Tag Archives: featured

Bappebti Sebut Transaksi Kripto RI Turun, Apa Penyebabnya?

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag merilis angka terbaru terkait jumlah investor dan volume transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia. Hasilnya sejak awal tahun 2022 ini, terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Dalam data terbaru yang dirilis, pada 2021, total nilai transaksi perdagangan aset kripto mencapai Rp 859,5 triliun. Sedangkan, total nilai transaksi pada Januari—Agustus 2022 tercatat sebesar Rp 249,3 triliun atau turun 56,35 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Sementara dari sisi jumlah investor, per Agustus 2022 terdapat 16,1 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan jumlah pelanggan terdaftar sebesar 725 ribu pelanggan per bulan. Artinya jumlah investor kripto di Indonesia terus mengalami pertumbuhan.

Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda di acara Web3 Community Event, pada Jumat 26 Agustus 2022
Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda di acara Web3 Community Event, pada Jumat 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Tingkat Bitcoin Hash Rate Capai ATH Baru di Tengah Crypto Winter

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, melihat penurunan volume transaksi kripto di Indonesia merupakan efek domino dari apa yang terjadi di global. Market kripto global tengah dihantam oleh situasi makroekonomi yang kurang baik sepanjang tahun ini.

“Guncangan sistem keuangan global bisa memberikan efek cukup besar bagi pasar kripto. Guncangan tersebut adalah situasi makroekonomi yang goyah akibat resesi dan geopolitik yang memanas. Hal ini bisa membuat situasi crypto winter bisa terjadi,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Guncangan Ekonomi Global

Menurutnya, market kripto yang lesu juga didorong oleh kebijakan moneter AS, yang membuat investor kurang bergairah. Seperti diketahui, menurut Statista, AS memiliki volume perdagangan Bitcoin terbanyak di bursa.

Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

Pengetatan kebijakan The Fed menaikkan suku bunga acuannya guna menekan inflasi bisa mengancam market kripto. Kenaikan suku bunga akhirnya menyebabkan harga komoditas yang lebih tinggi dan daya beli melemah, investor akan menjauhi market.

“Kenaikan harga kebutuhan pokok membuat investor untuk wait and see. Ini yang mulai terasa di Indonesia, investor memilih menunggu momen yang tepat untuk masuk kembali ke market kripto, di saat situasi makroekonomi sudah stabil,” jelasnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Pasar: Oktober Bisa Jadi Bulan yang Baik Market Kripto?

Performa aset kripto masih terlihat kuat di awal pekan, Senin (10/10). Mayoritas aset kripto berada di zona hijau, meski Pergerakan harga Bitcoin beberapa hari terakhir dinilai lebih stabil dengan volatilitas yang lebih rendah.

Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap masih berada di zona hijau, pada perdagangan Senin (10/10) pukul 09.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 19.485 atau naik 0,49% dalam 24 jam terakhir.

Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut naik 1,23% ke US$ 1.326 sehari terakhir. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), dan XRP bahkan naik lebih dari 2%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan Secara keseluruhan, market kripto masih tertekan akibat perilisan data tenaga kerja AS pada akhir pekan lalu. Biro Statistik Ketenagakerjaan AS yang menyatakan sebanyak 263.000 tenaga kerja baru berhasil terserap di dunia usaha AS sepanjang September lalu. Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi analis yakni 250.000 tenaga kerja.

Selain itu, tingkat pengangguran AS pun turun ke level 3,5% di bulan yang sama. Data-data tersebut memberi sinyal bahwa ekonomi AS masih ‘baik-baik saja,’ sehingga The Fed diproyeksikan akan terus mengenjot suku bunga acuannya demi meredam inflasi.

Ilustrasi Rekt Capital.
Ilustrasi market aset.

Baca juga: Robert Kiyosaki: Peluang Beli Bitcoin saat Ekonomi AS Anjlok

Gerak Kripto Sideways

Menyadari kemungkinan tersebut, investor mulai sedikit mengerem akumulasi aset. Kabar baiknya, di awal pekan ini, ternyata indeks dolar AS kembali anjlok di level 112.67 atau -0.11% sehari sebelumnya. Ini yang membuat investor sedikit kembali kembali bergairah ke market

“Tapi overall market pergerakannya masih sideways. Ini mengindikasikan bahwa investor masih bimbang dalam mengambil keputusan di pasar kripto,” kata Afid.

Lebih lanjut, sikap investor saat ini sepertinya lebih melirik altcoin, sambil menunggu konsolidasi harga Bitcoin usai. Terlihat kinerja harga altcoin saat ini relatif lebih baik dari BTC, jika diukur dari persentase penguatannya. Bitcoin Dominance juga masih di bawah 40%.

Nasib Kripto di Oktober

Banyak investor yang masih berharap fenomena ‘Uptober’ atau ‘Octobull’ bisa kembali terulang kembali di bulan Oktober 2022 ini. Biasanya menurut siklus Oktober menjadi bulan yang baik untuk market kripto secara keseluruhan.

Menurut Bitcoin Monthly Retuns, harga BTC selalu naik di bulan Oktober dalam kurung waktu tiga tahun terakhir (2019-2021). Tertinggi nilai BTC sempat melonjak 39,93% pada tahun lalu dan itu mendorongnya untuk mencapai all-time high (ATH) pada November 2021 lalu.

Grafik Bitcoin Monthly Returns.
Grafik Bitcoin Monthly Returns.

Baca juga: Prediksi Harga Kripto Algorand (ALGO), Bisa ATH di Tahun 2030?

“Investor harus lihat secara sadar fenomena tersebut mungkin akan sulit terulang. Tidak hanya kripto, pasar saham secara global pun lagi lesu dan masih dalam tekanan. Kripto masih dipercaya sebagai shadow market-nya pasar saham global, jadi akan ada pengaruh yang besar terkait guncangan ekonomi di saat banyak negara yang alami resesi,” kata Afid.

Kekhawatiran makroekonomi seputar inflasi, iklim geopolitik, dan kebijakan moneter telah membuat harga BTC turun sehingga mempengaruhi pasar yang lebih luas juga. 

Dari analisis jangka pendek, pergerakan harga Bitcoin bisa kembali downtrend. Jika valid breakdown, kemungkinan target penurunan berada pada level US$ 18.920 yang merupakan harga terendah pada candle harian 2 Oktober.

Level resistance pada level US$ 20.576 masih menjadi target naik terdekat Bitcoin. Harga tertinggi pada 12 September di level US$ 22.488 menjadi target naik selanjutnya, apabila pergerakan harga Bitcoin berhasil breakout resistance terdekatnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Litecoin Melonjak 30% dalam 3 Hari Jelang Halving, Potensi Naik Lagi?

Harga Litecoin (LTC) telah melonjak hampir 30% dalam tiga hari terakhir dan merupakan salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik seminggu terakhir. Saat ini diketahui Litecoin bersiap untuk acara halving yang akan datang pada 2 Agustus, lonjakan harga yang signifikan telah diamati.

Dilaporkan BeInCrypto, Litecoin telah menjadi trending di media sosial saat aset mendekati peristiwa halving. Sementara itu, LTC telah muncul sebagai salah satu token dengan kinerja terbaik dalam seminggu terakhir.

Sejauh ini tanda bullish untuk harga LTC telah terlihat. Setelah awalnya menembus US$ 100 pada hari Jumat (30/6), LTC telah mempertahankan perdagangan di area resistensi utama sejak saat itu.

Potensi Litecoin

Seperti yang diamati oleh analisis teknis BeInCrypto , LTC menunjukkan kecenderungan bullish dan bisa hampir mengubah resistensi US$ 100 menjadi level dukungannya. Hal ini dapat menyebabkan penembusan besar dan kenaikan berkelanjutan yang mungkin membuat token mencapai US$ 130 dalam waktu dekat.

Grafik harga Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tradingview.
Grafik harga Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tradingview.

Baca juga: Pasar Kripto Belum Bergairah, Bitcoin Masih Nyaman di Level US$ 30.000

Seperti yang dicatat oleh perusahaan analitik blockchain, Santiment, lonjakan harga LTC pada hari Jumat bertepatan dengan puncak volume aktivitas sosial. Dengan kata lain, karena tingkat hype Litecoin meningkat untuk mengantisipasi halving event blockchain, ada lonjakan permintaan untuk aset tersebut.

Sementara, Rekt Capital memberi analisisnya bahwa LTC saat ini mengikuti skrip yang dapat mengirim jaringan pembayaran peer-to-peer ke level yang terakhir terlihat pada Januari 2022. Menurut trader itu, pergerakan LTC di atas resistensi utamanya di US$ 93 menunjukkan bahwa altcoin dapat melonjak setinggi US$ 140 sebelum peristiwa halving berikutnya.

“Reli pre-halving LTC berjalan dengan baik. LTC mengikuti jalur hijau dengan sangat baik sejauh ini.”

Halving Litecoin

Sama seperti Bitcoin, halving Litecoin diprogram untuk terjadi setelah sejumlah blok tertentu ditambang dan kira-kira terjadi setiap empat tahun sekali. Peristiwa bersejarah ini kemungkinan besar akan terjadi pada 3 Agustus mendatang.

Ilustrasi aset kripto Litecoin (LTC).
Ilustrasi aset kripto Litecoin (LTC).

Baca juga: Daftar Aset Kripto Potensial di Bulan Juli 2023, Raih Peluang Cuan!

Litecoin diprogram untuk menjalani blok separuh setiap 840.000 blok. Dalam terminologi blockchain, halving adalah peristiwa yang membagi dua hadiah untuk penambang blok. Masing-masing diprogram untuk terjadi setelah sejumlah blok ditambang.

Mekanisme tersebut dirancang untuk memastikan bahwa Bitcoin akan tetap deflasi. Protokol serupa telah dimasukkan ke dalam Litecoin dan blockchain lainnya. Seperti halnya Bitcoin, halving Litecoin biasanya terjadi setiap empat tahun.

Saat ini, setiap blok membayar hadiah penambang sebesar 12,5 LTC. Setelah halving, penambang hanya akan menerima 6,25 LTC per blok. Kondisi yang mengarah ke halving Litecoin yang akan datang sangat mirip dengan yang diamati empat tahun lalu selama acara halving sebelumnya.

Gunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

Dan pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Robert Kiyosaki: Peluang Beli Bitcoin saat Ekonomi AS Anjlok

Robert Kiyosaki, pengusaha dan penulis buku “Rich Dad Poor Dad,” kembali menyuarakan pendapatnya terkait keuntungan aset kripto. Ia memprediksi kripto, terutama Bitcoin (BTC) masih memiliki peluang tinggi di masa depan.

Kiyosaki menyebut BTC, perak, dan emas memasuki peluang beli di tengah penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan suku bunga yang berkelanjutan. Ekonomi AS yang anjlok membuat market kripto lesu dan sejumlah kripto mendapatkan ‘harga diskon.’

Melalui media sosialnya, pria berkacamata itu mencatat harga tiga komoditas BTC, perak, dan emas yang terkadang disebut sebagai aset “safe haven,” akan terus turun seiring penguatan dolar Amerika Serikat. Ini membuktikan nilainya setelah “FED pivot” dan menurunkan suku bunga.

Baca juga: Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus 16,1 Juta Pelanggan

“Jika Fed terus menaikkan suku bunga US$ akan semakin kuat menyebabkan harga emas, perak & Bitcoin turun. Beli lebih banyak. Ketika FED berputar dan menurunkan suku bunga seperti yang baru saja dilakukan Inggris, Anda akan tersenyum sementara yang lain menangis. Hati hati,” tulis Kiyosaki dalam tweet-nya.

Dukung Bitcoin

Pada tahun 2020, Kiyosaki telah menjadi pendukung aset kripto yang secara langsung oleh The Fed, setelah pernah memperingatkan investor untuk memilih Bitcoin, setelah episode pencetakan uang massal langsung oleh Fed sebagai tanggapan terhadap pandemi COVID-19.

Menariknya, Kiyosaki menyukai Bitcoin meskipun tidak percaya ada nilainya, katanya dalam wawancara baru-baru ini di Rich Dad. Dalam sebuah surat bulan September lalu kepada pelanggannya yang dikirim melalui pos, Kiyosaki menekankan perlunya berinvestasi dalam aset digital sekarang untuk mendapatkan hasil yang luar biasa dalam jangka panjang.

Baca juga: Prediksi Harga Kripto Algorand (ALGO), Bisa ATH di Tahun 2030?





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Belum Bergairah, Bitcoin Masih Nyaman di Level US$ 30.000

Pergerakan pasar kripto cenderung bergerak sideways pada awal Juli 2023. Berdasarkan analisis teknikal, Bitcoin masih berada level psikologis terkuatnya saat ini dan di atas Moving Average (MA) 50 pada harga US$ 30.000. Ini adalah kondisi yang cukup stabil dan bisa dianggap sebagai tanda positif untuk menutup bulan Juni lalu. Namun, yang perlu diperhatikan adalah Bitcoin sudah tiga kali mencoba menembus batas US$ 31.000 dan gagal.

Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan kejadian tersebut biasanya membuat para pelaku pasar mulai merasa pesimis. Mereka mungkin akan menduga bahwa Bitcoin akan turun, dan ini adalah reaksi yang wajar mengingat situasi tersebut.  Analisis ini menunjukkan bahwa pasar Bitcoin masih dalam kondisi yang cukup stabil, meski ada beberapa ketidakpastian. 

“Sentimen penggerak minggu ini pun cenderung netral tidak akan banyak berpengaruh ke pasar. Pasar sedang berada dalam kondisi wait and see. Hal ini terjadi setelah mereka menyaksikan drama dari Securities and Exchange Commission (SEC) yang menyebutkan ETF Bitcoin BlackRock dan Fidelity tak jelas pada pekan lalu,” kata Fyqieh.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto.

Meskipun, Fidelity, VanEck, Invesco telah mengajukan ulang ETF Bitcoin spot ke SEC, tidak berpengaruh kuat ke pasar untuk kembali naik. Investor masih menunggu kejelasan dari respons SEC terhadap pengajuan ulang tersebut. “Sementara harapan SEC untuk menyetujui setidaknya satu aplikasi ETF masih ada,” optimis Fyqieh.

Di sisi sentimen makroekonomi, ini adalah awal minggu yang sibuk bagi pasar kripto. Angka PMI Manufaktur dari China dan AS akan menarik perhatian investor yang akan dirilis pada Senin (7/3) waktu setempat. Kontraksi tak terduga di seluruh sektor manufaktur China dan AS akan menyalakan kembali kekhawatiran resesi.

Kemudian, pada Kamis (6/7) akan ada perilisan PMI non-manufaktur AS yang membantu memahami kondisi ekonomi dan inflasi di Amerika. Hari Jumat (7/7) akan ada perilisan data NFP (nonfarm payrolls) AS yang akan menjadi indikator kuat untuk kebijakan suku bunga The Fed ke depannya yang juga berpengaruh pada pergerakan pasar kripto.

Bitcoin Fear and Greed Index. Sumber: Alternative.me

Baca juga: Daftar Aset Kripto Potensial di Bulan Juli 2023, Raih Peluang Cuan!

Sentimen aset kripto berdasarkan indeks “Bitcoin Fear and Greed Index” saat ini berada pada level 63, yang menunjukkan adanya ketamakan atau serakah (Greed). Dalam 24 jam terakhir, pasar aset kripto telah menunjukan pada poin 63 yang artinya netral ke bullish dan poin ini akan mengalami penguatan di masa mendatang. Sebaliknya, data yang diberikan oleh Bitcoin Fear and Greed Index minggu lalu menunjukkan angka 64, yang menunjukkan adanya sentimen positif

Analisis Pergerakan Harga 

Bitcoin (BTC)

Grafik BTC/USD Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Pergerakan Bitcoin saat ini sedang dalam fase sideways dengan volatilitas sebesar 5,31%. Area resisten terlihat di harga US$ 31.400, sementara harga support berada di sekitar US$ 29.800. Setelah berita penolakan proposal ETF oleh SEC, Bitcoin mengalami penurunan ke level US$ 29.500, yang dianggap sebagai sentimen negatif oleh pasar. Namun, Bitcoin kembali pulih dan bergerak di atas harga US$ 30.000, memberikan harapan akan tren bullish di masa depan.

Namun, untuk memastikan tren bullish tersebut, perlu ada konfirmasi lebih lanjut. Salah satu konfirmasi yang dapat dicermati adalah jika candlestick harian menutup di bawah US$ 29.800, hal ini dapat mengindikasikan kemungkinan adanya breakdown. Di sisi lain, jika Bitcoin mampu menutup posisi candlestick harian di atas US$ 31.500, ini dapat menjadi sinyal bullish dengan target harga sekitar US$ 35.000.

“Dalam kondisi saat ini, beberapa orang melihatnya sebagai peluang untuk mengakumulasi Bitcoin karena berada dalam area sideways. Namun, perlu diingat bahwa hal ini juga dapat menjadi area distribusi jika Bitcoin menembus di bawah harga US$ 30.000. Oleh karena itu, penting untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan risiko terkait dengan investasi dalam aset kripto seperti Bitcoin,” analisa Fyqieh.

Basic Attention Token (BAT)

Grafik BAT/USD TF 1D by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Baca juga: 5 Penipuan Kripto yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

Pergerakan harga BAT diprediksi akan mengalami tren bullish dalam beberapa hari ke depan. Prediksi ini didukung oleh adanya pola double bottom yang menguatkan level support. Konfirmasi dari pola double bottom ini menambah keyakinan akan tren bullish yang akan terjadi.

Namun, perlu diperhatikan juga beberapa level resisten yang dapat menjadi hambatan bagi kenaikan harga BAT. Salah satu level resisten yang perlu diperhatikan adalah US$ 0,205. Jika harga berhasil melewati level tersebut, target selanjutnya untuk retest resisten adalah di harga US$ 0,23. Dalam skenario ini, terdapat potensi keuntungan sebesar 12% dari level saat ini.

Ethereum (ETH)

Grafik ETH/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Pergerakan ETH diprediksi akan mengalami penguatan dengan target kenaikan sebesar US$ 2.000 sebagai harga psikologis yang penting. Target ini dianggap sebagai level yang kuat untuk dicapai. Berdasarkan analisis teknikal, ETH terkonfirmasi dengan pola head and shoulder dan telah bergerak di atas harga US$ 1.910, dengan titik support yang dianggap kuat. Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar harga US$ 1.923.

“Jika ETH berhasil mencapai level US$ 2.000, ada potensi keuntungan sebesar lebih dari 3% dari level saat ini. Selanjutnya, target resisten berikutnya terlihat di harga US$ 2.140,” pungkas Fyqieh.

Gunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

Dan pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pemerintah Indonesia Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan telah berhasil mengantongi penerimaan negara dari pajak kripto sebesar Rp 126,7 miliar per Agustus 2022. Kebijakan pajak kripto sendiri mulai diterapkan sejak 1 Mei lalu.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menjelaskan kementeriannya telah menerapkan kebijakan pajak kripto sejak empat bulan lalu atau Mei 2022. Kebijakan tersebut diharapkan bisa memberi efek positif terhadap penerimaan negara dan optimalisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Pajak atas komoditas kripto ini berlaku pada 1 Mei 2022, yang mulai dibayarkan dan dilaporkan pada Juni 2022,” Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa September 2022, Senin (27/9) dikutip Antara.

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto

Baca juga: Riset: Pajak Kripto di Indonesia Salah Satu yang Terendah di Dunia

Rincian Pajak Kripto

Lebih lanjut Sri Mulyani merinci, pajak kripto tersebut terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 atas transaksi aset kripto melalui Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) dalam negeri dan penyetoran sendiri senilai Rp 60,76 miliar.

Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri atas pemungutan oleh non bendaharawan Rp 65,99 miliar. Angka tersebut alami kenaikan sejak pelaporan bulan Juni lalu, nilai PPh 22 atas transaksi aset kripto sebesar Rp 23,08 miliar. Sementara itu, untuk PPN mencapai Rp 25,11 miliar.

Ketentuan pungutan pajak atas transaksi aset kripto, baik PPh maupun PPN, tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 68/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto.

Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Tarif Pajak Kripto

Ketentuan PPh yang dipungut atas transaksi aset kripto adalah PPh Pasal 22 yang bersifat final. Bila perdagangan aset kripto dilakukan melalui platform yang terdaftar Bappebti, PPh Pasal 22 final yang dikenakan sebesar 0,1%.

Sementara, apabila perdagangan dilakukan melalui platform yang tidak terdaftar di Bappebti, tarif PPh Pasal 22 final yang berlaku atas transaksi tersebut adalah sebesar 0,2%.

Sedangkan untuk pengenaan PPN, penyerahan aset kripto melalui platform yang terdaftar Bappebti dikenai PPN sebesar 1% dari tarif umum atau sebesar 0,11%.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jepang Serius Investasi dalam Metaverse dan NFT

Jepang menjadi salah satu negara yang bakal fokus dalam mengembangkan metaverse, NFT dan layanan web3 di masa mendatang. Hal ini diketahui dari pengumuman resmi yang disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida.

Kishida mengumumkan rencana untuk memperluas investasi ke metaverse dan NFT selama pidato kebijakan publik yang disampaikan sebelum acara Japan’s National Diet pada Senin (3/10).

Rangkul Masa Depan Web3

Pemerintah Jepang akan melanjutkan fokusnya untuk mendukung penggunaan teknologi digital di masyarakat dan mempromosikan inisiatif untuk memperluas implementasi layanan Web3 yang didukung oleh teknologi Metaverse dan NFT.

Jepang serius investasi dalam Metaverse dan NFT.
Jepang serius investasi dalam Metaverse dan NFT.

Baca juga: Isyana Sarasvati Rilis Koleksi Mystery NFT, Ini Tampilannya

Kishida juga menekankan bahwa investasi pemerintah dalam transformasi digital negara itu sudah mencakup penerbitan NFT kepada otoritas lokal menggunakan teknologi digital untuk menyelesaikan masalah yurisdiksi.

Pada bulan Juli, pemerintahan Kishida dan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang meluncurkan Kantor Promosi Kebijakan Web3 untuk mengintegrasikan departemen terkait Web3 di dalam kementerian. Tim mengumpulkan data dari bisnis dari semua lapisan masyarakat dan menggabungkan kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan proyek terkait Web3.

Revitalisasi Ekonomi

Pengembangan Web3 sebagai salah satu pilar revitalisasi ekonomi, ketika Kishida menjabat pada tahun 2021. Pidato baru-baru ini menandai langkah lain dalam fokus negara itu untuk merangkul masa depan digital melalui investasi dan promosi pemain di ruang Web3.

Pada bulan September lalu, pemerintah Jepang memberikan NFT kepada tujuh walikota lokal pada upacara “Summer Digi Denkoshien 2022” yang memanfaatkan teknologi digital untuk memecahkan tantangan permasalahan lokal.

Selain itu, pemerintah Jepang juga berencana menerapkan peraturan untuk mengamanatkan pertukaran kripto untuk menyediakan data pengguna guna mencegah penjahat dari pencucian uang menggunakan kripto pada tahun 2023.

Baca juga: Bappebti: Indonesia Negara Pengadopsi Pengaturan Kripto Tercepat



Sumber : news.tokocrypto.com

Daftar Aset Kripto Potensial di Bulan Juli 2023, Raih Peluang Cuan!

Bulan Juli 2023 menjadi momen yang menarik bagi para pelaku pasar kripto yang selalu mencari peluang investasi yang menjanjikan. Dalam dunia kripto yang terus berubah, mengidentifikasi aset yang potensial dapat memberikan keuntungan sudah menjadi suatu kebutuhan.

Pasar kripto dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pengumuman upgrade protokol, peluncuran produk baru, konferensi industri, dan peristiwa lainnya. Pada bulan Juli, terdapat beberapa peristiwa yang diantisipasi dan dapat memberikan dampak pada harga dan kepopuleran aset kripto.

Dalam daftar ini, kami akan membahas beberapa aset kripto yang memiliki potensi pertumbuhan menarik berdasarkan pengumuman dan acara yang dijadwalkan untuk bulan Juli 2023. Dengan informasi ini, investor dan penggemar kripto dapat mengambil langkah cerdas dalam mengidentifikasi aset kripto yang dapat memberikan hasil yang menguntungkan di masa mendatang.

Berikut daftar aset kripto potensial yang patut diperhatikan di bulan Juli 2023 yang dikutip dari BeInCrypto.

Ethereum adalah altcoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya. Konferensi ETH Barcelona akan diadakan antara 5 dan 7 Juli 2023. Kemudian, hackathon akan digelar pada 7-9 Juli 2023. Konferensi tersebut dianggap yang terbesar di Eropa dan akan mengeksplorasi bagaimana teknologi blockchain dapat membangun dunia yang berkelanjutan yang penuh dengan potensi manusia. Hal ini bisa memicu pergerakan ETH selanjutnya.

Harga Ethereum telah menikmati pekan bullish sejak memantul pada 15 Juni dan pecah dari garis resistensi turun pada 21 Juni. Ini adalah tanda bahwa koreksi sebelumnya selesai, dan pergerakan naik baru telah dimulai.

Grafik Harian ETH/USD. Sumber: TradingView.
Grafik Harian ETH/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Bitcoin Cash Melonjak Lebih dari 120% Seminggu, Apa Penyebabnya?

Karena koreksi berakhir di area support jangka panjang US$ 1.650 dan berlangsung selama lebih dari dua bulan, ada kemungkinan koreksi seluruh kenaikan sejak awal tahun. Jika demikian, harga ETH akan menembus area resistensi US$ 2.000 dan bergerak ke US$ 2.500.

Namun, jika harga ETH mengalami kemerosotan jangka pendek, ia dapat kembali ke garis resistensi menurun dan memvalidasinya sebagai dukungan. Garis saat ini di US$ 1.750.

Radix (XRD)

Pembaruan protokol Radix Babylon akan ditayangkan pada 31 Juli. Meskipun tertunda satu bulan, peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan pengembang secara signifikan. Testnet RCnet akan dirilis beberapa minggu sebelum pemutakhiran.

Mungkin untuk mengantisipasi peningkatan ini, harga XRD telah turun sejak 15 Juni, meningkat sebesar 43% sebagai hasilnya. Kenaikan menyebabkan penembusan dari garis resistensi menurun.

Grafik Harian XRD/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Harian XRD/USDT. Sumber: TradingView.

Namun, harga gagal mencapai level resistensi retracement Fib 0,382 di US$ 0,094. Sebaliknya, itu ditolak sebelum sampai ke sana dan turun tajam ke support pra-penembusan di US$ 0,056. Jika rusak, penurunan ke US$ 0,035 bisa terjadi. Namun, jika XRD memantul, itu bisa naik ke resistensi US$ 0,093 lagi.

Internet Computer (ICP)

ICP akan mengadakan pertemuan R&D globalnya pada 28 Juni. Di dalamnya akan dibahas berbagai update fitur, SNS-testing dan juga akan mengadakan demo bagi yang hadir.

Sementara harga ICP turun ke level terendah tahunan baru pada 10 Juni, harga ICP bangkit kembali dengan tajam setelahnya, menciptakan sumbu panjang yang lebih rendah dalam prosesnya. Sumbu dianggap sebagai tanda tekanan beli karena penjual tidak dapat menekan harga turun.

Grafik Harian ICP/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Harian ICP/USDT. Sumber: TradingView.

Sebaliknya, pembeli mengambil alih dan menyebabkan harga memvalidasi area horizontal US$ 3,50 sebagai support. Jika kenaikan berlanjut, harga ICP dapat mencapai garis resistensi jangka panjang di US$ 5,20. Namun, jika pembalikan bearish jangka pendek terjadi, penurunan ke support terdekat di US$ 3,50 akan terjadi.

Syscoin (SYS)

Syscoin akan merilis Rollux mainnet publiknya pada 28 Juni. Rollux adalah rollup EVM yang mewarisi keamanan jaringan penambangan Bitcoin, menggabungkannya dengan ketersediaan data Syscoin. Ini akan berfungsi sebagai lapisan 2 untuk Syscoin yang membantu dalam skalabilitas.

Harga SYS telah meningkat tajam sejak 10 Juni. Saat ini telah mencapai garis resistensi menurun selama 138 hari. Sementara harga ditolak pada upaya penembusan pertamanya, itu bisa membuat yang lain segera.

Grafik Harian SYS/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Harian SYS/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Jadi Trader Juara Tokocrypto, Raih Hadiah Total Puluhan Juta Rupiah!

Jika SYS tembus, bisa mencapai area resistensi US$ 0,19. Namun, penurunan ke $0,11 dapat terjadi jika harga ditolak lagi.

Osmosis (OSMO)

Osmocon 2023 akan diadakan pada 21 Juli di Prancis. Osmocon adalah forum untuk eksplorasi interchain. Peristiwa positif tidak dapat datang pada waktu yang lebih baik untuk OSMO, yang jatuh ke harga terendah baru sepanjang masa sebesar US$ 0,44 pada 10 Juni.

Karena harga memulai pembalikan jangka pendek pada hari yang sama, antisipasi forum dapat menyebabkannya mencapai garis resistensi turun jangka panjang di US$ 0,60. Namun, penurunan ke US$ 0,32 dapat terjadi jika harga kehilangan pijakannya. Ini akan menjadi harga rendah sepanjang masa lainnya.

Grafik Harian OSMO/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Harian OSMO/USDT. Sumber: TradingView.

Jika menggunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

Dan pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Itu KYC (Know Your Customer)?

Pemeriksaan KYC (Know Your Customer) mengharuskan penyedia layanan keuangan untuk mengenal dan memverifikasi identitas pelanggan mereka. Ini merupakan bagian dari upaya kepatuhan Anti Pencucian Uang/Melawan Pendanaan Terorisme (APU/MPT) guna melawan kejahatan keuangan dan memastikan keakuratan informasi pelanggan.

KYC secara proaktif melawan aktivitas kriminal dengan mengumpulkan dan memverifikasi data pelanggan. Langkah ini meningkatkan kepercayaan di industri keuangan dan membantu penyedia layanan dalam mengelola risiko. KYC telah menjadi hal umum dalam dunia kripto. Meski begitu, beberapa kritikus berpendapat bahwa langkah ini mengorbankan anonimitas dan desentralisasi yang menjadi ciri khas kripto.

Pengenalan

KYC merupakan persyaratan yang umum diterapkan oleh penyedia layanan keuangan. Pemeriksaan ini terutama bertujuan untuk melawan pencucian uang dan pendanaan dari aktivitas yang dilarang. KYC adalah salah satu langkah utama dalam peraturan anti pencucian uang, sehingga memiliki peran penting terutama dalam konteks aset kripto. Lembaga keuangan dan penyedia layanan seperti Tokocrypto harus menerapkan prosedur KYC yang kuat untuk melindungi pelanggan dan aset mereka.

Apa itu KYC?

Jika Anda telah membuka akun di bursa aset kripto, kemungkinan besar Anda sudah melalui proses KYC. KYC (Know Your Customer) mengharuskan penyedia layanan keuangan untuk mengumpulkan informasi yang dapat memverifikasi identitas pelanggan. Hal ini dapat dilakukan melalui metode seperti identifikasi resmi atau laporan bank. Sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan APU, kebijakan KYC membantu melawan pencucian uang, pendanaan terorisme, penipuan, dan transfer dana ilegal.

Biasanya, KYC adalah pendekatan yang bersifat proaktif daripada reaktif. Sebagian besar penyedia layanan keuangan mengumpulkan data pelanggan saat proses pendaftaran sebelum pelanggan dapat melakukan transaksi keuangan. Dalam beberapa kasus, akun dapat dibuat tanpa KYC, tetapi dengan fitur terbatas. Misalnya, Tokocrypto memperbolehkan pengguna membuka akun, namun mereka tidak dapat melakukan perdagangan sampai proses KYC selesai.

Ketika menyelesaikan proses KYC, Anda mungkin diminta untuk memberikan:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Surat Izin Mengemudi (SIM)
  • Paspor

Selain memverifikasi identitas pelanggan, mengkonfirmasi lokasi dan alamat mereka juga penting. Dokumen identitas Anda akan memberikan informasi dasar seperti nama dan tanggal lahir, tetapi data tambahan mungkin diperlukan, misalnya untuk menentukan yurisdiksi perpajakan Anda. Anda mungkin juga harus melewati tahap KYC ulang secara berkala sesuai kebijakan penyedia layanan keuangan.

Ilustrasi KYC (Know Your Costumer).
Ilustrasi KYC (Know Your Costumer).

Siapa yang Mengatur Kepatuhan terhadap KYC?

Peraturan KYC (Know Your Customer) berbeda di setiap negara, namun terdapat kerja sama internasional dalam hal informasi dasar yang dibutuhkan. Di Amerika Serikat, Undang-Undang Kerahasiaan Bank dan Undang-Undang Patriot 2001 mengatur sebagian besar proses APU dan KYC yang ada saat ini. Uni Eropa dan negara-negara Asia-Pasifik telah mengembangkan peraturan mereka sendiri, meski terdapat banyak kesamaan dengan Amerika Serikat. Pedoman Anti Pencucian Uang (AMLD) Uni Eropa dan peraturan PSD2 memberikan kerangka kerja utama bagi negara-negara Uni Eropa. Secara global, Financial Action Task Force (FATF) mengkoordinasikan kerja sama multinasional terkait persyaratan peraturan ini.

Di Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memiliki peran dalam mengatur kepatuhan terhadap KYC untuk aset kripto di Indonesia. Bappebti adalah lembaga yang bertanggung jawab atas pengawasan dan pengaturan perdagangan berjangka, termasuk perdagangan aset kripto. Bappebti telah mengeluarkan peraturan terkait pengaturan aset kripto, yang juga mencakup persyaratan KYC yang harus dipatuhi oleh bursa aset kripto di Indonesia.

Kepatuhan terhadap KYC diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam mengawasi dan mengatur sektor jasa keuangan di Indonesia. Dalam hal KYC, OJK menerapkan peraturan dan pedoman yang mengharuskan penyedia layanan keuangan, termasuk lembaga keuangan seperti bank dan bursa aset kripto, untuk melaksanakan prosedur KYC yang ketat.

Sebagai bagian dari upaya melawan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan kejahatan keuangan lainnya, OJK mewajibkan penyedia layanan keuangan untuk mengumpulkan informasi identitas pelanggan, memverifikasi keaslian dokumen, dan memantau transaksi pelanggan secara teratur. Dengan demikian, OJK berperan penting dalam mengatur dan mengawasi pelaksanaan KYC di sektor keuangan Indonesia.

Selain OJK, pihak lain yang terlibat dalam kepatuhan KYC di Indonesia adalah Badan Intelijen Keuangan (BIN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). BIN bertanggung jawab dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi keuangan terkait potensi tindak pidana keuangan, sementara PPATK bertugas mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan transaksi keuangan yang mencurigakan atau berpotensi melanggar hukum.

Mengapa KYC Diperlukan dalam Aset Kripto?

Mengingat sifat pseudonim kripto, sering kali digunakan untuk mencuci dana yang tidak sah dan menghindari pembayaran pajak. Penyempurnaan peraturan aset kripto akan meningkatkan reputasinya dan memastikan kewajiban pajak dapat dipenuhi tepat waktu. Terdapat tiga alasan utama mengapa pemeriksaan KYC diperlukan dalam industri kripto:

  1. Transaksi blockchain tidak dapat dibatalkan. Tidak ada administrator yang dapat membantu jika terjadi kesalahan. Artinya, dana yang hilang tidak dapat dikembalikan atau dipulihkan.
  1. Aset kripto bersifat anonim (pseudonim). Anda tidak perlu mengirimkan rincian pribadi untuk membuka dompet kripto.
  1. Peraturan seputar perpajakan dan legalitas aset kripto masih belum jelas di banyak negara.

Meskipun KYC (Know Your Customer) memakan waktu dalam proses pendaftaran, manfaatnya sangat penting. Kebanyakan pelanggan tidak menyadari dampaknya, tetapi KYC memiliki peranan signifikan dalam menjaga keamanan dana dan melawan tindakan kriminal.

Apa Manfaat KYC?

Manfaat yang diperoleh dari penerapan KYC tidak selalu jelas bagi semua pihak. Namun, manfaatnya melebihi sekadar melawan penipuan dan memiliki dampak yang lebih luas terhadap sistem keuangan secara keseluruhan:

  1. Membantu pemberi pinjaman dalam mengevaluasi risiko dengan lebih baik melalui identifikasi dan verifikasi identitas pelanggan serta riwayat keuangan mereka. Proses ini memungkinkan pemberian pinjaman dan manajemen risiko yang lebih bertanggung jawab.
  1. Melawan pencurian identitas dan berbagai bentuk penipuan keuangan lainnya.
  1. Mengurangi risiko pencucian uang sejak awal dengan mengambil tindakan proaktif.
  1. Meningkatkan kepercayaan, keamanan, dan akuntabilitas penyedia layanan keuangan. Reputasi yang baik ini memiliki dampak tidak langsung pada keseluruhan industri keuangan dan dapat mendorong investasi.
Ilustrasi KYC (Know Your Costumer).
Ilustrasi KYC (Know Your Costumer).

KYC dan Desentralisasi

Dari awal, kripto telah menekankan pada konsep desentralisasi dan kebebasan dari pihak-pihak perantara. Sebagaimana telah disebutkan, siapa pun dapat memiliki dompet kripto dan aset kripto tanpa harus memberikan rincian identitas pribadi mereka. Namun, hal inilah yang membuat kripto menjadi pilihan populer untuk pencucian uang.

Pemerintah dan regulator umumnya mewajibkan bursa kripto untuk melaksanakan prosedur KYC terhadap pelanggan mereka. Meskipun KYC wajib sulit diterapkan pada dompet kripto, layanan pertukaran fiat ke kripto lebih cocok untuk menerapkannya. Beberapa investor tertarik pada aspek spekulatif aset kripto, sedangkan yang lain lebih aktif dalam menghargai nilai inti dan utilitasnya.

Argumen Melawan KYC

Meskipun KYC memiliki manfaat yang jelas, ada beberapa kritikus yang berpendapat sebaliknya. Argumen-argumen yang menentang KYC menjadi lebih umum di dunia aset kripto, terutama karena sejarah dan latar belakangnya. Umumnya, kritik-kritik ini terkait dengan masalah privasi dan biaya:

  1. Terdapat biaya tambahan yang terkait dengan penerapan KYC, yang sering kali ditanggung oleh pelanggan melalui biaya tambahan.
  1. Beberapa individu mungkin tidak memiliki dokumen yang diperlukan untuk KYC atau mungkin tidak memiliki alamat tetap, sehingga sulit bagi mereka untuk mengakses layanan keuangan tertentu.
  1. Kelemahan keamanan data dan risiko kebocoran informasi pribadi akibat serangan siber oleh penyedia layanan keuangan yang tidak bertanggung jawab.
  1. Sebagian kritikus berpendapat bahwa KYC bertentangan dengan prinsip desentralisasi dalam kripto.

Kesimpulan

Proses KYC (Know Your Customer) merupakan standar umum dalam industri layanan keuangan dan bursa kripto. KYC adalah salah satu elemen yang paling penting dalam melawan pencucian uang dan kegiatan kriminal lainnya. Meskipun proses KYC dapat terasa merepotkan, namun penting untuk memberikan keamanan yang baik. Sebagai bagian dari upaya APU yang lebih luas, KYC memungkinkan Anda untuk melakukan perdagangan aset kripto di platform seperti Tokocrypto dengan kepercayaan dan keamanan yang lebih tinggi.

Tokocrypto adalah salah satu pedagan aset kripto terkemuka di Indonesia. Untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan untuk menjaga keamanan pengguna, Tokocrypto menerapkan prosedur KYC yang mudah dan sederhana. Berikut adalah beberapa kemudahan KYC yang ditawarkan oleh Tokocrypto:

  1. Proses Pendaftaran yang Cepat: Tokocrypto menyediakan proses pendaftaran yang cepat dan mudah bagi pengguna baru. Anda dapat membuat akun dengan mengisi formulir pendaftaran yang singkat dan memberikan informasi dasar seperti nama, alamat email, dan kata sandi.
  1. Verifikasi Identitas yang Mudah: Setelah membuat akun, pengguna akan diminta untuk melengkapi proses verifikasi identitas. Tokocrypto mengintegrasikan teknologi otomatisasi untuk mempercepat verifikasi identitas. Pengguna dapat mengunggah salinan dokumen identitas seperti KTP atau paspor mereka, serta melakukan selfie untuk verifikasi wajah.
  1. Penyelesaian yang Cepat: Tim verifikasi Tokocrypto berusaha untuk menyelesaikan proses verifikasi dengan cepat. Dalam kebanyakan kasus, proses verifikasi dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam. Ini memungkinkan pengguna untuk segera memulai perdagangan aset kripto di platform Tokocrypto.
  1. Layanan Pelanggan yang Responsif: Jika pengguna menghadapi masalah atau pertanyaan selama proses KYC, Tokocrypto menyediakan tim dukungan pelanggan yang responsif. Tim dukungan pelanggan siap membantu dan memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses KYC dengan lancar.

Dengan menyediakan prosedur KYC yang mudah dan responsif, Tokocrypto memastikan bahwa pengguna dapat dengan cepat dan mudah memulai aktivitas perdagangan mereka di platform. Selain itu, melalui KYC yang kuat, Tokocrypto juga melindungi pengguna dari penyalahgunaan dan kegiatan ilegal serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia.

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

Sumber: Binance Academy Indonesia



Sumber : news.tokocrypto.com

Apple Izinkan Penjualan NFT di App Store Dukung Industri Blockchain

Raksasa teknologi Apple sekarang memungkinkan NFT untuk dibeli dan dijual melalui aplikasi yang terdaftar di App Store. Ini memungkinkan pengembang aplikasi saat ini untuk menjual NFT dalam aplikasi dan diklaim sebagai wujud perkembangan industri blockchain.

Sebelum keputusan ini, aplikasi yang menyimpan atau menampilkan NFT mungkin telah melanggar aturan Apple. Sekarang, pengembang dapat menjual NFT dengan restu Apple.

Namun, masih ada kendala dari kebijakan Apple ini. Hal penting yang perlu diketahui adalah Apple mengambil potongan 30% dari pengembang untuk semua transaksi NFT yang dilakukan melalui aplikasi.

Toko aplikasi Android, Google Play Store pun menerapkan kebijakan yang sama.

Ilustrasi NFT.
Ilustrasi NFT.

Baca juga: Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

Biaya Potongan

Biaya potongan yang besar ini diproyeksikan akan menghalangi perkembangan proyek, pemilik game, dan aplikasi untuk menggunakan fitur ini di App Store. Ini karena pasar NFT khas lainnya, seperti OpenSea dan Magic Eden sering hanya mengambil komisi 5% yang sangat kecil.

Seperti dilansir The Information, startup NFT, Magic Eden telah memutuskan untuk menarik layanannya dari App Store. Ini terjadi bahkan setelah Apple mengurangi komisinya menjadi 15% untuk perusahaan dengan pendapatan tahunan kurang dari US$ 1 juta.

Apple Belum Terima kripto

Meskipun, Apple saat ini mengizinkan aplikasi di App Store untuk menjual NFT, perusahaan masih belum menerima kripto. Selain itu, perusahaan menahan diri untuk tidak terlibat langsung dengan ruang kripto dan NFT.

Ilustrasi Apple iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max yang baru rilis. Foto: Apple.
Ilustrasi Apple iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max yang baru rilis. Foto: Apple.

Baca juga: Grup K-pop Aespa Luncurkan Koleksi NFT Bersama Blake Kathryn

Salah satu alasan yang jelas adalah mereka tidak ingin menimbulkan kemarahan regulasi seperti yang dihadapi Meta, sebelumnya Facebook.

Awal Juni tahun ini, ada beberapa rumor tentang kemungkinan Apple merilis kartu perdagangan NFT di salah satu konferensi pengembang mereka. Namun, tidak pernah membuahkan hasil.



Sumber : news.tokocrypto.com