Tag Archives: blockchain

Rencana Cadangan Kripto AS Trump Picu Lonjakan Pasar $330 Miliar

Pasar kripto mengalami kenaikan tajam pada 2 Maret 2025 , dengan nilai pasar bertambah sekitar $330 miliar (Rp 5,4 kuadriliun) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengonfirmasi rencana cadangan kripto nasional.

Cryptoslate menyebutkan pada Selasa (4/3) bahwa pernyataan ini mendorong kapitalisasi pasar kripto naik sekitar 10%, dari $2,83 triliun menjadi $3,15 triliun.

Namun, angka ini kemudian sedikit terkoreksi menjadi $3,02 triliun.

Lonjakan Pasar Kripto Berdampak pada Likuidasi Besar

Lonjakan nilai pasar ini tidak datang tanpa konsekuensi. Sebagai ganjaran, dalam satu hari, lebih dari $960 juta likuidasi terjadi di seluruh bursa kripto.

Pedagang yang memasang posisi jual (short traders) mengalami kerugian terbesar, dengan total lebih dari $549 juta.

Sementara itu, pedagang yang mempertaruhkan harga akan naik (long traders) juga mengalami likuidasi sebesar $412 juta.

Bitcoin dan Ethereum Mengalami Likuidasi Besar

Dari berbagai aset kripto, Bitcoin (BTC) menjadi yang paling terdampak dengan likuidasi mencapai $348 juta. Ethereum (ETH) juga tidak luput dari tekanan, dengan total likuidasi lebih dari $180 juta.

XRP, ADA, dan SOL Mengalami Kerugian Besar

Selain Bitcoin dan Ethereum, para spekulan yang bertaruh pada harga aset kripto lain seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) juga mengalami kerugian besar.

Dalam periode yang sama, likuidasi pada ketiga aset ini mencapai lebih dari $220 juta.

Dampak Jangka Panjang bagi Pasar Kripto

Rencana cadangan kripto nasional yang diumumkan Trump menunjukkan adanya kemungkinan adopsi kripto yang lebih luas di tingkat pemerintahan.

Hal ini dapat menjadi katalis positif bagi industri kripto dalam jangka panjang. Namun, volatilitas yang tinggi tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh investor dan pedagang.

Dengan perkembangan ini, pasar kripto semakin menunjukkan perannya sebagai kelas aset yang terus berkembang dan menarik perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah dan investor institusional.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Melejit 10%, Momentum Bullish Makin Kuat

Pasca dibentuknya U.S Crypto Reserve oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ethereum mengalami lonjakan signifikan setelah menembus level support $2.080.

Saat ini, harga Ethereum telah kembali di atas $2.400, namun masih menghadapi tantangan di kisaran $2.550.Ethereum melonjak di atas zona resistensi $2.350.

Harga ETH kini diperdagangkan di atas $2.350 dan Simple Moving Average (SMA) 100 jam dan terjadi breakout di garis tren bearish utama dengan resistensi $2.240 pada grafik ETH/USD.

Untuk terus naik, ETH harus menembus level resistensi $2.500 dan $2.550.

Harga Ethereum Naik 10%

Menariknya, laporan Newsbtc pada Selasa (4/3) menyebutkan bahwa Ethereum sempat turun di bawah $2.200 sebelum akhirnya rebound seperti Bitcoin.

Setelah menyentuh level $2.080, ETH kembali melonjak dengan kuat, melampaui resistensi di $2.200 dan $2.320.

Breakout terjadi pada garis tren bearish di $2.240, bahkan ETH sempat melewati resistensi $2.500.

Harga tertinggi yang tercatat adalah $2.550 sebelum mengalami koreksi kecil.Saat ini, ETH diperdagangkan di atas $2.350 dan SMA 100 jam.

Namun, resistensi utama berada di kisaran $2.500 hingga $2.550. Jika Ethereum mampu menembus level ini, potensi kenaikan ke $2.650 semakin terbuka.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Kenaikan Lanjutan

Jika ETH berhasil menembus resistensi $2.650, maka momentum bullish bisa membawa harga lebih tinggi lagi.

Target selanjutnya ada di level $2.780 dan bahkan bisa mencapai $2.850 dalam waktu dekat.

Kemungkinan Penurunan Harga Ethereum

Akan tetapi, seandainya Ethereum gagal menembus level $2.550, harga berisiko mengalami koreksi kembali. Support awal berada di $2.400, dengan support utama di $2.360.

Apabila ETH turun di bawah $2.360, tekanan jual bisa semakin meningkat dan mendorong harga turun menuju $2.320 atau bahkan $2.220.

Sedangkan level support kritis yang harus diperhatikan ada di $2.080.

Indikator Teknis Ethereum

Sementara itu, MACD Per Jam yang merupakan indikator MACD untuk ETH/USD mulai kehilangan momentum bullish.

RSI Per Jam – Indeks RSI ETH/USD tetap berada di atas level 50, menunjukkan tren masih dalam fase bullish. Support Utama di angka $2.360, dan resistensi utama $2.550.

Dengan kondisi pasar saat ini, Ethereum memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren bullish jika mampu menembus resistensi kunci. Namun, jika gagal, koreksi harga bisa terjadi dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

David Sacks dan Kontroversi di Balik Cadangan Kripto AS

Pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai pembentukan U.S. Crypto Reserve telah memicu lonjakan harga aset kripto dan meningkatkan kepercayaan pasar.

Namun, dibalik euforia ini, muncul tuduhan bahwa White House Crypto Czar, David Sacks, memiliki konflik kepentingan terkait kebijakan ini.

Motif Tersembunyi Dibalik U.S. Crypto Reserve?

Dikabarkan oleh Solanafloor pada Selasa (4/3), David Sacks dituding memanfaatkan jabatannya untuk meraup keuntungan pribadi.

Kritik muncul setelah Trump mengumumkan bahwa U.S. Crypto Reserve akan mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan Cardano (ADA).

Meskipun komunitas kripto menyambut baik langkah ini, sebagian pihak mempertanyakan apakah kebijakan ini lebih menguntungkan segelintir individu ketimbang kepentingan nasional.

David Sacks Dituduh Memiliki Aset Kripto

Meskipun Sacks mengklaim telah menjual semua aset kriptonya sebelum Trump menjabat, kritik tetap mengarah padanya.

Ia diduga masih memiliki eksposur tidak langsung terhadap pasar kripto melalui berbagai investasi lain.

Investasi di Bitwise dan Multicoin Capital

Craft Ventures, firma investasi yang didirikan oleh Sacks, adalah investor utama di Bitwise, sebuah perusahaan investasi kripto yang mengelola dana seperti Bitwise 10 Crypto Index Fund ($BITW).

Dana ini berisi aset yang sama dengan yang akan digunakan dalam U.S. Crypto Reserve. Selain itu, Sacks juga terlibat dalam Multicoin Capital, perusahaan modal ventura yang memiliki investasi signifikan di Solana.

Pembelaan dari Komunitas Kripto

Beberapa tokoh industri kripto membela Sacks, termasuk Bitcoin maksimalis Fred Kreuger, yang menyatakan bahwa kesamaan aset antara $BITW dan U.S. Crypto Reserve hanya mencerminkan indeks pasar.

Namun, kritik tetap menuntut transparansi lebih lanjut mengenai keterlibatan Sacks dalam industri ini.

Negara Lain yang Akan Mengadopsi Crypto Reserve?

Langkah AS dalam membentuk cadangan kripto bisa menjadi momen penting bagi adopsi blockchain global. Beberapa negara lain, seperti El Salvador, Brasil, dan Hong Kong, juga telah mempertimbangkan untuk menyimpan aset kripto dalam cadangan nasional mereka.

Di Timur Tengah, Abu Dhabi melalui Mubadala Investment Company telah menginvestasikan $461 juta dalam ETF Bitcoin BlackRock ($IBIT).

Namun, rencana serupa oleh Swiss National Bank (SNB) telah ditolak oleh presidennya, Martin Schlegel.

David Sacks tetap menjadi figur kontroversial dalam kebijakan kripto AS. Meskipun ia membantah memiliki kepentingan pribadi dalam pembentukan U.S. Crypto Reserve, hubungan bisnisnya dengan perusahaan investasi kripto menimbulkan pertanyaan tentang potensi konflik kepentingan.

Dengan berkembangnya kebijakan ini, publik menuntut lebih banyak transparansi mengenai keterlibatan pejabat pemerintah AS dalam pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Donald Trump Pimpin White House Crypto Summit, Kapan?

Pada Jumat, 7 Maret 2025 mendatang, Gedung Putih akan menjadi tuan rumah untuk White House Crypto Summit pertama.

Acara ini menjadi momentum penting dalam membentuk kebijakan masa depan terkait aset digital di Amerika Serikat (AS), termasuk industri kripto.

Sebagaimana dilaporkan oleh Coinpedia pada Senin (3/3), pertemuan ini menggantikan Crypto Advisory Council yang sebelumnya diusulkan, sekaligus membuka peluang bagi Kelompok Kerja Presiden untuk Aset Digital dalam berkolaborasi langsung dengan industri kripto terkait isu-isu utama.

Libatkan 25 Pemimpin Industri Kripto

Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump akan memimpin diskusi serta memberikan pidato dalam acara ini.

Para peserta yang diundang mencakup para pendiri, CEO, serta investor terkemuka dari industri kripto. Selain itu, anggota dari Kelompok Kerja Presiden untuk Aset Digital juga akan turut serta dalam diskusi ini.

Meskipun daftar tamu belum diungkap secara resmi, diperkirakan sekitar 25 tokoh utama dalam ekosistem kripto akan hadir.

Tokoh-Tokoh Kunci dalam Diskusi

Beberapa nama besar yang diperkirakan hadir termasuk David Sacks, yang dikenal sebagai “czar kripto” di Gedung Putih, serta Bo Hines, yang telah lama mendukung perkembangan regulasi kripto yang lebih jelas.

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mendukung adopsi dan perkembangan aset digital di Amerika Serikat.

Pendekatan Baru dalam Regulasi Kripto

Alih-alih membentuk dewan penasihat tetap, Gedung Putih memilih untuk menggelar serangkaian pertemuan yang lebih fleksibel seperti ini.

Strategi ini memberikan ruang lebih besar bagi interaksi langsung antara pemerintah dan para pemimpin industri.

Selain itu, pendekatan ini dipandang sebagai langkah yang lebih adaptif dalam membentuk regulasi yang lebih relevan dan sesuai dengan dinamika industri kripto yang berkembang pesat.

Dampak Besar bagi Industri Kripto

White House Crypto Summit 2025 diharapkan dapat memunculkan diskusi mendalam yang berpotensi memengaruhi kebijakan di masa depan.

Dengan meningkatnya adopsi kripto dalam arus utama ekonomi global, pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah AS berkomitmen untuk memberikan kepastian regulasi bagi para pelaku industri.

Jika pertemuan ini membuahkan hasil positif, maka masa depan kripto di AS bisa lebih cerah dengan dukungan kebijakan yang lebih jelas dan terstruktur.

White House Crypto Summit menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan regulasi kripto di Amerika Serikat.

Dengan keterlibatan langsung Presiden Trump dan para pemimpin industri, diskusi ini dapat membawa dampak besar terhadap kebijakan masa depan serta peran aset digital dalam perekonomian AS.

Sedangkan bagi para pelaku industri kripto, hasil dari pertemuan ini akan sangat menentukan arah perkembangan aset digital di tahun-tahun mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hacker Korea Utara Selesaikan Pencucian Dana $1,5 Miliar dari Bybit!

Hacker Korea Utara yang menyerang Bybit hampir menyelesaikan proses pencucian dana dari 499.000 ETH yang dicuri, atau senilai sekitar $1,5 miliar (Rp 24,7 triliun), seperti dikabarkan oleh Beincrypto pada Senin (3/3).

Dengan kecepatan saat ini, pencucian dana ini diperkirakan akan selesai dalam tiga hari ke depan.

Aktivitas Pencucian Dana Kian Meningkat

Pada 1 Maret 2025, peretas memindahkan tambahan 62.200 ETH senilai $138 juta, menyisakan hanya 156.500 ETH yang belum dicuci.

Menurut penyelidik kripto EmberCN, pola transaksi menunjukkan bahwa para peretas memiliki strategi pencucian dana yang sangat efisien dan canggih, melibatkan dompet perantara, bursa terdesentralisasi, serta jembatan lintas rantai (cross-chain bridges) untuk menyamarkan pergerakan dana.

FBI Identifikasi Pelaku di Balik Serangan

Pada 27 Februari, FBI mengidentifikasi kelompok peretas yang terkait dengan Korea Utara, TraderTraitor, sebagai dalang di balik serangan Bybit.

Menanggapi hal ini, Bybit telah meluncurkan program bounty senilai $140 juta untuk membantu melacak dan membekukan aset yang dicuri.

Sejauh ini, 16 orang telah menerima total $4,2 juta sebagai imbalan atas kontribusi mereka.

Circle Dikritik karena Tanggapan yang Lambat

Sementara itu, penerbit stablecoin USDC, Circle, mendapat kritik tajam karena dianggap lambat dalam memblokir dompet yang dikendalikan oleh peretas.

Pakar blockchain ZachXBT menyoroti bahwa Circle membutuhkan lebih dari 24 jam untuk bertindak, memberi waktu bagi peretas untuk memindahkan dana lebih jauh dari jangkauan hukum.

CEO Circle, Jeremy Allaire, membela kebijakan perusahaan dengan menyatakan bahwa mereka hanya bertindak berdasarkan permintaan resmi dari otoritas hukum.

Namun, para pakar keamanan, termasuk Taylor Monahan, menilai bahwa keterlambatan ini memungkinkan peretas untuk mencuci dana sebelum tindakan pencegahan dilakukan.

Pentingnya Respons Cepat dalam Menangani Kejahatan Kripto

Kritik terhadap Circle menyoroti perlunya respons yang lebih cepat dalam menangani kejahatan siber, terutama di sektor kripto yang bergerak dengan kecepatan tinggi.

Monahan menegaskan bahwa perusahaan seperti Circle harus lebih proaktif dalam membekukan dana hasil kejahatan untuk mengurangi dampak buruk bagi ekosistem kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Danny Ryan Gabung Etherealize, Jadi Co-Founder

Danny Ryan, pengembang senior Ethereum, telah resmi bergabung dengan Etherealize sebagai Co-Founder, menemani Vivek Raman yang telah bergabung duluan.

Etherealize adalah organisasi yang bertujuan untuk memasarkan ekosistem Ethereum kepada investor institusional. Ryan akan berperan dalam menghubungkan kembali Ethereum dengan dunia nyata.

Perubahan Kepemimpinan di Ethereum Foundation

Pengumuman yang diumumkan oleh Cointelegraph dan Theblock ini datang di tengah perubahan kepemimpinan besar di Ethereum Foundation.

Vitalik Buterin baru-baru ini mengambil kendali penuh atas organisasi tersebut, sementara Aya Miyaguchi naik jabatan sebagai presiden setelah tujuh tahun menjabat sebagai direktur eksekutif.

Fokus Etherealize dalam Ekosistem Ethereum

Nantinya, Etherealize akan berperan dalam edukasi investor institusional, termasuk perusahaan Wall Street, hedge fund, hingga manajer aset.

Organisasi ini bertindak sebagai lengan pemasaran untuk Ethereum, mendukung adopsi lebih luas dan meningkatkan pemahaman tentang potensi teknologi blockchain ini.

Reaksi Komunitas dan Investor

Keputusan Ryan untuk bergabung dengan Etherealize mendapatkan dukungan dari komunitas Ethereum, terutama setelah ia sempat diusulkan sebagai pemimpin Ethereum Foundation melalui pemungutan suara informal.

Namun, harga Ethereum masih menunjukkan volatilitas, diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 200 hari.

Pembentukan Silviculture Society

Ethereum Foundation juga mengumumkan pembentukan Silviculture Society, sebuah kelompok penasihat yang bertugas menjaga nilai inti Ethereum, termasuk pengembangan open-source, privasi, keamanan, desentralisasi, dan resistensi terhadap sensor.

Saat ini, kelompok tersebut terdiri dari 15 anggota yang berperan sebagai penasihat informal.

Tantangan Ethereum dalam Harga dan Adopsi

Di sisi lain, Ethereum masih berjuang untuk mencapai kembali harga tertingginya sekitar $4.800 yang berhasil dicapai pada tahun 2021 lalu.

Sentimen investor yang menurun telah mendorong permintaan agar Buterin membawa Ethereum ke arah baru.

Peran Etherealize diharapkan dapat membantu meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekosistem ini.

Masa Depan Ethereum dan Etherealize

Dengan Etherealize yang kini menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran Ethereum, Ryan dan Raman berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekosistem ini.

Dengan pendekatan yang menghubungkan dunia nyata dan teknologi blockchain, Etherealize dapat menjadi faktor kunci dalam menarik lebih banyak investasi institusional ke Ethereum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pengaruh Perubahan Sikap SEC Terhadap Masa Depan Ethereum

Ethereum kembali menjadi sorotan setelah CEO Consensys dan salah satu pendiri Ethereum, Joe Lubin, mengungkapkan optimisme terhadap masa depan kripto di Amerika Serikat.

Hal ini terjadi setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengakhiri gugatannya terhadap perusahaan perangkat lunak Ethereum, Consensys.

Lubin menyatakan bahwa ada perubahan besar dalam pendekatan pemerintah AS terhadap kripto, terutama setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden.

Jika sebelumnya industri crypto sering mendapat tekanan regulasi, kini ada pergeseran menuju kerja sama yang lebih konstruktif antara SEC dan pengembang blockchain.

Akhir Gugatan SEC terhadap Consensys

Mengutip laman Decrypt, pada Juli 2024, SEC menggugat Consensys karena layanan staking MetaMask, menuduhnya melakukan penawaran dan penjualan sekuritas yang tidak terdaftar.

Namun, dengan perubahan kepemimpinan dan kebijakan regulasi yang lebih ramah terhadap kripto, SEC kini sepakat untuk mengakhiri gugatan tersebut.

Penghentian gugatan terhadap Consensys sejalan dengan keputusan SEC untuk membatalkan investigasi dan tuntutan hukum terhadap berbagai perusahaan crypto besar lainnya, termasuk Coinbase, Robinhood, Uniswap Labs, dan OpenSea.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tentu saja, langkah ini menandakan adanya pendekatan baru yang lebih mendukung pertumbuhan ekosistem kripto di Negeri Paman Sam.

Dampak Positif bagi Ethereum dan MetaMask

Seiring dengan perubahan regulasi yang lebih bersahabat, Ethereum dan produk-produknya, seperti dompet MetaMask, semakin berkembang.

Di ajang ETH Denver 2025, MetaMask mengumumkan dukungan untuk Bitcoin dan Solana, menandai ekspansi besar dari fokus awalnya pada ekosistem Ethereum.

Dengan dukungan terhadap berbagai blockchain, MetaMask semakin memperkuat posisinya sebagai dompet kripto utama bagi pengguna global.

Ini juga mencerminkan peningkatan adopsi Ethereum dan teknologi blockchain di berbagai sektor.

Masa Depan Ethereum dan Industri

CryptoLubin menegaskan bahwa pemerintah AS kini lebih terbuka untuk memahami teknologi blockchain dan bagaimana kripto dapat berkontribusi pada ekonomi digital.

Bahkan, beberapa bagian dari pemerintahan mulai mengeksplorasi peluang terkait stablecoin, struktur pasar, serta integrasi kripto dengan kecerdasan buatan.

Perubahan kebijakan ini menjadi angin segar bagi Ethereum dan ekosistemnya. Dengan regulasi yang lebih jelas dan dukungan dari pemerintah, Ethereum berpeluang semakin berkembang dan menjadi landasan bagi inovasi blockchain di masa depan.

Dengan berakhirnya gugatan SEC terhadap Consensys dan meningkatnya dukungan regulasi, Ethereum kini berada dalam posisi yang lebih kuat untuk berkembang.

Perubahan ini membuka peluang besar bagi investor dan pengembang kripto, sekaligus memperkuat keyakinan bahwa Ethereum akan terus menjadi salah satu aset digital paling berpengaruh di dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Billions.Network Tantang Worldcoin dengan ID Digital

Di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang privasi data dan penyalahgunaan teknologi biometrik, Billions.Network hadir dengan solusi identitas digital non-biometrik berbasis blockchain menjadi pesaing Worldcoin.

Laporan Decrypt, dengan menggunakan teknologi bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof), platform ini menawarkan sistem verifikasi yang aman, dapat diskalakan, dan menjaga privasi pengguna.

Alternatif Worldcoin yang Lebih Privat

Billions.Network menawarkan sistem verifikasi identitas digital yang tidak bergantung pada data biometrik, berbeda dengan Worldcoin milik Sam Altman yang menggunakan pemindaian iris mata.

Pendekatan ini, Billions.Network memberikan solusi bagi pengguna yang ingin tetap anonim tanpa mengorbankan keamanan.

Menurut perusahaan, lebih dari 9.000 proyek—termasuk TikTok, Top Doctors, dan World (sebelumnya Worldcoin)—telah mengadopsi kerangka verifikasi Circom yang dikembangkan oleh Billions.Network.

Selain itu, lembaga keuangan besar seperti Deutsche Bank dan HSBC juga telah menguji sistem ini dalam uji coba proof-of-concept.

Menjaga Keamanan di Era AI

Peluncuran platform ini bertepatan dengan meningkatnya pengawasan regulasi terhadap sistem identitas digital serta maraknya ancaman kejahatan berbasis AI, seperti deepfake, serangan Sybil, dan bot otomatis.

Model verifikasi Billions.Network memungkinkan pengguna mengonfirmasi identitas mereka tanpa menyimpan data biometrik, sehingga mengatasi masalah privasi yang sering dikaitkan dengan metode alternatif.

“Billions menciptakan dunia di mana setiap manusia dapat diidentifikasi secara unik dan mendapatkan manfaat yang dipersonalisasi di era AI dengan solusi verifikasi yang dapat diakses dan diskalakan secara universal,” ujar Evin McMullen, CEO sekaligus salah satu pendiri Billions.Network.

Kemitraan Strategis dan Integrasi dengan Aadhaar

Tidak seperti sistem berbasis biometrik lainnya, Billions.Network tidak memerlukan perangkat keras khusus dan bahkan menawarkan insentif berbasis token bagi pengguna. Perusahaan juga telah bekerja sama dengan pemerintah India untuk mengintegrasikan sistemnya dengan Aadhaar, sistem identitas nasional India.

Sebelumnya, proyek ini dikembangkan sebagai PolygonID, sebuah sistem identitas digital berbasis blockchain Polygon. Namun, kini Billions.Network berkembang menjadi jaringan verifikasi yang lebih luas dengan cakupan global.

Billions.Network berpotensi menjadi pesaing serius bagi Worldcoin dan sistem identitas digital lainnya, terutama di era di mana keamanan data dan privasi menjadi perhatian utama bagi individu dan regulator di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Gandeng ETH, Indikasi Lonjakan Harga Ethereum ke $3.000

Dinamika terbaru di ekosistem Ethereum menunjukkan potensi lonjakan harga signifikan hingga $3.000–$3.600.

Data teknikal, arus masuk dana institusi, dan aktivitas derivatif mengindikasikan momentum positif yang kuat pada altcoin terbesar kedua ini.

Open Interest Futures ETH Meroket 40%

Dalam 30 hari terakhir, futures open interest (OI) Ethereum mencatat lonjakan 40%, dari $26 miliar menjadi sekitar $36 miliar.

Indikasi ini biasanya muncul ketika pelaku pasar optimis menjelang breakout harga, memperlihatkan tren yang mulai bergeser dari fase konsolidasi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aliran Masuk Spot ETF ETH – Empat Minggu Berturut-turut

Pembelian pada produk Spot ETF Ethereum berlangsung kuat selama empat minggu berturut-turut, dengan total akumulasi mencapai 97.800 ETH.

Ini meningkatkan total kepemilikan institusi menjadi 3,77 juta ETH . Tren ini sangat penting, terutama karena institusi besar seperti BlackRock turut serta.

BlackRock “Diam-Diam” Tambah Eksposur ETH

BlackRock dikabarkan mengendalikan 1,5 juta ETH atau senilai sekitar $2,71 miliar dan telah menambah aset hingga sekitar $500 juta dalam 10 hari terakhir.

Keberadaan raksasa manajemen aset ini meningkatkan kepercayaan institusional terhadap Ethereum, sekaligus memperkuat posisi spot ETF.

Analisis Teknikal: Gaussian Channel dan RSI Berkembang

Secara teknikal, harga Ethereum dalam 30 hari terakhir bergerak dalam kisaran $2.300–$2.800, namun masih mendapat support dari 200‑day EMA dan menunjukkan adanya hidden bullish divergence pada indikator RSI, sinyal klasik potensi breakout.

Lebih penting lagi, Ethereum kini kembali melintasi midline dari Gaussian channel—indikator distribusi normal harga yang menunjukkan potensi tren naik kuat. Sejarah pun mencatat, ketika ETH sebelumnya melintasi midline ini:

  • 2023: Harga melonjak 93% ke $4.000
  • 2020: Meroket hingga 1.820%

Saat ini, ETH stabil di kisaran $2.570, dan kondisi teknikal mendukung kemungkinan kenaikan menuju $3.100–$3.600 jika momentum dipertahankan.

Faktor Hati-hati: Regulator & Risiko Likuiditas

Meski sinyal teknikal dan institusional menunjukkan tren bullish, ada sejumlah faktor yang perlu diwaspadai:

  • Regulasi dari Federal Reserve AS dan badan pengawas lain masih menjadi sumber ketidakpastian.
  • Potensi gejolak pasar jika dana asing terburu-buru masuk atau keluar bisa memicu volatilitas tajam.

Baca Juga: Ethereum: Bisakah Tembus $2.824 dan Membuat Perjalanan Baru ETH?

Momentum saat ini menunjukkan skenario bullish yang kuat untuk Ethereum:

  1. Meningkatnya kepercayaan trader—terlihat dari open interest futures.
  2. Aliran masuk spot ETF yang stabil.
  3. Raksasa institusi seperti BlackRock mengambil posisi besar.
  4. Sinyal teknikal kuat via Gaussian midline crossover dan RSI bullish divergence.

Jika semua faktor ini terus selaras, Ethereum berpotensi menembus $3.000–$3.600 dalam waktu dekat.

Namun, perlu ditekankan bahwa investasi kripto tetap berisiko tinggi. Penguatan harga kerap disertai volatilitas saat regulasi atau gejolak pasar muncul.

Bagi investor, kombinasi antara analisis data on-chain, technicals, dan pemantauan kebijakan menjadi kunci.

Baca Juga: Rekor Baru, Staking Ethereum Nyaris Tembus $90 Miliar
Rangkaian data ini menunjukkan bahwa Ethereum tidak hanya kuat dari segi teknologi, tapi juga mendapat dukungan nyata dari segmen institusional. Jika pelaku pasar benar-benar bergerak aktif menaikkan ekspektasi, target $3.000+ bukan sekadar mimpi—namun jua peluang yang patut diwaspadai risikonya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

OP_RETURN di Kebijakan Relay Baru

Perubahan kebijakan relay dalam Bitcoin Core kembali memicu perdebatan tajam di komunitas kripto. Isu utama menyangkut penggunaan fungsi OP_RETURN dan dampaknya terhadap stabilitas serta arah masa depan jaringan Bitcoin.

Bitcoin Core kembali menjadi sorotan. Pada 7 Juni 2025, kelompok pengembang inti Bitcoin mengumumkan rencana perubahan kebijakan relay melalui akun resmi mereka di X (sebelumnya Twitter). Pengumuman ini menyoroti niat mereka untuk memberikan keleluasaan lebih kepada node individu dalam memilih transaksi mana yang akan diteruskan di jaringan — sebuah langkah yang diklaim mendukung inklusi dan inovasi, tetapi justru memicu gelombang kritik tajam dari tokoh-tokoh penting dalam komunitas Bitcoin.

OP_RETURN Jadi Titik Sentral Perdebatan

Isu paling kontroversial adalah perubahan kebijakan seputar OP_RETURN, sebuah fungsi dalam Bitcoin Script yang memungkinkan pengguna melampirkan data tambahan ke dalam transaksi. Sebelumnya, OP_RETURN dibatasi hanya hingga 80 byte, tetapi proposal baru mengusulkan peningkatan hingga 160 byte.

Tujuan dari perluasan ini adalah untuk mendukung proyek-proyek inovatif seperti BitVM, namun banyak pihak khawatir hal ini akan memperbesar beban blockchain dan mengalihkan fokus Bitcoin dari tujuan utamanya sebagai sistem keuangan terdesentralisasi.

Sejak batas data OP_RETURN dihapus pada 8 Mei 2025, volume transaksi telah meningkat signifikan. Pada 5 Mei, tercatat lebih dari 620.000 transaksi harian — angka yang memicu kekhawatiran soal kemacetan jaringan dan pembengkakan ukuran blockchain.

Kritik Tajam dari Tokoh-Tokoh Bitcoin

Dilaporkan The Coin Republic, reaksi keras datang dari sejumlah tokoh terkenal dalam komunitas Bitcoin. Samson Mow, salah satu pendukung Bitcoin paling vokal, pada 8 Juni mempertanyakan motif di balik perubahan ini. Ia menyebut kebijakan OP_RETURN baru sebagai keputusan yang prematur dan menuduh para pengembang inti mengabaikan prioritas penting yang lebih mendesak.

“Apakah benar ini yang seharusnya menjadi fokus utama para pengembang?” tulis Mow di X, sambil menyindir bahwa proyek seperti BitVM belum cukup matang untuk mendikte arah kebijakan jaringan.

Luke Dashjr, kontributor lama Bitcoin Core, juga menyuarakan keprihatinannya. Ia menyoroti risiko jangka panjang terhadap kesehatan jaringan, serta potensi dampak terhadap desentralisasi jika node-node besar atau pool penambangan mulai menetapkan standar mereka sendiri dalam menyaring transaksi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Platform Bitcoin DeFi ALEX Lab Diretas, Kerugian Capai $8,3 Juta

Ancaman Sentralisasi dan Biaya yang Meningkat

Pergeseran ini juga memicu kekhawatiran akan potensi sentralisasi kontrol relay, ketika kekuatan dalam menyaring transaksi hanya dimiliki oleh sebagian node besar. Beberapa pengguna menilai bahwa ini bisa mengurangi ketahanan dan sifat trustless dari jaringan Bitcoin.

“Jika aturan penyaringan transaksi menjadi tergantung pada beberapa pihak besar, maka kita bukan lagi bicara tentang jaringan desentralisasi,” tulis seorang pengguna bernama Zatoichi42 di X.

Selain itu, lebih dari 60 juta prasasti (inscriptions) telah membebani blockchain sejak 2023, dan penambahan data lewat OP_RETURN yang diperbesar hanya akan memperparah kondisi tersebut. Imbasnya bisa berupa biaya transaksi yang lebih tinggi dan waktu konfirmasi yang lebih lambat.

Masa Depan Bitcoin Diuji

Komunitas kini terpecah antara mereka yang melihat perubahan ini sebagai langkah progresif dan yang menilainya sebagai kesalahan fundamental. Para pendukung perubahan berpendapat bahwa ini akan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi di jaringan Bitcoin. Sebaliknya, para pengkritik melihatnya sebagai pengkhianatan terhadap prinsip dasar Bitcoin sebagai sistem moneter yang ringan, efisien, dan fokus pada nilai.

Tak hanya debat teknis, harga Bitcoin pun ikut terpengaruh. Dalam beberapa hari terakhir, harga BTC mengalami penurunan dari puncaknya dan kini diperdagangkan di level $105.766,33.

Beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu arah kebijakan ini: apakah komunitas akan menerima perubahan, atau tekanan dari dalam memaksa para pengembang untuk mundur dan mengkaji ulang pendekatan mereka?

Baca juga: Harga BTC Tembus $100.000, Bitcoin Jadi Aset Langka?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com