berkaitan dengan penjualan surat berharga senior.

Baca Juga: Bitcoin Use Cases

Awal bulan ini, perusahaan mengumumkan rencana untuk menjual dengan maksud untuk mendanai investasi tambahan dalam Bitcoin.

Sementara banyak orang telah menjual kepemilikan mereka sebagai akibat dari banyak berita suram tentang aset dan masa depannya, dari tweet Elon Musk hingga pemerintah tertentu mengambil sikap. Ada sejumlah ahli, seperti Michael Saylor, CEO dari perusahaan ini, yang tetap bertahan sebagai pendukung kuat cryptocurrency .

Awal pekan ini, Saylor turun ke Twitter untuk membagikan pengarsipan sekuritas yang merinci penutupan penjualan tersebut. Obligasi tersebut jatuh tempo pada tahun 2028 dan dikenakan tingkat bunga tahunan sebesar 6,125%.

MicroStrategy mampu mengumpulkan $ 500 juta, menghasilkan perusahaan $ 488 juta untuk diinvestasikan setelah mereka mengurangi diskon pembeli awal dan biaya lainnya.

MicroStrategy menegaskan bahwa hasil penjualan ini akan digunakan untuk memmborong Bitcoin lagi. Dalam siaran pers, perusahaan mengatakan:

“MicroStrategy bermaksud menggunakan hasil bersih dari penjualan uang kertas untuk memperoleh Bitcoin tambahan.”

Penjualan obligasi ketiga ini menandai maksud perusahaan untuk mengamankan Bitcoin dalam waktu kurang dari setahun. Perusahaan tersebut, tentu saja, telah menjadi investor lama dan pengumuman tersebut tampaknya telah memicu kenaikan harga.

Crypto utama ini telah mencapai titik tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada hari Senin ini, mencapai $ 41.046,77, naik 11% dari harga Jumat lalu.

Baca Juga: Pembayaran Dengan BTC Mungkin Akan Hadir di Twitter

Meltem Demirors, kepala strategi di CoinShares di London mengatakan:

“[Penawaran MicroStrategy] itu akan menjadi katalis kenaikan harga besar-besaran karena $ 488 juta adalah banyak aliran masuk.. Pedagang akan memposisikan diri mereka di sekitar peristiwa itu karena mereka tahu akan ada volatilitas.”

Selain dari pengaruh MicroStrategy ini, cuitan Elon Musk pun sepertinya juga menjadi salah satu penggerak kenaikan BTC untuk melewati level psikologis utama di $ 40.000, dimana kepercayaan investor kembali tumbuh saat ia mengatakan kalau Tesla akan kembali menerima BTC, asal sudah ditambang dengan energi yang terbarukan dan bebas emisi karbon. Kita tunggu saja!



Sumber : news.tokocrypto.com