Tag Archives: featured

Polygon (MATIC) Diprediksi Raih Cuan Lebih dari 50% di Januari 2023

Nilai aset kripto Polygon (MATIC) telah bergerak naik sejak awal tahun 2023 dan berpotensi meraih keuntungan hingga lebih dari 50%. Kenaikan harga MATIC beriringan dengan kembali pulihnya market kripto.

Menurut data dari CoinGecko, nilai MATIC naik 19% dalam seminggu terakhir menjadi US$ 1,19. Alhasil dari pencapaian tersebut Polygon diprediksi bisa memperoleh keuntungan token hingga lebih dari 50% di bulan Januari 2023. Ini terjadi karena nilai Bitcoin dan Ethereum masing-masing telah meningkat hampir 44% dan 38% dalam 30 hari terakhir.

Pada saat artikel ini dirilis, MATIC adalah aset kripto terbesar kesepuluh berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan nilai total US$ 10,6 miliar. Polygon juga menjadi jaringan blockchain yang terbesar kedua untuk pengguna aktif harian (DAU).

Dilaporkan Decrypt, Platform Polygon menempati urutan kedua di belakang rantai BNB Binance yang mencatat 344.000 pengguna aktif harian (DAU), di depan Solana dan Ethereum.

Ilustrasi Poltgon x Versify. Foto: Polygon.
Ilustrasi Poltgon x Versify. Foto: Polygon.

Baca juga: Harga Ethereum Ditargetkan Capai US$ 2.000 Setelah Shanghai Upgrade

Saat token mengalami reli berkelanjutan, akun Twitter pseudonim @lookonchain menunjukkan satu wallet dompet yang mencapai pengembalian yang cukup besar dengan MATIC.

Whale Polygon menerima 4 juta MATIC dari bursa kripto Binance pada September 2020 dengan harga sekitar US$ 84.000 atau lebih dari 2 sen per token. Dua hari yang lalu, wallet tersebut berpisah dengan kepemilikan MATIC untuk stablecoin senilai US$ 5,2 juta, menurut Etherscan .

Meskipun penjualan termasuk lebih banyak MATIC daripada pembelian awal wallet dari Binance, pedagang masih melihat pengembalian sekitar 50 kali lipat dari harga asli yang dibayarkan pada 4 juta MATIC, bernilai sekitar US$ 4,5 juta atau US$ 1,14 per token pada saat penjualan .

Polygon adalah sidechain yang berjalan bersama Ethereum dan berusaha untuk meningkatkan mitranya dengan menawarkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah serta berfungsi sebagai platform untuk blockchain yang dapat dioperasikan.

Hubungan Ethereum dan Polygon

Polygon (MATIC). Foto: Outlook India.
Polygon (MATIC). Foto: Outlook India.

Baca juga: Harga SOL Naik 15% Saat Solana Terima Dukungan dari Pendiri Ethereum

Ethreum dan Polygon memiliki kedekatan. Polygon yang diumumkan selama sebulan terakhir yang telah meningkatkan DAU mungkin juga berada di belakang kenaikan harga, bersamaan dengan antisipasi peluncuran mainnet Polygon atas Ethereum virtual machine (EVM).

ZkEVM Polygon adalah solusi penskalaan yang kompatibel dengan kontrak cerdas Ethereum yang ada, yang menggunakan metode kriptografi bukti tanpa pengetahuan untuk memverifikasi sejumlah besar transaksi yang disebut rollup dengan lebih efisien.

Bukti tanpa pengetahuan digunakan dalam kriptografi untuk membuktikan suatu pernyataan benar tanpa mengungkapkan isinya atau langkah-langkah yang diambil untuk menetapkan pernyataan yang diberikan sebagai benar.

Ketika Polygon mengumumkan peluncuran zkEVM-nya, Mihailo Bjelic, salah satu pendiri Polygon, mengatakan bahwa pembaruan tersebut dapat menempatkan Ethereum setara dengan pemroses pembayaran global Visa dalam hal seberapa cepat transaksi dapat diproses.

Peluncuran mainnet Polygon tersebut dijadwalkan awal tahun ini. Testnet publik zk-EVM-nya ditayangkan pada bulan Oktober 2023.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) akhirnya mengeluarkan peraturan terbaru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia. Dalam aturan ini terdapat daftar baru 383 aset kripto yang legal.

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan peraturan Bappebti (PerBa) tersebut dikeluarkan sebagai bentuk peningkatan keamanan investor kripto di Indonesia. Mereka terus berinovasi mengikuti perkembangan perdagangan pasar kripto yang terus tumbuh dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada investor.

“Terbitnya Perba ini untuk mengakomodir kebutuhan para calon pedagang aset kripto, termasuk industri aset kripto di Indonesia. Hal ini sesuai dengan pertumbuhan data jumlah pelanggan dan volume transaksi aset kripto yang terus meningkat, serta jenis aset kripto yang terus bertambah,” kata Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko dalam siaran persnya.

Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

Baca juga: Cara Posting dan Buat IG Stories NFT di Instagram

Cabut Peraturan dan Daftar Lama Aset Kripto

Adanya PerBa Bappebti Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto, sekaligus mencabut Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020.

Daftar aset kripto yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia pun kini bertambah menjadi 383 jenis. Angka tersebut meningkat signifikan dari 299 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan.

Nantinya, Bappebti terus melakukan peninjauan terhadap inovasi kripto yang terjadi di pasar. Mereka juga akan melakukan peninjauan kembali minimal setiap satu tahun sekali terhadap aset kripto di exchange atau platform yang tersedia di Indonesia untuk melihat status legalitasnya masih layak diberikan atau tidak.

Ilustrasi Bappebti.
Ilustrasi Bappebti.

Baca juga: Survei: 87% Orang Tua di AS Investasi Kripto untuk Biaya Kuliah Anak

Daftar Baru 383 Aset Kripto Legal Bappebti RI

Berikut ini adalah data terbaru aset kripto yang legal di Indonesia dan masuk daftar resmi Bappebti:

  1. Ethereum
  2. Klaytn
  3. Solana
  4. Tezos
  5. Iota
  6. Luna coin
  7. Usd coin
  8. Polkadot
  9. The Sandbox
  10. Bitcoin
  11. Cosmos
  12. 0x
  13. Litecoin
  14. Cardano
  15. Chainlink
  16. Uniswap
  17. Stellar
  18. Binance usd
  19. XRP
  20. Tron
  21. Decentraland
  22. Enjin coin
  23. Uma
  24. polygon
  25. Basic attention token
  26. REN
  27. Qtum
  28. SXP
  29. True usd
  30. BNB
  31. Tetha Network
  32. Synthetix
  33. Compound
  34. Cronos
  35. Vechain
  36. Aurora
  37. Status
  38. Cartesi
  39. Doge coin
  40. Maker
  41. Tether
  42. Storj
  43. Venus protocol
  44. Zilliqa
  45. Omg network
  46. Harmony
  47. Elrond
  48. Orbs
  49. iExec RLC
  50. Algorand
  51. Eos
  52. Wazirx
  53. Wrapped Bitcoin
  54. Electroneum (etn)
  55. Avalanche
  56. Quant
  57. Polymath
  58. Dai
  59. Loopring
  60. Ehtereum classic
  61. Numeraire
  62. Bitcoin cash
  63. finance
  64. Neo
  65. Origin protokol
  66. Kusama
  67. Waves
  68. Alpha Venture DAO
  69. Nano
  70. Golem
  71. Fantom
  72. Kava
  73. Nem
  74. Bittorrent
  75. Icon
  76. Serum
  77. Pax Dollar
  78. Kyber network Crystal v2
  79. Bitcoin diamond
  80. Ardor
  81. Ontology
  82. Just
  83. Siacoin
  84. XDC Network
  85. Band protocol
  86. Pax gold
  87. Ankr
  88. Tenx
  89. Digibyte
  90. Ampleforth
  91. Orion protocol
  92. Bitcoin SV
  93. Dent
  94. Request
  95. Lyfe
  96. Wax
  97. Lisk
  98. StormX
  99. Loom Network
  100. Metadium
  101. Coti
  102. High performance blockchain
  103. Terra
  104. Bakery token
  105. Play game
  106. Balancer
  107. Power Ledger
  108. Augur
  109. money
  110. Stratic
  111. Bitcoin gold
  112. Aergo
  113. Pundi x
  114. Syscoin
  115. Rupiah token
  116. Aelf
  117. Bora
  118. Waltonchain
  119. Stasis euro
  120. Decred
  121. Medibloc
  122. Ark
  123. hive
  124. Metal
  125. Pivy
  126. Steem
  127. Bitshares
  128. Gemini dollar
  129. Wing Finance
  130. Nexus
  131. Standard Tokenization Protocol
  132. Nxt
  133. System s
  134. Firo
  135. Vidycoin
  136. Data
  137. Einsteinium
  138. Groestlcoin
  139. Nav coin
  140. District0x
  141. Lbry credits
  142. Aragon
  143. Bytom
  144. Nkn
  145. Dad
  146. Go chain
  147. Ambire AdEx
  148. Hash gard
  149. Function x
  150. Pumapay
  151. Tokenomy
  152. Aid coin
  153. Vertcoin
  154. Civic
  155. Hifi Finance
  156. Btu protocol
  157. Cosmo coin
  158. Ravencoin
  159. Hedera Hashgraph
  160. Wanchain
  161. Toko Token
  162. Dia
  163. Near Protocol
  164. HoloToken
  165. VeThor Token
  166. Gala
  167. THORChain
  168. SushiSwap
  169. Utrust
  170. Internet Computer
  171. Chiliz
  172. Chromia
  173. MyNeighbourAlice
  174. Theta Fuel
  175. Polkastarter
  176. Helium
  177. Stacks
  178. ai
  179. Alchemix
  180. AAVE
  181. DYDX
  182. Reef
  183. TomoChain
  184. Axie Infinity
  185. Bancor
  186. Audius
  187. Ocean Protocol
  188. Illuvium (ILV)
  189. Celsius
  190. PancakeSwap
  191. Conflux Network
  192. ForTube
  193. keep network
  194. Dvision Network
  195. Telcoin
  196. Injective Protocol
  197. Alpaca Finance
  198. BICONOMY
  199. PTU Token
  200. Curve DAO Token
  201. Aavegotchi
  202. TerraUSD
  203. Trust Wallet Token
  204. 1INCH
  205. eCash
  206. SKALE Network
  207. IOSToken
  208. Mina
  209. CertiK
  210. Badger Dao
  211. ThunderCore
  212. Anyswap
  213. WOO Network
  214. FTX Token
  215. The Graph
  216. File Coin
  217. IoTex
  218. Mdex
  219. Nexo
  220. SHIBA INU
  221. Alchemy Pay
  222. Vulcan Forged PYR
  223. Kunci Coin
  224. Reserve Rights
  225. Prometeus
  226. Ariva
  227. TrueFi
  228. OKB
  229. CELO
  230. WInkLInk
  231. Perpetual Protocol Token
  232. API3
  233. Cindrum
  234. Apecoin
  235. Voxies
  236. BIDR
  237. Dao Maker
  238. Astar
  239. renBTC
  240. Amp
  241. KOK
  242. GXChain
  243. Achain
  244. Linear
  245. Harvest Finance
  246. Smooth Love Potion
  247. Orchid
  248. KardiaChain
  249. Revain
  250. Hedge Trade
  251. BarnBridge
  252. Anchor Protocol
  253. Mirror Protocol
  254. XSGD Token
  255. Nervos Network
  256. Terra Virtual Kolect
  257. SafePal
  258. Ana Coin
  259. Flow
  260. Alien Worlds
  261. Immutable X
  262. PlayDapp
  263. DODO
  264. Biswap
  265. IDEX
  266. Auto
  267. DeXe
  268. Tadpole Finance
  269. STEPN
  270. secret
  271. Measurable Data Token
  272. Coin98
  273. UNUS SED LEO
  274. Moonriver
  275. Unifi Protocol
  276. Oasis Network
  277. Spell Token
  278. Verasity
  279. SUN
  280. Chia Network
  281. YooShi
  282. Burger Swap
  283. Enzyme (MLN)
  284. Dego Finance
  285. MOBOX
  286. Kadena
  287. OCTOFI
  288. Arweave
  289. Bluzelle
  290. Ellipsis
  291. Efinity
  292. Yield Guild Games
  293. Ooki Protocol
  294. Star Atlas
  295. NanoByte Token
  296. ARPA Chain
  297. Wrapped NXM
  298. Frax Share
  299. Ethereum Name Service
  300. Energi
  301. HEGIC
  302. Merit Circle
  303. Convex Finance
  304. Highstreet
  305. Bitcoin Standard Hashrate Token
  306. Frontier
  307. Orbit Chain
  308. Network
  309. IDK
  310. glitch
  311. Selfkey
  312. Finance
  313. VCGamers
  314. TROY
  315. Raydium
  316. Litentry
  317. Render Token
  318. Keep3rV1
  319. Aurory
  320. CelerToken
  321. Trust Swap
  322. NULS
  323. JasmyCoin
  324. Efforce
  325. Crypto Gaming United Token
  326. Keeper Dao
  327. Flux
  328. Tranchess
  329. Linkeye
  330. Chainbing
  331. Ethernity Chain
  332. ABBC Coin
  333. TitanSwap
  334. Velo
  335. VidyX
  336. King DAG
  337. Dock
  338. Livepeer
  339. Contentos
  340. Pando
  341. Coinweb
  342. Marlin
  343. Cocos-BCX
  344. Apple Tokenized Stock
  345. Everipedia
  346. JOE
  347. KIN
  348. Gitcoin
  349. SuperFarm
  350. Splintershards Token
  351. Santos FC Fan Token
  352. Radicle
  353. Automata Network (ATA)
  354. Finance
  355. Bread
  356. BinaryX
  357. Amazon Tokenized Stock
  358. Alpine F1 Team Fan Token
  359. com
  360. Ergo
  361. Spartan Protocol
  362. PowerPool
  363. League of Kingdoms Arena
  364. Dusk Network
  365. AIOZ Network
  366. Airbnb Tokenized Stock
  367. Mines of Dalarnia
  368. Degree Crypto Token
  369. Carry
  370. Gas
  371. Alitas
  372. Deap Coin
  373. Btrips
  374. Attila
  375. SHILL Token
  376. Tokenplace
  377. Yieldly Token
  378. Alibaba Tokenized Stock
  379. DGPayment
  380. Acala Token
  381. SuperRare
  382. Clover Finance
  383. Play it Forward DAO



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Dukung Bulan Literasi Kripto Dorong Pertumbuhan Industri

Industri aset kripto mengalami pertumbuhan yang signifikan dan telah mengguncang dunia finansial, serta mulai mengubah kebiasaan orang untuk berinvestasi di seluruh dunia. Meskipun masih dalam tahap awal, teknologi aset kripto dan blockchain dapat segera menjadi bagian mendasar dari masa depan. Karenanya, edukasi dan literasi kripto telah menjadi kebutuhan saat ini.

Melihat pentingnya edukasi dan literasi dalam ruang kripto, Tokocrypto mendukung penuh program Bulan Literasi Kripto 2023 yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan Republlik Indonesia (Kemendag RI) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) bersama Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

VP Corporate Communication Tokocrypto, Rieka Handayani, mengapresiasi inisiatif program Bulan Literasi Kripto yang diselenggarakan atas kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku usaha dalam pengembangan penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto yang berkaitan dengan edukasi dan literasi. Menurutnya meningkatkan edukasi dan literasi menjadi hal yang sangat penting dalam menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap industri aset kripto di Indonesia. 

“Program ini merupakan langkah besar bagi terwujudnya sinergi untuk memperkuat industri aset kripto di Indonesia. Sebagai salah satu pedagang aset kripto yang terregulasi, Tokocrypto bersama mitra dan para stakeholders harus siap dalam menyongsong tantangan ke depan  sehingga mampu menciptakan industri yang tangguh, stabil, dan tumbuh berkelanjutan,” kata Rieka.

Edukasi Inovatif

Tokocrypto dukung Bulan Literasi Kripto 2023. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

Rieka berharap dengan program Bulan Literasi Kripto yang berjalan sepanjang Februari 2023 ini, dapat menghadirkan kegiatan edukasi yang inovatif dan dekat dengan pelanggan, calon pelanggan, masyarakat serta pemangku kepentingan. Harapannya terjadi peningkatan pemahaman terhadap aset kripto, perdagangan fisik aset kripto, serta peraturan-perundangannya. 

“Untuk mencapai adopsi skala besar, penting untuk menyebarkan literasi keuangan untuk aset kripto dan pendidikan blockchain untuk memahami bagaimana teknologi ini dan ruang kripto secara keseluruhan bekerja. Sudah saatnya investasi aset kripto menjadi bagian penting dari program literasi keuangan,” jelasnya.

Ketua Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, menambahkan edukasi kripto hadir dengan banyak manfaat. Ada berbagai alasan utama mengapa berinvestasi dalam edukasi kripto yang tepat menjadi lebih penting. Ia menjelaskan kurangnya edukasi menjadi faktor penghambat adopsi kripto. 

“Aset kripto bukan hanya tentang investasi, karena industri menumbuhkan permintaan akan talenta baru dengan pemahaman tentang blockchain dan kripto, serta keterampilan teknologi khusus. Tujuan utama kami adalah membangun komunitas investasi aset kripto yang besar dengan adopsi yang dapat dirasakan oleh semua pihak. Ini semuanya dimulai dengan edukasi dan literasi,” ungkap pria yang akrab disapa Manda.

Baca juga: Uni Emirat Arab Percepat Terbitkan CBDC Promosi Pembayaran Digital

Program Bulan Literasi Kripto diselenggarakan menggandeng seluruh anggota ASPAKRINDO berjumlah 25 Pedagang Aset Kripto yang terdaftar resmi di Bappebti. Dalam mendukung program ini, Tokocrypto akan menyelenggarakan webinar secara offline dan online, serta menggiatkan konten edukasi di seluruh channel media sosial.

Webinar online pertama akan diselenggarakan pada tanggal 16 Februari 2023 dengan tema “Blockchain 101.” Turut hadir pembicara yang ahli membahas tentang apa itu teknologi blockchain, apa saja keunggulan, pemanfaatan dan bagaimana perkembangannya. Mereka di antaranya; Edward Richardson – Head of Crypto Tokocrypto, Ali Akbar S.Kom, A.SEO – Praktisi Blockchain Komisaris BISMA Korpora Nusantara, Adam Smurthwaite – Growth Manager, Binance Academy (APAC), Muhammad Adriansa – CEO Coinfolks. Bagi yang tertarik ikut bisa mendaftar melalui link berikut bit.ly/TCblockchain101_3.





Sumber : news.tokocrypto.com

Uni Emirat Arab Percepat Terbitkan CBDC Promosi Pembayaran Digital

Bank sentral Uni Emirat Arab (UEA) berencana mempercepat penerbitan central bank digital currency (CBDC) untuk menggalakan pembayaran digital. Diharapkan hadirnya CBDC ini bisa mempermudah pembayaran omestik dan lintas batas sebagai bagian dari proyek baru untuk mempercepat transformasi digital.

Dikutip Coindesk, penerbitan dirham UEA versi digital adalah salah satu dari sembilan inisiatif Program Transformasi Infrastruktur Keuangan bank sentral, yang diumumkan pada hari Minggu (12/2). Menurut pengumuman tersebut, tahap pertama dari proyek tersebut adalah menyiapkan “serangkaian infrastruktur dan layanan pembayaran digital” termasuk penerbitan CBDC untuk “penggunaan lintas batas dan domestik.”

“Inisiatif pembayaran digital ini akan mendorong inklusi keuangan, mempromosikan inovasi pembayaran, keamanan dan efisiensi, dan mencapai masyarakat tanpa uang tunai,” kata pengumuman itu, menambahkan bahwa dirham digital akan “mengatasi masalah dan inefisiensi pembayaran lintas batas dan membantu mendorong inovasi. masing-masing untuk pembayaran domestik.”

Fasilitasi Pembayaran Digital

Ilustrasi Central Bank Digital Currency (CBDC).
Ilustrasi Central Bank Digital Currency (CBDC).

Baca juga: BI Bakal Terbitkan Proof of Concept Rupiah Digital pada Juli 2023, Apa Itu?

Bank sentral di seluruh dunia, termasuk Indonesia sedang mempertimbangkan penerbitan CBDC untuk memfasilitasi perbaikan dalam pembayaran dan sektor perbankan, dengan Bank of England baru-baru ini bergabung dengan menerbitkan rencananya sendiri untuk pound digital dan Bank Indonesia dengan proyek Rupiah Digital.

Sementara banyak negara Teluk sebelumnya telah mengisyaratkan kesiapan mereka untuk bereksperimen dengan teknologi digital, Uni Emirat Arab menjadi regulator pertama yang mengumumkan minat terhadap CBDC dengan garis waktu tetap.

Alasan UEA menjadi negara terdepan dalam perilisan CBDC, karena aset kripto terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat umum, pemerintah menjadi lebih memperhatikan perkembangan seputar penggunaan blockchain dan digitalisasi dalam sistem keuangan mereka yang ada.

Nasib CBDC Indonesia

Indonesia sendiri telah bersiap dengan proyek CBDC Rupiah Digital. Bank Indonesia akan melakukan perilisan proof of concept Rupiah Digital pada Juli 2023 dan menjadi momen yang ditunggu oleh masyarakat.

Ilustrasi CBDC Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.
Ilustrasi CBDC Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Salah Satu Pemimpin Pasar Aset Kripto di Dunia

Rupiah Digital akan dibangun dalam fitur desain yang tangguh dan memungkinkan pengembangan model bisnis baru yang inovatif, inklusif, dan mendorong efisiensi. Mata uang digital ini akan dilengkapi dengan berbagai fitur yang memastikan resiliensi, baik dalam konteks keamanan maupun ketersediaan, misalnya, offline functionality, yang juga memastikan perluasan inklusi keuangan di daerah tertinggal.

Rupiah Digital terdiri dari tiga tahap. Pada tahap pertama, pengembangan akan dimulai dengan w-Digital Rupiah untuk use case penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana antar pihak. Pada tahapan berikutnya, use case w-Digital Rupiah akan diperluas yang mendukung transaksi di pasar keuangan.

Pada tahap akhir, konsep integrated end-to-end w-Digital Rupiah to r-Digital Rupiah akan diujicobakan. Pendekatan itu memungkinkan eksplorasi berbagai alternatif desain Digital Rupiah guna memastikan nilai tambah yang paling optimal.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Market Kripto Turun dan Proyeksi Setelah CPI Januari 2023 Rilis

Setelah menghadapi peningkatan harga yang cukup tajam, akhirnya market kripto kembali alami koreksi dalam beberapa pekan terakhir. Ada berbagai alasan mengapa pasar kripto kembali lesu dan membuat investor kurang bergairah untuk melakukan akumulasi.

Menurut data CoinMarketCap, harga Bitcoin (BTC) telah turun sekitar 5,91% dari kenaikan tertinggi pada bulan Januari lalu di level US$ 24.165. Pada Selasa (14/2) pukul 08.00 WIB, harga BTC terpantau berada di posisi US$ 21.771 dengan penurunan 4,44% dalam tujuh hari terakhir.

Tim Riset Tokocrypto mengatakan penurunan dan volatilitas pasar kripto yang tinggi akhir-akhir ini disebabkan oleh kombinasi antara kekhawatiran investor atas peningkatan penegakan peraturan di Amerika Serikat (AS) dan data laporan Consumer Price Index (CPI) alias Indeks harga konsumen AS bulanan Januari 2023 yang akan mengukur tingkat inflasi. Disamping itu, investor tengah membukukan keuntungan setelah kinerja Bitcoin pada bulan Januari yang luar biasa.

“Tndakan US Securities and Exchange Commission (SEC) terhadap Kraken dan Paxos Trust dan rumor pelarangan staking kripto di AS dapat diterjemahkan menjadi penurunan lebih lanjut untuk Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas. Melihat situasi itu, mendorong investor untuk mulai melakukan aksi jual untuk mendapatkan untung dari kenaikan harga di Januari lalu. Akhirnya BTC mencapai penurunan dalam posisi terendah dalam tiga minggu terakhir,” kata Tim Riset Tokocrypto. 

bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Foto: Getty Images.

Baca juga: Riset: Investor Lebih Percaya Simpan Kripto di Exchange Dibanding Wallet

Serangkaian kabar buruk tersebut cukup untuk kembali melemahkan harga kripto. Saat ini kemungkinan besar investor masih takut dan khawatir imbas dari perkembangan regulasi kripto di AS yang belum menunjukan hal positif. 

Meskipun terjadi penurunan harga pada sebagian besar aset kripto, sentimen pasar kripto masih terjaga dan stabil. Hal tersebut terlihat dari pergerakan sideways pada Bitcoin Fear and Greed Index di area level 48-58 masih dalam kategori Neutral.

Sentimen Pasar Terhadap CPI

Investor tengah bersiap menghadapi agenda penting yang diyakini akan menjadi pemicu terjadinya volatilitas tinggi pada pasar kripto. Laporan CPI yang akan diumumkan Selasa, 14 Februari 2023, pukul 20.30 WIB.  Naik atau turunnya CPI Januari 2023 ini menjadi salah satu indikator makro yang biasanya mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin (BTC) dan market kripto.

Sejumlah lembaga memperkirakan CPI bulanan Januari 2023 naik di kisaran 0,5%.  Bila prediksi ini benar, hal tersebut akan menandai kenaikan terbesar CPI bulanan dalam tiga bulan terakhir. Peningkatkan bulanan ini akan memperlambat tingkat kenaikan tahunan dari 6,5% pada Desember menjadi 6,2% pada Januari. Sedangkan core CPI diperkirakan akan naik 0,3% di Januari, lebih rendah 5,4% secara YoY berbanding 5,7% di bulan Desember.

Data CPI ini kerap menjadi indikator pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lain. Bila CPI aktual lebih rendah dari perkiraan para ekonom, harga kripto biasanya akan mengalami kenaikan. Namun, bila kenaikan lebih tinggi atau sama dengan perkiraan, pasar kripto biasanya bereaksi negatif.

Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.
Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.

Baca juga: Analisis Potensi Kenaikan Harga Bitcoin Jelang Laporan CPI Terbaru

“Berdasarkan data perilisan CPI dalam enam bulan terakhir, ada korelasi kuat yang antara hasil prediksi CPI dengan pergerakan harga Bitcoin. Bila hasil CPI lebih rendah dari prediksi, harga BTC akan mengalami kenaikan. Sedangkan bila CPI sesuai atau melebihi prediksi, harga BTC dan market kripto akan turun,” jelas Tim Riset Tokocrypto.

Analisis Teknikal Bitcoin

Dalam analisis teknikal, volatilitas Bitcoin dalam jangka pendek mungkin tetap tinggi dalam waktu dekat karena pelaku pasar menunggu data CPI. Menariknya, Bitcoin telah membuat golden cross pada daily chart dan death cross pada time frame mingguan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa tren jangka menengah pergerakan harga Bitcoin tetap negatif, tetapi tren jangka pendek bisa menandakan perubahan haluan. Tekanan jual yang tinggi menjadi salah satu faktor penyebab terjadi penurunan harga Bitcoin. Hal tersebut terlihat dari penurunan yang terjadi pada relative strength index (RSI).

Level support terkuat Bitcoin berada di posisi US$ 21.480 atau sekitar Rp 326 juta. Sementara, bila hasil CPI positif untuk BTC, akan membuka pintu untuk kemungkinan reli hingga US$ 23.500 (Rp 357 juta).

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi terkait analisis pasar yang bertujuan sebagai edukasi, bukan saran finansial.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ini Alasan Harga Kripto Gifto (GFT) Melonjak Tinggi Lebih dari 300%

Aset kripto Gifto (GFT) telah melonjak menjadi US$ 0,11 dari US$ 0,04 dalam 24 jam terakhir dan mencatat peningkatan 370% selama 7 hari terakhir, menurut data CryptoSlate. Token yang awalnya kurang dikenal itu tercatat telah meroket ke posisi 50 besar di peringkat kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

Gifto diluncurkan pada 2017 dengan GTO sebagai token aslinya. Namun, sebagai bagian dari upaya rebranding pada tahun 2023, token GFT dibuat. Platform hadiah virtual web3 itu tampaknya telah bangkit kembali pada tahun 2023 setelah investasi US$ 2,5 juta dari Poolz Ventures.

Kesepakatan investasi akan membuat Gifto memajukan penawaran produknya, dengan dukungan pemasaran tambahan dari Poolz. Gifto mengatakan bahwa untuk mendukung rangkaian produk barunya, ia perlu membuat ulang token aslinya. Akibatnya, ia mengumumkan pertukaran token dari GTO berbasis ERC Ethereum ke GFT alternatif standar BEP20 BNB.

Token GFT baru akan mendukung program staking dan charity Gifto. Gifto akan mengalokasikan sekitar 0,5% dari token inflasi tahunannya untuk donasi melalui Binance Charity.

Relisting GFT

Ilustrasi aset kripto Gifto (GFT).
Ilustrasi aset kripto Gifto (GFT).

Baca juga: Arab Saudi dan The Sandbox Bikin Metaverse, Harga SAND Naik

Bursa kripto terkemuka, termasuk Binance dan Bitget, telah mendukung langkah Gifto untuk menukar semua token GTO ke GFT dengan basis 1:1. Binance dan Bitget mengumumkan pada 8 Februari bahwa platform mereka tidak lagi mendukung token GTO; namun, setoran dan penarikan untuk token GFT terbuka.

Demikian pula, MXC mengatakan akan mendaftarkan pasangan perdagangan GFT/USDT di zona inovasi efektif 8 Februari. Bursa lain seperti Gate.io, Bitrue, dan OKX juga mengambil bagian dalam relisting token. Secara historis, harga aset kripto cenderung berhasil dengan baik setelah terdaftar oleh bursa utama seperti Binance dan Coinbase.

Setelah pengumuman daftar, token GFT baru Gifto melonjak capai 370% selama 7 hari terakhir. GFT saat ini diperdagangkan di atas US$ 0,11 dan telah mencapai lebih dari US$ 125 juta dalam volume perdagangan di Binance.

Gifto di Masa Depan

Ilustrasi aset kripto Gifto (GFT).
Ilustrasi aset kripto Gifto (GFT).

Baca juga: Aset Kripto The Graph (GRT) Mampu Reli Lebih dari 130% Seminggu

Sementara itu, Gifto mengumumkan bahwa staking akan dimulai minggu ini. Dalam sebuah pernyataan minggu lalu, para pengembang mengumumkan bahwa pemegang GFT akan dapat menyimpan token mereka dan mendapatkan hadiah minggu ini. Pengembang mendorong ekspansi besar mereka.

Namun, tidak jelas apakah reli saat ini akan berlanjut. Secara historis, harga kripto cenderung naik untuk sementara waktu di tengah momentum listing dan kemudian mundur saat situasi mulai stabil.

Saat ini, tidak mungkin untuk melakukan prediksi harga GFT kuantitatif yang sebenarnya karena diperdagangkan untuk hari pertama di sebagian besar platform. Namun, diduga bahwa harga GFT/USDT akan mundur dan mungkin menguji ulang level dukungan penting di US$ 0,050.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto GFT di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Aset Kripto Teratas Layak Dipantau pada Januari 2023

Memasuki tahun 2023, seharusnya investor kripto harus lebih jeli dalam menatap masa depan. Ada beberapa aset kripto yang wajib masuk dalam daftar watchlist atau layak pantau pada Januari 2023 ini.

Banyak investor yang yakin dan antusias bahwa investasi mereka dapat membuahkan hasil yang lebih baik tahun ini. Beberapa investor mengalami kerugian pada tahun 2022, tetapi sangat ingin melihat aset kripto mereka meroket atau hanya mencapai titik impas pada tahun 2023.

Sementara, analis memproyeksikan bahwa pasar dapat tetap berada di zone bearish tahun ini, meski begitu investor tertarik untuk melakukan langkah terbaik mereka ke depan. Mengutip Watcher.Guru, ada tiga kripto teratas yang harus diperhatikan pada Januari 2023. Apa saja itu?

market kripto bitcoin
Ilustrasi market kripto bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Bitcoin adalah kripto yang paling tidak stabil dan dapat berayun dua arah dalam jumlah besar. Meskipun, turun 75% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 69.044, ia memegang komando yang kuat di market.

Sejauh ini, investor institusi secara teratur mengambil posisi masuk ke BTC, sehingga harganya tetap berada di sisi atas spektrum. BTC dapat memberikan kejutan bulan ini dan juga mencapai level tertinggi sebelumnya sebesar US$ 20.000 dan bergerak sideways kembali.

Dari grafik day trading, BTC potensi bergerak naik saat ini sebelum penurunan berikutnya dan yang akan datang. Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan pada US$ 16.681 dan naik 0,49% dalam perdagangan 24 jam sehari.

Ilustrasi Ethereum.
Ilustrasi Ethereum.

Baca juga: Percaya Market Pulih, MicroStrategy Beli 2.500 Bitcoin Seharga $ 41 Juta

Setelah Bitcoin, Ethereum adalah kripto yang paling tepercaya dan dapat mengemas keuntungan bulan ini. ETH melayang di sekitar level US$ 1.200 dan kenaikan lainnya dapat membawanya ke posisi US$ 1.350.

Ethereum selalu tetap menjadi pilihan investasi yang baik, karena menawarkan banyak kasus penggunaan di industri kripto. ETH tetap stagnan di indeks minggu lalu dan terobosan dapat mendorong harganya ke depan.

Pada saat artikel ditulis, Ethereum diperdagangkan pada US$ 1.214 dan naik 1,41% dalam perdagangan 24 jam sehari.

Binance Coin (BNB)

Prediksi Harga BNB-Tokocrypto
Ilustrasi aset kripto BNB.

BNB melewati kondisi yang sulit pada tahun 2022, tetapi berhasil mempertahankan pergerakan harga yang layak meskipun terjadi bencana pasar. Binance Coin terus naik di indeks tahun ini dan sekarang ingin menembus angka US$ 250.

Binance juga sedang melakukan ‘burning’ token dan mengakuisisi beberapa bisnis kripto di seluruh dunia. Hal ini membuat BNB berbeda dari yang lain dan tetap menjadi pilar kuat yang dapat mengatasi kondisi pasar yang buruk.

Pada saat artikel ditulis, BNB diperdagangkan pada US$ 247 dan naik 1,7% dalam perdagangan 24 jam sehari.

Baca juga: Analisa: Prediksi Harga Bitcoin di Bulan Januari 2023

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Proyeksi Harga Bitcoin yang Tertekan di Awal Mei 2022, Terus Turun?

Kondisi aset kripto, seperti Bitcoin dan market secara keseluruhan terpantau tertekan sepanjang awal Mei 2022. Melansir CoinMarketCap pada Senin (9/5) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto utama terlihat masuk ke zona merah dalam 24 jam terakhir.

Nilai Bitcoin (BTC) terjerembab 2,27% dalam 24 jam terakhir dan bertengger di $ 33.602,87 per keping. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) turun 3,27% ke $ 2.450,26 per keping di waktu yang sama.

Altcoin lainnya pun bernasib serupa. Nilai BNB merosot 3,14% dalam sehari belakangan. Sementara itu, nilai Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Terra (LUNA) masing-masing anjlok 3,46%, 4,46% dan 3,72% di waktu yang sama.

Tren Turun Bitcoin

Nasib Bitcoin kini sedang mendung. BTC gagal menembus tren naik jangka pendek karena sinyal momentum berubah negatif. BTC menahan reli di level $ 40.000 selama beberapa bulan terakhir dan turun 47% dari level tertinggi sepanjang masa sekitar $ 69.000 yang dicapai pada November tahun lalu.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan ada beberapa faktor fundamental yang membuat harga BTC tertekan. Mulai dari kebijakan bank sentral AS, the Fed, telah memberi dampak besar pada Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Baca juga: Mengenal Kripto AC Milan Fan Token (ACM) dan TrueFi (TRU)

“Jadi peningkatan volatilitas pasar dalam beberapa waktu terakhir ini dapat dikaitkan dengan kenaikan inflasi, krisis geopolitik dan kekhawatiran atas kebijakan moneter yang lebih ketat oleh The Fed. Nilai BTC terus terbebani oleh tekanan makroekonomi dan sentimen umum pasar yang belum pulih,” kata Afid pada Senin (9/5).

Lebih lanjut, Afid menambahkan fluktuasi harga Bitcoin baru-baru ini juga masih berhubungan dengan ketidakpastian yang berkelanjutan atas pandemi COVID-19 dan tindakan regulasi baru oleh pemerintah AS, termasuk perintah eksekutif Joe Biden.

Pergerakan Bitcoin dan altcoin, saat ini berkorelasi dengan aset sensitif risiko lainnya seperti saham, terutama saham teknologi, selama beberapa bulan terakhir. Saham-saham teknologi pun berguguran. Nilai saham Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta kompak terjerumus lebih dari 1%.

Secara lebih umum, dari data analisis on-chain sebagian besar investor jangka pendek telah menjual kepemilikan BTC mereka sebagai reaksi terhadap penurunan harga. Aksi jual mereka mungkin berkontribusi terhadap penurunan nilai Bitcoin. Nilai pasar BTC saat ini sekitar $ 662 miliar, setara dengan 39,4% dari ekonomi crypto senilai $ 1,68 triliun.

Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: 5 Crypto Potensial Bulan Mei 2022: KAVA, EOS, RUNE, NEAR dan SCRT

Proyeksi Harga Bitcoin Awal Mei 2022

Afid mengatakan secara keseluruhan market kripto masih cenderung terus turun. Pada grafik Bitcoin: Estimated Leverage Ratio dari CryptoQuant, BTC berisiko menembus di bawah rata-rata pergerakan tembus sekitar $ 30.000. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terjun ke area $ 25.000—$ 27.000 yang faktanya bakal sangat menyakitkan bagi banyak investor.

“Jika BTC tembus ke harga $ 27.000, berarti capai level terendah dari Juli 2021 lalu. Meski begitu, penurunan ini mungkin akan berlangsung lama dan pemulihan harga tampaknya lebih cepat,” ucapnya.

Grafik Bitcoin: Estimated Leverage Ratio dari CryptoQuant.
Grafik Bitcoin: Estimated Leverage Ratio dari CryptoQuant.

Dari analisis teknikal, harga BTC lagi berusaha mempertahankan posisi di level support-nya $ 34.000. Jika harga terus menuju ke bawah level support, berarti ini konfirmasi bahwa harga akan terus mengalami penurunan ke level selanjutnya di sekitar $ 30.000.

“Tapi mungkin Bitcoin akan bertahan di level support $ 34.000, selama beberapa hari baru akan ada konformasi selanjutnya, yaitu terus mengalami penurunan ke $ 30.000,” jelasnya.

Analisis teknikal harga Bitcoin awal Mei 2022.
Analisis teknikal harga Bitcoin awal Mei 2022.

Dalam grafik CryptoQuant, Bitcoin masih menunggu konfirmasi, baik Short Squeeze maupun Long Squeeze. Jika garis ungu mengalami kejatuhan, berarti akan dampak likuidasi untuk posisi long, maka berkurangnya leverage membuat harga mengalami penurunan berkelanjutan atau Short Squeeze.

“Untuk Short Squeeze sebaliknya, tapi market lebih melihat ke arah Short Squeeze daripada Long Squeeze. Tidak ada penahanan lagi untuk mengalami kenaikan dan akhirnya market ambrol,” pungkasnya Afid.

Baca juga: Ini Skema Perhitungan Pajak Kripto di Tokocrypto Berlaku 1 Mei 2022



Sumber : news.tokocrypto.com

Apple Rilis iPhone 14, Harga Kripto Ikut Semangat Naik

iPhone 14 resmi diungkap oleh Apple di sebuah acara khusus pada Kamis (8/9) dini hari. Menariknya, pasca iPhone terbaru ini rilis, market kripto pun ikut bergerak naik, setelah mengalami hari yang sulit sebelumnya.

Apple telah secara resmi mengungkapkan iPhone 14. Ponsel terbaru akan dirilis akhir pertengahan September nanti. iPhone 14 hadir dalam empat model: iPhone 14, iPhone 14 Pro, iPhone 14 Pro Max, dan iPhone 14 Plus. Ini adalah pertama kalinya kita akan melihat iPhone Plus di jajaran smartphone Apple.

Fitur baru yang disugguhkan Apple termasuk lensa yang lebih besar untuk kamera belakang pada iPhone 14 pro dibandingkan dengan 13 Pro. Lompatan ukuran mencakup lompatan dari 12 menjadi 48 megapixel. Selain itu dari segi tampilan ada yang menarik terlihat dari perubahan ‘poni’ atau notch yang kini semakin ramping desainnya dinamakan “Dynamic Island.”

Ilustrasi Apple iPhone 14 dan iPhone 14 Plus yang baru rilis. Foto: Apple.
Ilustrasi Apple iPhone 14 dan iPhone 14 Plus yang baru rilis. Foto: Apple.

Baca juga: Ini Sebab Bitcoin Turun Capai Titik Terendah dalam Dua Bulan Terakhir

Selain itu, setiap iPhone baru mencakup masa pakai baterai dan ukuran layar yang ditingkatkan, serta fitur-fitur baru yang membantu melacak keselamatan pengguna, seperti Car Crash Detection.

Daftar Harga iPhone 14

Dari segi harga, sebenarnya tidak ada kenaikan dibanding dengan banderol yang sama ketika Apple meluncurkan iPhone generasi sebelumnya. Berikut adalah daftar harga iPhone 14:

  • iPhone 14 mulai US$ 799 (Rp 11,9 juta).
  • iPhone 14 Plus mulai US$ 899 ( Rp 13,4 juta).
  • iPhone 14 Pro mulai US$ 999 (Rp 14,8 juta).
  • iPhone 14 Pro Max mulai US$ 1099 (Rp 16,3 juta).

Preorder untuk iPhone dan iPhone Plus akan tersedia pada 9 September. iPhone 14 akan tersedia untuk dikirim pada 16 September, sedangkan iPhone 14 Plus akan tersedia pada 7 Oktober.

Pre-order untuk iPhone Pro dan Pro Max keduanya tersedia pada 9 September dan akan dikirimkan pada 16 September. Untuk di Indonesia sendiri, Apple belum mengungkap kapan waktu perilisan resminya, namun biasanya membutuhkan waktu satu atau dua bulan.

Ilustrasi Apple iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max yang baru rilis. Foto: Apple.
Ilustrasi Apple iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max yang baru rilis. Foto: Apple.

Baca juga: Bitcoin Tidak Akan Pernah Capai Rp 1 Miliar Pasca The Merge Ethereum?

Di samping itu, Apple juga memperkenalkan Apple Watch Series 8 baru serta desain Apple Watch Ultra baru. Keduanya memiliki fitur, termasuk Always-on Display, Swim-proof, Crack Resistance, dan desain 2-sensor baru dengan pelacakan suhu. Seri 8 sekarang tersedia untuk dipesan seharga US$ 249 dan akan tersedia untuk dikirim pada 16 September.

Harga Kripto Ikut Naik

Ketika Apple meluncurkan iPhone 14, rupanya market kripto juga ikut menyambutnya dengan positif. Setelah mengalami kebakaran kemarin, aset kripto kembali masuk zona hijau di Kamis (8/9) pagi.

Melansir CoinMarketCap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto big cap seluruhnya naik dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) naik 3,21% dalam sehari terakhir di US$ 19.248. Sementara itu nilai Ethereum (ETH) melonjak 8,33% menuju US$ 1.625 di waktu yang sama.

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto

Baca juga: Ketua MPR: Bursa Kripto Bantu Tumbuhkan Ekonomi Indonesia

Altcoin lainnya tak kalah positifnya. Nilai Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) menanjak lebih dari 4% di saat bersamaan. Binance Coin (BNB) bahkan meroket dengan nilai pertumbuhan 6,28% dalam sehari.

Performa aset kripto baik ini salah satunya disebabkan oleh melemahnya indeks Dolar AS (DXY). Nilai indeks Dolar AS turun dari level 110 kemarin ke 109 pada dini hari tadi. Investor tentu akan melepas dolar AS dan kembali beralih ke aset kripto ketika daya tarik nilai sang aset greenback tersebut memudar.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB Chain dan Google Cloud Kolaborasi Dukung Web3

BNB Chain, sebuah blockchain yang terkait erat dengan exchange kripto, Binance, menjalin kerja sama dengan Google Cloud untuk mendukung pertumbuhan Web3 dan startup blockchain.

Kolaborasi strategis ini berencana untuk menawarkan infrastruktur dasar, dukungan komputasi awan, dan akselerasi ke beberapa startup Web3 dan blockchain.

Ada sekitar 150 proyek Web3 dan blockchain di bawah program akselerator yang berfokus pada token BNB juga akan mendapatkan akselerasi dan dukungan ke program startup Google Cloud.

Ilustrasi Binance
Ilustrasi Binance. Foto: Shutterstock.

“Google Cloud adalah pemain Web2 yang sangat bagus dan benar-benar telah melakukan banyak hal tentang Web3. Penting bagi kami untuk bekerja dengan pemain besar yang memiliki visi besar, dan kami memiliki DNA dan visi yang sama,” kata Gwendolyn Regina, Investment Director of BNB Chain.

Baca juga: Pengadilan Korsel Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Do Kwon

Google Masuk ke Dunia Web3

Kerja sama terbaru dengan BNB Chain ini mengikuti langkah percepatan Google ke dunia Web3. Awal tahun ini, Google Cloud menambahkan layanan deteksi ancaman malware penambangan kripto dan meluncurkan Tim Aset Digital khusus yang baru.

Prediksi Harga BNB-Tokocrypto
Ilustrasi aset kripto BNB.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Program Google for Startups Cloud Program memberikan kredit Google Cloud setiap tahun hingga 2 tahun untuk membantu bisnis tahap awal membangun dan mengembangkan proyek mereka.

Pembuat Web3 akan dapat terhubung dengan anggota tim Google Cloud Startup Success dan pakar materi pelajaran teknis perusahaan di seluruh manajemen data, analisis data, kecerdasan buatan, machine learning, dan zero trust security. Lokakarya pengembang Web3, serta pelatihan dan sertifikasi Google Cloud, juga akan tersedia bagi peserta.



Sumber : news.tokocrypto.com