Category Archives: Tokocrypto

Apakah Ethereum 2.0 Akan Tetap Rilis pada Juli 2020 Nanti?

Peluncuran Ethereum 2.0 diantisipasi akan berlangsung seperti yang direncanakan sebelumnya. Peluncuran dijadwalkan akan rilis pada bulan Juli 2020 nanti.  Vitalik Buterin, co-founder platform telah menepis rumor yang mengatakan perilisan tersebut akan ditunda. Ia menambahkan bahwa tidak akan ada perubahan pada jadwal. Namun, pengembang Ethereum menolak sentimen itu dan mengatakan itu adalah miskomunikasi.

Co-founder itu juga menambahkan platform 2.0 testnet telah beroperasi dan fase implementasi pertamanya sudah mulai dilakukan. Setelah implementasi tersebut selesai, anggota jaringan Ethereum akan bermigrasi ke protokol Proof-of-Stake (PoS). Hal ini  diantisipasi untuk mengantarkan era baru bagi altcoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Baca juga: Hasil Audit Ungkap Potensi Kelemahan Ethereum 2.0

Tanggal Rilis ETH Serenity Dikaitkan dengan Buterin

Seluruh rumor tentang peluncuran Ethereum 2.0 dimulai ketika Afri Schoeden, salah satu pengembang inti Ethereum diduga mengungkapkan keadaan yang sebenarnya dari testnet “Schlesi”. Kemudian, rumor mulai menyebar dengan kemungkinan-kemungkinan kapan peluncuran mainnet dan merujuk pada pertengahan Juli 2020 nanti.

Spekulasi dipicu oleh pernyataan dari salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini. Selama konferensi virtual Konsensus 2020, terdapat laporan-laporan yang berspekulasi bahwa Buterin memberikan jawaban ‘ya’ untuk jawaban apakah Ethereum 2.0 akan diluncurkan pada bulan Juli.

Baca juga: Hasil Audit Ungkap Potensi Kelemahan Ethereum 2.0

Spekulasi Waktu Perilisan ETH Serenity Sama Sekali Tidak Membantu

Dalam sebuah tweet, Schoeden menepis spekulasi ini dengan mengatakan bahwa ini adalah sebuah miskomunikasi. Merujuk pada berita yang dikeluarkan Buterin, pengembang Ethereum mengatakan perilisan tanggal (peluncuran Ethereum 2.0) dengan panel atau mengatakannya di atas panggung sama sekali tidak membantu. Meskipun Schoeden mengklaim dia belum melihat tweet dari Buterin, ia masih tidak bisa berpikir bahwa Buterin benar-benar menyebutkan bulan Juli.

Buterin juga mengkonfirmasi pernyataan Schoeden. Dia menanggapi tweet tersebut dengan mengatakan dia tidak menyebutkan bulan Juli. Meskipun terdapat konfirmasi dari para jurnalis yang menyebutkan pertanyaan peluncuran ini di bulan Juli, salah satu pendiri Ethereum tersebut berkomentar, dia bahkan tidak mendengar pertanyaan itu.

Kenapa Ditunda?

Sebagian dari masalah yang diangkat oleh pengembang ini ditunjukan untuk pengembangan testnet, yang belum diluncurkan. Schoeden mengatakan testnet belum siap, dan masih akan membutuhkan periode kurang lebih dua bulan untuk menggunakannya tanpa cacat sebelum diteruskan ke Mainnet.

Kerangka kerja testnet multi-klien dianggap sebagai jalur kritis menuju Serenity. Oleh karena itu, tidak bisa ditentukan peluncuran Ethereum 2.0 akan terlaksana pada bulan Juli 2020 nanti.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Facebook Beli Perusahaan GIPHY Senilai US$400 Juta

Facebook baru saja membeli perusahaan penyedia animasi GIF popular, GIPHY. Dalam sebuah posting blog , GIPHY mengatakan akan dipadukan ke dalam tim Instagram, yang juga milik Facebook.

Kendati kedua perusahaan memastikan kesepakatan itu, mereka enggan mengungkapkan besaran pembelian itu. Namun, perusahaan Axios memperkirakan Facebook memebli GIPHY senilai US$400 juta.

Berita Terkait: Berkat Lobi-lobi, Libra Mungkin Bangkit Kembali

GIPHY cukup popular di jejaring sosial. Facebook sudah menggunakannya di produk lain seperti Messenger dan WhatsApp untuk pencarian GIF.

Beberapa jejaring sosial lain seperti Twitter, Reddit dan Slack juga mengandalkan API GIPHY untuk fitur terkait GIF mereka.

Dalam sebuah pernyataan, Vishal Shah, Wakil Presiden Produk di Instagram, mengatakan GIPHY akan terus mengoperasikan pustaka GIF-nya dan pengembang akan memiliki akses yang sama ke API GIPHY seperti sebelumnya.

“Lebih dari 1 miliar orang menggunakan Instagram untuk mengekspresikan perasaan mereka. Kami tidak sabar untuk membantu lebih banyak pengguna lain di Instagram,” sebut Shah. [red]



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Use Cases – Tokocrypto News

Blockchain berhasil mendapatkan popularitas besar dalam dekade terakhir, berkat bitcoin. Namun, kasus penggunaan blockchain telah berkembang jauh melampaui aset kripto saat ini. 

Teknologi blockchain muncul sebagai game-changer untuk berbagai industri, seperti industri kesehatan, real estate, logistik, IoT dan sebagainya. 

Popularitas blockchain dan peningkatan aplikasi industri meroket karena kualitasnya bawaannya, yaitu sebagai buku besar yang terdesentralisasi dan terdistribusi, tidak dapat diubah dan sepenuhnya transparan. Tidak perlu otoritas terpusat untuk mengelola jaringan blockchain. Semua rekan di jaringan dapat memverifikasi informasi yang disimpan dalam buku besar blockchain. Sangat aman dan andal. 

Baca Juga: Ingin Stop Loss? Gunakan Pola Candlestick Morning Star InI!

Pada dasarnya, kualitas teknologi blockchain ini menjadikannya salah satu teknologi paling revolusioner. Teknologi blockchain menawarkan banyak kemungkinan kasus penggunaan untuk bisnis di semua industri. 

Menurut data terbaru, Compound Annual Growth Rate (CAGR)  pasar blockchain global diproyeksikan tumbuh 67,3% mencapai nilai US$ 39,7 miliar antara tahun 2020 hingga 2025. 

Berikut use case dari beberapa teknologi blockchain yang dikategorikan dalam industri tertentu:

 

 

Kontrak berbasis blockchain yang diberlakukan secara real time. Dibuat sebagai kesepakatan antara kedua pihak atau lebih tanpa keterlibatan perantara. Smart contract dapat ditemui di seluruh jaringan blockchain yang terdistribusi dan terdesentralisasi. Saat ini smart contract menjadi pokok dalam industri kesehatan, real estate hingga lembaga pemerintah.

 

 

Industri Internet of Things (IoT) berkembang pesat dengan berbagai perangkat yang terhubung. Jumlah ini akan terus bertambah sehingga akan meningkatkan peretas dapat dengan mudah menembus data anda melalui perangkat yang terhubung. Dengan mengintegrasikan teknologi blockchain di perangkat IoT, kemungkinan pelanggaran data dapat dikurangi secara signifikan.

 

  • Personal Identity Security

 

Pencurian dan peretasan identitas pribadi adalah kejahatan yang sedang marak terjadi di dunia maya saat ini. Mulai dari meretas data pribadi hingga memalsukan data identitas. Blockchain dapat membantu memerangi kejahatan ini dengan menyimpan informasi pribadi yang penting (seperti nomor KTP, akte kelahiran, alamat, dsb) pada buku besar yang terdesentralisasi dan tidak dapat dirubah.

Baca Juga: Tiga Koin Ini Melonjak Setelah Listing di Coinbase Pro

 

 

Kurangnya komunikasi dan transparansi adalah masalah yang sering terjadi dalam dunia logistik. Hambatan ini menjadi nyata karena ribuan perusahaan beroperasi di domain ini. Disinilah transparansi data blockchain sangat berguna bagi industri ini. Teknologi blockchain dapat mengenali sumber data dan mengotomatisasi proses sehingga dapat membangun kepercayaan dan transparansi yang besar dalam dunia logistik.

 

 

Perusahaan digital media dibebani dengan berbagai tantangan seperti privasi data, pembajakan, kekayaan intelektual, pembayaran royalti dan pelanggaran hak cipta. Dengan melibatkan blockchain dalam digital media, perusahaan dapat melindungi kekayaan intelektual mereka, menjaga integritas data, menargetkan pembayaran dengan tepat dan memastikan artis menerima royalti pada waktunya. 

Pengaplikasian blockchain dalam berbagai sektor diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan di tahun-tahun mendatang. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Diduga Cuci Uang Rp577 Juta Pakai Bitcoin, Warga Australia Diringkus

Diduga mencuci uang (money laundering) menggunakan Bitcoin, seorang perempuan warga Australia diringkus.

“Seorang perempuan Australia (52 tahun) diringkus polisi di pusat perbelanjaan Sydney pada 1 Mei 2020, setelah diduga menjual Bitcoin (BTC) senilai AUS$60 ribu (US$38.800), setara Rp577 juta. Setelah didalami, ternyata ia adalah anggota sindikat pencucian uang di Australia yang aktif sejak tahun 2017, dengan nilai total uang yang dicuci mencapai US$3,2 juta (Rp48 miliar),” tulis media lokal Australia, Daily Mail Australia, 15 Mei 2020.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita AUS $60 ribu dalam bentuk uang tunai, 3,8 BTC (senilai US$37.000 dengan harga saat ini) dan sebuah ponsel.

Kemudian, petugas mencari apartemen terdekat, menemukan lebih banyak ponsel, komputer dan perangkat penyimpanan elektronik, bersama dengan Bitcoin lainnya senilai US$11.700.

Sindikat Pencucian Uang

Polisi mengklaim bahwa perempuan itu terlibat di sindikat pencucian uang, sejak November 2018. Sedangkan sindikat itu sendiri aktif sejak tahun 2017. Sejak tahun itu pula nilai transaksi Bitcoin oleh sindikat mencapai AUS$5 juta (US$3,2 juta).

Berita Terkait: Pesan Rahasia Beberapa Menit Sebelum Bitcoin Halving

“Ini adalah penangkapan pertama yang dilakukan oleh divisi kejahatan siber, terkait mata uang digital di New South Wales, dan diyakini sebagai yang pertama di Australia. Menukarkan mata uang digital seperti Bitcoin secara ilegal adalah bentuk pelanggaran hukum di Australia,” kata Komandan Polisi Matt Craft. [Cointelegraph/red]



Sumber : news.tokocrypto.com

Butuh Uang? Ini Dia 4 Cara Mendapatkan Uang Dengan Cepat!

Selain mendapatkan uang dari gaji yang diperoleh dari pekerjaan tetap, Anda bisa lho mendapatkannya dari pekerjaan sampingan dan hanya bermodalkan internet saja. Cukup membutuhkan perangkat keras seperti laptop atau komputer, smartphone, serta sambungan internet saja, Anda sudah bisa mendapatkan pundi-pundi uang. Kini Anda tak akan kehabisan ide untuk mencari cara mendapatkan uang dari internet dengan cepat.

Yuk, ikuti tipsnya!

Metode-metode Untuk Mendapatkan Uang

Kini mendapatkan uang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tak hanya dari gaji tetap saja. Mulai dengan cara melakukan trading maupun investasi di berbagai instrumen investasi, melakukan pekerjaan sampingan sebagai freelance atau bahkan mempunya bisnis kecil milik Anda sendiri.  Semua kegiatan tersebut bahkan bisa Anda lakukan hanya di rumah saja! Dengan bermodalkan internet saja Anda sudah bisa memperoleh banyak cuan.

4 Cara Mendapatkan Uang Dengan Cepat Hanya Bermodalkan Internet dan Tanpa Keluar Rumah 

Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan uang dari internet dengan cepat bahkan tanpa harus keluar rumah:

Tidak perlu mempunyai toko secara fisik, kini dengan bermodalkan sambungan internet saja Anda bisa berjualan secara online. Anda bisa menjual barang atau produk dan memasarkannya di e-commerce atau sosial media.

Dengan berjualan secara online, Anda tak perlu keluar rumah. Karena kini terdapat sistem dropshipper, dimana Anda bisa memulainya tanpa modal, tanpa barang dan hanya dilakukan dengan memasarkan produk tersebut. Cukup dengan memposting foto produk yang menarik di platform yang Anda mau, Anda sudah bisa berjualan!

  • Jual Foto dan Video Secara Online

Apakah Anda mahir dalam fotografi dan bisa menghasilkan foto yang bagus dan juga ciamik? Atau Anda punya skill untuk memproduksi video klip? Ternyata dari foto atau pun video yang Anda unggah di internet, bisa menghasilkan uang, lho! Kini banyak sekali situs penyedia foto atau video seperti Shutterstock.com, Istockphoto.com, Stockfresh.com atau Bigstockphoto.com yang bisa Anda gunakan jasanya.

Nantinya uang yang didapat akan dihitung dari persentase komisi yang ditetapkan oleh platform penyedia berdasarkan setiap foto maupun video yang diunduh orang lain. Komisi setiap platform bervariasi, Anda bisa mendapatkan komisi sebesar 15% atau bahkan hingga 70%.

Siapa sih yang saat ini tidak tahu cryptocurrency? Cryptocurrency atau aset kripto merupakan sebuah teknologi untuk memudahkan transaksi online menggunakan uang digital. Salah satu aset kripto yang saat ini tengah populer adalah bitcoin. Karena Aset kripto dianggap sebagai mata uang masa depan, memanfaatkannya sebagai cara mendapatkan uang dari internet adalah cara yang efektif.

Cara yang bisa Anda lakukan antara lain: investasi, yaitu membeli aset kripto dan menunggu waktu yang tepat untuk menjualnya kembali; mining, yaitu proses yang dilakukan pada komputer untuk memverifikasi transaksi yang terjadi di jaringan aset kripto; dan yang terakhir adalah trading, yaitu aktif melihat perubahan pasar setiap hari, dan bisa langsung menjualnya ketika sudah mendapat keuntungan.

  • Program Referral Tokocrypto

Masih berhubungan dengan point sebelumnya, yakni mendapatkan uang dari menekuni aset kripto. Cara yang terakhir adalah dengan mengikuti program referral di Tokocrypto. Anda bisa mendapatkan cuan. Tokocrypto menghadirkan program refferal baru berbasis komisi.

Anda bisa mendapatkan pendapatan pasif hingga 50% dari orang yang direferensikan. Caranya mudah, Anda cukup membagikan kode referral Anda dan menjadi bagian dari penyebaran informasi, edukasi, dan kepemilikan aset kripto di Indonesia. Tak hanya itu, Anda bisa berbagi komisi dengan orang yang menggunakan referral milik Anda hingga 20%, serta Anda masih bisa mendapatkan 30% dari biaya transaksi setiap mereka melakukan jual beli aset kripto.

Daftar dan Ikuti Program Referral di Tokocrypto

Anda tak perlu bingung bagaimana cara untuk mengikuti program referral di Tokocrypto? Yuk, simak langkah-langkahnya!

  1. Pastikan Anda mendaftar akun Tokocrypto terlebih dahulu di sini.
  2. Lalu, daftar dan buat kode referral Anda di sini dan pilih rasio komisi yang ingin Anda dapatkan dan bagikan. Anda bisa memilih rasio komisi hingga 50%, lho!
  3. Pastikan Anda telah lolos KYC level 1 agar dapat mulai membagikan kode referral ini.
  4. Bagikan kode referral yang telah Anda dapatkan dan ajak teman Anda untuk daftar Tokocrypto dengan kode tersebut dan
  5. Dapatkan bonus setiap kali teman Anda bertransaksi, baik itu jual maupun beli di aset kripto apapun.

Itulah berbagai cara mendapatkan uang dari internet dengan cepat. Bagi Anda yang tertarik untuk menekuni dunia cryptocurrency dan ingin melakukan trading maupun investasi, kunjungi dan daftar akun Anda di www.tokocrypto.com. Yuk, temukan kemudahan investasi aset kripto bersama Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah Sebabnya Kenapa Penjahat Lebih Suka Bitcoin Anonim Daripada Koin Privasi

Jelajahcoin.com – Koin privasi telah mendapat banyak kecaman akhir-akhir ini, dan banyak koin dan token anonim terkemuka, seperti Bitcoin (BTC), zcash (ZEC), dan monero (XMR) mendapat kecaman dari para regulator. Yang mengklaim bahwa mereka adalah tanda pilihan bagi teroris, narkoba pedagang, dan pencuci uang.

Banyak token ini telah dihapuskan dari platform utama di wilayah tertentu, seperti Jepang dan Korea Selatan baru-baru ini. Tetapi laporan baru (dibayar oleh operator koin anonimitas) menunjukkan bahwa penjahat tidak begitu tertarik pada token privasi.

Laporan ini disponsori oleh Electric Coin Company (ECC), operator Zcash, dan dilakukan oleh RAND Europe. Sebuah lembaga nirlaba yang mengklaim bahwa publikasi tidak mencerminkan pendapat dari klien penelitian dan sponsornya. Dalam kedua kasus tersebut. Laporan membuat sejumlah klaim tentang cara para penjahat menggunakan (atau lebih tepatnya, tidak menggunakan) ZEC.

Baca Juga: Penjualan Ripple (XRP) Turun tajam, ODL Mendapat Traksi

Para penulis mengklaim bahwa hanya sejumlah kecil penjahat yang menunjukkan minat untuk menggunakan zcash. Salah satu alasan mengapa penjahat menjauh dari ZEC adalah fakta bahwa. Para penulis percaya, penjahat lebih suka bitcoin (BTC) karena anonim nya.

Bitcoin lebih aman dalam jumlah daripada ZEC

Transaksi ZEC yang lebih besar, mereka berpendapat, bisa terlalu mencolok – jadi untuk anonimitas sejati. Penjahat mungkin percaya ada keamanan dalam jumlah ketika bekerja di jaringan Bitcoin. Penulis itu menulis:

“Volume transaksi yang tinggi pada blockchain dapat membantu mengaburkan pencucian uang dalam bitcoin. Sedangkan transfer nilai tunggal yang besar akan lebih menonjol (hanya berlaku untuk transaksi ZEC yang transparan, dan tidak terlindung) pada Zchain blockchain karena ada lebih sedikit keseluruhan transaksi saat ini.”

Mereka juga mengklaim bahwa rata-rata penjahat tidak cukup pintar untuk menggunakan Zcash. Artinya sebagian besar dari mereka memilih untuk menjauh.

“Penggunaan Zcash untuk tujuan ilegal atau kriminal sebagian terbatas karena kurangnya pemahaman tentang teknologi yang mendasari pada bagian dari penggunanya.”

Ini, penulis menulis, didukung oleh bukti yang diperoleh dari wawancara yang menunjukkan “pengguna mungkin tidak memahami persyaratan membuat transaksi terlindung di zcash dan sebaliknya dapat menganggap bahwa semua transaksi zcash adalah anonim.”

Klaim yang sama mengejutkannya adalah bahwa para penjahat khawatir bahwa zcash menampilkan terlalu banyak fitur kepatuhan – dan takut dengan “branding” token tersebut.

Baca Juga: Tren Macro kemungkinan Akan Pengaruhi Harga Bitcoin Di Tahun 2020 Ini

Para penulis menyatakan bahwa sementara koin privasi dapat dianggap oleh penjahat sebagai memastikan tingkat anonimitas yang serupa. Tata kelola Zcash dan brandingnya sesuai dengan Anti Pencucian Uang. Dan Melawan Pendanaan peraturan Terorisme dapat membuatnya kurang rentan terhadap eksploitasi untuk terlarang atau kriminal. tujuan.

Alasan lain bagi para penjahat untuk menjauh adalah fakta bahwa para penjahat tidak percaya bahwa token sebenarnya sama anonimnya dengan yang dipecahkan. Dengan para penulis menyatakan bahwa “ada beberapa skeptis mengenai bagaimana anonim ZEC sebenarnya dan apakah masa depan penelitian akan mengidentifikasi kelemahan dalam fitur anonimitas ZEC. “

“Gesekan yang relatif rendah dalam melakukan pembayaran internasional dengan hanya menggunakan nama samaran sebagai pengidentifikasi”. Adalah alasan lain mengapa bitcoin menjadi token bagi para penjahat, kata para penulis.

Semua hal di atas, tutup penulis laporan, adalah alasan mengapa hanya 1% dari posting web gelap yang merujuk pada pembayaran kripto menyebutkan zcash, dan mengapa 0,15% dari dompet terkait web gelap adalah akun ZEC.





Sumber : news.tokocrypto.com

4 Cara Termudah Mendapatkan Uang Banyak Dalam Sehari

Pandemi yang sedang berlangsung saat ini menghadirkan dampak bagi para pekerja. Banyak dari pekerja yang akhirnya mengalami pemotongan gaji. Apalagi ditambah keadaan yang tidak menentu, karena tidak ada yang tahu kapan berakhirnya pandemi ini. Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk memutar otak agar mendapatkan penghasilan tambahan. Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana sih cara mendapatkan uang banyak dalam sehari?

Kini Anda tidak perlu khawatir karena kehabisan ide untuk mendapatkan uang. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Tidak Perlu Menunggu 30 Hari untuk Mendapatkan Uang

Banyak orang yang berpikir untuk memperoleh uang hanya didapatkan dari pekerjaan utama.  Padahal dengan bergantung pada pekerjaan utama saja kita butuh waktu untuk menunggu dulu dalam waktu 30 hari kerja agar bisa memperoleh gaji. Anda bisa menggunakan cara-cara dibawah ini agar Anda tidak harus lama menunggu uang yang diperoleh dari gaji Anda.

4 Cara Mudah Mendapatkan Uang Banyak dalam Sehari

Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan uang banyak dalam sehari:

Jika Anda memiliki hobi atau skill seperti menulis atau mendesain  yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan uang, menjadi seorang freelance bisa Anda pilih. Apalagi kini freelance sudah populer dan banyak sekali perusahaan atau brand yang membutuhkan tenaga tambahan dari freelance. Dengan mengerjakan satu project selama satu hari saja Anda sudah bisa mendapatkan uang yang banyak.

Info mengenai freelance pun dapat mudah ditemukan di media sosial. Keuntungan menjadi freelance Anda dapat bebas memilih tempat, menentukan waktu hingga beban pekerjaan yang akan dilakukan. Selain itu, Anda juga dapat menentukan tarif sesuai keinginan, lho!

Saat ini banyak cara yang dapat mempermudah Anda dalam berjualan. Kini Anda tidak perlu mempunyai toko fisik. Hanya lewat media sosial Instagram ataupun Facebook saja Anda sudah bisa memasarkan produk.

Selain itu, Anda juga tak perlu takut kekurangan modal. Anda bisa membuat sistem pembelian produk Anda melalui pre-order. Dengan begitu, produk bisa Anda buat atau kirimkan setelah pembeli mengirimkan uang sejumlah barang yang dibeli.

Membuka jasa sebagai penerjemah bisa menjadi pilihan bagi Anda yang mahir berbahasa asing seperti Inggris, Jepang, Mandarin atau Arab. Saat ini banyak pihak yang membutuhkan jasa penerjemah untuk berbagai keperluan seperti menerjemahkan jurnal ilmiah maupun artikel, atau bahkan untuk mengisi subtitle pada film. Tak tanggung-tanggung, upah seorang penerjemah bisa mencapai sekitar Rp 350 ribu untuk satu halaman standar saja, lho!

Apalagi jika Anda sudah memiliki jam terbang yang banyak dan pengalaman serta memiliki sertifikasi bahasa yang relevan, tentu Anda akan mendapatkan klien yang lebih banyak dan penghasilan yang lebih banyak.

  • Program Referral Tokocrypto

Nah, salah satu cara mendapatkan uang yang terakhir adalah mengikuti program referral di Tokocrypto. Anda bisa mendapatkan cuan walau hanya bermodalkan internet dan smartphone saja! Tokocrypto menghadirkan program refferal baru berbasis komisi.

Anda bisa mendapatkan pendapatan pasif hingga 50% dari orang yang direferensikan. Caranya mudah, Anda cukup membagikan kode referral Anda dan menjadi bagian dari penyebaran informasi, edukasi, dan kepemilikan aset kripto di Indonesia. Tak hanya itu, Anda bisa berbagi komisi dengan orang yang menggunakan referral milik Anda hingga 20%, serta Anda masih bisa mendapatkan 30% dari biaya transaksi setiap mereka melakukan jual beli aset kripto.

Daftar dan Ikuti Program Referral di Tokocrypto

Nah, bagaimana sih caranya untuk mengikuti program referral di Tokocrypto? Yuk, simak langkah-langkahnya!

  1. Daftar dan buat kode referral Anda di sini dan pilih rasio komisi yang ingin Anda dapatkan dan bagikan. Anda bisa memilih rasio komisi hingga 50%, lho!
  2. Pastikan Anda telah lolos KYC level 1 agar dapat mulai membagikan kode referral ini.
  3. Bagikan kode referral yang telah Anda dapatkan dan ajak teman Anda untuk daftar Tokocrypto dengan kode tersebut.
  4. Dapatkan bonus setiap kali teman Anda bertransaksi, baik itu jual maupun beli di aset kripto apapun.

Bagaimana, mudah kan? Sekarang Anda tak perlu lagi bingung untuk memikirkan sumber penghasilan sampingan serta bagaimana cara mendapatkan uang banyak dalam sehari. Yuk segera daftar Tokocrypto dan bagikan referral Anda sekarang juga!



Sumber : news.tokocrypto.com

World Economic Forum Sebut Beberapa Crypto Ini Bagus untuk Jangka Panjang

Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF)  baru saja mempublikasi artikel riset mengenai crypto.

Artikel tersebut bersifat lebih seperti jurnal, dan memiliki informasi lengkap untuk memulai pemahaman tentang crypto, blockchain, dan hal lain untuk memahami crypto.

WEF juga membahas beberapa crypto yang dianggap sangat bagus untuk kegunaan dan nilainya dalam jangka panjang.

Banyak pihak yang menganggap bahwa artikel yang dipublikasi ini adalah sentimen positif akibat dianggap sebagai persetujuan WEF terhadap proyek tersebut.

World Economic Forum Dukung Crypto

Kabar dukungan WEF terhadap crypto nampaknya membawa kejutan untuk mayoritas pelaku pasar crypto.

Hal ini disebabkan sebelumnya mayoritas pihak pemerintah dan otoriter dunia terlihat memiliki pandangan negatif yang bercampuran terhadap crypto.

Salah satu contohnya adalah Kepala Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, yang pada awal tahun ini menyatakan bahwa Bitcoin adalah sebuah hal yang mengkhawatirkan.

Kekhawatiran tersebut muncul akibat menurutnya Bitcoin dapat digunakan untuk pencucian uang dan kegiatan kriminalitas lainnya.

Pernyataan ini juga didukung oleh Menteri Keuangan Amerika, Janet Yellen yang menyatakan bahwa Bitcoin dapat digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.

Pernyataan-pernyataan tersebut nampaknya juga mendapatkan banyak kritik dari publik akibat sebenarnya uang fiat juga telah digunakan untuk hal yang sama.

Namun tidak semua pihak pemerintah terlihat menolak crypto akibat Swiss yang menjadi salah satu pendukung.

Pihak dari Swiss tersebut nampaknya adalah organisasi internasional, pelaku sektor swasta, dan bahkan akademisi yang terlihat mendukung crypto.

Baca Juga: Forum Ekonomi Dunia Rilis Laporan Terkait Keamanan Cyber Blockchain

Saat ini dukungan tersebut juga bertambah akibat WEF yang sebenarnya memiliki peran besar, terutama terhadap perkembangan dunia.

Dengan dukungan dari WEF sebagai salah satu organisasi dunia yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan dunia, dukungan terhadap crypto ini menjadi hal yang besar.

Dalam artikel jurnal yang dipublikasi oleh WEF, terdapat pernyataan dukungan terhadap Bitcoin dan Ethereum, dengan menggarisbawahkan teknologi menyangkut Ethereum.

Selain itu, WEF juga membahas bahwa terdapat beberapa proyek crypto yang memiliki teknologi sangat baik dan signifikan untuk masa depan keuangan.

Proyek-proyek tersebut adalah Algorand (ALGO), Cardano (ADA), Celo (CELO), Ripple (XRP), Solana (SOL), dan Stellar Lumen (XLM).

Keterbukaan Terhadap Perubahan Masa Depan Keuangan

Dalam masa pandemi Covid-19 WEF telah menarik perhatian banyak pihak akibat semakin besar perannya untuk memulihkan perekonomian dunia.

Banyak pihak yang juga menyatakan kritiknya terhadap WEF yang dirasa akan membawa perekonomian dunia untuk lebih tersentralisasi.

Asumsi ini telah membuat banyak pihak berpikir bahwa masa depan akan lebih terpusat dan lebih dikendalikan oleh satu pihak dan rentan terhadap manipulasi.

Kritik dan Asumsi ini muncul setelah WEF mempublikasi proyeksi masa depan hingga 2030 dalam rangka memulihkan perekonomian.

Hal ini disebabkan judul targetnya yang bertuliskan “own nothing and be happy” yang berarti tidak memiliki apa pun dan menjadi senang.

Banyak pihak yang berasumsi bahwa nantinya akibat pernyataan tersebut, masyarakat akan kehilangan kendali terhadap perihal pribadi karena akan diatur pemerintah.

Namun, Reuters telah memberikan komentarnya terhadap banyaknya asumsi yang beredar dan menyatakan bahwa semua asumsi tersebut adalah hal yang tidak benar.

“Salah, World Economic Forum tidak memiliki tujuan untuk menghilangkan kendali dari perihal pribadi oleh masyarakat. Namun agenda 2030 tersebut bertujuan untuk hal yang sebaliknya dimana WEF akan mendorong kendali terhadap perihal pribadinya.”

Oleh karena itu nampaknya dukungan terhadap crypto dan blockchain terlihat didasari oleh pernyataan tersebut.

Hal tersebut disebabkan dengan adanya blockchain dan crypto semua jadi lebih transparan, jelas, efektif, dan terdesentralisasi.

Transparansi dan kejelasan menjadi dua hal utama, terutama jika membicarakan masalah kepemilikan.

Hal ini juga menjadi penyebab banyak pihak mulai mempelajari blockchain dan crypto.

Baca Juga: Bukan Karena Elon, Harga Bitcoin Berpotensi Menjadi US$85 Ribu

Di luar permasalahan tersebut, nampaknya dengan publikasi ini, WEF resmi mendukung pertumbuhan crypto dan juga blockchain.

Akibatnya, saat ini pernyataan dukungan WEF terhadap ALGO, ADA, CELO, XRP, SOL, dan XLM dianggap sebagai sentimen positif untuk jangka panjang.

Namun perlu diingat bahwa semua pernyataan yang beredar masih sebuah asumsi.

Sebab, hingga saat ini belum ada adopsi resmi oleh WEF terhadap seluruh crypto tersebut.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Halving Telah Usai. Lalu Sekarang Apa?

Halving blok reward Bitcoin telah usai. Peristiwa yang terjadi setiap empat tahun sekali, telah terjadi pada Senin, 12 Mei 2020 lalu dan ini merupakan bagian dari protokol Bitcoin.

Teori ekonomi menunjukan karena peristiwa ini mengurangi jumlah Bitcoin yang ada dalam jaringan, penambang hanya akan menerima dan menghasilkan jumlah Bitcoin baru setengah dari jumlah sebelum halving terjadi, sehingga hal ini akan berkaitan langsung terhadap pasokan Bitcoin baru dan diharapkan akan ada penambang baru yang terus bertambah. Asumsi ini membuat permintaan menjadi lebih konstan dan juga dapat memompa harga menjadi lebih tinggi.

Beberapa hari menjelang halving kemarin, spekulasi terus meningkat. Harga Bitcoin naik dari kisaran $4.500 ke angka $10.000 atau naik sekitar 122%. Para trader mengantisipasi ledakan yang akan terjadi, apalagi dengan banyak pemberitaan utama mengenai “Breakout Bitcoin yang besar”.

Namun, hal sebaliknya justru terjadi. Harga Bitcoin yang digadang-gadang menembus $10.000 kemudian turun dari $10.000 ke sekitar $8.600 hingga $8.700. Hal ini terjadi setelah jaringan Coinbase mengalami down dan “paus” menjual kepemilikan mereka.

Baca Juga: Ingin Investasi Bitcoin Saat Halving? Simak Tips dari Pelaku Pasar Berikut Ini!

Meskipun hype pada halving Bitcoin telah selesai, tidak ada yang benar-benar terjadi, meskipun sebenarnya terjadi penurunan pendapatan pertambangan dari $15 Juta menjadi sekitar $8 Juta hari ini. Harga juga sekarang terlihat berada di sekitar $8.900.

Tidak Banyak yang Terjadi

Sebelum halving, pada 8 Mei 2020, Pankaj Balani, CEO Delta Exchange, sangat bersemangat. Ia mengatakan “Trader akan sangat bullish menuju halving nanti dengan banyak yang berharap Bitcoin untuk menembus angka 11.000 setelah halving.”

Setelah peristiwa halving terjadi, ia tetap optimis hal itu akan terjadi. “Halving terjadi sesuai yang diharapkan, lancar sehubungan dengan harga dan tingkat hash, dengan dampak yang sebenarnya akan muncul dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.”

Tingkat hash diprediksi juga akan naik, hal ini mengingat miners yang sudah “tua” akan menutup perangkatnya. Peristiwa ini juga terlihat dari naiknya tingkat hash dari 120.365m ke 121.038m.

Viktor Bunin mengatakan, “Hal Paling menarik mengenai peristiwa (halving) ini adalah betapa antiklimaksnya peristiwa ini sendiri! Bayangkan jika Anda memberi tahu semua bankir (atau profesi apapun) di seluruh dunia bahwa gaji mereka akan dipotong setengah setiap 4 tahun? Akan ada kerusuhan!”

Lebih lanjut ia menambahkan, “konsensus sosial tentang kebijakan moneter Bitcoin bertumbuh kuat dan fakta bahwa bahkan tidak ada ‘keluhan’ dari para penambang membuat peristiwa halving ini telah berhasil menunjukkan sistem ini berfungsi.”

Baca juga:Pesan pada Halving Bitcoin Ketiga, Mengingatkan Alasan Bitcoin Tercipta

Halving, Peristiwa Monumental

Sinjin David Jung, direktur pelaksana Cadangan Moneter Blockchain Internasional, merasa peristiwa ini tetap menarik apapun yang terjadi. “Peristiwa halving adalah peristiwa yang benar-benar menarik, karena peristiwa ini tetap berlangsung walaupun dengan kondisi dan semua kekacauan yang terjadi di pasar. Ketidakstabilan finansial dan Quantitative Easing (QE) yang terjadi saat ini adalah bahan bakar untuk peluncuran “roket” Bitcoin yang tak terelakkan, Bitcoin akan melewati harga tertinggi masa lalu dalam tahun yang akan datang nanti.”

Yang lain berpendapat halving itu sendiri adalah sebuah berita. Ray Youssef, CEO situs perdagangan peer-to-peer Paxful, mengatakan ia “menyoroti semangat dan persatuan komunitas Bitcoin. Bagian dari kemanusian ini lah yang akhirnya membawa saya dan salah satu pendiri Paxful kepada Bitcoin dan rasanya itu sangat menyenangkan untuk mengenangnya kembali.”

Kedepannya, pasar mungkin perlu waktu untuk bereaksi terhadap peristiwa halving yang telah terjadi. “Pada titik ini saya sedang menunggu untuk melihat seberapa jauh peristiwa ini akan berjalan, khususnya menunggu koreksi pasar yang lebih luas dan juga kapitulalsi penambang. Selain itu, jangka menengah dan panjang pada Bitcoin terlihat menjanjikan,” jelas Evan Kuo, CEO Ampleforth.

Dalam ketidakpastian ini, siapa yang akan mengira bahwa stabilitas Bitcoin akan menjadi penyelamat?

Sumber





Sumber : news.tokocrypto.com

Halving Bitcoin yang Ketiga Telah Usai!

Peristiwa cryptocurrency paling ditunggu-tunggu tahun 2020, Halving Bitcoin (BTC), baru saja berlalu. Hanya terjadi setiap empat tahun sekali, blok reward penambangan Bitcoin yang baru-baru ini terjadi telah mengurangi blok reward Bitcoin dari 12.5 BTC ke 6.25 BTC.

Peristiwa halving ketiga Bitcoin ini terjadi pada sekitar pukul 3:23 Malam EST atau 2:23 WIB . Menurut data dari Tradeblock.com. Setelah halving terjadi, Bitcoin diperdagangkan pada $8.500, dengan dominasi pasar sebesar 67% pada waktu rilis, menurut Coin360.

Blok Reward Bitcoin ada di 50 BTC hingga 0,00000001 BTC

Sejak blok Bitcoin pertama dibuat pada tahun 2009 silam, ada tiga peristiwa halving hingga saat ini. Berlangsung setiap 210.000 blok yang ditambang, atau kira-kira setiap empat tahun, halving blok reward Bitcoin saat ini sebesar 50%. Peristiwa halving pertama terjadi pada tahun 2012, memotong blok reward dari 50 BTC menjadi 25 BTC. Selanjutnya, peristiwa kedua terjadi pada tahun 2016 silam, dengan reward berkurang dari 25 BTC menjadi 12,5 BTC.

Karena persediaan Bitcoin terbatas pada 21 juta koin, peristiwa halving Bitcoin akan terus berlangsung hingga tahun 2140, atau hingga BTC ke-21 Juta. Pada saat itu, blok reward harus mencapai 1 satoshi, atau unit terkecil Bitcoin di 0,00000001 BTC. Menurut Blockchain.com, pada saat publikasi, jumlah Bitcoin yang beredar berjumlah 18,37 juta.

Baca juga: Melihat Dampak Bitcoin Halving bagi Exchange dan Trader

Dampak Halving Bitcoin

Karena dua peristiwa halving Bitcoin sebelumnya yang pada akhirnya berdampak pada harga Bitcoin secara positif, halving Bitcoin ketiga ini telah menjadi tema utama dengan beragam prediksi harga dan spekulasinya.

Ada beberapa pemain crypto memprediksikan halving Bitcoin ketiga tidak akan berpengaruh pada harga Bitcoin, sebaliknya banyak juga yang menilai bahwa akan ada pengaruh dari peristiwa halving yang ketiga ini. Hal ini mengingat pasokan Bitcoin baru akan semakin berkurang.

Lain hal dengan korelasi harga Bitcoin yang sebenarnya masih dipertanyakan, halving Bitcoin yang baru-baru ini terjadi memiliki dampak langsung pada miners. Sejumlah analis crypto memperkirakan halving akan segera memicu para penambang untuk berhenti menghasilkan Bitcoin baru karena sejumlah besar perangkat penambang akan menjadi usang.

Baca Juga: Ingin Investasi Bitcoin Saat Halving? Simak Tips dari Pelaku Pasar Berikut Ini!

Menurut wakil presiden Poolin Poole, Alejandro De La Torre, sejumlah penambang yang tidak mendapatkan keuntungan telah mulai mematikan peralatan mereka bahkan sebelum halving Bitcoin yang ketiga ini terjadi.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com